Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc. | Fathul Majid Syarah Kitab Tauhid

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

radio Raja Bogor dan Radio Rodja Bandung menebar cahaya sunnah tenggelam Para pendengar dan pemirsa Rodja TV dimanapun anda berada [Musik] jazakumullah bagi anda para pemirsa Roja TV yang telah kami hadirkan untuk Anda program acara kajian ilmiah secara langsung saluran dan kajian Islam assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh alhamdulillah washolatu wassalamu ala rasulillah ilaha illallah wahdahula syarikalah wa Asyhadu anna muhammadan Abdullah dimanapun anda berada di kesempatan siang hari ini harapan dan doa senantiasa teriring agar Allah memberikan kesehatan Taufik Rahmat keberkahan untuk kita semuanya dan tak lupa lisan kita memuji Saya bersyukur kepada Allah atas segala nikmat dan karunia yang telah dilimpahkan kepada kita semuanya sholawat dan salam Semoga senantiasa terlimpahkan dan tercurahkan kepada nabi kita Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam untuk keluarganya untuk para sahabatnya dan seluruh berikutnya hingga akhir zaman nanti senang sekali kami dapat menghadirkan kajian dan bimbingan ilmiah di kesempatan siang hari ini bersama Ustadz Ahmad Zainuddin Lc dari studio Mini kediaman beliau di Banjarmasin Kalimantan Selatan guna menghadirkan kembali dari bimbingan kita father dan untuk Anda yang bertanya seputar pembahasan kami berikan kesempatan bisa sesi kedua silahkan bertanya di 021 8236543 via telepon untuk perusahaan singkat di nomor 819896543 Baiklah segera kita simak dan ikuti bimbingan bersama beliau kepada ustad mempersilah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] Alhamdulillah kita bersyukur kepada Allah Subhanahu wa ta’ala pada hari ini hari Rabu siang dua Zulkaidah 144 Dzulhijjah 1444 Hijriyah kita dimudahkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala untuk duduk bersama mengkaji kembali kitab Fathul Majid yang ditulis oleh sholawat dan salam semoga selalu Allah berikan kepada nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam ada keluarga beliau para sahabat serta orang-orang yang mengikuti beliau sampai hari kiamat dengan nama-nama Allah yang Husna dan sifat-sifatnya yang mulia kita berdoa allahumma inna Nas aluka para pemirsa raja TV para pendengar radio Rodja dan seluruh kaum muslimin yang mengikuti kajian ini di manapun berada pada kesempatan kali ini kita membahas sebuah masih di dalam Bab yang ke-24 yaitu babu majaa fisik yang artinya bab tentang sihir dan pada pertemuan sebelumnya kita sudah sampai kepada halaman 391 penulis rahimahullah Shallallahu Alaihi Wasallam dan yang artinya Dari Abu Hurairah beliau meriwayatkan bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda jauhilah 7 dosa yang membinasakan lalu para sahabat nabi radhiyallahu Anhu berkata wahai Rasulullah Apakah 7 dosa yang membinasakan tersebut kemudian Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda menjadikan Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan sihir dan membunuh nyawa yang diharamkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala kecuali dengan kebenaran nah pada pertemuan sebelumnya di halaman 397 kita membahas dan sihir kemudian kita lanjutkan sekarang yang diharamkan oleh Allah kecuali dengan kebenaran atau Ikhsan perhatikan penulis rahimahullahu ta’ala berkata termasuk dari tujuh dosa yang membinasakan adalah membunuh seseorang yang diharamkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala untuk dibunuh kecuali dengan kebenaran Apa yang dimaksud dengan kecuali dengan kebenaran yaitu [Musik] engkau apa seseorang diperbuat seseorang diperbuat sesuatu yang menyebabkan terbunuhnya orang tersebut seseorang diperbuat sesuatu yang menyebabkan terbunuhnya orang tersebut seperti misalkan seorang musyrik maksudnya orang musyrik ini berhak untuk dibunuh darahnya halal tetapi tentunya ada batasan tahun hukum-hukum yang diatur dalam syariat Islam seperti sudah didakwahi kemudian sudah di berikan peringatan dan di medan pertempuran Adapun orang musyrik yang hidup tinggal di sekitar kaum muslimin maka tidak diperbolehkan dibunuh tanpa kebenaran nyawa dibayar dengan nyawa artinya termasuk perbuatan yang dibenarkan untuk membunuh adalah Apabila seseorang membunuh orang lain maka si pembunuh ini berhak untuk dibunuh menurut syariat Islam kemudian yang ketiga berzina setelah menikah maka seorang yang berzina Padahal dia sudah menikah yang seperti ini diperbolehkan untuk dirajam sampai mati apabila di pengadilan terbukti dia berzina kemudian [Musik] demikian juga membunuh seorang yang artinya apabila ada seorang muslim membunuh orang yang tidak beragama Islam akan tetapi yang tidak beragama Islam ini di dalam perjanjian aman oleh kaum muslimin maka hukumnya orang yang membunuh orang yang tidak beragama Islam ini boleh dibunuh Kenapa karena dia masuk ke dalam hadis Rasul Shallallahu alaihi wasallam yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim Siapa saja yang membunuh seorang yang dalam perjanjian aman maka ia tidak mencium bau wangi surga Nah itulah yang dimaksud dengan kecuali dengan kebenaran jadi membunuh dalam agama Islam termasuk daripada dosa besar dosa dari tujuh dosa besar tetapi ada dibenarkan membunuh dalam syariat Islam yaitu perbuatan-perbuatan yang sudah kita sebutkan tadi orang musyrik atau orang yang murtad keluar dari agama Islam orang yang membunuh orang lain orang yang berzina Padahal dia sudah menikah seorang yang membunuh seorang yang dijamin aman dalam agama Islam berhak untuk dibunuh seperti itu kemudian penulis mengatakan para ulama berbeda pendapat tentang orang yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja Jadi kalau ada orang mukmin membunuh orang mukmin muslim membunuh orang muslim Apakah dia memiliki tobat atau tidak Apakah tobatnya diterima atau tidak Apakah dia atau diterima boleh bertobat atau Abdullah bin Abbas radhiyallahu anhu keduanya berpendapat bahwa pembunuh seorang muslim tidak berhak untuk menerima tobat ya tidak berhak untuk menerima tobat artinya kalau dia bertobat tetap tidak diterima oleh Allah subhanahu wa ta’ala nah kemudian yang artinya berdalil kan dengan firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala siapa saja yang membunuh seorang yang beriman dengan sengaja maka balasannya neraka jahanam ia kekal di dalamnya surat an-nisa ayat 93 Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berkata surat an-nisa ayat 93 tadi turun di akhir-akhir wahyu kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dan tidak ada sesuatu syariat pun yang menghapusnya dan di dalam riwayat yang lain Beliau juga berkata sungguh Ayat tersebut turun di akhir Wahyu dan tidak ada sesuatupun yang menghapusnya sampai diwafatkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dan tidak turun setelahnya satu Wahyu pun jadi berdasarkan ayat ini Annisa ayat 93 maka pembunuh seorang Muslim Tidak ada Taubat arti tidak ada Taubat kalau bertobat tidak bermanfaat ya karena ayatnya berbunyi Siapa yang membunuh seorang beriman dengan sengaja maka balasannya neraka jahanam kekal abadi di dalam dan diriwayatkan pendapat ini beberapa riwayat yang menunjukkan terhadap apa yang merupakan pendapat dari Abdullah bin Abbas radhiyallahu anhuma dan juga Abu Hurairah sebagaimana yang diriwayatkan di dalam riwayat Imam Ahmad Imam An Nasa’i yah bin Abi Sufyan radhiyallahu Anhu Beliau berkata aku telah mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda setiap dosa Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengampuninya kecuali seseorang yang meninggal di atas kekafiran atau seseorang yang meninggal seseorang yang membunuh seorang beriman dengan sengaja dan hadits ini disahihkan oleh Imam al-azharni rahimahullah ini menunjukkan beratnya dosa membunuh makanya saya nasehatkan kepada diri saya pribadi dan seluruh kaum muslimin agar menjaga diri saat amarah jangan sampai memukul menendang atau bahkan sampai kepada membunuh karena dosa membunuh dikhawatirkan tidak diampuni oleh Allah subhanahu wa ta’ala yang menyebabkan kekal abadi di dalam neraka sebagaimana pendapat dari Abdullah bin Abbas dan juga Abu Hurairah radhiyallahu anhu Ti sarapan wakalahan sedangkan mayoritas para ulama berpendapat para ulama dari mulai Salafus Saleh sampai setelah mereka itu para sahabat para nabi dan ulama-ulama setelah mereka berpendapat bahwa si pembunuh memiliki hak bertaubat antara dia dengan Allah Subhanahu Wa Ta’ala Jika ia bertobat dan kembali serta beramal saleh maka Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan menggantikan kesalahan-kesalahan mereka menjadi pahala-pahala kebaikan sebagaimana firman Allah dalam surah al-furqon ayat 68 sampai 71 yang artinya dan orang dan hamba-hamba Allah adalah orang-orang yang tidak berdoa kepada seorang Tuhan pun bersamaan dengan berdoa kepada Allah dan tidak membunuh nyawa yang telah diharamkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala kecuali dengan kebenaran dan tidak berzina Siapa yang melakukan demikian dia akan mendapatkan dosa yang besar dilipatkan untuknya siksa pada hari kiamat dan kekal di dalamnya dengan keadaan terhina kecuali orang yang bertaubat beriman dan beramal saleh kecuali orang yang bertaubat beriman dan beramal saleh yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa ta’ala kemudian ahebati lillah lalu maka merekalah orang-orang yang digantikan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dosa-dosa mereka dengan kebaikan-kebaikan Siapa saja yang membunuh orang beriman dengan sengaja maka Abu Hurairah berkata ini adalah balasan untuknya jika diberikan balasannya dan telah diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas riwayat yang menyetujui perkataan Abdullah bin Abbas yang menyetujui pendapat mayoritas para ulama yaitu bagi si pembunuh berhak untuk mendapatkan taubat diriwayatkan oleh Abbas dan Imam an-nas dari berkata bagi Siapa yang membunuh seorang beriman maka berhak untuk mendapatkan Taubat artinya dia ada kesempatan untuk bertobat demikian pula ini diriwayatkan dari Abdullah bin Umar dan diriwayatkan secara marfu bahwa balasan neraka jahanam bagi orang yang membunuh dengan sengaja seorang yang beriman jika allah subhanahu wa ta’ala menghendakinya katakan Jika Allah Subhanahu Wa Ta’ala menghendakinya berarti tidak pasti neraka jahanam dan Berarti ada kemungkinan bertobat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala ta’ala dosa besar yang ketiga dari tujuh dosa besar Syirik sihir dan membunuh kemudian kita penjelasan selanjutnya atau ke lafaz hadis selanjutnya yaitu Sabda Rasul Shallallahu alaihi wasallam dan makan harta riba inilah dosa yang keempat dari dosa besar dari tujuh dosa besar yaitu makan harta riba maksudnya adalah mendapatkan harta dari [Musik] cara bagaimanapun ribanya mendapatkan harta dengan transaksi apapun dari harta riba tidak tidak bangun berdiri maksudnya dari kuburnya kecuali sebagaimana berdirinya seorang yang dirasuki oleh syaiton ini bisa dilihat di dalam surah al-baqarah ayat 275 sampai 28 dosa makan harta riba adalah terbukti menyebabkan akhir hidup yang buruk dosa makan harta riba adalah terbukti menyebabkan akhir hidup yang baik yang buruknya kita berlindung kepada Allah dari hal tersebut yang kelima yakni dan yang kelima adalah dari 7 dosa yang dirasakan bahkan harta anak yatim yakni yaitu berlebih-lebihan di dalamnya karena memakan harta anak yatim bagi yang mengurus anak yatim yang diluaskan rezekinya oleh Allah ini tidak mengapa Tetapi tidak boleh berlebih-lebihan dan bagi yang kaya tidak memerlukan untuk memakan harta anak yatim Makassar menjauhi dan mensucikan diri dari memakan harta anak yatim tersebut lebih utama karena dia tidak terlalu perlu dan disebutkan di sini dengan makan-makan harta anak yatim karena makan itu lebih umum dari segala macam Sisi mengambil manfaat dari harta anaknya bukan hanya makan saja tetapi seluruh praktek yang di dalamnya mengambil manfaat terlalu berlebihan dari harta anak yatim yang di apa namanya yang diurus maka ini adalah tercela sebagaimana firman Allah Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta-harta anak-anak yatim secara dzalim sesungguhnya Dia memasukkan ke dalam perutnya api dan akan membakarnya Quran surah an-nisa ayat 10 kemudian dosa besar yang keenam artinya kabur dari Medan peperangan ketika menghadapi orang-orang kafir ini termasuk dosa besar artinya dan kabur dari medan pertempuran yang menyebabkan dosa besar adalah Jika ia lari dari medan pertempuran bukan karena ingin bergabung kepada kelompok kaum muslimin yang lain atau bukan karena siasat perang tetapi memang karena pengecut maka yang seperti ini adalah yang termasuk dari dosa besar sebagaimana yang telah dibatasi di dalam ayat yang ke-7 yang artinya dan menuduh wanita-wanita yang bukan yang artinya adalah yang terjaga dari zina suci dari zina wanita-wanita yang suci dari perbuatan atau Al Muhsin bisa juga dengan al-muhasilan yang artinya wanita-wanita yang terjaga atau penjaga yang menjaga kemaluan-kemaluannya dari perbuatan zina jadi bisa muhsannya dikasih harokat fathah atau shortnya dikasih harakat kasrah kalau berarti wanita-wanita yang terjaga dari perbuatan zina kalau dikasih harakat kasrah maka wanita yang menjaga kemaluan-kemaluan mereka dari perbuatan zina kemudian dan yang dimaksud adalah wanita-wanita yang merdeka dan suci dan yang dimaksud dengan dosa besar ini adalah menuduh mereka wanita-wanita yang suci tadi berzina atau pun melakukan hubungan lesbian sedangkan makna dari Al kafilah yaitu yang lalai dari perbuatan zina dan apa yang dituduhkan kepada mereka maka para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa ta’ala [Musik] kata penulis ini adalah bahasa kiasan dari wanita-wanita yang Suci kemudian mereka dituduh berzina karena orang yang lalai itu dia terlepas dari apa yang dituduhkan kepadanya yang lalai Maksudnya di sini adalah orang yang tidak paham apa-apa yang tidak tahu apa-apa kenapa kemudian dia dituduh berzina sedangkan dia tidak tahu apa-apa kemudian Di Dalam Hadis disebutkan al-mu’minah yaitu beriman kepada Allah ini adalah membedakan antara menuduh berzina wanita-wanita yang tidak beriman wanita-wanita yang kafir Nah inilah dosa besar yang yang mana di dalamnya ada sihir dari hadis ini kita bisa ambil pelajaran bahwa hubungan hadis ini dengan bab sihir termasuk dari dosa besar dan menghantarkan kepada kesyirikan Kenapa dia menghantarkan kepada kesyirikan dan kekufuran karena satu meminta bantuan kepada jin yang kedua mengaku mengetahui akan hal gaib dan yang ketiga selalu menghinakan syiar-syiar Islam selalu menghinakan syiar syiar Islam ini yang menyebabkan perbuatan sihir dan praktek sihir adalah kesyirikan dan kekufuran kita ambil kepada hadis yang selanjutnya penulis mengatakan secara marfort yaitu sampai terangkat kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bagi seorang tukang sihir adalah dipenggal leher hadits riwayat yang mengatakan pendapat yang shahih bahwa ini adalah sampai kepada Jun tidak sampai terangkat kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Shallallahu Alaihi Wasallam di dalam hadis tadi disebutkan dan penulis mengatakan yang terlihat dari perbuatan Imam at thabarani dalam kitabnya Abdillah al-banjari bukan jundub al-khair al-azdi yang mana memang ada Sahabat juga yang bernama jundub Al Khair al-azdi yang membunuh seorang tukang sihir [Tepuk tangan] tetapi pada ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa ta’ala pendapat yang lebih kuat bahwa yang dimaksud jundub di sini bukan jundub Al Khair tetapi beliau adalah jundub bin Abdillah memang ada riwayat jundub Al Khair ini datang menemui tukang sihir lalu dia penggal lehernya sampai mati kemudian ia berkata aku telah mendengar Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda seperti yang sudah kita baca tadi ya Ini ada yang meriwayatkan seperti itu bin Zuhair ada yang mengatakan dua-duanya sama saja Imam Ibnu Hibban Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda di bunuh dengan satu kali pembunuhan artinya orang banyak membunuhnya langsung jadi terbunuh dalam sekali tebas ini berat bagi orang yang melakukan perbuatan sihirnya hati-hati kemudian mengatakan hukuman tukang sihir adalah dorbat yaitu dengan satu pukulan tebasan di leher ada yang mengatakan dormo yaitu ditebas dengan layar dan dua-duanya adalah benar baik dorbatun bissain atau dorbuzier yang maknanya dua-duanya benar yaitu kelebihan dengan berdasarkan hadits ini Imam Malik Imam Ahmad dan Imam Abu Hanifah rahimahullah berpendapat bahwa orang yang matisah orang yang melakukan perbuatan sihir di penggal leher ya di penggal lehernya [Tepuk tangan] Abdillah pendapat bahwa seorang penyihir dibunuh ini adalah pendapat yang Umar Usman Abdullah bin Umar bin Abdul Aziz radhiyallahu anhu dan Imam Syafi’i rahimahullah beliau tidak berpendapat langsung dibunuh tukang sihir hanya dengan mengerjakan sihirnya kecuali jika ia berbuat di dalam sihirnya yang sampai kepada derajat kekufuran dan dengan pendapat ini juga berpendapat Imam Ibnul Munzir dan ini adalah juga salah satu pendapat dari Imam Ahmad rahimahullah lebih kuat karena sihir bagaimanapun dia adalah kekufuran kata Syekh Abdurrahman Bin Hasan penulis Kitab fatwa Kitab Tauhid dan pendapat yang pertama lebih kuat lebih utama karena hadis yang kita baca tadi begitu juga karena perkataan Umar Bin Khattab dan diamalkan oleh kaum muslimin di kekhalifahan Umar Bin Khattab tanpa ada yang mengingkarinya tanpa ada yang mengingkarinya kemudian dalil yang selanjutnya dan di dalam Shahih Bukhari dari majalah bin Abidah Beliau berkata Umar Bin Khattab radhiyallahu Anhu ketika menjadi khalifah menulis surat kepada para gubernurnya agar membunuh setiap tukang sihir laki-laki dan tukang sihir perempuan maka bacalah bin Abdullah mengatakan lalu kami telah membunuh tiga tukang besi kita baca penjelasannya riwayat ini riwayatkan oleh Imam Bukhari benar ya tetapi di dalam riwayat bukhon tidak disebutkan membunuh tiga tukang sihir jadi sampai hanya kepada surat dari Umar Bin Khattab radhiyallah Adapun perkataan kami telah membunuh tiga tukang sering tidak terdapat dalam riwayat Bukhari yaitu ba pakai harakat fathah bacalah ya setelah huruf Jim Ibni Abdah dengan dua fathah ibadah yang terpercaya ya seorang tadi anak telah menulis kepada kita Umar Bin Khattab radhiyallahu Anhu agar membunuh setiap tukang si laki-laki dan perempuan dan terlihat dari perintah Umar Bin Khattab bahwa orang itu dibunuh tanpa dimintai tobat langsung jika terbukti dia tukang sihir maka dia dibunuh tanpa dimintai tobat ya tanpa dia dimintai Assalamualaikum Dan demikianlah menurut pendapat yang masyhur dari Imam Ahmad dan ini juga pendapat Imam Malik karena ilmu sihir tidak hilang dengan tahu tetapi ada riwayat lain dari Imam Ahmad ya tetap dimintai tobat Jika ia bertobat maka diterima atau obatnya apabila Dan ini juga pendapatnya Imam Syafi’i yaitu dimintai tobat dimintai tobat ini Pak Eko yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa ta’ala tidak di atas kesyirikan dan orang musyrik itu dimintai tobat ya dan diterima taubatnya kalau dia bertaubat Bali [Musik] yang artinya oleh sebab itulah sah imannya tukang sihir Firaun dan tobat mereka nah ini dikuatkan di sinilah kita mengikuti pendapat imam Syafi’i dalil yang terakhir yang dibawakan oleh penulis dan di riwayatkan bahwa telah memerintahkan untuk membunuh seorang budak perempuannya yang telah mensihirnya akhirnya dibunuhlah budak perempuan ini riwayatkan oleh Imam Malik dalam kitabnya Al muwatta adalah istri Nabi ibundanya orang beriman beliau anak perempuannya Umar Bin Khattab dinikahi oleh Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam setelah menjadi janda dari hunais bin harta dan wafat pada tahun 45 Hijriyah dan demikian pula telah Shahih dari jendela penulis Kitab Tauhid menyebutkan ini bahwa Juned juga membunuh tukang sihir karena Rohul Bukhari rahimahullah sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam kitab tarifnya Imam Bukhari mempunyai kitab namanya kitab tarik dari Abu Utsman muridnya Abu Hurairah bahwa Beliau berkata ada seorang lelaki di hadapan Al Walid dia bermain sihir dia menyembelih manusia kemudian dia pisahkan kepalanya Lalu setelah itu dia kembalikan lagi dan kami heran dengan hal itu datanglah Khair maka beliau membunuh tukang Mesir tersebut zaman sekarang itu yang bisa terbelah badannya bisa terbelah kepalanya kalau seandainya bukan trik benar-benar terbelah itu ya maka ada yang mengatakan bahwasanya bahwa itu sudah terjadi di zaman para sahabat nabi radhiyallahu sudah ada yang seperti itu dan diriwayatkan juga oleh Imam Al Baqi dalam kitabnya adalah secara panjang hadisnya dan di dalamnya Al Walid waktu itu khalifah memerintahkan untuk dipenjara kemudian disebutkan kisah dengan sepanjangnya dan Ia memiliki jalan-jalan akan riwayat tersebut dan Imam Ahmad rahimahullah berkata demikian pula diriwayatkan dari tiga sahabat rasul SAW yaitu yang membunuh tukang sihir Ahmad Ibnu Muhammad Ibnu Muhammad pembunuhan terhadap tukang sihir dari tiga orang sahabat Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam yaitu telah terdapat riwayatnya tentang membunuh tukang sihir dari tiga pendapat sahabat rasul saw yakni Romawi dan mereka itu adalah Umar radhiyallahu anhuma dan Alhamdulillah selesai dan bab ini menjelaskan tentang hukum perbuatan sihir dan hubungan bab ini dengan Tauhid menunjukkan contoh perbuatan Syirik Akbar yaitu melakukan perbuatan sihir dan hukum sihir adalah haram serta hukum sihir pelakunya di penggal lehernya jika terbukti memang telah melakukan perbuatan syir sebagaimana yang sudah kita sebutkan Tadi Alhamdulillah bab yang ke-24 selesai Insya Allah ta’ala kita akan lanjutkan pada bab yang 25 pada pertemuan yang akan datang bagi Anda yang bertanya seputar pembahasan ini kami berikan kesempatan Inul 218236543 halo silakan dengan siapa Di mana ini silahkan Ibu pertanyaannya Ini terkait dengan seorang wanita yang katanya dia kata-kata apa gimana banyak orang yang mengatakan bahwa dia mendatangi seorang dukun lalu menyuruh dukun itu untuk menggunakan istri muda semua dan qadarullah itu hanya menyebabkan istri suaminya itu cinta suaminya meninggal Bagaimana hukumnya seperti ini Ustaz terima kasih assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh silahkan kepada ibu yang bertanya Semoga senantiasa kita dijaga oleh Allah subhanahu wa ta’ala dari turunnya Iman sehingga terperosok ke dalam perbuatan zikir apalagi hanya karena sebab-sebab dunia maka Apabila ada seorang muslimah istri kedua kemudian dia cemburu dengan istri pertamanya ya atau sebalik istri pertama cemburu dengan istri kedua suaminya akhirnya dia minta bantuan kepada tukang sihir untuk mensihir istri kedua dan akibat sihir tersebut istri kedua meninggal dunia maka di dalam hal ini berarti istri pertama yang memerintahkan tukang sihir untuk mengguna-gunai istri kedua sampai meninggal adalah termasuk daripada pembunuh [Musik] karena ilmu tersebut seorang yang menjadi penyebab terbunuhnya seseorang ini seperti pelaku langsung seperti pelaku langsung berarti dia mengumpulkan dua dosa besar yang pertama melakukan perbuatan sihir meminta bantuan kepada tukang sihir yang kedua membunuh tetapi jika istri pertama tersebut ingin bertaubat maka bertobatlah semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengampuni dosanya sebagaimana yang sudah kita sebutkan tadi pembunuh menurut pendapat mayoritas para ulama tetap dimungkinkan untuk bertobat dan dimungkinkan untuk mendapatkan ampunan dari Allah subhanahu wa ta’ala jika benar-benar bertaubat begitu juga tukang sihir dimungkinkan untuk bertobat dan semoga mendapatkan ampunan dari perbuatan sihirnya baik dia karena meminta bantuan sihirnya atau dia sendiri yang berlaku sihir Terima kasih atas nasehatnya Selanjutnya kami bacakan dari pesan singkat Bapak Jaja di Kalideres yang bertanya Ustadz Seperti apakah tanda-tanda orang yang terkena sihir biasanya atas pertanyaannya tanda-tanda orang terkena sihir adalah mendapatkan sesuatu gangguan yang tidak wajar mendapatkan sesuatu gangguan yang tidak wajar seperti misalkan seseorang setelah diperiksa oleh dokter tetapi kemudian tidak mendapati apa-apa dari seluruh dokter yang memeriksa Tetapi dia lemah lemas kemudian tidak bisa beraktivitas sebagaimana layaknya seorang manusia atau mendapati di dalam tubuhnya sebuah hal yang di luar kebiasaan seperti pada perutnya Ada paku pada kakinya ada paku dan hal-hal lainnya kemudian yang ketiga dia tidak bisa mengerjakan syiar-syar Islam terutama sholat Terutama sholat subuh ya Ini bukan berarti yang tidak salat atau tidak salat subuh terkena sihir tetapi Kebanyakan orang-orang yang terkena sihir mereka dijauhkan dari ibadah salat tersebut ya dari ibadah salat tersebut dan lain-lain dari hal-hal yang diluar kebiasaan manusia yang dirasakan oleh seorang yang terkena sihir tersebut baik itu di pada anggota lahiriyahnya atau pada kalbunya pada kalbunya seperti timbul rasa benci terhadap orang yang dicintai timbul rasa ingin berpisah terhadap orang yang dicintai orang yang ingin disatui timbul rasa tidak senang terhadap orang yang disenangi tanpa sebab ini khawatirkan dia terkena sihir Terima kasih atas Jawabannya dan kami cukupkan sampai di sini karena waktu juga yang memisahkan dari jembatan siang hari ini kami mohon maaf karena terbatasnya waktu pertemuan ini sebelum kami akhiri mohon saat memberikan di hari yang kedua dari bulan Dzulhijjah 1444 Hijriyah Saya mengingatkan kepada seluruh kaum muslimin bahwa 10 hari pertama bulan Dzulhijjah adalah 10 hari yang paling afdol di dunia sampai hari kiamat Allah Subhanahu Wa Ta’ala saja bersumpah dengannya waktu Fajar dan demi malam-malam yang 10 sahabat nabi Abdullah bin Abbas radhiyallahu Anhu mengatakan Al muradu minhul Hijrah yang dimaksud malam-malam 10 adalah 10 malam 10 hari pertama bulan Dzulhijjah dan Allah yang Maha Agung tidak bersumpah kecuali dengan yang agung hal ini menunjukkan 10 hari pertama bulan Dzulhijjah adalah hari-hari yang agung 10 hari pertama bulan Dzulhijjah beramal sholeh di dalamnya paling dicintai oleh Allah daripada beramal saleh di hari-hari yang lain Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda tidak ada hari-hari yang beramal sholeh di dalamnya lebih dicintai oleh Allah dibandingkan 10 hari pertama bulan Dzulhijjah kemudian para sahabat bertanya Tidakkah berjihad di jalan Allah bisa mengalahkan pahala beramal saleh di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda tidak juga pahala berjihad di jalan Allah mengalahkan pahala beramal saleh di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah kecuali seseorang yang berkorban dengan nyawa dan hartanya dan dia tidak kembali dengan sesuatu apapun makanya 10 hari pertama bulan Dzulhijjah adalah 10 hari yang paling Agung dalam agama Islam Selama ada dunia sampai hari kiamat Dalam Hadis Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda hari yang paling afdol di dunia sampai hari kiamat adalah 10 hari pertama bulan Dzulhijjah dalam hadis yang lain Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam juga bersabda Allah tidak ada hari-hari yang paling Agung disisi Allah yang paling dicintai oleh Allah subhanahu wa ta’ala daripada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah maka ini adalah wasiat bahwa kita harus mengagungkan 10 hari pertama bulan Dzulhijjah sebarkan wasiat ini di tengah kaum muslimin sampaikan wasiat ini kepada anak cucu kita jangan sampai kaum muslimin tidak mengenal bahwa 10 hari pertama bulan Dzulhijjah adalah 10 hari yang paling Agung dalam agama Islam dan akibatnya di dalam 10 hari pertama bulan Dzulhijjah terdapat amalan-amalan yang sangat dianjurkan yang pertama bertakbir Bertasbih bertahmid Allahu Akbar Allahu Akbar La ilaha illallah wallahu akbar Allahu akbar tidak ada hari-hari yang paling Agung di sisi Allah paling dicintai oleh Allah daripada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah maka Perbanyaklah di dalamnya bertakbir tasbih tahlil oleh karenanya Abu Hurairah radhiyallahu Anhu Abdullah bin Umar radhiyallahu anhu dan Abdullah bin Umar radhiyallahu anhuma beliau berdua pergi ke pasar di 10 hari pertama bulan Zulhijah kemudian mereka bertakbir dan orang-orang pun akhirnya ingat bahwa hari-hari ini di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah adalah hari-hari untuk bertakbir dan ini sunnah yang hampir ditinggalkan oleh kaum muslimin dan saya berharap kepada raja TV kepada Radio Rodja agar Setelkan takdir jika memang ada waktu-waktu jeda agar kaum muslimin mengenal akan sunnah yang hampir hilang ini di tengah kaum muslimin bertakbirlah dari mulai tanggal 1 Dzulhijjah sampai nanti tanggal 13 Dzulhijjah bertakbirnya bukan hanya malam hari raya Idul Adha bukan hanya pas hari raya Idul Adha bukan hanya setelah selesai salat hari 11 12 13 tetapi perbanyak hari-hari ini untuk bertakbir itu adalah sunnah Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam kemudian amalan yang kedua yang sangat dianjurkan yaitu berkurban berkurban adalah Taqwa berkurban adalah syiar Allah berkurban adalah sunnah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam semenjak pindah ke kota Madinah setiap tahunnya berkurban selama 10 tahun di setiap tahunnya beliau berformat berkorbanlah dari kaum wanita yang demikian itu bagi siapa yang mengagungkan syarat-syar Allah maka sesungguhnya itu adalah tanda ketakwaan hati kemudian amalan yang ketiga yaitu hendaknya berpuasa berpuasa boleh dari tanggal 1 sampai tanggal 9 terutama tanggal 9 Dzulhijjah hari Arafah Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam berpuasa pada hari Arafah Aku berharap kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala menghapuskan dosa satu tahun yang telah lalu 1 tahun yang akan amalan selanjutnya adalah memperbanyak doa terutama doa di hari Arafah sebaik-baik Berdoa adalah doa pada hari Arafah meskipun kita tidak menanyakan ibadah haji maka berdoa karena sebagian pendapat ulama membasuhkan bahwasanya hadis tersebut umum untuk yang berhaji dan untuk yang tidak boleh untuk yang tidak menunaikan ibadah haji kemudian yang kelima yaitu berhaji dan berumroh di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah ini adalah amalan yang sangat dianjurkan semoga pesan ini bermanfaat wallahualam Shallallahu alhamdulillahirobbilalamin wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh serta bimbingan di kesempatan siang hari ini semoga Allah senantiasa melimpahkan kesehatan keberkahan dan topik untuk kita semuanya untuk bisa memahami pelajaran ini dan mengamalkannya dalam rangka ketaatan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala kami yang bertugas mohon pamit undur diri Subhanallah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *