dimanapun anda berada TV yang telah anda program acara kajian ilmiah secara langsung kajian Islam bismillah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah alhamdulillah para pemerhati Roja di manapun Anda bisa menyimak siaran kami Alhamdulillah di kesempatan Senin pagi yang berbahagia ini kembali kita akan simak program kajian ilmiah disampaikan secara langsung oleh guru kita Ustadz Ali Nur hafizahullah dalam pembahasan dari perjalanan setelah kematian merujuk kepada kitab Al Qiyamah Al kubro dan di kesempatan ini pembahasan berkaitan dengan menuju menuju negeri Abadi setelah penyampaian materi silahkan nantinya Anda dapat bertanya secara langsung di lantai 0218236543 atau Anda dapat mempersiapkan pertanyaan melalui pesan singkat di 0819896543 Berikut kita akan simak penjelasan materi yang akan disampaikan Selanjutnya kami persilahkan kepada Al Ustad Falaq Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Tepuk tangan] [Musik] Shallallahu Alaihi Wasallam kaum muslimin dan kaum muslimat para pemerhati Roja TV dan pendengar radio dimanapun ada berada Alhamdulillah kembali kita bertemu dalam kajian perjalanan setelah kematian yang diambil dari kitab kiamattul Kubro namun kali ini Kita akan ambil judul yaitu menuju negeri abadi jadi judul perjalanan setelah kematian akan kita ganti dengan judul besar yaitu perjalanan yaitu menuju negeri Abadi sebagaimana yang sama-sama sudah Antum Maklumi ya kalau saya yang terus mengikuti kajian kita ini sudah memahami bahwasanya posisi kita pada saat ini berada di padang mahsyar dan sudah pada posisi [Musik] Telaga Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam ada yang diperbolehkan untuk minum Telaga Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam yang beliau katakan Barang siapa yang minum air Telaga Rasulullah maka dia tidak akan pernah lagi haus selamanya ada juga yang terusir tidak diperkenankan untuk datang dan meneguk air dari telaganya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dikarenakan ulah dan tingkah mereka yang mereka lakukan di saat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sudah wafat [Musik] [Musik] maka manusia-manusia akan digiring ke surga atau ke neraka llah tempat terakhir manusia akan akan berkumpul di sana seluruh manusia akan menuju ke negeri tersebut Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengabarkan kepada kita di saat itu setiap umat ya bahwasanya di akhir hari itu setiap umat akan diperintahkan untuk mengikuti Tuhan yang mereka sembah semasa di dunia Padahal mereka yang menyembah matahari yang mereka akan mengikuti matahari mereka yang menyembah bulan mereka pun beramai-ramai menyembah mengikuti bulan mereka yang menyembah para penyembah-penyembah matahari mengikuti matahari mereka para penyembah-penyembah bulan mengikuti bulan adapun orang-orang yang menyembah berhala itu maka maka dibentukkan untuk mereka diwujudkan untuk mereka tuhan-tuhan mereka kalau mereka dahulu semasa di dunia menyembah maka akan Allah wujudkan Uza tersebut di hari kiamat mereka yang menyembah latak akan diwujudkan nanti Lata tersebut di hari kiamat Allah akan Munculkan Lata ini hari kiamat dan penyembah-penyembahnya akan mengikuti mereka Kemana mereka pergi yang disembah ini berhala-berhala ini berada di depan mereka dan mereka pun beramai-ramai berbondong-bondong mengikuti apa yang mereka sembah demikian juga mereka yang dahulu menyembah Firaun dan mereka akan mengikuti Firaun kemudian tuhan-tuhan yang batil ini ya tuhan-tuhan yang batil ini mereka akan berjatuhan ke dalam api neraka tuh juga berjatuhan ke dalam neraka yang menyala-nyala di saat itu Ikhwan mereka yang menyebar Firaun mana Firaun dan Firaun akan berada di depan mereka Firaun ini pun pergi berjalan dan para pengikut-pengikut Firaun para penyebab-penyebab Firaun mereka dengan sukarela mengikuti Firaun karena memang dahulu semasa di dunia mereka penyembah kemana Firaun pergi setelah mereka pergi jadi Firaun mengikuti oleh mereka mereka mengikuti Firaun akhirnya ternyata Firaun ini menuju neraka masuklah hasil laut dalam neraka jatuh ke neraka dan pengikut-pengikut ini pun juga ikut berjatuhan dalam neraka demikian juga matahari demikian juga berhala-berhala yang pernah disembah mereka yang semasa hidupnya menyembah sapi oleh karena wujudkan sapi di hadapan mereka sapi itu akan menggiring mereka masuk ke dalam api neraka dan mereka ikut masuk ke dalam api neraka apa saja yang disembah pada selain Allah maka Allah akan Munculkan di hadapan mereka dan Tuhan mereka itulah Tuhan yang pernah mereka sembah di dunia itulah akan mengajak mereka akan menggiring mereka masuk ke dalam api neraka wa naudzubillahimindzalik sebagaimana yang Allah Subhanahu Wa Ta’ala Sebutkan tentang Firaun Firaun nanti akan berada di hadapan kaumnya di hari kiamat nanti Firaun pun membawa mereka masuk menjerumuskan mereka masuk ke dalam api neraka seburuk bertempat yang dimasuki maksudnya surat hud ayat 98 jadi ikhwah mereka-mereka yang menyembah selain Allah ya Semua akan dikirim masuk ke dalam api neraka dengan cara mereka mengikuti apa saja yang mereka sembah selain Allah Subhanahu Wa Ta’ala ta’ala yang tersisa di padang mahsyar itu hanyalah yang tersisa di hari itu hanyalah orang-orang Mukmin bahwa diantara orang-orang mukmin itu ada di situ orang-orang munafik yang pernah yang semasa di dunia [Musik] kepada orang-orang mukmin yang di situ masih bercampur dengan orang munafik dan juga orang-orang sisa-sisa orang ahli kitab yaitu Yahudi Nasrani Allah datang bertanya kepada mereka kalian ini Menunggu siapa kalian Menunggu siapa Kami sedang menunggu Tuhan kami yang dahulu pernah kami sembah semasa di dunia ternyata orang-orang Mukmin ini mereka mengetahui bahwasanya yang datang ini adalah Allah subhanahu wa ta’ala dengan melihat mengetahuinya dari dari betis yang Allah Subhanahu Wa Ta’ala singkatkan dari betis-betisnya yaitu betis Allah yang Allah singkatkan nantinya ketika mereka tahu bahwasanya yang bertanya tadi ataupun datang tadi adalah Allah Subhanahu Wa Ta’ala ternyata Allah Subhanahu Wa Ta’ala Mereka pun seluruhnya sujud tersungkur di hadapan Allah Subhanahu Wa Ta’ala kecuali orang-orang munafik pala yastagfirun orang munafik tidak sanggup untuk sujud di sinilah akan tereliminasi orang-orang munafik akan gimana orang-orang Mukmin ketika mereka tahu bahwasanya yang dihadapan mereka itu adalah Allah subhanahu wa ta’ala yang mereka tunggu-tunggu yang akan mereka ikuti ya mereka Langsung sujud kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala orang munafik mau sujud pengennya sujud tapi tak bisa sujud demikian dan dan mereka pun disuruh untuk sujud maka sujudlah orang-orang Mukmin tapi orang-orang munafik tidak sanggup untuk sujud semua itu ya setelah mereka sujud kepada Allah mereka pun mengikuti Allah Subhanahu Wa Ta’ala Tuhan mereka Titian Titian panjang pun ya jadi dibentangkan di atas orang-orang Mukmin akan diberikan cahaya-cahaya kalau bisa kita bayangkan di situ orang-orang Mukmin akan diberikan cahaya oleh Allah subhanahu wa ta’ala berarti posisinya pada waktu itu kondisinya sangat gelap karena yang bisa bergerak itu hanyalah orang-orang mukmin yang memiliki cahaya adapun yang tak punya cahaya berarti bukan orang-orang mukmin dan dia tidak akan bisa bergerak maka dibentangkanlah Titian jembatan atau Titian diberikan cahaya Oh ya siruna alam dengan cahaya tersebut mereka berjalan di atas ya di atas Titian tersebut cahaya orang munafik itu dihilangkan oleh Allah dimatikan oleh Allah subhanahu wa ta’ala berarti orang-orang Mukmin pada waktu itu yang masih bercampur dengan orang-orang munafik yang masih bercampur orang munafik yang yang disaat Allah Subhanahu Wa Ta’ala muncul ya orang-orang Mukmin sujud orang munafik tak bisa sujud kemudian Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan cahaya tapi cahaya orang munafik dipadamkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala sehingga yang tersisa hanyalah cahaya orang-orang Mukmin kata Allah udah kalian balik ke belakang Carilah cahaya kalian ini ikhwah disebutkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam surat al-hadid ayat 13 Yauma yakulul munafiqunal di hari orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang Mukmin apa yang mereka inginkan Apa yang akan mereka katakan bisa berjalan menggunakan cahaya kalian jadi orang-orang munafik ini kan ada nggak punya cahaya dan dia waktu itu sekelompok dengan orang-orang Mukmin mereka katakan tunggu kami biar kami bisa juga ikut berjalan bersama kalian menggunakan cahaya kalian kata orang munafik kepada orang-orang Mukmin lantas dikatakanlah kepada mereka sendiri itulah perintah pada mereka dibuatkan dinding di antara mereka pembatas untuk mereka yaitu dinding berupa yang ada pintunya di mana pintu tersebut isinya sepertinya Rahmat tapi sebenarnya di luarnya itu azab yang menunggu Sholihah dan hamba-hamba Allah pun akan melintasi jembatan tersebut ya dengan sangat cepat dimana kecepatannya tersebut sesuai dengan keimanan mereka Sesuai dengan keimanan mereka dan amalan sholeh mereka yang pernah mereka lakukan semasa di dunia nanti akan disebutkan secara rinci ya terkait dengan Sirah dan sebutkan di mana apa namanya berapa kecepatannya sekitar Mungkin dua dua atau tiga kajian lagi sampai satu kesalahan rinci intinya orang-orang Mukmin akan berjalan akan melintasi jembatan ini dengan ada yang sangat cepat ada yang cepat ada yang agak cepat ada yang lambat Ada yang merangkak ada yang jatuh bangun sesuai dengan keimanan mereka dan amalan mereka yang pernah mereka lakukan semasa mereka di dunia ya mereka yang Masya Allah keimanannya bagaikan guru amalnya bagian gunung mereka akan cepat ya jadi kecepatan pada waktu itu kecepatan hamba-hamba Allah mukmin yang melintas di atas jembatan tersebut terkait dengan seberapa seberapa banyak amalan dan seberapa banyak amalannya dan seberapa besar keimanannya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala apa yang kita ceritakan tadi ikhwah diriwayatkan oleh imam muslim dalam Kitab shahihnya Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam dari Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam ketika di hari kiamat maka muncullah berkumandang lah sebuah pengumuman diperintahkan Pengumuman perintah hendaklah setiap umat yang menyembah selain setiap umat hendaklah dia mengikuti apa yang mereka sembah sebenarnya mereka sembah palanya maka tidak ada seorangpun yang menyembah selain Allah apakah dia menyembah berhala ataukah patung Kecuali mereka akan berjatuhan ke dalam api neraka hingga akhirnya tidak ada lagi yang tersisa Kecuali orang-orang Kecuali orang-orang yang menyembah Allah Subhanahu Wa Ta’ala baik orang-orang salehnya maupun orang-orang durhakanya tapi mereka menyembah Allah Subhanahu Wa Ta’ala kemudian ahli kitab dan sebagian kecil ahli kitab jadi yang tersisa itu ikhwah orang yang menyatakan bahwa Allah baik yang durhaka maupun yang sholeh dan sebagian kecil ahli kitab lantas dipanggil lah Yahudi maka ditanyakan kepada mereka Yahudi apa yang dahulu kalian anaknya Allah kalian itu salah itu salah Allah tak pernah mencari teman dan Allah juga tak pernah menjadikan seorangpun sebagai anak kemudian sekarang apa yang kalian inginkan perkataan itu di tajukkan kepada orang Yahudi lah kepada mereka ke satu tempat Coba lihat sana Tidakkah Kalian mau ke sana Tidakkah Kalian mau minum ke sana diarahkanlah ke sana tempat yang sebenarnya tempat itu adalah neraka jahanam tidak ada tidak memiliki keinginan untuk pergi ke sana untuk minum kemudian maka mereka pun digiring ke arah api neraka ya mereka pun digiring ke arah api neraka seolah-olah api neraka itu tempat genangan air mereka tidak menyangka kalau yang mereka tuju itu adalah sebenarnya neraka mereka mengira di sana adalah tempat genangan air tempat-tempat air yang bisa mereka gunakan untuk minum makanya mereka berbondong-bondong ke arah sana bagaimana kira-kira 3 juta orang mungkin sekian miliar orang semuanya merasakan haus yang sangat luar biasa Kemudian mereka bersama-sama melihat di sana ada sebuah air genangan air yang bisa digunakan untuk minum kira-kira gimana perebutannya Siapa yang paling cepat yang dapat mereka tidak tahu bahwasanya itu adalah Fatamorgana sebenarnya itulah neraka jahanam ketika orang yang paling depan sudah tahu ternyata itu neraka jahanam dia kan nggak bisa berhenti Kenapa orang belakang orang belakangan tidak tahu bahwa saya di depan mereka itu adalah generata yang mereka tahu di depan mereka itu adalah tempat minum ada air yang bisa mereka gunakan untuk minum yang di depan sudah lihat ternyata api neraka tapi kan nggak bisa berhenti mereka Kenapa karena didorong oleh orang yang di belakang Tuhanlah mereka semua ke dalam api neraka itulah hasilnya Mereka pun berjatuhan ke dalam api neraka semua ditanyakan kepada mereka mereka katakan dahulu Kami menyembah Almasih bin Maryam masih anaknya Maryam putranya Maryam itulah mereka sembah jadi orang Yahudi menyembah uzair menyembah uzer orang Nasrani menyembah Almasih Allah Subhanahu Wa Ta’ala Sebutkan Yahudi mengatakan uzair itu anaknya Allah dan orang Nasrani menyatakan bahwasanya Al Masih itu anaknya Allah jadikan betul-betul ini merupakan kedustaan yang besar yang mereka disebutkan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala mereka katakan bahwasanya Allah mereka katakan bahwasanya Almasih atau Yesus itu adalah anaknya Allah Subhanahu Wa Ta’ala marah sebenarnya Allah subhanahu wa ta’ala pada mereka karena telah berdusta atas nama Allah Subhanahu Wa Ta’ala makanya dalam Islam Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan tegas Allah itu tidak beranak dan tidak diperanakkan tidak punya anak dan juga tidak dilahirkan itu Allah subhanahu wa ta’ala yang memiliki sifat bahkan Ikhwan sebenarnya sebenarnya perkataan mereka mengatakan Allah itu punya anak ini kalau kalau perkataan ini ditujukan kepada gunung-gunungan hancur makanya Allah sebutkan dalam surat Maryam Samawa tuh dan dan gunung terbelah dan gunung hancur dan bumi terbelah harus sama waktu hampir saja langit beruntung gunung hancur dan dan bumi terbelah akibat Apa karena mereka lancang mengatakan Allah itu punya anak tentu tidak layak Allah Subhanahu Wa Ta’ala memiliki anak jadi orang-orang Nasrani ini ketika ditanya apa yang kalian sembah mereka tidak pernah memerlukan teman apalagi anak lagi Sebenarnya sekarang apa yang kalian inginkan kata mereka katakan Ya Allah kami itu sangat haus luar biasa Berilah kami air minum kata mereka kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala Allah Subhanahu Wa Ta’ala menunjukkan kepada mereka ke suatu arah Tidakkah Kalian mau ke sana untuk minum Tunjukkan ke tempat Ayo dan mereka pun digiring ke arah neraka jahanam dimana neraka jahanam pada waktu itu sebuah Fatamorgana di sana terjadi artinya seolah di sana ada tempat air di sana ada air yang bisa digunakan untuk minum seperti Yahudi tadi ketika mereka semua miliaran orang melihat di sana ada air sementara seluruh mereka sedang merasakan haus yang luar biasa kita udah bisa bayangkan bagaimana mereka Siapa yang kuat akan menginjak demi Supaya bisa minum terlebih dahulu mereka tidak tahu itu sebuah Fatamorgana sesungguhnya itu adalah neraka jahanam akhirnya menginjak sebagian dan sebagian lain duluan yang mau Saya mau pijak atas mau pijak bawah nggak ada peduli lagi mereka karena mereka mau minum dan akhirnya mereka pun berjatuhan ke dalam api neraka mereka berjatuhan ke dalam api neraka seperti yang kita katakan tadi Mungkin orang-orang yang berada di depan sudah mengetahui ternyata itu bukanlah air tapi neraka jahanam yang sedang menunggu tapi mereka tidak bisa menghentikannya orang-orang belakang terus menolak terus terus menolak ke depan sehingga yang di depan jatuh jatuh jatuh terus begitu sebelum mereka sadar mereka terus akan mendorong ke depan mendorong ke depan yang depan sudah sadar mereka akan berjatuhan dalam hati itu akhirnya mereka pun berjatuhan masuk ke dalam api neraka kemudian hingga akhirnya tidak ada lagi yang tersisa kecuali hanya orang-orang yang menyembah Allah baik yang durhaka maupun orang-orang yang sholeh orang-orang baik dan orang-orang Durjana tapi intinya mereka menyembah Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak menyembah yang lain mereka didatangi oleh Allah subhanahu wa ta’ala dalam bentuk yang pernah mereka kenal Allah bertanya pertanyaannya sama dengan pecahan orang-orang yang apa namanya yang menyembah berhala dengan pertanyaan orang-orang ahli kitab orang muslim juga ditanya seperti itu kalian sekarang Menunggu siapa apa yang kalian tunggu Kenapa nggak bergerak Kenapa tidak bergerak mereka katakan sesungguhnya masing-masing umat sudah mengikuti apa yang mereka sembah artinya ketika itu Allah mengatakan kalian menunggu apalagi semua umat kan sudah mengikuti apa yang mereka sembah mereka mengikuti apa yang mereka sembah kolum Ya Robbana Farah kami Sesungguhnya kami telah terpisah dengan orang-orang yang sangat kami yang sangat kami butuhkan semasa kami di dunia malam dan sekarang kami tidak lagi bersama mereka Akulah Tuhan kalian mengatakan Engkau Tuhan kami kami berlindung kepada Allah ya dari engkau kata orang-orang tersebut kami tidak akan pernah masuk keturunan Allah dengan apapun dua atau tiga kali bahkan sebagian mereka mau balik ke belakang nggak percaya dengan apa yang ada di depan mereka [Tepuk tangan] kemudian ditanyakan apakah antara kalian dengan Tuhan Kalian ada sebuah tanda yang bisa kalian jadikan sebagai dasar untuk mengetahui Tuhan kalian yang mana kami tahu mana Tuhan kami kami tahu siapa yang akan kami ikuti lantas Allah Subhanahu Wa Ta’ala pun menyingkap betisnya pada judul sejak ketika Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyingkapkan dosisnya tahulah orang-orang Mukmin bahwasanya ini benar-benar Allah subhanahu wa ta’ala yang mereka tunggu dan mereka pun langsung tersungkur sujud langsung Mereka tersungkur sujud kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala tapi mereka yang dulu sujud kepada Allah hanya untuk sebagai penyamaran atau dikarenakan Ria maka Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan jadikan tulang punggungnya itu satu tulang tidak ada ruas-ruasnya kalau ruas itu kan masih bisa bergerak tapi kalau tidak ada ruasnya ya satu aja seperti ini seperti antara pergelangan kita ngesiku ini kan nggak bisa digerak-gerakan ini nggak bisa dibengkokkan Tapi kalau ini bisa dibengkokkan dikarenakan dia punya sendi demikian jadi Allah Subhanahu Wa Ta’ala nanti di hari akhirat ya mereka-mereka yang menyembah karena penyamaran sebenarnya mereka itu orang kafir tapi nyamar ya mereka mengatakan kami orang beriman Apabila mereka bertemu dengan orang-orang Mukmin mereka katakan kami itu bersama kalian kami beriman bersama kalian tapi kalau mereka bertemu berkumpul dengan setan-setan mereka mereka katakan kami itu bersama kalian jadi orang-orang Mukmin ketika melihat betis Allah Subhanahu Wa Ta’ala tahulah mereka ini adalah Allah subhanahu wa ta’ala dan mereka pun akhirnya sujud Namun orang-orang yang Islamnya karena nyamar yang Islamnya karena ingin dipuji orang Islamnya tidak akan ikhlas pada Allah Subhanahu Wa Ta’ala maka Allah jadikan tulang punggungnya itu satu tulang tanpa ada persendiannya jadi mulai dari apa namanya mulai dari kaki ya pinggul tulang pinggul terus ke atas satu satu dijadikan satu nggak bisa bergerak setiap kali mereka mau sujud malah mereka terlentang karena nggak bisa dibengkokkan pinggang mereka ya tidak bisa dibengkokkan karena sudah Allah jadikan sebagai satu tulang semua kemudian setelah mereka jatuh terlentang mereka angkat lagi kepala Mereka ternyata Allah sudah kembali melihat sudah kembali pada bentuk pertama yang pernah kembali kepada bentuk pertama [Musik] Allah mengatakan Aku adalah Tuhanmu saya kulun orang-orang Mukmin akan mengatakan Anta robbuna Anda adalah tuhan kami dengan ikhwan ya jadi kisah di sini ya Di mana ketika semua orang sudah mengikuti tuhan-tuhan yang mereka sembah pada selain Allah dan mereka pun sudah berjatuhan ya mereka sudah berjatuhan ke dalam neraka jahanam tinggallah orang-orang mukmin yang KTP munafik zindiq semua di situ karena mereka enggak menyembah nggak menyembah berhala mereka menyembah Allah Subhanahu Wa Ta’ala baik yang pura-pura maupun yang benar-benar kemudian mau nunggu siapa mengatakan kami menunggu Tuhan kami kemudian Allah bertanya lagi apakah kalian punya tanda bahwa suatu tanda yang menentukan bahwasanya itu adalah Tuhan kalian ya Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyingkap betisnya akhirnya orang-orang mukmin yang Hakiki langsung sujud di hadapan Allah Subhanahu Wa Ta’ala orang munafik Allah jadikan tulangnya satu tulang dari mereka sampai tulang punggungnya tidak bisa sujud kehadapan Allah Subhanahu Wa Ta’ala setiap kali mereka sujud mau sujud mereka melakukan mereka tidak bisa dibengkokkan untuk sujud ya jadi Setiap kali mau sujud Mereka pun jatuh terlentang hingga akhirnya Allah Subhanahu Wa Ta’ala kembali kepada bentuk yang pertama semua ini dia setelah itu maka dibentangkanlah Si Tian dibentangkan Titian yaitu neraka jahanam pada saat itu dibentangkanlah Titian diantara kejahan 6 dan pada waktu itu ada Syafaat Ya Allah selamatkan kami selamatkan kami [Musik] artinya kalau sangat licin dan ada yang tergelincir guling bukan jalan tol atau titiannya Titian yang sangat indah kiri kanan ada bunga-bunga ada pot pot bunga demikian yang sangat yang sangat licin ya itulah yang akan dilalui t di sana ada sejenis seperti mata pancing yang akan apa namanya yang akan mengkait kalau yang terkait adalah mungkin para pemirsa pernah dahulu kita Sebelum Adanya goni-goni plastik ini kan dulu ada goni serat itu kan biasanya ngangkatnya dengan ada ada penggainya ditariknya begitu kalau di Jawa apa namanya untuk menarik beras untuk menarik karung beras karung yang terisi beras ingat dahulu dengan menggunakan plastik ya itulah dia ya biasanya untuk menarik goni itu diganti dikait perlu ditarik jadi ada pemegang tangannya itu dia Stone itu duri-duri yang tajam tak kuno persis seperti duri yang ada di negeri Raja mungkin para pemirsa bisa nanti di Google ya Ini nama pohon sea dan ini Coba di sini ada yang Mukmin orang mukmin yang melintas dengan sekedip mata Barki ada yang melintasnya bagaikan apa namanya Guntur lebih cepat apa namanya kedipan mata sampai ini baru sampai ada yang kering seperti seperti angin ada yang seperti burung Waka ajawih ada yang sekencang seperti orang yang sedang mengendarai Seekor kuda yang sangat kencang walaupun Bagaimana Ikhwan sekencang-kencangnya kuda kan lebih kencang burung sekencang-kencangnya burung lebih kencang tiupan angin sekencangan tipuan angin lebih kencang Guntur ya guru sekencang-kencangnya secepat-cepatnya guru lebih cepat lebih cepat orang muslim pun akhirnya dia selamat sampai ke seberang ada yang sudah tercantik-cabik sudah terluka karena kaitan-kaitan tapi tak terkait masuk neraka jahanam tapi akhirnya Mursal dia sampai ke seberang dan ada juga yang terlempar ke dalam api neraka tergelincir mungkin tergelincir karena licin mungkin juga tergelincir karena dikait oleh para pengait yang ada di samping kita samping kanan mereka kalau ada yang terkait masuk ke jahanam hadis ini diriwayatkan oleh imam muslim insya Allah akan kita lanjutkan lagi nanti ya Senin depan melanjutkan kisah dalam kisah Islam riwayat-riwayat yang lain itu ikhwah ya menuju negeri yang abadi di mana dalam perjalanan ini dalam perjalanan menuju negeri Abadi orang-orang manusia harus melewati Titian sirah melewati ketikan sirot adapun yang melewati Titian ini hanya orang-orang Mukmin saja hanya orang-orang yang hanya menyembah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang munafik dan yang tak munafik sama Adapun orang-orang kafir adapun orang-orang yang menyembah selain Allah Subhanahu Wa Ta’ala mereka tidak melintasi melintasi Sirat mereka sudah langsung masuk api neraka karena mereka mengikuti tuhan-tuhan yang dahulu mereka sembah ternyata Tuhan mereka ini membawa mereka yang mengikuti Lata ikuti Firaun adalah Firaun membawa mereka terdapat di neraka dan yang menyembah matahari demikian seterusnya Ikhwan Jadi mereka tidak mereka masuk neraka itu sebelum sebelum dibentangkannya Titian ya jadi Titian ini Allah bentangkan setelah tidak ada lagi manusia yang tidak ada lagi manusia yang menyembah selain Allah Subhanahu Wa Ta’ala semua mereka sudah masuk ke dalam neraka jahanam tinggallah orang-orang mukmin dan orang-orang sehinggalah orang-orang yang menyembah Allah baik dia benar-benar menyembah Allah maupun yang pura menyembah Allah yaitu adalah orang-orang orang-orang munafik demikian barulah mereka meniti Titian ini yang sangat-sangat licin dan sangat menggelincirkan ada yang cepat sampai dan bahkan ada juga yang tidak sampai karena tergelincir masuk api neraka Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan kita kemudahan keselamatan di saat-saat yang sangat penting seperti ini semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan Istiqomah demikian kepada guru kita Ustadz ahli Nur Hafiz Allahu ta’ala atas ilmu yang sangat bermanfaat berkaitan dengan pembahasan menuju negeri Abadi Anda yang ingin bertanya secara langsung di lain telepon 021 8236543 atau pertanyaan melalui pesan singkat di chat WhatsApp di nomor 0819896543 pertanyaan pertama kita awali dari pesan singkat di kesempatan ini dari bapak Andi Hakim di Padang Sidempuan Sumatera Utara Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ustad ustad izin bertanya seperti apa kehidupan manusia di alam barzah nanti mohon nasehatnya jazakallahu Khairan alam barzah sudah lewat pembahasannya sekitar 2 tahun yang lalu tapi Ikhwan kalau kita lihat dari sisi kehidupan Sebenarnya manusia itu nggak mati-mati Sebenarnya manusia itu nggak mati ketika dia mati dia hanya pindah ke alam lain Tetapi kalau kita kalau kita lihat dari sisi kehidupan dunia maka pindahnya kita dari dunia ke alam barzah itu kita sebut mati Bagaimana kehidupan kita di alam barzah kehidupan kita di alam barzah sebagaimana yang disebutkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sebagaimana disebutkan Rasulullah SAW ada yang mereka diberi Allah Subhanahu Wa Ta’ala dimana ketika dia berhasil menjawab 3 pertanyaan Maroko bahwa mana Biu kawah madinuka lantas Allah Subhanahu Wa Ta’ala membukakan untuk dia pintu surga dia bisa melihat surga dia bisa melihat surga dalam riwayat yang lain Allah bukakan pertama pada dia pintu neraka sehingga dia lihat Bagaimana dahsyatnya azab neraka kemudian Allah bukakan pintu surga dia lihat Bagaimana nikmat surga yang luar biasa demikan Ikhwan sehingga apa kata Allah Seandainya kamu jujurhaka kamu di tempat yang tadi tapi karena engkau seorang yang sholeh Kamu tempatnya di sini kemudian datanglah di datanglah seorang yang sangat wangi sangat tampan ya dan dia bertanya Kamu ini siapa kata laki-laki itu aku adalah amalan Saleh dan demikian seterusnya sampai hari kiamat dan dia berdoa tapi bisa ya Allah segerakan hari kiamat supaya aku bisa kembali ke keluargaku dan hattaku adapun orang-orang yang tidak sanggup tidak bisa menjawab pertanyaan maka dia akan mendapat azab dia akan mendapat azab kubur akan dibukakan bukan hanya setelah ada kubur akan dibukakan pada dia pintu neraka sehingga bisa-bisa api neraka sehingga panasnya api neraka juga membakar dia jadi panas api neraka membakarnya Ditambah lagi dengan siksaan alam kubur Itulah kehidupan manusia di alam barzah dan yang mendapat siksaan ini dia katakan hari kiamat dengan siksaan yang sangat luar biasa tersebut yang sedang dia derita dia masih menginginkan jangan terjadi hari kiamat dikarenakan dia tahu bahwasanya azab yang akan menanti dia di hari kiamat itu jauh lebih dahsyat dia Ahmad dengan begini aja walaupun Dahsyat juga jadi ini adalah perkara-perkara lain dimana Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengatakan nanti akan ruh tadi akan dikembalikan ke jasadnya tapi kita tidak tahu jasad yang bagaimana yang jelas kalau dikatakan dikembalikan maka Kembali ke jasadnya semula kemudian datanglah dua orang malaikat yaitu aswadani yang warnanya biru dongker ya kayu Lisa ini kemudian disuruh duduk Dia kemudian dia pun ditanya demikian bentak dan Ditanya itu kembalinya ke jasad disuruh dia duduk ini sudah alam barzah alam yang tidak kita ketahui bagaimananya kita hanya diwajibkan untuk beriman kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala beriman dengan apa yang dikabarkan Allah dan beriman apa yang diinfokan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam selama berita-berita tersebut memang info-info yang shahih baik dari Allah maupun dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kita hanya wajib mengimaninya dan kita harus mempersiapkan diri kita untuk perjalanannya cukup panjang untuk perjalanan yang cukup panjang apabila kita sudah siapkan di dunia Insyaallah perjalanan panjang itu akan kita lalui dengan dengan dengan bahagia dengan tenang Namun apabila kita tidak punya persiapan maka nantikan Perjalanan yang sangat dahsyat penuh azab penuh siksaan penuh tangisan lebih kurang itulah dia kehidupan alam barzah di samping adanya apa namanya himpitan bumi dan lain-lainnya rinciannya mungkin Bapak bisa lihat di website mungkin ada ya kajian-kajian kita yang pertama dimana kita telah Jelaskan secara rinci bagaimana itu alam barzah sebagaimana yang disebutkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam semoga bermanfaat dihakim yang berada di Padang Sidempuan Sumatera Utara masih bertahan melalui pesan singkat kembali dari Pak Romadhon di Kalimantan Tengah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh saya nggak tahu ada amalan khusus yang bisa memudahkan kita lewat di atasnya Saya tidak tahu sebagaimana hadis yang tadi itu disebutkan bahwasanya seorang kecepatan orang yang akan melewati shirat itu sesuai dengan iman dan amalnya berarti Bagaimana Ikhwan secara umum kita upayakan dengan sesuatu tenaga kita untuk beramal saleh sebanyak-banyaknya kalau kita melaksanakan amal saleh sebanyak-banyaknya otomatis keimanan kita juga akan meningkat kita berupaya bersabar bersabar bersabar untuk beramal sholeh bersabar agar tidak melanggar harapan ataupun larangan Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena ikhwah kalau kita melakukan ataupun melanggar larangan Allah maka itu akan bisa menurunkan keimanan para ulama kita mengatakan iman itu bertambah dan dia bisa berkurangnya dia akan bertambah dengan mentaati Allah dan dia akan berkurang dengan mentaati siapa otomatis kalau seorang hamba seorang muslim yang dia sering mentaati syaiton otomatis akan berpengaruh dengan keimanannya apabila seorang berpengaruh apabila keimanan itu semakin tipis otomatis amalan salehnya juga akan semakin sedikit otomatis kalau dia nanti berada di atas jembatan maka kecepatannya sesuai dengan iman dan amal sholehnya makanya yang paling cepat adalah orang yang paling Taqwa yang paling cepat adalah orang yang paling Taqwa karena memang orang yang paling mulia di sisi Allah ada yang paling Taqwa Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kalian adalah orang-orang yang bertakwa kita sudah sama-sama sudah seringlah kita dengar apa definisi Taqwa yang didefinisikan oleh yaitu bagaikan seorang yang sedang menempuh jalan yang banyak duri-durinya tentu harus kita hati-hati kita kalau di hadapan kita banyak duri-duri sementara kita nggak pakai sendal tentu kita harus hati-hati sebelum kita Letakkan kaki kita di tempat tersebut kita pastikan bahwasanya tempat tersebut tidak ada durinya yang nanti akan menyakiti kaki kita barulah kita Letakkan kaki kita demikian berikutnya ya demikian berikutnya demikianlah makanya para ulama mengatakan ada ilmu itu sebelum bicara dan sebelum sebelum berbicara dan sebelum berbuat artinya kalau kita ngomong ini kira-kira dimurkai Allah apa tidak kalau kita melangkah apabila langkah kita ini dimurkai oleh Allah apa tidak demikian itulah orang takwa dia berhati-hati dalam menjalani kehidupannya dia berhati-hati dalam melangkah dia berhati-hati dalam berbuat dan dia berhati-hati dalam berbicara apabila dia tahu bahwasanya pertimbangannya bahwasanya perkataannya ucapannya perbuatannya ini melanggar syariat Allah dan tidak dibolehkan maka dia tidak akan lakukan namun kalau dia tahu ini pasti dibolehkan oleh Allah ucapan maupun perbuatan maka dia lakukan bahkan seorang yang bertakwa itu Ikhwan ya kalau dia tidak tahu apakah ucapan ini Haram atau halal Apakah perbuatan ini boleh atau tidak dia tidak lakukan karena seseorang yang bertakwa adalah sebagaimana disabdakan Nabi SAW yang menjauhkan perkara syubhat yang nggak jelas ya berarti dia telah menyelamatkan dirinya menyelamatkan agamanya dan menyelamatkan kehormatannya dan dengan secara umum syariat kita ya dan kehidupan kita syariat Islam itu sendiri itu merupakan syariat yang apabila kita melaksanakannya ya maka kita akan meningkat taqwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala otomatis akan semakin mudah nantinya kita menempuh ataupun meniti jalan nanti di hari kiamat kelak demikian semoga sedikit yang kita paparkan tadi bermanfaat wawasan kita dan tentunya tujuannya adalah bagaimana caranya agar kita bersiap membuat persiapan untuk menempuh perjalanan yang sangat panjang dan sangat melelahkan tersebut demikian semoga bermanfaat Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih jazakallahu Khairan Barakallah fiikum pada guru kita Ustadz Ali Nur Hafidz Allah atas ilmu yang sangat bermanfaat dan waktu luang yang telah diberikan untuk kita semua demikian infotai selama program kajian ilmiah dalam pembahasan menuju negeri Abadi semoga kajian yang telah kita simak memberikan semua pemahaman yang lebih mendalam mengenai langkah-langkah yang perlu kita ambil untuk mencapai kehidupan abadi di akhirat nah Semoga Allah berikan kemudahan bagi kita semua dalam meraih Hidayah dan petunjuknya amin ya rabbal alamin kami yang bertugas mohon pamit undur diri mohon maaf atas segala ke-18 Terima kasih jazakumullah Khairan wabarakallah fiikum atas kebersamaan anda semua wabillahi taufik wal hidayah Subhanallah selamat beraktifitas wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ustadz Ali Nur – Perjalanan Setelah Kematian
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply