Ustadz Abu Haidar As-Sundawy | Mukhtasar Ma’arijul Qabul

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

bagian ininya secara langsung Rodja TV saluran dan kajian Islam kajian Islam ilmiah di Rodja TV dan radio Rodja bahwa tidak ada yang terjadi di alam jagat raya ini kecuali apa yang Allah kehendaki Allah Azza wa Jalla dalam hal irodah infiron itu yang berkehendak hanyalah Allah kajian Islam ilmiah di Rodja TV dan radio Rodja Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillah washolatu Wassalamualaikum anda berada Masih bersama dengan kami di saluran Tilawah Alquran dan kajian Islam dan insya Allah di sore hari ini kembali kami akan sambungkan anda dengan sebuah kajian ilmiah yang kami panjat luaskan dari Masjid Agung Al Ukhuwah Kota Bandung Jawa Barat Insya Allah bersama Ustadz Abu Haidar as Sundawi dan kembali kita akan mengkaji kita mukhtasar iman dan sakidah segala kami sambungkan anda dengan kajian dari Masjid Agung Al Ukhuwah bersama Ustadz Abu Haidar as Sundawi hafizallah kepada Ustaz hadirin jamaah Masjid Agung Al Ukhuwah Bandung juga para para radio Tarbiyah sunnah Bandung pendengar Radio Rodja di beberapa kota di seluruh Indonesia juga pemirsa baja TV dan tv-tv lain serta pendengar radio radio lain juga para netizen di mana saja anda berada Alhamdulillah kita kembali berjumpa melanjutkan bahasa tentang rukun iman Ahad pekan yang lalu Jumat lalu kita sudah membahas Rukun Iman ketiga yaitu iman kepada kitab Allah sekarang kita lanjut iman kepada para Rasul Allah Siapa itu rasulullah itu orang laki-laki yang diberi Wahyu oleh Allah dan diperintahkan untuk menyampaikan wahyu itu kepada manusia jadilah statusnya sebagai Rasul artinya utusan Allah mengutus orang itu untuk menerima wahyu dan menyampaikannya kepada manusia itulah Rasul seorang laki-laki yang diberi Wahyu dan diperintahkan untuk disampaikan Adapun kalau ada laki-laki diberi Wahyu tapi tidak diperintahkan untuk disampaikan maka disebut nabi bukan Rasul setelah perbedaannya kalau Rasul diberi Wahyu dan diberi amanah untuk menyampaikan kalau nabi diberi Wahyu tapi tidak harus disampaikan kecuali kepada diri dan keluarganya saja maka kita tahu setiap Rasul pasti nabi tapi tidak Setiap nabi adalah Rasul contoh Nabi tapi bukan Rasul adalah Nabi Adam Alaihi sholatu Wasallam contoh lain adalah Nabi Khidir bibir itu nabi tapi tidak diperintahkan untuk menyampaikan wahyunya kepada orang lain maka beliau bukan Rasul hukum mengimani seluruh Rasul wajib mengingkari seorang rasul saja berarti mengingkari seluruh Rasul selain mengingkari Allah karena Allah berfirman Rasulullah beriman kepada apa yang Allah turunkan kepadanya juga orang-orang beriman semuanya beriman kepada Allah para malaikatnya para rasulnya para kitabnya dan para rasulnya mereka berkata kami Tidak membeda-bedakan seorangpun diantara para rasul semuanya diimani yang dimaksud dibeda-bedakan itu dalam hal keimanan semua rasul yang Allah utus di Imani Adapun derajat kemuliaan masing-masing Rasul ia berbeda karena Allah yang membedakan sebagian Rasul ada yang lebih utama daripada rasul yang lain pada intinya semua Rasul utama tapi keutamaan mereka antar satu rasul dengan Rasul lain berbeda yang paling utama adalah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam nabi kita Muhammad itu tadi surah al-baqarah ayat 285 dalam surah an-nisa 150 sampai 152 Allah menyatakan kata Allah Sesungguhnya orang-orang yang orang-orang yang kufur kepada Allah dan kepada para rasulnya Mereka ingin membedakan antara keimanan kepada Allah dan keimanan kepada para rasulnya mereka berkata kami beriman kepada sebagian Rasul kami kufur kepada sebagian yang lain Mereka ingin mengambil Jalan Tengah antara itu merekalah orang yang sebenar-benarnya kafir dan kami telah menyediakan bagi orang kafir seperti itu azab yang menghinakan dan orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasulnya dan Tidak membeda-bedakan seorangpun di antara para rasul merekalah orang-orang yang Allah akan berikan pahala mereka dan Allah maha pengampun dan penyayang jadi wajib mengimani seluruh Rasul tanpa membeda-bedakan kufur kepada satu Rasul sama dengan kufur kepada semua Rasul makanya Allah berfirman tentang umat Nabi Nuh kata Allah terdapat mendustakan para rasul disebut Al mursalin para rasul padahal Rasul lain belum ada kecuali satu itu Nuh dari Adam kan langsung ke penuh ulama ikhtilaf apakah antara Adam dengan Nuh ada nabi Sebagian ulama ada yaitu Idris sebagian yang lain menyatakan tidak Adam dengan merasakan Nas yang shahih tidak ada nabi tidak ada rasul-rasul pertama dan ini yang lebih kuat sebagaimana dalilnya nanti akan dikemukakan jadi kaum Nabi Nuh telah mendustakan para rasul padahal hanya satu rasul yang dia dustakan yaitu para ulama ketika menjelaskan ayat ini mengandung makna mendustakan Nuh sebagai salah satu diantara Rasul sama dengan mendustakan seluruh rasul yang ada tidak membeda-bedakan keimanan antara satu rasul dengan Rasul yang lain berdasarkan hal itu wajib kita beriman kepada seluruh rasul yang diutus oleh Allah Azza wa Jalla Apa makna dari beriman kepada para Rasul beriman kepada para Rasul setidak-tidaknya mencakup 5 poin satu diantara poin ini tidak diimani maka kelirulah cara mengimani para rasul tersebut wajib beriman kepada 5 poin berikut ini sebagai cakupan dari iman kepada para Rasul Apa sajakah itu pertama pertama meyakini dengan keyakinan yang mantap bahwa Allah telah mengutus kepada setiap umat seorang Rasul Rasul ini mengajak manusia untuk beribadah hanya kepada Allah dan tidak menyekutukannya serta kufur ingkar kepada sesembahan-sesembahan selain Allah semua nabi begitu maknanya dakwah seluruh Rasul dari awal sampai akhir dari zaman Nuh sampai Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dakwah materi pokoknya yaitu sama tauhidullah mengajak manusia ibadah kepada Allah dan melarang manusia beribadah kepada selain Allah diesakan Allah di tauhidkan Allah dalam tiga perkara dalam rububiyah dalam Bab uluhiyah dan dalam Bab asma wa sifat Allah ditawinkan dalam masalah rububiyah rububiyah itu tentang perbuatan Allah kepada manusia kepada makhluk Allah menciptakan Allah mengatur kehidupan Allah memberi rezeki Allah menghidupkan dan mematikan itu perbuatan Allah kepada manusia itu namanya tauhid rububiyah maknanya wajib kita yakini Allah satu-satunya tidak ada yang lain satu-satunya apa satu-satunya yang menciptakan yang mengatur kehidupan yang menghidupkan dan mematikan yang memberi Rizki dan seterusnya itu namanya mentauhidkan Allah dalam aspek rububiyah ini berkaitan dengan perbuatan Allah kepada makhluk kedua Allah di tauhidkan dalam hal uluhiyah kalau Al uluhiyah mah perbuatan makhluk kepada Allah yaitu makhluk wajib hanya menyembah Allah hanya beribadah kepada Allah dan tidak beribadah kepada yang lain baru diesakan Jadi kalau rububiyah menyangkut perbuatan Allah kepada makhluk kalau tauhid Allah ya perbuatan makhluk kepada Allah berupa ibadah ketiga Allah juga wajib diesakan ditakwilkan dalam hal asma wa sifat maknanya sifat Allah satu-satunya tidak ada yang serupa tidak ada yang mirip mendekati aja tidak ada suatu pun yang menyerupai serupa dengan Allah yang semisal dengan Allah dalam hal sifat-sifat kesamaan sifat hanya dari segi makna Allah melihat kita melihat Allah mendengar kita mendengar hanya dari segi makna makna mendengar mampu menangkap suara Allah mampu menangkap suara kita juga mampu menangkap suara dalam hal itunya makna mendengarnya sama tapi hakikat Bagaimana kaifiat mendengarnya beda cara kita kita tahu begini harus ada telinga harus ada gendang-gendangan harus ada apa lagi lah saya nggak tahu isinya para dokter Kalau binatang lain lagi cara mendengarnya ya nggak beda kita dengan binatang cara mendengarnya beda apalagi dengan Allah Allah cara mendengarnya cara melihatnya hakikat mendengar hakikat melihat dan seluruh sifat berbeda dengan makhluk lain melihat mana melihatlah mampu menangkap cahaya kalau Gelap nggak ada cahaya kita hanya bisa lihat itu makna melihat tapi bagaimana cara melihatnya kita dengan binatang aja beda apalagi dengan Allah itu tidak ada yang menyerupai dalam hal sifat bukan maknanya bukan makna dari sifat itu tapi hakikat dan kaifiat cara tentang sifat itu Allah istighfar di atas Aras mohon istiwa di atas pangkalan dalam Alquran Allah menyatakan gazar in akhrajaruk jadi pohon itu mengeluarkan tunas tunas itu menumbuhkan batang-batang itu tumbuh semakin kuat di atas pangkalnya pohon istiwa yang Listrik istiwa kita manusia juga bisa istilah-istilah itu tegak Allah istighfar tapi beda istilahnya makna istilahnya sama nya hakikat istiwanya beda sama dengan mendengar sama dengan melihat sama dengan istilah sama dengan nuzul Allah turun dari arah ke langit dunia bagaimana turunnya begitulah memahami asma dan sifat Allah jadi dalam mentauhidkan Allah seluruh Rasul sama intinya semua nabi menyatakan sembahlah oleh kalian Allah tidak ada sesembahan yang hak bagi kalian selain dia semua Rasul menyuruh demikian itu dakwah inti para nabi para rasul Allah mengajak kepada tauhidullah Adapun syariat mana yang wajib mana yang sunnah mana yang mubah mana yang haram mana yang halal itu berbeda-beda kadang dahulu diperintahkan sekarang dilarang dahulu diperintahkan kalau mau menghormat sujud seperti sujudnya para malaikat kepada Adam seperti sejujurnya Nabi Yusuf dan anak-anaknya kepada Nabi Yakub sepertinya saudara-saudara Yusuf kepada Yusuf dalam rangka menghormati dulu zaman Nabi Musa kalau berdosa mau tobat bunuh diri kepada Allah bunuh diri kalian itu syariat sekarang tidak boleh kalau tobat bunuh diri nambah dosanya dan dosa yang ditobatinya tidak terhapus salah secara tobat syariat para nabi berbeda tapi inti dakwahnya sama itu mengajak kepada tauhidullah mengesakan Allah dalam tiga hal tadi dalam hal rububiyah uluhiyah dan Asmaul sifat inilah cakupan pertama dari iman kepada para rasul itu meyakini bahwa Allah mengutus satu Rasul kepada satu kaum ya mengajak kepada tauhid Allah dan syariatnya berbeda-beda ini poin pertama meyakini bahwa para rasul itu adalah pemberi Hidayah kepada makhluk tapi bentuk hidayahnya Hidayah dakwah Irsyad dan dilalah dalam bentuk dakwah mengajak dalam bentuk Irsyad memberi bimbingan memberikan tuntunan dalam bentuk memberikan penjelasan penerangan pencerahan ilmu ilmu adalah hidayah karena berisi petunjuk secara bahasa hidayahkan petunjuk para nabi para rasul semua telah memberikan Hidayah dalam bentuk memberi petunjuk penjelasan berupa ilmu yang didakwahkan maka seluruh Rasul adalah Pemberi Petunjuk Allah berfirman dalam Alquran surah arradu ayat 7 walikulli engkau ini Hai Muhammad hanya seorang pemberi peringatan dan setiap kaum ada Pemberi Petunjuk hadits itu yang memberikan petunjuk yaitu para rasul dalam Alquran surah asy-syura ayat 52 dan 53 Allah berfirman innaka La tahdi Ila siroti Mustaqim sirotillah Sesungguhnya engkau hai Muhammad haram dibaca panjang maka lihat salah tajwid lanya harusnya dibalas pendek kalau dibaca panjang artinya terbalik bener-bener disebut lamtokid benar-benar memberi hidayah itu ke jalan yang lurus itu jalan Allah yang dimaksud memberi petunjuk di sini adalah memberi penjelasan penerangan engkau tidak memberi petunjuk di sana disebut laknafi kalau dibaca panjang nya berupa penjelasan ilmu Nah itulah yang menjadi alasan para rasul disebut Huda hudat jamak dari hadits itu Pemberi Petunjuk memberi Hidayah tapi hidayahnya berupa ilmu berupa penjelasan Adapun bentuk Hidayah yang kedua disebut Hidayah Taufik ada Hidayah Irsyad berupa ilmu penjelasan kalau Hidayah Taufik berupa dua hal pertama keinginan untuk beramal atau beribadah kedua kemampuan untuk melakukan keinginan ibadah ada ada keinginan ada kemampuan maka kita akan beramal Kenapa kita datang pertama ingin kedua mampu dari segala segi mempunyai waktu luang kesehatan finansial ada ongkos yang untuk ke sini gitu mampu maka karena ada keinginan dan kemampuan kita ke sini Siapa yang memberi keinginan Allah Siapa yang memberi kekuatan kemampuan untuk ke sini juga Allah semua dari Allah banyak orang mampu ke sini tapi nggak ada keinginan tidak diberi keinginan itu oleh Allah ada orang punya keinginan tapi nggak mampu mungkin sakit mungkin ada kesibukan lain mungkin terlalu jauh mungkin ada unsur lain tidak diberi kemampuan oleh hal-hal yang diberi keinginan kita yang hadir dua-duanya diberi beri keinginan BC hadirilah kajian di Masjid Al Ukhuwah Bandung materi ini dan seterusnya ingin Siapa yang memberikan Allah bukan ujug-ujug kita ini ada ini saya belum ada keinginan sebentar saya menemukan dulu memunculkan keinginan dalam diri saya bahasa Sunda kalian tidak akan punya keinginan Allah yang menghendaki kalian punya keinginan Allah yang kasih ini unsur Hidayah Taufik yang pertama kedua diberi kemampuan tidak ada daya upaya kemampuan kita dari Allah Keinginan kita begitulah cara Allah memberi Hidayah nah Hidayah Taufik ini disebut Taufik berpadunya antara keinginan dan kemampuan tauhidbah menyatu dua-duanya diberi oleh Allah para nabi para malaikat nggak bisa ngasih Hidayah Taufik nggak bisa Makanya jangan heran apabila di antara para nabi orang terdekatnya penentang dakwah nabi tersebut Nabi Ibrahim tukang memberantas patung ayahnya tukang bikin batu Nabi Musa musuh besarnya Ayah angkatnya siapa si Firaun termasuk nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam penentang penentang dakwahnya tokoh-tokoh penentang itu ada diantara mereka adalah kerabat terdekat paman-paman [Musik] Abu Jahal Abu Lahab itu pamannya Abu Thalib itu pamannya nggak bisa diberi hidayah berupa dakwah sudah tapi hidayah Taufik Allah yang kasih tidak heran seperti itu Nabi Nuh istrinya anaknya ingkar Nabi Luth istrinya simbol icon kekafiran yang diabadikan oleh Alquran [Musik] Allah memberikan perumpamaan kepada kalian tentang orang-orang kafir itu istrinya Nabi Nuh dan istri Nabi lupa dua-duanya di bawah kekuasaan dua hamba kami yang sholeh tapi dua-duanya khianat orang terdekat dari nabi Nuh dan Nabi Luth yaitu istrinya nggak bisa diberi hidayah Taufik di tangan Allah para nabi dan orang biasa termasuk kita bisa dan harus menyampaikan Hidayah Irsyad wadillalah berupa ilmu tapi maka Allah berfirman dalam Alquran surah al-qasas 56 in naga di mayasa Sesungguhnya engkau hai Muhammad tidak bisa memberikan Hidayah Man ahbabta kepada orang yang engkau cintai tapi Allah memberikan Hidayah kepada siapa yang nikah lagi di ayat tadi di surah asy-syura ayat 52 53 mengatakan engkau hai Muhammad memberi Hidayah ke jalan yang lurus di alqasas ini mengatakan engkau tidak bisa memberi Hidayah seolah-olah bertolak belakang nggak bertolak belakang jadi hidayahnya beda engkau memberi Hidayah ke jalan yang lurus hidayahnya berupa ilmu berupa dakwah berupa penjelasan pencerahan Kalau engkau tidak bisa memberi Hidayah kepada orang yang kau cintai maksudnya Hidayah Taufik di tangan Allah Subhanahu Wa Ta’ala para nabi tidak apalagi kita Andai kita bisa memberi Hidayah niscaya semua yang kita dakwahi beri Hidayah seperti yang kita miliki kalau itu bisa dishare bisa dibagi berawal dari keluarga terdekat kita pasangan hidup kita anak kita orang tua kita adik kakak diberilah Hidayah berupa Hidayah tapi kalau bisa kita nggak bisa para nabi pun tidak bisa Nah jadi wajib diyakini para rasul Huda para pemberi Hidayah tapi sebatas Hidayah [Musik] karena itu para nabi pun tidak bisa menjamin surga atas umatnya kalau ada para sahabat yang sudah dijamin masuk surga bukan Nabi Shallallahu alaihi wasallam yang menentukan tapi Allah Diberitahukan kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam di surga Siano Ahli Surga para Khulafaur Rasyidin jelas semua Ahli Surga berdasarkan wahyu Allah bukan kehendak Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bukan bukan pribadi beliau beliau mah jangankan memastikan umatnya ke surga memberi Hidayah Taufik Aja kepada kerabatnya enggak bisa hanya bisa memberi Hidayah ilmu Hidayah Irsyad Hidayah dakwah Ya sudah dilakukan tapi hasil akhir Hidayah Taufik berada di tangan Allah Azza wa Jalla inilah poin kedua dari iman kepada para rasul itu mengimani seluruh Rasul adalah para pemberi Hidayah tapi hidayah berupa ilmu berupa penjelasan ketiga wajib diyakini seluruh Rasul tidak pernah dusta tidak pernah bohong dan wajib dipercaya mereka manusia tertakwa pada zamannya terbaik pada zamannya Allah nggak akan salah pilih kok ada satu Rasul diutus padahal ada yang lebih baik nggak manusia terbaik pada zamannya lalu para rasul ditunjang dengan aspek penunjang memperkuat kerasulannya kadang dengan kita kadang dengan mukjizat mukjizatnya nggak bisa terjangkau diterangkan oleh akal manusia nggak rasional nggak logis tapi realistis makna realistis terbukti dalam kehidupan Bagaimana nabiyullah Musa alaihissalatu Wassalam bisa membelah laut dan kemudian terbentuk jalan nggak bisa diterangkan sampai kapanpun dengan akal manusia Oh bisa itu pas dipukulkan ada meteor lewat laut terbelah Makin gak masuk akal kecepatan meteor lewat itu bisa dikejar oleh lari manusia ada lagi yang menafsirkan yang dimaksud kelautan di akal-akal itu lautan saat itu membeku Nabi Musa disuruh mengumpulkan tongkat-tongkatnya memilih mana es yang bisa dipijak Mana yang tidak semakin ya masuk akal di akal-akali semakin nggak masuk akal semakin bisa dibantah secara mudah dengan akal juga intinya itu mah mukjizat nggak bisa dicerna oleh makna mukjizat berasal dari kata yang melemahkan semua hujjah semua kelebihan orang kafir dilemahkan oleh mukjizat ini ketika umpamanya Firaun memiliki tukang-tukang sihir yang hebat Nabi Musa dikasih mukjizat yang bisa melemahkan semua sihir itu mendukung status kerasulan beliau Nabi Isa di zaman Nabi Isa yang di agung-agungkan adalah kemampuan untuk mengobati Nabi Isa itu kedokteran berkembang dan orang bangga dengan kemampuan untuk menyembuhkan penyakit mengobati Nabi Isa dikasih mukjizat yang bisa mengalahkan semua itu semua penyakit bisa disembuhkan walaupun penyakit bawaan bahkan diambil Segenggam tanah di emple-emplek dibentuk burung Wah ditiup geleber jadi burung beneran gak ada manusia lain yang bisa begitu bahkan orang yang sudah mati dikuburkan bisa disuruh keluar lagi hidup lagi Kemudian menceritakan kisah Masa Lalu setelah itu kembali itu nggak bisa dicerna oleh akar itu mendukung status beliau sebagai seorang rasul termasuk nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam memiliki banyak mukjizat yang luar biasa jadi wajib diyakini mereka orang-orang terbaik pada zamannya orang tertawa pada zamannya ditunjang oleh adanya mukjizat atau termasuk kita dan mereka sudah menyampaikan seluruh amanah yang Allah sampaikan tidak ada suatupun satu huruf pun yang disembunyikan tidak dirubah tidak ditambah tidak dikurang walaupun satu huruf tambahan yang berasal dari diri mereka nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam diancam tuh kalau nambah-nambah ajaran tanpa firman Allah wahyu Allah mati itu diputus urat lehernya ancaman Allah kepada beliau kita bisa lihat dalam surah Al Haqqah ayat 64-68 Seandainya dia yaitu Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam mengada-ada ngarang-ngarang sebagian perkataan atas nama kami dari pikiran pribadinya dia aku Wahyu dari Allah kami akan pegang dia dengan tangan kanan kami akan putuskan urat lehernya seketika itu juga nggak ada seorangpun Diantara Kalian yang bisa menolong menyelamatkan dia dari pemutusan aurat ancaman kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam tidak ada yang disamarkan tidak ada yang ditambah dikurang semua tersampaikan seadanya Allah nggak akan salah pilih orang nggak ada Rasul atau nabi yang khianat makanya aneh apabila ada sekelompok orang yang mengklaim diri muslim menyatakan Malaikat Jibril salah ngasih Wahyu harusnya ke Ali ini ke Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam bisa sah kalau salah masa dibiarkan oleh Allah jadi wajib untuk kita yakini seluruh nabi jujur amanah menyampaikan seluruh yang harus disampaikan tanpa disembunyikan walaupun hanya satu huruf tanpa dikurangi tanpa ditambah tanpa dirubah ini poin yang ketiga diantara cakupan dari iman kepada para Rasul adalah muhammadan Shallallahu Alaihi Wasallam Allah telah menjadikan Ibrahim sebagai Khalil dan Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam juga sebagai hanya ada dua khalilullah khalilurrahman Ibrahim dan Muhammad shalatu wasallam selain beliau berdua tidak ada lagi yang diberi diangkat menjadi Khalil bagi Allah Apa makna Kholil yang ter paling dicintai dua nabi Ibrahim dan nabi Muhammad SAW Dan Allah telah berbicara kepada Nabi Musa secara langsung Allah berfirman wakallah Allah telah berbicara kepada Nabi Musa secara langsung Apakah dengan suara ya dengan suara Nabi Musa mendengar Ya iyalah mendengar makanya bicara dan dialog selain Nabi Musa tidak ada termasuk nabi kita Muhammad SAW tidak berbicara secara langsung dengan Allah Azza wa Jalla Nabi Musa ya berbicara ya Dan Allah telah mengangkat Nabi Idris ke tempat yang tinggi dan meyakini juga wajib kita ini Isa itu hamba Allah bukan anak Allah Isa adalah hamba Allah dan utusan Allah serta kalimah Allah yang Allah lemparkan kepada Maria Kenapa Nabi Isa disebut dengan kalimat Allah sebab Nabi Isa tercipta dengan kalimah Kun Jadilah kamu maka jadilah maka disebut kalimat kepada rahim ibunda [Musik] kamu akan jadi kemudian berkembang secara normal tumbuh di dalam perut ibundanya dari janin terus menjadi bayi lahir normal satu-satunya keluar biasa Nabi Isa hanya tidak dihasilkan melalui pernikahan persetubuhan itu tercipta dengan kalimah Allah tapi proses dikandungnya dilahirkannya normal seperti biasa ada nggak yang lebih hebat dari Nabi Isa dalam proses kelahiran ada Nabi Adam tanpa ayah dan ibu diciptakan langsung dengan tangan Allah Alhamdulillah enggak ada satupun manusia makhluk yang menganggap Nabi Adam sebagai anak Allah nggak ada proses kejadiannya jauh lebih hebat daripada Nabi Isa tapi Nabi Isa diklaim sebagai anak Allah bahwa ada ibunya perawan suci anaknya bapaknya pasti Allah kan gitu entah logika apa yang ada lagi selain Isa yang dianggap Anak Allah ada uzair lebih ringan lagi alasannya gembira gembira itu apa nggak seberapa nah Allah jelaskan dalam surah al-baqarah tentang orang ya yang melewati satu daerah yang gersang mati nggak ada kehidupan orang ini berkata Bagaimana Allah menghidupkan kembali orang-orang yang sudah mati selamat tahun Allah Matikan dia selama 100 tahun ada keledai di sana membawa makanan gitu dan dia tuntun dibawa ke daerah gersang Allah Matikan dia 100 tahun dibangunkan lagi dalam keadaan utuh Kami lebih berapa lama kamu tidur diam ya lebih tidur paling setengah hari atau sehari Kamu sudah tidur 100 tahun sekarang lihat kedelai kedelai [Musik] keledai keledai nggak ada sudah musnah tinggal sebagian kecil dari tulang belulangnya dagingnya kulitnya darahnya terus sudah nggak ada 100 tahun bayangkan perhatikan Bagaimana kami menyusun kembali tulangnya setelah tersusun kemudian bermunculan daging dan darahnya Kemudian kami bungkus sampai akhirnya nah ini dalam bahasa Sunda setelah utuh berdiri hidup lagi dia Nah siapa orang ini itulah yang pernah hilang selama 100 tahun dicari kesana kemari Muncul lagi dalam kondisi yang sama ketika dia ngilang Wah ini pasti Anak Allah kalau begitu [Musik] sebagai anak Allah masih hebat karena kejadian Nabi Isa tapi lebih hebat lagi kejadian Nabi Adam tapi Adam mah nggak ada yang menganggap anak Allah ini dua mah dianggap Anak Allah keyakinan kaum muslimin Isa hamba Allah dan utusan Allah beliau orang terbaik pada zamannya maka dianggap diangkat sebagai utusan Allah dan Isa disebut ruh Allah ruh dari Allah ini disalah pahami Oh di dalam jiwa Nabi Isa Darul Allah makanya layak disembah ini keliru yang dimaksud Nabi Isa ruh Allah ruh pemberian dari Allah bukan bagian dari diri Allah sama dengan Baitullah rumah Allah Apakah rumah ini bagian dari diri Allah bukan rumah Baitullah itu karena rumah itu milik Allah dari Allah tapi bukan bagian dari diri Allah kita hamba Abdullah hamba Allah apakah maksud hamba Allah itu bagian dari diri Allah bukan tapi hamba milik Allah diciptakan oleh Allah dikuasai oleh Allah tapi bukan bagian dari dia Sehingga dalam diri setiap hamba Allah tidak memiliki hak uluhiyah hak untuk disembah semua ini alam Jakarta makhluk Allah Apakah bagian dari Allah bukan tapi kenapa Ketika Nabi Isa disebut ruh Allah dianggap bagian dari diri Allah yang boleh disembah keliru ini disebut dalam bahasa Arab disebut idghofah munfasillah artinya kata lain tapi kedua kata ini bukan bagian satu kata bukan bagian dari kata lain terpisah seperti tadi Baitullah Abdullah Allah itu bukan bagian dari jauh disebut bagiannya seperti umpamanya tangan Allah Ya itu bagian dari diri Allah disebut ahli bahasa ulama sepakat Nabi Isa Allah itu maknanya Allah meniupkan ruh sebagai ciptaan Allah dan roh ini bukan bagian dari diri Allah tapi milik Allah Ciptaan Allah disebut ruh Allah ditiupkan kepada Nabi Isa dan kepada semua manusia-manusia setelah dibentuk janin Lalu Allah meniupkan ruh kepada setiap janin waktu janin berusia 4 tahun di dalam perut ibu 4 4 bulan 4 tahun gajah gitu 4 bulan ditiupkan oleh Allah semua makhluk termasuk kita tapi kenapa kita tidak disebut bagian dari diri Allah yang harus disamakan Nabi Isa disebut karena ruh Allah kemudian ditiupkan langsung oleh Allah dianggap Anak Allah dan boleh disembah keliru dalam memahami jadi Nabi Isa memiliki berapa sebutan pertama Abdullah hamba Allah kedua Rasulullah utusan Allah ketiga kalimatullah kalimah Allah yang keempatnya ruh Allah semua ini Baik hamba Allah utusan Allah kalimah Allah ruh Allah disebut idhofah munfasil bukan bagian dari diri Allah tapi bersumber dari Allah milik Allah dikuasai oleh Allah tapi bukan bagian dari diri Allah dan tidak memiliki hak uluhi hak untuk disembah tidak itulah poin yang keempat yaitu wajib meyakini Allah telah menjadikan Ibrahim sama Muhammad Alaihi sholatu wasallam sebagai Khalil Nabi Musa diajak langsung berbicara disebut kalimat kemudian Nabi Idris diangkat ke tempat yang tinggi Nabi Isa disebut dengan empat sebutan hamba Allah utusan Allah kalimah Allah dan roh Allah terakhir dari iman kepada para nabi para rasul poin kelima adalah Umar Iman bin Rasul beriman kepada para Rasul wajib beriman secara mujmal dalam perkara yang mujmal hanya diterangkan secara global secara umum tidak rinci wajib diyakini sesuai dengan penjelasannya yang global yang umum dan wajib diyakini secara rinci dalam perkara-perkara yang dirinci keterangannya tentang para rasul tersebut Contoh ada nama-nama dari para nabi yang oleh Allah disebut dalam Alquran ada nama Adam Nuh Idris Hun Soleh Ibrahim Ismail Ishak Yakub Yusuf lucu Zulkifli Daud Sulaiman Ayub dan seterusnya itu disebut semuanya oleh Alquran termasuk Isa termasuk nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam akan ada nama surat dalam Alquran surah Muhammad ada nama nabi yang dijadikan nama surat ada Nabi Yunus Yusuf ada Surah Ibrahim ada juga surah Nuh ada berapa Nabi yang namanya diabadikan sebagai nama surat itu wajib kita yakini secara rinci nama-nama itu ada Adapun nabi yang tidak disebut namanya tidak diceritakan oleh Alquran wajib kita imani secara mujma’ secara global ya Ada nama-nama nabi yang namanya tidak disebut kisahnya tidak tidak diceritakan dalam Alquran dalam surah an-nisa 164 Allah menyatakan ada beberapa rasul yang kami Ceritakan kisah mereka kepadamu ya Hai Muhammad dan ada juga para rasul yang tidak kami kisahkan ceritanya kepada engkau wahai Muhammad jadi ada tapi yang namanya tidak disebut tidak boleh diyakini sebagai nabi contoh ada suatu kan mungkin saja budak Sidharta Gautama juga nabi zaman dahulu sebelum munculnya Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam sudah muncul yang nama itu mungkin Ini masalah akidah masalah akidah nggak boleh didasarkan pada dugaan mungkin mungkin ya disebut nggak namanya dalam Quran atau hadis yang disebut nggak boleh diyakini mungkin ada penemu agama zoroaster ada agama Suro menyebar Agama agamanya zoroaster Mungkinkah itu dulunya adalah seorang nabi nggak boleh mungkin-mungkin Ada nggak Nas yang shahih Hadits Shahih atau ucapan para sahabat apalagi Alquran yang menyebut nama itu nggak jangan diyakini jadi yang namanya tidak disebut Jangan diyakini sebagai nabi utusan Allah yang namanya disebut wajib diyakini yang tidak disebut maka kita imani secara mujmal saja secara global ya inilah 5 poin cakupan iman kepada para rasul yang wajib diyakini satu diantara 5 poin ini tidak diyakini rusak keimanannya kepada para nabi para rasul tersebut ya Nah penjelasan iman kepada para Rasul ini belum selesai sebab kita belum membahas siapa rasul yang pertama ada yang disebut dengan Ulul Azmi yang Ulul Azmi ini diperselisihkan oleh para ulama mencapai 6 pendapat siapa saja dan seterusnya Insyaallah nanti akan kita Terangkan di pertemuan yang akan datang sekarang Cukup sampai di sini dan kita masih punya sisa waktu untuk bertanya jawab seperti biasa Besok hari Jumat kita hanya untuk pendengar dan pemirsa Rojak dan radio TV kepada Abu Luqman di studio Radio Rodja Cileungsi dipersilakan untuk memandu tanya jawab dengan pendengar dan pemirsa Wassalam silakan kami sampaikan kepada Ustadz Abu Haidar as Sundawi yang telah membimbing kita di kesempatan kajian edisi sore hari ini dan berikutnya kami undang Sahabat kalau jadi rumah silahkan anda dapat berpartisipasi dalam sesi tanya jawab Anda dapat mengirimkan pertanyaan melalui pesan Whatsapp di nomor 081989 6543 atau melalui line telepon di nomor 021 8236543 berikutnya kita angkat pertanyaan pertama di pesan Whatsapp dari hamba Allah di Majalengka ingin bertanya terkait dengan apa yang barusan Antum sampaikan Ustadz terkait mengimani nabi dan rasul yang ada di dalam alkitab Ustaz contohnya Nabi Daniel Samuel dan lain-lainnya apakah ini juga harus diimani ustadz dan Apa hukum belajar ilmu terkait agama orang lain Ustad mohon penjelasannya Bagaimana dengan nama-nama nabi yang disebut dalam kitab-kitab selain Alquran Apakah harus diyakini sumber agama kita hanya dua Alquran dan hadis yang shahih adapun kitab-kitab yang pernah Allah turunkan zaman dahulu seperti Zabur Taurat dan Injil kita yakini itu ada benar pada masanya tapi pertama Andai Sampai sekarang masih asli semua udah dimansuk semuanya sudah dihapus semuanya sudah diganti dengan Alquran yang jauh lebih lengkap kalau ada yang benar dari kitab-kitab terdahulu pasti Allah abadikan dalam Alquran yang keliru atau yang sudah tidak sesuai Allah ganti Iman suh dihapus Oleh karena itu nggak boleh mengikuti kitab agama lain walaupun kita yakin itu kitab Allah yang dahulu diturunkan kepada nabi di zamannya masing-masing termasuk informasi yang ada di dalamnya ya nggak boleh kita percayai jadi sumber kita al-qur’an dan hadis yang shahih berdasarkan hal itu Kalau ditemukan ada nama-nama nabi di dalam Kitab Injil aurat atau Zabur tidak boleh kita yakini itu sebagai nabi walaupun nabi zaman dahulu pada zamannya yang ajarannya tidak boleh lagi kita amalkan jangankan yang diragukan nabi yang diyakini seperti Nabi Isa ajarannya enggak boleh lagi kita pakai karena sudah ada nabi baru yang menyempurnakan ajaran Nabi sebelumnya ada kita baru yang menyempurnakan kitab sebelum cukup ikuti kitab terakhir yaitu Alquran seluruh isi kitab terdahulu yang benar dan baiknya yang aslinya sudah pasti ada di dalam Alquran yang tidak ada dalam Alquran berarti sudah tidak relevan lagi untuk kita amalkan Jadi tidak boleh kita meyakini nama-nama nabi yang disebut di dalam kitab-kitab sebelumnya karena ini menyangkut akidah dan Aqidah sumbernya hanya Quran atau hadis yang Shahih tentang hal tersebut wallahualam lagi Abu Lukman terkait pertanyaan kedua tampaknya belum dijawab terkait dengan mempelajari ilmu-ilmu agama lain mempelajari ilmu agama lain boleh dengan dua syarat syarat yang pertama ilmu tentang agama kita sudah harus wajib dikuasai terlebih dahulu dari seluruh aspeknya terutama aspek akidahnya aspek tauhidnya dan keyakinan kita tentang agama kita sudah kuat sudah kokoh tak bisa digoyahkan dalam arti kata kitanya sudah menjadi ulama Rabbani kita menguasai agar agama kita secara detail dan Mandala dan kita sudah meyakini dan mengaplikasikannya ini syarat pertama syarat kedua mempelajari agama lain itu untuk mengetahui kekeliruannya kesalahannya untuk dijadikan bahan mendakwahi orang yang meyakini agama yang salah tersebut bukan mempelajari untuk diyakini sama dengan mempelajari filsafat boleh boleh dengan dua syarat pertama ilmu kita tentang agama ini sudah mumpuni dan sudah diyakini di aplikasikan yang kedua mempelajari filsafat itu untuk menemukan kekeliruannya kesalahannya dibongkar boroknya untuk diterangkan ke umat tentang kesesatannya dan sampai tertipu ini jangan sampai Islam belum dikuasai secara benar baca filsafat baca agama lain akhirnya murtad dan banyak orang yang seperti itu Nah jadi kalau kita belum membeli dua syarat itu jangan coba pelajari agama kita dulu yang benar baru setelah mendalami yakin agama lain di keliru pasti salah berdasarkan keterangan dari agama kita gitu ya tapi nggak tahu di mana kekeliruannya kita pelajari Oh ini salahnya ditimbang dengan Quran sunnah Oh ini kelirunya ditimbang dengan Quran sunnah begitu nanti menjelaskannya ke orang gampang baik orang lain menyerang dengan kacamata agama lain kepada kita kita bisa bantah dan bisa kita balikkan semua tuduhan mereka tentang Islam yang menurut mereka salah konsep tentang hal itu dalam agama mereka jauh lebih salah apapun itu gitu ya Jadi boleh dipelajari agama dengan syarat tadi kalau satu diantara dua syaratnya atau bahkan belum terpenuhi jangan coba-coba agama kita secara baik secara benar secara mendalam maka itu seumur hidup kita juga waktunya mungkin nggak cukup untuk memahami secara keseluruhannya penjelasannya dan berikutnya kita angkat pertanyaan melalui line telepon kami persilahkan Iya silahkan wabarakatuh Dengan siapa di mana tentang masalah Isra Mi’raj di situ kan nabi bertemu langsung dengan Allah untuk menerima wahyu berupa surat yang 5 waktu diantara Ustadz yang saya ingin tanyakan apakah nabi Muhammad itu langsung melihat zat Allah atau ada penghalang usaha Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh diangkat ke langit bertanya apakah melihat Allah langsung atau tidak Gitu ya Iya Mungkin pertanyaan ini muncul karena adanya ucapan salah seorang Salaf di kalangan sahabatnya muawiyah bahwa nabi Alaihissalam melihat Allah tapi ini dibantah oleh Aisyah radhiyallahu anha dan oleh beberapa sahabat lain nggak benar jadi Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam tidak melihat Allah ketika Mi’raj dan tak ada makhluk yang bisa melihat Allah di dunia di dunia ya yang dilihat oleh Nabi Alaihissalam cahaya sehingga ditanya oleh oleh Aisyah yang berwarna-warni indah yang aku nggak tahu saking terpesona tajam ya matanya itu tidak pernah berkedip dan tidak pernah berpaling Allah terangkan dalam Alquran dalam surah an-najm Allah menyatakan walaqodro’ahuna Jannatul ma’i Basar Nabi SAW telah malaikat melihat malaikat Jibril dalam bentuk yang asli di kali yang lain Kapan di sidratul muntaha di samping sidratul muntah ada surga Mawa India ditutupi oleh sesuatu yang menutupinya Masako pandangan mata itu tidak berkedip tidak berpaling terpesona Indah luar biasa warna-warni Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam telah melihat tanda-tanda kebesaran Allah yang nyata ketika jadi nggak ada keterangan melihat Allah ada nggak nabi yang ingin melihat Allah minta Iya siapa Nabi Musa Alaihissalam kata Allah Kalau engkau mau melihatku lihat gunung itu aku akan menampakan diri di gunung itu dengan cara yang sesuai dengan keagungan dan kemuliaan Allah kalau Gunung itu tetap pada tempatnya kamu bisa melihat aku tapi apa yang terjadi film Mata jelek disebutkan ketika Allah mau menampakkan diri di gunung itu Gunung itu hancur berkeping-keping sampai Nabi Musa apa nggak ada yang mampu dalam hadis dikatakan bahwa Allah itu terhilang hijab terhalang hijab hijabnya dari saya seandainya hijab ini disingkapkan akan terbakarlah seluruh yang terjangkau oleh pandangan Allah Subhanahu Wa Ta’ala kalau hijabnya itu singkat ya maka tidak ada di dunia ini yang bisa melihat Allah Adapun di surga hanya Ahli Surga mereka bisa melihat Allah sebagaimana firman Allah wujud pada saat itu ada wajah-wajah yang sumringah bersahaja karena mereka bisa melihat kepada Allah itu hanya di surga Adapun penghuni neraka nggak bisa Allah menyatakan mereka pada hari itu terhalang dari melihat Allah akhirnya tidak bisa melihat Allah kata Imam Syafi’i rahimahullah kalau ayat ini menjelaskan orang ahli neraka nggak bisa melihat Allah menunjukkan Ahli Surga Di Surga bisa melihat Allah Semoga Allah memasukkan kita menjadi ahli surga yang bisa melihat wajah Allah di surga kelak ya Allah amin ya robbal Lukman penjelasannya dan berikutnya kembali pertanyaan melalui pesan Whatsapp Ustadz dari hamba Allah tidak disebutkan di mana ingin bertanya tentang kebenaran kisah Nabi uzer Ustad Apakah benar ada dan kisahnya yang dimana keledainya hancur tapi makanannya tidak hancur padahal sudah ratusan tahun Apakah benar Ustadz mohon penjelasannya Iya tadi dijelaskan ayat itu terdapat dalam surah al-baqarah itu setelah ayat Kursi ya setelah kisah nabi Ibrahim yang bertanya tentang Bagaimana engkau ya Allah menghidupkan kembali yang sudah mati terus oleh Allah disuruh menangkap empat ekor burung dijinakan saya itu di kulit sebarkan ke Beberapa gunung panggil lagi Kemudian dipanggil datang utuh Itu menjelaskan bahwa Allah maha kuasa untuk menghidupkan yang sudah mati terus ayat ini itu Alquran bukan hadis bukan kisah Israil itu Alquran ya ada dalam surah al-baqarah sekitar 260 sekian silakan dibuka Ya itu benar kisahnya dan Bukan Cerita fiktif terakhir Ya mulukman silahkan atas penjelasannya dan kembali pertanyaan terakhir melalui pesan Whatsapp Ustadz dari Rusmin di pare-pare Sulawesi Selatan saat ingin bertanya terkait dengan sebutan Yesus Ustad ya Apakah yang dimaksud itu adalah Nabi Isa sendiri dan pertanyaan lainnya terkait masalah ini apakah boleh meyakini tentang adanya nabi yang bernama Yesus Apakah Yesus Nabi Isa sebab sebagian pengikut agama yang menuhankan Yesus meyakini bukan berbeda dengan Nabi Isa tapi kalau dilihat kisahnya tempat kelahirannya proses kelahirannya Bagaimana cara menyebarkan agamanya yaitu sosok yang sama di waktu yang sama di tempat yang sama dengan nama yang berbeda kita menyebut Allah masih Ibnu Maryam Isa Almasih Ibnu Maryam mereka menyebut dengan Yesus Yesus atau bahasa kita Kristus atau kan begini ya apa Nah itu hanya julukan hanya sebutan hanya karena beliau diyakini disalib jadi melihat sosoknya kisah kelahirannya [Musik] ibundanya siapa sampai diklaim sebagai anak Allah ya di dalam pandangan dan keyakinan kita sosok tersebut yang mereka sebut dengan Yesus beliau manusia Mulia terbaik pada zamannya salah satu Ulul Azmi pilihan Allah Subhanahu Wa Ta’ala tapi bukan anak Allah wajib diyakini beliau orang sholeh wajib diagungkan dimuliakan tapi tidak sampai batas penyembahan bahkan keyakinan Anak Allah nggak boleh karena keyakinan kita Allah itu tidak melahirkan dan tidak dilahirkan tidak beranak dan tidak diperanakan nah ini keyakinan kita jadi melihat sosok Yesus dalam agama lain yang dianggap Anak Allah dari mulai akhirnya tempatnya waktunya ajaran yang disebarkannya ya itulah sosok nabi Isa alaihissalam dari agama kita walaupun umpamanya itu bukan sosok yang berbeda ya ya sama karena apa Karena sejarahnya sama ya mungkin sejarah sama tempat sama waktu sama ada dua sosok yang berbeda enggak ya ya itulah Yesus yang mereka yakini Anak Allah dalam peranan kita adalah nabi Allah Isa alaihissalatu Wassalam seorang hamba Allah Rasul Allah kalimah Allah dan roh Allah seperti yang diterangkan tadi cukup ya sampai di sini Insya Allah kita lanjut di hari Jumat yang akan datang Subhanallah rabbil alamin wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh kami ucapkan jazakallahu Khairan kepada Ustadz Abu Haidar as Sundawi hafizallahu ta’ala yang telah membimbing kita di kajian sore hari ini dalam membahas kita mukhtasar dan kami ucapkan pula jazakumullahu Khairan untuk Anda sahabat Loja dimanapun anda berada Semoga ilmu yang kita pelajari di kesempatan sore hari ini menjadi ilmu yang bermanfaat yang menambah keimanan dan menambah amal-amal Saleh kita mohon maaf atas segala kekurangan Sampai bertemu kembali di kajian-kajian mendatang wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *