Ustadz Abdullah Taslim, M.A. | Minhajul Firqatin Naajiyah

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

sedang musim kajian maka dia juga ikut terbukti nanti dalam praktek dan pengamalannya ternyata tidak semua mengamalkan sesuai dengan apa yang mereka sudah pelajari kan ini sudah pernah kita Ingatkan beberapa kali penjelasan dari sebagian para ulama kita diantaranya yang saya pernah nukilkan ucapan dari Imam Al Bukhari rahimahullah Ta’ala yang didukung di dalam kitab tulisannya Imam Bukhari rahimahullah ta’ala pernah mengatakan di depan murid-muridnya Afdal Muslimin orang muslim yang paling utama adalah orang yang menghidupkan sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam yang telah ditinggalkan manusia apalagi di akhir zaman inilah orang muslim yang paling utama yang selalu berpegang teguh dengan sunnah maka bersabarlah wahai ahlussunnah sesungguhnya jumlah kalian paling sedikit ini Imam Bukhari kita tahu ya diterangkan oleh ilmu khotib Al Baghdadi mengucapkan pernyataan ini di depan murid-muridnya yang sekian banyak karena beliau hidup di zaman keemasan periwayatan Hadits abad ketiga Hijriyah bersamaan dengan itu beliau menyatakan Bersabarlah wahai ahlussunnah jumlah kalian paling sedikit pastinya Imam Bukhari di sini dimaksudkan sesuatu jumlah yang banyak di hadapannya ribuan yang hadir Masa dia mengatakan jumlah kalian paling sedikit di sinilah yang disoroti oleh para ulama ternyata Imam Bukhari di sini memasukkan bahwa jumlah yang banyak ini tidak semua nanti benar-benar akan keluar sebagai ahlusunah dalam artian bisa bersabar belajar sunnah mengamalkannya bersabar berpegang teguh dengannya ketika banyak orang yang memusuhi banyak orang-orang yang kemudian berguguran kecuali orang-orang yang di senantiasa mendapatkan Taufik dan rahmat Allah subhanahu wa ta’ala untuk berpegang teguh selalu dengan agamanya Makanya Ini yang menjadikan kita selalu berdoa kepada Allah agar kita dimudahkan Istiqomah di atas Islam dan sunnah dalam semua keadaan sampai-sampai di akhir hayat kita maka benar kalau dikatakan oleh Beliau di sini bahwa jumlah mereka selalu sedikit jumlah mereka selalu sedikit dan ingat ini bukan berarti kita menutup pintu untuk orang-orang yang ingin berhijrah kepada sunnah Alhamdulillah ketika ada jumlah yang banyak yang ingin belajar sunah kita jelas membuka diri kita sampaikan kepada mereka kita bimbing mereka untuk membaca kitab-kitab para ulama Ahlussunnah Wal Jamaah tapi kenyataan yang terjadi di akhir zaman jumlah mereka adalah sangat sedikit sampai-sampai Imam Ibnu qayyim rahimahullah ta’ala dalam pernyataan beliau di kitab itu satu lafal pernah menyebutkan dengan mengambil dalil dari ayat-ayat maupun hadits-hadit yang tadi kita bacakan diantaranya Beliau mengatakan ketika seorang hamba sendiri di dalam perjalanan mencapai tujuannya sendiri sunyi tidak banyak orang yang bersama dia ini adalah Dalil yang menunjukkan apa yang ingin dicapainya tersebut adalah benar yakni saking sedikitnya orang-orang yang mau berpegang teguh dengan kebenaran di akhir zaman [Tertawa] didukung oleh banyak orang Ya kita harus perhatikan di sini mesti ada hal-hal yang mungkin menjadikan kita ragu-ragu karena kebenaran senantiasa sedikit orang-orang Yang berpegang teguh dengannya ya Oleh karena itu ini adalah ciri-ciri Ahlussunnah Wal Jamaah ya selalu jumlah mereka sedikit di kalangan manusia mereka adalah orang-orang yang sholeh yang sedikit jumlahnya di tengah orang-orang yang buruk yang banyak jumlahnya orang-orang yang menyelisihi mereka lebih banyak daripada yang mau mengikuti mereka ciri-ciri mereka yang kedua golongan yang selamat dimusuhi oleh banyak manusia sekali lagi musuh tidak dicari tapi ini memberitakan kenyataan para nabi dan para rasul senantiasa dimusuhi bahkan Sultan dari kalangan jin dan manusia selalu bersatu untuk memusuhi dakwah para nabi dan para rasul wasallam [Musik] demikianlah kami jadikan bagi setiap nabi itu musuh dari kalangan setan jin maupun manusia yang mereka akan saling membisikan satu sama lain kata-kata indah yang menipu Hah memang tidak akan mungkin ketika orang berdakwah dengan benar mengikuti sunnah menyampaikan tauhid mengajak manusia kembali kepada Fitrah menetapkan nama-nama dan sifat-sifat Allah Subhanahu Wa Ta’ala sebagaimana yang Allah tetapkan bagi dirinya di dalam ayat-ayat Alquran dan yang ditetapkan di dalam hadis-hadits yang shahih kemudian dia menginginkan semua orang menerima dakwahnya padahal jelas ini adalah pembahasan akidah yang paling sesuai dengan dalil sesuai dengan akal sehat manusia sementara orang-orang yang menolak sifat-sifat Allah menyelewengkan maknanya ini jelas tidak ada satupun ulama Salaf yang mendukung pemahaman tersebut bertentangan dengan dalil Sekian banyak dari ayat-ayat Alquran dan hadis-hadis yang shahih dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersamaan dengan itu mereka-mereka yang mengikuti pemahaman yang menyimpang ini lebih banyak yang membelanya dari orang-orang yang dianggap sebagai tokoh agama lebih banyak ini menjadikan ah orang-orang Yang berpegang teguh dengan sunnah harus memang benar-benar bersabar ya inilah yang kita kenal di dalam hadis yang shahih disebut sebagai Al Khabi guna aljabar orang yang menggenggam bara api di akhir zaman benar-benar banyak yang memusuhi bahkan membuat kedustaan atas nama mereka menuduh mereka dengan tuduhan-tuduhan dusta bahkan memberikan gelar-gelar yang buruk kepada mereka masih ingat Imam asy-buni ketika menyebutkan ciri-ciri diantaranya adalah al-waqi’ahlil Ahar selalu mencela memberikan gelar-gelar yang buruk kepada orang-orang yang berpegang teguh dengan sunnah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam maka ini sudah merupakan ketentuan yang masih terjadi bagi setiap orang-orang yang berpegang teguh dengan sunnah ya kalau para nabi dan para rasul yang paling baik dakwahnya yang paling sempurna sikap hikmahnya yang paling dekat doa mereka dengan pengabulan Allah subhanahu wa ta’ala mereka saja menghadapi permusuhan yang seperti ini bahkan lebih keras lagi apalagi orang-orang yang mengikuti mereka yang tentu bagaimanapun baiknya mereka tidak akan sama seperti para nabi dan para rasul Alaihi Wasallam dalam iman mereka ketakwaan mereka pengabulan doa mereka dari Allah subhanahu wa ta’ala dan tentu pertolongan dan penjagaan Allah Subhanahu Wa Ta’ala bagi mereka walaupun Uswah teladan panutan dari para nabi wasallam yang Allah subhanahu wa ta’ala berfirman tentang mereka di dalam FirmanNya di surat al-an’am wakazalikulli nabi [Musik] demikianlah kami jadikan bagi setiap nabi itu musuh dari kalangan setan para setan Jin manusia maupun jin yakni setan yang nampak maupun yang tidak nampak kalangan manusia maupun jin yang mereka akan saling membisikan satu sama lain kata-kata indah yang menipu jadi ada permusuhan yang sifatnya terang-terangan permusuhan yang berupa penganiayaan atau pemboikotan atau pengusiran misalnya menghalangi pengajian-pengajian sunnah ini terjadi ada juga permusuhan yang lebih samar tujuannya untuk membuat orang ragu terhadap aqidah yang benar terhadap tauhid atau menjelek-jelekkan orang yang mendakwahkan kepada sunnah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam karena ayat ini dijelaskan di dalam ayat lain yang semakna Allah subhanahu wa ta’ala berfirman wakazalikulli nabi Dan demikianlah kami jadikan bagi setiap nabi itu musuh dari tolak kalangan orang-orang yang mujrim orang-orang yang durhaka orang-orang yang jahat dan cukuplah Allah Subhanahu Wa Ta’ala sebagai pemberi Hidayah dan pemberi pertolongan ketika menghadapi permusuhan tersebut jadi ayat yang kedua ini menjelaskan permusuhan mereka itu dilakukan dengan dua hal tadi terang-terangan dan sembunyi-sembunyi yang penting tujuannya untuk memalingkan manusia dari jalan kebenaran ketika mereka melihat ternyata dakwah sunnah ketika difitnah dijelek-jelekkan makin banyak orang yang mengikutinya makin banyak yang menghadirinya makin banyak penggemarnya akhirnya mereka lakukan adalah melakukan hal kedua ya permusuhan terang-terangan mengancam atau mendatangi mengusir menghalangi dan seterusnya tapi Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjanjikan di ayat tadi cukuplah Allah subhanahu wa ta’ala yang menolong hamba-hamba Yang berpegang teguh dengan sunnah dengan dua bentuk pertolongan ya pertama nasiron menolong mereka dari gangguan yang sifatnya terang-terangan tadi kemudian memberikan hidayah untuk menangkal pengkaburan atau syubhat yang mereka lontarkan untuk menjelek-jelekkan dakwah dakwah sunnah dakwah yang mengikuti pemahaman para sahabat radhiyallahu Ta’ala anhum ajma’in Oleh karena itu ini sekali lagi menggambarkan kepada kita tentang kenyataan yang Allah Subhanahu Wa Ta’ala beritakan yang juga dikabarkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tentu dari wahyu Allah Subhanahu Wa Ta’ala tentang kondisi dakwah sunnah di akhir zaman seperti ini keadaannya Ya ini mau tidak mau akan dialami kalau orang-orang yang jujur dalam niatnya yang benar dalam takwanya yang amal mereka berlomba-lomba dalam kebaikan selalu menjadi ciri mereka mereka saja yang demikian dekat dengan Allah mengalami seperti ini apalagi orang-orang yang seperti kita yang tentu semakin kurang keikhlasan kita semakin kurang ketakwaan kita semakin kurang semangat kita dalam menjalankan kebaikan maka tentu cobaan-cobaan seperti ini semakin banyak akan dialami oleh orang-orang Yang berpegang teguh dengan sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam di akhir zaman nah wahaga Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam yang mulia kaumnya yang mengenal kejujuran dan kebaikan beliau ketika beliau mendakwahkan mengajak mereka kembali kepada tauhid Apa gelar yang mereka berikan untuk Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tukang sihir pendusta yakni ketika Rasulullah SAW mengajak mereka kembali kepada tauhid sebagaimana dakwah para nabi Alaihi Wasallam sebelum beliau Padahal sebelum itu mereka yang sepakat memberikan gelar kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam sebagai assabiqul Amin orang yang sangat jujur dan terpercaya Ah ya Bahkan terbukti mereka sendiri yang senantiasa menitipkan barang-barang mereka yang berharga di rumah Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam yang menunjukkan mereka sangat percaya kepada beliau mengakui sifat amanah yang ada pada diri Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam [Tertawa] permusuhan yang akan dilontarkan oleh musuh-musuh dakwah ya demikian keras sebagaimana yang dialami oleh orang-orang yang lebih baik sebelum kita yang ketiga ciri mereka yang ketiga pernah ditanya tentang golongan yang selamat ciri-ciri mereka bagaimana humus salafiyyun mereka adalah orang-orang yang mengikuti manhaj salaf yakni Manhaj para sahabat radhiyallahu ta’ala anhum dan para imam ahlussunnah yang mengikuti jalan mereka dan semua orang yang berjalan di atas pemahaman para ulama Salaf dalam beragama yaitu pemahaman Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam dan para sahabat radhiyallahu ta’ala anhum ajma’in oleh karena itu ma’asyiral muslimin rahimakumullah ya selalu berpegang teguh dengan manhaj salaf ini bukanlah perkara yang mudah kecuali bagi orang-orang yang ditolong oleh Allah subhanahu wa ta’ala kalau kita tahu permusuhan yang banyak kemudian sedikitnya ilmu yang kita miliki sementara fitnah-fitnah di akhir zaman bukan hanya permusuhan manusia pengaruh-pengaruh yang begitu mudah sampai kepada kita sangat banyak godaan dari berbagai arah kalau bukan karena pertolongan dari allah subhanahu wa ta’ala semangat kita berdoa Semangat menuntut ilmu maka tidak ada yang Selamat ya kecuali orang-orang yang benar-benar berpegang teguh dengan sebab-sebab yang menyelamatkan diri kita sebagaimana yang kita pelajari di dalam ayat-ayat Alquran dan hadis-hadit yang shahih dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Barakallah Saya pernah menyebutkan nukilan dari pernyataan imam besar Ahlussunnah Al Imam Sufyan Ibnu Said ketika dia berkata di depan murid-muridnya yang masih di dalam masa generasi yang utama tiga generasi yang utama Dia berkata kepada mereka dalam Nasehat ya [Musik] rasulillah Shallallahu Alaihi Wasallam [Musik] [Musik] sesungguhnya saat ini kalian berada di masa yang dulu para sahabat nabi Shallallahu Alaihi Wasallam berlindung kepada Allah untuk tidak mencapai masa ini orang yang semakin dalam ilmunya semakin kuat imannya rasa takutnya terhadap fitnah semakin besar para sahabat berlindung kepada Allah kata Imam Sufyan alfauri untuk tidak mencapai masa mereka Padahal di situ masih masa-masa kebaikan Islam yakni fitnah adalah mereka berlindung kepada Allah karena mereka tidak mau mempertaruhkan agama kata beliau Padahal mereka memiliki ilmu yang tidak kita miliki mereka memiliki Ah ya kedahuluan dalam masuk Islam sudah banyak kebaikan-kebaikan yang tidak kita miliki mereka punya kesabaran yakni senjatanya kuat untuk menghadapi cobaan tapi mereka menjaga diri mereka tidak mau bertemu dengan zaman tersebut ya makanya kalau kita dapatkan sekarang orang-orang yang menginginkan keselamatan dirinya ingin Istiqomah di atas Islam dan di atas sunnah tapi kemudian dia berguna menggampang-gampangkan membaca syubhat terlalu aktif terlibat di media sosial setiap apa yang menyangkut syubhat dibacanya kemudian dia ingin membantahnya dengan ilmu yang sedikit yang dimilikinya ini kita katakan orang-orang yang tidak paham Bagaimana berharganya hidayah untuk mengenal manhaj salaf yang harusnya dia hati-hati menjaga dirinya ya cukup dia belajar dia mengulangi pelajarannya atau mendengarkan hal-hal yang bermanfaat yang masih banyak belum kita dengarkan Masya Allah kalau dia sibukkan waktunya dengan hal ini dia akan dapatkan kebaikan-kebaikan penjagaan dari Allah subhanahu wa ta’ala untuk dirinya Tetapi kalau ada orang yang justru menyibukkan diri dengan hal-hal yang tidak bermanfaat dengan ilmunya yang masih terbatas ya ini adalah orang-orang yang tidak memahami Bagaimana petunjuk para ulama Salaf dalam hal sebab-sebab mengusahakan sebab-sebab yang menjaga kebaikan kebaikan agama kita kita harus ingat hati manusia itu lemah sementara syubhat itu demikian mudah menyambar ya inilah yang menjadikan kita berhati-hati ketika bersinggungan dengan hal-hal yang bisa menjadikan kita ragu terhadap agama kita naudzubillahimindzalik jiwa alamat [Musik] inilah sebagian dari penjelasan tentang Manhaj metode beragama golongan yang selamat dan insya Allah nanti saya akan Jelaskan kata beliau kata penulis di pasal-pasal setelahnya di kitab ini tentang aqidah ya keyakinan golongan yang selamat yang mereka itu tidak lain adalah athoifatul manshuroh golongan yang selalu mendapatkan pertolongan dari allah subhanahu wa ta’ala agar kita bisa mengikuti akidah mereka Insya Allah ya Sekali lagi kita yang belajar tentang kitab ini berarti kita ada semangat untuk menjadikan diri termasuk ke dalam golongan mereka bukan kita mengklaim atau menjamin diri kita sudah benar-benar 100% mengikuti mana Assalam tentu itu kita harapkan tapi tidak ada yang mentazkiyah atau mensucikan diri sendiri dengan mengatakan bahwa dia benar-benar sudah mengikuti pemahaman mereka secara keseluruhan apalagi sampai mengklaim yang lain sebagai orang-orang yang tidak tidak termasuk golongan yang Selamat ya karena kita tahu yang mengetahui semua ini hanyalah Allah Subhanahu Wa Ta’ala kita hanya mengikuti petunjuk allah subhanahu wa ta’ala dan rasulnya agar termasuk ke dalam orang-orang yang mendapatkan keselamatan dengan pertolongan dari allah subhanahu wa ta’ala dengan mempelajari ciri-ciri dan metode pemahaman mereka baik Barakallah fikum kemudian di pembahasan berikutnya dibawakan di sini oleh Syekh Muhammad [Musik] yang disebut sebagai golongan yang selalu mendapatkan pertolongan dari allah yang syar’i sama dengan al-firqon yang selamat Antum sudah tahu artinya ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menggambarkan tentang golongan-golongan yang semua diancam masuk neraka ternyata Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengecualikan satu golongan yaitu orang-orang yang mengikuti petunjuk yang aku lakukan hari ini dan para sahabatku Radiallahu ta’ala anhum makanya dikatakan mereka adalah al-firqotunnajah golongan yang selamat ah mereka dikatakan sebagai Ahlussunnah Wal Jamaah juga dengan dalil sebagian riwayat dari hadis yang tadi kita bacakan mereka adalah jamaah jamaah di sini artinya orang-orang yang bersatu di atas kebenaran dan jamaah pertama kita tahu adalah para sahabat nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam maka mereka dikatakan sebagai Ahlussunnah Wal Jamaah karena mereka adalah orang-orang yang setia berpendiallahu ta’ala anhu kemudian istilah [Musik] di dalam hadis yang shahih yang diriwayatkan oleh imam muslim Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda [Musik] lahumrullah [Musik] akan selalu ada sekelompok dari umatku akan selalu ada ini menunjukkan setiap zaman setiap masa mereka ada sampai menjelang hari kiamat yang ketika itu Allah Subhanahu Wa Ta’ala memanfaatkan semua orang yang ada keimanan di hatinya supaya nanti hari kiamat terjadi pada seburuk-buru manusia naudzubillahimindzalik jadi mereka selalu ada meskipun jumlahnya sedikit tetap Mereka ada di setiap masa sampai menjelang hari kiamat akan selalu ada sekelompok dari umatku orang-orang yang zahirina yang selalu membela memperjuangkan kebenaran menampakkan kebenaran tidak akan merugikan mereka orang-orang yang berpaling atau menentang mereka sampai datangnya keputusan Allah Subhanahu Wa Ta’ala ternyata di sini ada istilah Apa golongan yang selalu membela kebenaran di dalam lafadz lain dari hadis ini yang juga diriwayatkan dalam musnad Imam Ahmad dan dikatakan di sini Shaheer riwayatnya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda Mansur jika penduduk Syam telah rusak maka tidak ada kebaikan pada diri kalian dan akan senantiasa senantiasa ada akan selalu ada sekelompok dari umatku yang mereka itu menyusuri selalu ditolong oleh Allah tidak akan merugikan mereka orang-orang yang menentang mereka sampai menjelang datangnya hari kiamat shahihun Ahmad Hadits Shahih riwayat Imam Ahmad dari inilah para ulama mengambil istilah al-mansyura golongan yang selalu ditolong oleh Allah subhanahu wa ta’ala dan istilah-istilah ini sama maknanya kalau dikatakan Ahlussunnah Wal Jamaah yang mereka adalah mereka adalah pengikut dakwah Salaf ini semua istilah-istilah yang kandungan maknanya sama ya makanya pernah kita Sebutkan pernyataan Syiah Islam rahimahullah ta’ala di dalam mukadimah kitab al-aqidatul wasithiyah ketika beliau menjelaskan tentang akidah Ahlussunnah Wal Jamaah Beliau mengatakan [Musik] ini adalah penjelasan tentang keyakinan akidah golongan yang selamat yang selalu ditolong oleh Allah subhanahu wa ta’ala sampai datangnya hari kiamat yang mereka adalah Ahlussunnah Wal Jamaah ya Ini semua adalah istilah-istilah yang disebutkan dengan dalil sehingga ditetapkan oleh para ulama Ahlussunnah Wal Jamaah yang ketiga di sini ada nukilan pernyataan dari Imam Abdullah Ibnu mubaraksi rahimahullah ta’ala beliau dari kalangan ya beliau adalah salah satu ulama Ahlul hadits yang terkenal dengan ketelitian dan kecermatan dalam riwayat sehingga termasuk yang digelari sebagai Amirul Mukminin ya Pemimpin kaum mukminin di dalam hadis rasulullah shallallahu alaihi wasallam beliau menafsirkan hadis tentang golongan yang selalu ditolong oleh Allah Beliau berkata Ashabul Hadits mereka menurutku adalah Ashabul hadits orang-orang yang selalu berpegang teguh dengan hadits-hadits Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mereka orang-orang yang selalu berpegang teguh dengan hadis-hadis Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam semakna dengan itu rabian kalam Bukhari Imam Bukhari Muhammad Ibnu Ismail Al Buchori juga yang digelari Amirul Mukminin dalam masalah hadits Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Imam Bukhari menukil ucapan dari gurunya salah satu guru utamanya Imam Ali Ibnu Madinah yang disebut-sebut sebagai ulama yang paling memahami hadis dan hal-hal yang berhubungan dengan penyakit hadis di zamannya ya Imam Ali berkata Hum Ashabul hadits mereka adalah orang-orang yang ahli hadis ahli sunnah jadi sama penafsiran ketiga ulama ini Imam Bukhari menyetujui penafsiran dari gurunya berarti sudah tiga ulama ini kemudian Imam Al Bukhari dan berkata Imam Ahmad Ibnu hambal rahimahullah [Musik] yang kita tahu imam besar ahlussunnah di zamannya yang digelari sebagai imam yang sejati syekhhul Islam yang sesungguhnya Al Imam Islami tentang Imam Ahmad rahimahullah Ta’ala Beliau mengatakan kalau golongan yang selalu mendapatkan pertolongan dari allah atau ifatul Mansur bukanlah Ahlul Hadits bukanlah orang-orang yang selalu berpegang teguh Dengan hadis rasulullah shallallahu alaihi wasallam maka aku tidak tahu lagi Siapa Mereka yakni tidak mungkin mereka itu selain dari Ashabul hadits orang-orang yang selalu berpegang teguh dengan Hadis Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam beberapa dari kalangan Imam ahlussunnah saja sebagian dari para ulama lain yang mengumpulkan sampai bahkan lebih dari 10 imam yang menyatakan pernyataan yang sama berarti ini menunjukkan para ulama Ahlussunnah Wal Jamaah sepakat mengatakan bahwa surah golongan yang selalu mendapatkan pertolongan dari allah subhanahu wa ta’ala mereka adalah orang-orang yang selalu berpegang teguh Dengan hadis rasulullah shallallahu alaihi wasallam Oleh karena itu sama dengan makna Al firqotun najiyah mereka adalah orang-orang yang mengikuti sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dan metode pemahaman para sahabat radhiyallahu ta’ala anhum ajmain ternyata yang dimaksud adalah mereka yang selalu berpegang teguh dengan petunjuk Rasulullah kita akan teruskan kajian kita setelah selesai salat Isya karena sudah dikumandangkan adzan

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *