Ustadz Abu Fairuz Ahmad Ridwan, M.A. – Bahjatu Qulubil Abror

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

dimanapun anda berada [Musik] TV yang telah kami hadirkan untuk Anda program acara kajian ilmiah secara langsung Rodja TV Alquran dan kajian Islam Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik] anda berada Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjaga dan berkaitan kita semua Alhamdulillah di kesempatan pagi hari ini di hari Rabu pekan ketiga kita akan simak bersama kembali kajian rutin pembahasan kitab bahjah dari Batam Alhamdulillah kami sudah terkoneksi dengan beliau kemudian secara nanti seperti biasa setelah materi dari pembahasan hadits yang ke-57 yaitu pembahasan mengenai ijtihad seorang Hakim Anda bisa bertanya di layanan Telepon di 021 8236543 atau bisa juga mengirimkan pertanyaannya di nomor layanan pesan Whatsapp di 08198965 43 baik kita akan simak bersama materi yang akan disampaikan kepada louistan kami persilahkan [Musik] para pemirsa dan para pemerhati roda TV dimanapun anda berada demikian juga Para pendengar raja yang kita pada pagi hari ini Alhamdulillah betul-betul semata pagi hari ini kita dapat kembali melanjutkan pembahasan kita hadis-hadis kumpulan yang dikumpulkan oleh [Musik] dan insya Allah pada kesempatan pagi hari ini kita akan lanjutkan membahas pembahasan hadis yang ke-57 tentang ijtihad ijtihad Hakim kemudian saya dimuliakan oleh Allah subhanahu wa ta’ala ya Apa itu ijtihad Apa itu Hakim ijtihad adalah upaya seseorang untuk dapat mengeluarkan hukum setelah melihat merujuk kepada dalil-dalil syar’i inilah dimaksudkan dengan ijtihad Badul musik berusaha untuk mendapatkan kesimpulan hukum atau satu perkara yang dia merujuk pada dalil-dalil daripada Quran sunnah ijma’ah para ulama Iya [Musik] jadi Inilah yang disebut dengan nama ijtihad dia berupaya semaksimal yang dia miliki kemampuan untuk menerbitkan satu produk hukum ini namanya ijtihad ya yang mana jika tersebut dalam perkara-perkara hukum syar’i yang mana perkara-perkara tersebut yang berkaitan dengan hukum syar’i orang yang melakukan ijtihad disebut mujtahid ya adapun al-hakim yang dimaksudkan di sini adalah ya orang memutuskan perkara karena Al Hakim sebelum ada seorang pemimpin atau perusahaan bisa pula bermakna Hakim bermakna dalam bahasa Arab yang memutuskan perkara antara orang-orang yang berselisih Allah Subhanahu Wa Ta’ala kita akan masuk pada hadis yang ke-57 berkata ashadurrahman bin nasyid Muhammad dari Abdullah bin Amr wa Abi Hurairah [Musik] [Musik] Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda Rasulullah SAW Bilamana seorang Hakim memutuskan perkara dan dia sudah bersungguh-sungguh untuk berupaya ya [Musik] memutuskan perkata tersebut dengan ilmunya dan ternyata keputusan itu benar sesuai dengan apa ya Allah inginkan sesuai dengan ya keadilan kebenaran maka dia berhak mendapatkan dua ganjaran pahala bilamana Dia memutuskan keputusan hukum [Musik] dia sudah bersungguh sedaya mempunyai hukumannya ternyata keliru menyelisihi yang benar disisi Allah di ilmu Allah subhanahu wa ta’ala ya karena dia adalah manusia yang boleh saja benar baru saja salah manakala Dia memutuskan keputusan dan dia telah bersungguh-sungguh berjijahat mendatangkan dalil daripada Quran dan Sunnah untuk menerapkan keputusan tersebut ternyata dia keliru salah dalam memahami salah dalam memutuskan keputusan apakah dia berdosa kata nabi tidak akan memperoleh satu ganjaran [Musik] disepakati hal ini Karena dia sudah bersungguh-sungguh dalam dari jatihat ya itulah kemampuannya nanti kita disuruh untuk bertakwa kepada Allah kepada Allah semampumu dan kadang-kadang manusia yang namanya manusia punya sisi-sisi kelemahan dia tidak mengetahui hakikat kebenaran atau tersembunyi baginya kebenaran atau terkadang orang yang bersalah lebih lihat dalam berkata-kata lihat dalam berdebar sehingga Hakim pun terpengaruh atau yang ya menuntut tersebut berupaya mendatangkan berbagai macam bentuk saksi-saksi palsu keterangan palsu yang Hakim tidak bisa mendeteksinya dan dia sudah berusaha maksimal akhirnya dia putuskan dia menenangkan orang yang bersalah bukan dengan sengaja bukan dengan niat ya tapi itulah keputusannya sesuai dengan ilmunya ijtihadnya ternyata keputusannya salah dia tak berdosa ya tetap dapat penyiaran satu pahala karena sudah berusaha untuk mendapatkan hukum mengeluarkan produk hukum dalam ijtihadnya dapat satu pahala ini adalah merupakan bentuk rahmat Allah Subhanahu Wa Ta’ala bilamana dia tak boleh salah kalau salah dapat neraka Subhanallah Katakan ada orang yang mau duduk sebagai Hakim pemutus perkara [Musik] orang yang mempunyai ilmu yang memang membuat dia layak untuk menjadi seorang [Musik] dan para ulama telah menyebutkan syarat-syarat tidak tidak mudah menjadi harus paham hukum harus Maha pengambilan dalil ya harus tahu bagaimana mengambil data pada Quran dan Sunnah harus mengetahui perkara-gara disepakati para ulama agar jangan memutuskan perkara yang telah terdapat padanya ijma dan banyak lagi syarat-syarat lainnya harus mengetahui daripada Quran mana ayat-ayat yang sudah terhapus dan mana yang menghapuskannya mana hadis-hadisnya sudah termasuk dan mana yang memasukkannya berbagai macam syarat Sebutkan oleh para ulama Bila memang dia telah memiliki berbagai usaha syarat-syarat tersebut ya maka dia berhak untuk menjadi seorang Hakim walaupun kata Syekh Abdurrahman sebagian daripada orang-orang berlebih-lebihan dalam menetapkan syarat bagi seorang Hakim dia harus hafal Quran dia harus hafal Sunnah menurut sebagian orang dia harus ahli dalam dalam segala macam bahasa Arab Karena itulah ini perkara-perkara yang berlebih-lebihan akhirnya akan membuat sulit untuk diwujudkan seorang Hakim karena syarat yang berlebih-lebihan diterapkan oleh Sebagian ulama bilamana tak ada Hakim maka tidak ada yang memutuskan perkara akan kacau balau lah urusan manusia karena itulah ya Sebagian ulama mendeteksi berbagai macam syarat-syarat yang berlebihan tak harus yang namanya menghafalkan sunnah bukan perkata gampang sunnah begitu banyaknya ya bisa untuk mengambil kesimpulan daripada Quran tahu tempat-tempat dalam mengambil air akan dalam Quran tak harus dimiliki bahasa Arab begitu dalam sebagaimana sebagaimana sibawai dan semacamnya tidak tapi cukup dan mahal bahasa Arabnya bisa mengambil hukum mengeluarkan hukum daripada Quran mengetahui umum mengetahui khusus mengetahui yang mutlak mengetahui ilmu sebagian mengatakan cukup bagi seorang Hakim memiliki ilmu yang memang dapat dimanfaatkan ketika memutuskan perkaranya fatwa bukan segala macam ilmu-ilmu yang kadang-kadang ia membuat akhirnya tak akan ada Hakim dimanapun berkata Syekh Abdurrahman [Musik] bilamana orang menjadi hakim adalah orang jahil dia tak punya ilmu tak punya dasar kapasitas ilmu yang memadai mumpuni dan dia jahil kemudian dia karena mungkin nepotisme diangkatlah sebagai Hakim atau karena menyogok-menyub diangkat sebagai Hakim akhirnya memutuskan perkara dengan kebodohan maka dia adalah seorang Hakim yang zalim dan berdosa dia adalah seseorang yang zalim dan berdosa jadikan seseorang yang tidak pernah dia kuliah kedokteran tak pernah baca tentang kemudian buka praktek ya praktek kesehatan untuk kesembuhan sementara dia tak punya ilmu tentang itu tentulah dia akan zalim menjadikan orang-orang datang sebagai kelinci percobaan dan boleh jadi orang tersebut binasat di tangannya karena dia mengobati tanpa ilmu demikian juga orang putuskan perkara tanpa ilmu dia akan berbuat kezaliman ya dia akan menangkan orang-orang yang tak berhak untuk dimenangkan dia akan mengalahkan kasus orang-orang yang seharusnya dia layak untuk dimenangkan Karena dia jahil maka ini adalah orang yang zalim dan berdosa maka bukan mudah untuk menjadi seorang Hakim Jaksa bukan bukan mudah mereka butuh ilmu yang mumpung dalam perkataan tersebut untuk memutuskan perkara lain baginya baju untuk memutuskan perkara sementara tidak punya bekal tidak punya ilmu bahwa jahil dan sebentar ya jahil ya tapi bilamana dia memang sudah memiliki kapasitas ilmu dan seterusnya ternyata dia dalam memutuskan perkara khilaf keliru Salah tetapi dapat satu pahala ingat suatu ketika nabi Mulia datanglah dua orang yang berseteru satu sama lain melaporkan kasus mereka kepada nabi tentang satu perkara yang mereka perselisihkan maka nabi yang mulia Wasallam melihat yang satu lebih lihai berkata-kata daripada yang lain lebih lihai dalam berkata-kata berdebat daripada yang lain maka nabi yang mulia mengatakan [Musik] boleh jadi sebagian kalian lebih hebat dalam berkata-kata berbicara yang dibandingkan saudaranya fa’ah Kumullah akhirnya aku pun menghukumi perkara sesuai dengan apa yang kudengar kumenangkan dia [Musik] barangsiapa yang kumenangkan dia sementara Sebenarnya dia berbuat kezaliman kepada saudaranya maka hendaklah di bersiap-siap mengambil para api neraka atau meninggalkannya maka hadis yang mulia ini menunjukkan kepada kita Hakim itu tak tahu hakikat kebenaran karena hanya Allah tahu tapi dia disuruh memutuskan kebenaran dengan ilmu yang sampai kepadanya ya mereka kata nabi aku tak tahu mana satu yang benar Walaupun sebagian kulit lebih hebat berkata-kata lebih hebat berpuja maka kumenangkan dia karena itu ilmuku sampai di situ ilmuku ternyata dia berbuat zaliman mengambil hak saudaranya dengan kezaliman maka sesungguhnya dia sudah mengambil Barat ya kadang-kadang Hakim melihat berbagai macam perkara-perkara yang diposisikan ya pihak-pihak tertentu mereka mengambil saksi-saksi palsu dan semacamnya Dan Hakim terkait tertipu makanya dimenangkan ketika itu Hakim tak bersalah tak berdosa dengan apa yang dia tetapkan selama dia sudah berusaha untuk berijtihad maksimal bersungguh-sungguh dalam ijtihad tersebut [Musik] seorang Hakim harus berusaha untuk berjihad untuk memutuskan suatu pekerjaan [Musik] pertama dia harus bersungguh-sungguh memasukkan perkara yang diperselisihkan ini ke dalam perkara-perkara hukum syar’i dia harus mencari apa yang dekat dengan hukum syar’i yang pernah disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dia harus memasukkan perkara ini digolongkan ke dalam perkara ini ini dalilnya perkara ini digolongkan ke dalam negara dia menggunakan kreas analogi dia harus tepat dalam masukkan berbagai macam perkara atau perkara-perkara yang pernah ada dalam nash baik dalam Alquran dalam Sunda maupun ya ketika datang orang bersisi perkara dia akan segera masukkan ini masuk ke dalam perkara ini dalilnya ini Allah berfirman Rasulullah bersabda para ulama harus tepat akhirnya dia berhak mengatakan kamu bersalah Kamu benar ya Ini Membutuhkan ijtihad seorang Khali membutuhkan ijtihad dalam memasukkan satu perkara ini apakah ini perkara digolongkan ke dalam perkara-perkara yang pernah ada ya terdapat dalam Qur’an maupun dalam sunah di kiaskan ke sana Jadi dia butuh pemahaman yang baik analogi yang baik kias yang baik agar sesuai keputusannya ya Subhanallah dengan segala macam daya upayanya dan ingat ketika Allah menceritakan tentang apa yang ditetapkan oleh Sulaiman bertentangan apa ditetapkan oleh Daud ternyata Sulaiman lebih benar Sulaiman lebih benar dalam keputusannya tapi Allah Subhanahu Wa Ta’ala tetap memuji [Musik] kami pahamkan Sulaiman dan setiap mereka akan berikan keputusan dan ilmu pengetahuan akhirnya Seorang nabi pun kadang-kadang dalam memutuskan perkara khilaf ya datang dua orang perempuan yang berselisih Pada masa itu mengklaim seorang anak yang satu lebih tua satu muda anak itu ada pada tangan orang yang lebih tua [Musik] mereka masing-masing bab ini anaknya ketika itu drop memutuskan anak adalah merupakan anak bagi wanita yang menggendongnya yang lebih tua karena Karina indikator kuat memang itu anaknya karena berada padanya di tangannya dia yang memegang dia yang megang maka dia putuskan anak tersebut adalah milik yang menggendongnya dan dia lebih tua daripada yang satu kemudian Daud Alaihissalam meminta pendapat Sulaiman untuk membuat keputusan yang baru atau Sulaiman Alaihissalam mengumpulkan kedua orang tua atau kedua wanita tersebut dan bertanya kepada kedua-duanya masing-masing mereka mengklaim anaknya [Musik] akhirnya ketika kita Sulaiman berkata kepada mereka berdoa Kalau kalian tetap masih bersisi ingin merebut anak ini bawalah kemari anak ini [Musik] maka diberikan oleh Tuhan tersebut kepada Sulaiman Sulaiman berkata aku akan potong dua anak ini silahkan kalian ambil masing-masing setengah-setengah seketika ibu yang muda ya dengan rasa Kibon mengatakan jangan wahai Baginda Dia anak perempuan ini Biarlah dia yang mengasuhnya maka seketika Sulaiman tahu paham yakin memang ini anak adalah milik yang udah bukan milik orang tua dari mana dia tahu karena ibadah sang anak tak ingin anaknya dibelah daripada di belah bagus diberikan dengan keluarganya harus mati maka Sulaiman memenangkan ibu yang muda ternyata kasusnya masing-masing orang ini memiliki masing-masing anak yang baru lahir ya Subhanallah kemudian yang satu pergi sebentar ke kamar mandi umum dia tinggalkan dititipkan anak ini kepada perempuan yang tua ternyata datang lagi perempuan ini matilah anak perempuan ini maka diambil anak perempuan yang mudah dan itu anaknya begitulah kisahnya yang kita ingin sampaikan disini bahwasanya kedua-duanya sudah bercujihat Daud berjutihat Sulaiman berjihad ijtihad Sulaiman lebih tepat itulah kata Allah paham lah Sulaiman kami pahamkan Sulaiman meskipun masing-masing [Musik] jadi kewajiban seorang Khatib ijtihad adalah berusaha untuk pas tepat memasukkan perkara-perkarasihkan kepada hukum syar’i yang termuat dalam kitab Allah dalam dia harus masukkan harus pas analogikanya ya yang kedua setelah dia tepat mengeluarkan hukum memutuskan perkara karena yang dipersiapkan tersebut telah dia pulangkan kepada hukum-hukum syar’i yang terdapat padanya dalil keluarlah ketika itu kesimpulan ini yang benar ya maka yang kedua ijtihad [Musik] harus bersungguh-sungguh untuk menerapkan kebenaran itu melaksanakan kebenaran tersebut ahlil siapapun yang berseteru tak peduli Apakah kawan dekatnya ataukah musuhnya orang dekat orang jauh dia harus adil untuk menegakkan kebenaran tersebut yang telah dia tetapkan dengan ijtihadnya tak boleh dia pandang bulu mentang-mentang kerabat dekat dimenangkan mentang-mentang Ini tetangga dia menangkan ya mentang-mentang dianggapnya orangnya lebih lebih susah lebih miskin dimenangkan tidak dia wajib menegakkan keadilan wajib di hadapannya seluruh manusia itu satu sama di hadapan seorang Hakim seorang koki yang bersisi sama tak boleh yang satu dimenangkan dengan yang lain ya ketika Ali berselisih dengan salah seorang Yahudi ada seorang Yahudi yang mengklaim ada salah seorang Yahudi di tangannya ada baju besi sementara Ali mengkrim itu Baju besi milik Ali yang dahulu ya pernah digadaikannya ketika ditebus dan mengatakan tidak ini baju besiku bukan baju pesimo dia mengingkari ketika itu Ali menjabat sebagai seorang khalifah Amir mukminin maka kedua-duanya datang ke hadapan seorang kali bayangkan bagaimana tingginya dalam Islam keadilan khalifah Amir Ali dan dia ketika itu berseteru dengan salah seorang Yahudi didudukkan bersama-sama di hadapan seorang kali yang begitu muda beliau namanya surai ketika mendengarkan dari masing-masing pihak Ali mengklaim ini Baju besi miliknya maka sore mengatakan pabrikan hati bagilah Mana buktinya Dari mana kamu bisa membuktikan ini Baju besi milikmu kau panggil saksi dan ketika itu surai melihat Amir Mukmin Ali maka Ali berkata kepada sore wahai surai Ya wahai Jangan panggil aku dengan gelar Amir mukminin nanti musuhku ini atau seorang yang bersaing denganku ini orang yang bersisik akan merasa lebih hina daripada yang lain panggil aku dengan Namaku Adi penduduk karena aku pada tempat yang sama jangan dilebihkan aku dengan yang lain ya agar dia tak merasa ya hina daripada aku harus sama dihadapan juga Subhanallah singkat cerita agar datangkan saksi didatangkanlah oleh ahli saksi siapa saksinya anaknya kemudian datangkan saksi yang kedua dalam hal ini dibutuhkan lagi yang kedua itu sama bersama dan kedua-duanya adalah orang-orang terdekat dengan Ali sebagai seorang Hakim menolak kedua saksi tersebut kata dia datangkan saksi dan luar keluargamu dan di luar orang terdekatmu karena mereka punya tendensi dengan akhirnya Ali tak menemukan siapa yang bersaksi padahal Ali yakin benar-benar itu besi baju akhirnya mana Kalau Ali tak mampu menetapkan saksi ya dan Ali adalah Amirul Mukminin khalifah kaum muslimin penguasa yang di bawahnya takluk bangsa-bangsa besar Subhanallah maka surah memenangkan kasus ini ya orang Yahudi tersebut dimenangkan ya disebut dalam kasus ini sudah mengatakan Baju besi ini adalah milikmu karena Ali tak memenuhi syarat untuk mendatangkan saksi Subhanallah [Musik] itu dia pun kagum dengan keadilan Islam setelah itu dia pun berkata Aku bersumpah demi Allah ini adalah milik Ali yang aku ambil bersembunyikan ya [Musik] Akhirnya dia pun masuk Islam karena kagum dengan keadilan Islam artinya seorang Hakim tak boleh memandang seseorang siapapun juga di hadapan hukum semua harus sama setara begitu dahsyatnya Islam dalam menegakkan keadilan jangan sampai dia mengutamakan sebagian di atas yang lain jangan sampai hawa nafsu bermain sehingga condong kepada seseorang daripada mereka sama takanagara bilamana dia mampu menegakkan keadilan data memandang bulu siapapun sama dia dapat menghukum maka dia akan berhasil mendapatkan ganjaran kalau keputusannya tepat dia akan dapat ganjaran dua pahala bahwa pahala satu dan kekeliruannya dalam memutuskan perkara dimaafkan dalam agamanya dia tak tahu ya apa apa yang tersembunyi yang tahu hanya Allah subhanahu wa ta’ala yang diketahui [Musik] sementara konsep keadilan sama dengan yang lain-lain semuanya dan kemampuan kita disuruh melakukan menegakkan keadilan sesuai dengan kemampuan kita Ya pemirsa yang dimuliakan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dalam berkata orang kalau begitu apa beda antara seorang Hakim yang asal-asalan menetapkan perkara dengan seorang Hakim yang memang dengan ilmu menetapkan perkara Kalau Anda yang kata keduanya salah hasil keputusannya semua salah kenapa dibedakan padahal sama-sama keliru berkata Syekh Abdurrahman Hakim Al mujtahid beda antara seorang Hakim yang memiliki ilmu dalam berijtihad dengan seorang Hakim yang tak punya ilmu hanya mengikuti hewan misalnya [Musik] Hakim yang benar telah diperintahkan untuk menerapkan memutuskan perkara dengan ilmunya dan dia punya niat yang baik ingin menegakkan keadilan dan dia sudah bersungguh-sungguh untuk menegakkan keadilan diperintahkan untuk menegakkan hukum sesuai dengan apa yang tampak padanya berupa bukti-bukti dalil berbeda dengan orang yang memutuskan perkara dengan hawa nafsu berbicara tanpa ilmu memang dia tidak pernah berniat untuk menegakkan keadilan Islam banyak orang-orang hakim-hakim yang disogok disuap dia tahu ya benarkan dia menangkan alangkah banyaknya hakim-hakim yang akan masuk neraka dia tahu kebenaran tapi tidak diterapkan diperintahkan menegakkan keadilan karena dibayar karena tendensi karena kepentingan akhirnya Dia berpihak kepada yang salah dirinya siap-siaplah masuk neraka sungguh banyak orang-orang semacam ini yang tak takut kepada Allah Bangkit sehingga memenangkan perkara orang-orang bersalah dan dia tahu itu orang bersalah karena di dunia ini tidaklah kekal dan abadi setiap orang akan mati tak pernah ada hakim-hakim jaksa-jaksa yang kekal hidupnya dia akan mati dia akan berjumpa Allah Subhanahu Wa Ta’ala siaplah dia akan berjumpa Allah siaplah dia dengan musuh dengan orang-orang yang dahulu bisa tunggulah hari kiamat datang di mana orang-orang yang dizalimi akan menuntut haknya kepada kepada orang-orang yang semacam ini tunggulah Bagaimana kelak kebaikan-kebaikannya kalau ada akan diambil dipindahkan kepada orang-orang dizaliminya bilamana tak punya kebaikan tunggulah keburukan dosa-dosa orang muslim yang akan ditumpahkan kepada timbangan keburukannya Celakalah dia matilah dia hancurlah dia hidup ini tidaklah kekal dan abadi Makanlah setiap orang yang ditunjuk sebagai seorang Hakim Jaksa benar-benar berusaha untuk menerapkan kebenaran menegakkan kebenaran sesuai dengan apa yang dia pahami tidak menyimpangkan hukum bukan dengan hawa nafsu bukan karena kepentingan dunia sehingga akhirnya yang punya uang banyak lah yang menang sehingga akhirnya yang punya backingan banyaknya yang kuat yang benar sehingga akhirnya [Musik] orang miskin yang tak memilikinya tak punya ya uang akhirnya mereka semua habis hilang hancurlah keadilan ketika hancur keadilan Sultan lagi akan hancur negeri tersebut Negeri tegak dan keadilan mana Kalau negeri yang tak tegak pada keadilan curang padanya pemimpin-pemimpinnya Allah [Musik] tentunya hadis ini menunjukkan keutamaan orang menjabat sebagai Hakim sebagai [Musik] pemutus perkara jaksa namun saja akan memperlihatkan cara memperoleh pahala dalam setiap perkara-perkara yang dia putuskan baik yaitu pahala atau dua pahala oleh karena itulah yang namanya peradilan merupakan fardhu kifayah yang paling Agung tampaknya akan habis binasa akan terambil hak orang akan tertumpah darah orang tak berbayar tak diganti dengan kisah semacamnya banyaklah ketika itu kezaliman tanpa [Musik] karena banyak hak manusia ketika terjadi persengketaan perselisihan kepada mereka harus lari Andai ketat ada kopi mereka akan selesaikan karena terjadilah ketika itu kekacauan mungkin pertumbuhan darah pembunuhan karena itu harus ada penengah yang memutuskan perkara [Musik] [Musik] untuk dapat menegakkan keadilan Allah akan ya lepas kewajibannya di sisi allah subhanahu wa ta’ala untuk menegakkan keadilan dengan ilmu dengan kesungguhan dengan niat yang tulus ingin menegakkan keadilan kalau tidak memperoleh Kebaikan tidak sebaliknya memang dia memperoleh dunia mungkin jabatan [Musik] ganjaran pahala yang besar dimuliakan oleh Allah subhanahu wa ta’ala inilah yang berkaitan dengan materi kita pada pagi hari ini tentang hadis nabi yang mulia Shallallahu Alaihi Wasallam seorang Hakim jika berijtihad dan benar ijtihadnya mendapatkan ganjaran dua pahala jika dipersiapkannya yang mendapatkan satu ganjaran pahala mereka tidak berdosa di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena itu yang mereka mampu yaitu yang mereka mampu melakukan dalam hal ini juga ya seorang pemimpin pun demikian adanya pemimpin umat Jika dia telah berusaha maksimal berjulihan untuk menerapkan satu kebijaksanaan yang kembali ke masa tertentu orang banyak untuk negerinya anak bangsanya kemudian dalam hal tersebut dia keliru dia khilaf dia tak berdosa tetap dapat pahala tapi bilamana dia menerapkan sesuatu perkara bukan karena ingin menegakkan keadilan bukan untuk kemaslahatan orang banyak tapi untuk kemaslahatan dirinya kepentingan dirinya ya walaupun masyarakat inilah seorang Hakim yang celaka dan di hari kiamat maka orang-orang seperti ini akan dijauhkan daripada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam hadis yang shahih Bukhari [Musik] diantaranya yang pertama adalah Al Imamul adil seorang pemimpin yang adil yang ingin kebaikan untuk masyarakatnya rakyatnya maka dia menegakkan keadilan untuk mereka yang sama isinya semua masyarakatnya [Musik] alam semoga bermanfaat kita padakan sampai di sini Subhanallah [Musik] Alhamdulillah baik demikian sekalian dimanapun anda berada materi yang telah disampaikan realita Ahmad Ridwan dari pembahasan hadis yang ke 57 yaitu ijtihad seorang ulama dan untuk selanjutnya kami akan buka sesi interaktif Sisi soal jawab bagi anda para memperingati Raja sekalian yang ingin bertanya perihal pembahasan di kesempatan pagi hari ini silahkan anda bisa menghubungi kami di layanan Telepon di 0218236543 atau anda bisa mengirimkan pesan di nomor pesan Whatsapp di nomor 0819 896543 6 ada pertanyaan kami ajukan terlebih dahulu Ustadz yang masuk di layanan pesan Whatsapp dari hamba Allah tidak Sebutkan tempatnya Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh biasa jika dalam memutuskan suatu perkara seorang kodi dan keluarganya ternyata mendapatkan ancaman kematian Apakah ada tuntunannya Bagaimana seorang Hakim dalam kondisi tersebut di dalam hadits ataupun keterangan para ulama Salaf terdahulu saya mohon jawaban dan penjelasannya Assalamualaikum [Musik] Maka jangan sampai kena ancaman-ancaman akhirnya dia berbuat kezaliman bilamana Dia berbuat kezaliman resikonya besar neraka menunggunya dan semua orang pasti akan mati jika telah mati karena satu perkara akan mati dengan pakar lain ancaman-ancaman manusia takkan pernah menambah nyawa seseorang atau menguranginya seseorang itu adalah merupakan resiko kerja dan apapun yang ingin dilakukan manusia takkan pernah lepas daripada ketentuan takdir Allah Subhanahu Wa Ta’ala ya tentunya Hakim berusaha untuk waspada Ya berusaha untuk menjaga dirinya dan semacamnya tentunya pemerintah juga harus memperhatikan hal ini tapi bilamana memang tak ditentukan dia harus mendapatkan resiko dengan sebab keputusannya dicelakaan manusia atau sampai pada tingkat dibunuh manusia maka ya itulah resiko dari itulah ujian andai kata dia terbunuh Insyaallah dia mati dalam keadaan Syahid surga menunggunya tapi jika dia dengan tekanan manusia ya dengan ancaman manusia memutuskan perkara dengan kezaliman maka sekiranya jadi panjangkan umurnya dan akan mati juga suatu saat akan neraka akan menunggunya oleh karena itulah seorang Hakim harus tetap menegakkan keadilan Apapun ceritanya apapun Re Walaupun dia harus misalnya ditentukan mati di tangan orang-orang yang memusuhinya karena meninggalkan keadilan itu resiko dalam bekerja dan ingat apa yang ingin dilakukan oleh manusia tak akan pernah dapat terjadi jika tidak Allah inginkan kehendaki semua orang akan berjalan sesuai dengan takdirnya kalaupun seluruh manusia ingin membahayakanmu bilamana Allah tidak menjadikan tak terjadi maka seorang Hakim yang punya akidah yang dalam dia akan yakin apapun yang ditetap ditetapkan tak akan pernah menambah ajalnya ataupun mengurangi ajal tetap jalan tidak ada alasan baginya karena diancam terpaksa dan seterusnya mereka akan kehadiran tak ada alasan baginya ya tetap harus berlaku adil apapun ya selanjutnya [Musik] nama ada pertanyaan Dua pertanyaan Senada bagaimana dengan kasus-kasus yang cukup sering kita dengar pada zaman ini seorang seorang kodi yang melakukan salah vonis terhadap terdakwa dimana terdakwa sudah terlanjur mendapatkan hukuman selama beberapa tahun di penjara dan di kemudian hari ternyata setelah ada penyelidikan kembali yang dihukum tersebut tidak bersalah Apa yang harus dilakukan Apakah ada hukuman tertentu mengenai hal ini Ustadz mohon jawaban dan penjelasannya bagaimana tadi telah kita katakan Jika seorang Hakim khadim menetapkan satu perkara ya dengan niat untuk menegakkan keadilan ternyata salah ya Meskipun keputusannya salah khilaf yang tidak berdosa Allah Subhanahu Wa Ta’ala Maafkan ya Adapun efeknya dampaknya ternyata orang ditetapkan itu tak bersalah Iya setelah dia benar-benar maksimal berusaha untuk menegakkan keadilan dengan segala macam bukti-bukti Barang bukti Satu saksi ternyata salah keputusannya ya kemudian Masuklah ke dalam penjara orang-orang yang tak bersalah mungkin setahun 2 tahun 3 tahun belakangan barulah muncul ya kenyataan yang Hakiki pernyataan yang benar artinya orang dimasukkan ke dalam ajaran dengan kesalahan maka kewajiban penguasa-kewajiban pemerintah adalah memberikan baginya kompensasi memberikan kepadanya apa apa yang membuat diri toh dengan keputusan yang salah tersebut ya agar dia ditolong ini keputusan-keputusan yang keliru [Musik] agar diberikan kompensasi sesuai tahun 2 Tahun berapa lama dari penjara tentunya banyak banyak terkorbankan anaknya sehingga pekerjaannya wajib pemerintah ya mungkin dibebankan kepada orang yang bersalah untuk memberikan kepadanya karena diputuskan baginya utusannya yang penting ya harus diberikan kepadanya kompensasi Atas kesalahan tersebut agar dia Ridho agar dia memaafkan agar dia ya toleransi keputusan yang salah tersebut Bagaimana Ustadz jika sampai pada tingkat darah ternyata yang dieksekusi itu adalah orang tak bersalah dalam hukum Ternyata ada yang lebih bersalah ada yang ada yang ada yang segala macamnya ternyata orang ini hanya 54 seterusnya maka dititipkan saja kadang kasus tertentu dititipkannya dalamnya ternyata telah menetasnya ada narkoba dalam jumlah besar diputuskanlah dia untuk dihukum mati misalnya ternyata akhirnya belakangan mengakulah orang-orang yang berkaitan itu semua atas perintahnya atas idenya sementara orang ini mau dihukum mati atau sudah dihukum mati Subhanallah tetap kita berdosa dan keputusan tersebut jika dia sudah berusaha maksimal ya mengumpulkan segala macam bukti-bukti ada semacamnya kecuali jika dia dalam komputer tersebut tidak tegak dengan keadilan mudah untuk menerima tidak mengecek tersebut Lalu lintasnya semacamnya ada niat yang terbaik tidak dapat dosa ya maka jika sudah hilang nyawa tersebut ternyata yang lain yang bersalah kewajiban penguasaan memberikan diet kafarat di dalam Islam satunya itu Iya maka diberikan kafarat atas tertumpanya satu nyawa dengan 100 ekor unta diberikan kepada keluarga yang bersangkutan Subhanallah tetap dikatakan dosa yang walaupun keputusannya salah tapi ingat dengan ketentuan dia harus benar-benar maksimal terlebih dahulu agar tidak sembarang dalam memutuskan maksimal bagi ilmunya ya bukan suka-suka menjatuhkan hukuman harus dengan maksimal berusaha jika itu dilakukan dan ternyata tetap keliru dimaafkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala [Musik] sebagian daripada jenderal-jenderal dalam Islam dalam menyikapi sebagian permasalahan pernah terjadi di zaman [Musik] ada satu kaum dari jutamah mereka itu ya kalah dalam peperangan dan sebagian mereka itu disuruh untuk memeluk Islam [Musik] ya mereka tak pandai mengucapkan aslamna mereka menggantikan kata-kata sobana sobana padahal maksud mereka sama karena memang masuk Islam kemun Khalid wanita akan mereka untuk dipenggal sampailah kepada nabi yang mulia Wasallam [Musik] apalagi seorang Hakim yang keliru dalam hal tersebut maka Rasulullah membayar diet setiap orang meninggal tersebut Subhanallah ini menunjukkan kadang-kadang manusia punya kekhilapan dalam memutuskan perkara biasa [Musik] dan selanjutnya kami beralih ditelepon mungkin yang akan bertanya silahkan kami berikan kesempatan di lain terkait dengan beberapa orang yang bersekongkol untuk membunuh seseorang dan yang membunuh itu hanya satu orang tetapi yang rekan-rekan untuk berkontrak itu banyak apakah yang akan mendapat situs hanya yang terbunuh aja atau semuanya Terima kasih yang membunuh Alhamdulillah [Musik] sebagian bertindak sebagai pembunuh eksekutornya otaknya Walaupun dia tidak terjun membunuh tapi dia sebabnya Ya sebagian menjadi penghantar wujud tersebut untuk membunuh semua yang berserikat mereka terkena satu hukumnya sama bahkan Umar pernah mengatakan tentang apa yang pernah terjadi masa Umar seseorang terbunuh oleh beberapa orang kata Allah demi Allah saya kira seluruh penduduk Yaman ya mereka turut serta membunuh orang ini semua akan kubunuh keturunan Jadi bukan hanya eksekuter belakang tidak semua kena sama semua ya kata Umar adalah utama ala ali Yaman andai kata orang Yaman semua berkumpul untuk membunuhnya semua mereka akan eksekusi mati artinya dalam kasus pembunuhan ini semua yang berkongkol untuk membunuh baik Ilmu Bashir yang langsung membunuh yang tak langsung Mungkin dia menjadi kurir untuk membawakan kepadanya senjata misalnya atau ini biang keroknya dia otaknya semuanya harus tongkol semua harus dihukum sama Apa gunanya jelas bagaimana tadi saya Sebutkan dalam ya Kasus yang terbunuh di masa Umar Bin Khattab terbunuh oleh beberapa orang kata Umar kalau sejarah semua penduduk aku akan iya [Musik] atas Jawabannya dan selanjutnya silahkan kami berikan kesempatan kembali yang kedua di Raden telepon silahkan tinggal 218236543 dengan Ibu siapa di mana dari Bu Titin Bekasi Pak Ustad mohon pencerahannya pak ustad mengenai korban jika seseorang korban kemudian kan sudah ditentukan [Musik] Insya Allah tanggal hari Kamis 29 umpamanya yang korban itu kebetulan korbannya di kampung Pak ustaz kemudian karena ditinggalnya di Bekasi jadi panitia Bisakah motong korban yang di kampung itu besoknya artinya hari kedua kemudian Apakah pahalanya sama dengan hari yang pertama itu pencerahannya trojak saya jawabannya bagaimana [Musik] penyembelihan itu dimulai pada tanggal 10 11 12 13 bilamana tak disembelih tanggal 10 tak mengapa disembelih tanggal 11 Karena hari-hari itu adalah kata nabi mereka untuk makan dan minum ini masuk ke dalam hari raya oleh karena itulah jadi jikalau Seseorang tak bisa menyembelih di tanggal 10 tak mengapa dia tanggal 11 atau 12 hari kedua atau hari ketiga tak mengapa Insya Allah atau berkata Allah tapi usahakan dan upayakan jangan sampai dia menyembelih sebelum tanggal 10 Dzulhijjah karena sembelihan yang belum sampai waktunya pada tanggal 10 gereja tak disebut kurban itu sedekah biasa Allah demikian dan selanjutnya kami akan terlebih dahulu mengajukan pertanyaan di layanan pesan Whatsapp Mohon penjelasan Apakah ada hadisnya dalil yaitu Fitnah lebih kejam dari pembunuhan nah bagaimana dengan perkataan tersebut karena sangat banyak sekali beredar mengenai pemahaman atau tulisan demikian Assalamualaikum [Musik] lebih kejam dari pembunuhan itu asalnya terbuat dari alquranul Karim Allah mengatakan [Musik] daripada membunuh ya termuat dalam surat al-baqarah ayat 191 tapi pemahaman yang dimuat dalam ayat sangat jauh dengan apa yang dipahami masyarakat [Musik] dengan apa yang pernah terjadi di masa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam [Musik] apa yang terjadi pada masa Rasulullah SAW sebagaimana yang diketahui bahwasanya orang-orang Arab menghormati bulan-bulan haram ada empat bulan haram yang mereka sangat agungkan muliakan hormati mereka tak berani berperang di bulan-bulan tersebut ya benar-benar haram itu Muharram ya Mulai dari pada bulan [Musik] 3 bulan berurutan tambah satu lagi sendiri Rajab jadi 4 bulan dia 3 orang ini dijadikan bangsa Arab untuk sarana pergi haji dan pulang haji dan ketika itu mereka aman tak ada yang berani mengganggu karena haram pada masa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam ketika itu sebagian sahabat menemukan musuh-musuh Islam ya Dan mereka menemukan musuh-musuh Islam tersebut ya berada di bulan haram maka ketika itu kaum muslimin tetap memerangi mereka mereka mengatakan Muhammad tidak memuliakan bulan haram Muhammad berperang di bulan haram ya maka turunlah ayat yang menjelaskan bahwasanya apa yang diperbuat oleh mereka berupa kesyirikan kekufuran menghalangi orang Indonesia haram mengusir kaum muslimin dan Negeri mereka itu berat daripada memerangi mereka inilah makna [Musik] kesyirikan mereka perbuatan jahat mereka mengusir kaum muslimin dari Mekkah mengambil harta mereka menghalangi kaum muslimin untuk beribadah menyembah Allah subhanahu wa ta’ala itu lebih ringan daripada memerangi mereka meski di bulan haram jadi inilah maknanya kesyirikan orang musyrik itu lebih dahsyat daripada sekedar memerangi mereka [Musik] Jadi bukan maknanya sebagaimana yang tersebar di masyarakat Fitnah lebih daripada pembunuhan kenapa dulu ya [Musik] daripada pembunuhan tentunya ada takarannya terusannya bagaimana pembunuhan tapi yang jelas bukan itu makna ayat [Musik] penjelasannya mudah-mudahan mencerahkan ya untuk para pemerhati Rojak sekalian mengenai Fitnah lebih kejam daripada pembunuhan tersebut baik selanjutnya ada pertanyaan kami ajukan kembali di layanan pesan Whatsapp Apa hukuman bagi mereka yang menyembunyikan suatu kejahatan atau orang yang berbuat jahat dan dia mengetahui bahwa dia memang betul-betul berbuat jahat ustadz dan tidak melaporkannya kepada pihak yang berwajib bagaimana hukuman mengenai orang tersebut Mohon penjelasan dan jawabannya [Musik] orang yang mengetahui itu perbuatan kejahatan keburukan kemungkaran wajib baginya untuk mengingkarinya dan dalam mengingkari ini bagi yang mulia wasallam telah menetapkan ketentuan kata Nabi Muhammad [Musik] tangannya maka dengan desainnya fa’il lam yastatik tak mampu lagi dia dengar pesannya maka hendaklah dia mengingkari dengan hatinya wadadika Allah aful iman dan itulah selemah-lemahnya Iman atau ada lagi di belakang itu walaupun seberat biji sawi daripada keimanan maka orang yang tahu kemungkaran kewajibannya adalah mengingkarinya baik mengingkarinya dengan kekuatannya kalau dia punya kekuatan misalnya seorang ayah melihat pada anaknya kemungkaran seorang suami menurut tangan ya dengan tegas seorang guru melihat anak-anak murid yang membuat kemungkaran diingkari dengan tangan dengan kekuasaan yang dimilikinya ya bilamana tak mampu maka pindahlah kepada fase berikutnya tak mampu tetangga berbuat kemungkaran tentang berjudi misalnya tak mungkin kita datang ke tempat dia dengan kekuasaan karena kita tak punya kuasa kita borgol tangannya kita masukkan penjara karena kita orang sipil ya tak mampu kita melakukan hal demikian kita hanya mampu mengingkari dengan lisan nikah dengan lisan nasihati baik-baik Sebutkan keburukan apa yang diperbuat ya Misalnya lagi ternyata tetangganya ini menjual biner narkoba Kewajiban adalah mengingkari dengan dengan tangan ketika tak mampu dengan tangan dengan lisan ya dan segera melaporkan mengangkat pintar-pikir orang lain ketika dia mampu dengan lisannya menyampaikan kepada berwajib bahwasanya di tempatnya ada orang-orang yang menjual beli narkoba wajib bagi dia dengan lisannya menyampaikan kemungkaran tersebut kepada yang berwajib agar mereka yang menangani pekerjaan mereka turun mengingkari dengan kekuasaan mereka bilamana dia khawatir nyawanya terancam karena dia tahu betapa sadisnya orang-orang ini maka tak bisa diingkari dengan lisan maka dia ingkari dalam hati minimal nanti ada kebencian bilamana kebencian pun tak ada berarti dia itu dengan kemungkaran berarti dia sekutu bagi mereka mereka berarti dia berserikat berarti dia berdosa ya karena dia diam atau kemungkaran dan dia tidak mengingkari walaupun dengan hatinya dia tetap mendapatkan dosa meski dia tidak mengamalkan perbuatan tersebut [Musik] nah Alhamdulillah baik terima kasih banyak [Musik] juga kembali pertanyaan di layanan pesan Whatsapp Ustadz ada pertanyaan Salahkah suatu masa yang menghakimi seorang yang [Musik] dipergoki sedang mengambil atau mencuri kendaraan baik itu roda dua ataupun roda empat sehingga sampai meregang nyawa karena sering diketahui bahwa jika mereka tidak membunuh maka mereka akan terbunuh Ustadz Apakah salah masa tersebut karena telah menghakimi orang tersebut ada dua pertanyaan saya ada di sini pertama pertanyaannya berkaitan dengan menghakimi secara massal atas kasus-kasus kemungkaran Misalnya pencuri ditangkap mereka akhirnya pukuli kemudian sebagian pukul pakai kayu pakai besi ya Bahkan ada sebagian orang yang membakar sampai mati orang tersebut maka kita katakan ini adalah kezaliman berlebih daripada apa yang diizinkan dalam agama dan semuanya berlebih itu adalah kezaliman Allah mengatakan Allah tidak menyukai orang melampaui batas yang pertama bukanlah hak sipil untuk menghadiri fisik seseorang pencuri ya bukan hak mereka untuk menyakitinya dan semacamnya itu hak penguasa ya tapi kadang-kadang karena sudah menjadi apa namanya sudah menjadi tradisi karena geramnya mereka gemesnya mereka tertangkap pencuri maka mereka semuanya ketika itu menjadi berurutan mereka memukul pencuri kadang-kadang sampai penderita tersebut ya koma atau sampai mati sampai cacat kita katakan ini kezaliman Mencuri itu kezaliman tapi membalas pencurian tersebut dengan menghakimi secara sendiri juga kezaliman Ya seharusnya mereka bersabar tidak sampai demikian mereka boleh tangkap bersama tangkap tunggu datang yang berhak menghadirinya tunggu datang polisi menangkapnya masuk kantor mereka yang menghakiminya ya kalau mereka menghakimia sampai cedera sampai cacat dan seterusnya mereka telah berbuat kezaliman walaupun tidak ada hukuman dalam Islam dipotong tangannya tapi penerapan potong tangan bukanlah masyarakat bukanlah sipil tapi pemerintah penguasa pada Karena itulah tawa tak boleh bagi mereka melakukan tindakan-tindakan semacam Medan ini adalah merupakan bentuk kezaliman ya mereka akan meraih nanti di hari kiamat yang mencuri ini berhak menuntut haknya Walaupun dia mencuri tapi apabila berlebih daripada dosanya mencuri potong tangan perempuan kenapa sampai dibakar kenapa sampai dipukul otak sehingga Hilang Ingatan dan berlebih dituntut meski dia pencuri berbuat kezaliman tapi ketika orang-orang yang mengeksekusinya ya menyakitinya mereka juga akan dapat bagian tubuh saja nanti dalam agama kita ini dilarang muzalimi walaupun binatang kucing gak boleh terzalimi nabi mengatakan tentang seorang perempuan masuk neraka gara-gara mengurung [Musik] untuk mencari serangga-serangga di penjara dikurung sampai mati kelaparan masuk neraka perempuan Bagaimana dengan manusia [Musik] macam ini adapun yang kedua Bilamana seorang pencuri masuk rumah muka berusaha untuk menghalangi dia dengan kemampuan untuk kemampuanmu bila ternyata terjadi perkelahian kau ingin membela dirimu ya bahwa senjata dia bawa pedang pisaurus macamnya angka berusaha menghindar dan dalam meningkatkan tersebut ternyata bila mana engkau harus ya sampai pada tingkat membunuhnya kadang-kadang jalan lain maka kau tak bersalah dan dia mati masyarakat ya maka dalam kasus semacam ini sekemampuan kita menghindar untuk membunuhnya tapi bilamana tak ada jalan lain yang dapat terlihat kecuali harus yang membunuhnya kalau tidak kita bunuh maka dia memenuhi kita maka ketika itu meskipun di harus terbunuh maka tidak berdosa di sisi allah subhanahu wa ta’ala ini membunuhnya karena demi melindungi dirinya hartanya warganya Jika dia mati terbunuh dia mati syahid andai kata pencuri ini mati terbunuh dia mati zalim Subhanallah ya demikian kondisinya tapi semaksimal mungkin dia berusaha untuk tidak sampai pada tingkat membunuh kalau tak ada jalan lain maka itu yang dapat dilakukan tak mengapa [Musik] jadi pencerahan baik kita semua dan selanjutnya mungkin satu perform tapi berikan kesempatan di penghujung ini di ujung waktu ini silahkan Halo Assalamualaikum Waalaikumsalam Jakarta di Jakarta tadi silahkan Saya mau bertanya Ustadz Assalamualaikum Ustadz mohon maaf di sebelumnya pak dikecilkan terlebih dahulu pak karena kami terdengarnya kurang jelas dikecilkan volume radio atau televisinya yang mungkin [Musik] apa kira-kira kriteria atau standar suatu pemimpin bisa dikatakan bahwa pemimpin itu adil yang Bagaimana cara kita menghadapi di negara kita sendiri Ustad jika tidak bersikap adil kepada rakyatnya terutama dalam hal menghadapi hal-hal yang sangat kritis misalnya keadaan keadaan mau pemilu segala macam mungkin bisa ditanggapi saja untuk pertanyaan dari bapak yang berada di Jakarta tersebut saya terputuskan bagaimana kita rakyat jelata menyikapi pemimpin kita itu sendiri apakah dia adil atau Tak Adil bagaimana kita menilainya pemirsa demikian [Musik] akan ditanya tentang apa yang dia lakukan terhadap masyarakat yang dipimpinnya maka seorang pemimpin itu manakala memang dia punya kekuatan punya kekuasaan punya segala-galanya punya media punya pengikut itu ujian besar baginya manakala dia tak berlaku adil maka siap-siaplah untuk menanggung risiko di hari kiamat ya mereka tidak akan dimasukkan ke surga Barang saya pemimpin kemudian dia zalim kepada masyarakatnya mengharapkan bagi surga maka itu kita katakan kepada para pemimpin-pemimpin bahwasanya anda itu terancam dengan neraka bilamana tak berlaku adil ya bilamana Anda berlaku adil anda akan mendapatkan update katakan nabi dan mendapatkan naungan di padang mahsyar yang kita tadi panas matahari didekatkan satu mil Saya ingin membuat orang berpeluh ada yang tenggelam dengan penuhnya ada yang sampai ke dadanya dan semacamnya di sana disebutkan yang mendapatkan naungan antara Alibaba pemimpin yang adil ya apabila dia tidak berlakuan itu terdapat hal ini Bahkan dia akan dimasukkan ke dalam neraka Adapun masyarakat ya masyarakat kewajibannya adalah patuh kepada pemimpin dalam perkara pada kebajikan ya apabila seorang pemimpin berlaku kezaliman berlaku zalim tak boleh bagi masyarakat untuk memberontak menumpahkan darah pemimpin membuat pasukan untuk memberontak dilarang ya karena hal itu akan mendatangkan keburukan bagi orang banyak kita melihat bagaimana pemberontakan itu akan membuat tertumpahnya darah-darah yang tak boleh tumpah Karena itulah nabi kita berpesan bilamana kita menempuh menemukan pemimpin-pemimpin [Musik] kita mengambil hak kita memukul kita Nabi suruh kita bersabar kezaliman akan mereka tanggung tapi pemberontakan terhadap mereka akan mendatangkan kemudratan yang besar banyak kita melihat contoh-contohnya ya Oleh karena itu serahkan kepada Allah urusan mereka dan kezalimannya dan harus menjadi yakini bahwasanya kezaliman penguasa adalah merupakan buah daripada kezaliman laki-laki [Musik] Bagaimana kondisi kalian itulah yang menjadi pemimpin kalian kita selalu berharap pemimpin-pemimpin itu yang baik sementara masyarakat tak baik bagaikan Bagaimana mungkin jika komunitas-komunitas tikus yang memimpinnya singa mustahil komunitas tikus yang memimpinnya pasien tikus semacam mereka kita berharap pemimpin-pemimpin itu baik sementara masyarakat tidak memperbaiki diri dan pemimpin dari masyarakat pemimpin bukan jatuh dari langit dari masyarakat ya ibarat pohon akar itu Yang menentukan kita selalu ingin menuntut keadilan menuntut perbaikan dari pucuk pucuk pimpinan itu selalu kita salahkan dalam segala macam kebijakan padahal dari bawah oleh karena itulah memperbaiki pucuk dan memperbaiki akar memperbaiki pemimpin dalam agama kita dengan memperbaiki kualitas rakyat karena akan muncul daripada mereka pemimpin-pemimpin yang baik Jangan pernah berharap pemimpin yang baik sementara masyarakatnya tak baik adalah mungkin komunitas tikus pemimpinnya atau sebaliknya mana mungkin kompetensinya mimpinya tikus pasti pemimpin tikus-tikus seperti mereka masyarakat adalah pemimpin mereka bagaimana mereka itulah masyarakatnya nah baik alhamdulillah Terima kasih banyak Syukron atas jawaban dan penjelasan Al Ustad mudah-mudahan dapat dipahami oleh kita semua dari penjelasan baik pertanyaan tersebut merupakan pertanyaan terakhir saat di kesempatan pagi hari ini dan mungkin ada kesimpulan yang dapat disampaikan untuk para pemerhati Rojak sekalian silahkan [Musik] sebagai penutup maka saya ingatkan dari saya kepada para pemerhati Rojak para pendengaran raja agar kita senantiasa untuk terus-menerus segala sesuatu akan menjadi baik kita melihat rusaknya salah satu karena kezaliman dan karena kebodohan ya dalam apa yang kita bahas pagi hari ini bagaimana seorang Hakim itu dengan ilmunya dapat unsur dengan kesalahannya artinya tanpa ilmu dia akan dapat dosa oleh karena itu teruslah belajar dan ilmu perkutut untuk diamalkan karena buahnya adalah amal ya jangan pernah kita jauh daripada manusia para ulama kita akan terjebak dalam berbagai macam kesalahan-kesalahan kezaliman-kezaliman-kekhilapan terus bersama mereka wallahu ta’ala dan [Musik] alhamdulillahirobbilalamin Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh kami ucapkan terima kasih banyak atas waktu yang telah diluangkan untuk kita semua dari pembahasan atau kajian pagi di kesempatan pagi hari ini membahas pembahasan kita baca Tukul Bil Abror hadis yang ke-57 mengenai ijtihad seorang Hakim mudah-mudahan menjadi ilmu yang bermanfaat untuk kita semua jazakumullah sudah membantu terlaksana acara di kesempatan pagi hari ini bagi anda para pemerhati Rojak sekalian Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala berkahi menjaga dan memuliakan kita semua Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *