Ustadz Dr. Zainal Abidin Lc, M.M. – Bulughul Maram

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

dimanapun anda berada beberapa saat lagi kami akan hadirkan ke ruang dengan anda dan keluarga anda kajian yang kami pancaluaskan dari Masjid Al Barkah Jalan Pahlawan Kampung Tengah Cileungsi atau Komplek Radio Rodja yang mudah-mudahan kita bisa mengambil faedahnya dan Kami mengucapkan selamat menyimak semoga bermanfaat kajian Islam Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillahirobbilalamin Hamdan katsiron thayyiban mursalin [Musik] di manapun Antum berada dan juga para jamaah di Masjid Al Barkah Alhamdulillah pada kesempatan sore hari ini kembali kita akan ikuti dan simak bersama satu kajian ilmiah dari pembahasan Kitab Bulughul Maram bersama guru kita Al Ustaz al fadil Doktor Zainal Abidin bin Syamsudin LC mm Alhamdulillah beliau telah hadir bersama kita di Masjid Al Barkah Insya Allah pada kesempatan sore hari ini beliau akan membahas satu pembahasan hukum fikih tentang hukum jamak bagi pemudik tentunya inilah pembahasan sangat menarik untuk kita ikuti bersama karena memang kita akan selalu melakukan kegiatan seperti ini yaitu mudik pulang kampung dan sebelum kita simak kajian yang penuh dengan faedah ini kami informasikan kepada Anda semuanya para pemirsa merhati Roja di manapun Antum berada setelah kajian disampaikan oleh Beliau untuk membuka sesi interaktif soal jawab dan bagi Antum yang ingin bertanya bisa langsung mengirimkan pertanyaan di nol 0819 896 543 mulai chat wa nah misalnya Allah untuk selanjutnya kita simak bersama dan kepada Ustaz kami persilahkan valid al-fah dan Mas Quran Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik] [Musik] [Musik] para pemirsa yang dirahmati Allah dan ikhwah sekalian yang mengikuti kajian secara offline dibuka bulughul maramnya kita akan mempelajari hadis yang ke-439 atau hadits 11 dari dari Ibnu Jabal radhiyallahu anhu mudah-mudahan yang hadir di sini sudah hafal ya dan saya tegaskan bahwa Bulughul Maram ini disiapkan oleh Al Imam Al Hafiz untuk dihafalkan putranya dan Kitab yang sangat mudah untuk dihafal hadis-hadisnya mudah sekali untuk kita hafalkan hadits ini dikeluarkan oleh imam muslim dari zuhir Dia adalah seorang hadits Kabir Sabtu dan sana dia ngambil dari Abu Zubair dan dari Abu Thufail Ibnu Amir Ibnu wasilah seorang sahabat yang lahir setelah tahun ketiga Hijriyah dan dia adalah seorang sahabat yang paling akhir meninggal dunia ya paling akhir meninggal dunia beliau aslinya tinggal di Baghdad sepeninggal setelah wafatnya Ali Bin Abi Thalib akhirnya beliau pindah ke Mekkah sampai meninggal dunia dialah yang menceritakan dengan lengkap sifat dan juga bentuk tubuhnya Rasulullah SAW jadi ini sahabat meriwayatkan dari sahabat dan itu hal yang biasa bahkan Abdullah meriwayatkan hadis dari Abdullah Ibnu unis hadis [Musik] seorang sahabat yang diizinkan Rasulullah berfatwa ketika Rasulullah masih hidup ya diantara sekian sahabat yang diizinkan Rasulullah SAW mengeluarkan hukum dan beliau menjadi duta Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ke beberapa negara di antaranya Yaman makanya ketika Rasulullah SAW mengutus beliau Ke Yaman apa yang kalian lakukan bila kamu atau apa yang kamu lakukan bila kamu mendapatkan satu kejadian hukum apa kata beliau jawab [Musik] dan itulah harusnya seorang Qolbi tidaklah memutus kecuali dengan Alkitab failam tajwid Kalau kamu tidak menemukan apa yang ada di dalam kitabullah kata [Musik] Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dari sinilah pertama kali seorang melahirkan kaidah qiyas di dalam Islam karena ketika seseorang itu berijtihad berarti mengkiaskan jadi ada suatu Kai dah setiap orang yang berijtihad maka dia sedang mengkiaskan karena dia ingin menemukan benang merah antara kasus lama dengan kasus baru antara dalil yang sudah ada dengan kejadian yang baru sementara dalilnya tidak ada karena apa ijtihad itu dihadirkan keperluannya karena Nas itu terbatas sementara kejadian itu selalu berkembang contoh ada bayi tabung ya Bahkan kemungkinan besar nanti akan ada masalah-masalah efek daripada teknologi contoh saja setelah terjadi pengembangan pesat artificial intelligence itu bisa ada manusia buatan Jadi kemungkinan besar nanti ke depan ada orang yang menikah dengan robot Dan itu menjadi pilihan karena pertama nggak cerewet ya tuntutannya bisa diprogram ya kebutuhan ini dan ini sudah ditemukan makanya kita akan dipertanyakan Bagaimana manusia hukumnya menikah dengan robot karena potensi itu ada buktinya Saudi sudah membeli dari sekolah robot atau teknologi Hongkong yaitu robot cerdas yang namanya Sofia bahkan dikasih warga negara ini namanya itu terbatas sementara masalah itu terus berkembang makanya di sinilah butuh ijtihad tidak ada pembayaran zakat itu beras yang ada gandum kurma dari mana kita bisa membayar beras karena ijtihad dan ijtihad itu berarti mengkiaskan antara beras dengan kurma antara bayi tabung dengan hadis rasulullah shallallahu alaihi wasallam yang bunyinya makana yu’minu Billahi Wal Yaumil akhir barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir jangan menyiramkan airnya ke tanaman orang lain ini yang menjadi dalil para ulama untuk mendudukkan bayi tabung artinya halal mengikuti halalnya proses apa kehamilan bila hamil itu halal maka hukum tabung seperti itu bila haram juga seperti itu sekalian akhirnya menjadi seorang yang Dikenang Rasulallah rosulillahi shallallahu alaihi wasallam yang didoakan oleh Rasulullah ya Allah telah memberikan Taufik utusannya utusan Rasulullah dan Rasulullah ketika Ke Yaman memesan hendaknya yang pertama kali kali kamu sebarkan ketika Ke Yaman syahadat dari sini Ikhwan sekalian menguatkan statemen prinsip bahwa apa yang dikatakan oleh Syekh Albani itu bukan karangan beliau yaitu at-tauhid dulu wahai karena para rasul para nabi mengawali mendasari bahkan memusatkan dakwahnya di tauhid begitu juga para sahabatnya seperti yang dilakukan oleh makanya Siapa saja yang berdakwah tidak mengikuti tidak melandasi dan tidak seperti yang telah diawali oleh Rasulullah maka dia akan tersesat minimal akan gagal di dalam dakwahnya kalau rasulullah mengajarkan makanya Siapa yang ingin menjadi pengikut Rasulullah pengikut dakwah Rasulullah harus seperti dakwahnya Rasulullah dan Rasulullah SAW ketika menyuruh [Musik] ya [Musik] rasulillahi Shallallahu Alaihi Wasallam adalah perang terakhirnya rasulullah yang setelah itu tidak perang lagi dan itu terjadi pada tahun 91 tahun setelah Fathu Makkah karena Fathu Makkah terjadi pada tahun berapa 8 Hijriyah yang Rasulullah menaklukkan Mekkah tanpa setetes darah pun terwujud bahkan Rasulullah SAW akhirnya memaafkan seluruh orang-orang yang selama ini menzalimi Rasulullah izhabu Wa Antum tholaq pergi kalian dengan kondisi bebas seperti yang dilakukan oleh Yusuf kalian tidak punya salah lagi kalian tidak punya masalah lagi Dan harusnya seperti itu hati seorang mukmin tidak pendendam gampang memaafkan sehingga masuk ke dalam ciri-ciri Muttaqin makanya Rasulullah SAW mengatakan manfiza [Musik] Masya Allah barangsiapa yang sekarang ini menahan dendam sementara dia mampu untuk melampiaskan maka Allah akan Panggil di depan makhluk semua di hari kiamat nanti dengan panggilan baik otomatis Si Fulan punya masalah dengan Fulan Padahal dia itu yang benar dia mampu untuk balas dendam dia mampu untuk marah dia mampu untuk melakukan apa saja tetapi akhirnya dia memaafkan jadilah umat Rasulullah SAW jangan menyimpan dendam apalagi sesama muslim [Musik] kalau kita sekarang dendam sakit hati dongkol apa faedah kita berdoa Robbana [Tepuk tangan] Robbana Inna Karo Insya Allah ya Allah yang diberikan oleh Allah nama-nama tidak satu yang pertama adalah kejadiannya di daerah namanya Tabuk disebut juga yaitu sulit karena perang itu di masa sulit paceklik panas sementara kebanyakan kurma itu belum panen sedikit yang rutop dan diantara sekian kebun yang sedang merutup adalah kebunnya siapa Ibnu Malik akhirnya dia tertarik udah panas perjalanan jauh hari demi hari persiapan nggak ada bahkan Rasulullah berangkat pun dia tidak mau beranjak untuk pergi ternyata ada temennya mau ternyata juga ada temannya yaitu Hilal Ibnu Umayyah dan juga masih banyak Intinya orang yang tidak ikut perang berkelompokkan menjadi 4 yang pertama mereka tidak ikut karena memang makdur ditugaskan Rasulullah untuk jaga di Madinah macam seperti Ali Bin Abi Thalib ada yang kedua tidak ikut perang karena dia itu cacat sakit ada tidak ikut perang karena dia malas seperti yang dilakukan tiga sahabat tersebut ada yang memang mazmum tercela karena dia itu munafiqun akhirnya Rasulullah baik kok sampai pada tingkatan siapapun nggak boleh transaksi jual beli muamalah sampai tegur sapa selama 50 hari akhirnya subuh seperti ini habis salat Rasulullah bermuka Hijriyah kemudian setelah itu Ibnu Malik menghadap wahai Allah telah menerima tobat saking senangnya sampai dia mengatakan Ya Rasulullah bagian daripada tobat saya saya tidak akan pernah dusta sampai aku mati dan Ini kata beliau ujian terberat saya dalam hidup yang akhirnya Allah menurunkan firmannya di dalam surat at-taubah wa ala salatatilazina jadi kata orang Indonesia itu jadi bumi itu seluas daun kelor sempit tidak ada deh ini kayaknya nggak ada jalan keluar kecuali kembali kepada Allah dan itu yang harus dilakukan setiap muslim ketika kita itu dalam kondisi kejepit kondisi dalam terancam dan tidak ada keselamatan dari seluruh Sisi maka kembalilah kepada Allah dan subhanallah tidak ada kebahagiaan Puncak yang dialami tiga orang ya kecuali kebahagiaan saat Rasulullah SAW yang selama 50 hari diajak ngomong gak jawab disalami nggak jawab salam berpapasan melengos kata orang Jawa berpaling rasanya sesak udah gitu mendapatkan godaan bayangin Antum kerja di suatu instansi dalam kondisi Antum nggak nyaman tiba-tiba ada yang nawarin Eh lo kerja ke saya gajinya lebih gede lebih enak gimana ya datang dari utusan Raja Gossen ngerayu 3 orang ini untuk bergabung kamu bukan orang yang terhina tidak patut kamu diperlakukan seperti ini Ayo gabung ke kita subhanallah kata dia ini musibah yang kesekian kalinya dan itulah sekalian ketegaran keteguhan dibutuhkan saat orang itu dalam kondisi kritis bukan kondisi zona nyaman ya orang kan sekarang ini hanya ZN ZN aja zona nyaman zaman now nggak mau digeser terus kemudian kalau digeser kesel mengkel akhirnya dendam itu coba Antum mendapatkan ujian seperti siapa ditawari kamu mau jadi apa mau Pingin apa rumah kayak apa teman di sana banyak kamu tidak sehina seperti ini kenapa kamu biarkan kamu menghinakan diri kamu seperti ini Allah dan saat itu Rasulullah SAW ke papasan ngelewatin kampungnya kaum tsamud ya yang Rasulullah SAW akhirnya menegaskan jika diantara kalian melewati kaum yang diazab maka janganlah kalian masuk kecuali dalam keadaan Apa bagian yaitu menangis Kenapa karena aku takut kata Rasulullah kalian tertimpa seperti mereka Mereka tertimpa ini menunjukkan Betapa kita itu dengan orang-orang yang celaka itu sampai bekasnya yaitu kita harus menghindar sekarang ini malah berakrab-akrab dengan orang-orang yang sekarang dinyatakan oleh Allah terkutuk terlaknat t seperti orang-orang yang sekarang ini kecebur ke dalam lgbt lesbi gay sama transgender yang Rasulullah SAW mengatakan di dalam hadis yang disahihkan oleh Imam Al Hakim memenuhi syarat sahihin Rasulullah SAW mengatakan [Musik] Allah mengutus tujuh jenis dari manusia dari makhlukNya walau anak masing-masing dikutuk tiga kali Masya Allah satu persatu dikutuk 3 kali Siapa yang di antara mereka terkutuklah orang yang berbuat seperti perbuatan kaum Luth terkutuklah orang yang sekarang ini menggabungkan seorang dengan anaknya di dalam pernikahan putrinya dengan pernikahan Celakalah orang yang sekarang merubah apa namanya batas bumi wamal unuman sekarang ini mencela menghujat kedua orang tuanya dan seterusnya ini didukung ya bahkan Masya Allah Imam Mujahid mengatakan Andaikan pelaku lgbt itu mandi dengan sejumlah tetesan semua air dari langit dan semua tetesan air yang ada di bumi tetap tidak bisa membersihkan najisnya bagaimana orang yang seperti ini diberikan nafas diberikan kelonggaran hidup apalagi bila beli hak asasi manusia jadi cara Madinah tabok itu kurang lebih 800 KM ya sholli sa coba Antum lihat sekali aja Sallallahu Alaihi Wasallam [Musik] [Musik] sekalian orang di dalam bepergian itu ada tiga jenis pertama orang yang pergi ke suatu tempat ingin tinggal permanen maka Setelah dia datang langsung normal contoh saya pergi ke Saudi sudah mengantongi visa tinggal permanen bahkan saya mendapatkan visa penduduk asli Green tinggalnya di Madinah maka setelah anda datang di Madinah Anda penduduk asli tinggal selamanya dan tidak akan mungkin pulang kecuali sesekali maka ini yang disebut dengan Al istighfar yaitu tinggal tetap ada yang kedua adalah Merantau Nah inilah Tema kita Pemudi ini pergi ke Kalimantan ke Saudi Mungkin ada yang ke tempat lain tapi hanya Merantau tapi merentungnya itu adalah menantu yang sifatnya lama pakai ini adalah hukumnya orang tinggal tetap Setelah dia nyampe meskipun para ulama memberikan satu kelonggaran boleh jamak qashar sampai 4 hari setelah itu normal rumahnya sudah mulai ditinggali wajar normal perabot rumah tangga tempat kerja wira-wiri ke tempat kerja normal seperti dia tempat tinggal asalnya maka dia boleh maka dia harus kembali seperti mukim Nah nanti kalau dia sekarang ini pulang ke Indonesia gimana statusnya gimana statusnya Pak musafir atau mungkin kayaknya enggak nyambungnya Mas Antum sekarang Ini antum Ini aslinya enggak sini kan sekarang permanennya di Cileungsi atau di Jakarta apa sekarang di Wonosobo di Gresik Jakarta kayaknya manusia nggak jelas oke yang sementara adalah di kampung meskipun statusnya Antum sekarang ini musafir itu hanya sekedar secara pengucapan saja musafir peranto makanya tidak dinamakan dalam hadis itu musafir tapi kunfid dunia ka Anna [Musik] makanya selama dia sekarang pulang kampung ke Pekalongan ke Semarang ke Solo kesatren ke Gresik itu statusnya boleh jamak qashar tapi tetap bila sekarang kita sudah tinggal di suatu tempat dan kita sekarang tidak ada kebutuhan untuk jamak qasar untuk apa jamak terutama apalagi di masjid kampung ada jamaah maka kita harus datang ke masjid bahkan dikatakan Syekh Muhammad Ibnu Sholeh al-utaimin kesalahan fatal yang dilakukan sebagian orang ketika dia pulang ke suatu tempat statusnya musafir mendapatin masjid dalam keadaan jamak Dia tidak pergi ke jamaah Alasan saya sedang musafir musafir apa Antum tidur-tiduran makan pecel enak ya di rumah juga enggak ada kerjaan apa-apa musafir di mana tuh ya dengan demikian Antum harus ke masjid melakukan jamak alasannya satu untuk memperbanyak jumlah jamaah di masjid kemudian menghasilkan fadilah salat jamaah salat salat nya jadi salat seseorang dengan seseorang itu lebih Suci daripada sendirian salat seseorang dengan berdua itu lebih Suci daripada dengan satu dan seterusnya itulah yang dimaksudkan dari Sabda Rasulullah jadi sholatul fardhi fil bait sholaturojuli fil masjid [Musik] 27 Itu yang dimaksudkan jadi Antum jangan ngendon di rumah terus kemudian status yang ketiga pergi untuk sementara inilah yang dipamerkan untuk para eh di dalam hal ini oleh para ulama sampai berapa hari dia itu boleh jamak qasar ada yang mengatakan 15 hari karena memang ada riwayat itu ada yang mengatakan 17 ada yang mengatakan 19 apalagi di sini yang kemarin kita telah mendapatkan riwayat dari Jabir bin Abdullah karena Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam meng-qasar ditabuh selama 20 hari tetapi kata Syekh utsaimin Apakah Rasulullah mengatakan secara teks orang boleh jamak qashar hanya 20 hari tidak itu hanya mengisahkan perbuatan Rasulullah dengan demikian hal itu terbantahkan ada sahabat yang qasar sampai satu tahun ada yang 2 tahun dengan demikian betul pendapatnya Syaiful Islam Ibnu Taimiyah dan juga beberapa ulama lain seorang ketika pergi ke suatu tempat asalkan dia tidak ada niat mungkin maka dia boleh qasar dan kalau memang ada hajat boleh jamak karena Rasulullah SAW baik jamaah baik ketika dia kepayahan ada suatu lafadz yang seperti itu walaupun para ulama jumhur mengatakan dibolehkan secara jawaz boleh untuk jamak ketika dia hajat dan Sunnah ketika ada kepayahan dengan demikian menurutmu ulama secara mutlak kita dibolehkan untuk jamak tapi kadang-kadang yang permanen itu apa Dan tolong dicamkan Jamak itu tidak harus Safar tetapi ketika Safar boleh jamak karena ada suatu kaidah setiap qasar membolehkan jamak tapi tidak setiap jamak membolehkan qasar artinya ketika seorang Safar dianjurkan qasar otomatik boleh jamak tetapi ketika seorang itu boleh jamak tidak otomatis boleh qasar karena di dalam suatu hadis Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam jamaah bainazuri Wal Asri wabainal Maghribi Wal Isya Min ghairi khaufin walamatorin wala safarin Rasulullah SAW menjamak dzuhur dengan Ashar Maghrib dengan Isya tanpa ada khauf tanpa ada hujan tanpa ada Safar dan Ibnu Abbas ketika ditanya hal itu supaya tidak memberatkan umatnya dengan demikian seorang dibolehkan jamak ketika ada suatu al-haraj tapi tidak permanen makanya ada orang yang rumah tinggalnya Bekasi kecuali Jakarta setiap hari jamak nggak boleh karena Rasulullah SAW Ikhwan tidak jamak kecuali Betul tidak bisair dan tidak pernah melanggangkan kecuali dua ketika saat di Muzdalifah sama di Arafah Selain itu tidak pernah melanggangkan makanya Betul kata Imam Ibnu qayyim Di dalam kitab zaadul maknanya Rasulullah tidak pernah melazimkan jamak kecuali takdim saat Arafah takhir saat mustadifah dan kondisi jamak ini menjadi dalil oleh para ulama bolehnya Jamak takdim dan takhir karena ada Sebagian ulama mengatakan hanya boleh takzir tidak boleh takdim seperti siapa seperti ini Imam Malik dan dikuatkan didukung oleh Imam sunnah ini di dalam subulussalamnya bahkan beliau membela dengan berbagai macam argumen tidak bolehnya jamak takdim tapi bolehnya jamak takhir di antara alasan hadis-hadis yang ada tadi dan ditambah argumen yang di mana Beliau mengatakan orang jamak takhir itu kan mengeluarkan asar dari waktunya dan salat di luar waktunya tidak sah beda dengan Tahir ashar waktunya zuhur sudah belum masuk waktunya sudah malah lewat itu jadi bukan tanpa argumen jadi para ulama yang mengatakan sekarang ini dibolehkan hanya jamak takhir bukan takdim karena Jamak takdim itu mengeluarkan salah satu salat di luar waktunya yaitu Ashar ditarik ke dzuhur berarti salat tidak tidak waktunya beda dengan Tahir ashar di waktunya sementara zuhur malah lewat dari sinilah diantara sekian argumen mungkin dianggap kuat pendapatnya mengatakan hanya ada jamak takhir dengan hadis-hadis Di mana Rasulullah SAW Terkesan di dalam eee hadis pertama tentang jamak Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam hanya jamak takhir Tetapi kalau kita lihat beberapa hadis yang ada di dalam apa namanya sunnah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam diantaranya Rasulullah SAW di tabok Di mana Rasulullah mengakhirkan salat kemudian masuk ke tendanya lagi Kemudian keluar lagi [Tepuk tangan] ya Dari sini kita bisa teguhkan tegaskan bahwa jamak itu dibolehkan ketika ada hajat di antara hajat di luar Safar adalah sakit kemudian kita mungkin di awal-awal Safar contoh orang yang Safar jauh apalagi baru pertama kali umroh datang di Madinah capek Kalau saya tunggu Ashar ngantuk capek Antum bilang jamak mungkin dalam keadaan istihadah boleh jamak dalam keadaan saling kencing boleh jamak dalam keadaan Antum opname ya boleh jamak makanya tadi tidak semua orang yang boleh menjamak otomatis qasar tapi kalau oleh orang itu boleh mengqasar otomatis boleh jamak karena qasar itu karena Safar dan Safar itu Di antara sekian yang menyebabkan ruhsah orang boleh jamak tetapi Tolong dicatat rukhsah untuk jamak tidak hanya Safar bahkan tadi Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam menjamak antara zuhur dengan Ashar Maghrib dengan Isya Min ghoiri khaufin walama Qorin wala safarin berarti apa selainnya tadi ya allahualam [Musik] Antum sampaikan saat di kesempatan sore hari ini dan di hotel Islam untuk berikutnya akan membuka sesi interaksi sosial jawab bagi Anda yang bertanya Anda dapat tanyakan dapat kirimkan pertanyaan anda melalui chat wa di 0819896543 mungkin untuk awalan kita mulai dari Jamaah Masjid Al Barkah Jika ada yang mau bertanya bisa melalui kertas ditulis silahkan Masya Allah sekalian salat yang sedang dijamak dan diqasar itu sama dengan satu salat menjadi satu waktu makanya zikirnya itu di belakang makanya Imam Ahmad berpendapat ketika orang sedang jamak dzuhur dengan Ashar itu rakaat yang di akhirnya itu iftiraj itu iftiras Ashar itu tuh karena luar rakaat asas ini seakan-akan luar kata terakhir daripada salat yang empat tadi itu ini perlu dimaklumi perlu diketahui jadi salat yang sedang dijamak itu sebetulnya adalah seperti satu waktu seperti satu salat Oleh karena itu menurut sebagian pendapat ulama tidak boleh di sela-selain terlalu lama menyantum salat zuhur kemudian makan dulu baru Ashar maksudnya jamak gitu loh harus mualaf langsung kenapa ini satu salat dalilnya satu waktu dua-dua makanya Imam Ahmad berpendapat rakaat dua yang pertama tasyahud itu iftirasy yang keduanya tawaruk pantawaruk [Musik] 81983 Ustad Bolehkah menjamah salat ketika menjadi pengantin agar make up nya tidak hilang mohon sampaikan jawaban saya jazakumullah Khairan silakan Ustaz ya kalau menurut pendapat jumhurul ulama seorang itu dibolehkan menjamak lihajatin untuk suatu hajat dibolehkan ya takut kurang khusyuk mungkin juga bulan madunya dijamak zuhur dengan Ashar Maghrib dengan Isya yang penting jangan dijamak semuanya lima waktu sekali salat ya dan jamaknya itu bukan maghrib dengan asar-asar dengan magrib karena tidak satu waktu makanya ketika Syekh utsaimin ditanya kenapa seorang itu tidak boleh menjamak Ashar dengan magrib atau Isya dengan fajar subuh Alasannya karena antara Magrib dengan asar Asad dengan magrib itu salat beda dari sisi jenis dan tata cara yang pertama salat siang yang kedua salat malam yang kedua kaifiyahnya satunya Sir yang satunya Jar makanya di sini tidak dibolehkan dan waktunya nyambungnya siang dengan siang malam dengan malam tuh ya Nah Adapun tidak boleh dijamak dengan Fajar karena Fajar itu salat subuh itu enggak nyambung dari seluruh waktu salat Isya itu menurut Rasulullah waktu salat Isya itu sampai pertengahan malam Andaikan orang itu dibolehkan salat setelah pertengahan malam sampai subuh itu adalah waktu darurat bukan waktu ikhtiar apalagi afdol kemudian subuh ke dzuhur juga tidak nyambung makanya di sini supaya tidak ada ghaflah yang keterlaluan dan ibadah pada waktu ghaflah pada waktu kita itu lalai sangat dianjurkan makanya ketika malam dianjurkan qiyamul Lail ketika siang dianjurkan salat duha antara subuh dengan zuhur antara Isya dengan subuh ada qiyamul Lail antara subuh dengan Zuhur ada Dhuha dan ketika orang tidak sempat dia mulai pun dianjurkan mengqada di sini dan itu qadanya sejumlah kebiasaannya digenapkan kalau biasa salatnya ketika maka salatnya empat kodoknya kalau 5 6 7 8 9 10 Kalau 11 maka di Kotok 12 dan waktu Paling ghaflah itu adalah zuhur karena apa Karena aerobik kok manusia dengan bisnisnya dengan kegiatan duniawinya dengan berbagai macam Clash ya salah paham dan juga pertentangan-pertentangan dengan manusia itu merupakan Khalik makanya salat zuhur itu salat paling banyak 12 rakaat coba Antum cek sunnahnya sebelum 4 setelahnya 4 salatnya 4 berapa jumlahnya semua Sebelumnya kan empat rawatibnya kan kemudian setelahnya 4 juga yang 2 Rawatib yang satunya bukan rawatib dan salat intinya fardhunya juga 4 12 Supaya apa supaya kelalaian itu ditarik kembali ke dalam ranah dzikir kepada Allah makanya Akbar Dzikir yang paling besar sehingga salat itu utama pertamanya adalah mengingatkan kita kepada Allah makanya luputnya kita itu lupa Setelah dzuhur diingetin Ashar lupa setelah asar diingatkan magrib lupa setelah Magrib diingatkan Isya lupa Isa diingatkan subuh tapi kan rentan waktunya sangat lama bahaya ini makanya ada anjuran qiyamul Lail apalagi sepertiga terakhir malam itu banyak santet tenung Magic cengges keluar dan gangguan-gangguan malam itu keluar maka kita bangun minimal kalau enggak bangun Sebelum tidur berdoa dan prosesi Pak proses siapapun tidak ada yang paling banyak doanya kecuali tidur Antum cek masuk masjid cuman satu duanya allahummaf takdir Allahu Akbar rahmatik berhubungan suami istri juga satu masuk rumah juga satu wudhu juga itu bismillah habis satu tidur itu Masya Allah zikirnya saat Kenapa karena saat lalai yang sangat fatal kalau kita lihat makanya diberikan perangkat-perangkat perlindungan oleh Allah subhanahu wa ta’ala yang cukup lengkap cuman kita kadang-kadang cuman nyangkut juga bismika allahumma amutu kadang juga enggak mau tidur malam main game nah itu yang repot Ya Masya Allah namun sampaikan Ustaz kembali kami angkat pertanyaan berikutnya dari pemerhati Raja Afwan bertanya jika anda salat jamaah qashar menjadi makmum bersama imam yang mukim misal pada saat asar setelah Tahiyat kedua Imam berdiri Ana langsung salam untuk salat zuhur lalu ikut Lagi berdiri bersama Imam takbir untuk melaksanakan salat asar lagi dengan 2 rakaat Apakah hal ini diperbolehkan Ustaz Coba diulangi lagi beliau menjadi makmum dengan imam yang mukim ya kemudian di rakaat yang kedua beliau salam tidak ikut bersama Imam berdiri kemudian setelah salam ikut lagi bersama imam yang tadi untuk melaksanakan salat dua rakaat asar Ustaz dengan satu imam tadi hal itu diperbolehkan dengan syarat dia harus mufaraqah niatnya jadi salat bersama imam tadi itu kemudian ketika dia rekat pertama rakaat tasyahud pertama dia tasyahud dengan niat mau keluar kalau tidak maka salatnya Batal kenapa karena Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menganjurkan kepada kita apa wama abdurraktum Fa sollo wama Fata kunfaatinmu dari ayah ini hadis ini seorang yang bermakmum dengan Imam wajib Imam Ya wajib menyempurnakan nggak boleh Antum sekarang ini umpamanya menemui imam salat meskipun hanya ketemu Tasyahud akhir terus Antum qasar nggak boleh ini menurut pendapat yang shahih harus Imam karena Rasulullah mengatakan tadi salat mana saja yang kalian temui salatlah wama fattakum bukan apa sempurnakan sempurna salatnya Imam dijadikan untuk diikuti oleh karena itu supaya salat Antum tidak batal harus niat mufaraqah dalilnya adalah hadis Muad Bin Jabal dimana ketika dia jadi imam ada orang yang keluar dari salatnya kemudian tampaknya dengar orang tersebut Akhirnya dia mengadu Rasulullah SAW Ya Rasulullah mengatakan saya begini begitu kenapa dia salatnya membaca surat al-baqarah sementara kami petani kurma yang harus tidur cepat bangun cepat sementara ketika itu muat membaca surat al-baqarah udah terlambat kan dia beliau kan salat dulu dengan Rasulullah itu aja udah terlambat salat dulu bersama Rasulullah di Masjid An Nabawi kemudian setelah itu pulang dan itu dilakukan terus-menerus Coba bayangkan ijtihadnya sahabat ya perhatian sahabat bagaimana dia itu memanfaatkan kebaikan-kebaikan itu sebetulnya cukup dia itu salat di masjid bersama kaumnya tapi untuk mendapatkan ziyadatul Fadilah dia salat bersama Rasulullah SAW karena beliau tidak mau bisa dengan Rasulullah makanya ketika diutus ke Yaman dia itu menangis Ya Rasulullah ya akhirnya Rasulullah memanggil mu’adzan Apakah kamu menjadi tukang fitnah wahai Maaf ya permudahlah jangan kau persulit Oleh karena itu kalau orang tersebut ingin keluar cukup salat dua rakaat karena dia qashar dengan Imam tersebut maka dia harus niatul mufaroqoh kalau tidak wajib meneruskan bersama Imam karena innama bihi Dan tolong dijamkan wama adroktum fashollu wama fattakum fatimmu sempurnakan jazakumullah atas jawaban yang telah Antum sampaikan Ustaz ya Ada pertanyaan Ustaz ya tadi Ustaz menjelaskan bahwasanya Jamaah itu karena terkait waktu antara zuhur dengan Ashar yang di siang hari kemudian Isa dan Magrib dengan isa di malam hari pertanyaan Ustaz ada satu tempat di negeri yang seharinya adalah siang terus beliau Bagaimanakah cara menjamaknya ustad Apakah boleh menjamak semuanya disebabkan karena waktu yang semuanya sehari itu siang semua atau kadang juga sehari malam sampaikan penjelasan sesuatu yang langka tidak bisa dihukumi dengan hukum umum dan begitu juga puasanya orang yang sekarang ini menemukan siang 6 bulan malam 6 bulan maka para ulama di sini semuanya mengkaitkan dengan hadis Dajjal yang nanti satu hari pertama sama dengan berapa hari satu hari pertama 40 hari apa kata rasulullah kira-kirakan salat jadi Antum harus salat sehari itu sama dengan salat 40 kali 40 kali Bagaimana cara menghilangi di antara para ulama mengatakan [Musik] kiaskan kira-kirakan dengan negeri yang terdekat yang normal mataharinya ada yang mengatakan kira-kirakan dengan Mekkah Madinah artinya orang setempat salat bersama salatnya Mekkah Madinah zuhur bersama zuhur mereka Ashar bersama asar mereka dan seterusnya ini bagi orang yang hidup di Kutub yang 6 bulan terang terus matahari itu muncul terus ya 6 bulan gelap terus ya ini otomatis mereka dikutuk dan di salju makanya Masya Allah Betul kata Imam Ibnu Khaldun iklim itu menentukan watak manusia [Musik] makanya Kenapa orang Afrika itu beringasan dan juga gampang marah tapi gampang senang juga karena alamnya itu seperti itu panas gampang demo gampang protes Gampang ini karena seperti itu tapi beda dengan orang kutub makanya seumur-umur Antum belum pernah dengar demo di Kutub karena langsam kalem tenang adem makanya Kenapa dikatakan Timur Tengah negeri yang wafat dan kenapa Allah akhirnya mengutus para rasul para Nabi di negeri itu karena iklimnya yang tengah sehingga membentuk watak yang adil Tengah stabil anteng makanya nabi-nabi di sono beda dengan iklim Indonesia yang sepoi-sepoi basah enggak jelas makanya membentuk watak orang Indonesia enggak jelas ya iyanya enggak enggaknya juga ya Antum cari aja muamalah dengan orang Indonesia Iya juga enggak juga enggak antara Iya dengan enggak itu makanya banyak Mereka yang memilih Netral katanya itu watak ya jadi membentuk watak sepoi-sepoi basah enggak jelas enggak punya sikap dan cenderungnya adalah apa ikut-ikutan nah ini ini watak alam ya alam itu membentuk Makanya kalau ada orang yang nanya Pak kenapa enggak ada Nabi di Jawa repot masih gitu ya repot cuacanya ya kan gitu ya wallahualam Ada lagi yang tanya jazakallah jazakumullah saya pernah tinggal di Eropa di musim waktu di musim dingin kemudian di mana waktu Zuhur Assad maghribnya sangat berdekatan sekali Ustaz saat itu anak sedang berada di kendaraan dan sedang berada di Jalan Tol dengan waktu yang lama Bagaimanakah Anda menjawab masalahnya Ustaz Berikan penjelasan selagi matahari itu masih normal meskipun dia itu berdekatan seperti eee Jerman Terus negara-negara yang dekat dengan Jerman ketika saat begini nih musim Januari Februari itu malamnya panjang siangnya dikit itu puasa itu cepat banget ya perusak buka lagi tapi kalau musim Juni Juli Agustus Masya Allah itu siang bisa 20 jam enggak tenggelam tenggelam Coba bayangkan Jam 9 malam itu masih belum asar coba Antum coba nangis Nah makanya ada lucu orang Indonesia itu katanya Mas ikut gimana puasanya ikut Indonesia Terus gajinya ikut mana Mas ikut Jerman puasa ikut Indonesia Oke jadi terus kemudian kalau memang repot tadi Hajah makanya saya lebih memilih pendapat cuma guru ulama karena dalil-dalil dan fakta kadang kita itu memang bukan hanya tapi kesulitan ya dia harus berjalan ketika berjalan nanti akan hilang ini waktunya Karena cepat sekali maka seorang yang dalam kondisi seperti ini dibolehkan untuk jamak makanya Jamak itu ada yang hukum-hukumnya jawazan ada yang mustahabban menurut cemburu ulama ya jamak boleh sama jamak dianjurkan Tidak bisa kalau kepayahan sunnah kalau Sekarang hajat biasa maka itu jawazun boleh wallahualam ini ada pertanyaan dari sini boleh ditanya Assalamualaikum Ustadz Bolehkah kita menghadiri acara persepsi pernikahan orang kafir sulit yang muslim saja ketika ada kita tidak boleh hadir walaupun secara muamalah itu dibolehkan asalkan dia tidak hadir di tempat-tempat yang di situ adalah makbad tempat ibadah dia terus tidak ada unsur maksiat tapi sulit ya mereka pasti tabarruj ikhtilat bisa saja nanti diajak salaman masih mending salaman Antum diajak GBK cipikir repot kan ini kan jadi mungkar Ya sementara Antum tidak bisa merubah madra minkum [Musik] tidak bisa hadir seperti itu maka hukumnya tidak boleh ya Allah jazakumullah Barakallah fiikum dan kembali Jika ada jamaah masjid ada yang mau bertanya silakan maksudnya artinya di sini ada jamaah banyak gitu dalam masjid Bagaimana hukumnya gitu ya para ulama berbeda pendapat Apakah Al Jamaah itu jamaah setelah Jamaah itu dibolehkan kalau di masjid yang imamnya itu Rotib maka tidak dianjurkan maksudnya imamnya itu permanen dan masjidnya ini adalah Masjid yang terjaga secara rapi salat jamaahnya maka sebaiknya setelah salat jamaah itu salat sendiri-sendiri Kenapa karena tashrisun ya mengganggu Coba bayangkan kalau yang di masjid itu ada jamaah 3 dan maghrib 33 nya mengeraskan bacaan kalau bacaannya mungkin masih dibedakan ketika sujud Takbir Allahu akbar bangkit ternyata sebelah dan itu bukan saya bikin lucu-lucuan ngalamin saya ya sebelah ternyata balik lagi ini kan akhirnya apa kacau terus kemudian kan [Musik] janganlah kalian mengeraskan bacaan di atas bacaan karena tenggelam suaranya kenceng lagi kenceng lagi ini baru tiga kalau lima kelompok gimana dan yang keduanya ini tabrik jama’atul muslimin memecah jamaah kaum muslimin yang sudah satu komando yaitu Imam Ratib kecuali salat di tempat-tempat rest area yang nggak ada Imam Rotib siapa aja shalat siapa aja bisa berjamaah dan potensi untuk pecah itu pasti ada karena pasti ada yang tinggal di situ dan musafir salat jamaah qasar walaupun juga harus hati-hati kadang-kadang celaka juga kita kadang menjadikan Imam ternyata imamnya enggak waras ya kita giliran sujud ditinggal Repot juga wah anteng banget khusyu banget Ternyata pergi tuh Imam karena Enggak lengkap gitu makanya di sini syaratnya Kenapa Akel itu menjadi syarat ibadah taklif itu berakal sama anak-anak anak-anak juga begitu coba Antum suruh salat anak-anak 23 tahun umurnya saya mohon Allahu akbar Habis itu pergi repot salat batal Masya Allah di terminal itu aneh-aneh pernah juga ada kisah ada orang membaca jadi padahal pertama belum ngapa-ngapain Takbiratul kita alhamdulillahirob subhanallah berkali-kali akhirnya apa Pak batal salatnya batal karena apa dia capek juga di tasbihin Terus akhirnya kan salatnya kacau kan hanya udahlah sekalian aja bapak enggak baca bismillah baca saya Pak Tadi itu cuman pelan enggak pokoknya Mazhab Syafi’i harus keras bingung seharusnya dia lanjut aja kan gitu ada lagi Ya silakan [Musik] pertanyaannya yang apa nih memang diantara para ulama yang berpegang teguh seperti Imam Malik hanya ada takdir berdasarkan hadis yang ada di Hadis Muslim di mana Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam karena Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Rasulullah itu Safar sebelum matahari tergelincir asharram jadi Rasulullah SAW ketika Safar sebelum tergelincir matahari maka diakhirkan dzuhur kemudian disalatkan bersama asar ini dalil ulama hanya ada taksir Hadis Muslim memang Tetapi kan di sana ada riwayat lagi apalagi yang ada di dalam hadis Muad dari yang dikeluarkan imam muslim tadi bahkan didukung sebagian riwayat karena Rasulullah SAW mengakhirkan salat ini menunjukkan bahwa takdim dan takdir itu ada ya tak akhirnya ini ada takdim ada bahkan Rasulullah SAW fakta berbicara ketika Arafah melakukan takdim ketika Muzdalifah melakukan takdir dua-duanya dilakukan ya walaupun ulama yang mengatakan bahwa tidak ada Jamak takdim itu bukan jamak karena Safar tapi jamak karena manasik ya semata-mata Haji kalau nggak Haji Ya nggak gitu gitu loh tapi para ulama mengatakan tidak karena ini Safar ketika di mina bagi orang-orang Mekkah Mina Mekkah itu kan jaraknya enggak qasar sama sekali enggak Safar kan nah ini memang satu perkara yang sulit dicarikan benang merahnya ketika orang qasar di mina itu karena Safar Apa karena manasik kalau karena Safar orang Mekkah sama sekali apapun yang sekarang ini dilakukan oleh Rasulullah kontaknya Rasulullah itu kan datang dari Madinah dan Rasulullah SAW ketika itu mensyariatkan qasar bahkan Khulafaur Rasyidin dari Abu Bakar Umar melakukan qas bahkan Utsman Ibnu Affan di tahun pertama khilafahnya itu salat qashar kemudian di akhir khilafahnya dia itu sempurna bahkan ditegur oleh Abdullah Ibnu Mas’ud menunjukkan asalnya adalah qasar dan surahnya adalah Safar meskipun dalam rangka untuk manasik haji Oleh karena itu di sini syariat qasar karena Safar bukan hanya semata-mata manasik al-haj Dan tolong diperhatikan selama Rasulullah SAW Safar tidak pernah meninggalkan qasar ini menunjukkan bahwa qashar itu sunnah muakadah beda dengan jamak kadang dilakukan kadang tidak dengan demikian hendaknya siapapun kalau lagi dalam keadaan Safar usahakan apa qasar sampai saking pentingnya qasar Rasulullah ketika Fathu Makkah di mekah saat jadi imam Rasulullah memberikan komando ya kaum atimu sempurnakanlah salat kamu [Musik] safrun Kami sedang Safar karya Rasulullah shalawat dilanjutkan oleh ini makmum sempurna karena Rasulullah musafir makmum yang harus tapi tadi bila sekarang seorang musafir bermakmum dengan orang yang mukim tadimu apa yang kelewat sempurnakan sementara kaidah innama Jurina Imam itu dijadikan untuk diikuti wallahualam satu pertanyaan terakhir dari pemirsa kita pesat Bagaimanakah caranya agar tobat diterima Ustaz gimana Bagaimanakah caranya agar Taubat agar dosa diampuni dan tobat terima Ustaz sekalian para ulama terutama Imam Ibnu qayyim menurunkan 10 hal yang menyebabkan dosa kita diampuni oleh Allah subhanahu wa ta’ala 10 hal yang bisa mendatangkan Maghfirah secara umum tobat itu wajib disegerakan karena Allah mengatakan dan itu kaidah seluruh kebaikan makanya ketika Rasulullah SAW menyuruh umatnya untuk haji Siapa yang ingin disegerakan Jangan ditunda karena umur tidak tahu apalagi zaman sekarang nunggu haji itu susah mau daftar nggak jadi daftar nggak jadi alasannya ketika daftar sudah umur 50 antrian 30 tahun Haji umur berapa Antum 80 sampai nggak Adapun perkara 10 yang bisa mendatangkan pengampunan tersebut yang pertama utama otomatis adalah taubatan nasuha yang tidak menyisakan satu dosa melainkan dia tau batin bertobatlah Wahai orang-orang yang beriman dari seluruh dosa semajak supaya kamu sukses dan Rasulullah sendiri aja mengatakan 100 kali dalam satu hari apakah kita makanya ketika turun Rasulullah bahkan ketika rukuk sujud bacaan yang bunyi ya Astaghfirullah dibaca oleh Rasulullah SAW Kemudian yang kedua yang bisa menghapus dosa kita adalah musibah musibah itu kafaroh makanya seorang itu tidak boleh sesak dada dengan menghadapi cobaan karena kata Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam jaminan terus-menerus musibah bencana dan berbagai macam ujian nempel pada diri seorang mukmin Sampai Nanti dia keluar dari dunia tidak ada dosa kemudian doa dan istighfarnya kaum muslimin ini nanti akan bisa merontok menghilangkan dosa-dosa kita termasuk adalah sholatul jenazah kemudian adanya sekalian yang bisa menghapus dosa seseorang adalah apa mahsyar atau rintangan-rintangan kematian dari mulai Antum di barzah kemudian di Mahsyar kemudian diajak bicara oleh Allah satu persatu meniti shirat ini mengampuni dosa-dosa kita ya kemudian diantara yang bisa mengampuni dosa-dosa kita ya adalah hal-hal yang Memang sekarang ini dinyatakan sebagai muka firad pengampun dosa diantaranya adalah ketika aminnya seorang Makmun cocok dengan aminnya seorang Imam sampai Allahu liman hamidah ya Ini muka Firaun banyak sekali hal-hal yang bisa langkah-langkah kita ke masjid wudhu kita itu semua dalam mukafirot bisa mengampuni dosa-dosa kita ya dan juga yang tidak kalah pentingnya adalah memaafkan tagihan hutan yang di mana ada seorang di dalam hadis rasulullah dikisahkan pudaknya disuruh untuk nagih ketika dia pesan kalau dia tidak mampu Fatah Jawa Maafkan Allah akan ampuni dosa-dosanya ya dan juga termasuk ampunan adalah orang-orang yang memberikan Syafaat Rasulullah SAW memiliki syafaat itu karena izin dan juga ridho Allah kemudian yang terakhir inilah yaitu Min rahmatillah maafnya zat yang maha memaafkan yaitu Allah Itulah yang menghapus dosa-dosa kita atas jawaban yang telah Antum sampaikan dan di kota Islam adzan ya Allah inilah pertanyaan terakhir yang sudah kita simak jawabannya Sebelum kita akhiri kami akan minta kepada suatu menyampaikan Alhamdulillah kita berada di penghujung acara kajian Bulughul Maram dimana kita telah membahas hadis dibolehkan jamak ketika kita saat mudik dimana orang yang pergi ke suatu tempat itu ada tiga macam ada pergi yang akan tinggal permanen tinggal tetap maka ketika dia datang maka statusnya normal sebagai mukim dan dia harus salat Imam Kemudian yang kedua dia itu pergi secara Merantau maka ketika dia sudah mulai menjalani hidupnya seperti mukim rumahnya di situ keluarganya di situ kerjanya di situ makan minum di situ maka dia harus normal Nah nanti kalau dia pulang kampung statusnya adalah musafir dan kondisi seperti ini sampai berapa lama dia itu jamak qashar sampai dia itu butuh jamaah qashar karena tidak ada Nash yang tekstual membatasinya selagi dia belum niat mukim maka boleh qasar dan juga kalau butuh jamaah karena di sana ada Nas yang menjelaskan 15 hari 17 hari 19 hari 20 hari bahkan sahabat ada yang qasar sampai setahun 2 tahun nah Adapun orang yang sekarang ini ketiga adalah pergi untuk sementara ke suatu tempat maka dia asalkan belum niat mukim maka dibolehkan untuk Jamak dan qasar ya dan contohnya cukup banyak umpamanya antum mau pergi ke Saudi ke Qatar ke Emirat ternyata ada urusan di Jakarta berhari-hari berminggu-minggu Antum boleh jamaah qasar sampai nanti selesai urusan pergi Tujuan saya Merantau yaitu mana Qatar atau Emirat begitu seterusnya kita akhiri dengan doa kafaratul majelis Subhanallah wabihamdika asyhadu alla ilaha illa Anta Astaghfirullah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *