allahu akbar allahu akbar allahu akbar lallah [Musik] Allahu Akbar Walillah [Musik] allahu akbar allahu akbar allahu akbar lai Lahai lallah Allahu Akbar Walillah [Musik] allahu akbar allahu akbar allahu akbar lailahai [Musik] lallahu Akbar Allahu Akbar Walillah [Musik] kajian Islam ilmiah di Rodja TV dan radio Rodja kitab Syahru Sunnah Imam muzani ini merupakan kitab yang sangat luar biasa berharga tentang masalah akidah arodaliful rahimahullah ta’ala masa Ilal aqidah Ardan mukhtasor Imam muzani memaparkan pembahasan-pembahasan aqidah dengan ringkas kajian Islam TV dimanapun anda berada [Musik] secara langsung bismillah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah alhamdulillah para pemerhati Roja di manapun Anda berada Alhamdulillah di kesempatan Sabtu Siang pekan pertama yang berbahagia ini kembali kita akan simak program kajian ilmiah disampaikan oleh guru kita Ustadz Abdul Rahman Toyib El Syiah dari kota Surabaya pembahasan di kesempatan ini masih melanjutkan dari kitab taqli sunnah Lil imami al-muzani yang ditulis oleh fadilatul Syekh Profesor Doktor Abdul rozaq bin Abdul Muhsin Al Badar fidzahullah setelah penyampaian materi silahkan nantinya Anda dapat bertanya secara langsung di lantai 6543 atau Anda dapat mempersiapkan pertanyaan melalui pesan singkat di chat WhatsApp di nomor 08198 96543 Berikut kita rekan simak penjelasan materi yang akan disampaikan Selanjutnya kami persilahkan kepada Al Ustadz Valet jazakumullah Khairan Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh di mana saja berada Alhamdulillah segala puji bagi Allah subhanahu wa ta’ala yang mempertemukan kita kembali dalam keadaan kita taklid katun ala Syari sunnah Lil Imam muzali atau aqidah Imam al-muzani dengan cara atau penjelasan dari Syekh abduktor Abdul Razak bin Abdul Muhsin Al Abbad Al Badr hafizallahu ta’ala Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa memberikan kepada kita ke istiqomahan dalam belajar aqidah Salaf dan berpegang teguh dengannya sampai akhir hayat kita nanti kemudian tidak lupa karena masih suasana hari raya Idul Adha 1444 Hijriyah saya pribadi mengucapkan taqwa kepada Allahu Minna Wa minkum Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala menerima semua amal ibadah kita dan pendengar radio jari mana saja berada kembali Kita masih dalam pembahasan tentang Al Iman beliau mil akhir tentang iman kepada hari akhir kita baca dulu ucapan lengkapnya dari Imam Al muzani semua makhluk semua manusia mereka akan mati sesuai dengan ajal yang telah ditentukan oleh Allah ketika telah habis rezeki mereka dan ketika terputus amal perbuatan mereka kemudian mereka setelah mengalami himpitan kubur maka mereka akan ditanya yaitu oleh malaikat Munkar dan Nakir yang disebut dengan fitnatul khobar wabadal setelah hancur tubuh mereka mereka akan dibangkitkan oleh Allah pada hari kiamat ini yang sudah kita Jelaskan pada kesempatan yang lalu kemudian Imam Al muzani berkata wayaumakiya mati Ila robbihim mashurun dan pada hari kiamat mereka akan dikumpulkan kepada Rob mereka akan dihisab oleh Allah subhanahu wa ta’ala dan akan dibentangkan catatan amal perbuatan mereka Allah yang menghitungnya namun mereka melupakannya pada hari yang lamanya 50.000 tahun seandainya bukan Allah yang menghakimi di antara mereka namun Allah yang akan memimpin hisab mereka atau di antara mereka Allah yang menghakimi diantara mereka dengan keadilannya itu hanya butuh waktu dzuhur sampai ashar di dunia atau seperti waktu di dunia dan dia Allah Maha cepat hisabnya gamaba sebagaimana yang telah Allah tetapkan di dalam takdirnya bagi mereka dari kecelakaan kebinasaan dan juga kebahagiaan sebagian mereka di surga dan sebagian mereka di neraka syair kita langsung baca Syarah dari Syekh dr Abdul Razak bin Abdul Muhsin Al Abbad Al Badr sampai kepada ucapan imam muzali tadi kiamat mereka akan dikumpulkan di hadapan mereka itu di hari kiamat di hari akhir muslimin pemirsa TV raja dan pendengar raja-raja di mana saja berada Al Iman beliau akhir itu artinya Al Iman bin mayaqunu iman kepada hari akhir itu artinya mengimani semua kejadian-kejadian setelah kematian tentunya yang telah tercantum di dalam Alquran dan hari Rasul saw yang Shahih dan manusia mengalami tiga fase kehidupan kehidupan dunia kehidupan alam barzah dan kehidupan alam alam akhirat setelah manusia meninggal dunia dia masuk ke fase yang kedua yaitu kehidupan di alam barzah alam di luar alam dunia alam yang merupakan pemisah antara alam dunia dengan alam akhirat setelah mereka mengalami tadi himpitan kubur ada fitnah kubur soal malaikat mungkar warna Nakir kemudian mereka mendapatkan Nikmat atau adab kubur setelah itu Allah akan bangkitkan mereka ini fase ketiga Al Iman ataupun fase ketiga berkaitan dengan hari akhir dan dalam Alquran Allah Subhanahu Wa Ta’ala banyak menamakan aliyamul akhir atau banyak memberikan nama lain dari Al yaumul akhir ya Kalau tadi aliyamu al-akhir sebagaimana firman Allah walakinnal akan tapi kebaikan itu yang beriman kepada Allah dan hari akhir dinamakan hari akhir karena tidak ada hari setelah hari hari akhir tersebut adalah nama lain dari hari akhir yaitu Yaumul Qiyamah yaitu pada hari manusia berdiri di hadapan mereka bahkan Allah menurunkan satu surat yang bernama surat al-qiyamah dari kata-kata qomayyah berdiri di hadapan Allah Subhanahu Wa Ta’ala kemudian juga dinamakan yaumuddin Maliki yang artinya Yaumul jaza Hari pembalasan Mereka bertanya kepadamu tentang Asa hari kiamat Kenapa dinamakan asa’ah karena dekatnya dengan kita sekarang itu akan mencakup semua manusia kedahsyatannya tanah hari kiamat mengetuk pintu hati manusia dinamakan pasti terjadi hari kiamat itu juga dinamakan al-haqqal karena hari kiamat pasti ya pasti terwujud dinamakan atau Matul Quro karena sebagaimana meliputi semua manusia dinamakan yang akan ya sangat keras terdengarnya oleh manusia dan masih banyak lagi nama-nama lain dari Al Yaumul Al Akhir sebagai ulama mengatakan ada 56 lainnya Al akhir ini menunjukkan Bagaimana dahsyatnya hari-hari kiamat derajat di masani rahimahullah ta’ala pada hari kiamat mereka dikumpulkan oleh Rob mereka dinamakan Yaumul Hasyr ini juga salah satu penamaan hari akhir bahkan Allah menamakan salah satu surat dengan al-hasyr yaitu hari dikumpulkannya manusia di padang mahsyar itu secara bahasa maknanya mengumpulkan yang dimaksud dengan yaumul hasr Kenapa dinamakan Yaumul Hasyr yang artinya tadi mengumpulkan karena Allah mengumpulkan semua bagian tubuh manusia yang sudah hancur di waktu dikubur setelah mereka dihancurkan di alam barzah alam kubur maka Allah membangkitkan mereka dan ini salah satu yang diingkari oleh kaum musyrikin jahiliyah menurut akal mereka bahwasanya ndak mungkin tulang-belulang yang sudah hancur bisa dihidupkan kembali Siapa yang bisa menghidupkan tulang belut yang sudah hancur maka Allah jawab Nabi Muhammad yang menghidupkan lagi yang menciptakannya pertama kali Allah sanggup menciptakan manusia dari tidak ada sama sekali menjadi ada apalagi sekedar mengulang kembali penciptaan mereka menghidupkan kembali mereka Allah ala kulli syaiin Qodir Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu dan kata para ulama Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Alquran banyak menegakkan hujah atas orang-orang musyrikin jahiliyah yang tidak mengimani hari akhir ya tadi karena tidak masuk akal mereka inilah teladannya Al aklani orang musyrikin adalah teladannya orang-orang yang suka mengandalkan akal pikiran mereka yang mengandalkan akal untuk dalil agama mereka tidak mau menoleh kepada Alquran dan Sunnah itu adalah berikutnya orang-orang musyrikin jahiliyah yang mereka tidak mau beriman kecuali kalau sesuai dengan akal mereka ini Allah menceritakan orang musyrikin tidak mau mengimani hari akhir hari kebangkitan karena nggak masuk akal ada yang bisa menghidupkan tulang yang sudah hancur lebur tersebut Allah sekali lagi maka seorang muslim muslimah wajib menundukkan akalnya kepada Nas Alquran dan Sunnah Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam dan sudah kita sampaikan tadi Allah banyak menegakkan hujjah di dalam Alquran dan juga tentang wajibnya mengimani hari kebangkitan bahwa saya hari kebangkitan itu hak diantaranya kata Allah tentang masalah turunnya air hujan ya Wamin ayatihi anak Allah diantara tanda-tanda kekuasaan Allah engkau melihat bumi yang kering kerontang yang mati ketika kami turunkan air hujan ya tumbuh atau menumbuhkan tumbuhan tumbuhan tanaman-tanamannya kemudian kata Allah mengatakan Aladin kata Allah bahwasanya yang menghidupkan bumi yang sudah mati tadi maka dialah yang menghidupkan manusia yang sudah hancur di alam barzah tersebut lamohi Alloh yang menghidupkan yang telah mati ini sekali lagi Allah mengajak manusia untuk menggunakan akal Sehatnya dalam rangka mendukung Alquran dan ini penempatan akal yang yang hak akal digunakan untuk berpikir agar tidak bertabrakan dengan Alquran dan akal diikutkan kepada Alquran dan Sunnah Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam bukan malah menentang Alquran dan Sunnah sebagaimana orang musyrikin jahiliyah kemudian kata Aceh dan Allah menghidupkan kembali manusia di hari kiamat tersebut dan manusia dibangkitkan dikumpulkan di satu ya tempat yang luas dalam keadaan tidak beralas kaki urutan tidak berpakaian dalam keadaan kata Aisyah Arizal wanita Ya Rasulullah laki-laki dan perempuan apakah tidak saling melihat pada waktu itu kata Rasul Alhamdulillah matahari sangat dekat dengan kepala mereka hanya satu mil di atas kepala mereka sebagaimana dijelaskan oleh rasul dalam Shahih Muslim tentang sifat hari kiamat ini menunjukkan Bagaimana sekali lagi dahsyatnya hari kiamat manusia sesuai dengan amal perbuatan mereka ketika keringat mereka itu tadi bercucuran kata karena panasnya terik matahari pada waktu itu ada yang keringatnya sampai di mata kaki Mereka ada di atas lutut mereka di perut mereka bahkan ada yang tenggelam dengan keringat mereka semua sesuai dengan amal perbuatannya illa Man As sama Allah kecuali yang diselamatkan oleh Allah yang akan dinaungi oleh Allah di hari yang tidak nahan pada waktu itu diantaranya Al Imam adil pemimpin yang adil pemuda yang taat atau yang tumbuh dalam ketaatan kepada Allah seseorang yang hatinya bergantung kepada masjid kemudian dua orang yang saling cinta Mencintai Karena Allah mereka bertemu Kana dan berpisah karena Allah kemudian ada rojolun da’ahud da’ahu imroatun datuman seseorang yang diraih oleh perempuan yang cantik yang punya harta namun dia mengatakan aku takut kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala kemudian rojulun tasyadah seseorang yang menginfakkan bersedekah dengan tangan kanannya hingga tangan kirinya tidak tahu ikhlas lillahi ta’ala kemudian juga seseorang yang dia berzikir kepada Allah dikala Kesunyian dan air matanya bercucuran karena takut kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjadikan kita termasuk salah satu dari Tujuh golongan tersebut kemudian kata Syekh walang yahutahadal tidak ada seorangpun yang bisa lepas dari Kejadian ini yaitu al-hasrat dikumpulkannya di padang mahsyar kalau berfirman wayauman dan engkau melihat bumi itu datar dan kami mengumpulkan mereka semuanya dan kami tidak meninggalkan diantara mereka seorang semuanya akan dibangkitkan dan dikumpulkan oleh Allah di padang mahsyar Ya karena sangat ngerinya pada waktu itu manusia pun mereka memohon pertolongan kepada para Anbiya kepada Nabi Adam namun Nabi Adam tidak sanggup membantu mereka mereka datang kepada Nabi Nuh Nabi Ibrahim Musa dan Nabi Isa sampai terakhir kepada nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam kemudian nabi pun sujud di hadapan Allah kemudian Allah mengatakan diberi mohonlah syafaat kepadaku aku akan berikan syafaat itulah yang dikenal dengan as-syafaatul uzuma yaitu untuk Allah segera memutuskan perkara hambanya pada waktu itu ini sekali lagi salah satu keistimewaan nabi kita Muhammad shallallahu alaihi wasallam dan itulah yang dikatakan yang tidak diberikan kepada nabi-nabi sebelum ku diantaranya putih itu as-syafa’ah aku diberikan asyafah di antara yang para Anbiya tidak mendapatkannya kemudian mahason muslimin kata Imam al-muzani kemudian setelah itu mereka akan menghadapi Yaumul Hisab hari penghisaban al-hisab itu artinya kata Syekh Nanti itila’ul Ibad ala amalin dipaparkannya perbuatan hamba pada hari kiamat itu namanya Yaumul kemudian kata Syekh al-aradhu Bahwasanya Allah akan memaparkan amal-amalan hamba-hambanya dan itu di dalam Alquran dan as-sunnah yang Shahih dan itu berdasarkan hal ini sebagaimana Allah berfirman bahwa bahwa kami kata Allah akan menanyakan kepada mereka semuanya tentang amal perbuatan mereka ini adalah hari al-hisab yang Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala menghisap kita dengan hisaban yasiro hisab yang mudah artinya memaparkan amal perbuatan hamba pada hari kiamat ditunjukkan kepada hamba semua amal perbuatan mereka bahwa dan hisab ada dua macam yang pertama al-aragu pemaparan nya yang Mukmin yaitu dengan Allah berduaan dengan hambanya yang Mukmin lalu hamba itu pun mengakui semua dosa-dosanya dalam hadis yang shahih Rasul mengatakan tidaklah salah seorang diantara kalian kecuali akan berbicara dengan Allah pada hari kiamat dan tidak ada penerjemah antara dia dengan Allah Subhanahu Wa Ta’ala ini sekali lagi menunjukkan Bagaimana Al Hisab yang pertama yang dinamakan dengan al-a’raf ketika itu Allah akan berkata kepada hambanya yang Mukmin kemudian ketika sudah dipaparkan amal-amalan hamba tersebut orang mukmin mengatakan atau merasa dia akan binasa pada saat itulah Allah mengatakan aku telah menutupinya di dunia dan aku mengampuninya di hari ini di hari-hari kiamat ya semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengampuni semua dosa-dosa kita itulah dinamakan dengan ada riwayat dari Aisyah radhul anha ketika Rasul bersabda menukisan Barang siapa yang di munaqosah di debat hisabnya maka dia akan binasa kemudian Aisyah berkata Ya Rasulullah Bagaimana dengan firman Allah mbak ama manusia dengan tangan kanannya dia akan dihisap dengan hisab yang mudah Rasul mengatakan Dari al-arab itulah yang dimaksud dengan al-aradu pemaparan yang mudah hisab yang mudah yaitu bagi orang yang murni Sekali lagi semoga Allah menghisap kita dengan hisab yang mudah Adapun hisab yang kedua almunator ini yang kata Rasul tadi manusia-dosa orang tersebut menanyakannya meminta pertanggungjawabannya sekali lagi Rasul mengatakan barangsiapa yang di debat hisabnya oleh Allah maka dia akan diazab naudzubillahimindzalik diantara manusia ada orang yang masuk surga tanpa hisab tanpa adab yaitu 70.000 dari umat Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam yang ciri mereka untuk dirinya sendiri walayak tahun tidak minta diobati dengan besi panas sesuatu baik itu adanya burung hantu ataupun nomor 13 bertawakal kepada Rabb mereka karena sahabat yang telah Shahih dari Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam maka mereka tidak dihisap sebagaimana orang mukmin namun mereka akan dihisap kejelekannya saja Adapun orang kafir mereka tidak dihisab sebagaimana dihisabnya orang yang masih punya kebaikan ditimbang dengan kejelekannya karena orang kafir tidak ada kebaikannya sama sekali di sisi allah subhanahu wa ta’ala dan kami hadapi amal perbuatan Mereka kami jadikan pula Orang musyrikin yang menyembah kepada selain Allah walau ashraqu Lahab itu Seandainya mereka baru basrik akan gugur semua amal perbuatan mereka orang kafir di desa tapi hisabnya bukan sebagaimana orang mukmin yang masih banyak kebaikan-kebaikan ada kebaikan-kebaikannya karena orang kafir tidak ada kebaikan sama sekali walaupun mereka hanya dihitung semua kejelekan mereka dan mereka pun ditanyakan tentang semua kejelekan tersebut dan tentunya mereka akan mengakuinya dan mereka akan dibalas sesuai dengan amal perbuatan mereka tersebut ini wajibnya mengimani hari ditimbangnya amal perbuatan manusia atau hari timbangan Imam muzani menyebutkan dalam bab ini tentang timbangan yang akan ditancapkan pada hari kiamat bahwa sebagaimana dalam hadis di tokoh Dia memiliki lahukifatan memiliki dua daun timbangan untuk menimbang kebaikan dan timbangan menimbang kejelekan ini akidah Ahlussunnah Wal Jamaah yang berlainan dengan Akidah kelompok Al muktazilah dan yang semisal dengan mereka yang mengingkari adanya timbangan kata mereka kelompok muktazilah mengatakan tidaklah yang butuh timbangan kecuali tukang sayuran ini penghinaan kepada Allah kepada Alquran dan Sunnah Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam Allah subhanahu wa ta’ala berfirman adapun orang-orang yang berat timbangan amal kebaikan dalam kehidupan yang diridhoi oleh Allah subhanahu wa ta’ala orang yang beriman kepada Allah dia beriman kepada adanya hari timbangan amal perbuatan dan rasul dalam Shahih Bukhari Bahkan dalam akhir Kitab Shahih Bukhari dalam Kitab Tauhid atau Babut tauhid di akhir ya kitab Syekh Bukhari ada babwa ditimbangnya Ahmad dan perbuatan manusia pada hari kiamat kemudian dibawakan hadits dari Abi Hurairah yang dicintai oleh Allah Ar Rahmat yang ringan di Lisa dan berat di timbangan amal kebaikan yaitu kalimat subhanallah wabihamdihi subhanallah Ini adalah ucapan yang akan ditimbang pada hari kiamat meyakini timbang itu HP bukan majas bukan sekedar simbol keadilan sebagaimana takwilnya ahli dan timbangan itu ada satu di hari kiamat Berapa besar bagaimana besarnya wallahu ta’ala a’lam namun dia memiliki dua daun timbangan seperti yang kita isyaratkan tadi dari hadis albit tokoh disebutkannya dalam bentuk jamak dalam bahasa Arab timbangan itu Al Mizan atau Mizan satu timbangan kalau jamak al-mawati kata para ulama tadi kata Syekh timbangan ada satu tapi kenapa dalam Nas itu kok disebutkan dalam bentuk jamak tapi dalam ayat ini surat An Anbiya 47 kami meletakkan timbangan-timbangan keadilan pada hari kiamat maka tidak ada satu jiwa pun yang dizalimi demikian pula dalam ayat tadi Kenapa kok disebut dalam bentuk jamak kata syekhti barimah yuzan Alaihi karena yang ditimbang itu banyak maka disebut dalam bentuk almawaji sebetulnya dia satu timbangan seperti dalam hadis shahih Bukhari tadi Kalimantan beberapa ayat ini karena dilihat dari sisi banyaknya yang ditimbang karena amal perbuatan manusia akan ditimbang dengan catatan amal perbuatan manusia juga ditimbang dengan manusianya itu sendiri akan ditimbang jadi akan ditimbang itu ada tiga amal perbuatan catatan amal perbuatan dan manusianya itu sendiri Adapun dalil amal akan ditimbang gagah ucapan tadi ditimbang tadi Sabda rasul dalam akhir saya Bukhari timbangan ini dalil amal ditimbang demikian pula tentang catatan amal perbuatan yaitu seseorang yang dibentangkan kepadanya 99 catatan amal kejelekan yang diletakkan di satu daun timbangan kemudian dia hanya memiliki satu catatan kecil dari kebaikan namun catatan kecil itu lebih berat daripada 99 kejelekan tersebut itulah kalimat tauhid Lailahaillallah yang lebih berat daripada segalanya jadi sekali lagi dalam hari di toko ditimbang juga catatan amal perbuatan Adapun dalil yang ditimbang juga manusianya itu dalam Sabda Rasul saw tentang orang kafir yuktah Yaman akan didatangkan pada hari kiamat seseorang yang besar yang gemuk pada hari kiamat namun timbangannya tidak lebih berat dari sayap seekor nyamuk kemudian dibacakan ayat [Musik] kami pada hari kiamat kata Allah tidak akan menimbang orang-orang kafir tersebut tidak ada kebaikannya sama sama demikian pula dalam hadis Abdullah bin Mas’ud ketika beliau naik sebuah pohon lalu angin ya menyingkap betis beliau sampai sebagai sahabat yang ada di bawah pohon tertawa ketika ditanya oleh Rasul Kenapa kalian tertawa mereka mengatakan karena melihat kecilnya betis Abdullah bin Mas’ud namun apa kata Rasul lahuwa askal fil Mizan kata Rasulullah lebih berat daripada gunung uhud pada hari hari kiamat karena ini bergantung kepada Immanuel amalu Semoga Allah memperberat amal kebaikan kita di hari kiamat asal muslimin Ikhwan raja setelah hari ditimbangnya amal perbuatan maka adawi dipaparkannya catatan amal-amal kebaikan ataupun kejelekan mereka dibagikannya catatan amal perbuatan mereka dibukakan catatan amal perbuatan mereka ala diikuti Bakti yang ditulis di situ catatan amal-amalan mereka ketika yang mencatat para malaikat yang Kiraman ini ada sebagian yang mengambil catatan amal perbuatannya dengan tangan kanannya inilah Ada pula yang mengambil dengan catatan amal perbuatannya dengan tangan tangan kiri dalam surat al-insyiqaq dalam surah maka seorang hamba akan mendapati semua apa yang diperbuatnya dari awal kehidupannya sampai akhir hayatnya secara terperinci sebagaimana Allah berfirman wallah dan diletakkannya catatan amal perbuatan manusia engkau melihat orang-orang yang berdosa Mereka takut terhadap apa yang mereka dapai dalam catatannya tersebut buaya Kulon Iya wailatana melihat kitab apakah yang tidak meninggalkan yang kecil maupun yang besar tapi semuanya dicatat bahwa mereka mendapati apa yang mereka perbuat dalam di dunia itu nampak jelas di hadapan mereka bertakwalah kepada Allah dan takutlah kepada suatu hari yang semuanya akan dikumpulkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala yang mana Allah akan mengatakan Iqro kitab Kafa binafsika bacalah kitabmu sendiri cukuplah Engkau sebagai penghisap bagi dirimu semoga Allah menyelamatkan kita di dunia wal akhirat kemudian bahasan muslimin pemirsa TV Rodja dan pendengar Raden rodjarah yang mencatat semua amal perbuatan mereka Allah yang menghitungnya namun manusia wa nafsu melupakannya manusia telah melupakan apa yang mereka lakukan di dunia terutama dari kejelekan-kejelekan dan dosa-dosa mereka namun Allah menghitungnya Allah mencatatnya dan Allah akan yang membalasnya untuk mereka dari kebaikan ataupun dari dari kejelekan kalau Azza Wa Jalla Allah berfirman yaumallah pada hari ketika Allah membangkitkan mereka semuanya [Musik] mengabarkan kepada mereka tentang semua perbuatan mereka Allah mengatakan Allah menghitungnya sedangkan mereka melupakannya dan Allah Maha bersaksi atas semua hal tersebut surat al-mujadilah ayat yang ke-6 kemudian di hari yang lamanya 50.000 tahun itulah hari kiamat itulah hari di hari kiamat Ali Bin Abi thalibri Abbas [Tepuk tangan] Abdullah bin Abbas beliau menafsirkan ayat di surat al-ma’arij ayat ke-4 yang bunyinya ta’roj 1 para malaikat dan juga roh mereka naik pada hari itu hari kiamat yang lamanya 50.000 satu hari di hari kiamat itu sama dengan 50.000 tahun di waktu di dunia itu kata Abdullah yang dimaksud dengan Allah menjadikan hari orang kafir sama dengan 50.000 tahun ya satu harinya itu sama dengan 50.000 tahunnya orang kafir karena orang kafir dalam siksa mereka merasa sangat amat lama sekali waktu-waktu yang mereka lalu wa amal Mukminun Adapun orang mukmin ketika di hari kiamat waktunya itu seperti ya satu harinya orang mukmin di hari kiamat sama dengan waktu antara zuhur dan Ashar saja ketika di dunia karena sah Amin Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam Beliau mengatakan Yaumul Qiyamah Kakak terima hari kiamat itu waktunya bagi orang mukmin sama dengan antara zuhud dan dan asal ya semoga Allah berikan kepada kita kebahagiaan di dunia wal akhirat dan juga waktu ketika Allah menghisap manusia pada hari kiamat itu waktunya kalau selain Allah yang menghisap itu butuh waktu tadi 50.000 tahun namun kalau Allah hanya antara dokter saja seperti waktu di dunia waktu yang di intinya hisab yang Allah lakukan terhadap manusia pada hari kiamat itu hanya tadi antara seperti dhuhu dan Ashar waktu di dunia sedangkan kalau selain Allah yang Maha Esa manusia [Musik] namun itulah Allah yang menghukumi diantara manusia dengan keadilannya seperti waktunya antara dhuha dan Ashar waktu tailulah dapat hisabnya sudah kita sampaikan tadi waktunya orang mukmin di dunia atau di akhirat itu ya sehari seperti dulu dan Ashar Adapun orang kafir seperti 50.000 tahun waktu di dunia sehari di akhirat kalau Karena manusia nanti setelah dihisab akan masuk surga masuk neraka ini semuanya sudah dicatat dalam Lauhul Mahfudz sudah ditakdirkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala Rasul bersabda Innallaha kataba makadhiro kholaiqan Sesungguhnya Allah mentakdirkan mencatat semua takdir makhluk 50.000 tahun sebelum Pencipta langit dan bumi sampai manusia ke surga masuk neraka semuanya sudah dicatat di dalam Lauhul Mahfudz Rasul juga bersabda tidaklah salah seorang diantara kalian kecuali sudah dicatat amal sudah dicatat tempat tinggalnya di surga atau di neraka ya kita semuanya sudah dicatat tempat tinggalnya di surga atau di neraka Semoga Allah memasukkan kita ke dalam surga-nya menjauhkan kita dari api neraka Ini kata Syekh manusia sudah ditakdirkan kebahagiaan kesengsaraannya namun semuanya tentunya dengan hukum sebab akibat Allah berikan kebaikan di akhirat karena perbuatan baiknya orang yang berbuat kebaikan yang bertauhid yang beramal saleh ikhlas dan ittibau Sunnah akan diberikan kebaikan yaitu surga dan juga tambahannya melihat kepada wajah Allah pada hari kiamat dan doa akan ada pembahasannya setelah batin Barang siapa yang menyimpang dari ajaran Allah menyimpang dari tahu dari sunnah Rasul saw dari taat kepada Allah maka kata Allah wama yasillah Barang siapa yang menasihati Allah dan rasulnya dari melampaui batasan-batasan Allah Allah masukannya ke dalam nerakanya Rasulallah Barang siapa yang menyelisihi Rasul setelah jelas kebenaran batin dan yang mengikuti selain jalannya orang-orang beriman kami palingkan kepada dia berpaling dan kami masukkan dia ke neraka jahanam dan jahanam saja jelek tempat kembali maka Allah pegang atau haid sunnah Rasul taat kepada Allah bertakwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala kita akan selamat di dunia Allah mengatakan Barangsiapa yang mengikuti petunjukku dia tidak akan tersesat dan tidak akan sengsara selamanya namun sebaliknya Barang siapa berpaling dari ajaran ke kata Allah maka kami berikan kehidupan yang sempit dan kayu bangkitkan pada hari kiamat dalam keadaan buta naudzubillahimindzalik Iman Manusia ujungnya antara surga atau neraka namun sebetulnya dalam pembahasan hari kiamat masih ada namanya setelah Yaumul Mizan akan ada hari dimana manusia akan melewati jembatan yang kata para ulama Lebih lembut daripada rambut lebih tipis daripada rambut dan lebih tajam daripada yang diantara jembatan itu ada alkali kailnya dan di bawahnya adalah neraka jahanam manusia ada tiga golongan ada yang selamat melewati jembatan sampai ke dalam surga itu pun juga bermacam-macam ada yang secepat kilat secepat ya kedipan mata secepat larinya kuda yang berjalan ada yang merangkak namun masih ada yang selamat Adapun golongan yang kedua yang dia tidak selamat alias ditarik oleh kail tersebut dan dilemparkan ke dalam neraka jahanam dan yang ketiga yang ditarik oleh kail kata Rasul namun masih bisa selamat dan para Anbiya hanya bisa mengatakan Ya Allah selamatkan selamatkan ini hari yang sangat mengerikan yang sangat dahsyat Allahumma Ya Allah selamatkan kami kalau orang itu mau selamat melewati serat di hari kiamat Makassar di dunia Selatan Insya Allah pada pertemuan yang akan datang kita akan lanjutkan berkaitan dengan kenikmatan di surga dan juga melihat wajah Allah di surga Terima kasih jazakallahu Khairan Barakallah penyampaian materi yang sangat bermanfaat di kesempatan ini berkaitan dengan beriman kepada hari akhir umat Islam bagi Anda yang ingin bertanya secara langsung Dilan telepon 021 82365 43 atau pertanyaan melalui pesan singkat di cat WhatsApp di nomor 081 98965 43 baik pertanyaan pertama kita awali dari pesan singkat di kesempatan ini dari Pak efizal Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustadz Apakah benar Arsy Allah sama dengan Singgasana Allah itu maksudnya bagaimana Ustad mohon nasehatnya jazakallahu Khairan secara bahasa al-asy itu kata para ulama secara bahasa artinya syaril Mulki itu tadi Singgasana cuma sekali lagi tidak boleh kita membayangkan hal-hal yang di luar daripada Dalil dan juga ya tidak sampai akal kita kepadanya cukup kita mengatakan tadi Allah Subhanahu Wa Ta’ala memiliki Aras yang merupakan makhluk yang paling tinggi makhluk yang paling besar dan Allah di atas arus tersebut Namun Allah meskipun di atas Aras bukan berarti Allah butuh kepadamu sekali lagi secara bahasa betul itu memang secara bahasa Al Aras artinya Syahril Singgasana kerajaan jazakallahu Khairan Barakallah fiikumsalam atas jawaban yang disampaikan semoga bermanfaat untuk penanya pak efrizal pertanyaan melalui pesan singkat kembali dari Pak Iyan di Bogor Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustaz Bagaimana cara supaya kita bisa menyeimbangkan antara kehidupan dunia dan persiapan untuk hari akhir sehingga kita tidak melupakan tujuan akhir Kita Sementara kita terus mengejar keinginan duniawi mohon nasehat dan penjelasannya seorang muslim wajib Meyakini dalam hatinya Wal akhirotu Khoirul akhirat lebih baik dan lebih kekal dan Allah telah berfirman waabtahihilah dari negeri akhirat yang kami anugerahkan kepada kalian namun jangan lupa urusan dunia yang paling utama dan pertama dikejar oleh seorang muslim muslimah yaitu urusan akhirat hatinya lebih banyak bergantung akhirat namun tanpa melupakan dunia inilah pertengahan Islam tidak mengharamkan dunia tidak tamak kepada dunia mencari dunia untuk akhirat karena sekali lagi dia hatinya meyakini akhlak lebih kekal ketika dia mencari dunia dia niatkan untuk menggapai pahala di akhirat Innamal A’malu Bin ya Misalnya seorang kepala rumah tangga keluar rumah di pagi hari cari Mak Isah harus dia selayaknya baginya niatkan untuk akhirat untuk beribadah kepada Allah sebagai para rumah tangga kewajibannya menafkahi anak dan istrinya maka dia niatkan kerjaannya meskipun urusan dunia untuk akhir untuk beribadah kepada Allah dia ingat firman Allah dia mau makan misalnya untuk beribadah kepada Allah Subhanahu wa ta’ala untuk lebih menguatkannya dalam ibadah kepada Allah di urusan dunia bisa bernilai pahala kalau niatnya tadi untuk beribadah kepada Allah jadi sekali lagi akhirat yang harus lebih diutamakan tanpa melupakan urusan dunia jawaban yang disampaikan semoga bermanfaat untuk penanya pertanyaan berikutnya dari Pak Rois rsudr Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustad apakah yang mendapatkan syafaat Nabi Muhammad di hari kiamat hanya umat Nabi Muhammad saja mohon penjelasannya kalau yang dimaksud dengan Syafa tadi syafa’atul Ultima itu mencakup semua manusia yang ada di Padang masa makanya makan yang itu maknanya Allah menyegerakan keputusan semua manusia yang ada di padang mahsyar tersebut ya setelah Allah memberikan syafaat Allah pun sebagaimana dalam surat al-fajr wajah mau datang sedangkan mereka dalam keadaan berbaris-baris itu kalau yang dimaksud dengan as-syafatul Demak mencakup semua manusia yang ada di padang mahsyar Adapun nanti syafaat yang lainnya ada namanya syafaat bagi para pelaku dosa besar dari umat Nabi Muhammad yaitu yang bertauhid yang masih ada Iman di dalam dirinya adapun ada lagi syafaat bagi para rasul Abu Thalib yaitu hanya diringankan azabnya di neraka tanpa keluar dari api neraka llah yang disampaikan semoga bermanfaat untuk penanya pertanyaan berikutnya masih dari pesan singkat kembali dari hamba Allah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Bagaimana kita bisa membangun rasa urgensi pentingnya dalam mempersiapkan diri untuk hari akhir ketika terkadang di kehidupan sehari-hari kita ini terasa begitu menjenuhkan dan membosankan secara rutinitas mohon nasehatnya menganjurkan kepada kita memperbanyak kematian kata Rasul akhiru Perbanyaklah mengingat penghancurkan kenikmatan yaitu kematian Rasul juga mengatakan kuntuna haitukum anziratil kubur fajuruhan dulu aku melarang kalian berziarah kubur namun sekarang silahkan berjarak kubur li’an ziarah kubur bisa mengingatkan kalian Negeri Negri akhirat namun tentunya ziarah yang sesuai dengan tuntunan Rasul saw bukan ziarah yang bidah ataupun yang yang syirik kemudian juga dengan kita misalnya mengingat orang-orang yang dulunya bersama kita yang mereka sekarang sudah tiada ketika kita salat jenazah kita ingat Bagaimana nasib kita nanti di hari ya kiamat kelak di pada masa demikian pula di alam barzah itu akan memotivasi kita banyak mengingat akhirat untuk memperbanyak amal saleh ikhlas dan Sunnah Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyelamatkan kita silahkan bagi Anda yang ingin bertanya secara langsung masih kami buka kesempatan Dilan telepon 0218236543 ya Assalamualaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh dengan Ibu siapa di mana Ya silahkan Ibu Yani semoga Ustadz selalu dalam lindungan Allah dan dikasih berkah umur badan sehat tebal iman dan murah rezekinya sehingga dakwah ini berlanjut terus ya ustadz saya ini kan orang awam yang keadaan saya anak-anak sudah meninggal semua Ustadz tapi sebelum anak saya meninggal saya ini belum mengenal sunnah seperti sunnah yang sekarang saya saksikan ini Ustaz tapi setelah meninggalnya anak-anak saya terakhir 2014 itu sekali meninggal menantu Saya anak saya dan anak saya yang dalam keadaan hamil Ustadz jadi saya sekarang begini ustad Setiap saya mendengarkan ceramah saya beriman dengan semuanya yang Ustaz ceramahkan yang Ustaz sunah-sunah Ustadz yang sekarang saya tonton dengan ustadz nasional lainnya jadi saya sekarang untuk ini Ustad saya beriman dengan semua yang yang yang Ustad ceramahkan itu dalam salat saya dalam sujud saya berdoa terutama untuk diri saya dan suami saya dan saudara orang tua saya dan seluruh anak-anak saya Ustaz tapi saya hanya menyebut kami Ustaz saya berdoa ya Allah ya rabbku yang membolak-balikkan hati manusia tetapkanlah hati kami di atas kebenaran di atas agama Islam di atas kebenaran Alquran dan hadis dan Nata sunnah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dan berikanlah kami selalu afiat dan syafaatmu Ya Allah dan berikanlah kami atas izinmu ya Allah agar kami mendapat syafaat dari Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam kelak tapi saya tidak menyebutkan satu persatu keluarga saya Ustad Nah jadi Apakah itu bisa mewakili untuk saya suami dan seluruh keluarga saya yang belum mengenal sunnah baik ketenangan saya untuk selanjutnya dengan doa yang dipanjatkan oleh ibu ini apakah bisa seperti tadi yang disebutkan mohon nasihatnya kita pertama ikut berduka cita atas kabar tadi dan sekaligus mendoakan semoga anak-anak Ibu semuanya yang beriman mendapatkan kebahagiaan di hari kiamat dirahmati oleh Allah diampuni dosanya Allah subhanahu wa ta’ala dan Semoga di hari kiamat kelak Allah kumpulkan ibu dan anak-anak ibu dan keluarga ibu di surga kelak Rasul saw atau Allah subhanahu wa ta’ala berfirman jannatu adenin yadahulu dimasuki oleh orang-orang beriman dan yang beramal sholeh dari anak-anak mereka dari orang tua mereka dan dari suami ataupun istri mereka yang kedua mendoakan Mereka dengan kebaikan untuk di kelak hari kiamat maka boleh-boleh saja hanya mengatakan Ya Allah ampunilah kami dan keluarga kami anak-anak kami tidak perlu juga menyebut namanya satu persatu Insya Allah Allah Maha Tahu atas segala sesuatu diantaranya Allah maha tahu apa niat kita kata-kata kamu yang kita ucapkan Allah maha tahu siapa yang kita maksud tersebut maka Indonesia Allah sudah sudah cukup dan kewajiban Ibu tetap istiqomah di atas tauhid dan sunnah dan terus mendoakan keluarga ya yang telah mendahului ibu semoga sekali lagi bisa bertemu di surga kelak disampaikan semoga bermanfaat untuk penanya Ibu Yani yang berada di Jambi kita beralih ke pertanyaan melalui pesan singkat kembali dari hamba Allah di Semarang Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ketika kita dalam hati memaafkan orang lain tanpa sepengetahuan orang yang menzalimi kita Apakah hal ini bermanfaat bagi orang tersebut tanpa orang itu meminta maaf bahkan tidak merasa bersalah dan sekarang orang tersebut sudah meninggal mohon nasehatnya stasiun sebagaimana kata Syekh Muhammad ada dua kategori manusia dalam masalah kita memaafkan atau tidak memaafkan Allah berfirman Paman apa dan barangsiapa yang memaafkan dan yang memperbaiki kata Syekh Muhammad kalau orang itu kita maafkan dia jadi baik maka maaf Kak tapi kalau dia kita Maafkan semakin menjadi-jadi kezalimannya dan sebagainya maka boleh tidak dimaafkan Maka kalau misalnya Anda memaafkan dan itu bermanfaat bagi orang tersebut ini tadi sesuai dengan ayat tersebut Pak salahah namun Kalau Anda Maafkan orang itu tambah menjadi jadi kezalimannya sekali lagi ini tidak bermanfaat bagi orang tersebut ya Maka sekali lagi wallahu ta’ala alam kalau memang Anda sudah memaafkan dan memang orangnya bisa jadi baik ketika dimaafkan Maka insya Allah pahalanya bagi semuanya wallahu Ta’ala jazakallah dan itu merupakan pertanyaan kita terakhir di kesempatan ini mungkin ada sebagian atau penutup silahkan Ustadz Maaf saat muslimin pemirsa ke gereja dan pendengar Radio Rodja Di mana saya berada Rahmani warahmah seorang muslim muslimah harus selalu mengingat hari akhir karena itu akan senantiasa mendorongnya untuk bisa Istiqomah di atas tauhid dan Sunnah untuk dia bisa tetap bersabar menghadapi ujian dan cobaan di dunia dengan Insya Allah beriman kepada hari akhir ia akan bisa termotivasi untuk banyak beramal saleh untuk dia ikhlas dalam beramal dan ittiba kepada sunnah Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam saya tutup dengan ucapan seorang penyair Arab dengan ketaqwa karena anda tidak tahu apakah besok pagi anda masih bisa hidup wakamin berapa banyak anak muda yang pagi petang hari masih bisa tertawa bercanda namun Pagi harinya atau malam harinya sudah disiapkan kain kafan baginya wakamin sirorihim aja berapa banyak anak yang masih kecil yang masih diharapkan panjang usianya namun sudah di masakan kalian Berapa banyak orang yang sehat namun mati tanpa penyakit namun Berapa banyak orang yang yang sakit bisa hidup beberapa saat lamanya kerjai Taqwa Allah berfirman Dan berbekala dan sebaik-baik bekal adalah taqwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memasukkan kita ke dalam surganya kelak Semoga Allah mengumpulkan kita di surga kelak bersama para nabi bersama nabi kita Muhammad SAW dan para sahabat beliau kurang lebihnya mohon maaf wa jazakumullah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih jazakallahu Khairan Barakallah atas ilmu yang sangat bermanfaat dan waktu luang yang telah diberikan untuk kita semua demikian tadi kota Islam masuk program kajian ilmiah dalam pembahasan rutin kita yang ditulis oleh fadilatus Profesor Doktor Abdul Rozak bin Abdul Muhsin Al Badar fidzahullah semoga kajian yang telah kita simak dapat bermanfaat dan mampu menguatkan iman kita kepada hari akhir jadikanlah pengetahuan ini sebagai bekal dalam menghadapi kehidupan dunia yang sementara ini Serta persiapkan diri untuk meraih kebahagiaan abadi di akhirat nah foto Islam Mari kita terus meningkatkan pemahaman kita tentang agama dan berusaha untuk menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan aspek kehidupan kita nah kami yang bertugas mohon pamit undur diri mohon maaf atas segala kehilafan Terima kasih jazakumullahu Khairan Barakallah kebersamaan anda wabillahi taufik wal hidayah Subhanallah selamat beraktifitas wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh allahu akbar allahu akbar lailahailallah Allah Allahu Akbar Allahu Akbar Walillah [Musik] allahu akbar allahu akbar allahu akbar Laha il lallah Allahu Akbar Walillah [Musik] Allahu Akbar Allah
Ustadz Abdurrahman Thoyyib, Lc. | AQIDAH IMAM SALAF
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply