bagi anda para pemirsa Roja TV yang telah kami hadirkan untuk Anda program acara kajian ilmiah secara langsung Rodja TV saluran dan kajian Islam [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] Haji Muhammadin Shallallahu Alaihi Wasallam [Musik] sebagian hadis dan tentu sebagai seorang muslim dan muslimah tidak boleh melepaskan bacaannya bacaan Quran dan hadis nabinya yang mulia Alaihissalam karena keduanya selama kita berpegang dengan keduanya maka selama itu juga kita tidak akan pernah tersesat tentunya dengan pemahamannya benar pemahaman yang baik kita akan memasuki hadis yang ke-25 dari hadis Arba’in dan saya tulis berbicara mengenai Manhaj dan akidah yang shahih hadis yang ke-25 dengan judul mendustakan hadis Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam judul ini bertolak belakang dengan judul pada hadis pertama hadis pertama dengan judul ancaman berdusta atau berbohong atas nama Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam atas nama Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam atau secara umum menyandarkan baik itu perkataan atau perbuatan kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam yang beliau tidak melakukan atau mengatakannya Maka itulah yang dimaksud dengan berbohong atau berdusta atas nama Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam yang dahulu dilakukan oleh para pemalsu hadis nabi Oleh karena itu beredarlah hadis-hadis palsu hadis-hadis maudhu mengatasnamakan nabi yang mulia Alaihissalam berlepas diri dari itu semua berbohong atas nama Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dan diancam oleh Beliau berbohong atas Namaku yakni mengatakan sesuatu atas nama beliau bahwa beliau bersabda demikian atau melakukan suatu perbuatan padahal tidak ini dengan sengaja dilakukan maka Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam mengambil tempat tinggalnya di neraka dipersilakan untuk mengambil tempat tinggalnya di neraka bagi mereka yang berbohong atas nama Rasulullah SAW yang sangat besar karena berbohong atas nama Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tidak sama dengan berbohong atas nama orang lain Mengapa karena berdusta atas nama Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam akan menjadikan sesuatu yang didustakan itu yang dibuat itu dibuat dengan cara berdusta bohong akan menjadi sebuah syariat yang diikuti oleh manusia sepanjang zaman sepanjang masa karena Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam adalah utusan Allah dan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam diikuti dan didengar jika seseorang mengatakan kalau rasulullahi Shallallahu Alaihi Wasallam Rasulullah SAW bersabda demikian padahal tidak dia berbohong maka itu akan menjadi sebuah syariat yang diikuti terus-menerus oleh manusia dan diucapkan dan diyakini padahal Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam tidak pernah bersabda seperti itu hubbul Wathon minal iman Antum tahu perkataan ini orang menyandarkan kepada nabi yang mulia salam padahal bukan hadis bukan sabda Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam tetapi manusia meyakini sebagai sabda rasulullah shallallahu alaihi wasallam terbentuklah menjadi sebuah keyakinan Begitu juga dengan hadis-hadis palsu yang lainnya yang begitu banyak [Musik] yang diyakini sebagiannya diamalkan dan disebarkan diperdengarkan kepada manusia padahal itu dusta atas nama Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dan kita tidak boleh membawakannya kecuali untuk memberitahukan kepalsuannya itu hadis atau hadis yang kedua hukum menyampaikan hadis palsu maudhu bahwa Alhamdulillah atau telah diketahui oleh ahlinya hadis itu palsu kemudian ia membawakan dan tidak bertanya dulu sembarangan maka kata Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam dia termasuk salah seorang dari para pendusta dalam sebagian lafal dalam salah satu lafal maka dia termasuk salah satu dari dua Pendusta pembohong yakni yang membuat Hadits palsu itu dan dia yang membawakannya ini yang kedua yang pertama tidak boleh kita membuat-buat perkataan dan menyandarkan kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam berarti kita berbohong atas nama Rasulullah SAW yang kedua kalau kita tidak tidak berdusta atas nama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tetapi kita membawakan hadis-hadis yang tidak sah hadis-hadis yang palsu kita pun termasuk orang yang berdusta atas nama Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam karena membantu kemungkaran yang besar Oleh karena itu yang ketiga kita harus hati-hati dalam membawakan hadis tidak boleh kita bawakan Apalagi kita amalkan kecuali yang telah sah datangnya dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menurut pemeriksaan ahlinya dan berjalan sesuai dengan kaidah-kaidah yang ada di dalam ilmu Hadis Bagaimana caranya pertama tentu kita harus mengetahui siapa yang meriwayatkan hadis tersebut hadis itu ada yang meriwayatkannya tidak beredar begitu saja kalau beredar begitu saja tidak diketahui maka sepakat para ulama ahli hadits mengatakan hadits tersebut tidak ada asal-usulnya [Tepuk tangan] tidak ada yang meriwayatkannya tidak ada sanadnya banyak sekali [Musik] perselisihan umatku itu merupakan rahmat ini hadis [Musik] atau hadits yang terkenal nanti di bulan Ramadan biasanya setiap bulan Ramadan diulang-ulang kami kembali dari peperangan yang kecil Perang Badar atau Perang Tabuk menuju perang yang besar yaitu perang melawan hawa nafsu inilah Assalamu tidak ada asal-usulnya maka pertama-tama setiap muslim dan muslimah harus mengetahui riwayat Siapa yang meriwayatkan hadis itu kalau dia mendengar hadits dari kawannya dari siapa saja dia bisa bertanya Kalau dia memungkinkan untuk bertanya siapa yang meriwayatkan hadis itu atau dia akan membawakannya dia harus tahu pertama siapa yang meriwayatkan hadis itu banyak riwayat catat saya Sebutkan yang sangat terkenal sehingga Antum tahu pertama yang masuk dalam kelompok kutubus sittah kitab yang enam pertama Bukhari hadis ini riwayat siapa riwayat Bukhari Bisa dicek bener nggak di Bukhari yang kedua muslim Al imam muslim ada di Shahih yang ketiga Abu Daud riwayat siapa riwayat Imam Abu Daud di kitab sunannya yang keempat riwayat yang kelima Al Imam di kitab sunannya yang terakhir keenam riwayat Imam Ibnu Majah itu para penulis hadits para perawi hadits mereka berjuang menghabiskan usia mereka untuk mencatat menulis hadis-hadis Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dengan sanadnya jalannya riwayat itu dia Bukhari atau muslim atau Abu Daud atau Tirmidzi atau annasai atau Ibnu Majah dari siapa dari syekhnya namanya siapa syaikhnya dari siapa terus itu sanad namanya sampai kepada sahabat sampai kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam tidak boleh membawakan hadis tidak ini diketahui siapa perawinya siapa itu baru 6 Terus lanjut sekarang di beberapa kitab musnad ada riwayat yang ketujuh Imam Ahmad lihat di kitab ustaznya yang kedap ke-8 riwayat al-humaidi di kitab ustadnya juga kita periwayat itu yang ke-9 riwayat Abuya musnadnya juga yang ke-10 riwayat Namanya Abu Daud yang pertama tadi yang ke-10 udah 10 kitab itu riwayatnya kemudian yang ke-11 ada riwayat dan Imam Malik di kitabnya kemudian yang ke-12 ada riwayat Al Imam Ibnu khuzaimah di Kitab Shahih kemudian yang ke-13 riwayat Imam Ibnu Hibban di kitab shahihnya ke-14 riwayat imamnya riwayat Imam Al Baihaqi di kitab sunannya itu yang ke-14 dan ke berapa ke-15 kemudian yang ke-16 riwayat di tiga kitabnya ada kitab mujam Kabir ada kitab Al Kautsar ada kitab mukjam Imam pencatat Hadits masih banyak lagi yang lainnya diketahui siapa perawinya begitu untuk apa karena kita berbicara mengenai nabi yang mulia Alaihissalam untuk menjaga ini tidak beredar begitu saja siapa perawinya Ustadz siapa perawi hadits itu dari mana mengambilnya begitu itu baru yang pertama tidak berhenti di situ yang kedua harus tahu hadis ini sah atau tidak tentu ini bagian ahlinya karena seseorang tidak boleh membawakan suatu hadis kecuali yang telah sah kalau dia belum tahu tidak boleh dia membawakannya Kenapa karena nanti terkena dengan dua buah hadis yang saya bawakan di awal dan hadis manhajjasah dua syarat itu orang mau membawakan hadis nabi yang mulia Alaihi sholatu Wassalam karena kita berbicara tentang sebaik-baik makhluk nabi yang mulia Alaihi salatu Wassalam dan menyandarkan Kepada beliau bukan kepada orang lain karena itu harus tetap sangat ketat ini yang dilalaikan oleh orang-orang yang berbicara tentang Din apalagi masyarakat umum mulai dari sekarang untuk diri sendiri Saya tidak membawakan hadis dia terima hadis kecuali ada riwayatnya untuk tahu sah dan tidaknya tanya kepada ahlinya [Musik] tidak boleh membawakan hadis kecuali mengetahui siapa perawinya dan yang kedua sah tidak sah atau tidak perkataan ini bahkan perkataan ulama dijadikan sebagai sama dengan perkataan nabi Shallallahu Alaihi Wasallam belum lagi karena kita hadits kita diterjemahkan itu kadang-kadang salah terjemahannya bahkan kadang-kadang orang bawakan terjemahan saja harus lihat dulu teks aslinya kan ini berbicara atas nama nabi yang mulia dahulu orang tidak boleh serampanan Khatib naik mimbar berkhotbah yang misalnya khutbah Jumat dia bawakan hadis tanpa riwayatnya bukan pujian yang ia dapat tapi hukuman dituntut dia untuk siapa perawinya itu Kakak Bersandar kepada nabi yang mulia Alaihissalam bukan kepada manusia yang selain beliau pada orang lain pada nabi Shallallahu Alaihi Wasallam hadis yang ke-25 sebaliknya orang menolak hadis yang shahih mendustakan hadis rasulullah shallallahu alaihi wasallam ada yang pertama yang tadi dari awal kita berbicara ini orang berdusta atas nama Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam yang akan membuat sebagai sebuah syariat yang diikuti oleh manusia sekarang hadis yang ke-25 itu menolak yang datang dari Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam didustakanlah didustakanlah Hadis Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berarti menafikan sebagian dari syariat kalau yang pertama membuat syariat yang tidak berasal dari Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam yang kedua ini menolak hadis rasulullah shallallahu alaihi wasallam padahal sebagian syariat sebagian keputusan hukum atau ketetapan atau Kabar atau berita dari nabi yang mulia Shallallahu Alaihi Wasallam ke 25 saya bacakan dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam [Musik] dia beliau bersabda sesungguhnya diberikan kepadaku Alkitab Alquran dan yang semisalnya bersamanya yakni diberikan juga Kepada beliau yang semisal Alquran para ulama sepakat mengatakan yaitu sunnah berarti yang diberikan kepada beliau Alquran dan Sunnah turun bersamanya menunjukkan kepada sunnah beliau hadits beliau Kemudian beliau melanjutkan sabdanya ada ketahuilah sudah dekat waktunya akan datang seorang yang gemuk badannya yang bersandar di atas peraduannya Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam menggambarkan bahwa orang ini malas duduk saja tidak mau menuntut ilmu perjalanan menuntut ilmu karena itu Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam sudah dekat akan datang seseorang yang gemuk badannya tidak tidak setiap orang yang gemuk badannya terkena enggak yang bersandar di peraduannya dia mengatakan hendaklah kamu memegang Quran ini saja Quran ini saja [Musik] maka apa-apa yang kamu dapati di dalam Alquran dari perkara yang halal maka halalkanlah iya dan apa-apa yang kamu dapati dalam Alquran dari perkara yang haram maka haramkanlah iya Ah ini menunjukkan orang ini menolak hadis atau sunnah nabi Shallallahu Alaihi Wasallam Kemudian beliau melanjutkan sabdanya ala ketahui [Musik] tidak halal bagi kamu keledai jinak keledai Kampung keledai yang dipelihara tidak halal dagingnya Tetapi kalau keledai liar halal di keledai jinak dipelihara kerja halal walaupun tidak juga halal bagi kamu setiap binatang yang bertaring dari binatang buas tentu yang bertaring itu selalu terkait dengan kepuasan setiap binatang yang bertaring dari binatang buas haram kita memakannya keduanya ini kan tidak tersebut di dalam Alquran pengharaman keduanya ini tidak tersebut di dalam Alquran akan tetapi nabi Shallallahu Alaihi Wasallam mengharamkan membantah orang tersebut yang mengatakan bahwa hendaklah kamu berpegang dengan Quran saja tidak dengan hadis maka Nabi Shallallahu alaihi wasallam menjelaskan bahwa di antara yang diharamkan bagimu yang tidak tersebut dalam Alquran satu persatunya tetapi tersebut secara asas dasar yaitu Allah memerintahkan untuk mentaatiku mentaati Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam mengambil apa yang beliau berikan dan menjauhi apa yang beliau Larang [Musik] Allah subhanahu wa ta’ala berfirman apa-apa yang Rasul berikan kepadamu Terimalah iya dan apa yang dia Larang kamu mengerjakannya maka jauhilah dan ayat-ayat yang memerintahkan untuk mentaati Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam dan ittiba mengikuti beliau banyak sekali puluhan ayat di dalam Alquran itu yang dikatakan ashlon dasar Tapi satu persatunya tentang pengharaman ini dan itu seperti pengharaman daging keledai jinak yang dipelihara dan setiap binatang yang bertaring dari binatang buas tidak ada di dalam Alquran ada di dalam sunnah beliau yang ada di dalam Alquran adalah perintah untuk mentaati beliau Oleh karena itu sebagian sahabat ketika mengatakan ini haram ini dilaknat oleh Rasulullah SAW seperti mentatol minta dia orang yang mentato orang yang minta ditato yang mencukur alisnya itu dilaknat perbuatan itu dan itu ada dalam kitabullah Maksudnya yang ada dalam kitabullah adalah perintah untuk mengikuti dan mentaati serta menerima segala yang datang dari nabi yang mulia Alaihi Salam diantaranya Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam melaknat perbuatan mentato diantaranya Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam mengharamkan setiap binatang bertaring dan buas dari binatang buas kemudian wala dan tidak dihalalkan juga bagi kamu barang temuan dari kafir mu’ahad adalah orang kafir yang tinggal di negeri mereka tetapi telah mengikat perjanjian dengan negeri atau negara Islam tidak halal bareng temuan mereka barang mereka yang hilang kemudian kita temukan tidak halal kita mengambilnya Illa ayasta kecuali pemiliknya tidak memerlukan lagi kau minta di satu kaum maka hendaklah kaum itu menjamu sebagai hak tetamu Apabila mereka tidak menjamunya tidak memberikan hak kepada tamu yang menjadi haknya hak tamu maka bagi kamu boleh ya dibolehkan mengambil seukuran haknya sebagai tetamu kemudian dalam [Musik] jadi hadis dikeluarkan oleh Imam Abu Daud dan itu lafaznya dan Imam Ahmad ya Abu Daud jadi saya berikan langsung nomornya nomor sekian supaya mudah orang memulangkannya juga di Ustaz Ahmad itu jus dan halaman ada juga nomor ya begitu atau diberitahukan kemudian dikatakan hadis ini Shahih dalam dalam lafaz yang lain ketahuilah Bukankah akan datang seseorang yang telah sampai kepadanya hadis dariku sedangkan dia bersandar di atas peraduannya lalu dia mengatakan bainana diantara kami dan kami Ada kitabullah cukup kitabullah saja cukup Alquran saja yakni tidak perlu kepada hadis tidak perlu kepada sunah sama wajahnya haram ini kata orang itu maka apa-apa yang kami dapati di dalam Alquran dari perkara yang halal kami akan menghalalkannya dan apa-apa yang kami dapati di dalam Alquran dari perkara yang haram Pasti Kami akan mengharamkannya tidak perlu sunnah tidak perlu para hadis cukup Quran saja [Musik] dalam lafal hadis yang sebelumnya orang itu mengatakan hendaklah kamu berpegang dengan Alquran saja [Musik] menunjukkan alangkah sempurnanya kejahilan orang ini karena kalau benar-benar dia berpegang dengan Quran saja alaikum Quran pasti dia akan berpegang dengan sunnah karena Alquran memerintahkan agar manusia berpegang dengan sunnah puluhan ayat memerintahkan untuk mentaati Rasul dia akan taat seseorang kepada rasul kecuali dia berpegang dengan sungguh-sungguh terhadap sunnahnya dan Sunnah sebagai penafsir Alquran Allah Subhanahu Wa Ta’ala turunkan Alquran agar dijelaskan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dan kami turunkan Alquran kepadamu Muhammad agar Engkau memberikan bayaran penjelasan kepada manusia apa yang Allah turunkan kepada mereka tujuannya apa memikirkan maknanya paham akan Alquran dengan adanya penjelasan dari rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam berdasarkan ayat ini tanpa sunnah seseorang tidak akan paham terhadap Alquran dengan pemahaman yang benar pemahaman yang baik Kasihan anak itu nangis coba ibunya Panggil ya ibunya bawa anaknya keluar Kasihan dia nangis-nangis terus Ayo bawa anaknya keluar supaya jangan mengganggu suruh suruh turun keluar bawa pulang bawa pulang anaknya Kasihan anak kecil sampai kaku begitu dia nangis iya coba panitia disuruh Ibu tadi suruh ke bawah keluar pulang diambil anaknya berarti kedudukan sunnah demikian besarnya menunjukkan bahwa paham ini Quran adalah dari orang-orang zindir munafik asal karena asal kesesatan itu munculnya kesesatan itu [Musik] dari sebagian kelompok-kelompok sesat Adakalanya kemunculannya disebabkan karena kemunafikan untuk merusak Islam dari dalam karena kalau sunnah sudah ditinggalkan dan hanya berpegang dengan Quran saja Berarti Qur’an tidak bisa diamalkan bagaimana orang mengamalkan salat di dalam Alquran hanya ada perintah mendirikan salat tetapi tidak diterangkan oleh satupun ayat Bagaimana cara mendirikan salat Nabilah shallallahu alaihi wasallam yang menjelaskannya dalam sunnah beliau sehingga hadis-hadis tentang salat menduduki rangking pertama terbanyak dari seluruh hadis-hadis Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam salat yang begitu beragam banyak dari salat wajib salat sunat macam-macam salat dari bagaimana caranya itu semuanya ada di dalam sunnah tidak ada dalam Alquran memerintahkan itu tadi Allah perintahkan itu agar engkau menjelaskan kepada manusia Alquran yang Allah turunkan kepada mereka supaya mereka Paham [Musik] supaya mereka memikirkan itu baru salah salat belum yang lainnya dan yang lainnya karena sunnah yang memberikan Bayan atau penjelasan dan menafsirkan serta menunjukkan Alquran tadi di dalam khutbatul Hajah saya membacakan sebuah hadisy kitabullah Shallallahu Alaihi Wasallam sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah kitabullah Alquran dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam menunjukkan bahwa Alquran ditunjuki oleh sunnah berarti ini paham ini pengingkaran terhadap sunnah muncul terbit atau berasal dari kezindikan dari kemunafikan yang tujuannya untuk merusak Islam dari dalam karena kalau sunnah sudah tidak ada lagi tidak dipakai maka Alquran pun tidak bisa diamalkan dan Islam pun tidak bisa diamalkan tidak bisa didakwahkan kemudian Rasulullah SAW di akhir hadist halaman 66 di sini menegaskan dan sesungguhnya apa-apa yang rasulullahi Shallallahu Alaihi Wasallam mengharamkan sebagaimana yang Allah haramkan sebagaimana yang Allah haramkan sama [Musik] dalam lafaz yang lain saya Terangkan riwayatnya ya dikeluarkan oleh Fulan Antum bisa membacanya [Musik] sudah dekat waktunya akan datang seseorang yang bersandar di atas peraduannya lalu diceritakan kepadanya sebuah hadis dari hadisku ada hadis dari Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam maka orang itu dengan Sombongnya dan dia seorang yang sangat pemalas tidak pernah menuntut ilmu dia mengatakan bainana diantara kamu dan kami di antara kami dan kami hanya Ada kitabullah maka apa-apa yang kami dapati dalam Alquran dari perkara-perkara yang halal niscaya kami akan menghalalkannya dan apa-apa yang kami dapati dalam Alquran dari perkara-perkara yang haram Pasti Kami akan mengharamkannya maka Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam membantahnya ala ketahui [Musik] ketahuilah sesungguhnya apa-apa yang Rasulullah SAW mengharamkan sama dengan apa-apa yang Allah haramkan karena Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam diberi hak untuk menghalalkan dan mengharamkan oleh Allah tabaraka wa ta’ala sepeninggal Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam muncullah kelompok ini para pengingkaran sunnah dari satu masa ke masa yang lain sampai pada masa kita mereka hanya berpegang dengan Alquran tapi sebetulnya mereka juga tidak berpegang dengan Alquran karena kalau saudara bertanya Bagaimana cara salat kita menurut Alquran mereka tidak bisa menjawab akhirnya mereka pun tidak salat dan seterusnya itu kelompok pengingkaran sunnah secara mutlak rahimahullah menjelaskan [Musik] bahwa telah terjadi ijma ulama akan kufurnya [Musik] orang yang mengingkari hadis atau sunnah secara mutlak Hijriyah ijma ulama Islam Siapa saja yang mengingkari menolak sunnah nabi Shallallahu Alaihi Wasallam keberadaan sunnah kehujjahan sunnah sebagai dasar hukum Islam yang kedua setelah Alquran dan ditolak secara keseluruhannya maka dia kafir setelah ditegakkan hujjah diberitahukan itu telah terjadi ijma ratusan tahun yang lalu para ulama Karena munculnya kelompok ini dan jelas kelompok ini dari kaum sendiri dan dari masa ke masa para ulama membantahnya ada lagi kelompok kedua yang tidak menolak sunnah secara keseluruhan tapi penolakannya terhadap sunnah sebagian besar atau sebagiannya mereka tidak memakai hadis kecuali Hadis Mutawatir hadis Ahad tidak ini dari firqoh-firqoh sesat seperti mu’tazilah dan khawarij atau sebagian dari mereka ini jelas kesesatannya karena hadis wajib diterima apabila hadits itu telah sah datangnya dari Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam menurut pemeriksaan ahlinya [Musik] dan berjalan sesuai dengan kaidah-kaidah yang telah ditetapkan ulama dan ulama hadis untuk menentukan hadis tersebut sah atau tidak apabila maka wajib diterima Apakah hadits itu Mutawatir yang diriwayatkan oleh banyak orang seperti hadis pertama dari kitab ini dan itu Mutawatir banyak sekali sahabat yang meriwayatkannya atau hadis yang hanya satu orang yang meriwayatkannya seperti hadis Innamal A’malu binniyat atau Hanya dua tiga orang yang meriwayatkannya seperti hadis kedua di kitab ini hadisin tiga orang yang meriwayatkannya berapa saja orang yang meriwayatkannya apabila telah sah hadis itu maka wajib diterima hanya ahli bidah sesatlah yang menolaknya hanya Hadis Mutawatir saja kemudian kelompok yang ketiga yang hanya berpegang untuk aqidah mereka membagi untuk akidah harus datang dari Hadis Mutawatir Sedangkan untuk Ahkam hukum padahal hukum dan Aqidah selalu ada kaitannya boleh datang dari hadis Ahad hadits Ahad itu hadis yang hanya diriwayatkan oleh satu orang atau dua orang atau tiga orang Hadits mutawatir hadis yang diriwayatkan oleh banyak orang ini kelompok sesat dari mu’tazilah yang dahulu dan muktazilah yang sekarang untuk hukum untuk akidah tidak boleh diambil kecuali jadi Hadis Mutawatir Padahal mereka sendiri tidak tahu mana yang Mutawatir mana yang tidak Mutawatir saya ambil contohnya mereka Menolak adanya azab dan nikmat kubur azab dan nikmat kubur padahal azab kubur itu padahal hadis mengenai azab dan nikmat kubur begitu banyak hadis-hadisnya menunjukkan bahwa mereka jahil terhadap ilmu yang mulia ini yaitu ilmu hadits kelompok keempat yang menolak hadis Dengan mengatakan bertentangan dengan ayat Alquran padahal tidak ada hati yang melawan yang menyelisihi ayat al-qur’an nggak ada selama hadis itu pertama Shahih dan yang kedua belum dihapus hukumnya belum dimansuh tidak ada Tiada Satupun hadits Nabi Shallallahu alaihi wasallam yang dinyatakan oleh para imam atau sebagian dari mereka dari para imam ahli hadis yang menyelisihi Alquran nggak ada karena kedua-duanya adalah wahyu Alquran Wahyu lafaz dan maknanya dari Allah tidak boleh diubah dan keduanya mukjizat dan membacanya hurufnya diberi pahala hadis juga Wahyu dari Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam tidak seperti Alquran hadis boleh diriwayatkan secara makna dengan lafaz yang berbeda sebagaimana firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang menjelaskan bahwa hadis itu sunnah itu Wahyu itu Allah subhanahu wa ta’ala berfirman dan dia Muhammad tidak berbicara dengan hawa nafsunya tidak ada ia melainkan Wahyu yang diwahyukan kepadanya tidak mungkin terjadi kontradiksi bertentangan berlawanan syariat ini untuk berjalan bersama serasi sebagaimana alam semesta tidak Saling bertabrakan satu dengan yang lain Allah hanya satu syariat ini turun dari tidak mungkin terjadi pertentangan satu dengan yang lainnya Allah subhanahu wa ta’ala berfirman [Musik] tidak akan mereka mau mentadaburkan Alquran kalau sekiranya Alquran itu bukan dari sisi Allah pastilah mereka akan mendapati di dalam Alquran itu [Musik] perselisihan yang sangat banyak 82 80 Quran [Musik] itu bukan dari sisi Allah pastilah mereka akan mendapati di dalam Alquran itu ikhtilafan menunjukkan syariat ini tidak saling bertentangan satu dengan yang lainnya Lalu bagaimana mereka bisa mengatakan bahwa hadis ini menyalahi Alquran [Musik] pemahaman mereka yang salah terhadap Alquran dan hadis dan hubungan antara Alquran dan hadis nabi yang mulia yang kelima kelompok yang datang menolak hadis-hadis dengan alasan tidak sesuai dengan zaman ini sesat dan mereka rata-rata bukan orang agama mereka terkena kerancuan dari musuh-musuh Islam diutus untuk seluruh umat manusia sepanjang zaman perbedaan beliau dengan para nabi dan rasul yang sebelum beliau karena itu sabdanya berlangsung terus tidak ada yang tidak sesuai kelompok kenaikan bahwa hadis-hadis Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bertentangan dengan ilmu pengetahuan ini jahil padahal sebagian dari para ilmuwan membenarkan apa yang Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam sabdakan karena Ia merupakan Wahyu akalnya yang tidak sampai akalnya yang singkat pendek belakangan sebagian ilmuwan yang mengatakan bahwa hadis atau sebagian hadis Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam tidak menyalahi bahkan bersesuaian bahkan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam lebih dahulu memberitahukan kepada manusia itulah beberapa kelompok dari mulai yang paling besar yang menolak hadis secara keseluruhan mutlak seperti yang ada di dalam hadis ini baik Ikhwan kita istirahat sejenak nanti kita lanjutkan lagi dari Hadis Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam [Musik] ia berkata Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda barangsiapa mengada-ngadakan hal yang baru dalam urusan agama kami ini yang bukan berasal darinya maka amalan tersebut tertolak dalam riwayat Muslim disebutkan Barang siapa melakukan suatu amalan yang bukan termasuk ajaran kami maka amalan tersebut tertolak [Musik] [Musik] Shallallahu Alaihi Wasallam [Musik] Ya Rasulullah [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] dari Abu Dzar radhiallahu Anhu bahwa beberapa orang dari sahabat Rasulullah SAW berkata Wahai Rasulullah orang-orang kaya telah pergi dengan membawa banyak pahala mereka salat sebagaimana kami sholat mereka berpuasa sebagaimana kami berpuasa dan mereka dapat bersedekah dengan kelebihan harta mereka beliau Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda Bukankah Allah telah menjadikan bagi kalian sesuatu yang dapat kalian sedekahkan Sesungguhnya setiap tasbih adalah sedekah setiap takdir adalah sedekah setiap Tahmid adalah sedekah setiap tahlil adalah sedekah mengajak kepada yang Ma’ruf adalah sedekah mencegah dari yang mungkar adalah sedekah dan dalam persetubuhan salah seorang diantara kalian dengan istrinya adalah mereka Mereka bertanya wahai Rasulullah Apakah salah seorang dari kami melampiaskan syahwatnya lalu ia mendapatkan pahala di dalamnya beliau Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda Bagaimana pendapat kalian seandainya ia melampiaskannya dalam hal yang diharamkan Bukankah ia berdosa maka demikian pula jika ia menyalurkannya pada hal yang halal maka ia memperoleh pahala Hadits Riwayat Muslim [Musik] Sallallahu Alaihi Wasallam [Musik] [Musik] dari Abi Musa Al Asy’ari Semoga Allah meridhoinya Sesungguhnya Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda seseorang akan bersama dengan orang yang dicintainya muttafaqun Alaihi [Musik] Rasul SAW [Musik] lillahi Shallallahu Alaihi Wasallam dari Ibnu Mas’ud semoga Allah meridhoi kepadanya Dia berkata seseorang pernah datang kepada Nabi Shallallahu alaihi wasallam dan bertanya kepada beliau Shallallahu Alaihi Wasallam Seraya berkata Wahai Rasulullah Bagaimana pendapatmu tentang seseorang yang mencintai sebuah kaum namun dia tidak bertemu dengan mereka Maka Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam menjawab seseorang bersama dengan yang dicintainya muttafaqun Alaihi Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam [Musik] [Musik] [Musik] Dari Abu Hurairah semoga Allah meridhoi kepadanya dari Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam beliau bersabda 7 golongan yang Allah akan naungi di bawah naungannya pada hari dimana tidak ada naungan kecuali naungan Allah yaitu imam yang adil pemuda yang tumbuh dalam beribadah kepada Allah seorang laki-laki yang hatinya terikat dengan masjid-masjid dua orang laki-laki yang saling mencintai karena Allah mereka berdua berkumpul karena Allah dan berpisah karena Allah seseorang yang diajak untuk berzina oleh seorang wanita yang berkedudukan dan cantik namun ia berkata Sesungguhnya aku takut kepada Allah seseorang yang bersedekah lalu ia sembunyikan hingga tangan kirinya tidak tahu apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya dan seseorang yang berdzikir mengingat Allah tatkala bersendirian hingga kedua matanya meneteskan air mata muttafaqun Alaihi [Musik] Shallallahu Alaihi Wasallam [Musik] Dari Abu Hurairah semoga Allah meridhoi kepadanya Dia berkata bersabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Sesungguhnya Allah ta’ala berfirman pada hari kiamat Dimanakah orang-orang yang saling mencintai karena keagunganku hari ini aku menaungi mereka dalam naunganku yang tidak ada naungan kecuali naunganku Hadits Riwayat Muslim [Musik] Shallallahu Alaihi Wasallam [Musik] saya muliakan kita lanjutkan hadis yang ke-26 dengan judul tidak keluar [Musik] dari Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam selain atau kecuali kebenaran di atas kebenaran saya bawakan sebuah hadis yang sangat terkenal di kalangan ahli hadits dan para pelajar hadis karena hadis-hadis itu ada yang dikenal secara umum oleh masyarakat kaum muslimin ada yang dikenal hanya di kalangan orang-orang tertentu diantaranya hadis ini sering dibicarakan di kalangan para pelajar hadis karena ia berkaitan dengan penulisan Hadits yang berkaitan secara umum yang menjadi Manhaj dan Aqidah kita sikap dan cara beragama kita serta keyakinan kita yang besar adalah bahwa Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam tidak keluar dari beliau melainkan kebenaran di atas kebenaran anak Abdullah radhiyallahu anhuma dari Abdullah radhiyallahu anhu bapak dan anak dua orang sahabat itu Abdullah dan bapaknya itu Amor Ibnul as Abdullah adalah salah seorang sahabat yang masuk dalam sahabat-sahabat yang banyak meriwayatkan hadis Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam diantara penyebabnya adalah beliau menulis setiap hadits yang disabdakan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam beliau pandai menulis kala Beliau berkata untuk Min rasulillahi Shallallahu Alaihi Wasallam Aku biasa menulis segala sesuatu yang aku dengar Iya dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam keinginanku adalah untuk menghafalnya menunjukkan bahwa penulisan hadits telah terjadi pada masa nabi yang mulia Alaihissalam atas pengetahuan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam dan beliau memerintahkannya serta beliau mentakrirnya menyetujuinya diantara yang menulis hadis-hadis beliau adalah Abdullah bin Ammar Ibnu lalu orang Quraisy yang sebagian dari mereka melarangku dan mereka berkata kepadaku Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menulis segala sesuatu yang kau mendengarnya dari Rasulullah mendengarnya padahal Rasulullah SAW seorang manusia yang dapat berbicara dalam keadaan marah dan senang jadi sebagian karena Abdullah dia ditegur oleh sebagian orang dan mereka mengatakan Apakah patut engkau menulis segala yang Kau dengar dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam padahal Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam manusia yang tentunya sebagai manusia dapat berbicara dalam keadaan marah juga dalam keadaan senang Abdullah berkata Lalu aku pun berhenti Shallallahu Alaihi Wasallam lalu yang demikian itu kejadian itu aku Terangkan kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dengan jari telunjuknya ke mulutnya [Musik] maka demi Allah yang jiwaku berada di tangannya tidak keluar dari sini dari mulut ini itulah hak melainkan kebenaran untuk jatuh karena lafal terakhir inilah saya bawakan hadis ini di kitab ini di kitab Arbain yang saya tulis yang berbicara secara khusus mengenai manhaj dan Aqidah kita meyakini sikap dan cara beragama kita meyakini kita meyakini bahwa tidak keluar dari nabi yang mulia Alaihissalam melainkan kebenaran di atas kebenaran sebagaimana sabda beliau kepada Abdullah radhiyallahu anhu bioma ladzinafsi R beliau beri isyarat dengan jari telunjuknya ke mulutnya Jadi tidak keluar dari sini ini menyetujui firman Allah tadi ya Muhammad tidak berbicara dengan hawa nafsunya melainkan tidaklah ia melainkan Wahyu yang diwahyukan kepadanya tidak ada yang dibicarakannya itu melainkan Wahyu yang diwahyukan kepadanya wahyu Alquran yang Allah turunkan kepadanya dan Wahyu dan hadis ini juga seperti yang saya Terangkan di awal menjelaskan adanya penulisan hadis pada masa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berarti keliru sebagian manusia sebagian orang sebagian peneliti yang mengatakan bahwa hadis baru ditulis Dua abad setelah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam wafat atau pada abad kedua ini terbantah oleh hadis ini yang menjelaskan bahwa penulisan Hadits telah ada pada masa Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam diantaranya oleh Abdullah bin Amr dan yang selain beliau beberapa sahabat menulis Bahkan dalam sebagian riwayat Abdullah mengatakan [Musik] [Musik] kami menulis bisa dilihat di kitab saya masalah ke-5 tentang adanya riwayat al-hadis dan penulisan Hadits Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tidak bisa membedakan antara penulisan hadits dengan pengumpulan hadis penulisan hadits atau sunnah telah terjadi sejak Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam hidup atas persetujuan beliau bahkan atas perintah beliau ini [Musik] walaupun aku manusia [Musik] tapi tidak keluar dariku melainkan kebenaran sambil beliau berisyarat ke mulutnya perintah perintah dari beliau ah menulislah para sahabat yang mampu menulis saat itu diantaranya Abdullah bin Amr Bin Auf sehingga ada kitabnya shahifahnya yang terkenal dengan saifah lembaran-lembaran yang benar dari catatan Abdullah bin Amr dari riwayat hadits beliau demikian juga Ali Bin Abi Thalib menulis dan sahabat lainnya radhiyallahu anhu Adapun pengumpulan hadis atas perintah-perintah resmi dari pemerintah itu terjadi di akhir abad pertama memasuki abad awal abad kedua Hijriyah yang memerintahkannya adalah khalifah yang mulia Umar bin Abdul Aziz memerintahkan pejabatnya yang memerintahkan ulama diantaranya Imam Ibnu Shihab atau Imam Zuhri untuk mengumpulkan hadis-hadis Rasulullah ini terjadi pendewanan pertama pengumpulan pertama resmi jadi pemerintah itu memang di akhir atau di awal abad kedua Hijriyah di akhir abad pertama dan awal abad kedua karena Umar bin Abdul Aziz hanya menjabat sebagai khalifah selama dua tahun setelah tahun 99 dan wafat tahun 101 Hijriyah berarti perintah itu di sekitar tahun itu akhir abad pertama atau awal abad kedua Hijriyah itu resmi dari pemerintah untuk mengumpulkan seluruh hadits yang ada yang telah dicatat oleh para ulama dicatat oleh sahabat ditulis oleh sahabat ditulis oleh tabiin dikumpulkanlah jadi sebuah kitab Adapun penulisan hadis di lembaran-lembaran terjadi pada masa Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam hidup kita bisa membedakannya antara penulisan dan pengumpulan hadis resmi dari pemerintah yang pertama penulisan hadits terjadi sudah terjadi pada masa Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam ada perintah nabi kepada Abdullah bin Amr Bin as [Musik] kemudian perintah nabi pada fathum Mekkah Ketika Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam berkhutbah maka salah seorang yang hadir namanya abusa minta kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam agar ditulis khutbah maka Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam kepada semua sahabat yang mampu menulis Tuliskanlah khutbahku tadi untuk itu perintah bendengan bentuk jamak tulis hadis beliau yang tadi beliau sabdakan dalam khutbah waktu Fathu Makkah itu terjadi pada tahun ke-8 Hijriyah Adapun jika dikatakan Bukankah ada riwayat dari imam muslim dan riwayat itu muslim Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam melarang menulis kecuali Alquran dijawab oleh ulama bahwa larangan tersebut telah dimansuk dihapus atau larangan tersebut adalah dalam satu mushaf ditulis Quran juga di sampingnya ditulis hadis takut bercampur kalau terpisah penulisannya tidak mengapa ada tafsiran dari beberapa ulama demikian Ikhwan sekalian karena kita dibatasi waktu dan saya beri kesempatan kepada Antum untuk bertanya bagi Antum yang ingin atau mau bertanya dalam permasalahan yang kita bahas atau masalah-masalah yang berkaitan dengan silahkan Alhamdulillah wassalatu wassalamu ala rasulillah Ali pertanyaan adalah Apakah boleh orang awam berdakwah di medsos seperti bikin konten menulis video dakwah sampai mana batasan dakwah bagi orang awam namanya juga orang awam maka tidak boleh berdakwah di manapun kan orang awam yang dakwah itu orang yang mengerti Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam memerintahkan para sahabat berlibur [Musik] sampaikan dariku meskipun saya yakni walaupun sejumlah walaupun sedikit perintahkan adalah sahabat dan sahabat telah di Tazkia oleh Allah sebagai orang-orang yang berilmu sebagai orang-orang yang berilmu dalam surat Allah Subhanahu Wa Ta’ala memuji para sahabat sebagai orang-orang yang [Musik] berilmu yaitu di dalam [Musik] surat Muhammad 16 dan diantara orang-orang munafik ada yang mendengarkanmu duduk di majelismu sehingga Apabila mereka telah keluar dari sisimu dari majelismu mereka orang-orang munafik itu berkata orang-orang yang diberi ilmu Siapa orang-orang yang diberi ilmu jawabnya adalah sahabat Allah Puji sahabat Allah namakan sahabat orang-orang yang diberi ilmu karena itu Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam memerintahkan berlibu Anni Walau Ayah bertebaranlah para sahabat di permukaan bumi ini setelah Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam wafat dalam hadis yang lain yang juga dikeluarkan Bukhari dan Muslim pada hajatan hari-hari terakhir Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam Karena setelah menunaikan ibadah haji 80 hari setelah itu Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam beliau bersabda kepada sekalian seluruh para sahabat karena hampir seluruh para sahabat hadir pada hajjatul Wada beliau orang yang hadir di antara kamu [Musik] menyampaikan kepada yang tidak hadir hendaklah orang yang hadir di antara kamu hari ini menyampaikan tabligh yang akan tabligh juga orang-orang yang berilmu sebagaimana sahabat dakwah kalau tidak maka akan terjadi kerusakan dan kekacauan di Medan dakwah seperti yang kita dengar dan saksikan pada hari ini dan salah satunya diwakili oleh penanya rusak padahal allah tidak perintah kecuali untuk menjaga dirinya dan keluarganya jangan Antum bermain di medsos dan di tempat lainnya dalam dakwah Islam kecuali untuk dirimu kemudian baru keluar dan orang yang menjadi tanggungan dan diam di tempat Diam seribu bahasa Jangan berbicara tentang dakwah islam karena ada orang-orang ahlinya yang akan berbicara [Tepuk tangan] sama juga dengan ilmu dunia ada orang-orang ahlinya yang tampil berbicara Apa mungkin saya hari ini berbicara tentang kedokteran maka hanya beberapa detik saja orang sudah bisa menyingkap kejahilan saya tentang ilmu itu setiap ilmu ada ahlinya biarkan ahlinya yang berbicara apalagi masalah dakwah yang demikian besar sahabat [Tepuk tangan] setiap hari berfatwa tidak hanya bisa dihitung dengan jari diantara sahabat yang terus-menerus berfatwa hitung punya hitung kira-kira 120-an dari yang terbanyak kemudian bawa motor dari ribuan sahabat semuanya adalah orang yang diberi ilmu oleh Allah tapi mereka takut persahabatan satu ditanya yang ditanya ini suruh temannya Antum aja yang jawab ini suruh temannya sini balik lagi ke dia begitu sahabat kita begitu mudahnya medsos yang tonton lebih dari ini kalau salah Bagaimana Antum berhadapan nanti dengan tidak boleh Dia belajar mengamalkan serahkan kepada dakwah Rasulullah dan memerintahkan nabinya yang mulia Shallallahu Alaihi Wasallam untuk terang-terangan pun Katakan Hai Muhammad jalanku yang lurus aku berdakwah mengajak manusia [Musik] atas apa ada basirotin atas dasar bashiro bashiro ilmu sekarang begitu banyak yang menundukkan dirinya mendudukkan dirinya sadar atau tidak sadar dia diganggu dan diajak oleh iblis untuk berbicara atas nama Allah tanpa ilmu berbicara tanpa ilmu benar saja disalahkan benar saja disalahkan benar Antum yang Antum sampaikan di medsos benar tapi antumnya salah kenapa disalahkan karena Antum bukan ahlinya dan Antum memasuki rumah tidak melalui pintunya Allah perintahkan rumah-rumah itu melalui pintunya Antum lewat loteng seperti pencuri salah apalagi salah benar tetap disalahkan di dalam Islam kalau berbicara tanpa ilmu benar itu tetap salah karena Antum bukan ahlinya harus ahlinya kalau ahlinya salah diberi pahala kalau bukan ahlinya benar dosa [Musik] Islam mendasari segala sesuatu dengan ilmu [Musik] Allah Subhanahu Wa Ta’ala Jangan kau ucapkan apa yang kau tidak memiliki ilmu tidak ada dasarnya Biarkanlah itu bagian para pelajar ilmiah yang benar-benar telah direkomendasikan oleh ahli ilmu aku bersama orang yang mengikutiku berdakwah mengajak manusia ke jalan Allah atas dasar ilmu tapi kalau antum sekedar bilang orang kawan ayo dong ikut ngaji ngaji sunnah itu nggak apa-apa itu juga mengajak antum berpahala yang ngaji sunnah nggak apa-apa itu juga mengajak orang Tapi kan yang dimaksud di sini kan apa buat konten dia tampil sekarang mudah orang di mana-mana tuh medsos berbahaya harus ilmu penanya belajar untuk penanya dan keluarga belajar datang ngaji sini amalkan tidak bermain di medsos Antum nanti diganggu diajak oleh syaiton untuk terus berbicara karena dosa terbesar manusia adalah berbicara atas nama Allah tanpa ilmu ya saya lanjutkan lagi pertanyaan lain panjang kalau ini bertanya mohon dijelaskan tentang kedudukan masjid yang boleh untuk berdagang di area masjid dan yang tidak boleh di masjid ini nggak boleh di sini dalam sampai di teras masjid juga masuk ya di luar sana sudah keluar tuh ada yang dagang di situ ya boleh itu bukan masjid sudah apa namanya yang tidak boleh di dalam masjid [Musik] kan hadisnya di mana masjid itu yang lagi dagang itu mesti Apa bukan kalau masjid Boleh dong tahiyatul masjid di situ itu bukan itu teras kalau teras masuk teras serambi Serambi di luar halaman itu boleh berdagang karena tidak masuk dalam bagian masjid Emang ada yang bingung Assalamualaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh Jika ada yang membawakan haji saya bertanya padanya Apakah hadits ini Shahih maka dijawab Syekh atau Imam Fulan tetapi nama yang disebutkan tidak saya kenal atau biasa beredar seperti Syekh Albani Ahmad Syakir dan lain-lain Bolehkah saya berpegang pada penghukuman Shahih atau Dhaif darinya sayang penanya tidak membawakan nama Imam atau Syekh karena yang mensahihkan ahli hadis itu puluhan ratusan banyak banyak barangkali salah satunya yang disebutkan tetapi Antum pun jangan bertanya kepada orang-orang yang tidak mengerti tentang sah dan sahihnya hadis bertanya itu tadi saya katakan kepada ahlinya bertanya kepada orang-orang seperti ini riwayat jadi hadis yang untuk membawakan riwayat siapa dari mana dari kitab apa Antum mengambilnya [Musik] itu dulu cukup jangan Antum tanyakan kepada orang-orang yang tidak ahlinya Shahih tidak Wah dia nanti jawab Gengsi apalagi kalau dalam mengamalkan sesuatu yang dia pertahankan amalan itu Shahih bedukan orang pada tempatnya masing-masing tanya bagi dia dari mana Antum dapat hadis ini dari guru Antum beruntung Dari mana di kitab Apa saya bisa mendapati hadis ini ya cukup itu nanti tentang sah tidaknya tanyakan kepada ahlinya nanti ahlinya memeriksa Imam siapa yang mensahihkannya karena banyak tidak hanya dua orang ini para imam yang terdahulu banyak Ustadz Apakah 16 Kitab Shahih salah Antum Saya tidak bilang 16 Kitab Shahih Kitab Hadis Riwayat para imam yang mengkhususkan hadis-hadis sahih Hanya dua Bukhari dan Muslim hadis-hadisnya umumnya dijamin sahih Bukhari muslim yang selebihnya bercampur antara Hadis Shahih hadis Hasan hadis Dhaif Bahkan dalam sebagiannya ada hadis yang sangat lemah Bahkan dalam satu dua kitab ada hadis yang maudu kecuali Bukhari dan Muslim yang disebut apakah memiliki hadits yang sama ada yang sama ada yang berbeda atau kitab ini melengkapi kitab-kitab yang lain ia saling melengkapi satu dengan yang lain Kitab Hadis itu ada yang bersamaan mereka meriwayatkannya ada yang bersamaan Tapi ada tambahan ada yang tidak sama dan begitulah memang kitab-kitab hadis Lalu bagaimana kita mempelajari dan mengamalkan bukan mengamalkan 16 kitab mengamalkan hadisnya saya Terangkan tadi untuk diketahui sebagai mukadimah bahwa hadis itu ada yang meriwayatkannya kalau antum mendapatkan hadis mendengar hadis dari seseorang Antum bisa bertanya siapa perawi Hadis ini Siapakah yang meriwayatkan hadis ini bukharikah atau muslim kah Abu Daud ke Ahmad ka Ibnu khuzaimah dan seterusnya diantaranya 16 kitab itu 16 imam yang meriwayatkan hadis itupun para imam tidak hanya memiliki satu kitab ada kitabnya banyak Bukhari ada kitab shahihnya ada kitab adabul mutlaknya ada kitab tariknya dan lain sebagainya ya itu sekedar karena hadis itu ada yang meriwayatkannya diantaranya 16 Imam itu masih di sana masih banyak lain lagi sehingga Antum tahu siapa perawinya di sini nah di 14 kitab itu selain Bukhari dan Muslim beredarlah hadis-hadis Ada yang shahih ada yang Hasan ada yang Dhaif perlu diperiksa dan dikaji ulang oleh orang-orang yang ahlinya Apakah benar hadis tentang Takbiratul Ihram tujuh kali dan 5 kali pada salat tidak ada yang mencapai derajat sahih tidak benar hadisnya Shahih saya sudah membahas ini dengan panjang lebar luas di kitab Al Masail jilid ke-10 penanya khususnya bisa merujuk ke sana Bagaimana jalannya riwayat tersebut yang Kesimpulannya adalah takdir tujuh kali selain Takbiratul Ihram pada rakaat pertama di salat Idul Fitri dan Adha dan lima kali takbir selain takbir bangkit dari sujud untuk berdiri lima kali sahih hadisnya yakni sah secara riwayat Apakah benar jika hadis Dhaif masih bisa dipakai jika isinya baik atau [Musik] berupa doa hadits dhaif namanya juga daif artinya lemah secara bahasa menurut istilah di dalamnya ada kelemahan dari orang yang meriwayatkannya bukan penulisnya ya penulisnya diantaranya 16 orang yang tadi dicatat penulis dari syekhnya dari syekhnya terus itu ada orang yang lemah tentu orang-orang yang ahlinya bersama para pelajar ya pengetahuan tidak boleh dipakai karena ia bersifat ne sedangkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pernah bersabda dalam hadits shahidul Bukhari dan Muslim iyyakum awaslah kamu dari sangka-sangka Karena sangka-sangka itulah seburuk-buruk oleh karena itu para imam khusus yang terdahulu tidak mengambil dan tidak memakai dan tidak mengamalkan kecuali hadis-hadis yang telah dilihat dari isi kalau hadis itu Dhaif maka ditinggalkan apalagi berkaitan dengan doa ini sudah ketetapan hukum begitu banyak hadis yang shahih yang tentu sampai habis umur kita belum lengkap kita mengamalkannya lihat saja di Bukhari dan Muslim ribuan hadis belum lagi kitab lainnya yang telah dinyatakan sah oleh ahlinya ada Sebagian ulama membolehkan mengamalkan hadis Dhaif tapi mereka membuat persyaratan yang sangat ketat yang tidak mungkin dapat tertunaikan kecuali oleh mereka yang membolehkan hadits dhaif tersebut dan orang-orang yang semisalnya yang ahli hadits syarat pertama hadis tersebut tidak boleh sangat dhaif berarti dhaifnya ringan sangat Dhaif tidak boleh apalagi Hadits palsu nggak boleh [Musik] itu syarat pertama dari ulama yang membolehkan mengamalkan hadis Dhaif berarti yang boleh hanya yang Dhaif ringan pertanyaannya Bagaimana seorang Ustaz dan dia bukan ahlinya seorang Khatib apalagi orang umum kebanyakan mengetahui dapat mendudukkan ini hadis yang ringan lemahnya ini yang berat lemahnya ini yang maudu jawabannya mustahil bukan tidak mungkin lagi mustahil karena bukan ahlinya karena tidak sebanding dengan imam-imam yang membolehkan itu berarti yang boleh dibawakan hanya yang ringan Kebanyakan yang berat-berat yang dibawakan syarat yang kedua harus ada dasarnya dari hadis yang shahih itu sulit sekali mencari hadis yang ringan lemahnya ini mempunyai dasar tidak dari hadis yang shahih Syarat yang ketiga tidak boleh disembunyikan kelemahannya harus diberitahu saudara-saudara ini hadis Dhaif ringan jangan disembunyikan umumnya disembunyikan syarat yang keempat tidak boleh dipopuler kan disampaikan di depan jamaah banyak seperti ini apalagi adalah rekaman nggak boleh dibawakan satu dua orang tidak boleh disebarkan itu kata ulama yang membuat membolehkan mengamalkan hadis dhaif nggak boleh dimasukan sehingga dikenal nggak boleh nggak sanggup yang kelima dalam membawakannya tidak boleh mengatakan kalau Rasulullah SAW telah bersabda telah mengerjakan ini tidak boleh karena itu langsung menyandarkan kepada Rasulullah SAW Sedangkan ini dilakukan sangat diragukan Berarti enggak boleh harus pakai zigot pemerintah syarat yang keenam tidak boleh untuk hukum tidak boleh untuk tafsir Quran tidak boleh untuk akidah berarti yang boleh untuk keutamaan-keutamaan amal tapi dia harus mempunyai dasar yang shahih begitu syarat tidak satupun syarat dapat dipenuhi oleh ustaz-ustad itu oleh para penceramah para kutobat apalagi orang kebanyakan itu syarat yang dibuat oleh yang membolehkan Imam atau ulama yang membolehkan mengamalkan hadis Dhaif Ada sejumlah syarat satu syarat saja sangat berat itu dari ulama yang datang belakangan hanya dia dan merekalah yang sanggup membawakannya hadis-hadis sahih masih banyak tidak kekurangan kita beramal dengan hadis-hadis sahih ini adalah pertanyaannya hukum mengingkari hadits tentang Imam Mahdi saya membawakan di kitab Al Masail jilid ke-12 sejumlah hadis-hadis tentang Imam Mahdi tapi bukan Imam mahdinya Syiah ini Imam mahdinya ahlussunnah belum datang orangnya belum datang orangnya nanti akan datang pertanyaan lain apabila ada hadis palsu Wah ini harus palsu dan kita mengetahui kepalsuannya tetapi makna dalam hadis tersebut bagus saya nggak diberikan contoh nih Apakah kita boleh menjadikan perkataan dalam hadis tersebut untuk motivasi jangan hadis yang shahih begitu banyak dapat Antum jadikan sebagai penggerak atau motivasi dengan hadis-hadis palsu karena ia dipalsukan atas nama Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam sewaktu-waktu sadar atau tidak terkait dengan Nabi Shallallahu Alaihi Alaihi Wasallam hadits itu Antum kenal itu palsu orang lain belum tentu kenal nanti Antum bawakan orang lain meyakini bahwa itu sabda rasulullah shallallahu alaihi wasallam Tinggalkanlah perkataan-perkataan palsu itu yang dibuat oleh orang-orang durhaka Apakah warna hitam kerudung berjilbab bagi muslimah adalah sunnah sahabiyah dan apakah hadis riwayat ibunda Aisyah radhiyallahu anha tentang gagak di atas kapak hitam menjadi syariat bagi muslimah untuk berwarna gelap kerudung tidak itu lain yang terjadi kejadian kebetulan saat itu muslimah pada zaman Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam berwarna-warni pakaiannya Ada yang merah ada yang hijau ada yang kuning ada yang hitam karena itu Islam tidak menetapkan satu warna pun bagi wanita bagi pakaian wanita untuk dikenakan Aisyah sendiri memakai pakaian berwarna merah dan yang lain ada yang hijau dan yang lain ada yang warna lain ada yang hitam jadi itu bukan kekhususan kita pakaian wanita muslimah Siapa yang mengkhususkannya maka ia menyelisihi sunnah yang berlaku saat itu pada Shahabiyah Silahkan dicek di hadis-hadis Rasulullah beragam khususnya di Bukhari pakaian wanita beragam berwarna-warni tidak dikhususkan dengan salah satu warna Siapa yang mengkhususkan maka ia keliru dan salah dan menyelisihi sejumlah riwayat yang begitu banyak dari Shahabiyah khususnya ummahatul Mukminin [Musik] [Musik] Assalamualaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh Apakah boleh kita menyebutkannya diri kita sebagai Salafi atau cukup menyebut diri kita sebagai Muslim saja dua-duanya Muslim kita orang muslim berkaitan dengan Manhaj dan kaum muslimin secara umum Salafi nisbah kepada kaum dan ini nama Syariah bukan nama nama-nama itu ada nama-nama yang seperti Ahlussunnah orangnya dinamakan [Musik] Ahlussunnah Wal Jamaah artinya orang yang berpegang dengan sunnah dan mengikuti jamaah para sahabat radhiyallahu Anhu asal benar nisbahnya Sunni n ini nama syar’iyah mereka adalah sahabat pertama kali mengikuti sahabat di dalam umat ini di mana Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam dengan tegas mengatakan tiga kali dua kali tiga generasi sebaik-baik manusia yang hidup pada masaku itu para sahabat berakhir kenabian yakni wafatnya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berakhirnya masa beliau pada tahun 11 Hijriyah kemudian hidup masa sahabat awal abad kedua Hijriyah tahun 110 atau 111 Hijriyah masa tabiin hidup itu yang dikatakan ketuanya adalah para sahabat Allah Subhanahu Wa Ta’ala memuji meridhoi para sahabat Al Muhajirin orang-orang yang mengikuti perjalanan mereka yakni perjalanan kehidupan keagamaan mereka [Musik] tidak cukup sampai di situ orang-orang yang pertama orang-orang yang terdahulu dan pertama-tama masuk Islam sebelum manusia lainnya adalah Al Muhajirin yaitu Al Muhajirin terdahulu yang pertama-tama masuk Islam sebelum manusia dan orang-orang yang mengikuti mereka mengikuti mereka mengikuti ilmu hadirin yang diikuti agamanya cara dan sikap beragamanya Manhaj dan akidahnya dan seterusnya itu yang diikuti Siapa yang pertama-tama mengikuti al-muhajirin [Musik] Allah pun meridhoinya dan mereka pada Allah sediakan janda Allah puji dan Allah ridhoi al-muhajirin dan orang-orang yang mengikuti agama mereka sikap dan cara beragama mereka [Tepuk tangan] maka Apabila kita ingin mendapat keridaan Allah kita berusaha sekuat kemampuan kita mencurahkan seluruh kemampuan kita untuk mengikuti mereka di dalam beragama Islam ini itu adalah penyandaran kepada mereka menyandarkan kepada kaum Salaf menyandarkan kepada para sahabat menyandarkan kepada al-muhajirin dan orang-orang yang mengikuti mereka benar bersungguh-sungguh mengikuti mereka Yah itu kaum muslimin banyak [Musik] kepada al-muhajirin Bagaimana cara kita mempelajari ijma Yani barangkali mengetahui ijma mengetahui ijma para sahabat ijma adalah salah satu dasar hukum atau dalil di dalam Islam khususnya ijma sahabat kita bisa melihat dari hadis ada asar dan keterangan para ulama salah satu contohnya ijma sahabat mengenai selamatan kematian sehari dua hari dan seterusnya atau dalam bahasa kita di sini tahlilan ijma sahabat mengatakan bahwa berkumpul-kumpul di tempat ahli dan umumnya disediakan makanan adalah termasuk dari merata termasuk dari meratap kata sahabat kami menganggap Al Ijtima Wid wason kami berpendapat menganggap ini berkumpul-kumpul di tempat ahli mayit dan membuatkan makanan untuk mereka makan-makan termasuk merata dimasukkan oleh sahabat kebagian meratapi mayit sedangkan meratapi mayit sangat dilarang dan dosa apalagi disertai dengan selamatan hari pertama ketujuh ke dan seterusnya itu ijma sahabat mengharamkannya sahabat dari kelompok atau [Musik] bagian ilmu-ilmu tertentu misalnya saya berikan contoh ahli hadits ijma’ sepakat bahwa hadis yang beredar Rohmah perselisihan umatku merupakan rahmat ijma mereka tidak ada asal-usulnya itu hadis yang beredar yang disandarkan kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam [Musik] tidak ditemukan sanadnya baik yang shahih baik yang dhaif apalagi yang shahih itu sudah selesai Taklim kita insya Allah kita sambung pada pertemuan yang akan datang mudah-mudahan [Musik] pertemuan kita ini Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberkahinya dan [Musik] merahmatinya serta Memberikan manfaat ilmiah dan Amalia pada kita sekalian sampai disini Subhanallah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat – Hadits Arbain Abu Unaisah
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply