untuk Anda program acara kajian ilmiah secara langsung saluran dan kajian Islam Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] para pemirsa dan juga pendengar wajah yang dirahmati Allah Subhanahu Wa Ta’ala Masya Allah pertemuan malam ini akhir dari pembahasan Allah ya yaitu poin yang ke-4 bagaimana jalan untuk mendapatkan allah jujur bersama dengan Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang pertama adalah dengan mengenal nama dan sifat Allah dengan mengenal Allah Subhanahu Wa Ta’ala dengan dua cara yaitu pertama tadabbur dengan ayat-ayat syar’iyah baik Quran maupun hadis yang kedua dengan ayat-ayat kauniyah yaitu alam ini jadi di dalam mengenal Allah rabbul alamin dengan dua tanda-tanda kebesaran Allah ya yang pertama dengan ayat-ayat syar’iyah yaitu Quran dan Sunnah Alquran dan hadis yang kedua dengan ayat-ayat kami yaitu alam semesta ini dengan ayat-ayat Alquran atau Hadis Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam Allah ta’ala berfirman dalam surat al-anfal pada ayat yang kedua sering kita dengarkan Ayat tersebut Innamal mu’minuna ladzinallah [Musik] hanyalah orang yang beriman saja jika disebut nama Allah hatinya bergetar dan jika dibacakan ayat-ayat Allah maka hati imannya bertambah dan hanya kepada Allah mereka bertawakal nah surat ini menunjukkan kepada kita bahwa ayat-ayat Allah ta’ala dibacakan jika dibacakan kepada mereka ayat-ayat Allah Ya tentu di sini yang dibacakan adalah Alquran ya Dan ayat-ayat Allah yang bersifat syariat Syariah ada dua Alquran dan as-sunnah maka bertambah iman dengan bertambahnya Iman ini ya tentu akan menambahkan derajat bersama dengan Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena memang sebagaimana sudah kita dengarkan pada pertemuan sebelumnya di surat al-baqarah ayat 177 [Musik] bukanlah kebaikan itu menghadapkan wajah kalian ke barat atau ke timur akan tetapi kebaikan itu adalah engkau beriman kepada Allah hari akhir dan seterusnya ya Di akhirnya disebutkan ulaika humul muttaqun merekalah orang-orang yang jujur dan merekalah orang-orang yang bertakwa lah ini menunjukkan bahwa ayat-ayat Allah yang bersifat syar’iyya ya ayat syar’i yaitu Quran dan Sunnah bisa menambahkan keimanan di mana keimanan kepada Allah tersebut merupakan sifat dari orang-orang yang jujur bersama dengan Allah Subhanahu Wa Ta’ala termasuk juga hadis-hadis Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam diantaranya diantaranya juga Nabi bersabda Al Iman bahwa iman itu ada 60 atau 70 cabang yang paling utama adalah kalimat tauhid Lailahaillallah yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan dan rasa malu termasuk bagian dari iman kalau tidak punya rasa malu silahkan berbuat semaumu kata Nabi dalam tas tahita alamin yang pertama kali dikenal oleh manusia adalah Kalau kamu tidak punya rasa malu maka silahkan berbuatlah semaumu ya maka berbuatlah semaumu kepada jemaah sekalian terutama yang tinggal di masjid ya atau yang memang dari tadi Masjid itu jangan ke sana kemari setelah maghrib duduk dan duduk dengan baik ya Yang mudah-muda jangan nyandar maju ke depan itu mudah itu tolong ya majelis bisa dikasih tahu tolong saling-saling nasehati satu dengan yang lain ini penting ya main handphone ya tolong kasih tahu maju ke depan ya Masih muda jangan nyandar di dinding saya masih banyak kosong tempat yang di depan ya jadi ini penting untuk menjadi perhatian kita ini majelis ilmu ya dari masjid tolong menjadi perhatian kita dan segera selesaikan ya ini bermanfaat bagi yang lain juga semuanya kalau sudah selesai satu rumah saja magrib sudah nggak Bung jangan sibuk dengan yang lainnya Nah selanjutnya adalah yang kedua tafadzkur tadabbur dengan ayat-ayat kauniyah itu adalah alam semesta ini para jamaah bahwa tidak mungkin tidak ada yang menciptakan dan Alhamdulillah kita diberi karunia oleh Allah ta’ala bahwa yang menciptakan langit dan bumi adalah Allah subhanahu wa ta’ala yang menggantikan siang dan malam adalah Allah Subhanahu Wa Ta’ala sebagaimana Allah berfirman di dalam surat al-imron 190-191 innafi khalqis samawati wahtilaaatil Alba alladzinanal sesungguhnya pada penciptaan langit dan bumi pergantian siang dan malam itu adalah tanda-tanda kebesaran Allah bagi Ulul Albab Ulul Albab diartikan orang-orang yang berakal Ulul Albab memiliki sifat alladzina yakurunallah [Musik] mereka adalah orang-orang yang mengingat Allah berzikir kepada Allah dalam keadaan berdiri dan juga dalam keadaan duduk dan dalam keadaan berbaring dan selalu memikirkan penciptaan langit dan bumi bukan memikirkan tentang Ya Allah ta’ala dalam pengertian zatnya kalau nama dan sifatnya iya serta apa mengatakan Robbana Ya Allah ya Rabbani tidaklah engkau menciptakan semuanya ini dengan sia-sia Subhanallah Maha Suci engkau ya Allah dan selamatkan kami dari api neraka dari ayat ini ya kita bisa mengambil pelajaran yang sangat penting tentang apa yaitu tentang bagaimana Allah Subhanahu Wa Ta’ala menciptakan langit tanpa tiang menurunkan air hujan yang kemudian menumbuhkan tanaman-tanaman yang diperlukan dan dibutuhkan oleh manusia sehingga semua bisa apa semua bisa merasakan ya manfaat dari tumbuhan-tumbuhan tersebut baik manusia maupun hewan Nah dari ayat tersebut Allah ta’ala menjelaskan kepada kita bahwa orang yang memiliki sifat tersebut innafi khalqis samawati sesungguhnya pada Pencipta langit dan bumi pergantian siang dan malam ada tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang berakal Ulul Albab nah Mari kita menjadi Ulul Albab yang punya sifat berzikir kepada Allah dalam keadaan berdiri berdiri kita berdiri Berdiri dalam keadaan duduk dalam keadaan berbaring jadi semua aktivitas Allah Subhanahu Wa Ta’ala Ta’ala senantiasa senantiasa kita Bertasbih makan ada doanya masuk toilet masuk masjid keluar masjid nah ini semua aktivitas kita berdiri duduk dan berbaring senantiasa ingat dan berdzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dengan demikian Insya Allah menjadi orang-orang yang berakal dikatakan berakal Ulul Albab kalau kita selalu berdzikir kepada Allah berdiri duduk dan berbaring aktivitas kita semuanya dzikir mutlak tidur bangun tidur masuk toilet semua muka Iyat ya yaitu terikat dengan tempat waktu dan juga terkadang dengan bilangannya dzikir setelah sholat 33 ya Nah itu akan mendatangkan yang namanya Allah karena ketika orang berzikir kepada Allah ta’ala tentu tidak ada tujuan lain kecuali apa agar mendapatkan Allah ingat ya [Musik] Ingatlah kalian kepadaku Aku pasti Ingat kepada kalian aku pasti Ingat kepada kalian dan bersyukurlah kepadaku jangan kufur jadi Allah Ta’ala akan membalas orang-orang yang ingat kepada Allah Allah akan ingat kepadanya dan kalau Allah ta’ala ingat kepadanya tentu akan mendapatkan penjagaan Allah untuk selalu jujur maka di sini tidak lepas tingkat Iman juga akan berpengaruh kepada tingkat sidkum Allah kejujuran bersama dengan Allah Subhanahu Wa Ta’ala Selain itu dia punya sifat wanita senantiasa memikirkan penciptaan langit dan bumi ini yang bersifat makruh Ya Allah berfirman [Musik] dalam surat az-zariyat Ya Allah berfirman ayat 20 21 ya Wa fil ardhi ayatul ilmu kini di muka bumi ini ada tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang yang yakin dan pada dirimu apakah kalian tidak memperhatikan Nah jadi secara makruh ya Secara makro ada apa ada di sini ya tanda-tanda kebesaran Allah yaitu di atas permukaan bumi Pencipta langit dan bumi dan secara mikro pada diri kita memperhatikan Kita diciptakan oleh Allah ta’ala ada bulu mata ada alis ada bulu hidung semua tidak bukan tidak ada artinya Ya semua ada ada hikmahnya sehingga disuruh untuk memperhatikan pada dirimu Tidakkah kalian memperhatikan nah ini para jamaah sekalian yang dirahmati Allah dengan demikian ya dengan demikian maka kita harapkan akan mendapatkan yaitu Allah jujur bersama dengan Allah subhanahu wa ta’ala jujur bersama dengan Allah subhanahu wa ta’ala yaitu dengan cara mengenal Allah dan mengenal Allah dengan 4 perkara ya iman kepada wujudnya iman kepada rububiyah ya iman kepada uluhiyahnya iman kepada nama dan sifat-sifatnya ya dan keduanya ini didapatkan dengan apa mentadabur ayat-ayat Syariah Quran dan Sunnah Quran dan Sunnah kemudian ayat kauniyah adalah dengan apa dengan alam dengan alam dengan alam para jemaah alam ada sempat makruh bagi yang memang memiliki perhatian terhadap alam yang bersifat makro ada juga dengan yang bersifat mikro yaitu apa [Musik] yang bersifat mikro adalah diri kita ya Sel dulu sel terdiri dari sekian unsur paling kecil sekarang lebih kecil lagi orang mendapatkannya dan itu tidak mungkin kalau tidak ada yang mengatur semuanya ketika kita tahu akan kebesaran Allah ya sehingga kita apa kita berusaha untuk jujur bersama dengan Allah dimanapun kita berada apapun kondisinya kita berusaha untuk Allah jujur bersama dengan dengan Allah Subhanahu Wa Ta’ala ini [Musik] akan mendudukkan seseorang ya Nanti insya Allah Apa manfaatnya apa buah manis dari Allah yang pertama kita perhatikan di sini meraih ya jalan untuk menuju seluruh Allah adalah dengan Tauhid mengenal [Musik] dengan dengan Tauhid mengenal Allah Subhanahu Wa Ta’ala melalui ayat-ayat syariah dan ayat-ayat kauniyah dan ayat-ayat kauniyah dan juga berdoa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar diberikan Hidayah selalu Istiqomah di atas jalan yang lurus ini yang pertama Ya yang kedua para jamaah dengan mengenal kedudukan jujur bersama dengan Allah dan tercelanya bohong Dan Dusta kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala sebagaimana Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda dalam hadis Abdullah bin Mas’ud dan imam muslim sesungguhnya kejujuran menunjukkan orang kepada kebaikan dan sesungguhnya kebaikan menunjukkan seseorang kepada surga dan seseorang dia berlaku jujur hingga dia menjadi orang-orang yang Sidik banyak membenarkan ya banyak membenarkan seperti Abu Bakar As Siddiq beliau mendapat gelar As Siddiq ketika orang tidak percaya bahwa nabi isra mi’raj ya Abu Bakar percaya yang lain tidak percaya Abu Bakar percaya karena beliau jujur bersama dengan Allah sehingga diberi karunia menjadi orang yang selalu membenarkan berita yang datang dari Allah dan rasulnya tidak pernah ada keraguan sedikitpun sedikitpun dan begitu pula sebaliknya bahwa kedustaan akan menggiring orang kepada dosa dan dosa akan menggiring kepada neraka dan orang ketika dia berdusta ditulis di sisi Allah sebagai Pendusta ini para jamaah maka kita ketika memahami kedudukan jujur bersama Allah ini kita akan tahu ya dan kita akan berusaha untuk meraihnya untuk meraihnya dan itu memang pertama karunia yang kedua harus melakukan sebab yaitu harus meraih ya tidak hanya sekedar kemudian kita menunggu karunia itu harus diraih dan banyak dalam Alquran seperti tadi bersyukurlah jangan kufur walladzinajah orang-orang yang bersyukur sungguh-sungguh di jalan kami maka kami akan tunjukkan jalannya nabi bersabda Allah akan menjagamu maka semua jaminan jaminan yang dijanjikan oleh Allah dan Allah tidak mungkin dan mustahil menyelisihi janjinya Tapi janji itu akan diberikan sesuai dengan kadar syarat yang sudah ditetapkan oleh Allah seperti Taqwa ya Allah Barang siapa bertakwa kepada Allah akan diberikan makhraj jalan keluar dari setiap persoalan yang dihadapi nah makhraj yang dijanjikan oleh Allah itu tergantung kadar ketakwaan yang kita lakukan sehingga kita jangan sampai buruk sangka kepada Allah ta’ala Saya sudah berusaha begini sudah berusaha begitu tapi kenapa kok tidak ada nah jalan keluar ini kembali kepada tingkat ketakwaan kita kepada Allah ta’ala kembali kepada tingkat bagaimana kita menjaga Allah kalau kita tidak menjaga Allah Allah menjaga kita kalau kita menjaga sekian bagian ya kita akan dijaga juga sekian bagian para jamaah nah oleh karena itu berusahalah semaksimal mungkin ya Allah ta’ala berfirman [Musik] bertakwa dengan sebenarnya kepada Allah maksimal mungkin itu di sini adalah upaya yang maksimal upaya maksimal itulah nanti akan didapatkan hasilnya sesuai dengan upaya yang maksimal itu sehingga kita jangan sampai bulusangka kepada Allah ta’ala kalau kita mendapatkan ya dan tentu saja ketika Allah berikan kepada kita karunia yang sangat besar harus jadi syukuri meskipun terkadang kita tidak dan kurang mensyukurinya ya makhroj yang diberikan oleh Allah ta’ala dari persoalan yang kita hadapi diberikan rezeki dari arah yang tidak diduga dan rezeki itu bisa Kesehatan apa saja yang dimanfaat yang bisa dimanfaatkan untuk rezeki karena arti rezeki Kullu ma’yun Tafa ubi segala sesuatu yang bisa diambil manfaatnya itu rezeki ya dan terkadang kita hanya melihat Rezeki itu sebagai bentuk harta dengan demikian ketika diberikan kesehatan diluputkan dari musibah kemudian diberikan hal-hal yang lain terkadang kita lupa bahwa itu Karunia ya Nah ini para jamaah rahmat Allah Nah di sini pentingnya untuk jujur bersama dengan Allah karena itu termasuk ketakwaan tadi sudah saya sampaikannas masih tadi antara perkataan kenabian pertama kali dikenal manusia kalau kalian tidak punya malu silakan berbuat semaumu Nah kita malu kepada Allah Ta’ala tidak hanya di depan orang banyak tapi juga dalam kesendirian ketika kita sadar karena Terkadang seseorang nafsunya itu mendominasi dia kalah dengan nafsunya Ya baik di depan orang maupun di kala sendirian tapi ketika Allah ta’ala memberikan ingat akan kondisi dan sadar akan kondisinya Dia segera nah itu yang paling penting karena memang tidak ada manusia yang tidak pernah salah tidak ada yang Maksum kecuali apa Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam namun sejauh mana dia membiarkan dirinya terjatuh ke dalam dosa itulah yang menentukan para jamaah ramad Ya Allah ada yang terus-menerus ada segera ingat langsung jatuh lagi ingat lagi Nah agar tidak melulu seperti itu sebagaimana janji Allah ikhfadillah jagalah Allah maka Allah akan menjagamu ya jagalah Allah maka Allah akan menjagamu kemudian kita diperintahkan untuk bersama dengan orang-orang yang jujur surat at-taubah ayat 119 perintah ya untuk bersama dengan orang-orang yang jujur jujur bersama dengan Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak hanya sekedar jujur sesama manusia karena ada hajat ada kepentingan tapi di sini jujur karena Allah contoh ya orang yang berjualan Kenapa Anda jujur ya ini menjaga brand berarti bukan karena Allah Ta’ala ya ketika brand terjaga dan yakin meskipun suatu saat dia mengelabui apa customernya tapi sebenarnya terjaga dia bisa suatu saat tidak jujur tapi kalau jujur bersama dengan Allah ta’ala Kenapa kau jujur ya karena tidak boleh kita berdusta ya maka dia akan dunia yang akan ikut akhirat Insya Allah juga ya akhirat Insyaallah dapat dunia juga tapi kalau hanya semata-mata dunia makanya dunia tahu jamaah Allahu Amrullah nabi bersabda Barang siapa yang dunia menjadi tujuan semata seperti tadi jujur kenapa jaga brand jujur kenapa jaga merk jujur kenapa jaga konsumen jujur kenapa jaga supaya tidak lari orang beli sama saya kan sama saja semua itu berarti semata-mata karena dunia ketika brand terbangun dan kuat lalu dia ada celah untuk tidak jujur dalam dagangannya mungkin tidak orang itu berbuat seperti itu jawabannya adalah mungkin berarti Apa tujuannya bukan akhirat semata-mata dunia maka kata nabi maka ada di dunia menjadi tujuan semata Allah akan menceraikan urusannya dan Allah menjadikan kefakiran kekurangan di kedua pelupuk matanya dan tidak akan pernah datang dunia kepadanya kecuali yang sudah ditetapkan untuknya memang Allahu Allah akan menolong mengumpulkan urusannya [Musik] Allah Ta’ala akan menjadikan rasa cukup dalam hatinya dunia akan datang kepadanya dalam keadaan terhina udah merasa cukup tapi masih ada dunia datang ke dia dikejar dunia bukan ngejar dunia dan ada yang seperti itu mungkin juga ada dikejar dunia datang dalam keadaan terhina sehingga meskipun harus ngantri harus bayar dulu ya apa indent ya orang bilang harus membayar dulu harus DP nanti baru dikasih Enggak apa-apa karena kenapa karena dia telah menjalakan apa yang telah Allah Taala berfirmankan tadi Demikian juga sebaliknya nabi menyampaikan Ida roaitallah Ahmad kalau kau melihat Allah memberikan bagian dunia ini kepada seorang hamba yang dipakai untuk berbuat maksiat yang disukainya ingat itu adalah istidraj dikasih tambahan tambah ini wah kita kagum Wow ini begini bisa begitu jangan kagum itu istidraj ya Ini para jemaah Nah kita bersyukur dengan apa yang ada pada kita dan balasannya adalah bagi orang yang jujur bersama dengan Allah ya apa yang mau yang dia mau yang mereka mau di sisi Allah semua tersedia surat az-zumar ayat 33-35 walladzi Jaa abishiddiqobihi Ula Ika humul muttaqun lahuma yasauna Inda robihim dzalika Jaul Muhsinin Liu kafirullahu anhu n dan orang yang datang membawa kejujuran dan dia membenarkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala mereka adalah orang bertakwa bagi mereka apa yang mereka inginkan Nah coba Jadi apa yang diinginkan itu ada balasannya ini ini umum apa saja maka mereka mendapatkan apa saja yang mereka inginkan yang berada di sisi roknya itulah jaza balasan bagi orang merubah baik agar Allah ta’ala menghapus ya perbuatan buruk yang mereka lakukan dan Allah membalas dengan pahala yang jauh lebih baik dibandingkan dengan yang mereka lakukan luar biasa ya inilah balasan bagi mereka yang jujur bersama dengan Allah berbeda dengan mereka yang melakukan kedustaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala surat az-zumar ayat 60 Allah berfirman ya orang berdusta ya apa balasannya wajah mereka menghitam wajahnya menghitam yaumul kiamat pada hari kiamat engkau akan melihat orang-orang yang berdusta atas nama Allah berbohong kepada Allah ta’ala wajah mereka hitam ya Tidakkah di neraka jahanam tempat bagi orang-orang yang sombong ini para jemaah Semoga kita diberikan oleh Allah Taala menjagaan dari semuanya itu dan sampai di sini dulu nanti kita lanjut sedikit terakhir ya mudah-mudahan bermanfaat bagi saya terutama pribadi yang menyampaikan dan juga bagi kita semua Sallallahu Alaihi Wasallam
Ustadz Mahfudz Umri, Lc. | ENSIKLOPEDI LARANGAN
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply