Ustadz Abu Unais Ali Subana – Bimbingan Tajwid & Tilawah Al Qur’an

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

berikut ini [Musik] Jalan Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam dan para sahabat nabi kunal awal kajian Islam ilmiah di Rodja TV dan radio Rodja orang yang membaca Alquran dia baca dari awal dengan basmalah kemudian ketika pindah surat dia pun baca Basmalah berarti dia telah ya Melakukan hal yang tepat untuk menghatamkan atau untuk membaca awal-awal suara kalau tidak membaca maka dia meninggalkannya meninggalkan sebagian dari Alquran yang Islam ilmiah di Rodja TV dan radio Rodja kebetulan Para pendengar dan pemirsa Rojak DVD manapun Anda berada [Musik] TV yang telah kami hadirkan untuk Anda program acara kajian ilmiah secara langsung saluran Tilawah Alquran dan kajian Islam dimanapun anda berada Alhamdulillah di Sepatan malam hari ini kita dapat bersua kembali dan kita akan ikuti bersama kajian ilmiah yang disiarkan secara langsung setiap selasa malam rabu ini dalam Alquran dan tajwid bersama Alhamdulillah guru kita berkenan kembali untuk kita semua meluangkan waktunya menyampaikan faedah-kaidah Insya Allah bermanfaat di selatan malam hari ini dan pelajaran di kesempatan malam hari ini merupakan pertemuan terakhir dari buku atau pelajaran talaki al-qur’an dari pelajaran yang ke-15 mengenai tanda-tanda wakaf dan yang lain-lainnya dan Insya Allah setelah materi seperti biasa kita akan ikuti bersama interaktif Tilawah Alquran bagi anda para pemeriksaan yang terbiasa mengikuti di setiap selasa malam rabu ini tilawah kita sudah sampai di surat al-an’am ayat yang ke 158 tilawah yang kami khususkan untuk Ikhwan ini silahkan anda bisa menghubungi kami nanti nilai nanti telepon di 021 823 2543 atau bagi Anda yang ingin bertanya juga baik Ikhwan maupun akhwat bisa mengirimkan pertanyaannya di layanan pesan Whatsapp di 081989 6543 baik kita akan simak bersama materi yang akan disampaikan dari pelajaran ke-15 ini kepada Ustadz tapi persilahkan foto-foto Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh marilah kita memuji syukur kehadirat Allah yang nikmatnya sampai pada malam ini kita merasakan dan dapat kita nikmati tanpa bisa kita menghitung-hitungnya sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada baginda Rasul kita tercinta Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam setelah keluarganya para sahabatnya para tabiin dan juga para pengikutnya hingga akhir zaman kemudian agar Allah memberikan kepada kita pemimpin-pemimpin yang soleh pemimpin yang adil yang dapat memberikan kenyamanan dan kenikmatan buat rakyatnya juga untuk kita sekalian mari kita selalu berdoa kepada Allah agar selalu mendapatkan Taufik dan hidayahnya serta inayahnya dalam menjalani kehidupan beragama ini hingga mencapai derajat Taqwa yang terbaik di sisi Allah para pemerhati Roja sekalian yang berbahagia pada pelajaran ke-15 ini kita akan belajar tentang tanda-tanda wakaf tanda-tanda waqof yang terdapat pada mushaf mushaf baik mushaf Timur Tengah maupun juga pada mushaf-mushaf di negeri kita ya walaupun ada sedikit perbedaan-perbedaan letak dan posisi waqaf tersebut Namun dari tanda-tandanya maka makna dari tanda tersebut ya sama diantara tanda waqaf yang pertama adalah huruf mim huruf mim yang terdapat di bagian atas dari antara kalimat Apa makna ini maknanya adalah waqaf lazim wakaf yang wajib hukumnya kita berhenti karena dilihat dari sisi makna yang apabila berhenti maka maknanya telah memenuhi dan telah tepat Namun apabila dilanjutkan maka maknanya menjadi tidak tepat contoh dalam hal ini di surah al-an’am surah ke-6 di ayat 36 [Musik] di ayat ke-36 Allah subhanahu wa ta’ala berfirman pada kalimat antara maka ini artinya harus berhenti [Musik] yang dapat mendengar yang dapat menjawab seruanmu adalah mereka-mereka yang dapat mendengar ini orang yang masih hidup orang yang masih hidup mereka-mereka inilah yang dapat menerima seruan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sedangkan yang sudah mati Karena itulah di sini wakafnya lazim karena itu ketika seseorang dia membaca Alqurannya tidak paham tentang tanda waqaf ini maka bisa berbahaya misal ya dia baca kalimat tersebut sampai pada kalimat Wal maut innama yastajimu sehingga dapat diartikan hanya saja yang dapat menerima seruan kamu ya yaitu orang-orang yang bisa mendengar dan orang mati orang yang telah mati nah ini menjadi rancu maknanya ya tentu yang bisa mendengar ya itulah yang bisa menjawab seruan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam baik jawabannya itu adalah jawaban positif yakni beriman atau sebaliknya menjawab dengan jawaban yang negatif alias kekufuran di sinilah pentingnya mengetahui dari tanda waqaf ya Yang pertama adalah mim yang artinya waqaf lazim tanda waqaf yang lain adalah huruf Jim ini sering kita dapati dalam mushaf huruf Jim artinya apa waqaf Jaiz yakni boleh berhenti Jaiz bola boleh dilanjutkan ya boleh berhenti boleh dilanjutkan contoh surat al-kahfi ayat 13 9 artinya boleh waqaf boleh juga di washal ya tadi saya contohkan dengan waqof ya kalau di washal silahkan apabila kita cukup nafas untuk membacanya [Musik] dengan satu nafas ini sama artinya sama antara berhenti dengan washalnya ya tidak ada perbedaan yang ketiga kecil apa diwashal disambung lebih utama dari diwakafkan contoh [Musik] Berarti boleh tandanya berarti utama silahkan kalau nafasnya mampu maka lebih utama di dewasa [Musik] tetapi di depannya ada lagi short lamp ya sehingga kita boleh ulangi lagi ya dengan kalimat sebelumnya ya Apabila kita ingin membacanya dengan washal kembali Namun apabila menginginkan dilanjutkan cukup sampai di situ maka itupun tidak mengapa timbangannya mana yang lebih berat yang lebih berat adalah di jadi kita ulang kembali uji Bunda [Musik] ya berhenti sampai situ baik itu adalah kemudian yang keempat ada lam alif yang artinya tidak boleh memulai dari kalimat sesudahnya ini sesudah tanda lam alif apabila wakafnya tergolong Hasan maka boleh waqof pada tanda ini ya dan jangan memulai dengan setelahnya dan jika wakafnya Qolbi maka tidak boleh waqaf pada tanda ini dan tidak boleh memulai ya setelah tanda ini juga maka yang lebih bagus adalah di washal kan [Musik] kemudian boleh dilanjutkan apabila maknanya sudah bagus ya maka tidak mengapa memulai dari setelah tanda tersebut misalnya di akhir ayat misalnya di akhir ayat dan itu sering terjadi Tanda itu ada di akhir ayat sehingga boleh dimulai ya setelah Tanda itu yang kelima huruf Sin yang merupakan tanda saktah dan ini sudah kita bahas pada pembahasan-pembahasan yang yang lalu yakni bolehnya wakaf tetapi dengan tanpa mengambil nafas qsin adalah dan sakta pada riwayat Hafiz an’ashim hanya ada 4 atau Ada Lima apabila mengamalkan ya satu lagi yang ada dalam Alquran yang ke enam sekarang yang artinya Al waqfu F lebih diutamakan wakaf lebih diutamakan contoh di surah al-baqarah itu tandanya boleh berhenti boleh masuk lalu mana kita utamakan [Musik] 6 maka lebih utama wah Yu taqo [Musik] kembali tandanya qof dan lam maka Ahsan diwakafkan [Musik] selesai akhir ayat ini contoh dari qauf dan lam kemudian ada tanda yang jarang ditemui yaitu tanda titik tiga ya titik tiga ya dua tanda titik tiga ya tanda titik tiga kutip ya kutip titik tiga ini adalah yang disebut dan contohnya misalnya pada ya al-baqarah ayat yang ke-2 gimana kita tidak boleh berhenti pada kalimat yang ada diantara ya titik tiga ini tidak boleh berhenti pada kalimat yang ada pada titik tiga ini dengan sendiri contohnya contoh yang salah ini contoh yang salah ya contoh yang salah Bagaimana yang benar berhenti pada salah satunya misal kemudian atau pada akhirnya pada yang kedua cara oleh di yang pertama atau pada yang kedua dan yang dilarang adalah membaca tersendiri kalimat yang ada dalam tiga titik tersebut kemudian yang ke-8 yaitu tanda Islam dan imalah tanda Islam dan imalah adalah segi empat segi empat apa namanya ya yaitu ada di surat hud yang sudah kita pelajari yaitu kalimat majere ini adalah ya dibaca dengan imalah adapun yang Islam di Surah Yusuf yaitu tanda ini ya ada di dua tempat Hut pada Email kemudian tanda yang kesembilan adalah tanda yang merupakan tanda ayat Sajadah ya tanda Mihrab dan ini terdapat dalam 15 tempat ya Yang mana disyariatkan Sunnah untuk melakukan sujud Tila tilawah dan kemudian tanda yang terakhir yaitu adalah tanda bintang ya yang bersudut 8 ya 8 menjadi tanda bagi jus dan rubuh ya untuk menjadi tanda bagi jus ya setiap akhir dari jus maka ada tanda bintang ya kemudian setiap Hizib juga ada tanda seperti ini dan setiap roboh juga ada tanda seperti ini maka inilah ya diantara tanda-tanda yang mesti kita ketahui sehingga apa faedahnya kalau kita tahu ini roboh roboh itu ya artinya seperdelapan dari jus atau seperempat dari Hizib ya seperempat dari Hizib jadi Alquran 30 juz 60 Hizib dan 240 rubuh 240 rubuh Dan ini semua oleh para ulama dijadikan sebagai tanda untuk memudahkan seseorang murojaah apa-apa yang telah dia hasilkan dari Alquran ada yang menghatamkannya dengan cara membaca setiap juz ada yang menghatamkannya dengan membaca Hizib hitungan Hizib ada yang menghatamkan dengan perhitungan rubuh inilah maksudnya dari pembagian juz Hizib dan rubuh yang dilakukan oleh para ulama terdahulu kita adalah untuk memudahkan kita dalam mempertahankan ya hafalan ingatan tentang alquranul Karim Dan inilah yang dapat ya kita sampaikan dari bagian akhir karena tanda-tanda yang ada itu sudah terwakili pada bab-bab yang telah lalu Rasulullah dan pelajaran ini merupakan pelajaran yang banyak ya pertanyaan-pertanyaan yang muncul di layanan pesan Whatsapp di setiap pertemuannya yang mudah-mudahan kita bisa memahami tanda-tanda wakaf yang telah dijelaskan tadi dan tentunya kita dengan membaca Alquran bisa tahu ya bagaimana cara menggunakan pokok-pokok yang ada tersebut Baik untuk selanjutnya kita masuk di stasiun Sakti sesi tilawah alquranul Karim bagi anda para pemerhati Roger sekalian yang ingin bergabung bersama kami tilawah di surat al-an’an sekali lagi kita sudah masuk di surat al-an’am ayat yang ke 158 silahkan Kami tunggu untuk Ikhwan sekalian yang terbiasa menghubungi kami Ataupun mungkin yang baru yang khusus Ikhwan dewasa untuk tilawah di layanan Telepon di 0218236543 Assalamualaikum [Musik] surat al-an’am ayat 158 [Tepuk tangan] di halaman 150 yaitu di halaman terakhir di surat al-an’am [Tepuk tangan] kita ketemu [Tepuk tangan] 158 ya Alhamdulillah [Tepuk tangan] hal yang dulu baca dengan toyyibah [Tepuk tangan] Halo membaca dengan [Tepuk tangan] 4 atau 5 harokat ya yang 2 harokat itu yang mana ya Antum paham nggak bedanya yang 5 dengan yang 2 [Tepuk tangan] Makanya kalau belum umumnya di Indonesia ini ya Indonesia ini memakainya adalah yang 5 4 harokat ya Antum pakai yang satiwiyah [Tepuk tangan] jangan mengambil nafas di tengah kalimat satu kalimat ya kalau tak kemudian mengambil nafas ini ya merusak qiroah ya [Tepuk tangan] hal yang suruh Naila Anta [Tepuk tangan] bagus [Tepuk tangan] [Musik] ya jadi itu ya yang Antum harus ingat jangan sampai di tengah kalimat ya berhenti di tengah kalimat tadi sudah tepat ya di akhir-akhir kalimatnya itu saya lupa Ini kebanyakan Indonesia pakainya ya jadi 4-5 harokat karena ada perbedaannya ya itu bukan Mad Jaiz munfasil ini maksudnya bukan lebih baik karena kebanyakan di Indonesia itu ya tajwid yang dipelajari adalah yang 4 dan 5 harokat ya melalui jalur tapi kalau yang sudah paham jalur toyyibah dengan perubahan-perubahannya maka dipersilahkan wallahualam [Tepuk tangan] untuk Bapak Bayu yang berada di Tangerang atas interaksinya sebagai penonton pertama atau yang telah dibacakan Barakallah fiik baik selanjutnya yang kedua silahkan ingin mencoba tilawah di surat al-an’am ayat ke 159 kami tunggu ya di 021 8236543 silahkan halo biar putus halo halo halo Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh 159 iya [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] nabi [Musik] [Musik] [Musik] agak ditekan sedikit karena dia bertasydid ya abisai [Musik] [Musik] Semoga Allah tambahkan Terus semangat Antum dalam belajar Alquran dan belajar ilmu syar’i Allahumma Amin bergabung bersama kembali yang masuk ya yang ingin tilawah silakan di 021 82365 surat al-an’am ayat yang ke 161 silakan Halo Halo Assalamualaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh [Musik] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Musik] Masya Allah ya Barakallah tambahkan Terus semangat Antum dalam membaca Alquran dan semangat dalam belajar ilmu syar’i Allahumma Amin di surat al-an’am ini Mungkin bisa sampai selesai ini ya mudah-mudahan Assalamualaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh [Musik] Pak Edi di Purwakarta di Purwakarta sebelum dilanjutkan Mungkin Pak Edi dikecilkan terlebih dahulu volume televisinya ya supaya tidak iya atau mungkin Bapak bisa menjauh ya dari suara sudah iya silakan Pak Edi ya ayat ke 164 surat lihat dulu 164 Pak 164 [Tepuk tangan] [Musik] [Musik] membaca Bismillah ya tasydidnya Ada tiga ya pak ya tasydid ya ditekan habis [Tertawa] ya agak ditekan sedikit coba sekali lagi ditekan ya [Tepuk tangan] [Tepuk tangan] [Tertawa] ya bisa menyambung kembali atau mungkin yang lainnya 021 8236543 2 ayat terakhir silakan halo halo assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] ya semoga tambahkan Terus semangat Antum dalam belajar Alquran dan semangat pula dalam belajar ilmu syar’i Allahumma Amin Alhamdulillah surat al-an’am selain diselesaikan 165 ayat ya telah kita bacakan bersama mudah-mudahan bisa diambil faedahnya dan kita masuk di surat al-a’raf silahkan Kami tunggu kembali di nol 21823643 Assalamualaikum Waalaikumsalam ya Iya silahkan Pak Ibnu Musa ayat pertama surat al-a’raf [Musik] [Musik] Bismillah [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] gimana lanjutkan satu ayat lagi [Musik] ya bagus [Musik] di Jakarta Terus semangat oleh Allah dalam belajar Alquran dan juga belajar ilmu syar’i ya Allah amin baik ada yang ini tanyakan bapak Iya Sulawesi Selatan 3 ayat telah kita simak bersama baik silahkan selanjutnya ayat yang keempat Kami tunggu di 021 823643 surat Halo assalamualaikum bagaimana sudah terhubung bisa menyimpan suara kami yang lainnya Silahkan kami berikan kesempatan kembali ya ingin mencoba tilawah di surat al-a’raf ini surat yang ke-7 surat yang ke-7 [Tepuk tangan] surat al-a’raf [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Musik] [Musik] bagus bacaannya Pak ya tapi sedikit saja ya kalau tasydidnya pada Nun pada mim Bapak bacanya tidak perlu memberikan apa tekanan Ya tapi kalau tasdidnya pada huruf selain mim dan Nun maka ditekan ya karena sifatnya Nun dan NIM adalah Gun gunnah ya semoga Allah tambahkan Terus semangat baru banget dalam belajar Alquran dan semangat dalam belajar ilmu syar’i Allahumma Amin [Tepuk tangan] terhubung kembali baik selanjutnya masih ada waktu kita halo Assalamualaikum Halo bisa menyusun suara kami Ya baik yang lainnya Silahkan [Tertawa] Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] semangatnya dalam membaca Alquran dan belajar ilmu syar’i Allahumma Amin selanjutnya silahkan ingin mencoba kembali masih ada waktu kita sekitar 2 atau 3 telepon kecepatan malam hari ini silahkan Halo Assalamualaikum Pak Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh Ambillah Pak masih kembali pak ya Silahkan Bapak tilawahnya ayat yang ke-10 sekarang pak ya [Tepuk tangan] Iya betul bagus bagus [Musik] masjid lagi pak tasdid lagi pertama darahnya qolqolah walau kemudian makan tasydid duanya ya [Tepuk tangan] [Tepuk tangan] apa namanya terputus dan tadi sudah dapat sebetulnya ya Bu untuk Pak Edi yang perlu di apa diperbaiki tajwidnya ya Insyaallah ya mudah-mudahan Pak Heri mendengar dan Insyaallah Nanti pada kesempatan yang akan datang akan lebih baik lagi ya mohon maaf ya sekali lagi untuk bapak edit terputus kembali ya yang kedua kalinya tadi ya mungkin yang lainnya silahkan mencoba tilawah di surat jalan al-a’raf ini ya ayat yang ke-10 masih saja nah silakan halo Halo assalamualaikum Iya Om mohon maaf sebelum dilanjutkan Bapak dikecilkan terlebih dahulu suara televisi atau radionya [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] ulang lagi [Tepuk tangan] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] semangat Antum dalam belajar Alquran dan semangat dalam belajar ilmu syar’i ya Allah amin [Musik] Ustadz yang mengajarkan misalnya dan yang tidak menyesat itu apa patokan bahwa yang mempunyai satu pasti lebih bagus bacaannya bagaimana rantai ya rantai hubungan ya yang menghubungkan ya orang yang belajar pada zaman sekarang sampai pada zaman sahabat radhiyallahu Anhu sampai kepada Rasulullah SAW apabila salat itu adalah salat yang berupa sanad Alquran [Musik] dan dalam mendapatkan ini ya maka orang yang mendapatkannya tentu orang yang dipercaya dipercaya oleh gurunya ya untuk mengemban Alquran ini dan menyampaikan kepada generasi yang berikutnya Karena itulah setiap ya generasi yang memberikan sanad al-qur’an ini mereka memiliki syarat-syarat ya diantara syaratnya adalah bahwa orang yang mendapatkan yaitu adalah orang yang sudah benar-benar memahami Alquran dan bacaan tajwidnya telah sesuai Jadi kemungkinan ya besar Ya kemungkinan besarnya ya orang yang sudah belajar dan sudah mendapatkan kepercayaan mengemban amanah itu diberikanlah ya sertifikat tersebut untuk menyampaikan kepada generasi yang akan datang ya maka inilah ya yang dinamakan San sanad atau di zaman sekarang kalau orang sekolah dia dinyatakan lulus telah mendapatkan ijazah ya ijazah kelulusan ya demikian pula Alquran kalau dia sudah lulus dari belajar membaca Alquran dari tingkat awalnya membaca Kemudian tahsinnya Kemudian kepada kemahiran dalam membacanya ya dalam arti telah mengetahui seluk beluk tajwidnya ya dan telah bisa diandalkan untuk Jadi penerus yang mengajarkan Alquran Allahu a’lam yang berada di Jakarta di malam hari ini tanggal 21 8236543 malam hari ini halo Halo assalamualaikum [Tepuk tangan] [Musik] bisa mencoba kembali yang lainnya silakan yang mungkin beruntung masuk di kesempatan terakhir ini halo Assalamualaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh 12 itu paling atas pak [Tepuk tangan] Alhamdulillah [Tepuk tangan] [Musik] [Musik] Jangan ditekan ya Bacanya jangan ditekan karena dia Gun gunnah ya jadi bacanya biasa saja [Tepuk tangan] Min Ha jangan terlalu lama ya ini ya izhar ya bukan ya Kun [Musik] konsentrasi [Musik] mudah-mudahan Allah tambahkan Terus semangat Antum dalam belajar Alquran dan semangat dalam belajar ilmu syar’i Barakallah Selamat ya telah dibacakan hingga ayat yang ke-14 ya dan kita semua yang menyimaknya Alhamdulillah baik selanjutnya kita beralih di sesi soal jawab bagi Anda yang ingin bertanya silahkan anda bisa mengirimkan pertanyaannya di layanan pesan Whatsapp ya di nomor 0819896 543 dan pertanyaan bisa seputar hukum-hukum yang terkait dengan Alquran ataupun [Musik] cara-cara membaca ya tidak lama Alquran dan mengenai tajwid silahkan yang pertama 6 kami ajukan ada pertanyaan Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh jika Imam ada bacaan yang salah dan ada yang memang ditugaskan oleh DKM di belakang Imam tersebut yang banyak hafalan Alqurannya namun qodarullah terluput untuk membenarkan bacaan imam yang salah tersebut yang jadi pertanyaan Bolehkah makmum yang lainnya yang tidak ditugaskan dan tidak berada di belakang Imam tersebut untuk ikut membetulkan bacaan imam yang salah tentang membetulkan Imam maka perlu kaidah-kaidahnya yang pertama yang dibetulkan dari bacaan Imam adalah apa yang tertinggal dari ayat-ayat yang ia baca atau Yang Tertukar dari bacaannya jadi ini yang pertama Yang Tertinggal atau Yang Tertukar dari bacaannya yang kedua adalah memberitahukan Imam ya ayat yang akan ia baca Jika dia terdiam karena lupa ini yang perlu ditegur ya Jadi bukan selain ini ya Misalnya imam membaca Panjang pendeknya salah tidak perlu ditegur ya kalau dia bacaan panjang pendeknya salah tidak perlu tegur lalu kemudian kalau makhrojnya salah atau hukum tajwidnya dia salah nggak perlu ditegur Tetapi setelah selesai salat barulah ya yang demikian ya diberitahu kepadanya di situlah perbedaannya ya yang kita harus ketahui jadi yang ditegur tadi yang pertama adalah apabila dia ya terlewat ayatnya atau tertukar misalnya dia membaca surat As Syamsi waduhaha tertukar dengan Wal Laili misalnya surat wallail atau kebalikannya tertukar dengan diluruskan kembali kemudian dibetulkan atau di beritahu dia apabila dia berhenti karena ayat yang akan dia baca dia tidak ingat ini harus kita ketahui kalau Demikian maka Ya silakan diberitahu baik yang memang ditugaskan untuk memberitahu atau kalau tidak juga yang ditugaskan memberitahunya Karena manusia bisa jadi dia juga lupa ya atau seketika dia Imam sedang baca dia sedang lalai tapi yang di belakang tahu itu kesalahan maka diperbolehkan tidak ada larangan ya tidak ada darah larangan dengan syarat tadi yang dibetulkan itu dua tadi ya kalau dia ya hafalannya yang ia baca tertukar dengan yang lain ya atau dia dalam keadaan diam berhenti mau membaca apa yang akan ia baca dia lupa untuk tajwid mohon panjang pendek ya nggak perlu ditegur ya nanti setelah selesai salat setelah selesai salat baru diberitahu ya tadi bacaannya keliru karena kalau yang dibetulkan taji itu ketika sedang apa salat maka si Imam bisa jadi dia nggak ngerti kesalahannya di mana karena dia merasa sudah benar bacaannya yang akhirnya malah menimbulkan ya kegaduhan nanti di masjid Demikian Ya mudah-mudahan dapat dipahami Wallahu a’lam Iya ajukan [Musik] ya ini ada pertanyaan kembali menyambung mungkin salah lupa ayat yang dibaca dia mengucapkan Subhanallah Apakah itu membatalkan salat imamnya ya imamnya mengucapkan Subhanallah karena termasuk bagian dari dzikir juga kepada Allah ya kemudian dia mengucapkan suara kemudian dia memperbaiki sendiri gitu ya mungkin seperti itu maksudnya Ya nggak apa-apa misalnya dia mengucap Astagfirullah juga nggak apa-apa karena masih dalam bagian dari ya salat karena salat itu ada istighfar ada membaca tasbih ada membaca Tahmid ya jadi masih tidak mengapa untuk yang bertanya dan selanjutnya pelajaran wakaf tadi karena kita belum terlalu hafal mengenai tanda-tanda wakaf tersebut Bolehkah setiap anggota ada tanda waqaf kita ketika membaca Alquran kita lihat dulu keterangannya maksud dari waqaf tersebut baru kita praktekkan seperti itu terus karena itu termasuk tindakan ke hati-hatian dalam membaca Insya Allah dalam waktu 1 bulan apabila sudah sering ya mempraktekkan itu maka akan ingat ingat ya Allah jadi tidak harus menghafal hari itu harus bisa tidak [Musik] demikian dan selanjutnya ada pertanyaan kembali used Apakah maksud tidak boleh membaca ayat Alquran ketika sujud atau rukuk bagaimana ketika sujud kita membaca lafadz doa dari ayat Alquran apakah masuk membaca Alquran itu harus bisa membedakan antara membaca Alquran dengan berdoa ini harus Kita bedakan maksud larangan dari tidak diperbolehkan membaca Alquran ketika sujud ketika ruku ya adalah ketika kita rukuk ketika kita sujud sengaja kita membaca Alquran ya ketika sujud kita baca Audzubillahiminasyaitonirrojim Bismillahirohmanirohim kemudian baca ayat baca surat itu tidak boleh ya Jadi maksudnya yaitu membaca Alquran dengan sengaja ketika kita sedang salat ya dalam keadaan sujud atau ruku Adapun ketika sujud ketika ruku kita membaca doa yang mana doa itu ternyata ada dalam Alquran maka ini bukan membaca Alquran tapi membaca doa itu bedakan bedakan antara membaca doa dengan membaca Alquran demikian Allah dan selanjutnya ada pertanyaan kembali jasad ke-3 kita menunggu sholat Jumat di suatu masjid dan ternyata di situ disetel kan tilawah yang sangat keras di dalamnya dan tentunya kita ketika ingin shalat pun tidak akan bisa khusyuk atau malah terganggu lebih baik kita tinggalkan sholat sunnah ataukah tetap melakukannya dengan kondisi seperti itu ini permasalahan yang bergantung dari setiap orang ya kalau ada orang yang masuk ke masjid ya Dia mungkin karena tidak paham karena tidak paham di masjid lagi baca surat apa dia nggak paham maka jika dia tidak paham dia salat dia tetap khusyuk karena yang dia denger itu ya sebagaimana yang biasa saja nggak ada gangguan buat dia karena Alquran bahasa Arab dan dia nggak ngerti bahasa Arab ya dia tahunya artinya tahu itu lagi baca Quran ya Bagi Dia hanya sebagai pendengaran biasa saja ya kemudian dia salat maka tidak terpengaruh dia Tapi tentu terpengaruh bagi siapa bagi yang mengerti ketika dia salat ya kemudian ya Alquran itu akhirnya dia mengerti sehingga terganggu lah dia di sinilah perbedaannya antara yang mengerti dan yang tidak mengerti antara yang berilmu dan yang tidak berilmu di sini perbedaannya contoh yang mudah ya Ketika seseorang sedang salat ya lalu Kita orang Indonesia ya terbiasa mendengar ungkapan-ungkapan bahasa Indonesia ya lalu disampingnya ada yang menyetel radio atau menyetel televisi dengan suara yang keras Terdengar oleh dia maka baginya akan merasa terganggu Kenapa karena dia mengerti ya yang ya paham dia mengerti karena bahasa Indonesia dia ngerti itu akan merasa terganggu ya jadi di sini perbedaannya ya Nah Bagaimana sikap kita ketika kita masuk ke sebuah masjid dan ini biasanya di negeri kita itu setiap hari Jumat ya tiap hari Jumat itu sebetulnya bisa diatur ya Saya pernah ketemu sebuah masjid ya kalau Saya dari luar melihat suaranya keras di luar itu tapi ketika masuk ke dalam ternyata tidak terdengar Nah ini bagus ini pengaturannya bagus sound sistemnya bagus jadi suara luar memang terdengar di luar tapi di dalam tidak terdengar sehingga yang dalam tidak merasa terganggu ya justru Yang Salatnya masih di halaman luar itu yang ya suaranya keras terdengar ada yang seperti itu ya dan memang sebaiknya sebaiknya ya kita tidak perlu ya menyetel ya ini pengurus Masjid ya tidak perlu menyetel di hari Jumat misalnya atau menjelang menjelang salat ya menyetel radio atau menyetel Murottal ya sebetulnya itu tidak ya perlu ya karena apa Karena bisa jadi ada yang di samping Masjid rumahnya ada yang di dekat masjid rumahnya di apalagi kalau di waktu sebelum subuh mereka sedang melaksanakan salat qiyamul Lail mereka sedang melaksanakan Witir melaksanakan tahajud atau ada yang sedang berdoa maka ini akan mengganggu atau apabila di dekat masjid itu ada yang sedang sakit yang butuh kepada istirahat maka ini pun akan merasa terganggu ya dan prinsip dari Islam adalah rahmatan lil alamin membeli Rahmat memberi kasih sayang buat sekitarnya berikanlah kasih sayang yang sebenarnya kepada mereka ya kecuali azan wajib ya mengumandangkan Adzan dengan speaker luar wajib hukumnya negara kita ini negara Islam mayoritas kita adalah kaum muslimin ya maka wajib ya supaya terdengar di sekitarnya Keluarkan suaranya ya ke sekitar Mas masjid tersebut Ini kebanyakan terbalik salatnya ketika sholat dengan speaker keluar ini juga tidak bagus ya salat khusus yang di dalam saja yang mendengar ya namun azan kumandangkan ya boleh pemandangan keluar supaya terdengar supaya tujuan adzan itu memanggil orang untuk salat tercapai akan tetapi ketika sudah iqomah maka khusus mereka-mereka yang sudah ada di dalam masjid yang mendengar ya sehingga tidak mengganggu ya Dan inilah makna dari rahmatan lil alamin sebagai kasih sayang buat alam sekitarnya wallahualam ini nanti kita lanjutkan lagi pada pertemuan-pertemuan yang akan datang dengan kitab yang baru kita makan tuh pada kesempatan yang akan datang kurang lebihnya mohon maaf Rasulullah Alhamdulillah disampaikan dan berkahi pula pertemuan di kesempatan malam hari ini bagi anda pula kami ucapkan malam hari ini mudah-mudahan bisa kita dapatkan kaidah-kaidah bermanfaat dari tata cara membaca Alquran dengan hukum-hukum wakafnya ya kita bisa mengerti dan benar ya tentunya mempraktekkannya dengan benar ketika kita membaca Alquran demikian kami undur diri ya mohon maaf apabila ada kesalahan dan sampai jumpa kembali di dua pekan yang akan datang ya Insyaallah demikian Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik]

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *