Ustadz Abu Haidar As-Sundawy | Mukhtasar Ma’arijul Qabul

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

kajian Islam ilmiah di Rodja TV dan radio Rodja bahwa tidak ada yang terjadi di alam jagat raya ini kecuali apa yang Allah kehendaki Allah Azza wa Jalla indraj dalam hal irodah Inspiron itu yang berkehendak hanyalah Allah kajian Islam ilmiah di Rodja TV dan radio Rodja Bogor 100 poin 1 FM dan Radio Rodja Bandung 104.3 radio Wijaya dan radio Raja bando menyebar cahaya Sunda lagu para pendengar dan pemirsa Rodja TV dimanapun anda berada [Musik] secara langsung TV saluran Tilawah Alquran dan kajian Islam Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillah washolatu Wassalamualaikum anda berada Masih bersama dengan kami di saluran Tilawah Alquran dan kajian Islam dan Insyaallah saat lagi kami akan sambungkan anda dengan sebuah kajian ilmiah yang kami panjat luaskan dari Masjid Agung Al Ukhuwah Kota Bandung Jawa Barat bersama Ustadz Abu Haidar as Sundawi hafizallah dan kembali kita akan mengkaji Kita penuh manfaat kita mukhtas kurang lebih 90 menit kebersamaan kita dan anda dapat berpartisipasi dengan mengirimkan pertanyaan anda melalui pesan Whatsapp di nomor 0819896543 atau melalui telepon di nomor 08236543 dan selanjutnya kita akan simak terlebih dahulu nasehat dari Ustadz Abu Haidar Sundawi Hafiza rrahim Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Alhamdulillah [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] dan beberapa TV lain serta para netizen Alhamdulillah kembali kita berjumpa pertemuan yang lalu kita sudah selesai membahas Islam dan rukun-rukunnya kita memasuki penjelasan tentang makna iman dan apa perbedaannya dengan Islam secara bahasa Iman alias contohnya Surah Yusuf ayat 17 wama Anta anak-anak Nabi Yakub kepada ayahnya kepada ketiga menjelaskan bahwa Yusuf dimakan serigala dengan membawa lain yang dilumuri oleh darah palsu padahal bohong Yusuf tidak dimakan serigala dimasukkan ke dalam sumur tapi lapor ke Bapaknya Yusuf dimakan serigala lalu mereka berkata wama Anta engkau tidak akan percaya kepada kami di mukminin engkau tidak iman kepada kami maknanya tidak percaya secara bahasa Iman artinya percaya Adapun secara istilah syar’i ada dua makna pertama Islam kalau Iman ini diucapkan secara insyarat nya menyendiri tanpa digabung dengan kata lain baik Islam ataupun amal saleh menyendiri maka makna Iman di sana adalah agama ini secara keseluruhan sinonim dengan Islam [Musik] contoh dalam beberapa ayat Allah berfirman Allahu waliyul mati orang-orang yang beriman Allah mengeluarkan mereka dari kegelapan menuju cahaya yang dimaksud orang beriman ini adalah orang yang mengamalkan agama ini secara keseluruhan aqidahnya ibadahnya muamalahnya lahirnya ataupun batin juga dalam surah yang lainnya kalau tadi dalam surah Ali Imran 2 5 7 dalam Surah Ali Imron ayat 86 68 Allah berfirman dan Allah Wali bagi orang-orang beriman Iman di sini menyendiri tidak digabung dengan Islam atau amal sholeh juga dalam surah al-fath ayat yang kedua sampai keempat [Musik] hanyalah orang-orang yang beriman di sini hanya disebut iman tidak digabung dengan Islam adalah mereka yang gila disebut nama Allah bergetar hatinya dibacakan ayat-ayat Allah kepada mereka bertambah keimanan mereka dan hanya kepada Allah lah mereka bertawakal mereka mendirikan salat dan menunaikan zakat sholat zakat ibadah Zahir terus bergetar hatinya ketika nama Allah disebut bertambah imannya ketika dibacakan itu amalan hati Iman mencakup kedua-duanya amarah dhohir dan amalan hati juga dalam hadis dikatakan layat khulul jannaka illa nafsu mukminah tidak akan masuk ke surga kecuali jiwa yang Mukmin hanya disebut Mukmin artinya yang mengamalkan Islam aspek lahirnya ataupun aspek batin Dalam Hadis Shahih riwayat Bukhari dan Muslim berkata Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam Aku perintahkan kalian untuk beriman hanya kepada Allah saja di sini disebut iman tidak disandingkan dengan penyebutan Islam maka para sahabat bertanya Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bertanya atau Bruna Mal Iman Apa yang dimaksud dengan beriman hanya kepada Allah itu kalau para sahabat menjawab Allahu arasulullah Allah dan rasulnya lebih tahu lalu Nabi Shallallahu alaihi wasallam menjelaskan syahadatu Allah [Musik] itu adalah syahadat Lailahaillallah dan Muhammad Rasulullah menegakkan salat menunaikan zakat saumur Ramadan dan menunaikan seperlima dari harta rampasan perang ternyata Iman hanya kepada Allah ini mencakup salat zakat menunaikan juga humus atau 1/5 dari rampasan perang lahir juga batin masih dalam riwayat Bukhari dan Muslim berkata Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam iman itu punya 70 sekian cabang cabang yang paling tinggi adalah ucapan Lailahaillallah ini amalan lisan cabang yang paling rendah adalah membuang gangguan dari jalan ini amalan anggota badan rasa malu bagian dari iman salah satu cabang dari keimanan ini amalan hati jadi Iman Kalau disebut menyendiri maknanya adalah agama ini secara keseluruhan baik lahirnya ataupun batinnya termasuk berkata berfirman Allah wama kanal Allah tidak akan menyia-nyiakan Iman kalian maksud Iman di sini salat karena kira-kira beberapa bulan [Musik] Sebelum turun ayat yang memerintahkan kaum muslimin salat menghadap Ka’bah saat itu nabi dan para sabar salat menghadap Baitul Maqdis Mesir Aqsa di Palestina ke sana kiblat lalu turun ayat untuk merubah arah kiblat ke Mekah ke Ka’bah akhirnya mereka berubah semuanya menghadap ke Ka’bah di Mekah tadinya [Musik] mereka bertanya-tanya selama ini salat mereka ke Baitul Maqdis Gimana ada apa ada pahalanya apa enggak Allah menurunkan ayat 2 maka Allah tidak akan menyia-nyiakan Iman kalian iman yang dimaksud salat salat kalian selama menghadapi Abdul tetap di pahala tidak sia-sia di mata Allah makna inilah yang dimaksudkan oleh para ulama as Salaf tentang iman iman ini adalah agama ini secara keseluruhan seperti yang dikutip oleh Imam Syafi’i rahimahullah dari sahabat tabiin dan orang-orang yang datang setelah mereka mereka adalah keyakinan ucapan dan amal perbuatan amal seluruhnya masuk ke dalam sebutan iman Dan inilah yang dimaksud oleh Imam Bukhari dalam Kitab Shahih Bukhari kitabul iman di bawah kitabul Iman beliau menetapkan beberapa BAB dan hadis yang dibahas lambat ini menjelaskan bahwa amal anggota badan bagian dari iman diantaranya bab umurul Iman terus bab assholatuminal Iman salat bagian dari keimanan bab zakat bagian dari iman sampai seterusnya berkata Imam Sufyan assauri rahimahullah tentang orang yang memisahkan antara amal dan iman amal ini tidak termasuk bagian dari iman ini sebagian orang ada yang berkata seperti itu diantaranya orang-orang Jabariyah amal tidak termasuk Iman nggak berpengaruh kepada iman kepada mereka dulunya nggak ada yang berpikiran seperti ini Abdurrahman Kami menemukan orang-orang sebelum kami dari kalangan tabiin dan para sahabat itu berbeda dengan pemikiran mereka ini berkata Imam Al Ghazali karena [Musik] imam al-auzai orang-orang yang berlalu sebelum kami di kalangan generasi Salaf mereka tidak membedakan antara amal dan iman karena amal bagian dari iman Umar bin Abdul Aziz sebagai seorang khalifah mengirim surat kepada gubernurnya di beberapa provinsi di bawah kekuasaan Apa isi suratnya Beliau berkata Ris kata Umar bin Abdul Aziz Amma ba’at sesungguhnya iman adalah yang fardhu dan syariat Siapa yang menyempurnakannya menyempurnakan perkara yang fardhu seperti rukun Islam yang lima dan semua kewajiban lain dan seluruh syariat Islam Siapa yang menyempurnakannya diamalkan semua berarti dia sudah menyempurnakan Iman Siapa yang tidak berarti imannya belum sempurna karena iman mencakup seluruh amalan dari agama ini secara keseluruhan jadi Iman artinya agama ini secara keseluruhan baik aspek akidahnya ibadahnya akhlak ataupun muamalahnya semuanya jadi kalau iman disebut menyendiri dalam satu kalimat tidak bersanding dengan Islam iman dengan makna seperti ini Sinonim dengan Islam sebab sudah kita Jelaskan di pertemuan yang lalu bila Islam disebut menyendiri maksudnya adalah agama ini secara keseluruhan berarti sama maknanya dengan iman kedua Adapun sekarang kalau Iman menyatu dengan Islam dalam arti disebut dua-duanya dalam satu kalimat atau kalimat yang berbeda tapi dalam satu konteks pembahasan maka maksud dari Islam dan iman maknanya berbeda Iman hanya amalan-amalan batin saja Islam hanya amalan-amalan lahir saja kalau dua-duanya berjumpa contoh dalam Alquran surah al-hujurat ayat yang ke-15 Allah berfirman [Musik] berkata orang-orang Arab Baduy Arab Baduy itu Arab pegunungan di perkampungan jauh dari pusat Kota Madinah Jadi kurang terbina kurang terdidik mereka biasanya kasar biasanya to the point kalau bicara gitu tidak dipertimbangkan mana yang layak diungkapkan mana yang tidak berkata orang-orang Arab Baduy kami sudah beriman Katakanlah kami telah Islam belum beriman itu belum masuk ke dalam hati mereka hanya aplikasi belum masuk iman itu baru Islam belum iman ini Islam dan iman di sini dua-duanya disebut maka maknanya berbeda Iman hanya amalan batin Islam hanya amalan lahir karena itu pula Kenapa Rukun Iman seluruhnya amalan batin iman kepada Allah kepada para malaikat kepada kitab kepada para nabi kepada hari akhir kepada takdir semuanya amalan batin dan Islam rukunnya semuanya amalan lahir mengucapkan dua kalimat syahadat itu amalan lahir amalan lisan lahir Kenapa karena dua-duanya disebut dalam satu konteks pembahasan dalam hadis Jibril yang sudah kita bahas di beberapa pertemuan yang lalu diberikan bertanya kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam menyamar sebagai orang biasa Terangkan kepada korban Islam di Jawa lahir rukun Islam yang 5 amarahim [Musik] Terangkan kepada konten Iman lahir Rukun Iman semuanya amalan batin Nah karena apa ini satu konteks pembahasan maka iman dan Islam kalau dibahas dalam satu konteks pembahasan maknanya menjadi berbeda Islam hanya dhohir Iman hanyalah amalan tauhid dalam salah satu doa yang shahih diriwayatkan oleh Imam Al Hakim kata Al Hakim berdasarkan syarat Bukhari dan Muslim ini salat jenazah setelah rakaat rokaat setelah takbir Sebagian ulama membaca ditakdir yang ketiga setelah membaca doa salat jenazah adalah untuk jenazah Sebagian ulama takdir yang keempat isi doanya apa ini terakhir kalimat terakhir Allahumma Islam selanjutnya Allahumma la Tahrim jadi setelah Takbiratul Takbir yang ketiga membaca doa untuk jenazah Allahumma dan seterusnya terus dilanjutkan Allahumma [Musik] Allahumma Ya Allah Siapa saja orang yang engkau hidupkan di antara kami maksudnya belum diwafatkan dibiarkan hidup panjang Islam maka hidupkan dia di atas Islam dan siapa saja orang yang engkau wafatkan di antara kami atau Iman wafatkan dia di atas iman kalau hidup hidupkan dia di atas Islam kalau wafatkan dia di atas iman ini Islam dan iman dua-duanya disebut dalam satu kalimat maka maknanya Beda kenapa berkata Mualif padahal [Musik] [Tepuk tangan] kenapa kalau hidup di atas Islam kalau wafat di atas Iman karena amal yang dilakukan oleh anggota badan hanya bisa dilakukan selama hidup Siapa saja orang yang engkau hidupkan di antara kami hidupkan dia di atas Islam karena memang untuk mengamalkan agama ini harus dengan anggota badan harus diamalkan secara Zahir Adapun setelah mati tak ada amalan dhohir yang tersisa hanyalah amalan batin yaitu iman nah di dalam hadis ini Islam dan iman disebut dua-duanya atau kadang-kadang tidak digandengkan dengan Islam tapi digandengkan dengan amal saleh seperti firman Allah innalladzina amanu wa amilus sholihat orang-orang yang beriman dan beramal saleh Iman maknanya adalah amal dhohir amal batin amal sholeh maksudnya amal dhohir dua-duanya berjumpa dalam satu kalimat maka maknanya berbeda inilah perbedaan antara makna Islam dan makna Iman Jadi kesimpulannya kalau Islam dan iman disebut sendiri-sendiri tidak digabungkan tidak dipertemukan dalam satu kalimat maka maknanya sinonim persamaan kata maknanya sama maksudnya agama ini secara keseluruhan aqidahnya ibadahnya Akhlak Muamalah dan semua aspek dari agama ini tapi kalau berjumpa dalam satu kalimat maknanya berbeda Iman artinya hanya amalan batin menyangkut tauhid menyangkut akidah keyakinan dan Islam hanyalah amalan-amalan dhohir yang dilakukan oleh lisan ataupun anggota badan tadi dikatakan Iman ini [Musik] ucapan dan amalan Apa maknanya maksudnya [Musik] kita Apa maksud iman itu ucapan dan amalan maksudnya iman itu ucapan hati dan ucapan dan amalan hati amalan lisan dan amalan anggota perbuatan sekali lagi iman itu ucapan dan amalan Apa maksudnya pertama ucapan hati dan ucapan lisan dua amalan hati amalan lisan dan amalan anggota perbuatan jadi ada perbedaan antara ucapan hati dan amalan hati ada perbedaan antara ucapan lisan dan amalan lisan kalau anggota perbuatan anggota badan perbuatan nggak ada lisan nggak ada Bagaimana penjelasannya dan perbedaan antara ucapan hati dan amalan hati ucapan lisan dan amalan lisan Apa perbedaan berkata Mualif y watas adapun yang dimaksud ucapan hati adalah membenarkan atau meyakini sesuatu itu ucapan bukan amalan hati ucapan hati itu hanya satu membenarkan atau meyakini dan sebaliknya mendustakan atau meragukan itu ucapan hati dan bukan amalan hati Allah berfirman dalam Alquran 6 surah az-zumar 33 dan 34 boleh jadi dan orang yang datang dengan membawa dan membenarkan apa yang dia Imani itu benarkan merekalah orang-orang yang bertakwa bagi mereka akan diberikan Apa saja yang mereka kehendaki Allah dan itulah balasan bagi orang-orang yang berbuat kebaikan dalam surah al-hujurat 15 Innamal Mukminun hanyalah orang beriman itu adalah orang yang beriman kepada Allah dan kepada rasulnya lalu tidak ragu tidak ragu itu artinya membenarkan ini yang disebut dengan ucapan hati-hati bisa berbicara dan isi pembicaraan hati adalah membenarkan atau mendustakan meyakini atau meragukan itu ucapan hati nanti akan Kita bedakan dengan amalan hati kedua Iman lah ucapan lisan Apa yang dimaksud ucapan lisan ya bukan amalan bisa ucapan lisan ucapan lisan adalah mengucapkan dua kalimat syahadat dan meyakini menetapkan mengakui seluruh konsekuensi dari ucapan itu kalau orang Arab punya sembahan selain Allah disuruh mengatakan Lailahaillallah sebab tahu konsekuensinya kalau sudah mengatakan La Ilaha Illallah gak boleh menyembah kepada selain Allah karena maknanya tidak ada sesembahan yang hak selain Allah makanya mereka nggak mau mengatakan Lailahaillallah karena mereka punya sembahan lain yang harus mereka sembah kalau sudah mengatakan Lailahaillallah sembahannya harus ditinggalkan semua hanya Allah yang disembah makanya Mereka menolak karena tahu maknanya konsekuensi dari mengucapkan adalah meninggalkan seluruh sesembahan selain Allah Adapun orang yang tidak tahu konsekuensi dari mereka mengucapkan kali tapi menyembah kepada selain Allah juga berdoa kepada malaikat kan ada ya Yang minta-minta Hai Jibril minta-minta ke kuburan minta ke orang yang sudah mati itu beribadah doa adalah ibadah mereka katakan tapi konsekuensinya mereka Langgar Jadi ucapan lisan adalah mengucapkan dua kalimat syahadat dan konsekuensinya diakui diyakini Lailahaillallah konsekuensinya meninggalkan semua sesembahan selain Allah Muhammad Rasulullah konsekuensinya beribadah kepada Allah hanya memberi contoh yang beliau lakukan yang beliau amalkan tidak beribadah dengan cara yang lain tidak beribadah dengan cara ibadah yang diambil diadopsi dari agama lain dari adat istiadat dari kultur dari budaya dari kebiasaan itu produk manusia agama ini Allah yang bikin ya Allah yang tetap kalau dicampur aduk Berarti ada Intervensi manusia yang dimasukkan ke dalam bagian dari agama ini enggak agama ini Wahyu bukan produk akal dan perasaan manusia itu konsekuensi syahadat Muhammad Rasulullah jadi Rasulullah kami hanya menyembah kepada Allah dan kami hanya menyembah kepada Allah dengan cara menyembah yang diajarkan oleh Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam itu yang disebut dengan ucapan lisan bukan amalan lisan tapi ucapan Allah berfirman dalam Alquran surah 13 innalladzina kamu sesungguhnya orang-orang yang berkata Rabb Kami adalah Allah kemudian mereka Istiqomah mengatakan Rabb kami Allah dan konsekuensi dari ucapan itu mereka aplikasikan Istiqomah di atas itu ini yang tadi dibilang ucapan lisan mengucapkan isi kandungan dua kalimat syahadat serta konsekuensi yang terkandung di dalam Istiqomah di atas hal itu maka tidak ada ketakutan atas mereka dan mereka pun tidak akan berduka cita berkata Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis yang shahih diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan imam muslim aku diperintahkan untuk memerangi manusia sampai mereka bersaksi mengatakan dengan lisannya ucapan lisan sampai mereka berkata aku bersaksi tidak ada sembahan yang hak selain Allah dan bersaksi bahwa aku adalah Rasulullah utusan Allah ini yang disebut dengan ucapan lisan inilah ucapan hati dan ucapan lisan Nah sekarang Apa yang dimaksud amalan hati jadi ucapan hati adalah membenarkan atau mendustakan itu ucapan hati yakini atau meragukan itu ucapan hati bukan amalan sekarang amalan hati apa wa Amalul Qolbi wahuwaniyah Wal ikhlas Wal mahabbah Wal induk dzalika [Musik] contoh amalan hati amalan itu amalan yang tidak bisa diwakili oleh lisan oleh anggota badan tapi hanya oleh hati contohnya niat yang ikhlas contohnya Mahabbah cinta kepada Allah kepada Allah Iqbal menghadap kepada Allah tawakal kepada raja berharap kepada takut kepada itu termasuk di antara amalan-amalan hati beserta seluruh konsekuensi dari hal itu kalau ikhlas konsekuensinya jangan bagi niat ini kepada makhluk hanya 100% kepada Allah nggak boleh satu persen pun dibagi kepada makhluk demikian juga kalau umpamanya tawakal hanya kepada Allah jangan Bersandar kepada manusia atau makhluk lain Allah berfirman dalam Alquran surah al-an’am 52 wala turiladzina [Musik] jangan kalian usir orang-orang yang menyeru kepada Allah berdoa kepada setiap pagi dan peta Karena mengharapkan wajah Allah ikhlas mengharapkan wajah Allah maknanya mengharapkan kenikmatan tertinggi di surga seluruh yang ada di surga nikmat yang enggak ada bandingannya dengan apa yang ada di dunia ini tapi puncak kenikmatan di surga adalah bisa melihat bagi orang-orang yang berbuat kebaikan akan ada balasan kebaikan akan ada balasan yang lebih baik Al Husna itu lebih baik kita berbuat kebaikan balasan yang Allah berikan lebih baik yaitu surga waziadah dan ada bonus tambahan bonus tambahan ini hanya bagi Ahli Surga berupa bisa melihat wajah Allah Azza wa Jalla kata Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam [Musik] hanya di surga Adapun di neraka nggak bisa Allah berfirman sekali-sekali tidak kata Allah innahum semuanya mereka para ahli neraka anrobbihim dari Rabb mereka Yauma izin pada itu lemahjubun terhalang tidak bisa melihat Allah berkata Imam Syafi’i rahimahullah kalau ahli neraka tidak bisa melihat wajah Allah ini menjadi dalil Ahli Surga bisa melihat wajah Allah Untuk itulah amal ditujukan di dalam melihat wajah Allah seluruh yang Allah janjikan sudah tercakup Allah menjanjikan kepada orang yang beramal bahwa Allah akan memberikan keridhoannya ampunannya pahalanya rahmatnya surganya itu semua sudah tercakup di dalam melihat wajah Allah semuanya itu ikhlas ikhlas mengharapkan apa yang ada di sisi Allah dalam surah al-anfal ayat 2 tentang orang mukmin [Musik] orang mukmin adalah orang yang bila disebut nama Allah hatinya bergetar takut ada ada khasnya itu takut kepada Allah karena ilmu karena mengenal Allah Siapa yang nggak takut kepada Allah kalau kita mengenal sifat-sifatnya Allah itu muntaqin [Musik] kami kepada orang-orang itu pasti memberikan balasannya mungkin bisa lolos dan sekali Allah Siapa yang tidak takut Allah Maha Pencemburu lebih Pencemburu dari makhluk apapun yang ada di jagat raya ini dan kesempurnaan Allah itu kalau ada larangannya yang dilanggar Allah murka marah karakter orang beriman bila disebut nama Allah takut sehingga hatinya bergetar ini amalan hati hasyiyah hanyalah orang-orang yang takut kepada di kalangan hambanya hanya ulama orang-orang berilmu karena ilmu inilah Mereka takut makanya para ulama menyatakan ilmu itu bukan karena banyaknya hafalan riwayat hafalan hadis tapi ilmu itu karena banyaknya rasa takut kepada Allah itu ukuran keilmuan seseorang semakin takut kepada Allah menunjukkan setinggi di ilmunya berbanding lurus dengan rasa takut makanya pas disebut nama Allah bergetar hati mana Kalau dibacakan ayat Allah kepada mereka nambah iman mereka tidak Strike tidak tetap apalagi menurun apalagi anti benci marah kepada orang yang membacakan dan mereka hanya bertawakal kepada Allah 3 amalan hati yang disebut Disini kemudian bertambahnya iman dengan dibacakan ayat dan tawakal kepada Allah dalam surah an-nisa 65 Allah menyatakan bahwa tidaklah mereka beriman sehingga mereka menjadikan kamu hai Muhammad sebagai Hakim dalam perkara-perkara yang mereka perselisihkan di antara mereka lalu mereka tidak merasakan adanya keberatan sedikitpun terhadap Apa yang kau tetapkan dan pasrah secara total apapun yang diputuskan oleh Nabi tentang perkara yang mereka perselisihkan pasrah sedikitpun nggak ada ganjalan nggak ada kekecewaan nggak ada ketidaksetujuan ini amalan hati dan banyak ayat-ayat yang lain hadits lebih banyak lagi salah satu diantara hadis yang menjelaskan amalan hati adalah niat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam hanyalah setiap orang memperoleh balasan sesuai dengan niatnya maka Siapa orang yang lihat hijrahnya kepada Allah dan rasulnya berarti dia hijrahnya benar-benar kepada Allah dan Rasul tapi Siapa orang yang hijrahnya karena dunia yang ingin dia raih atau wanita yang ingin dia nikahi wanita yang dia incar gebetannya itu hijrah Karena itulah maka dia ikut hijrah Demi mengejar incaran atau ingin keuntungan dunia di Mekkah mentok hadir di Madinah terbuka luas untuk meraih kekayaan yang banyak berarti hijrahnya itu untuk itu berkata Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam [Musik] tidak beriman salah seorang diantara kalian sehingga aku maksud aku di sana Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam lebih dia cintai daripada anaknya ayahnya dan seluruh manusia inilah mahabbah tadi lihat ini beberapa contoh amalan hati inilah poin yang ketiga jadi kita sudah mengetahui ucapan hati dan perbedaannya dengan amalan hati kalau ucapan hati membenarkan meyakini atau meragukan mendustakan itu amalan hati saya ucapan hati kalau amalan hati amalan yang hanya dilakukan oleh hati niat tawakal ikhlas dan seterusnya mengucapkan dua kalimat syahadat Nah sekarang amalan lisan dan amalan anggota badan amalan lisan adalah amalan yang hanya bisa dilakukan oleh lisan dan tidak bisa diwakili oleh hati atau anggota badan contohnya membaca Alquran [Musik] membaca Alquran tidak bisa dilakukan oleh selain lisan termasuk hanya oleh hati Bisa tidak itu kan bukan tilawah kalau hanya dengan hati tilawah bacaan itu harus ada gerakan lisan kalau lisan mingkem kedua bibir tertutup lisan tidak bergerak hanya dengan hati itu bukan itu harus ada gerakan lisan Allah berfirman kata Allah jangan dulu engkau gerakan lisanmu karena terburu-buru tanggungan kami mengumpulkan ayat ini dalam hatimu dan menghafalkannya Kalau kami sudah selesai membacakannya baru kamu gerakan lisan mengikuti bacaan itu Quran Allah kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam ketika Jibril membacakan ayat baru mulai dibacakan belum selesai sampai akhir ayat Nabi sudah menggerakkan lisan mengikuti bacaan yang ditegur bukan menegur karena menggerakan lisan ketika tilawah tapi karena terburu-buru sebelum selesai sudah digerakkan lisan biarkan selesai silahkan selesai baru engkau Baca baru engkau gerakan lisan Kalau kami selesai membacakan silahkan kamu ikuti jangan khawatir ayat yang disampaikan itu susah dihafal tanggungan kami mengumpulkan itu dalam hatimu dan menghafalkannya dalam jiwa bakal gampang hafal Allah mudahkan ini menunjukkan baca itu harus ada gerakan lisan maka membaca Alquran berzikir berdoa takbir takmir tasbih tahlil istighfar itu adalah amalan lisan termasuk bacaan-bacaan dalam salat maka tidak boleh ketika salat dalam hati artinya dalam Dalam hati saja ininya nggak bergerak nggak boleh karena bacaan adalah amalan bukan amalan hati tapi ketika lisan membacakan hati ikut menghayati ikut menghayati itu amalan lisan amalan yang tidak bisa diwakili oleh yang lainnya Adapun amalan jawari amalan anggota benar amalan yang hanya bisa dilakukan oleh anggota badan Nggak bisa diwakili oleh lisan atau oleh hati kecuali di saat tidak mampu contohnya rukuk sujud berdiri duduk ketika dalam salat itu amalan anggota badan nggak bisa diwakili oleh lisan tapi umpamanya kitanya duduk terus kita ngomong Saya sekarang sedang berdiri dalam salat lalu baca Iftitah Fatihah salat Dalam posisi duduk Saya sekarang sedang ruku lalu baca Subhanallah termasuk berjalan menuju masjid nggak bisa diwakili oleh hati dan lisan kita berbaring di rumah padahal sehat nggak ada unsur apa-apa terus niat saya melangkah ke masjid dan salat di Mesir Dalam ngomong Saya sekarang sedang berjalan ke masjid tua saya masuk ke masjid nibasa doa masuk masjid lalu saya sekarang salat tahiyatul masjid Allahu akbar diniatkan ruku diniatkan sujud lalu diomongkan Saya sekarang sedang rukuk maka saya bahasa Subhanallah ceritanya berbaring di rumah enggak enggak bisa enggak boleh enggak sah jadi amalan anggota badan adalah amalan yang tidak bisa diwakili oleh yang lain hanyalah anggota badan seperti ruko sujud duduk berdiri ketika salat melangkah ke Masjid Amar Ma’ruf rahimunkar dan yang lain-lainnya amalan anggota badan dan amalan lisan Allah berfirman dalam Alquran surah Fatir 29 innalladzina yajluna kitab Allah [Musik] sesungguhnya orang-orang yang membaca kitab Allah ini amalan lisan ada gerakan lisan mendirikan salat ini amalan ya lisannya anggota badan bacaan Iftitah Fatihah suratnya itu amalan lisannya dan ada anggota amalan anggota badan berdiri ruko dan sujud dan menginfakkan sebagian harta yang kami rezimkan kepada mereka baik sembunyi-sembunyi atau terang-terangan ini juga amalan anggota badan merekalah orang-orang yang mengharapkan perniagaan yang tidak mungkin rugi ibadah oleh Allah diistilahkan bisnis tijarah perniagaan iman kita kepada Allah juga itu 3 hal adlu na Billahi rosulihina Allah mengistilahkan ibadah ini dengan bisnis antara kita dengan Allah Maka jangan kebablasan kita kan dalam beribadah berharap pahala Lalu ada orang yang ngomong kepada Allah itungan banget kalau ibadah pengennya pahala gitu kalau nggak ada pahalanya nggak di lakukan gitu masa kayak Dagang aja kita aja betul Kita dagang dengan Allah Allah yang mestilahkan ini bisnis ini Tijar ini jual beli kita jual jiwa raga kita Allah yang memiliki dengan surga innallahastaro Minal Mukminin Allah membeli jiwa dan harta orang mukmin dengan surga Allah yang memiliki makanya Allah mengiming-imingi pahala mengancam dengan dosa dan itu menjadi bahan pertimbangan yang memotivasi kita untuk beribadah dan mengerem diri dari apa yang Allah larang ya itu dijarah kita dengan Allah Allah mengistilah ini ayat Surah al-fathir ayat 29 orang yang membaca kitab Allah menegakkan salat menginfakkan sebagian harta baik sembunyi-sembunyi ataupun terang-terangan ini orang sedang mengarahkan bisnis yang tidak mungkin rugi 3 dalam Attaubah 111 innallahastaro Minal mukminin Nafisa Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang Mukmin jiwa dan harta mereka dengan surga mereka berperang di jalan Allah mereka membunuh dan mereka pun terbunuh sebagai janji yang benar dari Allah atas mereka yang Allah tetapkan dalam Taurat Injil dan quran siapa lagi yang lebih menunaikan janjinya daripada Allah maka berbahagialah dengan jual beli yang kalian lakukan dengan Allah bisnis trading jual beli atau perniagaan antara kalian dengan Allah dan itulah keberuntungan yang besar inilah beberapa jenis amalan anggota badan dan amalan lisan Inilah kita sudah mengerti perbedaan antara ucapan hati dan amalan hati ucapan lisan dan amalan lisan serta amalan anggota perbuatan inilah pembahasan tentang iman dan perbedaannya dengan Islam ya cukup ya penjelasan kita di sore hari ini sampai di sini Insya Allah kita lanjut di hari Jumat yang akan datang dan kita masih memiliki sisa waktu untuk bertanya jawab seperti biasa untuk hari Jumat dikhususkan bagi pendengar dan pemirsa Roja dipersilakan kepada al-ah al-fadhil adyar Abu Luqman di studio Radio Rodja untuk pemandu tanya jawab dengan pendengar dan pemirsa Rasulullah kami sampaikan kepada Ustadz Abu Haidar as Sundawi hafizahullah yang telah membimbing kita di kesempatan sore hari ini dalam mengkaji kita mukhtasnya kami undang Anda sahabat Rodja dimanapun anda berada kita memasuki sesi tanya jawab dan anda dapat berpartisipasi dengan mengirimkan pertanyaan melalui pesan Whatsapp di nomor 081989 6543 atau melalui line telepon di nomor 021 8236543 baik kita akan lengkap pertanyaan pertama melalui line telepon di nomor 021 823 6543 kami persilakan Assalamualaikum Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa di mana Bapak [Musik] sampaikan antara makan nasi dan amalan lisan gitu nah seandainya kalau misalnya amalan hati dan atau amalan bisa yang tidak sesuai gitu tentara yang bisa diucapkan dengan hatinya yang diniatkan itu tidak sama Apakah itu ada apakah harus sejalan gitu atau memang tidak bisa setengah-setengah harus salaman yang di sana aja kadang-kadang dia niatnya tidak ada gitu hanya mengucapkan saja gitu Apakah itu bisa dicontohkan sebagai bentuk dalam seperti yang terakhir tadi Ustaz Apakah apa namanya ada pahala yang didapat gitu Apakah hanya separuh saja karena tidak sama antara amalan lisan dengan amalan hatinya aja demikian aja Ustaz Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh awal-awal terputus-putus dari kurang bisa menangkap bisa diulang Abu Lukman pertanyaan terkait dengan amalan hati dan amalan lisan apabila tidak sejalan antara amalan hati dan amalan lisan Apakah dapat pahalanya setengah atau bagaimana ustadz dan apakah amalan hati dan amalan Lisan Ini harus selalu sejalan amalan hati dengan amalan lisan Apakah harus sejalan dan juga dengan amalan anggota perbuatan Bagaimana kalau tidak sejalan kalau yang dimaksud dengan amalan hati di sini adalah contohnya ya ini amanah hati kan banyak ada niat ada cinta ada takut ada Berharap ada tawakal Nah sekarang contoh umpamanya amalan hati tidak sejalan dengan amalan lisan amalan hatinya takut kepada Allah tapi lisannya menunjukkan tidak takut dia berdusta dia berghibah itu menunjukkan tidak takut kan terhadap Allah tapi hatinya takut Apakah bisa nggak mungkin karena lisan ini diperintah oleh hati kalau hati menerus takut nggak mungkin Lisan Ini mengatakan hal yang sebaliknya pas lisan modusta mugibah hati takut tuh diazab ini oleh Allah akan direm dia ya Allah berfirman Adapun orang yang takut kepada Allah maka dia akan menahan diri dari hawa nafsu maka bagi dia surga atau tempat kembali jadi nggak mungkin kalau hati takut lisannya menunjukkan tidak takut nggak mungkin demikian juga umpamanya misalnya mengaku cinta kepada Allah siapa hatinya cinta kepada Allah nggak mungkin kalau hatinya cinta kepada Allah dia mengabaikan hak Allah Dia menjauhi Allah nggak mungkin pasti hati ini akan memerintahkan lisan dan anggota badan untuk mengaplikasikan rasa cintanya mendekat baca ayat-ayatnya berdoa berkomunikasi berzikir begitu ya itu kalau contoh amalan hati berupa cinta atau takut atau ikhlas nah contohnya sekarang tentang niat hati berniat begini tapi kok lisannya yang terucap lain ini juga terjadi Iya maksud hati mengatakan ini tapi yang keluar dari San beda Saya suka kok yang keluar B kadang-kadang tidak disadari saya juga sempat ditegur sama beberapa orang Ikhwan umpamanya Siapa orang yang umpamanya keluar karena saya menyatakan batal wudhunya tapi dalam hati Mau mengatakan wudhu tapi yang keluar [Musik] kadang-kadang antara niat dengan lisan berbeda ya kalau begitu sering terjadi maka apa yang terjadi yang dinilai tetap isi hatinya yang dinilai tetap isi hati bukan apa yang terucap oleh lisan karena lisan bisa aja keseleo bisa-bisa saja salah berucap seperti contoh ada orang yang kehilang kata Allah kata Rasul SAW Allah sangat gembira dengan taubatnya hamba ketika dia bertobat lebih gembira dibanding orang yang di tengah perang pasir kehilangan seluruh perbekalan budak yang membuat seluruh makan minumnya semuanya hilang dia cari kesana karena nggak dapat dia putus asa kemudian dia rebahan di bawah sebatang pohon putus asa sudah ketika rebahan tiba-tiba kuda tadi datang lagi engkau hambaku dan aku Tuhanmu biasalah saking bahagianya senang tapi dalam hatinya tidak bermaksud dia maksudnya Ya Allah engkau Tuhanku aku hambaMu itu maksudnya Ya tapi yang terusak kok lain kufur kalau dikatakan dalam keadaan sadar dan sengaja kufur dia mengatakan Ya Allah engkau hambaku dan aku Tuhan bukan terbalik kalau itu sadar dan sengaja kufur dia tapi karena tidak sengaja Maksudnya aku hambaMu Engkau Tuhan maksudnya tapi yang keluar beda terbang karena yang dinilai tetap di dalam hatinya bukan apa yang keluar dari lisan Jadi kalau antara niat di dalam hati dengan apa yang keluar dari lisan atau yang dilakukan oleh anggota badan berbeda maka yang dinilai adalah hatinya contoh lain kita melihat kencleng kemudian kita merogoh saku kita niatkan mengambil yang Sukarno lainnya 100.000 kita ambil dilihat merah masukin sudah begitu sampai di rumah di korupsi 100.000 masih utuh yang 5000-an hilang 5000 nggak yang mirip apa 10.000 maksud hati masukin 500.000 dan yakin tadi begitu tapi mungkin karena remang-remang gitu ya yang dimasukkan malah 5000-an 5 jadi 25.000 pahalanya yang mana pahala yang sesuai dengan hati yang dia masukkan 500 yang dia niatkan oleh rasul itu yang dicatat walaupun kenyataannya 50 hanya 5 ribuan 5 oleh karena itulah maka niat yang ada dalam hati itu yang lebih dinilai oleh Allah Ya Allahu a’lam bishowab silakan lagi dan berikutnya pertanyaan dari hamba Allah di Suryalaya Tasikmalaya ingin bertanya Ustadz terbersit dalam hati suatu maksiat contohnya ghibah Z Apakah itu bisa tercatat dosa padahal hati kecil saya menolak perbuatan ghibah Syukron jazakallahu Khairan atas penjelasannya untuk berghibah tapi belum dilakukan Apakah sudah dicatat belum karena Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam menyatakan kalau seorang hamba berniat untuk melakukan suatu kebaikan oleh malaikat dicatat satu kebaikan baru niat belum dilaksanakan dan kalau kebaikan dilaksanakan dicatat 10 kebaikan tapi kalau seorang hamba berniat untuk melakukan keburukan maka tidak dulu dicatat sampai dia melakukan keburukan itu baru dicatat satu dosa tapi belum dilakukan baru niat belum dicatat dan ketika kita mau menggibahi itu Mau melaksanakan niat ghibahnya Ternyata kita ingat besarnya dosa ghibah ingat di alam kuburnya nanti kuku kita panjang terbuat dari logam tajam kita cakar-cakarkan ke wajah dan dadanya perihnya minta ampun terus sampai hari ke kiri kita akhirnya kita cancel kita nggak jadi ghibah Kenapa karena takut azab Allah maka kita dianggap memiliki satu kebaikan karena apa meng-cancel membatalkan keburukan adalah ibadah adalah amal saleh yang dicatat satu pahala tapi kalau kita berniat riba terus dilakukan dilakukan tapi dalam hati mengingkari karena ini tahu dosa yaitu dosa karena kalau dalam hati tidak tahu bahwa ghibah itu dosa maka dilakukan karena ketidaktahuan itu tidak dosa karena dia tidak tahu diampuni dosa sih tapi diambil tapi kalau kita ingkari perbuatan kita tapi karena senang dapat respon yang positif dari teman-teman dan itulah yang disebut dengan itu atau yang disebut dengan apa namanya syahwat itu adalah melakukan perbuatan haram dengan Meyakini keharaman dari perbuatan itu kalau untuk melakukan perbuatan haram tapi diyakini halal bisa kufur umpamanya mabuk dengan keyakinan hal lain suka sama suka demikian juga judi halal ini karena menghalalkan Apa yang apa tapi kalau kita berbuat dosa maksiat dengan Meyakini keharaman dari perbuatan dosa itu tapi kita lakukan karena kepentingan dunia dia maling tahu haram tapi karena kepentingan dia berzina tahu itu haram tapi karena kepentingan dunia dia dapat duit dari itu maka dosa besar dan ini disebut dengan syahwat syahwat itu melakukan perbuatan dosa yang dia yakini keharaman Kenapa dia lakukan mungkin karena senang mungkin ada keuntungan dunia lain seperti uang dan yang sejenisnya ya Jadi kalau keinginan untuk ghibah itu hanya baru keinginan atau niat dan belum dilaksanakan belum dicatat tapi kalau pas mau dilakukan nggak jadi karena takut dosa dapat satu pahala dan ketika keinginan untuk ghibah itu dilaksanakan dia ghibah dengan meyakini keharamannya dia sering mengingkari perbuatan yaitu dosa besar ya demikian allahualam cukup ya kita sampai sini saja Insyaallah kita akan jumpa kembali di hari Jumat yang akan datang melanjutkan kajian kitab ini Subhanallah wabihamlik asyhadu alla ilaha illa Anta subhanaka waalaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh kami ucapkan jazakumullah yang telah membimbing kita dalam kajian kita di kesempatan sore hari ini langsung dari Masjid Agung Al Ukhuwah Kota Bandung Jawa Barat Kami ucapkan untuk sahabat dimanapun anda berada Semoga kebersamaan kita menambah ilmu yang bermanfaat dan menambah baiknya amal-amal kita mohon maaf atas segala kekurangan Sampai bertemu kembali di lain kesempatan wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Rodja TV saluran Tilawah Alquran dan kajian Islam kajian Islam ilmiah di meja TV dan radio Rodja kongtong Ma’ruf kalian adalah sebaik-baiknya umat yang diturunkan atau dikeluarkan oleh Allah ta’ala untuk manusia tugasnya tak Nurul Ma’ruf kajian Islam ilmiah di Rodja TV dan radio Rodja kajian Islam makrifat kepada nama-nama Allah itu punya keutamaan bahkan kita mengetahui dalam ungkapan para ulama yang pertama diwajibkan Allah kepada

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *