Ustadz Abu Yahya Badru Salam, Lc. – Mukhtasar Shahih Muslim

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

dimanapun anda berada beberapa saat lagi kami akan hadirkan ke ruang dengan anda dan keluarga anda kajian yang kami pancaluaskan dari Masjid Al Barkah Jalan Pahlawan Kampung Tengah Cileungsi atau Komplek Radio Rodja yang mudah-mudahan kita bisa mengambil faedahnya dan Kami mengucapkan selamat menyimak semoga bermanfaat Rodja TV kajian Islam kita masuk hadits yang ke-200 radhiyallahu anhu dan abduhu wa rasuluh Shallallahu Alaihi Wasallam dan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam ia berkata beliau bersabda Siapa yang mengucapkan ketika muadzin bersyahadat asyhadu alla ilaha illallah ia ucapkan Muhammad sebagai Rasul dan Islam sebagai agama maka akan diampuni dosa-dosanya disini seorang sahabat nabi yang dijamin masuk surga beliau termasuk 10 orang yang Rasulullah Sebutkan di dalam surga Subhanallah dan beliau masuk islam itu yang keempat atau yang ketiga yang ketiga seorang sahabat yang sangat mulia sekali beliau mengikuti semua peperangan bersama Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda Siapa yang mengucapkan ini ketika muadzin dia mengucapkan Ashadu alla ilaha illallah asyhadu anna muhammadar rasulullah yaitu ucapan Radhitu Billahi robba wabil Islami Dina Ya Robbi Muhammad Ya Rasulullah maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu [Musik] disyariatkan mengucapkan kata-kata ini namun terjadi ikhtilaf para ulama tentang tempatnya kapan kita mengucapkan oleh dan ini Insya Allah yang paling kuat itu ketika muadzin telah selesai mengucapkan dua kalimat syahadat jadi ketika muadzin telah selesai dari asyhadu alla ilaha illallah asyhadu alla ilaha illallah asyhadu anna muhammadar rasulullah asyhadu anna muhammadar rasulullah masing-masing kita Jawab ya setelah itu baru kita mengucapkan Kenapa karena dalam hadis ini disebutkan demikian Siapa yang mengucapkan hina saat ia mendengar muadzin Ashadu alla ilaha illallah asyhadu anna muhammadar rasulullah ini ya allahu alam pendapat yang paling kuat dan ini yang diracikan oleh Sebagian ulama ada yang mengatakan bahwa ini diucapkan setelah selesai azan namun berdasarkan riwayat ini ya allahualam itu diucapkan setelah mengucapkan dua kalimat syahadat apa pahalanya Akhi antara Rasulullah maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan dalam hadis Abu Sa’id al-khudri Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam diucapkan di waktu pagi dan petang yang ada adalah riwayat-riwayat yang sifatnya mutlak Apa makna Al Imam Ibnu qayyim dalam kitab madarijus salikin yang menyebutkan tentang makna ucapan ini kata beliau ucapan ini mengandung apa Ridho kepada Allah dari sisi rububiyah dan uluhiyah dan Ridho kepada Rasulullah dan senantiasa tunduk kepadanya dan ridho terhadap agamanya dan senantiasa Taslim untuknya manusia yang terkumpul padanya 4 perkara tadi ridho terhadap rububiyah Ya Allah terhadap uluhiyahnya Allah ridho terhadap Rasulullah dan ridho terhadap agama Allah maka ia seorang yang sedih yang benar-benar Sidik sejati kata beliau mengandung Ridho untuk hanya mencintai Allah segala-galanya Kita takut kepada Allah melebihi segala sesuatunya kita senantiasa berharap kepada Allah senantiasa kita kembali kepada Allah senantiasa kita bertaqruk kepada Allah dan kita gunakan kekuatan Keinginan kita kepada Allah demikian pula cinta kita semua karena Allah dan Ini mengandung kata beliau ibadah dan mengikhlaskan ibadah untuk Allah subhanahu wa ta’ala saja ini ridho terhadap Ilahi Yah ya Allah dan Ridho kepada Allah mengandung ridho terhadap semua aturan Allah untuk hamba-hambanya mengandung apa mengesakan Allah dalam tawakal kepadanya demikian pula senantiasa meminta pertolongan kepadanya senantiasa yakin kepada Allah menyandarkan hati kita kepada Allah dan kita terhadap semua yang Allah lakukan terhadap diri kita maka yang pertama yaitu Ridho dengan uluhiyahnya mengandung ridho terhadap perintah-perintahnya atau kita kita Ridho nggak disuruh salat kita Ridho nggak Pak disuruh zakat disuruh puasa disuruh haji kalau kita tidak Ridho maka kita belum ridho Allah sebagai tapi ketika kita Rida dengan perintah Allah kita Ridho dengan larangan Allah Subhanahu Wa demikian pula yang kedua kata beliau mengandung ridho terhadap semua yang Allah takdirkan kalau takdir yang baik semua kita pasti rilos yang susah itu ketika takdirnya nggak enak ditakdirkan sapi ditakdirkan rezeki itu nggak enak banget Mas tapi harus itu berat makanya Rasulullah minta kepada Allah Ya Allah aku minta kepada engkau untuk senantiasa ridho terhadap ketentuanmu ya Allah sampai Rasulullah aja minta Karena untuk Ridho dengan ketentuan Allah tak mudah kita lanjutkan kata beliau kepada nabi sebagai Rasul dan Taslim Apa itu Taslim menyerahkan diri kita kepada Ya Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam yang sifatnya mutlak sudah lebih mengedepankan Rasulullah daripada kepentingan dirinya sendiri yang susah [Musik] karena seringkali ya perintah Rasul nggak sesuai dengan keinginan kita tidak mengambil Hidayah petunjuk kecuali dari sabda-sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam [Musik] dan kita tidak bertahkim berhukum kecuali kepada Rasulullah SAW Dan kita pun juga ya tidak menjadikan selain Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam sebagai Hakim diri kita [Musik] Artinya kita harus Ridho Rasulullah sebagai Hakim kita dalam perkara yang kita perselisihkan Berapa banyak diantara kita tidak Ridho kalau rasulullah yang menghukumi kita lebih senang dihukumi oleh adat istiadat yang ternyata tidak sesuai syariat misalnya kita lebih senang menjadi hukumi oleh aturan-aturan yang tidak sesuai dengan aturan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kata beliau dan tidak Ridho dengan hukum selain Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam baik itu hukum yang berhubungan dengan apa nama-nama Allah sifat-sifat dan perbuatan-perbuatan Allah maka kita lebih Ridho dengan apa yang disifati oleh Rasulullah terhadap Allah tidak seperti yang disifati oleh kaum mu’tazilah kaum jamiah dan para penolak sifat-sifat Allah Subhanahu Wa Ta’ala Rasulullah SAW mengatakan dalam hadis Allah tertawa kepada dua orang yang satu membunuh yang lain dua-duanya masuk surga kata rasulullah yang satu berjihad dia terbunuh lalu yang membunuhnya masuk Islam lalu berjihad terbunuh dua-duanya masuk surga Allah tertawa dengan sifat Allah ini Bagaimana tertawanya Allah hanya Allah yang Maha Tahu dan kita tidak Ridho dengan hukumnya kaum mu’tazilah dan jamiyah yang mengatakan katanya Allah tidak disifati dengan sifat tertawa ya Subhanallah yang menetapkan lalu kita tolak dengan akal-akal kita Islam saudaraku Soimah kalau Beliau berkata wa ammari a kulla Ridho dalam agama Rasulullah maka apabila ia berucap ia berhukum ia memerintahkan ia melarang maka ia Ridho dengan semua yang ada dalam syariat Allah Azza wa Jalla dalam agama ini maka tidak tersisa di hatinya rasa berat untuk menerima syariat Allah dalam agama yang mulia ini lalu ia Taslim dengan sebenar-benarnya Taslim Walaupun nggak sesuai dengan keinginan diri sendiri dengan hawa nafsu atau tidak sesuai dengan pendapat mazhabnya atau pendapat apa kelompoknya rohanisasinya dan yang lainnya tetap dia lebih mengedepankan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dari segala-galanya nah ini saudaraku sekalian Iya makna daripada Rabi itu Billahi robba wabil Islami Dina Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam nabi ya baik kita masuk ke BAB fardhunya salat 201 di yang panjang anak-anak dari Anas bin Malik Semoga Allah meridainya seorang sahabat yang didoakan oleh Rasulullah maka di banyakan anaknya diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya Pak dan Allah pun kabulkan doa Rasulullah Anas bin Malik anaknya 125 orang umurnya dan beliau kaya raya Masya Allah Barokah dari doa Rasulullah SAW beliau wafat pada tahun 99 Hijriyah ia berkata kami nuhina an-nas ala Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kami dilarang untuk bertanya kepada Rasulullah SAW tentang sesuatu para sahabat Pak dilarang untuk bertanya banyak bertanya kepada Rasulullah dalam hadis yang lain ya Kata Rasulullah yang membinasakan orang-orang sebelum kalian itu dua perkara Apa itu banyak menyelisihi Rasul dan yang kedua banyak bertanya makanya para sahabat Pak Nggak berani bertanya kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kalau udah Kepepet harus bertanya baru mereka tanya kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dan yang membuat Kami senang adalah kalau ada seorang laki-laki dari orang Arab badui yang berakal dan orang-orang Baduy ini nggak tahu ya belum sampai kepadanya Apa larangan banyak bertanya dan ini menunjukkan bahwa Islam orang yang bodoh itu diberikan Udud bertanya kepada Rasulullah dan kami mendengarnya suatu ketika datanglah seorang laki-laki dari pedesaan kalau desa di Saudi itu Dulu beda Pak di desa dengan Indonesia ya kalau di Saudi itu Desa itu paling 5 keluarga lah paling banyak 5 keluarga itu namanya desa dan biasanya mereka hidupnya berpindah-pindah satu tempat ke tempat yang lain namanya badiah kalau desa di Indonesia ya satu desa bisa 1000 orang Mas datanglah seorang laki-laki dari penduduk badiah pedesaan maka ia berkata Hai Muhammad mereka kalau para sahabat yang paham kan memanggil beliau apa ya Rasulullah ya nabi ya Allah Kenapa karena memang Allah melarang untuk memanggil Rasulullah dengan namanya jangan kalian menjadikan panggilan rasul itu seperti memanggil satu sama lainnya tapi orang Arab Baduy belum tahu itu hukumnya datang apa ya Muhammad dan ia mengklaim bahwasanya kamu mengklaim bahwa Allah telah mengutus kamu dalam riwayat yang lain saudaraku seiman ia berkata begini Iya kata si orang Arab badui ini kata orang Arab aku akan bertanya kepadamu dan aku akan terberat pertanyaannya mohon jangan marah kepadaku orang Arab Baduy ini ahli Islam lalu Rasulullah SAW bersabda kata Rasulullah benar utusanku itu lalu orang Arab badui ini bertanya Siapa yang menciptakan langit Siapa yang menciptakan bumi Rasulullah bersabda Allah Siapa yang memancangkan gunung-gunung yang besar ini maka Rasulullah bersabda Allah ya lihat orang Arab Baduy ini Pak bertanya tentang rububiyah dulu Pak Subhanallah ini menunjukkan kecerdasan orang ini sebelum bertanya kepada inti permasalahan dia bertanya kepada tentang tentang rububiyah dulu Siapa yang menciptakan ini Siapa yang menciptakan itu kemudian apa kata orang ini zat yang telah menciptakan langit menciptakan bumi dan memanjangkan gunung-gunung ini Allah Benarkah Allah yang telah mengutus kamu telah bertanya tentang siapa menciptakan langit bumi Gunung lalu ia bersumpah dengan Pencipta langit dan bumi dan gunung itu Pak Benarkah Allah yang telah mengutus dirimu apa kata rasulullah Na’am iya kalau zaman Rasulullah kata Rasulullah demikian yang telah mengutus kamu Benarkah Allah yang memerintahkan kamu kepada hal ini kata Rasulullah kalau zaman Rasulullah dan utusanmu mengklaim bahwa kami wajib mengeluarkan zakat dalam harta kami demi Dzat yang telah mengutus dirimu Benarkah Allah yang telah memerintahkan engkau kepada hal ini kata Rasulullah dan utusanmu mengklaim bahwa kami wajib berhaji ke Baitullah bagi siapa yang mampu kepadanya lalu ia pun pergi sambil berkata demi zat yang telah mengutusmu membawa kebenaran Aku tidak akan tambah melebihi ini dan aku tidak akan menguranginya bakalan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam maka Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda Jika dia memang jujur dia pasti masuk surga Ini pertanyaan yang luar biasa dari hadis ini akhi kita ambil faedah faedah yang pertama Al Hadits dalil Al Akhir ini merupakan dalil bahwa para sahabat itu semangat sekali Pak belajar agama itu memang kita juga harus semangat kita hidup di dunia ngapain sih Mas kayak binatang gitu manusia tidak sama dengan binatang apa kita hidup di dunia untuk ibadah maka kewajiban kita pelajari agama Semangat kepada diri Rasulullah Siapa yang Allah inginkan kebaikan untuknya Allah jadikan ia Fatih dalam apa dalam agama bukan dalam dunia bukan sebagaimana halnya para sahabat dahulu semangat sekali mereka sebetulnya ingin banyak bertanya kepada Rasulullah tapi masalahnya dilarang ya kaidah yang kedua Al Hadits sholawat 5 waktu zakat puasa dan haji bagi yang mampu tentu sudah kita ketahui itu termasuk rukun apa Islam terdapat kabar gembira buat siapa bagi orang yang betul-betul melaksanakan ini salat lima waktu mengeluarkan zakat ketika ada telah sampai syaratnya ya puasa Ramadan demikian pula Haji kebaikan sepeda yang keempat asal Islam sebagian ahli hadis mengambil hadis ini sebagai dalil yaitu disunahkannya mencari sanad yang tinggi yang dekat karena Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam ketika mengirim utusan-utusannya orang-orang Baduy ini datang langsung ke Rasulullah mengecek tentang apa yang diucapkan oleh utusan Rasulullah SAW orang Arab Baduy ini Pak ingin mengambil sanad yang lebih tinggi makanya para ulama hadis ya menjadi sunnah para ahli hadis untuk mencari sanad yang apa yang sangat yang Ali makanya Imam para ulama kalau kita lihat mereka punya sanad yang sangat pendek sekali Imam Bukhari sanad yang paling tinggi pendek itu 3 orang dari beliau ke Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam faedah selanjutnya akal Islam al-hadisi dilalah ala khusni khuluqin Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam dan beliau sabar untuk mengajarkan para sahabatnya tentang ilmu dimana orang Arab Baduy ini ya sebelum bertanya sudah mengingatkan dulu saya akan memperberat pertanyaan Tolong jangan marah maka Rasulullah SAW dengan sabarnya menjawab satu persatu pertanyaan saya Arab Baduy ini kalau kita mungkin nggak sabaran udah langsung aja sana-sini gitu kan istilahnya gitu tapi Rasulullah sabar bisa dijawabnya satu persatu masuk ke salat kewajiban salat itu di awalnya 2 rakaat 2 rakaat hadis 202 anak Aisyah salat pertama kali diwajibkan itu hanya dua rakaat saja ketika diwajibkan salat ya itu hanya dua rakaat saja dalam semua sholat lalu kemudian dua rakaat ini ditetapkan untuk salat Safar Adapun salat yang Hadar itu salat orang yang tidak Safar mukim itu ditambah disempurnakan berkata Imam Az Zuhri Siapa Imam az-zuhri itu Pak nama zohri itu seorang ulama tabiin beliau Namanya Muhammad bin muslim bin Abdillah bin Ubaidillah Ibnu syihab az-zuhri masyhur beliau digelari Amil Mukminin dan beliau orang yang pertama kali membukukan Hadis Rasulullah SAW atas perintah Khalifah Umar bin Abdul Aziz dan Umar bin Abdul Aziz khawatir hadis nabi Ini hilang maka beliau perintahkan para ulama di zamannya untuk mengumpulkan dan memukul Apa hadis rasulullah shallallahu alaihi wasallam dan ini bantahan Pak terhadap klaim orang-orang orientalis yang mengklaim katanya hadis itu baru dicatat 200 tahun setelah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam wafat dan anehnya pendapat ini diikuti oleh seorang yang mengaku dirinya Habib di radio sebelah yang dia mengatakan bahwa katanya hadits itu diragukan karena baru dicatat 200 tahun setelah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam wafat kita katakan bahlul ente baca kitab-kitab para ulama Imam Al khatibul Baghdadi Bahkan punya kitab berjudul kitab Baitul Hadits sejarah pencatatan Hadits di zaman para sahabat bahkan di zaman rasul sendiri banyak sahabat yang sudah mencatat Mas diantaranya siapa Abdullah Amr Bin Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Aku tadinya mencatat semua yang aku dengar ya Rasulullah SAW sebagian sahabat Rasulullah menegurku dan mereka berkata kepadaku Bagaimana kamu mencatat semua yang diucapkan oleh Rasulullah beliau kan manusia juga tidak bisa berbicara saat marah maupun Ridho bab 1 maka aku pun berhenti mencatat kemudian tak lama aku bertanya kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam apa kata rasulullah tidaklah keluar dari Mulutku kecuali kebenaran kembali mencatatnya demikian pula khotib membawakan dengan saatnya dari Anas bin Malik beliau mencatat semua yang beliau dengar ya Rasulullah kemudian membacakan kembali ke Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam demikian pula beliau membawakan sanadnya dari Ibnu Abbas bahwa beliau punya buku catatan hadis sepenuh muatan unta yang beliau catat dari para sahabat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Bagaimana lalu dikatakan bahwa hadits Nabi baru dicatat 200 tahun ini dia Umar bin Abdul Aziz seorang Khalifah memerintahkan para ulama di zamannya untuk mencatat apa hadis maka para ulama mencatat dan membukukan hadis diantaranya Al Imam Ibnu Shihab Zuhri yang wafat pada tahun 125 Hijriyah Tahun berapa beliau meninggal 125 Hijriah kita lanjutkan Afwan itu sedikit Selingan Zuhri aku bertanya kepada Allah yaitu Allah bin Zubair seorang ulama tabiin Lantas kenapa Aisyah salatnya sempurna ketika Safar maka Allah berkata ia memahami seperti yang dipahami oleh Usman Apa itu bahwa meng-qasar salat itu sebagai rukhsah sebagai apa keringanan namun tentunya saudaraku sekalian perbuatan Utsman dan Aisyah tidak sesuai dengan perbuatan Rasulullah Abu Bakar rumah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kata Ibnu Umar tidak pernah sekalipun dalam Safar menyempurnakan salat demikian pula dari hadis Abdullah Bin Masud saat itu ketika Haji bersama Utsman bin Affan kemudian Utsman pun menyempurnakan apa salat tidak mengqasar ketika mendengar bahwa Utsman tidak mengqasar Abdullah Bin Masud berkata apa innalillah wa Innalillahi roji’un sungguh aku salat bersama Rasulullah ketika Haji beliau tidak menambah dari dua rakaat aku pun salat bersama Abu Bakar dan Umar juga tidak menambah lebih dari dua rakaat tapi kemudian Ibnu Mas’ud tetap salat sempurna di belakang siapa Usman ketika ditanya kenapa kata beliau Al khilafushar menyelisihi ya Imam itu apa Buruk Kenapa karena ini masalah ijtihad ya Mas Usman berijtihad diantara alasan Utsman adalah beliau takut dipahami oleh orang-orang yang tidak paham salat cuman dua rakaat maka beliau ingin mengajarkan orang-orang yang tidak paham bahwa salat itu begini loh yang sebenarnya terjadi perselisihan para ulama Pak tentang hukum mengqasar salat bagi musafir Imam Abu Hanifah dan ibu hazm mengatakan mengqasar salat bagi musafir wajib kecuali kalau ia salat di belakang imam yang mukim maka dia wajib salat secara sempurna dalilnya apa dalilnya hadis ini diantaranya Aisyah mengatakan adalah salat yang pertama kali diwajibkan Hanya dua rakaat saja lalu dua rakaat ini ditetapkan untuk salat Safar berarti untuk sholat Safar kembali ke asal itu dua rakaat mereka juga berhujjah dengan riwayat Ibnu Umar Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tidak pernah sekalipun dalam safarnya lebih dari dua rakaat Rasulullah Uswatun Hasanah apa bahwa itu sunnah muakkadah namun tidak layak untuk ditinggalkan Kenapa karena Rasulullah SAW mendawamkan itu Pak setiap Safar qasar nggak pernah sekalipun beliau ketika sahabat tidak apa qasar bahwa menyempurnakan salat saat Safar itu hukumnya makruh dan ini yang dirajikan oleh dan ini Insya Allah pendapat yang paling kuat di bawah menyempurnakan salat ketika Safar itu hukumnya apa makruh kecuali kapan kalau kita sholat di belakang imam yang mungkin Adapun kalau kita tidak sedang sholat di belakang imam yang mungkin contoh misalnya Antum lagi umroh ya maka yang paling utama yang paling utama apa kita masuk bab sholawat 5 waktu itu bisa menggugurkan dosa-dosa yang ada di antara keduanya ini Masya Allah Pak diantara keistimewaan salat lima waktu ini hadits 203 Annabi Hurairah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda salat lima waktu Jumat sampai Jumat berikutnya itu bisa menggugurkan dosa yang ada di antara keduanya selamat tidak melakukan dosa-dosa besar dan Ramadhan menuju Ramadhan berikutnya itu menggugurkan dosa-dosa yang ada di antara keduanya selama ia menjauhi dosa-dosa besar Sarah hadits 203 Insya Allah di minggu depan ya tolong diingatkan dan Bagi yang mau bertanya setelah adzan untuk selanjutnya kita simak dikumandangkannya adzan untuk salat Isya bagi daerah Jakarta dan sekitarnya Allahu Akbar [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] Allahu Akbar Allah u Akbar [Musik] Allahumma sholli ala Muhammad wa ala Assalamualaikum Ustad tetangga saya Ikhwan kalau lihat istri saya selalu suka senyum-senyum saya sudah peringatkan istri saya untuk jaga pandangan Alhamdulillah katanya bisa tapi masalahnya Ikhwan tersebut masih aja senyum-senyum kalau lihat istri saya mohon nasihat ustad ini ya banyak ikhwan-ikhwan yang matanya masih suka jelalatan kalau melihat akhwat bercadar bukannya ditentukan Malah penasaran melihat matanya maka dari itu hati-hati ya saya curiga ini Ikhwan gadungan banyak Ikhwan buaya Ikhwan Buaya itu ya bunyinya itu apa Pak Assalamualaikum Ukhti Maka kalau melihat Ikhwan seperti nasehatin Allah yang menyuruh untuk menentukan pandangan Kenapa Ente tidak menaati perintah Allah nasehati Kalau antum melihat kota Ikhwan ini kalau melihat istri Antum kok senyum-senyum langsung datangin Ada apa Antum kita jangan-jangan Ikhwan ini agak gila dikit takutnya agak sedeng dikit kalau ngeliat orang senyum-senyum sendiri Kalau memang dia orang yang waras Allah yang memerintahkan untuk menundukkan pandangan tidak layak ya kamu melepaskan semua pandangan kamu kepada setiap yang kamu lihat itu tertarik bagi kamu apa bagaimana hendaklah mereka menentukan apa pandangan-pandangan mereka dan menjaga kemaluan mereka zaman sekarang ini ada yang melihat akhwat pun lupa tapi lihatnya di HP kalau di jalan Masya Allah tunduk Pak tapi di HP ampun lahaula wala quwwata illa Billah anda berada kajian ilmiah yang telah kami hadirkan dan kami telah pancaluaskan dari Masjid Al Barkah Jalan Pahlawan Kampung Tengah Cileungsi mudah-mudahan

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *