[Musik] [Musik] kita berada sekarang di hari-hari tasyrik hari-hari yang diperintahkan oleh Allah untuk memperbanyak zikir kepadanya Allah ta’ala berfirman zikirlah kepada Allah di hari-hari yang terhitung Ibnu Abbas demikian pula jumhurmu fasirin Ketika menafsirkan ayat ini mereka mengatakan bahwa yang dimaksud dengan hari-hari yang terhitung yaitu hari-hari tasyrik tanggal 11 12 dan 13 Dzulhijjah di hari-hari ini akul Islam Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam melarang kita untuk berpuasa Rasulullah bersabdalah atasmu hadir ayam [Musik] jangan kalian berpuasa di hari-hari Ini kata Rasulullah karena sesungguhnya ini adalah hari-hari untuk makan minum demikian pula berzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala [Musik] menyebutkan tentang hikmahnya beliau beliau mengatakan jamaah Rasulullah SAW qalbi Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengumpulkan dua kenikmatan di hari Tasyrik ini nikmat yang pertama yaitu nikmat badan dengan makan dan minum dan nikmat yang kedua yaitu nikmat hati dengan banyak berzikir kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dan itu sebagai rasa syukur kepada Allah yang telah memberikan kepada kita agak banyak sekali kenikmatannya akal Islam maka ia akan Islam hari-hari ini hari-hari yang sangat dianjurkan untuk banyak berzikir kepada Allah dan kita semua sudah tahu bagaimana keutamaan dan keagungan zikir kepada Allah Karena sesungguhnya ialah amal yang paling Agung amal yang sangat dicintai oleh Allah amal yang paling suci di sisi allah subhanahu wa ta’ala itu dzikir Allah Bagaimana Allah menyediakan pahala yang agung untuk orang-orang yang banyak berzikir kepada Allah dan laki-laki yang banyak berzikir wanita banyak berzikir Allah persiapkan bagi mereka ampunan dan pahala yang besar umat Islam dan sesungguhnya Dzikir yang paling utama pada waktu pada waktu hari-hari tasyrik yaitu bertakbir para ulama membagi takbir menjadi dua macam yang pertama yaitu takbirun mutlak di mana saja Kapan saja kita memperbanyak takbir mengucapkan Allahu Akbar Allahu Akbar La ilaha illallah Allahu Akbar Allahu Akbar Walillah umat Islam adapun yang kedua itu takdir muqayyad takdir yang diperselisihkan para ulama Apakah ini disyariatkan atau tidak cembuhur mengatakan dan ini pendapat Imam 4 mazhab bahwa itu disyariatkan dan bahwasanya dahulu para sahabat rasulullahi Shallallahu Alaihi Wasallam melakukannya sementara Sebagian ulama mengatakan itu tidak disyariatkan bahkan Sebagian ulama menganggap itu sebagai perkara yang diadakan umat dan Islam yang jelas kita berusaha untuk memperbanyak dzikir kepada Allah banyak bertakbir banyak mengingat Allah di hari-hari ini jangan kita termasuk orang-orang yang lalai sesungguhnya orang-orang yang lalainya ahli Islam itu tanda orang yang tidak disukai oleh Allah subhanahu wa ta’ala hati yang Allah berikan kepada kita akal yang Allah berikan kepada kita bukan untuk digunakan hanya untuk memikirkan sebatas kehidupan dunia memakan memikirkan makanan dan yang lainnya tapi pikirkanlah sesuatu yang lebih berharga untuk kehidupan hati kita yang ahli Islam itu mengingat Allah subhanahu wa ta’ala yang akan Islam Siapa yang mengingat Allah Allah akan ingat dia Allah berfirman Ingatlah aku niscaya aku akan ingat kalian Bagaimana kalau Allah ingat kita yang ahli Islam tentu Allah akan memberikan kepada kita Taufik dan hidayahnya Allah akan bantu kita dalam setiap urusan kita yang ahli Islam tapi ketika kita lupa kepada Allah Allah jadikan setan sebagai teman kita kita berpaling dari zikir kepada Allah maka setan pun semakin senang kepada kita Allah berfirman wama Iya Asyura Rahman nuqayyid lahu syaitan Siapa yang berpaling dari zikir kepada ar-rahman kami akan jadikan setan sebagai teman yang akan selalu menemaninya tentu kita tidak ingin apabila teman kita yang selalu menemani menemani kita adalah syaitan kita ingin yang menemani kita adalah malaikat-malaikat Allah Azza wa Jalla tentunya Para Malaikat akan memberikan kepada kita kebaikannya Ikhwan Islam Oh Ikhwatul Islam saudaraku seiman kewajiban kita ya akhi saat kita berdzikir kepada Allah hati kita pun ikut berzikir jangan sampai lisan berzikir tapi hati tidak ingat kepada Allah lisan berzikir tapi hati ingat kepada dunia dan semua kesenangannya sehingga dzikir tidak berpengaruh di hati kita Imam Ahmad bin hambal pernah ditanya Apa amalan yang paling utama Beliau berkata yang paling memperbaiki hati kita yang paling menimbulkan ketakwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena tujuan kita beribadah adalah agar bertakwa kepada Allah ketika dzikir tidak menimbulkan ketakwaan itu pertanda zikir kita tidak diterima oleh Allah subhanahu wa ta’ala wa Astagfirullahalazim Alhamdulillah washolatu wassalamu ala rasulillah Muhammadin la ilallah wahdahula syarikalah wa Asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh diantara doa yang dianjurkan di hari-hari tasyrik itu memperbanyak mengucapkan Robbana Atina Fiddunya Hasanah doa yang Rasulullah sering-sering sering beli ucapkan kepada allah seling-sering minta kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena doa ini Ahlul Islam mengumpulkan kebaikan dunia dan akhirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan dalam surat al-baqarah [Musik] apabila kalian telah menyelesaikan manasik haji kalian Ingatlah Allah seperti kalian mengingat ayah-ayah kalian atau lebih dari itu lalu Allah menyebutkan tentang orang-orang musyrikin yang berdoa Rabbana Atina Fiddunya tapi kemudian ia tidak meminta kehidupan akhirat sama sekali kata Ibnu jarir Allah mencela mereka karena mereka hanya meminta dunia kepada Allah tapi tidak meminta akhirat Lalu Allah memuji orang-orang yang beriman yang berkata Rabbana Atina Fiddunya Hasanah [Musik] merekalah yang diberikan oleh Allah subhanahu wa ta’ala pahala daripada perbuatan mereka tersebut ya akhlak Islam ini menunjukkan kita dianjurkan memperbanyak doa tersebut itu kebaikan untuk kita di dunia dan akhirat kita Allahumma sholli ala Muhammad wa ala ali Muhammad wa ala ali Muhammad [Musik]
Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. – Khutbah Jum’at
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply