- warahmatullahi wabarakatuh nahmaduhu wanasta’inuhu wanastaghfiruh Allahumma sholli wasallim Muhammadin wa ala alihi wa sahbihi Alhamdulillah bapak ibu Alhamdulillah kita bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala kita memuji dan menyanjungnya atas semua
- limpahan nikmat dan karunianya terutama tentu saja nikmat iman nikmat mengenal sunnah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam nikmat memahami Islam dengan ayat-ayat Alquran dan hadis-hadits yang shahih dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Dengan pemahaman para sahabat radhiyallahu Ta’ala anhuma’in nikmat kemudahan menuntut ilmu mempelajari perkara-perkara yang merupakan prinsip dasar agama kita belajar aqidah belajar tauhid belajar hal-hal yang menguatkan keimanan kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala Alhamdulillah
- di kesempatan malam hari ini kita dipertemukan kembali di masjid yang Mubarok ini Masjid Nurul Iman yang penuh berkah ini dalam lanjutan pembahasan kitab yang sangat bermanfaat kitab Al Aqidatul aqidah wasithiyah karya dari Al Imam syaikhul Islam Abul Abbas Ibnu Taimiyah Alhamdulillah kitab Al Aqidatul wasithiyah kitab yang ringkas tapi kandungannya sangat padat memuat prinsip-prinsip dasar aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah dan di bagian awal-awal kitab ini sebagaimana yang sudah kita bahas beberapa kali sebelumnya
- syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah atau memuat ayat-ayat Alquran yang menjelaskan tentang nama-nama Allah subhanahu wa ta’ala yang maha indah dan sifat-sifatnya yang Maha Tinggi sifat-sifatnya Yang Maha Sempurna ini tentu saja beliau melakukan ini karena mendahulukan sesuatu yang memang pantas untuk didahulukan karena ketika berhubungan dengan kebaikan agama kita kesempurnaan ibadah kita mengkaji dan memahami nama-nama dan sifat-sifat Allah subhanahu wa ta’ala yang maha indah yang Maha Tinggi dan Maha Sempurna ini adalah Sebab utama
- yang akan menjadikan ibadah kita lebih tinggi nilainya menjadikan ketakwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala lebih mudah untuk kita sempurnakan pada diri kita itulah yang Allah Subhanahu Wa Ta’ala perintahkan di dalam Alquran di dalam FirmanNya Audzubillahiminasyaitonirrojim walillahil Asmaul Husna dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala memiliki nama-nama Yang Maha indah maka berdoalah kepada Allah beribadahlah kepada Allah dengan memahami kandungan nama-namanya yang maha indah para ikhwan dan memahami nama-nama dan sifat-sifat Allah
- demikian tinggi kedudukannya di dalam Islam merupakan jalur utama yang harus ditempuh oleh orang yang ingin meraih keridhaan Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjadikan amal-amal ibadah yang dilakukannya lebih tinggi nilainya lebih sempurna di sisi allah subhanahu wa ta’ala Kenapa demikian karena memang mengenal Allah inilah yang akan menumbuhkan ibadah-ibadah utama di dalam hati kita Karena amalan-amalan hati kita ketahui bersama inilah yang menentukan nilai daripada amalan anggota badan cinta takut dan berharap kepada Allah
- ketundukan tawakal ridho dan semua ini amalan-amalan hati yang merupakan tiang-tiang utama penopang iman Bagaimana caranya menumbuhkan semua ini tentu jalur utamanya adalah dengan mengenalkan hati kita tentang Dzat Yang Maha indah sifat-sifatnya Maha Tinggi dan Maha Sempurna inilah yang sudah pernah kita Jelaskan juga merupakan makna firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala di dalam Alquran yang menjelaskan tentang keutamaan ilmu di surat Fathir Allah subhanahu wa ta’ala berfirman sesungguhnya yang benar-benar takut kepada Allah
- diantara hamba-hambanya hanyalah orang-orang yang berilmu ilmu tentang apa ilmu tentang Allah hanyalah orang-orang yang mengenal Allah ini ada pembatasan Hanya mereka yang bisa takut berarti yang tidak menempuh jalan ini tidak mengenal Allah tidak akan bisa memiliki rasa takut kepada Allah karena Al Ulama di sini orang-orang yang berilmu di sini disebutkan di dalam tafsir Ibnu Katsir rahimahullah ta’ala maknanya adalah Al ulama orang yang memiliki ilmu yang mengenal Allah Hal ini dikarenakan semakin pengetahuan
- seorang hamba tentang Allah semakin besar semakin kuat pengetahuannya tentang nama-nama dan sifat-sifat Allah semakin sempurna maka otomatis rasa takutnya kepada Allah pengagungannya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan semakin semakin besar dan semakin kuat pula ingat bapak ibu dan jamaah sekalian rahimakumullah di dalam Islam itu ibadah dituntut untuk kita laksanakan lahir dan batin kalau ibadah dilaksanakan hanya cuma anggota badan saja maka ini belum mencapai tujuannya Bagaimana mungkin Seseorang dikatakan
- beribadah hanya dengan anggota badannya tapi di hatinya tidak ada rasa cinta tidak ada rasa takut tidak ada ketundukan orang-orang yang dipuji oleh Allah subhanahu wa ta’ala di dalam Alquran yang mereka berlomba-lomba mendekatkan diri kepada Allah ketika beribadah Mereka selalu diiringi dengan rasa takut dan berharap inilah ibadah yang sempurna ulah ikan ladzina rahmatan yang dijadikan seruan disembah atau diseru selain Allah ini yakni para malaikat orang-orang yang sholeh mereka ini justru berlomba-lomba mendekatkan diri kepada Allah mencari
- wasilah atau cara untuk mendekatkan diri kepada Allah mengharapkan rahmatnya dan takut akan azabnya mereka dipuji karena mereka beramal dengan hati anggota badannya beramal disertai dengan kecintaan rasa takut pengharapan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala di hati mereka di dalam surat al-anbiya Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan tentang para nabi dan para rasul mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera berlomba-lomba ketika melakukan kebaikan dengan anggota badannya mereka semangat mengerjakan amal-amal Saleh
- dan mereka selalu berdoa kepada kami dalam keadaan takut dan berharap amalan hati ini yang menentukan nilai dan kualitas amal yang dilakukan anggota badan manusia Kenapa rasulullah shallallahu salam dalam hadis sahih riwayat Imam muslim pernah bersabda apa Attaqwa Haruna Taqwa itu terletak di sini sambil menunjuk ke dalam dada beliau tiga kali orang yang melaksanakan salat tidak khusyuk Bukankah khusyuk adalah roh daripada salat berarti salatnya ibaratnya Seperti apa bangkai atau mayit ya tidak punya ruh karena dia hanya mengerjakan dengan
- anggota badannya tidak disertai dengan kecintaan di dalam hatinya kan sudah pernah saya nukilkan Imam Ibnu qayyim rahimahullah ta’ala sewaktu menjelaskan hakikat ibadah hakikat makna ibadah apa kata beliau ibadah itu adalah sesuatu yang menghimpun Kesempurnaan Cinta dan sikap tunduk yang utuh kepada Allah Jadi ibadah yang dikerjakan oleh anggota badan manusia harus diiringi dengan ketundukan dan cinta di hati itu baru namanya dia melaksanakan ibadah yang Hakiki inilah jenis ibadah yang dipuji di dalam ayat-ayat Alquran
- yang disifati ada pada hati orang-orang yang beriman makanya di sinilah kita melihat bagaimana pentingnya ilmu pemahaman terhadap nama-nama Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang maha indah dan sifat-sifatnya yang maha sempurna karena hati manusia tidak akan mungkin tertarik mencintai sesuatu kalau dia tidak mengenal keindahannya Fitrah pasti hati itu akan mencintai akan mengagumi akan memuliakan membesarkan sesuatu yang indah sesuatu yang dianggap memiliki kesempurnaan ya dalam urusan dunia saja kalau ada hal-hal yang indah kita tertarik
- ada hal-hal yang kita anggap apa ini sempurna atau canggih kita ingin memilikinya Padahal kita tahu makhluk bagaimanapun indah dan sempurnanya tetap ada keterbatasan ini saja telah disukai atau dicintai oleh hati manusia bagaimana kalau dia mengenal Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang dia itu maha indah Bagaimana kalau hati mengenal Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang sifat-sifat kebaikannya Maha Sempurna rahmatnya limpahan nikmatnya selalu dicurahkan kepada hambanya maka semakin kita mengenal Allah pasti kita akan semakin
- mencintainya selalu memujinya menjadikan hati kita selalu ingat dan tidak lalai Karena hati manusia akan selalu teringat kepada sesuatu yang paling dominan paling dicintainya paling diagungkannya paling sering berbuat kebaikan kepadanya dan itu semua secara sempurna ada pada zat Allah Subhanahu Wa Ta’ala maka oleh karena itu mengenal nama-nama dan sifat-sifat Allah Subhanahu Wa Ta’ala inilah satu-satunya obat penyakit hati yang bisa menyempurnakan semua bentuk penghambaan diri bahkan mulai dari ibadah-ibadah yang paling besar
- yang merupakan tiang-tiang utama penopang iman contoh saja cinta kepada Allah cinta kepada Allah ini disifati oleh sebagian dari para ulama kedudukannya kata imam Syekh Abdurrahman rahimahullah ta’ala mahabbatullah Hiya Ruhul Imani Allah itu adalah rohnya Iman bayangkan rohnya iman iman tidak akan hidup Tanpanya sekaligus dia adalah hakikat tauhid landasan pendekatan diri kepada Allah dan penghambaan diri kepadanya mencintai Allah Subhanahu Wa Ta’ala bagaimana kita raih pasti dengan
- mengenal sifat-sifat kesempurnaannya semakin kita mengenal kemahaindahan Allah kita akan semakin Mencintainya Imam Ibnu qayyim rahimahullah ta’ala mengatakan barangsiapa yang mengenal Allah dengan nama-namanya yang maha indah sifat-sifatnya yang Maha Tinggi perbuatan-perbuatan Yang Maha terpuji pasti dia akan mencintai Allah Subhanahu Wa Ta’ala Oleh karena itu orang yang tidak belajar permasalahan penting ini melalui Manhaj metode pemahaman Ahlussunnah Wal Jamaah dia akan celaka tidak akan bisa dia melaksanakan ibadah dengan benar kepada
- Allah Karena landasan ibadahnya saja yaitu cinta takut dan berharap kepada Allah pasti akan keliru karena dia salah dalam mengenal Allah ini salah satu diantara hal yang benar-benar kita syukuri ya kita berkesempatan untuk bisa mempelajari akidah Ahlussunnah Wal Jamaah dalam masalah yang sangat penting yang menentukan kualitas iman kita Syekh Abdul razaq ulama besar kita yang ada di Madinah yang punya kajian rutin di Masjid Nabawi yang juga alhamdulillah sering menyampaikan faedah ilmu datang ke negeri kita ketika beliau menulis Kitab
- yang terkenal fikul Asmaul Husna yang sudah ada terjemahannya fiqih memahami nama-nama Allah yang Maha indah ketika beliau membahas pembahasan yang berhubungan dengan pengaruh atau dampak dari mengenal nama-nama dan sifat-sifat Allah dalam hal menyempurnakan ubudiyah ibadah atau penghambaan diri kita kepada Allah beliau menyebutkan bagian akhir kesimpulan kesimpulannya jumlah Fal ubudi yaitu bijamiian roji’atun Ila muqtadiyatil asmai wa sifat kata beliau kesimpulannya yang namanya ibadah penghambaan diri kepada Allah dalam semua bentuknya
- ibadah lahir maupun batin semuanya kembali kepada Apa kembali kepada memahami kandungan nama-nama dan sifat-sifat Allah Subhanahu Wa Ta’ala makanya pantas kalau ilmu tentang nama-nama dan sifat-sifat Allah ini dikatakan ilmu yang paling Agung paling tinggi paling mulia kedudukannya di dalam Islam secara mutlak karena faedahnya menghidupkan iman ya menjadikan penghambaan diri kita kepada Allah bernilai amalan-amalan anggota badan kita menjadi semakin besar keutamaannya Kalau tidak salah Ingat saya pernah nukilkan
- pernyataan sebagian dari para ulama tentang hal ini ketika menggambarkan tentang keutamaan yang ada pada sahabat yang mulia Abu Bakar As Siddiq Ra kita bandingkan beliau dengan para sahabat yang lainnya ini membandingkan antara gunung-gunung yang tinggi semuanya utama semuanya mulia tapi coba perhatikan Abu Bakar As Siddiq memilih keutamaan yang demikian tinggi beliau adalah orang mukmin yang paling sempurna Imannya di umat ini setelah Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam kalau kita melihat amalan-amalan dhohir yang beliau lakukan
- pastinya rajin para sahabat semua adalah orang-orang yang selalu berlomba-lomba dalam kebaikan setelah salat wajib ibadah-ibadah yang wajib sholat sunnah bacaan Alquran berdzikir berjihad di jalan Allah berdakwah dan seterusnya kalau kita bandingkan sahabat satu dengan sahabat yang lain Mereka semua rajin-rajin dalam hal ini mereka semua punya amal yang luar biasa tapi kenapa Abu Bakar As Siddiq mengungguli keutamaan mereka dalam hal iman ternyata inti permasalahannya adalah ada pada amalan hatinya inilah pernyataan yang dinyatakan oleh
- seorang ulama tabiin Bakar bin Abdullah Al muzani rahimahullah Beliau mengatakan masa baqohum Abu bakrin bikafroatia tidaklah Abu Bakar As Siddiq keutamaan para sahabat yang lain dengan hanya sekedar banyaknya puasa banyaknya salat banyaknya berpuasa atau banyaknya bersedekah yakni karena sahabat yang lain juga luar biasa semangatnya dalam melakukan ibadah-ibadah ini Tapi beliau meraih kedudukan atau keutamaan yang mengungguli sahabat yang lainnya adalah dengan kuatnya keimanan yang ada di hati beliau jadi amalan hati inilah yang benar-benar
- menghidupkan iman menjadikan tinggi nilai ibadah dan jalur yang paling mudah untuk kita tempuh agar bisa meraih keutamaan ini dengan Taufik dari Allah subhanahu wa ta’ala adalah mengenal nama-nama dan sifat-sifat Allah ta’ala mengatakan orang yang berjalan mencari keridhaan Allah subhanahu wa ta’ala melalui jalur mengenal nama-nama dan sifat-sifatnya sya’nuhu ajabun keadaannya sangat luar biasa indah pembukaan pintu-pintu kebaikan melalui jalur ini adalah ajak sangat mengagumkan inilah ilmu yang sudah pernah kita
- Terangkan juga ilmu yang dituju pada zatnya Jadi kalau misalnya Sebagian ulama menyatakan atau sering kita Dengarkan pernyataan ilmu itu sarana untuk beramal ilmu kalau tidak diamalkan tidak bermanfaat ini tidak semua berlaku kaidah ini karena diantara ilmu ada yang merupakan goyah tujuan pada dzatnya contoh ilmu tentang hak-hak Allah kewajiban beribadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala semata-mata ilmu tauhid yang erat kaitannya dengan ilmu yang kita sedang bahas ini mengenal nama-nama Allah dan sifat-sifatnya ini ditujukan
- pada zatnya dipuji pada dratnya justru amalan bisa jadi tidak merupakan tujuan dia hanya merupakan wasilah kalau amalan tersebut diamalkan cuma menyentuh anggota badan tidak sampai ke hati tidak disertai dengan rasa cinta takut berharap kepada Allah ini menjadikan amal tersebut hanya sebagai sarana tidak mencapai tujuan kalau seandainya tidak diiringi dengan amalan hati kita ingat Hadis Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam yang disebutkan di dalam Shahih Bukhari dan Muslim tentang sahabat yang mencintai surat al-ikhlas
- sampai selesai surat yang sangat ringkas seorang sahabat Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam karena suka dan cinta dengan kandungan surat ini yang berisi nama-nama dan sifat-sifat Allah maka beliau ini kalau menjadi imam selalu setelah membaca surat al-fatihah membaca surat pendek pasti diakhiri dengan membaca surat al-ikhlas setiap rakaat salatnya akhirnya beberapa sahabat Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam datang menanyakan hal ini kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam Kenapa orang ini selalu membaca setiap rakaat salatnya tentu boleh-boleh
- saja cuma Mereka ingin menanyakan ketika mendapatkan laporan ini Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam balik bertanya kepada mereka balik menyuruh mereka selalu coba tanyakan kepadanya Kenapa dia melakukan itu apa alasannya datang Mereka bertanya kepada sahabat yang mulia ini radhiyallahu ta’ala Anhu maka sahabat ini menjawab Rahmani wa anak karena surat ini kandungannya adalah tentang sifat-sifat Allah sifat-sifat kesempurnaan Allah dan aku suka senang membaca surat yang seperti ini dia mencintai Allah melalui dia mengenal sifat-sifat
- kesempurnaannya makanya dia suka membaca surat seperti ini dan pastinya kalau orang yang membaca seperti ini dengan perenungan yang benar dengan kecintaan karena sukanya sehingga dia sering mengulang-ulanginya disampaikan alasan ini kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam maka Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda ah biru sampaikan kepadanya bahwasanya Allah Subhanahu Wa Ta’ala Mencintainya seorang hamba yang dicintai oleh Allah dia telah meraih Tingkatan tertinggi dalam agama sebabnya ya mungkin kita anggap remeh hanya
- sering membaca surat al-ikhlas dia mencintai Allah maka Allah membalas dengan balasan yang lebih baik tapi sesuai dengan perbuatannya karena dia mencintai sifat-sifat Allah Subhanahu Wa Ta’ala maka Allah Subhanahu Wa Ta’ala Mencintainya maka inilah kedudukan kita mengenal ayat-ayat Alquran hadis-hadits Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam yang menjelaskan nama-nama dan sifat-sifat Allah dan sudah kita praktekkan ini adalah mayoritas isi Alquran yang paling banyak ayat-ayat Alquran selalu memuat di setiap ayat hampir
- tidak pernah luput ada penjelasan tentang ada penyebutan nama-nama Allah yang Maha indah sifat-sifatnya yang Maha Tinggi maha sempurna dan perbuatan-perbuatannya yang maha terpuji oleh karena itu sekali lagi pembahasan tentang masalah ini benar-benar kita harus berikan perhatian besar kalau kita ingin dapatkan balasan dari Allah subhanahu wa ta’ala perhatian dari Allah subhanahu wa ta’ala yang berarti taufiknya yang berarti kemudahan dalam kebaikan dijaga dan dilindungi dari segala keburukan Kita buktikan dengan
- mengusahakan sebab yang menumbuhkan cinta di hati kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala yaitu dengan mengenalkan keindahan nama-nama dan sifat-sifatnya karena al jazaku Min jinsil amal balasan adalah dari jenis perbuatan ya orang yang mencintai Allah pasti dia akan terhindar dari kelalaian dia akan selalu mengingat dan berdzikir kepada Allah kenapa orang yang mencintai Sesuatu akan sering mengingat sesuatu itu kaidah orang Arab mengatakan Siapa yang mencintai sesuatu dia akan sering mengingat atau menyebut sesuatu
- tersebut ya makanya orang yang berdzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala ketika dia memuji Allah mensucikan Allah membesarkan Allah dia merenungkan makna kemaha sempurnaan sifat-sifat Allah hamba ini akan mendapatkan maiatullah kebersamaan Allah yang khusus yang mengandung arti semua kebaikan-kebaikan Taufik penjagaan dari Allah dia akan selalu ditolong dia akan selalu dimudahkan untuk dibimbing dalam segala kebaikan dihindarkan dari segala keburukan di dalam sebuah Hadis Qudsi yang shahih Allah subhanahu wa ta’ala berfirman wa
- Ana ma’abdihi aku akan selalu bersama hambaku ketika hambaku ini selalu menyebutku selalu mengingatku dan di saat kedua lisannya bergerak untuk memuji Allah Subhanahu Wa Ta’ala maka ikhwan dan rahimakumullah para ulama menyebutkan kelalaian hati serta hawa nafsu yang diperturutkan ini adalah dua sumber utama kerusakan dan ketika menggoda manusia ingin merusak manusia upaya paling besar dikerahkannya adalah untuk merusak manusia dalam dua hal ini jadi seperti penjelasan Imam Ibnu qayyim rahimahullah ta’ala dalam kitab
- beliau berdalil dengan diantaranya dengan firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala di surat al-kahfi dan janganlah kamu mengikuti janganlah kamu mentaati orang-orang yang telah kami lalaikan hatinya dari mengingat Allah mengingat kami mengingat Allah serta dia memperturutkan hawa nafsunya sehingga keadaan dan urusannya Semua menjadi rusak dua hal govlatul Qolbi kelalaian hati dari mengingat Allah dan hawa nafsu yang diperturutkan sehingga syaikhul Islam Ibnu Taimiyah
- rahimahullah ta’ala pernah mengungkapkan pernyataan yang terkenal Al mahbusumanhu bisa orang yang terpenjara itu adalah orang yang terpenjara terhalangi hatinya dari mengenal rabbnya dan orang yang ditawan itu adalah orang yang ditawan oleh hawa nafsunya dari sinilah shilton merusak manusia dengan kerusakan yang sangat besar dan ini jenis kerusakan yang banyak tidak disadari oleh manusia sekarang sehubungan dengan dua hal ini apa inti permasalahan yang menjadikan kelalaian hati dari mengingat Allah dan setan mudah untuk merusak manusia
- ketika masuk dari dua celah ini inti permasalahannya kembali kepada apa yang tadi kita sedang bicarakan Karena hati manusia tidak mengenal Allah ya setan menjadikan isi di dalam hati manusia itu banyak didominasi terhadap kecintaan-kecintaan yang palsu hati manusia tidak akan bisa kosong ibaratnya hati itu seperti kata Ali Bin Abi Thalib radhiyallahu Anhu adalah wa bejana tempat menampung supaya merusak hal ini setan senantiasa membisikan kepada manusia tentang keindahan dunia yang palsu maka Lihatlah manusia dirusak dengan
- perhiasan harta kedudukan kemudian kedudukan yang berikutnya hanya berkisar kepada masalah ini dan manusia terpengaruh Karena bagaimanapun hati akan tertarik dengan sesuatu yang dianggapnya indah solusinya dengan Taufik dari Allah subhanahu wa ta’ala adalah harus kita mengenalkan hati kita terhadap sesuatu yang lebih indah dan lebih tinggi daripada urusan dunia yang selalu dibisikan oleh setan di hadapan hati manusia ingat setan setiap saat bekerja untuk membinasakan manusia maka untuk menghilangkan hal-hal yang merupakan kotoran penyakit
- hati ini Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjadikan solusinya adalah membaca Alquran dan merenungkan isinya utamanya yang berhubungan dengan kemahandaan nama-nama Allah subhanahu wa ta’ala dan kemaha sempurnaan sifat-sifatnya oleh karena itu dari semua segi dan sudut pandang memang ilmu tentang nama-nama dan sifat-sifat Allah subhanahu wa ta’ala ini merupakan ilmu yang paling kita butuhkan untuk memperbaiki iman kita menyempurnakan ketakwaan kita membenarkan sholat kita menjadikan khusyuk ikhlas dalam beribadah juga dengan sebab ini kita
- akan melawan tipu daya seiton menjauhkan hati kita dari kelalaian dan semua keutamaan-keutamaan dan kemuliaan-kemuliaan yang lainnya kembali kepada sejauh mana kita memahami dengan benar nama-nama Allah subhanahu wa ta’ala yang maha indah dan sifat-sifatnya yang Maha Tinggi Oleh karena itu Imam Ibnu qayyim rahimahullah ta’ala juga mengatakan orang yang paling sempurna ibadahnya penghambaan dirinya kepada Allah adalah orang yang beribadah kepada Allah dengan memahami kandungan nama-nama dan sifat-sifatnya bisa dijangkau dengan pengetahuan
- manusia makanya ini semua ya sekedar kita Ingatkan dan membangkitkan semangat kita supaya kita tidak malas-malasan belajar kitab akidah wasithiyah Kenapa kita harus membahasnya kadang-kadang kita sebutkan syubhat orang-orang yang menolak sifat-sifat Allah kita sebutkan bantahannya agar menjadikan hati kita yakin ya supaya kita semakin yakin memang sifat-sifat Allah itu maha indah sesuai dengan fitrah dan akal sehat manusia dan dengan ini kita semakin mensyukuri nikmat Allah bisa belajar akidah yang benar bisa belajar tauhid demi Allah
- ini adalah karunia yang paling indah yang masih tersisa di akhir zaman ini di akhir zaman yang penuh dengan fitnah Agar kita tahu bukan harta yang kita berlomba-lomba untuk kita kejar bukan kedudukan ya karena ini sesuatu yang akan habis kalau kita ingin balasan yang mulia disisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala Maha perbaiki sebab-sebab yang menjadikan kita bisa mendapatkan kenikmatan yang kekal abadi ya sebagaimana di surga saja kenikmatan tertingginya meskipun kenikmatan surga itu Hakiki kenikmatan tertingginya adalah bukan dengan
- ya taman-taman yang mengalir sungai-sungai di bawahnya bukan dengan istana-istana dari emas dan perak atau bidadari-bidadari yang cantik meskipun Ini semua adalah keindahan yang Hakiki di surga tapi kenikmatan tertinggi adalah bertemu dan memandang wajah Allah Subhanahu Wa Ta’ala ini kenikmatan yang paling tinggi yang dirasakan oleh penghuni surga maka di dunia ini ya perhiasan hati kita yang paling besar adalah mengenalkannya dengan sifat-sifat Allah subhanahu wa ta’ala yang Maha Tinggi nama-namanya Yang Maha
- indah yang dengan sebab inilah Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan memberikan balasan yang sesuai dengan apa yang kita rasakan di dunia dengan balasan yang tertinggi di akhirat nanti itulah makna doa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dalam sebuah hadis yang shahih Allahumma inni as aluka Ya Allah Sesungguhnya aku memohon kepadaMu kelezatan memandang wajahmu di surga nanti dan kerinduan bertemu denganmu sewaktu di dunia inilah buah iman yang paling manis dan inilah balasan yang tertinggi di akhirat sesuai dengan kenikmatan tertinggi yang
- dirasakan oleh hamba itu ketika di dunia dengan dia mengenal nama-nama Allah yang Maha indah dan sifat-sifatnya yang Maha Tinggi dan Maha Sempurna Tayib ikhwan dan kita lanjutkan membaca ya Meskipun tinggal sedikit waktu penjelasan berikutnya dari syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah ta’ala di dalam kitab Al Aqidatul wasithiyah masih tentang ayat-ayat yang berhubungan dengan sifat-sifat Allah sekarang tentang ayat-ayat yang menjelaskan sempurnanya ilmu Allah dalam meliputi segala sesuatu meliputi semua makhlukNya
- ada berapa ayat yang dibawakan di sini yang pertama firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala di surat Saba ayat yang kedua Allah subhanahu wa ta’ala berfirman Allah Subhanahu Wa Ta’ala Maha Mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi ya Semua yang masuk dalam bumi termasuk ketika kita menanam tumbuh-tumbuhan air hujan yang kemudian meresap ke dalam tanah termasuk mayat yang dikuburkan kemudian binatang-binatang kecil yang masuk ke dalam tanah Allah Maha Mengetahui semua dan
- apa yang keluar dari bumi semua tumbuh-tumbuhan yang tumbuh dan seterusnya sebagaimana Allah Maha Mengetahui apa yang turun dari langit hujan para malaikat yang diperintahkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala Wahyu dan semua yang turun dari langit Allah Maha Mengetahui semuanya ya amalan-amalan Saleh ruh orang-orang yang beriman para malaikat yang menghadap Allah Subhanahu Wa Ta’ala doa dari hamba-hamba Allah yang diterima olehnya semua Allah Maha mengetahuinya ini menjelaskan tentang kesempurnaan Ilmu Pengetahuan Allah Subhanahu Wa
- Ta’ala kita teruskan setelah selesai salat Isya karena sudah waktu adzan dikumandangkan pada Allah fikum Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah alhamdulillah Alhamdulillah
- kita masih melanjutkan pembahasan tentang ayat-ayat yang dinukil oleh Syekh khul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah ta’ala di pembahasan tentang ilmu Allah subhanahu wa ta’ala yang meliputi segala sesuatu jadi Allah Subhanahu Wa Ta’ala Maha Mengetahui segala sesuatu dengan rinci sampai-sampai Allah Maha Mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi yang keluar darinya yang turun dari langit dan yang masuk ke langit ya segala sesuatu Allah Subhanahu Wa Ta’ala Maha mengetahuinya maka ini menjadikan kita semakin meyakini kesempurnaan ilmu Allah
- subhanahu wa ta’ala kemudian ayat yang kedua firman Allah di surat al-an’am ayat 59 dan di sisi allah subhanahu wa ta’ala pengetahuan kunci-kunci ilmu yang ghaib tidak ada yang mengetahuinya kecuali dia dan dia mengetahui semua yang ada di daratan maupun di lautan dan tidaklah sehelai daun gugur jatuh kecuali Allah Maha mengetahuinya tidak juga ada
- benih atau biji yang kecil di dalam kegelapan di bumi ya tidak juga benih atau biji yang bahasa ataupun yang kering kecuali semua dicatat di dalam Kitab yang nyata yaitu Al Lauhul Mahfudz karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah menakdirkan segala sesuatu yang terjadi di muka bumi ini dan mencatatnya menulisnya ini juga penjelasan tentang kunci-kunci perkara yang gaib kunci-kunci ilmu gaib ini ditafsirkan langsung oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam di dalam hadis yang shahih dalam Shahih Bukhari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
- [Musik] menafsirkannya dengan apa yang disebutkan di surat Luqman ayat 34 kunci-kunci ilmu gaib ada 5 kemudian Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam membaca ayat ini saat Sesungguhnya Allah Subhanahu Wa Ta’ala hanya dialah yang mengetahui tentang hari kiamat tentang kapan terjadinya hari kiamat dan dialah yang menurunkan hujan dan mengetahui apa yang terdapat di
- dalam rahim Dan tidaklah seorang pun ada yang mengetahui apa yang akan dikerjakannya besok dan tidak juga ada seorang yang mengetahui di tempat mana dia akan mati Sesungguhnya Allah Subhanahu Wa Ta’ala Maha Mengetahui Maha Mengetahui dan Khabir maha terperinci pengetahuannya ini juga ayat yang menjelaskan kepada kita tentang sempurnanya ilmu Allah subhanahu wa ta’ala maka tentu saja ayat-ayat seperti ini akan memberikan faedah dalam hal keimanan yaitu kita mengetahui ilmu Allah subhanahu wa ta’ala yang Maha Sempurna
- makanya tidak luput dari Pengetahuan Allah Apapun Yang Terjadi di dunia ini ya untuk kita ambil faedahnya dalam keimanan yang berhubungan dengan kebaikan-kebaikan dan keburukan keburukan misalnya ya kita meyakini Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah mengetahui dan menetapkan kebaikan-kebaikan yang dilakukan oleh seorang hamba maka setelah Dia berbuat kebaikan dia bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang memudahkannya melakukan kebaikan-kebaikan tersebut sebagaimana ketika dia melihat orang lain berbuat keburukan dia berlindung
- kepada Allah agar dijauhkan dari sebab-sebab keburukan tersebut mengetahui sifat-sifat Allah Subhanahu Wa Ta’ala seperti ini juga akan menjadikan kita selalu merasakan pengawasan Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena tidak ada yang luput dari ilmunya ya apa yang ada di hati kita Allah Maha mengetahuinya amal kecil yang kita lakukan meskipun tersembunyi di hadapan manusia Allah Maha mengetahuinya ini termasuk diantara faedah kita memahami dan meyakini sempurnanya ilmu Allah subhanahu wa ta’ala yang meliputi segala sesuatu
- demikian pula menjadikan kita semakin kuat berpegang teguh dengan syariatnya karena Allah Subhanahu Wa Ta’Ala menurunkan agama ini dengan ilmunya Dia Maha Mengetahui kebutuhan manusia kemaslahatan mereka Maka Allah turunkan di dalam agama ini hal-hal yang kalau kita amalkan maka akan mendatangkan kebaikan bagi hidup kita Allah subhanahu wa ta’ala berfirman Bukankah Allah yang menciptakan dialah yang lebih mengetahui tentang keadaan hambanya tentang kebutuhan mereka sebab-sebab yang memperbaiki hidup mereka halus lagi maha terperinci
- pengetahuannya ini semua faedah yang kita dapatkan dari mengimani nama-nama Allah subhanahu wa ta’ala yang berhubungan dengan ilmunya yang meliputi segala sesuatu selanjutnya ayat yang ketiga surat Fatir ayat ke 11 wama tahmilu Min usawalabi Ilmi Dan tidaklah ada seorang perempuan pun yang hamil lalu kemudian melahirkan kecuali dengan ilmu Allah subhanahu wa ta’ala yakni mungkin dalam sebagian perkara manusia bisa mengetahui misalnya apa yang terdapat di dalam rahim dengan USG sekarang yang ada tapi tidak akan mengetahui dengan rinci
- perkara-perkara gaib ini ada sebagian yang saat ini mungkin diketahui oleh manusia itu pun juga bukan dengan satu kepastian tapi yang jelas banyak hal-hal yang tidak diketahui oleh manusia dalam perkara-perkara gaib seperti ini sedangkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengetahui segala sesuatunya dengan dengan rinci kemudian yang terakhir ayat yang dibawakan ayat yang keempat di surat at-talaq ayat ke-12 ketika Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan tentang penciptaan langit-langit dan bumi serta tujuannya allahul ladzi kholaqsa Muhammad
- dialah Allah subhanahu wa ta’ala yang menciptakan tujuh lapis langit dan bumi juga seperti itu tujuh lapis yang kemudian pengaturan Allah perintah Allah turun di antara langit-langit dan bumi tujuannya agar kalian mengetahui Wahai Manusia Wahai orang-orang yang beriman Bahwasanya Allah Subhanahu Wa Ta’ala Maha Kuasa atas segala sesuatu dan Bahwasanya Allah meliputi semua makhlukNya dengan ilmu pengetahuannya yang sempurna ayat ini juga menyebutkan tentang kesempurnaan ilmu Allah pengetahuannya yang sempurna untuk
- mengatur alam semesta beserta isinya makanya ini menjadikan kita ketika Bersandar kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala kita Yakin Allah akan menjaga kita karena dimanapun kita berada Allah mengetahui kita maha mendengar ucapan kita sehingga dengan sebab ini kita akan berdoa kepada Allah setiap saat dalam semua hajat dan kebutuhan kita dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala maha kuasa untuk memberikan pertolongan dan perlindungan kepada hamba-hamba yang memohon pertolongan kepadanya ini faedah yang bisa kita ambil dari ayat ini dan juga faedah yang juga tidak
- kalah pentingnya adalah Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan sifat-sifat kesempurnaannya ternyata ini mengetahui hal ini adalah tujuan penciptaan alam semesta beserta isinya perhatikan ayat ini Allah menyebutkan dia menciptakan tujuh lapis langit kemudian bumi Allah mengatur semuanya dengan sebaik-baik pengaturan tujuannya agar kamu mengetahui Wahai Manusia Bahwasanya Allah Subhanahu Wa Ta’ala Maha Kuasa atas segala sesuatu sifat-sifatnya Maha Tinggi maha sempurna dan Bahwasanya Allah meliputi segala sesuatu dengan ilmunya
- berarti tauhid itu ya dipraktekkan di dalam ilmu dan di dalam amal kalau ayat ini menjelaskan tentang tauhid ilmu Bagaimana tauhid ilmu kita memahami dan meyakini cuma Allah subhanahu wa ta’ala yang memiliki sifat-sifat kesempurnaan cuma Allah subhanahu wa ta’ala yang maha kuasa atas segala sesuatu hanya Allah subhanahu wa ta’ala yang ilmunya sempurna semua sifat-sifat kesempurnaan Allah kita meyakini hanya Allah subhanahu wa ta’ala yang memilikinya maka dengan sebab ini dalam praktek ibadah hanya Allah subhanahu wa ta’ala
- yang pantas untuk disembah dan diibadahi yang kedua Inilah yang disebut dengan tauhidul Amali makanya ayat yang terdapat di dalam surat az-zariyat ya tidaklah aku ciptakan jin dan manusia kecuali agar mereka beribadah kepadaku nah kedua ayat ini saling menjelaskan Kalau surat az-zariyat ini menjelaskan tauhid Amal Kalau surat at-talaq ayat 12 menjelaskan tentang tauhid ilmu maka keduanya saling melengkapi kita akan bisa beribadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala hanya menyembah kepadanya beribadah kepadanya tanpa
- menjadikan sekutu bagi Allah kalau kita telah meyakini sifat-sifat kesempurnaan Allah dan bahwasanya yang memiliki sifat-sifat kesempurnaan ini hanya Allah Subhanahu Wa Ta’ala satu-satunya sedangkan makhluk tidak memilikinya maka yang pantas disembah dan diibadahi cuma Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak ada sekutu baginya jadi Dengan ini kita memahami ya tujuan penciptaan langit-langit dan bumi tujuan penciptaan jin dan manusia dan semua makhluk yang ada di dunia ini Tujuannya adalah untuk memurnikan tauhid kita kepada Allah
- Subhanahu Wa Ta’ala dalam ilmu dan dalam amal baik ayat-ayat yang kita jelaskan secara ringkas dari kelanjutan pembahasan kitab Al Aqidatul wasithiyah yang dibawakan oleh Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah ta’ala Semoga kita bisa mengambil faedah dan manfaatnya untuk menjadi bekal kebaikan di dunia dan di akhirat kita Barakallah fiikum kita cukupkan sampai di sini kajian kita di malam hari ini Insya Allah kita Jawab pertanyaan-pertanyaan yang sampai Amin Assalamualaikum Ustaz semoga Ustadz selalu diberi Taufik dan hidayah oleh
- Allah amin wa iyyakum ajma’in dan Kalian juga semua tentu saja saya baru hijrah ke manhaj salaf tahun ini Apakah kajian yang harus saya dahulukan adalah kajian aqidah dan tauhid ya itu pasti karena setelah Taufik dari Allah subhanahu wa ta’ala Sebab utama yang menjadikan amal-amal kita diterima Islam kita semakin baik adalah akidah yang benar tauhid yang benar lagi pula memahami aqidah yang benar ini Sebab utama untuk kita bisa Teguh di atas Islam karena Akidah itu mengikat hati sehingga hati kuat menghadapi cobaan-cobaan orang yang baru hijrah kan
- dia berharap supaya Istiqomah supaya dia bisa Istiqomah ada sesuatu yang harus mengikat hatinya nah ini kita akan dapatkan setelah kita belajar aqidah yang benar karena dengan sebab itu kita akan merasakan Islam Itu Indah benar-benar merasuk di dalam hati kita kan disebutkan di dalam Hadits Shahih riwayat Imam Bukhari para sahabat itu tidak ada seorangpun yang murtad meninggalkan agamanya setelah masuk Islam ya alasannya disebutkan di dalam hadis tersebut kadzalikal Iman demikian keadaan Iman ketika kemanisan iman itu telah masuk dan menyatu di
- dalam hati manusia yakni dia tidak akan meninggalkan iman itu selama-lamanya seperti gambaran keadaan para sahabat radhiyallahu ta’ala anhumain cobaan cobaan besar mereka hadapi ya Bahkan permusuhan yang sangat keras tapi tidak ada seorangpun diantara mereka yang murtad meninggalkan Islam nah jika kita hadapi suatu permasalahan keraguan kemudian kita mencari solusi tersebut kepada berbagai ahli akan tetapi jawaban dari para ahli memiliki perbedaan dan cukup kontradiktif Bagaimana sikap yang harus kita pilih apakah hal tersebut bisa
- dianalogikan ketika kita mendapatkan dua fatwa yang berbeda dari beberapa ulama bisa ada kesamaannya bisa juga ada perbedaannya pertama kalau urusan-urusan dunia kita hadapi beberapa ahli kan bisa berbeda sudut pandangnya karena semua hanya mungkin berdasarkan pengetahuan atau penelitian yang ini bisa berbeda satu dengan yang lain atau bisa kesimpulan juga yang berbeda ya Cuma yang jelas kita sudah mengamalkan perintah Allah untuk bertanya kepada ahli dalam setiap bidang ilmu yang kita ingin ketahui Adapun kalau dalam masalah
- agama masalah agama kan pasti hukumnya yakni dalilnya jelas perbedaan pendapat di kalangan para ulama kita hukumnya dengan dalil yang paling dekat dengan dalil itulah yang benar makanya di dalam Islam perselisihan itu tidak dituju dan tidak dijadikan sebagai sesuatu yang menunjukkan Kebaikan tidak karena hadis yang menyebutkan istilah itu Hadits palsu perbedaan pendapat di kalangan umatku adalah Rahmat dari segi sanadnya palsu maknanya juga rusak coba Antum ya pahami dari lafadz palsu ini perbedaan pendapat dikalangan umatku adalah Rahmat berarti
- kebalikannya apa persatuan umatku adalah azab Iya kan Apakah benar seperti itu tidak benar perbedaan pendapat itu bukan Rahmat karena kalau kita mengatakan perbedaan pendapat itu Rahmat berarti persatuan pendapat adalah bencana tidak mungkin itu benar Allah sendiri menyebutkan di dalam Alquran bahwa orang yang mendapatkan rahmat Allah adalah orang yang tidak ingin berselisih artinya apa dia selalu kembali kepada dalil karena dalillah Alquran dan sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam yang menyatukan kita Allah subhanahu wa
- ta’ala berfirman wala yazaluna mukhtalifina dan senantiasa manusia itu akan berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh robmu yaitu Allah Subhanahu Wa Ta’ala menunjukkan orang-orang yang mendapatkan rahmat Allah mereka tidak menginginkan perselisihan mereka ingin selalu kembali kepada yang menyatukan yaitu kembali kepada petunjuk allah subhanahu wa ta’ala dan rasulnya Jadi kalau ada perbedaan pendapat dalam urusan agama kita harus kembalikan kepada dalil sebagai bukti bahwa kita senantiasa selalu melaksanakan perintah Allah ya
- Allah dan jika kalian berselisih pendapatan tentang satu masalah maka Kembalikanlah kepada Allah dan rasulnya kepada Alquran dan Sunnah Dengan pemahaman yang benar jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari akhir itu adalah sikap yang terbaik dan juga nanti kesudahan yang akan baik mohon rekomendasi buku-buku untuk mempelajari sifat-sifat Allah kalau yang berhubungan dengan seperti faedah-faedah nama-nama dan sifat-sifat Allah dalam hal keimanan dalam hal menguatkan ketakwaan kepada Allah masing-masing dengan perincian dan
- penjabarannya adalah kitab yang saya sebutkan tadi kitab fiqul Asmaul Husna yang sudah ada terjemahannya dalam bahasa Indonesia tulisan Syekh Abdul Rozak Al Badr Hafiz Adapun kalau kaidah-kaidah tentang nama-nama dan sifat-sifat Allah penjelasan dari kitab Al Aqidatul wasithiyah yang diterangkan oleh para ulama kita baik itu Syekh Abdurrahman Allah ta’ala kemudian ada Syekh Ibnu taimin rahimahullah ta’ala juga ini kitab yang bermanfaat untuk kita membahas kaidah-kaidah tersebut ada juga yang lebih rinci juga menjelaskan
- kaidah-kaidah dalam masalah ini seperti kitab al-qawaidul mutlak tulisan Syekh Muhammad ini juga bagus cuman memang ini membutuhkan kajian dan bimbingan khusus untuk kita bisa memahaminya dengan baik ya Oleh karena itu alhamdulillah juga para ustad kita yang bisa kita tanya tentang masalah-masalah seperti ini ya khususnya mungkin para Ustadz yang mendalami masalah-masalah akidah kita juga punya para ustad tersebut ya hafidzhahullah ta’ala mereka tentu bisa juga kita jadikan sebagai rujukan dalam masalah-masalah yang penting seperti ini
- untuk menanyakan masalah-masalah yang berhubungan dengan memahami nama-nama dan sifat-sifat Allah Subhanahu Wa Ta’ala nah Apakah boleh men-share ilmu di sosmed Namun kita pribadi masih belum sempurna amalnya boleh karena kita ikut menyebarkan kebaikan ya kalau kita tunggu sempurna amalnya kita tidak akan berdakwah Siapa yang sempurna amalnya selain para nabi dan para rasul ya tidak akan ada yang berdakwah karena harus tunggu sempurna dulu baru menyebarkan ilmu tidak ada yang berdakwah berarti jadi kita lakukan
- sesuai kemampuan kita Justru dengan kita semangat menyebarkan ilmu tapi ilmu yang benar ya harus nukilannya jelas dalilnya jelas bukan asal comot sana sini artinya ilmu yang benar kalau kita semangat menyebarkannya itu sekaligus juga menyemangati kita untuk mengamalkannya waktu kita menyampaikan kepada orang lain berarti kita sampaikan juga kepada diri kita sendiri maka ini termasuk yang memotivasi kita untuk berusaha mempraktekkan ilmu tersebut karena kita sudah menyampaikannya kepada orang lain misalnya monster ilmu pentingnya salat
- tahajud sedangkan diri sendiri susah untuk salat tahajud ketika Antum menyebarkan kan Antum tidak mengatakan Oh saya adalah orang yang rajin salat Tahajud dan tidak ada keterangan seperti itu kita katakan kita menyebarkan tujuannya untuk memotivasi ya kalau orang lain kalau kita belum bisa mengamalkannya semoga orang lain yang membaca ini bisa mengamalkannya dan mendoakan kebaikan untuk kita agar juga bisa mengamalkannya Masya Allah dengan sebab seperti ini kita akan mendapatkan kebaikan ya Dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak akan
- menyia-nyiakan kebaikan yang dilakukan oleh hamba-hambanya oleh karena itu saya katakan tadi tentu kita bersungguh-sungguh berdoa kepada Allah dan kita berharap orang-orang yang melakukan kebaikan tersebut mendoakan-kebaikan untuk kita maka kita akan mendapatkan faedahnya Insya Allah untuk kebaikan dunia dan akhirat kita Barakallah fikum Cukup sampai di sini mudah-mudahan apa yang kita bahas dan kita kaji bermanfaat dan menjadi sebab yang memberatkan timbangan Amalan kita pada hari kiamat nanti menjadi sebab kemudahan Allah
- Subhanahu Wa Ta’ala memberikan keridhaannya kepada kita mohon maaf atas segala yang salah dan kurang Salallahu Wassalam warahmatullahi rabbil alamin Subhanallah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
#5 Ilmu Pengetahuan Allah Meliputi Semuanya – Ustadz Abdullah Taslim, MA
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply