Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A. – Irsyadus Shohib Ila Bayani Masaili Dalilith Tholib – YouTube

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

(22) [LIVE] Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A. – Irsyadus Shohib Ila Bayani Masaili Dalilith Tholib – YouTube

Transcript:
(00:00) Radio Roja Bandung 104.3 mm FM menyebar cahaya sunah. Salam para pendengar dan pemirsa Raja TV di mana pun Anda berada. Insyaallah kami akan hadirkan di layar pendengar jazakumullahu khairon bagi Anda para pemirsa Roja TV yang sesaat lagi kami hadirkan untuk Anda program acara kajian ilmiah secara langsung.
(00:38) Roja TV, saluran tilawah Al-Qur’an dan kajian Islam. Bismillah. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam. Alhamdulillah. Alhamdulillahiabbil alamin. Wasalatu wasalamu ala sayyidil mursalin waa alihi wa asabihi waman tabihum biihsanin ila yaumiddin. Amma ba’d pemisa Raja dan pendengar dirja dirahmati Allah subhanahu wa taala.
(01:07) Jemaah Masjid Albarkah yang semoga Allah subhanahu wa taala merahmati kita semua. Alhamdulillah di kesempatan sore hari ini kembali kita bertemu dalam kajian dan pembahasan ilmiah dalam bab muamalah pembahasan dari kitab Irsyadus Sahib ila Bayani Masail Dalil Thalib bersama Al Ustaz Dr. Erwandi Tarmidzi hafidahullahu taala.
(01:28) Dan sore hari ini kita akan lanjutkan pembahasan dari babu, bab Asulhu. Kita berikan kesempatan yang luas bagi ikhwah yang hadir di masjid yang ingin bertanya secara langsung terkait dengan kasus atau permasalahan dalam bab muamalah, terutama dalam pembahasan sore hari ini. Dan juga bagi ikhwah dan akhwat fillah di rumah atau di mana saja berada, Anda bisa menyampaikan pertanyaan via telepon di 0218236543. Baik, kita mulai kajian dan pembahasan sore hari ini.
(01:54) Kepada ustaz kami persilakan. Falyatafadol masyur. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullah. Alhamdulillahi rabbil alamin wabihi nasta’in wausolli wausallim waubarik ala nabiyina Muhammadin wa alihi wasohbihi ajmain waba ba’du. Suluh artinya berdamai. Berdamai dalam kasus yang halal, bukan kasus yang haram kemudian berdamai untuk menjadi halal atau kasus yang halal belum dia berdabai untuk menjadi haram.
(02:53) Nabi mengatakan, “Asulhu jaizun bainal muslimin illa sulhan ahalla haraman a harama halalan. Berdamai itu boleh dilakukan oleh sama-sama orang muslim kecuali berdamai yang menghalalkan yang haram atau mengharamkan yang halal antara aparat penegak kedisiplinan berlintas dan seterusnya yang dia harus memberikan teguran atau bahkan sampai sanksi bagi warga negara yang didapati melakukan pelanggaran lalu lintas.
(03:47) Maka ini menjadi kewajibannya. Bila dia lalai, dia berdosa dan dia digaji untuk itu. Kemudian ada pengguna jalan lalu lintas yang melanggar aturan tersebut. Lalu yang melanggar melakukan berdamai dengan memberikan sejumlah dana untuk pribadi aparatur sipil negara. Maka ini yang terjadi bukan berdamai. Ini aparatur sipil negara.
(04:34) Aparatur negara ini dia melakukan perbuatan yang tidak dibolehkan dari tugasnya. Tugasnya memberikan teguran atau sanksi. Kalau sanksinya berbentuk uang, tentu masuknya ke negara karena dia sudah digaji bukan untuk pribadinya. Maka ketika kedua orang ini melanggar dan memberikan uang damai tadi, ini bukan damai yang dimaksud di dalam bab ini. Ini bab ini adalah yang dilakukan inilah perbuatan dosa.
(05:15) Sehingga yang satu warga negara namanya pemberi risuwah. Kemudian aparatur negara tadi sebagai penerima riswah dan dua-duanya diancam Nabi sallallahu alaihi wasallam berada dalam neraka. Adapun berdamai yang dimaksud di sini akan kita jelaskan tak Syekh Hasyiah. Nam bismillah syarih alal masalatu almur bisulhi huna muq muaqadatun bainna thifatainiw bisabiha islahi bainiq alqi bisabil amwali.
(06:03) Permasalahan assulhu di sini adalah akad yang berlangsung antara dua orang atau dua kelompok yang dengan akad ini atau dengan sebab akad ini terjadinya perdamaian di antara keduanya. Tujuannya tidak lain untuk memutus atau menghentikan persengketaan yang terjadi dengan sebab harta. Iya. Sengketa dalam masalah harta.
(06:28) Yang satu meyakini punya dia, yang satu gak punya saya. Atau yang sering umpamanya batas tanah. Yang satu mengatakan batas tanah di sini ya. Sekarang yang ada ini mengurangi haknya. Yang satu mengatakan tidak, itu memang haknya dia. Sehingga mereka ribut dalam masalah harta. Ini yang pembahasan yang dimaksud di sini.
(07:01) Tetapi berdamai itu lebih luas daripada permasalahan harta. Asulhu nauan alalu asalhu bahasima fi amwalin wahual babad nahnu fihi alan. Asalhu ada dua. Yang pertama adalah perdamaian antara dua orang yang bersengketa dalam permasalahan harta. Dan inilah bab yang kita akan bahas.Ani asulhu baimini firiril amwal.
(07:31) Dan yang kedua perdamaian antara dua orang yang bersengketa atau bertikai dalam permasalahan selain harta. Wahua imhuja infima ahli adlinu hukmu. Adapun yang kedua yaitu perdamaian antara dua orang yang bertikai atau dua orang yang dua kelompok yang bersengketa selain harta, yaitu perdamaian antara ee suami istri.
(08:17) Dikhawatirkan akan adanya ee perceraian di antara keduanya atau iya ribut antara suami istri ya. Tidak baik hubungan mereka. Sudah 2 hari 3 hari diam-diam aja dua-duanya. Kelihatan di muka wajah keduanya kondisi tidak nyaman rumah tangga. Maka mereka bisa berdamai dengan meminta pihak ketiga yang adil untuk menyelesaikan. Apakah pihak yang ketiga itu bersifat mengikat? Apakah dia memutuskan suami harus melakukan A B C D sebagai konsekuensi atas kesalahannya atau mungkin istri? Ya, ini bagian dari sul agar tidak terjadi perpecahan rumah tangga. Karena yang menginginkan rumah
(09:16) tangga muslim pecah itu hanya setan. Allah mengatakan yufarriquuna bihi bainal mari wa zaujih. Para setan dan tukang sihir itu kerja mereka tugas utamanya memisahkan antara suami dengan istrinya, istri dengan suaminya. Maka jangan kita menjadi bagian dari itu. Ada adik perempuan kita atau adik laki-laki kita atau teman kita yang menceritakan keadaan rumah tangganya. Jangan antum komporin.
(10:01) Ah, memang perempuan kayak begitu enggak pantas dikasih hati? Ya, Akhi. Ini tugas setan yang begini. tukang sihir. Anda muslim yang baik. Ya, kalau Anda tidak bisa memperbaiki, lebih baik diam, dengar aja dia ngomong. Karena biasanya kadang dia dengan diomongannya itu selesai sudah emosionalnya, habis itu pulang dia ke rumah anteng aja.
(10:32) Tapi kalau bertemu dengan kompor tadi ya, dia sebetulnya masalahnya kecil, temannya ini malah ngomporin. Ini bukan teman namanya, ini namanya setan, tukang sihir, dukun yang berusaha merusak rumah tangga kaum muslimin. Ya, Syekhulun bain ahli adrin atau perdamaian antara ahli adli wal bagi, pihak yang berbuat yang adil dan yang lain berbuat melampaui batas atau kelaliman. Iya.
(11:16) Ini maksudnya ada kudeta ya dari masa ee sahabat Nabi sallallahu alaihi wasallam Ali bin Abi Thalib radhiallahu taala anhu diangkat menjadi khalifah. Tapi kemudian di ributkan tentang darah kematian Utsman di disulut-sulut kondisinya untuk diperbesar bahwa seolah-olah ya yang melakukan itu adalah orang-orang dari pihaknya Ali dan sebagian memang ada ya.
(12:11) Sehingga sebagian sahabat Nabi sallallahu alaihi wasallam melakukan meminta kepada Ali bin Abi Thalib untuk menyelesaikan ahad darah Utsman radhiallahu taala anhu karena masih ada kekerabatan dengan mereka. Tapi Ali menganggap kondisinya belum kondusif. Kondisinya belum memungkinkan itu. Karena kekacauan dengan wafatnya Utsman radhiallahu taala anhu. Ya, itu Utsman dan Ali radhiallahu taala anhuma. Mereka ahlu adl. Mereka yang mendapatkan amanah.
(12:59) Orang-orang yang berusaha merebutnya atau membunuhnya mereka inilah dinamakan bagi. Orang yang keluar dari mentaati para pemimpin. Maka kalau didamaikan dan didamaikan antara Muawiyah dengan Ali bin Abi Thalib radhiallahu taala anhu, di antara yang keluar adalah Muawiyah. Muawi waktu itu adalah gubernurnya Utsman bin Affan yang berada di Syam.
(13:46) Maka dia menuntut darah Utsman darah Utsman kepada Ali bin Abi Thalib. Ali bin Abi Thalib ya tidak dia bukan bukan tidak akan melakukan tapi kondisinya belum memungkinkan. Maka Muawiyah membawa sejumlah tentara ke Madinah dan kemudian terjadilah apa yang terjadi ya. Niat mereka mau berdamai. Kemudian ada pihak-pihak yang menjadi penyusup musuh dalam selimut sehingga terjadi peperangan.
(14:28) Ya, ini awalnya sudah mau berdamai. Asyur kisahnya keduanya sudah mau berdamai. Tib. Ini yang dimaksud dengan suluh dalam hal ini. Dan berikutnya, perdamaian antara kaum muslimin dengan orang-orang kafirin. Iya. Berdamai antara kaum muslimin dengan orang kafir seperti dalam kasus Sulhul Hudaibiyah. Terjadi perjanjian damai antara Rasulullah sallallahu alaihi wasallam dengan orang Quraisy.
(15:17) Ketika tahun ke enam atau keet7 Hijriah Rasulullah sallallahu alaihi wasallam dengan para sahabat datang tujuannya adalah untuk umrah. Tapi kemudian orang Quraisy melarang dan seterusnya akhirnya terjadi beberapa perjanjian. Hasil perjanjian itu menurut kacamata manusia di waktu itu sampai Umar bin Khattab radhiallahu taala anh beliau agak sedikit merasa ya agak sedikit merasa tidak nyaman karena perjanjiannya banyak merugi menurut beliau banyak merugikan kaum muslimin.
(16:08) Tetapi kemudian apa yang disepakati oleh Rasulullah sallallahu alaihi wasallam dengan orang Quraisy tadi walau tampak di permukaannya kaum muslimin dirugikan, sungguhnya yang terjadi itulah awal dari penaklukan kota Makkah. Fathu Makkah dimulai dari sulhul Hudaibiyah tersebut. Iya. Dan setiap perdamaian yang tadi disebutkan disebutkan di dalam ee hukumnya secara terperinci dalam bab-babnya. I nam faedatan ukhra ustaz.
(16:48) Faedah ukhraj ulamailiu taala washu khair. Faedah yang lain para ulama telah bersepakat, telah berijmak, disunahkan dan dianjurkannya perdamaian yang adil dan dilandasi firman Allah Subhanahu wa taala washu khairun dan perdamaian lebih baik. Annisa 128 di mana dalam ayat ini Allah mensifatkan asulhu dengan kebaikan wahuunakarna dan ini mencakup atau meliputi secara umum sebagaimana yang kami sebutkan dan firman Allah subhanahu wa taala khair fiir minwahum illa man amar bodqatinufin islah bainas tidak ada kebaikan kebanyakan dari bisikan bisikan rahasia mereka kecuali bisikan yang menyeru
(17:46) kepada manarqatin memerintahkan kepada kaum muslimin untuk bersedekah atau berbuat baik atau mengajak mengadakan perdamaian di antara manusia. Annisa 114 in nafi huna anahyu wahyu mutlqad tahrim. di mana siak penafian dalam ayat ini bermakna larangan dan larangan bermakna umum yang menunjukkan kepada faedah pengharaman muradu yahiram diharamkan kepada manusia untuk banyak berbicara kecuali dalam perkara-perkara yang disebutkan di ayat ini atau tiga perkara yang disebutkan di ayat ini. Di antaranya adalah alislahu bainanasi bil
(18:34) adli. Di antaranya adalah mengajak mendamaikan manusia dengan keadilan. Wah qulhu yulzamu minhuha mustahab. Maka ini memiliki makna kelaziman bahwa perdamaian adalah suatu yang disunahkan. Iya. Allah mengatakan lair fiir min najwhum illa man amar bodqatin marufin islah bainan. Makna dari ayat ini adalah dilarang banyak bicara ngalor ngidul ngalur ngidul dilarang kecuali Anda banyak bicara tentang tiga hal.
(19:20) mengajak orang-orang untuk bersedekah itu gak gampang untuk mengajak orang teman segala macam untuk membantu atau ada salah satu anggota keluarga besar yang mendapat musibah ngajak sama-sama untuk mari berderma memberikan harta yang halal yang diberikan untuk kebaikan kerabat yang ini itu lama negonya. Untuk itu boleh Anda banyak bicara ya aufin atau mengajak orang untuk kebaikan ya au islahim bainanas ngobrol dengan suaminya begini begini begini begini ee lama negya akhirnya sebabnya oh iya saya yang salah hah atau karena masih kerabat dengan
(20:17) istri, dengan perempuan ini, istri dari suaminya ini yang keluarganya ribut lama meyakinkannya. Karena masing-masing orang itu punya ego. Menurut dia, dia yang benar. Menurut istrinya, istrinya saya yang benar. Dia memang enggak ada enggak ada tega-teganya orangnya.
(20:42) Suami ini manusia kayaknya yang begini, kayaknya di dunia hanya dia aja kayaknya, ya. keluar egonya itu. Walaupun ini adalah kakaknya, abangnya atau adiknya untuk meyakinkan kakak dalam kondisi begini itu ngomongnya enggak bisa satu dua kata aja. Ya udahlah, Kak. Terserah kakak rumah tangga kakak yang hancur, kakak yang rugi gak negosiasinya mungkin makan waktu sejam, 2 jam, 3 jam, 4 jam akhirnya luruh juga hati kakak tadi.
(21:18) Iya ya, Dik ya. Kakak yang selama ini dirasuki setan kayaknya ya. Maka dalam hal ini boleh Anda ngomong tadi 1 jam, 2 jam, 3 jam, 4 jam, 5 jam. sampai dia luruh. Dan kita tahu perjanjian-perjanjian damai dalam sejarah negara kita, perjanjian-perjanjian damai itu memutuskan poin-poinnya, waktunya, negonya berhari-hari.
(21:53) Itu boleh gak ada masalah. Syekh nasani babu sulh bab asulhu wal inkari. Akad asulhu ini sah atas setiap orang yang boleh berbuat kebaikan yang disertai atau bersamaan dengan adanya pengikraran atau pengingkaran. almudat fahuatun yuha bilfi. Maka apabila ada seseorang yang mengklaim dengan suatu utang atau suatu barang tertentu kemudian dia berakad asulh atas setiap hutang atau barang yang diklaim, maka ini bermakna hibbah dan sah dengan lafaznya dengan lafaz hibah dan tidak sah dengan lafaz asulhu nam ya.
(23:07) Wasihu mimman shaha tabaruhu maal ikrari wal inkari. Dan akad suluh itu sah syaratnya orangnya sah tabarruknya. Syah sah tabaru. Siapa orang yang sah dia melakukan tabarru? Apakah ada syaratnya muslim? Apa ada syaratnya baligh? Iya. Baligh untuk syarat sah tabarruk ada dan kondisinya tidak mahjurul hal. Tidak dilarang, tidak diboikot melakukan transaksi pada hartanya.
(24:10) Itu dia baligh, tidak safih, tidak bodoh, dan tidak juga keadaannya muflis dalam keadaan pilit. itu boleh dia melakukan suluh. Maka anak kecil yang berdamai ya karena damai itu bisa jadi menggugurkan berarti dia berakad mengakad menggugurkan hartanya sedangkan dia tidak sah bersedekah ya sedangkan dia tidak sah bersedekah maka tentu tidak akan bisa terjadi perdamaian yang menggugurkan kan harta.
(25:02) Begitu juga safih orang yang tidak cerdas atau orang yang dalam kondisi pilit. Orang dalam kondisi hutangnya lebih besar daripada asetnya yang dia miliki. Dia tidak boleh melakukan tabaruk bersedekah. Gak boleh. karena hartanya sudah tertahan menjadi akan menjadi milik para pihak yang memberikan piutang atau memberikan kredit.
(25:43) Maal ikrari wal inkari. Ya, maal ikrar yaitu suluh dengan ikrar. Dia mengikrarkan saya melakukan ini. Ya. Maukah engkau berdamai? Ya, mau kalau ingkar dia mengingkari nak saya nak melakukan itu, tapi saya nak saya nak mengambil dan seterusnya tapi karena untuk berdamai daripada ribut-ribut silakanlah.
(26:32) Ini maksudnya maal iqrari wal inkari. Tib fahua hibatun au ba’ w syekh nah ustaz faidza aqar lil muddidainin au ainin ala ba’din au ba’di alinil buddaah fahua hibatun yhu bilfha la bilfidza aqar lil muddi lil muddaa bidain maka seseorang berikrar untuk yang didakwahkannya itu orang yang dituntutnya itu punya hutang atau punya nya harta. Kemudian dia minta damai, “Iya, saya ada hutang
(27:44) ke Anda 30 gram emas di tahun awal 2024. Tapi sekarang kalau saya bayar dengan dulu di waktu itu saya jual emas Anda itu dapat saya uang R30 juta. Sekarang kalau saya bayar 30 gram emas itu sudah dikali R2.400. Belinya 24 sekarang atau 26 atau 27. 27 hari ini. Jadi berapa jadinya? 27 * 30 jadi berapa ustaz? 6 Ustaz 27 * 30 8 10 8 atau 10 tadi utang 30 berarti Rp81 juta. Iya. Jauh kata dia.
(28:51) Waktu itu saya cuma dapat R juta, sekarang saya bayar Rp80 juta. Mana lagi ekonomi sedang tidak bergerak, barang dagangan banyak mandek. Oke. Ikhlas enggak Anda kalau saya bayar R30 juta walau sekarang itu dapatnya bukan 30 gram emas ya? Jadi dapat berapa itu? R30 juta bagi R2.700 11 gram. 11 gram ya.
(29:37) Dia mengakui hutang tapi dia ingin meminta berdamai dengan sebahagian. Alhamdulillah. Ini yang memberikan pinjaman ini bagi dia apa yang di sisi Allah jauh lebih baik. Wallahi khairun wa abqa yang ada di sisi Allah azza waalla itu jauh lebih baik dan itu yang lebih kekal. Ya, dimaafkannya dari hadwa 81 menjadi berapa tadi? 11. Menjadi R juta.
(30:19) R juta ya. 51 juta dihapus hutangnya. Memang besar di dunia tapi apa yang Allah sediakan untuk dia 51 juta tadi jauh lebih baik. dan lebih kekal 21 juta tadi kalau dia pakai di dunia beli dapat apa 1 juta motor dapat motor baru berapa dua dua hah du dapat dua tiga second tiga second per baru baru second baru dua baru dapat dua Ya, tapi qadarullah motor dua itu setahun hancur. H 2 tahun hancur.
(31:13) Yang Allah janjikan jauh lebih besar daripada dua motor tadi dan tidak pernah hancur selamanya. Maka dia pilih, “Ya udah saya setuju ya. Berarti enggak ada ribut-ribut lagi ya. Selesai hutang saya ya? Iya. Itu namanya berdamai dengan irar. Dengan mengikrarkannya bidainin au ainin tadi dia punya hutang atau barang seperti kita katakan tadi batas tanah ribut tuh.
(32:01) tetangga dengan tetangga ribut ya. Dan yang satu kata dia, “Iya sih saya apa namanya di dalam akta segini memang, tapi dalam pancangnya segini kayaknya saya beli dari orang sebelumnya itu keambil tanah Anda.” Iya, saya juga seperti itu saya rasa. Tapi gak ada masalah. Saya ikhlaskan ya. Sebahagiannya bayar sebahagian. Ya sudah bayar aja per meternya R5 juta.
(32:52) Dia ada 30 m ya. Yang padahal harga pasarnya umpamanya R10 juta dia berdamai dengan sebahagiannya. Fahua hibatun. Ini hibah namanya ya. dia hibah dengan 51 juta, imbah dengan 5 * 30 150 juta itu namanya adalah hibah. Boleh dengan lafaznya hibah lafzis suluh. Tidak boleh dengan lafaz berdamai.
(33:35) Kalau dia mengatakan, “Ya sudah saya hapuskan atau saya hibahkan.” Kalau dikatakan saya kita saya kamu berdamai ya gak dia gak berdamai saya hanya bisa segini damai aja ya gak damai namanya namanya dia hibah alhamdulillah jazakallah khair demikian Bapak beberapa poin dari ketentuan akad asulhu. Kita berikan langsung kesempatan sesi soal jawab bagi ikhwah yang ingin bertanya.
(34:18) Pin berikan kesempatan yang pertama silakan ada yang ingin menyampaikan fadal langsung ke mik sebelum f akhi. Dan bagi ikhwah atau akhwat fillah yang ingin bertanya nanti bisa via telepon dan juga kami buka via chat WhatsApp di 0218236543. Tib. Bagi teman-teman yang ingin bertanya nanti bisa merapat ke sebelah kanan saya ya di Fadol dengan siapa dari mana? Asalamualaikum. Waalaikumsalam warahmatullah. Ee saya Irman dari Cilengsi.
(34:45) Masyaallah saya ee penjual apa? Distributor jamur dan daw daw. jamur. Distributor jamur. Jamur. Heeh. Jamur. Dan akhir-akhir ini, beberapa bulan ini ee apa ee saya menjual kepada kakak saya. Menjual kepada kakak. Kakak. Jadi ee beliau juga ee distributor jamur dan pas ketahui harga harga beli saya lebih murah ya. Jadi ee apa beliau minta jual aja sama saya gitu ya.
(35:36) Emm apa beliau mau beli dari Anda. Iya. Ee jadi harganya itu misalkan Rp100.000 Ibu ee jual aja ee 110 ke saya gitu. Jadi ee apa yang dapat dari petani 100 dari importir. Hah? Importir impor jamurnya impor. Oh, jamur impor. Anda dapat dari luarinya 100. 100. Abang Anda mengatakan, “Bagaimana kalau saya beli 110?” 110.
(36:14) Dan memang ee jadi ee apa yang beliau ketahui saya mengambil untung eh R.000 gitu ya. Nah, terus ee beberapa pengambilan. Jadi ee dari gudangnya itu karena saya ngambil apa ee sering ngambil banyak jadi sering ngasih pengurangan harga gitu ya. Apakah ee saya harus memberitahu memberitahukan harga yang dikurangi itu harga perolehan. Heeh. Terus atau tidak? Atau tidak? Heeh.
(36:47) Dan memang ee Anda mengakadkan dengan saudara Anda seperti apa bunyinya? Akad ketika Anda menyerahkan barang, apa yang Anda sampaikan kepada kakak Anda atau abang Anda itu? Mm memang akadnya ee jadi ee kakak saya saya beli ya sekian saya beli 1 ton ee satu mobil satu mobil mobil satu mobil ee apa sekitar 200 karton gitu 1 ton lah.
(37:24) 1 ton 1 ton dengan harga dengan harga ya ee karena harganya fluktuatif ee naik turun gitu. Jadi ee kalau beliau nanya berapa pas tanya saya ke importir misalkan 120. Saya memang ee dari sananya 120. Anda bilang dari sananya 120. 120 terus ee beliau bilang kan ee apa ya sudahudah ee bawa ke sini. Jadi sudah udah udah pada tahu kalau akan di apa dibeli 130 jadi lebihnya Rp10.
(37:58) 000 gitu ya. I. Nah, pas apa beberapa hari kemudian atau pas pengambilan dikasih diskon lagi. Nah, itu apa harus dikasih tahu apa enggak gitu? Soalnya takutnya itu khianat gitu. Tidak s paham saya. Kalau Anda menyebutkan harga perolehan, ternyata dapat diskon, dapat cashback atau dapat promo, dapat hadiah, semuanya disampaikan dis karena Anda dari awal menyebutkan. Kalau tidak menyebutkan enggak ada masalah.
(38:33) Anda tinggal katakan 130 K berarti wajib disebutkan ya. Ketika Anda sampaikan harga perolehan itu wajib disampaikan perolehannya jadi turun. Iya. Karena Anda menjadi distributor loyal yang banyak transaksi dengan importirnya. I. Nah, ee apa ee setelah jalinan nanti kalau Anda mau merubah transaksi dengan kakak Anda bisa ya.
(39:05) Kalau dia nanya berapa saya mau ambil lagi satu mobil? Boleh. Satu mobil sekarang 150. Emang berapa modalnya kamu dapat dari ee importir? Gak perlu Anda sebutkan. Oh iya ya. Enggak perlu Anda sebutkan. Nah apa ee satu lagi boleh? Iya ya. ee apa setelah menjalin kerja sama dengan kakak saya memang ee saya dari importnya itu saya apa ee ngambil dulu ya beberapa beberapa nota 10 nota 20 nota nanti sedang apa maksudnya 10 nota itu jadi 10 iya ee saya ngambil dulu dari importirnya itu Anda beli pembayarannya 10 nota belakangan nanti. Belakangan nanti. Jadi
(39:53) tanggalnya jelas enggak? Ee jadi memang ee sama pemilik barangnya itu nanti kalau apa ee kita ngambil ee 1 2 3 10 sampai 10 nanti 10 mobil Anda ambil iya 10 nanti sudah 10 kali nanti ee baru terkumpul ee lima nota kita bayarkan gitu kan bayarkan dulu lima lima nota gitu ke impor anda ngambil 10 terkumpul 10 lah maksudnya ada uang untuk lima nota lima nota lima kali pembayaran I saya saya baru Anda bayar bayarkan dulu lima nota berarti kan ya kalau sudah dapat tujuh nota ya saya bayarkan tujuh dulu gitu nanti
(40:35) ee ngambil lagi gitu setelah ini. Nah dari proses itu apa jadi ee piutang dan hutang saya jadi memang besar ya piutang dan hutang saya saya kan jadi Anda piutang ke mana? piutang ke penjual lagi ee ke apaak ke kakak saya ke konsumen saya. Anda ke konsumen jualnya juga begitu. Ada ada sebagian yang piutang ada yang cash gitu.
(41:11) Terus ee kalau ke kakak saya memang piutang ee sampai apa sampai 5 mobil baru nanti beliau ee apa bayar dua mobil, tiga mobil gitu ya pertanyaannya. pertanyaannya. Nah, jadi kan posisi saya hutang dan piutang saya besar kan. Nah, terkadang ee apa pas saya mau bayar hutang itu ada yang mau pinjam lagi kan ee uang gitu. Pinjam uang, pinjam uang dan memang enggak seberapa gitu ya. Nah, tapi saya ragu gitu.
(41:44) Takutnya saya memberikan hutang itu enggak boleh. Karena ee saya juga memiliki hutang yang besar gitu kan. Apakah boleh saya memberikan hutang atas apa karena uangnya itu memang ee belum apa 100% milik saya karena ee harus dibayarkan hutang juga kan gitu. Tapi dipakai makan boleh.
(42:09) Anda pasti punya hutang uangnya boleh dipakai makan. pakai makan. Soalnya kan ada apa ada lebihnya dari itu kan. Iya. Selagi pihak importir tidak mengajukan Anda ke pengadilan untuk di apa dipilitkan ya gak ada masalah. Anda meminjamkan jumlah sedikit mungkin Rp100.000, R00.000, Rp300.000. atau bersedekah atau berinfak sedikit ya ada masalah ya boleh atau menggunakannya untuk menjamu tamu ya masak tamu saya beri makan pakai hutang anda bukan berhutang ini uang anda yang hutang dalam tanggungan Anda mau pergi umrah ya Ramadan silakan gak ada masalah
(43:11) Walaupun karena iya karena Anda tidak akan pernah selesai dari hutang. Tapi aset Anda ada untuk jaminannya kan? Ya, ada. Alhamdulillah. Ah, cukup akhi. Jazakallah. Oh, iya. Jazakallah khair. Semoga Allah berkahi usahanya. Apakah untuk menghindari ini agar kita hidup tidak ada hutang? Lebih baik jual beli cash gak ada, Mas? Lebih baik juga tidak.
(43:45) Karena namanya usaha kalau Anda terlalu ketat cash semuanya enggak akan maju usaha Anda. Ya, tapi dengan lebih longgar dengan pembayaran, lebih banyak orang yang bisa beli dan lebih banyak mereka juga bisa mendapatkan kehidupan. Kekayaan besar Abdurrahman bin Auf itu beliau dapatkan dari beli barang dengan tidak tunai. Cuman sekarang namanya nota.
(44:18) Gantung nota satu nota dua nota, tiga nota. Dahulu memang beli tidak tunai. Beliau bawa dia jual ke pinggiran Madinah dan untung beliau sehingga menjadi kaya raya. Tib. Jazakallah khair, Ustaz. Silakan. Ini semoga saja para konsumen Anda kaya raya dengan itu. Amin.
(44:49) Lain yang kalau mau jadi distributor silakan akhir mumpung enggak pakai modal kan. Aduh. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuham warahmatullahi wabarakatuh. Pertama semoga Ustaz diberikan kesehatan oleh Allah sehingga kita bisa dapat mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Allah. Ustaz mau bertanya dengan siapa? Dari mana, Pak? Ee hamba Allah Bogor. Bogor. Silakan.
(45:09) Adik ana meninggal dunia, Ustaz. Perempuan ee tidak mempunyai anak ya. Kemudian suaminya itu berwiraswasta, ya. Kemudian ee adik ini ibu rumah tangga ya. Kemudian ee selama menikah mempunyai aset berupa rumah. ruko dan kebun sawit. Adik ee adik dan suami. Jadi yang berwiaswasta ini adalah suaminya. Oh, gitu.
(45:47) Kemudian pertanyaan dari ana, Ustaz, apakah ahli waris dari adik ana ini termasuk ana dan saudara-saudara ana ini mendapatkan waris dari peninggalan ee adik almarhum? Iya, sebentar. Adik perempuan Anda wafat. Semoga Allah mengampuni dosa-dosanya dan merahmatinya dan masukkan ke dalam surganya. Amin ya rabbal alamin. Saat dia wafat dia tidak punya anak. Iya. Tetapi ada anak angkat Ustaz. Anak angkat bukan anak. Itu anak orang. Oh. Iya.
(46:16) Ya. Dia tidak punya anak sehingga hartanya kalau diwariskan ayah ibunya masih hidup. Ee bapak ana masih ada. Iya. untuk kemudian ana punya saudara empat orang lagi. Sebentar dulu. Untuk ayahnya seperen. Kemudian untuk ee suaminya seperdua sisanya seperdua ee 2 per6 untuk ayah.
(46:59) Saudara-saudari tidak dapat terhalangi oleh ayah. Ya, artinya seperdua untuk suami, sisanya untuk ayah seperduanya. Ya. Dan itu harta saudari ini siapa namanya? Ee karena dia mempunyai anak angkat, Ustaz. Sampai hari ini belum diberitahukan, jadi ana enggak bisa sebutkan namanya, Ustaz. Ah, tayib. Maka yang yang harta milik dia dibagi dia ini maksudnya adik Anda yang mau meninggal tadi. Iya. Oh iya ya.
(47:40) Mana saja yang harta tanyakan ke suaminya. Ini kebun sawit yang ini punya Anda atau punya adik kami? Ya. Ee lupa saya. Ada sertifikat kepemilikan tanah dan kebun. Dilihat umpamanya Anda itu punya adik Anda. Ya, ini kita bagi waris ya. Setengah untukmu, setengah untuk ayah kami. Rumah, tanah dan seterusnya. Kalau ada rekening milik dia, walau dia gak bekerja, walau dia ibu rumah tangga.
(48:17) H itu dibagi dua. Suaminya dapat seperdua, ayahnya dapat sisanya seperdua juga. H jelas. Jelas. Allahuakallahikum warahmatullahi wabarakatuh. Babakallahu fik. Ada yang lain? Baik. Kami berikan kesempatan dulu bagi ikhwah dan akhwat fillah yang ada di rumah yang ingin bertanya silakan dil telepon 0218236543.
(48:43) Kami angkat pertanyaan via chat WhatsApp. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Ahsanallahu ilaikum. Ya Ustaz, izin bertanya. Apakah boleh membeli rumah yang dijual melalui lelang bank di badan lelang resmi? Membeli barang yang dilelang oleh bank. Kalau Anda langsung kepada pemiliknya yaitu nasabah yang menjaminkannya, gak ada masalah.
(49:19) Adapun dengan pihak bank dilelang itu karena bank melelang dilelang karena bukan tidak membayar pokok hutang, tapi bisa jadi pokok hutangnya sudah lunas, bunganya belum dibayar bayar, belum ter walaupun bank itu mengatakan, “Ya, bunga dulu dibayar gak terserah mau bunga mau apa. Yang penting yang dibayarnya itu masuk itu pokok dan buka.
(49:50) Ya. Maka bila itu tidak terjadi, maka yang Anda beli merampas hak saudara Anda atau hak orang muslim yang lain yang dianya tidak reda. Tentunya dia dikenakan bunga dan Anda membayarnya sehingga menguntungkan pihak bank. Maka tidak halal perpindahan barang ini kepada Anda. Wabillahi taufik. Nah, Ustaz jazakullah khair.
(50:22) Demikian akhi atau ikhwah fillah yang bertanya. Semoga menjadi pencerahan. Kami angkat kembali pertanyaan selanjutnya. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Saya meminjamkan uang yang sudah lama sekali, mungkin sudah ee mungkin sudah puluhan tahun dan nilai uang tersebut kalau dihitung sekarang sudah menjadi sangat kecil.
(50:45) Tapi saya kurang berani menagih soalnya setiap bertemu belum saya berbicara dia sudah bilang duluan belum bisa bayar. Bagaimana sehar seus sikap saya, Ustaz? Gimana lagi tu? Apa-apa dia belum bisa bayar, belum bisa bayar. Duduk aja di situ dia belum bisa bayar, belum bisa bayar, belum bisa bayar. Kata ya Anda biasa aja.
(51:16) Itu memang kondisi kejiwaan orang yang berhutang ya. Mereka berada dalam kondisi yang tidak nyaman. Sehingga Nabi mengingatkan la tukhifu anfusakum ba’da amniha. Qala ada addin. Jangan buat diri kalian menjadi dalam ketakutan yang sebelumnya itu Anda dalam hidup ketentraman, tenang, dan aman. Itu dengan berhutang. Mulai berhutang mulai hari itu Anda ketakutan.
(51:53) Ya, kalau Anda kasihan dengan orang ini setiap ketemu belum bisa bayar, belum bisa bayar, itu kan kasihan lihatnya. Mau Anda hapuskan tentu di sisi Allah pahala yang banyak. Wabillahi taufik ya. Nam ustaz. Jazakallah khair. Barakallah fik. Dan semoga menjadi pencerahan bagi yang bertanya. Kita ee buka atau angkat pertanyaan via telepon yang sudah masuk. Silakan. Halo.
(52:19) Nam. Silakan, Akhi. Eh, ana Umu. Silakan. Dari mana? Ee dari Jakarta. Baik, silakan pertanyaannya. Saya ingin tanya ini masalah ee berkaitan dengan pekerjaan ya. Seandainya saya seorang ee PNS, tapi secara ee kesehatan saya tidak bisa bekerja sesuai dengan tuntutan negara. Adapun saya hanya bisa datang tapi tidak bisa bekerja.
(52:52) Ee kira-kira apakah saya tetap bisa menerima ee gaji yang di berikan oleh pemerintah atau bagaimana ya, Ustaz? Artinya Anda datang tapi tidak menunaikan pekerjaan yang dibebankan. Iya, betul, Ustaz. Karena ada alasan kesehatan atau apa. Iya, betul. Kesehatan. Jadi ee ini bisa ngambil cuti pada teman Ana, Ustaz.
(53:30) Jadi ee sudah berobat awalnya ee stroke ringan gitu, tapi ee berobatnya itu kurang maksimal sebenarnya menurut kami gitu. Nah, akhirnya bertahun-tahun sudah jatuh ke tahun kelima ini ee beliau tetap hadir tapi tidak melaksanakan tugas. Sedangkan ee ee beliau tetap menerima gaji dan tunjangan ee dari pemerintah gitu. Ee kemudian adapun untuk tugas ee beliau mengambil orang lain untuk melaksanakan ee pekerjaan yang harus ee beliau kerja itu bagaimana ya, Ustaz? Pekerjaan beliau dan orang lain itu digaji dia gak? Iya. Seorang guru. Iya. Orang lain kemudian pekerjaan dan
(54:14) digajinya. Iya, betul. Diggaji oleh gaji yang dia dapat dari PNS itu gitu. Iya. Sebentar. Dan ini aturan aturan pekerjaannya membolehkan itu aturannya gimana, Ustaz? Atur ketentuan syarat dan ketentuan dari Sebenarnya sih gini Ustaz Kementerian apa namanya nih? I kalau ke BKD kalau itu sampai laporan itu nyampai di BKD sih sebenarnya harusnya mengundurkan ee pensiun dini, mengajukan pensiun dini. Iya.
(54:47) Tapi kan ee ketika sampai di ee Dinas Pendidikan ee Setara Kota ee taruhlah di bawah dulu di kecamatan itu masih ada pertimbangan ee diberi pertimbangan bahwa ee beliau seorang ee pemimpin rumah tangga apabila mengajukan ee apa namanya pensiun dini maka ee dikhawatirkan ee keluarganya tidak tercukupi gitu.
(55:11) Tapi kan selama ini ee beliau tidak melaksanakan tugas itu gitu. Nah, yang saya maksud ee bagaimana dengan ee gaji yang dia terima gitu, Ustaz? I kalau memang aturannya adalah yang harus ditempuhnya adalah izin dini, berarti tidak halal dia melakukan hal tersebut, ya. Maka gajinya menjadi tidak halal. Yang halal dia melakukan pensiun dini.
(55:40) Tib cukup jelas, Umum. Tidak halal ya. Baik ustaz. Jazakallahu khair. Waka jazakallah khair. Dan harus mengajukan pensiun dini, Ustaz, ya. Iya. Masalah keluarganya dia Allah yang menjamin. Hayib. Dia dan keluarganya dan nenek moyangnya dan cucunya sampai hari kiamat Allah yang menjamin.
(56:07) Apa yang dikhawatirkan? Jangankan dia, bukan saja dia, semua makhluk yang ada muka bumi ini, miliaran makhluk, triliunan makhluk Allah, Allah yang menjamin rezekinya semuanya bukan lembaga atau instansi tertentu. Allah mengatakan, “Wama min dabatin fil ardhi illa alallahi rizquha.” Tidak satuun makhluk yang bergerak di muka bumi ini melainkan Allah yang menjamin rezekinya.
(56:42) Ya gak ada manusia enggak ada gak semuanya Allah. Mau hewan, mau manusia itu mau tinggal di mana, mau kerja apapun saja profesi apapun yang menjamin rezeki semuanya adalah Allah jalla fiula. Jangan kealfaan kita akan tauhidur rububiyah membuat kita berlaku curang dan mengambil harta dengan cara yang haram. Wabillahi taufik. Nam ustaz jazakallah khair. Demikian tambahan nasihat bagi yang bertanya.
(57:21) Semoga menjadi pencerahan. Barakallah fik. Kami angkat kembali pertanyaan via telepon. Silakan. Nam. Silakan, Akhi. Halo. Ustaz. Iya, Umu. Silakan. Asalamualaikum. Iya, Ustaz. Ana yang ingin bertanya, Ustaz. Iya. Dengan siapa? Di mana? Ummu Amirah. Di mana Ummu Amirah? Silakan sih, Ustaz. Baik, silakan pertanyaannya.
(57:48) Eh, Ustaz gini. Jadi apa suami saya itu kan kerja di suatu perusahaan ya. Terus ee di situ kan ada OB, Ustaz. Nah, OB-nya itu ee apa? Ee mencuri uang suami saya dan teman-teman suami saya, Ustaz. Nah, karena OB-nya itu enggak bisa mengembalikan uang, akhirnya ee apa jaminannya itu ee pakai motornya dia gitu, Ustaz.
(58:21) Nah, terus kan sekarang ee apa teman-teman suami yang lainnya tuh karena teman-teman suami yang lain tuh kan jenderal-jenderal gitu ya, Ustaz ya. Jadi beliau-beliau tuh sudah menyerahkan semuanya ke suami saya, Ustaz. Pertanyaannya Umu iya ee yang OB-nya itu enggak bisa ngembalikkan uangnya, Ustaz.
(58:44) Motornya itu bisa untuk ee semi anak pribadi gitu, Ustaz. Karena utangnya kalau di tootal itu beliau ee mencurinya itu ee sekitar Rp35 juta. Sedangkan harga motornya itu hanya Rp15 juta. Get harga pasarnya 15. Iya. I yang uang suami Anda yang dicurinya 35. Ee enggak. Jadi cuma satu orang yang dicuri, Ustaz.
(59:15) Kalau suami ana ee dicurinya sekitar 4 jutaan. Terus ada teman-teman yang lainnya juga itu ee sekitar semuanya 35-an. Totalnya tuh R5 juta, Ustaz. Nah, kalau yang lainnya karena orang itu janji-janji aja, Ustaz. Katanya setiap gajian mau bayar, tapi sampai sekarang sudah beberapa bulan ini.
(59:41) Ya, yang tanyakan boleh dijual, boleh dimiliki oleh siapa? Ee karena yang lainnya tuh udah pada ada yang pindah juga dari kantor gitu, Ustaz. Ada juga sudah mengikhlaskannya. Pertanyaannya umum singkat. M tersebut apakah apakah bisa ee dijadikan milik untuk suami saya gitu, Ustaz? Motornya gak bisalah. Suami Anda cumannya R juta, harga motornya 15. Iya.
(1:00:12) Kalau suami Anda miliki itu berarti dia berhutang 11 juta proporsional kepada para berputang lain, para yang dirugikan lainnya. Kalau dimiliki bayar yang 11 jutanya tadi ya. Dibagi secara proporsional kepada yang dirugikan. Eh, Ustaz Afan, semisal yang di rukiah yang lainnya itu sudah ya udah terserah terserah suami saya aja mau digimanakan karena yang lainnya sudah mengikhlaskan itu gimana, Ustaz? Yang mengikhlaskan selesai.
(1:00:45) Yang sudah terserah berarti dia enggak ikhlas. Itu kalau dia ikhlas dia tentu ya sudah saya ikhlaskan juga. Kalau dia terserah sih bayar. Berarti hukum asalnya kan dibayar. Iya. Baik, cukup jelas. Suu Afan, Ustaz, boleh satu lagi? Iya. Ee, Ustaz, gini.
(1:01:11) Jadi, kan kalau di tempat suami tuh ada suami tuh suka dikasih kayak uang sama orang gitu loh, Ustaz. Jadi orang tuh suruh suami beli makanan untuk makan bareng-bareng di kantor, Ustaz. Orang itu, orang itu sebenarnya ee pernah juga seringnya sih orang itu tuh ee pernah kerja di instansi tersebut. Terus ee terus ee apa kayak tanda ee sebagai terima kasih atau sebagai biar biar apa ya, Ustaz? Biar masih ada hubungan baik gitu.
(1:01:50) Jadi suami itu suka ditransfer uang untuk membelikan ee apa makanan gitu, Ustaz, untuk dibagikan di satu kantornya. Apa itu boleh, Ustaz? Ke teman-temannya boleh, tapi ke atasannya gak boleh. Ke atasannya enggak boleh, Ustaz, ya? Gak boleh. Iya. Tib cukup umu ya. Baik. Iya, Ustaz. Jazakallahu khair. Jazakallah khair. Barakallah fik. Alhamdulillahamikum. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Bagi ikhwah yang ada di masjid, ada yang ingin bertanya kembali Fadol.
(1:02:20) Silakan Fadol, Pak yang depan dulu mungkin baru Bapak. Iya. Fadol dengan siapa? Dari Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.Salam warahmatullahi. Ee nama saya Remo Windatama dari Cilengsi. Iya. Ee Ustaz akhir-akhir ini lagi marak tentang kripto. Nah, sampai-sampai di Kakak KK tingkat ana yang di LIVIA Jakarta itu membuat komunitas yang namanya kriptoariah.
(1:02:46) Nah, Ana mau minta pendapat antum dalam Islam itu hukum crypto atau Bitcoin tuh bagaimana, Ustaz? Syukron. Cryptocurrency khususnya Bitcoin. Y dia underlying-nya apa itu kata mereka itu under ee mereka ada underlying aset-nya kayak asetnya tuh real gitu, Ustaz. Apa asetnya? Ee kurang tahu. Ana belum mempelajari ke situ. Bitcoin ada underlying asetnya apa.
(1:03:15) Nah, di situ ana belum mempelajari tentang yang itu ya. T sebentar sebentar. Ada namanya tokenisasi aset properti. Ada di Dubai, di mana-mana ada berapa di Indonesia mau digalakkan itu. H bentuknya dia memang ada aset umpamanya nilainya 10 miliar kemudian dibagi menjadi ee 1 juta berarti per lembarnya 10 miliar dibagi R juta 1000 100 1.000.
(1:04:02) Cepat rugi kita ini kalau ngitungnya sekarang 1.000, Ustaz. 10.000 1000 1000 1.000 R.000 I itu saya R.000 saya kata iya anggap R.000 Ibu ya dibuatkannya apakah ini mewakili itu kurang tahu Ustaz ya pasti gaklah hmm he ya pasti gak karena Anda punya ini bisa enggak mengklaim itu punya saya sebesar token yang saya miliki itu enggak ada hubungannya berti ada lainnya Ya, enggak ada hubungannya.
(1:04:49) He, jelas. Karena enggak ada hubungannya ini sama dengan jual beli indeks. Jual indeks itu angka angka transaksi di bursa saham, bursa efek atau bursa komoditi. He ya. Dia taruh angka saya mau beli sekian. Bila naik dia dapat uang selisihnya. Bila turun dia rugi bayar uang selisihnya.
(1:05:19) Apa hubungan dengan indeks itu? Hanya untuk menentukan itu saja. Dia mempunyai kepemilikan pada transaksi barang. Tidak. Namanya perjudian. Sepakat para ulama kontemporer itu namanya perjudian. Hm. Tokinisasi yang aset tadi itu. Baik. Ya. Karena dia tidak bisa dibuatkan karena tidak bisa diserah terimakan objeknya dengan pencatatan legal.
(1:05:50) Ya, kalau Anda beli saham bisa dicatatkan di bank tadi ditulis setelah terimanya 3 2 hari kerja. Kalau ini gak ada ya. Kalau Anda beli tanah, rumah, vila ada sertifikat hak miliknya. Ini tidak ada. Bagaimana kalau kita buatkan kripto nasi goreng? Gak ada gunanya, akhi itu mereka hanya ingin ketika nasi goreng naik harganya untung. Manfaatnya untuk kehidupan tidak ada. Merusak.
(1:06:32) Berarti itu jatuhnya berjudi ustaz. Jatuhnya merusak. Hmm. Baik. Ifsada fil ard ya, akhi. harta yang beredar itu jumlahnya besar di Bitcoin. Contoh umpamanya kemarin berapa hari yang lalu ada berita menyatakan terjadi hilang kerugian pemegang Bitcoin sebanyak Rp6.000 triliun. Itu hilang ke mana? Iya.
(1:07:10) Hah? mereka untuk mendapatkan kan beli h uangnya ke siapa nyampainya. Padahal uang sebesar itu kalau digunakannya 6.000 triliun yang dia bilangnya hilang itu semua para pemegangnya itu memberikan aset yang berguna bikin pabrik atau bikin pertanian, bikin perkebunan, bikin apa namanya perikanan, industri itu akan banyak menyebab tenaga kerja.
(1:07:38) 5.000 R triliun ya bisa menap kerja ribuan bahkan jutaan mulai dari hulu sampai hilir hidup kehidupan kalau dipegang hanya dalam angka-angka gak jelas gak ada manfaatnya ini merusak ekonomi itu sendiri dan kehidupan manusia wallahuam baik ustaz jazakumullah baik wajakallah khair akir barakallahu fik fadal silakan Tang Bapak terakhir. Bismillah.
(1:08:12) Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullah wabak. Ada sedikit pertanyaan Pak Ustaz Afan. Pak Ustaz terkait sama emas Pak Pak Ustaz sekarang kan sedang ini ya emas sedang mulai mulai banyak digemari ya. Terkait sama buyback sekarang ini kalau kita lihat harga Antam buyback untuk yang ee tertentu ya itu mempunyai harga yang berlainan Pak Ustaz.
(1:08:39) Misalnya harga yang 100 berapa? 50 berapa? Ini padahal di dari sini kan sebetulnya sama-sama emas gitu, Pak Ustaz ya. Yang 1 gram lebih lebih murah apa lebih mahal ya? Lebih murah kemudian lebih mahal. Lebih mahal itu kemudian gini. Nah, terkait kalau kita ingin menjual, Pak Ustaz, ingin menjual apakah kita boleh menukar dengan harga yang berlainan terhadap yang ee ee angkanya lebih kecil dengan harga yang berbeda apa atau ataukah itu haram, Pak Ustaz? Karena sama-sama emas tapi harganya berlainan gitu, Pak Ustaz.
(1:09:08) Yang satu ada yang lebih mahal, yang satu ada yang lebih kecil. Pada saat buyback kita pada kita mau tukar tapi enggak bisa karena harganya berlainan. Apakah itu termasuk haram, Pak Ustaz? Syukran. Jazakullah. Kalau Anda ingin tukar emas ee emas batangan 100 gram dengan rupiah, kursnya itu sesuai kesepatakan kedua belah pihak.
(1:09:36) Kalau Anda ingin tukar ke pecahan 1 gram atau ke 5 gram itu wajib harus sama. Harus sama. Harus sama gramasinya. Kalau umpamanya 100 gram itu batangan Anda tukar dengan satu berarti dapat 100 keping. Tukar dengan 10 dapat 10 keping. Tukar dengan 5 dapat 20 keping. Dan syarat kedua yadan biyadin. Bila tidak terpenuh itu namanya riba.
(1:10:11) Jelas. Alhamdulillah. Ustaz Allah. Jazakallah khair. Alhamdulillah. Ini merupakan pertanyaan kami terakhir di kesempatan sore hari ini sebagai ikhtitan dan kesimpulan. Silakan, Ustaz. Ya ikhwani wa akhawati fillah. Berdamai dalam segala hal sangat dianjurkan. Allah mengatakan wasullu khair. Berdamai itu adalah lebih baik.
(1:10:43) Kalau Anda dari sisi materi merasa dirugikan, bila Allah yang mengatakan lebih baik, pasti itu lebih baik. Dan seorang manusia ketika Rabbnya mengatakan lebih baik, dia akan melupakan semua manfaat-manfaat materi. Semoga kita menjadi orang-orang yang baik. Wallahu taufik. Jazakallah khairan. Kami sampaikan kepada Al Ustaz Dr.
(1:11:16) Wandi Tarmidzi hafidahullahu taala atas kesimpulan dan iktitam kajian sore hari ini. Kita memasuki bab assulhu. Masih ada beberapa ketentuan syariat dalam bab ini. Kita akan sambung kembali kesempatan Ahad yang akan datang. Dan kami mohon maaf ada sejumlah pertanyaan tidak bisa kami ajukan karena keterbatasan waktu yang ada.
(1:11:34) Anda bisa ikuti kajian muamalah di setiap Kamis pagi dan sore bersama Ustaz Irwani Tarmidzi hafidahullahu taala. Demikian pembahasan dari kitab Irsadus Shahib Bayan Thalib dan kita akhiri dengan kafaratul majelis. Subhanakallahumma wabihamdik ashadu alla ilahailla antagiruka wa atubu ilaik. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam.
(1:12:02) Roja TV salafat Muhammad Quran dan kajian Islam. Para pemirsa Raja TV, simak Radio Roja Bogor 100.1 1 FM radio R Majalengka.


Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *