Kata kunci pembahasan
- Keberkahan Menuntut Ilmu
- 1. Mengetahui tauhid dan syirik
- 2. Mengetahui mana yang sunnah dan mana yang bid’ah
- 3. Mendapatkan teman-teman yang baik
- 4. Menuntut ilmu agama jalan menuju surga
- 5. Menjadikan seseorang baik dalam semua keadaannya
- 6. Seseorang menjadi mulia di dunia dan di akhirat
- 7. Pintu kebaikan menjadi sangat lebar terbuka
itulah akhirnya kita bisa melakukan kebaikan-kebaikan dan diantara kebaikan itu hadirnya kita di majelis ini kita juga meminta pertolongan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala hanya dengan pertolongan hanya dengan pertolongannya kebaikan-kebaikan bisa kita wujudkan kita juga meminta ampun kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena banyaknya keburukan-keburukan banyaknya dosa-dosa banyaknya kekurangan-kekurangan yang ada pada kita Meminta perlindungan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dari keburukan-keburukan diri kita dan juga dari keburukan-keburukan perbuatan kita Barang siapa yang Allah berikan Hidayah maka tidak ada seorangpun yang mampu menyesatkannya Sebaliknya barangsiapa yang Allah sesatkan maka tidak ada seorangpun yang mampu memberikan Hidayah kepadanya kita harus ingat terus tentang hal ini para jamaah sekalian bahwa Hidayah yang menghampiri kita itu adalah karunia dari Allah subhanahu wa ta’ala bukan karena kecerdasan kita bukan karena harta kita bukan karena potensi yang ada di kita tapi itu adalah karunia dari Allah subhanahu wa ta’ala Allah yang memberikannya kepada kita kalau bukan karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala maka Hidayah tersebut tidak akan menghampiri kita Alhamdulillah segala puji bagi Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang telah memberikan hidayahnya kalau bukan karena Allah maka kita tidak akan mendapatkan hidayah tersebut jamaah sekalian bagaimana kesesatan orang lain itu juga kehendak Allah Subhanahu Wa Ta’ala oleh karenanya jangan sampai kita mengejek Jangan sampai kita mengejek kesesatan orang lain nasehati mereka iya Ingatkan mereka iya tapi jangan sampai kita karena bisa jadi dengan ejekan tersebut Allah memberikan ujian kepada kita dengan ujian yang sama naudzubillahimindzalik Hidayah dan penyimpangan itu semuanya atas kehendak Allah Subhanahu Wa Ta’ala kalau kita mendapatkan hidayahnya Allah maka bersyukurlah jangan menyombongkan diri kalau kita melihat orang lain disesatkan oleh Allah maka Ingatkan Jangan sampai kita menghina mereka Jangan sampai kita mengatakan kata-kata yang tidak baik mengajak yang bisa jadi nantinya dengan ejekan tersebut Allah melimpahkan musibah yang sama kepada kita Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi kecuali Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak ada sekutu baginya dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam adalah hamba dan utusannya Allahumma sholli wasallim Muhammadin semoga sholawat salam keberkahan dan kenikmatan selalu tercurahkan kepada hamba dan utusanmu Ya Allah Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam begitu pula kepada seluruh keluarga beliau seluruh sahabat beliau dan seluruh kaum muslimin yang mengikuti beliau dan para sahabatnya dengan baik hingga hari akhir nanti jamaah sekalian rahimana rahimakumullah Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang keberkahan menuntut ilmu agama keberkahan menuntut ilmu yang dimaksud dengan keberkahan adalah banyaknya kebaikan pada sesuatu dan kebaikan terus dan kebaikan tersebut terus ada pada sesuatu tersebut ya jadi berkah dikatakan sesuatu itu berkah ketika kebaikannya banyak dan kebaikannya terus ada itu sesuatu yang berkah keberkahan menuntut ilmu berarti banyaknya kebaikan pada amalan menuntut ilmu dan kebaikan tersebut terus ada ini maksud dari keberkahan dalam menuntut ilmu agama karena ilmu agama ini sesuatu yang sangat-sangat banyak sekali keberkahannya sangat besar sekali keberkahannya maka semua yang berkaitan dengan ilmu agama itu menjadi berkah dan berkahnya besar sumbernya karena ilmu agamanya ini berkahnya luar biasa para nabi Kenapa mereka menjadi manusia yang paling mulia Apa jawabannya coba ilmu mereka mendapatkan apa Wahyu Wahyu itu ilmu tidak ilmu karena Wahyu itulah para nabi menjadi manusia yang paling mulia tanpa Wahyu tersebut mereka tidak menjadi nabi tanpa ilmu mereka tidak menjadi nabi para Nabi adalah orang yang paling mengerti tentang syariat Allah Subhanahu Wa Ta’ala makanya mereka menjadi paling mulia malaikat jibril malaikat yang paling mulia tugasnya apa membawa ilmu membawa Wahyu Karena malaikat jibril membawa Wahyu maka malaikat jibril menjadi malaikat yang paling mulia Kenapa mushaf harus kita muliakan karena isinya Firman Allah Dan itu sumber ilmu makanya kita tidak boleh nginjak-nginjak mushaf tidak boleh melempar-lempar mushaf tidak boleh menaruhnya di tempat yang di bawah kita harus muliakan mushaf itu karena di dalamnya berisi ilmu Coba kalau misalnya yang di dalamnya berisi berita tentang ekonomi atau ilmu tentang ekonomi taruh di bawah tidak ada masalah kertasnya sama yang berbeda isinya karena ilmu bahkan jamaah sekalian rahimaan rahmat Allah Sebagian ulama mengatakan hewan yang dikasih ilmu pun menjadi dimuliakan seperti misalnya anjing yang sudah diajari dan Terlatih untuk berburu buruannya menjadi halal karena ilmu yang dimiliki oleh anjing ini Padahal kalau dia tidak terlatih maka buruannya tidak halal Kalau anjing saja seperti hewan Bagaimana dengan manusia Kalau anjing ilmunya bukan ilmu agama ilmu berburu itu saja bisa menjadikan dia mulia Bagaimana dengan manusia yang diisi dengan ilmu agama makanya jamaah sekalian mereka menjadi jauh lebih mulia daripada para ahli ibadah Coba lihat hadis Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam keutamaan seorang ahli ilmu agama dibandingkan dengan keutamaan seorang ahli ibadah itu seperti bulan di malam purnama dibandingkan dengan bintang-bintang dibandingkan dengan kalau orang-orang sekarang bilang bermiliar-miliar Bintang seorang ahli ibadah dia orang yang mulia tapi ternyata Apabila dibandingkan dengan ulama yang benar-benar ulama tidak ada apa-apanya jamaah seperti perbandingan-perbandingan antara bulan dan bintang-bintang Antum bisa bayangkan perbandingan antara keduanya bintang itu sampai milyaran tapi tidak bisa seindah bulan tidak bisa seterang bulan tapi bulan satu saja bisa menerangi kegelapan malam jalan yang tadinya gelap kita tidak bisa berjalan dengan baik dengan adanya bulan purnama jalan tersebut bisa terang akhirnya kita bisa berjalan seperti itulah para ulama dan para ulama menjadi ulama karena ilmu agamanya itulah keberkahan ilmu agama yang luar biasa makanya menuntut ilmu agama itu juga berkahnya sangat besar sekali dan di sini kita akan menyebutkan keberkahan-keberkahan dari menuntut ilmu agama yang pertama jamaah sekalian rahimaan rahimakumullah
Keberkahan Menuntut Ilmu
1. Mengetahui tauhid dan syirik
dengan menuntut ilmu agama kita tahu tauhid dan kita tahu syirik yang tauhid itu merupakan perintah Allah yang paling tinggi dan kesyirikan adalah larangan Allah yang paling berat kebaikan yang paling baik adalah tauhid dan keburukan yang paling buruk adalah syirik dengan menuntut ilmu agama kita tahu mana yang tauhid mana yang syirik sehingga kita bisa menjalankan tauhid dengan baik dan menjauhi kesyirikan dengan sejauh-jauhnya ini keberkahan menuntut ilmu agama yang paling besar jamaah sekalian rahimakumullah di zaman ini kaum muslimin dijauhkan dari tauhidnya dijauhkan dari prinsip utamanya makanya dakwah sunnah banyak dimusuhi karena musuh-musuh Islam tidak ingin kaum muslimin tahu hakikat tauhid yang menjadikan kaum muslimin akan berjaya kembali banyak orang yang tidak tahu apa itu Tauhid banyak orang yang tidak tahu apa itu Tauhid dan di zaman kita ini banyak kaum muslimin yang tidak tahu hakikat kesyirikan akhirnya mereka meninggalkan tauhid dan mereka terjatuh ke dalam kesyirikan maka jamaah sekalian rahimani wa rahimakumullah Semangatlah dalam menuntut ilmu agama ilmu tauhidnya terutama aqidahnya jamaah Kalau kita lihat kalau kita lihat kenyataan kaum muslimin di zaman ini kita akan mengatakan bahwa PR terbesar umat Islam itu tauhidnya PR terbesar umat Islam itu aqidahnya kalau akidah ini tidak dibenahi dengan baik tidak disebarkan dengan masif maka kaum muslimin akan terus terus jauh dari kemajuan kaum muslimin akan terus lemah PR kita yang paling besar adalah tauhid dan Aqidah maka jamaah yang sudah tahu akidah yang lurus yang sudah tahu tauhid yang benar Semangatlah untuk menyebarkannya penuhi media-media sosial dengan keberkahan ilmu ini yaitu ilmu tentang Tauhid ilmu tentang akidah Coba lihat coba Banyak masyarakat yang masih melakukan kesyirikan dan mereka menganggapnya sebagai bentuk ibadah ini yang parah makanya banyak dari mereka yang tidak rela marah ketika dikatakan bahwa itu kesyirikan ini PR besar banyak praktek-praktek di masyarakat yang diwarisi dari nenek moyang yang bertentangan dengan nilai-nilai Tauhid maka jamaah tugas untuk menyebarkan tauhid menyebarkan aqidah yang lurus bukan hanya tugas para ustad bukan hanya tugas para Dai Antum semuanya harusnya punya andil dalam menyebarkan tauhid harus punya andil dalam menyebarkan akidah yang benar tidak ingin kah Antum memberikan kebaikan kepada saudara-saudara antum yang sudah belajar tauhid dan akidah yang benar dari majelis-majelis ilmu dari kajian-kajian ilmiah jangan disimpan untuk diri sendiri Kita ingin ilmu yang bermanfaat yang bisa menjadi umur kedua kita maka sebarkan menyebarkan ilmu Tidak harus menjadi seorang ustad dahulu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengatakan baligh Walau Ayah sampaikan dariku walaupun hanya satu ayat dan orang yang hanya tahu satu ayat Apakah bisa disebut sebagai seorang Ustaz atau seorang ulama jawabannya tidak hanya satu ayat yang dia ketahui tidak bisa disebut sebagai seorang Ustaz atau seorang Alim tapi Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memerintahkan kepadanya untuk menyampaikan itu maka jamaah sekalian tahu lebih dari satu ayat sampaikan itu kepada umat kepada saudara-saudara kita mungkin nanti ada feedback yang tidak baik Ya wajar seperti itulah resiko menyebarkan kebaikan kata Allah Subhanahu Wa Ta’ala ketika mengisahkan pesannya Luqman kepada anaknya ya bunayyah anak kecilku yang aku sayang dirikan sholat perintahkan kepada yang Ma’ruf dan ingkari kemungkaran wanha Anil munkar cegahlah kemungkaran laranglah kemungkaran wasir alamak dan Bersabarlah terhadap apa yang menimpamu ketika kita berdakwah menyampaikan kebaikan berdakwah mengingatkan manusia dari keburukan ada feedback yang tidak baik makanya Luqman berpesan kepada anaknya bersabar setelah berpesan tentang Amar ma’ruf nahi mungkar jamaah sekalian akidah tauhid dan menjauhi kesyirikan ini merupakan tujuan utama manusia diciptakan aku tidaklah ciptakan jin dan manusia kecuali agar mereka beribadah kepadaku saja ketika dengan menuntut ilmu agama kita bisa mewujudkan ini maka sungguh ini merupakan
2. Mengetahui mana yang sunnah dan mana yang bid’ah
keberkahan yang luar biasa dari menuntut ilmu agama yang kedua jamaah sekalian rahimakumullah keberkahan yang kedua dengan menuntut ilmu agama kita tahu mana yang sunnah dan mana yang bidah kita menjadi tahu Oh ini tuntunan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kita menjadi tahu Oh ini ternyata tidak pernah diajarkan oleh nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam kita menjadi tahu ternyata yang seperti ini yang paling afdol kita menjadi tahu Oh ternyata yang seperti ini tidak afdol sehingga jamaah sekalian rahimana rahimakumullah kita bisa mewujudkan amalan yang paling Afdal yang kita mampu dan ini kemaslahatan yang luar biasa kalau kita hidup di dunia ini tidak tahu mana yang tuntunan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mana yang bukan tuntunan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kita akan seperti hewan kita akan seperti hewan bahkan lebih hina dari hewan jamaah sekalian yang setiap harinya dalam pikirannya makan-makan makan-makan Bagaimana aku bisa mencari harta yang dipikir tentang perut perut dan perut yang dipikir tentang bagaimana dia bisa melampiaskan syahwatnya menuruti hawa nafsunya dan itu yang terjadi di negara-negara yang mereka yang tidak peduli bahkan dengan agama pun tidak peduli bukan negara yang tidak beragama Islam agama pun dia hilangkan dalam kehidupan seperti hewan yang dipikir Bagaimana bisa mendapatkan harta sehingga bisa makan kemudian yang dipikirkan lagi bagaimana dia bisa menuruti hawa nafsunya kata Allah Subhanahu Wa Ta’ala mereka itu makan sebagaimana hewan ternak makan tapi neraka menjadi tempat kembalinya mereka mereka itulah orang-orang yang seperti hewan-hewan ternak Bahkan mereka lebih menyimpang lagi lebih hina lagi orang-orang yang lalai lalai akan Tuhannya lalai akan kehidupan akhirat ketika kita tahu agama ini ketika kita tahu ini sunnah ini bidah ini ini keberkahan yang luar biasa kita lihat orang awam jamaah kasihan mau melakukan ibadah tidak tahu mana ibadah yang lebih aftah mau melakukan ibadah mana ibadah yang sesuai dengan tuntunan tidak tahu ikut-ikutan saja orang melakukan seperti itu dia melakukannya seperti itu tidak tahu apakah ini pernah dilakukan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam ataukah tidak berbeda kalau kita menuntut ilmu agama ketika kita takbir Kita paham dahulu Rasulullah seperti ini kita tahu dasarnya ketika kita rukuk dengan mantap kita rukuk Rasulullah dahulu seperti ini bentuk tangannya seperti ini bentuk punggungnya seperti ini itu kenikmatan yang luar biasa ketika kita sujud kita tahu Apa tujuan sujud itu kita bisa merenungi ya ibadah-ibadah tersebut banyak orang jamaah sekalian rahimaan rahimahullah tidak tahu seperti itu kelezatan beribadah menjadi sangat berkurang dan ini dirasakan oleh banyak orang yang menuntut ilmu agama sebelum dia menuntut ilmu agama tidak bisa merasakan kelezatan ibadah setelah menuntut ilmu agama terasa kelezatan itu dan banyak dari orang tidak tahu tentang Bid’ah akhirnya dilakukan dan mereka menjadi orang-orang yang paling merugi dalam amalannya sebagaimana Allah sebutkan di dalam Alquran katakan Muhammad sampaikan kepada umatmu Maukah kalian kami kabarkan tentang orang yang paling merugi dalam amalannya Siapakah mereka yaitu orang-orang yang salah dalam usaha mereka di dunia ibadah-ibadahnya salah jamaah tapi mereka menganggap bahwa mereka telah melakukan kebaikan mereka ngiranya itu ibadah ternyata tidak mendapatkan apa-apa mungkin mereka tidak berdosa tapi pahalanya tidak ada mereka tidak berdosa mungkin karena kejahilan mereka tapi bagaimana dengan pahalanya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam katakan barangsiapa yang melakukan amalan tapi tidak sesuai dengan tuntunan kami tidak sesuai dengan agama kami maka amalan tersebut ditolak Jadi mereka merasa di dunia melakukan amalan-amalan yang sangat banyak ternyata di akhirat tidak ada hasilnya inilah orang yang paling merugi dalam amalannya kita dengan menuntut ilmu agama tahu bahwa ini Bid’ah akhirnya kita bisa hindari kita tahu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengatakan perkara yang paling buruk dalam agama ini adalah perkara yang diada-adakan di dalamnya karena sesungguhnya semua yang diada-adakan di dalam agama adalah kebid’ahan adalah bentuk penyimpangan Alhamdulillah apabila kita tahu sunnah nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam sesuatu yang sangat luar biasa sunnah nabi jamaah warisan Rasulullah paling berharga para ulama itulah para pewaris nabi yya alamin mereka tidak mewariskan Dinar mereka tidak mewariskan harta nahnu maasyiral Anbiya lanura Kami para nabi harta kami tidak diwarisi yang kami tinggalkan dari harta itu jadi sedekah yang diwariskan oleh mereka adalah ilmu agama Rasulullah katakan setelah itu Paman barangsiapa yang mengambil ilmu tersebut dia benar-benar mengambil bagian yang besar ini ilmu agama ilmu agama jauh lebih berharga dari harta jauh lebih berharga dari harta ilmu agama semakin disebarkan semakin dibagikan dia akan semakin bertambah semakin dibagikan Semakin Semakin habis ilmu agama menjaga orangnya harta harus dijaga orang ilmu agama mengantarkan seseorang kepada kemuliaan akhirat harta tidak tentu seperti itu bahkan banyak ya fitnah harta banyak yang tergoda dengan hartanya akhirnya melalaikan akhiratnya sedekah dengan ilmu jauh lebih afdol Dan lebih utama daripada sedekah dengan harta yang
3. Mendapatkan teman-teman yang baik
ketiga termasuk di antara keberkahan ilmu yang sangat kita rasakan adalah teman-teman yang baik teman-teman yang sholeh dengan menuntut ilmu agama maka kita akan mendapatkan teman-teman yang sholeh teman-teman yang punya semangat Melakukan kebaikan dan ini jamaah sekalian yang sangat luar biasa terutama di zaman kita ini zaman yang lingkungan sudah sangat rusak apalagi kalau kita ke luar negeri ke negeri-negeri kafir atau negeri-negeri atheis Subhanallah kerusakan sangat luar biasa Coba lihat di HP kita kita lihat kerusakan yang ada di dunia ini sangat luar biasa ketika kita memiliki teman-teman yang sangat baik teman-teman yang punya semangat untuk memperhatikan akhiratnya maka ini sesuatu yang luar biasa sesuatu zaman ini dan Cintailah Mereka karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala jadikan mereka teman-teman dekat karena Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dahulu pernah menyabdakan seseorang itu berada di atas agama teman dekatnya maka silahkan dia melihat Siapa yang dia jadikan sebagai teman dekatnya dengan kita menuntut ilmu hadir di kajian ilmiah kita akan kenalan dengan banyak orang yang baik dan mudah-mudahan dengan teman-teman yang baik ini kebaikan kita semakin bertambah termasuk diantara 7 golongan yang mendapatkan naungan istimewa dari Allah subhanahu wa ta’ala diantaranya adalah warojulani tahaba fillah dua orang yang saling mencintai karena Allah keduanya bertemu karena Allah keduanya berpisah karena Allah di hari kiamat nanti kata Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Allah mengatakan orang-orang yang saling mencintai karena aku karena keagunganku Al Yauma yaumala Illa billi pada hari ini aku naik aku naungi mereka dan di hari ini tidak ada naungan selain naungan ku jamaah sekalian Bagaimana teman yang baik itu sangat berpengaruh bagi kita berpengaruh di dunia kita berpengaruh juga di akhirat kita teman yang baik akan bersama kita sampai di surga Allah Subhanahu Wa Ta’ala teman yang baik akan memberikan syafaat kepada kita ya sebagaimana perkataan yang masyhur dari Hasan al-bashri astaghfiru Minal Astika Al Mukminin fainnama Perbanyaklah teman-teman yang Mukmin teman-teman yang sholeh karena mereka itu punya syafaat di hari kiamat nanti disebutkan dalam hadis di Shahih Bukhari ketika kaum mukmin yang berada di surga mereka meminta kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar dipertemukan dengan teman-teman mereka Aina kata mereka di mana saudara-saudara kami ya Allah nama anak di mana teman-teman kami yang dulu mereka salat bersama kami berpuasa bersama kami melakukan ketaatan-ketaatan bersama kami di mana mereka mereka di neraka akhirnya Allah Subhanahu Wa Ta’ala memerintahkan kepada mereka untuk pergi ke neraka kata Allah Subhanahu Wa Ta’ala Pergilah kalian ke neraka kemudian Allah Subhanahu Wa Ta’ala memerintahkan kepada mereka keluarkan dari neraka orang yang kalian dapati di hatinya ada sekeping Dinar keimanan walaupun keimanannya sedikit apa yang mereka lakukan mereka masuk ke neraka Allah lindungi mereka dari bahaya api neraka mereka ke neraka mendapatkan ada yang sudah terbakar sampai kakinya ada yang sudah terbakar sampai betisnya ada yang sudah terbakar lebih dari itu dan mereka mengeluarkan orang yang mereka kenal mereka mengeluarkan orang yang mereka kenal inilah syafaat kaum Mukminin maka jamaah sekalian perbanyak teman-teman soleh dan itu banyak kita dapatkan di kajian-kajian ilmiah
termasuk di antara keberkahan yang bisa kita dapatkan dari menuntut ilmu agama adalah bahwa dengan menuntut ilmu agama jalan menuju surga kita dimudahkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dan surga adalah tujuan utama kaum Mukmin tujuan akhir kaum Mukmin surga Allah Subhanahu Wa dengan menuntut ilmu agama kita akan mudah sampai ke sana Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dahulu telah bersabda masalah kathari anallah barangsiapa yang meniti jalan untuk menuntut ilmu agama di dalamnya maka Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan mudahkan baginya jalan menuju surga surga bukan sesuatu yang remeh surga ini balasan Allah yang paling besar paling Agung di dalam surga itu nikmat tidak akan tidak akan berjejedah jeda saja tidak ada nikmat akan selalu kita rasakan di surga dan tidak ada kurangnya sama sekali kenikmatan yang ada di surga itu kenikmatan yang tidak bisa kita khayalkan kemampuan atau daya khayal manusia tidak bisa mencapai kenikmatan surga Surga Masih di atas itu ini sangat luar biasa sangat luar biasa ada tulisan aku telah persiapkan Ini kata Allah Subhanahu Wa Ta’ala Dalam Hadis Qudsi aku telah persiapkan untuk hamba-hambaku yang sholeh kenikmatan yang tidak pernah dilihat oleh mata tidak pernah didengar oleh telinga bahkan tidak pernah dibayangkan oleh hati manusia itulah surga Allah Subhanahu Wa Ta’ala surga tidak ada kenikmatan yang biasa-biasa saja untuk bisa bayangkan ya keindahan surga semua pohonnya batangnya terbuat dari emas semua pohonnya batangnya terbuat dari emas itu surga Allah ada sebuah hadis yang sangat luar biasa tentang surga ini di hari kiamat nanti akan didatangkan orang yang paling sengsara ketika hidup di dunia orang ini didatangkan Tidak ada yang lebih sengsara daripada orang ini ujiannya paling banyak di dunia paling sengsara didatangkan dicelupkan satu celupan saja setelah itu diangkat lagi ditanya orangnya Apakah kamu masih ingat pernah melakukan sesuatu yang berat barang ini mengatakan tidak sama sekali dan mengatakan wallah demi Allah dia bersumpah bahwa dia tidak pernah merasakan kesusahan sama sekali hanya dicelupkan sekali saja di surga Allah Subhanahu Wa Ta’ala Seperti apa ini jamaah sekalian kalau kita hidup di dunia kita ada kekhawatiran yang masih muda ya ada kekhawatiran nanti tua ada kekhawatiran tiba-tiba meninggal ada kekhawatiran nanti kehidupannya tidak enak miskin kekurangan khawatiran itu ada ada kekhawatiran dibenci orang jamaah di surga itu semuanya dihilangkan sama Allah mereka tidak akan tua mereka umurnya 30-33 tahun disebutkan dalam hadits riwayat Imam Ahmad dalam musnadnya mereka tidak akan mati disebutkan dalam Shahih Bukhari Shahih Muslim mereka akan selalu mendapatkan kenikmatan di dalam banyak ayat Alquran buah-buahan di surga tidak ada musimnya tidak ada musimnya Allah subhanahu wa ta’ala buah-buahan itu selalu berbuah dan tidak ada yang melarangnya semua dicukupi oleh Allah subhanahu wa ta’ala dan tidak ada yang benci kepada kita tidak ada kekhawatiran itu sama sekali Allah jadikan hatinya orang di surga itu seperti Satu Hati disebutkan dalam hadis Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam di dalam Alquran disebutkan ikhwan dan mereka menjadi saudara mereka menjadi saudara yang duduk di atas tiban-tipan saling berhadap-hadapan dan itu Di tengah-tengah taman kenikmatan yang luar biasa jamaah ini semuanya bisa mudah untuk kita dapatkan
5. Menjadikan seseorang baik dalam semua keadaannya
dengan menuntut ilmu agama yang kelima termasuk di antara keberkahan menuntut ilmu agama adalah menjadikan seseorang baik dalam semua keadaannya orang yang tahu ilmu agama yang sesuai dengan dalil kehidupannya akan menjadi baik kehidupannya akan menjadi berkah makanya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengatakan barangsiapa yang Allah inginkan kebaikan untuknya Allah akan Berikan pemahaman yang mendalam tentang agamanya dikatakan di sini mayyuri Dillah yang paham bahasa Arab ya kata-kata Khaira disitu Nakirah dan konteksnya adalah konteks syarat menunjukkan keumuman bahwa orang yang diinginkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala kebaikan dalam semua kehidupannya Allah akan berikan kepada dia pemahaman yang mendalam tentang agamanya ini menunjukkan bahwa pemahaman seseorang yang mendalam tentang agamanya akan mendatangkan semua kebaikan untuk dia dan itu bisa kita dapatkan dengan menuntut ilmu agama karena seseorang tidak akan bisa memahami agama ini dengan baik dengan mendalam kecuali dengan apa menuntut ilmu agama ya tidak ada yang namanya ilmu laduni ya ilmu yang datang tanpa belajar katanya wangsit tidak ada itu jamaah kita bukan nabi kita bukan rasul tidak ada wahyu yang datang kepada kita Innamal ilmu kata para ulama ilmu itu ya dengan belajar dengan bersabar bertahun-tahun harus belajar yang termasuk diantara cara kita mengembangkan ilmu kita adalah dengan menyebarkannya jadi sebarkan ilmu amalkan ilmu ilmu Antum akan berkembang kata Allah di dalam Alquran wattaqullah bertakwalah kalian kepada Allah Allah akan memberikan ilmu kepada kalian termasuk Taqwa belajar termasuk ketakwaan mempraktekkan ilmu tersebut termasuk ketakwaan menyebarkan ilmu itu dengan tiga ini ilmu kita akan terus bertambah jamaah sekalian atau
6. Seseorang menjadi mulia di dunia dan di akhirat
keberkahan yang keenam dari menuntut ilmu agama adalah bahwa dengan menuntut ilmu agama seseorang menjadi mulia di dunia dan di akhirat seseorang menjadi mulia di dunia dan di akhirat dan kemuliaan mereka itu tidak lekang oleh waktu ini bedanya kemuliaan karena dunia dengan kemuliaan karena akhirat karena ilmu agama bedanya ini kemuliaan karena ilmu agama tidak lekang oleh waktu semakin tua seorang ulama semakin dihormati semakin dihargai ilmunya berbeda dengan orang kaya semakin tua semakin dinantikan apanya kematiannya semakin dinantikan kematiannya untuk diambil hartanya oleh ahli warisnya seorang ulama tidak demikian pengikutnya malah takut mereka khawatir kalau ulama ini meninggal karena mereka tidak bisa menggantikan ilmunya dan semakin tua seseorang ilmunya semakin matang jamaah ini keutamaan ilmu yang luar biasa Maka jangan lelah dalam menuntut ilmu agama Janganlah dalam menuntut ilmu agama butuh kesabaran Ya sabarlah dalam menghadiri kajian-kajian ilmiah walaupun ngantuk ya tahannya ya karena majelis ilmu itu majelis yang dinaungi dengan ketenangan malaikat-malaikat mengerumuni kita jadi kita tenang Masya Allah sampai banyak yang ngantuk ya kalau ada yang punya penyakit sulit tidur suruh hadir di kajian ilmiah baik jamaah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengabarkan kepada kita bahwa malaikat pun menundukkan dirinya untuk para penuntut ilmu malaikat jamaah kalau ada Ustadz menghormati antum Antum merasa terhormat tidak Ustad tidak ada apa-apanya dibandingkan malaikat malaikat menundukkan dirinya untuk para penuntut ilmu agama Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengatakan sesungguhnya para malaikat mereka benar-benar meletakkan sayap-sayapnya untuk para penuntut ilmu agama karena mereka senang senang dengan apa yang mereka cari jadi para malaikat senang dengan para penuntut ilmu karena para penuntut ilmu ini mencari ilmu agama dan akhirnya malaikat menundukkan diri mereka untuk para penuntut ilmu agama kalau malaikat saja menundukkan dirinya menundukkan sayapnya untuk para penuntut ilmu agama maka Harusnya kita juga demikian jamaah hormati para penuntut ilmu agama mereka dimuliakan oleh Allah subhanahu wa ta’ala makanya di dalam Alquran Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman [Musik] Allah mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberikan ilmu agama Di Antara Kalian dan itu tidak mungkin kita dapatkan kecuali dengan menuntut ilmu baik keberkahan yang
7. Pintu kebaikan menjadi sangat lebar terbuka
ketujuh keberkahan yang ketujuh dari menuntut ilmu agama adalah dengan menuntut ilmu agama pintu kebaikan menjadi sangat lebar terbuka di depan kita dengan menuntut ilmu agama pintu kebaikan benar-benar terbuka lebar di hadapan kita sebagaimana saya singgung tadi karena menuntut ilmu agama akhirnya kita tahu banyak sekali kebaikan banyak sekali tuntunan nabi yang bisa kita lakukan baik itu amalan badan amalan yang kita lakukan dengan anggota badan kita atau amalan itu berupa ucapan atau amalan itu berupa amalan hati kebaikan sangat banyak kita ketahui dengan menuntut ilmu agama dengan menuntut ilmu agama kita dapat paham dengan menerapkannya kita dapat pahala dengan menyebarkannya kita dapat pahala lagi kebaikan yang sangat besar terbuka lebar di hadapan kita Dan tidaklah kita hidup di dunia ini kecuali untuk melakukan kebaikan-kebaikan itu tujuan kita hidup di dunia ini adalah untuk apa untuk mengumpulkan bekal bekal akhirat kita makanya Allah perintahkan Carilah bekal sungguh bekal yang paling baik untuk kalian adalah ketakwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala keberkahan yang berikutnya yang bisa kita dapatkan dengan menuntut ilmu agama adalah ampunan yang luar biasa ampunan yang sangat besar dari Allah subhanahu wa ta’ala orang yang menuntut ilmu agama memiliki kesempatan mendapatkan ampunan yang sangat besar dari Allah kenapa karena Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dahulu pernah bersabda sesungguhnya seorang penuntut ilmu benar-benar dimintakan ampun oleh semua penduduk langit dan semua penduduk bumi sampai ikan-ikan yang hidup di perairan semuanya memintakan ampun untuk siapa para penuntut ilmu penduduk Langit Itu siapa para malaikat bukan hanya satu malaikat Coba kalau ada satu malaikat saja mendoakan kita kita sangat berharap doa tersebut dikabulkan oleh Allah Bagaimana kalau dikatakan manfissamawati yang paham bahasa Arab Man itu menunjukkan makna umum siapapun yang menjadi penduduk langit Berarti semua malaikat mendoakan seorang penuntut ilmu agama begitu pula penduduk bumi hewan-hewan coba lihat berapa ikan yang ada di dunia ini kita tidak bisa menghitungnya dan dikatakan mereka memintakan ampun untuk seorang penuntut ilmu itu baru ikan semut berapa semut yang ada di dunia berapa lebah yang ada di dunia berapa ayam yang ada di dunia dan berapa hewan-hewan yang lain kata Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Muhammad fil art semua penduduk bumi jamaah memintakan ampun untuk seorang penuntut ilmu agama kalau keadaannya seperti ini bagaimana kita bisa bayangkan seorang penuntut ilmu tidak mendapatkan ampunan dari Allah dimintakan ampun oleh hamba Allah sebanyak itu ini potensi yang besar untuk mendapatkan ampunan dari Allah subhanahu wa ta’ala keberkahan yang ke-9 dengan menuntut ilmu agama kita akan tegar dan kokoh di atas kebaikan kita akan tegar dan kokoh di atas kebaikan dan tidak terombang-ambing oleh keadaan sebagaimana keadaannya orang-orang yang jahil orang yang tahu ilmu agama dan dia menerapkannya dengan baik dia tidak akan ikut-ikutan arus harusnya ke kanan ikut ke kanan harusnya ke kiri ikut ke kiri harusnya ke depan ikut ke depan harusnya ke belakang ikut ke belakang itulah keadaan orang-orang yang jahil orang yang punya prinsip terutama prinsip agama yang benar dan lurus dia akan kokoh berdiri dia akan mengikuti dalil dia akan mengikuti jalan Allah Subhanahu Wa Ta’ala sebagaimana dia minta di setiap salatnya berikan aku petunjuk jalan yang lurus dia sadar itu makanya dia selalu mengikuti jalan itu jalan yang lurus dan ini kebaikan yang sangat besar banyak jamaah orang-orang yang awam Ya sudah tahu tentang sunnah tapi tidak mau mengikutinya tahu kalau itu baik tapi tidak mau mengikutinya Kenapa karena harus mengikuti arus dia tidak tegar untuk melawan arus itu atau bertahan untuk bertahan saja tidak berani berbeda dengan orang-orang yang punya prinsip punya ilmu punya dasar pengetahuan yang kuat maka dia akan tegar walaupun berat dia jalani karena dia tahu semakin berat cobaannya semakin besar pahalanya dan Nantinya di akhir dia tidak akan bisa lari dari tanggung jawab dia sudah punya ilmu dia tahu bahwa dia harus mempertanggungjawabkan ilmu ini dia harus amalkan seorang penuntut ilmu yang sebenarnya akan melakukan seperti ini dia akan berusaha untuk bertahan kalau dia tidak bisa bertahan di lingkungan tertentu dia akan menyelamatkan diri berbeda dengan orang-orang yang jahil yang tidak tahu tentang pentingnya mengikuti jalan yang benar atau tidak kuat prinsipnya dalam hal tersebut dia akan ikut arus dia akan mudah ikut arus dan yang terakhir keberkahan yang bisa kita dapatkan dari menuntut ilmu agama yang ke-10 ya bahwa orang yang menuntut ilmu agama keadaannya akan baik dan penuh dengan keberkahan ketika dia berbisnis maka dia akan berbisnis dengan ilmu agamanya dia akan menjauhi riba dia akan menjauhi kedustaan dia akan menjauhi penipuan dia akan berbisnis dengan kasih sayang dia akan berbisnis dengan keadilan dia akan berbisnis dengan syariat Islam yang dia ketahui dan ini sesuatu yang sangat ketika berkeluarga maka dia akan menyayangi istrinya karena dia tahu khairukum khairukum Li ahli yang paling baik paling mulia dari Kalian adalah yang paling baik terhadap istrinya paling baik terhadap keluarganya dan aku orang yang paling baik terhadap istri-istriku akan baik kepada anaknya dia akan memperhatikan pendidikan anaknya memperhatikan kehidupan anaknya karena dia tahu Itu Amanah itu tanggung jawab dan dia juga bertanggung jawab atas pendidikannya ya ayyuhalladzina amanu ku anfusakum wa ahlikum keluarganya akan harmonis keluarganya akan baik ya kemudian dengan menuntut ilmu agama seseorang ketika bermasyarakat juga menjadi menjadi baik dia akan menerapkan Akhlak Yang Mulia karena dia tahu Akhlak Yang Mulia dia juga tahu betapa tingginya keutamaan Akhlak Yang Mulia ketika dia berpakaian dia akan berpakaian yang sesuai dengan syariat yang tidak menimbulkan fitnah yang laki-laki dia akan berpakaian dengan pakaian yang syar’i yang perempuan juga demikian kehidupannya akan dipenuhi dengan kebaikan dipenuhi dengan keberkahan Ya ini yang menerapkan ilmunya yang saya bahas di sini adalah keadaan yang paling banyak diantara para penuntut ilmu agama kalau ada yang mengatakan Ustadz ini ada tulisan Madinah atau lulusan Mesir atau lulusan Yaman atau lulusan sudah ilmunya tinggi Ustadz tapi akhlaknya seperti itu tapi ternyata sering berdusta ternyata sering menzalimi orang lain ternyata sering hutang tidak di Saudi bayar ya kita katakan ada penuntut ilmu itu bukan orang yang Maksum tapi kebanyakan penuntut ilmu tidak seperti itu ya kebanyakan penuntut ilmu tidak seperti itu kebanyakan orang yang menuntut ilmu agama akan mendapatkan keberkahan dari ilmu agama yang ia dapatkan demikian dalam kesempatan kali ini mudah-mudahan bermanfaat dan Allah berkahi amin amin ya rabbal alamin Alhamdulillahi rabbil alamin ada yang bertanya Waalaikumsalam yang bagus ya ini jarang ditanyakan bolehkah kita saling berikrar diantara teman misalnya kita tahu ini teman akrab saya dan ini benar-benar Saleh kemudian berikrar kita berikrar bahwa kita akan saling membantu dalam kebaikan kita akan saling mengingatkan dan kita tidak akan sakit hati ketika diingatkan kita akan saling menguatkan ketika yang satu jatuh yang lain membantu Bolehkah seperti itu jawabannya boleh coba jawabannya boleh Dulu pernah dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersama para sahabatnya para sahabatnya membaiat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pernah dilakukan oleh Syekh Muhammad IBN Abdul Wahab dengan Muhammad mereka saling berikrar untuk saling menguatkan yang satu menguatkan dari sisi agamanya yang satu menguatkan dari sisi kenegaraannya jadilah Negara Saudi Arabia ya Dan ini masuk dalam keumuman firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala saling bantu membantulah kalian dalam kebaikan dan ketakwaan ya yang pertama yang ingin anda sampaikan kepada para jamaah ya kalau ada channel-channel yang menyebarkan syubhat maka jauhi jauhi channel-channel yang menyebarkan syubhat bukan karena kita tidak bisa menjawab syubhatnya tapi kita khawatir ya kalau kita dengarkan syubhat setiap hari nabi nanti itu menancap di hati kita atau ada yang menancap di hati kita kemudian kita tidak bisa mengeluarkan ya Kata Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam jangan sampai kalian ingin bertemu musuh Jangan berharap bertemu musuh ya syubhat kita anggap sebagai musuh kita Jangan berharap bertemu musuh tapi kalau bertemu maka lawan jangan mundur juga demikian jangan kita cari dengan mendengarkan atau melihat channel-channel yang seperti itu tapi kalau misalnya syubhatnya datang ke kita kita jauh ya kita jawab dalam pepatah bahasa Arab ketika kita banyak ketika kita banyak bersentuhan dengan sesuatu maka itu akan menghilangkan sensitivitas sensitif vitalitas kita terhadap sesuatu tersebut kalau kita terbiasa melihat kebidhan kita akan menganggap Bid’ah itu biasa kita terlalu banyak menganggap melihat kesyirikan kita akan anggap kesyirikan itu sesuatu yang biasa padahal kesyirikan dikatakan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dosa besar yang paling besar sama ketika kita terbiasa mendengarkan syubhat kita akan anggap syubhat itu sesuatu yang bisa biasa dan bisa jadi nanti kita anggap itu sesuatu yang benar ya sama dengan teori yang dikembangkan oleh orang-orang di zaman ini teori yang buruk ya kedustaan ketika diulang-ulang terus maka itu akan menjadi apa seperti kenyataan atau kebenaran Iya itu juga itu masuk dalam pembahasan ini itu yang pertama yang kedua jamaah Siapa yang mengatakan bahwa kalau sholawat itu harus dengan bacaan-bacaan khusus Siapa yang mengatakan seperti itu kita tidak mengatakan seperti itu sholawat dengan bahasa Indonesia boleh tidak apa jawabannya boleh sholawat dengan bahasa Indonesia Antum bilang tidak boleh boleh bersholawat dengan bahasa Indonesia boleh bersholawat dengan redaksi dari kita boleh tidak ada masalah Siapa yang mengatakan tidak boleh betapa banyak dalam bahasa Arab itu di dalamnya ada sholawat para ulama ketika membuat bait-bait disiplin ilmu tertentu misalnya ada Ushul fiqih yang dijadikan bait-bait ada fiqih yang dijadikan bait-bait bukan bukan karangan bebas Bukan tapi jadi dijadikan bait kemudian ilmu Hadis dijadikan bait mereka membuka bait-bait itu dengan apa sholawat dan mereka menutup bait-bait itu dengan apa sholawat dan redaksinya bermacam-macam dan tidak ada masalah sama sekali tidak ada pengingkaran jamaah yang tidak dibolehkan itu ketika sholawat ibrahimiyah dalam salat kita kita ganti dengan bahasa Indonesia kita ganti dengan sholawat karangan kita sendiri itu yang tidak boleh jamaah sholawat ibrahimiyah dalam salat kita kita ganti itu ndak boleh kita tambah Sayyidina tidak boleh jamaah harus dengan redaksi yang diajarkan oleh Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam tapi kalau di luar salat dan di dalam ibadah yang tidak ada bacaan khususnya tidak ada masalah bershalawat dengan redaksi dari kita Shallallahu Alaihi Wasallam boleh Alaihi sholatu Wassalam boleh Sallallahu Alaihi Allahumma sholli wasallim Muhammadin boleh tidak ada masalah ya jadi pemahaman bahwa sholawat Itu redaksinya harus dari nabi ini yang tidak benar Siapa yang mengatakan seperti itu tidak ada yang mengatakan seperti itu tapi kalau bacaan salat harus dari nabi iya bacaan salat yang sudah ada tuntunannya kita tidak boleh membuat-buatnya sendiri misalnya ya Subhanallah kita ganti Subhanallah itu sudah dituntunkan oleh nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam bacaannya seperti itu kita ikuti bacaan itu sholawat ibrahimiyah ada banyak redaksinya kita pilih salah satu redaksinya ya jawabannya ya bahwa yang tidak boleh itu mengubah-ubah bacaan yang sudah ditentukan oleh syariat azan misalnya bacaan yang ditentukan oleh syariat jangan diubah-ubah Allahu akbar Allahu akbar diganti Allah nggak boleh asyhadualla ilaha illallah kemudian kita ganti asyhadu alla ilaha illallah laa syarikalah tidak boleh coba jadi itu sudah ditentukan bacaannya asyhadu anna muhammadar rasulullah tidak boleh kita ganti walaupun tambahannya karena sudah ada bacaan yang dituntunkan oleh Syariah adapun sholawat-sholawat yang bebas yang tidak dalam ibadah-ibadah yang sudah ditentukan bacaannya oleh syariat maka itu kembali kepada kita ya kembali kepada kepada kita ada bacaan Shalawat yang tidak boleh lagi yaitu ketika isinya bertentangan dengan nilai-nilai Islam misalnya sholawat yang didalamnya ada tawasul bin nabi tidak boleh karena bukan karena sholawatnya yang tidak boleh tapi karena ada kandungan tawasul bin nabi dan itu ya termasuk bidah kemudian sholawat yang di dalamnya ada nilai kesyirikannya bukan sholawatnya yang kita larang tapi nilai kesyirikan itu yang tidak boleh ya Allah kita Waalaikumsalam Saya tidak jelas mereka menyebutnya sholawat tapi sebentar sebentar Antum pengen jawaban dari Ana Antum pengen jawaban dari anak tapi anak belum belum denger dengan baik micnya nggak ya allahul kafi bukan allahul kafi robbunal Kafi iya itu dikatakan sholawat baik ya sudah jelas Iya baik kita hafal ya Allah itu bukan sholawat jamaah yang tahu artinya itu bukan sholawat yaitu dzikir jadi Allah dan yang maha mencukupi al-kahfi itu Dzat Yang Maha mencukupi Alaihissalam dalam Alquran dikatakan Bukankah Allah Subhanahu Wa Ta’ala sudah mencukupi hambanya jadi itu dzikir allahul kafi Allah yang Maha mencukupi rabbunal kafi RAB kami yang maha mencukupi kami bermaksud untuk menuju kepada Rabb ini yaitu Allah yang mencukupi jadi itu dzikir bukan sholawat makna dzikirnya Benar jawabannya benar tidak ada masalah jadi tidak ada Penyimpangan di lafalnya tapi apakah boleh misalnya dibaca dengan suara yang lantang di masjid-masjid sebelum salat ini yang menjadi pembahasan Ya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dahulu tidak demikian maka Harusnya kita tidak demikian tapi kalau dari sisi redaksi tidak ada Sisi kesyirikan di situ ya maknanya baik tidak ada masalah dan itu bukan Sholawat Ya itu bukan sholawat itu tentang sifat Allah Subhanahu Wa Ta’ala memohon kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala Waalaikumsalam Ya Rahman Ya Rahman ya sebenarnya nggak ada masalah ya di situ sebenarnya tidak ada masalah hanya saja kadang dipaksakan gitu agar sesuai dengan nadanya Akhirnya salah Akhirnya salah secara bahasa dan biasanya masalahnya bukan di bacaan tapi bagaimana dia menggunakan bacaan itu bagaimana dia menggunakan bacaan itu yaitu yang biasanya bermasalah ya kaedah walillahil Asmaul Husna ayat Alquran ya dan hanya bagi Allah Subhanahu Wa Ta’ala Asmaul Husna nama-nama Allah yang paling baik berdoalah kalian dengan Asmaul Husna semuanya seperti ini tapi bagaimana berdoa dengan Asmaul Husna ini yang ada permasalahan ada orang yang memahami ayat ini Dengan mengatakan Oh berarti caranya diantara caranya kita panggil saja nama Allah yang 99 itu ya kemudian setelah itu kita baca doa kita Ya Allah Ya Rohman Ya Rohim Ya ya ya ya ya ya sampai 99 kemudian kita meminta kepada Allah ya apakah yang seperti ini dibolehkan jamaah ini ibadah tidak ada tuntunannya seperti itu yang dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dalam doa-doanya itu beliau bertawasul dengan nama tersebut nama-nama tertentu yang sesuai dengan hajat beliau ketika hajatnya adalah meminta ampun kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang beliau Sebutkan ya Yang Maha pengampun itu beliau Sebutkan ketika hajatnya adalah rahmat Allah yang beliau Sebutkan Ar Rahim yang berkaitan dengan itu ketika hajatnya misalnya Rizki yang disebutkan Raja ya Wahab Karim Ya seperti itulah kita berdoa dengan Asmaul Husna Jadi kalau misalnya Doanya itu meminta ampunan dari Allah subhanahu wa ta’ala kemudian yang disebutkan engkaulah zat yang maha engkaulah zat yang siksanya Pedih itu kan jadi nggak cocok dia secara bahasa itu nggak nyambung kalau kita mintanya Rizki terus kita sebutkan Yamaha itu kan jadi nggak nggak pas kalau misalnya yang diminta sesuatu yang berhubungan dengan kasih sayang Allah Subhanahu Wa Ta’ala kemudian yang disebutkan sesuatu yang berhubungan dengan kerasnya siksaan Allah kemudian yang berhubungan dengan bahwa Allah subhanahu wa ta’ala itu maha pembalap misalnya al-muntaqim aljabar itu jadi nggak cocok makanya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tidak seperti itu yang beliau Sebutkan adalah nama-nama Allah yang sesuai dengan hajat beliau -hadis kita tidak karena bukan dari mereka kemudian akhirnya kita tidak menyepakati mereka bukan kita objektif datangkan doa dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam atau dari para sahabat beliau yang caranya seperti itu menyebutkan semua Asmaul Husna kemudian baru menyebutkan hajatnya datangkan yang seperti itu kalau ada kita akan ikuti kita tidaklah taklid buta kita tidaklah fanatik muda kecuali kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kepada para sahabat beliau dan itulah jalan para ulama dari zaman dulu Ya kita harus objektif dalam melihat suatu masalah Allah ta’ala pertanyaan yang berikutnya 5 menit lagi mohon maaf waktunya ini ada pertanyaan bagus Apakah menuntut ilmu di media sosial atau YouTube juga didoakan oleh makhluk bumi dan Malaikat jawabannya iya menuntut ilmu itu caranya banyak ya menuntut ilmu itu caranya banyak Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengatakan Man salaka parikan barangsiapa yang meniti jalan yang paham bahasa Arab Thoriq itu kemudian konteksnya adalah konteks syarat menunjukkan makna umum ya dalam bahasa Ushul fiqih seperti itu masalah kapharikan berarti barangsiapa yang meniti jalan apapun jalan itu dalam menuntut ilmu agama yang penting menyampaikan dia kepada ilmu agama dan Jalan menuntut ilmu agama itu bukan hanya hadir di kajian bukan hanya hadir di kajian ilmiah menuntut ilmu agama bisa dengan melihat di YouTube bisa dengan mendengarkan radio bisa dengan membaca di kitab-kitab bisa dengan berdiskusi dengan seorang Alim ya dan bisa dengan cara-cara yang yang lainnya mungkin nanti di zaman yang akan datang ada cara yang lain lagi Ya intinya jalan tersebut bisa menyampaikan dia kepada ilmu agama dia meniti jalan tersebut maka ya dia dianggap sebagai seorang penuntut ilmu agama dan dia akan mendapatkan doa dari para penduduk langit dan para penduduk bumi wallahu Ta’ala mungkin yang sering dijadikan pertanyaan Ustad Apakah kalau kita menonton Di YouTube ya streaming itu seperti kita bermajelis seperti ini Kalau yang ini tidak jamaah Kalau yang ini tidak menghadiri kajian ilmiah seperti ini lebih afdol daripada melihat streaming YouTube atau media sosial yang lainnya lebih afdol tapi dua-duanya perbuatan yang baik dua-duanya amal saleh tapi menghadiri kajian di tempatnya lebih Afdal dan lebih banyak keutamaannya seperti dikerumuni oleh malaikat Ini adanya ya di majelis seperti ini Ya seperti mendapatkan keutamaan seperti tinggal atau masuk ke Taman Taman Surga kata Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam apabila kalian melewati taman-taman surga singgahlah di sana kemudian Rasulullah ditanya apa yang dimaksud dengan taman-taman surga Beliau mengatakan yaitu majelis-majelis dzikir ya majelis ilmu ya apa seorang tabiin pernah ditanya apa yang dimaksud dengan Majelis Dzikir ini apa maksudnya dia mengatakan majelis yang didalamnya dibahas mana yang halal mana yang haram Bagaimana cara membeli Bagaimana cara menjual Bagaimana menikah Bagaimana mental Bagaimana merujuk dan yang semisalnya yaitu majelis-majelis ilmu kalau tidak hadir seperti ini tidak masuk dalam hadis tersebut baik yang berikutnya dengan semangat menyampaikan ilmu Apakah kita dalam menshare ilmu agama di media sosial atau WA atau yang lainnya akan mendapatkan pahala walaupun kita belum menjalankan ilmu yang di share tersebut jawabannya iya mensyar ilmu saja itu amalan kebaikan menshar ilmu saja dia tidak mengamalkan kita tidak mengamalkan isinya itu kebaikan nanti kalau diamalkan oleh orang tersebut kita mendapatkan pahala seperti pahalanya dia itu kebaikan lain walaupun kita belum mengamalkan walaupun kita belum mengamalkannya ya Tidak semua yang Ana sampaikan bisa anak amalkan tapi Anda berharap Di suatu hari nanti Ana bisa mengamalkannya begitu pula Ana berharap nantinya Antum Antum atau sekarang Antum sudah bisa mengamalkan dengan seperti inilah ilmu akan terjaga Kalau tidak ada yang menyampaikan siapa nanti yang tahu ilmu tersebut maka Semangatlah dalam menyebarkan kebaikan terutama di media-media sosial saat ini dan ada media-media sosial yang keadaannya masih tidak baik sekali Masuklah ke sana tapi jangan sampai ya kalau kita tidak kuat ya ya Jangan ke sana tapi kalau misalnya kita bisa hanya menyebarkan kebaikan saja Kemudian Setelah itu kita tidak tidak banyak membuka-buka ya maka lakukan itu dulu ya misalnya ya di zaman dulu YouTube sebelum dimasuki kajian-kajian ilmiah yang banyak ya film movie kita sedikit melihat kajian-kajian ilmiah di YouTube setelah berlalu lebih dari 10 tahun Subhanallah kita cari kajian Ustadz siapapun Insyaallah kita dapatkan Walaupun ada yang banyak Ada yang sedikit karena semangat teman-teman kita dalam upload video-video tentang kajian ilmiah dulu FB juga demikian sedikit kebaikan yang di dalamnya sedikit setelah banyak yang masuk seperti itu akhirnya banyak ya kebaikan-kebaikan yang bisa kita dapatkan di media sosial FB IG awal-awal yang kelihatan ya orang-orang Yang dipoles kelihatannya cantik tapi ternyata ya biasa-biasa saja sudah diubah semuanya tapi sekarang setelah banyak ustad-ustaz masuk ke sana ya tim-timnya masuk ke media sosial tersebut banyak orang awam yang mendapatkan manfaat dari media itu sebenarnya tiktok sekarang juga demikian sekarang masih tidak dominan kalau misalnya tim-tim media ini masuk ke Tik Tok dengan sangat masif maka tiktok nanti akan seperti YouTube saat ini dan itu sudah dilakukan oleh para Syekh dari luar negeri dari Arab dari Yaman dari Mesir mereka masuk ke media-media itu dan nanti ada media lain lagi masuk ya kalau tiktok sekarang masih membahayakan bagi yang tidak kuat ya tapi yang saya maksud adalah masukkan kebaikan Desa kalau misalnya kita khawatir akan keburukannya Ya sudah masukkan kemudian keluar masukkan keluar masukkan keluar jangan banyak melarang buaya di sana untuk saat ini masih tidak dominan ya dan masih sedikit ustaz-ustaz yang masuk ke sana tapi kalau misalnya tim-tim media tersebut ya bekerja keras untuk memasukkan video-video yang berisi nasehat ke media tersebut akan banyak dari kaum muslimin yang mendapatkan manfaatnya sebagaimana media-media yang yang lainnya sampaikan kurang lebihnya mohon maaf apabila ada yang benar itu semuanya dari Allah subhanahu wa ta’ala Apabila ada yang salah itu karena kejahilan anak dan kekurangan anak dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala mudah-mudahan mengampuni hal tersebut amin amin ya robbal alamin Mari kita tutup kajian dengan doa kafaratul majelis subhanakallah ilaha illa Anta Astaghfirullah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Leave a Reply