radio Raja Bogor dan Radio Rodja Bandung menebar cahaya sunnah setelah Para pendengar dan pemirsa Rodja TV dimanapun anda berada [Musik] TV yang telah kami hadirkan untuk Anda program acara kajian ilmiah secara langsung saluran dan kajian Islam assalamualaikum warahmatullah [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] yang semakin dirahmati oleh Allah subhanahu wa ta’ala [Musik] yang pertama kita bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas semua Karunia serta kenikmatan yang Allah berikan kepada kita baik nikmat-nikmat dunia terlebih nikmat-nikmat yang terkait dengan kebahagiaan ukhrawiyah kita nikmat Hidayah nikmat iman dan nikmat Islam nikmat diberikan Taufik untuk bisa berjalan di atas petunjuk allah dan rasulnya Shallallahu Alaihi Wasallam dan mudah-mudahan kita semua senantiasa diberikan keistimewaan oleh di atas jalan-jalan kebaikan tersebut sampai kita diwafatkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala di alam yang fana ini di atas nikmat iman dan nikmat Islam sholawat dan salam semoga [Musik] senantiasa terlimpahkan dan tercurahkan kepada kedua Hasanah orang-orang beriman Muhammad bin Abdillah sholawat kepada keluarga beliau Kepada sahabat-sahabat beliau dan kepada setiap umat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam yang senantiasa berusaha untuk Istiqomah di atas petunjuknya dan di bawah naungan sunnahnya jamaah yang Allah muliakan kesempatan sore hari ini di hari yang ke-21 dari bulan Safar di tahun 1445 Hijriyah kita kembali diberikan Taufik oleh Allah subhanahu wa ta’ala untuk melanjutkan kajian rutin kita di dalam mengkaji kitab Nisa untaian nasehat bagi kaum wanita [Musik] yang tinggal di kota Madinah dan pada kesempatan sore hari ini kita masuk pelajaran yang ke-8 dari kitab tersebut dengan judul nasihatun watahni Atun nasehat dan ucapan selamat tahun berkata penulis hafizahullah [Musik] penulis ia sangat ditekankan di zaman-zaman seperti ini zaman yang begitu banyak fitnah-fitnah di dalamnya begitu banyak mulia perkara-perkara yang melalaikan seorang hamba dari tujuan penciptaannya perkara-perkara yang memalingkan seorang hamba dari tujuan Allah ciptakan di dunia Maka sangat ditekankan pada zaman-zaman seperti ini pada masa-masa seperti ini wasiat untuk bertakwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala wasiat untuk senantiasa berjalan di atas ketaatan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala serta wasiat untuk senantiasa Istiqomah berjalan di atas syariat Allah Subhanahu Wa Ta’ala sebagai bentuk nasehat kepada hamba-hamba Allah Subhanahu Wa Ta’ala [Musik] dan harapan mudah-mudahan nasehat tersebut menjadi uzur bagi seorang hamba di hadapan Allah Subhanahu Wa Ta’ala [Musik] wasiat senantiasa di atas ketaatan kepada Allah wasiat untuk senantiasa Istiqomah di atas syariat Allah Subhanahu Wa Ta’ala secara khusus lebih ditekankan lagi kepada kaum wanita kepada wanita-wanita muslimat [Musik] manusia-manusia yang mengharapkan kerusakan Mereka melihat bahwasanya sebab kerusakan terbesar adalah pada wanita-wanita muslimah mereka mengetahui bahwasanya di antara pintu kerusakan yang paling besar adalah dengan merusak wanita-wanita muslimah yang direncanakan banyak yang direncanakan oleh musuh-musuh Islam untuk merusak Islam dengan cara merusak wanita-wanita mereka dengan cara merusak wanita-wanita muslimah dan Ujung akhir dari apa yang mereka rencanakan adalah berusaha untuk menjatuhkan kemuliaan seorang wanita muslimah berusaha untuk menjatuhkan kehormatan seorang wanita muslimah berusaha untuk menjauhkan wanita muslimah dari hijabnya dari rasa malunya dari kemuliaan dan dari keutamaannya Allah subhanahu wa ta’ala berfirman di dalam surat an-nisa ayat yang ke-27 kata Allah Subhanahu Wa Ta’ala ingin menerima Taubat kalian Allah ingin agar kalian bertaubat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan tetapi orang-orang yang mengikuti syahwat-syahwat mereka justru menginginkan kalian untuk berpaling dari Hidayah Allah Subhanahu Wa Ta’ala Allah ingin kalian di atas kemuliaan Allah ingin kalian di atas ampunan Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan tetapi manusia-manusia yang memiliki hati yang rusak yang senantiasa memperturutkan syahwat-syahwat mereka justru menginginkan kalian agar berpaling dari petunjuk allah subhanahu wa ta’ala Maka sangat ditekankan bagi setiap wanita muslimah agar dia senantiasa bertakwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala menulis memberikan nasehat kepada setiap wanita muslimah untuk senantiasa bertakwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala hendaknya seorang wanita muslimah senantiasa meningkatkan kualitas takwanya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena tidak ada jalan kebahagiaan bagi seorang hamba melainkan dengan jalan ketakwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan hendaknya seorang wanita muslimah setiap wanita muslimah mengetahui hak pencipta atas dirinya hendaknya kita belajar Apa hak Allah atas kita hendaknya kita mengetahui perintah-perintah Allah subhanahu wa ta’ala yang Allah perintahkan kepada kita dan hendaknya setiap wanita muslimah berusaha mempelajari petunjuk-petunjuk tuntunan-tuntunan yang datang dari Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam yang di dalam petunjuk beliau terdapat rifah kemuliaan bagi seorang wanita muslimah terdapat kehormatan bagi seorang wanita muslimah terdapat keutamaan dan kebahagiaan dunia dan akhirat bagi setiap wanita muslimah ini yang harus kita pahami bahwa yang kita cari dalam kehidupan dunia bukankah kita mencari kebahagiaan bukankah kita mencari kemuliaan maka pahami bahwasanya kebahagiaan yang Hakiki kemuliaan yang Hakiki hanya ada bersama petunjuk allah dan rasulnya Shallallahu Alaihi Wasallam tidak mungkin seorang hamba mendapatkan kebahagiaan yang sifatnya Hakiki melainkan tatkala dia berusaha untuk berjalan di bawah bimbingan Allah dan rasulnya Shallallahu Alaihi Wasallam tidak mungkin seorang wanita muslimah mendapatkan kemuliaan yang Hakiki melainkan tatkala dia berusaha berjalan di bawah petunjuk alquranul Karim dan sunnah nabi kita yang mulia Alaihi sholatu Wassalam maka ini yang harus kita tanamkan ke dalam jiwa-jiwa kita pahamkan kepada diri-diri kita bahwasanya Sa’adah kita bahwasanya kebahagiaan kita bahwasanya Salamah keselamatan kita hanya ada bersama petunjuk allah dan rasulnya Shallallahu Alaihi Wasallam Allah ingin agar kita merasakan kebahagiaan maka Allah turunkan ya petunjuknya Allah utus para nabi dan rasul agar manusia mendapatkan petunjuk dalam menjalani kehidupan dunia mereka kata penulis Walmart seorang wanita muslimah yang cerdas yang berakal yang tulus mencintai kebaikan bagi dirinya maka dia tidak akan menoleh terhadap ajakan-ajakan manusia yang mengajak mereka kepada jalan-jalan kebinasaan wanita muslimah yang cerdas yang berakal tidak akan menoleh sama sekali ya dengan teriakan-teriakan manusia yang berusaha memalingkan mereka dari jalan Allah subhanahu wa ta’ala yang menghendaki hilangnya kemuliaan mereka Shallallahu Alaihi Wasallam seorang wanita muslimah yang Aqilah yang berakal yang nasihah yang tulus mencintai kebaikan untuk dirinya dia akan senantiasa Istiqomah berjalan di bawah petunjuk yang datang dari Allah dan rasulnya Shallallahu Alaihi Wasallam demi mendengarkan ucapan-ucapan manusia yang berusaha menjerumuskan dia kepada jalan-jalan kebinasaan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kata penulis maka pada kesempatan ini saya akan bawakan tiga buah hadis yang sangat Agung yang valid yang shahih dari nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam untuk merenungkan hadis-hadis tersebut ya secara secara cermat Mari kita merenungkan apa yang Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam tentang kaum wanita dan berusaha untuk mencermati ya faedah-faidah yang agung yang terkandung di dalam hadis tersebut hadis yang pertama adalah sebuah hadis yang dikeluarkan oleh Al Imam Al Bukhari dan Muslim di dalam kedua shahihnya [Musik] dari hadis Abu Sa’id al-khudri radhiyallahu [Musik] Allah rasulullahi Shallallahu Alaihi Wasallam keluar menuju mushola pada hari raya Idul Adha atau Idul Fitri keluar ke tanah lapang Nisa maka Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam melewati kaum wanita Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam melewati wanita-wanita muslimat yang hadir pada saat itu tatkala Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam melewati mereka maka Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam berkata kepada wanita-wanita muslimah yang hadir pada saat itu ya [Musik] bersedekahlah kalian Perbanyaklah sedekah oleh kalian kata Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam Sesungguhnya aku diperlihatkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala bahwasanya kalian kaum wanita adalah mayoritas penghuni neraka Allah Subhanahu Wa Ta’ala kebanyakan penghuni Neraka itu dari kalangan kaum wanita wanita-wanita muslimat bertanya kepada Rasulullah kenapa ya Rasulullah Apa sebabnya Kenapa kaum wanita menjadi penghuni terbanyak neraka Allah Subhanahu Wa Ta’ala maka Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam menjawab untuk sirna Al Asir karena kalian banyak melakna Kalian banyak menggunakan lisan-lisan kalian untuk melaknat orang lain dan karena kalian ya sering kali kufur nikmat Terhadap kebaikan-kebaikan Suami kalian kata Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam ya seseorang yang memiliki kekurangan pada akalnya dan agamanya namun bisa menundukkan laki-laki yang cerdas daripada salah seorang diantara kalian dan fitnah wanita itu bisa menunjukkan seorang laki-laki yang yang kuat sekalipun menunjukkan betapa dahsyatnya fitnah wanita itu maka dari hadis di atas hendaknya setiap wanita muslimah bertakwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala seorang wanita muslimah tidak ingin ya termasuk ke dalam bagian dari ahlulnar dalam bagian dari penghuni neraka Allah Subhanahu Wa Ta’ala maka ingat apa yang Nabi ya sabdakan dalam hadis di atas di antara sebab kenapa seorang wanita muslimah terjerumus ke dalam neraka Allah Subhanahu Wa Ta’ala adalah seringkali karena mereka tidak mampu menjaga lisan-lisan mereka untuk si banyak melakna ya orang lain seringkali kita mengumpat dengan lisan-lisan kita seringkali kita mencela orang lain dengan lisan-lisan kita kemudian sebab yang kedua di antara sebab yang menjadikan seorang wanita terjerumus ke dalam neraka Allah adalah karena perbuatan kufur kita terhadap suami-suami kita sering kali kita ya mengkufuri kebaikan suami-suami kita seringkali kita tidak pernah merasa bersyukur atas kebaikan suami suami kita maka hendaknya kita berusaha menjaga lisan-lisan kita dari mengumpat dari mencela orang lain tandanya kita berusaha untuk senantiasa bersyukur terhadap kebaikan suami-suami kita apapun yang suami kita berikan ya Meskipun kuantitasnya tidak banyak hendaknya kita syukuri karena hakikat keberkahan pada harta-harta kita itu tidak diukur dengan kuantitas yang banyak tapi hakikat keberkahan harta dalam kehidupan seorang muslim dan muslimah adalah sejauh mana harta tersebut bisa mengantarkan dia untuk dekat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala tatkala harta-harta yang kita miliki membuat kita jauh dari Allah subhanahu wa ta’ala jauh dari ibadah kepada Allah jauh dari majelis-majelis ilmu tersebut bukan dengan kesenangan kesenangan duniawiyah kita ya maka ketahuilah yaitu diantara tanda bahwasanya harta yang kita miliki jauh dari keberkahan sebaliknya tatkala harta yang kita miliki ya menopang kita untuk senantiasa berbuat ketaatan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala tatkala harta yang kita miliki yang menjadi wasilah kebaikan yang mengantarkan kita kepada ketaatan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala maka harta tersebut adalah harta yang diberikan barokah dan keberkahan oleh Allah subhanahu wa ta’ala Maka jangan kita mengukur kebaikan harta-harta yang kita miliki sebatas dengan kuantitas harta yang kita yang kita punya tapi hendaknya kita berusaha mengukur harta tersebut ya sejauh mana dia bisa menjadi wasilah kebaikan bagi seorang hamba di hadapan Allah Subhanahu Wa Ta’ala kemudian wasiat yang ketiga ya hendaknya seorang wanita muslimah jangan menjadi sebab ya terfitnahnya kaum laki-laki hingga mereka terjatuh ke dalam perkara-perkara yang dilarang oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena itu diantara sebab ya terjerumusnya seorang wanita ke dalam neraka Allah Subhanahu Wa Ta’ala tatkala mereka menjadi fitnah bagi laki-laki sehingga kaum laki-laki terjerumus ke dalam perbuatan fahisyah perbuatan yang keji ya maka itu di antara sebab yang menjerumuskan seorang wanita ke dalam neraka Allah Subhanahu Wa Ta’ala kemudian hadis yang kedua yang penulis Al Imam Al Baihaqi meriwayatkan di dalam kitabnya assunan dari sahabat yang mulia Shallallahu Alaihi Wasallam bahwasanya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pernah bersabda kata nabi yang mulia wanita yang terbaik diantara kalian adalah seorang wanita yang penyayang seorang wanita yang memiliki banyak anak seorang wanita yang senantiasa taat kepada suaminya Apabila mereka bertakwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala maka Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam mengkaitkan antara kebaikan seorang wanita muslimah dengan ketaatan kepada dengan ketakwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang menunjukkan kepada kita semuanya bahwasanya tidak mungkin seorang wanita mendapatkan predikat wanita yang terbaik kecuali tatkala dia berusaha bertakwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala maka Allah Subhanahu Wa Ta’ala adalah asas kebaikan setiap wanita muslimah di dunia dan akhirat kemudian kata Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam [Musik] dan seburuk-buruk wanita di antara kalian adalah wanita-wanita yang gemar ya mempertontonkan yakni kecantikannya di hadapan manusia tabarruj bersolek dan dia pertontonkan di hadapan manusia wanita-wanita yang memiliki sifat kesombongan dan mereka adalah ya wanita-wanita yang hatinya terkena penyakit kemunafikan tidak ada di antara mereka yang masuk ke dalam surga Allah Subhanahu Wa Ta’ala kecuali seperti ia burung gagak yang paruhnya merah yang kakinya berwarna merah di antara sekian burung gagak yang berwarna hitam artinya nggak banyak diantara mereka yang masuk ke dalam surga Allah Subhanahu Wa Ta’ala itu hadis yang yang kedua yang penulis bahwa hadis yang ketiga di dalam kitabnya pernah suatu saat kami membersamai sahabat yang mulia Amr Bin Al Ash radhiyallahu Anhu dalam perjalanan ibadah haji atau ibadah Umroh falamakum tatkala kami ya tiba di sebuah tempat yang bernama tiba-tiba kami mendapati seorang wanita ya yang di atas haudajnya ya kalau kita melihat unta kemudian ada semacam tenda di atas unta itu namanya Huda yang diletakkan di atas unta untuk melindungi dari teriknya panas matahari kami mendapati seorang wanita di dalam haudajnya dalam kondisi dia meletakkan tangannya ya di tenda tersebut dia keluarkan tangannya kita ya singgah di tempat tersebut memasuki satu Lembah ya dan kami pun ya masuk bersama bersama beliau ke lembah tersebut Kami para sahabat pernah singgah di tempat ini bersama Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam di lembah tersebut maka kami melihat ada sekawanan ya burung-burung gagak yang warnanya hitam dan diantara sekawanan burung-burung gagak yang berwarna hitam tersebut ada gagak-gagak yang akson itu maknanya ya paruhnya merah kemudian kakinya merah beda dari yang lainnya ya tapi jumlahnya sedikit ya hanya satu dua ya hanya satu dua dari sekawanan gagak yang hitam tersebut diantara mereka ada gagak yang yang berbeda dari yang lainnya yang paruhnya dan kakinya berwarna merah seketika itu Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda kata Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam tidak akan masuk surga dari kalangan wanita kecuali ya sebagaimana kuantitas ya gagak yang paruhnya dan kakinya merah tersebut dibandingkan dengan ya sekawanan gagak itu artinya sangat sedikit ya diantara di antara kaum wanita yang masuk surga Allah Subhanahu Wa Ta’ala ya perbandingannya ya yang satu ya dibandingkan dengan sekawanan gagal yang sangat yang sangat banyak meriwayatkan di dalam kitab mustadraknya di mana wanita yang dilihat oleh Amr Bin Al Ash pada saat itu dia meletakkan tangannya ya di luar haudadnya di luar tendanya dalam kondisi mengenakan perhiasan mengenakan cincin dia letakkan di luar sehingga manusia melihat perhiasannya menambahkan disebutkan bahwasanya wanita yang dilihat oleh Amr Bin Al Ash itu dalam kondisi memakai perhiasan pakai cincin pakai gelang kemudian dia tampakkan ya dia dia tampakkan agar manusia melihat apa yang dia yang dia miliki dengan ya sebab itu Amr Bin al-ash ya ini membawakan Hadis Rasulullah SAW bahwasanya ya Di antara sekian banyak wanita maka yang masuk surga Allah Subhanahu Wa Ta’ala hanya sebagian kecil di antara di antara mereka Subhanallah kalau seandainya Amr Bin Al Ash hidup di zaman kita sekarang yang melihat kondisi-kondisi wanita di zaman ini apa yang diucapkan beliau hanya melihat seorang wanita yang hanya tampak tangannya ya Kelihatan perhiasannya sampai beliau teringat hadis rasulullah shallallahu alaihi wasallam tentang sedikitnya jumlah wanita yang akan masuk surga Allah Subhanahu Wa Ta’ala Bagaimana ya sekiranya Amr Bin Al Ash melihat kondisi wanita-wanita muslimah di zaman sekarang Tuhan wahai wanita muslimah Coba anda renungkan tiga hadis di atas Coba Kita Renungkan dengan seksama tiga hadis di atas nabi menyebutkan tentang neraka Allah dan nabi mengabarkan bahwasanya mayoritas penghuninya adalah dari kalangan kaum wanita nabi Sebutkan ya sedikitnya jumlah wanita yang masuk ke dalam surga Allah subhanahu wa ta’ala nabi menyebutkan tentang neraka nabi Sebutkan ya mayoritas penghuni Neraka adalah kaum wanita tatkala disebutkan tentang surga nabi Sebutkan bahwasanya yang masuk surga di antara kaum wanita itu sangat sedikit [Musik] nabi menyebutkan ya kondisi wanita yang terkait dengan surga dan neraka Allah Subhanahu Wa Ta’ala sama sekali bukan dalam rangka memutus harapan kaum wanita dari rahmat Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak bukan karena ingin memutuskan harapan kaum wanita bukan karena ingin membuat kaum wanita pesimis dari surga Allah Subhanahu Wa Ta’ala sama sekali tidak salam akan tetapi nabi Shallallahu Alaihi Wasallam menyebutkan perkara-perkara di atas sebagai bentuk nasehat kepada kaum wanita sebagai bentuk tahdzir peringatan bagi wanita-wanita muslimah dari perkara-perkara yang menimbulkan murka Allah subhanahu wa ta’ala dan sanksi Allah Subhanahu Wa Ta’ala ya nabi Sebutkan tentang sedikitnya jumlah wanita yang masuk ke dalam surga Allah subhanahu wa ta’ala nabi Sebutkan mayoritas penghuni Neraka adalah kalangan kaum wanita bukan untuk membuat kaum wanita berputus asa dari rahmat Allah Subhanahu Wa Ta’ala tapi karena nabi ya mencintai mereka mencintai wanita-wanita muslimat nabi memberikan nasihat kepada mereka kalau ya Seandainya Anda wahai wanita muslimah tidak ingin termasuk ke dalam mayoritas penghuni neraka sebaliknya kalau seandainya anda menginginkan yang menjadi penghuni-penghuni surga maka jauhi sifat-sifat jauhi karakter-karakter yang dengannya wanita masuk ke dalam neraka Allah Subhanahu Wa Ta’ala nabi ingin mewanti-wanti wanita muslimah dari segala hal yang menjerumuskan wanita ke dalam neraka Allah Subhanahu Wa Ta’ala ataupun ia sanksi-sanksi yang disebutkan dalam hadis di atas itu di antara bentuk yang kecintaan Nabi kepada wanita-wanita muslimah ya maka hendaknya kita berusaha untuk menghisap diri-diri kita ya kita tidak punya jaminan selamat dari neraka Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan kita tidak punya jaminan untuk masuk ke dalam surga Allah Subhanahu Wa Ta’ala apalagi kaum wanita dikabarkan oleh Nabi Alaihi sholatu Wassalam yang mereka menjadi mayoritas penghuni neraka Allah Subhanahu Wa Ta’ala maka ini tentu Ya bagi kaum wanita bagaimana dia wajib berusaha bertakwa kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dan berusaha menyelamatkan dirinya dari siksa neraka Allah Subhanahu Wa Ta’ala [Musik] Bukankah sudah sepatutnya bagi seorang wanita muslimah untuk merenungi dengan kejujurannya tiga hadis di atas tiga hadis yang penulis bawakan adalah hadis-hadits yang sangat layak untuk direnungkan oleh setiap wanita muslimah untuk dia Perhatikan ya sebab-sebab yang mengantarkan seorang wanita diancam dengan sanksi dengan neraka Allah Subhanahu Wa Ta’ala kemudian setelah setelah dia berusaha merenungi hadits tersebut ya dia pun berusaha untuk menjauhi segala perkara yang mendatangkan murka Allah Subhanahu Wa Ta’ala setelah seorang wanita muslimah ya dengan seksama merenungi tiga hadis di atas dia berusaha untuk mencari cara ya bagaimana caranya selamat dari murka Allah Subhanahu Wa Ta’ala Bagaimana caranya dia selamat dari siksa api neraka Allah Subhanahu Wa Ta’ala [Musik] dan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam telah menyebutkan secara gamblang telah menyebutkan secara jelas bahwasanya diantara sebab terbesar di antara musibah terbesar yang menjerumuskan mayoritas kaum wanita ke dalam neraka Allah subhanahu wa ta’ala nabi Sebutkan diantaranya adalah at-tabarruj yang perbuatan bersolek ya mempertontonkan perhiasannya dihadapan manusia yang bukan mahramnya kemudian sifat kesombongan sifat sombong ini diantara sebab yang menjerumuskan banyak wanita ke dalam neraka Allah subhanahu wa ta’ala yang berusaha menjaga kehormatannya memiliki ya sifat sombong di hadapan manusia merendahkan orang lain meremehkan pihak lain kemudian diantara sebab yang lain yang menjerumuskan seorang wanita ke dalam neraka Allah Nabi Sebutkan ya bahwasannya kaum wanita itu gemar memfitnah kaum laki-laki yang melakukan sesuatu yang bertujuan untuk memfitnah kaum laki-laki ya Sehingga terjatuhlah banyak kaum laki-laki ke dalam kerusakan ke dalam perbuatan zina sehingga Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda Bali mengatakan Aku tidak pernah melihat sosok manusia yang kurang akal dan agamanya Tapi ya begitu Dahsyat di dalam menghilangkan akal kaum laki-laki daripada salah seorang diantara kalian wahai kaum wanita Artinya bahwasanya diantara fitnah yang paling dahsyat yang menyebabkan kaum laki-laki berpaling dari Hidayah Allah Subhanahu Wa Ta’ala terjatuh ke dalam perbuatan dosa dan maksiat adalah fitnah kaum wanita maka Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam memperingatkan kaum laki-laki tentang bahaya fitnah wanita kata Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam maka ya hati-hatilah dari fitnah dunia dan fitnahnya kaum wanita karena seringkali kita ya terjerumus ke dalam perkara-perkara yang dimurkai oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena fitnahnya kaum wanita ya lihat ya berapa banyak kezaliman dan kerusakan yang timbul akibat terfitnahnya kaum laki-laki oleh kaum wanita maka hendaknya wanita-wanita muslimat menjaga kehormatan mereka hendaknya wanita-wanita muslimat bertakwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala jangan sampai dia yang menjadi bagian dari tentara-tentara setan di dalam memalingkan kaum laki-laki dari jalan kebenaran dari Hidayah Allah Subhanahu Wa Ta’ala maka seorang wanita yang cerdas ya dia merasa kasihan dengan dirinya sendiri dia berusaha menjaga dirinya sendiri seorang wanita muslimah berusaha ya agar tidak memiliki sifat dan karakter sebagaimana wanita-wanita yang dikabarkan oleh Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam sebagai penghuni neraka Allah Subhanahu Wa Ta’ala seorang wanita yang cerdas berusaha ya agar selamat dari sifat-sifat dan karakter-karakter wanita yang diancam dengan ya sanksi yang sangat berat di hari kiamat nanti dan coba renungkan Semoga Allah menjaga anti wahai muslimah coba anti Renungkan [Musik] Coba anda renungkan wahai wanita muslimah yang Semoga senantiasa dijaga oleh Allah subhanahu wa ta’ala lihat yang bagaimana tatkala sahabat yang mulia Amr Bin al-ash melihat wanita di daerah dalam kondisi menampakan ya tangannya dia menampakkan perhiasan-perhiasan yang ada pada tangannya dia Letakkan tangannya di luar sehingga terlihat oleh manusia seketika itu Amr Bin Al Ash langsung teringat dengan ancaman Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam terhadap kaum wanita bahwasanya kaum wanita itu jumlahnya sedikit di antara mereka yang masuk ke dalam surga Allah Subhanahu Wa Ta’ala Padahal baru melihat apa yakni perhiasan yang ada pada tangan wanita tersebut beliau langsung teringat ancaman Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam terhadap kaum wanita bagaimana kalau seandainya sahabat Amr Bin Al Ash itu melihat kondisi mayoritas wanita di zaman sekarang yang mereka keluar bebas menampakan perhiasannya ia bersolek ya dengan tanpa aturan ya menggunakan wangian menampakan yakni aurat aurat mereka ya bagaimana kalau seandainya Ammar bin Al Ash melihat kondisi wanita di zaman sekarang Maka apakah mereka wanita-wanita muslimah tidak berusaha bertakwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala Apakah wanita-wanita muslimah tidak takut ya bagaimana tatkala dia harus berdiri di hadapan Allah subhanahu wa ta’ala untuk mempertanggungjawabkan setiap perbuatan yang dia lakukan di dunia maka apa yang kebaikan Apa yang diharapkan oleh seorang wanita baik kebaikan duniawi ataupun kebaikan apa yang dia harapkan tatkala dia keluar perhiasannya tatkala wanita keluar ya dengan laki-laki tatkala seorang wanita dengan sengaja untuk memfitnah kaum laki-laki untuk mengarahkan pandangan laki-laki kepada dirinya ayah apa yang dia harapkan dari perbuatan semacam itu seorang wanita memfitnah laki-laki ya dengan dandanannya dengan perhiasannya apa yang diharapkan kemuliaan apa yang dia yang dia inginkan perbuatan-perbuatan semacam itu ya tidak lain hanyalah kerugian sangat besar keburukan yang sangat besar dan bala yang sangat yang sangat besar Adapun seorang wanita yang berakal seorang muslimah yang cerdas maka dia berusaha untuk menjauhkan dirinya dari perbuatan-perbuatan tersebut dari tabarruj dari ikhtilaf ya dari memfitnah kaum laki-laki wanita yang bersungguh-sungguh di atas ketaatan kepada Allah dan bersungguh-sungguh di dalam meraih Ridhonya Allah subhanahu wa ta’ala ini ya karakter wanita muslimah yang cerdas wanita yang takut kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang bersemangat di atas amal ketaatan kepada Allah dan wanita yang bersungguh-sungguh di dalam mencari keridhoan Allah Subhanahu Wa Ta’ala hendaknya seorang wanita muslimah merenungkan apa yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad di dalam ustaznya dari Jalan Sahabat yang mulia Abdurrahman bin Auf radhiyallahu Anhu Beliau berkata kalau Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pernah bersabda kata nabi yang mulia apabila seorang wanita muslimah menjaga salat lima waktunya menjaga puasa Ramadan menjaga kemaluannya dan berusaha untuk taat kepada suaminya ini 4 perkara ya yang dikatakan oleh Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam sebagai wasilah yang mengantarkan seorang hamba ke dalam surga Allah Subhanahu Wa Ta’ala kata nabi yang mulia kalau seandainya seorang wanita Dia menjaga salat lima waktunya menjaga kewajiban puasa Ramadan ia berusaha menjaga kehormatannya menjaga kemaluannya kemudian berusaha taat kepada suaminya maka dikatakan kepadanya silahkan kamu masuk ke dalam surga dari pintu manapun yang kamu inginkan selamat bagi wanita muslimah mendapatkan janji Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam mendapatkan keutamaan yang sangat Agung tersebut apabila seorang wanita mampu berjalan dalam kehidupannya di atas ketaatan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala berusaha menjalankan apa yang Allah perintahkan dan berusaha menjauhi apa yang dilarang oleh Allah subhanahu wa ta’ala bagi wanita muslimah dengan apa yang Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam janjikan kepada mereka berupa di berikan kesempatan untuk masuk ke dalam surga Allah Subhanahu Wa Ta’ala dari pintu manapun yang dia inginkan kalimat kehidupan seorang wanita ya di atas kehidupan yang lebih Sebutkan di atas ketaatan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dan taat kepada suaminya maka kehidupan seperti itu adalah kehidupan yang sangat mulia kehidupan yang sangat baik walahayamul Qiyamah maulun Karim Robbi Jallallah wanita muslimah yang dalam kehidupan dunianya di atas ketaatan kepada Allah di atas ketakwaan kepada Allah maka dia akan merasakan kehidupan yang yang indah kehidupan yang tenang kehidupan yang penuh dengan kemuliaan dan di hari kiamat nanti dia akan mendapatkan janji yang Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam Kabarkan serta keutamaan yang sangat Agung itu berupa keridhoan Allah subhanahu wa ta’ala dan dimasukkan ke dalam surganya Allah subhanahu wa ta’ala yang penuh dengan kenikmatan dan diselamatkan dari azab Allah Subhanahu Wa Ta’ala Itulah kehidupan yang baik di dunia dan akhirat di dunia ya hidupnya bahagia tenang ya dan di akhirat dimasukkan ke dalam surga Allah subhanahu wa ta’ala dan diselamatkan dari azab Allah Subhanahu Wa Ta’ala Ra wihal Tuhan kata penulis Adapun tatkala seorang wanita terpedaya dengan ya perhiasan kehidupan dunia yang semu dengan fitnah-fitnah kehidupan dunia dengan permainan-permainan duniawi yang semu maka itu tandanya dia terfitnah dalam agamanya ya dan akan hilang darinya akhlaknya akan hilang darinya kemuliaannya ya akan hilang darinya ya akhlak-akhlak yang mulia adab-adab yang mulia dikarenakan ya terfitnah dengan yakni kehidupan dunia yang yang semu dia akan tinggalkan semua ya akhlak yang diajarkan oleh Allah dan rasulnya Shallallahu Alaihi Wasallam oleh karenanya kata penulis oleh karenanya kewajiban setiap wanita muslimah adalah bertakwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala berusaha untuk menjaga ketaatan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala berusaha untuk menjalankan apa yang Allah perintahkan dan berusaha untuk menjauhi segala macam sebab segala macam pintu yang mengarahkan dia kepada jalan-jalan kesesatan jalan-jalan penyimpangan dan kepada para wali kepada wali-wali wanita hendaknya mereka juga bertakwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala terhadap istri-istri mereka terhadap saudari-saudari wanita mereka terhadap anak-anak perempuan mereka hendaknya kita bertakwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala ya terhadap wanita-wanita yang di bawah perwalian kita bisa menjalankan tugas sebagai seorang pemimpin Ya bagi kaum wanita mentarbiyah wanita-wanita yang berada di bawah tanggung jawab kita ya dengan cara mengajarkan adab kepada mereka yang mendidik mereka mengenalkan syariat Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengajarkan adab-adab di dalam syariat kita mengajarkan batasan-batasan di dalam agama kita dan setiap kita akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah subhanahu wa ta’ala ya tentang wanita-wanita yang di bawah perwalian kita ya maka masing-masing pihak Seorang wanita secara pribadi berusaha bertaqwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala ya sebagaimana seorang wali seorang suami ya seorang saudara bagi saudarinya seorang suami bagi istrinya seorang ayah bagi anak-anak perempuannya juga berusaha untuk ya mengajarkan mereka mendidik mereka dengan aturan-aturan Allah subhanahu wa ta’ala setiap kalian adalah pemimpin dan setiap pemimpin kata Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang dia Pimpin dihadapan Allah Subhanahu Wa Ta’ala di hari kiamat nanti mudah-mudahan apa yang kita kaji di kesempatan sore hari ini bermanfaat untuk kita semuanya apa apa yang hak semata-mata Taufik dari Allah subhanahu wa ta’ala yang salah dan kurang karena kesalahan dan kekurangan ilmu yang saya miliki Rasulullah [Musik] alamin Subhanallah wabihamdika asyhadu alla ilaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaih Asalamualaikum warahmatullah wabarakatuh
Ustadz Abu Zaid Cecep Nurrohman, Lc., M.A. | Mau’izhatun Nisa’
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply