TV yang telah kami hadirkan untuk Anda program acara kajian ilmiah secara langsung Rodja TV saluran di bawah Alquran dan kajian Islam bismillah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillahilladzi Aurora Dini Muhammad anda berada Alhamdulillah di kesempatan Senin siang yang berbahagia ini kembali kita akan simak program kajian ilmiah dalam pembahasan rutin kitab bis iblis tipu daya iblis yang akan disampaikan oleh guru kita Ustadz Abdul Ihsan al-ashari al-maidani Ma fizahullah Berikut kita akan simak penjelasan materi yang akan disampaikan Selanjutnya kami persilahkan kepada Al Ustadz Abdul assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh alhamdulillah nahmaduhu wanasta’inuhu wanastaghfiruh Muhammad para pemerhati raja kaum muslimin dan juga muslimat yang dimuliakan Allah pertama kita bersyukur kepada Allah Subhanahu wa ta’ala pada kesempatan siang ini kita kembali dapat bertemu masih melanjutkan pembahasan buku talbis iblis sampai pada bab iblis terhadap kaum sufi dalam hal meninggalkan pengobatan yaitu tidak mau berobat ini salah satu diantara takdir iblis terhadap kaum ini ya karena tidak mengerti makna tawakal yang sebenarnya mereka bertawakal tanpa melakukan ikhtiar usaha ya sebagaimana sebelumnya pada beberapa perkara yang disebutkan oleh Ibnu jauzi Di Sini ya termasuk di dalam hal Sikap mereka tidak mau berobat Beliau mengatakan bahwa para ulama sepakat tidak ada perbedaan pendapat bahwa hukum berobat itu adalah mubah ya akan tetapi beberapa dari mereka berpendapat bahwa hukum asal hal ini adalah tidak berobat itu meninggalkan berobat Maksudnya di sini adalah apabila berobat saja hukumnya mubah menurut ijma kaum muslimin bahkan dianjurkan oleh beberapa ulama maka tidak perlu lagi kita menggubris ataupun mempedulikan pendapat sejumlah pihak yang mengatakan bahwa berobat tersebut bertentangan dengan sikap tawakal bahwa berobat itu menafikan tawakal bahwa orang itu tidak tawakal karena ijma telah menyebutkan bahwasanya berobat itu ya tidak bertentangan dengan tawakal Bahkan dia adalah bagian dari tawakal yaitu ikhtiar karena orang yang bertawakal tanpa ikhtiar hakikatnya dia belum bertawakal ya belum bertawakal nabi juga mengatakan di dalam hadis hamba Allah tidaklah menurunkan penyakit melainkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala turunkan juga obat bersamanya Halimah ada yang mengetahui Obatnya ada yang tidak tahu artinya Allah menurunkan pengobatan ilmu pengobatan itu kepada manusia maka di dalam Islam juga ada yang disebut dengan tibun Nabawi dan itu juga tidak menafikan bentuk-bentuk pengobatan pengobatan lainnya Ya selama tidak dilarang oleh Islam maka karena kita tidak boleh ya berobat dengan cara yang haram maka hukumnya adalah dibolehkan silahkan berobat dengan cara apapun ya dan yang lebih baik lagi adalah dengan cara yang dicontohkan Nabi Ya nabi melakukan beberapa metode-metode pengobatan Ya misalnya ya dengan bekam ya atau Nabi memerintahkan untuk mengkonsumsi beberapa jenis herbal tertentu seperti habbatussauda ya susu sapi ya dan lain-lain ya Jadi ada di dalam saat kita yang disebut dengan tibun Nabawi ya pengobatan ala Nabi artinya ada ya metode pengobatan walaupun itu kita katakan bukanlah perkara yang wajib ya Artinya kita boleh juga melakukan pengobatan-pengobatan ya dengan cara lain yang dikenal oleh manusia seperti misalnya pengobatan modern ataupun yang tradisional misalnya akupuntur atau yang sejenisnya sangat banyak sekali ya dan itu semua boleh silahkan asalkan tidak melanggar apa-apa yang diharamkan oleh syariat atau tidak melakukan apa-apa yang diharamkan oleh syariat Nah ada yang makruh misalnya dengan cara gay ya itu makruh karena bisa mengurangi kadar tauhid dan sejenisnya ya ada pengobatan-peng pengobatan yang itu dengan membakar diri itu ada beberapa hal juga yang yang di makruhkan di dalam bak pengobatan ini jadi artinya adalah di dalam Islam ada pengobatan itu ya artinya ini kalaulah demikian artinya tidak menafikan tawakal kalaulah itu bertolak belakang atau bertabrakan bertentangan dengan tawakal tentu Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam tidak menganjurkan ataupun tidak merekomendasikan bentuk-bentuk pengobatan Artinya Nabi menjual kita untuk tawakal saja tidak usah berobat Ya tentunya dalam kenyataannya ada penyakit itu macam-macam ya Ada penyakit yang kita Biarkan saja dengan modal istirahat ya dia bisa sembuh sendiri tapi ada penyakit yang kalau dibiarkan akan bertambah parah tidak dia sembuh dengan sendirinya ya apabila dibiarkan itu akan mengarah kepada kematian ya artinya orangnya pernah sakit seperti itu ya harus berobat untuk menyelamatkan nyawa yaitu menyelamatkan jiwanya maka penyakit seperti ini ya orang itu ya harus berobat wajib berobat karena kalau dia biarkan itu sama dengan dia membiarkan dirinya mati ataupun melemparkan dirinya kepada kebinasaan jadi kita tidak bisa sama ratakan semua jenis penyakit dengan satu tindakan yaitu tidak berobat saja begitu ada penyakit yang mungkin bisa orang itu tidak mengambil ikhtiar dengan berobat ya cukup dengan beristirahat bahkan ada penyakit yang dengan minum air putih aja mungkin bisa sembuh tapi kan nggak semua penyakit seperti itu ya anda jadi dia berkonsultasi dengan orang yang dipercaya memiliki ilmu dan berkompeten di dalam masalah tersebut ya dalam pengobatan penyakit di dalam mendiagnosa penyakit sehingga dia tidak melemparkan dirinya kepada kehancuran kebinasaan Allah mengatakan walaupun janganlah kamu lemparkan dirimu kepada kebinasaan Ya janganlah kamu membahayakan membunuh dirimu sendiri Ya seperti yang kita sebutkan tadi Penyakit ini tidak satu jenis ya tidak satu macam ada bermacam-macam ada penyakit yang memang sampai sekarang belum belum ada obatnya ya bagaimanapun dia di ikhtiarkan masih sekedar percobaan ya atau beberapa penyakit tertentu yang memang dokter sendiri ya udah ya mungkin angkat tangan gitu ya ya mungkin orang yang terkena penyakit seperti itu ya dia hanya punya senjata doa Ya berdoa kepada Allah mudah-mudahan sembuh kemudian selebihnya dia bertawakal kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala ya Nah demikian nggak ada yang bisa dia lakukan ya Ada jenis-jenis penyakit seperti itu ada penyakit-penyakit yang kalau berobat dia secara kita katakan teorinya ya teori ilmiahnya dia bisa sembuh Ya tapi kalau dia biarkan dia bisa mati bahkan maka dia berobatlah sebagaimana kata nabi berobatlah kamu Wahai hamba-hamba Allah ya Nah di sana ada penyakit yang ya tentunya ringan ya termasuk jenis penyakit ringan ya Misalnya ada orang yang flu ringan gitu ya dia flu ringan kemudian dengan modal istirahat ya dia Mungkin dia perlu tidur ataupun perlu beristirahat kemudian bisa sembuh cuma kan flu itu nggak satu macam kemarin kita dikejutkan dengan munculnya virus sampai 19 orang yang terkena itu harus melakukan tindakan pengobatan kalau tidak membahayakan dirinya Bahkan dia bisa mati kalau telat ya kalau dia nggak telat melakukan tindakan pengobatan mungkin nyawanya bisa diselamatkan tapi kalau telat dia Biarkan saya tawakal aja lah itu namanya bunuh diri juga gitu ya Karena Dia Tahu akibatnya ya maka dia harus tanya kepada orang yang berkompeten ini penyakit apa kemudian konsekuensinya apa Ya seperti flu tadi ya Nah pada masanya covid itu menakutkan dan begitu ya orang yang kena itu terlambat ditangani selesai ya Nah kita pernah mengalami masa itu kemarin ya baru-baru saja Nah kan nggak sama dengan flu-flue lainnya misalnya ya flufflu ringan ya orang itu butuh istirahat saja bisa sembuh gak perlu tindakan medis yang berat Ya kita katakan seperti itu intinya adalah ya orang yang sakit ya dianjurkan untuk berobat Ya supaya dia mendapatkan sehat karena dengan sehat banyak kebaikan-kebaikan yang bisa dia lakukan ya lebih baik kondisinya dia sehat daripada dia sakit Walaupun sakit kita tahu ya Ada keutamaan di balik itu seperti dia dapat menggugurkan dosa dan begitu ya dia dapat menghapus kesalahan dengan catatan apabila orang itu sabar ya maka kita dalam hal ini dengan tinjauan seperti ini bahwa sakit itu juga membawa kebaikan dalam dari sisi yaitu apa menghapus dosa-dosa maka kita muslim Mukmin dilarang mencela penyakit ya dilarang mencela penyakit ya dari sisi yang lain ya kita diperintahkan untuk bisa terhindar dari penyakit itu yaitu melakukan tindakan-tindakan preventif maka ada katakan kaidah-kaidah syar’i misalnya ya Allah tidak boleh mendorong memoddharatkan diri sendiri dan orang lain artinya tindakan pencegahan itu lebih baik daripada pengobatan ya Nah demikian jadi itu beberapa dari sisi yang lain ya bahwa sehat itu ya memiliki keutamaan yang lebih daripada kondisi sehat ya itu lebih mendatangkan banyak kebaikan daripada kondisi sakit ya waktu sakit tentunya kita banyak dapat rukhsah Kalau puasa boleh nggak puasa ya Nah karena kita kondisinya sakit kita tidak bisa berpuasa di bulan Ramadan ya Nah karena sakit misalnya jadi dengan sehat banyak kebaikan-kebaikan yang bisa kita lakukan lebih daripada kalau kita jatuh sakit maka berobatlah Nah itu sisi yang lain ya yang perlu jadi kita lihat dari semua Sisinya tentang kondisi sakit ini pertama ya tentunya kalau bisa jangan sakit ya karena Allah juga tidak menghendaki kita sakit kalau kita ikuti syariat Allah ini Ya sunah-sunah Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam sehari semalam semuanya mengarahkan kepada kehidupan yang sehat gaya hidup yang sehat kalau kita perhatikan ya Mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi bangun tidur cuci tangan ya kemudian kita katakan membersihkan tempat tidur ya kemudian makan kita cuci tangan baca bismillah dan lain-lain sebagainya ya kita diperintahkan untuk membersihkan lingkungan kita mulai dari pekarangan rumah apalagi dalam rumah bersihkan pangkal sehat demikian juga kita dipelihara diperintahkan untuk memelihara kebersihan diri semua itu ya sunah-sunah nabi itu kalau kita lakukan dari a sampai z dari Alif sampai ya itu mengarahkan manusia kepada gaya hidup sehat demikian juga makanan yang menjadi sumber utama penyakit diatur dalam Islam Ya baik itu dari di dalam Alquran maupun sunnah apa saja yang boleh dimakan apa saja yang tidak boleh dimakan apa saja yang diharamkan ya karena itu dia bisa mendatangkan penyakit ya karena banyak penyakit-penyakit itu berasal dari makanan yang masuk ke dalam tubuh sementara tubuh gagal untuk mengolahnya ya Atau memang itu adalah racun bagi tubuh sehingga tubuh gagal untuk memprosesnya ya Sehingga jadi penyakit oleh karena itulah dalam Islam dia ada yang makanan yang dihalalkan dan diharamkan ya Nggak semua boleh kita makan ada hal yang dilarang untuk dimakan khususnya perkara-perkara yang buruk itu secara umum maka di dalam Islam yaitu masuk ke kategori khaba’is ini adalah hewan jalalah hewan jalalah itu adalah hewan yang biasanya sudah tua dan hanya makan makanan yang buruk ya Misalnya kotoran sampah dan lain sebagainya hewan jalalah kita tidak boleh memakannya ya salah satu hikmahnya adalah karena alasan kesehatan karena dagingnya sudah buruk itu ya kalau kita makan ini memasukkan keburukan dalam tubuh dan bisa membahayakan kesehatan kita maka Islam mengharamkan hewan jalalah ya hewan yang mungkin nikahnya dikasih makan kotoran atau dia cari sendiri tapi yang dia makan selalu kotoran sampah misalnya ya Nah hingga dia di karantina hewan itu beberapa waktu hingga dia steril lagi ya dan kembali pulih ya sehat kembali segar kembali dan layak untuk dikonsumsi baru boleh dimakan lagi begitulah Islam mengatur ya makanan minuman dan lain-lain sebagainya demikian juga jadwal hidup sehari semalam ada waktu kita dilarang tidur ya ada waktu kita dianjurkan tidur misalnya kita dilarang tidur Baghdad subuh setelah Subuh bakda Ashar setelah ashar karena itu tidak baik untuk sehat untuk kesehatan kita ya tidak baik untuk kesehatan kita merugikan kesehatan kita ya biasanya berkaitan dengan apa kesehatan otak itu ya tidur yang pada waktu yang salah itu nah sebaliknya kita dianjurkan untuk tidur di waktu-waktu yang memang kita perlu tidur itu malam hari Nah kalau kita langgar itu kita akan jatuh sakit ya para Bapaknya orang-orang yang kena gara-gara begadang ya dia jatuh sakit ya Sekali lagi nikmat sehat itu tidak turun begitu saja dari langit dia juga harus diusahakan ya ya tentunya ya kita ingin lah ya dengan kesehatan itu kita bisa melakukan banyak kebaikan-kebaikan maka yang pertama adalah lebih baik kita menjaga daripada mengobati kalau bisa jangan sampai jatuh sakit ya walaupun itu kita tahu ya kita tidak bisa menghindari yang namanya kondisi sakit pasti ada cuma beda ya Orang yang menjaga dia jatuh sakit juga mungkin tapi tidak parah dengan orang yang tidak menjaga ya tidak menjaga gaya hidupnya makannya pola hidupnya melanggar apa yang Allah Subhanahu Wa Ta’ala gariskan ya sakitnya mungkin akan berbeda gitu dengan orang yang lainnya mungkin Sakitnya akan parah menyengsarakan dirinya menyakiti dirinya kalau dia bisa sabar Kalau tidak ini menjadi fitnah yang besar atas dirinya berapa banyak orang-orang yang tidak sabar atas fitnah penyakit ujian sakit hingga akhirnya sampai dia meninggalkan imannya gara-gara sakit kan ujian yang berat itu ya Maka jangan menganggap remeh masalah ini Oleh karena itu di dalam Islam juga dibahas itu ya nabi juga membicarakannya ya saya juga menerangkannya kepada kita ini bukan perkara yang nggak penting gitu ini penting bagi kita wallahualam bisa Apakah kita yakin kalau kita diuji dengan sakit kita bisa sabar berapa banyak orang-orang yang diuji dengan sakit ternyata gagal sabar dan kalau sudah gagal sabar ketika diuji dengan penyakit ini sangat membahayakan ya Bahkan bisa membahayakan akidahnya imannya bisa jadi dia gadaikan imannya dia tinggalkan imannya karena ujian sakit itu karena sakit pasti nggak enak lah yang namanya sakit dia akan merintih ya karena sakit ya sejauh mana dia bisa sabar maka jangan coba-coba bermain [Musik] bermain bahaya bisa bermain api ya ada orang yang tidak mempedulikan kesehatannya biar dihajar semuanya pola hidup yang salah nggak mengikuti tuntunan Sunan nabi di dalam kehidupan kehidupan Pokoknya dia Terabas semuanya dia langgar semuanya ya dan Apa akibatnya ya dia terkena mudharat ya maka Allah sebenarnya tidak menghendaki kita sakit maka kalau kita sakit jangan kita disebabkan kepada Allah berarti doa Nabi Ibrahim dan apabila aku sakit Engkaulah yang menyembuhkan sakit tidak dinisbatkan kepada Allah tapi ini dinisbatkan oleh Nabi Ibrahim kepada dirinya sendiri itu dan jika aku sakit kesembuhan penyembuhan dinisbatkan kepada Allah Karena Allah yang menyembuhkan kita bahwa Yasmin dan dialah yang menyembuhkan Allah yang menyembuhkan ya jadi jangan terlalu kepedean juga gitu kalau saya sakit itu dia Perhatikan semua kita katakan rambu-rambu Syariat Yang mana semuanya itu kan mengarahkan kita untuk menjadi orang yang sehat kan begitu ya dengan syariat itu ya menjadi orang yang produktif gitu karena Allah menghendaki kita sehat sebenarnya kita aja yang suka lalai melanggar akhirnya kita sendiri yang merasakan akibatnya masalahnya adalah ya semakin banyak pelanggaran-pelanggaran yang kita lakukan berkaitan dengan kaidah-kaidah kesehatan ini ya dalam Islam maka ancaman penyakit yang menimpa kita juga semakin besar semakin parah juga ya kalau makanya sekali-kali cobalah kunjungi Rumah Sakit lihat orang-orang yang sakit macem-macem penyakitnya bukan satu penyakit aja orang yang datang ke rumah sakit itu baru macam-macam apalagi zaman sekarang kadang-kadang penyakit yang kita nggak pernah dengar sebelumnya ya nggak pernah lihat sebelumnya ya lihat banyak sekali jenis-jenis penyakit dari yang super ringan sampai super berat ya semakin besar pelanggaran kita terhadap kaidah-kaidah Syariat ini ya maka semakin besar juga ancaman kita dapat mendapatkan penyakit penyakit yang berat Ya dan ini masih teka-teki atas diri kita sendiri kalau saya diuji sakit yang berat seperti itu yakin bisa sabar ya maka jagalah itu jangan menantang hal yang berbahaya seperti kita kan nggak boleh menantang bertemu musuh bertemu lawan jangan kita nggak tahu bagaimana fitnah yang akan kita dapatkan dari musuh itu udah jadi gitu kita tidak bisa tahan yang akhirnya Mungkin kita bisa berbalik kepada kekafiran atau kita jatuh dalam kemunafikan ya atau Ya sebagian orang ya kita katakan bahkan menggadaikan agamanya Maka jangan menantang bertemu musuh Ya tapi kalau kita berhadapan dengan musuh Jangan lari gitu ya Nah demikian ya kalau kita menantang bahaya seperti itu boleh jadi Allah akan uji kita dengan ujian karena kita yang menghendakinya ya Nah apabila kita diuji berat seperti itu oleh Allah Apakah kita mampu melewatinya ya Apakah kita misalnya kita menantangkan musuh bukan begitu ya kita pun sesumbar kita mampu menghadapinya bisa Sabar menghadapinya kita nggak tahu musuh yang akan datang kepada kita ya bagaimana dia demikian juga penyakit itu sebagian orang seolah-olah dia menantang penyakit itu bahkan Ya Nabi Ayub memang diuji dengan sakit Tapi beliau tidak pernah meminta sakit tapi Allah uji dengan sakit yang luar biasa berat ya yang pada akhirnya Nabi Ayub bisa melewati itu dengan sabar ya dengan sabar luar biasa sakit yang Nabi Ayub yang menggerogoti sekujur tubuhnya kecuali yang masih selamat adalah jantung dan lidahnya sehingga dia masih bisa berpikir berdoa demikian disebutkan di dalam tafsir ya orang-orang melihat penyakit Nabi Ayub Mereka pergi meninggalkannya bayangkan ini kan beban mental juga ya sakit lalu nggak ada orang yang mau mendekati dan terakhir yang menjauhi beliau adalah istri beliau sendiri nah ini Tentunya lebih sakit lagi daripada penyakit itu yaitu apa orang-orang pergi meninggalkan kita tidak mau mengurus kita dalam kondisi kita sakit berat ya kondisi kita ditinggal oleh semua orang itu adalah berat mungkin lebih berat daripada penyakit itu sendiri ya tapi Nabi Ayub bisa sabar nah kalau kita diuji seperti itu ya kita sakit dulu karena orang-orang mungkin bukan jijik ya putus asa sudah atau mereka tidak peduli dan mereka mengatakan ya rasakanlah katanya dalam hati kalau itu terjadi bisa juga terjadi banyak orang-orang yang sakit akhirnya Apa ditinggal aja sama bahkan sama keluarganya tolong mereka berkata rasakanlah situ itu bisa terjadi Nah kalau itu terjadi masalahnya adalah Apakah bisa sabar banyak orang yang nyelutuk ya Ketika kita bicara tentang kesehatan pengobatan gaya hidup sehat dan lain-lain sebagainya ada yang YouTube hingga perlu apa-apa namanya effort yang luar biasa untuk menjaga kesehatan untuk hidup sehat harus berolahraga menjaga makan dan jaga pola hidup dan lain-lain sebagainya apa Kita takut mati masalahnya bukan itu ya kalau mati untuk apa takut juga karena semua orang pasti mati kan begitu ya yang ditakutkan kan Bagaimana cara matinya itu yang lebih menakutkan bukan mati itu sendiri tapi bagaimana mati itu yang menakutkan itu karena kita nggak bisa jamin kita dapat pasti dapat Husnul Khotimah atau sebaliknya bahkan su’ul Khotimah itu yang lebih menakutkan dari kepada kematian itu sendiri Karena kita pasti matilah dan kita perlu mati juga ya Nah karena kita hidup di bukan di alam terakhir soalnya Ya kita akan melangkah ke alam-alam berikutnya nah masalahnya bukan kita takut mati enggak Masalahnya kalau kita jatuh sakit apakah bisa sabar itu ya Yang kenapa kita apanya kita ke Trigger gitu ya ke terpacu untuk jaga kesehatan gitu Masalahnya kalau kita jatuh sakit Apakah kita bisa sabar ya kalau sakit langsung mati mungkin ya selesai urusan gitu ya Nah ada orang yang sakit menderita gitu ya antara hidup dan mati dibilang mati tidak hidup juga menderita itu yang sangat menakutkan itu ya Nah demikian dan apakah orang-orang bisa sabar itu ya merawat kita misalnya kalau sakit belum tentu ya dan lebih menyakitkan lagi bahwa kondisi sakit ditinggalkan orang begitu nah itu kalau nggak kuat-kuat ya kesabaran itu bisa lenyap iman itu ya Nah maka cobalah pikirkan matang-matang Kenapa kita harus menjaga kesehatan ya maka pola pikir orang-orang Sufi ini kacau bisa dibilang kacau seolah mereka menantang sakit seolah-olah kondisi sakit itu dengan mudah bisa mereka lewati jangan menantang bahaya ya jangan tantang Allah untuk memberikan ujian kepada kita ya Allah akan menguji itu hak Allah dan kita kewajibannya menjalani ujian tapi jangan menantang Allah untuk ya Allah atau bahasa keadaan kita lisanul hal kita kita menantang ujian itu ya karena belum tentu ya kalau Allah betul-betul uji kita bisa lulus itu maka Ikutilah apa panduan yang Allah telah gariskan di dalam kitabnya Alquran dan di dalam sunah-sunnah nabinya ya Nah demikian itu adalah pedoman yang paling lurusnya Quran itu membimbing kita kepada petunjuk yang lebih lurus Demikian Ya mudah-mudahan ini menjadi pencerahan bagi kita semua Subhanallah Astaghfirullah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih jazakallah Khairan Barakallah fiikum pada guru kita ustadzahri Al Madani mafidatullah atas ilmu yang sangat bermanfaat demikian kata Islam pembahasan rutin kitab talbis iblis tipu daya iblis Semoga apa yang telah kita simak dengarkan menjadi tambahan ilmu yang bermanfaat nah kami yang bertugas mohon pamit undur diri mohon maaf atas segala khilafan Terima kasih atas kebersamaan anda wabillahi taufik wal hidayah Subhanallah wabihamdika asyhadu alla ilaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaik selamat beraktifitas wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ustadz Abu Ihsan Al Maidany, M.A. – Talbis Iblis
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply