Rodja TV saluran Tilawah Alquran berada di kajian Islam radio Raja Bogor 100 poin 1 FM dan Radio Rodja Bandung 104.3 MM radio Raja Bogor dan Radio Rodja Bandung menyebar cahaya sunnah Para pendengar dan pemirsa Rodja TV dimanapun anda berada [Musik] kami hadirkan untuk anak program acara kajian ilmiah secara langsung Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillah washolatu Wassalamualaikum anda berada Masih bersama dengan kami di saluran Tilawah Alquran dan kajian Islam dan insya Allah di sore hari ini kembali kami akan sambungkan anda dengan sebuah kajian ilmiah yang kami bacakan dari Masjid Agung Al Ukhuwah Kota Bandung Jawa Barat bersama Ustadz Abu Haidar as Sundawi kita akan mengkaji kitab muhtasol saudaraku seiman dan sakidah kurang lebih 90 menit kebersamaan kita dan anda dapat berpartisipasi dengan mengirimkan pertanyaan melalui pesan Whatsapp di nomor 081989 6543 atau melalui rental font di nomor 0823 65 yang ketiga dan Insya Allah setelah kita menyimak nasehat yang akan disampaikan oleh Ustadz kita akan coba angkat pertanyaan-pertanyaan Anda Baiklah saudaraku seiman dan seakidah untuk selanjutnya kita sambungkan anda dengan kajian di Masjid Agung Al Ukhuwah bersama Ustadzah kepada Ustadz Abdul masyhur Rohim Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Alhamdulillah [Musik] Assalamualaikum [Musik] [Musik] hadirin jamaah Masjid Agung Al Ukhuwah Bandung ya Allah muliakan para pendengar radio Tarbiyah sunnah dan pendengar Radio Rodja di beberapa kota pemirsa Rodja TV dan tv-tv lain serta para netizen di mana saja anda berada Alhamdulillah kembali kita berjumpa untuk melanjutkan kajian kitab dasar ma’ariy lengkap kita sudah selesai membahas bagian yang pertama dari kitab ini yaitu tentang Tauhid dan syirik kita masuki bagian yang kedua akan berbicara tentang tiga tingkatan agama yaitu Islam iman dan ihsan ketiga-tiganya perjelaskan dalam salah satu hadis yang panjang dan dikenal sebagai hadits Jibril Alaihi sholatu Wassalam disebut hadits Jibril karena di hadis ini diceritakan tentang kedatangan Jibril dalam bentuk seorang lelaki lalu bertanya tentang tiga level agama kita Islam Ihsan Islam iman dan ihsan kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam lalu diterangkan oleh Nabi Alaihissalam ada sebuah kisah yang diceritakan oleh Yahya Dia berkata karena orang yang pertama kali berbicara tentang takdir di Basrah maksud berbicara sih menolak mengingkari adanya takdir disebutnya qodariyah itu orang yang Menolak adanya takdir baik sebagian ataupun seluruhnya di Basrah yang pertama kali orang menolak takdir namanya ma’bad Al Juhani dan itu bikin Geger viral saat itu membuat orang banyak kebingungan maka Yahya Bin yamar menyatakan aku dan Hamid Bin Abdurrahman Al humairi berangkat haji atau umroh maka kami berkata lalu Shallallahu Alaihi Wasallam Semoga aja kita berjumpa dengan salah satu sahabat Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam saat itu para sahabat nabi masih ada beberapa yang hidup termasuk Ibnu Umar kita nanti akan bertanya kepada dia tentang omongan orang-orang yang mengingkari takdir kebetulan kami berjumpa dengan Abdullah bin Umar radhiyallahu anhuma di dalam masjid kami menghampirinya aku di sebelah kanannya sedangkan dia di sebelah kirinya aku menyangka sahabatku yaitu Hamid Bin Abdurrahman akan menyerahkan hak untuk berbicara atau bertanya kepadaku aku lebih bisa mewakili dia lalu aku berkata apa Abdurrahman innahul Quran muncul beberapa orang di daerah kami mereka membaca Alquran dan membahas ilmu lalu diceritakan diantara yang dibahas mereka menyangka berkeyakinan tidak ada takdir urusan ini tergantung kita Bagaimana tuh tentang orang seperti itu ditanyakan kepada Ibnu Umar menjawab kita kalau kamu berjumpa dengan orang itu sampaikan kepada mereka aku Ibnu Umar berlepas diri dari mereka mereka pun berlepas diri dari aku terus sebelum Umar berkata walladziyah bersumpah dengan menyebut namanya seandainya salah seorang diantara mereka mereka yang dimaksud adalah orang yang ingkar kepada takdir kalau salah seorang diantara mereka memiliki emas sebesar gunung Uhud Entah berapa ribu ton pasti bernilai triliunan bisa bikin negara kalau punya emas sebesar gunung Uhud kalau mereka memiliki gunung emas sebesar memiliki emas sebesar gunung lalu mereka infakkan di jalan Allah Allah tidak akan menerima infaq mereka sampai mereka beriman kepada takdir nanti ada penjelasan kenapa Salah satunya orang yang tidak beriman kepada takdir kufur karena iman kepada takdir salah satu diantara rukun iman iman yang keenam satu diantara rukun iman tidak diimani kufur ibadahnya semua ditolak apa hujjah atau alasan atau dalilnya berkata Ibnu Umar hadda Syariah radhiyallahu Anhu telah menceritakan kepadaku bapakku yaitu Umar Bin Khattab kata Umar bin nama kata Umar ketika kami berada di samping Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam Di suatu hari tiba-tiba muncul seorang lelaki yang pakaiannya sangat putih rambutnya sangat hitam kontras dan tidak terlihat bekas-bekas Safar pada dirinya press seger kalau bekas Safar perjalanan jauh waktu itu ya belum ada mobil mungkin sepeda juga belum ada mungkin jalan kaki pakai onta pakai kuda kalau jarak jauh kelihatan lusuh ini mah nggak pakaiannya bersih tidak terlihat bekas Safar Jadi bukan orang jauh Tapi anehnya tak ada seorangpun diantara kami yang mengenalnya disebut orang dekat tidak ada yang mengenal disebut orang yang tidak ada bekas Safar pada dirinya lalu dia duduk di depan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam menyandarkan kedua lututnya di atas kedua lutut Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam meletakkan Kedua telapak Tangannya di atas kedua paha Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam kelihatan akrab dengan nabi Alaihi sholatu Wasallam ya Muhammad Terangkan kepadaku tentang Islam maka beliau menjawab Al Islam itu adalah engkau bersyahadat bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang hak selain Allah dan Muhammad itu utusan Allah yang mendirikan salat engkau menunaikan zakat lahirlah 5 Rukun Islamnya syahadat salat zakat saum dan haji kalau orang itu berkata shodaqoh bener engkau melihat gitu Umar berkomentar Pak Haji ongkoh bahasa Sunda mah enak ongkoh bertanya setelah dijawab membenarkan dia bertanya kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam setelah dijawab membenarkan benar jawaban seolah-olah ngetes atau seolah-olah itu dukungan terhadap jawaban nabi Alaihi sholatu Wassalam lalu orang tadi berkata lagi Fa akhirnya beliau menjawab untuk iman itu adalah engkau beriman kepada Allah kepada para malaikat kepada kitab-kitabnya kepada para rasulnya kepada hari akhir dan beriman kepada takdir baik yang baiknya ataupun yang buruknya dari sini lahirlah rukun iman yang enam coba perhatikan ketika menyebut lima rukun iman yang pertama Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam hanya memakai huruf wauf tanpa mengulang atau kata kerjanya beliau menyatakan Iman untuk engkau beriman kepada Allah para malaikat atau tidak beriman kepada Allah dan kepada para malaikatnya dan kepada kitabnya dan kepada rasulnya dan kepada hari akhir pas mau menjelaskan iman kepada takdir diulang lagi waktu Mina Bil Qodiri dan engkau beriman diulang lagi imannya kepada takdir baik takdir yang baik ataupun yang buruk Kenapa yang 5 awal tidak diulang fi’il atau kata kerjanya yang takdir terakhir diulang pengulangan ini penekanan Kenapa ditekankan Apakah penting Iya betul tentu saja tapi bukan berarti yang lima awal tidak penting sama pentingnya bahkan mungkin lebih penting daripada yang keenam Kenapa diulang penegasan yang merupakan isyarat kelak di akhir zaman iman kepada takdir ini ada akan ada yang mengingkari dan ini terbukti benar sahabat masih ada nun jauh di sana di negeri basroh sudah mulai ada orang yang ingkar kepada takdir dan terwariskan secara turun-temurun sampai sekarang ada nggak sekarang orang yang mengingkari ada yang takdir baik sebagian ataupun seluruhnya banyak ini anak turunan salah seorang tokoh Qodiri aliran qadariyah yang mengingkari ada yang takdir dan ini mereka berbagai macam sekte ada yang keseluruhan ada yang sebagian ada yang secara global saja Allah takdirkan secara rinci mah tidak ini semua bertolak belakang dengan ayat bertolak belakang dengan hadis yang shahih ayat menyatakan yang kecil yang detil pun sudah Allah takdirkan daun yang jatuh di tengah hutan yang sepi itu juga sudah tertulis di Lauhul Mahfudz walaupun itu kata kita nggak penting apa sih pentingnya daun yang jatuh ada nggak efeknya kepada kehidupan manusia mungkin bagi kita yang berpikiran pendek nggak ada lah tapi itu Allah takdirkan Tak ada satupun kejadian yang terjadi di muka bumi atau yang menimpa tahun sebelum kami menciptakan alam jagat raya ini sudah tertulis taklimnya sudah ada termasuk yang rinci itu aja belum hadis-hadis Yang nanti akan kita bahas pada waktu membahas masalah takdir diisyaratkan Kenapa ditekankan dengan mengulang fi’il atau kata kerja Kenapa ditekankan ini isyarat pegang Teguh keyakinanmu kepada takdir karena suatu saat akan ada yang mengingkari dan mempengaruhi orang banyak betul terjadi sahabat masih ada muncul tokoh namanya makbad Al juhari yang mengingkari terhadap adanya takdir kedua khusus tentang takdir juga nih diisyaratkan aja dulu rinciannya nanti takdir itu ada yang baik ada yang buruk karena apa nabi menyatakan takdir ketetapan Allah ya Berarti ada ketetapan Allah yang buruk loh ini harus dirinci jangan dijawab ya ada yang buruk tidak semua baik Kalau jawabnya begitu dua-duanya salah tapi yang benar dirinci Qadar itu ada dua hal yang terkandung di dalamnya pertama ketetapan Allah kedua kejadian sebagai peristiwa dari ketetapan Allah itu ketetapannya ketetapannya dan peristiwanya kalau ketetapan Allah Semuanya baik tidak ada yang buruk tapi peristiwa yang Allah tetapkan ya ada yang buruk Kenapa buruk karena memang membuat orang menderita karena memang membuat orang sengsara sedih menangis ya nggak orang yang kena musibah peristiwa musibahnya buruk menimbulkan masalah Tidak hanya satu dua orang tapi banyak orang peristiwanya buruk tapi ketetapan Allah yang menetapkan peristiwa yang buruk itu pasti baik inilah yang dimaksud takdir yang buruk itu peristiwanya bukan ketetapannya saya sering memberikan ilustrasi gambaran pasien datang ke dokter dokter memeriksa kata dokter harus disuntik ketetapan dokter Menyuntik orang itu baik apa bagus baik dan bagus karena dengan ilmu yang dikuasai dokter menyatakan disuntik lebih cepat efeknya reaksi kesembuhannya bukan karena sentimen saya sebel ke orang ini makanya suntik aja bukan biar sakit biar menjadi sampai dalam 4 tahun ketetapan dokternya baik tapi peristiwa suntikannya buruk Kenapa karena menyakitkan fisiknya Iya sakit sambil sampai nyengir kalau anak-anak nangis orang itu takut tegang iya jangan-jangan ke tulang nancep nggak bisa dicabut jangan-jangan si jarumnya patah terus harus dioperasi ada pikiran itu dalam diri orang yang mau disuntik ya saya juga begitu ada pikiran itu puluhan kali disuntik setiap disuntik itu pikirannya peristiwa suntik itu buruk bagi pasien kadang buruk juga bagi dokter tega gitu ya tapi ketetapannya baik apa Buruk baik makanya pasien walaupun tahu itu sakit dan beresiko dia pasrah mah nggak Dok gitu kan setelah itu kata dokter bayar setelah itu minggu depan kasih lagi saya suntik lagi saya minta duit lagi Kenapa dia pasrah itu kepada keputusan dokter yang membuat Dia menderita karena dia tahu walaupun menderita efeknya baik bisa sembuh dan kesembuhannya lebih cepat dibanding dengan pil dia tidak kadang-kadang tidak memilih mobil mau disuntik-suntik aja dia siap korban uang lagi dia siap korban waktu dan tenaga ke sana dia siap juga korban sakit lagi begitu pasrah karena yakin ketetapan dokter menyuntik dia bagus Kenapa itu kita tidak terapkan kepada takdir Allah ketika memberi musibah penderitaan kepada kita tahu ini menyakitkan ini membuat kita menderita tapi kenapa tidak pasrah optimis seperti pasien ke dokter tadi Nah jadi yang dimaksud Adakah takdir yang buruk harus dirinci kalau yang dimaksud ketetapan Allah enggak ada yang buruk semua ketetapan Allah baik Kalau yang dimaksud adalah peristiwa yang Allah tetapkan Iya ini ada yang ini jawaban Nabi SAW ketika oleh Jibril oleh orang tadi orang tadi itu memang nanti Jibril ya ditanya Apa itu iman dijawab Iman lah engkau beriman kepada Allah para malaikatnya kitabnya rasulnya dan hari akhir dan engkau beriman kepada takdir baik yang baik ataupun yang buruknya dijawab begitu orang tadi berkata lagi shodaqta bener lalu orang tadi bertanya lifah Terangkan kepadaku tentang Ihsan lihat Ihsan ini hubungan manusia dengan Allah bukan dengan Rasul atau yang lain-lain kata Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam ketika ditentang Apa itu Ihsan itu engkau beribadah kepada Allah seolah-olah engkau melihat tapi ketika Kalau engkau tidak melihat dia melihat Ihsan adalah perasaan merasa selalu diawasi oleh Allah oleh Allah bukan oleh Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam ada orang yang mengatakan saya ketemu dengan Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam berbicara Ihsan kepada rasul Ihsan maka pada Allah bukan kepada rasul SAW lalu orang tadi berkata lagi tentang Ihsan nanti dijelaskan secara detail Mungkin dua tahun lagi karena kita harus menerangkan Islam dulu Rukun Iman dulu itu juga bisa setahun lebih penjelasannya ya baru Ihsan lalu orang tadi bertanya lagi takbirnya Annisa Terangkan kepadaku tentang hari kiamat maksudnya waktunya Kapan terjadi Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam orang yang ditanya tidak lebih tahu daripada yang bertanya sama-sama nggak tahu Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam enggak tahu yang bertanya Jibril juga nggak tahu sama-sama nggak tahu kalau dua makhluk termulia sejagat tidak tahu kapan waktu kiamat maka apalagi yang lain Jangan percaya kepada ramalan-ramalan kiamat dari manapun sumbernya nabi dan Jibril juga tidak tahu apalagi orang biasa Allah di sisinya ada ilmu pengetahuan tentang terjadinya kiamat kapan dan beliau tidak memberitahukan kepada seorangpun tidak ada yang mengetahui Kecuali Dia malaikat jibril tidak apalagi malaikat yang lain Nabi Muhammad tidak apalagi orang lain nggak ada yang tahu lalu Malaikat Jibril itu berkata lagi pak akhirnya Kalau begitu Terangkan kepadaku tentang tanda-tanda kiamat maka dijelaskan tanda kiamat adalah Bila seorang hamba sahaya wanita melahirkan tuannya dan engkau melihat orang yang khuffat urat alat itu orang yang nyeker tidak bersendal tidak berkaos kaki tidak bersepatu miskin urat dia telanjang tidak berpakaian alat dia fakir apa miskin tapi ia tetap berlomba-lomba dalam membangun bangunan megah ini tanda kiamat dan yang dijelaskan ini tanda kecil dari sudah selesai Sekarang melanjutkan sa itu tanda-tanda kiamat Terangkan tanda kiamat itu ada dua ada yang besar ada yang kecil tanda besar dan tanda kecil tanda besar 10 mulai dari munculnya Dajjal turunnya Imam turunnya nabiyullah Isa keluarnya Yakjuj dan Makjuj terus sampai terakhir matahari terbit dari sebelah barat itu tanda-tanda besar 10 itu sudah kita bahas tanda kecil ada tiga tanda kecil yang sudah terjadi dan tidak terjadi lagi seperti contoh terbelahnya bulan sudah dekat kiamat dan sudah terbelah bulan dan tidak terjadi lagi sampai sekarang termasuk kelahiran dan wafatnya Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam itu tanda kiamat sudah dekat kiamat tanda kecil dan itu tidak mungkin terjadi lagi Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam tidak mungkin Lahir Kembali dan beberapa yang kita pernah Jelaskan itu tanda kecil yang sudah terjadi dan tidak terjadi lagi ada tanda kecil yang sudah terjadi dan sampai sekarang masih terjadi diantaranya ini seorang hamba wanita melahirkan tuan Sebagian ulama menyatakan ini sudah terjadi sebagian lagi belum sampai nanti akan terjadi di akhir zaman Apa maknanya maknanya adalah dua makna makna majazi makna kiasan ada makna Hakiki makna yang sebenarnya Adapun makna majas ini sudah terjadi yaitu ini kiasan dari kedurhakaan anak terhadap ibunya ibunya dibikin seperti babu seperti pembantu seperti hamba sahayanya anaknya bagaikan raja bagaikan tuannya durhaka dia ada zaman kiwari anak yang seperti itu ada banyak di sini ada Semoga tidak ada tapi kayaknya ada ikhwah akhwat yang masih memiliki orang tua muliakan mereka sebelum menyesal sebelum mereka meninggalkan kita untuk selama-lamanya tertutup tuh doa orang tua untuk kita tertutup Pintu Surga melalui orang tua itu dengan meraih karyawan kalau sudah meninggal baru nyesel kalau umpamanya kita memperoleh kesulitan tiba-tiba ada solusi ada jalan keluar yakini itu salah satu dikabulkannya doa orang tua untuk kita orang itu selalu mendoakan kebaikan bagi anak-anaknya tanpa sepengetahuan anaknya dalam salatnya dalam sujudnya di mukmin yang mustajab untuk berdoa yang disebut Hanya Anak loh tidak hanya sih orang tuanya disebut yang tapi anak tidak pernah ketinggalan tidak pernah luput dari mulut orang tuanya ketika berdoa ya Allah mudahkan urusan anak saya pintarkan cerdaskan solehkan sehat dan begitu tuh Apalagi mendengar anaknya punya masalah anaknya sakit anaknya sedang depresif doa orang tua tiba-tiba kita umpamanya ada kesulitan tiba-tiba ada jalannya keluar ada solusi yakini salah satu doa orang tua kita di Kapuk tanpa sepengetahuan kita Jadi kalau orang tua sudah tidak ada tertutup jadi yang dimaksud antara kalau ada seorang hamba saya wanita melahirkan tuannya ini maknanya adalah durhakanya anak kepada ibu sudah terjadi sekarang sudah sejak kapan mungkin sudah sejak ratusan tahun yang lalu sekarang masih terjadi ya masih terjadi itu tanda kecil yang kedua tanah kecil yang pertama yang sudah terjadi dan tidak terjadi lagi anak kecil yang kedua sudah terjadi dan masih banyak banyaknya pembunuhan munculnya orang-orang bodoh yang ijtihad berbicara tentang ilmu agama ini Mas itu tanda kiamat ya nah yang ketiganya tanda Kia kecil yang belum terjadi tapi pasti nanti akan terjadi Nah inilah makna yang pertama dari seorang hamba wanita melahirkan tuannya durhaka ini makna majazi Adapun makna yang kedua makna Hakiki bener ibunya statusnya hamba sahaya tapi anak yang dilahirkannya merdeka Sebagian ulama seperti Imam Ibnu Hajar ketika menjelaskan hadis ini menyatakan Ya sudah terjadi zaman dahulu Sebagian ulama belum Tapi nanti akhir zaman sekarang tidak terjadi karena sekarang ini tidak ada lagi status perbudakan ya nggak Tapi mungkin nanti di akhir zaman akan muncul kembali perbudakan perbudakan lahir hasil dari peperangan yang kalah yang mati ya sudah yang masih hidup ditawan statusnya sebagai budak hamba sahaya sekarang dihapus ya tapi Apakah selamanya tidak mungkin nanti akan ada lagi peperangan kemudian yang kalah dijajah dan yang masih hidup jadi hamba sahaya jadi budak bagi tuannya mungkin makanya Islam aturan perbudakannya tetap ada permanen Sampai Akhir Zaman ayat Alquran Hadis ada salah satunya denda bebaskan budak hubungan suami istri di siang hari bebaskan budak ada sumpah yang dilanggar bebaskan hutang ini berlaku ayat itu ayat ini hadis juga yang shahih tidak mungkin terhapus sekarang ada perbudakan ayat ini enggak berlaku enggak ayat menyatakan hamba sahaya halal digauli oleh Tuhannya ayat lihat bahwa surah al-mu’minun lihat juga surah al-ma’arij tentang orang-orang beriman walladzinahum malaikat orang berimanlah orang yang menjaga memelihara farad-faraj mereka kecuali kepada istrinya atau kepada hamba sahaya wanita yang mereka miliki kepada kedua ini maka boleh halal ayat bukan hadis hadits banyak lagi ini bukan pendapat ini ayah dalam surah al-mu’minun ayat-ayat awal ada lagi dalam surah al-ma’arif pertengahan lafadznya persis sama hadis Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam mantap Siapa orang yang menikahi seorang wanita atau membeli budak perempuan hamba saya wanita pegang tuh ubun-ubunnya dengan tangan kanan saya juga begitu statusnya halal bagi istri halal bagi suaminya budak halal Bagi Tuhan lalu doakan Allahumma inni as aluka [Musik] kepadamu kebaikan wanita ini dan kebaikan yang engkau tetapkan bagi wanita ini aku berlindung kepada engkau dari keburukan atau kejahatan wanita indah dan keburukan yang engkau tetapkan itu persis sama memperlakukan istri dan hamba saya karena kehalalannya sama Ayah nggak bisa dihapus hadisnya bisa dihapus berlaku Sampai Akhir Zaman sekarang enggak ada perbudakan Apakah dia enggak sekarang enggak ada mungkin nanti ada hasil peperangan yang kalah masih hidup di tahun satu samuda kalau tidak di ditebus karena halal lalu digauli oleh Tuhannya kalau dia hamil dalam hamil walaupun tidak dinikahi Ya Halal ayat dan hadis yang ketika wanita ini melahirkan anak dari tuannya status anaknya merdeka sementara status ibunya ini tetap hamba sahaya anaknya merdeka karena dinisbatkan kepada bapaknya dan bapaknya adalah tuannya bagi ibunya otomatis anaknya Made Tuan juga bagi ibunya inilah yang dimaksud dengan kalau seorang Ahmad seorang hamba saya wanita melahirkan tuannya ini kasusnya seperti itu anaknya Merdeka Ibunya tetap hamba sahaya dan anaknya otomatis menjadi tuan bagi ibunya cuma kalau tuannya ini meninggal otomatis wanita ini hamba Sayang punya anak dari Tuhannya otomatis Merdeka itu aja keuntungannya sementara wanita lain yang tidak punya anak dari tuannya tetap statusnya sebagai budak hadis ini mengisyaratkan akan adanya perbudakan kembali di akhir zaman hasil dari Peperangan Dan kita tahu ketika menjelaskan amaratussa’ah atau asyratussa’ah tanda-tanda kiamat nanti itu akan muncul perang besar di akhir zaman antara Islam dan Nasrani di satu pihak bersatu melawan agama lain menanglah Islam dan kaum muslim dan Nasrani begitu menang kata Nasrani hidup salib kata kaum muslimin Allahu akbar muncul sentimen agama lagi perang menang lah kaum muslimin yang kalah ditawan menjadi budak hamba sahaya berlaku lagi hukum perbudakan menurut ajaran Islam ini menunjukkan di akhir zaman akan ada lagi perbudakan dan anak yang lahir dari seorang hamba sahaya yang hamil oleh tuannya itu merdeka dan statusnya menjadi tuan bagi ibunya apa ini sudah terjadi di zaman dulu pernah terjadi sekarang terhapus perbudakan suatu saat muncul lagi perbudakan berlaku lagi inilah yang dimaksud salah satu diantara tanda kiamat adalah seorang hamba sahaya wanita sudah melahirkan tuan jadi yang dijawab oleh malaikat jibril ketika ditanya yang dijawab oleh Nabi SAW ketika ditanya oleh Jibril apa tanda-tanda kiamat yang beliau Terangkan tanda-tanda kecil karena kecilnya banyak puluhan tapi yang diterangkan di sini dua pertama kalau hamba sahaya melahirkan tuannya dengan makna yang tadi dua makna majas dan Hakiki yang kedua adalah Kalau engkau melihat orang miskin telanjang badannya tidak beralas kaki mereka penggembala kambing tapir berlomba-lomba di dalam bangunan ini juga tanda kecil maknanya juga banyak salah satu maknanya adalah orang yang bahasa kitanya sotoy bodoh tidak berilmu Tapi sok tahu dan menggarap yang bukan haknya dan ini disebutkan orang yang miskin telanjang badannya keahliannya menggembala kambing tapi berlomba-lomba dalam membangun bangunan-bangunan yang megah bukan Sakti ya kan bukan ahlinya kan itu salah satu tafsirannya bukan satu-satunya makna lainnya banyak itulah yang ditanya oleh malaikat jibril kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam ada empat pertama Islam lalu jawaban melahirkan rukun Islam yang lima kedua Iman jawabannya melahirkan rukun iman yang enam melahirkan dua rukun Ihsan nanti akan kita bahas program pertama engkau melihat Allah beribadah seolah-olah melihat Allah seolah-olah rukun keduanya Allah melihat kamu pertanyaan yang keempatnya tentang kiamat baik waktunya kalau waktunya nggak tahu tandanya nah tandanya dijelaskan dua diantara ini hanya tanda kecil setelah itu kata Umar Sumatera setelah itu Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bertanya hai Umar Kamu tahu nggak siapa yang nanya tadi boleh nggak kita mengatakan ini sekarang menurut Antum gimana Allah dan rasulnya lebih tahu nggak boleh karena Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam sekarang sudah meninggal sudah tidak ada ini hanya boleh dikatakan ketika beliau masih ada ya atau tidak jangan soto tau apa ya kayak mikir aja lah itu berarti nggak tahu memaksa-maksakan diri memberi jawaban yang tidak diketahui berkatalah Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam datang kepada kalian untuk mengajari kalian tentang agama kalian tentang 4 hal Islam Iman Ihsan dan tanda-tanda kiamat mungkin muncul Pertanyaan kenapa tidak langsung Jibril Kenapa harus melalui tanya jawab Kenapa harus Nabi Shallallahu alaihi wasallam yang yang menjawabnya yang menerangkan Kenapa tidak dikatakan Hai saudara-saudara saya Terangkan bahwa Islam adalah begini Iman begini Kenapa tidak begitu kalau Malaikat Jibril berbicara begitu apa yang disampaikan itu Wahyu Berarti semua sahabat yang hadir memperoleh Wahyu langsung dari malaikat jibril berarti jadi Nabi semua makanya tidak demikian cara Allah menerangkan empat poin tadi dengan mengutus Jibril tidak langsung Jibril yang menjelaskannya tapi melalui lisan Rasul saw biar beliau yang menerangkan tapi dituntun penjelasan dituntun melalui pertanyaan Apa itu Islam dijawab Apa itu iman dijawab apa itu Ihsan dijawab dan didukung Oh benar jawaban itu tidak salah Kapan kiamat enggak tahu apa tandanya ini ini ini ini dengan demikian tetaplah yang memperoleh Wahyu hanya satu orang yaitu Nabi Alaihi sholatu Wassalam di zaman itu sampai hari kiamat yang akan ada lagi nabi dan pesan dari Allah Malaikat Jibril tersampaikan secara benar itu yang menjadi alasan kenapa tidak langsung Jibril yang menerangkan keempat hal tadi ya Ini hadis dikenal dengan sebutan hadits Jibril Alaihi sholatu Wassalam disebabkan karena kedatangan Malaikat Jibril pertanyaan tentang empat hal tadi dan di Jawa banyak sekali faedah yang bisa kita dapat dari sini salah satunya adalah Jibril dan juga beberapa malaikat dan berkemampuan diberi kemampuan oleh Allah untuk menjelma menjadi apapun yang Allah kehendaki dalam hal ini [Musik] menyamar Katakanlah berbentuk orang normal biasa makanya tidak dia katakan Tapi itu bukan dalam bentuk asli itu yang pertama yang kedua ini Ketika Malaikat maka sifat-sifat yang dimiliki oleh orang juga dimiliki oleh malaikat ini ketika itu bisa terlihat bisa terdengar bisa teraba juga tidak transparan tidak apa namanya berupa gelombang atau roh tidak bisa menembus tembok gitu bisa seperti orang Kalau dipukul Gimana bisa dan ini pernah kejadian kan hadisnya Shahih riwayat Imam Bukhari yaitu ketika malakul maut datang kepada Nabi Musa meminta nyawa oleh-oleh Nabi Musa ditolak ditonjok itu sampai kedua matanya keluar akhirnya kembali kepada Allah yang menggunakan akal di tertawakan diingkari termasuk orang-orang Syiah malaikat bisa dipukul harusnya sebelum dipukul juga menghilang masa Nabi Musa diminta nyawa oleh Allah mulai malaikat menolak masa Nabi Musa sampai nonjok dadar Apa artinya tidak berprasaan sampai nonjok sampai matanya keluar kan itunya nggak masuk ke akal karena apa dipahami oleh orang yang akalnya dangkal ya tertawa tidak mampu akalnya itu menyebabkan mereka mentertawakan hadis ini tanpa disadari mereka mentertawakan kebodohannya sendiri Adapun ketika para ulama yang menjelaskannya luar biasa jadi sangat masuk akal dan banyak faedah di sini diantaranya adalah Nabi Musa enggak tahu disangkanya ini orang biasa dan Malaikat nyamar menjadi orang biasa datang ke Nabi Ibrahim [Musik] itu nggak tahu bahwa ini adalah malaikat yang diutus oleh Allah disuguhi kambing bakar nggak disentuh takut karena ini nah Nabi Musa didatangi dalam bentuk orang minta nyawa beliau belum tahu ini dan hukum di zaman Nabi Musa kalau ada orang mau ngebunuh dan ketonjok karena dia sedang menyamar menjadi orang maka sifat kemanusiaannya tetap melekat pada dirinya nggak bisa menghilang sekaligus nggak kebal masanya keluar kepada Allah Lalu Allah mengembalikan kembali apa namanya penglihatannya matanya lalu disuruh lagi datang kepada Nabi Musa bilang kepada dia kalau kamu ingin umurmu panjang tutup kan telapak tanganmu ke punggung sapi setiap Satu helai bulu sapi yang tertutup itu tambahan satu tahun usia bagimu yang tertutup begini ada 100 setelah itu baru tahu Oh ini malakul mau masuk akal nggak masuk akal nah dari hadis ini salah satu faedahnya adalah malaikat kalau menjelma menjadi orang dia bersifat seperti orang bisa disentuh dilihat dipukul juga bisa nggak bisa langsung menghilang berubah bentuk lagi kepada menjadi bentuk lain Sebab bukan Power Rangers itu jadi tetap seperti manusia pada umum Termasuk malaikat menjadi orang maka sifat kemanusiaannya melekat pada dirinya ketika itu bisa terlihat terdengar dan tersentuh dan seterusnya ya Dan ini juga berlaku untuk bangsa jin Ketika bangsa jin menjelma baik menjadi binatang menjadi orang bisa diapa-apakan oleh kita kalau terlihat bisa disentuh berarti bisa dipukul bisa bisa dibunuh bisa kan ada kisah sahabat pulang ke rumah istrinya isinya di luar ternyata dalamnya ada ular bergulat mati dua-duanya ternyata ular itu perlu dimasukkan ke botol ada hadits kisah Abu Hurairah menangkap jin bisa disakiti ya bisa dibunuh ya beresiko kalau mereka menampakan diri karena beresiko mereka tidak sembarangan menampakan diri karena lagi inilah pembahasan tentang rincian Syarah yang lebih detil insya Allah kita akan Jelaskan di pertemuan yang berikutnya mulai dari rukun Islam sampai hari kiamat nanti ya sekarang Cukup sampai di sini waktu untuk menjelaskan sudah habis tinggal tersisa untuk tanya jawab khusus hari Jumat kita khususkan pertanyaan dari pendengar dan pemirsa radio dan TV Raja kepada Allah Al Fadhil Abu Luqman di studio Raja Cileungsi dipersilakan untuk memandu tanya jawab Rasulullah silakan jazakallahu Khairan kami sampaikan kepada Ustadz Abu Haidar as Sundawi hafizallah yang telah membimbing kita dalam mengkaji kita mukhtasoma arijul qobul di kesempatan sore hari ini dan kami undang Anda sahabat lo jadi rumah untuk berpartisipasi dalam sesi tanya jawab Anda dapat mengirimkan pertanyaan anda melalui pesan Whatsapp di nomor 081 989 6543 atau melalui line telepon di nomor 021 8236543 baik kita akan angkat pertanyaan pertama di sesi tanya jawab ini dari Bandung dengan ibu Mira ingin bertanya Ustadz bagaimana orang yang sangat yang saat diingatkan untuk hijrah dan istiqomah tapi malah bilang itu mah gimana takdir Allah mohon penjelasannya orang bermaksiat disuruh tobat jawabnya gimana takdir Allah jawaban Yesus sebenarnya benar cuma ada kekeliruan kesalahan Apa kesalahannya kesalahannya dia berhujjah dengan takdir untuk melegitimasi dosa dan kesalahan Jadi kalau umpamanya orang berbuat maksiat ditegur Kenapa kamu berani melanggar larangan Allah dia bilang ini takdir betul itu takdir makanya terjadi tapi kesalahannya dia melegalisir kesalahannya dengan Landas dengan alasan takdir Apa akibatnya akibatnya orang itu akan ditakdirkan juga menerima adzan atas dosa-dosanya sehingga di zaman Umar Bin Khattab radhiyallahu anhu ada pencuri ditangkap mau dipotong tangan orang itu ya Rasulullah anak asrifu Bil qodiriyah wahai Amirul Mukminin bukan Ya Rasulullah itu karena takdir Allah apa kata Umar kalau begitu kami pun akan memotong kedua tanganmu karena takdir Allah juga kalau tahu bahwa dia bermaksiat itu karena takdir Allah mesti introspeksi Gimana cara introspeksi yaitu coba kenapa Allah sampai mentakdirkan dia bermaksiat karena Allah itu maha sayang dan maha adil Allah takdirkan seseorang bermaksiat itu hukuman atau dosa dia sebelum Coba lihat banyak ayat dan hadis yang sering saya ungkapkan Shahih lihat Bukhari dan Muslim karena dusta menyeret pelakunya kepada fujur fujur itu dosa yang tanya belum dia lakukan tapi karena berdosa berdosa dia jadi berani melakukan dosa itu karena berdusta kok jadi berani itu hukuman Allah Allah mencabut Hidayah dari diri dia lalu diberikan keinginan untuk berbuat dosa yang sebelumnya tidak berani dia lakukan hukuman atas dosa berupa dusta jadi kalau Allah mencabut Hidayah dari diri seseorang kalau Allah menyesatkan seorang ketahuilah bahwa itu hukuman dari Allah atas dosa dan kesalahan dia sebelum makanya setelah berdosa setelah bermaksiat wajib tobat kalau nggak tobat dicabut Hidayah diberikan keinginan untuk berbuat maksiat selanjutnya sebagaimana Hidayah juga pemberian Allah kenapa Allah memberi Hidayah kepada seorang Itu hadiah karena ketaatan amal saleh ibadah yang dia lakukan sebelumnya seorang baca Quran nih setelah beres baca Quran tiba-tiba ujug-ujug ingin infaq ingin shodaqoh setelah beres baca Quran tiba-tiba ingin salat Sunnah setelah beres baca Alquran tiba-tiba ingin menolong orang keinginan itu Allah yang kasih itulah Hidayah Allah yang Allah berikan kepada dia sebagai hadiah atas ibadah dan amal saleh yang dilakukan kalau Hidayah adalah hadiah atas kebaikannya maka tersebutnya Hidayah dan keinginan bermaksiatlah hukuman atas kemaksiatan dia Makanya kalau seseorang tiba-tiba berat ibadah kecenderungannya kepada maksiat ingat itu hukuman dari Allah Mungkin kita sudah melakukan dosa sebelum coba introspeksi pikirkan Maka kalau tobat dihapus dosanya dihapus efek buruk dari dosa yaitu malas ibadah Allah cabut Allah hapus akhirnya kita semangat lagi ibadah Allah kasih Hidayah atas Taubat orang yang tobat berarti dia ibadah dengan cara bertobat Allah akan kasih hidayah untuk semangat kembali ibadah setelah itu jadi Kalau umpama seseorang berada di tengah-tengah kebiasaan maksiat disuruh hijrah baru dia katakan gimana takdir Allah saja maka itu menunjukkan dia tidak berupaya untuk memperbaiki dosa dan kesalahan sehingga Allah mentakdirkan dia untuk semangat kembali ibadah bertobat dari dosa-dosanya semestinya begitu Ketika saya bin rahimahullah menerangkan tentang takdir seperti beginilah kalau umpamanya seseorang ibadah amal sholeh menjauhi dosa dan maksiat terus Istiqomah di atas itu lalu mati dalam keadaan demikian dia dapat nikmat kubur dia dapat surga di akhirat lalu berkata Alhamdulillah Allah mentakdirkan saya untuk masuk surga itu lebih baik daripada ketika di dunianya dia durhaka dia berdosa dia melanggar larangan Allah dia mengabaikan perintah Allah mati dalam keadaan demikian dapat azab kubur lalu di akhirat ke neraka lalu dia bilang saya ditakdirkan ke neraka Mana yang lebih baik yang pertama paksa diri kita untuk ibadah untuk amal sholeh filter dari kita dari kesalahan jaga diri kita dari dosa dan maksiat Istiqomah di atas sawah itu sampai mati dalam keadaan demikian Lalu setelah di surga silahkan katakan Inilah Takdir Allah Untuk saya itu lebih baik daripada yang kedua tadi Ya wallahualam silakan lagi hadir jazakallah penjelasannya dan berikutnya kita angkat pertanyaan melalui telepon kami persilahkan iya Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa Di mana ibu dengan umur terkait dengan sekarang ini banyak orang yang ingin meninggal secara mendadak Ustaz Apakah keterangannya Bagaimana keterangannya menurut Alquran Hadis keadaan orang yang meninggal secara mendadak ini baik pertanyaannya dari penanya ibu di Riau saat bertanya terkait dengan kematian mendadak Bagaimana penjelasannya dari Alquran dan as-sunnah Ustadz terkait orang yang mati mendadak dan penjelasannya orang yang meninggal mendadak ya ini termasuk salah satu diantara tanda kiamat kecil diantara tanda kiamat adalah disebut almaul hujjah ada kematian mendadak apapun penyebabnya mungkin kena serangan jantung stroke dan seterusnya ya fenomena kematian mendadak ditinjau dari aspek syar’i ini lumrah wajar dan banyak terjadi dan lebih banyak lagi terjadi di akhir zaman sebagai salah satu diantara tanda-tanda kecil dari hari kiamat tanda ini sudah terjadi dan tetap berlangsung sampai sekarang mungkin sampai beberapa ratus atau ribu tahun yang akan datang sebelum kiamat masih akan terjadi ya mungkin penyebabnya tadi serangan jantung atau mungkin terjadi akibat ada pelurunya saat dibunuh orang kelindes kendaraan secara mendadak penyebabnya banyak Apakah itu takdir Allah ya takdir Allah mentakdirkan orang itu mati mendadak dengan sebab yang Allah takdirkan juga jadi kematian seorang Allah takdirkan tempatnya di mana waktunya Kapan cara matinya Bagaimana termasuk penyebab dia mati bagaimana semuanya itu sudah Allah takdirkan semuanya takdir Allah baik mendadak ataupun sudah bisa diduga sebelumnya karena penyakit ada yang mati karena penyakit ada yang mendadak karena dibunuh orang karena kecelakaan lalu lintas karena serangan jantung gitu ya macam-macam yang jelas cara matinya penyebab kematiannya tempat mati waktu matinya itu semuanya sudah ditakdirkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala pada orang-orang yang mengalami Apakah kita tahu takdir kematian kita nggak tahu baik waktunya kapan tempatnya di mana cara matinya bagaimana mengenaskan atau tenang-tenang aja dan penyebabnya apa semua orang yang mati di waktu dia mati tidak pernah menyangka dia akan mati di waktu itu di tempat itu dengan sebab itu nggak betapa banyaknya orang menyusun planning rencana sebulan yang akan datang sekarang saya dari sini mau keluar kota nanti di sana kita ketemu gini-gini eh di tengah jalan tabrakan mati kalau dia tahu bahwa dia akan mati di tengah jalan dan di waktu itu niscaya dia tidak akan menyusun rencana niscaya dia akan membatalkan kepergiannya jadi ingat setiap orang yang mati di suatu waktu dia sama sekali tidak menyangka bahwa dia akan mati di waktu itu dengan sebab tertentu dengan keadaan tertentu sama sekali ya ini memberi pelajaran kepada kita untuk selalu bersiap untuk mati setiap saat jangan terlalu percaya Sehat masih muda nggak ada keluhan jangan kematian bukan karena penyakit kematian bukan karena usia yang sudah tua bukan tapi kematian ditetapkan oleh ajal yang Allah tetapkan waktunya bila sudah tiba silahkan lagi adiar jazakallahu Khairan atas penjelasannya dan pertanyaan berikut dari pesan Whatsapp Ustadz dari Abdullah di Surabaya ingin bertanya terkait Penjelasan bahwa malaikat ketika menjelma menjadi manusia akan mempunyai sifat manusia pertanyaannya Ustadz Mohon penjelasan Ketika Malaikat menjelma menjadi manusia pada zaman Nabi Ibrahim malaikat tidak mau makan sebuah Nabi Ibrahim mohon penjelasannya betul ketika disuguhi oleh Nabi Ibrahim dengan kambing bakar yang sangat menggiurkan Nabi Ibrahim menyajikan suguhannya tapi tidak mau makan dikatakan Kenapa kamu tidak mau makan pertama bahwa memang malaikat adalah makhluk yang Allah ciptakan dengan kebutuhan yang tidak sama dengan manusia mereka tidak butuh pasangan mereka tidak butuh makan mereka tidak butuh minum mereka tidak butuh tidur mereka tidak butuh istirahat oleh karena itulah maka walaupun menjelma sebagai manusia dalam karakter atau sifat yang menjadi ciri khas malaikatnya seperti tidak butuh makan minum dan seterusnya termasuk tidak punya syahwat kepada lawan jenis karena tidak punya lawan jenis itu tetap itu ada malaikat tidak lapar tidak haus tidak lelah tidak cangkel juga tidak ngantuk dan tidak memiliki keinginan untuk tidur untuk itulah malaikat diciptakan makanya walaupun malaikat diberi tugas-tugas yang dahsyat ada malaikat yang memikul Arsy ada juga umpamanya malaikat yang sejak diciptakan sujud terus mereka tidak mengalami kebosanan cangkul capek atau lelah kalau kita sujud 10 menit nggak bisa bangun Karena itulah maka ibadah malaikat disebut ibadah Jabariyah bukan ibadah syar’i itu memang diciptakan untuk ibadah tanpa kendala malaikat tidak ada rasa malas capek cangke lelah ngantuk ataupun keinginan untuk tidur nggak lapar harus nggak dan tidak ada godaan dari setan setan nggak bisa menggoda malaikat untuk tidak ibadah Karena itulah maka ibadahnya tidak dipahalai surga seperti halnya manusia kalau manusia ibadah Syariah ada banyak kendala-kendala kemampuan yang terbatas gampang capek gampang sangkel gampang bosan gampang lelah ada malas ada sakit ada pingsan ada godaan setan kalau dengan semua kendala itu digoda oleh setan kemampuannya terbatas gampang capek gampang cangkel tapi tetap ibadah dengan hebat ini diapresiasi ini layak untuk diberi apa imbalan surga berdasarkan hal itulah maka walaupun malaikat ibadahnya jauh lebih hebat daripada ibadah manusia tapi manusia dianggap lebih mulia daripada para malaikat karena ibadah manusia melalui kendala yang sangat besar dan banyak Adapun malaikat sama sekali nggak ada kendala maka ketika ditanya dibahas oleh para ulama Mak Siapa yang lebih mulia malaikat atau manusia kalau dengan manusia kafir durhaka malaikat lebih mulia tapi kalau dengan para nabi para rasul orang-orang yang sholeh orang-orang Sholeh ini lebih mulia daripada para malaikat walaupun ibadah malaikat jauh lebih hebat daripada ibadah manusia Kenapa karena malaikatnya sama sekali tak terkendala tak terhalang nggak ada yang menghalangi kalau manusia banyak kendalanya Makanya kalau dengan kendala sebanyak itu masih ibadah dengan hebat maka ini orang hebat maka orang ini layak untuk diapresiasi makanya dibayarnya dengan surga akhir dari kehidupan ahli ibadah di surga Adapun malaikat tidak berakhir di surga dengan kenikmatan yang seperti dirasakan oleh manusia ya demikian wallahualam silahkan terakhir hadir ya jazakallah penjelasannya dan pertanyaan terakhir melalui pesan Whatsapp kembali Ustadz pertanyaan Ustadz Saya pernah bekerja dan banyak berbuat maksiat kemudian saya keluar untuk bertobat yang menurut saya ini yang terbaik Namun Ketika saya bekerja lagi saya malah disuruh membangun rumah ibadah agama orang lain sehingga akhirnya saya keluar lagi dan menurut saya ini adalah takdir buruk buat saya pertanyaannya Ustadz bagaimana menyikapi Penjelasan bahwa semua yang terjadi itu sebetulnya baik dan takdir baik untuk kita Mohon penjelasannya Ustadz jazakallahu Khairan Bagaimana caranya agar kita meyakini takdir buruk itu baik untuk kita caranya adalah yakini bahwa takdir buruk ini lebih banyak keuntungannya daripada kerugian ruginya ada tapi sedikit keuntungannya lebih banyak coba bandingkan Apa keuntungan dari musibah apapun bentuk musibah itu pertama dosa kita gugur tanpa harus bertobat dari dosa itu setiap musibah menggugurkan dosa sampai ada duri yang ngegores kulit kita nggak sampai berdarah cuma luka sedikit itupun menggugurkan dosa kita Ini pertama kedua ada pahala kesabaran Makin hebat ini ujian makin besar pahalanya al-aju pahala akan sejalan Selaras sebanding dengan kadar penderitaan ketika menerima musibah itu makanya orang yang sabar di tengah musibah Allah katakan Allah akan memberikan pahala kepada orang yang sabar tanpa hisab tanpa itung-itungan akhirnya besar ini yang kedua yang ketiga musibah menyebabkan kita mendekat dengan Allah ketika kita kesulitan Biasanya kita banyak berdoa Biasanya banyak berzikir malam bangun siangnya Saung banyak baca Alquran merintih kepada Allah dan Allah suka mendengar rintihan seorang hamba kadang Untuk itulah Allah memberikan ujian kepada kita karena kangen kepada rintihan kita kalau dikasih kesenangan mah nggak pernah merintih rezeki yang banyak subuh juga hampir terlambat dikasih seratnya ekonomi jam 2 bangun merintih itu Allah rindu kepada rintihan Coba kalau kita ketika senang tetap merintih Allah akan cinta akan Allah akan suka ya itu yang ketiga yang keempatnya doa orang yang sedang ditimpa musibah itu dikabulkan makul didengar ditunaikan oleh Allah apapun bentuk dari musibah walaupun orang ini durhaka bahkan walaupun orang ini orang musyrik tapi ketika ditimpa musibah doanya hanya kepada Allah itulah Kenapa dakwatul mazlum mustajabahtun Wa inkana doa orang yang dizalimi itu Mustajab walaupun orang ini orang durhaka Kenapa karena dia sedang menderita dizalimi orang lain Itulah kenapa orang sakit Doanya juga dikabul oleh Allah karena sakitnya adalah penderitaan musibah Itulah kenapa Allah dalam Alquran menyatakan orang musyrik ketika pergi ke lautan diterjang oleh gelombang nyawanya terancam berdoa ikhlas kepala dikabulkan diselamatkan walaupun sudah sampai ke daratan dia musyrik lagi karena ketika dia di tengah gelombang di tengah lautan sedang menderita doanya ayat itu dan hadis yang shahih menjelaskan orang yang sedang menderita walaupun durhaka berdoa kepada Allah dikabul oleh Allah subhanahu wa ta’ala ini tidak Allah berikan kepada orang yang tidak sedang menderita tidak sedang kena musibah berapa itu empat apa lima keuntungan selanjutnya orang itu akan Allah angkat derajat kemuliaannya lebih tinggi daripada sebelumnya Ya wajar karena apa karena dosa berkurang pahala nambah mendekat kepada yang jelas akan semakin tinggi derajat kemuliaan dan banyak lagi itu keuntungan sekarang apa kerugian dari musibah hanya satu menderita hanya itu saja jadi coba bandingkan Mana yang lebih banyak untung apa rugi untung makanya tak heran kalau Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda Innallaha Idha Sesungguhnya Allah kalau mencintai suatu kaum Allah akan berikan ujian musibah kepadanya tanda cinta Allah karena Allah menginginkan kebaikan yang lebih banyak bagi orang ini dibanding kerugiannya dengan musibah dia lebih banyak untungnya kalau tidak diberi musibah diberikan Anugerah kekayaan jabatan dia lalai dia menjauh dari Allah Allah enggak suka begitu nah demikianlah cara agar kita ini husnudzon terhadap musibah yang Allah berikan husnuzan terhadap takdir buruk yang Allah tetapkan untuk kita kejadian peristiwa yang tidak mengenakkan kita sebagai takdir Allah kita husnudzanni bahwa itu adalah kasih sayang Allah karena Allah ingin menggugurkan dosa kita ingin menambah pahala kita ingin menyebabkan kita mendekat dan mendengar rintihannya ingin doa-doanya dikabul ingin diangkat derajatnya begitulah cara Allah Azza wa Jalla mencintai kita dengan diberikan musibah tersebut ya cukup ya sampai di sini waktunya sudah habis Insyaallah kita jumpa kembali di hari Jumat yang akan datang melanjutkan kajian materi ini Subhanallah ilaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaika Alhamdulillah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh kami ucapkan jazakallahu Khairan kepada Ustadz Abu Haidar as Sundawi hafizallah yang telah membimbing kita dalam mengkaji kita mukhtasan membimbing kita dalam sesi tanya jawab Kami ucapkan pula jazakumullah dimanapun anda berada yang telah menyimak kajian kita di sore hari ini langsung dari Masjid Agung Al Ukhuwah Kota Bandung Jawa Barat Kami mohon maaf atas segala kekurangan dan semoga Allah pertemukan kita kembali di kesempatan yang akan datang wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ustadz Abu Haidar As-Sundawy | Mukhtasar Ma’arijul Qabul
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply