{"id":3663,"date":"2025-11-27T20:39:24","date_gmt":"2025-11-27T13:39:24","guid":{"rendered":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/?p=3663"},"modified":"2025-11-27T20:39:25","modified_gmt":"2025-11-27T13:39:25","slug":"ustadz-ahmad-zainudin-lc-kitab-fathul-majid-syarah-kitab-tauhid-32","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/11\/27\/ustadz-ahmad-zainudin-lc-kitab-fathul-majid-syarah-kitab-tauhid-32\/","title":{"rendered":"Ustadz Ahmad Zainudin, Lc | Kitab Fathul Majid Syarah Kitab Tauhid"},"content":{"rendered":"<p>(3) [Live]: Ustadz Ahmad Zainudin, Lc | Kitab Fathul Majid Syarah Kitab Tauhid &#8211; YouTube<br \/>\n<iframe loading=\"lazy\" title=\"[Live]: Ustadz Ahmad Zainudin, Lc | Kitab Fathul Majid Syarah Kitab Tauhid\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/XbaEthczldU?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p>Transcript:<br \/>\n(00:00) [Musik] dan radio Roja Bandung 104.3 mm. Menebar cahaya sunah. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Innalhamdulillah hamdan katiban mubarokan fih kama yahbuard asadu alla ilahaillallah wahdahu la syarikalahu wa asadu anna muhammadan abduhu waasuluh. Saudara iman dan akidah sahabat Raja di mana pun Anda berada. Semoga Allah Subhanahu wa taala menjaga dan berkahi kita semua.<br \/>\n(00:37) Alhamdulillah di kesempatan pagi hari ini kita dapat bersua kembali dan kita akan ikuti bersama kajian ilmiah yang kami hadirkan secara langsung dari pembahasan rutin pembahasan kitab Fathul Majid syarah kitab tauhid disampaikan oleh Al Ustaz Ahmad Zaidin Albanjari hafidahullahu taala.<br \/>\n(00:55) Alhamdulillah kami sudah terkoneksi dengan beliau yang berada di Kota Banjarmasin dan mudah-mudahan koneksi kami lancar hingga akhir acara nanti. Seperti biasa setelah materi nanti kami akan sediakan sesi tanya jawab. Bagi Anda yang ingin bertanya kepada Al Ustaz Ahmad Zainuddin, Anda bisa mengirimkan pertanyaan melalui layanan pesan WhatsApp di nomor 0218236543 atau Anda juga bisa menghubungi kami di layanan telepon di 0218236543.<br \/>\n(01:18) Baik, kita akan simak bersama materi yang akan disampaikan. Kepada al ustaz kami persilakan. Fatafad maskur. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bismillahirrahmanirrahim. Innalhamdalillah nahmaduhu watainuhu wafiruh wa naudubillahi min syururi anfusinaatialina. Man yahdihillahu fala mudillalah w yudlil fala hadiyaalah.<br \/>\n(01:51) Wa ashadu alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh. Ya ayyuhalladzina amanut itaqulah haqqa tuqatihi wala tamutunna illa wa antum muslimun. Ya ayyuhanasuttaqubakumulladzi khalaqakum min nafsin wahidah waqa minha zaujaha w minhuma rijalan katsir waisa wattaqulahalladzi tasaaluna bihi wal arham innallaha kaana alaikum raqiba ya ayyuhalladzina amanutaqulah wauluan sadida faq fauzanima amma ba fainna asdaqal hadis kitabullah wa ahsanal had muhammadin shallallahu alaihi wa ala alihi wasallamal umuri muhdatuha wa muhda bidah waulla<br \/>\n(03:02) bidatin dolalah Alhamdulillah kita bersyukur pada Allah Subhanahu wa taala pada hari ini hari Rabu 21 Jumadil Ula 1447 Hijriah bertepatan dengan 12 November 2025. Kembali kita dimudahkan oleh Allah Subhanahu wa taala untuk duduk bersama Roja TV Radio Roja dalam sebuah kajian Islam ilmiah membaca kitab Fathul Majid syarhu kitab tauhid yang ditulis oleh Fadilat Syekh Abdurrahman bin Hasan Alus Syikh rahimahullah.<br \/>\n(03:55) Selawat dan salam semoga selalu Allah berikan kepada Nabi kita Muhammad sallallahu alaihi wa ala alihi wasallam pada keluarga beliau, para sahabat, serta orang-orang yang mengikuti beliau sampai hari kiamat kelak. Dengan nama-nama Allah yang husna dan sifat-sifatnya yang ulia, kita berdoa, Allahumma inna nas&#8217;aluka ilman nafi&#8217;an warizqan thayiban wa amalan mutaqabbala.<br \/>\n(04:25) Allahumma amin. Ahibati fillahillahu iyakum. Kaum muslimin, para pemirsa Roja TV, para pendengar Radio Roja yang saya cintai karena Allah. Semoga Allah subhanahu wa taala selalu memberikan afiat kepada kita di dunia dan di akhirat. Pada kesempatan kali ini kita membahas sebuah permasalahan yaitu bab yang ke-58.<br \/>\n(04:56) Penulis berkata, &#8220;Babu ma jaa fi munkiril qadar.&#8221; Bab tentang orang-orang yang mengingkari takdir. Bab tentang orang-orang yang mengingkari takdir. E penulis berkata, &#8220;Ai minal waidis syadid wahwi dzalik.&#8221; Yaitu ancaman bagi yang mengingkari takdir dan yang semisalnya.<br \/>\n(05:29) Akhraja Abu Daud an Abdil Aziz ibni Abi Hazimin an abihi an ibni Umar radhiallahu anhuma anin Nabi shallallahu alaihi wasallam qalqadariyatu majusu hadil ummah in maridhu fala tauduhum wain matu fala tasyhaduhum. Diriwayatkan oleh Imam Abu Daud di dalam kitabnya Sunan dan dihasankan oleh Imam Albani rahimahullah. Hadis ini dari Abdul Aziz bin Abi Hazim dari bapaknya dari Abdullah bin Umar radhiallahu anhuma bahwa Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam bersabda, &#8220;Kaum Qadariyah adalah orang majusi umat ini. Jika mereka sakit maka janganlah jenguk mereka. Dan jika mereka<br \/>\n(06:14) meninggal, maka janganlah melayat atau menyaksikan melayat atau menyaksikan ee mayat mereka. Mayat mereka. Ahibati fillah afani Allahu iyakum umar maula ghufrah an rajul minal ansar an hudzaifata wahua ibnil yaman radhiallahu anhuma qal qala rasulullah sallallahu alaihi wasallam likulli ummatin majusun wa majusu hadil ummah alladina yaquulun mata minhum falahaduah w marid minhum fala tauduhu wahum syiatud dajal waqun alallahi an yulqahum bid daajjal dari Umar eh maula ghufrah<br \/>\n(07:21) dari laki-laki seorang dari seorang laki-laki dari kaum ansar dari Huzzaifah yang dimaksud Hudzaifah adalah Ibnul Yaman radhiallahu anhuma. Beliau berkata, Rasulullahi sallallahu alaihi wasallam bersabda, &#8220;Setiap umat ada majusinya. Dan majusi umat ini adalah orang-orang yang mengucapkan tidak ada takdir, yaitu bahwa Allah Subhanahu wa taala belum menetapkan takdir.<br \/>\n(07:54) Barang siapa yang meninggal dari mereka, maka jangan saksikan jenazah mereka. Barang siapa yang sakit dari mereka, maka jangan kalian menyenguknya. Mereka adalah kelompoknya Dajjal dan pantas berhak Allah Subhanahu wa taala untuk mengumpulkan mereka dengan Dajjal. Quuhu waqala ibnu Umar walladzi nafsi biyadi ila akhiri.<br \/>\n(08:20) Hadit ibna hadis Ibnu Umar hadza akhrajahu Muslimun wa Abu Daudmidzi Nasai wabu Majah. Yahya ibn Ya&#8217;mar qala kana awala man takallama kana awalu man takallama fil qadari bil basrah ma&#8217;bad aljuhani kana awalu man takallama fil qadari bil basrah ma&#8217;bad aljuhaniqu ana wa humid ibn abdurahman alhimyari Ee di dalam hadis disebutkan ee berkata Abdullah bin Umar radhiallahu anhuma, &#8220;Demi jiwaku yang berada di tangannya.<br \/>\n(09:11) &#8221; Lauana liahadihim mlu uhud dahahaban tumma anfaqahu fibilillah ma qobilallahu minhu. Jikalau salah seorang dari mereka memiliki emas sebesar gunung Uhud kemudian ia infakkan di jalan Allah niscaya Allah subhanahu wa taala tidak akan menerimanya. Ila akhir sampai akhir hadis yang disebutkan di dalam matannya.<br \/>\n(09:38) Hadis Ibnu Umar radhiallahu anhuma ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dan Imam Abu Daud, Tirmidzi, Annasai, Ibnu Majah. Dari Yahya bin Amar, beliau bercerita adalah yang pertama kali berbicara di dalam permasalahan takdir di kota Basrah adalah seorang yang bernama Al-Ma&#8217;bad Aljuhani.<br \/>\n(10:12) kana Ma&#8217;bad Aljuhani awal man takallama filqar. Maad Aljuhani adalah orang yang pertama kali dibicarakan berbicara tentang takdir di kota Basrah. Lalu berkata Yahya ibin Yammar, &#8220;Aku pergi bersama Humaid bin Abdurrahman Al-Himyari melaksanakan ibadah haji atau berumrah. Kami berdua berhaji atau berumrah, yaitu Yahya bin Ya&#8217;r dan Humaid Abdurah e bin Abdurrahman Alhimyari.<br \/>\n(10:43) &#8221; Lalu kami berkata, &#8220;Laqina ahad min asabi rasulillah sallallahu alaihi wasallam fasalnahu amma yaquulaiqar.&#8221; Semoga kita bertemu salah seorang dari sahabat Rasul sallallahu alaihi wasallam yang mana kita bisa bertanya kepadanya tentang apa yang diucapkan oleh orang-orang tersebut di dalam perkara takdir. Benar atau tidak? Fa waaqahullahu taala.<br \/>\n(11:10) Lana fawafaqallahu taala lana Abdullah ibn Umar fil masjid. Maka Allah Subhanahu wa taala memberikan petunjuk untuk kami bertemu dengan Abdullah bin Umar masuk ke dalam masjid. Faktanftuhu ana wasahibi. Maka kami pun mengiringnya. Aku dan temanku yaitu Yahya bin Yamar dengan Humid bin Abdurrahman Alhimyaria.<br \/>\n(11:41) Anna shahibi sayakilul kalama ilaiya. Aku mengira bahwa temanku akan menyandarkan eh ucapan kepadaku. Aba Abdurrahman innahu qadhara qibalana unasun yaqraunal Quran. Waumuna alla qadar. Wahai Abu Abdurrahman kuniahnya Abdullah bin Umar. Sesungguhnya telah muncul di daerah kami orang-orang yang membaca Al-Qur&#8217;an, orang-orang yang ahli ilmu, dan mereka mengira bahwa tidak ada takdir.<br \/>\n(12:24) Artinya Allah belum menetapkan ketetapan-ketetapan untuk makhluk-makhluknya. Waal amra unuf. dan bahwa perkara itu eh segalanya terjadi tiba-tiba saja. Faqal lalu Abdullah bin Umar radhiallahu anhu berkata, &#8220;Aqita ulaik.&#8221; Jika kamu bertemu dengan mereka, faakbirhumni minhum bari. Beritahukan kepada mereka bahwa aku berlepas diri dari mereka.<br \/>\n(12:52) Waahum minhum bura. Dan mereka dariku berlepas diri. Artinya tidak ada hubungan. Artinya Abdullah bin Umar radhiallahu anhuma berlepas diri terhadap orang-orang tersebut. Walladzi yahfu bihi Abdullah ibn Umar lahadihim mla Uhudahaban faanfaqahu fiilillah maqilallahu min hatta yummina bilqadar. Demi yang Abdullah bin Umar radhiallahu anhuma bersumpah dengannya.<br \/>\n(13:27) Jikalau salah seorang dari mereka memiliki emas sebesar gunung Uhud lalu ia sedekahkan di jalan Allah, maka niscaya Allah subhanahu wa taala tidak akan menerima darinya sampai ia beriman terhadap takdir bahwa seluruhnya telah ditetapkan oleh Allah Subhanahu wa taala. Tma qal. Lalu Abdullah bin Umar radhiallahu anhu berkata, &#8220;Haddasani Umar ibn Khattab radhiallahu anhu qal, bainama nahnu julusun Rasulillah sallallahu alaihi wasallam.&#8221; Berkata kepadaku bapakku, yaitu Abdullah bin Umar eh Umar bin Khattab radhiallahu<br \/>\n(14:03) anhu. Beliau berkata, &#8220;Ketika kami duduk-duduk bersama Rasulullah sallallahu alaihi wasallam alaina rajulun syadidu bayadab.&#8221; datang menemui kami seorang lelaki yang pakaiannya sangat putih syadidu sawad sarnya sangat hitam lahir tidak terlihat padanya bekas bersafar wifu minna ahad akan tetapi kita tidak mengetahuinya seorang pun dari kita tidak mengetahuinya hatta jalasa ilan Nabi sallallahu alaihi wasallam sampai dia duduk di hadapan Rasul sallallahu alaihi wasallam faasn Kemudian dia menempelkan kedua lututnya kepada kedua lutut Nabi Muhammad<br \/>\n(14:52) sallallahu alaihi wasallam. Dan dia meletakkan kedua telapak tangannya di atas kedua paha Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Waqal ya Muhammad. Kemudian ia berkata, &#8220;Wahai Muhammad sallallahu alaihi wasallam akbirniil islam. Beritahukan kepadaku tentang Islam.&#8221; Q Rasulullah sallallahu alaihi wasallam.<br \/>\n(15:13) Rasul sallallahu alaihi wasallam bersabda, &#8220;Alislam anthadu alla ilahaillallah wa anna muhammadan rasulullah.&#8221; Islam adalah engkau mengucapkan dua kalimat syahadat. Wqimah mendirikan salat wataka dan membayar zakat watasuma ramadan dan berpuasa pada bulan Ramadanjal bait inil. Dan kamu melaksanakan ibadah haji ke Baitullah jika engkau sanggup. QQ.<br \/>\n(15:45) Lalu orang tersebut menjawab lagi, &#8220;Eh, engkau berkata benar.&#8221; Faajibna lahu yasalu. Maka kami para sahabat Nabi radhiallahu anhum heran terhadapnya. Dia bertanya kepada Rasulullah sallallahu alaihi wasallam dan dia juga yang membenarkan Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Qala faakbirni alil iman. Lalu Rasulullah sallallahu alaihi wasallam ditanya lagi oleh orang tersebut, &#8220;Beritahukan kepadaku tentang iman.<br \/>\n(16:10) &#8221; Q an billahi waaikatihi wa kutubihiulumil akir bilqiri. Rasulullah sallallahu alaihi wasallam menjawab, &#8220;Kamu beriman kepada Allah, para malaikatnya, kitab-kitabnya, para rasul hari akhir dan kamu beriman kepada takdir baik dan buruknya.&#8221; Qala sadaqta. Lalu orang tersebut berkata lagi, &#8220;Engkau telah berkata benar.&#8221; Qala faakbirni anil ihsan.<br \/>\n(16:36) Lalu orang tersebut bertanya lagi, &#8220;Beritahukanlah kepadaku tentang ihsan.&#8221; Kemudian Rasulullah sallallahu alaihi wasallam menjawab, &#8220;An ta&#8217;budallah kaannaka tarahu faillam takun tarahu fainnahu yaraka.&#8221; Kamu beribadah kepada Allah seakan-akan kamu melihatnya. Jika kamu tidak melihatnya, maka sesungguhnya Allah Subhanahu wa taala melihatmu.<br \/>\n(16:59) Qaakbirah. Lalu orang tersebut bertanya lagi, &#8220;Beritahukan kepadaku tentang ee hari kiamat.&#8221; Qal masulu anha biamas. Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam menjawab ee bahwa yang ditanya tentang hari kiamat tidak lebih mengetahui daripada yang bertanya. Kemudian qakbir amaratiha orang tersebut bertanya lagi, &#8220;Beritahukan kepadaku tentang tanda-tanda hari kiamat.<br \/>\n(17:29) &#8221; Qalataha Rasul sallallahu alaihi wasallam bersabda, &#8220;Seorang eh budak wanita melahirkan tuannya.&#8221; Dan engkau melihat ee orang-orang yang pada tidak memakai alas kaki, bertelanjang dan miskin. Mereka menggembala kambing, tetapi mereka kemudian kaya dan meninggi berlomba-lomba meninggi-nikingkan bangunan. Qantalaq.<br \/>\n(18:16) Lalu Abdullah bin Umar bercerita orang tersebut kemudian pergi falabituan wafi riwayah maliyan. Lalu aku menunggu selama 3 hari dalam beberapa riwayat yaitu eh sebentar maqal. Lalu Rasulullah sallallahu alaihi wasallam bersabda, &#8220;Ya Umar atadri manisa.&#8221; Wahai Umar, tahukah engkau siapa yang bertanya tadi? Qullu Allahu waasulu aam. Aku berkata Allah dan rasulnya lebih mengetahui. Qala fainnahu Jibril atakum yuimukum dinakum.<br \/>\n(18:46) Sesungguhnya dia adalah Jibril alaihalam yang mendatangi kalian, mengajari kalian agama kalian. Fafial hadis di dalam hadis ini analkurah. Bahwa beriman kepada takdir termasuk pokok-pokok keimanan yang enam yang disebutkan. as usuldin wahau barang siapa yang tidak beriman kepada takdir baik dan buruknya berarti dia sudah meninggalkan salah satu pokok dari pokok-pokok agama dan mengingkarinyauqallahu fihim maka mereka seperti yang Allah subhanahu wa taala bincangkan di dalam e keadaan mereka yaitu dalam surah Al-Baqarah ayat<br \/>\n(19:40) 85, apakah kamu beriman dengan sebagian Al-Qur&#8217;an dan kufur terhadap sebagian yang lain? Dan ini adalah ee ayat untuk orang Yahudi. Ini menunjukkan bahwa siapa yang tidak beriman tentang takdir bahwa semuanya sudah ditetapkan oleh Allah Subhanahu wa taala maka berarti dia kafir. Ya, berarti dia kafir. Tiib.<br \/>\n(20:18) Kemudian waqulubuah taqadamikru baad tauhid w hadit mawahu Abu Daud. Dan di dalam hadisbutkan dari Ubadah dan ini sudah disebutkan penyebutannya pada bab keutamaan tauhid dan hadisnya yang ini diriwayatkan oleh Imam Abu Daud. Rawul imamu rawal imamu ahmadu bikamali qala haddasana alhan bin sawwar qala hadana lait an muawiyah an ayyub ibni ziyad qala hadasani ubadah ibn walid bin ubadah qala hadani abi qaltu ala ubadah wahua maridun atalu fil maut yang artinya diriwayatkan oleh Imam Ahmad dengan riwayat yang sempurna yaitu ubadah yang dimaksud di sini ada ada penyebutannya. Beliau meriwayatkan telah meriwayatkan kepada kami Al-Han<br \/>\n(21:07) bin Sawwar. Ia berkata, &#8220;Telah meriwayatkan kepada kami Lait dari Muawiyah dari Ayub bin Ziyad. Kemudian ia berkata, &#8220;Telah meriwayatkan kepada kami Ubadah ibnil Walid.&#8221; Ubadah bin al-Walid. Kemudian ia berkata, &#8220;Telah meriwayatkan kepada kami bapakku albadah aku.<br \/>\n(21:38) &#8221; Kemudian ia berkata, &#8220;Aku menemui Ubadah wahua marid dalam keadaan ia sedang sakit. Atakyalu fihil maut dan ee dikhayalkan ee pada padanya kematian ya yang artinya aku melihatnya orang sebentar lagi meninggal.&#8221; ya abata aini wahid li wahai bapakku berikanlah aku wasiat dan ee berijtihadlah untukku faqala ijluni. Kemudian ia berkata, &#8220;Dudukkan aku.<br \/>\n(22:13) &#8221; Qala ya bunya innakaal iman walanq billahtaqir. Kemudian bapaknya berkata, &#8220;Wahai anakku, sesungguhnya engkau tidak akan mendapati manisnya iman dan tidak akan pernah mendapatkan tidak akan pernah mendapatkan hakikat ee mengenal Allah Subhanahu wa taala sampai engkau mengimani takdir baik dan buruknya.&#8221; Qullu aku berkata, &#8220;Ya abat, wahai bapakku, fakaifali amairq.<br \/>\n(22:45) Bagaimana aku bisa mengetahui kebaikan, takdir dan keburukannya? yaitu dengan engkau kata bapaknya dengan engkau memahaminya bahwa apa saja yang belum menimpamu maka memang belum takdirmu. Dan apa saja yang sudah kamu dapatkan maka tidak akan pernah meleset darimu. Ya bunayya samiu Rasulullah sallallahu alaihi wasallam yaakul.<br \/>\n(23:15) Wahai anakku sayang, aku telah mendengar Rasul sallallahu alaihi wasallam bersabda, &#8220;Inna awal ma khalaqallah alqalam.&#8221; Sesungguhnya yang pertama eh yang diciptakan oleh Allah adalah pena. Faqala lahu. Lalu pena berkata, &#8220;Tulislah fajar fiilkah bima huain yaumilqiamah.&#8221; Maka akan berjalan dari mulai waktu itu sampai nanti sampai hari kiamat sesuai dengan apa yang Allah Subhanahu wa taala takdirkan. Ya bunayya inta wasta alalikar.<br \/>\n(23:52) Wahai anakku jika engkau mati dan engkau tidak di atas keyakinan demikian maka niscaya engkau akan masuk ke dalam neraka. Warwah Tirmidzi bisanadil muttasil aha bin Abi Rabah anil walid ibin Ubadah an abih waqala hasanun shahihun garib. Dan diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dengan sanadnya sampai kepada Atha bin Abi Rabah dari Alwalid bin Ubadah dari bapaknya.<br \/>\n(24:18) Beliau berkata, &#8220;Hasan sahih garib.&#8221; Ya, hadisnya tersebut adalah hasan yang hadis yang hasan dan dia sahih dan dia asing. Nah, bismillah wafi hadal hadisi wahwi bayanun bayanu ilmillahi taala bima hua w yakunu fid dunya wal akhirah. Dan di dalam hadis ini dan yang semisalnya terdapat penjelasan ee kesempurnaan ilmu Allah dan peliputannya terhadap apa yang telah terjadi dan apa yang akan terjadi di dunia dan di akhirat.<br \/>\n(25:06) Kama qala taala sebagaimana firman Allah sabwat Allah yang telah menciptakan tujuh langit ardi dan juga bumi mlahun yang semisal dengannya yaitu tujuh juga. amahun turun perkara di antara mereka litamuallahir agar kalian mengetahui bahwa Allah subhanahu wa taala maha kuasa atas segala sesuatu ah bikin ilma dan bahwa Allah subhanahu wa taala telah mengetahui segala sesuatu ee meliputi segala sesuatu. Nah, waq Imamu Ahmad rahimahullah lilqadar.<br \/>\n(25:46) Imam Ahmad rahimahullah pernah ditanya tentang takdir. Qala alqudr qudratun qudraturahman wastahsana ibnu aqil h min Ahmad ibn Hambal rahimahullah. Yang artinya kekuasaan adalah kekuasaan Allah. Takdir adalah takdir Allah. Dan telah dianggap bagus jawaban Imam Ahmad ini oleh Ibnu Aqil rahimahullah walna anahuamillahi dan maknanya adalah bahwa tidak ada yang menahan dari ee kuasa Allah Subhanahu wa taala segala sesuatu apapun nufatul qadar qad jahadu kamala qudratillah. Sedangkan orang-orang yang mengingkari takdir maka mereka telah menolak kesempurnaan takdir Allah<br \/>\n(26:36) Subhanahu wa taala. Maka mereka sesat dari jalan yang lurus. Waqq ba salaf. Sebagian ulama salaf berkata, &#8220;Nadiruhum bil ilm.&#8221; Yang artinya eh debat mereka dengan ilmu. Orang-orang yang tidak percaya takdir itu debat mereka dengan ilmu. Fain aqarru bihi khusimu. Ilmu di sini maksudnya Allah Subhanahu wa taala maha mengetahui apa yang telah terjadi, yang sedang terjadi, yang akan terjadi.<br \/>\n(27:05) Debat mereka dengan permasalahan ilmu pengetahuan. Kalau seandainya orang-orang yang tidak percaya takdir tadi menetapkan bahwa Allah mempunyai ilmu, maka mereka melawan diri mereka sendiri. Ya, karena mereka mengatakan bahwa tidak ada takdir, berarti tidak ada ilmu. Nah, waain jahaduuhu kafaru.<br \/>\n(27:32) Kalau seandainya mereka menolak ilmu Allah Subhanahu wa taala, maka mereka kufur terhadap Allah Subhanahu wa taala. Namam. Kemudian penulis berkata, &#8220;Qul hua fil musnad wasunanin Abi Daud wa ibni Dailami wahua Abu Busr bin almuhmalah wabil ba almadmunah yang artinya dan di dalam kitab almusnad yang ditulis oleh Imam Ahmad kemudian juga Sunan Abi Daud dari Ibnu Dailami bahwa Abu Busr rahimahullah ee ee bisa dikatakan Abu Busr, bisa dikatakan Abu Abu Bisyr.<br \/>\n(28:21) Wauqal Abu Bisyir bisid almjabah wail ba Abu bisir wuhum ba&#8217;umah sahal awal. Dan sebagian dari para ulama mensahihkan yang pertama yaitu Abu Busr. Wasmuhu Abdullah ibnu Fairuz dan namanya adalah Abdullah bin Fairuz rahimahullah. Wafzu Abi Daud qala la annahzaba ahlamawati wa ah ardhizabahumullah wiruimin lahum. Jikalau Allah Subhanahu wa taala menyiksa penduduk langit dan juga penduduk bumi maka Allah Subhanahu wa taala akan menyiksa mereka ee tanpa kezaliman untuk mereka.<br \/>\n(29:03) Nah, kemudian eh walau rahimahum rahmatuhu min. Kalau seandainya Allah merahmati mereka maka niscaya rahmat Allah Subhanahu wa taala lebih baik bagi mereka daripada perbuatan-perbuatan mereka. Jikalau engkau bersedekah sebesar gunung Uhud emas, maka Allah tidak akan menerimamu.<br \/>\n(29:34) Maka Allah tidak akan menerima darimu sampai engkau mengimani takdir. Sampai engkau mengimani takdir. Dan yakini baik-baik bahwa apa yang menimpamu maka tidak akan pernah meleset darimu kalau memang takdirmu. Dan apa yang tidak kamu dapatkan maka tidak akan pernah kamu bisa memilikinya karena memang bukan takdirmu. Walau mita ala giri h lakunta min ahlinar.<br \/>\n(30:04) Kalau seandainya engkau meninggal tidak di atas selain ini, maka niscaya engkau akan menjadi penghuni nerakanya Allah Subhanahu wa taala. Nah, qa faataitu Abdullah ibn Mas&#8217;udin radhiallahu anhu faqala mladalik. Eh, lalu aku mendatangi Abdullah bin Umsud radhiallahu anhu. Maka beliau berkata seperti yang diucapkan dalam hadis tadi.<br \/>\n(30:36) Tma ataitu Hudzaifata ibn Yaman faqala mladalik. Lalu aku mendatangi Hudzaifah bin Yaman. Lalu beliau berkata yang semisal dengan itu. Qma ataitu Zaidna Tsabit. Kemudian aku mendatangi Zaid bin Tsabit radhiallahu anhuma. Kemudian dia berkata, &#8220;Abamik akbajah.&#8221; Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam telah meriwayatkan kepadaku seperti itu. telah meriwayatkan kepadaku seperti itu.<br \/>\n(31:48) Tib. Kemudian para ikhwan yang dirahmati oleh Allah Subhanahu wa taala eh waqal Imad Ibnu Katsir rahimahullah an Sufyan an Mansur an Rib&#8217;i ibni Hirasy an rajulin an Ali ibn Abi Thalib radhiallahu anhu qala Rasulullah sallallahu alaihi wasallam la yminu abdun hatta yummina biarba berkata Al Imad Ibnu Katsir rahimahullah dari Sufyan dari Mansur dari Rib bin Harit dari seorang lelaki dari Ali bin Abi Thalib radhiallahu anh beliau berkata, Rasulullahi sallallahu alaihi wasallam bersabda, &#8220;Tidak beriman seorang hamba sampai dia mengimani empat perkara.<br \/>\n(32:25) Yashadu alla ilahaillallah wa anni rasulullah baatani bilhaq.&#8221; Dia bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak diibadahi kecuali Allah dan bahwa aku adalah Rasulullah dan ia telah mengutusku dengan kebenaran. Wina bil baut dan beriman dengan hari kebangkitan setelah kematian. y bilqadirhi dan beriman dengan takdir baik dan buruknya.<br \/>\n(32:56) W rawahuidzi binmail manurin bihi. Dan demikian pula diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Nadar ibin Sumail dari Sybah dari Mansur eh akan riwayat hadis ini. Warwahu min hadisi Abi Daud atayalisi an Sybah an Ribi an Ali radhiallahu anhu fakarah. Dan diriwayatkan dari hadis Abu Daud at-Thayalisi dari Sy&#8217;bah dari Rib&#8217;i dari Ali bin Abi Thalib.<br \/>\n(33:25) Beliau menyebutkan seperti itu. Waqadata fi sahihi muslimin min riwayati Abdillah ibn Wahab whairihi an Abi Hani alkhaulani an Abi Abdurrahman Alhubla an Abdillah ibni Amar qala. Dan telah tetap e hadis dari riwayat Imam Muslim dalam kitab sahihnya dari riwayat Abdullah bin Amar bin Wahab dari dan selainnya dari Abu Hani alkhaulani dari Abu Abdurrahman Alhubla dari Abdullah bin Amr bin Ash radhiallahu anhuma.<br \/>\n(33:54) Beliau berkata, &#8220;Qala Rasulullahi sallallahu alaihi wasallam Rasul sallallahu alaihi wasallam bersabda, innallaha kataba maqadir khalaiq.&#8221; Sesungguhnya Allah Subhanahu wa taala telah menetapkan takdir-takdir makhluk qbla yakluq samawati walah sebelum Allah menciptakan langit dan bumi 50.000 tahun Ibnu Wahab.<br \/>\n(34:13) Ibnu Wahab menambahkan wana arsyuhu alal ma dan arasnya Allah Subhanahu wa taala waktu itu di atas air. Rawahu Tirmidzi waqala haditun hasan garib. Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan beliau berkata hadis ini hasan dan asing. Wi maaha waidusadidamil bilqadr. Setiap dari hadis-hadis ini dan apa saja yang semisal yang semakna dengannya di dalamnya terdapat ancaman keras atas tidak beriman terhadap takdir.<br \/>\n(34:49) Wahiyal hujjah ala nufatil qadar minal mzilatiharihin. Dan ini adalah ee alasan yang kuat atas ee untuk membantah orang-orang yang mengingkari takdir dari kaum Muktazilah dan selain mereka. Wamin mazhabihim taklidu ahlil maasi finar. Termasuk dari pendapat ee kaum Muktazilah adalah ee pengekalan bagi pelaku maksiat di dalam neraka.<br \/>\n(35:15) Pengekalan bagi pelaku maksiat di dalam neraka. akbar dan yang diyakini dan yang mereka yakini adalah termasuk daripada dosa besar wa dan maksiat yang paling besar hujatiqar. Dan sec dalam hakikatnya jika kita menganggap menegakkan hujah atas mereka dengan apa yang telah mutawatir dari dalil-dalil Al-Qur&#8217;an dan sunah tentang tetapnya takdir, faqad hakamu ala anfusim bil khudul finar.<br \/>\n(36:01) Maka sungguh mereka sebenarnya telah menghukumi atas diri mereka sendiri ee kekalan di dalam neraka. am eh illam yatubu kalau mereka tidak bertobat. Wah lazimun lahumabihim h. Dan ini semua adalah kelaziman ee bagi mereka sesuai dengan pendapat mereka ini. Waqfu ma tawar bihi adillatul kitab wasunah minbatil qadr.<br \/>\n(36:32) Dan mereka telah menyelisihi apa yang telah mutawatir dari dalil-dalil Al-Qur&#8217;an dan sunah. yaitu berupa penetapan takdir bahwa semuanya sudah ditetapkan oleh Allah Subhanahu wa taala. Waam taklid ahlir minal muahidina finar. Dan tidak ee tidak ada pengekalan bagi pelaku-pelaku dosa besar dari orang-orang yang bertauhid di dalam nerakanya Allah Subhanahu wa taala. Nah, ini kira-kira yang bisa kita pelajari pada kesempatan kali ini.<br \/>\n(37:01) Dan ee adapun yang dimaksud dari bab ini yaitu bab yang ke 58 yaitu bahwa ee seorang muslim wajib untuk menetapkan takdir yaitu meyakini bahwa Allah mengetahui segala sesuatu yang telah terjadi, yang sedang terjadi, yang akan terjadi. Bagaimana terjadinya? Allah mengetahui dan dengan ilmu pengetahuan tersebut Allah menuliskan ketetapan-ketetapan makhluk 50.<br \/>\n(37:38) 000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi di dalam kitab alahul mahfud dan penulisannya selesai. Kemudian meyakini bahwa apa saja yang terjadi atas kehendak Allah dan atas ciptaan Allah Subhanahu wa taala. Nah, siapa yang tidak ber ee berkeyakinan demikian, yaitu mengingkari ketetapan Allah, bahwa Allah belum menetapkan, maka orang seperti ini adalah orang majusi dari umat Islam dan dikafirkan oleh sebagian ulama.<br \/>\n(38:10) Ya, tidak diterima sedekah mereka, tidak terima amal ibadah mereka. Nah, ini yang dimaksud dengan bab yang ke 60 ya. Bab yang ke-60 yaitu bab orang-orang yang mengingkari takdir. Dan yang dimaksud dengan mengingkari takdir di sini adalah mengingkari bahwa Allah telah menetapkan takdir untuk makhluk. Adapun qadariah yang terdah yang sekarang ada adalah yang mengatakan bahwa Allah telah menetapkan takdir.<br \/>\n(38:36) Tetapi apa yang dilakukan oleh hamba itu adalah kekuasaan hamba. Tidak ada kekuasaan Allah Subhanahu wa taala sama sekali. Nah, kira-kira itu yang bisa disampaikan. Para pemirsa Raja, para pendengar Radio Roja dan Raja TV. Semoga yang disampaikan bermanfaat. Seperti biasa belum bisa kita untuk masuk ke sesi pertanyaan.<br \/>\n(39:00) Semoga yang disampaikan bermanfaat. Wasallallahu nabina Muhammad. Walhamdulillahi rabbil alamin. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Wabarakatuh. Jazakullah khair atas materi yang telah disampaikan oleh al ustaz di kesempatan pagi menjelang siang ini dari pembahasan kitab Fathul Majid syarah kitabut tauhid.<br \/>\n(39:18) Bab orang-orang yang mengingkari takdir. Mudah-mudahan kita tidak termasuk kepada orang-orang yang mengingkari takdir ee yang telah dijelaskan tadi. Jazakir sekali lagi untuk ustaz. Barakallahu fik. Semoga Allah menjaga beserta keluarga, memberkahi ilmu yang telah disampaikan dan juga memberkahi pertemuan kita di kesempatan hari ini.<br \/>\n(39:36) Terus diberikan kesehatan Allah oleh Allah subhanahu wa taala untuk bisa memberikan faedah-faedah kepada kita semua. Demikian kami undur diri, mohon maaf apabila ada kesalahan. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. inalhamdalillah nahmaduhuagfir<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(3) [Live]: Ustadz Ahmad Zainudin, Lc | Kitab Fathul Majid Syarah Kitab Tauhid &#8211; YouTube Transcript: (00:00) [Musik] dan radio Roja Bandung 104.3 mm. Menebar cahaya sunah. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Innalhamdulillah hamdan katiban mubarokan fih kama yahbuard asadu alla ilahaillallah wahdahu la syarikalahu wa asadu anna muhammadan abduhu waasuluh. Saudara iman dan akidah sahabat Raja [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-3663","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-rodjatv"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Ustadz Ahmad Zainudin, Lc | Kitab Fathul Majid Syarah Kitab Tauhid - Transkrip<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/11\/27\/ustadz-ahmad-zainudin-lc-kitab-fathul-majid-syarah-kitab-tauhid-32\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ustadz Ahmad Zainudin, Lc | Kitab Fathul Majid Syarah Kitab Tauhid - Transkrip\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(3) [Live]: Ustadz Ahmad Zainudin, Lc | Kitab Fathul Majid Syarah Kitab Tauhid &#8211; YouTube Transcript: (00:00) [Musik] dan radio Roja Bandung 104.3 mm. Menebar cahaya sunah. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Innalhamdulillah hamdan katiban mubarokan fih kama yahbuard asadu alla ilahaillallah wahdahu la syarikalahu wa asadu anna muhammadan abduhu waasuluh. Saudara iman dan akidah sahabat Raja [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/11\/27\/ustadz-ahmad-zainudin-lc-kitab-fathul-majid-syarah-kitab-tauhid-32\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Transkrip\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-11-27T13:39:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-27T13:39:25+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"18 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/11\/27\/ustadz-ahmad-zainudin-lc-kitab-fathul-majid-syarah-kitab-tauhid-32\/\",\"url\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/11\/27\/ustadz-ahmad-zainudin-lc-kitab-fathul-majid-syarah-kitab-tauhid-32\/\",\"name\":\"Ustadz Ahmad Zainudin, Lc | Kitab Fathul Majid Syarah Kitab Tauhid - Transkrip\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-11-27T13:39:24+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-27T13:39:25+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/#\/schema\/person\/73c6e0c1689bb54491a01c778ea5d818\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/11\/27\/ustadz-ahmad-zainudin-lc-kitab-fathul-majid-syarah-kitab-tauhid-32\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/11\/27\/ustadz-ahmad-zainudin-lc-kitab-fathul-majid-syarah-kitab-tauhid-32\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/11\/27\/ustadz-ahmad-zainudin-lc-kitab-fathul-majid-syarah-kitab-tauhid-32\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ustadz Ahmad Zainudin, Lc | Kitab Fathul Majid Syarah Kitab Tauhid\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/#website\",\"url\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/\",\"name\":\"Transkrip\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/#\/schema\/person\/73c6e0c1689bb54491a01c778ea5d818\",\"name\":\"Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9d161f9b85bb4a0affd060f64c3f2802?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9d161f9b85bb4a0affd060f64c3f2802?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/ngaji.id\/tran\"],\"url\":\"https:\/\/ngaji.id\/tran\/author\/dedi73-sck\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ustadz Ahmad Zainudin, Lc | Kitab Fathul Majid Syarah Kitab Tauhid - Transkrip","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/11\/27\/ustadz-ahmad-zainudin-lc-kitab-fathul-majid-syarah-kitab-tauhid-32\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ustadz Ahmad Zainudin, Lc | Kitab Fathul Majid Syarah Kitab Tauhid - Transkrip","og_description":"(3) [Live]: Ustadz Ahmad Zainudin, Lc | Kitab Fathul Majid Syarah Kitab Tauhid &#8211; YouTube Transcript: (00:00) [Musik] dan radio Roja Bandung 104.3 mm. Menebar cahaya sunah. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Innalhamdulillah hamdan katiban mubarokan fih kama yahbuard asadu alla ilahaillallah wahdahu la syarikalahu wa asadu anna muhammadan abduhu waasuluh. Saudara iman dan akidah sahabat Raja [&hellip;]","og_url":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/11\/27\/ustadz-ahmad-zainudin-lc-kitab-fathul-majid-syarah-kitab-tauhid-32\/","og_site_name":"Transkrip","article_published_time":"2025-11-27T13:39:24+00:00","article_modified_time":"2025-11-27T13:39:25+00:00","author":"Admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Admin","Est. reading time":"18 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/11\/27\/ustadz-ahmad-zainudin-lc-kitab-fathul-majid-syarah-kitab-tauhid-32\/","url":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/11\/27\/ustadz-ahmad-zainudin-lc-kitab-fathul-majid-syarah-kitab-tauhid-32\/","name":"Ustadz Ahmad Zainudin, Lc | Kitab Fathul Majid Syarah Kitab Tauhid - Transkrip","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/#website"},"datePublished":"2025-11-27T13:39:24+00:00","dateModified":"2025-11-27T13:39:25+00:00","author":{"@id":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/#\/schema\/person\/73c6e0c1689bb54491a01c778ea5d818"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/11\/27\/ustadz-ahmad-zainudin-lc-kitab-fathul-majid-syarah-kitab-tauhid-32\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/11\/27\/ustadz-ahmad-zainudin-lc-kitab-fathul-majid-syarah-kitab-tauhid-32\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/2025\/11\/27\/ustadz-ahmad-zainudin-lc-kitab-fathul-majid-syarah-kitab-tauhid-32\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ustadz Ahmad Zainudin, Lc | Kitab Fathul Majid Syarah Kitab Tauhid"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/#website","url":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/","name":"Transkrip","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/#\/schema\/person\/73c6e0c1689bb54491a01c778ea5d818","name":"Admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9d161f9b85bb4a0affd060f64c3f2802?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9d161f9b85bb4a0affd060f64c3f2802?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin"},"sameAs":["https:\/\/ngaji.id\/tran"],"url":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/author\/dedi73-sck\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3663"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3663"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3663\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3664,"href":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3663\/revisions\/3664"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3663"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3663"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ngaji.id\/tran\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3663"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}