dan kajian Islam bismillah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillahirobbilalamin washolatu wassalamu ala rasulillah wa ala alihi wa ashabihillah para pemerhati Roja di manapun Anda bisa menyimak siaran kami Alhamdulillah di kesempatan Senin siang yang berbahagia ini kembali kita akan simak program kajian ilmiah disampaikan oleh guru kita Ustadz Abdul Ihsan al-afari al-maidani Ma fidallahu ta’ala dalam pembahasan kelanjutan dari kitab talbis iblis tipu daya iblis dan di kesempatan ini pembahasan berkaitan dengan sikap kaum sufi yang tidak mau berobat dan tidak mau menjaga kesehatan namun Berikut kita akan simak penjelasan materi yang akan disampaikan Selanjutnya kami persilahkan kepada Al Ustadz Valet Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Alhamdulillah nahmaduhu wanasta’inuhu wanastaghfiruh pemain para pemerhati Roja kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah pertama kita bersyukur kepada Allah Subhanahu wa ta’ala pada kesempatan siang ini kita dapat bertemu kembali kita masih bersama buku talbis iblis Insyaallah pada kesempatan siang ini kita akan melanjutkan pembahasannya sebelumnya shalawat dan salam tidak lupa kita limpahkan untuk nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam keluarga beliau sahabat beliau dan umat beliau sampai hari kemudian masih berbicara talbis iblis ya terhadap kaum Sufi atau bukan hanya kaum Sufi tapi sebagian orang juga yang lain orang-orang awam yaitu terkait sikap tidak mau berobat dan melalaikan masalah kesehatan atau isu kesehatan ya menjaga amanah tubuh yang Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah bebankan kepada kita karena tubuh ini sebenarnya milik Allah Allah menitipkannya kepada kita dan kita harus menjaganya dengan amanah ya maka wajib hukumnya kita menjaga kesehatan karena Allah melarang kita mudaratkan diri sendiri Allah mengatakan dalam Alquran wala taqtuluh anfusakum demikian juga Allah mengatakan walaupun janganlah kamu membinasakan diri kamu sesungguhnya Allah Maha rahim sayang kepadamu demikian juga Allah mengatakan jangan kamu lemparkan campakkan dirimu kepada kebinasaan tapi juga bersabda R tidak tidak boleh menyorotkan diri sendiri maupun orang lain ya dan masih banyak lagi nas-nas Syariat Yang semakna dengan itu artinya kita harus menjaga amanah tubuh ini tidak boleh membiarkannya binasa ya Nah demikian dan syarat diturunkan untuk menjaganya tentunya mengembalikannya kepada Fitrah maka ada perkara-perkara Fitrah 10 perkara Fitrah ya karena pada dasarnya kita di amanahi untuk merawat dan menjaga alam semesta ini ya bumi dan isinya ya dan itu ada di pundak manusia karena Allah mengamanahkan itu kepada mereka kalau kita wajib menjaganya ya Nah demikian dan apabila sakit dan itu Salah satu fenomena yang akan terjadi Bagaimanapun kita menjaga kesehatan ya sakit itu tidak bisa kita hindari ya itu merupakan salah satu sunnatullah juga ya Ada sehat ada sakit karena kita merasakan nikmat sehat karena kita tahu sakit ya maka sakit ini suatu hal tidak bisa kita hindari Sebenarnya ya Namun bukan berarti kita tidak perlu menjaga kesehatan hingga para nabi pun sakit ya para nabi sakit tentunya nabi tidaklah sengaja melakukan sesuatu yang membahayakan diri ya merusak Kesehatan tidak tapi ya nabi juga sakit karena banyak sekali faktor yang membuat kita jatuh sakit yaitu ada satu yang normal ya Dan itu adalah sunnatullah ya orang yang sehat pasti sakit ya karena kita hidup Ya pasti akan mati begitulah kira-kira Nah Bagaimana sikap seorang muslim apabila dia jatuh sakit tentunya dia akan berobat supaya dia sembuh dari sakit karena sakit itu merugikannya ya dari satu sisi ya yaitu menghambatnya dari banyak kegiatan ya kalau dia ada di sisi yang lain tentunya sakit itu ya sebagai kafarah penebus dosa dan lain-lain sebagainya ya tapi dari kita lihat dari sisi yang lainnya ya sakit itu bisa merugikan seseorang karena dia tidak bisa beraktivitas sesuatu yang sebenarnya banyak yang bisa dia lakukan tidak bisa dia lakukan karena sakit ya maka dia ya berobat ya Nah demikian nabi juga menyuruh kita untuk berobat dahulu berobatlah kamu wahai hamba Allah karena allah tidaklah menurunkan allah tidaklah menurunkan penyakit melainkan Allah turunkan juga bersamanya Obatnya penawarnya ada yang tahu obatnya ada yang nggak tahu ya Nggak semua orang tahu obatnya ada orang-orang yang memang [Musik] pakar ahli ya di dalam Bab pengobatan tentunya ya Nah demikian Ibnu jauzi mengatakan para ulama tidak berbeda pendapat bahwa berobat itu hukumnya mubah ya Akan tetapi beberapa dari mereka berpendapat bahwa hukum asal hal ini ialah tidak berobat ya maksud kami disini kata beliau apabila berobat saja hukumnya mubah menurut ijma’ kaum muslimin bahkan dianjurkan oleh beberapa ulama maka tidak perlu lagi kita menggubris mendapat sejumlah pihak yang mengatakan bahwa berobat tersebut menyimpang dari sikap tawakal ya kita tawakal ya tapi kita juga berikhtiar ya dengan dengan cara berobat tentunya nah dan itu adalah perkara yang dibolehkan nggak dilarang ya telah menyebutkan alasan menyebutkan bahwasanya berobat tidak menyimpang dari tuntunan tawakal bahkan itu bagian dari tawakal karena kita melakukan apa yang disebut ikhtiar yaitu berobat itu salah satu bentuk ikhtiar ya ikhtiar yang mubah yang dibolehkan maka berobatlah kata nabi ya berobatlah demikian disebutkan dalam Kitab Shahih dari Utsman bin Affan bahwa nabi memberikan keringanan bagi orang berihram yang sakit mata untuk membalutnya ya dengan obat ya yaitu ada keringanan keringanan ya ya Bagi orang-orang yang sakit mereka boleh bertayamum ya menjamak salat misalnya dan lain-lain sebagainya supaya ya mereka boleh tidak berpuasa ya memang kami yang jatuh sakit sakit belum disebutkan ya maka boleh dia faedahtun Min ayamin maka hitungannya di hari yang lain itu dia ganti puasanya itu di hari yang lain di mana dia sehat bisa mengerjakan puasa itu dengan baik ya Karena tujuan puasa juga bukan kita motorkan diri sendiri gitu ya kita sakit kita paksakan berpuasa itu juga tidak dibenarkan maka Allah memberikan keringanan bagi orang yang sakit untuk tidak berpuasa supaya puasa itu tidak menghalanginya dari kesembuhan karena dia harus berobat Ya kalau tidak berobat bisa membahayakan dirinya sendiri ya maka dia dibolehkan untuk berbuka atau tidak puasa Ibu jarir at-tabari menjelaskan bahwa hadis ini menunjukkan kekeliruan ucapan orang-orang yang jahil dari kalangan Sufi dan ahli ibadah bahwa tawakal tidak berlaku bagi orang yang mengobati penyakit dalam dirinya karena menurut mereka berobat adalah menjadi kesembuhan dari selain Allah selain Dzat yang menyembuhkan ya yang memberikan manfaat dan menolak marabahaya yaitu Apa manfaat mudharat marabahaya berada di tangannya maka berobat itu menafikan tawakal kepada Dzat yang memberikan kesembuhan itu ya tentunya AllAh tidak memberikan kesembuhan itu kepada semua orang ya harus diminta juga pertama dengan doa yang kedua dengan berikhtiar supaya sembuh seperti yang kita sebutkan kemarin bahwa sehat itu tidak turun dari langit kalau orang tidak menjaga kesehatannya ya lalu dia jatuh sakit ya dia misalnya dia begadang malam-malam ya sehingga akhirnya kesehatannya drop ataupun badannya sakit itu salah dia karena dia tidak menjaga kesehatannya seharusnya dia tidur malam hari adalah waktu untuk tidur tapi dia gunakan untuk begadang misalnya ya dia Lalu apakah tepat Dia berkata Ya kalau sehat ya sehat Kalau sakit ya sakit ya tidak seperti itu ya dia karena dia tidak melakukan sesuatu yang bisa mendatangkan sehat justru melakukan sesuatu yang bisa mendatangkan sakit lalu tidak bisa dia mengatakan saya bertawakal kepada Allah kalau saya ditakdirkan sakit ya sakit kalau kita klik yang sehat ya sehat ya karena kenyataannya kita tidak menempuh sehat itu maka sehat tidak turun begitu saja dari langit Ya kita harus mengupayakannya misalnya kita menjaga makanan yang sehat memakan makanan yang bisa membuat kita sakit maka banyak makanan-makanan yang diharamkan karena bisa membawa mudharat supaya kita tidak jatuh sakit karena memakannya dihalalkan yang baik-baik supaya kita bisa menjaga kesehatan dengannya maka di dalam Islam puasa itu ya ada waktu berbuka ada waktu sahur ada waktu makan nggak boleh melakukan puasa misal yaitu puasa terus menerus tanpa berbuka tanpa makan sahur disambung terus hari ini dengan hari berikutnya Nah itu tidak dibenarkan ya di dalam Islam karena bisa membahayakan kesehatannya ya apalagi sebagian orang kadang-kadang ada kisah-kisah yang enggak masuk akal puasa ya 40 hari berturut-turut tanpa berbuka itu kan mustahil tapi itu kita dapati juga di kisah-kisah kaum Sufi ya ya cerita 3 hari nggak makan nggak minum aja enggak masuk akal itu tapi itu ada riwayatnya yang disebabkan kepada sebagian orang kebenaran nisbat kisah-kisah seperti itu ya Nah demikian wallahualam dan di dalam Bab tadi ya orang yang berihram ada penyakit pada kepalanya dia dibolehkan untuk mencukur rambutnya ya karena kalau dibiarkan begitu saja itu akan membahayakan ya rambutnya mungkin akan rontok selama-lamanya kan begitu ya maka boleh dia mencukurnya Walaupun dia sedang berihram karena peraturannya kan dia tidak boleh mencukur ya tapi dibolehkan kalau itu mengganggu Nah demikian wallahualam ya tentunya dengan membayar Dam ya tapi dibolehkan tidak batal ya romnya itu dengan itu wallahualam jadi ada keringanan-keringanan di dalam syariat berkaitan dengan orang yang sakit itu artinya apa Allah tidak menghendaki kita sakit Sebenarnya ya Allah kehendaki dari kita adalah sehat tapi karena kita melanggar akhirnya kita jatuh sakit ya maka Allah mengatakan ini menghendaki kemudahan bagi kamu dan Allah tidak menghendaki kesusahan bagi kamu allahualam bisa jadi berobat tidak mengeluarkan orang yang berobat itu dari takdir Allah seperti halnya makan ketika lapar tidak mengeluarkan orang yang makan itu dari sikap tawakal dan keribaan menerima takdir karena tidaklah Allah menurunkan sedikit melainkan Allah menurunkan obat bersamanya kecuali satu aja ya nggak ada obatnya yaitu penyakit yang namanya mati ya sebagian riwayat mengatakan ada penyakit yang nggak bisa sembuh yaitu penyakit pikun itu beberapa bentuk sakit ya kalau mati itu dikatakan sakit ya Yang jelas ya pikun itu penyakit dan itu nggak bisa sembuh ya Jadi ada kita katakan penyakit-penyakit yang gak bisa sembuh dia tapi selain itu artinya apa selain itu penyakit bisa sembuh hanya saja nabi mengatakan jahil ada yang tahu obatnya ada yang tidak tahu maka kita tidak boleh berputus asa dari berobat ya kita tidak boleh berputus asa dari berobat ya jauh para nabi diuji Allah dengan tidak punya keturunan sampai masa tua seperti Nabi Zakaria dan Nabi Ibrahim tapi mereka terus berikhtiar berdoa kepada Allah dan akhirnya usaha mereka berhasil Dan mereka mendapatkan keturunan yaitu para nabi ya orang yang didekatkan kepada dengan Allah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala mereka perlu juga melakukan ikhtiar dengan doa dan lain-lain sebagainya ya wallahualam Nah Dan Allah telah menjadikan berbagai sebab untuk menolak berbagai penyakit ya kalau kita lihat ya sunah-sunah nabi sehari semalam itu mengarahkan kita kepada pola hidup sehat ya nabi melarang tidur di beberapa waktu Nabi menyuruh tidur di waktu-waktu tertentu itu tidur ya ya kemudian cara makan ya apa yang boleh dimakan sampai kita katakan buang hajat diatur kehidupan sedetail mungkin ya sedemikian rupa dalam Islam Bagaimana kalau kita amalkan itu ya insya Allah kita sehat kalau ikuti kita ikuti kaidah-kaidah agama yang benar ya semua syarat ini mengarahkan kita kepada kehidupan yang sehat ya cuma kadang-kadang kita melanggar ya banyak melanggar ya banyak melawan ya apa yang telah Allah gariskan dan itu yang menyebabkan kita ya tertimpa mudharat ya salah satunya adalah mudharat sakit gitu ya Jadi pada dasarnya Allah Subhanahu Wa Ta’ala menghendaki kita itu sehat maka Allah haramkan babi khamr karena itu tidak sehat ya kita bisa mabuk kita bisa dapat mudharat dia dengan makan makanan yang diharamkan itu maka kaidahnya adalah tidak ada satupun perkara yang diharamkan Allah pasti terkandung di dalamnya mudharat ya kadang-kadang mundur ini kita tidak tahu ya kadang-kadang itu jelas bagi kita Ya Allah rokok misalnya diharamkan rokok karena dia membawa mudharat bisa menimbulkan berbagai macam penyakit maka kaidah syariat semuanya ya kita kata menguatkan bahwa rokok itu haram diharamkan ya berbagai penyakit terutama yang berkaitan dengan jantung dan paru-paru ya zat yang nikotin yang ada di dalamnya itu mencekik pembuluh darah sehingga ya memperberat kerja jantung nah ketika jantung ini bekerja dengan lebih berat dia apa namanya punya potensi untuk terjadinya yang disebut gagal jantung maka ya ditulislah disampulnya dapat menyebabkan serangan jantung darah tinggi dan lain sebagainya karena memang pembuluh darah itu tercekik dicekik karena zat nikotin yang terdapat pada rokok itu itu orang yang merokok ya orangnya tidak merokok karena dampak dari asapnya dan itu merusak ya kita katakan saluran pernafasan kita mulai dari hidung sampai ke paru-paru makanya paru-parunya jebol Kenapa karena dirusak oleh asap rokok Nah untuk yang ini orang yang tidak merokok pun bisa kena dampaknya Walaupun dia tidak merokok karena yang membuat mundur di sini adalah asapnya asapnya ya Nah ini semua diharamkan Kenapa karena membawa mudharat membuat kita tidak sehat [Musik] dan ayat tentunya Ya Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjadikan berbagai sebab ya untuk menolak ya berbagai macam penyakit dan menyuruh ya Beberapa perkara supaya kita menjadi sehat ya nah misalnya ya kita dianjurkan untuk bangun sepertiga akhir malam itu sehat untuk kesehatan ya walaupun Tujuan kita bukan untuk sehat ya sebagaimana puasa juga walaupun hadis yang mengatakan sumuttasio tidak Shahih puasalah kamu niscaya kamu sehat itu tidak sah dinisbatkan kepada nabi tapi bukan berarti maknanya nggak bener maknanya bener sih puasa itu membuat kita sehat ya seperti yang sudah kita Jelaskan sebelumnya ya bahwa telah terbukti bahwa puasa itu bisa menahan laju pertumbuhan sel-sel kanker dalam tubuh ya Bahkan bisa membuatnya lemah dengan berpuasa itu dan ini akan mengarahkan seorang itu pada kesehatan [Musik] demikian sebagaimana halnya menjadikan makan sebagai sebab untuk menangkal rasa lapar kalau kita lapar ya obatnya Makanlah kalau kita dahaga obatnya minum kan begitu ya nah itu Allah jadikan sebabnya Itu nggak mungkin kita lapar lalu kita dzikir tiba-tiba kenyang itu bukan sebabnya ya sebabnya adalah kita makan Allah juga kuasa mencipta manusia tanpa memerlukan alasan seperti ini bisa aja Ya Allah jadikan manusia itu sehat terus nggak sakit-sakit bisa Ya bagaimana bisa saja Allah Subhanahu Wa Ta’ala ciptakan manusia langsung jadi seperti Adam ya tidak melewati fase-fase ya tapi Allah menghendaki sesuatu yang lain supaya kita mau mengerti ya bahwa Allah Yang Maha Kuasa saja menciptakan segala sesuatu itu dengan sebab akibatnya sebab begini akibatnya seperti ini ya Nah demikian Allah kalau kalau mau Allah bisa menciptakan manusia tanpa proses langsung jadi begitu seperti Adam Kun Fayakun tiba-tiba muncul Adam sudah dewasa ya tingginya situ nabi ro’an 60 hasta tapi di sini Allah Subhanahu Wa Ta’ala ingin mengajarkan kepada kita Allah Yang Maha Kuasa saja menciptakan manusia dengan tahapan ya dengan tahapan Tahap demi tahap hingga akhirnya jadilah manusia begitu juga misalnya perkembangan janin dalam rahim kalau Allah mau nggak perlu 9 bulan 1 bulan tiba-tiba bahkan satu hari tiba-tiba sudah mengambil besar saja dan keluar dan begitu Ya tapi kan tidak seperti itu artinya apa segala sesuatu itu harus ditempuh ya wasilahnya sebabnya ya dengan melakukan usaha ya itu pelajaran yang bisa kita petik dari penciptaan manusia maka Allah ulang-ulang itu ya tentang penciptaan manusia mulai dari setetes air mani tumpah ke dalam rahim kemudian menjadi sekarat daging ya kemudian suku payudara dulu ya kemudian sekarang Daging kemudian dilengkapi dengan tulang belulang ditutup lagi di badut lagi dengan kulit lalu jadilah ya makhluk yang baru betul-betul baru dia bukan ya sudah ada contoh sebelumnya ya baru dan begitu ya nah dan demikian kalau mau kalau mau bisa langsung jadi bagaimana Adam tapi Allah mengajarkan di sini proses yang harus dijalani ya Nah ya sehingga kita mencapai hasilnya Ya jadilah hasilnya gitu karena sebab-sebab yang kita tempuh wallahualam Bishawab Sama halnya di dalam Bab kesehatan ini ya tidak secara otomatis kalau saya Soleh saya harus sehat gitu Allah harus kasih saya sehat enggak boleh sakit karena saya orang Saleh enggak harus seperti itu kan banyak orang Saleh yang sakit gitu kalau kasih sakit maka nabi mengatakan mairillah kehendaki baik maka Allah timpakan penyakit itu atasnya sebagai kafarat dan lain-lain sebagainya ya Meskipun kita tahu bahwa orang-orang Saleh itu ya tentunya ngerti agama dan dia menjaga kesehatan dia tidak sengaja mengutarakan diri sendiri ya atau membuat sesuatu yang bisa merusak dirinya sendiri enggak dan Allah juga kuasa untuk menciptakan manusia tanpa memerlukan alasan seperti ini Namun begitu Allah telah menciptakan mereka memiliki kebutuhan ya memiliki keperluan kebutuhan sehingga mereka Allah ajarkan untuk mencari keperluan dan kebutuhan itu ya dengan rezeki rezeki yang Allah berikan dengan mata telinga dan akal dan lain sebagainya ya yang Allah lengkapi pada manusia wallahualam oleh karena itulah ya perihnya rasa lapar Tidak Terusir selain dengan mengonsumsi sesuatu yang dijadikan sebagai sebab untuk menangkal rasa lapar tersebut itulah yang disebut makan maka ada perintah untuk makan dan minum 200.000 makan dan minum lah kamu tapi jangan berlebihan karena keumatan untuk menegakkan punggungmu lebih-lebih itu jadi penyakit maka bisa kita katakan banyak orang yang jatuh sakit bukan karena nggak makan tapi karena kebanyakan makan bahkan banyak manusia itu mati karena makan memang ya nggak muncul lah penyakit-penyakit yang aneh-aneh kadang-kadang karena dia tidak menjaga makannya atau berlebih-lebihan di dalam Bab makan maka Allah katakan dan minum silahkan yang halal-halal Silahkan ambil Silahkan makan tapi yang Ingat jangan berlebih-lebihan karena itu bisa memudarkan kita ya ya Jangankan makan makanan yang berat Ya air putih aja yang ringan kalau berlebihan ya bisa jatuh sakit juga kita ya Nah demikian ya bisa menyebabkan ya air putih itu kalau kebanyakan juga bisa membahayakan ginjal kurang juga Sama ya Ada porsi takaran yang tepat ya agar ginjal kita sehat karena minum kalau berlebihan bisa meledak juga itu ginjal atau kurang juga bahaya Nah demikian wallahualam demikian ya mengatakan seperti itu pula penyakit yang datang menimpa maka tadi kita katakan ada orang yang memang spesialis spesialisasinya itu adalah menyembuhkan orang kalau dulu namanya tabib sekarang namanya dokter kan Ya cuma beda ya mungkin sumber ilmu saja ya tapi mungkin banyak mengambil pengobatan dari herbal atau yang sejenisnya ya Nah kalau dokter mungkin kepada pengobatan medis obat-obatan kimia dan lain sebagai tujuannya sama sebenarnya itu ya apa namanya memberikan kesembuhan ya kepada orang yang sakit dengan izin Allah Subhanahu Wa Ta’ala Nah demikian maka dari itu ya [Musik] berobat ini kan dokter pun harus berobat kan begitu ya walaupun mereka tahu ilmunya mereka dia juga harus berobat ya Nah demikian wallahualam menerangkan ini dalam Kitab Zabur Maaf ya juz 4 ayat halaman 15 perintah berobat serta tindakan berobat ini tidaklah mengabaikan sikap tawakal sebagaimana halnya menghindarkan diri dari kelaparan dan kehausan kepanasan dan kedinginan itu tidak menafikan sikap tawakal justru kata beliau hakikat tauhid tidak akan sempurna kecuali dengan melakukan usaha atau ikhtiar yang telah Allah tetapkan ya sebagai penentu hasil Ya baik menurut tinjauan hakikat maupun syariat ya tidak melakukan usaha juga dapat mencederai sikap tawakal nanti kita berburuk sangka kepada allah subhanahu wa ta’ala ya kita Masyarakat bulat-bulat kepada Allah yang terjadi tentunya nggak semua yang terjadi sesuai dengan keinginan kita kalau terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan ya lalu kita telah serahkan itu bulat-bulat kepada Allah tanpa mau berikhtiar ya orang seperti ini pasti menyalahkan Allah nanti saya sudah tawakal hasilnya seperti ini sementara tawakalnya salah dia kan menyalahkan rabbul alamin banyak orang seperti itu ya sementara dia tidak mau berikhtiar sama sekali Mungkin karena malas atau nggak tahu apa yang harus dibuatkan begitu ya sikap Lemah juga bisa sikap malas itu juga bisa mendominasi sehingga orang itu malas untuk berikhtiar ya wallahualam disebutkan dalam Beliau mengatakan kita lanjutkan lagi perkataan Ibnu qayyim di sini ya ya [Musik] tidak melakukan usaha kata beliau itu justru dapat mencederai sikap tawakal seperti halnya dapat mencederai dan melemahkan perintah dan hikmah Allah Subhanahu Wa Ta’ala seperti kita sebutkan tadi Mungkin ujung-ujungnya nanti dia menyalahkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena orang yang tidak berusaha akan menduga bahwa tindakannya ini merupakan manifestasi dari tawakal yang kuat padahal enggak tertipu dia ya demikian yang benar adalah tidak berusaha merupakan kelemahan atau disebut juga yang dapat menafikan tawakal karena hakikat Tawakal adalah bersandarnya hati seorang hamba kepada Allah dan mendapatkan sesuatu yang bermanfaat baginya Ya baik dalam urusan agama maupun dunianya ya atau dalam menolak sesuatu yang mudarat baginya baik dalam urusan agama maupun dunianya ya Akan tetapi bersandarnya hati kepada Allah ini haruslah disertai dengan usaha ikhtiar ya nah jadi disinkronkan antara amal hati dan amal anggota badan sehingga muncullah yang namanya kebahagiaan kesuksesan ya keselamatan gitu tapi ya Bersandar kepada tawakal tanpa ikhtiar itu adalah suatu kelemahan ya Kelemahan akal bisa juga itu kelemahan hati ya itulah dia ya Nah demikian wallahualam Demikian Ya talbis iblis terhadap kaum sepi di dalam Bab tidak mau berobat dan tidak peduli dengan kesehatannya maka kita juga cerita-cerita ya kisah-kisah yang disampaikan oleh sebagian orang mereka suka menyampaikan kisah-kisah yang spektakuler ya tapi sebenarnya wallahualam ya kebenarannya wallahualam ada yang menyiksa dirinya sendiri Tapi kelihatannya tidak mengurutkan dirinya bahkan ya dia mendapatkan kebaikan dari hal-hal semacam itu ya walau alam Apakah benar kira-kira seperti itu ya kebanyakannya tidak benar kalau kita ada menerjemahkan sebuah buku dulu ya judulnya Kalau tidak salah tasawuf antara bulan kau Sufi atau sebuah konspirasi ya Nah kira-kira itu judulnya ya artinya ini mungkin orang-orang di luar Islam atau yang pura-pura Islam zindiq itu membuat buat-buat riwayat-riwayat seperti ini kisah-kira seperti ini untuk agar orang tertarik dengan ajaran-ajaran yang sebenarnya tidak sesuai dengan ajaran Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam ya atau hanya sebatas sebuah Lan aja membuat cerita ya cerita ya kadang-kadang cerita yang nggak masuk akal dan berlebih-lebihan Ya seperti naik motor katanya Nggak Perlu diisi bensin diisi air bisa jalan gitu ya ya [Musik] mungkin ya kalaulah ya orang di luar Islam mendengar hal-hal semacam ini mungkin ya Allah mungkin akan membuat mereka terhalang dari Hidayah kali Kenapa Pak seperti ini ajaran Islam padahal itu tidak mewakili ajaran Islam Enggak seperti itu gitu ya Nah kaum muslimin berikhtiar berusaha ya Dan mereka memiliki kelebihan apa mereka punya Sandaran Hati dalam berusaha itulah yang disebut tawakal bersandarnya hati kepada Allah ya dengan usaha-usaha yang kita lakukan wallahualam baik ya maka ini dicari dari apa yang kita sampaikan hari ini adalah bahwa ya kita tidak boleh membiarkan diri kita hancur binasa ya karena kemudaratan sakit ya karena kita tidak mau berobat Kalau tidak mau menjaga kesehatan ya wallahualam bisa bagaimana ya kita tidak boleh menyiksa diri ya melaporkan diri hingga akhirnya kita jatuh sakit dengan alasan saya beribadah itu tidak dibenarkan maka kita lihat di perjalanan umroh atau Haji sebagian orang itu sengaja melemparkan dirinya kepada hal yang menyiksa dirinya sendiri misalnya berdesak-desakan untuk cium Hajar Aswad sampai ada yang pada kita saksikan itu yang sampai keringatan sekujur tubuhnya kan begitu ya ada yang pakai kalau wanita itu keluar dari kerumunan orang itu udah entah ke mana jilbabnya ya tercerai ke sana Gema tercerai-berai ada yang sesak nafas di situ ada yang pingsan juga kan begitu ya hanya untuk mencium Hajar Aswad lalu dianggap itu suatu prestasi itulah dia ibadah itulah dia yang dianjurkan padahal tidak sama sekali apalagi bisa menyebabkan hal-hal semacam itu seperti dia pingsan mendesak-desakan itu aja kadang-kadang kita mengganggu orang sikut kanan sikut kiri itu kan kezaliman juga ya desa-desak dorong-dorong orang sehingga mungkin ya Mana tahu kita dorong-dorong orang jatuh terinjak-injak mati kita ya terkait apa ya hutang darah di situ karena kita salah ya maka hindari kerumunan berdesak-desakan yang bisa menyebabkan jatuhnya korban jiwa ya lebih bagus menghindar kan begitu ya dan tidak dilakukan karena memang tidak diajarkan seperti itu tapi karena kejahilan itulah yang terjadi kadang-kadang sebagian orang senang itu di sana itu besar-besarkan sudah ya entah apa motivasinya kita juga nggak paham gitu ya Nah karena kejahilan ini boleh seolah-olah itu wajib mencium Hajar Aswad itu ya atau ada orang yang sekedar untuk mencari berita dan sensasi berita apa yang dibawa ke kampung Kalau nggak bergumul dengan banyak orang untuk cium ajar Aswad bergumul di situ dengan banyak manusia untuk Cium aja supaya dapat cerita pulang bawa cerita Wah itu saja Apa hukumnya gimana ketentuannya Apakah perlu dilakukan jika halnya sampai seperti itu ya mereka ya nggak akan membahasnya sampai di situ dan kadang-kadang juga para pembimbing itu justru ya kita katakan apa ya menceritakan hal-hal yang mendorong mereka begitu ya dan ini sangat disayangkan begitu ya Sehingga apa ya tidak menjaga ya ya orang lain gitu ya ataupun kenyamanan orang yang beribadah di situ di seputaran pelataran ataupun di seputaran Ka’bah itu lintasan thawaf itu ya Nah demikian Nah itu saja mungkin pertemuan kita pada kesempatan siang ini mudah-mudahan bermanfaat berikutnya kita akan lanjutkan yaitu talbis iblis terhadap konsumsi terkait sikap meninggalkan salat Jumat salat berjamaah dengan alasan sedang menyendiri atau sedang uzlah ini juga masalah juga ya tambahkan uzlah ya sebagaimana dikatakan oleh Ibnu qayyim itu menjadi salah ya kata uzlah itu kalau dihilangkan airnya Ain to Ain ilmu tanpa ilmu menjadi apa zallah kalau dihilangkan itu tanpa ilmu dan tanpa kezuhudan jadi penyakit dan jadi ketelitiran ataupun ya tersesattan jadinya wallahualam nanti akan kita bahas pada pertemuan yang akan datang Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih jazakallahu Khairan Barakallah sangat bermanfaat demikian tadi potensial mozakumullah program kajian ilmiah dalam pembahasan rutin kitab talbis iblis tipu daya iblis berkaitan dengan penjelasan sikap kaum sufi yang tidak mau berobat dan masalah kesehatan semoga apa yang telah kita simak dengarkan bersama dapat kita ambil pelajaran yang berharga dan kita pun berusaha untuk mempraktekkan dari ilmu kebaikannya yang kita dapatkan Semoga Allah subhanahu wa ta’ala selalu memberikan kemudahan bagi kita semua dalam meraih Hidayah dan petunjuknya Amin ya robbal alamin kami yang bertugas mohon pamit undur diri mohon maaf atas segala ke-8 Terima kasih jazakumullahu Khairan Barakallah kebersamaan anda semua apabila taufik wal hidayah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ustadz Abu Ihsan Al Maidany, M.A. – Talbis Iblis
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply