Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan | Manhaj Imam Malik fi Isbatil Aqidah

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

jazakumullahu Khairan bagi anda para pemirsa Roja TV yang telah kami hadirkan untuk Anda program acara kajian ilmiah secara langsung Rodja TV saluran dan kajian Islam Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillah washolatu wassalamu ala rasulillah Nabina Muhammadin Wa Alaihi Wasallam pagi hari ini untuk menghadirkan program kajian dan bimbingan ilmiah yang insya Allah akan disampaikan oleh guru kita Ustad Doktor Muhammad Nur Ihsan Ma Hafidz Allahu ta’ala langsung kami hadirkan kerajaan ini dari studio Mini sekolah tinggi dirosa Islam yang Imam Syafi’i Jember Jangan lupa kita memuji Seraya bersyukur kepada Allah atas segala nikmat dan karunia yang telah Allah limpahkan kepada kita semuanya sholawat dan salam Semoga senantiasa terlimpahkan dan tercurahkan kepada nabi kita Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam untuk keluarganya untuk para sahabatnya dan seluruh pengikutnya hingga akhir zaman nanti Pada kesempatan kali ini kita akan kembali melanjutkan dan pembahasan Manhaj Imam Malik aqidah bagi Anda yang bertanya sekedar pembahasan kami persilahkan di 021 8236543 Kamila kembali 021 8236543 atau pesan Whatsapp di 0 8 1 9 8 9 6 5 43 selanjutnya kita akan simak dan ikuti bimbingan bersama beliau para Ustaz kami Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Assalamualaikum kaum muslimin dan muslimat para pemirsa dan juga Para pendengar di mana saja Antum berada Semoga Allah Azza wa Jalla senantiasa merahmati kita semua curahkan kepada kita berbagi nikmat dan karunia terutama nikmat iman nikmat Islam dan petunjuk serta tauhid di dalam menjalani kehidupan dunia ini Alhamdulillah atas segala nikmat dan karunia yang tidak terhitung banyaknya Alhamdulillah sholawat dan salam senantiasa kita perbanyak mengucapkannya atau nabi yang mulia Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam kembali kita melanjutkan pembahasan tentang aqidah hadits sunnati Wal Jamaah yang dalam hal ini kita membahas aqidah salah seorang dari Imam Ahlussunnah Wal Jamaah gurunya Imam Syafi’i rahimahullah yaitu Imam Malik rahimahullah kalau kita jelaskan dalam pembahasan-pembahasan sebelumnya perkara-perkara yang berkaitan dengan iman kepada Allah Azza wa Jalla tentang hakikat iman dan juga hal-hal yang berkaitan dengan sifat-sifat Allah Azza wa Jalla yang diyakini oleh ahli sunnah wal jamaah dan juga merupakan akidah Imam Malik rahimahullah pada kesempatan yang mulia ini kita akan menjelaskan prinsip dari prinsip-prinsip aqidah yang diyakini oleh Imam Malik rahimahullah dan yang demikian itu merupakan akidah ahli Sunnah di wal jamaah yang wajib kita imani yaitu pembahasan pembahasan yang berkaitan dengan iman bila Rasul pembahasan yang berkaitan dengan iman kepada para nabi dan para rasul sebagaimana kita Maklumi bahwa keimanan kepada nabi dan kepada para Rasul merupakan salah satu dari rukun iman yang enam bentuk wa Malaika Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah menjelaskan di dalam Alquran kewajiban untuk beriman kepada para Rasul dan para Anbiya Bagaimana yang juga telah dijelaskan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam di dalam hadis Jibril yang telah kita mungkin sering kita mendengarnya Jibril bertanya kepada nabi Alaihissalam akhirnya Aliman Nabi SAW untuk menjelaskan dalam sebagian ayat menyebutkan perkara-perkara-perkara yang diimani oleh Ahlul iman kepada apa yang diturunkan pada beliau dari dari robnya begitu juga Ahlul iman orang-orang yang beriman semua beriman kepada Allah dan juga malaikatnya kitab-kitabnya para rasulnya mereka tidak membedakan di antara salah seorang dari para rasul tersebut mereka mengatakan sami’na kami mendengar dan mentaati dalam ayat ini Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjelaskan iman kepada Allah iman kepada malaikat kepada kitab-kitab Allah dan juga kepada para Rasul di dalam menyadari Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjelaskan bagi mereka yang tidak beriman kepada para rasul Allah menjelaskan sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada Allah dan kepada para Rasul dan ingin memisahkan antara Allah dan rasulnya mereka mengatakan kami beriman dengan sebagian dan kufur kepada sebagian yang lain kemudian mereka ingin mencari jalan tengah diantara kedua hal itu artinya separuh beriman kepada Allah separuh kufur kepadanya mengimani sebagian para rasul kufur pada sebagian para rasul ya maka Allah menjelaskan ulama mereka adalah orang-orang yang orang-orang yang kafir yang sesungguhnya begitu juga Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjelaskan sesungguhnya kebaikan itu beriman kepada Allah yang lahir pada malaikat dan kitab dan para rasul dan para nabi waktu Tidak diragukan lagi bahwa beriman kepada para Rasul dan para Anbiya merupakan salah satu dari rukun iman yang enam yang diyakini oleh kaum muslimin yang menjadi pertanyaan adalah Bagaimana ya cara yang benar di dalam beriman kepada para Rasul atau dengan ungkapan lain apa saja yang wajib diimani dan diyakini secara umum dan secara terperinci tentang keimanan kepada para Rasul ini hal yang penting untuk dijelaskan Pada kesempatan kali ini sehingga keimanan kita kepada para rasul atau keimanan kita kepada rukun-rukun iman secara umum bukan sebuah hanya turun temurun tapi betul-betul berlandaskan ilmu yang benar ya sesuai tentunya dengan Alquran dan hadis nabi Alaihi sholatu Wassalam perkara yang wajib diimani ada secara umum secara global dan ada syarat terperinci dan ada perkara yang spesial yang berkaitan dengan iman kepada rasul kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam adapun perkara-perkara yang wajib diimani dalam rangka beriman kepada para Rasul secara umum yang pertama adalah meyakini mengimani bahwa Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah mengutus kepada setiap umat seorang Rasul membawa kebenaran mengajak kepada ibadah kepada Allah jadi kita yakini bahwa Allah telah mengutus kepada setiap umat dari umat-umat yang ada sebelum umat Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam telah mengutus kepada mereka seorang rasul untuk mengajak kepada kebaikan mengajak mereka untuk beribadah kepada Allah tabaraka wa ta’ala dan sungguh kami telah mengutus kepada setiap umat seorang Rasul tujuannya apa mereka menyerukan kepada manusia mengajak manusia hendaklah kalian beribadah kepada Allah dan tinggalkan atau tinggalkan atau seluruh peribadatan kepada selain Allah Azza wa Jalla bahwa setiap umat telah ada Rasul Ya begitu juga jelaskan dalam hadis tidaklah wafat seorang rasul dari Bani Israil kecuali diutus rasul yang lain nah tapi dengan diutusnya nabi kita Alaihissalam dan beliau Rasul nabi terakhir maka tidak ada lagi Rasul nabi setelah beliau maka yang menggembleng yang membimbing umat Islam setelah nabinya adalah para ulama mereka pewaris nabi Alaihissalam menjelaskan bahwa para nabi tersebut mereka semuanya benar mengajak pada kebenaran orang yang jujur kalau Subhanallah inilah yang telah dijanjikan oleh Allah dan sungguh para rasul telah jujur dan benar jadi kita meyakini bahwa seluruh para rasul diutus oleh Allah mengajak kepada kebaikan pada kebenaran dan setiap umat telah diutus kepada mereka seorang Rasul diantara hal yang wajib diimani dan diyakini bahwa seluruh para rasul berada di atas Al Haq berada di atas jalan yang benar mereka datang dengan membawa penjelasan petunjuk dari Allah subhanahu wa ta’ala untuk disampaikan kepada kaum mereka Allah Subhanahu sungguh telah datang urus sudah para rasul dengan membawa kebenaran dan sungguh kami telah mengutus para rasul kami dengan membawa al-bayyinah penjelasan menjelaskan Al Haq menjelaskan kebatilan dan kami turunkan bersama mereka Alkitab kitab sebagai pedoman Wal Mizan dan timbangan neraca keadilan manusia ya menunaikan keadilan menegakkan keadilan dalam surat al-hadid jadi jelas sekali bahwa para rasul diutus untuk menyampaikan Al Haq diantara hal yang wajib kita imani dalam rangka beriman kepada para Rasul meyakini bahwa misi dakwah mereka ya atau ajaran mereka semuanya mengajak kepada tauhid Jadi mereka semua sepakat dalam mengajak kepada tauhid Tidak seorangpun dari rasul yang diutus kecuali semuanya mengajak kepada mengibadati Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengikhlaskan ibadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala berbeda-beda ya setiap umat memiliki syariat aturan sesuai dengan kebutuhan mereka ya kondisi mereka di zaman tersebut kemudian dengan diutusnya Rasul kita Alaihissalam lengkap syariat yang diturunkan oleh Allah mencakup seluruh umat manusia maka kita meyakini bahwa misi utama para nabi para rasul dalam mengajak umat manusia untuk mengikhlaskan ibadah kepada Allah dan tentunya memperingatkan mereka dari berbagai bentuk kesyirikan ini landasan utama Jadi seluruh agama para nabi sepakat di dalam mengajak umat manusia untuk beribadah kepada Allah dan memperingatkan mereka dari peribadatan kepada selain Allah yang dikenal dengan istilah kesyirikan tadi dalam yang kita bacakan Surah an-nahl tadi Allah menjelaskan kepada setiap umat seorang Rasul yang tujuan mereka mengajak untuk ibadah kepada Allah mengikhlaskan ibadah kepada Allah mentauhidkan Allah Azza wa Jalla dan meninggalkan segala bentuk peribadatan kepada selain Allah para pemirsa Para pendengar yang dimuliakan Allah Subhanahu Wa Ta’ala Allah Subhanahu Wa Ta’ala juga menjelaskan di dalam ayat lain Dan tidaklah kami mengutus sebelum memulai Muhammad seorang rasul kecuali kami wahyukan kepadanya apa yang Allah wahyukan kepada rasul tersebut sesungguhnya tiada ilah yang berhak diibadati ya yang berhak diibadati kenailah artinya ma’abun yang diibadati illa anak kecuali aku kata Allah Oleh karena itu fa’uduni ibadah ikhlaskanlah ibadah kalian kepadaku ini maksud ibadah Jadi ibadah para pemirsa dan para penengah bukan sekedar gerak-gerik fisik kita atau ucapan lisan kita dalam beribadah kepada Allah tapi sesungguhnya ibadah itu adalah yang ikhlas dan tulus kepada Allah gerak-gerik kita sebagai simbol ibadah bukti kita beribadah tapi hakikat ibadah ditunaikan kepada Allah adalah yang melandaskan ikhlas Apalah arti gerak-gerik kita rukuk sujud tapi ternyata bukan kepada Allah kemudian dipamerkan Ya semua harus mengetahuinya kriya bukan Ikhlas itu bukan Ibadah dalam Islam karena tidak ikhlas Salat kita seluruh ibadah kita bahkan kehidupan dan kematian kita lillah untuk siapa lillahi rabbil alamin katakan wahai Muhammad sholatku pengobatanku hidupku dan matiku untuk siapa lillah maka tidak ada arti ibadah bila tidak dilandaskan pada ikhlas Iya tidak ada nilainya di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak menginginkan dari hambanya kecuali keikhlasan bukan sekedar gerak-geri mereka langka kaki mereka mendatangi suatu tempat ibadah jika semua hal itu tidak ikhlas nggak ada nilainya di sisi allah subhanahu wa ta’ala inilah makna tauhid Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengatakan Aku adalah zat yang maha kaya tidak butuh sekutu sehingga barangsiapa yang melakukan suatu amalan dia mempersekutukan aku dengan selain ku dalam ibadah tersebut maka aku tinggalkan dia dan juga amalannya maka Seorang nabi para rasul mengajak umat manusia untuk ikhlaskan ibadah kepada Allah maka tentu hal yang sangat disayangkan bila ada ya seseorang yang ingin mengajak umat kepada kebaikan mengajak kepada Islam atau dikenal dengan Dakwah Islamiyah tapi ternyata tidak mengajak kepada tauhid tidak memperhatikan tauhid dan tauhid tidak menjadi prioritas Ustad utama dalam berdakwahnya tentu hal ini telah menyimpang dari jalannya para Anbiya yang diutus oleh Allah subhanahu wa ta’ala jadi syariat mereka berbeda-beda landasan agama mereka sama yaitu tauhid dan sebagian hadis dalam hadis yang shahih disebutkan Al Anbiya Num wahidda para nabi itu ya mereka bagaikan saudara saya Ibu mereka berbeda-beda tapi ayahnya satu maksudnya syariat mereka berbeda-beda tapi landasan syariat mereka inti dari agama mereka sama yaitu mengajak kepada tauhid maka kita senantiasa menyuruhkan hal ini menyampaikan hal ini kepada umat ini adalah tujuan utama para rasul diutus oleh Allah subhanahu wa ta’ala ini merupakan intisari dari agama ini adalah landasan agama Allah Subhanahu Wa Ta’ala sehingga dari sini ya semua agama para nabi itu dinamakan Islam karena hakikat Islam adalah Berserah diri kepada Allah dengan mentauhidkan Allah mengikhlaskan ibadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala serta tunduk dan patuh kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam menjalankan kewajiban syariat yang diperintahkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala sesuai ya dengan syariat yang diturunkan di masa umat masing-masing tapi intinya sama beribadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala diantara hal yang wajib kita imani dalam rangka beriman kepada para Rasul mengimani bahwa seluruh para rasul telah menyampaikan ya Risalah atau Syariat Yang Allah turunkan pada mereka atau Wahyu yang Allah turunkan kepada mereka telah menyampaikan hal itu sejelas-jelasnya tidak ada Disembunyikan ya karena mereka para nabi para rasul utusan Allah diwahyukan kepada mereka ya atau mereka melanjutkan syariat nabi-nabi sebelumnya sebagaimana di kalangan Bani Israil ya meneruskan syariat Nabi Musa atau nabi Isa maka wajib diimani bahwa seluruh para nabi telah menyampaikan risalah Allah kepada umatnya dengan sejelas-jelasnya tanpa adanya disembunyikan sehingga hujjah Allah bagi umat manusia yang telah disampaikan tidak ada lagi alasan bagi mereka di akhirat kelak nanti Oh belum datang kepada kami para rasul nah agar diketahui bahwa sesungguhnya mereka para rasul telah menyampaikan risalah ya syariat dari Rabb mereka telah meliputi ya apa yang ada di sisi mereka dan telah mengetahui ya segala suatu jumlah segala sesuatu menjelaskan tentang ya dalam Surah Al Jin tentang luasnya ilmu Allah subhanahu wa ta’ala dan juga Penjelasan bahwa para nabi para rasul telah menyampaikan apa yang diturunkan kepada mereka menyampaikan wahyu Allah Subhanahu Wa Ta’ala para rasul yang diutus sebagai pembawa kabar gembira dan juga memberikan peringatan agar tidak ada lagi bagi manusia hujah alasan ya kepada Allah setelah diutusnya para Rasul diantara hal yang wajib kita imani dalam rangka beriman kepada rasul adalah meyakini bahwa para rasul tersebut manusia biasa artinya manusia seperti kita juga tapi yang membedakan mereka adalah mereka mendapatkan Wahyu sehingga mereka tidak memiliki sama sekali ya keistimewaan atau tidak memiliki sesuatu kemudharatan dan kemanfaatan mereka tidak mengetahui yang gaib mereka juga tidak bisa menyelamatkan diri mereka sendiri mereka manusia apalagi orang lain di waktu mereka masih hidup Apalagi setelah mereka meninggal dan Aqidah ini wajib kita yakini dan juga dipahami oleh umat dan harus disampaikan kepada mereka para nabi manusia basyarun sehingga mereka tidak memiliki sifat rububiyah ketuhanan sehingga dengan demikian mereka ya tidak boleh diibadati tidak boleh meminta kepada mereka atau minta keberkahan dari mereka ya semua para nabi telah wafat maka tidak boleh berdoa dengan atau kepada mereka maka sungguh telah jelas hukumnya barangsiapa yang berdoa meminta kepada seorang salah seorang para nabi dan memanggil misalnya ya Rasulullah ini bertentangan dengan iman kepada rasul atau mungkin menyuruh nabi-nabi yang lain Muhammad agisnya tolong saya selamatkan saya ini adalah nabi bertentangan dengan iman kepada rasul rasul tidak memiliki ya yang demikian itu tidak memiliki sifat-sifat keutuhan itu hanya keistimewaan Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan wajib kita imani mereka hanya ditugaskan untuk menyampaikan risalah nah mereka memiliki dua sifat itulah Kemuliaan bagi mereka hamba Allah berarti tidak berhak diibadati tapi mereka beribadah seperti manusia lainnya Rasul berarti mendapatkan Wahyu mereka benar jujur berarti wajib ditaati Rasulullah ada Abdullah wa Rasulullah itulah pujian yang paling mulia untuk Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam ya tidak ada pujian sifat yang lebih mulia dari itu Bagaimana kata nabi Alaihissalam atau turun nikam atau Abdullah seperti orang Nassar orang Nasrani memuji Yesus atau Isa mengangkatnya pada derajat ketuhanan berikan kepadanya sifat menisbatkan padanya sifat-sifat ketuhanan ya itu semua bertentangan dengan hakikat Iman tapi kata Rasulullah dan rasulnya maka ucapkanlah Katakanlah Abdullah Aku adalah hamba Allah dan rasulnya atau dalam ayat-ayat Allah menjelaskan tentang para nabi dalam surat Ibrahim Para Rasul mereka mengatakan kami ini tiada lain kecuali juga manusia seperti kalian miss akan tetapi Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan karunia ya kepada siapa saja yang dihendaki dari hamba-hambanya risalah ya bahwa kenabian dan risalah itu adalah pilihan Allah tidak bisa diusahakan itu pilihan Allah Allah Yang Memilih Siapa saja yang dikehendaki dari hamba-hambanya kemudian diberikan risalah itu diutus oleh Allah jadi bukan sesuatu yang bisa didapatkan dengan bermeditasi dengan bersemedi atau mungkin macam-macam melakukan berbagai ritual-ritual ya apa namanya itu untuk menyampai sampai kepada suatu tingkat makrifat dalam keyakinan ya tidak itu hal yang tidak bisa diusahakan pilihan Allah Subhanahu Wa Ta’ala kemudian dalam ayat lain Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjelaskan tentang Nabi Nuh Alaihissalam aku tidak mengatakan kepada kalian wahai kaumku bahwa aku memiliki perbendaharaan ilmu Allah ya Aku tidak mengerti yang gaib dan juga aku tidak mengatakan ya kepada kalian bahwa saya ini adalah malaikat tidak Nabi Nuh mengatakan pada kaumnya boleh juga ya atau Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjelaskan tentang nabinya mengatakan diperintahkan untuk mengatakan kepada kaumnya Subhanallah apa yang Allah perintahkan kepada Nabi Nuh Alaihissalam untuk disampaikan pada kaumnya sama juga perintah Allah diperintahkan juga oleh Allah kepada nabinya kali ini kekasihnya Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam untuk disampaikan kepada kaumnya kepada kita aku tidak mengatakan kepada kalian bahwa aku memiliki mengetik perbendaharaan ilmu Allah tidak rasul tidak mengetahui jika Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam orang yang paling mulia bahkan manusia yang paling mulia ya tidak mengetahui yang gaib maka dari sini jelaslah bagi kita semua semua yang mengatakan bahwa dia mengetahui yang gaib dari para dukun Paranormal dan tukang sihir dan yang lainnya semua ini pelajaran yang berharga dari beriman kepada para nabi Nah bukan sekedar hanya beriman kepada para nabi menghafal mungkin dan disebut dalam Alquran 25 rasul kemudian dihafal di senandungkan bukan begitu ya itu Bagian terkecil dari keimanan nah wajah kita imani yang disebutkan dalam Alquran namanya 25 Nah tapi bagaimana beriman yang benar pada para rasul pelajaran aqidah Apa yang harus kita harus kita petik dari iman kepada para rasul yang harus diamalkan diantaranya masalah akidah bahwa tidak ada seorangpun yang mengetahui yang gaib nabi Para Rasul orang-orang yang mulia di utusan Allah tidak mengetahui yang gaib tidak memiliki kemudahan dan kemanfaatan tidak bisa menyelamatkan dirinya sebagaimana juga Rasul mengatakan banyak kebaikan yang begitu banyak dan tidak akan menimpaku sedikitpun kejelekan toh ternyata nabi Alaihi sholatu wasallam untuk apa yang terjadi pada gigi beliau luka pipi beliau Shallallahu Alaihi Wasallam untuk menyelamatkan dirinya semua itu di tangan Allah maka wahai Ahlul iman mohonlah kepada Allah jangan minta kepada rasul jika meminta kepada superbuatan Syirik apalagi meminta kepada orang-orang sholeh orang yang telah mati penghuni kubur itu kesyirikan ada wajar kepada Allah Azza wa Jalla yang bertentangan dengan semua misi para rasul itu yang diberantas oleh Rasul Shallallahu alaihi wasallam dan juga para nabi-nabi mengajak umat untuk bertauhid berdoa hanya kepada Allah bertawakalnya kepada Allah memohon kepada Allah Istighosah kepada Allah dan semuanya kepada Allah tempat kita berlindung Allah tempat kita bergantung begitu beriman kepada para rasul yang meyakini bahwa mereka manusia biasa tapi mereka orang istimewa yaitu mendapatkan Wahyu maka mereka beribadah kepada Allah bukan diibadati baik Waktu hidup mereka Apalagi setelah mereka wafat kemudian di mana Aku tidak mengatakan kepada kalian tidak ingat kecuali hanya aku mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku Subhanallah diantara perkara yang wajib diimani dalam rangka beriman kepada para Rasul dan para Anbiya meyakini bahwa mereka semua orang-orang yang mendapatkan pertolongan dari allah subhanahu wa ta’ala memberikan pertolongan kepada para Rasul dan para nabi ya karena mereka pilihan Allah mereka tidaklah diwafatkan oleh Allah kecuali telah selesai misi dakwahnya Ya sempurna ini sampaikan dan dalam perjalanan dakwah banyak musuh-musuh yang membuat makar propaganda untuk membunuh mereka membinasakan mereka ya tapi Allah Subhanahu Wa Ta’ala menolong para nabi dan memberikan kepada mereka mukjizat sebagai bukti kebenaran yaitu merupakan bentuk Pertolongan Allah Subhanahu Wa Ta’ala selamatkan ini kita imani kita yakini sebagai bukti kebenaran mereka sebagai para rasul dan para nabi Sesungguhnya kami pasti ya menolong para rasul kami dan orang-orang yang beriman di kehidupan dunia ini pada hari berdirinya para saksi memberikan persaksi itu yang mahal ini janji Allah Subhanahu Wa Ta’ala para rasul para nabi telah wafat telah pengikutnya Ahlul iman maka Allah pasti menolong mereka pasti menolong mereka dan kebaikan kemuliaan senantiasa menyertai mereka pasti tolong oleh Allah subhanahu wa bukan berarti jaminan pertolongan itu tidak ada yang mungkin yang atau mengalami dalam hidup ini Berbagai gangguan ya celaan disakiti sebagai ibtilah ujian dari Allah subhanahu wa ta’ala tapi intinya pertolongan itu adalah untuk Ahlul iman kemudian juga kita meyakini bahwa para rasul itu ya berbeda-beda kedudukan dan keutamaan mereka tidak sama tidak sama ada yang mereka tentunya manusia-manusia pilihan Allah Subhanahu Wa Ta’ala tapi diantara mereka ada yang mendapatkan kedudukan yang lebih dari yang lainnya dan itu jelaskan oleh Allah subhanahu wa ta’ala kita mengenal ada Ulul Azmi dan diantara Ulul Azmi ada mereka yang paling utama yaitu nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam itulah para rasul kata Allah yang kami lebihkan sebagian mereka dari yang lain artinya kami tinggikan derajat sebagian mereka dari yang lain ya diantara mereka ada yang langsung diajak bicara oleh Allah subhanahu wa ta’ala seperti Musa Alaihissalam mengatakan kepadanya ini engkau di lembah yang tua yang muqaddas yang suci maka copotlah sandalmu Sesungguhnya aku adalah jadi Musa langsung mendengar perkataan itu juga Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam mendengar perkataan terutama di waktu beliau untuk mendapatkan wahyu salat ya Jadi ada yang langsung diajak bicara oleh Allah subhanahu wa ta’ala ada hanya turunkan Wahyu Jibril semua hal itu adalah karunia Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang diberikan kepada para nabi dan rasul Nah itu semua wajib kita imani kemudian setelah itu seluruh berita yang kita dapatkan Ya semua berita penjelasan perkara-perkara yang kita dapatkan di dalam Alquran secara terperinci baik itu nama para nabi dan bagaimana kisah-kisah mereka bersama umatnya dakwah mereka dan bagaimana Allah memuliakan mereka menyelamatkan mereka Ya semua tersadaran Alquran ya Dan juga bagaimana mukjizat-mukjizat yang Allah berikan kepada para nabi tersebut ya bagaimana kisah Nabi Nuh diselamatkan oleh Allah ya dan sebelumnya abuna Adam alaihissalam Bagaimana kisah yang awalnya beliau diciptakan di dalam Surgaku dinamakan ya kemudian diciptakan istrinya tulang rusuknya kemudian setelah itu mereka berdua tinggal dalam surga tapi makannya kemudian diturunkan Bagaimana iblis menggodanya ya Kemudian beliau ya Berikut keturunan Allah Subhanahu Wa Ta’ala kemudian setelah itu ya maka diutus nabi Nuh berdakwah ya 950 tahun mengajak pada tauhid dan bagaimana datang di tenggelamkan orang-orang yang kafir ya sampai pun ya anaknya celaka tenggelam bersama orang-orang yang kafirin dan semua yang makhluk Ya Allah yang diperintahkan untuk masuk ke dalam kapal Nabi Nuh terus terjadi perjalanan para nabi para rasul Bagaimana Ibrahim dan juga ya semua para nabi dan lainnya kisah mereka Ibrahim Bagaimana ya menghancurkan berhala kemudian dibakar oleh kaumnya diselamatkan perjalanan beliau ya dari Palestina ke Mekkah kemudian Ismail Bagaimana beliau ya setelah Ismail mulai tumbuh besar ya ya kemudian diperintahkan untuk disembelih Subhanallah boleh gimana sabarnya beliau ya ujian Allah Subhanahu Wa ujian tersebut sehingga mendapat predikat khalilurrahman Nabi Daud Sulaiman ya bagaimana Musa Nisa kemudian nabi kita Muhammad shallallahu alaihi wasallam dan seluruh para nabi Bagaimana kisah mereka ya semua itu kita imani semua itu ada dalam Alquran dalam hadis-hadis yang shahih Nah itu wajib kita imani jumlah mereka disebutkan nama Alquran 25 rasul dan nabi wajib kita imani tanpa membedakan ya diantara salah seorang dari mereka semua para nabi Para Rasul Ya semua mereka para nabi Rasul wajib diimani karena kufur kepada salah seorang dari salah satu dari para nabi kubur kepada salah satu tidak beriman mati kufur kepada seluruhnya Kendati beriman kepada seluruh para nabi sebelumnya para rasul diimani begitu banyak para nabi dan rasul di kalangan Bani Israil dia beriman tapi tidak beriman kepada nabi kafir atau dia beriman kepada Nabi kemudian dia kufur Oh nggak ada Anda beriman kepada nabi misalnya Ibrahim dia kufur bahwa Allah tidak mengutus Ibrahim dia juga ada arti iman kepada nabi Alaihissalam Nabi tersebut jadi kekufuran kafir kepada salah seorang dari para Nabi adalah kufur pada seluruhnya kemudian hal yang wajib diimani setelah Allah mengutus seluruh para rasul kemudian ditutup diakhiri dengan nabi yang terakhir ada sholatu Wassalam nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam maka segala bentuk keimanan tidak diterima oleh Allah Azza wa Jalla selalu diutus nabi kecuali bila beriman dengan nabi Alaihissalam ya tidak ada arti keimanan seorang zaman sekarang setelah diutusnya para nabi beriman kepada Musa pada Isa dan yang lainnya bila diutus nabi Alaihissalam dan dia tidak beriman kepada nabi Alaihi sholatu Wassalam maka tidak ada arti keimanan mereka sebelumnya mereka kufur Hudi n Tidak seorangpun dari umat manusia ini dari kalangan Yahudi dan Nasrani mendengar ajaran yang aku bawa Islam kemudian tidak beriman kepada ajaran Islam ini maka dia adalah penghuni neraka jahit hatinya dia kafir dimana tempatnya orang yang kafir dari iklan musyrikin ya ahlul kita dan musyrikin tempat mereka neraka jahanamnya selama-lamanya maka segala bentuk ajaran ya berbagai bentuk ajaran yang sekarang bermunculan di zaman sekarang ini nabi agama Islam maka semua adalah adalah kebatilan Islam maka tidak diterima darinya ajaran tersebut yang diterima oleh Islam Islam secara umum berarti adalah keikhlasan dan beribadah kepada Allah sebagainya disampaikan tadi dan Islam secara khusus adalah Islam yang dibawa oleh Nabi Alaihi sholatu Wassalam yang telah sempurna dan langka maka kaum muslimin rahimakumullah kewajiban kita betul mendalami mengetahui ajaran islam yang benar ini ya mengetahui agama kita mempelajari Allah telah memuliakan kita dengan Islam tugas kita mempelajari Islam yang benar bukan Islam warisan nenek moyang kita ya bukan Islam kelompok tertentu bukan Islam daerah atau benua atau mungkin tempat daerah tertentu Tidak ada Islam Islam yang dinisbatkan segala Islam dunia belahan mana saja ya Islamnya sama nggak ada Islam ada istilah Islam mungkin ini Arab ya Islam Afrika Indonesia mungkin Eropa atau benua atau ini Islam mungkin Nusantara dibeda-beda jadi harus kita memahami Islam yang benar Islam yang benar dan memahami Islam yang benar akan menjadikan seseorang itu bagian dari penyebar kebaikan dia tidak ada Islam yang mengajarkan radikalisme terorisme tapi Islam yang benar itu akan mengajarkan kedamaian permasalahan kita kita mengatakan kita mengikuti Islam tapi tidak memahami prinsip Islam dengan benar ini yang menjadi masalah ini sumber permasalahan di sini bukan Islamnya yang bermasa nggak perlu kita rubah istilahnya dan ajarannya nggak perlu haram bahkan merubah-rubah itu adalah suatu bentuk dari kekufuran jelas agama Allah ini permasalahan umat kita mereka tidak memahami Islam yang benar sehingga muncul permasalahan Islam yang benar diajarkan nabi Alaihi sholatu Wassalam bersumberkan Alquran dan Sunnah mengatur semua tatanan kehidupan manusia dalam segala hal dalam berpolitik mengatur Negara di dalam ekonomi sosial masyarakat hubungan internasional eksternal sesama kaum muslimin dan juga sama non muslim semua diatur dalam Islam yang lain yang harus disuguhkan jadi permasalahan yang muncul karena tidak memahami hakikat dari ajaran islam yang benar bukan Islamnya yang bermasalah ya karena tidak memahami jadi ini Nah kenapa ini kita sampaikan dalam rangka beriman kepada para Rasul yang para rasul inti agama mereka Islam yaitu mengajak kepada tauhid dan secara khusus nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam mengajak kepada tauhid mengajak kepada seluruh kebaikan ya maka dalam rangka beriman pada nabi kita Alaihissalam secara khusus dan para nabi secara umum kita wajib memahami syariat Allah ini dengan baik ya Islam ini telah sempurna lengkap pengatur Nah maka tidak perlu lagi kita merubah-rubah ya prinsip-prinsip ditambah-tambah ya tidak perlu umat tidak membutuhkan hal yang dibutuhkan memahami Islam dengan benar bukan Islam warisan nenek moyang kita para leluhur kita tidak bukan tradisi tempat itu tidak nah ini yang harus dipahami para pemirsa dan juga Para pendengar rahimakumullah mudah-mudahan apa yang disampaikan tadi ya menambah wawasan kita bagaimana sebenarnya beriman kepada para rasul itu Apakah hanya sekedar ya mendoktrinkan ya atau senandungkan ya Iman para Suriah sekian mungkin nabi yang diyakini selesai sampai disuruh tidak bukan begitu ya Nah kita wajib mengimani 25 disebutkan ya secara langsung oleh Allah dalam Alquran dalam surah an-nahl 18 nabi Rasul kemudian dalam ayat-ayat yang berbeda-beda Dalam Alquran disebutkan semua kita imani tapi apa yang perkara-perkara yang lain yang juga yang wajib diimani begitu juga sangat penting dan sangat urgent sekali dalam masalah keimanan kepada para nabi dan para rasullullah itu yang mungkin bisa disampaikan pada kesempatan kali ini mudah-mudahan ya bermanfaat bagi kita semua Adapun perkataan Imam Malik Insya Allah ya dalam hal ini atau tidak masalah mungkin kita bacakan sebagian perkataan membalik berkaitan dengan masalah iman kepada para Rasul Ya diantaranya beliau ya Jelaskan bahwa diantara para rasul tersebut memiliki keutamaan dan kedudukan yang dan mereka adalah orang-orang yang mulai Allah Subhanahu Wa Ta’ala Abdurrahman Bin qasim mengatakan Islam dimanapun anda berada kami mohon maaf sedikit permasalahan teknis sehingga saat ini anda dalam mengikuti kajian dan bimbingan Manhaj Malik sedikit ada permasalahan kita akan kembali setelah yang berikut ini Tetaplah bersama saluran Tilawah Alquran dan kajian Islam Alhamdulillah telah tersambung kembali bersama Ustadz di studio Mini sekolah saya Islamiyah kita lanjutkan lagi ada termasuk tersisa ya sedikit Imam Malik mengatakan telah sampai kepadaku berita atau informasi bahwa Isa bin Maryam dan Yahya bahwa ya mereka berada dalam kandungan atau jadikan oleh kedua ibunya di masa yang sama di waktu yang sama jadi bersamaan kemudian Babel akan sampai padaku berita bahwa akumu Yahya ya ibunya Nabi Yahya mengatakan pada Maryam Sesungguhnya aku melihat ini aku melihat bahwa janin ya bayi yang ada dalam perutku yaitu Yahya sujud kepada ya bayi yang dalam perutmu yaitu Maryam Aisyah seperti itu beritanya saya ya memahami ini salah satu bentuk dari keutamaan dibandingkan dengan Nabi Yahya jadi Isa lebih utama daripada Nabi Yahya begitu maksudnya Imam Malik rahimahullah ini menjelaskan bahwa membalik meyakini di antara para nabi itu ada ya memiliki kedudukan yang berbeda Kemudian beliau juga mengatakan mensabahun ahdanrasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dari para nabi dan rasul atau mengingkari apa yang diturunkan kepada mereka atau mengingkari salah seorang mereka atau mengingkari Apa yang dibawa oleh para nabi dan rasul tadi maka orang seperti itu ya orang yang demikian itu seperti mencela nabi Alaihissalam maka diberikan kepada mereka apa kepadanya sanksi sebagaimana sanksi yang di yang telah dijelaskan yaitu orang yang mencela nabi itu hukumnya itu dibunuh yang mencela nabi Alaihi sholatu wasallam sebelum Rasul nah tapi Siapa yang mengeksekusi tentunya adalah penguasa Subhanahu Wa Ta’ala mengatakan Rasul telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya dari roknya dan juga orang-orang beriman saya masing-masing mereka beriman kepada Allah pada malaikat pada kitabnya dan para rasulnya mereka tidak membedakan kami tidak membedakan di antara salah seorang ia Katakanlah kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami Dan apa yang turunkan doa Ibrahim pada Ismail kepada Ishak kepada aku kepada ashabah ya diturunkan kepada Musa wa Isa dan apa yang diturunkan yang diberikan kepada para nabi dari rob-rob mereka dan kami tidak membedakan antara salah seorang dari mereka dan kami semua kepada Allah yaitu berserah diri Islam Berserah diri kepada Allah dengan Tauhid ya dengan tunduk dan patuh kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjelaskan setelah ayat yang sebelumnya jika mereka beriman seperti berimannya kalian wahai para sahabat nabi Alaihi sholatu Wassalam yang sungguh mereka telah mendapatkan petunjuk mereka sungguh berada dalam penyimpangan kesesatan ya cukuplah Allah yang menjadi penolong bagi kalian ya bahwa suami mendengar dan maha mengetahui dalam Allah menjelaskan dalam surah an-nisa orang-orang yang kufur kepada Allah dan rasulnya dan menginginkan ingin membedakan memisahkan antara Allah dan rasulnya dan para rasulnya dan mengatakan kami beriman kepada sebagian dan kufur pada sebagian yang lain dan ingin mencari jalan tengah di antara hal itu ya diantara sebagian beriman sebagian kufur yang mengimani sebagian kafir kepada sebagian yang lain 6 mulai ikut orang-orang yang kafir yang sesungguhnya dan kami persiapkan bagi mereka azab yang sangat menghinakan dalam hal ini ayah Ini semua adalah penjelasan kata Imam Malik rahimahullah Jadi intinya ayat yang disampaikan tadi adalah ayat yang menjelaskan kewajiban beriman kepada para Rasul dan tidak boleh membedakan antara salah seorang dari para rasul dan para nabi ini kesimpulan dari apa yang dijelaskan Imam Malik rahimahullah kita akan menjelaskan pada pembahasan yang selanjutnya keimanan yang tentunya yang spesial yang berkaitan dengan iman kepada nabi kita Alaihissalam mudah-mudahan bermanfaat wallahualam Shallallahu Wasallam Terima kasih atas bimbingan dan pelajaran yang telah disampaikan semoga menjadi tambahan ilmu dan Allah mudahkan kita untuk memahami dan mengamalkannya Selanjutnya kami akan berikan kesempatan Silahkan di lain telepon 0218236543 halo Halo silakan Waalaikumsalam Warahmatullahi mungkin dari kaum muslimin dari 6 mengadakan pernikahan di dalam masjid dan seterusnya melaksanakan pernikahan di situ mereka agar foto-foto dan banyak adalah gaya-gaya mereka di dalam masjid itu apakah ini tidak berdosa melakukan hal-hal yang seperti ini terima kasih assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Apakah bisa disimak dengan baik saat terima kasih kepada pengusaha di Riau ya Barakallah ya pertama yang harus kita pahami bahwa masjid ya rumah Allah Azza wa Jalla didirikan untuk beribadah maka tatkala salah seorang Arab badui datang ke masjid Nabi kemudian kencing di salah satu sudut masjid maka setelah itu ya para sahabat dengan menghardi orang tersebut ya dengan memukulinya tapi nabi kita setelah selesai nabi memanggil orang tersebut boleh dijelaskan ini rumah Allah ini rumah Allah yang dibangun untuk salat untuk beribadah maka kita wajib memuliakan rumah-rumah Allah subhanahu wa ta’ala yang tentunya tempat beribadah 6 tempat beribadah bukan melakukan hal-hal yang bertentangan dengan syariat jika hanya sekedar melakukannya akad nikah Insya Allah tidak masalah karena juga dari ibadah ibadah jika sederhana melakukan akad nikah kemudian setelah itu acara walimahannya pun di luar atau di tempat yang telah disediakan itu yang utama bukan di Masjid tempat yang mungkin bercandaria atau Kemungkinan dia untuk berlebihan dalam ya berfoto-foto saja maka ini Tidak sepantasnya dilakukan jika untuk cara dokumentasi waktu akad nikah ada yang memotong mendokumentasikan dada masalah Insya Allah tapi jika setelah itu ya kayak berpesta Ria di masjid maka ini jelas tidak sesuai dengan tujuan masjid dibangun maka hendaklah kita menjaga kehormatan masjid menjaga kemuliaan masjid ya Nah dan melakukan acara sepsi pernikahan tersebut ya untuk di luar masjid ya jadi tidak metiasti harus di masjid masalah akad nikah tadi ya Jadi kalau kita meyakini lebih afdol di masjid atau tidak nggak ada aturan seperti itu Nah jadi di mana saja akan nikah di rumah itu tempat disediakan 6 maka itu adalah hal yang terlaksana dengan seperti itu Jadi intinya segala hal-hal yang akan merusak hal-hal yang akan apa namanya itu mengganggu atau hal-hal yang tidak sesuai dengan ya tujuan masjid dibangun itu dijadikan maka itu ditinggalkan kita khawatir mereka melakukan seperti itu akan mendapatkan dosa demikianlah Selanjutnya kami undang kembali Silahkan di 0218236543 kami harapkan pertanyaan anda berkesesuaian dengan pembahasan kali ini silahkan halo atau pesan Whatsapp di 0819896543 silahkan bagi Anda yang bertanya pertanyaan dari hamba Allah yang bertanya di Jakarta Pusat saat ini kita lihat banyak para dai-dai dari organisasi-organisasi menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan keimanan dengan nabi akan tetapi dalam pelaksanaannya selalu semua yang paling benar tuntunan adalah dari organisasi tersebut walaupun kita melihat banyak hadis yang berkaitan dengan sunnah-sunnah nabi akan tetapi seringkali dibenturkan Dengan pemahaman organisasi tersebut hingga pemahamannya menjadi salah bagaimana menyikapi fenomena dakwah sekarang ini yang terjadi silahkan ya terima kasih atas pertanyaannya ya inilah ya fenomena kondisi ya kita di zaman sekarang ini Jadi benar apa yang disampaikan nabi Alaihi sholatu wasallam mayati zaman illa wabada datang suatu masa kecuali yang datang setelahnya semakin banyak kejelekan Nah jadi satu sisi kita berbangga dan bergembira semangat ya kepada Islam ini kesadaran kaum muslimin ya untuk kembali kepada Islam menyebarkan Islam dengan berbagai media ya dan berbagai organisasi masyarakat ya membela Islam mengajak kepada Islam ya tapi menjadi permasalahan di sisi lain kita bersedih ya Kenapa Kena konten-konten dakwah yang disampaikan ternyata Bila ditinjau dari perspektif Islam itu sendiri yang berlandaskan Alquran dan Sunnah kita berbicara tentang Islam yang menjelaskan Alquran dan Sunnah yang dipahami dan pemahaman yang benar sesuai dengan apa yang dipahami para salafuna saleh ya generasi terbaik umat ini Nah maka seringkali kita mendapatkan hal-hal yang aneh dan nilainya ya mungkin ini banyak faktor Ya kemungkinan Latar belakang pendidikan ya atau pemahaman yang dipelajari sebelumnya mungkin seperti itu terdapat di hantu semua seorang yang mempelajari mempelajari Islam dengan benar dia kembali kepada sumbernya Ya kembali kepada Alquran pada sunnah bukan kembali kepada prinsip organisasi atau dokter-dokteran organisasi kalau Islam dipahami dengan prinsip-prinsip organisasi dan ya dokter maka jelas Islam akan menjadi bulan-bulanan Islam akan ditunggangi untuk kepentingan-kepentingan tersebut dan jelas menyimpang ya Islam ini hanya model pada hak Islam tidak mengenal organisasi tertentu Islam tidak mengenal organisasi tertentu dalam menerapkan dalam mendakwahkan islam semua mengajak pada Alquran mengajak kepada rasul mengajak kepada ibadah Islam ya robbika ajalah manusia pada jalan ramu jangan kepada jalan kepada Jalan robmu bukan jalan jalan anda bukan jalan ustadz anda bukan Jalan organisasi Anda atau ormas anda tidak atau lembaga Anda Yayasan tidak Allah mengatakan nabi dan kepada kita semua umatnya dengan cara apa yang bijak Hasanah nasihat yang baik dan juga diskusi yang ilmiah dan cara yang baik begitu jadi hilangkan fanatisme karena dipastikan tatkala Islam dipahami dengan doktrin-doktrin yang telah menjadi sebuah prinsip atau mungkin Landasan atau tempat bola itu sebuah lembaga pasti akan menyimpang yakin pasti akan menyimpang karena seringkali itu sesuai dengan kepentingan kepentingan bila datang dalil dia mata Oh nggak sesuai dengan pendapat hormat saya misalnya atau lembaga saya ini yang shahih enggak tim bagian fatwa mungkin riset kami nggak ini yang lebih rajih misalnya lebih kuat ini pendapatnya Subhanallah ini coba bertentangan dengan prinsip kita beragama yang badan prinsip para ulama Islam semuanya nggak ada dalam catatan kamus ilmiah para ulama mazhab yang empat Imam Abu Hanifah mengatakan bila datang petunjuk dari Nabi Shallallahu datang Oh ini pendapatku maka Allah Rasul ditolak begitu tidak Bahkan sebaliknya ya Jadi kalau kita jujur betul ngajak pada Islam dan kita bangga menisbarkan kepada ulama Islam Siapa yang ikut Syafi’i atau pengikut Imam Ahmad atau Malik Ayo semangat kita untuk mengikuti semangat mereka dalam mengikuti dalil menolak dan memerangi berbagai bentuk fanatisme Bukankah Imam Syafi’i mengatakan sepakat kaum muslimin barang sementara datang kepadanya datang kepadanya nggak boleh ditinggalkan karena pendapat siapapun semua sepakat seperti itu para ulama oleh karena itu ini jelas ya penyimpangan dalam metode dakwah Oleh karena itu kita mengajak semua kaum muslimin untuk kembali kepada Islam sesuai yang diajarkan nabi Alaihissalam memahaminya dan itu harus menjadi landasan kita jangan Islam ya ditunggangi untuk kepentingan kita ya tapi jadikan media kita lembaga kita Yayasan kita orbas kita untuk membela Islam untuk bukan untuk Islam membela kita nah ini yang harus diperhatikan maka kita berdoa semoga dai-dai yang telah ya tampil untuk menyuruh kepada Islam ya betul ikhlaskan niat kepada Allah Subhanahu wa ta’ala ini Bukankah dakwah islam mengajak umat pada dirinya nggak pada juga diperintahkan dan mengatakan katakanlah aku mengajak kepada Allah bukan pada diriku tidak terdapat dalam ayat tersebut Bukan begitu redaksinya Bukan mengajak pada lembaga ku bukan wajah kepada ormasku bukan mengajak kepada lembaga pendidikanku bukan bajak pada diriku ya kelompokku tidak ada aku dan orang-orang yang mengikutiku artinya jika kita betul-betul setia mengikuti Rasul saw mengaku sebagai umatnya dan juga menjadi seorang dakwah Siapa yang kita ikuti Anda wamani Jalan Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam jangan memiliki jalan yang lain sholatu wasallam Oleh karena itu pesan kita kepada semua para Dayak mengajak pada Islam ini belajar sunnah nabi yang benar aqidah yang benar dan bagaimana nabi dan berdakwah dan bagaimana kaidah-kaidah yang susah Mulia dalam ajaran islam ini yang menjadi landasan kita dalam berdakwah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala nah demikianlah Terima kasih atas Jawabannya selanjutnya akan berikan kesempatan kembali silakan di 021 8236543 halo silahkan Halo Belum tersambungkan Kami ulang kembali untuk Anda yang bertanya juga bisa mengirimkan melalui pesan Whatsapp di 081989654 ya untuk telepon kami berikan kesempatan kembali Halo Halo Assalamualaikum Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa dimana ini Ibu Yani di Merangin Ustaz Silahkan ibu pertanyaannya dikecilkan dulu volume suara televisinya ibu kecilkan sudah Ibu sampaikan pertanyaannya kepada Ustadz langsung ya Assalamualaikum Ustadz saya ini kan orang awam yang baru belajar mengikuti sunnah Rasulullah [Musik] TV fatwa dan lain-lain jadi saya gini Ustad Apakah saya keliru atau benar saya anu kayak gini ustad berdoa dengan Allah supaya Ustadz Ali sunnah semuanya itu dikasih kemampuan dicukupi segala kebutuhannya untuk kepentingan dakwah islam ini Ustadz karena kami benar-benar butuh dengan ceramah itu Dan jangan dipermalukan dengan agama yang lain karena nampak Islami punya kebutuhan tak terpenuhi seperti untuk memenuhi dakwah ini loh gitu Ustaz saya berdoa jangan sampai dipermalukan Ya Allah apakah ini benar atau gimana Ya Ustaz Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih [Musik] kepada Ibu Yani ya di nah beliau menjelaskan bahwa dengan segala keterbatasan beliau istilah beliau orang awam dan Alhamdulillah sudah mengenal atau udah cinta kepada sunnah Ini udah mulai ya mengenal lewat berbagai media dakwah yang penuh berkah ini tadi disebutkan oleh Beliau TNI merupakan salah satu dari ya Insya Allah Jariyah kebaikan orang-orang yang ikut terlibat dalam berbagai media tersebut ini kita rasakan Bagaimana manfaatnya pencerahan kepada umat ini yang kita harapkan sehingga media-media dakwah islam betul-betul mengajarkan Islam yang benar betul-betul mengajak kepada Allah kepada rasul mengajak kepada mengajak umat ini untuk setia kepada Islam memiliki Akhlak Yang Mulia 6 sehingga kehidupannya semakin baik bangsa ini semakin baik akhlaknya perilakunya akidahnya ibadahnya kita Yakin Dalam modal utama untuk terus menjaga stabilitas negara kita ini nah sehingga banyak orang-orang yang memahami kebenaran dan menjadi yang baik nikmat yang luar biasa maka wajib kita syukuri begitu juga ibu yang bertanya terus berdoa kepada Allah Istiqomah di atas ya sunnah nabi ini sampai diwafatkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala Bagaimana usaha-usaha ahli Sunnah bisa mendapatkan nilai kecukupan di dalam hidupnya karena mereka telah berkorban untuk menyampaikan memberikan pencerahan kepada umat ya tidak ada masalah itu doa yang baik ya doa yang baik apalagi mendakwa ini membutuhkan ya yang namanya biaya nah membutuhkan biaya Karena sekarang seandainya tidak semua para Ustadz misalnya para Dai hanya sibuk untuk kebutuhan keluarganya sementara Dia memiliki ilmu tapi habis waktunya semua terkuras untuk memenuhi kebutuhan keluarganya sangat disayangkan ilmu yang begitu bermanfaat untuk umat tidak tersampaikan tidak memiliki waktu kenapa ya dia harus bekerja yaitu hal yang baik tidak ada masalah memang itu yang wajib Tapi Sangat disayangkan umat sangat membutuhkan ilmu ya oleh zaman sekarang ini maka ya mudah-mudahan ya tentunya Kita semua harus tahu dan karena sungguh tujuan kita bukanlah mencari dunia dan kita juga melihat bagaimana ya perjalanan dakwah ini ya udah dikatakan ya mayoritas yang menyebarkan doanya bukan dari orang yang kaya tidak ada bukan orang yang berduit bukan perusahaan yang besar tidak tapi swadaya masyarakat yang gotong royong mereka Subhanallah sehingga ada media yang seperti ini Alhamdulillah Jalan Berkah ini lihat kita melihat membandingkan banyak mungkin Allah Mas yang besar memiliki luar biasa dia yang begitu besar tapi mereka tidak memiliki media yang seperti ini Alhamdulillah mereka betul mendapatkan pencerahan ya mendapatkan sesuatu yang baru dan hidup mereka ini yang harus kita semua tak ada beriwa Taqwa saling mendoakan kebaikan berikan kecukupan tapi alhamdulillah kita mengatakan apa yang Allah berikan kepada kita Kendati itu hanya ya cukup itu hal yang luar biasa luar biasa karena Tujuan kita bukan mencari kekayaan dengan dakwah ini maka harus diperhatikan siapapun dari daerah Sunnah Wal Jamaah jangan sampai menjadikan dakwah sebagai tunggangan untuk mencari duit jangan sampai dakwah ini seperti dakwah atau mungkin seperti para selebriti Mungkin dia mencari duit dengan Anda seperti itu jangan sampai ikhlaskannya ibadah kepada Allah jangan sampai dakwah ini atau media menjadi dakwah atau dilakukan tujuan untuk mencari duit sehingga harus pasang ya targetnya sekian ya angka-angkanya Sekian jika tidak disiapkan begini dan seterusnya tidak mungkin datang kalau amplopnya mungkin tipis nggak diterima jangan Jangan sampai kita memberikan target-target tertentu yang jelas hal yang sangat Ya tentu bertentangan dengan nilai-nilai keikhlasan dan berdakwah secara mulia dan sedikit yang dicukupi dan berkah sangat akan mendatangkan keberadaan Oleh karena itu ya dalam masalah ibu doa ya kepada Allah agar kita semua kaum muslimin diberi kecukupan dan para dai-dae Ustadz juga kecukupan sehingga mereka bisa lebih ya lebih Apa nama lagi lebih fokus lagi untuk menyebarkan ilmu ya menyebarkan ilmu baiknya secara pendidikan atau langsung dakwah media dakwah seperti ini atau mungkin berbagai kajian-kajian ilmiah ya mudah-mudahan mereka diberikan kecukupan keikhlasan dan juga kesehatan oleh Allah subhanahu wa ta’ala Doakan ya doakan para Ustadz kita doakan pada daya sunnah banyak rintangan banyak coba jadi jangan sekarang ini agar mereka bisa sabar agar mereka terus ya kokoh dalam berdakwah Teguh pendirian dan juga sesama mereka untuk lebih akur dan juga harmonis Kenapa bila dakwah ini dipikul dengan cara bersama itu semakin ringan maka keikhlasan dalam segala makna keikhlasan dalam berdakwah keikhlasan dalam bersaudara keikhlasan dalam membangun kerjasama keikhlasan dalam segala hal sangat dibutuhkan inilah sesungguhnya inti kekuatan dakwah ahli Sunnah lihat Bagaimana Alhamdulillah ya dan berbagai media semua Alhamdulillah bisa menilai bisa juga menyebarkan menyiarkan ya berbagai stasiun radio dan televisi Subhanallah Padahal kalau kita lihat hal-hal yang seperti ini dan dunia bisnis itu sangat menguntungkan tapi tidak ada yang kita dapatkan untung keuntungan dari hal yang seperti itu sebuah kita semua suara orang yang tulus berdakwah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebarkan ilmu sesuai dengan kemampuan kita masing-masing untuk saling tahulah beriwa Taqwa dan semoga Allah memberikan yang terbaik ya kepada kita semua kecukupan di dunia ini sehingga betul-betul juga hidup kita terhormat tidak meminta-minta apalagi menjadikan dakwah sebagai sarana untuk meminta-minta atau menyalahgunakan donasi umat untuk hal-hal kepentingan pribadi kita atau keluarga kita waspadalah dari hal-hal seperti itu sesungguhnya itu merupakan ya ya terlebih Zul iblis yang akan merusak hati dan juga merusak ya pola pikir dan kehidupan kita semua kita semua ikhlas dan beribadah terhormat dalam menyampaikan ilmu ini ya untuk kebaikan Islam dan tentunya kebaikan kita terlebih dahulu karena kita sangat butuh kepada amal ibadah yang demikian itu yang bisa disampaikan pada kesempatan kali ini semoga bermanfaat wallahu Alaihi Wasallam terima kasih kepada Ustadz Dr Muhammad Nur Ihsan M.A hafidnallahu ta’ala yang di kesempatan pagi hari ini telah meluangkan waktunya di tengah kesibukan beliau di dalam mengajarkan dan berdakwah di Kota Jember khususnya dan di seluruh Indonesia berkaitan dengan dakwah jamaah ini semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa menumpahkan Taufik dan rahmat serta keberkahan untuk kita kami yang bertugas mohon pamit undur diri mohon maaf apabila ada kekurangan dalam menghadirkan program acara Subhanallah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *