Ustadz Ali Nur – Perjalanan Setelah Kematian

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

Alquran dan kajian Islam Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillah sholatu Wassalamualaikum kaum muslimin dan muslimat perempuan hati roja yang semoga dirahmati dan dimuliakan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dimanapun anda berada Alhamdulillah pada kesempatan pagi hari ini kita masih diberi kenikmatan sehat oleh Allah subhanahu wa ta’ala untuk kembali bersama-sama di dalam saluran tawakal dan kajian Islam selesai salam Semoga senantiasa tercurahkan kepada nabi kita Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam Insya Allah pada kesempatan pagi hari ini kita akan meringkas kembali pertemuan kita dari awal itu tentang perjalanan setelah kematian Insyaallah akan disampaikan oleh guru kita Ustadz Ali Nur yang Alhamdulillah pada kesempatan ini dapat meluangkan waktunya untuk dapat hadir di studio Rodja pada Assalamualaikum Ustaz oke bagi anda nanti yang ingin bertanya seputar pembahasan kita pada kesempatan pagi hari ini anda dapat bertanya melalui Layanan Telepon di 0218236543 atau melalui pesan Whatsapp di 081989 6543 Islam kaum muslimin dan muslimat marilah kita sama-sama simak merujah kita dari perjalanan setelah kematian kepada Ustadz Ali Nur Fathul musqan Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh kaum muslimin dan kaum muslimat para pemerhati Roja TV dan pendengar Radio Rodja di manapun Anda berada Alhamdulillah kita kembali bertemu dalam kajian perjalanan setelah kematian gimana Sedikit saya akan mengulas Insya Allah tentang kajian kita yang lalu ada dua termin sebenarnya kajian kita yang telah lalu yaitu yang dimulai dari awal proses pencabutan nyawa manusia sampai dia ke alam barzah dan cermin yang kedua yaitu termin yang pertama tersebut kita ambil pembahasannya dari al-qiyam atau sugro Adapun termin yang kedua perjalanan kematian Kita perjalanan setelah kematian termin yang kedua yaitu yang dimulai dari Sejak hari kiamat sejak ditiupkannya sangkakala sejak di Tuban sangkakala dan itu kita ambil dari kitab al-qiyamatul Kubro karya Profesor Doktor Umar Sulaiman bin Abdillah dan yang akan kita rangkum ya karena kita sudah menyelesaikan kitab ini untuk kembali merangkumnya dengan ringkas sehingga kita bisa mendapatkan maklumat secara ringkas tentang buku ini sekalian mengulang pelajaran secara ringkas insya Allah kita akan karena sudah selesai buku ini kita bahas kita ringkas yang pertama yaitu terkait dengan nama hari kiamat di sini penulis memulai kitabnya dengan menyebutkan nama-nama hari kiamat ada sekitar ada 22 nama ya terkait dengan hari kiamat dimana bagi orang Arab Apabila mereka memberikan nama untuk satu benda dengan nama yang cukup banyak itu menunjukkan bahwasanya merupakan satu hal yang sangat besar sesuatu yang sangat yang sangat mereka kagumi atau sesuatu yang sangat mengerikan bagi mereka Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan nama-nama untuk hari kiamat dengan 22 nama ini menunjukkan peristiwa hari kiamat bukanlah peristiwa yang ringan tapi peristiwa yang sangat mengerikan peristiwa sangat mengerikan seperti Allah menamakan Yaumul Qiyamah yaumul akhir [Musik] itulah 26 yang Allah Subhanahu Wa Ta’ala Sebutkan Mengapa kita kita simpulkan demikian karena memang sebagai contoh seperti pedang orang-orang Arab iya menamakan pedang itu dengan sekitar 500 nama hanya untuk pedang karena bagi mereka pedang itu suatu hal yang sangat diperlukan mereka sehingga hal itu bukan hanya sekedar diperlukan tapi sebagai gengsi bagi mereka itu pedang ya makanya ada pedang yang di yang pegangannya itu dari emas sampai memberi Mereka memberi nama 500 nama untuk pedang itu menunjukkan bagaimana mereka perhatian mereka kekaguman mereka kewibawaan mereka ya dan perhatian mereka itu pada benda yang bernama pedang pada pembahasan pertama penulis menyebutkan tentang ditiupkannya sangkakala ditiupkannya sangkakala sebagaimana yang sudah kita pelajari bahwasanya ketika hari kiamat itu akan ditiupkannya sangkakala ditiupkannya sangkakala pada saat itu maka kulluman Aliyah fan semuanya akan semuanya akan musnah Kullu syaiin halli Kun illa wajha semuanya akan hancur kecuali hanya Allah Subhanahu Wa Ta’ala kemudian ikhwah sangkakala yaitu ikhwah sebuah benda yang ditiup sebuah benda yang ditiup di mana dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Abi Daud juga termasuk Imam Hakim dari Abdullah bin Amr Bin Ash ketika seorang Arab badui bertanya kepada Rasulullah tentang sangkakala itu apa lantas beliau menjawab yaitu tanduk yang ditiup tanduk yang ditiup kita tidak tahu tanduk apa yang jelas itu merupakan bentuknya seperti tanduk ya kalau kita katakan terompet ya terompet ya yang berbentuk tanduk itulah bentuk sangkakala tasawuf sangkakala yang disebutkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam jadi bukanlah sebuah terompet seperti yang biasa ditiup oleh anak-anak atau seperti terompet yang biasa ditiup oleh orang-orang Yahudi Ya tapi ini terompet yang dia bentuknya seperti tanduk kemudian ikhwah Siapa yang meniup terompet ini yang meniup terompet ini adalah sebagaimana dikatakan Ibnu Hajar asqalani bahwa yang meniup terompet ini adalah malaikat yang bernama Israfil bahkan ini ijmak para ulama bahwasanya yang meniup terompet itu adalah Israfil ya malaikat yang bernama Israfil di mana ikhwah Rohim sejak Israfil ini ditugaskan untuk meniup sangkakala Sejak saat itu matanya tidak terlepas dari Aras Jadi sekarang ini Israfil sedang melihat ke arah Arash dia tidak berani menoleh ke manapun Kenapa demikian karena dia khawatir ketika dia menoleh ke tempat lain di saat itu Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyuruh dia untuk meniupkan sangkakala ini disebutkan ikhwah dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Hakim Dari Abu Hurairah radhiallahu Anhu kemudian ikhwah hari apa sangkakala itu ditiup oleh malaikat Israfil dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh imam muslim dari Abi Hurairah radhiyallahu Anhu dimana Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda bahwasanya sebaik-baik hari terbitnya matahari adalah hari Jumat lah Adam diciptakan wafihial Jannah di hari Jumat juga Nabi Adam dimasukkan ke dalam surga dan di hari Jumat juga Nabi Adam dikeluarkan dari surga dan tidak akan terjadi hari kiamat kecuali di hari Jumat Berarti karena sangkakala itu ditiup untuk menghancurkan alam ini yang ditiup oleh malaikat Israfil itu ditiup ya sangkakala itu ditiup di hari Jumat kemudian ada berapa kali sangkakala itu ditiup ada berapa kalikah sangkakala itu ditiup ikwah dalam firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam salat Zumar ayat 68 Allah subhanahu wa ta’ala dan ditiupkanlah sangkakala maka kematianlah siapa saja yang ada di langit dan di bumi Ila Mansya Allah kecuali yang dikehendaki oleh Allah subhanahu wa ta’ala kemudian ditiupkan untuk kalian kedua faizahum qiyamum dan mereka pun bangkit dari kematian mereka yang juru menunggu perintah dari ayat ini kita bisa simpulkan bahwasanya sangkakala itu dua kali kali pertama untuk menghancurkan alam yaitu hari kiamat hancurnya alam ini kali kedua untuk membangkitkan kembali manusia-manusia yang telah mati dikarenakan baik yang meninggalnya di sebelum terjadi hari kiamat maupun yang meninggalnya ketika terjadi hari kiamat di saat ditiupkannya sangkakala yang pertama beliau penulis menyebutkan tentang di sini kan ada firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala maka bermatian lah siapa saja yang ada di langit dan yang di bumi kecuali yang dikehendaki oleh Allah subhanahu wa ta’ala hanya saja memang siapa yang tidak yang tidak pingsan ataupun yang tidak meninggal ya ini para ulama khilafiah ada yang menyebutkan dia adalah para malaikat ada yang menyebutkan kecuali Nabi Musa dan lain-lainnya kemudian ikhwah kemudian kita masuk pada pembahasan dibangkitkannya manusia dibangkitkannya manusia dan ini dasarnya yang paling jelas disebutkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam ayat yang kita sebutkan tadi yaitu Zumar Az Zumar ayat 68 ya dan ditiupkanlah sangkakala maka hancurlah dan bermatian lah siapa saja yang ada di langit dan yang di bumi illa Masya Allah kecuali orang-orang yang dikehendaki oleh Allah kemudian ditiupkan untuk kali yang kedua faizahum tiamu yang turun dan pada saat itu maka Bangkitlah manusia yang turun menunggu perintah berikutnya jadi adanya Hari Berbangkit bangkitnya manusia dari kematian mereka kemudian ikhwah selanjutnya dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dari Abi Hurairah radhiyallahu Anhu qala Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam antara tiupan sangkakala yang pertama dengan tiupan sangkakala yang kedua itu jaraknya selama 40 hanya saja allahualam di sini tidak disebutkan dalam hadis tidak ada disebutkan ini 40 apa apakah 40 hari apakah 40 tahun intinya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menyebutkan 40 jadi antara tiupan sangkakala pertama dengan tiupan sangkakala kedua itu selama 40 kemudian sumayan zilu minas sama kemudian turunlah hujan dari langit maka tumbuhlah sebagaimana tumbuhnya bakal-bakal tuh rerumputan lah kita katakan Ya seperti tanaman-tanaman kecil ketika kita siram ya ketika kita siram adanya bibit-bibit bibit-bibit tanaman kemudian dia tumbuh ketika disiram dan tidak ada satupun dari tubuh manusia kecuali dia akan hancur lebur ketika manusia sudah meninggal seperti yang kita katakan tadi baik meninggalnya sebelum hari kiamat maupun setelah hari kiamat maka semua tubuh manusia itu akan hancur kecuali satu tulang apa itu bahwa ujung tulang ekor dari sinilah nanti sedikit demi sedikit manusia akan tumbuh bagaikan tumbuhnya pohon demikian Ikhwan jadi seperti bagai sebagaimana bibit yang kita letakkan di tanah kemudian kita siram maka dia akan tumbuh pelan-pelan Maka manusia ya bibit dia itu yaitu ujung ekornya ujung tulang ekor dari ujung tulang ekor inilah manusia nanti akan tumbuh sedikit demi sedikit sehingga dia bangkit ya sehingga dia bangkit jadi ikhwah tidak sebagaimana tidak jangan kita bayangkan ketika manusia itu bangkit keluarlah tangan tangan kedua begitu ya dari tanah ya Ini allahualam dari mana referensinya juga yang disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala yaitu manusia itu tumbuh nanti dari tulang ekornya sedikit demi sedikit ya akan sempurna sampai sempurna satu tubuh dan dasarnya yaitu dari tulang ekor Jadi semua tubuh manusia itu akan hancur kecuali tulang ekor Kemudian ikhwah rahimahullah dari tulang ekor inilah akan tumbuh manusia tetapi tetapi kemampuan jasadnya kemampuan badannya tidak sama lagi dengan kemampuan jasad sebelumnya kalau jasad manusia sebelumnya yaitu ketika dia berada di dunia ini jasad yang bisa menerima kematian ya jasad yang bisa menerima kematian tapi jasad yang tumbuh ini ikhwah itu jasad yang tidak menerima kematian tidak ada lagi kematian setelah itu kalau kita lihat perjalanan roh ya kalau kita lihat perjalanan ruh dan kalau kita sedikit kita review dan kajian kita di saat di alam barzah roh itu ikhwah roh itu pertama sekali diciptakan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala meminta persaksian mereka Bukankah aku ini Tuhan kalian kalau rubahlah manusia semuanya mengatakan tentu kemudian setelah itu ada Proses penciptaan manusia kalau Nabi Adam diciptakan dari tanah kalau kita ciptakan Allah Subhanahu Wa Ta’ala dari sperma step Nabi Adam diciptakan Allah dari tanah kemudian ditiupkan roh kalau kita sebagaimana disebutkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bahwasanya kalian itu ciptaannya disempurnakan di perut ibu kalian selama 40 hari berupa sperma supaya kuno kemudian akan berubah menjadi segumpal darah dengan waktu yang sama kemudian berubah menjadi segumpal darah dengan waktu yang sama kemudian diutuslah malaikat ke rahim ibu tersebut yang punya janin maka janin itu pun ditiup keruh di situlah saat berpadunya antara jasad dengan roh yang sebelumnya terpisah maka masuklah manusia ke alam dunia dia pun lahir dia pun hidup di dunia dengan waktu yang sudah ditentukan oleh Allah subhanahu wa ta’ala yang tidak akan diperlambat dan tidak akan ada di percepat demikian Hanya kehidupan manusia di dunia ini terkait dengan rohnya ini ruh kadang-kadang pergi kadang-kadang tidak kapan dia pergi disaat kita tidur makanya Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengatakan huwalladiata fakum dia yang mewafatkan kalian pada malam hari dan mengetahui apa yang kalian lakukan ketika siang hari Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan ketika kita tidur itu wafat Oleh karena itu ketika kita mau tidur doa kita bismillah ketika kita bangun kita mengucapkan Alhamdulillah yang telah menghidupkan kami telah mematikan kami Jadi sebenarnya tidur itu merupakan kematian hanya Ya hanya terpisahnya ruh dengan jasad ini dia semi dia akan kembali memang ada yang dia tidur Kemudian ruhnya tak kembali dikarenakan sudah masuk batas ajalnya dan ada yang kembali dan ada yang kembali demikian setelah manusia dicabut nyawanya ya setelah manusia dicabut nyawanya mati untuk yang kedua kalinya mati untuk yang kedua kalinya Karena Di Dalam Alquran disebutkan orang-orang neraka mengatakan ahli neraka mengatakan Ya Allah kami Engkau telah mematikan kami dua kali dan engkau telah menghidupkan kami dua kali mati pertama yang dimaksud adalah sebelum ditiupkan roh mati yang kedua setelah dicabut roh itu mati yang kedua ya Adapun kehidupan yang dua kedua kali kehidupan kehidupan yang pertama yaitu ketika manusia ditiup keruh kehidupan yang kedua yaitu Setelah dia mati dan nanti di hari kiamat akan disatukan kembali Nah inilah yang kita bicarakan ini pada kehidupan yang kedua di mana saat itu manusia akan kembali bersatu dengan rohnya akan kembali bersatu dengan roh tapi persatuan roh ketika manusia di dunia beda dengan jasad ketika dia sudah berada di hari akhirat persatuan roh di dalam jasad ketika masih di dunia bisa pergi bisa datang dan pada akhirnya memang akan terpisah sama sekali namun untuk Hari Berbangkit satunya kembali antara roh dengan jasad ini bersatunya roh dengan jasad yang tidak akan ada mati lagi setelahnya ya tidak akan ada lagi kematian setelahnya Oleh karena itu ikhwah rahimahullah dalam firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala surat Ibra 6 ayat 17 Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan bahwasanya nanti di hari akhirat bahwasanya akan datang kematian dari arah mana saja artinya perkara-perkara yang apakah dia diazab kamu tak mati-mati in dan dia tidak akan mati sehebat apapun siksaan sehebat apapun gerak Anda seterusnya yang dirasakan oleh penduduk neraka dia tidak akan mati karena memang tidak ada kematian lagi setelah itu demikian ikhwah jadi jasad yang di yang di yang ada nanti di hari kiamat itu yaitu berbeda dengan jasad yang sebelumnya hanya memang ikhwah yang tadinya mungkin cacat ketika di dunia kemudian ketika di hari akhir dia tidak cacat lagi seperti abudah Radiallahu anhu dia ketika di dunia dia cacat kakinya demikian Dia pernah bertanya ya Rasulullah kalau saya tewas dalam jihad fisabilillah kemudian saya dibangkitkan nanti di hari kiamat Apakah kakiku masih cacat kata Rasulullah Enggak semua akan sempurna semua akan sempurna demikian Memang sih ada juga yang cacat pada waktu itu yaitu yang yang buta yang buta makanya mereka ada bertanya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala nanti di hari kiamat kalau Robbana 5 Ya Allah kenapa engkau bangkitkan kami dalam keadaan dalam keadaan buta pokok dahulu itu bisa melihat Berarti ada sebab sebagaimana cacat seorang nanti dibangkitkan di hari kiamat bahunya miring ya bahunya miring jalannya Kenapa karena dia punya istri lebih daripada satu tapi tidak adil namun ada juga tubuh-tubuh itu menjadi kebanggaan seperti lehernya panjang lehernya panjang Makanya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pernah mengatakan Innal muaddin di hari kiamat memiliki leher yang paling panjang yang paling panjang nanti akan kita bahas secara ringkas demikian Siapakah yang pertama sekali dibangkitkan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh imam muslim bahwasanya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda Ana Sayyidul Yaumul Qiyamah Aku adalah pemimpin anak Adam nanti di hari kiamat dan orang yang pertama sekali keluar bangkit dari kuburannya Dialah Rasulullah SAW kemudian ikhwah setelah manusia itu bangkit dari kuburan yang masing-masing di tempatnya masing-masing ya di tempatnya masing-masing lantas Bagaimana setelah itu seluruh manusia akan digiring di satu tempat ini yang disebut dengan padang mahsyar di situlah dikumpulkan seluruh manusia dalam surat hud ayat 103 Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan dzalika Yaumul majmu allahunnas itulah hari yang dikumpulkan di seluruh manusia dan itu merupakan hari yang disaksikan oleh semua makhluk semua makhluk ikhwah Kenapa semua makhluk apakah hewan masuk termasuk hewan akan dibangkitkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala jadi yang dibangkitkan nanti bukan hanya manusia tapi hewan juga akan dibangkitkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dan mereka akan dikumpulkan di padang mahsyar dikumpulkan semuanya dalam soal Waqiah ayat 49 Allah Subhanahu Wa Ta’ala 49 50 katakan ya Muhammad Sesungguhnya orang yang pertama dahulu di waktu yang sudah ditentukan kemudian apakah hewan juga dibangkitkan ya hewan juga dibangkitkan hewan juga akan dikumpulkan di padang mahsyar sebagaimana surah alanam ayat 38 Allah Subhanahu sebagaimana Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan dalam surah attakwir ayat 5 waiddal wa idzal ketika hewan-hewan buas pemangsa khusyurat mereka akan dikumpulkan ya mereka akan dikumpulkan untuk apa mereka ini kumpulkan kalau manusia jelas mereka dikumpulkan mereka dibangkitkan dan dikumpulkan akan di sidang oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan mendapat hukuman dan akan mendapat balasan mereka yang baik akan dibalas surga mereka yang buruk akan ditempatkan dalam api neraka itupun setelah proses hisap Mizan timbangan sebagaimana nanti akan kita ulas terus hewan-hewan ini itu apa untuk apa hewan-hewan ini dibangkitkan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan dalam sebuah hadis ikhwah Dari Abu Hurairah nanti Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan menggiring menyatukan ya mengumpulkan seluruh makhluk di hari kiamat hewan-hewan ternak burung-burung buat jawab semuanya kemudian sehingga mereka mendapatkan menerima keadilan Allah Subhanahu Wa Ta’ala hewan-hewan yang dulu pernah ditanduk oleh hewan yang bertanduk maka hewan ini akan membalas ke hewan yang bertanduk bayangkan berarti juga hewan-hewan yang dimangsa oleh hewan yang lain dia nanti juga akan dibalaskan oleh hewan tersebut yang hewan oleh hewan yang dimangsa hewan yang ketika di dunia hewan memangsa di akhir hewan yang dimangsa akan membalas kepada hewan yang pernah memangsanya dahulu setelah selesai hewan-hewan ini mendapat masing-masing membalas apa yang pernah terjadi pada di masa dunia maka Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengatakan kuning turoba jadilah kalian semuanya menjadi menjadi tanah Jadi mereka ini dibangkitkan untuk saling membalas ya untuk memberikan balasan yang pernah terzalimilah kita katakan Ya setelah itu sudah habis kisah mereka mereka akan menjadi tanah Adapun manusia tidak sampai situ manusia dia akan sampai pada pada tempat yang abadinya negeri yang abadi Apakah Negeri abadinya surga ataukah Negeri abadinya neraka itu ikhwah adapun hewan habis sampai di situ makanya di saat itu ikhwah ketika melihat hewan-hewan itu sudah masing-masing sudah membalas Ya sudah membalas mendapatkan balasan-balasannya allah katakan jadilah kalian tanah orang-orang kafir orang-orang kafir yang sudah jelas mengetahui dia akan ditempatkan di mana dia sudah membayangkan apa yang telah mereka lakukan kekufuran yang telah mereka lakukan mereka akan katakan Seandainya aku juga ikut menjadi tanah Mereka ingin seperti hewan karena apa mereka ingin dijadikan tanah karena mereka tahu Setelah padang mahsyar akan terjadi hisap maka setelah itu surga dan neraka Negeri Abadi yang sedang dituju demikian dan mereka tahu sekali di mana tempat mereka nanti di hari akhirat mereka tahu sekali mereka itu akan menjunjung neraka karena Iqro ketika seorang sudah berada di alam barzah dia itu sudah tahu dimana tempatnya seperti yang pernah kita kaji bahwasanya ketika seorang itu berada di alam barzah kemudian dia ditanya dengan tiga pertanyaan merebuka waman nabi Yuka wama di muka Siapa Tuhanmu siapa nabimu dan Apa agamamu dan ini juga pertanyaan sudah diberikan jawaban oleh Allah subhanahu wa ta’ala tapi kan memang jawaban-jawaban ini bukan atas dasar kecerdasan tapi atas keimanan bagi yang tidak bisa menjawab Dia akan mendapat azab kubur dan untuk dia akan dibukakan pintu neraka dan dia melihat neraka ya dia melihat neraka dia sudah melihat di mana dia akan ditempatkan nanti di hari akhirat makanya mereka itu berdoa robillah ya Allah jangan jadikan hari kiamat dengan artian Allah wa iyyakum mereka lebih rela menderita di kuburan ketimbang menderita di akhirat di neraka karena apa Karena mereka tahu benar bahwasanya walaupun azab kubur itu dahsyat tapi jauh lebih dahsyat yang menunggu mereka azab di dalam neraka jauh lebih dahsyat azab yang menunggu mereka di akhirat di neraka makanya mereka tidak ingin terjadi hari kiamat demikian Oleh karena itu ketika mereka melihat hewan-hewan itu Allah katakan kunitur jadilah kalian-kalian itu tanah si kafir ini mengatakan Ya wahai Seandainya aku juga Jadi tanah sehingga tidak akan menerima azab neraka kemudian Bagaimana manusia Bagaimana penggiringan manusia ataupun pengumpulan manusia ikhwah dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari Muslim mengatakan innakum kalian itu nanti akan dibangkitkan kalian akan dibangkitkan dengan tak beralas kaki tidak berpakaian dan hurlan itu tidak berkhitan tidak berkhitan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Abi Daud dan Imam Hakim Ibnu hebat juga rahimakumullah ketika beliau mau meninggal beliau meminta pakaian baru meminta pakaian baru untuk dipakaikan ketika dia mau meninggal kemudian dia berkata Sami itu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda Innal Maita yuba’asufiha sesungguhnya mayat itu akan dibangkitkan dengan pakaian yang dia pakai ketika dia meninggal Abu Sa’id al-khudri memahami bahwasanya memang pakaian betulan makanya beliau minta seberapa saat sebelum dia meninggal minta ini minta dibawakan pakaian baru sehingga dia nanti ketika dibangkitkan dia akan memakai pakaian yang baru tersebut Namun para ulama berbeda pendapat tentang memaknai Firman sabda Nabi SAW sesungguhnya mayat itu akan dibangkitkan dengan pakaian yang dia pakai ketika dia meninggal dunia banyak diantara para ulama menyebutkan bahwasanya ini maksudnya bukan pakaian beneran tapi adalah amalan sesuai dengan amalannya ketika dia meninggal makanya ada seorang sahabat ketika dia meninggal saat umroh sedang ihram Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menyuruh sahabat para sahabat untuk mengkafankannya dengan kain ihramnya ya kemudian tidak tidak menutup kepalanya Kemudian beliau mengatakan dia itu nanti akan dibangkitkan di hari kiamat mula-bian dengan sambil bertalbiyah Dia bangkit di hari kiamat sambil dia mengatakan lebih kenal Masya Allah kebangkitan yang sangat indah bangkit lantas dzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dia akan rasakan syahdunya pada waktu itu ikhwah bayangkan dibangkitkan sambil Talbiyah Oleh karena itu ikhwah di antara dalil para ulama yang mengatakan bukan pakaian ini yang dimaksud Tapi maksudnya adalah amalan seperti sabda Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam yaitu Barang siapa yang di akhir kehidupannya barangsiapa yang di akhir ucapannya kalimat Lailahaillallah maka dia masuk ke dalam surga allahualam selanjutnya setelah dibangkitkan dalam keadaan telanjang ya tak berpakaian kemudian Apakah seperti itu terus ternyata tidak akan diberi pakaian lantas Siapa yang pertama sekali berpakaian diberi pakaian nanti di hari kiamat dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Ibnu Abbas radhiyallahu Alaihi Wasallam diberikan pakaian dari seluruh makhluk dia adalah nabi Ibrahim khalilurrahman kholilnya Allah Kekasih Allah kemudian itu manusianya kita lihat sekarang bagaimana alamnya ya kondisi alamnya buminya bagaimana langit itu bagaimana dalam firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala Ibrahim ayat 48 Allah subhanahu wa ta’ala berfirman Tuhan pada hari pada hari Tuban pada hari ditukarnya ditukarnya Bumi dan langit yang bukan Bumi dan langit sekarang jadi nanti di hari kiamat ada bumi adalah langit tapi Bumi dan langit yang nanti di hari kiamat itu tidak sama dengan Bumi dan langit yang kita lihat sekarang ini namanya Tetap bumi namanya Tetap langit tapi pada hakekatnya Bendanya berbeda ditukar oleh Allah subhanahu wa ta’ala diganti akan diganti Bumi dan langit dengan Bumi dan langit yang sekarang dengan yang berikutnya bukan lagi yang sekarang kemudian ikhwah dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan imam muslim dari Sahal di saat radhiallahu Anhu qala Dia pernah mengatakan sampai itu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Rasul aku pernah mendengar Rasulullah SAW pernah bersabda Yakult juga bersabda yohyal kiamat bahwasanya nanti manusia akan digiring ke tempat dikumpulkan di padang mahsyar di hari kiamat di atas bumi Baitullah putih afroh ini ikhwah putihnya Afra kemerah-merahan putih tapi kemerah-merahan demikian yang bersih itulah bentuk bumi Kalau sekarang kan kita lihat ada bumi yang hitam yang merah ada yang putih dan seterusnya bumi nanti di hari kiamat dia buminya warna putih bersih tapi ke merah-merahan Insya Allah kalau kita bayangkan mengerikan juga ya putih kemerah-merahan kemudian berkata Sahal tidak ada satupun apa namanya ya rambu-rambu tidak ada satupun hal-hal yang selain itu tidak ada rumah tidak ada pohon tidak ada apapun kalau dalam ayat disebutkan Kamu tidak akan lihat ada bumi itu yang ada yang rendah ada yang tinggi tidak ada semuanya datar tidak ada tempat tidak ada satupun tempat yang bisa kita jadikan tempat bernaung kalau kita lihat bumi sekarang itu kan ada rendah ada tinggi ya kan Di tempat yang di samping tempat yang tinggi kita berada di tempat yang rendah nih kemudian di sebelah kita tempat yang tinggi masih bisa kita berenang tapi nanti di hari kiamat tidak ada makanya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pernah mengatakan nanti ada 7 orang yang diberi naungan di hari yang tidak ada naungan kecuali hanya naungan Allah Subhanahu Wa Ta’ala ya tidak ada pohon tidak ada bayangkan tidak ada hanya ada naungan Allah subhanahu wa ta’ala dan itu pun diberikan hanya kepada 7 orang yang telah disebutkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam yang diriwayatkan oleh Imam atau berani ya Imam at-tabrani atau riwayatkan oleh Imam tobari dari Ibnu Mas’ud dengan lafaz bumi yang putih seperti batangan perak dia bukan putih lagi nih tapi sudah menyilaukan seperti perak seperti nikel gitulah ya silver lah kita katakan jadi putihnya itu putih silver kemerah-merahan itulah warna bumi yang disebutkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kemudian kemudian Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan beberapa berapa apa namanya berapa metode untuk meyakinkan orang-orang yang tidak yakin dengan orang-orang yang tidak yakin dengan adanya Hari Berbangkit sebenarnya kita sebagai orang yang beriman dan kita meyakini keimanan yang rukun iman yang kelima yaitu beriman dengan hari akhir dengan adanya ayat-ayat Allah subhanahu wa ta’ala itu sudah cukup Allah katakan adanya Hari Berbangkit Al Qoriah sudah cukup bagi kita untuk untuk beriman tapi Allah Subhanahu Wa Ta’ala ingin memberikan beberapa metode agar terbuka pikiran orang-orang yang masih belum meyakini adanya Hari Berbangkit pertama diantaranya pertama tentunya ikhbar Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberitahukan tentang adanya Hari Berbangkit disebutkanlah banyak ayat-ayat tapi terkadang ikhwah penyebutan dalil-dalil ini dengan cara hal-hal yang mungkin bisa masuk-masuk logika orang yang masih ragu dengan adanya Hari Berbangkit pertama Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan tentang Bahwasanya Allah Subhanahu Wa Ta’ala menciptakan makhluk-makhluk yang baru seperti terus tetap ada bayi yang lahir ya kan adanya tadi bumi yang tadinya tandus ketika Allah Subhanahu Wa Ta’ala siramkan air akan tumbuhlah pepohonan yang tadinya tidak ada menjadi ada demikian yang tadi tidak ada menjadi ada kalau Allah Subhanahu Wa Ta’ala Maha Kuasa Menciptakan makhluk yang tadinya tidak ada menjadi Ada apalah susahnya untuk mengulang lagi yang tadinya tidak ada menjadi ada kemudian dibuat tidak ada kemudian dibalikkan lagi menjadi ada kan nggak susah sedangkan yang tadi tidak pernah ada Allah ciptakan ada tentu tidak akan tentu akan lebih mudah bagi Allah subhanahu wa ta’ala untuk mengadakan yang tadinya ada kemudian menjadi tidak ada kemudian diadakan lagi kan tinggal mengulang saja sesuatu yang tinggal mengulang tapi dengan ikhwan kalau kita lihat manusia dia penemuan misalnya penemuan lampu penemuan lampu kemudian kan itu merupakan apa namanya ya penemuan dasar setelah itu kan akan akan ada inovasi-inovasi terbaru tentang lampu ini udah mudah ya jadi di sini Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan metode kalian lihat sesuatu yang tidak ada hubungan ada sekarang apa sulitnya aku adakan kembali sesuatu yang tidak ada itu kemudian yang ketiga yaitu dengan cara kalau Allah Subhanahu Wa Ta’ala mampu Menciptakan makhluk yang jauh lebih dahsyat lebih besar matahari bulan Galaxy bahkan semua yang alami ini Galaxy dan seterusnya kalau Allah Subhanahu Wa Ta’ala mampu dan maha kuasa menciptakan itu semua apalah susahnya buat manusia apalah susahnya Allah menciptakan manusia manusia itu sangat kecil dibandingkan alam semesta ini Demikian Ikhwan jadi kalau Allah Subhanahu Wa Ta’ala mampu menciptakan makhlukNya seperti matahari yang begitu besar menyinar sinarnya sangat-sangat luar biasa panasnya kalau itu Allah mampu mampu untuk menciptakan untuk menciptakan manusia nggak susah bagi Allah Subhanahu Wa Ta’ala apalagi yang pernah ada kemudian diulang lagi diadakan lagi bukan suatu hal yang susah kemudian yang empat Ikhwan Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyuruh kita untuk melihat adanya perubahan-perubahan ya adanya perubahan-perubahan itu Allah subhanahu wa ta’ala yang melakukan yang tadinya dari tanah jadi manusia yang tadinya dari sperma berubahlah dia menjadi segumpal darah berubahlah dia menjadi menjadi segumpal daging kemudian diciptakanlah tulang frakasau dari Allah tulang itupun akhirnya dibungkus dengan daging Apa susahnya bagi Allah subhanahu wa ta’ala untuk menciptakan manusia lagi membangkitkan manusia nanti di hari kiamat sedangkan tahapan-tahapan seperti yang rumit itu saja Allah mudah melakukannya apalagi hanya untuk membangkitkan saja Kemudian Allah Subhanahu Wa Ta’ala menceritakan kepada kita gimana Allah Subhanahu Wa Ta’ala menghidupkan orang yang sudah mati kan disebutkan dalam dalam firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala kisah-kisah dimana kisah itu orang itu sudah mati Allah hidupkan kembali dan itu banyak dalam Alquran ya itu banyak dalam dalam Al Quran seperti al-baqarah 20043 ya demikian juga dalam soal Baqarah 259 ya kita nggak bacakan karena cukup panjang ayatnya kemudian yang keenam yang keenam bagaimana Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyuruh kita berpikir tentang tentang tumbuhan tumbuhan itu tadinya kan berupa bibit kita Ambillah misalnya jagung jagung ini kan Mati mungkin jagung ini sudah kita simpan bertahun-tahun selama dia nggak rusak ya ketika kita Letakkan dia di tanah kita siram ternyata jagung ini bisa tumbuh kacang padi gandum kalau kita yang tadinya itu kita simpan kemudian sekian tahun kemudian kita letakkan di tanah kita bisa tumbuh yang tadinya kita katakan ini bibit benda mati ini bibit benda mati kemudian Kenapa bisa tumbuh kalau itu bisa apalah susahnya untuk membangkitkan manusia di hari yang Berbangkit demikian [Tepuk tangan] untuk meyakinkan manusia ini bahwasanya Hari Berbangkit itu pasti tidak ada yang mustahil bagi Allah Subhanahu Wa Ta’ala selanjutnya beberapa beberapa ayat yang menunjukkan Bagaimana suasana hari kiamat yang sangat mencekam Bagaimana suasana hari kiamat yang sangat mencekam Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan ya pertama Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan bahwasanya suasana hari kiamat pada waktu itu yaitu suasana azim Azim itu artinya hari yang azim hari yang berat hari yang sangat berat hari yang mengerikan Allah menyebutkan juga sakit yang sangat berat Allah juga menyebutkan asyir hari yang sangat sulit Kemudian pada hari itu manusia sangat takut manusia mengalami rasa takut kemudian sampai rasa takutnya itu membuatnya terbelalak dan tidak bisa tidak bisa menoleh ke kanan dan ke kiri matanya terbelalak melotot tidak bisa melirik kanan kiri hatinya kosong bingung ini mau ngapain Kalau kita kalau terjadi gempa kita masih mikir kita lari Keluar kita lari ke lapangan supaya nggak tertimpa artinya masih bisa mikir tapi nanti di hari kiamat enggak ada yang bisa mikir hanya bisa terkejut kemudian terbelalak sampai menoleh kiri kanan itu nggak bisa saking bingung yang mau ngapain demikian ikhwah hatinya bingung kosong Hawa itulah kondisi manusia yang sangat takut dan disebutkan juga bahwasanya sesak sesak itu sampai tenggorokan sampai tenggorokan sesaknya luar biasa kalau kita sesak biasanya hanya sampai tidak ada tapi rasa takut yang membuat sesak itu nanti di hari kiamat ya ketika melihat terjadi hari kiamat itu sampai ke tenggorokan kemudian Ikhwan kemudian Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan beberapa terkait dengan alam kalau tadi kan manusianya ya manusianya takut sesak kemudian melotot matanya terbelalak tidak bisa berkedip kemudian tidak bisa menolak kiri dan kanan dan Bingung mau ngapain begitulah itu kan manusianya ya itu manusia Bagaimana dengan alamnya pada waktu itu ketika terjadi hari kiamat karena waktu kita terbatas Insyaallah kita akan bahas di kajian yang akan datang secara ulasan-ulasan buku ini yaitu buku Insya Allah materi ringkasan yang telah disampaikan selanjutnya bagi anda ingin bertanya seputar ringkasan pada kesempatan pagi hari ini anda dapat bertanya melalui telepon di 0218236543 atau melalui pesan Whatsapp di 0819896543 pertanyaan pertama akan kita coba angka terlebih dahulu dari layanan Telepon halo halo Assalamualaikum warahmatullahi Selatan nanti tadi kan disebutkan bahwa di padang mahsyar kita dikirim dalam kondisi telanjang tak bersunat dan tak berpakaian nah saya sebagai orang tunanetra tidak bisa membayangkan Bagaimana rasa panas yang akan kita rasakan nanti di padang mahsyar tersebut dan Apakah benar seluruh orang-orang baik yang kafir maupun beriman itu merasakan kepanasan atau ada perbedaan sekian terima kasih assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh kondisi nanti di padang mahsyar yang sebenarnya belum sampai ya kita ke sana masih masih masih pembukaan padang mahsyar ini masih dari mulai hari kiamat sampai pembukaan belum sampai tapi tadi sudah saya dikit saya apa namanya saya singgung terkait dengan manusia-manusia yang bahunya ya rendah sebelah apa tadi karena nggak adil kan miring miring sebelah karena nggak adil ada yang manusia-manusia yang punya lehernya panjang ada yang matanya buta Padahal dia sebelumnya tidak buta masalah ikhwah ini kan menunjukkan memang adanya perbedaan ya ada yang perbedaan nanti juga akan kita lihat Rasul menyebutkan bahwasanya manusia itu nanti dia akan berkeringat ada keringatnya itu sampai mata kaki ada yang sampai pinggang ada yang sampai puser ada yang sampai sampai menenggelamkan dia demikian itu semua terkait dengan apa saja yang pernah dia lakukan semasa di dunia nanti juga akan menjadi bahas ada manusia itu akan menggendong apa menggendong unta Ada yang minum kambing ada yang dipaksa untuk melilit apa namanya dikalungkan 7 lapis bumi itu dia berbeda-beda kondisi manusia di padang mahsyar akan berbeda-beda demikian ikhwah ada yang diadili oleh ular dililit oleh ular Oleh karena itu posisi manusia di padang mahsyar itu akan berbeda-beda sesuai dengan apa yang pernah dia lakukan semasa di dunia ketika baik jadi dunia maka di padang mahsyar dia akan rasakan kebaikan itu udah dapat balasannya sebelum dia masuk surga dia sudah dapat balasannya di padang mahsyar adapun orang-orang yang Durjana maka dia juga akan mendapat balasan Insyaallah pada kesempatan yang akan datang kita akan ulas lagi Bagaimana kondisi orang kafir dan bagaimana kondisi orang-orang yang beriman di padang mahsyar Insyaallah bapak yang bertanya kasihkan terus di episode berikutnya seandainya akan datang Insya Allah Allah bermanfaat bagi penanya selanjutnya akan kita bacakan dari pesan Whatsapp Assalamualaikum Ustadz saya hamba Allah dari Bekasi mau bertanya jika Allah sudah menakdirkan orang kafir itu masuk neraka dan seseorang ditakdirkan lahir dari orang tuanya kafir Apakah Allah adil jika seseorang ditakdirkan menjadi kafir Padahal di dalam perut ibunya Allah mengikrarkan kita adalah beriman pada Allah jadi Bisakah orang kafir atau orang yang telah ditakdirkan di Lauhul Mahfud masuk neraka berubah takdirnya jadi masuk surga Syukron silahkan pembahasan tentang takdir dan itu merupakan rukun iman yang keenam beriman dengan takdir baik dan takdir buruk ikhwah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menyebutkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala menciptakan neraka dan penghuninya dan Allah Subhanahu menciptakan surga dan penghuninya dua-dua sudah Allah ciptakan siapa-siapa yang menjadi penduduk neraka dan siapa-siapa yang menjadi penduduk Surga itu sudah ada penghuninya hanya permasalahannya adalah Siapa yang tahu Siapa yang tahu bahwasanya dia adalah penduduk neraka atau dia adalah penduduk surga bahkan ikhwah apabila di hadapan kita ada orang kafir kita tidak boleh katakan kamu masuk neraka Mengapa demikian kita tidak tahu bagaimana akhir hidupnya Contohnya ikhwah bagaimana orang-orang yang sangat musuh dengan Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam yang berperang melawan pasukan rasul salam dan bahkan sempat mengalahkan pasukan Rasulullah yaitu ketika Perang Uhud pasukan dipimpin oleh Abu Sufyan pasukan jalan kaki dipimpin oleh Abu Jahal pasukan berkuda dipimpin oleh Khalid bin Walid demikian sampai pasukan kaum muslimin kau cari kasir ketika mendapat serangan serangan balik serangan dari belakang oleh pasukan berkuda demikian kemudian pasukan istrinya bin Abigail yang sudah sempat mundur kembali maju demikian Abu muslimin mengatakan Muhammad ini adalah balasan untuk perang yang sebelumnya masuknya Perang Badar terus kita lihat gimana Yang Pak 3 orang ini dia kata Allah Rasulullah mengatakan beliau adalah Pedang Allah Padahal dia pernah membuat pasukan Rasulullah kucar-kacir dan pastinya pernah membunuh kaum muslimin siapa lagi Abu Sofyan Abu Sufyan itu ikhwah dia mertua Rasulullah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menikah dengan anak beliau yaitu Ummu Habibah Kalau saya tidak salah tewas dalam Perang yarmuk Jihad demikian 3 orang yang tadinya memerangi Rasulullah SAW dan sempat membunuh kaum muslimin tapi ternyata menjadi orang yang terbaik makanya kita nggak boleh kita katakan orang kafir Eh kamu masuk neraka nggak bisa sebagaimana sebaliknya kita juga nggak bisa katakan kamu masuk surga kecuali orang-orang yang memang sudah Rasulullah rekomendasi masuk surga dan orang-orang yang memang Allah katakan masuk neraka seperti Abu Lahab bahkan ada ayatnya atau yang mati kafir Memang mati dalam keadaan kafir maka kita bisa katakan dia masuk neraka makanya ketika Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam mensunahkan pada kita kalau kita melintasi makam kafir orang kafir kita katakan Rasulullah mengatakan kepada mereka masuk neraka kalian demikian jadi kita tidak tahu siapa yang masuk neraka dan siapa yang masuk surga sebagaimana kita tidak tahu bagaimana kita rezeki kita bagaimana kita juga nggak tahu karena ini merupakan takdir dari Allah subhanahu wa ta’ala belum tentu orang yang orang tuanya tadi kafir kemudian Anaknya pasti kafir buktinya Nabi Ibrahim Alaihissalam orang tuanya sebagai pemahat patung yang patung produk orang tuanya Nabi Ibrahim layak untuk disembah Jadi bukan sembarangan pembuat patung ayahnya Nabi Ibrahim ya produk patungnya layak menjadi sembah berarti kan memang dia punya kehormatan bayangkan di kaumnya dia punya kehormatan sebagai pencipta Quran apa pencipta Tuhan pemahat Tuhan anaknya Masya Allah Nabi Ibrahim Alaihissalam menjadikan aku kekasihnya sebagaimana Allah telah menjadikan Ibrahim sebagai kekasihnya Apakah orang tuanya orang baik Anaknya pasti baik belum tentu juga seperti apa Nabi Nuh Alaihissalam ketika sudah banjir datang sampai banjir datang Nabi Nuh tetap mengajak anaknya ya bunayyar Ke mana Ayah jangan kamu termasuk orang-orang kafir tapi si anaknya kembali demikian apa katanya kalau aku akan lari Ayah aku akan lari ke puncak gunung nggak akan nggak akan di terkena banjir kata Nabi Nuh karena ini nggak akan ada yang selamat kecuali yang masuk kapal pahala bainal dengan dengan ombak Apakah istri seorang yang sholeh Apakah suami orang sholeh pasti istrinya Saleh belum tentu juga buktinya istri Nabi Luth Apakah kalau suaminya kafir istrinya pasti kafir belum tentu juga seperti istrinya nah istrinya Firaun Jadi itu semua takdir yang kita nggak tahu apa yang ada di balik takdir makanya Rasulullah menyebutkan Jadi apa yang kita lakukan kita lakukan adalah berupaya dengan semaksimal mungkin untuk mendapatkan surga Allah Subhanahu Wa Ta’ala sebagaimana rezeki kita Allah Subhanahu Wa Ta’ala kan sudah tetap pada rezeki kita ketika kita berada dalam kandungan ibu kita ya diutus selama malaikat kemudian payung baru kalimat diperintahkan untuk menetapkan 4 permasalahan dikat dirinya dengan menetapkan berapa rezekinya baik ketika Allah Subhanahu Wa Ta’ala menetapkan rezeki kita Apakah lantas kita ketika hidup kita tenang-tenang saja Apakah kita tentang saja demikian ikhwah nggak akan ada seorang sehat yang mengatakan begitu demikian juga surga ikhwah kita harus berupaya semaksimal mungkin untuk mendapatkan surga Allah subhanahu wa ta’ala untuk mendapatkan surganya Allah Subhanahu Wa Ta’ala Jangan sampai kita kendur untuk mendapatkan itu semua jadi kita diperintahkan untuk berupaya bukan berpangku tangan dan bertopang dagu demikian ikhwah itu diperintahkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala hasil Itu semua terserah Allah Subhanahu Wa Ta’ala Semoga apa yang kita bahas tadi bisa mereview lagi apa yang pernah kita pelajari dan insya Allah ikuti kajian berikutnya juga Ringkasan buku yang telah kita baca semoga bermanfaat aku lho kau lihat Astaghfirullah wabarakatuh Syukron jazakumullah pada kesempatan pagi hari ini semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa memberikan kesehatan dan perlindungan kepada Ustadz beserta keluarga dan kami ucapkan Syukron jazakumullah Khairan bagi Anda yang sudah bersama kami dalam kesempatan pagi hari ini kami mohon maaf untuk pertanyaan-pertanyaan yang belum sempat kami bacakan karena keterbatasan waktu kami undur diri Subhanallah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *