{"id":3495,"date":"2025-11-24T21:18:34","date_gmt":"2025-11-24T14:18:34","guid":{"rendered":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/?p=3495"},"modified":"2025-11-24T21:18:35","modified_gmt":"2025-11-24T14:18:35","slug":"ustadz-mahfudz-umri-lc-prinsip-dasar-islam-22","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/11\/24\/ustadz-mahfudz-umri-lc-prinsip-dasar-islam-22\/","title":{"rendered":"Ustadz Mahfudz Umri, Lc | Prinsip Dasar Islam"},"content":{"rendered":"<p>(81) [LIVE] Ustadz Mahfudz Umri, Lc | Prinsip Dasar Islam &#8211; YouTube<br \/>\n<iframe loading=\"lazy\" title=\"[LIVE] Ustadz Mahfudz Umri, Lc | Prinsip Dasar Islam\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/GQeQfHqmuNs?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p>Transcript:<br \/>\n(00:00) 10.3 mm menyebar cahaya sunah. Kajian Islam ilmiah di Roja TV dan Radio Roja. Keutamaan orang yang baik Islamnya, dihapus dosanya dan dilipat gandakan pahalanya. Dan ada beberapa hadis yang menjelaskan perkara ini. Saksikanlah kajian Islam ilmiah di Roja TV dan Radio Roja. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.<br \/>\n(00:58) Alhamdulillahi rabbil alamin wasalatu wasalamu ala asrofilyaai wal mursalin waa alihi wa ashabihi waman tabiahum bihsanin ila yaumiddin. Amma ba ikhwat Islam rahimani warahimakumullah. Sahabat Roja, pemerhati Roja di mana pun saat ini Anda bisa menyimak siaran kami. Kita memuji seraya bersyukur kepada Allah atas segala nikmat dan karunia yang telah Allah limpahkan kepada kita semuanya sehingga karya dari alfadil Ustaz Yasid, karya dari alfadil Ustaz Yasid rahimahullahu taala seperti apa dan bagaimana? Kita simak saat lagi dan kami ingatkan untuk k yang bertanya silakan di 021 8236543.<br \/>\n(01:41) Selanjutnya kepada Ustaz kami persilakan Fadol Maskuran ya Ustaz. Asalamualaikum warahmatullah wabarakatuh. Innalhamdalillah. nahmaduhu waastainuhu wasastagfiruh wa naud nazubillahi min syururi anfusina waminati a&#8217;malina man yahdihillah fala mudillalah waman yudlil fala hadiyaalah ashadu alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh ya ayyuhalladzina amanutaqulah had kitabullahir had muhammadin shallallahu alaihi wasallam umur muhdatuha wa muhdatin bidah waulla bidatin dolalah<br \/>\n(02:54) wa dolatin finar ya para jemaah yang ada di Masjid Riyadus Shihin dan juga kepada para pemirsa Raja TV ya dan mendengar Radio Rajak yang dirahmati Allah. Kita hendaklah selalu bersyukur kepada Allah Subhanahu wa taala atas segala nikmat yang kita rasakan. Ya, ingat nikmat iman merupakan nikmat yang sangat besar ya.<br \/>\n(03:37) Nikmat Islam merupakan nikmat yang sangat besar dan kita jangan merasa bahwa kita telah memberikan karunia kepada agama ini, kepada Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam dengan keislaman kita. Sebagaimana Allah berfirman dalam surah al-Hujurat ayat 17. aslamakumillahum mereka ya merasa telah memberikan jasa kepada engkau wahai Muhammad dengan keislaman mereka katakanlah kalian tidak berjasa kepadaku, tidak memberikan kontribusi kepadaku dengan keislaman kalian.<br \/>\n(04:32) Akan tetapi Allah yang telah memberikan karunia kepada kalian berupa hidayah kepada keimanan jika kalian orang-orang yang jujur, orang-orang yang benar. Ya. Ah, ini menunjukkan bahwa apa? Bahwa Islam itu merupakan karunia Allah kepada kita. Ya. Dan Islam adalah agama ilmu. Maka ilmu adalah karunia Allah kepada kita, para jemaah.<br \/>\n(05:02) Sehingga kita bersyukur ya, kita bisa duduk di sini. Apalagi antum dari tadi dari subuh ya sampai sekarang ini kita lanjutkan ya. Demikian mudah-mudahan Allah Subhanahu wa taala memberikan karunia yang sangat besar kepada kita berupa iman, ilmu, sunah, tauhid hingga kita menghadap Allah subhanahu wa taala. Pembahasan kita masih tentang keindahan Islam yang berupa perintah-perintah ya.<br \/>\n(05:41) J perintah itu indah karena perintah itu adalah apa? kehidupan. Sering kita dengarkan firman Allah surah Al-Anfal ayat 205 ya. Ya ayuh ya ahadina amanuillahirrasulakumaiarun. Itu Alanfal ayat 25. Allah Taala berfirman, &#8220;Ya, wahai orang-orang yang beriman, sambutlah seruan Allah.&#8221; Ya, dan san Rasul ketika apa? Ketika menyuruh kalian yaakum lima yuhikum ketika nyeruh kalian untuk apa? Untuk kehidupan kalian.<br \/>\n(06:38) Ya, itu ayat 24. Maaf ya. Alanfal ayat 24 ya. Wahai orang beriman, sambut seruan Allah dan Rasul ketika mengajak kalian untuk apa? Untuk segala sesuatu yang bisa memberikan kehidupan kepada kalian. Nah, jadi semua perintah itu apa? memberikan jaminan kehidupan ya memberikan jaminan kehidupan ini.<br \/>\n(07:21) Nah, kita sampai kepada poin yang ketiga ya dari halaman 139 buku Prinsip Dasar Islam menurut Al-Qur&#8217;an dan sunah yang shah dua karya Al Ustaz Alfadil Yazid bin Abdul Qadir Jawa rahimahullahu taala rahmatan wasiatan. Apa kata penulis nomor tig? Islam mengajarkan ya agar kita berbuat dan berupaya untuk memenuhi dan membantu kebutuhan-kebutuhan kaum muslimin ya dan meringankan beban kesengsaraan mereka ya di dunia ini.<br \/>\n(08:08) Nah, ini ya Islam mengajarkan agar berbuat dan berupaya untuk memenuhi dan membantu kebutuhan-kebutuhan kaum muslimin dan meringankan beban kesengsaraan mereka. Ya, sebagaimana hadis Nabi sallallahu alaihi wasallam. Muslimahun akil ak Ya, hadisnya panjang ya. Termasuk orang yang nuntut ilmu dan kumpul di masjid.<br \/>\n(09:04) Hadis sahih Imam Muslim dari Abi Hurairah. Barang siapa yang meringankan beban orang mukmin dari beban-beban dunia ini, maka Allah akan meringankan bebannya kelak pada beban hari kiamat. Barang siapa yang memberikan kemudahan bagi orang yang mengalami kesulitan, Allah akan memudahkan urusan dia dunia dan akhirat.<br \/>\n(09:32) Barang siapa menutupi ya aib orang Islam, maka Allah akan menutupinya di dunia dan akhirat. Dan Allah senantiasa menolong hamba selama hamba itu menolong saudaranya. Ya, selama hamba itu menolong saudaranya. Alhamdulillah yahumullahum. Ya, hadis Muslim dari Abi Hurairah radhiallahu taala anhu. Manas mukminin qurbatan minid dunya.<br \/>\n(10:08) Barang siapa yang meringankan beban saudaranya orang beriman dari beban-beban dunia nafasallahu qurbatan min quri yaumilqiamah. Maka Allah akan meringankan bebannya kelak dari beban-beban hari di pada hari kiamat. Kita tahu beban bagaimana hari kiamat. Ada orang tenggelam dengan keringatnya, ada juga sampai betisnya ada sampai terlepas kakinya. Semua telanjang, semua takut.<br \/>\n(10:44) hari ya malaikat Jibril dan malaikat yang lain berbaris ya mereka tidak berani seorang pun tidak ada yang berani bicara kecuali dengan izin Allah dan mereka bicaranya enggak bisa berbohong pasti benar Pada hari mulut mereka dikunci, tangannya yang berbicara, kaki jadi saksi atas apa yang mereka perbuat.<br \/>\n(11:19) Ya, ya wahim. Pada hari tidak ada manfaat harta dan anak-anak sedikit pun yang kita kumpulkan kecuali orang menghadap Allah dengan salim. Di saat itu kita menghadapi berbagai macam kesulitan demi kesulitan dan diringankan beban itu oleh Allah. Bagi siapa? Bagi orang yang meringankan beban beban dari orang beriman. Ya, waman yasar alairin.<br \/>\n(11:49) Dan barang siapa yang memudahkan ya orang yang mengalami kesulitan yarallahu alaihi dunia wal akhirah. Allah akan memberikan kemudahan bagi orang itu dari apa? Dunia dan akhirat. Ya itu yasiru wala tuiru basyiru tunfiru yasiru wa tuasiru mudahkan jangan sulitkan ya kalau prinsip orang apa ya kalau memang bisa dimahalkan ngapain dimurahkan kalau memang bisa disulitkan apa ngapain dimudahkan barang siapa memberikan kemudahan bagi orang yang mengalami kesulitan dimudahkan urusan dia dunia dan akhirat.<br \/>\n(12:40) Ya, waman sataro musliman satarahullah fid dunya wal akhirah. Barang siapa yang menutupi aib orang Islam di dunia, maka akan ditutup aibnya di dunia dan akhirat. Ya, bukan aib diumbar. Ya, sekarang itu modelnya apa? Agar apa? viral ya viral Allah berfirman apa wa fil ard yudillukailillah ini nabi muhammad sallallahu alaihi wasallam ya dalam firman Allah kita jangan mudah terjebak oleh provokasi orang-orang yang tidak bertanggung jawab ya buka surah Al-An&#8217;am 116 16illahumakun.<br \/>\n(13:37) [Musik] Kalau engkau Muhammad mengikuti kebanyakan orang di muka bumi, apa istilah sekarang kebanyakan orang? Viral diviralkan ya itu akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Karena apa? Mereka itu donusun. Mereka hanya mengira-ngira, tidak ngutu ilmu, demo. Ya, coba lihat apa yang terjadi di mana pun ya.<br \/>\n(14:20) Aib orang Islam dibuka, diviralkan, ikuti hawa nafsu ini ya. No viral, no justice. Waduh. itu gimana itu ya? Ini antum kita jangan ikut-ikutan semacam itu. Kalau enggak ngaji enggak paham. Mereka yang demo-demo enggak paham ya. Diumbar itu aib para pemimpin enggak boleh. Maka Nabi bersabda, Abi Albani rahimahullah taala. Ya, barang siapa ingin berikan nasihat kepada orang yang punya kekuasaan, jangan diumbar tempat umum.<br \/>\n(15:19) Ambil tempat yang sepi. Sampaikan ya. Kalau diterima alhamdulillah. Kalau tidak menyampaikan sudah menyampaikan kewajiban. Ya, makanya kemarin di daurah dijak Syekh ya Abdul Malik Ramadani Aljazairi ya. Apa? Bagaimana kaidah menasehati pemimpin dan orang yang punya syaraf, yang punya kedudukan? Ya. Nah, itu maka kalau sekarang, wah viral viral gitu ya. Enggak ngaji enggak apa-apa.<br \/>\n(15:56) Kalau enggak ngaji enggak paham ilmu kalau kita gak ngaji. Kalau ada orang buat salah tutup aibnya. Man sataro musliman ini hadis yang sedang kita bahas ya. Man sataro musliman satarahullah fid dunia wal akhirah. Ya karena saya barang siapa menutup aib orang mukmin di dunia maka ditutup aibnya di dunia dan akhirat.<br \/>\n(16:25) Para jemaah ya karena haramu orang Islam satu sama lainnya haram darah harta dan penghormatannya ya. Bahkan kalau ada orang berzina disuruh apa? Suruh sembunyi-sembunyi. Suruh jangan ngomong itu ya. Ada orang berzina itu berzina disuruh apa? Suruh jangan ngomong nih hadisnya ya. Rasulullah wasam aslami faqilah alaihi kitaballah ya akhawi dan yang lainnya<br \/>\n(17:38) dari Abdullah bin Umar dan disah Syekh Albani rahimahullah alaih setelah Nabi merajam Al-Aslami beliau mengatakan jauhi Ilah dosa-dosaurat atau zina yang Allah larang. Barang siapa melakukan itu hendaklah tutup. Falastatir batrillah. Tutup ya berzina ini begini tidak tutup. Suruh tutup. Falyatub ilallah dan bertobat kepada Allah subhanahu wa taala.<br \/>\n(18:14) Ya itu bahkan ada orang berzina ya. rasul wasamul min widah yahadat junun ya rasulah faq ah q naam Ya Rasulullah Qum ya Quihab akbar Jabirtuahu ya dari Abi Hurairah apa artinya ada seorang datang kepada<br \/>\n(19:24) Nabi Ya, beliau di masjid. Lalu orang tu memanggil, &#8220;Ya Rasulullah, saya telah berzina.&#8221; Maksudnya dia sendiri. Nabi berpaling, berpaling begini, &#8220;Ya.&#8221; Lalu orang itu ngikuti paling Nabi. Bilang lagi ngikuti wajah Nabi. Berpaling, &#8220;Ya Rasul, saya berzina.&#8221; Ya, Nabi berbaling lagi ya. Lalu lagi sampai bersaksi empat kali baru ya Nabi memanggil dia dan bertanya, &#8220;Apakah kamu gila?&#8221; Tidak.<br \/>\n(20:02) Ini maksudnya apa? Kalau dia diam enggak ngomong seperti hadis tadi, tobat selesai. Tapi dia ngaku sambil berpaling. Kalau dia berpaling, dia pergi selesai. Sampai berapa kali? Ya, empat kali. Baru ditanya, &#8220;Apakah kamu gila?&#8221; Tidak. Ya, kamu muhson, sudah kawin. Iya, baru ditegakkan hukum yaitu diraja. Ya, Mas sekarang dipamerkan ya berduaan sama perempuan dipamerkan.<br \/>\n(20:33) Terang-terangan berbuat dosa itu para jemaah. Ai pemimpin dibuka sudah boleh ya. aib saudaranya dibuka tidak boleh itu. Nah, sekarang istilah viral ya viral tadi dalam surat apa? Al-An&#8217;am 100 16. Nabi diperingatkan oleh Allah. Kalau engkau mengikuti kebanyakan orang-orang di muka bumi ini, maka akan menyesatkan kalian dari jalan Allah.<br \/>\n(21:27) Ya, coba lihat bagaimana kondisi di Irak, bagaimana kondisi di Tunis, bagaimana kondisi di Mesir dulu, bagaimana kondisi di negara-negara kaum muslimin yang kemudian mendemo pemerintahannya, menggulingkan pemerintahannya. Apa yang terjadi, Saudara? Ya, buka aib penguasaannya di depan umum ya tidak boleh buka aib saudaranya. Depan umum itu kerjaan orang-orang yang tidak belajar ilmu ya. Tapi orang yang belajar ilmu tentu tidak demikian.<br \/>\n(22:07) Man satar musliman satarahullah fid dunya wal akhirah. Barang siapa menutup aib orang beriman akan ditutup aibnya. Wallah fi aunil abdial abdu fiuni akhi. ya, bahwa Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba itu menolong saudaranya. Ya, ya itu. Nah, saudara dengan orang beriman, kita tidak boleh saling apa? Saling menjatuhkan satu dengan yang lainnya.<br \/>\n(22:50) ya itu tidak boleh menzalim ya tidak boleh hasad ya tidak boleh ya berbagai macam dari keburukan-keburukan yang ada justru apa hendaklah ya me apa namanya menolong saudaranya ya Islam mengajarkan agar berbuat dan berupaya untuk memenuhi dan membantu kebutuhan-kebutuhan kaum muslimin dan meringankan beban-beban kesengsaraan mereka. Ya, beban-beban kesengsaraan mereka ini para jemaah ya.<br \/>\n(23:36) Jadi kita ya berupaya untuk membantu, berupaya untuk menolong orang-orang yang memerlukan pertolongan ya. Dan itu merupakan perintah dari Allah dan pasti perintah itu akan membawakan kepada kebaikan. Kemudian yang keempat, Islam menganjurkan terlebih dahulu memberi ucapan salam kepada setiap muslim yang kita jumpai dan menolong kaum muslimin ya.<br \/>\n(24:18) Mengucapkan salam termasuk apa? Termasuk hal yang bisa menghasilkan cinta ya dan juga memasukkan surga. Seperti dalam hadis Abi Hurairah riwayat Imam Muslimtaikum. Muslim dari Abu Hurairah. Kalian tidak bisa masuk surga sampai beriman dan tidaklah beriman sempurna hingga saling cinta. Maukah aku tunjukkan sesuatu? Kalau kamu melakukannya, maka kalian akan saling cinta.<br \/>\n(25:06) Tebarkan salam di antara kalian. Nah, ini ya. Asalamualaikum ya warahmatullah wabarakatuh. Ada orang mengucapkan salam ya kepada Nabi ya dengan asalamualaikum ya jaqalamualaikum alma jal faq asrun akqalamikum warahmatullah faqun Akud dari Imran Husain. Ada sahabat datang kepada Nabi mengatakan. Nabi balas dan mengatakan 10 pahalanya.<br \/>\n(26:04) Datang lain, asalamualaikum warahmatullah dijawab. Nabi duduk dan mengatakan 20. Yang ketiga, asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. dibalas duduk lalu mengatakan 30. Nah, kenapa asalamualaikum bisa melahirkan cinta? Kenapa? Karena ucapan salam apa? Asalamualaikum. Kalian sela selamat. Almuslim man sanimal muslimun min lisanihi waadih.<br \/>\n(26:37) Orang Islam itu orang Islam lainnya bisa selamat dari mulut dan tangannya. Asalamualaikum. Tapi dikaplok. Asalamualaikum. Ya. Ya. Ya. Bukan. Enggak jujur dan enggak benar. Asalamualaikum. Gibah di belakang. Kagak benar. Asalamualaikum. Makar di belakang. Ya, berarti apa? Nah, sifat nifak tidak sesuai dengan mulut dengan hati.<br \/>\n(27:11) Itu kalau kita berbicara asalamualaikum melahirkan cinta. Nah, selamat selamat segalanya selamat hartanya selamat darahnya. Selamat kehormatannya para jemaah ya ucapin salam tidak selamat semuanya di belakang gibibahi bikin makar salam. Maka antum kalau mau salam saksi yang benar, assalamualaikum. Karena ucapan salam itu apa? Selamat. Asalamualaikum. Kalian selamat ya.<br \/>\n(27:49) Selamat hartanya, darahnya, kehormatannya para jemaah ya. Bukan asalamualaikum habis di belakang bikin makar ya itu. Lalu asalamualaikum maka apa? Kata Nabi, almuslim man salimal muslimun min lisanihi. Orang Islam selamat dari lisan dan dari tangannya. Ya, para jemaah Allah. Dulu Ka&#8217;ab bin Malik tidak diucapin salam sama Nabi diji Hajr. Kenapa? Karena tidak mau ikut apa? Perang tabuk jihad tidak ikut jihad.<br \/>\n(28:40) Nah, itu ada apa? Karena ada salamnya juga ada jawab. Karena ada uzur, pada alasan menuntut ilmu termasuk apa? Jihad. Jihad. Ya. Bahkan dengan ilmu diharapkan keberkahan bagi tempat-tempat yang kita tempati. Di mana antum ada diharapkan ada keberkahannya. ilmu jihad manja ya ilmi fahuaillahtaji kata Nabi, orang yang keluar dalam rangka untuk menuntut ilmu berada di jalan Allah sampai dia pulang makanya di Quran disebutkan jihadir jihadilah mereka dengan dengan Quran dengan jihad yang besar gitu. Nah, ini para jemaah.<br \/>\n(29:32) Nah, ketika saya ngucap salam sama antum berarti artinya apa? Antum selamat dari saya. Kalau saya assalamualaikum tapi enggak selamat apa artinya? Munafik. Tidak munafik. Tapi munafik amal bukan nifak iktiqad. Ya, karena tidak sama antara mulut dan dan hati. ini. Jadi kalau kita ucapin selamat sama siapapun harus dijamin keselamatan hartanya, darahnya dan juga kehorma kehormatan.<br \/>\n(30:13) Dan ini yang kadang-kadang orang ya tidak paham ya tidak paham itu sehingga meskipun mengucapi salam sekian kali ya dihabisi di belakang ya. Ini ini para jemaah. Nah kalau benar akan melarikan rasa apa? Rasa cinta tadi kata Nabi ya mel rasa cinta ini dengan menebarkan salam ya dan salam ini termasuk perkara yang dihasad iri orang-orang Yahudi. Sebagaimana hadis Aisyah, ma hasadatkumul yahud ala saaiin ma hasadatkum alas salami watin ak ja ibnu majah dan ahmad lafaz Ibnu Majah orang Yahudi tidaklah dengki ya kepadamu pada sesuatu melebihi dengki kepadamu atas apa salam dan amin nah ini amin<br \/>\n(31:12) ketika walau apairil Amin. Itu salam dan amin. Berarti salam dan amin ini ya termasuk perkara yang di mana Yahudi sangat dengki, sangat iri ya. Jadi kepada siapapun antum ya ucapin salam berarti harus selamat. Bukan sekedar ucapan saja ya. Bukan sekedar ucapan saja. itu gitu.<br \/>\n(31:50) Sementara menjawab salam itu hukumnya wajib. Ya, ini para jemah. Mudah-mudahan Allah Taala memberikan kepada kita yaitu ilmu dan amal ya sesuai dengan apa yang kita pahami ya dan kita begitu pemahara. Maknanya saja asalamualaikum. Dapat 10 kata Nabi. Asalamualaikum warahmatullah. Dapat berapa? 20. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Dapat 30.<br \/>\n(32:23) Bahkan ee Nabi terkadang mengulang tiga kali ya. Hadisnya sahih. Hadis hadis Anas bin Malik Imam Bukhari. rawahul Bukhari, Tirmidzi, Ahmad dari Anas bin Malik. Nabi dulu ketika bicara dengan suatu pembicaraan, beliau ngulang sampai tiga kali hingga bisa dipahami kalimat itu. Dan jika beliau mendatangi kaum mengucapkan salam dan sampai tiga kali, asalamualaikum ya. Asalamualaikum.<br \/>\n(33:11) Asalamualaikum. Asalamualaikum. Asalamualaikum. Asalamualaikum. Ah, tapi ya itu keselamatan untuk kalian. Selamat, selamat ya kebahagiaan. Bukan asalamualaikum dompetnya dicuri misalkan. Bukan asalamualaikum ya darahnya ditumpahkan. Bukan asalamualaikum kehormatannya apa? Diobek-robek gitu ya. Ini para jemah dirahmati Allah.<br \/>\n(33:49) Mudah-mudahan Allah memberikan kepada kita taufik hidayahnya sehingga kita beramal dengan ilmu, tidak mengikuti persangkaan, tidak mengikuti kilaqol, tidak ngikutin viral-viralan, tidak ngikutin banyak-banyakan orang. Yailillah. Kalau kau ngikuti kebanyakan orang akan menyesatkan kamu dari jalan jalan Allah.<br \/>\n(34:22) Bahkan kata Ibnu Abbas apa? Aljamaah ya. Aljamaah adalah apa? Kebenaran meskipun satu orang. Ya itu aljamaah ya apa ee apa istilahnya? Wah jemah itu mengikuti kebenaran meskipun satu orang sesuai dengan kebenaran. Al jamaah maqta wah jamaah adalah sesuai dengan kebenaran. Meskipun engkau sendirian bukan banyak-banyakan bukan viral-viralan. Itu orang jahil enggak ngerti ilmu ya.<br \/>\n(35:10) Makanya demo ini semua. sampai pemerintahnya digulingkan. Coba kemarin lihat bagaimana terjadi ya baru-baru saja itu jangan berulang terus terus itu para jemah. Demikian mudah-mudahan bermanfaat ya. Sampai di sini dulu saya kembalikan kepada ikhwah yang ada di studio falfadol maskur. [Musik] Barakallah fikum. Jazakallahu khairan.<br \/>\n(35:42) Kami ucapkan terima kasih atas bimbingan dan nasihat yang telah disampaikan pada kesempatan pagi hari ini. Kita memohon taufik, hidayah, dan kemudahan dari Allah Subhanahu wa taala untuk bisa memahami pelajaran ini dan bisa mengambil faedah serta mengamalkannya dalam aktivitas ibadah kita sehari-hari. Selanjutnya silakan bagi ada yang bertanya di 0218236543 baik melalui pesan singkat maupun Anda bisa bertanya langsung. via telepon.<br \/>\n(36:11) Kami awali dengan pertanyaan Bapak Edi Surahman. Mohon maaf, Ustaz ingin bertanya. Ustaz, saat ini di Jakarta sering sekali saya terjebak dalam kemacetan. Saya kerja sebagai driver taksi. Bila di Jakarta waktu magrib kondisi lagi macet-macetnya, saya melihat ada masjid, tapi di depan masjid ada kuburan.<br \/>\n(36:40) Apakah saya boleh salat di masjid tersebut? Kondisi masjid Ustaz Sukron. Iya. Kalau memang kuburannya dibatasi oleh jalan atau dibatasi oleh dinding antara kubur sama masjid tidak ada masalah. Tapi jika masjid apa? Jika kuburan berada di area masjid, ya sudah dibahas ya masalah itu. Karena Nabi melarangnya la tusollu ya depan depan kuburan ya. Alal alal qabr ya.<br \/>\n(37:21) Jangan kalian salat di atas kuburan dan juga jangan salat ya di depan kuburan ya. Tuh. Maka di sini ada larangan ya. Nah, namanya larangan ya maka apa ee tidak boleh dilakukan ya. itu ee sebentar ya. Hadisnya mengatakan ya tidak boleh ya salat ya di atas atau menghadap kuburan ya atau di samping kuburan.<br \/>\n(38:04) Sebagaimana Nabi bersabda, pertama laallah alahud masajid. Bahwa Allah melaknat orang Yahudi karena menjadikan kubur mereka sebagai sebagai masjid. Ya, ini. Nah, kemudian kalau ya di masjid itu ya seperti ini saya sampaikan hadisnya la tajlisu alal kubur wala tusolu ilaiha. Jangan kalian duduk di atas kuburan dan jangan salat menghadap kuburan.<br \/>\n(38:33) Imam muslim menghadap bisa juga di depannya, bisa juga di sampingnya. Ya, itu para ulama melarang. Nah, sementara salat berjamaah ke masjid merupakan suatu kewajiban ya. Ketika larangan dan perintah bersamaan amruahyuqah amr. Kalau ada perintah dan larangan bersamaan maka larangan yang lebih didahulukan. Dengan demikian ya cari tempat yang lain yang tidak ada kuburannya ya.<br \/>\n(39:08) Kemudian dihalangi oleh waktu karena mungkin nanti bisa habis waktunya salat di tempatnya. Salat di mana? Di mobilnya ya enggak ada masalah. Tapi jika bisa untuk mencari tempat yang memang di situ tidak ada kuburan atau kuburannya memang terbatas, dibatasi oleh dinding ya atau dibaca oleh jalan, maka silakan enggak ada masalah. Allahuam bisawab. Iya. Baik, Ustaz. Barakallah fikum wazakallahu khairan.<br \/>\n(39:31) Terima kasih atas nasihatnya. Berikutnya kami bacakan kembali dari hamba Allah yang bertanya, &#8220;Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. Saat ini kita melihat ada beberapa konten kreator dari sebagian ee saudara-saudara kita yang sudah belajar atau mengaji dengan dalih untuk membela manhaj salaf ini.<br \/>\n(40:02) yaitu pembahasannya berkaitan dengan permasalahan-permasalahan orang yang menghina tentang pembahasan tentang manhaj salaf dan yang menuduh yang mereka pokoknya adalah mengcoer atau membantah semua apa yang mereka tuduhkan ke kita. Apakah konten-konten seperti ini berguna atau malah berbahaya bagi diri kita sendiri, Ustaz? Silakan. I yang harus menjadi perhatian kita ya di dalam salaf ini ada prinsip yaitu apa? Araddu alal mukhalif minal amri bil maruf wahyi anil munkar.<br \/>\n(40:49) Membantah orang-orang yang menyimpang termasuk amar maruf nahi mungkar. Tapi siapa ya yang membantah? Ya tentu harus orang yang berilmu ya. Barang siapa melihat kemungkaran harus diingkari dengan tangannya. Kalau tak bisa dengan lisannya, tidak bisa dengan hatinya. Itu selemah-lemahnya iman. Tapi siapa yang harus membantah? Orang berilmu. Ya, kalau tidak berilmu, ya namanya tidak berilmu maka bisa ngikuti apa? Perasaan.<br \/>\n(41:27) ngikuti semata-mata akan kalau agama semata-mata akal bagian bawah sepatu lebih pantas diusap dari bagian atas ngikuti hawa nafsu diikuti perasaan diikuti akal ya nah kalau seperti itu bisa kontraproduktif bisa jadi kontraproduktif apa kontraproduktif bisa jadi bumerang tidak efektif Ya.<br \/>\n(42:05) Dan Allah telah menyampaikan kepada kita wubinaunillah adwan ilmin. Ya Allah berfirman, &#8220;Janganlah kalian mencaci maki orang-orang yang menyembah selain Allah.&#8221; Ya, yang menyebabkan mereka mencaci maki Allah tanpa ilmu. Dalam surah Al-An&#8217;am ayat 108 ya, wala tasubadina yaduna minunillah. Jangan kalian mencela orang-orang yang menyeru selain Allah. Padahal Nabi Ibrahim mencela.<br \/>\n(42:40) Tapi Ibrahim atas nama wah wahyu karena Nabi dapat wahyu. Nabi Muhammad atas nama wahyu. Dapat wahyu dari Allah Taala. Sehingga Allah Taala maha tahu akan maslahat madaratnya. Kalau kita ya yang tidak berilmu membantah, merudut maka apa? yang fa di sini ba sababiah yang menyebabkan mereka mencaci maki Allah tanpa ilmu. Nah, di sini ya.<br \/>\n(43:11) Nah, kalau orang yang punya ilmu boleh ya pasti dia bicara berdasarkan ilmunya ya. Tidak membantah berdasarkan apa yang dengan mata. Kata alasan Albasri fitnah itu jika mau datang sudah tercium oleh orang-orang yang punya ilmu. Tapi ketika sudah lewat baru orang-orang bodoh, orang-orang jahil tahu, &#8220;Oh, ternyata oh gitu.&#8221; Terus ya.<br \/>\n(43:44) Tapi orang berilmu sudah tercium dari qarin dari indikasi apa yang ada. Nah, ini. Nah, sementara kalau tidak berilmu membantah terkait dengan masalah ilmu dengan dakwah salafiah. Dakwah addakwah salafiah adalah dakwah ilmu. Dakwah ilmu para jemaah ya. Bukan dakwah perasaan, bukan dakwah akal semata-mata. Akal dan perasaan dibalu dengan syariat.<br \/>\n(44:10) Sebagaimana penjelasan Syekh Sulaiman arrhaili ya dalam kitabnya ketika bersyarah Sahih Muslim ya. Nah, kalau dengan perasaan nanti yang keluar ah ini ya tuduhan begini dibantah macam-macam. Nah, ini mungkin ya kalau seperti itu jangan apalagi kalau tujuannya apalagi sekarang ya semakin apa ya orang itu semakin berbeda semakin viral selalu terlalu viral.<br \/>\n(44:47) Kalau selalu viral-viral terus lama-lama apa? Banyak ri banyak rival itu ya. Demikian. Allahuam. [Musik] Tib ustaz. Barakallah fikum wazakallahu khairan ustaz. Pertanyaan dari hamba Allah kembali. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ustaz. Ustaz, bagaimana jika kita memvideokan dan ingin memviralkan suatu keadaan di mana kita sedang dizalimin oleh suatu instansi dari pemerintahan? Kita ingin agar praktik-praktik korupsi, suap yang ada di situ, lembaga itu, institusi itu terbongkar dan diusut oleh petingginya dan kita berinisiatif memvideokannya dan meng-upload-nya di IG maupun di Twitter.<br \/>\n(45:30) Nah, apakah tindakan saya seperti ini salah? Karena mereka juga merugikan banyak sekali orang dan tidak sedikit korbannya. Silakan. Iya. Pertama saya sampaikan hadis Nabi. Saya bukan membela orang-orang yang melakukan kesalahan ya. Tapi Nabi bersabda, &#8220;Ya Rasulullah rawahu Muslim dari Hudzaifahul Yaman radhiallahu taala anhu.<br \/>\n(46:28) Apa artinya? Akan ada sepeninggalku nanti ya aimmah bentuk jamak dari imam bahasa Arab ya. Ada bahasa Arab namanya amir, ada juga namanya khalifah, ada juga namanya apa? Sultan. Sama semua. Kalau kita di sini presiden, kalau di Arab raja misalkan Malik ya, raisul jumhur presiden sama. Akan ada setinggalku nanti pemimpin-pemimpin yang punya sifat apa? tidak menggunakan sunahku, tidak menggunakan petunjukku, tidak menggunakan hukumnya Allah.<br \/>\n(47:13) Ada di antara mereka rijalun, tokoh-tokoh qulubuhum qulubus sayatin. Hatinya hati setan ya. Qulubuhum qulubuayatin fi jutmanil insi yang bersarang di jasad manusia. Kira-kira pemimpin yang bagaimana? otoriter, diktator. Ya, akhirnya apa? Huzaifah bertanya, &#8220;Ya Rasulullah, kaifa asna adik?&#8221; Bagaimana ya Rasul? Sikap apa yang harus saya lakukan kalau saya mendapati hal seperti itu? Pemimpin yang seperti itu? Demo enggak, perangi juga tidak. Apa? Tasma wati.<br \/>\n(48:05) Dengarkan dan taati selama bukan maksiat. Wain ukila maukibruk. Meskipun hartamu dimakan. Jadi bukan harta negara yang dimakan mereka harta kita diambil langsung itu. Dan ini sabda Nabi sallallahu alaihi wasallam. Dan dibawa oleh Islam Ibnu Taimiyah dalam kitabnya menjaj sunah anabawiyah ya sampai beliau mengatakan innal kafir amar bimillah falautuikal kafirna bawa hadis tadi kalau seandainya orang kafir nyuruh kamu untuk taat pada Allah tidak gugur ketaatan itu gara-gara yang nyuruh orang kafir misalkan bos bukan Islam nyuruh antum salat. Ah bukan Islam kok nyuruh saya salat. Enggak enggak bisa. Tidak gugur. Par jamaah paham ini<br \/>\n(49:05) ya. Apalagi masih salat pemimpinnya. Nah memang karakter dari dulu yang namanya penguasa itu apa? Itu makan harta rakyat itu selalu adauk. Meskipun hartamu dimakan dan punggungmu dipukul. Dan mereka penguasa ya. Ah ini pernah ditanya kepada Syekh Ibrahim Arrahaili, mereka membolehkan untuk kita apa? Demo Syekh.<br \/>\n(49:37) Iya tetap kalian jangan ikuti. Jangan takkan apa? Tidak sesuai dengan hadis Nabi. Nabi bersabda apa? Abi dan disahih Albani rahimah taala. Barang siapa yang ingin memberikan nasihat kepada pemerintah, apapun nasihatnya ya, maka jangan disampaikan depan umum.<br \/>\n(50:19) ambil tangan yang kesepian bisa diterima alhamdulillah tidak sudah nyampai kewajiban. Masalahnya ya kita ini seorang muslim cinta Allah, cinta Rasul. Bagaimana firman Allah? Bagaimana sabda Rasul? Orang beriman apa kata Allah? Ya inminallahum. Sesungguhnya perkataan orang beriman ketika Allah dan rasul yang mengajak pada mereka untuk menghukumi mereka, mereka mengatakan, &#8220;Kami dengar dan kami taat.<br \/>\n(51:05) &#8221; Tidak pantas bagi orang beriman laki dan perempuan ketika Allah dan rasulnya perkara yang lain. Allah berfirman, &#8220;Falaika la yumminuna hatta yuhaqimuka fajar bainahum tumma la yajidu fi anfusihim harjam mimmaqit wausallimu taslima.&#8221; Demi Tuhanmu Muhammad, mereka tidak beriman sampai mereka menjadikan engkau sebagai hakim untuk memutuskan perkara di antara mereka dan tidak ada rasa berat dalam hatinya dan tunduk dengan sebenarnya.<br \/>\n(51:38) Dan Nabi menyampaikan jangan menyampaikan nasihat depan umum, menjelek-jelekkan pemerintah. Tidak boleh. Itu bukan perbuatan ahli sunah. Al-hlusunah tidak demo depan pemerintahan, tidak mengkritik ya depan umum sehingga dijelek-jelekkan, menjelek-jelekkan. Tidak boleh para jemaah. Saya bukan spionase mereka bukan ya.<br \/>\n(52:05) Tapi hadis yang menunjukkan itu hadis Nabi sallallahu alaihi wasallam. Bahkan seandainya hartamu dimakan bongbong dipukul kalau diperintah masalah ketaatan kepada Allah tidak boleh membantah. Tapi untuk maksiat tidak boleh. Laat limluin fi maksiatil khq wauf. Tidak ada ketaatan kepada Allah eh kepada makhluk dalam rangka bermaksiat kepada Allah.<br \/>\n(52:37) Pemerintah bolehkan demo Pak Ustaz ditanya kepada seorang Syekh ya Syekh Ibrahim enggak boleh. Kenapa? Karena itu tidak su dengan apa namanya? Dengan sabda Nabi, dengan firman Allah. Sabda Nabi, dengan sunah, dengan akidah ahlusunah. Ahlusunah enggak demo dalam pemerintahannya. Kalau ada ahlusunah demo ya dipertanyakan ya sampai di mana itu ahlus sunahnya.<br \/>\n(53:03) Ya, bahkan para ulama menulis banyak masalah itu dari ayat, dari hadis Nabi, dari akwal, sahabat, tabiin, tabin. Masalah apa? Tidak boleh membicarakan aib-aib pemerintah di depan komu. Ya, demikian meskipun mengizinkan untuk demo ya kalau kita ngikutin Islam. Saya bicara kalau kita ngikuti sabda Nabi sallallahu alaihi wasallam mengikuti pemahaman para sahabat tabiut tabiin. Tapi kalau ngikuti sekarang ya beda lagi silakan ya.<br \/>\n(53:37) Tapi resikonya apa? Di mana letak cinta Allah, cinta Rasul-Nya? Ya. Ya. Sementara jelas hadis-hadisnya. Demikian. Allahuam bisawab. Tib ustaz. Barakallah fikum. Wazakallahu khairan. Terima kasih atas nasihat yang bermanfaat dan jawabannya. Berikut kami berikan kesempatan kembali. Silakan diilan telepon 0218236543. Bagi ada yang bertanya langsung kepada ustaz di kesempatan pagi hari ini. Silakan. Halo.<br \/>\n(54:08) Halo. Halo. Halo. Asalamualaikum. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Bapak dengan siapa? Di mana? Mohon maaf. Eh, Pak Bustan di Solok, Sumatera Barat. Silakan, Pak Bustan pertanyaannya. Nah, begini, Ustaz. Ada dalil yang mengatakan bagi siapa yang tidak berbaiat kepada pemimpin, maka matinya mati jahiliah. Iya.<br \/>\n(54:39) Sekarang zaman sekarang ini pemimpin yang dimakud itu apakah presiden atau gubernur atau walikota atau siapa? Bagaimana cara bidatnya itu? Ee, Ustaz, baiatnya bagaimana cara bnya? Iya. Ah kemudian satu lagi Ustaz e pokoknya orang yang sakit menceritakan sakitnya kepada orang-orang pokoknya apakah hilang pahala sabarnya e menahan ee dapat sakit itu, Ustaz? Ah. Oh.<br \/>\n(55:05) Jadi apakah hilang pahalanya ketika kita sakit kita ceritakan sakit kita kepada orang-orang tersebut? Ya, Pak. Ya. Ya. Iya. I. Terima kasih atas pertanyaan Bapak. Asalamualaikum warahmatullah. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Fadal ya, Ustaz. Iya. pertama ya ee terkait dengan masalah baiat ya, maka baiat ini dilakukan ya kepada pemerintah yang memiliki kekuasaan teritorial ya dan persenjataan sebagaimana penjelasan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah bukan kepada alma yang tidak punya kekuasaan ya.<br \/>\n(55:54) Dan dalam hadis Nabi, Nabi bersabda, &#8220;Man mata wa fiatanu mitatan jahiliah.&#8221; Ya, barang siapa yang apa mati ya dan tidak membaiat ya tidak tergantung di lehernya baiat, maka matinya seperti bangkai jahiliah. Ya. itu seperti dalam hadis ya ee man kariha min amiriai falyasbir fnahu man khj sultan sibron mata mitatan jahiliah ini juga barang siapa yang melihat tidak ketidaksukaan pada pemimpinnya sabar karena kalau orang yang berontak keluar dari ketaatannya maka matinya seperti mati jahiliah Ya, termasuk tadi waman mata waaisa fiqi baiah famata ya mitatan jahiliah. Barang siapa yang mati tidak ada baiat di<br \/>\n(56:54) lehernya maka matinya seperti bangkai jahiliah. Baiat pada siapa? Pada pemimpin yang punya kekuasaan teritorial. Apa teritorial di sini? Kekuasaan wilayah sama kekuasaan persenjataan. Adapun pemimpin amir-amir jemah Islam, jemah jemah islamiah ya di TII, NII, enggak ada. Enggak punya wilayah ya. KW9, KW segini itu enggak ada ya.<br \/>\n(57:29) Dan tidak benar itu para jemaah ya. Nah, kalau kepada pemerintah yang punya kekuasaan sekarang siapa? Siapa pemerintahannya? Siapa kepenguasannya? Presiden siapa? Pak Prabowo. Ya. Sebagaimana Imam Ahmad mengatakan kalau di satu negeri orang ditanya siapa pemimpinnya? Nunjuk fulan, yaitu fulan itu kan namanya bukan bukan apa bukan amir ustaz tapi presiden ya.<br \/>\n(58:01) bukan sultan, bukan khalifah sama pemimpin aimmah, imam pemimpin ya itu. Nah, karena mereka tidak minta baiat, tapi kalau ada perintah yang tidak bertentangan dengan syariat harus ditaati. Ya ayyuhalladzina amanu atiullah wa atiur rasul waulil amri minkum. Wahai orang beriman, taatilah Allah, taatilah rasul dan pemimpin kalian.<br \/>\n(58:28) Amri ulil amri ya. Ini ini para jemaah bentuknya ya ketaatan tadi yang tidak bertentangan dengan syariat. Kalau bertentangan dengan syariat ya tentu tidak ditaati ya seperti membolehkan keras enggak bisa ditaati tu. Membolehkan perzinahan misalkan tidak boleh ditaati. Misal ya.<br \/>\n(58:59) Adapun orang yang sakit tadi ya disebar jang kalau bisa jangan kalau bisa apa ya itu sebagaimana Nabi Yakub ya q inama asu bni ilallah sesungguhnya aku hanya mengeluhkan kesusahanku dan kesedihanku hanya kepada kepada Allah ya jangan mengeluh kepada manusia kecuali Ali minta doa boleh ya? Boleh saja ya. Tolong minta doanya boleh-boleh saja tolong doakan ini boleh ya.<br \/>\n(59:36) Bahkan annahyu mengumumkan kematian agar orang mendoakan dan orang juga mensalati ya juga boleh ya. Nah tapi kalau ramka dalam rangka apa biasanya kalau kalau misalkan sakit terus disebar. Tujuannya biasanya apa? supaya banyak nyumbang misalkan. Nah, ini ya. Nah, itu biayanya R3 juta sumbangannya dapat R5 juta misal kan ya. Nah, kalau bisa ya kalau memang mampu sendiri sendiri kalau tidak ya bisik-bisik aja. Sebagian sakit tolong enggak bisa ya.<br \/>\n(1:00:12) Jangan sedikit-sedikit diviral sedikit diviral ya. Sebab orang sakit atau sabar dapat pahala, dapat kafarat. Muslim tidaklah menimpa seorang muslim bencana, penyakit, kesedihan, kegundahan ya yang tidak menyenangkan apa saja. Bahkan duri yang nusuk kakinya bisa menghapus dosa-dosa.<br \/>\n(1:00:42) Demikian kurang lebihnya mohon maaf semoga bermanfaat. Syukron wajakumullah para jemaah dari subuh ya sampai sekarang. kebersamaannya semoga dicatat oleh Allah Taala sebagai amal kebaikan ya. Itu yang kita harapkan ya semoga tidak sia-sia.<br \/>\n(1:01:03) Kemudian juga ikhwah yang ada di studio dan juga para pemirsa Rajak TV, Radio Roja ya yang ada di Solo. Dulu saya pernah juga ke Solo, Pak ya. Mudah-mudahan semua bisa mendapatkan siraman cahaya sunah, siraman cahaya ilmu sehingga kita berjalan dalam bimbingan sunah, dalam naungan sunah. Wasallallahu ala Nabina Muhammad. wa ala alihi wasahbi wasallam. Mohon maaf atas segala kekurangan ya. Semoga Allah mengampuni kita.<br \/>\n(1:01:28) Subhanakallahumma wabihamdik ashadu alla ilahailla anta astagfiruka waubu ilaik. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Kami ucapkan barakallah fikum jazakallahu khairan. Terima kasih atas kesediaan Ustaz Mahfud Umri Lsi kembali meluangkan waktunya untuk menyampaikan pelajaran dan bimbingan bermanfaat.<br \/>\n(1:01:50) dari pembahasan kitab Prinsip Dasar Islam, buah karya dari Alfadil Ustaz Yazid bin Abdul Qadir Jawa rahimahullahu taala. Dan semoga kajian ini dapat memberikan tambahan ilmu dan kebermanfaatan untuk kita semuanya. Terima kasih kami ucapkan kepada antum semua yang telah bersabar untuk menyimak dari awal hingga akhir pelajaran ini.<br \/>\n(1:02:09) Kami yang bertugas mohon pamit undur diri. Subhanakallahumma bihamdika ashadu alla ilahailla anta astagfiruka wa atubu ilaik. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(81) [LIVE] Ustadz Mahfudz Umri, Lc | Prinsip Dasar Islam &#8211; YouTube Transcript: (00:00) 10.3 mm menyebar cahaya sunah. Kajian Islam ilmiah di Roja TV dan Radio Roja. Keutamaan orang yang baik Islamnya, dihapus dosanya dan dilipat gandakan pahalanya. Dan ada beberapa hadis yang menjelaskan perkara ini. Saksikanlah kajian Islam ilmiah di Roja TV dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-3495","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-rodjatv"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Ustadz Mahfudz Umri, Lc | Prinsip Dasar Islam - Transkrip<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/11\/24\/ustadz-mahfudz-umri-lc-prinsip-dasar-islam-22\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ustadz Mahfudz Umri, Lc | Prinsip Dasar Islam - Transkrip\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(81) [LIVE] Ustadz Mahfudz Umri, Lc | Prinsip Dasar Islam &#8211; YouTube Transcript: (00:00) 10.3 mm menyebar cahaya sunah. Kajian Islam ilmiah di Roja TV dan Radio Roja. Keutamaan orang yang baik Islamnya, dihapus dosanya dan dilipat gandakan pahalanya. Dan ada beberapa hadis yang menjelaskan perkara ini. Saksikanlah kajian Islam ilmiah di Roja TV dan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/11\/24\/ustadz-mahfudz-umri-lc-prinsip-dasar-islam-22\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Transkrip\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-11-24T14:18:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-24T14:18:35+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"24 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/11\/24\/ustadz-mahfudz-umri-lc-prinsip-dasar-islam-22\/\",\"url\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/11\/24\/ustadz-mahfudz-umri-lc-prinsip-dasar-islam-22\/\",\"name\":\"Ustadz Mahfudz Umri, Lc | Prinsip Dasar Islam - Transkrip\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-11-24T14:18:34+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-24T14:18:35+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/#\/schema\/person\/73c6e0c1689bb54491a01c778ea5d818\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/11\/24\/ustadz-mahfudz-umri-lc-prinsip-dasar-islam-22\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/11\/24\/ustadz-mahfudz-umri-lc-prinsip-dasar-islam-22\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/11\/24\/ustadz-mahfudz-umri-lc-prinsip-dasar-islam-22\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ustadz Mahfudz Umri, Lc | Prinsip Dasar Islam\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/#website\",\"url\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/\",\"name\":\"Transkrip\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/#\/schema\/person\/73c6e0c1689bb54491a01c778ea5d818\",\"name\":\"Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9d161f9b85bb4a0affd060f64c3f2802?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9d161f9b85bb4a0affd060f64c3f2802?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/ngaji.id\/tran\"],\"url\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/author\/dedi73-sck\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ustadz Mahfudz Umri, Lc | Prinsip Dasar Islam - Transkrip","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/11\/24\/ustadz-mahfudz-umri-lc-prinsip-dasar-islam-22\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ustadz Mahfudz Umri, Lc | Prinsip Dasar Islam - Transkrip","og_description":"(81) [LIVE] Ustadz Mahfudz Umri, Lc | Prinsip Dasar Islam &#8211; YouTube Transcript: (00:00) 10.3 mm menyebar cahaya sunah. Kajian Islam ilmiah di Roja TV dan Radio Roja. Keutamaan orang yang baik Islamnya, dihapus dosanya dan dilipat gandakan pahalanya. Dan ada beberapa hadis yang menjelaskan perkara ini. Saksikanlah kajian Islam ilmiah di Roja TV dan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/11\/24\/ustadz-mahfudz-umri-lc-prinsip-dasar-islam-22\/","og_site_name":"Transkrip","article_published_time":"2025-11-24T14:18:34+00:00","article_modified_time":"2025-11-24T14:18:35+00:00","author":"Admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Admin","Est. reading time":"24 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/11\/24\/ustadz-mahfudz-umri-lc-prinsip-dasar-islam-22\/","url":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/11\/24\/ustadz-mahfudz-umri-lc-prinsip-dasar-islam-22\/","name":"Ustadz Mahfudz Umri, Lc | Prinsip Dasar Islam - Transkrip","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/#website"},"datePublished":"2025-11-24T14:18:34+00:00","dateModified":"2025-11-24T14:18:35+00:00","author":{"@id":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/#\/schema\/person\/73c6e0c1689bb54491a01c778ea5d818"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/11\/24\/ustadz-mahfudz-umri-lc-prinsip-dasar-islam-22\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/11\/24\/ustadz-mahfudz-umri-lc-prinsip-dasar-islam-22\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/11\/24\/ustadz-mahfudz-umri-lc-prinsip-dasar-islam-22\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ustadz Mahfudz Umri, Lc | Prinsip Dasar Islam"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/#website","url":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/","name":"Transkrip","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/#\/schema\/person\/73c6e0c1689bb54491a01c778ea5d818","name":"Admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9d161f9b85bb4a0affd060f64c3f2802?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9d161f9b85bb4a0affd060f64c3f2802?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin"},"sameAs":["https:\/\/ngaji.id\/tran"],"url":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/author\/dedi73-sck\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3495"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3495"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3495\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3496,"href":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3495\/revisions\/3496"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3495"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3495"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3495"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}