(3) [LIVE] Ustadz Abu Yahya Badru Salam, Lc. – Mukhtasar Shahih Muslim – YouTube
Transcript:
(00:00) ashabihi wamanwalah ashadu alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluhma ba’du ikhul islamakumullah para pemisa dan pendengar raja di mana pun Anda berada beberapa saat lagi kami akan hadirkan ke ruang dengar anda dan kelar kaca anda kajian yang kami pancarluaskan dari Masjid Albarkah Jalan Pahlawan Kampung Tengah Cilengsi atau komplek Kadir Roja yang mudah-mudahan kita bisa mengambil faedahnya nya dan kami mengucapkan selamat menyimak semoga bermanfaat Roja TV
(00:40) para pemirsa Raja TV alhamdulillah nahmaduhu wastainuhu wastagfiruh wa nauzubillahi min syururi anfusinaati amanina yadihillah Wa asadu alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh. Amma ba. Kita lanjutkan saudaraku seiman bab fiqabuli shodqah taqau fi ghairi ahliha.
(01:25) Bab diterimanya sedekah. Walaupun ia jatuh kepada orang yang tidak berhak. An Abi Hurairah radhiallahu anhu an Nabi sallallahu alaihi wasallam q rajulunqil bisodqoh fak bodqatihi fawadaha fiad zaniah faasbahu yatahaddasunq lailah alaaniah Ya qal Allahum lakal hamdu alaniah laatq bodqoh fakja bisodqoti fawadaha fi yadi ghani faasbahu yatahaddasun tusdiq al gani q allahumma lakal hamdu ala ghani laasqna bisodqoha bisqatihi
(02:42) Q Allahum lakal hamdu alaniah wa gani waq faqilahuquka faqilat amaniaha falaha bihainahairu Dari Abu Hurairah semoga Allah meridainya dari Nabi sallallahu alaihi wasallam bersabda, “Sungguh aku malam ini benar-benar akan sedekah.” Lalu ia pun keluarlah dengan membawa sedekahnya.
(03:33) Lalu ia memberikannya kepada seorang pelacur. Artinya dia mengira dia orang miskin, ternyata pelacur. Maka di pagi hari orang-orang ya apa membicarakan bahwa tadi malam ada pelacur yang diberikan sedekah. Lalu ia berkata, “Ya Allah, bagimu segala puji ya terhadap pelacur itu. Aku akan bersedekah lagi malam ini.
(04:12) ” Lalu ia keluar lagi dengan membawa sedekahnya. Namun ternyata ya jatuh kepada orang kaya. Di pagi hari orang-orang berbicara, “Tadi malam ada orang kaya diberikan sedekah. Kata kata dia, “Allahumma lakal hamdu ala gani. Ya Allah, segala puji untukmu terhadap orang kaya itu. Aku akan bersedekah lagi.” Lalu ia keluar lagi membawa sedekahnya. Ternyata jatuh di tangan pencuri.
(04:49) Maka di pagi hari orang-orang kembali berbicara. Semalam ada pencuri diberi sedekah. Maka kemudian orang ini berkata, “Ya Allah, bagimu segala puji ya terhadap pelacur, orang kaya dan pencuri.” Lalu ia pun didatangi dan dikatakan kepadanya, “Adapun sedqahnya, adapun sedqah kamu sudah diterima.
(05:27) Adapun pelacur tersebut semoga ia tidak jadi melacur setelah diberikan sedekah. Adapun orang kaya semoga ia mengambil pelajaran sehingga ia mau berinfak. Adapun orang pencuri, semoga ya ia tidak jadi mencuri karena diberikan apa? Sedekah tersebut. Ikhwat Islam, saudaraku seiman dari hadis ini, akhi kita ambil faedah. Faidah yang pertama hadis ini menunjukkan bahwa sedekah itu diterima walaupun ternyata salah sasaran.
(06:20) Karena orang ini keluar malam-malam untuk bersedekah. Lalu ia melihat ada orang kayaknya miskin ini. Lalu kemudian diberi ternyata pelacur. Dia 3 malam berturut-turut salah terus, Pak. Berarti itu menunjukkan bahwa kalau ternyata salah sasaran tapi kita sudah kuat dugaan bahwa dia orang miskin, maka pada waktu itu tetap diterima, tetap dapat pahala.
(07:00) Faedah yang kedua ya akhal Islam yang bisa kita petik dari hadis ini, hadis ini menunjukkan bahwa cukup dugaan kuat untuk menilai seseorang ini berhak atau tidak. Karena orang ini keluar malam hari sedekah lalu ia melihat ini kayaknya orang miskin dengan dugaan kuat dia. Maka dari itu ya untuk menilai seseorang fakir miskin itu cukup dengan dugaan kuat ya.
(07:38) Sebetulnya enggak perlu kita datangi sampai ke rumahnya ditanya berapa penghasilan dan yang lain-lain. Ya enggak perlu sebetulnya ya. Ikhota Islam saudaraku sean. Kaidah selanjutnya yang ketiga hadis ini menunjukkan sedekah seiman yaitu dianjurkan sedekah secara rahasia. Karena orang ini berkata, “Aku akan sedekah di malam hari.
(08:15) Nanti malam aku mau sedekah.” Sengaja ya cari waktu malam, Pak. Karena zaman dulu kan enggak ada lampu, enggak ada penerangan. I dan salafus saleh terdahulu juga kebiasaan mereka kalau sedekah di malam hari biasanya, Pak. Sebutkan bahwa Ali bin Husain bin Ali bin Abi Thalib ya beliau atau Husein bin Ali, beliau setiap malam itu memanggul gandum.
(08:47) Lalu dia letakkan di depan rumah orang miskin pergi. Di pagi harinya orang miskin itu ketika membuka pintu sudah ada gandum di depan rumahnya. Enggak tahu siapa yang ngasih. Sampai ketika Has Husein bin Ali meninggal baru tahu udah enggak ada yang ngirimin lagi. Ternyata beliau yang mengirim. itu menunjukkan ya bahwa sangat dianjurkan akhi kita bersedekah secara rahasia.
(09:17) Allah berfirman in tubusqati fimmahi wain tukfu wahal fuqar fahuairul lakum. Jika kalian memperlihatkan sedekah bagus kata Allah. Tapi kalau kalian memberinya dengan sembunyi-sembunyi rahasia ya, maka itu lebih baik buat kalian. Kata Allah Subhanahu wa taala. Makanya Rasulullah sallallahu alaihi wasallam dalam hadis sa’atun yudillumullah yaum lailla illuh.
(09:51) Ada tujuh orang yang akan Allah berikan naungan pada hari kiamat. Di mana di hari itu tidak ada naungan kecuali naungan Allah subhanahu wa taala saja. Siapa? Ya, di antaranya yaminu. Yaitu orang yang bersedekah lalu ia sembunyikan sedekahnya itu sampai-sampai tangan kirinya aja enggak tahu apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya.
(10:29) Artinya saking rahasianya Pak dalam dan disebutkan dalam hadis yang dihasankan oleh Syekh Albani rahimahullah kata Rasul sallallahu alaihi wasallam shodqatus sirfi sedekah rahasia itu memadamkan kemurkaan Allah subhanahu wa taala. Artinya kalau kalau bisa apa harta yang kita kasih pun enggak tahu siapa yang ngasih. Ya, itu rahasia.
(10:58) Itu lebih besar pahalanya di sisi Allah Subhanahu wa taala. Kenapa, Pak? Sedekah rahasia itu lebih besar pahalanya kata para ulama. Karena yang pertama lebih menjaga keikhlasan. Lebih menjaga apa? Keikhlasan. berbeda ketika sedekahnya di depan orang terlihat untuk menjaga keikhlasan kan sulit, Pak. Tidak mudah. Yang kedua, untuk menjaga perasaan si fakir miskin.
(11:34) Sebab kalau kita memberi fakir miskin di depan orang-orang, jatuh dia, Pak. Iya. Tapi ketika kita rahasia, maka kita juga menjaga perasaannya. Iya. Baik perasaan dia kepada orang lain maupun perasaan dia kepada kita yang ngasih.
(12:02) Sebab kalau dia tahu siapa yang ngasih ya mungkin setiap kali ketemu sama kita enggak enak gitu. Tapi ketika tidak tahu biasa-biasa aja. Kita juga lebih terpelihara hati kita dari mengungkit-ngungkit kebaikan. Ikhwat Islam saudaraku seimanahimani warahimakum jamian. Pada selanjutnya akhal Islam hadis ini menunjukkan bahwa yang lebih baik sedekah itu diberikan kepada orang-orang yang saleh.
(12:34) Iya. Karena hadis ini disebutkan bahwa dia malam itu ingin bersedekah. Ternyata dia jatuhnya kepada pencuri, kepada pelacur. Ya, itu menunjukkan bahwa pencuri-pelacur sebaiknya tidak beri kalau kita tahu dia itu pencuri atau pelacur. Yang kita beri siapa? Orang-orang yang saleh, yang miskin, yang salat, yang bertakwa kepada Allah. Kata Rasul sallallahu alaihi wasallam, “La yaakulamaka illaq.
(13:15) ” Jangan sampai memakan makananmu kecuali orang yang bertakwa. Kata Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Artinya usahakan kita dahulukan orang yang bertakwa dulu. Orang-orang miskin yang ya masyaallah saleh dia. Hadis ini kita ambil faedah sodqah sean yang bisa kita petik. Hadisnya menunjukkan terjadi ikhtilaf para ulama ya.
(13:56) Kalau ternyata zakat itu salah sasaran, apakah zakatnya sah atau tidak? Kalau itu sedekah. Kalau sedekah sunah para ulama mengatakan sah, enggak masalah. Yang jadi masalah itu kalau zakat, Pak. Zakat yang wajib. Iya. Sebagian ulama mengatakan sah enggak masalah berdasarkan hadis ini karena zakat termasuk sedekah. Sementara sebagian ulama mengatakan tidak sah kalau ternyata salah sasaran.
(14:30) Harus diulang lagi ya. Mereka mengatakan, “Adapun hadis ini katanya itu untuk sedekah sunah, bukan sedekah wajib. Sedangkan zakat itu sedekah apa? Wajib.” Akhwat Islam sa Kasiman pendapat yang paling kuat wallahuam sah ya berdasarkan hadis ini ya.
(15:04) Karena untuk dikatakan hadis ini dibawa kepada sedekah sunah butuh dalil karena hadis hadis ini bentuknya mutlak dan sesuatu yang mutlak dibawa kepada kemutlakannya. Ya, akhal Islam sodqus iman wallahuam. Hadis berikutnya, bab fil mutasaddiq wal bakhil. An Abi Hurairah radhiallahu anhu qa qala Rasulullah sallallahu alaihi wasallam matsalul bakhil wal mutasaddiq matalu rajulaini alaihima junnatan jubadan jubatani min hadid hammal mutasoddiqu bisodqtin itasaat alai hatta tuiarahu faalil Nabi wasam yaqul fajhadu yuwiaha fala yastatiu.
(16:19) Perumpamaan orang yang bakhil, orang yang apa? yang bakhil dan orang yang dermawan yang suka sedekah. Seperti apa kata Rasul? Di sini Rasulullah memberikan perumpamaan ya seperti orang yang memakai dua jubah seperti dua orang yang memakai dua jubah dari yang terbuat dari besi. Maksudnya baju besi, Pak.
(17:00) Orang yang suka bersedekah apabila dia ingin sedekah maka baju besinya jadi lebar, jadi luas ya. Hatta tuafiarah sampai menutupi jejak kakinya saking luasnya itu. Dan apabila orang yang bakhil ingin bersedekah maka menjadi sempit dan dua tangannya itu nempel ke taraqihnya. Tarqih itu jemat dari Turquah. Turquah tuh ini nih. Iya. Dan setiap halqah daripada baju besinya itu ya malah semakin apa? Inqobadot.
(17:48) Inqobadat itu jadi tergenggam begitu ya. Artinya apa? Orang yang bakhil itu setiap kali mau bersedekah langsung jadi pelitnya itu mencegah dia untuk apa? Sedekah. Nanti mikir kalau saya sedekah tabungan saya jadi berkurang. saya sedekah nanti nanti nanti nanti nanti terus ya akhirnya enggak jadi sedekah karena saking pelitnya itu.
(18:24) Abu Hurairah berkata, “Aku mendengar Rasulullah sallallahu alaihi wasallam bersabda, dia berusaha untuk meluaskannya tapi tidak mampu.” Hadis ini akhi kita ambil faedah yang bisa kita petik. Hadis ini menunjukkan yaitu attlim bidarbil amsal. Di antara tata cara taklim memberikan perumpamaan agar lebih mudah dipahami, Pak.
(19:03) Dan di dalam Al-Qur’an juga seringkiali Allah memberikan perumpamaan ya Allah berfirman, “Innallaha la yastahyi ayadriba matsalam ma baudotan fama fauqoha.” Sesungguhnya Allah tidak merasa tidak malu untuk memberikan perumpamaan dengan seekor apa? Nyamuk atau lebih kecil atau lebih besar dari itu. Ya, ikhwat Islam saudaraku seiman. Faedah yang kedua yang bisa kita petik dari hadis ini, hadis ini menunjukkan keutamaan orang yang dermawan, yang suka sedekah.
(19:42) Orang yang suka sedekah, dermawan itu hatinya luas, Pak. Dadanya lapang dan kelapangan dada itu nikmat yang luar biasa, Mas. Ya, sebagaimana Allah berfirman kepada Rasulullah, alam nasroh laka shodrq. Bukankah kami ya melapangkan dadamu? Bukankah kami meluaskan dadamu? Ternyata kenikmatan yang pertama kali Allah ingatkan kepada Rasulullah sallallahu alaihi wasallam apa? Diberikan kelapangan dada, Pak. Masyaallah.
(20:23) Kenapa? Karena lapang dada itu hati kita bahagia, Pak. Orang kalau dadanya lapang tuh masyaallah ya. Nikmat sabarnya panjang ya. Orang yang dada apa lapang dada itu pemaaf ya. Orang yang lapang dada itu ya akhawat Islam hatinya itu enggak ada, enggak dengki sama orang. Beda dengan orang yang sabarnya pendek. Kenapa, Pak? Karena dadanya sempit.
(21:00) Orang yang enggak bisa susah memaafkan orang tuh dadanya sempit, Pak. Orang yang suka dengki, hasad, dadanya sempit. Dan sempitnya dada itu termasuk musibah yang menerima yang yang menimpa kita. Maka dari itu Rasulullah sallallahu alaihi wasallam mengumpamakan di sini orang yang bersedekah itu seperti orang yang memakai baju besi. Setiap kali dia mau bersedekah bajunya jadi luas.
(21:27) Menunjukkan kepada kelapangan dada dia. Masyaallah. Hadis ini menunjukkan juga ya akhal Islam celaan terhadap orang yang bakhil, orang Qoret bin Medit. Iya. Di mana bakhil itu ya akhi tidak layak untuk kita miliki. Setiap kita harus Pak memerangi sifat bakhil pada diri kita, Pak. Karena yang namanya manusia itu memang ya Allah Allah takdirkan cinta harta ya.
(22:17) Allah berfirman, “Zuyina linasi hubbus syahwati minanisai wal banina walqanatil muqantarah.” Dihiaskan kepada manusia cinta syahwat berupa apa? Wanita, anak-anak, dan harta yang melimpah ruah. Dan dan setan berusaha supaya kita bakhil. Dengan cara apa, Pak? Dengan cara menakut-nakuti, takwif. Ya Allah berfirman, “Asyaitanu yaidukumul faqr wamurukum bil fahsya.
(22:52) ” Setan itu menjanjikan kepada kalian kefakiran dan menyuruh kalian berbuat keburukan. Wallahu yaidukum magfiratan minhu wa fadla. Sementara Allah menjanjikan untuk kalian ampunan dan karunia. Iya. Makanya apa? Orang yang berhasil melawan kebakhilannya itu, Pak menunjukkan kepada keimanan. Kata Rasulullah, “Asodqatu burhan.” Sodqah itu apa? Burhan.
(23:25) Burhan itu apa, Pak? Bayinah alidqi imani yaitu bukti akan kejujuran iman dia kepada Allah subhanahu wa taala. Ikhwat Islam saudaraku sean kata Ibnu Qayyim rahimahullah walamalilu mahbusan al ihsan mamnanil walhair kana jazau min jinsi amali orang bakhil itu terhalang dari kebaikan, tercegah dari ya perbuatan yang baik maka balas Buat orang yang bakhil pun juga sesuai dengan jenis amalnya.
(24:16) Orang bakhil itu sempit dadanya, tidak lapang dada. Shirun nafs. Pikirannya pun juga pendek ya. Jiwanya kardil. Qolilul farah. Kegembiraannya sedikit, Pak. Orang bakhil itu. Katsirul ham wal gam. Orang yang bakhil itu kata beliau banyak galaunya, banyak gelisahnya, banyak sedihnya. Lakadu tuqahu hajah. Hampir-hampir kebutuhannya tidak dipenuhi oleh Allah Subhanahu wa taala akibat kebakhilannya itu. Waluan al matlub.
(25:09) Bahkan tidak dibantu oleh Allah untuk meraih keinginannya. Fahua karajulin alaihi jubah min hadid. Dia seperti orang yang memakai baju besi itu, Pak. Iya. Fad jamaat yadahu ila unuqihi. Sementara dua tangannya itu terikat di lehernya sehingga dia tidak bisa untuk mengeluarkannya. Ini si k iman rahimani warahimakumullah jamian.
(25:42) Mak makanya kata Rasul sallallahu alaihi wasallam sedekah yang paling utama itu kapan? Saat kita qoret, saat kita bakhil. Di situlah keutamaan sedekah itu luar biasa. Ya kata Rasulullah sallallahu alaihi wasallam, afdalus shodqah antasaddaq wa anta shahihun syahihun takful faqr. Sedekah yang paling utama itu yaitu kamu sedekah dalam keadaan kamu sehat, pelit, dan sedang takut jatuh fakir jatuh miskin.
(26:20) Saudaraku seiman saat itulah pahalanya lebih besar ya akhal Islam squiman rahimani warahimakumullah jamian. Maka ya akhi ya hadis ini menunjukkan bahwa ya tercela sifat bakhil itu. Bahkan kata Almawardi sifat bakhil itu biasanya menimbulkan empat akhlak yang buruk. Beliau berkata dalam kitab adabud dunya waddin qod yuhdituil bukhli minil aklaqil madmumah arbaata akhlakin nahi biha damamman.
(26:57) Sifat bakhil itu bisa menimbulkan empat akhlak yang buruk yang tercela. Apa itu? Yang pertama alhirs yaitu rakus tamak. Iya. Yang kedua wasyarah yaitu ya apa namanya? Tadi Pak wasuudon. Berburuk sangka. Mau sedekah sama orang buruk sangka. Jangan-jangan ni orang pura-pura ini. Iya.
(27:42) Setiap kali mau sedekah sama orang, jangan-jangan ini jangan-jangan suudan dulu. Wamanul huquq. Kemudian sifat yang keempat yang buruk itu mencegah hak itu hak fakir miskin. Nah, ini akhwat Islam memang betul kata yang dikatakan oleh beliau itu ya. bahwa sifat bakhil itu seringki menjatuhkan kepada empat akhlak yang buruk tersebut. Saudaraku seiman.
(28:15) Berkata Ibnu Qudamah almaqdisi dalam kitab Mukhtasar Minhajil Qasidin. Am annak wal bukhla darajat. Ketahuilah bahwa sifat dermawan dan sifat bakhil itu berderajat-derajat. Faarfau darajati sakha alarat dermawan yang paling tinggi itu isar namanya. Apa itu isar? Wahua tajuda bil maal hajati ilaih.
(28:51) Itu kamu tetap dermawan walaupun kamu lagi butuh. Wah, ini yang paling susah nih, Pak. Tetap dermawan padahal kita sedang butuh. Wa asadu darajatil bukal insan al nafsi hajati ilaih. Dan derajat bakhil yang paling buruk, yang paling rendah, yang paling jelek itu seseorang bakhil kepada dirinya sendiri. Padahal dia butuh duitnya banyak.
(29:22) Tapi saking koretnya, Pak, buat diri sendiri aja bakhil. Makanya sebagian ulama membedakan antara bakhil dengan syuh. Bakhil adalah orang yang bakhil kepada orang lain tapi tidak bakhil pada diri sendiri. Iya. Sedangkan syahih dia bakhil sama orang bahkan kepada dirinya pun bakhil. Ya, saking bakhilnya tuh, Pak, buat mau beli sesuatu yang manfaat buat dirinya aja enggak mau. Saking bakhil dan qoretnya.
(30:04) Ya, ikhwat Islam, saudarakus iman rahimani warahimakum jam. Maka dari itu kita Rasulullah sallallahu alaihi wasallam berlindung dari sifat bukhlasallah alaihi wasallam berlindung dari sifat apa? Bakhil. Maka kita pun demikian ya hendaknya kita berlindung dari sifat ini akal Islam sifat bakhil ini bab fil munafiq wal mumassik wal mumsik fil munfiq wal munsik bab tentang orang yang berinfak dan orang yang qoret an abi hirrah radhiallahu anhu qasulah sallahu alaihi wasallam ma min yaumin yusbihul ibadu fi malakanzilan
(30:57) fqu ahaduhuma allahumma munfiqan khafa wquul ak allahumma mumsikan tala dari Abu Hurairah semoga Allah meridainya ia berkata Rasulullah sallallahu alaihi wasallam bersabda tidak ada satuun pun hari kecuali di pagi hari yang para hamba masuk padanya kecuali dua malaikat turun. Di setiap pagi itu ada dua malaikat apa? Turun.
(31:37) Yang satu berdoa, “Ya Allah berikan ganti kepada orang yang berinfak.” Dan yang satu lagi berkata, “Ya Allah, berikan kebinasaan kepada harta orang yang pelit.” Iya. Hadis ini kita ambil faedah, akhi. Hadis ini menunjukkan bahwa para malaikat itu tugasnya berbeda-beda, Pak. Nah, di antara malaikat ada yang ditugaskan oleh Allah setiap pagi turun.
(32:12) Dua malaikat. Yang satu mendoakan supaya orang yang berinfak diganti. Yang satu mendoakan supaya orang yang pelit itu hartanya dibinasakan. Hadisnya kita ambil faedah yang kedua ya akhal Islam. Hadis ini menunjukkan ya celaan terhadap orang-orang yang pelit yang tidak mau berinfak dan bahwasanya hartanya itu malah binasa, Pak.
(32:56) akibat kepelitannya itu orang pelit itu kan menyangka kalau dia tidak berinfak duitnya enggak bakal berkurang. Salah besar itu, Pak. Justru dengan pelit itu malah Allah binasakan uang kita. Enggak barokah sama sekali ya. Justru dengan bersedekah Allah pelihara harta kita, Pak. Allah barokahi. Masyaallah. Maka ini hadis ya ak Islam ancaman ya bagi orang-orang yang pelit di mana ia didoakan oleh malaikat supaya hartanya itu dibinasakan. Nauzubillah minzalik.
(33:38) Dan ini menunjukkan juga ya targib anjuran untuk bersedekah, berinfak dan bahwasanya malaikat mendoakan supaya diganti itu, Pak. Iya. Bab Alkhazin al-Amin ahadul mutasoddiqin. Bab alkhazin. Alkhazin itu bendahara yang nyimpan duit, yang megang duit. Al-amin yang amanah. Ahadul mutasaddiqin. Salah satu orang yang bersedekah.
(34:18) Maksudnya terkadang kan orang kaya punya bendahara, Pak. Dia punya perusahaan, ada bendaharanya yang ditugaskan untuk megang apa? Fulus. Nah, kalau misalnya pemilik harta itu berkata kepada bendaharanya, “Ya, tolong keluarkan pulus duit untuk dibagikan ke fakir miskin.” Lalu kemudian si bendahara ini melaksanakannya dengan penuh amanah. Maka si bendahara ini tetap dapat pahala sedekah. Dapat pahala apa? Sedekah.
(34:53) Padahal duitnya bukan punya dia. Duitnya punya bosnya. an Nabi Musa alasari an Nabi sallallahu alaihi wasallam ininal muslimal amin alladzi yunfiduq mauti kamilan muaribatan bihi nafsuhfau umir lahu bih ahadul mutasoddiqin. Sesungguhnya bendahara muslim yang amanah, yang melaksanakan sesuai yang diperintahkan lalu ia memberinya dengan sempurna tanpa dikurang-kurangi dan penuh keridaan dari hatinya, lalu ia berikan kepada orang yang diperintahkan untuk diberi, maka dia termasuk orang yang bersedekah. Hadis ini menunjukkan, akhi
(35:51) ya anjuran untuk memiliki bendahara yang muslim dan amanah. Jadi kalau antum mau ngangkat bendahara, usahakan dia pertama muslim. Yang kedua dia amanah orangnya, Pak. Karena masalah duit itu, Pak ngeri Pak. Banyak orang kalau ngelihat duit itu matanya hijau, Pak. Sahih. Atau sudah ngaji berjenggot ya ngelihat duit itu enggak tahan ya. Akhirnya apa? Ngelihat duit itu imannya kayak kayak hilang.
(36:39) Udah enggak ada rasa takut. Makanya dia korupsi. Saudaraku seimanahimani warahimakum jamian. Soalnya ya saya pengalamanlah ngadapin orang kayak ginian ini. Iya. Jadi orangnya masyaallah ngaji punya jenggot tapi ternyata pas kita kasih amanahus raib entah ke mana itu duit. Ngeri Pak ya.
(37:11) Maka dari itulah penting sekali Pak kalau menunjuk bendaharawan tuh yang betul-betul amanah. Iya. Ikhwatlah Islam sodak seiman. Kita masuk ke bab anfiqihi wala tuhsi wala tu’i. Bab berinfaklah dan jangan hitungan dan jangan menahan-nahan. Artinya kalau kita berinfak tuh jangan hitungan, Pak. Ya kadang kita hitungan kita saya sudah berinfak banyak sudahlah cukup ngapain banyak-banyak gitu.
(37:49) Kalau kita hitungan, Allah pun nanti hitungan sama kita, Pak. Allah aja ngasih rezeki sama kita itu enggak hitungan, Pak. Terus kita mau berinfak kepada fakir miskin hitungan. Maka biasanya dikasih balasan yang sama. Sebut dalam hadis begitu. an asma binti abi bakrin assiddiq annah jaatin nabi wasallam faqal ya nabiallah lais min alubair junahun ard mimma yudil alya faqi wallahu alaik dari Asma bintu Abi Bakar.
(38:41) Semoga Allah meridainya bahwa ia datang kepada Nabi sallallahu alaihi wasallam lalu ia berkata, “Wahai Nabiullah, aku tidak memiliki harta apa-apa kecuali yang diberi oleh Zubair yaitu suaminya.” Ya, apa berdosa wahai Rasulullah? Saya saya berinfak dari pemberian Zubair kepada saya.
(39:12) Karena kan seorang istri wajib diberikan nafkah oleh suami. Nah, asma ini mengatakan, “Saya enggak punya apa-apa kecuali pemberian dari siapa? Suaminya itu.” Nah, kalau saya berinfak dari pemberian suami saya, bagaimana ya Rasulullah? Kata Rasulullah, “Iridi, berinfak saja sesuai dengan kemampuan kamu dan jangan menahan-nahan. niscaya Allah akan tahan apa untukmu rezeki.
(39:46) Hadis ini akhal Islam menunjukkan bahwa seorang wanita boleh berinfak dari harta yang diberi oleh suaminya dengan tanpa izin suami. Bila ia tahu suaminya itu dermawan. Iya. Walaupun pada asalnya, Pak, seorang wanita itu kalau berinfak harus izin siapa? Suami. Harus. Tapi di sini Nabi sallallahu alaihi wasallam ketika ditanya oleh Asma tentang ia apakah boleh menginfakkan dari pemberian Zubair, Rasul tidak berkata kepada Asma, “Kamu sudah minta izin belum?” Ya, kata sebagian ulama, bisa jadi Rasulullah tahu bahwa Zubair itu
(40:40) orangnya dermawan dan pasti memberikan izin kepada siapa? Istrinya untuk berinfak. Iya. Maka kalau seorang istri tahu dan yakin suaminya pasti mengizinkan, maka pada waktu itu enggak masalah. Dia tidak minta izin kepada siapa? Suaminya. Namun memang yang lebih baik minta izin dulu kepada suaminya. Saudaraku iman rahimani warahimakumullah jam.
(41:12) Hadis ini menunjukkan seorang wanita hendaknya juga berinfak. Apalagi Rasulullah mengabarkan bahwa kebanyakan penduduk api neraka itu wanita. Makanya kata Rasulullah sallallahu alaihi wasallam, “Tasaddaqna ayyuhanisa.” Ya, wahai wanita, bersedekahlah. Fa inni uritunar. Karena aku diperlihatkan api neraka.
(41:39) Ternyata kebanyakan penduduknya siapa? Wanita. Hadis ini menunjukkan bahwa orang yang menahan-nahan hartanya dan tidak menginfakkannya, maka Allah pun berikan balasan yang sana. Kalau tahan-tahan lagi, Pak. Iya. Dan kalau kita berinfak pun jangan hitungan, Pak. Tapi bukan berarti itu kita boros ya. Karena boros pun tidak boleh ya. Jangan hitungan. Sebab kalau kita hitungan dalam berinfak, Allah pun hitungan kepada kita.
(42:12) Nah, demikian sudah masuki saya. No. Ikhwatal Islam. Untuk selanjutnya kita simak dikumandangkannya azan untuk salat Isya. bagi daerah Jakarta dan sekitarnya. Allahu Akbar. Allahu Akbar. Akbar. Allahu Akbar. Allahu Akbar. Ashadu allailahaillallah.
(43:27) [Tepuk tangan]
Leave a Reply