menyimak bersama materi yang akan disampaikan kepada louister kami persilahkan peletak folder Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Bismillahirohmanirohim alhamdulillahirobbilalamin wasallam [Musik] pada hari ini hari rabu siang 20 Safar 1445 Hijriyah kita dimudahkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala untuk kembali duduk bersama mengkaji kitab Fathul Majid kitab tauhid yang ditulis oleh Abdurrahman rahimahullah dan salam semoga selalu Allah berikan kepada nabi kita Muhammad shallallahu alaihi wasallam pada keluarga beliau para sahabat serta orang-orang yang beliau sampai hari kiamat kelak dengan nama-nama Allah yang Husna dan sifat-sifat yang mulia kita berdoa allahumma inna Nas aluka [Musik] raja TV dan para pendengar radio raja dan seluruh kaum muslimin di manapun berada pada kesempatan kali ini kita masih membicarakan tentang babu Maja amin yang saya cintai karena Allah semoga Allah subhanahu wa ta’ala selalu memberikan afiat kepada kita di dunia dan di akhirat pada pertemuan kali ini kita masih dalam Bab yang ke-25 dan pada pertemuan-pertemuan sebelumnya kita sudah membaca sampai kepada halaman ke 44 yaitu saat menjelaskan hadits yang berbunyi Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam [Musik] yang artinya bahwa dari Ibnu Mas’ud beliau meriwayatkan bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda maukah kalian aku beritahu Apakah perbuatan mengadu domba yaitu banyak membicarakan keburukan dan menghasut diantara orang-orang hadits riwayat muslim yang menarik dari hal ini adalah bahwa Al Imam Muhammad beliau menyebutkan hadis ini dalam hadis-hadis yang berkaitan dengan macam-macam sihir ya macam-macam sihir kenapa nah dijelaskan oleh rahimahullah bahwa disebutkan oleh Imam Ibnu abditor yang artinya seorang yang suka mengadu domba seorang yang suka berdusta akan merusak di dalam sekejap sebuah pengrusakan yang tidak dirusak oleh tukang sihir di dalam satu tahunnya ini menunjukkan bahwasanya mengadu domba adalah termasuk daripada sihir dilihat dari sisi kerusakan yang sama bahkan lebih dahsyat daripada [Musik] daripada sihir kita lanjutkan sekarang apa yang disebutkan oleh penulis rahimahullah Silahkan buka di halaman 44 berkata Abu al-khattab di dalam Kitab Yunus termasuk dari perbuatan sihir adalah manusia Sisi persamaannya adalah bahwa orang yang mengadu domba menginginkan dengan ucapannya dengan perbuatannya gangguan terhadap orang lain ya gangguan terhadap orang lain dengan ucapannya dan dengan perbuatan yang tersebut ini dikenal dengan kebiasaan bahwa mengadu domba memberikan pengaruh Wayan 7 dan menghasilkan Apa yang dilakukan oleh sihir ini lebih besar memberi ini memberi hukum samanya diantara dua yang semisal atau dua yang saling mendekati satu dengan yang lain maksudnya adalah bahwa sihir merusak begitu juga mengadu domba adalah merusak maka Sisi kesamaan antara sihir dengan mengadu domba yaitu dalam hasil yang dihasilkan dari sihir dan juga hasil yang dihasilkan dari mengadu domba daging harus dikatakan bahwa sihir itu dikafirkan bagi pelakunya dan itu adalah perkara yang khusus dan dalilnya juga khusus sedangkan mengadu domba ini tidak seperti tukang sihir dan yang sebenarnya dibicarakan adalah perbuatan dari pengaruh domba itu memberikan pengaruh sebagaimana memberikan pengaruh dengan sihir baik maka akhirnya disamakan hukumnya kecuali di dalam apa saja yang dikhususkan dengannya dari kekufuran dan tidak diterima taubatnya jadi kesamaan antara mengadu domba dengan sihir dari sisi yaitu tukang sihir merusak hubungan menghancurkan hubungan sedangkan mengadu domba juga demikian Adapun dilihat dari sisi kekufuran yang didapati oleh tukang sihir maka pengadu domba tidak dapat dikatakan seperti sihir di dalam kekufurannya tukang sihir kalau dia mati di atas kekufuran maka tidak terima amalnya maka ini tidak sama hukumnya dengan mengadu domba mengadu domba itu adalah dosa besar yang tidak menyebabkan kepada kekufuran dan kita lanjutkan lalu penulis berkata ya kesesuaian hadits dengan bab bahwa keharaman mengadu domba bahwa disepakati oleh para ulama berkata para ulama bersepakat akan keharaman riba kemudian Namimah ya bukan dalam keadaan nasehat yang wajib apa maksudnya seseorang boleh menyebutkan keburukan orang lain saat memang dibenarkan di dalam syariat Islam seperti minta fatwa seperti di pengadilan sebagai saksi dan seterusnya tetapi para ulama bersepakat haramnya ghibah menyebutkan keburukan orang lain tidak di hadapannya dan juga Namimah memindahkan perkataan orang lain kepada orang lain agar terjadi perselisihan diantara keduanya ini berdasarkan ijma ke halaman ini kemudian nanas adalah kata Abu syahadat yaitu kebanyakan ucapan kemudian perselisihan yang terjadi diantara manusia pembuat perselisihan yang terjadi di antara manusia termasuk di dalamnya adalah hadis yang melarang tentang tersebarnya luas orang-orang yang berbicara di antara manusia kemudian penulis membawakan dalil yang terakhir yaitu dalil yang ke-5 Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda Sesungguhnya diantara susunan-susunan kata yang indah terdapat Apa yang disebut sihir Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim mengatakan al-bayan Al balagroho Al fashaha sesungguhnya dari ucapan-ucapan yang jelas terdapat sihir AL balakah alfasah yaitu ucapan-ucapan yang penuh dengan keindahan ucapan-ucapan yang penuh dengan kepastian ini termasuk daripada sihir Rasulullah benar Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa sesungguhnya seorang lelaki Dia memiliki kewajiban memiliki Kebenaran ada seseorang yang mempunyai kebenaran dan tetapi di sana ada orang lain yang lebih pintar berbicaranya dibandingkan yang memiliki kebenaran ini akhirnya orang yang lebih pintar berbicara ini bisa mensihir orang-orang dengan penjelasannya dan akhirnya dia dianggap benar akhirnya dianggap benar sama seperti ini seseorang dia mempunyai tanggungan terhadap orang lain lalu seseorang ini dia dengan pembicaraannya bisa berbicara dengan dengan baik akhirnya orang-orang mengira bahwasanya Dia tidak punya hutang seperti itu berkata kalau Imam Ibnu sebuah kelompok menafsiri bahwa ini adalah sebuah pencelaan hadits ini sebuah penjelas karena sihir termasuk yang tercela pada sedangkan kebanyakan para ulama dan sekelompok dari yang mendalami bahasa Arab bahwa hadis tadi sesungguhnya termasuk dari penjelasan-penjelasan yang jelas terdapat sihir maka kebanyakan para ulama dan sekelompok tadi ahli bahasa menganggap itu adalah pujian karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjelaskan memuji penjelasan bunyi Keterangan Yang jelas berkata Umar bin Abdul Aziz kepada seseorang Ketika seseorang ini bertanya kepada Umar bin Abdul Aziz rahimahullah tentang sebuah keperluan lalu orang ini ketika bertanya maka dia menakjubkan Umar bin Abdul Aziz dengan pertanyaan karena ucapannya bagus maka Umar bin Abdul Aziz mengatakan ini semua ya adalah sihir yang halal ini menunjukkan bahwasanya sebagian besar ulama menganggap bahwa hadis tadi Inna Minal ba’in termasuk dari penjelasan-penjelasan itu adalah sihir maka terjadi istilah diantara para ulama tapi kebanyakan para ulama mengatakan bahwa ini adalah ujian dari Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam bahwa orang kadang dengan lisannya dia bisa membuat penulis suatu kitab Fathur Haji pendapat yang pertama lebih sahih al-bayan R pendapat yang pertama bahwa hadis tadi menunjukkan pencelaan terhadap ucapan-ucapan yang yang [Musik] menggoda ucapan-ucapan yang membuat sesuatu menjadi seperti sihir maka pendapat yang pertama yaitu ini hadis menunjukkan kepada keterjelaan penjelasan karena di dalamnya terdapat temui alasannya menipu orang yang mendengarnya kemudian juga terdapat trik pencampuran antaranya hak dan bakteri sebagaimana di dalam sebuah bait share di dalam ucapan-ucapan yang indah ini adalah penghiasan terhadap kebatilan sedangkan kebenaran kadang-kadang terdapat buruk di dalam penyampaian ya terdapat buruk dalam penyampaian Kenapa kadang kebakaran diterima karena Indah perkataannya Kenapa kebenaran susah diterima karena kadang-kadang susah atau buruk dalam penjelasan dari perkataan para ahli intinya seperti itu bahwa terkadang apa yang disebutkan Di Dalam Hadis yaitu berupa ucapan-ucapan yang indah ini termasuk daripada ucapan-ucapan yang indah ini termasuk daripada sihir dilihat dari sisi bahwa dia bisa menipu orang yang mendengarnya dia bisa apa namanya mencampur adukkan sesuatu dengan sesuatu Akibat apa yang disebutkan dari penjelasan-penjelasan yang indah kemudian penulis berkata sesungguhnya dari penjelasan-penjelasan terdapat benar-benar perbuatan sihir ini termasuk daripada penyerupaan yang mendalam di dzali karena orang yang berbuat sihir melakukan praktek sihir kemudian dia menjadikan kebenaran di dalam tumpang yang batin adalah di dalam menutup kebenaran maka akhirnya hati orang-orang yang bodoh mereka condong kepada penjelasan-penjelasan sampai mereka menerima kebatilan dan mengingkari kebenaran itu mohon kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala ketetapan dan istiqomah di atas petunjuk penjelasan yang menjelaskan kebenaran menetapkan kebenaran membatalkan yang batil menjelaskan yang batil pada maka inilah yang terpuji Dan demikianlah keadaan para rasul dan para pengikut-pengikut mereka Rasul tinggi derajatnya dalam karunia-karunia Allah subhanahu wa ta’ala dan besar pahala-pahala mereka jadi penjelasan yang yang indah termasuk daripada sihir ini tercela ya Nah di sini menunjukkan kepada pencelaan nah pencelaan yang dimaksud ini adalah pencelaan terhadap karena dari penjelasan yang yang indah tersebut akhirnya terjadi talbisul hamil mencampurkan kebenaran dengan kebatilan mencampurkan yang halal dengan yang haram yang asal hukumnya haram menjadi halal dengan ucapan-ucapan yang indah tadi Nah ini yang tercela dari pemahaman yang dipahami dari hadis tersebut sesungguhnya termasuk dari penjelasan-penjelasan yang indah terdapat sihir nah yuhman ringkasannya maka penjelasan tidak dipuji kecuali jika tidak keluar dari batasan dari batasan yang sudah dibatasi dan di dalam bab ini terdapat penutupan kebenaran dan juga pembenaran kebatilan nah ini penjelasan yang tercela kalau seperti ini ya al-bayan yang tercela kata-kata indah yang terjelas sampai kebenaran tidak terlihat tidak nampak sedangkan kebatilan diperindah maka jika keluar dari ini kepada ini Maka itulah yang tercela itulah penjelasan-penjelasan yang indah yang tercela karena menutupi kebenaran kemudian membenarkan yang bangkit dan oleh sebab inilah hadis-hadis menunjukkan seperti hadis bab ini wahabis innallahai Bali dan pendapat inilah yang ditunjuk oleh hadis-hadis seperti hadis bab hadis yang kita pelajari sekarang dan hadits Sesungguhnya Allah mengurai orang-orang yang terlalu mendalam dengan lisan sebagaimana sapi memutar-mutar balik lidahnya hadits riwayat Imam Ahmad dan Imam Abu Daud inilah tadi pembacaan bab yang ke-25 yang di dalam bab ini menjelaskan tentang sesuatu dari macam macam sihir dan para ikhwah yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa ta’ala dalil yang keempat yang kita baca tadi menjelaskan bahwa Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam menegaskan bahwa mengadu domba salah satu jenis perbuatan karena perbuatan mengadu domba sama dengan siri dalam kerusakan yang ditimbulkannya kerusakan yang ditimbulkan oleh pengadu domba sama dengan kerusakan yang ditimbulkan oleh apa oleh sihir kerusakan yang ditimbulkan oleh sihir sama dengan kerusakan yang ditimbulkan oleh pengadu domba Adapun penjelasan dalil yang kelima hadis Ibnu Umar radhiyallahu anhuma menjelaskan bahwa Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam menegaskan bahwa ucapan dan perbuatan yang indah termasuk sihir ucapan dan perbuatan yang indah termasuk bagaimana itu karena al-bayan adalah ucapan yang indah yang dapat menipu hati dan perasaan sebagaimana sihir menipu penglihatan ya dikategorikan Kenapa Karena biasa nipu hati dan perasaan sedangkan sihir juga menipu penglihatan jadi sama-sama alat tipuan Alhamdulillah selesai bab yang ke-26 itu Kiranya yang bisa saya sampaikan pada kesempatan kali ini dan kepada rujak saya memohon maaf karena tidak bisa melanjutkan untuk kepada pertanyaan kita cukupkan kajian kali ini Muhammad walhamdulillahi rabbil alamin wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh atas materi yang telah disampaikan dari pembahasan macam-macam sihir yang mudah-mudahan menjadi ilmu yang bermanfaat walaupun kajian singkat di kesempatan siang hari ini pembahasan dari kitab Tauhid disampaikan oleh Ahmad Zainudin mohon maaf tidak ada sesi tanya jawab di kesempatan siang hari ini Insya Allah mudah-mudahan di kesempatan yang akan datang untuk pertanyaan yang mungkin akan Anda ajukan nanti akan disampaikan bisa di kesempatan yang akan datang demikian kami undur diri Subhanallah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc. | Fathul Majid Syarah Kitab Tauhid
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply