Kata kunci pembahasan
- Materi kajian
- Penjelasan Rahmat Allah kepada hamba-hambaNya
- Tidak ada kewajiban bila disertai dengan ketidakmampuan
- Tidak ada yang haram bila disertai dengan darurat
- Bedanya hajat dengan darurat
- pergi ke kantor naik angkot tapi ikhtilat atau beli motor tapi cicilannya riba
- Seorang insan itu tidak akan menanggung dosa orang lain
- Agama Islam itu mudah
- Kemampuan manusia terbatas
- Amalan shalih adalah hasil usaha
- Kasih sayang Allah kepada hamba-hambaNya
- Tawasul dalam berdoa
- Udzur karena ketidaktahuan
- Perbuatan manusia dengan pilihan dan kehendaknya
- Manusia tidak lepas dari lupa dan salah
- Minta kepada Allah afiyat
para pemirsa dan pendengar jadi manapun Anda berada beberapa saat lagi kami akan hadirkan ke ruang dengan anda dan keluarga anda kajian yang kami pancaluaskan dari Masjid Al Barkah Jalan Pahlawan Kampung Tengah Cileungsi atau Komplek Radio Rodja yang mudah-mudahan kita bisa mengambil faedahnya dan Kami mengucapkan selamat menyimak semoga bermanfaat kajian Islam
Materi kajian
Alhamdulillah washolatu wassalamu ala rasulillah kita di ayat yang terakhir dari surat al-baqarah Allah ta’ala berfirman Audzubillahiminasyaitonirrojim kan membebani jiwa kecuali sesuai dengan kemampuannya berupa pahala dan ia pun akan mendapatkan dosa dari maksiat yang ia lakukan [Musik] kami Jangan engkau sangsi kami jika kami lupa atau salah tak sengaja Rabbana wala tahmil Alaina dengan engkau tangguhkan kepada kami isrankamah amal tau beban-beban yang berat sebagaimana engkau tanggungkan kepada orang-orang sebelum kami Jangan engkau berikan kepada kami beban yang kami tidak mampu untuk melakukannya [Musik] maka Maafkanlah kami ampunilah kami dan rahmatan kami Anta Maulana pelindung kami maka tolonglah kami atas orang-orang yang kafir dari ayat ini kita ambil faedah kata Syekh Muhammad
Penjelasan Rahmat Allah kepada hamba-hambaNya
Penjelasan Rahmat Allah kepada hamba-hambaNya di mana Allah tidak memberikan beban kecuali sesuai dengan kemampuan mereka saja. Padahal allah mampu saja memberikan kepada kita beban yang kita tidak mampu. Tapi karena rahmat Allah itu mendahului kemurkaanNya, maka dengan rahmat Allah Allah memberikan kepada kita syariat-syariat sesuai dengan kemampuan kita.
Tidak ada kewajiban bila disertai dengan ketidakmampuan
Ayat ini menunjukkan kepada sebuah kaidah yang disebutkan oleh para ahli ilmu para ulama: “Tidak ada kewajiban bila disertai dengan ketidakmampuan, dan tidak ada sesuatu yang diharamkan bila disertai dengan keadaan darurat.”
Namun kalau kewajiban yang tidak mampu kita lakukan itu mempunyai ganti, maka wajib untuk mengambil gantinya. Contohnya berwudhu dengan air, ketika tidak mampu berwudhu dengan air ada gantinya. Yaitu tayamum.
Jadi sesuatu yang wajib itu menjadi tidak wajib kalau tidak mampu. Haji kalau tidak mampu maka menjadi tidak wajib. Zakat kalau tidak memiliki nisab (tidak mampu) maka tidak wajib. Puasa Ramadan kalau tidak mampu untuk berpuasa (misalnya dia sakit), maka dia boleh tidak puasa tapi wajib untuk mengganti di hari yang lain. Demikian pula shalat lima waktu yang wajib berdiri. Tapi kalau tidak mampu berdiri boleh duduk, kalau tidak mampu duduk boleh berbaring di atas rusuknya sesuai dengan kemampuan.
Tidak ada yang haram bila disertai dengan darurat
Demikian pula tidak ada yang haram bila disertai dengan darurat. Apa itu darurat? Disebut darurat kalau menyebabkan kerusakan pada akal, agama, jiwa, dan harta. Itu disebut dengan darurat. Maka sesuatu yang sifatnya haram menjadi boleh ketika darurat. Walaupun kata para ulama, sesuatu yang diharamkan itu ada dua macam. Ada yang diharamkan karena menjerumuskan. Contohnya melihat wanita yang bukan mahram karena itu bisa menjerumuskan kepada zina, ikhtilat (campur baur laki-laki dan wanita) haram karena itu bisa menjerumuskan kepada zina. Ini namanya diharamkan karena menjerumuskan.
Ada yang kedua, diharamkan karena memang perbuatannya itu haram. Contohnya zina, secara perbuatannya pun haram, makan, riba, mencuri, membunuh, korupsi dan yang lainnya. Ini namanya haram secara dzatnya.
Dibedakan oleh para ulama, sesuatu yang diharamkan karena bisa menjerumuskan boleh saat dibutuhkan saja. Sedangkan yang diharamkan secara dzatnya, hanya boleh ketika darurat saja.
Bedanya hajat dengan darurat
Apa bedanya ketika hajat dengan ketika darurat? Bedanya kalau darurat itu akan menimbulkan mudharat, kalau hajat itu kita butuh walaupun tidak menimbulkan mudharat. Misalnya kalau kita berada di tempat yang dingin sekali. Kalau kita tidak pakai jaket menyebabkan kita binasa. Maka darurat kita harus pakai jaket. Setelah pakai jaket masih terasa dingin. Kita masih butuh jaket yang kedua. Tapi kalau nggak pakai yang kedua pun juga nggak bakal mati. Maka yang kedua ini disebut hajat, kalau yang pertama tadi disebut darurat. bisa nggak membedakan?
bedakan antara yang sifatnya darurat dengan yang sifatnya apa sesuatu yang diharamkan karena bisa menjerumuskan boleh saat ada hajat contoh misalnya ya melihat wanita yang bukan mahram tapi boleh saat ada hajat ingin menikahinya ada
pergi ke kantor naik angkot tapi ikhtilat atau beli motor tapi cicilannya riba
orang bertanya kepada saya ustad mana yang saya pilih Saya pergi ke kantor ya naik angkot tapi ikhtilat atau saya beli motor tapi cicilannya riba mana yang harus saya ambil soalnya ini dua-duanya mau download ini kita katakan akhi riba itu jauh lebih berat sedangkan ikhtilat itu sesuatu yang sifatnya menjerumuskan kalau memang kamu sangat butuh ya terpaksa tapi jangan sengaja nyari tempat yang diketahui itu berusaha sekuat tenaga untuk menghindar Ya gimana lagi Nggak ada lagi mau jalan kaki jauh motor nggak punya misalnya daripada sistemnya riba ya Selama masih bisa cari yang halal wajib mencari yang halal ya dan mengambil yang lebih ringan demikian misalnya Sutra Sutra itu haram buat laki-laki Kenapa diharamkan karena menjerumuskan kepada tasyabbuh dengan wanita namun Nabi SAW mengizinkan sebagian sahabat untuk memakai Sutra dalam rangka kebutuhan untuk pengobatan nikah Izinkan demikian pula ya membeli kurma kering dengan kurma basah diharamkan oleh Rasulullah SAW Kenapa karena menjerumuskan kepada riba tapi nabi mengizinkan bagi mereka yang membutuhkan yang disebut dengan al-aray sehingga pada waktu itu yang akan Islam ini kaidah bahwa
hanya boleh sesaat apa dengan syarat syarat yang pertama daruratnya hilang Adapun kalau daruratnya tidak hilang maka tetap tidak boleh Syekh Muhammad memberikan contoh contoh misalnya kalau ada orang yang sedang kehausan sangat haus sekali tidak ada minuman kecuali arak kira-kira kalau minum arak itu harusnya hilang nggak malah tidak hilang Malah semakin haus berarti daruratnya tidak apa tidak hilang syarat yang kedua tidak boleh menimbulkan mudharat yang sama contoh misalnya kalau antum diancam untuk dibunuh di mana Antum dipaksa untuk membunuh orang lain Kalau antum tidak bunuh teman maka Antum yang dibunuh maka pada waktu itu tidak boleh membunuh Kenapa karena daruratnya sama bahayanya apa mudharatnya apa sama-sama maka pada waktu itu tidak boleh kita lakukan ini dalil daripada kaidah ini apa ayat ini Allah berfirman Allah tidak membebani jiwa kecuali dengan apa kemampuannya saja faedah yang ketiga
Seorang insan itu tidak akan menanggung dosa orang lain
seorang insan itu tidak akan menanggung dosa orang lain Kenapa karena Allah mengatakan ia akan mendapatkan pahala dari amal kebaikannya dan dia pun akan mendapatkan dosa dari amal keburukannya kemudian kata beliau Siapa yang memulai atau mencontohkan ya perbuatan yang buruk maka ia mendapatkan dosanya dan dosa orang-orang yang mengamalkannya tanpa dikurangi dari dosa mereka itu gimana katanya seseorang tidak akan menanggung dosa orang lain tapi nabi mengatakan bahwa orang yang mencontohkan perbuatan buruk dia akan dapat dosanya dan dosa orang-orang yang mengamalkan ini tidak masuk dalam kaidah tadi ya bahwa seseorang tidak akan menanggung dosa orang lain kenapa karena dia yang pertama kali mencontohkan lalu kemudian diikuti orang-orang bahkan anak tidak umbi minasari sehingga ketika orang-orang mengikuti perbuatannya itu akibat perbuatan dia sendiri dimana dia yang pertama kali mencontohkan sehingga dialah yang menjadi sebab orang-orang ikut jatuh kepada apa keburukan tersebut maka dia mendapatkan dosa-dosa mereka karena dia yang menyebabkannya beda selanjutnya meminta Islami
Agama Islam itu mudah
agama Islam itu mudah agama Islam ini apa mudah karena Allah berfirman Allah tidak membebani jiwa kecuali sesuai dengan kemampuannya menunjukkan kemudahan Islamnya ya makanya kalau kita perhatikan syariat-syariat Allah perintah-perintah Allah semua mampu dilakukan dan ketika kita tidak mampu Allah pun memaafkan Subhanallah makanya Rasulullah agama ini mudah ada orang yang memberat-beratkan agama ini kecuali pasti kalah cabang daripada kaidah ini bahwa agama Islam itu mudah bahwa manusia itu berbeda-beda dalam kewajibannya orang yang mampu Berdiri dalam shalat fardhu wajib berdiri yang tidak mampu wajib duduk yang tidak mampu duduk ya kewajiban dia sesuai dengan kemampuan dia masing-masing orang yang mampu Haji dengan badan dan hartanya wajib dia pergi ya Adapun orang yang tidak mampu Haji dengan badannya tapi dia mampu Haji dengan hartanya maka dia wajib membatalkan orang lain untuk mengajikan dirinya faedah yang kelima Pancasila kemampuan manusia itu apa terbatas ya dalam ilmu dalam pemahaman dalam hafalan dalam kekuatan fisik kalau kita paksakan melebihi kemampuan kita error maka dari itu Allah maha tahu bahwa
Kemampuan manusia terbatas
manusia itu kemampuannya terbatas maka dengan rahmatnya Allah memberikan beban sesuai dengan batasan kemampuan mereka selanjutnya akan mendapatkan pahala yang ia telah lakukan dari kebaikan tanpa dikurangi sedikitpun juga ini sesuai dengan firman Allah dalam surat Thaha ayat 112 Mukmin Siapa yang beramal saleh dalam keadaan dia Mukmin maka ia tidak perlu dia tidak akan takut dizalimi maka Subhanallah akan Islam
Semua amalan seorang insan selama ia ikhlas dan sesuai dengan apa sunnah Rasulullah dia akan mendapatkan pahalanya Pak dan jangan khawatir untuk dikurangi sama Allah nggak mungkin kecuali kalau kita sendiri yang mengurangi apa Oke kita sering mengurangi mungkin nggak mungkin contoh misalnya keikhlasannya kurang ya masih ada niat-niat selain Karena Allah contoh misalnya ujub dengan amal akhirnya malah dibatalkan sama Allah subhanahu wa ta’ala sehingga akhirnya pahalanya hilang naudzubillah amin
Amalan shalih adalah hasil usaha
Amalan shalih adalah hasil usaha sedangkan amalan keburukan itu adalah merupakan apa kerugian karena Allah mengatakan untuk amalan Saleh Sedangkan untuk amalan keburukan berarti yang namanya amalan Saleh sifatnya khas faedah yang akan ia dapatkan sedangkan amalan keburukan sifatnya karena dia akan mendapatkan sanksi atas perbuatannya Aminah faedah selanjutnya rohmatullohi ta’ala Berhala doa
Kasih sayang Allah kepada hamba-hambaNya
Kasih sayang Allah kepada hamba-hambanya Gimana Allah mengajarkan sebuah doa yang mereka hendaknya berdoa dengannya Ya Allah mengajarkan doa Robbana la Tu akhirnya Jangan engkau sanksi kami Jangan engkau siksa kami jika kami lupa atau salah tak sengaja Masya Allah
Tawasul dalam berdoa
seorang insan hendaknya bertawasul dalam berdoa kepada Allah dengan sifat Allah yang sesuai dengan yang dia minta ketika kita minta dan yang namanya minta itu kan kepada pemilik Adapun kepada yang tidak memiliki ya ngapain kita minta pemilik segala sesuatu siapa Allah Maka sangat sesuai kita ucapkan Rabbana Rob itu artinya apa pemilik nya peminat faedah selalu bahwa
Udzur karena ketidaktahuan
orang yang lupa atau bodoh maka ia dimaafkan ya diberikan uzur ini ayat hujjah akan adanya uzur Bil Jahal pemberian uzur karena apa kebodohan ketidaktahuan dimana Allah mengatakan Jangan kau siksa kami jika kami lupa atau salah tak sengaja sedangkan orang yang bodoh itu tidak sengaja karena dia tidak tahu maka disebutkan dalam hadis bahwa Allah akan menjawab soal itu aku telah melakukan itu namun ya bukan berarti dia tidak disiksa artinya dia tidak diminta Ya wajib contoh kalau ada orang yang meninggalkan kewajiban karena lupa ya Atau dia tidak tahu itu hukumnya apa wajib ketika dia ingat dan ketika dia tahu maka dia wajib mengqada dia wajib apa kecuali kalau ada Dalil yang menunjukkan bahwa dia tidak perlu mengqadha contoh misalnya kalau ada orang yang sedang puasa lupa terus makan tapi satu piring baru ingat sekali lagi puasa maka pada waktu itu batal nggak puasanya Enggak wajib Qada Kenapa karena ada dalil Adapun kalau seseorang lupa salat lima waktu misalnya ya karena sedang asyik dengan sebuah pekerjaan lupa akhirnya klewaktu-waktunya maka pada waktu itu dia wajib mengqadhanya saat dia apa ingat ya selanjutnya
Perbuatan manusia dengan pilihan dan kehendaknya
Kenapa karena Allah berfirman Allah tidak akan membebani jiwa kecuali sesuai dengan kemampuannya banyak sehingga ayat ini kata beliau bantahan terhadap firqoh Jabariyah Siapa itu kaum Jabariyah itu mereka yang mengatakan bahwa manusia tidak punya pilihan manusia tidak punya apa Pilihan ini manusia itu katanya Iya bagaikan jarum jamnya gitu aja udah ngikutin takdir tinggal orang-orang jabria menganggap bahwa orang yang berbuat maksiat yang Abdullah disalahkan Ya sudah takdir gimana lagi manusia tidak punya pilihan maka kita bantah dengan ayat ini Allah berfirman Allah tidak membebani jiwa kecuali sesuai dengan apa kemampuan dan itu menunjukkan bahwa perbuatan manusia itu atas dasar pilihan dia juga dan kita bisa merasakan sendiri kok kita dipilih antara mau salat atau tidak salat dia tidak kita dipilih antara berbuat maksiat atau berbuat taat tidak ada yang memaksa kita diberikan oleh kemampuan untuk meninggalkan maksiat diberikan oleh Allah kemampuan untuk melaksanakan ketaatan ya ini akal Islam beda selanjutnya wa minha waridun Al Basyar
Manusia tidak lepas dari lupa dan salah
bahwa yang namanya lupa dan salah tak sengaja itu memang tempatnya manusia itu tak lepas dari dua ini Pak lupa atau salah tak sengaja Kenapa Allah berikan kepada kita lupa karena ada hikmah yang agung dengan adanya lupa Alhamdulillah kita melupakan kesalahan teman-teman kita bayangkan kalau antum ingat terus kesal terus kita jadi ya bisa memaafkan orang lain saat dzikir lupa udah berapa ini dari kebaikan buat kita kita ulangi lagi dapat lebih banyak iya itu lupa itu terkadang menjadi sebuah kebaikan tapi lupa terkadang menjadi sebuah bencana contoh misalnya kita lupa melupakan di hafalan Alquran kita akibat keteledoran kita maka tentu ini ya sesuatu yang buruk makhluk Islam kepada umat Islam ini memberikan kenikmatan yaitu AllAh tidak memberikan beban-beban yang berat terhadap umat Islam ini Alhamdulillah tidak seperti umat-umat sebelum kita diberikan syariat berat Masya Allah orang Bandung Israil itu Kalau bajunya kena air kencing nggak boleh itu dicuci digunting Bagaimana berat sekali syarat Islam mudah kena air kencing cuci hilang rasanya baunya atau warnanya selesai Alhamdulillah ya kita diberikan oleh Allah syariat yang sangat mudah sekali Alhamdulillah bahwa orang-orang sebelum kita pak diberikan beban yang lebih berat dibandingkan dengan beban atau syariat yang Allah berikan kepada kita sebagaimana sudah kita sebutkan tadi ya faedah selanjutnya
Minta kepada Allah afiyat
minta kepada Allah minta kepada Allah apa afiat apa sih afiat itu Pak afiat itu ya keselamatan ya makanya Rasulullah SAW mengajarkan kita apa afiat Allahumma inni as alukal ini semua permintaan Afiyah agar Allah tidak memberikan beban-beban yang dia tidak mampu untuk menanggungnya kadang seseorang diberikan oleh Allah ujian yang berat sekali akibat dosa-dosa dia makanya Rasulullah SAW berlindung ya Allah Ya Allah aku berlindung kepada engkau Dari jahdil bala tubala pujian yang sangat berat sekali yang kita tidak mampu untuk menanggungnya penting kita minta kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan Ini kata beliau bantahan terhadap orang-orang sufi yang mengatakan kami tidak mau minta kepada Allah untuk melindungi kami dari sesuatu yang memberatkan kami karena Kami hanyalah hamba Allah kalau ternyata ada sesuatu yang berat menimpa kami ya udah kami sabar aja ini perbuatan orang Sufi itu kita minta kepada Allah makanya rasulullah yang paling banyak doanya Apa benar Ya Allah jangan engkau bebankan kepada kami sesuatu yang kami tidak mampu untuk menanggungnya selayaknya seorang insan minta kepada Allah maaf ya bila Karena yang namanya manusia itu tidak akan lepas dari kekurangan dalam melaksanakan kewajiban dalam melaksanakan perintah-perintah kalau lepas dari kekurangan siapa diantara kita yang bisa menjamin bahwa dalam salat kita selalu khusyuk nggak ada sifat diantara kita yang bisa menjamin dalam satu hari tidak berbuat dosa dosa akhirnya kita diajarkan Ya Allah maafkan kami di malam Lailatul Qadar kita mengucapkan Allah ini ya Allah engkau itu maha pemaaf dan engkau mencintai Maaf maka maafkan aku ya dan ampuni kami ya Allah sebab kalau manusia tidak dimaafkan dan tidak diampuni dosanya oleh Allah dosanya itu numpuk tuh Pak kalau dosanya numpuk hatinya hitam itu Kalau hatinya hitam Pak musibah dia tidak dapat Hidayah banyak orang yang hatinya hitam itu tidak bisa melihat kebenaran lagi akibat dosanya itu numpuk makanya kita berusaha ya bukan hanya bukan hanya minta maaf bukan hanya minta ampunan tapi kita berusaha ya melakukan amalan-amalan yang mendatangkan ampunan Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan ada tiga amalan yang itu bisa menggugurkan dosa yang pertama berjalan menuju masjid untuk salat berjamaah yang kedua menyempurnakan wudhu di saat-saat sulit yang ketiga menunggu satu shalat sampai sholat berikutnya di mana di masjid ini bisa menggugurkan dosa kata Rasul akan bisa mencuci dosa itu sebersih-bersih Masyaallah Bahkan dalam hadis yang lain disebutkan Siapa yang menjaga tiga tadi akan hidupnya dalam keadaan baik wafatnya pun dalam keadaan baik kayomi dan ia bersih dari dosanya seperti dilahirkan oleh ibunya banyak sebetulnya Pak amalan-amalan itu menjadi penyebab digugurkannya dosa kita harus sebab kalau dosa itu numpuk terus di hati kita memberatkan kita Kalau antum ya berjalan ke suatu tempat tapi yang harus Antum beban angkatnya berat banget gitu Saya yakin Antum akan tertatih-tatih bahkan bisa jadi terhenti perjalanan antum Kenapa karena masalahnya apa benda yang Antum panggul ini berat banget gitu demikian pula dosa dosa itu memberatkan hati Pak dalam perjalanan yang menuju Allah kalau hati kita diberatkan oleh dosa bahwa dia tertatih-tatih bahkan terhenti makanya kewajiban kita apa Pak berusaha terus menggugurkan dosa-dosa kita dengan amalan Saleh wudu menggugurkan dosa sholat menggugurkan dosa ya puasa gugurkan dosa sholat malam menggugurkan dosa bahkan ucapan Subhanallah saja menggugurkan dosa Alhamdulillah Lailahaillallah Allahu akbar menggugurkan dosa banyak Subhanallah sangat merugi kalau ternyata tidak kita tidak berusaha untuk menggugurkan dosa kita ya minta kepada Allah agar Allah merahmatinya dalam perkara yang akan datang karena minta maaf itu untuk sesuatu yang telah lewat sedangkan minta Rahmat itu untuk sesuatu yang akan datang maka kita mengatakan warhamna Ya Allah rahmati kami dan tentunya hamba yang dirahmati itu cirinya apa diberi hidayah karena rahmat Allah yang paling Agung yang Allah berikan kepada hamba adalah Hidayah dikuatkannya bisa beramal saleh dijadikan lisannya berzikir dijadikan hatinya bersyukur dibantu dia untuk memperbaiki ibadahnya dikuatkan dia untuk pergi ke masjid dibangunkan oleh Allah di waktu malam diberikan kekuatan untuk salat malam ini orang yang dirahmati ini pak selanjutnya [Musik] demikian pula pelindung kecuali Allah saja makanya Allah berfirman Anta Maulana engkaulah maulah kami ya Allah maulah itu dari kata Wali Wali itu dari kata wilayah pemberian loyalitas dan wilayah Allah itu ada dua macam yang pertama sifatnya khusus yang kedua sifatnya umum adapun yang khusus itu untuk kaum mukminin saja sudah Allah berfirman Allah waliyul mati Allahlah walinya orang yang beriman Allah keluarkan mereka dari kegelapan menuju apa cahaya yang terang Masya Allah itu bertawasul kepada Allah dalam berdoa dengan melalui nama-namanya dan sifat-sifatnya karena di sini Allah mengatakan Anda Maulana ya tadi kita sedang bertawasul melalui nama Allah makanya Allah berfirman milik Allah lah nama-nama yang Husna maka berdoalah dengan menggunakan nama-nama Allah itu ketika kita minta pertolongan terhadap orang kafir maka yang paling cocok untuk kita sebut namanya dah Anta Maulana engkaulah pelindung kami ya Allah kami terhadap orang kafir kalau kita minta rezeki sebut nama Allah yang Maha Pemberi rezeki ya kalau kita minta ampun sebut nama Allah yang maha pengampun disesuaikan dengan apa ya isi permintaan kita beda yang terakhir seorang insan meminta pertolongan kepada Allah terhadap orang-orang kafir yang ingin bermakar orang-orang kafir yang ingin membinasakan kita karena Allah sudah menyebutkan dalam Alquran Yahudi orang Nasrani tidak akan pernah Ridho kepada kamu sampai kamu mengikuti apa memang sudah sunatullah Pak dari zaman para nabi dan rasul orang-orang yang tidak suka kepada dakwah selalu bermekar untuk menghancurkan dakwah Ya Allah berfirman Wali Gajah demikianlah kami jadikan untuk Setiap nabi itu musuh dari kalangan jin setan dari Jalan jin dan manu manusia selalu itu ada orang-orang yang bermakar untuk menghancurkan dakwah yang benar menghancurkan dakwah tauhid menghancurkan sunnah dan yang lainnya kita minta tolong sama Allah maka Allah mengatakan pangsur ya kami terhadap orang-orang kafir penerus Pertolongan Allah terhadap orang kafir terhadap kaum kafirin dengan dua macam yang pertama Bil hujjati Wal Bayan dengan hujjah dan keterangan yang kedua dengan pedang dan senjata kalau mereka ia menyerang kaum muslimin menghabisi kaum muslimin kita minta tolong kepada Allah nah ini akal Islam saudaraku seiman adzan Ya Allah yakum Alhamdulillah selesai surat al-baqarah dan insya Allah kita lanjut ke Surat Ali Imron Billahi Taufik Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh para pemirsa dan pendengar Rodja dimanapun anda berada kajian ilmiah yang telah
Leave a Reply