{"id":3423,"date":"2025-10-21T10:35:53","date_gmt":"2025-10-21T03:35:53","guid":{"rendered":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/?p=3423"},"modified":"2025-10-26T10:36:10","modified_gmt":"2025-10-26T03:36:10","slug":"ustadz-mubarok-bamualim-lc-m-h-i-kitab-riyadhus-shalihin-38","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/10\/21\/ustadz-mubarok-bamualim-lc-m-h-i-kitab-riyadhus-shalihin-38\/","title":{"rendered":"Ustadz Mubarok Bamualim, Lc., M. H. I. &#8211; Kitab Riyadhus Shalihin"},"content":{"rendered":"<p>(4) [Live] : Ustadz Mubarok Bamualim, Lc., M. H. I. &#8211; Kitab Riyadhus Shalihin &#8211; YouTube<br \/>\n<iframe loading=\"lazy\" title=\"[Live] : Ustadz Mubarok Bamualim, Lc., M. H. I. - Kitab Riyadhus Shalihin\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/1mj1HcR3Ucc?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p>Transcript:<br \/>\n(00:08) Kajian Islam ilmiah di Roja TV dan Radio Roja agar seorang muslim khusyuk di dalam salatnya. ya. Sehingga hal-hal yang akan mengurangi atau merusak kekhusyukannya itu supaya dihindari. [Musik] Saksikanlah kajian Islam ilmiah di Roja TV dan Radio Roja. Simak Radio Roja Bogor 100.1 FM, Radio Roja Majalengka 93.<br \/>\n(00:54) 1 1 FM, Radio Roj Palu 101,8 FM dan Radio Roja Bandung 104.3 FM. Menyebar cahaya sunah. naufagfir RJ TV, saluran tilawah Alquran dan kajian Islam. Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Ik isaniallahu waakum alhamdulillahiabbil alamin hamdan kiriban mubarokan f kama yuhibunaard wasatu wasalamu asfil mursalin waa alihi wa ashabihi ajab yaumilah ba iklaniakum para pendengar pemerhati dan sahabat raja semuanya di kesempatan pagi hari ini kita bersyukur kepada Allah subhanahu wa taala yang diberikan kembali kita kesempatan untuk mentaati Allah, beribadah<br \/>\n(02:03) kepadanya. Tentunya kita mohon kepada Allah agar dimudahkan untuk mentaatinya. Dan ikhwat Islam azaniallahu ayakum kita juga memohon kepada Allah semoga Allah berikan kepada kita keberkahan dan karunia dari pagi ini hingga menjelang sore nanti. Ikhwatul Islam azani Allah wyakum.<br \/>\n(02:22) Kami hadirkan di ruang dengar Anda dan layar televisi Anda satu kajian ilmiah dari pembahasan kitab Riyadus Shihin yang ditulis oleh Al Imam Annawawi rahimahullahu taala. Dan ikhwat al Islam sebagaimana biasanya kajian ini akan disampaikan dan dipaparkan bersama guru kita Al Ustaz Alfadil Mubarok B mualim Lc Mahi hafidullahu taala.<br \/>\n(02:45) Dan pada pagi hari ini beliau kembali mengangkat pembahasan tentang hal penting dalam Islam untuk lanjutan dari pembahasan pembahasan sebelumnya. Tentunya perkara ini penting memang untuk kita ketahui agar apa yang kita kerjakan tentunya sesuai dengan yang Rasulullah perintahkan. Allah wayakum.<br \/>\n(03:05) Setelah kajian disampaikan oleh beliau kami membuka sesi interaktif soal jawab. Bagi Anda yang ingin bertanya secara langsung bisa menghubungi kami di 0218236543. ataupun Anda dapat kirimkan pertanyaan mau chat WA di 0218236543 tanpa berlama-lama kita simak bersama dan alhamdulillah kami telah terbung dengan ustaz yang berada studio di studio Aliman Center dan kita akan simak bersama kepada Ustaz kami persilakan falyatafadol maskur.<br \/>\n(03:42) Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Innalhamdalillah nahmaduhu waastainuhu wastagfiruh wa naud nauzubillahi min syururi anfusina wamin sayati aalina yahdihillahu fala mudill lahu w yudlil fala hadiyaalah. Asadu alla ilahaillallah. Wahdahu la syarikalah wa asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh.<br \/>\n(04:17) Ya ayyuhalladzina amanutqulaha haqqa tuqatihi wala tamutunna illa wa antum muslimun. Ya ayyuhanqubakumadziqum min nafsin wahidah wq minha zaujahazi inallahaikum ya aadina amanutqulaha wauluan sadida yuslih lakum aalakumfirakum dunubakum willah had Muhammadinallahu alaihi wasallam bidah bidah finar maasyiral muslim para pemirsa dan para pendengar televisi, radio di manaun anda berada.<br \/>\n(05:21) Semoga senantiasa dalam rahmat Allah Subhanahu wa taala dan perlindungannya. Pembahasan kita yang terakhir dari kitab Riyadus Shihin min kalami sayyidil mursalin sallallahu alaihi wasallam adalah hadis Abu Mas&#8217;ud al-Anshari radhiallahu anhu. Beliau berkata, &#8220;Quabu shallallahu alaihi wasallama inna mimma adrakanasu min kalamin nubuatil ula idza lam tastahi fasna ma&#8217;ta.<br \/>\n(06:06) &#8221; Sesungguhnya ya di antara peninggalan-peninggalan ucapan para nabi ya yang sampai terwarisi pada manusia adalah idam am tastahi fasnaita. Jika Anda tidak punya rasa malu, silakan berbuat semaumu. Ya, silakan berbuat semaumu. Ini menunjukkan pentingnya yaitu rasa-rasa malu dan bahwasanya mereka para anbiya ya mewasiatkan tentang rasa malu kepada umat-umat mereka.<br \/>\n(06:41) ini sudah kita bahas pada pertemuan yang yang lalu. Kemudian hadis yang berikutnya, Q Nawawi rahimahullah taala. Al Imam Annawawi rahimahullah berkata, &#8220;Wan ibni Mas&#8217;udin radhiallahu anhu qal.&#8221; Dan dari Abdullah bin Mas&#8217;ud radhiallahu anhu, beliau berkata, qa Nabi shallallahu alaihi wasallama, Nabi sallallahu alaihi wasallam bersabda, &#8220;Awalu ma yuqd bainanas yaumalqiamati fiddima.&#8221; Hadis muttafaqun alaih.<br \/>\n(07:25) Kata Nabi alaihi salalatu wasalam, &#8220;Yang pertama kali diputuskan oleh Allah azza wa jalla di antara manusia pada hari kiamat kelak adalah dalam hal yang berkaitan dengan darah. Hadis ini menjelaskan kepada kita bahwa ya ada hak Allah, ada hak manusia. Ya, dalam hal hak Allah Subhanahu wa taala yang pertama kali dihisab adalah salat.<br \/>\n(08:10) Sebagaimana disabdakan oleh Nabi alaihi salatu wasalam dalam hadis yang sahih riwayat Imam Abi Daud, Attabrani dan yang lainnya. Kata Nabi alaihiatu wasalam, &#8220;Aal ma yuhadu yaumalqiamah.&#8221; Yang pertama kali dihisab oleh Allah Taala di hari kiamat kelak adalah salat. Ya. Nah, ini berkaitan dengan hak Allah Subhanahu wa taala, berkaitan dengan berhubungan dengan hak Allah.<br \/>\n(08:40) Karena kita mempunyai kewajiban pada Allah azza wa jalla setelah mentauhidkan Allah. Ya. Dan beriman kepada Rasulullah atau para rasul bagi umat-umat mereka. Ya. Maka yang dihisab pertama kali oleh Allah azza wa jalla adalah salat. Ya. Jadi hadis yang dibacakan tadi ya awal mau bildu yaumqiamah ini tidak bertentangan dengan hadis yang baru kita bacakan ini. Karena salat itu adalah hak Allah.<br \/>\n(09:17) Beribadah kepada Allah Taala. Ya, itu yang pertama kali dihisab dari hak-hak Allah adalah salat. Adapun puasa, zakat, haji itu menyusul. Kalau salat ini diterima oleh Allah azza wa jalla, salat seorang hamba diterima oleh Allah azza wa jalla, maka Allah akan menerima amalan-amalan dia yang lainnya. Zakatnya, puasanya, hajinya, umrahnya, dan yang lainnya.<br \/>\n(09:54) Adapun hal yang berkaitan dengan hak manusia, karena hak manusia itu ada minimal tiga ya, yaitu addam wal mal wal id. Ya, hak antar manusia itu ada tiga hal yang harus diperhatikan ya, yang harus dijaga. Sebagaimana disabdakan oleh Nabi alaihi salatu wasalam dalam hadis sahih ya, bahwa ee hak seorang muslim ee bagi muslim yang lainnya adalah yaitu tiga tiga hal ini tadi ya.<br \/>\n(10:53) harta, darah ya dan kehormat kehormatan. Almuslimu alal muslimi haram. Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, seorang muslim haram pada muslim yang lainnya. Apanya yang haram? Damuhu waaluhu wazduhu. Darahnya, hartanya, dan kehormatannya. Ya, makanya Islam melarang seorang muslim membunuh saudaranya berkaitan dengan da darah.<br \/>\n(11:36) Ya, Islam mengharamkan mengambil hak harta orang lain dengan tanpa hak. Ya, hutang-putih jika tidak dibayar di dunia ini, tidak dilunasi di dunia ini, dan orang yang memberikan hutang itu tidak rida, maka akan dibayar di hari kiamat kelak. Ya, dalam bentuk a pahala. Pahala yang dibayarkan kepada orang yang diambil hartanya dalam bentuk hutang piutang.<br \/>\n(12:14) Ya. Kemudian yang ketiga adalah kehormatan. Makanya Islam mengharamkan memfitnah seseorang ya gibah seseorang ya menjatuhkan kehormatan seseorang haram hukumnya. tidak diselesaikan di dunia, nanti di akhirat ya akan diselesaikan. Nah, jadi hadis ini berkaitan dengan hak-hak manusia.<br \/>\n(12:50) Kata Nabi alaihiatu wasalam, awal yaqamati fidma. Yang pertama kali Allah putuskan bagi manusia di hari kiamat kelak adalah berkaitan berhubungan dengan darah. Ya, K. Kalau seorang ada membunuh seseorang, seorang muslim, dituntut darahnya di hari kiamat kelak. Dituntut darahnya oleh orang yang terbunuh ya di hari kiamat kelak. Nah, nah darah ini berkaitan dengan penumpahan darah, baik dalam bentuk membunuh ataupun melukai.<br \/>\n(13:32) ini termasuk ya. Makanya dalam Al-Qur&#8217;anul Karim Allah azza wa jalla berfirman w taqtulu anfsa allati harallahu illa bilhaqikumakum bihiallakumilun. Disebutkan dalam surah Al-An&#8217;am ayat 151. Ya, wtul nafsa. Dan janganlah kalian membunuh jiwa allati haramallahu yang diharamkan oleh Allah illa bilhaq kecuali dengan hak.<br \/>\n(14:13) Demikianlah wasiat Allah kepada kamu sekalian agar kalian berpikir ya agar kalian memahami. Kemudian di dalam ayat yang lain, contohnya dalam surah An-Nisa ayat 93, ya Allah melarang orang mukmin membunuh mukmin yang lainnya. Ya waman yaqtul mukminan mutaammidan. Dan barang siapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja, karena membunuh itu ada dua.<br \/>\n(14:51) Ada membunuh dengan sengaja, ada membunuh dengan tidak sengaja. Ya, membunuh dengan tidak sengaja. Dan ada membunuh dengan sengaja membunuh. Nah, ayat ini menjelaskan waman yaqtul mukminan mutaamidan. Dan barang siapa yang dia membunuh seorang mukmin dengan sengaja, apa balasannya? Fajazuhu jahanam. Balasannya adalah neraka jahanam.<br \/>\n(15:23) Khalidan fiha, kekal di dalamnya. Wiballahu alaih. Dan Allah murka kepada si pembunuh itu yang membunuh seorang mukmin. Wanahu dan Allah melaknatnya. Waaluabanima. Dan Allah siapkan baginya azab yang besar. Surat An-Nisa ayat yang ke-93. Maka jangan gampang atau menggampangkan membunuh seorang muslim hanya karena hal-hal yang sepele, hal-hal yang kecil sampai terjadi pembunuh-pembunuhan.<br \/>\n(16:06) Ancaman Allah Taala adalah ya pertama neraka jahanam kholidan fiha kekal di dalamnya. kekal di sini jika dia menghalalkan pembunuhan ber mengatakan membunuh orang muslim ini adalah halal tidak mengapa ya ini dia disebutkan kekal dalam neraka kalau dia menghalal menghalalkan dengan keyakinannya bahwa membunuh seorang muslim itu halal boleh-boleh saja ya.<br \/>\n(16:45) Kemudian yang kedua balasan adalah murka Allah kepada si pembunuh ini. Ya, murka Allah kepada si pembunuh ini. Yang ketiga, laknat Allah kepada pembunuh ini. Ya. Dan yang keempat adalah Allah siapkan baginya azab yang besar. Nauzubillah. Ya, maka kaum muslimin rahimakumullah ya jangan gampangkan masalah membunuh ya dosanya besar akibatnya bu buruk.<br \/>\n(17:30) Disebutkan dalam sebuah hadis ya, hadis yang lain tentang pembunuhan ini kata Nabi alaihialatu wasalam dari Abu Darda radhiallahu anhu. Samu Rasulullah sallallahu alaihi wasallam yaakul. Aku mendengar Rasulullah sallallahu alaihi wasallam bersabda, &#8220;Kullu dambin asallahu yagfirahu.&#8221; Setiap dosa semoga Allah mengampuni.<br \/>\n(18:05) Ya, semoga Allah mengampuninya. Illa man mata musyrikan. Kecuali seorang yang mati dalam keadaan berbuat syirik pada Allah Taala. Ya, dalam keadaan tidak belum tobat dari perbuatan kesyirik kesyirikan. A atau mukminun qotala mukminan mutaamidan ya. Atau seorang mukmin yang membunuh seorang mukmin yang lainnya dengan senga sengaja. Hadis sahih riwayat Abu Daud.<br \/>\n(18:40) Ya. Jadi ini menunjukkan beratnya dosa pembunuh pembunuhan. Ya. Dalam hadis yang lain kata Nabi alaihiatu wasalam, &#8220;La yahuin muslimin yashadu alla ilahaillallah wa rasulullah illa biihin.&#8221; Tidak halal darah seorang muslim yang dia memberikan persaksian bahwasanya tiada sembahan yang hak kecuali Allah. Dan bahwasanya aku yaitu Muhammad adalah rasul Rasulullah illa biatin.<br \/>\n(19:22) Ya, tidak halal darahnya kecuali dengan salah satu dari tiga hal ini. Yang pertama annafsu bin nafsi. Seorang muslim membunuh muslim yang lainnya dengan sengaja. Ya, maka dia dijalankan qisos. Ya, jalankan hukum qisos. Kemudian yang kedua, watayibuzani, orang tua yang berzina. Orang tua yang berzina. Kemudian yang ketiga, watinihi almfariqu lil jamaah.<br \/>\n(19:58) Ya, orang yang memisahkan meninggalkan agamanya dan dia memisahkan diri dari jemaah kaum kaum muslimin. Hadis sahih riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim. Jadi hadis yang baru kita dengar ini ya, bahwa ya di antara hak-hak yang akan di hisab oleh Allah Taala hak antar manusi manusia berkaitan dengan darah, harta dan kehormatan ya. Darah, harta dan kehormatan. Ya, yang pertama kali dihisab ya, diputuskan oleh Allah Taala sebagaimana dalam hadis ini adalah yang berkaitan dengan darah.<br \/>\n(20:43) Ini antar hak antar manus manusia ya. Makanya sangat menyayangkan kalau ada sebagian kaum muslimin yang dengan mudah, dengan gampang, seenaknya membunuh saudaranya, menumpahkan darah saudaranya. Ya, nauzubillah. ini sangat berbahaya karena dosa pembunuhan di antara dosa-dosa yang dosa-dosa besar ya di antara dosa-dosa besar.<br \/>\n(21:27) Nah, di sini memberikan pelajaran kepada kita ya tentang pertama kita diwajibkan menghormati ji ji ji ji jiwa ya jiwa apalagi jiwa seorang muslim ya tidak boleh dibunuh kecuali dengan hak ya contoh apa dengan hak itu boleh membunuh dengan hak contohnya adalah seorang muslim membunuh saudaranya muslim Muslim yang lainnya kemudian di diadili dalam mahkamah Islam ya yang menjalankan hukum Islam ya.<br \/>\n(22:04) Kemudian diputuskan bahwa si pembunuh ini harus dibunuh. Ya, ini namanya membunuh dengan dengan hak. Atau yang berikutnya seorang yang berzina. Sudah nikah kemudian berzina ya. Kemudian dikumpulkan bukti-buktinya, disidangkan di mahkamah kaum muslimin, ya kemudian di rajam sampai mati. Nah, ini termasuk membunuh dengan hak karena itu peraturan Allah Subhanahu wa taala.<br \/>\n(22:39) Ya, itu contoh ya bunuh dengan hak. Kemudian berikutnya bahwa urutan hisab Allah Taala, perhitungan Allah Taala di hari kiamat kelak dalam hal berkaitan dengan hak-hak manusia. Urutan pertama adalah berkaitan dengan da darah. Berkaitan dengan darah. Baru kemudian yang hak-hak yang yang lainnya, harta, kehormatan, dan yang lainnya.<br \/>\n(23:15) Kemudian hadis ini juga memberikan pelajaran kepada kita tentang ya bahayanya ya membu membunuh menumpahkan darah seorang muslim. J ini betul-betul peringatan ya kepada manusia terutama kaum muslimin ya agar jangan sampai dia ya dengan mudah membunuh saudaranya hanya karena hal-hal yang kecil kadang-kadang hal-hal yang ringan kemudian dibunuh saudaranya.<br \/>\n(23:55) Ini berat nanti di akhirat ya. perhitungannya berat di akhirat kelak. Kemudian juga ada hadis Nabi alaihi wasallam ya tentang bahaya pembunuhan dan nilai harga darah seorang muslim ya. Kata Nabi alaihiatu wasalam dunya whawu alah minul muslimin nabi wasallam dunya wha lenyapnya bumi ini dan apa yang ada di dalamnya itu lebih ringan bagi Allah Taala ahwan ya lebih ringan bagi Allah Taala lebih remeh bagi Allah Taala daripada membunuh seorang muslim.<br \/>\n(24:55) Ya, ini semua menjelaskan kepada kita tentang ya peringatan Allah dan Rasul-Nya akan ya apa bahaya yang menumpahkan darah seorang seorang muslim. Kemudian hadis yang berikutnya, qa Nawawi rahimahullah waan Aisyata radhiallahu anha qolat dari Aisyah Ummul Mukminin radhiallahu taala anha beliau berkata, qala Rasulullah sallallahu alaihi wasallam.<br \/>\n(25:35) Rasulullah sallallahu alaihi wasallam bersabda, &#8220;Khuliqatil malaikatu minur.&#8221; Malaikat itu diciptakan oleh Allah dari caha cahaya. Wiqtil janu minijin minar. Dan diciptakannya jin dari a api. Wuliq adamu mimma wusifakum. Dan Adam diciptakan dari apa yang sudah disebutkan oleh Allah dalam Al-Qur&#8217;anul Karim. Jadi dari tanah. Hadis riwayat Imam Muslim. Nah, ini menunjukkan kekuasaan Allah azza wa jalla. Ya, kekuasaan Allah.<br \/>\n(26:20) azza wa jalla dalam menciptakan hamba-hambnya, makhluk-makhluknya. Ya, karena Allah Subhanahu wa taala ala kulli saaiin qadir. Ya Allah berkuasa atas segala sesuatu. Aranak lahu kun fayakun. Allah jika menghendaki sesuatu hanya mengucapkan kun fayakun. Jadilah, maka terjadilah apa yang Allah kehend kehendaki itu.<br \/>\n(26:59) Nah, di antara makhluk-makhluk Allah atau hamba-hamba Allah yang disebutkan dalam hadis ini ada malaikat, ada jin atau setan dan ada manusi manusia ya. Masing-masing diciptakan oleh Allah Taala dari ya bahan yang ber berbeda dari ciptaan Allah juga yaitu cahaya. Malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari api. Ya. Kemudian manusia diciptakan dari ta tanah.<br \/>\n(27:39) Nah, ini menunjukkan kekuasaan Allah azza wa jalla ya. Dan Allah menciptakan apa yang Allah kehendaki. Ya, tidak ada yang menghalangi Allah subhanahu wa taala. Kemudian hadis yang berikutnya, waha juga dari Ummul Mukminin assiddiqoh ibnatus Siddiq, seorang wanita yang benar yang jujur, putranya dari Abu Siddiq. Aisyah radhiallahu anha, beliau berkata, &#8220;Karana khuluqu nabiillahi sallallahu alaihi wasallam.<br \/>\n(28:26) &#8221; Al-Qur&#8217;an adalah perangai Nabi sallallahu alaihi wasallam yaitu Al-Qur&#8217;an. Hadis riwayat Imam Muslim ya dalam hadis yang panjang. Nah, ini menjelaskan kepada kita tentang Nabi alaihialatu wasalam manusia termulia. Ya, akhlak beliau, perangai beliau sudah disebutkan oleh Allah Taala. Allah memuji beliau sallallahu alaihi wasallam.<br \/>\n(28:58) Wa innaka laa khuluqin adzim. Surah alqalam ayat ke4. Wa innaka laa khulqin adzim. Dan sungguh engkau wahai Muhammad benar-benar berada pada akhlak yang a agung. Ya, karena Nabi alaihi wasalam ya dia atau beliau dipersiapkan oleh Allah azza wa jalla ya sebelum menjadi rasul ya. Dan ini menunjukkan bahwa akhlak itu ya sangat penting.<br \/>\n(29:40) Jangan sampai kita remehkan masalah akhlak. Akhlak nomor sekian. Yang penting akidah ya. Lah ketika akhlakmu rusak itu menunjukkan bahwa akidahmu gak benar. Ya, karena orang yang berakidah benar, dia yakin dengan firman Allah azza waallaqtinirar walqinar yar. Barang siapa mengerjakan satu amal kebaikan walaupun setitik debu, sekecil satu titik debu, maka dia akan melihat balasannya.<br \/>\n(30:30) Dan barang siapa yang melakukan satu keburukan walaupun sekecil satu titik debu, maka dia akan melihat balasannya ya. Maka dia akan melihat balasannya ya. Jadi orang berakhlak jelek itu apalagi orang berilmu. Ya, katanya konon punya ilmu, tapi akhlaknya rusak, akhlaknya bejat ya. ini perlu dipertanyakan tentang ilmunya ya, tentang akidahnya. Apa dia yakin ya terhadap apa yang disebutkan oleh Allah dan Rasulnya sallallahu alaihi wasallam ya dalam Quran dan sunah? Bagaimana Allah taala menggambarkan tentang akhlak Nabi alaihi salatu wasalam, perangai beliau ya kebaikan beliau. alaihialatu wasalam. Karena Nabi alaihi wasalam ketika Aisyah<br \/>\n(31:23) mengatakan, &#8220;Karana khuluk Nabi sallallahu alaihi wasallam, Al-Qur&#8217;an adalah akhlak beliau, perangnya beliau perangnya Al-Qur&#8217;an itu ketika seorang tabiin datang kepada Aisyah radhiallahu anha kemudian bertanya, &#8220;Ya, ya Ummah,&#8221; kata dia, &#8220;Wahai ibuku.&#8221; Ya, bagaimana dahulu akhlak Rasul Sallahu Alaihi Wasallam? Maka Aisyah ummul mukminin bertanya pada orang itu, aqal Quran atau atqraul Quran? Apakah Anda ingin baca Quran? Ya khulukul Quran adalah perangnya beliau sallallahu alaihi wasallam yaitu Al-Qur&#8217;an.<br \/>\n(32:06) Karena beliau betul-betul mewujudkan ajaran Quran dalam diri beliau sallallahu alaihi wasallam. Ya. Ya. Kalau bahasa yang biasa disebut mengejawantahkan ini mewujudkan ya apa yang diperintahkan Allah ya dalam Al-Qur&#8217;anul Karim kepada beliau.<br \/>\n(32:32) Baik dalam tutur kata, baik dalam apa saja itu beliau lakukan sallallahu alaihi wasallam dan menjauhi apa yang dilarang oleh Allah Subhanahu wa taala. Nah, ini Nabi alaihi salalatu wasalam ya. Dan ketika Allah Taala menempa akhlak beliau sallallahu alaihi wasallam semenjak sebelum menjadi rasul itu sudah dibimbing oleh Allah Taala. Ya, karena apa? Karena beliau akan diangkat menjadi rasul.<br \/>\n(33:09) Ya, beliau akan menghadapi permasalahan-permasalahan yang besar karena menyeru kaumnya kepada tauhid. Tentu akan ada tantangan-tantangan yang berat dari kaumnya ya atau dari manusia. Maka Allah telah mempersiapkan Nabi sallallahu alaihi wasallam ya lahir dan batin beliau untuk menerima risalah Allah Subhanahu wa taala. ya untuk menerima risalah Allah Subhanahu wa taala sudah ditempah oleh Allah taala sebelum beliau diangkat menjadi rasul sallallahu alaihi wasallam.<br \/>\n(33:51) Ya, makanya Umar bin Khattab radhiallahu anhu berkata, &#8220;Ya, taadabu qobla an ta&#8217;allamu.&#8221; Ya, beradablah kalian sebelum Anda belajar ya. Jangan belajar dulu. Kalau kalau tidak punya adab karena bahaya ya. Jadi praktikkan dulu adab-adab yang mulia kemudian belajar ya. An Nabi alaihi wasallam demikian bagaimana amanah beliau, kejujuran beliau ya kesederhanaan beliau ketika beliau masih di masa mudanya artinya belum diangkat menjadi rasul sudah disiapkan oleh Allah subhanahu wa taala. Sehingga ketika Allah berikan risalah kepada beliau<br \/>\n(34:35) ya, maka beliau dengan lapang dada menyampaikan risalah Allah. Ya, meskipun di sana sini banyak tantangan-tantangan yang beliau hadapi. Tapi beliau hadapi itu semuanya dengan penuh kesabaran ya, penuh tawakal kepada Allah ya. Beliau tetap berakhlak mulia kepada para orang-orang yang menentang beliau itu sallallahu alaihi wasallam.<br \/>\n(35:09) Ya, jadi beliau adalah orang yang menjelmakan Al-Qur&#8217;an dalam perilaku beliau sallallahu alaihi wasallam. Salah satu sifat yang beliau miliki disebutkan oleh Al-Qur&#8217;anul Karim dan diabadikan oleh Al-Qur&#8217;anul Karim adalah kelembutan beliau. Ya, dalam surah Ali Imran ayat 159 Allah azza wa jalla berfirman, &#8220;Ya fabima rahmatin minallahi lintanahum.&#8221; Karena rahmat dari Rabbmu, dari Tuhanmu, kamu bersikap lemah lembut pada mereka.<br \/>\n(35:44) Ini kepada para sahabat beliau. Walau min ya. Dan sekiranya kamu keras ya, keras hati, kaku ya, maka mereka para sahabatmu atau manusia akan menjauh menjauhi kamu ya. Jadi kalau Nabi alaihi salatu wasalam ya beliau adalah orang yang lembut, rifiq ya kepada para sahabat beliau ya, maka ini adalah contoh dalam hal yang tegas ya.<br \/>\n(36:26) tegas ya. Di saat memang perlu ketegasan tegas ya. Di saat memerlukan kelembutan lembut ya. Jadi tempatkan sesuatu pada tempatnya. Albani rahmatullah alaih alam almuhaddis rahimahullah beliau itu pernah bertanya pada murid-murid beliau ya. Apa hikmah Allah memerintahkan rasulnya sallallahu alaihi wasallam agar berdakwah dengan hikmah dalam firman Allah azza waallabbika bil hikmati wal mail hasanah wadilum bati ahsan serulah manusia ke jalan Tuhanmu dan hikmah mauidah hasanah peringatan-peringatan yang baik dan kalau perlu dialog Dialohlah dengan cara yang terbaik.<br \/>\n(37:27) Hikmah di balik itu Allah memerintahkan rasulnya untuk berdakwah dengan hikmah. Kemudian dijawab oleh Syekh Albani rahmatullah alaih, karena kata beliau liannal haqqoqilun alan nafs. Karena kebenaran itu berat bagi jiwa ini. Kebenaran itu berat bagi jiwa itu. Nah, kalau kebenaran yang sudah berat bagi jiwa ini ditambah dengan cara dakwah ya yang tidak tepat, yang keras ya, maka manusia akan lari dari agama Allah.<br \/>\n(38:16) Kemudian beliau membacakan hadis Nabi sallallahu alaihi wasallam. Inna minkum munaffirun. Inna minkum munirun. Inna minkum inna minkumirin. Inna minkum munafirin. Inna minkumirin. Sesungguhnya di antara kalian ada orang-orang yang menjadikan manusia lari dari agama Allah. Yaitu karena tadi itu akhlak yang bejat ya, perangnya yang jelek ya.<br \/>\n(38:44) Akhirnya manusia lari dari agama Allah Subhanahu wa taala. Masyiral muslimin, masalah ini penting. Jangan diremehkan ya. Seorang ketika berakhlak mulia berarti bukan berarti bahwa dia itu lemah, salah penilaian itu, keliru penilaian itu. Ya Allah Taala menyuruh untuk hikmah dan cara yang baik. Arrifiq ya karena itu alaslu fidakwah birifq bil hikmah itu asalnya dakwah itu diawali dengan rifiq wal hikmah.<br \/>\n(39:27) Terkadang ada orang keras sama orang lain luar biasa, tapi sama dirinya gak dai mubalig. Kalau sama orang lain masyaallah luar biasa kerasnya tapi dirinya gak ya. Justru kita itu sebetulnya qu anfusakum wahlikum pelihara diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka. Ya, dahulukan diri kita baru orang la orang lain. Jadi akhlak Nabi alaihiatu wasalam adalah Al-Qur&#8217;an.<br \/>\n(40:03) Karena beliau yang menjelmakan Al-Qur&#8217;an dalam perbuatan beliau, dalam tutur kata beliau, dalam jihad, dalam berperang dan seterusnya. Itu beliau lakukan sallallahu alaihi wasallam. Ya. Dan kita diperintahkan mengikuti beliau. Laqakum fi rasulillahi uswatun hasanah. Sungguh telah terdapat pada diri Rasulullah bagi kamu sekalian contoh ya teladan yang baik. Nah, jadi dalam kita bermuamalah, dalam kita bergaul, di saat memang ada hal-hal yang harus tegas, ya kita tegas.<br \/>\n(40:42) Tunjukkan sikap kita ya. Tapi di saat tidak perlu kekerasan ya ketegasan bisa dengan lemah lembut ya gunakan perilaku itu ya gunakan peri perilaku terbut. Allah taala menyebutkan tentang Nabi sallallahu alaihi wasallam dan para sahabat beliau. Bagaimana dalam Al-Qur&#8217;anul Karim ya? Muhammadun Rasulullah walladzina maahu asiddau alal kuffari ruhamau bainahum. Muhammad adalah rasul utusan Allah.<br \/>\n(41:20) Walladina maahu dan orang-orang bersama beliau bersama Muhammadidah alal kuffar tegas kepada orang kafir ya punya sikap yang tegas pada orang-orang kafir ruhamainahu dan mereka di antara mereka ruhama ya saling mencintai satu dengan yang lainnya saling mengasihi satu dengan yang lainnya Ya, itu yang disebutkan oleh Al-Qur&#8217;anul Karim dan para sahabat orang-orang yang mukhlis dalam mereka beragama, dalam mereka berdakwah, dalam mereka mengajarkan ee sunah Nabi sallallahu alaihi wasallam atau mengajarkan Al-Qur&#8217;an semua dan penuh keikhlasan. Pada lanjutan ayat itu Allah Taala<br \/>\n(42:09) berfirman tarahum rukaan sujadan yabuna ya taraukan sujanan engkau melihat mereka para sahabat itu ada orang-orang yang mereka orang-orang yang banyak rukuknya banyak sujudnya banyak beribadah pada Allah Taala ya yabtaguna fadlan Yang mereka cari hanya karunia dari Allah Taala.<br \/>\n(42:43) Bukan cari pujian supaya dibilang masyaallah si fulan, masyaallah ya. Tidak. Tapi semua untuk ya mendapatkan karunia Allah, rida Allah. Ya, itu para sahabat Nabi alaihialatu wasalam. Ya, para pemirsa dan para pendengar rahimakumullah. Jadi hadis ini hadis Aisyah radhiallahu anha kana khulqu Nabiillah sallallahu alaihi wasallam Al-Qur&#8217;an adalah perangai Nabi sallallahu alaihi wasallam itu Al-Qur&#8217;an ini menjelaskan kepada kita bahwa an Nabi alaihiatu wasalam orang yang benar-benar ya menerjemahkan Al-Qur&#8217;an dalam perilakunya mewujudkan perintah larangan Al-Qur&#8217;an<br \/>\n(43:32) dalam diri beliau ya sallallahu alaihi wasallam Wasallam. Dan Al-Qur&#8217;an adalah kitab hidayah. Al-Qur&#8217;an itu kitab petun petunjuk agar diamalkan oleh manusia dan hukum-hukumnya, adab-adabnya. Ya, mereka halalkan apa yang diharamkan Allah dalam Al-Qur&#8217;an dan sunah.<br \/>\n(43:59) Ya, mereka haramkan apa yang diharamkan Allah dalam Quran dan sunah, Allah dan Rasul-Nya. Ya. Nah, oleh karena itu an Nabi alaihi wasallam ada contoh teladan ya yang patut kita jadikan beliau sebagai contoh teladan kita dalam segala hal. Kemudian ee hadis yang berikutnya ee apa yang disebutkan oleh Aisyah radhiallahu anha ini menjelaskan kepada kita tentang manzilatul akhlak alkarimah fil Islam. Kedudukan akhlak yang mulia dalam Islam.<br \/>\n(44:38) Dan itu kalau bicara itu satu muhadarah tersendiri tentang bagaimana husnul khuluk kedudukannya dalam agama ini ya. Dia menjadi penyempurna iman seseorang ya. Akmalul mukminina imanan ahsanuhum khulqan. Orang mukmin yang paling sempurna imannya, yang paling baik akhlaknya. Ya, yang paling berat di dalam timbangan di hari kiamat kelak adalah akhlak.<br \/>\n(45:06) Ya, seorang bisa mencapai derajat orang yang salat di malam hari, puasa di siang hari, ya itu dengan akhlak yang muli yang mulia. Seorang yang paling dicintai oleh Nabi sallallahu alaihi wasallam yang paling baik akhlaknya, yang paling baik perangainya dan seorang yang paling dibenci oleh Rasul sahu alaihi wasallam adalah orang yang paling buruk akhlaknya.<br \/>\n(45:31) Ya, ini semua ada dalil-dalilnya ya. Orang yang paling dekat kedudukannya dengan Nabi sallallahu alaihi wasallam di akhirat kelak yang paling baik akhlaknya. Terus kurang apa tentang pentingnya akhlak ini? Ya. Maka kaum muslimin, para pemirsa, para pendengar radio, televisi Raja, di mana pun Anda berada, marilah kita berupaya untuk berakhlak mulia diri kita, kemudian didik anak-anak kita, keluarga kita.<br \/>\n(46:05) agar berakhlak yang yang mulia ya karena kedudukannya sangat tinggi di hadapan Allah subhanahu wa taala ya dan dalam pandangan Rasulullah sallallahu alaihi wa alihi wasallam. Hadis yang berikutnya. Wa anha juga dari Ummul Mukminin Aisyah radhiallahu anha. Beliau berkata, &#8220;Qalat qala Rasulullah sallallahu alaihi wasallama.<br \/>\n(46:38) &#8221; Rasulullah sallallahu alaihi wasallam bersabda, &#8220;Man ahab Allah ahabballahu liqoahu.&#8221; Barang siapa yang dia cinta ya dia rindu untuk bertemu dengan Allah maka Allah pun akan cinta ya bertemu dengan dengannya. Waman kariq Allah karihu liqaahu. Dan barang siapa yang benci pertemuannya dengan Allah, maka Allah pun benci bertemu dengan dengan dia.<br \/>\n(47:12) Ketika Rasul sahu alai wasallam menyebutkan kalimat ini ya faqulu kata Aisyah radhiallahu anha maka aku bertanya ya Rasulullah akar rohiyatul maut wahai Rasulullah apa yang dimaksud dengan ucapanmu itu tadi yaitu benci pada kematian ya fakulluna naqarhul maut karena kita setiap orang ini benci kepada kematian ya jadi apa apakah maksud dari perkataanmu tadi itu ya ini berkaitan dengan tidak senangnya seorang akan kematian.<br \/>\n(47:55) Karena apa? Karena semua kita itu tidak senang pada kematian. Nakrah ya Q. Maka dijawab oleh Nabi sallallahu alaihi wasallam, &#8220;Laisa kadalika.&#8221; Ya, bukan itu maksudku. Ya. Jadi kamu jangan memahami seperti itu. Bukan itualik tidak seperti itu. Kata beliau mukmin. Akan tetapi seorang mukmin ini maksudnya wakinal mukmin.<br \/>\n(48:28) Akan tetapi seorang muslim seorang mukmin busy birahmatillahi waidwani kalau dia diberikan berita gembira dengan rida Allah ya dengan rahmat Allah dan rida Allah. Dan dengan surga Allah ahab Allah. Seorang mukmin itu cinta untuk bertemu dengan Allah karena dia mendapatkan berita gembira ya tentang rahmat Allah bagi orang-orang mukminin. Rida Allah bagi orang-orang mukminin.<br \/>\n(48:59) Ya, surga Allah yang Allah siapkan untuk orang-orang yang ber yang beriman. Maka orang yang diberitahukan seperti itu, dia akan cinta untuk bertemu dengan Allah. Maka Allah pun mencintai, menyukai pertemuan dengan dengannya. Wa inal kafir. Dan sesungguhnya seorang kafir id busyiro biadzabillah wasakatihi.<br \/>\n(49:34) Kalau dia ya orang kafir itu diberikan berita kepada dia tentang azab Allah, tentang murka Allah ya, maka dia kari liqa liqa Allah, maka dia benci ya. Dia tidak senang dengan kematian itu. Dia tidak senang dengan pertemuan dengan Allah. Oleh karena itu wakariahu liqaahu Allah pun benci untuk bertemu dengan dengannya.<br \/>\n(49:59) Hadis sahih riwayat Imam Muslim di dalam sahihnya. Nah, hadis ini menjelaskan kepada kita tentang ya bahwa orang-orang beriman ya itu ketika ya mereka dalam keadaan sakaratul maut ketika mereka digiring pada kematian ya mereka itu bergembira. Orang mukmin beramal saleh. Ya, sebagaimana Allah Taala berfirman ininaq alaiikah allahzanum tuun. Ya.<br \/>\n(50:51) Yang artinya Allah berfirman bahwa sesungguhnya orang-orang yang mereka mengatakan ya Allah Rabb kami, Allah sembahan kami ya jadi mereka yang beriman pada Allah tummtaqomu. Kemudian mereka istiqamah dalam iman mereka. Ya, smastaqomu sampai akhir hidup akhir kehidupan mereka tetap istikamah di atas tauhid.<br \/>\n(51:24) Nah, di saat mereka akan meninggal, tatanazalu alaihimul malaikah, maka turunlah pada mereka para malaikat itu malaikat-malaikat rahmat. Para malaikat rahmat berkata pada mereka pada orang yang akan meninggal ini orang mukmin ini. Ya, kata para malaikat itu eh alla takfu w tahzanu. Jangan kalian takut dan jangan bersedih hatiumun dan berita gembira untuk kalian dengan surga yang sudah dijanjikan Allah kepada kalian.<br \/>\n(52:02) Maka orang mukmin itu gembira ya. Dia akan bertemu dengan Allah Subhanahu wa taala. Arti akan ee dia akan meninggalkan dunia ini untuk menuju tempat yang lebih yang lebih baik baik di alam barzakh ataupun setelah dia dibangkitkan di hari kiamat kelak. Nah, jadi ee hadis ini menjelaskan tentang kegembiraan orang mukmin.<br \/>\n(52:32) dengan berita gembira dari Allah Subhanahu wa taala. Orang mukmin beramal saleh yang mereka bergembira karena diberitahukan oleh Allah atau berita gembira dari Allah Taala akan kedudukan mereka, tempat mereka ya dan apa yang Allah akan berikan pada pada mereka. Sebaliknya orang yang kafir ya, orang yang tidak beriman ya, ketika dalam keadaan sakaratul maut datang malaikat-malaikat azab ya malaikat-malaikat azab datang dengan ini menarik malaikatul maut menarik roh mereka dengan sangat keras ya dan mereka tahu akan<br \/>\n(53:21) yakni tempat mereka nanti ditunjukkan azab Allah kepada mereka ya. Maka mereka benci kepada kemati kematian ya. Mereka kemudian benci kepada kematian mak Allah pun benci bertemu dengan mereka. Semoga Allah Taala menjadikan kita istikamah ya dalam tauhid atas sunah sampai akhir dari kehidupan kita ini. Nah, ini di antara yang disampaikan ya satu hadis lagi.<br \/>\n(54:04) Kemudian kita lanjutkan dengan sesi tanya jawab. Wa ummil mukminin Sofiah binti Huyay radhiallahu anha qalat. Dari Ummul Mukminin Sofiah binti Huyay radhiallahu anha. Beliau berkata, &#8220;Kana Nabi sallallahu alaihi wasallam muktakifan.&#8221; Pernah suatu ketika Nabi sallallahu alaihi wasallam sedang iktikaf. Iktikaf di mas di masjid beliau.<br \/>\n(54:40) Faataitu faataituhu azuruhu lailan. Maka aku datang untuk ziarah kepada Nabi sallallahu alaihi wasallam di waktu ma malam. Ya. Jadi, Sofia ini datang ingin bertemu dengan Nabi wasallam ya yang mana beliau sedang melakukan iktikaf dan Sofia datang di malam malam hari. Kemudian aku berbincang-bincang dengan beliau sallallahu alaihi wasallam.<br \/>\n(55:15) Kemudian aku pamit minta pulang ya sudah selesai ngobrol apa berbincang-bincang. Kemudian beliau Sofia ingin pulang ke kamarnya, ke rumahnya. Faq ma ya liqli bani. Maka Rasul wasam bangun ya untuk mengantar Sofiah ya. Karena Sofia mau pulang setelah bercana dengan Rasul wasallam setelah bertemu dengan beliau maka Rasul wasallam ingin mengantar beliau untuk pulang.<br \/>\n(55:56) Ketika sedang demikian ya rulani min ansar radhiallahu anhuma. Ketika Rasul wasallam sedang mengantar ee Sofiah, tiba-tiba ada dua orang Anshar lewat. Dua orang Anshar dari penduduk Madinah dari sahabat itu lewat melihat Rasul wasallam dengan wanita ini ya dengan Sofia. Falamaya Nabi sallallahu alaihi wasallam asroa.<br \/>\n(56:26) Nah, dua orang Madinah orang Anshar ini ketika mereka melihat Nabi sallallahu alaihi wasallam mereka mempercepat langkah-langkah mereka ya. Mereka berjalan dengan cepat. faqala shallallahu alaihi wasallama ala rislikuma melihat mereka bergegas-gegas dalam jalan mereka maka nabi alaihiatu wasalam mengatakan pada dua orang ini al rizqlikuma ya ini pelan-pelan ya jangan ter tergesa kemudian beliau mengatakan pada mereka dua orang innaha sesungguhnya perempuan ini yang bersama aku innaha Ibn bintay. Sesungguhnya wanita ini yang bersama aku adalah Sofiah binti Huyay.<br \/>\n(57:14) Ya. Jadi Nabi Sall wasam menjelaskan pada mereka ya supaya mereka tidak berprasangka bu buruk. Jadi ini wanita yang ada di sampingku ini adalah Sofi Sofia istriku. Ibaratnya begitulah. Faqala. Maka dua orang Ansar itu berkata, &#8220;Subhanallah ya Rasulullah. Maha suci Allah ya Rasulullah.<br \/>\n(57:39) Yni kami tidak mungkin ee menyangka yang tidak yang gak-endaklah gitu. Kemudian dijawab oleh Nabi sallallahu alaihi wasallam innya yajri min ibni adama majrod dam. Sesungguhnya setan itu ya berlari atau berjalan di dalam tubuh manusia ya pada urat-urat mereka ya tempat mengalirnya darah. Wa inni khituar dan aku khawatir setan akan membisiki kalian di hati kalian.<br \/>\n(58:25) hal yang yang buruk au syaian hadis muttafa alai riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim. Nah, hadis ini menjelaskan pada kita tentang bagaimana Nabi alaihi salalatu wasalam ya beliau orang yang sangat taat pada Allah Taala di saat iktikaf di bulan Ramadan beliau iktikaf ya.<br \/>\n(58:50) Kemudian istri beliau terkadang datang kepada beliau, melihat keadaan beliau, berbincang dengan beliau sallallahu alaihi wasallam. Ya, jadi ini menunjukkan bahwa ketika seorang suami sedang iktikaf di masjid ya, istrinya boleh datang pada suami itu mungkin mau bertemu atau ada hal yang penting atau sekedar datang untuk ziarah ke kepada suaminya. Ini hal yang dibolehkan. Ya, ini hal yang dibolehkan.<br \/>\n(59:17) Jadi itu tidak menghalangi iktikaf seseorang. Dia sedang iktikaf kemudian istrinya datang menjenguk ya bertemu dengan suaminya. Ini yang dilakukan oleh Sofi Sofiah. Kemudian setelah selesai maka dia orang yang datang tadi boleh pulang.<br \/>\n(59:47) Nah, Nabi alaihi wasallam dalam kasus ini atau dalam kejadian ini beliau mengantar Sofia ya. Ibaratnya kalau kita ada tamu kita antar sampai di pin pintu rumah ya sampai tamunya pergi baru kita masuk misalnya. Nah, Nabi alaihi wasallam pun demikian. Ketika Sofiah akan pulang ya, beliau antar Sofia ya. Tiba-tiba ketika sedang berjalan dua Nabi sallallah alaihi wasallam dan istrinya ada dua orang Ansar yang lewat ya dan sambil jalan cepat.<br \/>\n(1:00:20) Maka Nabi sallallahu alaihi wasallam ingin ya menginformasikan kepada mereka bahwa wanita yang bersama aku ini adalah istriku. Sebab kadang-kadang itu orang bisa prasangka yang tidak tepat, prasangka buruk. Ya. Maka beliau kemudian menyuruh mereka atau informasikan pada mereka bahwa ini Sofi Sofia. Maka mereka terkejut. J ya Rasulullah subhanallah.<br \/>\n(1:00:48) Yni kami tidak mungkin apa berprasangka yang tidak tidak benar pada engkau ya Rasulullah. Ya. Kemudian beliau menjelaskan ya, bahwa ee beliau itu khawatir ya kalau-kalau setan datang pada dua orang ini ya kemudian membisiki sesuatu pada mereka ya lihat lihat itu ya Rasul sahu alaihi wasallam dengan seorang wanita tahu siapa wanita itu. Nah, itu berb berbahaya.<br \/>\n(1:01:20) Maka rasuah alaihi wasallam menjelaskan hal itu kepada mereka untuk menghilangkan syub syubhat ya supaya tidak ada prasangka yang yang buruk ya. Karena setan itu punya peran ya dalam merusak seseorang ya itu setan sangat punya peran ya supaya mereka tidak di masuki oleh setan dibisiki yang tidak benar maka rasul sahu alaihi wasallam menjelaskan ya kepada ee kepada dua orang ansar itu ya dan ini menunjukkan sebagaimana sabda Nabi sallallahu alaihi wasallam jadi setan itu bisa masuk dalam tubuh manusia dia bisa masuk dalam tubuh manusia. Ya, bahkan disebutkan di sini ya inajam<br \/>\n(1:02:09) majram. Setan itu berjalan dalam tubuh manusia ini pada urat-urat pada aliran-aliran darah mereka. J di urat-urat mereka. Makanya kita sering diperintahkan untuk taawud ya, mohon perlindungan pada Allah Taala dari godaan setan. Ketika masuk rumah baca bismillah, ketika keluar rumah juga baca bismillah dan seterusnya ya untuk melindungi membentengi diri kita dari s setan itu hikmahnya.<br \/>\n(1:02:43) Ya. Jadi hadis ini menjelaskan pada kita tentang an Nabi alaihialatu wasalam berupaya untuk atau jangan sampai seorang berprasangka buruk pada beli beliau ya. Maka beliau jelaskan. Nah, demikian pula sikap kita sebetulnya begitu. Kalau ada hal-hal yang mungkin mencurigakan kita, jelaskan ya supaya orang tidak curi curiga.<br \/>\n(1:03:12) Jangan kita menjerumuskan diri kita dalam kecurigaan orang dan beberapa perbuatan-perbuatan, ucapan-ucapan, isyarat-isyarat. Ini yang membuat manusia curi curiga. Dan orang kalau tidak bersalah dia tidak akan takut ya apa adanya. Ya, ini terjadi kadang-kadang dalam hal berkaitan dengan apa namanya ini dalam hidup kita di zaman ini ya ada orang yang dia HP-nya gak boleh diketahui password-nya oleh istrinya ya berarti ada sesuatu di situ.<br \/>\n(1:03:47) Seandainya tidak ada sesuatu biarkan istri tahu. Demikian pula istri yang takut suaminya tahu apa yang ada dalam HP-nya. Yang dibikin password yang tidak diketahui oleh siapapun. Hatta suaminya gak tahu lah kenapa ada apa? Kalau memang tidak ada apa-apa ya gak usah di dikunci ya biasa saja karena memang tidak ada apa-apa. Jadi hindari hal-hal yang membuat curiga pada ee pada orang lain terhadap diri diri kita.<br \/>\n(1:04:21) Itu satu contoh saja. Masih ada contoh-contoh yang yang lain ya. Baik. Semoga apa yang disampai sampaikan bermanfaat bagi kita semuanya. Insyaallah kita lanjutkan pada pertemuan akan datang. Masih ada fawaid ya, ada ee pelajaran-pelajaran penting dalam kisah ini, kejadian ini.<br \/>\n(1:04:40) Ee Nabi sallallahu alaihi wasallam bersama istrinya Sofia dan ketika dilewati oleh dua orang Anshar tadi. Insyaallah mudah-mudahan bisa kita jelaskan pada pertemuan akan datang. Demikian aku had dan masih ada waktu kurang lebih 10 menit ya untuk kita melanjutkan dengan sesi tanya jawab. Apabila ada pertanyaan dan saya bisa menjawab, saya akan menjawabnya.<br \/>\n(1:05:09) Kalau tidak wallahuam ustaz jazakumullah khairan. Barakallahu fikum atas materi yang telah disampaikan, Ustaz. Materi yang sangat menarik untuk kita simak bersama tentang setan yang menyusup melalui aliran darah Islam. Azaniallahu wyakum. Saatnya kami mengajak Anda semuanya untuk bersoal jawab, berinteraksi dengan ustaz dalam rangka memperdalam materi yang telah disampaikan oleh beliau.<br \/>\n(1:05:33) Dan kami berikan kesempatan kepada Anda untuk bertanya baik sesuai dengan materi yang beliau sampaikan terutama itu yang kami harapkan ataupun pertanyaan lainnya jika Bangsat berkenan menjawab maka beliau akan menjawabnya. Kita angkat pertanyaan pertama melalui telepon di 0218236543 ya. Silakan bagi Anda sudah masuk terhubung. Halo. Iya. I ya silakan Ibu, Bapak. Asalamualaikum. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.<br \/>\n(1:05:58) Dengan siapa Ibu dan berada di mana? Ee dengan Ibu Iwet. Ibu Iwet ya. Iya. Di mana, Ibu? Ee di Ciputat. Ciputat. Silakan, Ibu pertanyaannya. Ee saya mau tanya ee itu tadi kan ada hubungannya dengan orang tua yang melakukan ee ee zina, ya. Heeh. Ee itu ee saya mau tanya, gimana jika orang itu sudah melakukan taubatan nasuha dan tidak dan ee sudah menjauhinya, apakah tetap akan diperhintungkan di hari kiamat nanti? Nah, karena ee ya karena dia ee merasa sangat ketakutan ee akan tobatnya itu tidak diterima. Terima kasih. Baik, terima kasih Ibu atas pertanyaannya. Demikian dan kepada Ustaz<br \/>\n(1:06:43) kami persilakan untuk menjawab. Silakan Ustaz. Ee baik tentang yang ditanyakan tadi itu ya intinya bahwa kewajiban seorang muslim mukmin ya ketika berbuat dosa, dosa apapun yang dilakukannya entah pembunuhan entah itu zina entah itu minum khamar ya syirik dan yang lainnya kewajibannya adalah bertobat pada Allah Taala.<br \/>\n(1:07:15) Kewajibannya adalah bertobat pada Allah Taala dan Allah mencintai hamba-hambnya ya dan bergembira pada orang-orang yang bertobat. Ya inallah yuhibbut thawabin. Inallah yuhibutinbul mutahirin. Sesungguhnya Allah cinta pada orang-orang yang banyak bertobat dan orang selalu membersihkan di diri mereka. Ya, adapun urusan di akhirat nanti kita pasrahkan pada Allah Taala dan berharap pada Allah Taala bahwa Allah akan mengampuni kita.<br \/>\n(1:07:42) Ya, Allah akan menutupi aib kita, ya. Kita boleh berdoa, &#8220;Ya Allah, tutup aibku, ya Allah ampuni dosaku, ya Allah.&#8221; Ya, jadi tugas kita adalah bertobat pada Allah Taala, ya. Jangan sampai apa? ketakutan itu terus-menerus dan menjadikan seorang putus asa dari rahmat Allah. Karena itu yang diinginkan oleh setan.<br \/>\n(1:08:10) Dibisiki terus kamu hati-hati sudah berbuat demikian, kamu sudah berbuat ini dan itu, Allah tidak bakal mengampuni dosamu. Ya, ini berbahaya ya dan itu bisikan setan. Jadi tugas dan kewajiban kita ya atau siapa saja yang berbuat dosa adalah tetap kembali bertobat kepada Allah Taala. Ya. Kemudian memperbanyak istigfar, minta ampun pada Allah Taala. Kemudian memperbanyak amal saleh, amal kebaikan, perbanyak amalamal saleh.<br \/>\n(1:08:37) Semoga amal saleh itu akan ee menghapus amal kebuk keburukan. Selebihnya kita serahkan pada Allah azza wa jalla. Ya Allah zat yang maha bijaksana, maha pengasih, penyayang. Maka serahkan pada Allah azza wa jalla dan penuh harapan pada Allah Taala. Dan jangan sampai putus asa dari rahmat Allah azza wa jalla.<br \/>\n(1:08:56) Wallahu taala. Am nam ustaz jazakumullah khairan barakallahu fikum atas jabannya dan demikian jaban untuk Ibu Iwat di Ciputat. Mudah-mudahan dapat dipahami dengan baik dan benar. Kita angkat pertanyaan berikut kembali di 0218236543. NA6 NAM silakan. Asalamualaikum. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.<br \/>\n(1:09:19) Dengan siapa Bapak dan berada di mana? Iskandar di Depok. Pak Ustaz. Pak Iskandar silakan Pak Iskandar. Iya. Semoga Pak Ustaz dan seluruh tim senantiasa dalam lindungan dan rahmat Allah Subhanahu taala. Amin. Wakum. Ee iya. Begini, Pak Ustaz, maanya terkait tadi masalah ee pembunuhan itu katanya itu ee saya lihat ada hadisnya juga bahwa itu kekal katanya di dalam ee neraka.<br \/>\n(1:09:43) Bagaimana dengan kalau enggak salah dan juga hadis bahwa yang kekal di neraka itu adalah semua dosa diampuni oleh Allah kecuali dosa syirik dan munafik. Itu hubungan yang keduanya gimana, Pak Ustaz? Karena ee selama ini kami tahunya yang munafik dan syirik dan kafir aja yang kekal. Baik, akhirnya pembunuhan. Kemudian yang kedua, Pak Ustaz, masalah ini salat.<br \/>\n(1:10:03) Salat ee ibadah yang pertama apa masalah yang pertama di ee di dihisab oleh Allah adalah salatnya Allah ya. Heeh. Gimana ya, Pak Ustaz kalau seandainya gini ya, salat kita memang agak susah namanya khusyuk 100% ya. Kadangnya awal hilang lagi. Terus ada hadis mengatakan bahwa coba diperiksa salat sunahnya supaya bisa menutupi kekurangan yang ada di salaf wajibnya. Tapi salat sunahnya juga gitu, Pak Ustaz. Bolo artinya enggak khusyuk juga itu.<br \/>\n(1:10:34) Jadi enggak full khususnya gimana gitu, Pak? Baik menginti. Terima kasih atas pencerahannya, Pak Ustaz. Baik, terima kasih Pak Iskandar atas pertanyaannya. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Pada Ustaz kami persilakan untuk menjawab. Silakan, Ustaz. Ee baik, pertanyaan Bapak Iskandar ya dari Depok. Pertama tentang ee masalah dosa yang ditanyakan tadi.<br \/>\n(1:11:04) Jadi ee apa yang ditanyakan itu dibicarakan oleh para ulama karena ada ya apa namanya kesan dari ayat-ayat Al-Qur&#8217;an itu bahwa orang membunuh itu kekal dan bukan kesan tapi disebutkan kekal dalam neraka. Ya, sementara disebutkan bahwa juga dalam Al-Qur&#8217;anul Karim Allah tidak mengampuni ee apa tidak mengampuni kalau dia disekutukan dengan sesuatu dan dia mengampuni selain dosa itu.<br \/>\n(1:11:36) Dan para ulama mendudukkan masalah ini bahwa yang di apa namanya yang ee kekal dalam neraka bagi mereka yang pembunuh itu kalau dia menghalalkan darah itu dengan keyakinannya bahwa darah orang ini yang aku bunuh halal. Padahal itu orang muslim ya. Dia menghalalkan ya. Dia tidak ter ini dalam dirinya bahwa ini hukumnya haram, ini dosa. Itu tidak ter terbesit dalam hatinya. Tapi dia yakin bahwa apa yang dilakukan itu halal.<br \/>\n(1:12:09) Lain dengan orang melakukan dosa dan dia yakin bahwa itu dosa. Contoh seorang yang minum-minuman keras atau seorang berzina, dia dengan yakin mengatakan zina itu haram. Ya, minum khamar haram tapi aku gak kuat. Ya, tapi dia tetap berkeyakinan bahwa itu haram. Ya, maka ini insyaallah ini di diampuni.<br \/>\n(1:12:30) Dia tidak sampai pada kekufuran karena dia tetap ee mengakui hukum Allah bahwa zina itu haram. Cuma dia berbuat karena apa namanya? Karena mungkin ikut hawa nafsu dan lain sebagainya ya. Maka dia ee itu tidak sampai kepada kekufuran. Tetapi orang menghalalkan dengan keyakinannya ya bahwa maksiat yang dilakukan itu adalah halal. Boleh saja, tidak mengapa.<br \/>\n(1:13:01) Ya, ini yang menjerumuskan kepada kekufu kekufuran ya. Kalau dia menghalalkan dengan aki dengan dengan hatinya dan iktikadnya dalam dirinya. Jadi para ulama mendudukkan masalah ini bahwa mereka yang disebutkan yang membunuh yang kekal di dalam neraka itu yang menghalalkan pembunuhan itu dengan keyakinannya. Ya. Adapun yang tidak ya tidak ya.<br \/>\n(1:13:27) Kalaupun diazab dia dikeluarkan dari api api neraka pada suatu saat sesuai dengan kehendak Allah Taala. Ya. Ini tentang ee ya pertanyaan pertama tadi ya. Jadi orang yang disebutkan kekal sampai dia itu bisa kufur kalau dia menghalalkan pembunuhan itu dengan keyakinannya. Ya, tapi kalau dia tetap mengatakan bahwa itu dosa ya apa yang dilakukan dari pembunuhan itu adalah dosa.<br \/>\n(1:13:58) Hukumnya haram tidak boleh dan dia menyesali perbuatannya maka ini tidak sampai kepada ke kekufuran. Ya. Kemudian yang kedua, masalah salat. Inti yang ditanyakan oleh Pak Iskandar tadi yaitu berkaitan dengan kekhusyukan dalam salat. Ya, kalau kita bicarakan masalah khusyuk dalam salat itu memang hal yang ya tidak mudah khusyuk itu. Tapi kita tetap berupaya untuk khusyuk.<br \/>\n(1:14:30) Namun untuk mendapatkan kekhusyukan 100% yaitu memang hal yang tidak mudah. Dan alhamdulillah kita bersyukur pada Allah Taala bahwa khusyuk itu tidak dijadikan salah satu rukun salat. Seandainya khusyuk itu salah satu rukun salat, mungkin kebanyakan kita tidak sah salatnya. Tapi dia adalah hal yang dianjurkan, diperintahkan. Bahkan Allah memuji.<br \/>\n(1:15:00) Q aflahal mukminun alladina humun. Jadi Allah memuji orang-orang yang bisa khusyuk dalam salat mereka ya. Tapi dia bukan dari masalah berkaitan dengan syarat sahnya salat, rukun salat. Tidak ya. Tapi kita berupaya maksimal untuk khusyuk dalam salat. Bahkan sebagian ulama mengatakan bahwa alhyuk ruhus shah. Khusyuk itu ruhnya salat adalah kekhusyuk kekhusyukan.<br \/>\n(1:15:31) Jadi salat itu ibarat fisik yang ada rohnya. Apa ruhnya salat itu? Yaitu khusyuk. Ya, makanya ketika kita salat kadang-kadang muncul karena ada setan memang yang tugasnya untuk menghilangkan kekhusyukan seorang yang salat. Begitu orang salat lalu dibisiki oleh setan, &#8220;Ya ingat ada ini, lupa ini, itu ada di sana, ada di sini, setelah ini kamu akan berbuat ini dan seterusnya.&#8221; Itu memang upaya setan.<br \/>\n(1:16:00) Nah, makanya kita harus berupaya untuk ya apa namanya melakukan sebab-sebab yang dengannya kita bisa khusyuk dalam salat kita semampu kita ya. Semampu kita. Jadi ee bahwa salat yang misalnya seorang tidak khusyuk dalam salat ya tetap sah ya tetap sah. Cuma kita berusaha walaupun baik itu dalam salat wajib maupun salat salat sunah.<br \/>\n(1:16:32) An Nabi alaihi wasalam pernah suatu ketika waktu salat asar ya itu beliau setelah salam langsung masuk ke rumah. Para sahabat terheran-heran lihat melihat Rasul Sallahu Alaihi Wasallam ini tidak terbiasa seperti ini. Beliau masuk ke rumahnya kemudian beliau keluar lagi. Beliau menjelaskan pada mereka bahwa tadi aku ingat ya ada lempengan emas dan perak dari harta zakat belum dikeluarkan. Nah, belum di dikeluarkan.<br \/>\n(1:17:12) Sebagian ulama mengatakan bahwa beliau ingat masalah itu ketika ketika salat. Maka begitu salam beliau langsung masuk. Nah, ini contoh ya. Jadi kita tetap berupaya untuk khusyuk dalam salat ya semaksimal mungkin. Nah, salah satunya adalah masalah HP ya. Ini kita zaman HP dulu sudah ada z HP. Sekarang kita terganggu di antara yang mengganggu kekhusyukan seseorang itu ya suara HP.<br \/>\n(1:17:36) ini kadang-kadang lagi salat ter suara azan dan orang yang punya HP itu ya mungkin ada di antara mereka merasa gak boleh matikan akhirnya sampai sekian rakaat kita dengar suara azan ini mungkar hal yang mungkar ya kemudian musik juga demikian sedang salat dengar suara musik di HP-HP itu ya makanya seorang akan salat itu hendaknya dia matikan HP-nya atau silent atau letakkan di bawah supaya dia tidak terasa geta getaran.<br \/>\n(1:18:09) Karena ketika salat ada getaran panggilan ya itu berarti juga menggang mengganggu. Intinya bahwa semua sebab-sebab yang meng apa akan apa menghilangkan kekhusyukan kita itu usahakan untuk dihilangkan ya sebab-sebab tersebut sebelum kita salat. Wallahu taala alam. Enam ustaz jazakumullah khairan. Barakallah fikum.<br \/>\n(1:18:39) Dan kita akan angkat satu pertanyaan terakhir di kesempatan pagi hari ini. Kami berikan kepada Anda yang setelah terhubung kami persilakan untuk bertanya ya. Silakan. Halo. I Mbah Nun. Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Mbah Nuwun Bapak Ustaz narasumber dan Bapak MC gini Ustaz ya dalam bad merespon tentang Al-Qur&#8217;an kalian orang kafir yang lembut ini, Ustaz ya.<br \/>\n(1:19:15) Al-Qur&#8217;an itu apa bisa untuk menyembuhkan orang sakit fisik dan psikis? Misalnya ya sakit metomonia. Itu nomor satu. Sakit metomonia itu yaitu orang yang berbohong, berkepanjangan, dan terus berkhaya. Begini, Ustaz. Misalnya bilang mau ke Singapura, mau naik haji dan dia sudah jadi haji, tapi itu bohong tidak sebenarnya. Itu, Ustaz. Nggih.<br \/>\n(1:19:40) Terus apa? Itu malu menunjukkan identitas diri. Jadi bersembunyi terus kalau ada event itu ditutup mukanya. Itu ustaz ya. Apa itu namanya? metomonia atau gangguan jiwa, Ustaz. Yang nomor dua itu saya punya tetangga ini, Ustaz. Ya, betul ini istrinya orang muslim tapi suaminya saya menatakan kafir kok gak mencorai, Ustaz.<br \/>\n(1:20:02) Non muslim tapi dia dermawan, Ustaz dan apa itu gampang melas gitu loh. Enggak tegoan itu loh, Ustaz. Mohon penceraannya apakah itu juga dapat pahala, Ustaz? Baik terima kasih Bu. tadi Alquran bisa menyembuhkan orangangundi nuwun barumsalam wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih Ibu atas pertanyaannya dan kepada ustaz kami persilakan untuk menjawab.<br \/>\n(1:20:26) Silakan ustaz. Baik tentang yang dipertanyakan tadi ya. Bahwa pada hakikatnya Al-Qur&#8217;an itu adalah obat ya. untuk menyembuhkan semua penyakit. Ya, tetapi caranya adalah dengan seorang membacanya atau dia merukiah orang lain dengan bacaan-bacaan Al-Qur&#8217;an. Ya, adapun perlakuan sebagian orang misalnya ya mungkin ada membakar ada ayat Quran dibakar kemudian dimasukkan di air diminum ya itu adalah satu hal yang ya merupakan tidak pernah dilakukan oleh para sahabat dahulu.<br \/>\n(1:21:19) Jadi intinya memang Al-Qur&#8217;an itu adalah pe penawar bagi penyakit-penyakit hati ya. Maka apabila orang itu yang sakit bisa didekati, dibacakan Al-Qur&#8217;an, diartikan maknanya ya ee atau dia dirukiah, maka insyaallah ya bisa sembuh dengan seizin Allah Taala ya. Jadi coba diupayakan duluah ya. Selain mungkin seorang ke bawa orang itu ke medis kepada orang yang apa atau dokter atau siapa orang yang bisa mungkin menanyakan apa yang dia disimpan dalam hatinya. Terkadang orang-orang seperti itu ada sesuatu yang disimpan ya sehingga sampai membawa dia kepada<br \/>\n(1:22:06) hal-hal yang seperti yang disebutkan tadi itu ya. Jadi, coba dikonsultasikan sambil juga diusahakan ya dengan tadi kita bacakan Al-Qur&#8217;an, bacaan terjemahkan terjemahannya ya. Kemudian kita berikan harapan kepada dia. Kalau bisa lakukan itu sambil berdoa semoga Allah Taala menyembuh menyembuhkannya. Adapun pertanyaan kedua ya yang harus diketahui oleh kaum muslimin bahwa seorang wanita tidak sah menikah dengan seorang suami, seorang laki-laki yang kafir. Artinya bukan bukan muslim ya.<br \/>\n(1:22:47) Dalam hukum Islam harus difas. Fasah itu dipisah ya oleh ya yang berwenang. Ini dalam hukum Islam. Adapun dia si wanita muslimah, suaminya bukan muslim, ya tetap hidup bersama, berumah tangga, maka ini dalam Islam adalah sesuatu yang haram. Tidak diboleh, tidak dibolehkan ya, tidak dibenarkan.<br \/>\n(1:23:20) J harus permasalahannya diselesaikan dengan misalnya laki-laki itu mengucapkan dua kalimat syahadat, dia masuk masuk Islam. ya dengan dia masuk Islam. Kalau dia masuk Islam ya teruskan pernikahannya. Insyaallah tidak tidak mengapa. Ini yang pertama. Kemudian kedua bahwa suami tadi itu sebagaimana pertanyaan ibu yang bertanya, orangnya dermawan, orangnya baik, orangnya istilahnya tidak tegaan.<br \/>\n(1:23:52) Ini kalau lihat ada orang susah dibantu itu tidak akan ya selama orang ini bukan seorang muslim maka tidak ada pahalanya. Tidak ada pahalanya ya. Tapi dia berbuat baik silakan berbuat baik ya. Karena Islam juga tidak melarang ya kepada apa untuk kita juga berbuat baik pada orang walaupun bukan muslim tapi dia berbuat baik pada kita ya itu hal yang tidak dilarang dalam dalam agama.<br \/>\n(1:24:24) Jadi intinya bahwa kalau ditanyakan apa dia dapat pahala ya gak dapat pahala itu dengan iman ya. Innal insana lafi khususrin. Manusia semua dalam kerugian. amanu wahat kecuali orang-orang yang beriman beramal saleh tawasu bilhaq tawas b ya itu yang tidak rugi ya jadi orang yang nonmuslim yang berbuat baik ya itu dalam keyakinan kita dalam agama kita ya jelas tidak ada pahalanya karena pahala itu untuk orang-orang yang yang beriman kepada Allah dan rasul-Nya nabi kita Muhammad sallallahu alaihi wasallam ya. Wallahu taala alam.<br \/>\n(1:25:16) Enam ustaz jazakumullah khairan. Barakallahu fikum atas jawaban yang telah antum sampaikan Ustaz. Dan pertanyaan dari Ibu tadi ada pertanyaan terakhir di perjumpaan kita pagi hari ini Ustaz. Tapi sebelum kita akhiri perjumpaan yang penuh dengan faedah ini, kami minta pada Ustaz menyampaikan ikhtitam. Silakan Ustaz.<br \/>\n(1:25:36) Baik, kaum muslimin, kaum muslimat, para pemirsa dan para pendengar televisi Radio Roja di mana pun Anda berada. Semoga Allah Subhanahu wa taala senantiasa memberikan kita ee ee taufiknya, hidayah-Nya, inayah-Nya sehingga kita tetap berada di atas jalan yang benar. Dan kami harapkan pada semuanya, terutama diri saya, mari kita terus menuntut ilmu ya, belajar ya.<br \/>\n(1:26:04) Karena dengan belajar agama Allah ini kita mengetahui ya hal-hal yang kita tidak ketahui dan kita bisa mengamalkan apa yang kita kita miliki. Kemudian yang ketiga hendaknya juga kita menjaga akhlak kita. Sudah saya jelaskan dalam ceramah tadi masalah akhlak dan pentingnya akhlak itu. Tidak bisa akhlak itu di dikesampingkan ya.<br \/>\n(1:26:28) Karena sangat banyak ayat-ayat Al-Qur&#8217;an dan hadis-hadis Nabi sallallahu alaihi wasallam yang menjelaskan tentang akhlak yang mul yang mulia itu dan kedudukannya, kemuliaannya. Ya, maka marilah kita menjadi orang muslim yang berakidah benar, ya. Berakhlak yang mulia, beribadah yang tepat, benar, ya, bermuamalah kepada manusia dengan baik dan sifat-sifat lainnya yang menjadikan seorang muslim mulia di sisi Allah Subhanahu wa taala. Semoga apa yang disampaikan tadi bermanfaat bagi kita semuanya.<br \/>\n(1:27:02) Lebih kurangnya saya mohon maaf ya. Dan apabila ada kesalahan, kekeliruan, saya selalu merujuk dari kesalahan dan kekeliruan tersebut. Demikian. Jazakumullah khairan semua pihak yang telah ikut dalam terlaksananya ee acara ini. Semoga Allah memberikan balasan yang terbaik di dunia dan di akhirat kelak. Amin ya rabbal alamin.<br \/>\n(1:27:29) H wazakumullah khairan. Subhanakallahum wabihamdika ashadu alla ilaha illa anta astagfiruka wa atubu ilaik. Wasallallahu wasallam wabarak ala nabina waa albi ajmain. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.<br \/>\n(1:27:52) Kami ucapkan terima kasih banyak untuk guru kita Al Ustaz Alfadil Mubarak Bapak Alim Lc. M. Taala yang telah memberikan waktunya di pagi hari ini menyampaikan materi yang penuh dengan faedah dan juga telah memberikan jawaban-jawaban untuk kita semuanya dari pertanyaan-pertanyaan yang telah diajukan oleh saudara-saudara kita kaum muslimin yang bertanya.<br \/>\n(1:28:10) Semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa menjaga beliau di sana dan meluaskan keh beliau sehingga semakin banyak faeda ilmu yang dapat diambil dari dari setiap perjumpaan bersama beliau. Insyaallah. Allahum amin. Ikama azaniallahu wakum. Kami ucapkan pula terima kasih banyak untuk rekan-rekan kami kriaengsi dan dan teman-teman kami di sur di di Al Imam Center atas kerja samanya bisa menghadirkan kajian ini di tengah-tengah kalangan kaum muslimin.<br \/>\n(1:28:37) Jazakumullah khairan. Barakallah fikum. Kami sampaikan kepada semua rekan-rekan dan juga untuk Anda semuanya ikhwatal Islam azani Allah wyakum yang telah bersama kami dari awal hingga akhir. Kami ucapkan terima kasih banyak atas kebersamaan Anda. Jazakumullah khairan. Barakallah fikum.<br \/>\n(1:28:56) Nantikan kembali kajian beliau insyaallah pada hari Selasa yang akan datang untuk kita ikuti kelanjutan di pembahasan kitab Riyadus Shihin. Semoga Allah subhanahu wa taala memudahkan bagi kita semuanya mengamalkan ilmu yang telah kita dengar dan kita simak bersama ini dan juga semoga Allah subhanahu wa taala memberikan keberkahan untuk kita semuanya. Akhir kalam kami mohon undir dan mohon maaf jika terdapat kekurangan yang kami hadirkan.<br \/>\n(1:29:14) Dan untuk Anda semuanya tetap jaga kesehatan. Semoga Allah subhanahu wa taala memudahkan aktivitas Anda semuanya. Billahi taufik walhidayah. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Simak Radio Roja Bogor 100.1 FM, Radio Roja Majalengka 93.1 1 FM Radio Roj Palu 101,8<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(4) [Live] : Ustadz Mubarok Bamualim, Lc., M. H. I. &#8211; Kitab Riyadhus Shalihin &#8211; YouTube Transcript: (00:08) Kajian Islam ilmiah di Roja TV dan Radio Roja agar seorang muslim khusyuk di dalam salatnya. ya. Sehingga hal-hal yang akan mengurangi atau merusak kekhusyukannya itu supaya dihindari. [Musik] Saksikanlah kajian Islam ilmiah di Roja TV dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-3423","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-rodjatv"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Ustadz Mubarok Bamualim, Lc., M. H. I. - Kitab Riyadhus Shalihin - Transkrip<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/10\/21\/ustadz-mubarok-bamualim-lc-m-h-i-kitab-riyadhus-shalihin-38\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ustadz Mubarok Bamualim, Lc., M. H. I. - Kitab Riyadhus Shalihin - Transkrip\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(4) [Live] : Ustadz Mubarok Bamualim, Lc., M. H. I. &#8211; Kitab Riyadhus Shalihin &#8211; YouTube Transcript: (00:08) Kajian Islam ilmiah di Roja TV dan Radio Roja agar seorang muslim khusyuk di dalam salatnya. ya. Sehingga hal-hal yang akan mengurangi atau merusak kekhusyukannya itu supaya dihindari. [Musik] Saksikanlah kajian Islam ilmiah di Roja TV dan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/10\/21\/ustadz-mubarok-bamualim-lc-m-h-i-kitab-riyadhus-shalihin-38\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Transkrip\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-21T03:35:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-26T03:36:10+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"39 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/10\/21\/ustadz-mubarok-bamualim-lc-m-h-i-kitab-riyadhus-shalihin-38\/\",\"url\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/10\/21\/ustadz-mubarok-bamualim-lc-m-h-i-kitab-riyadhus-shalihin-38\/\",\"name\":\"Ustadz Mubarok Bamualim, Lc., M. H. I. - Kitab Riyadhus Shalihin - Transkrip\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-10-21T03:35:53+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-26T03:36:10+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/#\/schema\/person\/73c6e0c1689bb54491a01c778ea5d818\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/10\/21\/ustadz-mubarok-bamualim-lc-m-h-i-kitab-riyadhus-shalihin-38\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/10\/21\/ustadz-mubarok-bamualim-lc-m-h-i-kitab-riyadhus-shalihin-38\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/10\/21\/ustadz-mubarok-bamualim-lc-m-h-i-kitab-riyadhus-shalihin-38\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ustadz Mubarok Bamualim, Lc., M. H. I. &#8211; Kitab Riyadhus Shalihin\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/#website\",\"url\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/\",\"name\":\"Transkrip\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/#\/schema\/person\/73c6e0c1689bb54491a01c778ea5d818\",\"name\":\"Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9d161f9b85bb4a0affd060f64c3f2802?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9d161f9b85bb4a0affd060f64c3f2802?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/ngaji.id\/tran\"],\"url\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/author\/dedi73-sck\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ustadz Mubarok Bamualim, Lc., M. H. I. - Kitab Riyadhus Shalihin - Transkrip","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/10\/21\/ustadz-mubarok-bamualim-lc-m-h-i-kitab-riyadhus-shalihin-38\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ustadz Mubarok Bamualim, Lc., M. H. I. - Kitab Riyadhus Shalihin - Transkrip","og_description":"(4) [Live] : Ustadz Mubarok Bamualim, Lc., M. H. I. &#8211; Kitab Riyadhus Shalihin &#8211; YouTube Transcript: (00:08) Kajian Islam ilmiah di Roja TV dan Radio Roja agar seorang muslim khusyuk di dalam salatnya. ya. Sehingga hal-hal yang akan mengurangi atau merusak kekhusyukannya itu supaya dihindari. [Musik] Saksikanlah kajian Islam ilmiah di Roja TV dan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/10\/21\/ustadz-mubarok-bamualim-lc-m-h-i-kitab-riyadhus-shalihin-38\/","og_site_name":"Transkrip","article_published_time":"2025-10-21T03:35:53+00:00","article_modified_time":"2025-10-26T03:36:10+00:00","author":"Admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Admin","Est. reading time":"39 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/10\/21\/ustadz-mubarok-bamualim-lc-m-h-i-kitab-riyadhus-shalihin-38\/","url":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/10\/21\/ustadz-mubarok-bamualim-lc-m-h-i-kitab-riyadhus-shalihin-38\/","name":"Ustadz Mubarok Bamualim, Lc., M. H. I. - Kitab Riyadhus Shalihin - Transkrip","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/#website"},"datePublished":"2025-10-21T03:35:53+00:00","dateModified":"2025-10-26T03:36:10+00:00","author":{"@id":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/#\/schema\/person\/73c6e0c1689bb54491a01c778ea5d818"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/10\/21\/ustadz-mubarok-bamualim-lc-m-h-i-kitab-riyadhus-shalihin-38\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/10\/21\/ustadz-mubarok-bamualim-lc-m-h-i-kitab-riyadhus-shalihin-38\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/10\/21\/ustadz-mubarok-bamualim-lc-m-h-i-kitab-riyadhus-shalihin-38\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ustadz Mubarok Bamualim, Lc., M. H. I. &#8211; Kitab Riyadhus Shalihin"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/#website","url":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/","name":"Transkrip","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/#\/schema\/person\/73c6e0c1689bb54491a01c778ea5d818","name":"Admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9d161f9b85bb4a0affd060f64c3f2802?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9d161f9b85bb4a0affd060f64c3f2802?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin"},"sameAs":["https:\/\/ngaji.id\/tran"],"url":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/author\/dedi73-sck\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3423"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3423"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3423\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3424,"href":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3423\/revisions\/3424"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3423"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3423"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3423"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}