Syaikh Prof. Dr. Abdurrazaq bin Abdul Muhsin – Tujuan-Tujuan Haji

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

ketahuilah bahwa sesungguhnya ibadah haji merupakan ibadah yang paling mulia yang bisa mendekatkan seorang hamba kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Bahkan haji tersebut merupakan ibadah yang difardhukan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dan dia termasuk diantara ibadah yang menjadi pondasi utama di dalam agama sebagaimana itu merupakan bagian daripada rukun Islam yang lima.
Sebagaimana yang disebutkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam di dalam hadisnya bahwa islam itu berdiri di atas 5 landasan yang pertama adalah syahadat kemudian shalat kemudian puasa kemudian zakat dan yang berikutnya adalah melaksanakan ibadah haji Shallallahu Alaihi Wasallam sebagaimana juga banyak di dalam riwayat-riwayat lainnya yang disampaikan oleh Nabi Shallallahu alaihi wasallam yang memberikan motivasi kepada umatnya agar mereka melaksanakan ibadah haji serta keutamaan-keutamaan yang ada di dalamnya [Musik] Shallallahu Alaihi Wasallam salah satunya sebagaimana yang terdapat di dalam hadis Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kepada salah seorang yang bernama Amru bin as radhiyallahu ta’ala Anhu ketika pertama kali dia masuk ke dalam agama Islam maka Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam menyebutkan Tidakkah kamu tahu bahwa Islam akan menghilangkan kesalahan-kesalahan sebelumnya Begitu juga dengan hijrah akan menghapuskan kesalahan-kesalahan sebelumnya dan begitu juga dengan ibadah haji akan menghapuskan kesalahan-kesalahan sebelumnya begitu juga dalam riwayat yang dikeluarkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim bahwa Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam menyebutkan barangsiapa yang melaksanakan ibadah haji kemudian dia tidak melakukan kefasikan Atau melakukan sesuatu hal-hal yang sifatnya dilarang di dalam agama maka dia pulang seolah-olah baru saja dilahirkan oleh orang tuanya bahwa muslim Shallallahu Alaihi Wasallam Al umrotu Ilal Jannah [Musik] sebagaimana juga dalam riwayat yang lainnya bahwa Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam menyebutkan apabila seseorang melakukan ibadah umroh kemudian diikutkan dengan umroh yang lainnya maka akan bisa menghapuskan kesalahan-kesalahan yang ada di antara keduanya dan haji yang mabrur tidak ada balasan yang paling pantas untuknya kecuali surga Allah Subhanahu Wa Ta’ala Wassalam Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam melaksanakan ibadah haji pada tahun ke-10 Hijriyah di mana Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam menyebutkan Bagaimana haji yang sebenarnya mengajarkan kepada umatnya tata cara pelaksanaan ibadah haji tersebut dengan tata cara yang langsung dipraktekkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam agar dicontoh oleh umatnya kemudian Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam Memberikan motivasi kepada umatnya agar mengambil semua ibadah tersebut dari Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam sebagaimana yang dikeluarkan oleh imam muslim Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam berpesan kepada kita sebagai umatnya hendaklah kalian mengambil semua manasik ibadah haji dariku karena kemungkinan aku tidak lagi berjumpa dengan kalian Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dengan sabda Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam tersebut maka Haji Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam ini dinamakan dengan Haji Wada yaitu Haji perpisahan karena itu merupakan Haji pertama sekaligus Haji terakhir rasulullah shallallahu alaihi wasallam dan pada waktu Haji ini juga Allah Subhanahu Wa Ta’Ala menurunkan Sebuah ayat yang mana menunjukkan kesempurnaan agama Islam Allah subhanahu wa ta’ala berfirman Hari ini aku sempurnakan Agamaku untukmu kemudian kucukupkan nikmatku kepadamu dan aku ridhoi Islam sebagai agamamu Akbar sesungguhnya ibadah haji merupakan kesempatan untuk mengambil bekal dengan bekal yang paling indah di kala bertemu dengan Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena di dalam pelaksanaan ibadah haji kita bisa bertobat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala sebagaimana juga kita selalu merintih di hadapan Allah subhanahu wa ta’ala sehingga kesempatan untuk melakukan amal-amal kebaikan sangatlah banyak sekali oleh karenanya itu merupakan kesempatan untuk berbekal dengan bekal yang sangat indah beribadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala Ketika seseorang melaksanakan ibadah haji maka tentunya itu merupakan kesempatan bagi mereka untuk mengambil faedah-faedah yang luar biasa keagungan keagungan yang sangat indah dikala Mereka melaksanakan ibadah yang mulia dan itu dimulai Ketika seseorang berada di miqats dan diakhiri Ketika seseorang melaksanakan Allah fuada di kala mereka tawaf 7 keliling Ka’bah untuk beribadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena seseorang dikala Mereka melaksanakan ibadah haji maka mereka akan mendapatkan manfaat yang luar biasa sebagaimana yang disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala sehingga dengannya akan kuat kekuatannya bertambah keimanannya dan itu semua mudah bagi mereka untuk mendapatkannya bagaimana pelajaran dari ibadah haji tidak terhitung hikmah-hikmah yang luar biasa ada di sana faedah-faedah yang bisa diambil oleh mereka yang melaksanakan ibadah haji sangatlah banyak sekali wave mana Alquran [Musik] sesungguhnya di dalam ibadah haji banyak sekali pelajaran-pelajaran yang tidak akan pernah sanggup dihitung oleh mereka yang ingin menghitungnya tidak akan pernah bisa dicari oleh mereka yang ingin mencarinya kecuali akan mendapatkan faedah yang sangat banyak sekali sehingga Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan diam Alquran untuk manusia agar mereka melaksanakan ibadah haji maka mereka akan datang dari arah mana saja Baik itu dengan menggunakan kendaraan ataupun dengan berjalan kaki kemudian Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan yang mana tujuannya untuk menyaksikan faedah-faedah yang akan mereka bisa manfaat bahwa pulang baik itu faedah secara dunia ataupun faedah secara akhirat kemudian hendaklah mereka senantiasa mengingat Allah Subhanahu Wa Ta’ala kemudian setelahnya Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan rangkaian-rangkaian yang akan mereka lakukan kemudian Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan mereka bertawaf di rumah Allah subhanahu wa ta’ala yang lama terlihat mereka yang melaksanakan ibadah haji akan mendapatkan faedah yang luar biasa baik itu secara keduniaan ataupun secara maknawi yang bersifat akhirat di sana karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala menggunakan kalimat lam agar mereka menyaksikan manfaat-manfaat yang sangat banyak sekali dalam ini ada hubungannya dengan ayat sebelumnya wa azim fitnas dan umumkan agar manusia melaksanakan ibadah haji yaitu yang mana mereka akan datang dari daerah yang jauh dari daerah yang sangat yang dari pedalaman ataupun dari seluruh penjuru dunia mereka akan datang untuk mengambil faedah yang dijanjikan oleh Allah subhanahu wa ta’ala ketika Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan hendaklah Diumumkan kepada manusia untuk melaksanakan ibadah haji maka mereka akan datang melaksanakan ibadah haji tersebut Baik itu dengan menggunakan kendaraan atau mereka berjalan kaki kemudian Allah menyebutkan mereka mendapatkan manfaat sehingga lam ini adalah lammu Taklim dan hubungannya dengan ayat pertama untuk memberikan manfaat kepada mereka yang melaksanakan ibadah tersebut yang mana Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan dengan bahasan Nakirah yang mana asal katanya adalah manfaat sehingga ayat ini adalah ayat yang khusus mendapatkan manfaat yang berkaitan dengan ibadah haji yang akan mereka rasakan bagi seluruh bagi semua mereka yang datang melaksanakan ibadah haji tentunya manfaat yang disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala di dalam ayat ini adalah manfaat yang khusus berkaitan dengan ibadah haji sebagaimana di dalam sebuah riwayat yang dikeluarkan oleh Abu Hatim dari salah seorang sahabat Abdullah bin Abbas radhiyallahu ta’ala Anhu ketika menafsirkan firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala hukum agar mereka menyaksikan manfaat-manfaat yang akan mereka rasakan dan manfaat tersebut adalah manfaat yang berkaitan dengan masalah akhirat dan juga manfaat yang berkaitan dengan masalah dunia manfaat yang berkaitan dengan masalah akhirat ketika mereka mendapatkan keridhaan allah subhanahu wa ta’ala sedangkan manfaat yang berkaitan dengan masalah dunia adalah makanan yang mereka makan seperti hewan sembelihan dan juga perdagangan perdagangan yang mereka lakukan dan itu semua merupakan manfaat yang disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala sebagaimana juga diriwayatkan oleh Imam Abdul razaq dari salah seorang yang bernama Mujahid dikala menafsirkan firman Allah Subhanahu wa ta’ala bahwa manfaat yang mereka dapat yang mereka dapatkan adalah keridhoan Allah subhanahu wa ta’ala dan juga perdagangan yang mereka lakukan oleh Imam Ibnu jarir di dalam tafsirnya dari Mujahid rahimahullah ketika menafsirkan firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala ketika mereka mendapatkan pahala dan manfaat di dunia adalah dikala mereka berdagang manfaat yang banyak sekali yang didapatkan oleh para jemaah haji dikala mereka melakukan ibadah yang mulia ini manfaat secara akhirat dikala mereka dimudahkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala melaksanakan ibadah-ibadah yang tidak akan mereka dapatkan kecuali dalam keadaan dan situasi melaksanakan ibadah haji ini begitu juga manfaat-manfaat yang berkaitan dengan masalah dunia sebagaimana juga yang disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala di dalam surah al-baqarah sesungguhnya tidak ada dosa bagi kalian ketika kalian mencari karunia yang telah diizinkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala untuk mendapatkannya dan itu merupakan diantara manfaat yang disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dalam rangka melaksanakan ibadah haji yang mulia ini [Musik] dan juga diantara manfaat yang akan didapatkan oleh mereka yang melaksanakan ibadah haji adalah hewan sembelihan sehingga Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan agar kalian menyaksikan manfaat-manfaat dikala kalian melakukan ibadah ini dan diantara salah satunya adalah hewan-hewan yang dijadikan sembelihan untuk Allah subhanahu wa ta’ala yang mereka dapat mengambil manfaat yang banyak sekali darinya [Musik] tentunya faedah-faedah dan manfaat yang telah dijelaskan dalam masalah manfaat duniawiyah tidak bisa dijadikan ukuran untuk mendapatkan manfaat dalam masalah agama karena apabila seorang melaksanakan ibadah haji akan mendapatkan manfaat yang luar biasa sekali banyaknya ketika mereka beriman kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala ketika mereka betul-betul bertakwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dikala mereka berusaha untuk melaksanakan perintah Allah subhanahu wa ta’ala dan begitu juga dikala mereka berusaha untuk meninggalkan larangan-larangan Allah Subhanahu Wa Ta’ala faedah-faedah manfaat yang luar biasa yang akan mereka dapatkan ketika melaksanakan ibadah yang mulia Ini sementara [Musik] manfaat akhirat manfaat agama yang sangat banyak sekali yang akan didapatkan oleh mereka yang melaksanakan ibadah haji dan cukuplah bagi mereka ketika mereka selesai melaksanakan ibadah haji dihitung sebagai seolah-olah mereka yang baru saja dilahirkan oleh ibunya tentunya tanpa memiliki dosa sebagaimana yang disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala Imam Ibnu jarir rahimahullahu ta’ala menjelaskan makna daripada ayat yang indah ini bahwa sesungguhnya bagi mereka yang melaksanakan ibadah haji kemudian mereka bersegera pulang dari ibadah haji tersebut ketika mereka berada di mina pada hari kedua atau pada tanggal ke-12 daripada Dzulhijjah mereka pulang maka mereka tidak akan berdosa dan itu semua adalah karena Allah subhanahu wa ta’ala yang memberikan ampunan kepada mereka tentunya bagi mereka yang bertakwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala berusaha untuk melaksanakan perintah Allah berusaha untuk menjauhi apa yang dilarang oleh Allah subhanahu wa ta’ala sehingga mereka pulang tanpa membawa beban dan juga tanpa membawa dosa begitu juga barang siapa yang menyempurnakan sampai tanggal 13 Dzulhijjah mereka menghabiskan waktunya di mina maka juga tidak menjadi masalah bagi mereka dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala juga akan berikan ampunan yang luar biasa kepada mereka semuanya kalau seandainya mereka bertakwa kemudian mereka berusaha untuk melaksanakan perintah Allah subhanahu wa ta’ala sebagaimana mereka juga berusaha untuk meninggalkan larangan-larangan Allah Subhanahu Wa Ta’ala semoga Alaihi Wasallam Manhaj al-bayyid walam kemudian Imam Ibnu jarir rahimahullah setelah menjelaskan makna ayat yang tadi telah disebutkan maka dia membawakan hadis-hadis Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam diantara hadis yang dibawakan oleh Imam Ibnu jarir adalah sabda rasulullah shallallahu alaihi wasallam barangsiapa yang melaksanakan ibadah haji kemudian mereka tidak melakukan kerusakan dalam ibadah hajinya tidak melakukan rafas dan juga mereka tidak melakukan kefasikan maka seolah-olah mereka pulang dari menunaikan ibadah haji seperti orang yang baru saja dilahirkan oleh ibunya yang dikeluarkan oleh imam muslim bahwa sesungguhnya haji yang mabrur tidak ada balasan yang paling pantas untuknya kecuali surga Allah Subhanahu Wa Ta’ala sebagaimana juga hadis yang dikeluarkan oleh Imam an-nasa’i bahwa Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda Ikutilah antara ibadah haji dengan ibadah umroh karena sesungguhnya ibadah haji dan ibadah umroh tersebut akan menghilangkan dosa dan juga menghilangkan kefakiran sebagaimana api menghilangkan karat-karat yang ada di besi ketika besi tersebut dibakar [Musik] hadis-hadis yang telah dijelaskan Nas yang sangat banyak sekali terutama Fadilah keutamaan bagi mereka yang melaksanakan ibadah haji maka mereka betul-betul akan diberikan ampunan oleh Allah subhanahu wa ta’ala tentunya dikala mereka senantiasa menjadi hamba yang bertakwa bertakwa akan batasan-batasan yang telah disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala di dalam agama sungguh Tidak diragukan lagi yang luar biasa keutamaan-keutamaan yang saat indah yang didapatkan oleh mereka yang menunaikan dan melaksanakan ibadah haji yang mulia sebagaimana yang disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dan juga yang dijelaskan oleh Baginda Nabi yang mulia Shallallahu Alaihi Wasallam Terutama ketika mereka bertakwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala tentunya setelah mereka menunaikan ibadah haji kemudian mereka pulang ke daerahnya kemudian mereka seolah-olah baru saja dilahirkan oleh ibunya Maka itu merupakan keutamaan yang luar biasa dan mereka kalau seandainya mereka selalu menjadi hamba yang bertakwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan juga diantara keutamaan yang sangat indah yang diberikan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’Ala kepada mereka yang melaksanakan ibadah haji ketika Allah Subhanahu Wa Ta’ala berbangga kepada mereka-mereka yang menunaikan ibadah yang mulia ini dan yang demikian ketika mereka berada di padang Arafah yang mana Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan kepada para malaikatnya dalam keadaan berbangga perhatikanlah mereka mereka yang melaksanakan ibadah haji datang dalam keadaan Kusut Masai tidak terurus kemudian yang mereka harapkan adalah ampunan dari Allah subhanahu wa ta’ala kemudian Allah Subhanahu Wa Ta’ala bersaksi di hadapan para malaikatnya saksikanlah bahwa sesungguhnya aku berikan ampunan kepada mereka semua mobil jelaslah bagi kita bagaimana keuntungan yang luar biasa yang dirasakan bagi mereka yang melaksanakan ibadah haji sepulangnya Mereka melaksanakan ibadah yang mulia ini seolah-olah mereka memulai kehidupan yang baru mereka pulang dari melaksanakan ibadah yang mulia ini seolah-olah mereka baru saja dilahirkan oleh ibunya kemudian mereka memulai kehidupan dalam rangka mencari ridho Allah subhanahu wa ta’ala dan tentunya ibadah tersebut sesuai dengan syarat yang telah disebutkan sebelumnya yaitu mereka-mereka yang betul-betul bertaubat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengakui semua kesalahan yang pernah mereka lakukan merintih dihadapan Allah Subhanahu Wa Ta’ala betul-betul ikhlas karena Allah subhanahu wa ta’ala sehingga dengan keadaan demikian Mereka pun akan mendapatkan janji yang telah disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dengan betul-betul mereka bertakwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala sesungguhnya ibadah haji yang mulia ini Tentunya memiliki tujuan yang sangat indah yang mana seorang hamba mereka akan berusaha untuk menyempurnakan dan mendapatkan maksud-maksud daripada ibadah haji yang diwajibkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dengan usaha yang maksimal untuk mewujudkan dalam kehidupan agar mereka mendapatkan makna yang sebenarnya daripada ibadah haji yang disebutkan oleh manusia tentunya seorang hamba ketika mereka memiliki tujuan yang jelas akan apa yang mereka lakukan sebelum melaksanakan ibadah maka dengan itu pulalah Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan kemudahan kepada mereka untuk menggapai apa yang mereka cita-citakan dan tentunya itu berbeda dengan mereka yang melakukan suatu pekerjaan kemudian tidak jelas Apa tujuannya tidak jelas Apa visi dan misinya maka mereka tidak akan mudah untuk menyempurnakan apa yang mereka inginkan tersebut Sesungguhnya Allah Subhanahu Wa Ta’ala ketika mewajibkan ibadah haji kepada hambanya maka memiliki hikmah yang sangat indah kemuliaan yang luar biasa yang tentunya apabila seorang hamba mereka menghadirkan maksud-maksud haji yang disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala bisa memberikan kekuatan keimanan kepada mereka menambah kekuatan ketaatan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala memperkuat ibadah semata-mata untuk mencari ridho Allah subhanahu wa ta’ala sehingga seorang hamba tentunya mereka akan berusaha untuk mewujudkan Apa tujuan dan maksud dari para ibadah haji tersebut agar mereka mendapatkan keutamaan yang luar biasa dan juga mendapatkan pahala yang dijanjikan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dan juga agar mereka yang melaksanakan ibadah haji bisa mewujudkan manfaat-manfaat yang telah disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dikala mereka menunaikan ibadah haji yang mulia ini sebagaimana firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala kepada manusia agar mereka melaksanakan ibadah haji mereka akan datang dalam setiap penjudari setiap penjuru Baik itu dengan menggunakan kendaraan ataupun berjalan kaki yang mana tujuannya agar mereka mendapatkan manfaat serta maksud yang telah disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dan di dalam firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala tersebut sebagaimana tadi yang telah kita Jelaskan bahwa kalimat lam itu adalah kalimat lam ta’lil ada illat yang artinya umumkan kepada manusia melaksanakan ibadah haji agar mereka dengan ibadah hadis tersebut agar mereka mendapatkan manfaat-manfaat yang telah disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dan manfaat yang telah disebutkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam manfaat yang mereka berusaha untuk mewujudkannya yang telah disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala manfaat secara dunia ataupun secara agama ada fil haji dan atas izin Allah Subhanahu Wa Ta’ala melalui program kita ini maka kita akan menyampaikan tujuan-tujuan daripada melaksanakan ibadah haji kemudian manfaat-manfaat yang telah disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dengan tujuan agar kita bisa mewujudkannya sehingga menjadi ibadah haji yang betul-betul berkualitas di sisi allah subhanahu wa ta’ala Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh tentunya dengan program ini kita berharap kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar menerima semua apa yang kita lakukan untuk mendapatkan keridaan allah subhanahu wa ta’ala sebagaimana kita juga berharap kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar memberikan kepada kita ilmu yang bermanfaat kemudian amalan-amalan yang diterima oleh Allah subhanahu wa ta’ala betul-betul ikhlas karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala di dalam melakukan semua amalan kebaikan sebagaimana juga kita berharap kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar menerima apa yang telah kita lakukan dan kita senantiasa memohon kepada zat yang mahakarim Yang Maha Pemurah dan kita tutup dengan mengucapkan doa kafaratul majelis subhanallahu Alaihi Wasallam anda berada sajian yang telah kami hadirkan dari program variatif yang insya Allah mudah-mudahan kita bisa mengambil faedahnya dan bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari kita demikian kami undur diri mohon maaf apabila ada kesalahan wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *