yang saling bersaudara yang satunya mustahidun fil ibadah yang satunya mustahidan sangat senang beribadah dan satunya itu kemaksiatan atau semangat dalam maksiat dua orang ini saling bersaudara yang satunya sering menegur yang lainnya kata yang rajin beribadah ia Fulan berhenti jangan maksiat karena situ kan maksiat dari ini kamu jangan urusai bukan urusanmu Biarkan saya dengan Allah maka yang menegur bersabar Kemudian bertemu lagi bertemu lagi datang dan bertemu Maksiat lagi kata yang ahli ibadah berkata Ya berhenti maka Si Fulan yang ditegur pun berkata Abu Aisyah Apakah engkau diutus Allah untuk mengawasi saya ketemu lagi maksiat yang lebih besar lagi maka temannya ibadah ini merasa hal itu adalah maksiat besar maka dia mengatakan Allah tidak akan mengampuni kamu kesimpulan yang diambil kesimpulan yang diambil orang ini suka ngeyel kalau ditegur suka Ngeyel malah nantang maka kesimpulannya maka kamu tidak akan diampuni oleh Allah subhanahu wa ta’ala dalam riwayat Al Baihaqi dalam surah al-iman disebutkan bahwasanya orang yang lagi ibadah ini sedang bersujud atau diinjak oleh temannya lehernya diinjak maka dia jengkel Kamu tidak akan diampuni Allah maka Allah Subhanahu Wa Ta’ala pun mewafatkan kedua orang ini kedua orang ini dan Allah berfirman Siapa yang berani berani bersumpah bahwasanya aku tidak akan mengampuni Si Fulan mengampuni dia dan aku hancurkan ambalan engkau wahai ahli ibadah berkata meriwayatkan hadis ini takallama bikal bahwasanya orang ini bicara dengan satu kalimat yang menyebabkan dia merugi yang menghancurkan dunianya dan akhiratnya oleh karena itu janganlah kita mudah dalam menghakimi seseorang seseorang itu jelek tidak akan bertaubat sehingga juga kita dengar orang-orang emosi dengan tingkah para koruptor mengatakan Allah tidak akan mengampuni mereka dan lain sebagainya maka seoknya seorang muslim senantiasa mendoakan saudaranya agar senantiasa mendapatkan hidayah dan bimbingan dari Allah subhanahu wa ta’ala sehingga dia bisa keluar dari perbuatan dosa dan maksiatnya mudah-mudahan Allah senantiasa memberi petunjuk kepada kita untuk berkata dan berbuat sesuai dengan apa yang dicintai yang dicintai Allah dan diridainya amin ya rabbal alamin mendengarkan sekelumit tentang bab ini ya kaum muslimin bab larangan kita bersumpah Dengan nama Allah untuk menjudge untuk menghukumi menghakimi keputusan terakhir seorang hamba di sisi Allah seperti di sini seseorang menghakimi menjust menghukumi keputusan dengan bersumpah Dengan menyebut nama Allah Bahwasanya Allah tidak apa demi allah allah tidak akan mengampuni Si Fulan demi Allah dia pasti menjadi penduduk neraka waduh bahkan tidak juga sebaliknya kita bersifat demi Allah dia pasti menjadi penduduk surga Dengan menyebut nama Allah memastikan hukum Allah terakhir kepada seseorang namun kita punya aqidah atau hawiyah Beliau mengatakan tidak boleh kita memastikan bersaksi ya bahwasanya dia pasti atas seseorang dari ahli kiblat maksudnya dari seorang muslim yang ahli kiblat itu orang beriman kepada Allah yang dia menghadap kiblat maksudnya salat dan diberikan kepada Allah tidak boleh kita memastikan kepadanya atau untuknya dengan surga atau atau neraka kemudian Al Imam Ahmad dalam usul sunnah Beliau juga pernah mengatakan atau bersaksi dengan sebuah keyakinan menetapkan menghakimi menjaga kepada seseorang dari ahli kiblat di Amalia dengan amalan yang dia lakukan di jannatin dengan dia pasti mengatakan dia di neraka atau di surga Apa yang dilakukan kata beliau yang harusnya kita lakukan adalah [Musik] kita berharap ya bagi orang-orang yang sholeh untuk diterima amal salehnya dan diberikan Surga oleh Allah sebagaimana kita pun berharap kepada orang yang melakukan dosa dan kesalahan mendapatkan rahmat Allah dan mengampuninya rahimakumullah Di Sini masuk dalam bab ini menjelaskan kepada kita bahwa pertama seseorang tidak boleh bersumpah Dengan nama Allah di sini tentunya Allahu Akbar jangan bermudah-mudah kita menyebut nama Allah kecuali untuk perkara yang hak dan benar dan ini bagian daripada Apa bentuk tauhid dan pengagungan karena bersumpah Dengan nama Allah tersebut Ikhwan kita menyebutkan nama Allah tentunya seorang muslim harus mengagungkan Allah mukmin itu kata Allah apabila disebut nama Allah bergetar penuh rasa cinta dan takut karena kekuatan tauhid dan pengagungannya kepada Allah sehingga tidak boleh sembrono sembarangan kita menyebut nama Allah apalagi dalam Bab sumpah karena kita sudah menyebutkan Yang Maha Agung Yang Maha Besar maka tidak boleh menyebut nama Allah Yang Agung dan Maha Besar ini untuk perkara yang tidak benar tidak hak dan tidak benar ya makanya dosa besar Ikhwan ada orang bersumpah tapi dusta luar biasa ya Subhanallah begitu dia meremehkan Allah bagaimana menjadikan nama Allah ta’ala untuk menghalangi mereka dari melakukan keburukan Maaf Melakukan kebaikan atau menghindarkan diri dari keburukan diharamkan lisan seorang mukmin ketika menyebut nama Allah isinya pengagungan ya isinya yaitu membesarkan Allah takut dan cinta kepada Allah sehingga tidak sembarangan dia menyebut nama Allah kecuali dalam perkara mereka yang besar dan perkara yang agung dan sementara disini bab ini seseorang tersebut seseorang tersebut menyebut nama Allah sumpahnya boleh bersumpah Dengan nama Allah tapi dia bersumpah atas nama Allah untuk sesuatu yang tidak ada yang mengetahui kepastiannya kecuali Allah bersumpah dengan sesuatu yang terjadi yang akan yang akan terjadi di masa yang akan datang yang ilmunya tidak ada yang tahu kecuali Allah sederhana contoh misalkan demi Allah besok misalkan ya Si Fulan itu pasti datang Mungkin dia ada schedule datang ada ada rencana datang tapi Antum bersumpah Dengan nama Allah tanpa mengucapkan Insya Allah ya memastikan betul-betul bahwa simpulan pasti datang besok Wah ini musibah nggak mungkin Allah yang sudah Kabarkan bahwa seorang Jiwa tidak akan tidak ada yang tahu apa yang dilakukannya esok hari kita hanya punya schedule kita punya rencana atau memastikan 100% tidak boleh [Musik] kalau Katakanlah jangan kalian sekali-kali mengatakan tentang satu perkara ini aku pasti besok melakukannya kecuali kau mengucapkan Insya Allah Gimana Pak Bu Antum besok mau ke rumah aku mau ke rumah saya Insya Allah besok kami ke rumah Ustad Insya Allah Oke maka di sinilah ya bentuk kekufurannya dia memastikan sesuatu ya dia memastikan sesuatu yang di luar ilmunya dan itu hak prerogratif Allah tuh dua tuh yang kedua itu hak prerogatif Allah satu tadi dia seakan-akan mengetahui yang akan terjadi Allah pasti tidak mengampuni dosanya Allah pasti memasukkan dia ke surga yang kedua yaitu dia Subhanallah mengaku-ngaku sesuatu yang merupakan kekhususan Allah diambil ya di mana hak mengampuni atau tidak mengampuni itu adalah ditangan Allah dan kita tidak tahu dan kita tidak tahu [Musik] apa yang akan terjadi di akhir kehidupan seseorang tidak sedikit Subhanallah orang yang tadinya Ya Allah di atas kubangan kekafiran kesyirikan kekufuran kemaksiatan Subhanallah dan itu ada di zaman sahabat pun lihat Antum kalau cerita apa kalau cerita yang mengerahkan orang musik Abu Sofyan dari pasukan kaum musyrikin yang menyerang kota Madinah [Musik] [Musik] ya dengan kekufuran dengan kemaksiatan berbalik menjadi Khatimah tidak mungkin juga tentu menutup tertutup maka sebab akhir kesudahan seseorang yang hanya tahu siapa Allah dan yang menentukan dan b dan c nya pada seseorang di Ahlul Jannah diampuni dia tidak diampuni tidak boleh kita ikut campur dalam masalah itu tidak tahu yang tadi yang tidak ada yang tahu yang gaib kecuali Allah dan tidak ada yang bisa menjudge menghakimi menghukumi ketetapan terakhir pada seseorang hamba kecuali Allah ketika kita ucapkan itu maka ketika ucapan itu maka kita sudah mengambil sebagian ranah Allah disinilah kekufurannya seakan-akan kita tahu yang gaib Apa yang akan terjadi di akhir kesudahan Dia Dan yang kedua kita mengambil ranah Allah menentukan yaitu simpulan pasti diampuni atau simpulan pasti di masukkan ke surga makanya di sini Kata siapa tadi kata Imam at thahawi wilayah tidak boleh memastikan atas seseorang hamba khususnya dari ahli kiblat dari seorang muslim di jannatin surga atau neraka [Musik] kecuali nanti mungkin ada apa namanya tentunya ketika ini masih hidup ketika dia masih masih hidup ya bahkan kalau seorang mukmin ketika wafat pun tetap tidak boleh kita hukum Nanti akan saya Sebutkan ya Siapa saja yang boleh dihukumi ya atau di neraka diampuni atau tidak diampuni ditambah lagi dalam cerita ini Tentunya Subhanallah ya seseorang ketika mendapatkan atau melihat saudaranya di atas kekufuran di atas kesyirikan yang dia lakukan bukan menghakimi tapi pertama mendoakan Allahu Akbar itu kewajiban itu adalah itulah kita doakan agar saudara kita ya diberikan Hidayah diampuni dosanya diberikan petunjuk dan seterusnya dan Masya Allah ketika kita ada kesempatan mengajaknya dan mendakwahinya ke jalan Allah kita ajak bukan kita Justice bukan kita hakimi walaupun dia betul-betul di atas kubangan kesyirikan tapi tidak boleh kita menghakiminya karena di situ ada ranah Allah Subhanahu Hakim menghakimi ranah Allah dan yang tahu apa perkara-perkara yang akan terjadi di masa yang kadang pada seseorang itu hanya Allah Subhanahu Wa Ta’ala tentu saja di sini sama halnya juga Ketika kita melihat seorang yang kafir orang-orang yang kafir yang tidak beriman kepada Allah selama dia masih hidup tidak boleh kita pastikan sekarang kalau begitu mutlak perkataan ini sangat Riskan dan berbahaya kembali ke kita Islam memerangi Islam blabla dan seterusnya bermaksiat lalu kita pastikan dia Neraka selama haid masih dikandung badan pada dirinya tidak boleh kita pastikan dia di neraka atau di surga itu bukan ranah kita sekali lagi itu bukan dan seakan-akan kita tahu apa yang akan terjadi pada dirinya di akhir kesudahan ayatnya ada seseorang kata nabi Dia Masya Allah aktivitasnya aktivitas Ahlul Jannah sampai seakan-akan tidak ada batasan dengan dia dengan surga kecuali satu Hasta Subhanallah di akhir hayatnya saya mah lebih Alim sudah semuanya optimis menjadi Ahli Surga tapi ternyata di akhir hayatnya dia yang dia berbalik dia melakukan perbuatan liner akhirnya Allah masukkan tentu jaringan pilihan dan kezaliman dia sebaliknya seseorang ada yang berbuat Ya Allah perbuatannya alay ya berarti gitu ya kufur Syirik sampai tidak ada batasan antara dia dengan neraka kecuali satu Hasta supaya sembuh lalu berikan Hidayah tentunya dengan hikmah dan keadilan yang Allah berikan kepadanya dia beramal dengan amanah surga di penghujungnya dimaksud surga Masya Allah intinya bahwasanya ranah Justice dan ranah kita mengetahui apa yang akan terjadi pada seorang hamba di akhir kesudahan itu bukanlah kita jangan orang bilang jangan sok tahu ya ditambah lagi Subhanallah ya kita pun tidak boleh tajebur dan takabur ujub merasa kita udah Soleh gitu ya melihat orang risih lalu langsung kita jas nggak boleh ya merasa kita sudah merasa Soleh ya alhamdulillah sih kita memang harus Saleh harus istiqomah tapi ketika kita sholeh lalu kita melihat orang tidak di atas dosen lalu kita risih yang berlebihan ini namanya seorang Dai risih Iya kita harus seisi melihat teman kita saudara kita soal di kubangan Syirik di kubangan bidah Ketika kita melihat kemungkaran kita lisan kita hati kita benci minimal 6 boleh tapi jangan dulu gurunya gimana gurunya itu menghakimi baik dia kafir maupun dia muslim Maka manusia terbagi dua manusia terbagi dua satu manusia yang sudah wafat manusia yang sudah wafat Maka manusia yang sudah wafat pun terbagi dua ada manusia yang wafat di atas kekafiran yang jelas wafat di atas kekafiran yang jelas watak di atas agamanya Yahudi agamanya Nasrani Hindu Budha dan seterusnya maka tidak ada kehormatan kita untuk tidak mengatakan fitnah mereka di neraka dengan hukuman Allah dengan Justice orang-orang yang kafir sementara dia mati di atas kekafirannya mulai maka dia adalah mendapatkan laknat Allah malaikat dan seluruh manusia orang-orang yang musyrik dan orang kafir dari kalangan musik dan ahli kitab mereka di dalam neraka jahanam dan mereka manusia terburuk mereka kekal di dalamnya kalau kita melewati kuburan orang-orang kafir dan tidak boleh kita mendoakan maka dari Mukmin tidak boleh Seorang nabi dan orang beriman untuk memintakan ampun kepada orang musyrik yang mengamati di atas kesyirikan di atas kekafiran di atas agama selain agama Allah walaupun itu adalah orang kedua Berapa orang yang terdekat [Musik] apalagi misalkan ya nama-nama yang Allah sebutkan apalagi nama-nama yang Allah sudah juz nama seperti siapa Firaun sebenarnya lagi Hamen siapa lagi Ikhwan nabi Sebutkan siapa lagi Ikhwan Abu Lahab tabbat Abu Lahab bersama istrinya Ummu Jamil maka tidak ada kehormatan nah kemudian Kalau yang di kuburan itu yang wafat itu muslim mati di atas keislaman maka Subhanallah sikap kita kepada mereka adalah itu kita mendoakan Mereka [Musik] wafat di atas kemaksiatan atau di atas di tengah di atas kemalamannya di atas ke Subhanallah ya di atas kejahilannya maka kita masih berharap mereka diampuni oleh Allah subhanahu wa ta’ala dan tidak boleh kita menetapkan dia di surga atau di neraka kita tidak tahu kecuali yang Allah tetapkan contoh Saya bosan Abu Bakar Umar Masya Allah tentunya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam ya Imran boleh siapa lagi istrinya Firaun ya para nabi kita pastikan mereka di surga boleh tapi selain itu yang tidak dipastikan melalui Nash tidak boleh untuk kita tetapkan di surga atau di neraka itu kelompok manusia pertama yang masih hidup maaf yang sudah wafat yang kedua kelompok manusia yang masih hidup tadi Selama masih ada Hayat dikandung badan maka baik dia orang soleh atau dia orang yang tidak sholeh dari ahlil kiblat begitu juga orang kafir yang tidak di atas ahli kibla tidak boleh kita tentukan atau saksikan Justice kita di neraka atau di surga karena tadi dua hal menghakimi simpulan di surga dan neraka adalah Allah hak vegetatif Allah yang kedua itu perkara gaib yang kita tidak boleh dari yang tidak tidak ada ranah kita untuk menentukannya dia di surga atau di neraka tidak tahu kita tidak tahu kita ya maka masuk mohon maaf dalam pembahasan yang tadi para ulama mengoreksi tentang orang yang memastikan syahid atau Maaf ya nabi dan Allah dan rasulnya pastikan dia syahid Ketika Nabi naik ke atas gunung uhud Bersama siapa Abu Bakar Umar Utsman ya dua sosok manusia di alam semesta gunung yang kata nabi [Musik] cintai dan dia pun mencintai kami ketika naik Nabi ke atas tiba-tiba uhud bergetar Diamlah maksudnya Abu Bakar dan Umar dan Utsman boleh kita tentukan ya matinya misalkan di medan perang kita tidak boleh memastikan yang ada berharap makanya Maaf ya Terkadang kita dapatkan Apa nama orang gelarnya itu sudah menjadi surga atau di neraka Adapun kita doakan ya semoga saja dia Matinya termasuk mohon maaf nih ya istilah yang kita almarhum di mana tendensi almarhum itu maknanya adalah seakan-akan kita menentukan yang disayangi Allah yang disayangi Allah sebuah penentuan dari kita yang almarhum Fulan semua yang wafat digelari almarhum Walaupun mungkin di dunianya ya dia melakukan pelaku maksiat pelaku Syirik pelaku Bid’ah masih almarhum saja Bahkan orang kafir masih disebut almarhum baiknya diganti bukan almarhum tapi di balik rahimahullah makanya istilah bagi orang yang wafat sepanjang masa setelah Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam sahabat radhiyallahu Anhu maka setelahnya tabiin dan ke bawah sampai hari ini rahimahullah begitu di kita para ulama bukan almarhum Syafi’i tapi rahimahullah Semoga Allah menyayanginya rahimahullah rahimahullah Coba kita ganti-ganti nih budaya-budaya kadang ia menyerempet nyerempet dengan sesuatu yang surganya tidak usah kita ucapkan contoh lagi Astagfirullah ini kita dapatkan juga nih di sebagian kaum muslimin akhi ketika sudah menyolatkan salat jenazah kalau di sini terkadang kita dengar nih seseorang ketika selesai menyalatkan jenazah lalu Imam Setelah orang tua ada baca ini doa bersama ya yang tentunya Subhanallah ini sebagai ilmu saja bagi Antum tidak ada sunnah dari Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam membaca apapun Baik doa dzikir baca Quran setelah salat jenazah tidak ada Asalamualaikum Asalamualaikum bubar tidak ada zikir tidak ada bacaan tidak ada doa bersama dia namun terkadang kita saksikan itu Lalu setelah itu Imam bertanya kepada jamaah apa coba pertanyaannya dijawab oleh yang di belakang Khoir Khoir Khoir Khoir Khoir Apa artinya itu Apakah kalian semua bersaksi an-nahdzata bahwasanya jenazah ini Khoir baik dijawab oleh serentak oleh makmum baik Khair Khair masalahnya Apakah kalian bersaksi kita bisa bersaksi memastikan dia Khair siapa tidak tahu Adapun kita berdoa ya Adapun kita mendoakan semoga Si Fulan Apakah kalian bersaksi bahwa Khoir Khoir Khoir ini sesuatu yang dilarang ya tadi kata Mama tidak boleh kalian bersaksi kepada seorangpun bin ahli dengan sebuah amalan dia lakukan baik bersaksi dengan surga atau neraka Aku bersaksi nih di surga wa Amin aja tapi ndak boleh itu bersaksi tidak boleh Aku bersaksi Si Fulan itu dia tetanggaku yang kafir Aku bersaksi dia di neraka lah saya tidak boleh selama dia masih hidup kita tidak tahu akhir kesukaannya di sinilah Suku adamnya dengan Allah suhu adabnya buruk adabnya dengan Allah sok tahu apa yang akan terjadi pada dirinya di akhir kehidupannya dan menjudge itu adalah maka dia sudah mengambil ranah Allah di sinilah kekufuran dan kesyirikan ya sehingga Allah marah sehingga Allah marah ya Bagi orang-orang yang melakukan atau mengucapkan perkara tersebut Nah di sini ya yaitu bab tadi demi allah allah tidak akan mengampuni Si Fulan jadi ada cerita tadi sudah dibaca oleh antum ya dimana Subhanallah ada dua bersaudara yang satu sangat Sholeh yang satu sangat sholeh bentol yang satu sangat Sholeh yang satu sangat sholeh di mana yang sholeh ini ibadah Masya Allah salatnya puasanya tahajudnya bersungguh beribadah sehingga dia pun merasa dirinya Masya Allah di atas kesalehan sementara dia melihat dia melihat saudaranya di atas kemaksiatan dan ketolehan ya kemudian masuk Muslimin muncullah kerisihan dari seorang sahabat yang tidak sehat yang tidak taat untuk menegurnya ya Fulan berhentilah kau janganlah tapi yang toleh ini yang tidak sholeh ini ketika didakwahi justru dia malah ngontrol jawab dan kamu jangan urus saya biarkan aku urusanku nanti dengan Allah mantap ya ini Masya Allah bukan hanya sekedar tidak mau menerima nasihat basan dia membantah contoh menjawab dan kalimatnya pun Subhanallah kurang bagus biarkan aku bersama Allah urusanku dengan Allah bukan dengan kamu Dai harus sabar ya Masya Allah kita ingin kebaikan untuk saudara kita saudaranya nggak mau diajak baik malah ngontrol kita Waduh tepat tepat kepala desa tebak kepala nanti nama pusing karena seorang Dai tidaklah disebut bait kecuali dengan kekuatan sabarnya sabar harus sabar terus sampaikan kebaikan-sampaikan kebenaran tidak boleh putus asa perintahkanlah keluargamu untuk salat dan sabarlah Nah ya lalu ketemu lagi masih juga datang keadaan maksiat kembali dengan bulan jangan kau terus ya berada di kubangan maksiat berhenti Subhanallah kau ini memang kau ini diutus untuk mengawasi aku ngapain sih ngawasi Aku udah urusan kamu semakin juga bikin nggak enak ucapan ya dibalas dengan ucapan yang tidak sopan yang tidak santun yang bikin yang bikin Subhanallah Ya Allah diajak kebaikan malah dia ya Bahkan dalam ya orang tersebut ketika salat ya diinjak sama saudaranya itu saking kesalnya mungkin diajak untuk kebaikan dia pun nggak mau maka Subhanallah Maaf ketidak sabarannya dan muncul ucapan yang dulu berlebihan berlebihan katanya yang tadi yang sebelumnya demi allah allah tidak akan mengampuni kamu bersumpah menjadikan bersaksi dengan nama Allah Allah tidak akan mengampuni Si Fulan Subhanallah masalahnya di sini dia menyebut nama Allah dalam sesuatu yang tidak tahu ini bahaya tidak sesuatu yang sesuatu yang tidak ya tidak pasti benar yang kedua tadi biasakan akan tahu apa yang Allah akan lakukan pada dirinya nanti di akhir ayatnya yang ketiga tadi dia sudah mengambil Anak Allah untuk menjudge menghakimi seseorang dia yang punya atau tidak Itu karena Allah bukan karena kita makanya nabi pun dilarang kan ya ketika ya doa qunut melaknat melaknat itu bukan urusan kamu Muhammad ini aku urusan kamu sampaikan dakwah nabi pun ditegur hanya saja nabi tentunya ya untuk kita maka Allah katakan berani itu bersumpah atas Namaku memastikan bahwasanya aku menjudge tidak akan menghakimi tidak akan mengampuni Si Fulan marah Allah dengan ucapan kita tersebut orang ini mungkin maksudnya baik tapi salah hati-hati di sini pelajaran penting bagi kita tidak semua apa yang kita niatkan baik itu bisa benar tidak semua apa yang kita yaitu niatkan baik itu bisa itu baik di mata Allah [Musik] ya standar baik itu adalah recommended rekomendasi Allah Subhanahu Wa Ta’ala ini juga banyak nih Sarah Kapan di sini menganggap sesuatu baik dengan sekedar akalnya dengan sekedar hawa nafsunya ya dengan sekedar dia Subhanallah ya dengan sekedar dia apa itu tadi melihat dengan hawa nafsu dan akalnya tadi di sini dalam agama kita kebaikan standarnya adalah ilmu dari Allah dan rasulnya makanya ada kaidah keluar dari lisan ketika melihat orang-orang yang berkumpul di masjid Bani Umayyah di Syam mereka masing-masing bahwa kerikil ya lalu dipimpin oleh seseorang lalu sepemimpinya mengatakan yuk Bertasbih 100 Apa itu Bertasbih 100 teriak-teriak bersama-sama ya bertakbir bertahmid bertahlil ya dipimpin oleh seseorang berkur berjamaah melihat oleh seorang tholibun Ilmi loh kok ini ada ritual yang aneh ini yang mereka tidak lihat dari sahabat dan nabi sebelumnya Maka langsung yaitu mereka manggil Ibnu Mas’ud menyaksikan maka semua langsung dicerca oleh bimason bahwasanya itu tata cara yang tidak nabi sunnahkan ia bersama berkumpul dipimpin oleh seseorang yang menggunakan kerikil ya bersama-sama Bertasbih bertakbir bertahmid ketika ditanya oleh Ibnu Masud apa yang kalian lakukan kata mereka Ya hanya sekedar kerikil kami Bertasbih Subhanallah sahabat nabi masih berserakan Kenapa kalian mendatangkan sesuatu yang nabi dan kami tidak pernah lakukan apa mereka mereka yang berniat di atas Melakukan kebaikan di atas kebaikan namun tidak sampai maksudnya tidak diterima oleh Allah subhanahu wa ta’ala Subhanallah maka di sini standar kebaikan bukan hanya di bukan bukan dengan akal atau hawa nafsu atau nurani kita namun dengan dalil baik maka kalimat ini dibenci Ikhwan kalimat majas memastikan menghakimi maka silahkan praktikkan dalam kehidupan kita jangan sekali-kali untuk melihatnya apa ya orang yang pasti di neraka atau koruptor misalkan atau orang Masya Allah ya di atas kejahilannya datang ke kuburan minta-minta ya kan atau orang misalkan Nyi Roro Kidul ya langsung dicap Si Fulan maka di sini Allah hati-hati ini juga adalah musibahnya kelompok-kelompok sempalan yang mudah mengkafirkan secara muayyan secara personal Adapun kita kafirkan perbuatannya boleh Siapa yang sujud di kuburan ini perbuatan kafir Siapa yang meminta-minta yang di kuburan itu perbuatan syirik ya kan Siapa yang menyembelih untuk Neng Nyi Roro Kidul maka itu adalah kesyirikan Syirik besar Siapa yang nyambat kepada jin itu Syirik besar tapi ketika ada pelakunya maka tidak boleh langsung kita jas bahwasanya kau kafir ya langsung kita kafirkan langsung kita hukumi dia di neraka tidak boleh kalau dia di atas keislamannya mengucapkan dua kalimat syahadat Kenapa karena mungkin dia melakukan itu karena kejahilan belum sampai ilmu kepadanya ada syubhat yang kuat bahkan ada guru yang mengajarkannya seakan-akan itu bagian daripada agama nah ini tidak boleh kita mudah-mudahan maka di sini Ikhwan makanya seorang muslim senantiasa mendoakan saudaranya agar senantiasa mendapatkan hidayah dan bimbingan Allah sehingga dia bisa keluar dari perbuatan maksiat dan dosanya masa muslimin Na’am hati-hatilah kalau begitu ya dengan urusan yang satu ini menjustis menghakimi apalagi sampai menyebut nama Allah bersumpah yang tidak sembarangan kita menyebut nama Allah ya untuk menghakimi seseorang Bagaimana akhir kesudahannya ya Naam sementara dia masih hidup walaupun diatas kebohongan maksiat ya maka selama dia muslim ya apalagi dia muslim ya tidak boleh kita ketemu di surga termasuk dia pun kafir walaupun di atas kekafiran tetap tidak boleh dia pasti neraka atau di surga nah ini subhanallah al Imam Abu Hurairah radhiyallahu an ketika meriwayatkan hadis ini kata beliau mengucapkan satu kalimat satu ungkapan satu ucapan membuat dia terjerumus menghancurkan urusan dunia dan akhiratnya semoga Allah menjaga tanah dan Antum semuanya ya dari lisan-lisan yang Ya seperti ini tulisan yang diberikan oleh Allah namun sehingga kita betul-betul bisa senantiasa menjaga lisan kita untuk senantiasa menjadi lisan yang Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang disampaikan di sore hari ini bila ada waktu untuk tanya jawab maka dipersilahkan nah saat jazakallah fiikum dan pentingnya serta pemirsa TV kita masih memiliki beberapa waktu untuk mendali ke Sesi suara jawab bagi anda para pendengar dan pemirsa kerja yang ingin bertanya pria pembahasan di sore hari ini silahkan di 021 82365 43 dan pertanyaan saya chat WhatsApp dia nomor 81989 6543 dan jangan lupa untuk menyertakan Nama dan alamat Anda kita akan berikan kesempatan via telepon terlebih dahulu di 0218236543 baik kita angkat halo silakan sudah masuk Assalamualaikum Bapak Assalamualaikum Waalaikumsalam [Musik] orang meninggal dunia silakan Boleh diulang pertanyaannya mohon maaf pertanyaan dari pendengar kita dan pemirsa di Pekanbaru beliau bertanya terkait dengan anak yang wafat Ustaz sebelum baligh sebelum mencapai usia baligh seperti bayi 6 baik Barakallah dan khusus yang bertanya dimuliakan Allah Subhanahu Wa Ta’ala bila dia Putra seorang muslim Putra seorang muslim atau Putri seorang muslim dan muslimah lalu terakhir ke dunia wafat maka wajib fardhu kifayah bahkan bukan sekedar lahir normal atau walaupun lahir tidak normal apa istilahnya keguguran ya Ada seorang misalkan lahir keguguran kata pertama bila bayi yang keguguran tersebut sudah berumur 120 tahun 120 hari Arbain Yaman 120 hari ya lalu dia keguguran sudah jangkep di perut ibunya 120 hari apalagi lebih misalkan Ya sudah ditiupkan ruh karena 120 hari pertama air mani yang kedua darah segumpal darah yang ketiga itu sudah daging dan membungkus itu tulang dan sudah ditiupkan ruh di 120 tas di 40 hari ketiga 120 hari maka ketika kegugurannya sudah tadi berumur bejanin 110 hari yang shahih wajib dikafani dimandikan dikafani dan wajib disalatkan tetap wajib disalatkan apalagi ya sudah baik baik sempurna muslim apalagi dia sudah misalkan balita 5 tahun dan seterusnya maka hukumnya wajib Ya wajib di salatkan lah menjadi penjelas Barakallah yang kedua masih via telepon dia 021 8236543 kita sahabat kembali Halo Assalamualaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh baik itu saja Bapak yang dimuliakan Subhanallah kita katakan sebaik-baik petunjuk petunjuk Muhammad Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dengan ucapan Assalamualaikum lalu ketika Lalu setelah itu berjabatan tangan ya adalah Syariat Yang Mulia namun tentunya Tata caranya dan kapannya itu sudah sangat jelas datang dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam maka sebaik-baik petunjuk petunjuk Rasulullah Kapan itu Ikhwan pertama adalah kali bertemu ya awal kali bertemu maka mengucapkan salam Antum misalkan akhi tadi misalkan apa salat ashar ya ke masjid atau Nanti salat magrib ketemu tetangga di masjid Assalamualaikum sahabat tangan apabila kau menjumpainya bertemu baru saja bertemu maka ucapkan salam bahkan berjabatan tangan dan di situ ada keutamaan besar Allah menghapuskan dosa-dosa mereka selama mereka masih berjabatan itu kemudian nanti yang kedua ketika mau berpisah antum mau sudah bangun kita misalkan tadi ke mesin sholat Lalu setelah itu bubar maksudnya adalah beberapa itu bubar setelah Dicky setelah sholat sunnah lalu Antum pergi masing-masing tanpa di acarakan khusus lalu kita mau pergi ketemu dengan teman kita di pintu masjid misalkan lalu kita assalamualaikum kita apa namanya berpisah boleh juga sebagai mengatakan tidak perlu berjabatan tangan sebagian mengatakan tidak mengapa berjabatan tangan ya begitu caranya Adapun kaum muslimin rahimakumullah Allahu Akbar yang banyak kita saksikan di tengah saudara kita ya Naam dimana Assalamualaikum Assalamualaikum lalu semua saling berjabat tangan sebentar tadi ketika bertemu tidak jabatan tangan maka ini Tentunya tata cara khusus yang datang yang ya seakan-akan menjadi sebuah tuntunan sementara wallahualam tidak didapatkan seperti itu baik langsung Assalamualaikum salaman ataupun setelah itu berdiri bersama-sama salaman dengan tata cara berjamaah seperti tadi di apa namanya di direncanakan atau di acara kan maka wallahualam ya cara yang demikian tidak datang dari apa tidak datang tentunya dari nabi dan para sahabatnya sementara Allahu akbar sebaik-baik tentunya alaikum berpegang teguh dengan tuntunanku dan tuntunan para sahabatku maka Subhanallah ya dalil umum tentang keutamaan Salaf namun pada prakteknya tetap kita harus mengikuti praktek tata cara Rasulullah SAW dan para sahabatnya sementara Tadi ia tidak pernah diceritakan antara sahabat atau Rabi dengan sahabat atau sahabat kepada nabi Assalamualaikum lalu berjabatan atau sebelum bubar misalkan berkeliling tidak ditemukan ya hal tersebut hendaknya kita hindari ya Dan kalau kita ya mampu untuk menghindarinya tidak ikut-ikutan dengannya tanpa kita pun Dan kita pun tetap berusaha untuk bermuamalah baik dengan para dengan masyarakat kita ya tapi urusan sunnah kita di atas sunnah kita tegakkan sunnah tapi urusan muamalah kita tetap baik dengan masyarakat kita ya atau orang-orang sekitar kita maka Alhamdulillah itu adalah sesuatu yang sangat baik artinya kita tidak ikut tidak ikut-ikutan dalam melakukan yaitu Maaf ritual tersebut penjelasan dan keterangannya Barakallah fiksat demikian pendengar kita yang bertanya di Bengkulu Barakallah dan kita masih terima kembali via telepon di 021 8236543 dan bagi para pendengar yang mungkin baru bergabung dalam pembahasan lisan yang menyekutukan Allah dan saya tanya jawab Anda bisa sampaikan secara langsung ataupun melalui chat WhatsApp di 08198 yang ketiga Halo Assalamualaikum Waalaikumsalam warahmatullah dengan siapa Bapak di mana silahkan pertanyaannya pak kalau misalkan di dalam hati aja tidak bersumpah demi Allah misalkan dia perbuatannya menyelisihi sunnah kalau kita bilang di dalam hati aduh sayang sia-sia ininya ibadahnya itu gimana ustad Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh kalau belum terucapkan ya belum terucapkan masih HAM di sini ya Dan kita mengatakan seperti itu dengan dalam pertanyaannya Subhanallah dia sia-sia amalnya misalkan ya Karena dia melakukan kesyirikan kemudian dia juga adalah melakukan amal di atas Ya kita harus buat harus perbaiki juga apa yang di hati kita juga dikhawatirkan ya amalannya tersebut sia-sia di sisi Allah karena kesyirikannya karena keindahannya tidak terlalu bermasalah ya tidak terlalu bermasalah tanpa kita meyakini yasinan di neraka pasti dia mah misalkan enggak diampuni pasti dia mah amalnya Semuanya dihapus wallahualam ya tanpa kita meyakini itu sebuah kepastian dan tidak terucapkan Masya Allah karena kita semoga tidak sampai kepada yang termasuk dalam bab ini insyaallah baik saja kalau akan atas Jawabannya penjelasannya dan kalian berikan satu pertanyaan telepon kembali Sebelum kami angkat dari chat WhatsApp dia 0218236543 bagian yang baru bergabung dan mau bertanya secara langsung silahkan baik Halo Halo Assalamualaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi apakah termasuk lisan yang menyekutukan Allah perkataan Untung saya cepet ditolong di rumah sakit bawa anak ke rumah sakit kalau nggak mungkin udah nggak ada lagi anak saya satu kedua Apakah dalam salam-salaman itu sering orang menjawab Allahumma sholli ala Muhammad saya merasa nggak ada tuntunan lalu saya menghindar dari orang-orang seperti itu untuk bersalaman bagaimana itu Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ya kalau sekedar mengabarkan dan hatinya tidak menyandarkan kepada sebab tetap kepada Allah ya maka Semoga esok tidak sampai kepada lisan yang buruk itu ada dialek kita untung tadi malam ya hanya saja Ya hanya saja untuk menghilangkan syubhat karena di sana ada perkataan yang di yang dikoreksi oleh Rasulullah SAW udah masuk semuanya itu apa namanya apa maling ya kalau supir nggak pinter tabrakan tadi kalau tadi malam gak minum obat lah selesai lewat sudah kalau tadi malam tidak minum obat kalau aku Kalau suamiku tidak usah Waduh gimana Dari mana kita tidak akan ada kehidupan maka ini perkataan-perkataan yang Subhanallah mereka mengetahui nikmat itu dari Allah lalu mengingkarinya dengan menisbahkan dan sudah kita bahas ini menis bahkan yaitu menyandarkan nikmat kepada selain Allah maka Allah alam kalimat itu sebetulnya ya hendaknya diperbaiki walaupun ya terkadang dialek itu muncul dalam keseharian Untung saya tadi bawa payung ya kan Untung saya tadi bahwa istri ke rumah sakit kalau nggak udah lewat itu sekedar kabar ya Insya Allah tidak separah yang yang diucapkan oleh orang-orang yang lupa dengan Allah kalau tidak ada ya kalau tidak ada apa kalau tidak ada misalkannya kalau tidak ada polisi mati aku tadi kalau tidak ada dokter lewat sudah ya Maka insya Allah dialek seperti itu dialek dialek yang terkadang muncul ya tidak separah apa yang diucapkan dari direct yang dikoleksi Nabi SAW namun ya sebagai bentuk adabnya hendaknya kita ya sandarkan juga alhamdulillah aku tadi malam Alhamdulillah dengan izin Allah ya Tadi aku ke rumah sakit Masya Allah istriku ya itu ya artinya dirubah ya khawatir terjerumus kepada yaitu perkataan-perkataan yang tadi walaupun Insya Allah semoga tidak sampai ke situ ya dengan dengan dengan landasan keyakinan kita hanya Allah tentunya ya kita menyebutkan sebab tapi tadi penyebutan sebabnya khawatir berlebihan Untung saya begini kalau tidak aduh bagaimana nah ini khawatir saja makanannya lebih baik dihindari lebih baik dihindari maka kita ucapkan alhamdulillah tadi malam ya Ada dimudahkan ke rumah sakit sehingga istri anda selamat tertolong Alhamdulillah Masya Allah tadi malam ada polisi sehingga ya Maling tidak bisa masuk ke ada satpam tidak masuk ke rumah seperti itu maka Alangkah baiknya bila lisannya yaitu dihiasi dengan lebih menyandarkan keberuntungan dan kesialan yaitu keberuntungan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala keberuntungan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala adapun yang kedua 6 sama dengan jawaban yang tadi ya Jadi kalau landasannya adalah akal yang menurut agama baik-baik aja gitu menurut agama baik-baik aja menurut akal kita apa sih salahnya bersholawat sampai bersama sambil bersholawat apa salaman bagus sholawat bagus tapi masalahnya tata cara seperti itu ya dengan bersalaman bersama lalu bershalawat kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam ketika salaman Pernahkah terjadi di zaman Nabi atau di zaman sahabat radhiyallahu anhu ya ketika bersalaman berselawat baik Antum ketemu dengan sesama Antum ataupun bebarengan bersama-sama bershalawat sambil bersalaman sambil bersholawat Maaf samiin Allahu akbar Khoirul Huda Huda Muhammad sebaik-baik petunjuk Rasulullah SAW dan sebagai petunjuk serta Rasul sebetulnya sahabatnya kita lebih baik kembali kepada dalil bahwasanya kita katakan Subhanallah ya hal itu tidak dapat tidak terdapat sunnah Nabi SAW ada satu kaidah Pak Mohon maaf ya ini sering saya sampaikan bahwa dalam urusan agama khususnya sesuatu yang mungkin dilakukan oleh Nabi dan bisa nabi lakukan Namun ternyata tidak dilakukan oleh nabi maka Jangan dilakukan hari ini tapi Sesuatu yang mustahil nabi lakukan mustahil nabi lakukan walaupun terkait dengan agama sementara hari ini ada kemudahannya maka boleh contoh Saya ingin tanya Pak mungkin nggak nabi nih sekarang dulu dakwah pakai apa Pakai TV pakai apa nih kah Nabi dulu dari Makkah ke Madinah naik kereta cepat naik apa itu lain air dulu adanya cuma onta mungkin tidak masjid Rasulullah dibangun dengan keramik di zaman Nabi sisi-sisinya adalah kaca-kaca mungkin nggak adanya di zaman nabi maka hari ini [Musik] makanya kita mudah sekarang dakwah pakai Fortuner mesin pakai keramik dakwah pakai ini pakai Rojak pakai TV pakai media Masya Allah tidak tidak terlarang tapi saya ingin tanya mungkin nggak Nabi SAW mengajak sahabat berdiri bersama lalu bersalaman sambil bersholat mungkin tidak sangat mungkin tapi masalahnya dilakukan tidak itu Masalahnya mungkin nggak nabi ketika Khadijah meninggal ketika Hamzah meninggal apalagi musim meninggal di zaman Nabi lalu mengumpulkan sahabat semuanya untuk umur 3 malam 7 malam baca ini baca itu mungkin nggak sangat mungkin apa yang menghalangi nabi ya mengumpulkan sahabat ketika kematian keluarganya kematian istrinya anaknya sahabatnya dikumpul ya 3 malam semua sahabat kumpul di rumah nabi mungkin sangat mungkin tapi masalahnya nabi lakukan apa tidak maka sesuatu yang sangat mungkin nabi lakukan tidak ada yang menghalangi nabi untuk melakukannya tapi nabi tidak lakukan maka malam yang di hari itu bukan perkara agama yang Nabi pun mampu melakukannya tapi nabi tidak lakukan mungkin nabi melakukan tapi nabi tidak melakukan bisa nabi melakukan kalau mau tapi nabi tidak lakukan dari perkara agama jawabannya mungkin nggak nabi tadi ya Dan sahabat-sahabat setelah salat berselang aman bersholawat mungkin tapi mana tuntunan yang mana dari mana contoh dan ini perkara seperti ini jangan membuat kita Masyaallah kita tahu dulu bahwa apa namanya berinteraksi baik berakhlak mulia dengan suara-suara kita yang Barangkali belum sampai pemahaman sunnah ini kepada mereka Allahu Akbar biasanya jawabannya Barakallah fiik dan demikian peningkatan yang bertanya Semoga menjadi pencerahan dan kami akan satu pertanyaan via chat WhatsApp dari pendengar kita Ustaz Assalamualaikum Warahmatullahi Ustaz saya tidak bisa membaca Alquran bahkan Iqro huruf hijaiyah Saya tidak hafal usia saya saat ini 28 tahun dan saya memiliki sifat malu untuk belajar Bolehkah Apabila saya belajar dengan mengaku seorang mualaf Ustaz dan apakah hal ini termasuk lisan yang menyekutukan Allah nama nasehatnya jazakallah dalam sebuah hadis Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam mengatakan Al hayauminal Iman malu bagian daripada iman tapi bukan prakteknya yang seperti tadi malu yang dimaksud yang bagian daripada iman malu kalau tidak melakukan ketaatan malu kalau mau maksiat itu bagus tapi kalau malu-malu Melakukan kebaikan Wah ini tidak bagus bukan malu Yang bersandar syariat maka itu Malu yang tidak terpuji makanya kata Ibnu Abbas lah Yang tidak akan dapat ilmu pemalu dan yang sombong pemalu dan yang sombong maka ikhfa maka di sini Subhanallah tentunya makhluk kita kepada Allah harus lebih besar daripada kepada manusia Antum tidak usah malu ya Antum tidak usah malu untuk belajar menuntut ilmu apalagi perkara-perkara yang darurat seorang muslim wajib baca Quran baca Quran itu wajib harus malu kita sebagai seorang Muslim dan Mukmin lalu tidak bisa baca Quran sebentar usia sudah tua bagaimana nanti kita bisa menjawab di hadapan Allah maka kita harus bisa harus lebih malu kepada Allah dan firman Allah kepada manusia Allahumma kecuali barangkali misalkan ya walaupun ini adalah sesuatu yang kurang baik sebetulnya yang baiknya adalah Antum Masya Allah bebas untuk belajar dengan siapapun misalkan Antum punya kedudukan sementara Antum kalau sementara Antum dianggapnya gagah oleh orang sekitar ya Sehingga Antum tidak belajar kepada orang yang sekitar namun Antum belajar dia cari guru yang tidak kenal Antum yang nggak papa itu intinya substansinya Bagaimana Antum belajar sebagian kamu masih jaga image jaim gitu kan Kalau belajar itu orang-orang sekitarnya mungkin ketahuan dia kan gitu Nah mungkin mungkin mungkin saja ini kondisional tapi dia wajib mencari tempat yang lain Yang Kalau memang dia harus menjaga privasinya ya Kata dia punya wibawa misal punya kedudukan besar tadi seorang pemimpin Ya sudah dia mencari orang-orang yang ahlinya mungkin yang tidak mengenal dia walaupun Subhanallah ya Tidak usah tidak usah malu ya maka demikian ini malu Yang hendaknya dihindarkan atau dihindari ya ketika kita tahu bahwasanya kita Masya Allah belum ya memiliki keahlian apalagi dalam perkara membaca Alquran Maka jangan sampai kita malu dan terus belajar dan belajar Insya Allah ya akan mengangkat derajat kita akan mengangkat derajat kita dan mengaku dirinya mualaf ya karena mualaf itu secara istilah adalah orang yang baru masuk Islam Ya sementara antumkan Bukan juga orang yang baru masuk Islamnya sudah lama saja pada konflik dan satu pesan Whatsapp terakhir ini bisa kami angkat Assalamualaikum warahmatullahi dapat memiliki kesempatan yang besar untuk bisa untuk bisa masuk ke dalam surga di mana dia tidak bisa atau tidak mampu bersedekah beribadah Haji dan berkurban Ustadz Apakah berpegang tegur kepada Alquran dan Sunnah mencukupi mohon nasihatnya yang bertanya khususnya Allahu akbar Masya Allah Bahkan sebaliknya ya orang-orang miskin lebih dulu masuk surga daripada orang kaya tapi miskin yang mana nih miskin di atas ketakwaan kepada Allah di atas kemiskinannya Masya Allah cintanya takutnya semangatnya beribadah Allahu Akbar maka nabi berdoa kepada Allah dikumpulkan bersama kelompok miskin nanti di hari kiamat mereka adalah orang-orang yang dihisap sedikit yang dihisap cuma Becak itu pun kempes bannya rumahnya pun juga ngontrak orang kaya yang dihisap Ya Allah banyak banget walaupun tidak mesti orang kaya tidak lebih mulia ya Sekali Abu Bakar Usman Masya Allah tapi tadi orang miskin kata nabi lebih dulu daripada orang kaya masuk surganya tapi miskin yang beriman dan bertakwa kepada Allah baik kepada urusan orang-orang Masya Allah ya bersedekah berinfak berkurban saya Ustaz Ya Sudahlah Alhamdulillah Allah tidak membebani seseorang Subhanallah pintu kebaikan itu luar biasa banyak ketika tertutup satu dibuka sejuta pintu kebaikan ya Subhanallah orang-orang kaya sudah melewati kami ya melewati kami dalam peraturan urusan pahala mereka bersodaqoh mereka melakukan A dan B dan C Subhanallah itu juga bisa dilakukan dengan kalian Bertasbih bertakbir bertahmid Allahu Akbar dan Masya Allah begitu banyak media untuk kita masuk surga di atas kekuatan taqwa kita sesuai dengan kemampuan kita ya sesuai dengan kemampuan kita luruskan tauhid tegakkan sunnah di atas ibadah tegakkan salat lima waktu sempurnakan yang sunnah-sunah dari salatnya puasa Ramadan yang puasanya Masya Allah ya kita pun masalah banyak berzikir kepada bisa banyak baca Quran kita bisa banyak berdoa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala kita bisa berbakti kepada orang tua dan kemampuan kita baik dengan tetangga itu semuanya Pintu Surga Allah subhanahu wa ta’ala dan jangan lupa kita sabar dan Ridho dengan ketetapan Allah Allah menetapkan kita sebagai seorang yang tidak diluaskan rezekinya sambil kita pun berusaha dan qanaah dengan pemberian Allah ya maka masuk tidak ada yang lihat bahkan yang dinilai oleh Allah bukanlah yang di rumah tidak menilai parasnya posturnya tidak juga hartanya untuk seseorang selamat atau masuk ke dalam surganya tapi yang dipilih oleh Allah adalah hati dan amalnya hati dan amalnya Masya Allah ya Maka jangan pesimis optimis untuk urusan masuk surga yang dimasukkan bukan karena dia tahi atau miskin justru sebaliknya Allahu akbar maka bersabarlah kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dan terus kita meminta pertolongan kepada Allah dan minta yang terbaik kepada Allah dan terus tingkatkan ketakwaan katanya gimana karena Allah ya dan tentunya di atas tauhid dan di atas sunah ini yang tidak bisa di Ya ini yang tidak bisa ditawar tauhid dan Sunah tauhid dan Sunnah kalau kita beramal tidak di atas tauhid tidak di atas sunnah maka besar dan sebanyak apapun amal kita ditolak oleh Allah subhanahu wa ta’ala yang disampaikan semoga ini bermanfaat juga bagi yang bertanya Barakallah fiikum dan ini merupakan pertanyaan terakhir kami di kesempatan sehari-hari ini sebagai kita dan kesimpulan kajian kita Ustaz bahwa Na’am diantara hati diantara lisan yang membawakan kemurkaan Allah adalah lisan yang bersumpah menjadi surga atau di neraka diampuni atau tidak diampuni sementara dia masih hidup Ya sementara dia masih hidup maka di sini dia menyeberangi batasan Allah satu dia bersumpah Dengan nama Allah atas sesuatu yang tidak belum pasti dan tidak tahu apa yang terjadi yang kedua yaitu dia seakan-akan tahu Allah pasti yaitu apa namanya menghukumi A atau menghubungi tidak mengampuni atau mengampuni yang ketiga yaitu Justice atau menghakimi simpulan di surga atau neraka biografi Allah Subhanahu Wa Ta’ala maka itu ranah Allah yang tidak boleh kita ikut campur sehingga ketika kita mengucapkan sumpah untuk menghakimi seseorang maka kita sudah mengambil tanah Allah dan itu bagian dari kekufuran dan kesyirikan Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh waktu yang diluangkan dan juga pembahasan kajian kesempatan sore hari ini dalam pembahasan lisannya menyekutukan Allah subhanahu wa ta’ala dan alhamdulillah telah kita simak bersama pendengar dan pemirsalah TV insya Allah kita akan Sambung kembali di 2 pertanyaan akan datang jazakumullah dan kami mohon maaf ada beberapa pertanyaan tidak bisa kami ajukan karena keterbatasan waktu yang ada demikian dan semoga bermanfaat kita mohon kepada Allah agar Allah mudahkan bagi kita untuk mengamalkan ilmu yang kita pelajari Barakallah fiikum kami akhiri dengan kafaratul majelis Subhanallah wabihamdihi asyhadu anna ilaha illa Anta Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik]
Ustadz Fachrudin Nu’man – Lisan yang Menyekutukan Allah
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply