Ustadz Abdullah Zaen, M.A. | Fiqih Pendidikan Anak

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

kami akan hadirkan di layar kaca Anda semoga kalian bagi anda para pemirsa Roja TV yang telah kami hadirkan untuk Anda program acara kajian ilmiah secara langsung Rodja TV dan kajian Islam rahim Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik] pada kesempatan pagi menjelang siang yang berbahagia kali ini hari Senin tanggal 16 Zulkaidah 1444 Hijriyah atau yang bertepatan dengan tanggal 5 Juni 2023 kita masih kembali diberi kekuatan kesehatan Hidayah serta Taufik dari Allah sehingga kita bisa kembali menghadiri pengajian rutin Senin pagi di masjid Manarul Ilmi di komplek pondok pesantren Tunas Ilmu di desa kedungwuluh Purbalingga ini kita berharap semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala berkenan untuk melimpahkan kepada kita semuanya ilmu yang bermanfaat sehingga bisa kita amalkan sebagai bekal untuk menghadap kepada Allah Jalla wa ala Allahumma Amin sholawat dan salam Semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam kepada keluarganya sahabatnya serta umatnya yang setia mengikuti tuntunannya hingga akhirnya nanti para hadirin dan hadirat sekalian dan juga segenap pendengar setelah pemirsa rahimani wa rahimakumullah Alhamdulillah pada kesempatan yang berbahagia kali ini kita bisa kembali melanjutkan kajian kita fiqih pendidikan anak hari ini memasuki serial nomor 177 mengangkat tema kelembutan dan panggilan kasih sayang kepada anak Kenapa kita mengangkat tema kelembutan karena belakangan ini kita menyaksikan begitu banyak kekerasan kita menyaksikan begitu banyak sikap-sikap kasar yang menyedihkannya adalah manakala kekerasan itu pelakunya adalah anak-anak di bawah umur kalau dahulu Kalau dahulu kekerasan kejahatan itu dilakukan oleh para penjahat oleh para residivis pembunuh berdarah dingin sekarang yang melakukan adalah anak-anak ada apa dengan kondisi anak-anak kita hari dan yang jadi korban adalah teman mereka sendiri mereka bukan hanya sekedar membully bukan hanya sekedar melakukan perundingan itu kekerasan juga tapi kekerasan yang sifatnya psikis ya menghina menghina merendahkan mengolok-olok itu kan kekerasan juga tapi kekerasan yang menyasar hati psikis perasaan Jadi bukan hanya kekerasan yang sifatnya psikis tapi juga perasaan kekerasan yang sifatnya apa fisik Jadi bukan hanya mengejek tapi sampai level memukuli menendang [Musik] sampai korbannya itu tidak berdaya sudah tidak berdaya masih diapain masih dipukuli masih parahnya peristiwa kejahatan itu mereka apa kan mereka video Sambil tertawa tertawa sudah sekeras itukah hati anak-anak kita melihat darah berceceran melihat rintihan kesakitan kok nggak Kok ndak tersentuh kok nggak merasa kasihan Ini gimana Ini anak-anak kita ini masalah serius jangan sampai masalah serius ini hanya hangat-hangat Kukuh rame sebentar terus habis itu sepi ini harus jadi perhatian serius buat siapa satu buat para orang tua dua buat para pendidik para guru para Ustadz para ustadzah Bagaimana menjadikan ini sebagai masalah serius dengan kita cari akarnya ini sumbernya dari mana Jadi bukan hanya sekedar kita mengeluh bukan hanya sekedar kita marah-marah di media sosial [Musik] tapi kita berusaha untuk mencari sumber masalahnya setelah ketemu sumber masalahnya kemudian kita Cari solusinya jalan keluarnya apa karena hanya sekedar marah-marah di media sosial atau bahkan ikut-ikutan mencaci maki itu nggak menyelesaikan jangan-jangan sumber permasalahannya adalah karena orang tua yang membebaskan anaknya memegang HP dan yang ditonton oleh anak di HP adalah tontonan tontonan yang menyuguhkan kekerasan entah itu di film entah itu di game ibu-ibu kalau salah satu game yang dimainkan oleh anak kita itu tembak-tembakan kalau bisa nembak kepala sampai pecah kepalanya itu dapat skor yang paling tinggi bahwa game yang dimainkan oleh anak jenengan itu salah satunya adalah itu [Musik] jadi setelah berhasil membunuh hore bahkan mengucapkan Alhamdulillah [Tepuk tangan] main mobil game yang mobil bukan sekedar tapi game perang-perangan bunuh-bunuhan semakin cepat tembakan itu mengenai bagian vital dari manusia yang dijadikan musuh di game itu maka skor yang didapatkan semakin tinggi setiap hari anak kita dilatih untuk membunuh dan tidak ada perasaan menyesal malah justru senang bisa jadi sumber masalahnya ini orang yang bikin game itu Emang mereka nggak punya misik apa Misi Mereka cuma nyari duit aja Nggak cuma nyari duit Ya itu salah satu misi utama mereka nyari duit sebanyak-banyak tapi sangat mungkin Salah satu misi mereka adalah merusak generasi kita merusak anak-anak kita maka waspadalah perlu dipahami jamaah rahimani rahimakumullah bahwa Allah Subhanahu Wa Ta’ala itu sudah memberi kita modal memberi modal yang membantu kita agar anak kita menjadi baik Jadi kita itu ketika berupaya mendidik anak kita itu bukan kosongan bukan tapi sama Allah Subhanahu Wa Ta’ala kita dikasih modal kemudian dikasih tips dikasih trik dikasih cara jadi nggak cukup hanya sekedar dikasih cara tapi dikasih modal sama Allah modal itulah yang diistilahkan dengan fitrah dalam hadis yang Shahih yang sering kita dengar Fitrah setiap bayi terlahir itu pasti sudah ditanamkan apa fitrah di dalam benak bayi tersebut salah satu Fitrah itu fitrah itu ada beberapa macam salah satu fitrah bawaan bayi itu adalah menyukai kelembutan Membenci kekasaran itu fitrah jadi aslinya seluruh bayi [Musik] yang terlahir itu Senang dilembuti nggak senang dikasari Percaya nggak percaya ndak apa jenengan nggak percaya coba eksperimen coba bayinya tanggane saat bayi itu sudah bisa melihat melihat sudah bisa melihat sudah bisa matanya sudah bisa menyaksikan coba jenengan pasang 2 tampang dua tampang dua raut muka yang pertama adalah tampang senyum yang kedua tambang senyum ya dari mesem gitu ya yang kedua tampak serem keningnya berkerut [Musik] apa responnya bayi kalau disenyumi kalau di pelototnya kalau nangis berarti senang Padahal saya tanya sama ibu-ibu ketika njenengan sedang hamil ketika njenengan sedang mengandung putaran atau putrine njenengan apa ngajari anaknya mendelik nangis saya tanya enggak kawan bayi kawan bayi itu yang nanem di dalam jiwa anak kita Sinten Allah Itulah fitrah berarti ya alhamdulillah ya ya alhamdulillah banget bukan cuma Alhamdulillah kita dikasih modal berarti kan kita lebih ringan kayak orang mau buka usaha mboten wonten sing model enak mana Di modelling Tapi orang yang berusaha dan dikasih modal mesti sukses belum tentu karena ada orang tidak menghargai modal sehingga dikasih modal Entong gagal Entong gagal begitu pula anak-anak kita yang sudah ditanami oleh Allah modal di hatinya menyukai kelembutan membenci kekasaran itu malah ada orang tua yang merusak modal itu bahkan menghancurkan modal tersebut modal kebaikan tadi harusnya dijaga diuri-uri dikembangkan kok malah diapain Bu kok malah dirusak dan dihancurkan berarti anak-anak yang bully temannya yang ngasari anak yang ngasari temannya yang royok temannya itu mungkin nggak masalahnya itu dari orang tuanya mungkin atau tidak sangat mungkin jadi jangan cuma nyalahkan HP mungkin saja sumbernya dari siapa orang tua ada nggak anak mukuli temennya karena melihat bapaknya mukuli ibunya ada nggak ada KDRT kekerasan dalam rumah tangga ada nggak anak yang kasar ngomongnya kotor kata-katanya itu karena nyontoh orang tuanya yang sering kasar dan kotor omongannya banyak orang tua yang seperti itu sejatinya dia telah merusak modal yang Allah berikan kepada dia Terus bagaimana Ustadz solusinya solusinya adalah perbaiki diri diperbaiki supaya omongannya jadi halus yang suka bentak-bentak berarti diperbaiki ngomongnya yang buatan benda-benda yang halus intonasi ne ora usah duwur-duwur nuwun anak kita itu nggak tuli Alhamdulillah Kenapa mesti teriak-teriak Kenapa masih kemudian anak kita juga bukan di ujung lapangan sana kan anak kita di samping kita itu teriak itu kalau apa orangnya jauh atau dekat tapi [Tertawa] sekarang anak kita jauh juga enggak anak itu ada di hadapan kita [Musik] dan normal pendengarannya Kenapa kita teriak-teriak yang diajak ngomong orang yang ada di hadapan kita kok tetangga satu RT dengan kenapa [Musik] contoh suri teladan kita Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam itu disenangi sama orang tua apa anak kecil [Musik] orang tua atau anak kecil semuanya senang sama Rasul nggak pandang semuanya nyaman kalau deket sama Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam mau anak-anak mau Pemuda mau orang tua mau kakek-kakek semuanya senang sama Rasulullah bahkan sampai orang yang kurang waras orang yang stress itu saja nyaman ketika deket sama Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bukan hanya manusia hewan bukan hanya hewan kayu bayangkan Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam itu mimbarnya diganti mimbarnya diganti mimbar-mimbar yang biasa Buat apa Buat khotbah dari kayu mimbar yang lama diganti dengan mimbar yang baru apa yang terjadi Bu Apa yang terjadi lagi pada salat lagi pada hadir pengajian Ana suara nangis ada suara tangisan nyamannya mimbar itu dipakai oleh Nabi SAW ketika enggak dipakai lagi maka suri teladan kita adalah Sinten nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam Mari kita lihat contohnya jadi kalau kita mau membawakan contohnya banyak sekali bukan banyak cok banyak sekali bagaimana kelembutan Nabi SAW kepada anak-anak Bagaimana Nabi SAW memanggil anak-anak dengan panggilan-panggilan yang enak mboten sengak panggilannya itu nyaman mendinginkan hati tidak bikin panas nih contohnya nih saya bawakan hadis riwayat Bukhari dan Muslim dari seorang sahabat Nabi SAW namanya Umar bin Abi Salamah Umar bin Abi Salamah saya singkat jadi Umar saya sehingga jadi Umar jadi kalau saya sekarang ngomong Umar itu maksudnya Umar itu enggak cuma satu banyak yang namanya Umar yang kita masuk di sini Umar bin Abi Salamah beliau bercerita kuntuh ulama Fi hadiri rasulillahi Shallallahu Alaihi Wasallam saat aku kecil aku pernah dirawat oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berarti Umar lagi cerita tentang masa kecilnya karena dirawat oleh Rasul saw biasa masuk rumah biasa dan ketika lagi makan bersama ketika lagi makan bareng kata Umar tanganku bergerak ke mana-mana alias Jadi kalau mereka Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam dan para sahabat itu kalau makan itu kan satu nampan ya satu nampan barang-barang berdua bertiga berempat dan itu yang bikin berkah kalau kita [Musik] ramane jam semene anake jam semene bingung kaya siapa [Tertawa] makanya nggak berkah kurang terus [Musik] karena makanya sendiri-sendiri [Musik] kalau kita di Indonesia kan Ya ada nasi ada lauk ada sayur gitu ya kalau di sana ya bukan nasi bukan makanan Pokoknya kan bukan nasi ya gandum gandum terus dibikin adonan atau bikin apa ada lauknya nah Biasanya kalau makan bareng-bareng itu sudah di sudah Adam saya lauknya ini lauknya ini gitu ya kadang-kadang sih barengan juga cuman Umar ini tangannya caranya itu baik apa jelek baik apa jelek ya jelek maka Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam melihat perilaku yang jelek ini tidak dibiarkan ingat kesalahan Walaupun kecil Jangan dibiarkan ada sebagian orang tua melihat anaknya minum pakai tangan kiri atau lihat anaknya minum sambil berdiri ketika ada yang negur apa komentarnya ketika buang air sembarangan malah kadang-kadang ada nggak orang tua yang kayak gitu Bu [Tepuk tangan] [Tertawa] kecuali dalam kondisi terpaksa di jalan tol misalnya [Tertawa] berapa km dan pas lagi nggak pakai [Musik] berhenti di pinggir jalan cari tempat ya terpaksa itu kan kondisi terpaksa ini enggak terpaksa kok di rumah kamar mandinya ada di belakang Lu ngapa Kok disuruh pipis di mana di bawah pohon mangga di depan rumah kenapa jadi Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam melihat Umar melakukan kesalahan tidak dibiarkan tapi di nopokan ditegur tapi Bu Pak para hadirin para hadirot para pemirsa Para pendengar Rasulullah SAW itu negurnya dengan kelem Jadi bukan ekstrim kanan bukan ekstrim kiri es krim ekstrim kiri itu yang membiarkan anak pola sekarepe dengan alasan masih kecil ekstrem kiri bukan pula ekstrem kanan yang menegur setiap kesalahan anak tapi dengan cara yang kasar nggak nabi bukan ekstrem kanan bukan ekstrim kiri Nabi SAW itu sikapnya pertengahan ada kesalahan ditegur tapi negurnya dengan cara yang halus dengan cara yang lembut lihat Bagaimana cara Nabi SAW menegur Rasulullah SAW maka Rasulullah SAW bersabda iya [Tepuk tangan] [Musik] kalau terjemahan aslinya Ya wahai anak muda wahai anak muda terjemahan simple yo nak ya kalau orang Jawa [Musik] di awali dengan panggilan kasih sayang bayangkan jenengan perilaku anak seperti itu apalagi kalau ada tamu ngisin-ngisin anak-anak ada tamu nih lagi makan bareng-bareng anak njenengan ikut makan tangannya sreketan tapi Rasulullah SAW tetap bisa mengontrol emosinya Dengan cara memanggil anak ini dengan panggilan kasih sayang nggak ada nada Marah ndak ada nada menghakimi bocah nggak ada seperti itu ibu-ibu bapak-bapak yang kami hormati diawali dengan panggilan yang enak ku Terus apa kata Rasul SAW belum menyampaikan tiga nasehat samillah itu bacalah Bismillah makalah dengan tangan kanan dua makanan yang terdekat dengan berapa nasehat 3 Coba diulangi apa satu bacalah dengan tangan tiga Alhamdulillah makanan yang terdekat saya tanya kesalahan Umar apa kesalahannya tangannya kemana-mana nasehatnya ada berapa 3 nasehat yang berhubungan dengan kesalahannya nomor berapa kesalahannya tangannya kemana-mana nabi menyampaikan berapa nasehat 3 1 2 3 yang berhubungan dengan kesalahannya itu Umar itu nasihat yang umur berapa nomor 1 Nomor 2 suruh makan suruh baca bismillah suruh makan pakai tangan kanan itu nggak ada hubungannya dengan kesalahannya Umar yang ada hubungannya dengan kesalahan Umar adalah nasihat yang ketiga tentang apa menjaga mungkin menjaga perasaannya Umar jadi yang namanya negur kesalahan tidak harus [Musik] menembus jantung hatinya harus seperti itu perlu namanya prolog ya prolog siapa pendahuluan menyiapkan suasana hatinya si anak jadi etika menyampaikan nasehat itu bukan cuma kepada pejabat bukan cuma kepada orang-orang besar tapi juga kepada anak sendiri pun ada etikanya sehingga Masya Allah umar ini menerima karena cara menyampaikannya juga [Musik] nasehat itu gampang dipahami nggak Bu bacalah Bismillah bisa dipahami Makanlah pakai tangan kanan Terus apa yang ketiga ambil makanan terdekat gampang Kabupaten gampang banget itulah cara memberikan nasehat gunakan bahasa-bahasa yang simpel yang mudah dipahami rasa nyeri gak usah pakai bahasa-bahasa istilah sing wangi Angel mentang-mentang dosen [Musik] karena kadang-kadang anak kita melakukan kesalahan itu karena nggak ngerti bahwa itu salah kita merasa sudah menegur kita sudah merasa sudah menasehati kita merasa sudah memberi masukan tapi ternyata anak kita nggak paham apa yang disampaikan [Musik] mungkin karena nasehatnya terlalu nopo panjang terlalu lebar sampai anak nggak ngerti intinya di mana saking panjangnya atau karena Bahasanya terlalu tinggi mahasiswa pembicara sama anak TK kok seperti ngomong bicara sama mahasiswa yang tidak bisa Coba lihat nasihat nabi sangat simpel hanya dalam satu baris coba Sambil lah baris makanya apa efeknya jangan lihat dampaknya apa bagi Umar tidak semenjak saya ditegur oleh Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam hari itu sejak itu sampai aku mati [Musik] aku selalu praktekkan adab-adab yang diajarkan oleh Rasul saw setiap aku makan Alhamdulillah kayak anak aku kalau anaknya sepisan dinasehati langsung Membekas dan dipakai seumur hidup Dahsyat [Musik] anak-anak Kok bisa seperti itu efek nasehat Rasulullah Ya pertama jelas dengan kehendak Allah itu pasti tapi yang harus kita perhatikan adalah cara Kanjeng Nabi SAW perhatikan caranya ditiru mudah-mudahan kalau kita niru cara Rasul saw memberi nasehat mudah-mudahan efeknya juga seperti itu mudah-mudahan jadi inilah materi kita hari ini mudah-mudahan bermanfaat tinggal berapa menit kami membacakan pertanyaan yang telah masuk bismillah Assalamualaikum Waalaikumsalam Ustadz Afwan izin bertanya doa untuk anak yang menyeluruh kebaikannya apa apa ya minta ini redaksi doa yang menyeluruh untuk kebaikan anak doa yang ada dalam Alquran doa-doa yang ada dalam Alquran Jadi kaidahnya gini ya Bapak Ibu yang kami hormati doa yang paling jos jos paling mandi paling manjur paling top niku doa tentang Alquran kali hadis rasul biasa itu tetap sebagus apapun tetap nggak ada apa-apanya dibandingkan doa yang diajarkan langsung oleh Allah subhanahu wa ta’ala dan oleh Rasulullah SAW maka maka sinau Alhamdulillah kan kita kan pengajiannya hari ini pendidikan anak pekan depan fiqih doa dan dzikir kan kata itu tujuannya supaya kita tahu doa-doa zikir-zikir yang diajarkan di dalam Alquran dan hadis Nabi SAW Seperti apa apa doanya banyak salah satunya yang paling pendek adalah Robbi habli minassholihin paling pendek [Musik] itu sudah mencakup semuanya sudah mencakup semua ini doa yang paling pendek yang nggak panjang Rabbana hablana [Musik] agak panjang Robbana karuniakanlah kepada kami Min azwajina pasangan kalau yang doa ibu-ibu berarti pasangannya suaminya Kalau yang doa bapak-bapak berarti pasangannya istrinya ya Allah karuniakanlah kepada kami pasang wa dzurriyatinya dan keturunan jadi kita minta buat kebaikan buat siapa pasangan dan keturunan yang menentramkan mata yang menentramkan hati menentramkan hati ini mencakup seluruh kebaikan dunia dan akhirat lihat putrane jenengan punya pekerjaan dan mboten nganggur itu menentra lihat putrane jenengan rajin salat rajin ngaji menentra lihat putrane jenengan akhlaknya baik bocahe pinter nah sekolah ranking siji terus menentram makanya Qurrota A’yun Itu adalah sebuah redaksi kalimat yang pendek tapi menyeluruh redaksinya pendek tapi makna yang dikandung luas coba jenengan bandingkan dengan Donga nggawe dewek Ya Allah mudah-mudahan anakku jadi wong ya mudah-mudahan anakku jadi orang yang sukses dapat pekerjaan PNS golongan kemudian jangan jauh-jauh apanya [Musik] penempatannya itu baru ngomongin pekerjaan Ya Allah mudah-mudahan cepat nikah gue mantu sing Sugih sing ganteng sing ayu sing mapan [Musik] itu kita baru ngomongin urusan dunia mudah-mudahan anak saya rajin salat rajin ngaji rajin puasa berbakti kepada orang tua baik kepada Tetangga itu semua bisa digantikan dengan itu bukan cuma anak suami ibu-ibu pakai redaksi sendiri Setia orang Bojo maning itu ya kemudian kalau ngomong halus Ora dolanan HP terus ya juga sama mendoakan istri juga demikian Ya Allah muka-muka Bojoku tambah ayu tambah tua tambah ayu ya mungkin ya mungkin kecantikan Gak mesti fisik Nggih mudah-mudahan istri saya tambah cantik tambah pinter masa tambah sering ngadus tambah sabar ngurusi bocah tambah ngeres iki panjang banget [Musik] [Musik] itu doa yang di Quran Quran Hadis Kok bisa Wahyu itu kalah dengan apa bikinan manusia biasa kok bisa gitu tapi setinggi-tingginya Wali itu nggak akan bisa mengalahkan Rasulullah SAW apalagi Wali itu kan makhluk kita menghormati Wali tapi kecintaan kita kepada Allah dan rasulnya harus lebih tinggi dan jadikanlah kami panutan jadi imam itu enggak Selalu identik dengan imam salat kita minta di sini artinya apa panutan panutan contoh-contoh buah siapa Lil muttaqina waj’alna Lil Muttaqin contoh bagi orang-orang yang bertakwa berarti contoh baik atau contoh jelek contoh baik jadikanlah anakku orang yang bisa mewarnai bukan orang yang diwarnai ini ya Bapak Ibu ini baru sekarang ini Alhamdulillah ini saya dikasih dikasih apa namanya dikasih ilmu sama Allah barusan ini barusan aja jadi kita kan sering Ya Allah nanti anak saya ini kalau mondok atau Kalau keluar kota belajarnya atau tempat kerjanya di luar kota jangan-jangan nanti terpengaruh sama apa lingkungannya anak saya dari kecil dididik supaya tidak korupsi jangan-jangan di kantor nanti ketemu sama temen-temen yang korupsi terus jadi ke bawah [Musik] Ya Allah jadikanlah kami pasangan kami keturunan kami panutan bagi orang yang bertakwa kita minta supaya anak kita bukan terpengaruh dengan teman-teman buruknya tapi bukan terpengaruh berarti mempengaruhi Iman jadi petunjuk jadi teladan jadi panutan itu yang kita minta dan semua doa dalam Alquran dan hadis Nabi SAW itu dahsyat semuanya kandungannya Maka jangan pernah bosan untuk belajar [Musik] terima kasih atas perhatiannya kita akhirnya mendoakan majelis Subhanallah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *