Syaikh Prof. Dr. Abdurrazaq bin Abdul Muhsin – Hadits Hadits Perbaikan Hati

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

dimanapun anda bisa menyimak siaran kami Alhamdulillah sesaat lagi kita akan simak program kajian ilmiah dalam format rekaman Semoga menjadi tambahan ilmu yang bermanfaat untuk kita nantinya kami yang bertugas mengucapkan jazakumullahu Khairan wabarakallah Bismillahirrahmanirrahim alhamdulillahirobbilalamin Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam [Musik] [Musik] [Musik] [Tertawa] [Tepuk tangan] [Musik] Shallallahu Alaihi Wasallam [Musik] [Musik] Semoga senantiasa tercurahkan kepada nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam juga kepada seluruh keluarga dan para sahabatnya para pemirsa raja yang semoga dirahmati oleh Allah Azza wa Jalla rahimahullah meriwayatkan dari sahabat beliau mengatakan aku mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda tidak ada hati kecuali berada diantara dua jari jari Allah Azza wa Jalla Insya Allah Jika Allah berkehendak Allah akan meluruskannya dan jika Allah berkehendak maka Allah akan memalingkannya dan dahulu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda ya dahulu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sering berdoa ya Muhammad yang membolak-balikkan hati tetapkan hatiku di atas agamamu juga Imam Ahmad rahimahullah meriwayatkan dari Ummu Salamah radhiyallahu anha bahwasanya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam senantiasa berdoa dengan mengatakan Allah yang bolak-balikkan hati tetapkan hatiku di atas agama wahai Rasulullah apakah hati itu berbolak-balik jawaban nabi Alaihi salatu Wassalam Iya mamil khalqilamin Bani ada mim basyarin tidak ada hati dari Bani Adam kecuali berada diantara dua jari jemari Allah Fa insyaallahu Azza Wa Jalla qomahu Jika Allah berkehendak maka Allah akan meluruskannya wa insyaa Jika Allah berkehendak maka Allah akan memalingkan maka kita memohon kepada Allah Azza wa Jalla Ala yazi ya qurban agar tidak membolak-balikkan atau tidak melencengkan hati-hati kita setelah kita diberi petunjuk wanas al-huuan Rahmah dan kita memohon kepada Allah agar memberikan kita rahmatnya Allah Ma ha pemberi jadi bin muslim [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Shallallahu Alaihi Wasallam [Musik] bagi setiap muslim di samping senantiasa membaca doa tadi yang membolak-balikkan hatiku di atas agamamu seorang muslim siagiannya mengetahui sifat-sifat hati yang melenceng juga keadaan-keadaan hati tersebut agar yang mengetahui betapa besar kebaikan dan keselamatan yang dia dapatkan dan bagaimana Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyelamatkan dia dari keburukan dan kerusakan tujuannya agar ia memuji kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas perlindungan yang Allah berikan kepadanya juga senantiasa memohon keselamatan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dan meminta kepada Allah agar Allah senantiasa menjaga hatinya menyelamatkannya dari kesesatan dan penyimpangan terutama Karena hati itu sangat mudah untuk berbolak-balik sebagaimana diriwayatkan oleh sahabat bin Aswad radhiyallahu Anhu Beliau mengatakan aku mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda Sungguh hati anak Adam lebih mudah untuk terbalik daripada panci yang bergetar karena mendidihnya air dalam hadis riwayat Ahmad dan al-hakim juga dari sahabat Nabi Musa Al Asy’ari radhiallahu Anhu dari nabi Alaihi sholatu Wassalam beliau bersabda Sesungguhnya hati ini seperti bulu yang berada di tengah padang pasir yang luas yaitu yang dibolak-balikkan oleh angin yang bertiup hadis riwayat Ahmad dan Ibnu Majah Karena ini menunjukkan Besarnya pengaruh fitnah terhadap hati-hati manusia [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Tepuk tangan] [Tepuk tangan] menyebutkan beberapa sifat-sifat Hati Yang Sakit sifat-sifat hati yang mempunyai penyakit dalam Alquran dalam rangka peringatan kepada kita semua dari bahayanya hati-hati tersebut atau sifat-sifat tersebut diantara sifat-sifat Hati Yang Sakit yang disebutkan dalam Alquran yaitu sesungguhnya bukanlah mata yang buta akan tetapi hati-hati yang buta yang berada di dalam dada maksudnya Apa maksudnya adalah bahwa kebanyakan kebutaan dan asal kebutaan Dan inilah kebutaannya berbahaya bagi Agama kita karena jika hati itu buta maka dia tidak akan dapat melihat kebenaran tidak akan dapat mengetahui kebenaran sebagaimana orang buta tidak mampu melihat sesuatu yang terlihat oleh orang yang tidak bukan yang dimaksud oleh ayat ini yaitu tidak adanya buta mata karena dalam Alquran Allah mengatakan tidak ada halangan bagi orang yang buta juga Allah berfirman Nabi Muhammad bermuka masam dan berpaling ketika datang orang buta jadi bukan buta mata yang Allah nafikan atau tidak datang tapi yang dimaksud dengan ayat tadi buta yang berbahaya buta yang paling berbahaya buta sebenarnya yaitu ketika seorang buta hatinya bahkan kebutaan mata jika dibandingkan dengan kebutaan hati seperti tidak ada pengaruhnya maka di sini ya di beberapa sabda Nabi Alaihi sholatu Wassalam yang lain Beliau pernah mengatakan riba itu adalah riba nasihat juga Beliau pernah mengatakan Sesungguhnya air itu dari air maksudnya wajib mandi Jika seorang keluar air mani Juga sabda beliau akan tetapi ini adalah permasalahan yang sudah dihapus hukumnya yaitu dalam hadis yang dikatakan Jika Bertemu dua khitan maka wajib mandi kemudian Juga sabda beliau bukanlah kaya itu dengan banyaknya harta Innamal Gina kaya sebenarnya adalah kaya raya bukanlah orang miskin yang yang pergi jika diberi sesuatu makanan atau satu buah kurma atau dua kurma tapi orang miskin yang sebenarnya yang perempuan adalah orang miskin yang tidak mendapati kecukupannya tapi tidak diketahui karena dia tidak meminta-minta sehingga tidak diberi sedikit juga sebenarnya bukanlah orang yang kuat itu adalah orang yang kuat bergulat innama syadidu alladzilla akan tetapi yang kuat sebenarnya adalah yang memiliki yang bisa menguasai dirinya ketika dia sedang emosi atau sedang marah jadi yang dimaksud bukan tidak ada orang buta tidak ada orang miskin tidak ada orang yang kuat tapi yang lebih berhak untuk diberi ya nama tersebut adalah apa yang disebutkan oleh Nabi Alaihi salatu Wasallam demikian juga dengan firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala bukanlah maka yang buta akan tapi hati yang buta maksudnya adalah kebutaan hati itu lebih berbahaya daripada kebutaan mata [Musik] [Musik] sehat sana [Musik] diantara sifat-sifat hati yaitu apa yang disebutkan oleh Allah Azza wa Jalla dalam FirmanNya ataukah hati-hati itu telah terkunci maksudnya adalah hati-hati mereka terkunci sehingga tidak ada sesuatu apapun dari kebaikan yang bisa masuk ke dalam hati tersebut karena keburukan telah mengunci hatinya dan tidak ada kebaikan yang bisa masuk sedikit pun ke dalam hati tersebut seakan-akan hari tersebut seperti pintu yang terkunci rapat yang sudah dikunci dengan kuat sehingga selama kunci tersebut belum dibuka maka tidak mungkin bisa masuk ke dalamnya demikian pula hati selama hati itu tertutup dan terkunci maka keimanan tidak mungkin masuk ke dalam hati tersebut [Musik] [Musik] diantara sifat-sifat hati yaitu Al Khattab yaitu hati yang terkunci hati yang tertutup Allah ta’ala berfirman menutup hati-hati mereka juga Allah ta’ala mengunci hati-hati mereka [Musik] yaitu menutup sesuatu dengan kuat maka tidak ada sesuatu apapun yang bisa masuk ke dalamnya maka dua kata ini Al khattabhu adalah 2 kata yang mirip artinya tapi khusus lagi sehingga jika dikatakan Allah menutup dan mengunci hatinya seakan-akan sifat tersebut sudah menjadi tabiat bagi hati tadi yang tidak mungkin terpisah darinya dengan [Musik] [Musik] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] diantara sifat-sifat hati yang disebutkan dalam Alquran yaitu firman Allah Azza wa Jalla dan [Musik] Allah ta’ala berfirman Dan kami jadikan pada hati-hati mereka penutup penutup sehingga mereka tidak bisa memahami ayat-ayat kami juga pada telinga telinga mereka ada penutup yang menyumbat pendengaran mereka dan apabila Mereka melihat setiap tanda-tanda kekuasaan Allah mereka tidak beriman kepadanya juga Allah ta’ala berfirman wajah dan kami jadikan pada hati-hati mereka penutup sehingga mereka tidak bisa memahami juga pada telinga-telinga mereka ada penutup yang menyumbat pendengaran mereka dan jika engkau menyebutkan nama Allah menyebutkan tentang Tauhid Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Alquran mereka berpaling dan dari-darinya juga Allah ta’ala berfirman menjadikan pada hati-hati mereka menutup -menutup sehingga mereka tidak memahami juga pada telinga telinga mereka ada penutup yang menutupi dan jika engkau mengajak mereka kepada petunjuk mereka tidak akan mendapatkan petunjuk itu selamanya dan kata Akinah jamak dari kata Kinan seperti ayunan jamak juga ingat asalnya dari kata yaitu sesuatu yang menutupi dan mereka telah menetapkan atas diri mereka sendiri dengan perkataan mereka hulu hati-hati kami ada penutup-penutup penghalang-penghalang dari apa yang engkau ajak kami kepadanya wahai adanya dan antara kami dan engkau ada penutup pada penghalang para silakan engkau beramal kami gunakan [Musik] dalam ayat ini mereka menyebutkan bahwasanya mereka ada penutup dalam hati mereka ada penutup pada telinga mereka juga ada penutup pada mata mereka seakan-akan atau mereka mengatakan kami tidak memahami apa yang kau katakan Maksudnya apa yaitu orang-orang kafir orang-orang musyrik mengatakan kami tidak menerima apa yang engkau sampaikan kepada kami seperti orang yang tidak paham tidak melihat dan tidak mendengar berkata sahabat Ibnu Abbas radhiyallahu anhuma ya ketika menafsirkan ucapan Mereka hati-hati kami tertutup seperti tertutupnya tempat anak panah juga perkataan yaitu seperti tertutupnya tempat anak panah berkata mukadimah pada hati kami yaitu mereka orang-orang kafir orang-orang musyrik ada penutup sehingga tidak memahami apa yang dikatakan oleh Nabi Alaihissalam [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Musik] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] disebutkan oleh Allah Azza wa Jalla dalam FirmanNya [Musik] dan kami tampakkan neraka jahanam pada hari itu kepada orang-orang kafir alladzina yaitu mereka yang mata-mata mereka tertutup dari melihat peringatanku dan mereka tidak mampu mendengar ayat ini mengandung dua makna yang pertama yaitu mata-mata mereka tertutup dari melihat peringatan Allah Subhanahu Wa Ta’ala tanda-tanda kekuasaan Allah tanda-tanda keesaan Allah subhanahu wa ta’ala dan tanda-tanda kekuasaan Allah Azza wa Jalla makna yang kedua yaitu hati atau mata hati mereka tertutup dari memahami Alquran tertutup dari Alquran tertutup dan mendapatkan petunjuk dari Alquran Karena hati mereka tertutup kemudian penutup tersebut sampai kepada mata mereka juga di antara sifat-sifat hati yaitu apa yang disebutkan oleh Allah Azza wa Jalla dalam FirmanNya mereka orang-orang kafir mengatakan hati mereka hati-hati kami tertutup Sungguhnya sebenarnya mereka laknat oleh Allah subhanahu wa ta’ala akibat kekufuran mereka dan sedikit sekali mereka beriman juga firman Allah bagaimana disebabkan mereka menganggap perjanjian-perjanjian mereka kekufuran mereka terhadap ayat-ayat Allah juga disebabkan mereka membunuh para nabi juga perkataan mereka hati-hati kami tertutup [Musik] dan menutup hati mereka disebabkan ke kuburan mereka yaitu Artinya mereka tidak memahami tidak mengetahui tidak menyadari apa yang disampaikan oleh Nabi Alaihi sholatu Wassalam bergadang dan Mujahid rahimahullah ketika menafsirkan ayat ini maksudnya Apa perkataan orang-orang kafir adalah pada hati-hati kami sehingga tidak bisa memahami dan mengerti apa yang engkau sampaikan seakan-akan mereka mengaku bahwasanya hati-hati Mereka diciptakan demikian diciptakan dalam keadaan tertutup sehingga mereka mendapatkan wudhu untuk tidak beriman maka Allah Azza wa Jalla mendustakan ucapan mereka Allah mengatakan Allah mengatakan dan akhirnya tapi Allah lah yang mengunci dan menutup hati mereka disebabkan pengingkaran mereka juga dalam ayat yang lain sebenarnya Allah lah yang melaknat mereka disebabkan kekufuran mereka Maka di sini Allah Azza wa Jalla mengabarkan bahwasanya ditutupnya hati mereka dijauhkannya mereka dari mendapatkan Taufik dan karunia Allah yaitu disebabkan karena kekufuran yang mereka memilih untuk diri mereka sendiri mereka lebih memilih kekufuran daripada keimanan maka Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengunci dan mereka maka maknanya adalah kami ya kata Allah Subhanahu Wa Ta’ala adalah tidak menciptakan hati mereka tertutup tidak bisa mengerti dan memahami kemudian mereka kami menyuruh mereka beriman sehingga mereka tidak memahami dan tidak mengerti ya Akan tetapi disebabkan perbuatan buruk mereka Maka kami hukum mereka dengan mengunci dan menutup hati-hati mereka [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] diantara sifat-sifat hati yaitu hati yang berhijab hati yang terhalang [Musik] oleh Allah subhanahu wa ta’ala perkataan orang-orang kafir yang mengatakan antara kami dan engkau ada penghalang juga firman Allah jika engkau membaca Alquran wahai Muhammad kau dan antara orang-orang yang tidak beriman kepada hari akhirat penghalang yang menutupi maknanya adalah kami jadikan antara Alquran yang engkau baca dan antara mereka ada penghalang yang menghalangi mereka dari memahami dan menyadari serta mengimani Alquran dijelaskan oleh firman Allah yang lain dan diantara mereka ada yang mendengarkan kepadamu yaitu orang-orang kafir wajah dan kami jadikan pada hati-hati mereka ada penutup sehingga mereka tidak bisa memahami Wafi adanya telinga mereka tersumbat Wahabi dan 3 perkara ini disebutkan di dalam firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang menceritakan tentang perkataan orang-orang kafir Akinah mereka mengatakan hati-hati kami tertutup dari apa yang engkau seru kami kepadanya telinga kami kata orang kafir ada penyembah memindainya antara kami dan engkau ada penghalang Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengabarkan Bahwasanya Allah yang menjadikan hal tersebut hijab penghalang yang menghalangi dari melihat kebenaran penutup yang menutupi dari pemahaman dan Al waqaf yaitu penutup telinga yang menghalangi dari Mendengarkan juga diantara sifat-sifat hati yaitu Ron Allah subhanahu wa ta’ala berfirman sekali-kali tidak ya karena sebenarnya telah tertutup hati-hati mereka Akibat apa yang mereka kerjakan yaitu kenapa hati mereka tertutup disebabkan banyaknya dosa dan maksiat yang mereka kerjakan maka dosa dan maksiat itupun meliputi dan menutupi hati-hati mereka semoga Allah melindungi kita semua dan diantara penghalang terbesar penutup hati terbesar bahkan penutup hati yang paling tebal yaitu adalah dosa-dosa mujahidrat yang bertumpuk-tumpuk sehingga dosa-dosa tersebut meliputi dan menutupi hati sehingga hati itu pun menjadi hati yang mati perbuatan keji perbuatan-perbuatan keji mereka telah menutupi hati-hati mereka dalam Sunan dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam beliau bersabda Sesungguhnya seorang hamba itu melakukan satu dosa mungkin Saudara akan dititipkan pada hatinya satu titik hitam para ilmuwan apabila ia meninggalkan dosa tersebut dan beristighfar meminta ampun kepada Allah serta bertaubat maka hatinya akan kembali itulah yang disebutkan oleh Allah yang dalam FirmanNya yaitu penutup yang menutupi hati mereka akibat perbuatan mereka sendiri juga berkata sahabat abdullahu ta’ala Anhu [Musik] seorang hamba setiap dia melakukan dosa maka dititipkan satu titik hitam pada hatinya sampai benar-benar hatinya menjadi penuh dengan titik kita Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengabarkan ya sebenarnya dosa-dosa mereka yang mereka lakukan yang mereka perbuat itulah yang menyebabkan hati mereka menjadi tertutup [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] aqidah karena Alwina Anhu Hidayatullah diantara sifat-sifat hati yang disebutkan dalam Alquran yaitu hati yang tuli dan hati yang tersumbat Allah ta’ala [Musik] mereka adalah orang-orang yang dilaknat oleh Allah maka Allah menjadikan telinga mereka dan menggunakan mereka sungguh kami telah ciptakan untuk neraka jahanam banyak dari kalangan jin dan manusia apa sifat-sifat mereka punya hati tapi tidak memahami dengannya mereka punya mata tapi tidak mereka gunakan untuk melihat mereka punya telinga tapi mereka tidak mendengar mereka itu seperti binatang ternak Bahkan mereka lebih sesat lagi mereka itulah orang-orang yang lalai juga Allah ta’ala berfirman walladzina la yu’minullah dan orang-orang yang tidak beriman kepada mereka ada penyumbang dan mereka buta Ula ikayuna daun mereka adalah orang-orang yang diseru dari tempat yang jauh berkata Ibnu Abbas radhiyallahu anhuma ketika menafsirkan ayat tadi FII adanih pada telinga-telinga mereka ada penyumbang mereka tuli dari mendengarkan al-quran bahwa alaihim mereka buta Allah membutakan hati-hati mereka sehingga mereka tidak memahami Ula ikain mereka adalah orang-orang yang disebut dengan tempat yang jauh yaitu seperti binatang ternak yang tidak paham ya tidak mendengar dari hati-hati mereka maknanya apa mereka tidak mendengar dan tidak memahami sebagaimana Siapa yang dipanggil dari tempat yang jauh mereka tidak mendengar dan tidak memahami juga diantara sifat-sifat hati yaitu hati yang mereka tuli mereka bisu dan mereka buka dan kata album jamak dari kata bekam Apa itu abka yaitu Yang Bisu yang tidak mampu berbicara karena al-baqam yaitu kebisuan itu terbagi menjadi dua kebiasaan hati dan kebisuan lisan sebagaimana ucapan itu terbagi menjadi dua ucapan hati dan ucapan lisan dan yang lebih berbahaya dari keduanya adalah bisunya hati sebagaimana buta dan tulinya hati lebih berbahaya daripada buta mata dan tulinya telinga Allah Subhanahu Wa Ta’ala mensifati mereka bahwasanya mereka tidak memahami kebenaran dan tidak berbicara dengan kebenaran karena ketahuilah para pemirsa sekalian ilmu itu masuk ke dalam hati dari tiga pintu yang pertama dari pendengaran yang terdiri dari penglihatan dan dari hati dan ketiga perkara ini ditutup rapat sehingga pendengaran mereka tertutup mereka tuli penglihatan mereka tertutup mereka buka dan hati mereka tertutup hatinya bisu ini sama dengan firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala Allahumma mereka punya hati tapi tidak memahami walaupun mereka punya telinga tapi tidak mendengar dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengumpulkan tiga perkara ini dalam FirmanNya wajah allahum sama Anhu seorang yang dijadikan yang diberikan Mereka kami memberikan mereka pendengaran penglihatan hati karena tidak bermanfaat pendengaran mereka penglihatan mereka juga hati-hati mereka sedikit pun karena disebabkan mereka mengingkari ayat-ayat Allah maka apabila Allah ingin memberi petunjuk kepada seorang hamba Allah akan membuka hatinya membuka pendengarannya membuka penglihatannya dan jika Allah menginginkan untuk menyesatkan maka Allah akan bisukan agar Allah akan berikan telinganya Allah akan mudahkan matanya dan Allah akan membisukan [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] diantara sifat-sifat hati yang disebutkan dalam Alquran yaitu di sawah ini adalah penutup mata sebagaimana firman Allah [Musik] jadikan pada mata mereka ada penutup yaitu penutup yang asalnya dari mata tapi sampai kepada hati atau penutup mata yang asalnya dari tertutupnya hati karena apa yang apa yang ada dalam hati akan nampak pada mata seseorang baik itu kebaikan ataupun keburukan karena mata adalah cermin dari hati yang menampakkan apa yang ada di dalamnya diantara sifat-sifat hati juga adalah hati yang terhalangi dari Jalan Kebenaran sehingga tidak melihatnya sebagaimana firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala [Musik] demikianlah dihiasi untuk Firaun keburukan awalnya dan dia dihalangi dari jalan yang benar yaitu dihalangi dari kebenaran dan petunjuk disebabkan kebatilan yang dihiasi diantara sifat-sifat hati yang disebutkan dalam Alquran yaitu hati yang keras Allah ta’ala berfirman wakala Musa Robbana innakaatita Firaun Nabi Musa mengatakan wahai tuhan kami Sesungguhnya engkau telah memberikan Firaun dan orang-orang yang berada di sekitarnya orang-orang dekatnya pemuka pemukanya perhiasan dan harta dunia [Musik] wahai tuhan kami mereka gunakan harta tersebut untuk menghalangi manusia dari jalan harta mereka tidak beriman sampai melihat Allah mengatakan telah dikabulkan permintaan dan doa kalian berdua maka tetaplah berada di atas jalan yang lurus kekerasan hati ini yaitu dihalangi dari melihat kebenaran inilah yang disebutkan dalam ayat tadi makanya sahabat Ibnu Abbas radhiyallahu ta’ala anhuma mengatakan maksudnya adalah keraskan hatinya sehingga tidak bisa lembut dan tidak bisa lapang menerima keimanan diantaranya juga yaitu sifat-sifat hati adalah yang dipalingkan Allah ta’ala berfirman apabila diturunkan satu surat Alquran nama bapakmu orang-orang munafik saling melihat satu sama lain apakah ada orang muslim yang melihat kalian Allah memalingkan hati mereka disebabkan mereka adalah kaum yang tidak memahami maka di sini Allah subhanahu wa taala mengabarkan tentang perbuatan mereka yaitu mereka Insyirah mereka berpaling dan Allah juga mengabarkan tentang apa yang Allah lakukan terhadap mereka yaitu Allah palingkan hati-hati mereka dari Alquran dan dari merenungi dan tadaburi isi alquran karena mereka bukan orang yang pantas untuk menerima hal tersebut hati-hati mereka tidak saleh dan tidak bisa menerima karena sesuatu itu bisa menerima Ya atau hati itu bisa menerima dengan dua hal yang pertama jika baik pemahamannya dan yang kedua jika baik tujuannya dan mereka orang-orang munafik tidak memahami juga hati-hati atau niatnya mereka adalah niat yang buruk [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Musik] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Musik] [Tepuk tangan] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] yaitu hati yang berpaling dari kebenaran Allah ta’ala berfirman [Musik] ketika mereka berpaling maka Allah pun memalingkan hati-hati mereka dan Allah berbicara tentang hamba-hamba yang beriman yaitu mereka senantiasa berdoa meminta kepada Allah rabbal ala tusuk Ya Allah janganlah engkau palingkan hati-hati kami setelah engkau memberi petunjuk kepada kami Dan asli atau asal kata adalah yaitu hati yang melenceng yaitu matahari berpindah apabila tergelincir maka tergelincirnya hati yaitu berpalingnya dari kebenaran dan petunjuk menuju kesesatan diantara sifat-sifat hati yaitu hati yang mati sebagaimana firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala mendengarkan orang-orang yang mati juga firman Allah Allah menghidupkan dia wajah Ana lahumuran Kemudian kami jadikan untuknya cahaya yang diinas kemudian dia berjalan di tengah-tengah manusia [Musik] orang yang berjalan di tengah tempat yang gelap gulita yang tidak bisa keluar dari ini juga Allah berfirman tentang Alquran peringatan kepada orang yang hidup juga firman Allah engkau tidak mampu menjadi pendengaran tidak mampu memperdengarkan Siapa yang berada di kuburan maka Allah Subhanahu Wa Ta’ala mensifati orang-orang kafir seperti orang yang mati yaitu seperti orang-orang yang sudah mati di kuburannya Karena hati yang hidup yaitu hati yang mengetahui kebenaran hati yang menerima kebenaran hati yang mencintai kebenaran dan hati yang mengutamakan kebenaran dari selainnya apabila hati tersebut mati maka tidak ada perasaan yang dimiliki oleh hati tersebut hati tidak bisa membedakan antara yang hak dan batin hati yang tidak bisa menyukai dan menginginkan kebenaran dan tidak bisa membenci kebatilan seperti jasad yang sudah mati Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa mengampuni kita semua memberi Taufik kepada kita semua dan senantiasa memberi petunjuknya kepada kita semua di dunia dan di akhirat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam para pemirsa raja TV di manapun Anda bisa menyimak siaran kami program kajian ilmiah yang telah kita simak bersama semoga bermanfaat dan kami mengucapkan

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *