Ustadz Abu Unais Ali Subana – Bimbingan Tajwid & Tilawah Al Qur’an

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

bagi anda para pemirsa Roja TV yang telah kami hadirkan untuk Anda program acara kajian ilmiah secara langsung Rodja TV saluran dibaca dari awal dengan basmalah kemudian ketika pindah surat dia pun baca Basmalah berarti dia telah ya Melakukan hal yang tepat untuk menghatamkan atau untuk membaca maka dia meninggalkannya meninggalkan sebagian dari al-quran yang Islam ilmiah di Rodja TV dan radio Rodja Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillah para pemerhati Roja di manapun Anda berada Alhamdulillah di kesempatan malam hari ini kita dapat bersua kembali dan seperti biasa kita akan ikuti bersama kembali kajian ilmiah disiarkan secara langsung dari pertemuan rutin di setiap selasa malam rabu ini yaitu dalam bimbingan Tilawah Alquran dan tajwid kita akan belajar membaca Alquran yang akan dipandu dibimbing oleh Ustaz kita yang tercinta yaitu alusan Alhamdulillah beliau berkenan kembali meluangkan waktunya untuk kita semua untuk membimbing kita semua dalam pembelajaran Alquran dan juga pembelajaran bab baru atau buku baru setelah kita menyelesaikan Kitab taulaki Alquran kita akan mempelajari penjelasan bait dan lafal bait dan lafal dari mantan tuhfatul Athfal yang tentunya kita sering mendengar lantunan bait tuhfatul athol tersebut baik di media sosial ataupun di majelis-majelis yang insya Allah kita akan mulai bahas di kesempatan malam hari ini dan juga kita akan berinteraksi untuk Karim bagi anda sekalian yang terbiasa mengikuti tilawah atau sesi belajar membaca Alquran nanti setelah materi itu Fathul apel ini anda bisa menghubungi kami di lain-lain telepon dari 0218236543 yang kami khususkan untuk ikhwan dan pembacaan suratnya kita masuk di surat al-a’raf ayat yang ke-12 dan bagi ikhwan dan akhwat yang ingin bertanya bisa mengirimkan pertanyaannya melalui layanan pesan Whatsapp di nomor 0819 896543 baik ya kita akan simak bersama penjelasan baik dan lafal dari Matan kami persilahkan Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik] yang tidak terhitung kepada kita sekalian sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Baginda nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam juga keluarganya sahabatnya para tabiin juga pengikutnya hingga kemudian marilah kita sebagaimana biasa senantiasa berdoa kepada Allah Azza wa Jalla agar Allah memberikan kebaikan kepada para pemimpin kita dan kepada negeri kita yang kita cintai ini dan juga kita berdoa kepada Allah agar senantiasa memberikan Taufik dan hidayahnya kepada kita sekalian untuk senantiasa berada di atas jalan atau surotol Mustaqim dimana jalan yang kita tempuh kita berharap agar merupakan jalan yang di ridhoi oleh Allah Azza wa Jalla dan di atas sunnah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kita hidup di atasnya dan menjalaninya dan semoga kita mati di atas sunnah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam yang berbahagia pada kesempatan Malam ini saya akan bacakan ya penjelasan baik dan lafal dari tuhfatul Athfal kita mulai dari mukadimah terlebih dahulu [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] Shallallahu Alaihi Wasallam [Musik] buku yang sedang ya ada di hadapan kita ini adalah sebuah buku yang akan menjelaskan ini berisi 60 1 bait ya jadi Judul aslinya yang panjang yaitu ya tohfatul Quran yang berisi 60 1 bait ya penulisnya adalah Syekh Sulaiman bin Husein bin Muhammad bin salbi Al Affandi beliau lahir di bulan Rabiul awal sekitar tahun 1960 ya di sebuah kota Tompo ya dan beliau Belajar Alquran Tajwid ya dengan para Syekh diantara Syekh Ali bin Umar bin Ahmad bin Umar bin Naji Al mihi yang wafat tahun 124 Hijriyah diantara karangannya adalah Matan tuhfatul Athfal kemudian ada ada juga Fathurrahman dan beliau wafat pada tahun 1227 Hijriyah yang mengandung kaidah-kaidah dasar ilmu tajwid yang dirangkai dengan bait-bait syair yang indah kita pilih dijadikan sebagai salah satu materi dalam kurikulum di banyak pesantren di Indonesia bertujuan untuk membangun dasar pengetahuan Santri terhadap ilmu tajwid Alquran yang merupakan ilmu yang sangat penting dan mendasar tentang membaca alquran dengan baik dan benar jadi buku ini sudah masyhur ya Matan tuhfatul ini Adapun isi dari Nadhom ini adalah sebagai berikut yang pertama ada 5 bait dari mukadimah ya yang pertama isinya adalah 5 bait dari mukadimah Kemudian yang kedua ada 11 bait ya tentang Ahkam nun sukun dan tanwin Sukun dan tanwin kemudian ada satu bahaya tentang ghunnah kemudian yang keempat dan 6 bait tentang hukum mim sukun ada 6 bait lagi tentang hukum lam ta’arif dan lam fi’il kemudian yang keenam ada lima bait ya tentang macam-macam idgham yang ketujuh ada tujuh bait tentang pembagian mad yang ke-8 ada 6 bait tentang ahkammulmat yang ke-9 ada 10 bait tentang pembagian mad lazim dan yang ke-10 adalah ada 4 dari bait penutup Nah di sini kami berusaha untuk menjelaskan pada setiap bait tersebut dengan keterangan-keterangan dan contoh-contohnya agar mudah dipahami oleh para tholibul Ilmi di sini daftar isi kami tidak buat Supaya apa supaya buku ini dibaca seluruhnya semoga Catatan Kecil ini dapat bermanfaat bagi kaum muslimin sekalian dan menjadi timbangan kebaikan untuk kami dan keluarga juga kedua orang tua kami di akhirat kelak Allahumma Amin Sallallahu Alaihi Wasallam dari yang saya tulis ya di penjelasan ini ya kita langsung masuk kepada bait yang ada di mukadimah atau pembukaan dari baik yang pertama adalah yokulorohmatika [Musik] berkata ini yang berharap orang yang berharap rahmatil ghofurri terhadap Rahmat dari Allah Azza wa Jalla Al Ghofur Yang Maha pengampun Sulaiman artinya yang terus-menerus memohon rahmat dan ampunan yang terus-menerus ya Sulaiman orangnya yaitu namanya adalah Al Imam Sulaiman Dan Dia berasal dari jam zuhur pada bait ini memperkenalkan ya tentang Siapa dirinya dan sudah berlalu penjelasan tentang beliau ya dengan ringkas pada mukadimah Kemudian beliau mengajarkan kepada kita agar senantiasa berharap untuk mendapatkan rahmat dan ampunan Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena rahmat Allah ta’ala demikian luas sebagaimana firman Allah warahmatullahi [Musik] surah al-a’raf ayat 156 demikian pula ampunan Allah ta’ala yang meliputi langit dan bumi yang artinya bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya Seluas Langit Dan Bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa Surah Ali Imron ayat 133 karena itu Mintalah seluruh rahmat dan ampunannya sampai akhir hayat kita ini ya bagian yang pertama ya atau bait yang yang pertama ya Man biasanya ini bait-bait ini ya adalah diingat ya diingat dan dijadikan ya sebagai dasar-dasar untuk dilakukan rutinitas ya setiap pagi diulang diulang sehingga bisa mendapatkan ilmu kemudian baca yang kedua Alhamdulillah yang artinya segala puji bagi Allah sholawat atas nabi Muhammad SAW serta keluarganya dan orang-orang yang mengikutinya di sini rahimahullah melanjutkan dengan puji-pujian dan Sudah menjadi kebiasaan para ulama ketika hendak memulai suatu ucapan atau tulisan dimulai dengan Hamdalah Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan Ahmad Abu Daud Nasa’i dan Tirmidzi diversikan oleh para ulama tentang keabsahannya antara yang menganggap hadis tersebut Hasan dan yang menganggap hadis tersebut dhaif akan tetapi hal ini diamalkan oleh para ulama yaitu hadis rasulullah dari Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam beliau bersabda siap perkara penting yang pelaksanaannya tidak diawali dengan ucapan Alhamdulillah maka amalan tersebut adalah terputus lalu dilanjutkan dengan sholawat atas nabi Muhammad bin Abdillah bin Abdul Muthalib Shallallahu Alaihi Wasallam yang mana beliau disebut dengan Al Musthofa yang artinya manusia yang terpilih sering kita dengar nabi Mustafa maka itu artinya nabi yang terpilih maksud saya dipilih oleh Allah ta’ala sebagai nabi dan rasul yang terakhir untuk seluruh umat baik jin dan manusia serta sebagai rahmat bagi semesta alam Allah ta’ala berfirman rahmatan lil alamin Dan tiadalah kami mengutus kamu melainkan untuk menjadi rahmat bagi semesta alam Al Anbiya ayat 107 kemudian mendoakan keluarga Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam siapa itu keluarga Nabi adalah istri-istrinya ya nah ini istri-istri nabi masuk keluarga Nabi ya berbeda dengan kaum Syiah yang mana mereka ya tidak setuju istri-istri nabi itu menjadi keluarga dan kita ahlussunnah ya beriman meyakini bahwa termasuk keluarga Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam adalah istri-istri beliau Shallallahu Alaihi Wasallam dan mereka yang beriman dari keturunan Bani Hasyim Ya Bani Hasyim dan Bani Muthalib ya ini disebut dengan Ahlul Ahlul Bait sampai salah satu keturunan yang berasal dari Hasan bin Ali radhiallahu anhuma yang bernama Muhammad bin Abdullah yang disebut Imam Mahdi terlahir dan menjadi Pemimpin kaum muslimin ya ini adalah keyakinan kita juga Ahlussunnah Wal Jamaah bahwa diantara yang di nubuahkan oleh Nabi SAW bahwa ada keturunan dari Hasan bin Ali radhiyallahu Anhu yang nanti bakal menjadi imam yaitu Imam Mahdi sebagai pemimpin umat di akhir zaman juga sholawat dan salam buat keturunannya yang beriman hingga akhir zaman juga sholawat dan salam untuk para sahabat radhiyallahu anhum semuanya yang mana mereka telah bertolak di Alquran dan Rasul Shallallahu alaihi wasallam dan mengajarkannya kepada para tabiin dan begitulah seterusnya sampai kepada para ahli Alquran dan ahli ilmu di zaman kita sekarang ini dan sampai akhir zaman nanti hal ini menunjukkan bahwa mata rantai silsilah Alquran dan ilmu Din akan terus terjaga hingga akhir zaman ini dulu yang kita baca ya dari bait yang pertama sampai pada bait yang kedua ya Saya ulang kembali ya baik yang pertama yaqulu kemudian bait yang kedua Alhamdulillah mungkin nanti para Ikhwan sekalian ada yang ingin mencoba untuk membaca dua bait tersebut ya sebelum membaca Alquran kami persilahkan demikian Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sayur ya dari tuhfatul Athfal ini dan telah kita simak dua bait ya dari 61 bait yang mudah-mudahan kita bisa mengikutinya terus dan Insya Allah ya kita akan mengadakan suatu atau acara ya mungkin bagi para pemerhati Rojak sekalian jika kita sudah selesai saja ya mengenai dan penjelasannya bagi para pemerhati raja sekalian yang bisa menghafal dari keseluruhan lafal atau bait atau fatwa akal ini ya Insyaallah kami akan memberikan hadiah yang menarik untuk Antum semua yang bisa membacanya tanpa membaca tanpa melihat ya tentunya dengan hafalan Allah dewasa tentunya kita akan berikan nanti ya di satu acara nanti kita berikan satu momen satu waktu kita akan buka bagi yang sudah hafal silahkan membaca channel tanpa melihat ya Insyaallah akan disediakan hadiah menarik untuk Antum yang bisa membacanya dengan sempurna [Tepuk tangan] 76 surat yang ketujuh ayat yang ke-12 silahkan untuk bisa menghubungi kami di Line yang telepon di 0218236543 dan mungkin jika bisa juga tadi split seperti yang ustadz Katakan Anda bisa mencoba ya untuk membaca atau menyebut ke menyebutkan bait syair yang telah dijelaskan tadi dua bait syair ya dari 021 8236543 halo Kami tunggu yang terbiasa ya untuk mengikuti pembelajaran membaca Alquran Karim ini silahkan Kami tunggu di 0218236543 ya masih belum terkoneksi ya mungkin masih karena kita mulai di awal ya karena sekarang lebih maju sekitar pukul 7 Jadi kita mulai di lebih awal dan mungkin bagi para pelatih juga baru membuka televisinya atau media sosialnya secara langsung silahkan kalau sudah terhubung Assalamualaikum Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa di mana Sulawesi sudah menyimak mengenai penjelasan untuk fathulnya bagaimana atau mau dilihat diperlihatkan di layar kaca Ya baik syair yang pertama dan yang kedua nanti dibacakan oleh Ananda Noval bisa dibantu untuk ditampilkan sebelum kita masuk pembacaan surat al-a’rafnya Ya silahkan [Musik] bait Iya silahkan Alhamdulillah [Tepuk tangan] di halaman yang terbaru ya bagus bacaannya Alhamdulillah ya dan adik Nova terus belajar ya supaya Nanti insya Allah pada masa ya berikutnya akan lebih baik lagi semoga Allah tambahkan Semangat Adik untuk terus belajar membaca Alquran dan semangat dalam belajar ilmu syar’i Allahumma Amin Mumpung masih muda ya jadi terus belajar Insyaallah cepat bisa Insya Allah juga setiap hari Antum belajar ya baik Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Alhamdulillah baik sehingga ayat yang ke-13 selanjutnya ayat yang ke-14 kami tunggu di 021 823 6543 bacaan surat al-a’raf kembali silahkan ayat yang ke-14 halo halo [Tepuk tangan] Iya yang ingin mencoba tilawah di surat al-a’raf ini ayat yang ke-14 kami tunggu halo halo Assalamualaikum Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa di mana ini Cikarang Pak Bandi di Cikarang ya surat al-a’raf ayat yang ke-14 Ya silakan Audzubillah [Musik] Imi [Musik] Barakallah ya alhamdulillah ya insya Allah nanti ya terus belajar kepada guru anda di tempat anda ya dan semoga Allah mudahkan dalam belajar membaca Alquran dan Allah mudahkan dan terus bersemangat dalam belajar ilmu syar’i ya Allah amin interaksinya hingga ayat yang ke-16 telah kita simak bersama Barakallah fiikum yang ketiga silahkan yang ingin mencoba kembali tilawah di surat al-a’raf ini kami tunggu di 021 8236543 silahkan halo Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ibu Bertanya saja ya apa Perlunya kita belajar mantan dalam mengetahui itu yang pertama yang kedua kita kan biasanya memakai itu apakah sudah bertanah kita itu kalau misalnya belajar di guru yang kita tahu belajar metode yang sampai saat ini [Tepuk tangan] Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Apa pentingnya ya kita belajar kitab-kitab Matan ya ya para ulama rahimahullah ya mereka mengetahui ya di masa-masa yang akan datang ya beratnya ilmu karena itu mereka berusaha untuk meringkas ilmu untuk memudahkan ilmu supaya bisa diambil oleh generasi-generasi yang akan datang Karena itulah mereka membuat ringkasan-ringkasan ilmu dalam bait-bait atau yang disebut Matan atau syair-syair ya di mana ini adalah jalan untuk memudahkan maka itulah yang menjadi kepentingan kita ya yang kedua bahwa dengan adanya Matan Matan tersebut apabila kita berhujjah maka kita menjadikannya sebagai rujukan ya Apabila sebuah hambatan itu telah disepakati oleh para ulama ya maka dia menjadi hujjah dia menjadi dalil ya sebagai rujukan buat kita sebagai acuan buat kita Karena itulah diantara acuannya dalam ya ilmu tajwid ya kita mengacu kepada Matan yang telah ada ya diantaranya Matan jazaria yang ditulis oleh Al Imam Ibnu jassari namun Matan jazaria ini ya ada 107 bait ya makanya dibuatlah oleh Al Imam Sulaiman aljamsuri jazaria mantan tersebut ya akan berat kalau diajarkan kepada anak-anak maka untuk anak-anak hadiah buat mereka Maka inilah ya ditulislah yang namanya tuhfatul Athfal ya sedikit baitnya dan kata-katanya yang mudah ya sehingga akan memudahkan para penuntut ilmu pemula ya untuk memulai dalam belajar ilmu tajwid itulah dua hal yang Kenapa kita penting satu untuk meringkas dan memudahkan yang kedua Sebagai rujukan buat kita dalam ilmu tajwid Adapun Belajar Alquran melalui riwayat hafal itu adalah salah satu yang bisa kita ambil dari sekian banyak riwayat Alquran dan di sini bahkan di seluruh mayoritas dunia islam kaum muslimin banyak membaca dengan Havers dan ini masyhur di Indonesia pun sudah masyhur Adapun tentang sanadnya Alhamdulillah Alquran memang sebagaimana Allah Subhanahu Wa Ta’ala firmankan kami yang menurunkan Az Zikra al-qur’an dan kami yang menjaganya di antara penjagaan Allah adalah Sampai sekarang masih terjaganya Alquran di hadapan kita dan juga terjaganya tidak ada dada kaum muslimin para penjaga Alquran demikian pula sangat-sanatnya masih ada demikian wallahualam demikian untuk ibu yang bertanya tadi mudah-mudahan dapat dipahami baik selanjutnya silahkan yang ingin mencoba kembali tilawah di surat al-a’raf ini ayat yang ke-17 kami tunggu di 021 82365436 silahkan Halo Assalamualaikum Waalaikumsalam di Jakarta Selatan ayat yang ke-17 surat al-a’raf nya ya diantaranya Ahkam [Tepuk tangan] ya mim Ahkam mim ya di mana nun sukun bertemu dengan mbak itu ditahan 2 harokat kemudian ID dibaca dengan Mad Thobi’i 22 yang bertemu dengan selain mim dan Mbak maka tidak dipanjangkan ya artinya dia dibaca izhar jadi dibaca izhar ya demikian pula wala tajwid aksarahum syakirin jangan aksarahum ya Ah itu ya Coba diulang wala tajidu wa laatadidu Akbar bagus bacaannya Semoga Allah tambahkan terus ya Semangat Antum dalam belajar Alquran dan semangat dalam belajar ilmu syar’i Allahumma Amin Assalamualaikum di surat al-a’raf ini kami tunggu di 021 8236543 ayat yang ke-19 Assalamualaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh [Musik] Bagaimana hukumnya kalau kita belajar ilmu tajwid dari Qori imam-imam masjid tidak ada yang menuntunnya saya perhatikan beberapa Qori terutama di Indonesia itu yang ke 143 yang indah munafik itu ada beberapa yang panjangkan ada juga yang membaca dua [Tepuk tangan] orang yang yang memakai [Tepuk tangan] tasbih [Tepuk tangan] Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh iya ada keterbatasan ya dari ya saudara kita ya bagaimana hukumnya Kalau belajar melalui kaset-kaset ya mendengarkan kaset-kaset ya ya kalau memang tidak mendapatkan Ustad tidak mendapatkan guru di sana ya maka ya semampunya ya semampunya dia dapatkan misalnya dari ya mendengarkan tilawah yaitu juga boleh ya Akan tetapi jika di sana Ada ustadz ada yang bisa mengajarkan maka hendaknya kita hadir ke sana duduk di majelisnya untuk mendapatkan ilmunya Adapun bacaan yang tadi disebutkan dalam Mad Jaiz ada yang 5 harokat ya Yang ini kenapa 2 harokat iya ya itu adalah salah satu seni dari membaca Alquran dari thoriqoh ya itu yang membolehkan Mad Jaiz dibaca dengan dua harokat boleh 4 boleh 5 harokat ya sedangkan dari shape TV ya 4 dan 5 ya Dan inilah yang banyak umum ya yang ada di negeri kita yaitu thoriqah syatibiyah ya dengan 4 dan 5 harokat pada mad jaiznya Ya termasuk sila ya Silah ya itu juga dua harokat ya Demikian Ya mudah-mudahan ya nanti bisa mempelajari lagi ya lebih jauh lagi supaya kita tidak apa namanya satwa sangka Kenapa ini begini Kenapa ini begini berarti yang ini salah yang ini Benar ya padahal itu karena keterbatasan ilmu kita ya sehingga kita tidak mengetahuinya maka dengan luasnya pengetahuan maka semakin melapangkan dada kita dalam bersikap wallahualam Terima kasih banyak atas penjelasannya demikian untuk membuat Respon yang berada di Kalimantan baik selanjutnya silahkan kami masih ada waktu untuk sesi tilawah ini di 0218236543 pembacaan surat al-a’raf ayat yang ke-19 silakan halo halo assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh 19 [Tepuk tangan] [Tepuk tangan] pulang dari [Musik] [Musik] Masya Allah bagus Pak Zainal bacaannya Alhamdulillah semoga Allah tambahkan Terus semangat Antum dalam belajar Alquran dan Allah tambahkan semangat dalam belajar ilmu syar’i yang Allahumma Amin Ada yang ingin ditanyakan itu yang tadi kitab itu ada sudah ada cetakan yang lain ya nanti bisa disimpan di sini nanti bisa dihubungi lagi ya Beberapa hari ke depan mudah-mudahan Baik terima kasih [Musik] banyak sekali lagi untuk bapak Zaenal yang berada di Jakarta atas interaksinya hingga akhirnya 21 baik silahkan yang ingin mencoba kembali masih ada waktu di bawah di surat al-a’raf ini ayat yang ke-22 kami tunggu di 021 8236543 [Musik] 22 ayat 22 Al A’raf Ustaz ya udzubillahiminasyaitonirojim ayat berapa itu ayat di bawah ya Tiban Semoga Allah tambahkan terus semangatnya dalam membaca Alquran dan semangat pula dalam belajar ilmu syar’i Allahumma Amin Amin [Tepuk tangan] Sulaiman Alhamdulillah [Musik] ya alhamdulillah untuk bapak tadi yang sudah interaksi aja Barakallah mudah-mudahan Allah memberkahi hantu yang membaca dan kita semua yang menyimaknya masih ada waktu Silahkan kita untuk Syekh Siti lawan ini kami tunggu di 021 8236543 ayat yang ke-23 surat al-a’raf Assalamualaikum Waalaikumsalam untuk tilawahnya kami khususkan hanya untuk Ikhwan atau laki-laki halo Halo ibu mohon maaf ya untuk sesi tilawahnya ini kami hanya untuk mengkhususkan untuk laki-laki dewasa untuk ibu mungkin bisa bertanya jika ada pertanyaan ya Iya mohon maaf Ibu Ya ada pertanyaan mungkin Ibu dari pembahasan kita silahkan kalau misalnya ada Nazar terus pas kita mau bayar Nazar itu cukup dengan Allah saja kita untuk membayarnya maksudnya mengetahui tatap kita perlu dikasih tahu orang lain gitu itu aja Ustad mohon penjelasannya Jika kita ingin melaksanakan belajar itu apakah kita perlu mengumumkannya ke orang lain seperti itu ya cukup ya itu saja ya [Musik] pada asalnya terlarang ya Kenapa terlarang karena seorang ingin berbuat baik ingin berbuat ibadah tapi dia memberi syarat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala maka ini perbuatan yang terlarang tapi apabila sudah terlanjur dia mengucapkannya maka hukumnya menjadi wajib Ya selama satu dalam taat kepada Allah yang kedua dalam hal-hal yang dia sanggupi dalam hal-hal yang dia sanggupi Adapun apabila sudah dia ucapkan baik ucapannya itu adalah sendiri ya apalagi di hadapan orang lain maka dia telah mengucapkannya ya Dengan mengatakan saya bernazar ya apabila begini maka Allah mengetahui maka telah jadilah itu sebagai sebuah Nazar dan inilah yang ketika ditanyakan kepada Maryam ditanya kenapa begini Kenapa begitu ya maka ya Maryam menjelaskan Kenapa dia yang kamu becak bicara ini nazartuli Rohman Nah aku sudah bernazar ya kepada Allah untuk puasa ini puasa tidak mau bicara berarti dia hanya mengatakan itu saja ya berarti dia sudah belajar kepada Allah ya langsung demikian wallahualam Baik terima kasih banyak atas jawaban dan penjelasannya Demikian Ya untuk ibu yang bertanya baik silahkan yang lainnya ingin mencoba kembali tilawah di surat al-a’raf ini kami tunggu di lain-lain telepon di 0218236543 halo halo Assalamualaikum salam paling atas ya [Tepuk tangan] [Musik] [Musik] tadi dari awal sudah bagus sudah mau akhir jadi cepat sekali ya jangan membaca dengan tergesa-gesa seperti itu pak kalau nggak kuat nafasnya ya cukup di pertengahan [Musik] berhenti di situ ya Wa Ilham taufill ya bisa dibagi tiga Pak ya dua orang lagi ya sehingga enak dengar ya pak ya yang bicara 2 Nabi Adam dan istrinya Hawa [Musik] an [Tepuk tangan] [Musik] Barakallah Semoga Allah tambahkan Terus semangat Bapak dan belajar Alquran di sana Dan juga semangat dalam belajar ilmu syar’i ya Allah amin baik Cukup Ya Pak rubama terima kasih banyak atas ingin mencoba kembali Silahkan di telepon masih ada waktu ya [Musik] tidak ada gurunya kadang kan saya cuma belajar di televisi karena saya salah itu cuman Apakah kita berdosa Pak Ustadz Assalamualaikum Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam mengajarkan kepada kita melalui sabdanya belajar [Musik] atau mencari ilmu adalah suatu yang fardhu suatu yang wajib bagi setiap muslim [Musik] dari sinilah ya muslim menjadi seorang muslim yang taat kepada Allah Azza wa Jalla dari sinilah seorang muslim menjadi berguna menjadi bermanfaat ketika kehidupannya di dunia Karena itulah seorang yang ingin hidupnya di dunia ini bahagia hendaknya dia ya memperdalam ilmu agama dalam hadis yang lain nabi siapa yang Allah hendak berikan kepadanya banyak kebaikan-kebaikan Allah akan jadikan dia ya Faqih memahami agamanya dari sinilah maka ibu dan juga yang lain para pemerhati raja sekalian hendaknya kita ya belajar dan duduk di majelisnya ya orang-orang yang mengajarkan ilmu Din ilmu agama apalagi di zaman sekarang ini di mana ya sudah banyak sarana-sarana yang menunjang dalam kita duduk belajar ya banyak sarana yang menunjang Asalkan kita mau dan kita mampu ada kemauan tapi nggak ada kemampuan ya itu juga kurang ada kemampuan tapi nggak ada kemauan itu juga kurang ya harus ada dua ada kemauan dan ada kemampuan kalau dia kemauannya untuk belajar ada tinggal kemampuannya apa kemampuannya ya berangkat ya berangkat mencari ilmu tersebut apa kemampuannya membeli ya membeli ya sesuatu yang berhubungan dengan dia dalam belajar baik membeli kitabnya membeli alat tulisnya ya kalau dia sudah punya kemauan maka harus ada Kemampuan kemampuan Apa kemampuan untuk berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain dan semua itu akan diberi ganjaran oleh Allah subhanahu wa ta’ala seorang yang dia tahu bahwa dia tidak memiliki ilmu Dia kemudian ya tahu dia tidak bisa membaca Alquran tapi dia paksakan membaca Alquran maka ini termasuk menzalimi dirinya sendiri nya sendiri beda dengan orang yang sudah belajar ketika dia sudah belajar sudah berusaha kemudian dia bacanya masih terbata-bata Allah berikan jalan dua pahala Kenapa Karena dia sudah belajar tapi kemampuan dia memang seperti itu tetap bacanya walaupun sudah belajar 2 tahun 3 tahun 4 tahun masih cara bacanya terbata-bata maka ya diberi kata nabi bahwa baginya dapat dua pahala kalau dia baca berat ya tapi dia sudah belajar bukan ya orang yang belum belajar lalu di beritahu nggak papa kamu bacanya begitu juga rusak nggak papa dua pahala bukan Ya jelas ini akan ya menuntut ilmu belajar ya ada orang yang sudah belajar berusaha tapi tetap bacanya seperti itu inilah dia yang diberi ganjaran dua pahala sedangkan orang yang ya nggak mau belajar padahal dia bisa bisa untuk memperbaiki bacaannya kalau dia belajar maka tetap dia harus ya diperintahkan ya untuk belajar ya Bahkan Ya wajib kalau dia yang tinggalkan dia mendapat dosa demikian wallahualam baik ya untuk ibu yang berada di Palembang tadi tetes jawabannya yang mudah-mudahan dapat dipahami dan menjadi ilmu yang bermanfaat mungkin satupun terakhir kami berikan kesempatan silahkan Setelah itu kita akan beralih di pertanyaan yang sudah masuk di layanan WhatsApp silahkan Halo Halo assalamualaikum [Musik] dengan siapa Di mana ini Apakah misalnya suami nggak pernah sholat Apakah boleh istri minta dicerai ini [Musik] semua misalnya dulu dia belum tahu suaminya tak pernahsuran masuklah dia tahu dia minta cerai masih belum lama pernikahannya baru 3 bulan Katanya suaminya itu tak pernah sholat tapi setelah dia tahu tak pernah ini pertanyaannya cocoknya di hari Ahad ya [Tepuk tangan] ya kita sedang acara tajwid mohon maaf ya nanti silakan lagi ditanyakan ke hari Sabtu ya hari sabtu jam 8 pagi ya alhamdulillah baik mungkin kita akhiri untuk sesi tilawah di kesempatan malam hari ini karena kita tadi mulai lebih awal jadi kita tidak sampai jam setengah 10 dan bagi Anda yang ingin bertanya di layanan WhatsApp silahkan anda bisa mengirimkannya ya di nomor 081989 6543 untuk pertanyaan seputar tajwid yang hukum-hukum terkait dengan Alquran Ataupun mungkin tadi penjelasan sedikit penjelasan dua bait syair dari the Fathul Athfal mungkin anda bisa bertanya jika ada pertanyaan yang pertama Ustadz ini ada pertanyaan tidak disebutkan nama dan tempatnya Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ya Bagaimana cara membaca surat al-waqiah ayat yang ke-35 surat ke 56 56 [Tepuk tangan] di akhir di akhir itu adalah mad iwad Ya ini mungkin pertanyaannya yang ditujukan ya dua harokat karena juga tidak jelas dari pertanyaannya apa cara membuatnya saja baik selanjutnya ada pertanyaan dari ikhwan yang berada di Cikarang Apa boleh kita belajar tajwid kepada orang yang aqidahnya menyimpang seperti Sufi tapi dia like atau pertanyaan yang bagus sekali ya belajar ya ilmu itu dari ahlinya ya selama ahlinya itu ya masih ada yang berakidah bagus ya bermanfaat sebagus ahlussunnah maka utamakan kepada mereka kepada yang halus sunnah ya Namun apabila ya di suatu tempat ya sama sekali tidak ada ya maka dilihat apabila ya guru tersebut ya dia hanya mengajarkan saja dan tidak mengajak kepada hal-hal yang menyesatkannya ya maka ini tidak mengapa tapi apabila dia pun mengajar dan dia pun mempraktekkannya mengajak para murid-muridnya untuk mempraktekkan ya ke bid’ahannya ya kesesatannya ya Misalnya mengajak ke kuburan lalu kemudian mengajak berjamaah ya di kuburan ya mengajak berzikir bersama di kuburan atau ke tempat-tempat ya yang tidak benar untuk dibacakan Alquran maka hal ini kita tidak diperbolehkan ya hendaknya kita melakukan rela perjalanan ini adalah salah satu dari ciri kita dalam belajar yaitu apa melakukan perjalanan ya Antum mengetahui di tempat Antum ya tidak bisa mendapatkan ilmu dari ahlinya yang benar-benar mengajarkannya dengan Ahlussunnah Wal Jamaah ya maka Antum ya diperbolehkan sebagaimana perjalanan para ulama terdahulu ya Imam Bukhari Imam Ahmad dan lain-lain semuanya melakukan rihlah perjalanan dalam belajar ya mencari ilmu dan Imam Bukhari ya selalu dia dalam mencari ilmu ya mengutamakan kepada ulama-ulama yang ya ditemuinya yang mengatakan bahwa tentang imannya al-iman Yazid Wayan dia tanyakan Bagaimana dengan Si Fulan guru ini apakah keyakinannya begini ya dan itu memang yang kita dianjurkan untuk mencarinya demikian wallahualam Baik terima kasih banyak sekarang demikian untuk yang bertanya yang berada di Cikarang selanjutnya ada pertanyaan dari hamba Allah yang berada di Tangerang jasad mohon penjelasannya tentang hukum nakal atau ghorib di surat al-hujurat ayat yang ke-11 ini di riwayat hafals memang hanya satu saja itu di surah al-hujurat yaitu pada firman Allah Bi Salis yang biasanya dibacanya ya tapi terjadi lamnya ya yang tadinya sukun berubah dipindahkan harokatnya menjadi kasrah begitu cara bacanya demikian untuk bapak yang berada yang bertanya yang berada di Tangerang Nah selanjutnya ada pertanyaan saya pernah melihat atau mendengar di media sosial seorang ulama berkata bahwa tidak boleh membaca Alquran sambil memegang mushaf tanpa memiliki wudhu Ustaz yang ingin ditanyakan Apakah di sini mutlak tidak boleh membaca atau ketika tidak memiliki wudhu dengan memegang musafir Ada pendapat yang demikian ya tidak boleh memegang mushaf ketika membaca Alquran KNI yang berhadas ya hadas ada dua ada hadas besar ada hadas kecil ya sedangkan ulama yang lain ya Yang bermazhab seperti Al Imam Al Bukhari itu membolehkan ya seorang yang berhadas ya ini hadas kecil ya ketika membaca Alquran dia diperbolehkan tetapi berhadas besar yang dimaksud di sini adalah junub maka banyak ulama yang ya melarang ya Kenapa karena junub bisa hilang kalau dia melakukan mandi ya selesai mandi sudah ya begitu ya kalau dia tidak mandi karena ada uzur maka dia tayamum jadi junub bisa dihilangkan dengan cepat ya berbeda dengan haid karena haid itu Ya sudah Ayah memadu data hari-hari yang sudah diketahui oleh kaum wanita jadi dia bisa tahu ya Nah pengertian mushaf sendiri adalah mushaf yang dipegang yaitu mushaf yang Kholis artinya yang Holis itu mushaf yang tidak ada catatan-catatannya kalau di dapati sebuah mushaf tapi di pinggirnya ada catatan tafsir apa Terjemahan atau yang lain maka itu tidak disebut mushaf yang murni karena sudah bercampur dengan catatan-catatan ya yang ya memungkinkan seseorang boleh memegangnya demikian pula Ketika orang memegang ya HP Gimana hpnya di sini ada aplikasi kan ada aplikasi Alquran maka ini pun tidak mengapa jadi ya untuk keluar dari khilaf di zaman sekarang itu lebih memudahkan lebih memudahkan kita ya untuk membaca Alquran walaupun kita tidak berwudhu kita bisa memegang HP ya karena itu bukan mushaf ya HP bukan mushaf tapi ada dalamnya aplikasi Alquran yang bisa kita baca demikian allahualam jawaban juga dari pertanyaan yang berada di Parung ya selanjutnya ada pertanyaan kembali [Tepuk tangan] Bolehkah menulis walau hanya hadis di jaket atau di baju Ustaz sedangkan kita tahu jaket dan baju itu pasti akan dicuci Dan disatukan dengan baju-baju kotor saat ini bagus pertanyaan tentang adab ya ya banyak sekali hal-hal yang terkadang kecil ya ringan akan tetapi ternyata di sisi Allah itu sangat besar ya maka ini harus kita perhatikan ya kita ya terkadang tidak menyadarinya apalagi kalau itu adalah ayat-ayat Allah ya Alquran hadis-hadis Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam kita disuruh menjaganya untuk apa bukan mentakzim bukan kertasnya Bukan tapi minta Allah ya Wahyu Allah ya sunnah juga wahyu Allah Subhanahu Wa Ta’ala ya Karena itulah ya hal-hal yang seperti ini hendaklah kita menahan diri ya jangan kita ya menulis ya di baju ya ayat-ayat suci Alquran hadis-hadis Nabawi ya kalaupun mau ditulis mungkin ya bukan dengan Bahasa Arab itu dengan terjemahnya saja ya terjemahan saja apalagi kita di Indonesia banyak yang nggak paham ya tentu dengan terjemah lebih memudahkan ya dan lebih mengenal tapi jangan tulisan di baju di belakang ya kalau dibawa untuk salat [Tepuk tangan] Mengganggu ya begitu orang yang bertakbir salat ya dia baca tulisan itu terganggu ya biasanya yang di belakang ya tulisan yang di belakang ya Nah demikianlah yang juga di kartu-kartu undangan ayat-ayat khawatir nanti dibuang lebih baik ambil terjemahnya saja ya itu lebih baik apalagi kalimat Bismillahirrahmanirrahim ya betul nah itu paling banyak itu digunakan ya pendek-pendek lah kita ya bersikap terhadap eee wahyu Allah Subhanahu Wa Ta’ala ya alhamdulillah Terima kasih banyak sekali Sudah dijawab tadi ya mengenai di HP ya Alquran tadi sudah dijawab ya mungkin Ini satu lagi ya tidak ada berhubungan dengan pembahasan kita saatnya dari pembahasan tentang yang akan datang kurang lebihnya mohon maaf Rasulullah untuk kita semua ya jauh dari Bekasi sana untuk hadir di studio yang mudah-mudahan menjadi pertemuan yang diberkahi dan dirahmati Allah subhanahu wa ta’ala dan juga ilmu yang diberkahi yang telah disampaikan dan mudah-mudahan menjadi ilmu yang bermanfaat nanti kita semua dan Antum semua para memperhatikan yang sudah menyiarkan milik kesempatan malam hari ini ya dan semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala merahmati ya membimbing kita semua dan berikan kekuatan untuk istiqomah dalam membaca Alquran tentunya supaya kita bisa setiap hari membaca Alquran dan supaya hidup kita berkah setiap harinya demikian kami undur diri mohon maaf apabila ada kesalahan wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih Anda masih bersama meja TV dan

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *