Ustadz Abu Ihsan Al-Maidany, M.A. – Tarbiyah Jinsiyyah Pendidikan Seksual

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

(3) [LIVE] Ustadz Abu Ihsan Al-Maidany, M.A. – Tarbiyah Jinsiyyah Pendidikan Seksual – YouTube

Transcript:
(00:07) Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah nabina Muhammadin waa alihi wa ashabihi waman walah. Ashadu alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh. Amma ba’du. Ikhwatul Islamakumullah sahabat Raja di mana pun Anda berada.
(00:29) Alhamdulillah di kesempatan hari ini kita dapat bersua kembali dan kita akan ikuti bersama kajian ilmiah yang kami hadirkan secara langsung dari pembahasan di kesempatan hari ini kita akan membahas kita baru karena pembahasan yang lalu-lalu itu telah selesai itu pembahasan buku ada dengan remembaca. Alhamdulillah telah kita selesaikan dan saat ini kita akan mulai pelajaran dari buku baru yaitu tarbiah jinsiah pendidikan seksual untuk anak dan remaja dalam Islam.
(00:56) Tentunya mudah-mudahan ini materi yang ee sangat bermanfaat untuk kita simak bersama khusus kita sebagai para pendidik sebagai orang tua yang mendidik anak-anak ee remaja kita. Dan buku ini ditulis oleh Al Ustaz Abu Hisan Almaidani hafidahullah secara langsung dan ee akan disampaikan setiap Selasa pagi ini oleh beliau langsung pula di studio ee di Rogja TV.
(01:24) Dan tentunya bagi Anda yang ingin berinteraktif tanya jawab setelah materi akan disampaikan, Anda bisa mengirimkan pertanyaan di layanan pesan WhatsApp ya di nomor 0218236543. Baik, kita akan simak bersama materi yang akan disampaikan. Kepada Ustaz kami persilakan. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
(01:51) Innalhamdalillah nahmaduhu wa’inuhu wa nastagfiruh wa naud nauzubillahi min syururi anfusina wasiati a’malina. May yahdihillah fala mudillalah. Wamay yudlil fala hadiyaalah. Ashadu alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh. Ya ayyuhalladzina amanu ittaqulah haqqa tuqatih wala tamutunna illa wa antum muslimun.
(02:21) Ya ayyuhanasuttaqubakumadzi khalaqakum min nafsin wahidah walaq minha zaujaha w minhuma rijalan waisa wattaqulahuna bihi wal arham innallahaana alaikumqiba ya ayyuhalladzina amanu ittaqulaha wauluan sadida yuslih lakum aalakumagfirakum dunubakum wutiillahaulahuq Q faza fauzanima.
(02:56) Para pemirsa, kaum muslimin dan muslimat, sahabat raja rahimani warahimakumullah. Pertama-tama kita bersyukur kepada Allah Subhanahu wa taala atas nikmat dan karunia yang Allah limpahkan kepada kita semua. Selawat dan salam atas Nabi kita Muhammad sallallahu alaihi wasallam, keluarga beliau, sahabat beliau, dan umat beliau sampai hari kemudian. Para pemirsa, kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah.
(03:21) Pada kesempatan pagi ini kita akan memulai pembahasan baru dari buku yang berjudul Tarbiyah Jinsiah Pendidikan Seksual Bagi Anak dan Remaja Dalam Islam. Buku ini berbicara tentang ee pengenalan ya ee jenis kelamin dalam Islam yaitu laki-laki dan perempuan. Bagaimana seorang laki-laki menjadi laki-laki yang sejati? Bagaimana perempuan menjadi seorang perempuan sesuai dengan kodratnya? Lalu hubungan antara keduanya.
(04:02) Ya, bagaimana Islam menjaga batas-batas hubungan mana yang boleh dan mana yang tidak boleh berkaitan dengan ee laki-laki dan wanita. Jadi itulah ee isi dari buku ini ya. Ee tarbiah jinsiah. Jinsiah artinya jenis kelamin atau gender ya. Bagaimana Islam mengatur semua itu menurut ee kacamata syariat.
(04:28) Dan pembahasan di dalam buku ini ada beberapa yang mungkin ee penting ya untuk dibicarakan ya. misalnya adalah ee pengenalan ee gender atau jinsiah ya ee laki-laki dan perempuan. Bahwa laki-laki tidak sama dengan ee perempuan masing-masing Allah ciptakan dengan kodratnya yang berbeda ya. Ee kemudian ee dibahas juga tentang beberapa hal yang menjaga hubungan antara keduanya ya.
(05:04) misalnya ya anjuran untuk memisahkan tempat tidur ya atau kamar laki-laki dan perempuan. Kemudian kita bicarakan juga tentang adab istizan. Ini adalah adab yang perlu diperhatikan ya untuk menjaga ya antara keduanya ya antara laki-laki dan perempuan ya. ee karena salah satu yang penting untuk diperhatikan di dalam tarbiah jinsiah ini adalah menjaga pandangan mata.
(05:35) Maka kita bicarakan juga nanti yaitu masalah gaddul bashar ya. Ee perintah ya untuk menundukkan pandangan ya. Kemudian ee juga ee kita akan membicarakan juga tentang adab-adab pergaulan dengan lawan jenis ya. Laki-laki dan wanita juga berinteraksi bagaimana batas-batasnya, apa yang perlu diperhatikan, apa yang boleh dan tidak boleh.
(06:02) Demikian juga kita akan membicarakan tentang penampilan, adab berpenampilan menurut kacamata Islam. Penampilan yang islami ya, menutup aurat. Apa saja yang menjadi batas-batas aurat ya ini adalah perkara yang penting ya menjaga aurat ya. Karena itu adalah kehormatan ya manusia. Bagaimana mereka bisa menutup aurat dengan baik ya. Di dalam Islam itu dijelaskan dengan rinci dan detail ya.
(06:35) Apa-apa saja yang boleh dan tidak boleh, apa-apa saja yang pantas dan tidak pantas ya di dalam berpenampilan. Kemudian kita juga akan membicarakan tentang bersolek ya. Ee ya salah satu ya kegiatan anak Adam atau manusia adalah bersolek, berhias ya. Karena juga Allah berkata, “Innallah jamil yuhibbul jamal.” Allah itu indah dan menyukai keindahan.
(07:04) Hanya saja ada batas-batasnya di dalam Islam ya. apa yang dibolehkan, apa yang dilarang ya dalam hal bersalh. Demikian juga kita akan bahas tentang mahram ya. Ya, ini sangat penting ya. Di sana ada ee orang-orang yang ee kita katakan ee tidak boleh atau haram dinikahi ya. Masuk di kategori mahram ada yang boleh dinikahi. Kemudian ada ee ketentuan-ketentuannya ya.
(07:38) apa saja yang boleh dinampakkan dari aurat kepada mahram dan apa saja yang dilarang kepada yang bukan mahram. Ya. Nah, demikian. Kemudian kita juga akan membicarakan tentang ee masa pubertas ya. Kita akan bicarakan tentang ee hukum pacaran ya. Karena ada syubuhat juga yang menisbatkan pacaran itu kepada islami. Ya, mereka sebut pacaran islami. Adakah pacaran islami itu? Itu akan kita bahas.
(08:05) Demikian juga fitnah LGBT ini akan kita bicarakan ya, lesbian, gay, bis transgender. Ini juga akan kita bicarakan bahwa ini adalah suatu propaganda yang masif hari ini mengancam generasi-generasi muda kita. Kemudian ya kita juga akan membicarakan di dalam buku ini tentang ee penyakit isek ya.
(08:32) Penyakit di ini penyakit berbahaya ya. Penyakit isyk itu adalah orientasi seksual yang menyimpang ya. Ee banyak bentuk-bentuknya ya orientasi seksual yang menyimpang ini nanti juga kita akan bicarakan di situ bahayanya penyakit isyk ya dan ee bagaimana kita bisa selamat darinya. Nah, kemudian terakhir adalah persiapan anak menuju jenjang pernikahan. Ya.
(08:58) Nah, itu adalah salah satu ee fitrah manusia, sunah Nabi sallallahu alaihi wasallam, yaitu menikah. Lebih-lebih lagi ee Nabi berpesan kepada para pemuda, “Ya mahsyar syabab manistat minkumul baah falyatazwaj.” Ya. Jadi, bagaimana menanamkan kesadaran pada anak untuk bisa mau melangkah ke jenjang pernikahan.
(09:24) Karena ini juga menjadi masalah hari ini. Banyak anak-anak muda yang enggan untuk membangun rumah tangga. Mungkin karena merasa itu merepotkan atau ee itu menyulitkan. Nah, ya ada alasan karena takut ee tidak bisa mencukupi kebutuhan hidup atau ee alasan ekonomi dan lain-lain ya. Jadi ini anak perlu dipersiapkan untuk itu. Nah, itu adalah pembahasan-pembahasan yang ada di dalam buku ini ya.
(10:01) Nah, jadi ya pendidikan seksual ini atau tarbiah jinsiah ini perlu memang diajarkan kepada ee anak-anak kita ya. Nah, karena ee hari ini ya pesatnya perkembangan teknologi ya teknologi informasi terutama itu ibarat ee pedang bermata dua, pisau bermata dua ya. Di satu sisi, kecepatan informasi membuka peluang bagi generasi muda untuk terus meningkatkan kapasitas pengetahuan, mengasah kemampuan diri, ya.
(10:36) Mereka bisa mengupdate dan mengupgrade ilmu pengetahuan mereka. Ya, namun di sisi yang lain, kemajuan ini memberikan dampak negatif yang sangat besar ya, sangat mengerikan juga ya. Nah, informasi-informasi yang bersifat merusak ya, misalnya tentang pornografi juga pornoak aksi, LGBTQ, berita-berita vulgar, berita-berita ya kita katakan yang tak senonoh ya dan yang semisalnya juga ee itu masuk tersebar dengan mudahnya.
(11:23) Nah, apabila mereka tidak dapat memfilter dan membendungnya dengan ee iman dan ilmu pengetahuan dan akhlak yang mulia, ya niscaya mereka akan menjadi korban ya. Nah, menjadi korban penelitian ya membuktikan bahwa kerusakan otak disebabkan kecanduan pornografi ataupun disebut juga istilahnya narkolema, narkotika lewat mata. itu jauh lebih dahsyat daripada kerusakan yang ditimbulkan narkotika jenis psikotropika ya atau narkoba kita katakan ya.
(12:04) Nah, karena ternyata kerusakan dampak dari pornografi ini ya terhadap otak itu ternyata ee lebih luas ya, terutama otak bagian depan atau prefrontal cortex ya, yang mana ini sangat vital. Otak bagian depan ini berkaitan dengan malu dan tak malu, mau dan tak mau. Masalah pantas dan tak pantas yang mengukur dan menimbangnya adalah otak bagian depan ini ya.
(12:41) Nah, apabila ini sudah kacau, rusak dan ini ya akan menyebabkan ya kehancuran yang luar biasa atas seseorang ya. Maka ya ee otak bagian depan ini harus dijaga itu ya. kesehatannya. Nah, itu ee kerusakan di akibat apa namanya kita katakan pornoaksi ini atau narkolema ini ternyata luar biasa dampaknya terhadap otak manusia ya.
(13:07) Nah, susah untuk bisa ee sembuh ataupun lepas darinya ya. ee kita tahu ya orang yang kecanduan narkotika untuk bisa sembuh itu harus direhabilitasi ya, harus diterapi ya dan perlu waktu yang panjang ya untuk bisa menyembuhkannya ya untuk bisa memulihkannya. Nah, ternyata memulihkan orang yang sudah terpapar pornografi ini itu jauh lebih sulit karena nyaris tidak terdeteksi ya, tidak nampak dan seolah-olah semuanya berjalan biasa aja tapi enggak biasa ya.
(13:47) ini ee dia bisa dikatakan ya mati pelan-pelan ya otaknya maksudnya ya sehingga lumpuh tidak bisa lagi membedakan yang baik dan yang buruk yang pantasak dan enggak pantas ya. Nah karena ee tidak bisa menimbang dengan ee baik ya. Ini ee layak dilakukan, ini tidak layak dilakukan. Rasa malu juga hilang ya.
(14:18) Nah, kalau semakin parah, maka ya kita lihat hari ini orang-orang yang memamerkan ya pornografi di depan umum ya. Nah, tanpa malu-malu ya. Itu memang sudah ee bisa dikatakan lumpuh ya ee otak bagian depannya prefrontal korteksnya sudah hancur itu ya. Maka jangan heran kalau sekarang pacaran berduaan di tempat umum bahkan melakukan hal-hal yang lucah ataupun yang ee enggak pantas itu biasa dilakukan.
(14:52) Bahkan di kita katakan di negeri-negeri ya kita katakan lebih ya kental budaya timurnya itu sudah ee ya kita katakan hilang ya. sudah enggak ada lagi ya. Nah, ee demikian ya. Maka tidak mengherankan jika di era digital ini pergeseran nilai-nilai di tengah kehidupan masyarakat, nilai-nilai moral ya kita enggak usah bicaralah nilai-nilai agama, nilai-nilai moral saja sudah begitu hebat kita rasakan kerusakannya. Rasa malu menjadi sesuatu yang langka.
(15:33) Kehormatan diri banyak digadaikan dengan begitu murahnya. muda-mudi bergaul bebas hampir tidak ada batasnya ya. Mereka ee biasa ya ee kadang-kadang ee kalau dulu istilahnya ya kumpul serumah tanpa ikatan apa-apa ya mungkin sekarang lebih ee keren lagi istilahnya ya. Nah demikian ya perkara-perkara yang dulu dianggap tabu sekarang sudah menjadi biasa saja.
(16:02) lumrah ya. Nah, bahkan perzinaan hingga hubungan sesama jenis ya sudah begitu bebas meraja lela ya. Nah, ini bukan menakut-nakuti, tapi ini adalah kenyataan yang sekarang ada di lapangan di luar sana ya. Nah, orang-orang yang lemah iman dan punya pikiran kotor siap menebar kejahatannya. mereka berdakwah istilahnya ya, mereka menyebarkan ajaran ini ataupun ee gaya hidup seperti ini ya di tengah-tengah manusia dan mereka memamerkannya dan mereka punya simbol-simbol yang lantang, yang nyata ya. Nah, inilah realita yang mau tidak mau dihadapi oleh kita para orang tua
(16:51) pendidik ya. Kita enggak bisa mengabaikan hal ini semua ya. sudah menjadi tanggung jawab kita dan tanggung jawab akan semakin berat terpikul di atas pundak kita ya, terutama hari ini ya. Nah, demikian yang mana ee mungkin gadget sudah ada di tangan anak-anak kita dan kita enggak bisa memastikan ya dan kita tidak bisa ee meyakini apa yang mereka lakukan dengan alat itu ya.
(17:24) Nah, ya banyak orang tua ya juga enggak tahu apalagi orang tuanya gaptek ya. Nah, ya nyaris tidak ee terpantau ya, nyaris tidak terdeteksi olehnya. Nah, demikian. Jadi ee tantangannya semakin berat ya, masalahnya juga semakin rumit. Nah, maka untuk melaksanakan perintah yang agung dari Allah Subhanahu wa taala itu dalam surah at-Tahrim ayat 6 Allah berfirman, “Ya ayyuhalladzina amanu anfusakum wa ahlikum nar.
(18:00) ” Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu, anak istrimu dari api neraka hijar yang bahan bakarnya adalah manusia dan bebatuan. yang dijaga oleh malaikat-malaikat yang kasar, keras dan tidakun yang tidak akan mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkannya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. Jadi perintah Allah Subhanahu wa taala agar kita ya betul-betul ya menjaga diri kita dan keluarga kita dari ya api neraka itu dari jalan-jalan yang bisa membawa mereka ke neraka ya.
(18:52) Nah, ajari mereka ya bimbing mereka. Anak adalah hadiah hibah tapi sekaligus amanah dari Allah Subhanahu wa taala. Ya, untuk kedua orang tua amanah untuk menjaga mereka dari segala bentuk keburukan-keburukan serta membimbing mereka ke jalan kebaikan. Dan tidak ada cara untuk menyelamatkan mereka dari arus kerusakan zaman sekarang ini kecuali dengan mendidik mereka di atas ajaran Islam yang mulia. ya.
(19:31) Karena hanya Islamlah yang menjadi solusinya ya dari apa yang kita hadapi hari ini, tantangan-tantangan yang kita hadapi hari ini, jalan keluarnya, solusinya hanyalah Islam. Kembali kepada ajaran Islam ee ya ee arruju iladdin, kembali kepada agama, nilai-nilai agama. Hanya itu yang bisa menyelamatkan hari ini ya. karena di luar sana sudah tidak berdaya untuk menghadapi propaganda LGBT misalnya ya ataupun kerusakan-kerusakan moral ya seks bebas misalnya dan lain sebagainya itu hampir sudah tidak berdaya apalagi mau ee dilakukan ya kecuali kembali kepada nilai agama yang murni yaitu Islam. Ya, para pemirsa,
(20:18) kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah. Ya, karena Islam adalah agama yang sempurna. Tidak ada satuun sendi kehidupan manusia kecuali Islam telah menjelaskannya. Ya, karena ini turun dari Rabbul Alamin, pencipta alam semesta ya. Yang membawa mereka kepada ya kebahagiaan hidup ya, kepada jalan yang lurus. kepada kebaikan-kebaikan. Nah, demikian ya.
(20:52) Nah, ketika banyak pihak berlomba-lomba mengangkat pembahasan seputar pendidikan seksual ya bagi anak dan remaja ya selayaknya setiap orang tua muslim mengetahui bahwa Islam telah meletakkan asas yang begitu jelas dan gamblang dalam masalah ini ya. Bahwa ini juga tidak luput dari perhatian Islam. Bahkan ee Islam menerangkannya dengan lebih detail ya ee hal-hal yang mungkin enggak kepikir sama orang manusia ya, bahwa ini adalah perkara yang perlu ditanamkan ya kepada manusia ataupun kepada anak-anak dan remaja terutama ya. Karena kalau
(21:37) kita bicara ee LGBT hari ini ataupun LGBTQ itu yang menjadi sasaran propaganda ajaran ini adalah anak dan remaja. Dari propaganda LGBTQ ini adalah anak dan remaja. Yang disasar itu mereka, bukan orang-orang tua ya. Karena ini untuk menghancurkan generasi ya. intinya adalah ya menghambat populasi manusia ya dengan gaya hidup seperti itu ya.
(22:13) Nah, ya semakin sedikitlah ya orang-orang yang menyembah Allah subhanahu wa taala. Islam justru sebaliknya mengajarkan kita untuk ya memperbanyak keturunan dengan menikah ya ya bukan hanya memperbanyak keturunan tapi menjaga nasab. Maka disyariatkanlah menikah ya, bagaimana menjaga diri ya kepada sampai ee kepada jenjang pernikahan itu sehingga melahirkan keturunan-keturunan yang saleh dan salehah, keturunan-keturunan yang baik. Ya. Nah, demikian.
(22:52) Makanya kita di dalam buku ini ya, pembahasan terakhir itu tentang menyiapkan ya membuat ee ee kita katakan ee landasan ya bagi ya generasi muda untuk melangkah ke jenjang pernikahan. Karena kadang-kadang mereka enggak berani ya untuk melangkah ke situ atau tidak diberikan sugesti. Ya, maka pembahasan terakhir dalam buku ini tentang itu dan ini perlu campur tangan orang tua juga memberikan motivasi ya.
(23:19) memberikan pengarahan yang benar sehingga mereka punya ee pandangan yang positif tentang lembaga pernikahan. Karena di luar sana banyak yang sudah pesimis dan tidak percaya dengan lembaga pernikahan ya. Nah, demikian dalam Islam itu sangat penting karena untuk menjaga nasab dan untuk ya kita katakan menjaga ya ee keturunan ya e populasi manusia ya.
(23:50) Nah, demikian. Wallahuam bissawab. Perkembang biakan manusia. Nah, realita berbicara bahwa pendidikan seksual yang begitu gencar di negara-negara non Islam ya, mereka juga membicarakannya tentang pendidikan seksual ini atau tarbiah jinsiah ini di negeri-negeri nonmuslim ya ternyata tidak mampu ya membendung arus pergaulan bebas di kalangan remaja mereka.
(24:21) boleh dikatakan fail ya, gagal ya, enggak berdaya seperti yang kita sebutkan tadi ya. Ee bahkan ya ee perzinaan hingga LGBT itu sudah menjadi budaya kebiasaan biasa ya. Mereka tidak lagi risih melakukannya ya. bahkan terang-terangan ya di hadapan manusia, di hadapan ee khalayak ramai ya kita katakan ya. Nah, ya apalagi ya kita katakan hal-hal yang ya belum mengarah ke situ misalnya menutup aurat yang benar itu enggak ada mereka bicarakan bagaimana adab istizdan itu tidak diajarkan tidak tahu bahwa ini penting ya. Nah, ya bahwa ada batas-batas mahram di sana ya, mereka enggak membicarakan
(25:13) itu. Jadi, pendidikan seksual yang kita bicarakan ini berbeda mungkin dengan yang dibicarakan oleh pakar-pakar psikologi Barat ya. Nah, demikian ya itu tidak menyentuh ke akarnya. Maka kita sebutkan tadi beberapa pembahasan yang akan kita bahas di dalam buku ini. Bahwa Islam menjelaskannya dengan lebih detail ya dengan lebih detail.
(25:37) Islam membicarakan tentang atas batas aurat sementara mereka tidak membicarakannya. Lalu bagaimana bisa berhasil pendidikan seksual itu kalau dasar-dasar seperti ini enggak dibicarakan? Ya, itu tidak menyentuh substansinya. Artinya ya, bagaimana manusia bisa menjaga ya dorongan birahi mereka.
(26:02) Sementara adab berpakaian saja, menutup aurat, batasan aurat saja mereka tidak paham, mereka tidak tahu, bahkan tidak ada. Ya. Nah, masalah gaddul bashar itu enggak ada pembicaraannya di kalangan mereka ya. Nah, jadi bagaimana ya bisa ee kita katakan bisa selamat ya dari ee hal seperti ini. Makanya mereka gagal ya ee tidak mampu untuk membendung arus ya kita katakan penyimpangan-penyimpangan seksual ya.
(26:44) Demikian juga mengenai masalah isq ya, yaitu orientasi seksual yang menyimpang itu mereka tidak tahu ya apa latar belakangnya sebabnya dari mana penyakit ini bisa muncul dan bagaimana cara untuk selamat darinya. Ya, cuma sebatas teori-teori yang kosong ya. kita tidak ada nilainya karena tidak menyentuh substansinya. Para pemirsa, kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah, maka ee kita katakan ee setidaknya semakin ini semakin meyakinkan kita ya akan agungnya ajaran Islam yang sempurna.
(27:30) Islam telah memberikan bimbingan yang sangat jelas, sederhana namun sangat besar pengaruhnya. ya dan manfaatnya atau istilahnya on point ya ee apa yang di di yang dipaparkan Islam berkaitan dengan masalah ini sangat on point ya apa namanya langsung ke akar masalahnya ya. Nah, demikian. Nah, Islam telah mengemas pendidikan seksual ini semenjak usia dini, lanjut remaja hingga usia dewasa ya dengan sangat ya kita katakan sempurna dengan metode yang sangat santun ya.
(28:11) Nah, jauh dari kesan vulgar atau ketidakpantasan. Karena ini petunjuk datang dari Allah Subhanahu wa taala yang telah menciptakan manusia ya. dari tiada menjadi ada. Tentunya dia yang maha tahu ya tentang maslahat bagi kehidupan mereka, bagi kehidupan kita. Maka setiap orang tua yang sangat menginginkan kebaikan bagi buah hatinya harus bersungguh-sungguh mempelajari ilmu ini.
(28:42) Hal hal-hal yang akan kita jelaskan nanti, petunjuk-petunjuk ini, petunjuk-petunjuk Islam di dalam bab ini, ya. dan berusaha untuk menerapkannya dengan ee sebaik-baiknya ya. Nah, dalam buku ini juga kita berusaha untuk merangkum aplikasi nyata dan penerapan pendidikan seksual dalam Islam itu sesuai dengan tahapan usia anak ya.
(29:11) Karena Islam juga Nabi sallallahu alaihi wasallam juga memperhatikan fase usia anak dan itu sangat penting. Dan salah satu yang dibahas di dalam buku ini adalah tentang baligh. Ya, walaupun itu sudah kita singgung di buku ada apa dengan remaja. Nah, di sini akan dibahas lagi tentang ee usia baligh, ya. perbedaan remaja dan baligh, perkembangan fisik yang terjadi, apa peran orang tua yang diperlukan ya, dan metode pembelajaran yang harus dilakukan berkaitan dengan usia baligh.
(29:41) Ya, nanti ada juga pembahasan tentang ee pubertas ya, masa-masa puber ya, di mana gejola yang ada di dalam diri itu sudah muncul ya, ada perubahan-perubahan secara fisik ya. dan ini harus dicermati dan harus di ee pahami ya oleh orang tua sehingga dia bisa melakukan ee memberikan pendidikan sesuai dengan ee fase usia yang ada. Nah, demikian sesuai dengan tahapan usia anak.
(30:16) Nah, demikian ya. Jadi mudah-mudahan ya ini bisa menjadi ilmu yang bermanfaat bagi ya ee kaum muslimin tentunya ya bagi siapa saja. Dan mudah-mudahan buku ini ya bisa menjadi salah satu ya kita katakan ee solusi ya di dalam ee ya kita katakan pembekalan ya para pendidik ya terutama guru dan orang tua ya di dalam ee melaksanakan ya tanggung jawab mereka membentengi generasi muda dari ancaman-ancaman yang ada di depan mata dan membawa mereka kepada ee ee kehidupan yang lebih baik ya sesuai dengan nilai-nilai Islam ya. Nah,
(31:02) demikian karena Islam pada hakikatnya adalah membawa manusia kembali kepada fitrah ya. Karena agama ini adalah agama hanifiah samhah, agama yang hanif mudah karena berjalan di atas fitrahnya. Maka inti dari pendidikan seksual ini adalah bagaimana seorang laki-laki menjadi laki-laki sesuai dengan kodratnya.
(31:26) Bagaimana perempuan bisa menjadi perempuan sesuai dengan kodratnya? Yaitu menurut ee pandangan agama ataupun penciptanya, ya. Nah, kemudian bagaimana hubungan antara keduanya? batas-batasnya apa yang dibolehkan, apa yang tidak dibolehkan, apa yang diharamkan dan apa yang dihalalkan ya dari hubungan antara laki-laki dan perempuan ya.
(31:58) Secara garis besar Allah Subhanahu wa taala mengatakan, “Waisazzakaru kal unsa.” Ya, laki-laki ya bukan wanita, laki-laki enggak sama dengan wanita ya. Maka sem keduanya harus berjalan menurut kodratnya yang telah Allah Subhanahu wa taala ciptakan. Itulah fitrah allati fatranas alaiha yang Allah ciptakan manusia di atas fitrah tersebut. La tabdila likhalqillah.
(32:23) Tidak ada ya ee tidak boleh dirubah ya ee fitrah yang telah Allah ciptakan itu. Karena merubah fitrah itu itu adalah amal setan. Itu adalah ya usaha setan. khqallah ya setan berusaha untuk merubah-rubah fitrah yang Allah ciptakan ini ya ciptaan Allah ini ya nah demikian wallahuam bissawab nah mungkin itu ya sekilas gambaran mengenai buku yang akan kita bahas yaitu pendidikan seksual ya untuk anak dan remaja dalam Islam ya atau tarbiah jinsiah ya ee bagi ee alaulad was syabab ya ee Alkitab wasunah menurut Islam. Nah, nanti akan kita bahas ya bab pertama
(33:09) yaitu pentingnya pendidikan seksual ini bagi ya anak-anak dan remaja untuk mereka ya. Ini adalah ya materi ya sebenarnya untuk orang tua ya supaya mereka bisa melaksanakannya, tahu apa yang harus dilakukan ya berkaitan dengan hal ini ya. Wallahuam bissawab ya. Karena kadang-kadang masalah ini itu dianggap tabu ya ee bagi sebagian orang ya karena asumsinya ini tentang ee hal-hal yang negatif. Enggak. Bukan itu.
(33:49) Jadi sudah kita ee sebutkan tadi ya apa saja yang kita bahas di dalam buku ini ya. Kalau kita bicara pendidikan seksual bukan tentang itu ya. Mungkin ada yang terlintas macam-macam ya enggak. Ya, makanya kita sebutkan tadi apa saja kontennya atau isi dari ee buku ini ya. Nah, demikian misalnya kita katakan tentang baligh nanti ya. Anak laki-laki mimpi basah namanya.
(34:13) Anak perempuan dengan mengalami haid. Kadang-kadang masalah-masalah seperti ini anak itu segan bertanya kepada orang-orang lain ya. Ya, sementara orang tua tidak menjelaskan, guru juga mungkin tidak menjelaskannya secara detail ya. Mungkin secara umum saja yang mungkin enggak tahu ya anak itu paham atau enggak paham ya.
(34:36) Tapi penjelasan yang mungkin bisa lebih mengena baginya adalah penjelasan dari orang tua. Maka ya mau enggak mau orang tua harus membekali diri dengan ilmu ini. Bukan hanya guru ya. Nah, demikian. Wallahuam bissawab. karena mungkin segan ya bertanya hal-hal yang mungkin lebih ya detail tentang hal semacam ini misalnya tentang aurat ya.
(35:04) Nah, kadang-kadang kan ya penjelasan di luar di sekolah atau di masjid ya itu kan ya yang ee dasar-dasar saja ya. Ya. Ya. Hal-hal yang lebih mendetail mungkin dia segan bertanya. Nah, atau hal-hal yang berkaitan dengan dirinya ya itu ee segan dia bertanya kepada gurunya mungkin ya.
(35:31) Mungkin dia lebih ee bisa terbuka ya jika bertanya kepada orang tua. Tapi masalahnya ketika orang tua tidak punya ilmu ya blank kosong ya apa yang bisa dia jelaskan ya. Nah demikian. Wallahuam bawab. Mungkin itu ya sebagai pengantar dari buku ini ya. Mudah-mudahan kita akan bisa melanjutkannya pada pertemuan yang akan datang. Demikian saja qulu quuli hadza astagfirullaha wakumiril muslimin.
(35:56) Innahu huwal gfurur rahim. Nah, Ustaz. Baik, terima kasih banyak Ustaz. Ee syukran jazak khair atas materi yang telah disampaikan di kesempatan hari ini dari pembahasan pendidikan seksual untuk anak dan remaja dalam Islam ya. Dan tadi telah dijelaskan mukadimah sebagian besarnya telah kita simak bersama bagaimana kita akan lebih menyelami dalam lebih dalam lagi dari buku tersebut.
(36:27) Dan alhamdulillah ee sudah ada beberapa pertanyaan yang masuk pula di kesempatan hari ini. Dan mungkin ee bagi Anda juga yang ingin bertanya silakan ya bisa mengirimkan pertanyaannya melalui layanan pesan WhatsApp di nomor 0218236543. N Ustaz yang pertama kami ajukan ada pertanyaan. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh dari hamba Allah yang berada di Tangerang Selatan.
(36:53) Ya, Ustaz, bagaimana jika ada remaja yang qadarullah sudah terkena ee hubungan sesama jenis dan sudah ada korbannya juga, Ustaz? Nah, bagaimana cara menterapinya? anaknya ada di pondok, tapi orang tuanya tidak mau mengambil anaknya dari pondok tersebut dengan alasan sudah diperiksa oleh psikolog dari pondok dan tidak usah pulang dari e dan tidak usah pulang di pondok saja dan anaknya cuma diisolasi ee kadang tantrum ya di pondok. Ustaz mohon jawaban dan penjelasannya.
(37:28) Iya, ini yang kita khawatirkan sebenarnya ya sudah terpapar dia. Iya. Karena ya mencegah itu lebih baik daripada mengobati dan pasti akan lebih mudah mencegah daripada mengobati. Ya, masalah orang-orang yang sudah terpapar ya ini kita akan bahas nanti ketika kita membicarakan tentang penyakit isyk ya. Iya.
(37:54) Penyakit isyk ini salah satu penyakit yang harus kita waspadai. dan itu menyerang manusia mulai dari ya kita katakan kanak-kanak hingga orang tua ya. Nah, ya ee dan enggak boleh dianggap ringan ya, enggak boleh kita pandang remeh ya penyakit isek ini ya. Ya. Dan bagaimana bisa selamat dari penyakit isik ini ya itu juga akan kita bicarakan nanti pembahasannya ya mungkin lumayan agak panjang. Bagaimana orang itu yang sudah terkena penyakit isy terpapar isyek ya.
(38:33) Ya. Baik. Isek itu kan orientasi seksual yang menyimpang ya bisa ya seperti itu tadi ya kecenderungan kepada sesama jenis kan begitu. Nah, dan bentuk-bentuk lainnya ya banyak sekali orientasi seksual yang menyimpang itu ya. Nanti kan kita juga bicarakan kebiasaan masturbasi ya, dan lain sebagainya itu ya salah satu ee kita katakan dampak ya penyakit isek tadi ya. Nah, demikian ya.
(39:06) Ini ini enggak enggak mudah sebenarnya ya. perlu keterlibatan semua pihak ya, terutama dari orang yang dia percaya ya korbannya ini ya si anak ini dia harus ya dapat ee kita katakan ee akses ya kepada orang yang dia percaya ya. Mungkin dalam hal ini adalah kedua orang tua harus tampil ya, bukan ya mungkin karena sudah benci, marah lalu semakin dibuang gitu ya.
(39:45) Nah, karena mungkin ya ee pada akhirnya orang yang paling kita percaya itu adalah keluarga yaitu orang tua ya. Maka ya masalah manusia ini ya pada akhirnya ya ketika mentok ya ia kembali kepada orang tua kan begitu ya. Nah, berapapun usia anak itu ya ya itulah dia orang tua ya ya kedudukannya sangat sentral dalam kehidupan manusia.
(40:13) Maka di sini perlu kehadiran yang pertama adalah orang tua ya. Nah, ya yang lainnya itu boleh hadir sebagai pembantu, membantu, ya. Tapi yang terdepan di sini ya adalah orang yang paling dia percaya yang seharusnya menjadi orang yang paling dia percaya yaitu orang tu orang tua. Ya. Nah, demikian ya. Kalau seperti itu, seperti yang diceritakan di dalam pertanyaan itu, itu kan bukan se bukan penyembuhan ya, bukan ee kita katakan ee pengobatan, tapi lebih kepada hukuman ya. Ya.
(40:54) Hingga diceritakan dia menjadi tantrum ini bisa menimbulkan gangguan kejiwaan yang lain begitu dan belum tentu masalahnya bisa selesai. Makanya kita kata-kata dia perlu ber punya akses ya komunikasi dengan orang yang paling dia percaya ya. Karena di sini berkaitan dengan nasihat ya. Ya orang ini kan perlu nasihat cuma masalahnya enggak semua nasihat kita percayai gitu ya.
(41:22) Nah, kita hanya mungkin akan masasukkan nasihat itu ke dalam hati ya dan betul-betul berada di kepala kita jika itu berasal ya bersumber datang dari orang yang paling kita percaya begitu ya. Nah, demikian. Tapi kalau orang tua justru menghindar, nah ini jadi repot ya. Ee enggak akan bisa berjalan dengan baik ya. Nah, ya hubungan anak dan orang tua kan enggak bisa diputus ya.
(41:54) Nah, demikian enggak dan enggak akan putus gitu ya. Nah, ya tapi ketika orang tua di sini menghindar mungkin ya kita maklumi mungkin orang tua marah, kesal ya ya simpanlah kesal kita itu ya pendam dulu rasa marah kita itu demi untuk penyembuhan si anak ini begitu. ya kecewa mungkin orang tua kecewa ya ya tapi dengan sikap menjauhi itu justru memperparah ya nah dia akan kehilangan kepercayaan ya enggak ada orang yang lebih tulus ya terhadap kita selain orang tua kita ya selain orang tua merekalah orang yang paling tulus ketulusan yang enggak enggak dibuat-buat ya kenapa apa hubungannya
(42:49) ya? Hubungan anak dan orang tua itu beda ya. Nah, demikian. Jadi kalau orang tua yang punya hubungan spesial seperti ini enggak hadir di masa-masa yang krusial seperti itu, ini akan meruntuhkan kepercayaannya. Mungkin dia enggak akan percaya lagi sama siapapun dan ini berbahaya ya.
(43:08) Nah, enggak akan sembuh penyakit ini dengan cara seperti itu ya. Nah, mungkin dia bisa disodorkan kepadanya psikolog dan lain sebagainya. masalahnya adalah dia percaya enggak? Iya. Percaya enggak? Atau kata-kata itu masuk enggak ke dalam hatinya ya? Bisa enggak berada di kepalanya? Ya. Nah, demikian. Wallahuam bawab. Jadi di sini ya pemangku ee ee kita katakan kebijakan yaitu orang tua dan semua pihak yang terkait ya, yaitu guru dan mungkin pihak-pihak ketiga yang bisa dilibatkan seperti para ahli, tenaga ahli, psikolog, psikiater atau apapun ya
(43:52) para atau ee pemuka agama atau ustaz itu membantu sifatnya ya membantu yang harus maju ke depan itu adalah siapa? orang tua ya. Nah, demikian. Wallahuam. Enggak ada yang bisa mengalahkan kasih sayang orang tua ya, terutama ibulah ya. Nah, demikian. Maka ada sebutan kasih ibu sepanjang jalan sepanjang jalan kan begitu ya.
(44:19) Wallahuam bissawab. Dia perlu dirangkul ya, direngkuh ya. Wallahualam bawab ya. Supaya tumbuh kepercayaan ya dan kesadaran itu ya. Hati manusia enggak bisa dipaksa ya. Apalagi ini hatinya kan sudah berpenyakit, terpapar penyakit isek dan itu enggak mudah ya. Wallahuam. Lantas ee keputusan ya tidak apa untuk tetap di pondok itu apakah tepat, Ustaz? Karena apakah tidak takut itu hal itu akan menular kepada yang lain Ustaz? Iya, ini perlu keterbukaan sebenarnya. Banyak anak-anak yang dibawa ke pondok sudah terpapar dan orang tuanya tahu
(44:58) sebenarnya cuma disembunyikan. Karena kadang-kadang orang tua enggak tahu mau berbuat apa. Lalu dia pikir karena diletakkan di pondok masalah itu bisa selesai. Ternyata ini bawa penyakit. Itu banyak kasus-kasusnya di sekolah-sekolah atau di pondok-pondok ya. Ya. Ee demikian seperti itu ya. Sehingga ketika ketahuan masalahnya ya mau enggak mau pondok mengambil kebijakan, sekolah mengambil kebijakan misalnya dikeluarkan ya kan begitu ya. Kebanyakan kasusnya seperti itu.
(45:30) Lalu pindah ke sekolah lain tetap disembunyikan ya. Karena kalau dijelaskan ter di beberkan, dipaparkan mungkin enggak akan diterima atau sekolah mikir-mikir untuk menerima sehingga penyelesaiannya kadang-kadang enggak enggak ada ya. Nah, yang akhirnya ya anak ini tergantung-gantung nasibnya, terkatung-katung dan pada akhirnya ya enggak akan selesai masalahnya.
(45:54) Jadi perlu keterbukaan. Ya. Ya. Ini memang menyesakkan dada. Cuma ya kalau enggak terbuka, enggak ya enggak ada keterlibatan dari semua pihak ini akan menjadi berat ya. Nah, demikian. Wallahuam bissawab ya. Ya, tentunya ya sekolah juga harus punya formula ya bagaimana menyelesaikan masalah-masalah seperti ini ya. Nah, demikian. Wallahuam bawab. Nah, Ustaz.
(46:26) Iya. Baik. Alhamdulillah. Terima kasih banyak, Ustaz. Ee syukran jazak atas jawaban dan nasihatnya. Demikian ya untuk yang bertanya ee penanya yang berada di Tangerang Selatan. Dan selanjutnya ini ada hamba Allah yang berada di Cianjur. Ya, Ustaz. Ee sepupu wanita, sepupu wanita saya tinggal di rumah orang tua saya.
(46:50) Lalu saya memberitahu batasan aurat bahwa dengan Bapak, adik laki-laki ee dia bukan mahram, adik laki-laki saya maksudnya. Namun orang tua belum paham dengan hal ini. Ee sehingga saya takut mereka menganggap saya berlebihan dan mereka berasa bahwa tidak akan terjadi hal-hal negatif. Dan seolah seolah saya ee seperti berpikiran akan terjadi hal buruk, Ustaz.
(47:14) Nah, bagaimana cara memberitahunya, Ustaz, agar orang tua tidak tersinggung? Iya. Nah, ini ini juga salah satu masalah ya orang ya banyak orang tua enggak mengerti batasan-batasan mahram ya bahwa itu bukan mahramnya dan tinggal satu atap itu menjadi rumit ya. Ada hadis ya Nabi mengatakan alhammul maut ya ipar itu adalah maut kan begitu ya. Nah artinya harus ada batas-batas karena ee mereka bukan mahram ya.
(47:43) Nah, sehingga ada ee semacam tidak ada batas ya. Nah, demikian kalaupun terjadi itu dianggap lebih ee apa ya? Lebih logis ya daripada yang mahram mungkin. Nah, ini mahram saya enggak mau jauh kan begitu ya. Tapi yang bukan mahram ini kan ada peluang dan setan itu lebih bisa membisikkan hal-hal negatif ke kepala manusia dengan kondisi seperti itu.
(48:12) Dan ini ini enggak mudah ya. Jangan anggap remeh dengan setan ya. Lalu kita anggap ah biasa itu kan ipar saya ya jangan bermain api istilahnya kalau enggak mau terbakar kan begitu. Nah, demikian juga di sini sepupu kan itu bukan mahramnya ya. Kemudian tinggal satu atap ya batas-batasnya kan akan semakin sulit ya.
(48:39) Nah, ya kalau bisa kalau enggak bisa itu akan menjadi repot ya. Nah, masalah menjaga auratnya kan begitu ya. Ya, dan lain-lain sebagainya ya. Ee menjaga pandangan juga kan begitu ya. Menjaga aurat, menjaga pandangan ya. ya menjaga hubungan ya untuk bisa tetap berada di batasnya enggak melewati batas itu agak rumit. Nah, nah demikian.
(49:07) Wallahuam bab. Jadi ya mungkin orang tua di sini yang harus paham. Nah, perlu menjaga ya keselamatan keluarganya kan begitu ya. Nah, kalau itu membahayakan ya nanti yang rugi mereka sendiri kan begitu ya. Nah, demikian. Wallahuam bissawab. Ya, banyak terjadi hal-hal yang ya buruk ya ya hingga akhirnya ya terjadi perzinaan misalnya ya atau hal-hal yang menjurus ke situ.
(49:40) Minimal ya susah untuk menjaga aurat dan menjaga pandangan ya. Nah, demikian. Wallahuam bawab. Nah, Ustaz alhamdulillah. Baik. Ee terima kasih banyak Ustaz. Syukran jazak atas e jawaban dan penjelasannya. Namam. Ini ada pertanyaan ee ya Ustaz, anak laki-laki saya usia pada saat 11 tahun pernah melihat ee kakek neneknya berhubungan badan.
(50:15) Katanya, “Ustaz, ee sikap saya seperti apa, Ustaz? Saat ini anak saya sudah berusia 14 tahun dan sedang berada di pondok.” Iya. Maka salah satu yang kita bahas di dalam buku ini adalah adab istizan. He ya. Ee adab istizan anak itu diajarkan untuk meminta izin. Ada ketentuannya dan ayat juga menjelaskannya ada tiga waktu ya karena ya boleh saja itu enggak sengaja ya.
(50:44) Mungkin ee yang orang dewasa di sini, kakek nenek ya mungkin enggak enggak sengaja mungkin ya pastilah kita berhusnuzan ya bukan sengaja ya tapi accident misalnya ya ke ya terlihat bukan sengaja melihat bukan mengintip tapi ya terlihat nah ini mungkin lemahnya ya adab istizan yang ditanamkan di keluarga itu atau di rumah itu.
(51:11) itu sehingga kadang-kadang orang itu bebas saja keluar masuk ya, keluar masuk rumah bahkan keluar masuk kamar begitu ya. Nah, ee kenapa Islam begitu ketat di dalam masalah ini, masalah istizan ini? Sehingga Nabi mengatakan, “Innama juilal istizan liajlil bashar.” Istidzan itu dibuat di dalam Islam ini ya untuk menjaga pandangan ya untuk menghindari hal-hal semacam ini ya.
(51:44) Karena ee penyakit isyak itu salurannya adalah mata. Semuanya berawal dari mata. Ya. Ee sebagaimana kata peribahasa, dari mana datangnya lintah? Dari sawah turun ke ke kali. Ya. Dari mana datangnya isyk? Dari mata turun ke hati. Nah, begitu. Makanya harus dijaga gadul bashar, istizan ya, aurat itu semua kan berkaitan dengan ya pandangan mata. Wallahuam bissawab.
(52:19) Nah, mungkin nanti ya kita akan lanjutkan lebih dalam lagi ya. ee mohon diikuti dengan sabar karena banyak pembahasan-pembahasan yang akan kita ee ee paparkan di dalam buku ini ya. Demikian saja. Subhanakallah wabihamdik asyhadu alla ilaha illa anta astagfiruka wa atubu ilaik. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih banyak Ustaz.
(52:43) Syukran atas waktu yang telah diluangkan untuk kami semua dan ilmu yang telah disampaikan juga dari pembahasan pendidikan seksual untuk anak dan remaja dalam Islam ini. Ee pembahasan yang sangat bermanfaat ya untuk kita pelajari demi ee kemaslahatan untuk anak-anak dan remaja anak ee dari anak kita juga tentunya yang ini dianggap tabu tapi ini sangat diperlukan terutama di zaman yang penuh fitnah ini.
(53:11) Dan insyaallah mudah-mudahan di kesempatan yang akan datang ee Al-Ustaz diberikan kesehatan untuk bisa terus memberikan faedah-faedah kepada kita semua. Demikian kami undur diri mohon maaf apabila ada kesalahan. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Simak radio R Bogor


Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *