Rodja TV bila Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillah Bismillahi washolatu wassalamu ala Rasulullah dimanapun anda berada Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala berkahi kita semua di kesempatan hari ini Insya Allah kami akan hadirkan ke layar kaca Anda program variatif yang insya Allah kita akan lebih menarik menyimaknya dari rangkaian acara yang kami hadirkan ke layar kaca anda dari studio kami ucapkan selamat menyimak semoga bermanfaat dan kajian Islam Shallallahu Alaihi Wasallam diantara salah satu tujuan ibadah haji diwajibkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala adalah untuk senantiasa melakukan dzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala bahkan semua amalan-amalan yang sholeh tidaklah disyariatkan untuk melakukannya kecuali untuk selalu berdzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala Dan tidaklah seorang hamba mendekatkan diri kepada Allah dengan dzikir seperti melaksanakan ibadah salat yang dianjurkan di dalamnya berzikir kepada Allah sebagaimana firman Allah bahwa Zikri hendaklah kalian mendirikan salat untuk berzikir kepadaku demikian juga dengan ibadah haji puasa dan semua ketaatan sesungguhnya disyariatkan untuk berzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan tentang masalah ibadah haji dan sering sekali Allah subhanahu wa ta’ala mengulang-ulangnya bahwa tujuan yang paling utama telah berzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala Allah berfirman apabila kalian selesai dari Arafah maka berzikirlah kalian kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala ketika kalian berada di Muzdalifah dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala juga menyebutkan faedah Qada itu manasikkakum apabila kalian telah selesai melaksanakan manasik haji kalian maka berdzikirlah kepada kalian kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala Ingatlah Allah sebagaimana kalian mengingat orang tua kalian atau lebih lagi kemudian juga Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan hendaklah kalian Ingat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala di hari-hari yang berbilang kemudian juga Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan [Musik] dan umumkanlah kepada manusia untuk melaksanakan ibadah haji niscaya mereka akan datang dalam keadaan berjalan kaki dan juga dengan mengendarai unta-unta yang kurus mereka datang dari setiap penjuru yang sangat jauh sekali agar mereka menyaksikan manfaat-manfaat yang ada di dalam ibadah haji dan agar mereka senantiasa ingat berzikir kepada Allah di hari-hari yang telah ditentukan sebagaimana Allah telah memberikan kepada mereka rezeki dari kemudian juga Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan senantiasa hendaklah kalian mengingat nama Allah Subhanahu Wa Ta’ala terutama dikala kalian berdiri ingin menyembelih hewan-hewan sembelihan tersebut tadi kurullahi salam kenal sesungguhnya berzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala merupakan tujuan daripada melaksanakan ibadah haji yang mulia bahkan ibadah haji dan semua ketaatan-ketaatan yang dilakukan Tujuannya adalah untuk mendirikan dzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala oleh karenanya Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam kitab mustardnya dan juga oleh imam-imam yang lainnya dari ibunda kita Aisyah radhiyallahu Ta’ala Sesungguhnya Allah Subhanahu Wa Ta’ala mewajibkan kepada kita tawaf di Ka’bah syar’i diantara sofa dan Marwah melontar jamaah semuanya adalah untuk berzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam menyebutkan di dalam hadis yang mulia ini bahwa sesungguhnya seorang hamba di kala mereka bertawaf dikala mereka Sa’i antara Safa dan Marwah di kala mereka melontar jamaah dan semua amalan-amalan ibadah haji yang dilakukan Tujuannya adalah untuk mengingatkan kita kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dan senantiasa berdzikir kepada rabbul ajalah karena sesungguhnya berzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala adalah ketaatan yang paling mulia berzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala merupakan amalan yang paling Agung oleh karenanya Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam pernah menyebutkan kepada para sahabatnya adalah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menyebutkan Maukah aku kabarkan kepada kalian amalan kalian yang paling baik yang paling mulia disisi Allah subhanahu wa ta’ala yang paling tinggi derajatnya bahkan lebih utama dibandingkan dengan kalimat berinfak dengan emas ataupun perak lebih bagus bagi kalian daripada kalian bertemu dengan musuh kalian dan kalian menebas lehernya atau mereka yang membebas kalian maka para sahabat semuanya menjawab kalau iya ya Rasulullah maka nabi mengatakan Dzikrullah jawabannya adalah berzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala kemudian Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam membacakan beberapa ayat itu adalah sesuatu yang agung juga Nabi menyebutkan orang-orang yang beriman dzikirlah kalian kepada Allah dengan dzikir yang sangat banyak Pujilah Allah di waktu pagi dan waktu sore Allah juga menyebutkan mereka berzikir kepada Allah dengan banyak sekali baik yang laki-laki ataupun perempuan Allah akan sediakan bagi mereka ampunan dan pahala yang sangat besar sekali berdzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala merupakan ketaatan yang sangat Agung sekali ibadah yang sangat mulia yang mana hendaklah seorang hamba dikala Mereka melaksanakan ibadahnya baik dikala Mereka melaksanakan ibadah haji melaksanakan ibadah salat melaksanakan ibadah puasa dan semua ketaatan yang mereka lakukan untuk Allah subhanahu wa ta’ala hendaklah senantiasa mereka berdzikir kepada Allah karena sesungguhnya manusia yang paling besar pahalanya disisi Allah adalah mereka yang paling banyak mengingat Allah subhanahu wa ta’ala dan mereka yang paling banyak berzikir kepada Allah Imam Ahmad meriwayatkan dan juga Imam atau berani dari Mu’adz Bin Anas Al Juhani dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bahwasanya ada salah seorang sahabat bertanya kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam Ya Rasulullah jihad apakah yang paling besar pahalanya di sisi Allah maka Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam kemudian sahabat ini kembali bertanya Ayu soimina Puasa apakah yang paling besar pahalanya Rasulullah maka Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam kembali menjawab aksarahum lillahi dzikro mereka yang paling banyak berzikir kepada Allah kemudian disebutkan juga tentang masalah salat zakat Haji shodaqoh dan setiap kali ditanyakan kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam maka jawaban Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam tetap sama mereka yang paling banyak berzikir kepada Allah Subhanahu wa ta’ala sehingga Abu Bakar berkata kepada Umar Bin Khattab radhiyallah sesungguhnya mereka mereka yang berdzikir kepada Allah membawa semua kebaikan maka Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda benar demikian wahai para sahabatku rahimahullah melalui hadis yang sangat mulia ini Imam Ibnu qayyim rahimahullahu ta’ala menyatakan sesungguhnya mereka yang paling mulia melakukan amalan adalah mereka yang paling banyak berzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala seseorang yang paling bagus berpuasa adalah mereka yang berzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala ketika mereka berpuasa seseorang yang paling bagus bersedekah adalah mereka yang selalu mengingat Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam sedekahnya seseorang yang paling bagus ibadah hajinya adalah mereka yang senantiasa mengingat Allah Subhanahu Wa Ta’ala Dan demikianlah dalam setiap amalan semakin banyak mengingat Allah maka akan semakin bagus amalan-amalan tersebut yang melaksanakan ibadah haji bukan berada di dalam derajat yang sama atau mereka tidak mendapatkan pahala yang sama tetapi itu semua tergantung kepada amalan yang mereka lakukan karena ada sebagian diantara mereka yang melaksanakan ibadah haji ada orang-orang yang senantiasa memperbanyak dzikirnya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala ada diantara mereka yang sedang-sedang saja ada diantara mereka yang sedikit sekali berdzikir kepada Allah namun juga banyak diantara mereka yang lalai bahkan melakukan hal-hal yang mendatangkan murka Allah Subhanahu Wa Ta’ala oleh karenanya mesti bagi seorang yang melaksanakan ibadah haji untuk Makmur kan waktunya berzikir kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dengan hati dan juga dengan lisan dan hendaklah mereka menjauhi hal-hal yang bisa melalaikan mereka daripada melaksanakan ibadah haji yang mulia melakukan hal-hal yang lahu lakukan hal-hal yang menghilangkan pahala daripada ibadah haji tersebut dan hendaklah mereka senantiasa mengingat dan berzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam setiap rangkaian ibadah haji yang mereka lakukan bertalbiyah itu merupakan dzikir kepada Allah membaca Alquran itu juga merupakan dzikir kepada Allah berdoa itu juga zikir kepada Allah Bertasbih tahlil Tahmid semuanya itu merupakan bentuk dzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala sesungguhnya mereka yang melaksanakan ibadah haji kemudian mereka hadir di majelis-majelis ilmu yang di sana berzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala disebutkan yang halal dan yang haram maka itu adalah bagian daripada berzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala ataupun kalau seandainya mereka membaca kitab para ulama itu juga bagian daripada berzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala sehingga hendaklah seorang yang melaksanakan ibadah haji mereka menghabiskan waktunya memenuhi kesempatannya untuk senantiasa berdzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar mereka mendapatkan keutamaan-keutamaan yang luar biasa dalam melaksanakan ibadah haji yang mulia ini sesungguhnya mereka yang melaksanakan ibadah haji mereka sama-sama melakukan amalan-amalan secara lahir akan tetapi tentunya mereka berbeda dalam mendapatkan pahala dan itu dikembalikan sebagaimana mereka berzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala semakin banyak mereka berdzikir tentunya semakin besar pula pahala yang akan mereka dapatkan maka mestilah bagi mereka yang melaksanakan ibadah haji untuk betul-betul memperhatikan tujuan daripada ibadah haji yang mulia ini yaitu Bagaimana senantiasa berdzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam setiap membaca Alquran itu adalah dzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala demikian juga dalam kalimat Talbiyah dalam tasbih dalam Tahmid dalam tahlil itu semuanya merupakan dzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala demikian juga kalau seandainya mereka memanfaatkan waktunya untuk belajar tentang kitab-kitab para ulama dan yang semisalnya itu adalah bagian dzikir kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dan itulah diantara tujuan daripada ibadah haji agar kita senantiasa meningkatkan kualitas dzikir kepada Allah dan menghidupkan dzikir tersebut dalam kehidupan kita Barakallah sesungguhnya berzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala merupakan ibadah yang mulia terutamaan yang sangat Agung ketaatan yang luar biasa yang tidak akan didapatkan di dalam ibadah-ibadah yang lainnya karena sesungguhnya semua waktu bisa dijadikan dalam rangka berzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala berdzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak dikhususkan di musim-musim tertentu sebagaimana berdzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala juga tidak diwajibkan pada waktu-waktu tertentu tetapi seorang muslim mereka senantiasa bisa berdzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala kapan saja dan di mana saja ketika mereka duduk ketika mereka berdiri ketika mereka berbaring semuanya bisa dijadikan untuk berdzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan dzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala memiliki ganjaran yang luar biasa ada yang sangat Agung dan mereka-mereka yang senantiasa berlomba-lomba untuk mencari amalan-amalan akhirat maka mereka akan berlomba di dalam berdzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan mereka yang paling unggul di dalam perlombaan tersebut adalah ahli dzikir mereka-mereka yang senantiasa berdzikir kepada Allah Karena tingginya derajat mereka Mulianya kedudukan mereka di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala oleh karenanya di dalam hadis yang dibawakan oleh imam muslim dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ta’ala Anhu bahwa Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda maka orang-orang yang ilmu fardun telah mendahului kita bersama sehingga para sahabat bertanya Allah Ya Rasulullah mereka yang mendahului kita adalah ilmu fardhidun Siapa Mereka ilmu faridun maka Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam menjawab azakirullah yaitu laki-laki yang senantiasa banyak berzikir kepada Allah dan juga wanita-wanita yang banyak berzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala adalah di antara Salah satu cara untuk mengusir syaitan dan untuk mendapatkan kemenangan dari Rahman dan juga untuk mendapatkan binaan yaitu surga dari Allah subhanahu wa ta’ala yang disediakan bagi mereka-mereka yang senantiasa berdzikir kepada Allah dzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala merupakan benteng Yang Sangat kokoh Pondasi yang sangat kuat yang mana setan tidak akan bisa mendekat kepada mereka yang senantiasa berdzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala mereka-mereka yang lalai dari berzikir kepada Allah maka barang tentu syaitan akan senantiasa mendekati dirinya sehingga Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan barangsiapa yang jauh dari berzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala ia berpaling dari mengingat Allah Subhanahu Wa Ta’ala maka setan akan menjarahnya setan akan menguasai dirinya dan dia pun akan menjadi teman daripada syaitan tersebut demikian juga dengan ayat-ayat yang lainnya yang sangat banyak sekali Memberikan motivasi kepada kita bersama untuk senantiasa menjadikan hari-hari berzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala sesungguhnya berzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala merupakan ketaatan yang paling bagus ketaatan yang paling mulia ibadah yang paling dicintai oleh Allah subhanahu wa ta’ala dan ibadah-ibadah kebaikan tentunya akan melenyapkan dosa dan maksiat dan di dalam masalah berzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala Tujuannya adalah untuk menjadikan hati kita yang lembut bukan hati yang kasar karena di dalam hati manusia ada bentuk kasar di dalamnya dan Tidaklah itu dulunya bukan kecuali dengan berzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala di dalam sebuah hadis yang dibawakan oleh sahabat Abu Darda radhiyallahu ta’ala anhu bahwasanya Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda Innal Qulub sesungguhnya hati manusia bisa berkarat dan sesungguhnya antara bentuk kita membersihkannya adalah dengan berzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan komentar tentang hadis yang mulia ini bahwa sesungguhnya hati manusia mereka akan berkarat Bagaimana berkaratnya besi tembaga emas perak dan yang semisalnya dan untuk menghilangkan karat tersebut adalah dengan senantiasa berdzikir kepada Allah Apabila seseorang senantiasa berdzikir kepada Allah maka hatinya ibarat kaca yang bening yang sangat putih tidak ada dosa dan noda di dalamnya oleh karenanya yang membuat hati berkarat itu ada dua yang pertama adalah kelalaian dan yang kedua adalah dosa dan untuk membersihkan hati tersebut caranya juga ada dua yang pertama adalah beristighfar dan yang kedua adalah berzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala ketika seorang hamba berzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala maka mereka akan mendapatkan ketenangan di dalam jiwanya akan menghilangi akan menghilangkan kesulitan-kesulitan yang dihadapi kegundahan-kegunaan di dalam kehidupannya permasalahan-permasalahan dalam hidupnya akan dihilangkan dengan berzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena Allah subhanahu wa ta’ala yang menyebutkan sesungguhnya hanya dengan berdzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala hati itu akan menjadi tenang kebahagiaan di dalam kesulitan didapatkan dengan berdzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala kenyamanan di dalam kesedihan juga didapatkan dengan berzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala ketika kita menghadapi sesuatu yang sangat sulit maka juga diredamkan dengan berzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala sesungguhnya berdzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala adalah bentuk seorang hamba memberikan pertolongan kepada dirinya untuk melakukan ibadah dan ketaatan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena dengan selalu berdzikir kepada Allah akan menjadikan ketaatan tersebut mudah tidak berat bagi mereka yang melakukannya yang demikian sebagaimana kisah salah seorang sahabat Nabi Shallallahu alaihi wasallam yang bertanya kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam terlalu banyak bagiku yang membuat aku kadang-kadang Kurang semangat di dalam melakukannya maka Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memberikan solusi kepada sobat yang bertanya tersebut sambil mengatakan laa yazalullah hendaklah senantiasa lisanmu basah untuk berzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala muslim sesungguhnya faedah-faedah yang didapatkan bagi mereka yang senantiasa berdzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala sangatlah banyak sekali kaidah-faedah yang luar biasa terutamaan yang sangat Agung baik di dunia ataupun di akhirat maka sudah mesti seorang muslim untuk senantiasa berdzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala mereka berusaha menjadikan dirinya adalah orang-orang yang banyak berzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala sebagaimana Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan Wahai orang-orang yang beriman Ingatlah kalian berdzikir kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dengan dzikir yang sangat banyak dan bertasbihlah kalian kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala di pagi hari dan di sore hari maka sudah mesti seorang yang melaksanakan ibadah haji untuk berusaha mendapatkan keridhoan Ilahi mereka berusaha mewujudkan tujuan daripada haji yang sebenarnya mereka menghabiskan waktunya untuk senantiasa berdzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala berdzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala merupakan kunci daripada semua kebaikan yang akan didapatkan oleh seorang hamba di dunia dan di akhirat juga Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan mereka yang berzikir baik yang laki-laki ataupun yang perempuan Allah sediakan bagi mereka pahala yang luar biasa sehingga dengan dzikir tersebut merupakan kunci daripada semua kebaikan dan ketaatan yang seorang hamba akan mendapatkan hasilnya di dunia dan di akhirat nanti malam [Musik] [Musik] sesungguhnya mereka yang berzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala adalah orang-orang yang mendapatkan kemenangan dan keberuntungan mereka mendapatkan keberuntungan karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa bersama mereka karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa mengingat mereka di wilayah orang-orang atau diramai kehidupan malaikat-malaikatnya dan juga di depan halaman hamba-hambanya karena tentunya barangsiapa mengingat Allah Subhanahu Wa Ta’ala Allah pun akan mengingat dirinya dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan lebih memberikan yang terbaik kepadanya di dalam sebuah firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan hendaklah kalian senantiasa ingat kepadaku berdzikir kepadaku aku akan senantiasa Ingat kepada kalian Di Dalam Hadis Qudsi Allah Subhanahu Wa Ta’ala juga menyebutkan barangsiapa yang ingat kepadaku berdzikir kepadaku aku pun akan ingat dirinya Barang siapa yang ingat kepadaku keramaian menyebutkan diriku berdzikir kepadaku di tempat orang ramai maka aku akan pun mengingat mereka yang lebih bagus daripada itu kemudian juga di dalam hadits yang lain Hadits Qudsi Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan Anna Sesungguhnya aku akan senantiasa bersama orang-orang yang berzikir kepadaku dan juga dengan hadis-hadis yang lainnya yang sangat banyak sekali tentang keutamaan mereka-mereka yang akan mendapatkan pahala yang luar biasa yang dijanjikan oleh Allah subhanahu wa ta’ala karena berzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala merupakan cara untuk menjaga lisan dari hal-hal yang bisa menjerumuskan seorang hamba kepada kebatilan karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala menciptakan lisan dan lidah kita ini adalah untuk berbicara kalau seandainya seseorang tidak menyibukkan lisannya untuk berdzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala maka dia pasti akan menyibukkan lisannya untuk hal-hal yang melalaikan dirinya akan menjadikan dirinya terjatuh ke dalam hal-hal yang diharamkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala Barang siapa yang ingin mengetahui yang demikian maka Lihatlah fakta yang ada bagaimana orang-orang ketika mereka tidak mau berdzikir kepada Allah maka mereka akan diseret untuk melakukan hal-hal yang tidak diridai oleh Allah dengan ghibah Namimah menceritakan aib saudara dan semua bentuk kebatilan serta dosa-dosa yang tidak diridhoi oleh Allah subhanahu wa ta’ala Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh kemudian dia menyebutkan satu persatu di antara keutamaan dan keagungan bagi mereka yang berdzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang mana Kalau seandainya satu saja disebutkan faedah bagi mereka yang berdzikir kepada Allah maka cukup bagi mereka untuk memberikan motivasi semangat berdzikir kepada Allah memompa semangat untuk senantiasa mengingat Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan berdzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala memiliki faedah-faedah yang sangat Agung terutamaan yang sangat luar biasa dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan seorang jiwa mereka tidak akan tahu apa yang telah disediakan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dari bidadari-bidadari yang ada di dalam surga terhadap apa yang pernah mereka lakukan selama di dunia dan semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjadikan kita bersama orang-orang yang senantiasa berdzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala menghabiskan waktu kita untuk berdzikir kepada Allah mensucikan hati kita dan jiwa kita agar termasuk orang-orang yang diberikan ampunan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dan semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan keberkahan dan kemudahan kepada kita bersama poster lillahi Muhammad [Musik] Rodja TV demikian naik kota Islam Raja dimanapun anda berada sajian yang telah kami hadirkan dari program variatif yang insya Allah mudah-mudahan kita bisa mengambil faedahnya dan bisa kita terapkan dalam kehidupan
Syaikh Prof. Dr. Abdurrazaq bin Abdul Muhsin – Tujuan-Tujuan Haji
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply