Ustadz Abu Ihsan Al Maidany, M.A. – Ada Apa dengan Remaja

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

radio Raja Bogor dan Radio Rodja Bandung menebar cahaya sunnah Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillah washolatu wassalamu ala rasulillah para pemeran anda berada Semoga Allah subhanahu wa ta’ala berkahi dan jaga kita semua Alhamdulillah di kesempatan pagi hari ini kita akan simak bersama kembali kajian ilmiah di yang disiarkan secara langsung dari pembahasan rutin pembahasan buku Parenting yaitu buku Ada apa dengan remaja disusun oleh tersebut dan akan disampaikan oleh pensiun langsung yaitu beliau yang hadir di studio kembali kalau misalnya dan seperti biasa setelah materi kami mengingatkan soal jawab bagi Anda yang ingin bertanya perilaku pembahasan di kesempatan pagi hari ini yaitu pembahasan mengenai mengawal perkembangan sosial anak yang insya Allah kita akan mendapatkan faedah-faedah yang disampaikan oleh ustad baik kita akan simak bersama materi akan disampaikan kepada Ustad kami persilahkan fletovlog Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Alhamdulillah nahmaduhu wanasta’inuhu wanastaghfiruh ya ayyuhalladzina amanu ittaqullah illa Wa Antum muslimun Amma Bang Sallallahu Alaihi Wasallam muslimin para pemerhati raja yang dimuliakan Allah Alhamdulillah segala puji hanyalah milik Allah Rob semesta alam Shalawat dan salam atas nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam keluarga beliau sahabat beliau dan umat beliau sampai hari kemudian para pemerhati raja kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah pada kesempatan Pagi ini kita kembali bertemu dan akan melanjutkan pembahasan yang kita angkat dari buku Ada apa dengan remaja kita sampai pada poin mengawal perkembangan anak yaitu mengawal perkembangan remaja yaitu perkembangan sosial perkembangan sosial pada usia remaja diantaranya adalah kehadiran sahabat-sahabat dekat dia sudah mulai bergaul dan pergaulannya sudah lebih menjurus ya lebih spesifik ya mereka anak-anak remaja ini suka untuk membentuk komunitas pada usia ini mereka sangat Mudah terpengaruh oleh komunitas-komunitas remaja di lingkungan dia berinteraksi baik itu komunitas ini ada yang pengaruhnya positif ada yang juga pengaruhnya negatif ya dan memiliki kecenderungan kuat untuk berkelompok dan suka bergabung dengan kelompok remaja yang sejenisnya artinya yang satu mungkin hobi ya satu [Musik] ketertarikan ataupun satu kecondongan ya Satu kesukaan gitu ya dan cenderungnya mereka berkumpul dan berkelompok seperti itu pada masa sekarang ini ya tentunya pergaulan bukan hanya di alam nyata tapi juga pergaulan di alam Maya dan ini yang sebenarnya perlu sangat perlu dikawal oleh para orang tua yaitu Bagaimana perkembangan sosial anak di dalam pergaulannya di dunia maya ya yang itu Tanpa Batas tentunya kalau dulu kita bisa memantau anak-anak remaja kita ya dengan siapa mereka bergaul Kemana mereka pergi ke mana mereka singgah tapi sekarang pergaulan di dunia maya itu Tanpa Batas kita tidak tahu siapa temannya Bagaimana komunitas lingkungan pergaulannya ya dan siapa yang dekat dengannya ya karena ya kita tahu dunia maya itu penuh dengan perkara yang menipu ya tidak seperti yang terlihat ya kita lihat profil-profil kadang-kadang tidak seperti nyatanya Dan ini banyak memakan korban ya para remaja-remaja yang jadi korban kejahatan di dunia maya ya akibat mungkin ya terjerumus ke dalam komunitas yang salah komunitas yang yang buruk bahkan mungkin komunitas yang jahat ya Nah demikian maka dari itu ya para orang tua harus mengetahui circle ataupun komunitas anak-anak mereka berkumpul di dunia maya ya kadang-kadang pergaulan mereka di dunia maya itu lebih menarik menarik hati mereka daripada pergaulan di dunia nyata ya kita lihat anak zaman sekarang anak-anak remaja zaman sekarang mereka hanya berteman dengan satu dua tiga empat teman-teman di dunia nyata sementara di dunia maya mungkin temannya ribuan yang itu nggak bisa kita pantau deteksi satu persatu itu ya Nah demikian ini Tantangan para orang tua zaman sekarang ini ya Bahwa ini tidak mudah mengawal perkembangan sosial remaja hari ini kita lihat banyak orang tua yang mengeluh karena pengaruh-pengaruh yang yang didapat oleh anak-anak mereka dari pergaulan di dunia maya ya tiba-tiba ya mereka memiliki satu sifat yang eksplosif misalnya meledak-ledak ya mungkin karena komunitas pergaulannya di dunia maya bukan di dunia nyata di dunia nyata Mungkin kita bisa tahu lah siapa dan siapa dia dekat kemudian kita bisa memproteksinya tapi di dunia maya itu sangat susah untuk memproteksi memproteksi mereka dari komunitas-komunitas dan pergaulan pergaulan yang negatif perkara yang lumrah terjadi pada remaja seiring dengan bertambahnya usia maka mereka pun cenderung untuk membuka hubungan dengan dunia luar beda ya kanak-kanak berteman dengan remaja berteman ya karena karena berteman Ya sekedar berteman dia cari teman supaya Ramai ya supaya ada temennya untuk bermain seperti itu tapi anak remaja berteman itu lebih dari sekedar mereka bisa bermain bersama komunitasnya tidak tapi ya lebih lebih jauh dari itu ya bisa jadi itu adalah tempat dia curhat tempat Dia menghabiskan waktu bersama komunitas itu bahkan menjadi bisa menjadi kita katakan arah hidupnya ya berapa banyak anak-anak remaja yang teralihkan ya ke arah hidupnya karena pergaulan ya begitu mewarnai pergaulan itu khususnya pada masa remaja ya umumnya kita yang sangat Membekas adalah pergaulan di masa remaja ketimbang masa kanak-kanak kita pun sudah lupa mungkin teman kita waktu masakan anak-anak dulu siapa tapi pergaulan di masa remaja itu sangat Membekas biasanya besar impactnya terhadap kehidupan seseorang ataupun pengaruhnya terhadap kehidupan seseorang itu pergaulan remaja Nah di sinilah perlu orang tua itu hadir ya untuk mengawal perkembangan sosial mereka ya Demikian Ya karena boleh jadi mereka menentukan arah karena pergaulannya ya Bahkan mereka merubah pandangan hidup karena pergaulannya bahkan bisa jadi mereka berubah tabiat dan sifatnya karena pergaulan dan ini sering terjadi orang tua yang mengeluhkan anaknya dulu waktu masih kecil tidak seperti itu tiba-tiba ketika remaja sudah berubah terkejut Ada apa dengan remaja Mereka ternyata pengaruhnya adalah dari lingkungan dari pergaulan komunitas yang mereka masuki atau bahkan yang mereka bentuk dan ini luar biasa ya banyak sekali kasus-kasus yang mengerikan sebenarnya pergaulan komunitas remaja yang negatif tentunya ya kita harus mewaspadai komunitas-komunitas yang negatif yang ada yang yang menjurus kepada kriminalitas ya seorang remaja ya jatuh dalam tindak kriminalitas akibat komunitas yang mereka bangun muncul kedekatan ya kita sudah jelaskan sebelumnya bahwa masa remaja itu yang masa gimana seorang itu ya antara ya ke pertimbangan akal Sehatnya dan kemauannya itu kadang-kadang nggak Selaras gitu ya sering kita katakan tidak sejalan gitu antara pertimbangan akal sehat dan kehendaknya ya rasa penasaran ya kemauan yang begitu tinggi yang kadang-kadang tidak sejalan dengan pertimbangan akal sehat karena akal mereka belum sempurna ya untuk bisa mengambil tindakan yang tepat atau bisa dikatakan dengan kata lain disebut ceroboh itulah dia ciri-ciri remaja ya penuh dengan kecerobohan ya kalau kita lihat anak remaja ya itulah dia sifat yang mencolok pada mereka yaitu suka bertindak ceroboh mengambil keputusan terburu-buru tanpa memikir berpikir panjang gitu itu ciri-ciri remaja seolah-olah mereka mengatakan aku mampu untuk berpikir aku bukan anak-anak lagi tapi sebenarnya ya mereka belum sempurna berpikirnya gitu ya sementara kemauan rasa penasaran itu begitu menggebu-gebu disebut ini darah muda kan begitu ya kemauannya luar biasa ya beda dengan orang tua yang mungkin ya sudah memahami hidupnya ya maka kemauannya juga nggak se apa namanya sebesar sehebat anak-anak remaja tentunya demikian lebih banyak berpikir karena pertimbangan akalnya sudah matang beda dengan remaja nah ini yang kadang-kadang ya perlu diwaspadai dan perlu diperhatikan oleh para orang tua ya ya di sana ada komunitas-komunitas yang memang remaja ya komunis remaja yang memang sangat negatif mereka berkumpul untuk melakukan suatu hal yang ya boleh kita katakan kriminal ini luar biasa ya kalau kita lihat orang-orang bilang kenakalan remaja mereka nekat karena mereka punya community ya mereka punya community dan ya itu apa ya kita katakan Ya membuat mereka bertindak sangat-sangat ceroboh maka di sinilah perlu orang tua hadir ya untuk ya mengawal anak-anak remaja ini ya jangan dilepas karena ah dia sudah besar kadang-kadang itu perkataan orang tua Dia sudah besar dia silakan dia memilih pergaulannya sendiri enggak usah diatur-atur lagi ini keliru Sebenarnya ya justru di sinilah ya orang tua itu harus hadir lengket rapat dengan anak-anak remaja ini ya nggak bisa dilepas ya mungkin lebih ya kita katakan lebih ringan risikonya anak-anak kecil ya dibiarkan bermain gitu ya karena untuk proteksinya untuk memfilternya untuk menyaring hal-hal yang buruk padanya itu lebih mudah daripada anak remaja ini ya mereka itu berteman bukan sekedar kenal namanya tidak tapi ya mereka betul-betul apa namanya ya berkumpul karena mungkin punya satu sifat yang sama keinginan yang sama menjurus kepada liar gitu ya di sisi yang lain nah ini ini juga tidak normalan Pemuda dia sudah masuk anak usia remaja tapi tidak ada keinginannya untuk membangun komunitas bergaul berteman bersahabat yang mana itu Harusnya menjadi ciri khas anak muda ya ataupun remaja ini di sisi lain ya Ada sebagian remaja yang memang sangat introvert atau tertutup begitu ya dia tidak mau dan merasa tidak nyaman ya membuka hubungan ini ini juga ketidaknormalan normalnya manusia membangun ya suatu komunitas ataupun pergaulan ada sahabat-sahabat dekat makanya ada hadis ya bahwa khulah ataupun pergaulan yang bersifat khusus itu adalah sesuatu yang normal dalam kehidupan manusia manusia akan mencari itu ya dia akan bergaul karena manusia disebut juga makhluk sosial kan begitu ya Nah kalau jiwa sosialnya ataupun keinginannya untuk membangun hablum minannas tidak ada nah ini juga patut dicurigai ini ini jangan-jangan ini suatu kelainan juga ya tidak semestinya tidak sewajarnya seperti itu jadi ideal adalah ya dia punya kemauan dia punya gairah untuk membangun hablum minannas seiring dengan usianya semakin bertambah bukan kanak-kanak lagi remaja dan menuju dewasa ya yaitu yang pertama dia punya kemauan dan dia punya keinginan untuk itu yang kedua adalah mengarahkannya kepada komunitas yang positif yang baik yang yang bermanfaat Ya bagi dunia dan agamanya ini tugas orang tua juga ya remaja ini nggak bisa dibiarkan begitu saja untuk dapat menentukan komunitas yang baik untuknya ya Nah demikian wallahualam maka di sini ya peran orang tua yang dibutuhkan adalah satu hendaknya orang tua mengajarkan kepada anak-anak remaja ini keterampilan bersosialisasi ya public speaking misalnya itu harus ya dimiliki kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang remaja karena ini akan menjadi model hidupnya juga ketika dia sudah menjadi orang dewasa ya Nah demikian karena manusia tidak bisa hidup sendiri ya maka di dalam Bab agama saja ya hal-hal pokok itu dikerjakan bersama-sama misalnya salat berjamaah ya kemudian juga ada kita katakan ibadah-ibadah yang dilakukan bersama-sama tidak bisa sendiri ya nggak bisa sendiri bersama-sama wallahualam bissawab ya maka dari itu Ya kita katakan keterampilannya bersosialisasi itu harus diajarkan diarahkan di tempat dan dibina jadilah tugas para pendidik yaitu terutama orang tua ya Nah demikian wallahualam itu yang pertama jadi ini nggak bisa kadang-kadang tubuh sendiri Memang ada anak-anak yang punya kemampuan itu ya public speakingnya bagus keterampilan bersosialisasinya juga lebih dari yang anak-anak lainnya tapi enggak semua anak seperti itu nggak semua anak punya kemampuan bersosialisasi yang sama ya ada yang cenderung tertutup bukan begitu ya Iya terlalu minder atau mungkin ya itulah sifat yang ada padanya yang mesti ya orang tua mengarahkan dan mengajarkan bagaimana seharusnya bersosialisasi karena kita hidup perlu orang lain orang lain perlu kita ya nah bagaimana kita bisa menciptakan hubungan yang harmonis diantara manusia atau dalam bahasa syariatnya disebut hablum minannas ya Ada sebagian anak remaja bermasalah di dalam membangun hablum minannas sampai dewasa bahkan sampai jadi orang tua ini jadi masalahnya ya ketika dia harus ya membangun suatu keluarga di sana ada ibu mertua bapak mertua adik ipar Abang ipar dan lain sebagainya ketika dia menikah ya Nah kemampuan bersosialisasinya rendah ini jadi masalah juga ya Nah demikian Nah itu kan dia sudah bukan kanak-kanak lagi yang harusnya dia punya kemampuan dan keterampilannya bukan hanya kemampuan tapi keterampilan di dalam bersoli-salib bersosialisasi nah ketika itu tidak dimilikinya ini akan menjadi kendala baginya di kemudian hari yaitu kok itu kita katakan lingkungan yang dekat dengannya yaitu mungkin keluarga-keluarga dekatnya Bagaimana dengan orang lain di luar sana ya yang mungkin Tidak semua orang bisa memahaminya memakluminya mengerti tentang dirinya ya Maka kalau dia tidak punya kemampuan untuk bersosialisasi dengan baik ini akan menjadi masalah dan kendala besar di dalam hidupnya dan banyak anak-anak remaja hari ini ini menjadi masalah besar bagi atas mereka dan orang tua sudah kebingungan itu ketika melihat anaknya kayaknya kaku dan tidak mampu bersosialisasi dengan baik dengan mungkin Bapak mertuanya Ibu mertuanya atau orang-orang yang terikat hidupnya dengannya ya karena perkawinan atau mushoharoh di dalam bahasa syar’i nya ya Nah ini kan jadi masalah ya Nah demikian wallahualam kemudian peran orang tua yang dibutuhkan juga adalah memberikan kesempatan kepada anak remaja untuk memiliki tanggung jawab sosial empati dan Simpati itu perlu dibangun ya Ada anak itu yang tidak punya empati tidak bisa mengerti perasaan orang lain di dalam membangun hubungan nanas perkara paling dasar yang harus kita miliki adalah kita punya empati mengerti perasaan orang lain ya karena kalau tidak ini akan susah ini akan susah kita akan sangat susah berhubungan ya membangun hablum minannas dengan orang yang tidak bisa mengerti kita dan tidak mungkin di dalam pergaulan orang yang terus harus mengerti dirinya sementara dia tidak pernah mengerti orang lain ini tidak ada timbal balik tidak akan bekerja ya ini tidak akan berhasil habluminannas dengan cara seperti itu wallahualam bissawab ya dan sebagian anak remaja hari ini punya masalah di dalam masalah tersebut di dalam Bab tersebut ya Nah demikian ya maka rasa empati Simpati ya bisa mengerti orang lain ya bisa memahami orang lain ya meletakkan sikap toleransi yang tepat itu adalah bagian yang terpenting di dalam membangun hablum minannas kalau tidak nggak ada orang yang bisa dekat dengannya ya maka dikatakan oleh Nabi Al Mukmin ya’lim bisa mengerti dan bisa dimengerti bisa mengerti orang lain itu bisa mengerti orang lain hingga dia bisa dekat dengan mereka dan orang lain juga bisa dekat dengannya karena dia bisa dimengerti oleh orang lain itu dasar yang paling pokok di dalam pergaulan yaitu kita bisa mengerti orang lain dan orang lain juga bisa mengerti kita sehingga bisa akan tercipta akan terwujud Sikap saling memahami itu yang penting anak-anak remaja hari ini salah satu kendala mereka adalah ya mereka susah untuk mengerti orang lain dan orang lain juga susah mengerti tentang dirinya ini nggak nyambung istilahnya dan apabila itu terjadi maka nggak ada yang bisa terwujud dengan baik wallahualam ya nah jadi ini harus kita latih juga kepada anak-anak remaja kita memberikan kesempatan bagi mereka untuk memikul tanggung jawab sosial kadang-kadang perlu ya masalah-masalah itu yang mereka maju menghadapi berbicara ya kepada orang ada anak remaja yang nggak bisa berbicara kepada manusia kepada orang lain dikatakan dia pendiam dia nggak nggak begitu juga ya orang pendiam pendiam cuma kemampuannya untuk berkomunikasi itu juga harus ada ya sebagai orang tua langsung vonis anaknya wah anak saya memang pendiam nggak mau banyak bicara tapi sebenarnya itu kelemahannya yaitu tidak punya kemampuan untuk berkomunikasi nah ini orang tua juga harus jeli ya untuk melihat ini sebenarnya apa yang terjadi padanya ya mungkin dia karena tidak dilatih mungkin terbiasa dia berkomunikasi dengan manusia sekali berkomunikasi bersalahan itu nah ini sering terjadi juga ya bahkan ketika dia mohon maaf sudah mungkin jadi juru dakwah berkomunikasinya kurang sementara dia sudah terjun di tengah-tengah masyarakat nah ini jadi masalah pemilihan kata intonasi bicara dan itu semua masuk dalam kita katakan apa namanya keterampilan public speaking dan itu ya harus dimiliki oleh seorang insan ya lebih-lebih lagi ya dia harus sudah diasah untuk punya kemampuan itu dari remaja anak-anak asal ngomong Ya mungkinlah namanya orang bisa mengerti ya nih ketika dia sudah remaja orang lain menganggapnya ini orang yang sudah beranjak dewasa ketika dia salah dalam berbicara ini sesuatu yang kadang-kadang orang lain nggak bisa lagi memakluminya maka akan akan muncul kata-kata apa nggak diajari sama orang tuanya begitu ya kadang-kadang muncul Apa komentar seperti itu dari orang lain harus Kenapa karena orang lain berkomentar seperti itu karena mereka memandang harusnya usia seperti ini dia sudah punya kemampuan untuk ya public speaking yang bagus cara komunikasi yang bagus maka dilatih ya untuk ya berinteraksi dengan masyarakat kemudian jangan menolak teman-temannya ya dan menuduh mereka dengan cara yang serampangan nggak Tapi kita harus memfilter nyaring ya Nah karena nggak mungkin juga kita carikan anak kita itu teman malaikat begitu ya nggak ada kurangnya nggak juga nanti dia nggak akan bergaul nanti dengan siapapun manusia plus minus ya tapi kita lihat di sini kita timbang di sini adalah masalah dan mudharatnya ya Nah demikian nah di sana memang ada remaja kita katakan teman-teman yang dia harus dijauhkan darinya karena pengaruhnya buruk jelas keburukannya nah di sana ada yang dia ada baiknya ada buruknya begitu ya tapi baiknya mungkin lebih dominan daripada buruknya ya memberikan teman untuk anak kita yang perfect sempurna enggak ada kurangnya nggak mungkin karena anak kita juga nggak sempurna kalau begitu manusia nggak akan ada yang bergaul nanti ya kalau nunggu dapat teman seperti Malaikat gitu nggak mungkin juga gitu ya nah jadi jangan serta-merta menolak teman-temannya atau melontarkan tuduhan secara serampangan terhadap teman-temannya tapi kita harus mengerti Bagaimana bentuk pergaulan mereka bagaimana mereka bergaul Apakah telah mereka wallahualam kemudian jangan menuduh dan menyinggung secara pribadi anak remaja seiring dengan perkembangan usianya juga dia sudah mengerti yang namanya privasi anak-anak kecil bocah mungkin belum mengerti apa yang disebut privasi ya hal-hal yang pribadi sensitif ya nggak boleh juga kita serampangan kita bongkar kan dan kita sebut walaupun Empat Mata ya walaupun Empat Mata apalagi banyak mata kan begitu ya Nah kadang-kadang tidak etis juga menyebutnya secara vulgar ya perlu kata-kata yang bijak kata-kata kiasan untuk menyinggung perkara-perkara yang sifatnya sangat privasi anak remaja sudah mengerti yang namanya privasi ya Ada mungkin perilaku-perilaku yang menyimpang yang dia lakukan dan dia pasti akan menyembunyikannya dan tidak mau ketahuan gitu ya tapi kadang-kadang orang tua tahu kan begitu ya karena orang tua punya pengalaman hidup yang lebih banyak daripada terus privasi ya Nah demikian ya bukan membiarkan tidak tapi mencari solusi dan Jalan penyelesaiannya kalau masalah privasi itu adalah hal-hal yang negatif Ya itu bisa terjadi misalnya kita bicara aja tentang misalnya kebiasaan masturbasi pada remaja ya kita sambil contoh yang gamblang saja ya seperti itu ini yang menjadi Ya sebagian orang tua ada yang ini privasi masalah hal yang dia nggak mau juga misalnya dia kita tahu ya lalu kita katakan kamu melakukan ini dia ya anak remaja itu merasa tertantang dengan cara-cara seperti itu ya dikhawatirkan dia bukan berhenti malah melakukan hal-hal yang nggak terduga nanti Ini masalah kita harus cari Jalan penyelesaiannya ya dengan cara yang bijaksana tanpa menjatuhkan air mukanya misalnya Nah demikian wallahualam ya Nah itu satu contoh yang Ya maklumlah anak remaja dia belum tahu hukumnya mungkin ya Dia belum mengerti kenapa dia melakukan itu kadang-kadang juga Karena hal-hal yang ya kita katakan apa ya pengaruh dari lingkungan pergaulan tontonan dan lain sebagainya kemudian ajarkan keahlian tertentu yang memberinya kesempatan atau tampil di depan masyarakat kepercayaan diri itu muncul ada ketika seseorang itu punya nilai lebih dan perasaan minder itu akan terus bertambah tebal Jika dia merasa saya nggak punya apa-apa untuk tampil di depan orang banyak maka perlu kita membekali anak dengan keterampilan ya keterampilan kita maksudnya keterampilan duniawi keterampilan duniawi para sahabat dulu juga memiliki keterampilan keterampilan duniawi dan itu tidak salah misalnya ini berkaitan dengan bakat anak ya kecenderungannya kepada misalnya [Musik] olahraga misalnya yang positif tentunya ya atau permesinan misalnya atau it misalnya yang dia bisa menjadi orang yang lebih disitu punya nilai plus lebih di situ jadi akan meningkatkan kepercayaan dirinya di dalam bermuamalah dengan manusia membuka hablun minannas Wallahu A’lam ya anak yang cenderung tidak punya keterampilan apa-apa dia akan sangat minder ya dan ini akan menjatuhkan mentalnya juga itu tugas orang tua setiap anak punya bakat ya potensi yang tersembunyi kadang-kadang orang tua yang menyia-nyiakannya ya bakat-bakat yang ada pada anak tidak dieksplorasi ya tidak dikembangkan bahkan dimatikan begitu ya wallahualam kemudian hormati juga keinginan anak remaja untuk Bebas Merdeka tetapi harus diarahkan ya dan di apa namanya kita katakan diawasi dan diarahkan secara langsung di dalam mengawal perkembangan sosial ini adalah perkara yang pelit sebenarnya mengawal perkembangan sosial yang terakhir ya dari mengawal perkembangan remaja ya yaitu mengawal perkembangan sosial mereka karena ketika seseorang itu menginjak usia remaja maka salah satu kecenderungan yang muncul padanya adalah membangun suatu komunitas pergaulan persahabatan yang memiliki makna yang khusus bisa menjadi arah hidupnya juga nanti bukan seperti kanak-kanak atau bocah yang bergaul ya karena mau rame-rame aja ya bukan karena apa-apa begitu ya itu kecenderungan anak kecil atau bocah menjadi teman beda dengan remaja wallahualam apa namanya materi kita pada kesempatan pagi ini mudah-mudahan bermanfaat dan untuk selanjutnya nanti kita akan bahas interaksi positif dengan remaja pada pertemuan yang akan datang pagi hari ini mudah-mudahan bermanfaat dan jadi pengetahuan atau wawasan bagi kita sebagai orang tua dan mudah-mudahan Allah mudahkan tentunya untuk mengawal anak-anak kita terus sisa anak-anak remaja kita dalam perkembangan sosialnya Baik untuk selanjutnya kami akan ajukan beberapa pertanyaan yang sudah masuk di layanan pesan Whatsapp dan ada pertanyaan Ustadz mungkin ada dua pertanyaan Senada yang kami ajukan Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Bagaimana cara menumbuhkan kepedulian anak remaja khususnya laki-laki terhadap orang tuanya Ustadz karena kami lihat ketika rumah berantakan atau orang tua sakit atau salah satu anggota keluarganya atau adiknya yang sakit terlihat kurang peduli berbeda dengan anak kami yang perempuan yang terlihat lebih simpati dan empati terhadap keadaan rumah dan keadaan orang tuanya Apakah memang rata-rata anak-anak laki-laki anak laki-laki itu seperti itu yang kebanyakan atau biasanya itu dia bersikap atas dasar apa yang dia lihat ya seseorang itu bersikap biasanya atas dasar apa yang dia lihat Coba periksa dulu Bagaimana kondisi rumah ayah ibu kan begitu ya biasanya kalau untuk anak laki-laki yang dia lihat sosok ayah ada Ayah yang seperti itu karena lihat sosok ini ini laki-laki sama seperti saya ya beginilah dia stylenya kan begitu ya betul-betul jadi bos begitu ya jadi ya ya ketika itu terbangun dia akan mengambil sikap seperti itu ya mungkin beda dengan anak-anak perempuan yang dia lihat apa sosok ibunya yang mungkin lebih care terhadap hal-hal yang detil di rumah kan begitu ya dengan itu ya sedikit demi sedikit terbangun gitu kepedulian ya tanggung jawab gitu jadi ini berkaitan dengan kondisi rumah juga apa yang dilihat kan begitu ya manusia belajar dari apa yang disaksikan didengar kalaulah kondisi di rumah seperti itu Maka jangan heran juga kalau si anak laki-laki ini ya juga mengambil sikap seperti itu wallahualam itu biasanya ini yang menjadi kita katakan penyebab utama anak laki-laki itu cenderung apatis tidak peduli karena dia lihat sosok ayahnya yang memang enggak begitu peduli sedikit-sedikit teriak ya istrinya kan gitu ya pria teriak main teriak gitu ya komending Istilahnya ya bosnya begitu Jadi anak laki-laki juga ya saya juga seperti ayah saya bos maka dia cenderungnya memang kurang kurang peka begitu ya wallahualam mungkin Terima kasih banyak penjelasannya dan selanjutnya yang kedua menyajikan juga Bagaimana cara mencegah pergaulan anak remaja dengan delapan jenis Ustadz dimana anak mengetahui masa lalu orang tua yang melakukan pacaran sebelum nikahnya sehingga ketika dinasehati anak ini menjawab Abi dan Umi saja dulu melakukan pacaran katanya karena kami Takut melihat pergaulan remaja pada lawan jenis pada zaman ini yang seperti melebihi suami istri dan Padahal kami juga sudah bertobat atas masa lalu kami tersebut Orang tua harus menyadari bahwa berkomunikasi dengan anak remaja tidak seperti berkomunikasi dengan seorang bocah ya karena mereka punya memiliki kemampuan berargumentasi lebih seiring dengan perkembangan akalnya ini sudah kita singgung sebelumnya ya artinya apa orang tua ya ini kita bahas waktu kita membahas ini kita Jelaskan ketika membahas perkembangan intelektual remaja dan perkembangan bahasa ya perkembangan intelektual artinya apa orang tua ketika menghadapi remaja tidak cukup pokoknya dan pokoknya perlu disertai dengan argumentasi berbicara dengan remaja itu perlu disertai dengan argumentasi kita berbicara kepadanya selayaknya menghadapi orang dewasa ya dan wajar mereka kadang-kadang menyampaikan argumen-argumen yang kadang-kadang membuat kita terpojok gitu Ya kita harus siap jangan terbawa emosi Wah kamu pokoknya nggak boleh pokoknya ini kadang-kadang orang tua ya yang kadang-kadang apa ya tidak mengasah kemampuan intelektual anak kemampuan intelektual remaja ya biarkan juga mereka berargumentasi Ya kita harus siap mematahkan argumentasinya dengan argumentasi yang lebih kuat ya nggak bisa main saya ini orang tua ya kamu harus ikut begitu ya ya seperti itu kita juga nggak ingin karena kita jadi seorang yang suka bertaklid kan gitu ya Nah biarkan mereka berargumentasi dan kita harus siap menghadapi argumentasinya ya bukan berdebat Bukan tapi anak remaja dikasih pertimbangan argumentasi yang lebih kuat dia akan terima ya dia akan terima itu yang pertama Ya jadi orang tua juga harus mempersiapkan argumentasi ketika dia berkomunikasi berbicara dengan anak-anak remaja Jangan pernah mereka seperti bocah kecil yang kadang-kadang mereka sendiri akan berontak ya dalam diri mereka dan mereka berkata Saya ini bukan anak kecil lagi dalam hati kecil mereka yang kedua adalah ya kita harus meletakkan segala sesuatu itu pada tempatnya ya salah ya salah yang benar Ya benar jangan pernah merasa berat untuk mengakui kesalahan ya Nah dan sertakan alasan kenapa dulu salah agar dia bisa menjadikan itu sebagai pelajaran ya makanya ya nggak Mengapa kita katakan Wah dulu ayah jahil nggak ngerti agama itulah perlunya kamu belajar agama supaya nggak seperti ayah seperti itu kira-kira dan sembari kita sertakan argumentasi Kenapa pacaran itu dilarang Kenapa Islam membatasi pergaulan ya dengan lawan jenis bukan tidak boleh tapi dibatasi dengan batasan-batasan yang ketat untuk masalah siapa Nah itu yang kita Jelaskan kepada anak remaja itu ya wallahualam ya ini ada beberapa pertanyaan Ustadz mengenai anak remaja yang mungkin agak menjauh dari orang tuanya Ustad jadi pertanyaannya Senada Bagaimana cara mendapatkan diri kita sebagai orang tua agar mereka itu mau berbicara komunikasi dengan baik dengan orang tua Ustadz ini juga sudah dijelaskan beberapa kali ya Di pertemuan yang lalu sebenarnya untuk menciptakan kedekatan itu perlu waktu nggak bisa sekali dua kali bertemu langsung dekat atau dengan orang dengan anak sendiri ataupun anak dengan orang tua orang tua dengan anak perlu waktu untuk membangun hubungan ya jadi masalah adalah kenapa susah untuk membangun hubungan itu mungkin waktu yang kita berikan untuknya nggak ada itu dia ya diakui atau tidak Itu salah satu sebabnya kita tidak memberikan waktu bahkan ruang untuk membangun hubungan itu membina hubungan itu ya hubungan dengan siapapun bahkan suami istri itu perlu waktu juga ada suami istri yang gak bisa membangun hubungan dengan baik karena kurang waktu bertemu dan begitu ya nah jadi ini yang sudah berulang kali kita sebut sampaikan juga ya gua yang paling berat kita berikan untuk anak kita adalah waktu kita perhatian kita untuknya ya Nah ada kesempatan tapi kadang-kadang kita lewatkan ya bertemu berkumpul tapi diam-diaman tidak ada komunikasi ya tidak ada interaksi ya Bahkan kadang-kadang menyapa pun tidak ya menyapa pun tidak cuma lihatnya lihat itu ada ya udah selesai gitu aja tanpa ada sepatah kata pun yang tersampaikan terucap ya itu yang terjadi di rumah-rumah kaum muslimin hari ini mereka saling bertemu tapi tidak berkomunikasi ya waktu yang kita sisihkan untuk mereka itu yang sangat menentukan di dalam membangun hubungan ya wallahualam Nah demikian ya melalui pembicaraan kita bisa membangun ya satu kita katakan interaksi dengan remaja ketika ada sesuatu yang diomongin kan begitu ya tema topik yang dibahas itu nyambung itu kenapa karena itu sudah dibangun bukan tiba-tiba begitu ya itu kan nggak nyambung juga ya tiba-tiba kan harus dibangun semua itu nggak bisa tiba-tiba gitu nggak bisa seketika mendadak nggak bisa Nah di sinilah yang saya sampaikan ya Perlunya kita menyisihkan waktu untuk mereka Jadi memang itu waktu yang memang kita bersama mereka ya orang-orang bilang orang-orang sekarang bilang ini kualitas waktu yang memang dikhususkan untuk keluarga untuk membangun komunikasi dengan mereka bukan hanya dengan anak dengan istri juga ya Nah kalau tidak ada komunikasi ya harmonisasi itu juga nggak akan muncul ya nggak bisa itu dipaksakan saya ini suaminya enggak bisa ya kalau kita tidak membangun itu gitu

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *