Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Alhamdulillah washolatu wassalamu ala rasulillah asyhadualla ilaha illallah Wahdana muhammadan abduhu wa Rasulullah Muhammad anda berada beberapa saat lagi kami akan hadirkan ke ruang dengar anda dan keluarga anda kajian yang kami pancaluaskan dari Masjid Al Barkah Jalan Pahlawan Kampung Tengah Cileungsi atau Komplek Radio Rodja yang mudah-mudahan kita bisa mengambil faedahnya dan Kami mengucapkan selamat menyimak semoga bermanfaat dan kajian Islam Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik] [Musik] Udah masuk belum ya dis makan Walaupun belum [Musik] [Musik] kemudian dia mau makan apakah disyariatkan untuk berwudhu atau tidak kalau ada orang yang junub sudah lewat hadisnya Rasulullah SAW kalau junub ya kemudian ingin makan maka beliau berwudhu terlebih dahulu [Musik] tapi untuk orang yang berhadas seperti hadas kecil ya Apakah disyariatkan berwudhu juga ada 170 Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam [Musik] keluar dari khola itu WC tempat buang air lalu dibawakan Kepada beliau makanan dan para sahabat menyebutkan atau mengingatkan kepada beliau tentang wudhu maka Rasulullah Apakah aku mau salat sehingga harus berwudhu artinya mau makan itu nggak perlu untuk apa [Musik] Islam [Musik] orang yang berhadas kemudian ingin makan ataupun minum maka tidak perlu ia berwudhu berbeda dengan orang yang junub Adapun orang yang junub maka sunnahnya adalah ia apa berwudhu [Musik] kita masuk ke kita kitab tentang haid kita tentang haid ini merupakan kitab yang para ulama menganggapnya sebagai kitab yang klik Kenapa karena dalil-dalil tentang masalah ini seringkali terjadi Apa perbedaan yang kuat sekali berarti tentang firman Allah ta’ala [Musik] Mereka bertanya kepadamu tentang haid Katakanlah Ia adalah kotoran maka Tinggalkanlah para wanita di masa haidnya Apa maksudnya tinggalkan pada wanita di masa haidnya hari 171 anak-anak Yahudi kata Anas apabila istrinya haid mereka tidak pernah mengajak istri makan bersama tidak pula menyetubuhi mereka di rumah maka para sahabat Nabi SAW bertanya kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tentang hal itu [Musik] maka Allah pun turunkan firman Allah tadi pokoknya selalu [Musik] [Musik] [Musik] Mereka bertanya kepadamu tentang wanita yang haid tentang haid Katakanlah Ia adalah kotoran maka Tinggalkanlah wanita di masa haidnya dan Jangan dekati mereka sampai mereka suci dan apabila mereka telah mandi maka silahkan kalian datangi istri-istri kalian dari arah mana saja yang kalian mau [Musik] maka Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kalian lakukan apa saja terhadap istrimu yang sedang haid kecuali satu itu tidak boleh mensetubuhi mereka kecuali nikah nikah yang dimaksud di sini itu bersetubuh maka sampailah sabda Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam tersebut kepada orang Yahudi apa kata orang Yahudi itu Mayuri itu Amin Amrin ini orang ya tidak membiarkan sedikitpun dari urusan kita kecuali selalu ia menyelisihi kita mendengar ucapan orang Yahudi itu Pak Datanglah kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam itu orang Yahudi mengatakan ini begini dan begitu hafalan Bagaimana kalau kita setubuhi saja istri-istri kita saat haid maksudnya saking kesalnya mereka dengan ucapan Siapa orangnya orang Yahudi mengatakan itu orang maksudnya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tidak ada sesuatupun dari urusan kita kecuali selalu saja dia menyelisihi kita kesal mereka berdua lalu mereka berkata kepada Rasulullah apa enggak Sekalian aja kita setubuhi istri kita ya Biar mereka tambah kesal maksudnya gitu maka berubahlah wajah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sehingga kami mengira Rasulullah marah kepada dua sahabat tadi lalu kedua sahabat tadi pun keluarlah pastaballah lalu kemudian datanglah hadiah kepada Rasulullah SAW berupa susu kemudian mengirimkan susu tersebut kepada dua sahabat tadi dan memberi keduanya minum susu [Musik] pahamlah bahwa Rasulullah tidak marah Rasulullah SAW tidak marah kita ambil faedah faedah yang pertama yaitu bolehnya kita melakukan segala sesuatu terhadap istri kita pak kecuali bersetubuh kecuali apa bersetubuh makanya dalam hadis yang lain Rasulullah SAW apabila ingin ya bersetubuhi aisyah dalam keadaan ia sedang haid maka Rasulullah menyuruh Aisyah memakai sarung dan mengencangkannya lalu Rasulullah SAW [Musik] Dalam rangka apa Rasulullah melakukan itu yaitu dalam rangka memohon kita menyelisihi siapa ahli kitab itu kalau istrinya haid sudah tinggalin sama sekali ya nggak mau tidur bersama dia nggak mau makan sama dia pokoknya tinggalin aja tapi Rasulullah SAW mengatakan isnau kulla syain Hatta nikah lakukan segala sesuatu silakan kecuali satu saja jangan setubuhi mereka ini menunjukkan disyariatkannya menyelisihi orang-orang kafir dan tidak menyerupai mereka ya kita berusaha jangan sampai kita menyepakati orang kafir jangan dan sudah pernah saya jelaskan di sini pak bahwa tasyabbuh yang dilarang itu yang seperti apa itu dalam perkara yang itu khusus untuk apa mereka yang itu ciri mereka Adapun Kalau itu bukan khusus untuk mereka dan bukan pula ciri mereka maka pada waktu itu Nggak masalah kita melakukannya dan Tidak Dianggap tasyabbuh seperti misalnya HP HP orang kafir pada pakai HP bahkan HP yang bikin siapa Iya bukan orang Islam kan rata-rata tapi apakah kalau kita pakai HP disebut tasyabbuh Ya nggaklah kenapa karena ini bukan ciri mereka bukan khusus mereka demikian pula ya pakai jaket misalnya pakai jas misalnya demikian pula ya pakai komputer pakai mobil dan yang lainnya demikian pula permainan-permainan yang mubah sepak bola dan yang lainnya Padahal kalau kita lihat orang kafir juga Masya Allah sepak bolanya jago-jago gitu kan tapi apakah kemudian kalau kita main sepak bola disebut tasyabbuh menyerupai mereka yang enggak Kenapa karena itu bukan khusus mereka bukan kekhususan mereka bukan ciri mereka itu hanya sebatas permainan yang mubah saja ini menunjukkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam hanyalah menyampaikan saja mubaligh beliau tidak ada hak untuk mengubah-ubah syariat Allah maka ketika Rasulullah mengatakan lakukan segala sesuatu kecuali nikah rupanya orang Yahudi berkata bapak ini orang kok senang banget nyelesin kita gitu pokoknya dua sahabat ini marah lah Pak mendengar perkataan orang Yahudi melaporlah kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam lalu mereka berkata Ya Rasulullah Bagaimana kalau kita setubuhi aja istri kita maksudnya biar lebih menyelisih orang Yahudi bukan dalam rangka menentang ucapan rasul tidak tapi dalam rangka untuk lebih menyelisir Siapa orang Yahudi itu apa yang terjadi berubahlah wajah Rasulullah [Musik] Kenapa rasulullah berubah wajahnya karena ini sudah syariat Allah dan rasul tidak punya hak untuk apa mengubah Syariat Yang telah Allah tetapkan Ya Allah sudah mewahyukan kepada rasulnya Boleh silakan kalian melakukan semuanya Kecuali apa bersetubuh satu dan rasul tidak punya hak untuk mengubah itu yang Rasul aja nggak punya hak Pak bagaimana kita kita seringkali terkadang Subhanallah ya tanpa berbicara tentang agama hanya dengan akal kita saja syariat-syariat yang sudah jelas dikomentari dengan akal-akal kita kemarin aja waktu menyembelihkan apa namanya ada orang yang mengomentari dengan akalnya ya Kok syariat Islam ini katanya kayak membantai kambing pembantai binatang dan yang lainnya padahal sudah syariat Allah Subhanahu Wa Ta’ala ketika hukum warisan laki-laki dua kali lipat daripada wanita ada yang mengkritik dengan akalnya Ya bedalah zaman dahulu sama zaman sekarang katanya kalau zaman dahulu memang perempuan nggak kerja kalau zaman sekarang perempuan kerja padahal Siapa yang nyuruh kerja iya Nah siapa yang nyuruh perempuan yang masih sapi eh Ya Allah perempuan itu tinggal di mana di rumah kok berbagai macam apa namanya alasan akal untuk menolak dalil Rasul aja nggak berani ketika sahabat itu mengatakan gimana ya Rasulullah kalau kita setubuhi aja istri kita biar lebih mereka itu orang Yahudi itu tetap Rasulullah tidak berani kita masuk ke bab sifat ghost ghost sifat mandinya wanita dari mandi haid dan mandi janabah hadis 172 1 [Tertawa] [Tertawa] [Musik] [Musik] [Musik] bertanya kepada Nabi SAW tentang tata cara mandi haid hendaklah salah seorang dari kalian mengambil air untuk mandi dan daun bidara lalu ia mandi dengannya bersuci dan memperbagus bersucinya kemudian ia mengguyurkan ke kepalanya air lalu ia gosok itu kepalanya dengan kuat sampai air tersebut ya sampai ke akar-akar rambutnya kemudian ia guyurkan air ke atas kepalanya ya kemudian ia mengguyurkan air ke badannya kemudian diambil setarik kain yang sudah diberikan minyak misik memasak lalu ia bersuci dengannya lalu asma bertanya bagaimana bersuci dengannya artinya asma belum paham karena Rasulullah menyuruh untuk mengambil secari kain lalu dikasih apa minyak fisik itu kemudian kata Rasulullah bersucilah dengannya Maksudnya apa bersucilah dengannya maka Rasulullah SAW tanpa hari nabi h Subhanallah Maksudnya di sini dalam orang Subhanallah itu fungsinya ada dua pak fungsi yang pertama lihat fungsi yang kedua Lil ingkar mengingkari beliau berbicara dengannya secara apa namanya suara tidak dikeraskan tetap baik maksudnya Rasulullah kata Aisyah kamu cari bekas-bekas air apa darah haid itu kemudian kamu bersihkan dengan secarik kertas eh cari kain yang sudah dikasih misik tersebut ya kemudian ia bertanya lagi tentang mandi janabah maka Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda yaitu kamu ambil air lalu bersuci atau mandi dengannya dan memperbagus bersucinya ya kemudian kamu guyurkan ke kepalanya Hendaklah ia mengguyurkan ke kepalanya air lalu ia gosok sampai air tersebut mengenai akar-akar rambutnya kemudian ya guyurkan air ke badannya lalu Aisyah radhiyallahu anha berkata sebaik-baik wanita adalah wanita Ansor rasa malu mereka tidak mencegah mereka untuk Tafakur dalam agama di sini ya kita ambil faedah faedah yang pertama yaitu anjuran untuk bertanya kepada ahli ilmu Pak dalam perkara-perkara yang kita butuhkan dalam agama ini dan tidak merasa malu untuk bertanya dalam perkara-perkara yang sifatnya kita butuhkan dalam masalah agama nggak usah malu kata alasan Al Basri ada dua orang yang tidak bisa menuntut ilmu yang pertama mustahil pemalu yang kedua mustaqbir sombong dua orang ini nggak bisa Nggak bisa nuntut ilmu Makanya kalau kita menuntut ilmu Jangan buang dulu tuh rasa malunya tuh Padahal kita mau belajar tajwid malu saya belum bisa baca Quran ya kalau kita malu Kapan kita akan bisa belajar ilmu agama malu ya kalau kita malu bagaimana kita akan bisa menuntut ilmu Allah subhanahu wa ta’ala kita harus belajar menambah ilmu Allah subhanahu wa ta’ala para ulama Ahlul Islam pendapat jumhur membedakan antara mandi haid dengan mandi junub untuk wanita dari sisi bahwa kalau untuk mandi haid maka harus dilepas ikatan rambutnya harus dilengkapi ikatan rambutnya kemudian dia guyur ke kepalanya dan di gosok dengan kuat hingga air itu sampai ke akar-akar rambut Adapun untuk mandi janabah maka itu tidak wajib kata para ulama berdasarkan hadis Nabi Shallallahu alaihi wasallam pada seorang sahabiat bertanya kepada Rasulullah dia mengatakan Ya Rasulullah ini rambutku ini dikepang daerah Rasulullah dia apa sih ikat-ikat gitu di kepang-kepangnya Apakah aku harus membuka kepanganku ini ya Rasulullah ketika mandi janabat kata Rasulullah tidak Iya cukup untuk kamu ambil kata Rasulullah satu apa namanya telapak air kemudian kamu guyurkan ke kepalamu tiga kali itu sudah cukup nah Sebagian ulama dan pendapat yang paling kuat wallahualam bahwa ini dibawa kepada mandi janabat Adapun untuk wanita haid yang mandi junub atau mandi bersuci dari haid maka dia harus membuka apa Ikatan rambutnya itu dan kemudian dia betul-betul menggosoknya hingga air itu sampai ke akar-akar mana rambutnya Kenapa dibedakan karena kata mereka karena kalau junub itu Pak sering sehingga kalau harus membuka setiap mandi itu akan menyusahkan dan kaidah usul mengatakan sesuatu yang menyulitkan itu mendatangkan apa kemudahan beda dengan wanita haid wanita haid itu selama 7 hari dia apa ya terkadang tidak mengguyur rambutnya tidak mandi terkadang maka supaya lebih bersih maka dia harus membuka itu ikatan rambutnya tersebut kemudian digosoknya Pak hingga air itu sampai ke akar-akar apa rambutnya Allahu a’lam hadis ini menunjukkan hanya orang Rasulullah sampai ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda kamu ambil itu secara kain yang kemudian diberikan apa minyak kasturi kemudian kamu bersuci dengannya lalu asma bertanya lagi Bagaimana bersuci dengannya belum paham kata Rasulullah bersuci dengannya Rasulullah SAW Malu Mau menjelaskan secara detail malu itulah memang Rasulullah SAW pemalu makan Dalam Hadis Rasulullah SAW itu lebih pemalu daripada apa wanita pingitan hadis ini kita ambil faedah akal Islam Selanjutnya bahwa wanita yang selesai haid setelah mandi haid disunahkan untuk menggunakan ini secarik kain yang dikasih minyak kasturi untuk membersihkan bekas-bekas darah yang ada di sekitar kemaluannya Supaya apa supaya wangi tentunya itu sunnah jadi wanita haid setelah selesai mandi udah selesai banyak diantara wanita itu udah aja begitu ya padahal sunnahnya adalah diberikan wewangian ya memberikan apa wewangian karena Rasulullah mengatakan kemudian ia hendaklah mengambil secari kain memasak kah-memasak itu artinya yang diberikan apa misik misiknya Kalau setahu saya sih khusus dia Iya orang Saudi biasa melakukan itu ya kalau di Indonesia kayaknya kurang kurang familiar hari ini kita ambil faedah akan Islam keutamaan Aisyah dan bahwasanya Aisyah wanita yang Faqih dimana asma tidak memahami ucapan Rasulullah tapi Aisyah maka kemudian Aisyah pun memahamkan asma tersebut Apa maksudnya Rasulullah SAW atau hari nabi bersucilah kamu dengan apa secari kain yang sudah diberikan apa diajarkan maksudnya Rasulullah itu kamu cari-cari ya bekas-bekas darah untuk kamu cuci dengan apa kain tersebut ini menunjukkan yang akhul Islam untuk memahami Alquran dan hadis ini butuh kepada orang yang Faqih para ulama dan tentu pemahaman para sahabat lebih mendekati kebenaran Pak Lebih Masya Allah dibandingkan yang generasi setelahnya karena mereka Rasulullah berbicara dengan bahasa mereka ya para sahabat sudah paham betul apa yang diinginkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam langsung ambil Quran langsung ambil hadis pahami sendiri Wah ini bahaya ini seringkali bisa terjadi kesalahan dalam memahami maka ketika kita ya membaca Quran membaca hadis Lalu ingin mengetahui secara detail Apa maksud ayat ini Apa maksud hadis ini Coba buka kitab-kitab Syarah para ulama maka para ulama mensyarah yang terkadang kita memahaminya begini ternyata tidak seperti itu selanjutnya yang akan Islam hadis ini menunjukkan tentang keutamaan wanita Anshar dimana Aisyah radhiyallahu anha memuji para wanita Anshar kata Aisyah nikmat Nisa Nisa sebaik-baik wanita itu wanita ansor kenapa lamnya rasa malu mereka itu tidak mencegah mereka untuk apa dalam agama Masya Allah Islam menuntut ilmu jangan ada yang namanya disebut malu-malu yang Hakiki itu Pak kata para ulama malu yang terpuji itu yang seperti apa lalu yang terpuji itu yang membuat kita menjauhi maksiat malu yang terpuji itu yang membuat kita melakukan kebaikan tuh malu yang terpuji baru Adapun malu yang membuat kita terhalang dari kebaikan itu hakikatnya bukan malu tapi itu kelemahan [Musik] Tapi Malu yang seperti apa yang dia tentunya kata para ulama malu hatinya malu yang syar’i malu yang membuat pelakunya itu malu untuk melakukan keburukan wanita haid mengambil umroh umroh itu sajadah kecil [Musik] dan pakaian Maksudnya di masjid Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam [Musik] Masjid itu kan nggak di tehel kayak gini Pak yang namanya Masjid itu Pak pasir aja gitu Pak dan Rasulullah Biasanya kalau sholat itu pakai umroh humroh itu sajadah kecil gitu yang cukup buat wajah kalau lontong sering lihat Terkadang ada orang yang pakai sajadah kecil gitu [Musik] ya itu perbuatan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tapi yang Rasulullah lakukan itu umroh itu Pak sajadah kecil itu hadis 173 Rasulullah [Musik] Dari Abu Hurairah Semoga Allah melebihinya ia berkata ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berada di masjid Tolong ambilkan aku baju kata Aisyah Ya Rasulullah Aku sedang haid [Musik] ya artinya kan Rasulullah di masjid tuh minta diberikan padanya apa baju otomatis harus masuk ke mana ke masjid apa kata Aisyah Aku sedang haid Hai Rasulullah sementara wanita haid tidak boleh ke masjid itu dipahami oleh Aisyah maka apa kata rasulullah sesungguhnya itu bukan berada di tanganmu lalu kemudian Aisyah pun mengambilkannya hadis ini menunjukkan [Musik] bahwa najisnya wanita haid itu bukan pada badannya akan tetapi pada darah haidnya itu pada kemaluannya Adapun badannya maka tidak najis karena Rasulullah mengatakan sesungguhnya haidmu bukan pada tanganmu [Musik] nantinya itu tidak menunjukkan bahwa wanita haid itu najis badannya tidak hadir ini kita ambil faedah yang kedua habisnya diambil faedah oleh jumhur bolehnya wanita masuk ke masjid untuk mengambil sesuatu di masjid lalu keluar lagi wanita haid Adapun kemudian dia duduk di masjid maka mazhab yang empat mengatakan haram nggak boleh mazhab yang empat itu Syafi’i Hambali dan Hanafi ini 4 mazhab yang terkenal dalam dunia islam [Musik] dan empat mazhab ini Pak bersepakat wanita tidak boleh ya berada di dalam masjid maksudnya tinggal Adapun sebatas lewat saja ya atau mengambil sesuatu dalam masjid maka boleh kata mereka berdasarkan hadis ini memberi perkataan Aisyah ketika Rasulullah SAW menyuruh Aisyah mengambilkan pakaian lalu Aisyah berkata Ya Rasulullah Aku sedang haid ini menunjukkan kata zuhur ya berarti sudah menjadi pemahaman Aisyah bahwa wanita haid itu tidak boleh masuk ke mana ke masjid maka Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam menjelaskan bahwa boleh kalau sebatas untuk masuk karena ada keperluan Adapun untuk duduk kemudian lama disitu maka juhur mengatakan tidak boleh sama sekali sedangkan pendapat Ibnu hazm beda lagi jadi pendapat yang dibela oleh dimana Ibnu hazm mengatakan wanita haid boleh duduk di masjid karena menurut Syekh Albani tidak ada satupun Hadits yang Shahih dan Shahih yang melarang wanita haid untuk di mana duduk di masjid kata beliau dan dikembalikan kepada hukum asalnya boleh namun wallahualam yang lebih hati-hati pendapat apa jemur dalam hal ini kenapa karena Sebutkan dalam riwayat bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menyuruh wanita yang sedang itikaf lalu haid untuk keluar dari masjid Rasulullah menyuruh wanita yang sedang haid apa itikaf lalu haid untuk keluar dari mana Dari masjid dan itikaf di pekarangan masjid sehingga menjadi Khilafah para ulama hadits itu apa apakah pekarangan masjid termasuk masjid apa enggak sebagian mengatakan masuk sebab itikaf tidak sah kecuali di masjid sebagian mengatakan tidak masuk buktinya wanita haid gak disuruh keluar dari masjid dan mencuci kepala suaminya akhirnya kalau istri sedang haid kemudian dia sisiri ya rambut suaminya dicuci rambutnya Apakah itu boleh apa nggak hari Sabtu 74 anak Aisyah [Musik] [Musik] ke belakang dulu ya sebentar radio Raja Bogor 100 poin 1 FM dan Radio Rodja Bandung 104.3 MM radio rujak Bogor dan Radio Rodja Bandung menebar cahaya sunnah wajib diyakini oleh setiap muslim dan muslimah tutup diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya [Musik] [Musik] ya rasuban 756 AM dan Rodja TV saluran Tilawah Alquran dan kajian Islam 100 poin 1 FM dan Radio Rodja Bandung 14.3 MM radio Raja Bogor dan Radio Rodja Bandung menebar cahaya Sunda [Musik] udah masuk Islam bab Iya tarjih al-haid dan itu wanita haid menyisir dan mencuci kepala suaminya dari Aisyah radhiyallahu anha Semoga Allah Sesungguhnya aku masuk ke rumah untuk hajat dan orang sakit berada di dalamnya dan aku tidak bertanya tentangnya kecuali aku sambil melewatinya dan adalah Rasulullah SAW memasukkan kepalanya kepadaku sementara beliau berada di masjid waktu itu beliau sedang Rasulullah sedang itikaf Kemudian beliau masukkan kepalanya ke rumah Aisyah radhiyallahu Anhu berada di mana Di samping Masjid Lalu aku pun menyisir rambutnya dan beliau tidak masuk ke rumah kecuali kalau ada kebutuhan saja apabila beliau sedang beritikaf Islam bahwa wanita haid ya boleh menyisiri rambut suaminya demikian pula mencuci rambut suaminya dalam keadaan Dia sedang haid ini menunjukkan bahwa wanita orang yang sedang itikaf sebatas mengeluarkan kepalanya ke rumahnya gitu Pak boleh nggak masalah waktu itu menunjukkan bahwa orang yang sedang itikaf itu tidak boleh keluar dari masjid kecuali kalau ada apa kebutuhan saja walaupun kalau bukan kebutuhan maka tidak boleh memang menjadi khilaf para ulama Bolehkah orang yang sedang itikaf itu menjenguk orang yang sakit tapi ya tidak boleh ya wanita yang sedang itikaf itu menjenguk apa orang sakit demikian pula mengantar mayat ke mana ke kuburan dan yang lainnya kalau dia sedang apa karena hal seperti itu bisa membatalkan karena syarat daripada bolehnya keluar orang yang sedang itikaf itu akhi kalau ada kebutuhan saja kalau tidak butuh tidak boleh kebutuhan Contohnya apa misalnya makan karena misalnya Antum di masjid nggak ada yang apa namanya menyediakan makan makanya Terpaksa deh pulang waktu itikaf pulang ke rumah dulu buat apa Sahur misalnya setelah itu setelah makan baru tapi kalau misalnya istrinya nganterin itu lebih bagus lagi supaya suami tersebut tidak apa tidak perlu pulang ya tidak perlu ke rumahnya Allah [Musik] udah yang ingin bertanya setelah adzan untuk selanjutnya kita simak dukumandangkannya adzan untuk salat Isya bagi daerah Jakarta dan sekitarnya Allahu Akbar [Musik] Allahu Akbar asyhadualla ilaha illallah [Musik] asyhadualla ilaha illallah Asyhadu an [Musik] la Muhammad [Musik] [Musik] Allahu Akbar La ilaha il lallah Allahumma sholli ala Muhammad wa ala ali Muhammad bercumbu dengan suaminya selama bukan apa tubuh ya bukan bertemu dua kemaluan seperti ini boleh Bolehkah wanita haid ikut kajian di masjid boleh sebatas di apa namanya teras sebatas di teras aja boleh berdasarkan hadis yang kita sebutkan tadi ya di zaman Rasulullah SAW wanita yang sedang haid itu disuruh apa namanya itikaf di teras berarti sebatas di teras aja boleh Apakah bisa sabun menggantikan daun bidara saat mandi wajib kalau masih ada daun bidara lebih baik pakai daun bidara lebih sesuai dengan sunnah tapi kalau memang tidak ada lah ya nggak masalah Bagaimana hukumnya apabila parkir motor di pinggir jalan sempit padahal motornya bisa dimasukkan ke teras rumah Apakah itu termasuk kezaliman ya terhadap pengguna jalan [Musik] parkir di pinggir jalan karena sebentar saja mau ngambil sesuatu kalau buru-buru pergi lagi kalau sementara dan tidak mengganggu Ya silakan aja Adapun untuk waktu yang lama sehingga mengganggu orang lalu lalang zalim nggak boleh ya masukkan aja ke teras apakah tasyamu akan terhapus atau tidak dinamakan tasyab tidak atau tidak dinamakan tasyabbuh jika kaum muslimin banyak mengikuti atau melakukannya contohnya misalnya seperti ulang tahunnya nggak bisa dong yang salah pada waktu itu kaum muslimin ya ya yang salah pada waktu itu kaum muslimin ya Adapun kalau misalnya orang kafir itu melakukan perbuatan tersebut dan itu bukan ciri mereka dan bukan khusus apa mereka seperti misalnya sudah kita sebutkan ya kalau orang kafir pakai jas misalnya dan itu tidak menjadikan itu sebagai ciri dalam agama mereka dan mereka pun juga tidak beribadah kepada Allah dengan hal seperti itu dan tidak menjadikan sebagai ciri iya yang bikin yang membuat sepak bola siapa mereka bukan orang Islam tapi apakah mereka bikin sepak bola itu menjadikan ciri tidak hanya sebatas permainan [Musik] yang bikin komputer Siapa Mereka orang kafir tapi apakah komputer mereka bikin sebagai ciri mereka bukan adapun yang mereka lakukan itu sebagai ciri mereka Apalagi itu hubungannya dengan ritual-ritual apa keagamaan Islam maka tidak boleh ya maka itu tidak boleh status masjid yang ada di dalam pabrik Bolehkah mengadakan salat Jumat Apakah salat Jumat disyaratkan harus di Masjid Jami ataukah boleh di tempat lainnya memang itu masalah khilafiyah di kalangan para ulama kalau memang di pabrik tersebut ada memang masjid yang memang pabrik membangunnya untuk salat Jumat supaya karyawan juga tidak perlu apa pergi jauh dari masjid ya dari pabrik begitu Pak sehingga untuk bisa menghemat waktu dan yang lainnya maka Allahu alamnya saya ketahui boleh nggak masalah mereka mazhab yang empat mengatakan nggak boleh Iya para sahabat pertama yang pertama apa namanya Allah berfirman tidak boleh memegangnya kecuali orang-orang yang disucikan yang tanya Hadis Alquran tidak boleh memegang Alquran kecuali orang yang suci dan dalil-dalil yang lainnya allahualam itu yang lebih hati-hati demikian eh masih ada nih Bagaimana menjelaskan kepada anak gadis yang bertanya tentang bersetubuh ustad kami malu untuk menjelaskannya kalau memang itu sangat dibutuhkan dalam masalah agama dan Antum harus menjelaskannya juga ya jelaskan aja Iya tapi tidak terlalu apa namanya vulgar gitu makanya seorang wanita datang kepada Rasulullah ingin bertanya tentang sesuatu yang pasti malu apa kata wanita ini ya Rasulullah Allah itu tidak malu untuk menjelaskan kebenaran sebelum dia bertanya masih mukadimah itu dulu Masya Allah itu menunjukkan kefakihan kalau memang sangat dibutuhkan untuk dijelaskan bagaimana lagi Iya kenapa Apalagi itu berhubungan dengan masalah fiqih misalnya Kapan bertemu Bertemunya dua kemaluan itu mewajibkan mandi kan harus dijelasin orang nanti akibatnya ya salah memahami batasan bacaan Tahiyat awal pada salat zuhur mengatakan bahwa sholawat ditahiyat awal itu sunnah sholawat kita lihat awal itu apa sunnah artinya kalau tidak baca sholawat pun boleh nggak masalah kalau kita berada dalam masjid Lalu ada keperluan ke parkiran atau ke toilet lalu masuk kembali ke masjid apakah disunahkan salat tahiyat masjid bagusnya begitu ya tadi saya nggak salat masjid karena taklim ya karena keperluan untuk talim kalau memang ada yang lebih besar Mas lahatnya nggak masalah kita dahulukan yang lebih besar apa maslahatnya demikian
Ustadz Abu Yahya Badru Salam, Lc. – Mukhtasar Shahih Muslim
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply