Para pendengar dan pemirsa Rodja TV dimanapun anda berada [Musik] TV yang telah kami hadirkan untuk Anda program acara kajian ilmiah secara langsung Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillah wassalatu wassalamu ala rasulillah Nabina Muhammadin asyhadu alla ilaha illallah wahdahu la syarikalah wa Asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh Islam kaum muslimin dan muslimat para pemerhati roja yang semoga dirahmati dan dimuliakan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dimanapun anda berada Alhamdulillah pada kesempatan pagi hari ini kita masih diberikan nikmat sehat oleh Allah subhanahu wa ta’ala untuk kembali bersama-sama dalam saluran Tilawah Alquran dan kajian Islam selesai salam Semoga senantiasa tercurahkan kepada nabi kita Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam Insyaallah pada kesempatan pagi hari ini kita masih melanjutkan kajian kita berkaitan tentang menuju negeri Abadi yang insya Allah pada kesempatan hari ini kita masuk pembahasan tentang renungan tentang si Rod yang insya Allah akan disampaikan oleh guru kita yaitu Ustadz Ali Nur hafidhollah secara langsung dari Medan Sumatera Utara di akhir sesi nanti bagi Anda yang ingin bertanya seputar pembahasan pada kesempatan pagi hari ini anda dapat bertanya melalui layanan Telepon di 0218236543 atau melalui pesan Whatsapp di 0819896543 muslimat marilah kita sama-sama simak pemaparan materi kepada Ustadz Aldi Nur Hafidz kami persilahkan valid Avatar maskura Ustadz Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik] [Musik] dan pendengar Radio Rodja di manapun Anda berada Alhamdulillah Wa syukurillah Alhamdulillah kita kembali bertemu dalam kajian menuju negeri Abadi pembahasan ini pasti kita ambil dari kitab Al Qiyam atau kubro dan Alhamdulillah kita sudah sampai di pembahasan ataupun judul terakhir dari kitab ini yaitu renungan tentang sedikit kita ulang terkait dengan Siroj bahwasanya itu hanya dilalui oleh orang-orang Mukmin Adapun orang-orang kafir mereka sudah lebih dahulu masuk ke dalam api neraka karena mereka mengikuti Tuhan yang mereka sembah mereka yang menyembah La tak usah maka mereka akan mengikuti latauzamanat ini yang memboyong mereka yang membawa mereka menuju api neraka mereka yang menyembah apa saja semasa di dunia dimana sembahan itu selain Allah Subhanahu Wa Ta’ala maka semua sembahan-sembahan ini akan memboyong mereka akan menjerumuskan mereka ke dalam api neraka Adapun orang-orang mukmin merekalah yang meniti shirat nanti sebagaimana yang sudah kita pelajari bahwasanya ketika Titian ini ataupun Sirat ini dibentang oleh Allah subhanahu wa ta’ala di atas neraka Dimana ada diantara kaum muslimin yang dia melintas sangat cepat sekejap mata sudah sampai ke seberang ada yang kecepatannya itu bagaikan kecepatan kilat ada yang kecepatannya itu bagaikan kecepatan tiupan angin yang sangat kencang ada yang kecepatannya seperti kecepatan Kuda dipacu ada yang kecepatannya seperti seorang yang sedang berlari cepat ada yang mereka berjalan ada Bahkan mereka yang merangkak terkadang terjuntai terkadang tidak kadang bersyukur dan seterusnya demikian ini dan itu semua sesuai dengan amalan yang pernah mereka lakukan semasa di dunia dan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menyebutkan bahwasanya Siroj ini lebih halus daripada butiran tepung gandum dan lebih tajam daripada pedang dan sebagian orang ada yang mengatakan bahwasanya itu Salah satu sifat daripada lebih halus daripada tepung gandum dan lebih tajam daripada pedang mereka katakan ini bukan makna yang Hakiki ini makna yang majazi sebagaimana yang sudah kita sebutkan panjang lebar di kajian yang lalu kata mereka bahwasanya ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menyatakan lebih halus daripada tepung gandum butiran tepung gandum kalau kita lihat pernah lihat tepung gandumnya sangat halus ya jadi dia lebih halus daripada butiran tepung gandum ya tepung dan lebih tajam daripada pedang jadi kata mereka ini bukan Hakiki ini nggak Hakiki Kenapa demikian karena kalau seandainya memang seperti itulah memang seperti itulah makna Sirat itu lebih tajam daripada pedang lebih halus daripada butiran tepung Terus bagaimana dengan orang-orang yang dia lewat lambat sementara orang-orang yang cepat nih bagaimana kemudian kan disebutkan Dia berjalan dia disebutkan melintas dan disebutkan malah ada yang berjalan Kalau dikatakan berjalan di atasnya ya minimal Dia itu dia itu ada space itu yang paling tidak ada tempat kakinya memijat minimal ada tempat kakinya yang memijat Jadi kalau seandainya tidak ada tidak bisa kakinya memijakkan di tempat tersebut menginjak tempat semut meletakkan seorang yang menyebrang tersebut tidak bisa meletakkan kakinya di situ ya ini bagaimana mungkin dia bisa berjalan dengan berbagai macam alasan-alasan aqliyah sehingga mereka katakan makna daripada upload karena tidak masuk akal ini terdapat yang jelas tertolak ya sebelum kita bahas ya Jadi kalau kalau diartikan itu bukan makna Hakiki terus makna nama janjinya apa kalau kalian katakan bahwasanya nggak mungkin diartikan makna yang Hakiki karena Kalau diartikan benar-benar makna yang Hakiki tidak akan ada orang yang bisa berjalan di atasnya oke terus apa yang kalian maksud dengan makna majazi jadi mereka mengatakan bahwasanya yang dikatakan ada kombina syair bahwasanya ini merupakan perintah dari Allah itu kepada malaikat turun ke malaikat yang sangat halus sangat rahasia sangking Rahasianya sangking halusnya perintah Allah kepada malaikat ya maka dia disebut dengan lebih halus dibandingkan butiran tepung kemudian makna daripada Ahad lebih tajam dibandingkan pedang makna ini adalah disaat para malaikat melaksanakan perintah Allah tersebut mereka melaksanakannya dengan sangat cepat secepat secepat tebasan pedang Jadi itulah takdirnya yang sebenarnya dari sisi bahasa pun tidak ada makna seperti itu dan kemudian masalah gaib itu masalah gaib itu adalah masalah oke sekarang tidak bisa dinalar oleh akal kita tapi bukan berarti mustahil sehingga kita Artikan kemakna-makna tahu kemana-mana yang lain kita takwil ke mana yang lain sehingga [Musik] menghilangkan makna yang Hakiki banyak hal semenjak sejak kita bicara masalah perjalanan setelah kematian banyak hal Banyak perkara yang disebutkan oleh Alquran dan yang disabdakan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam itu tak masuk akal kita tidak bisa dicerna oleh akal kita tapi ingat tidak berarti kalau kita tidak bisa mencernanya bukan berarti mustahil nggak akan mungkin terjadi [Musik] Ketika anda tidak bisa menalarnya dengan akal anda sekarang Jangan katakan ini nggak masuk akal jangan katakan ini nggak mungkin sehingga perlu diartikan ke mana-mana yang lain mungkin nggak masuk akal Anda masuk ke akal kami demikian Ikhwan kalau dikatakan bahwasanya dia harus kalau dikatakan bahwasanya orang yang berjalan itu harus ada tempat yang bisa meletakkan kaki bukankah kita pernah dan sama-sama kita sudah tahu ada orang yang jalan di tali itu masih mendingan ikhwah masih ada orang jalan di kali ada tempat dia menapak lagi Dia terbang tanpa ada harus menampakkan kakinya manusia yang tadinya nggak bisa terbang sekarang bisa terbang dengan sebuah peralatan suatu hal yang apa namanya Sebenarnya bukan maksud tak masuk akal demikian Ikhwan dari masalah-masalah seperti ini ya kita katakan Samina wa amanah kami beneran kami beriman dengan hal itu tidak boleh kita mentakwil ke makna yang lain kalau makna yang Hakiki itu memang benar-benar masih memungkinkan ya masih memungkinkan salah seorang Kita pernah melihat ada orang yang bisa terbang ada orang yang bisa jalan di air bisa saja kalau dari batu Jin bisa artinya itu suatu hal yang mudah bagi Allah Subhanahu Wa Ta’ala jangankan jembatan yang jembatan yang lebih halus daripada butiran tepung dan lebih tajam daripada Pedang Allah bisa Bisa melintaskan orang-orang ini bisa melintaskan Manusia tak usah pakai jembatan kalau tak pakai jembatan Allah bisa membuat manusia itu melintas Kita pernah bicara tentang masalah Hisab siapa Siapa yang bersaksi pada diri kita tangan kita kaki kita kemudian kulit kita itu bersaksi semua masuk ke akal kita nggak sekarang kulit bicara kaki bicara kemenangan berbicara memberikan saksi apa yang kita lakukan bahkan bumi tempat kita berpijak akan melaporkan setiap tingkah laku kita hidup di atasnya itu semua tuh beliau mengerti terus kaki akan bersaksi gimana ya nggak masuk akal sekarang bukan berarti mustahil ikhwah kalau kita katakan juga buktinya handphone nih handphone mana mulutnya di mana bahkan kita bisa bicara dengan dia ini tiga foto ada yang lalu satu hal yang sangat mustahil mikir kita berkomunikasi dengan benda-benda yang sangat kecil bisa dibawa-bawa tapi ternyata tidak mustahil demikian kalau kita Katakanlah Oke Anda mengatakan yang dikatakan lebih halus daripada butiran tepung itu adalah perintah Allah kepada malaikat yang sangat halus kemudian lebih tajam dibandingkan pedang itu merupakan malaikat yang melaksanakannya terus apalah yang akan kita Artikan bisa Rasulullah mengatakan kita katakan dengan kiri dan kanan itu ada dan juga pengkait dan ada duri-duri duri kata Rasul Duri seperti durinya pohon sadar apalah harus dihatikan itu kalau nggak bisa lihat kalau nggak diartikan dengan yang Hakiki demikian dengan dengan yang halus perintah Allah dan secepatnya malaikat melaksanakan perintah itu coba silahkan anda korelasikan dengan dengan makna-makna ini ya sulit tidak bisa kita Artikan kecuali makna yang Hakiki sebagaimana yang telah kita Sebutkan secara panjang lebar di kajian yang lalu kemudian Penghujung buku ini buku yaitu renungan renungan tentang artinya renungan bagi orang-orang yang melintas di atasnya ini penulis menyebutkan perkataan umum berkata Imam Al qurthubi rahimahullah Coba anda bayangkan disaat ya Ada bayangkan disaat ketakutan sedang mencekam hati anda yaitu saat engkau melihat betapa halusnya sedang mengilustrasikan kepada kita dengan beberapa ucapan-ucapan beliau sedang membayangkan kepada kita anda bayangkan disaat Anda dihadapan Anda ini ada siron anda bayangkan anda sedang akan melangkahkan kaki Anda ke atas anda bayangkan kata beliau disaat hati anda sedang ketakutan yang sangat mencekam di mana saat itu anda melihat dengan mata kepala bahwasanya Siroj itu sangat halus jahannama mintatim kemudian Anda juga melihat bagaimana ada neraka jahanam yang sangat hitam sementara di saat itu disaat hati anda sedang mencegah disaat mata Anda tertuju dengan di bawahnya terbentang neraka jahanam yang sangat dahsyat disaat itu juga sementara telingamu dipekatkan dengan suara Gejolak gemuruh api neraka jadi Suaranya sangat memekakkan bayangkan ini belum langkah nih Ini belum langka disaat mau melangkah kita sudah melihat sudah dipampangkan di hadapan kita pemandangan yang sangat mengerikan sangat luar biasa mengerikannya dan saat itu juga Anda mau tidak mau Suka tidak suka Anda harus melintas di atasnya dengan pemandangan yang mengerikan tersebut padahal saat itu disaat Anda diperintahkan untuk melintas di atas shirat dengan suasana yang sangat mencekam dan salah-salah yang sangat mengerikan itu ya di saat itu padahal kondisimu sangat lemah dan hatimu sedang terguncang Siapa yang tidak terguncang pemandangan seperti ini lemah kita merasa lemah ya mungkin pernahlah kita merasakan ketika kita sangat takut sangking takutnya kaki yang tadinya kokoh tiba-tiba lemah tidak sanggup menopang badan kita akhirnya tersungkur di saat itu kondisi anda sedang sangat lemah dan hati anda sedang terguncang kaki Anda gemetar dan terasa berat punggung anda untuk mengusung mengusung dosa jadi ikhwah kondisinya suasana sangat mencekam dan sangat menakutkan kemudian otomatis hati terguncang membuat badan kita menjadi lemah kemudian otomatis kaki juga akan gemetar ini untuk melangkah kemudian punggung terasa berat akibat terlalu banyak dosa yang dipikul semasa dia di dunia terlalu banyak maksiat yang telah dia lakukan semasa di dunia punggung terasa berat kaki sudah lemah hati ketakutan suasana mencekam hal seperti ini kondisi seperti ini almania dalam kondisi seperti ini sungguh sungguhan itu sungguh dalam kondisi seperti itu Anda tidak akan mampu berjalan di atas karpet yang terbentang dalam kondisi anda yang seperti itu Anda tidak akan sanggup berjalan di atas karpet yang terbentang di atas lantai Fadlan sedangkan anda dalam kondisi seperti itu tidak akan mungkin untuk berjalan di atas karpet yang dibentang luaskan yang dibentangkan di tempat yang datar konon lagi Anda akan berjalan di atas yang sangat tajam yang sangat halus tidak takut suasana sangat luar biasa mencekam hati terguncang kaki gemetar tubuh melemah dalam kondisi seperti ini kita nggak akan mampu berjalan takkan mampu berjalan bahkan di tempat yang paling nyaman sekalipun tidak akan mampu kita berjalan terus Bagaimana kondisinya di saat itu mau tidak mau kita harus berjalan di atas Siroj yang sangat tajam dan yang sangat halus oleh Allah kemudian Bagaimana dirimu Ketika engkau pertama sekali meletakkan kaki sebelah kakimu ke ini kan masih sebelum melangkah nih Nah sekarang anda bayangkan lagi Disaat Anda mulai meletakkan sebelah kaki anda di atas saat itu anda akan merasa sakitnya kaki anda karena apa anda sedang meletakkan kaki anda di sirot yang tajamnya lebih tajam dibandingkan bedak ada rasa sakitnya namun begitupun begitupun Anda harus angkat kaki Anda yang sebelah lagi untuk melangkah ke depan anda bayangkan gimana rasanya dengan suasana yang sangat menakutkan itu dalam kondisi kaki kita lemah sementara di hadapanmu Ya sementara orang-orang berjatuhan di hadapanmu artinya disaat kondisi seperti itu Anda langsung menyaksikan Bagaimana banyaknya orang-orang yang berjatuhan dengan api neraka di saat pertama kita melangkahkan kaki Bagaimana sakitnya meletakkan kaki di atas sirot karena sangat tajam begitupun Anda mau tidak mau suka Anda harus angkat kaki Anda yang sebelah lagi dan bertumpu pada kaki yang sudah diletakkan di atas serat yang tajam tersebut begitupun dah saat itu anda lihat langsung Bagaimana orang-orang yang ada di hadapan anda itu berjatuhan masuk dalam api neraka Karena malaikat zabaniyah terus-menerus menyambar mengkait orang-orang yang akan dimasukkan ke dalam api neraka llah saat itu anda juga melihat keyva yang khusus [Musik] saat itu anda juga melihat bagaimana orang-orang yang tergelincir atau yang dikait oleh malaikat dengan pengkai agar mereka jatuh ke tempat neraka di saat itu mereka berjatuhan dengan posisi kepala lebih dahulu kaki ke atas sungguh pemandangan yang sangat mengerikan sungguh pendakian yang sangat sulit pemujazil dan penyeberangan yang sangat sempit itulah renungan yang disebutkan oleh Imam Al qurthubi agar kita bisa membayangkan Bagaimana kondisi kita pada saat itu bayangkan di saat itu Kitalah orang yang sedang menyebrang Kitalah orangnya Bagaimana kondisi Anda pada saat itu ini beliau Sebutkan dalam kita bayangkan diri Anda wahai saudaraku disaat Anda melintas di atas Siroj sawadun saudaun muslimah dan anda melihat disaat Anda melintas anda melihat di bawah anda itu ada neraka jahanam yang hitam dan sangat gelap apinya berkobar-kobar bergejolak apinya berkobar-kobar dan kemudian panasnya panas asapnya menyambarnya mbar sebagaimana yang sudah kita Maklumi kalau kita hidupkan kompor walaupun api tak terkenal tapi panas lidah api itu juga tidak kalah panasnya bahkan bisa lebih panas ketimbang apinya bayangkan seorang yang melintas di api neraka jahanam di atas neraka jahanam dia melihat api yang berkobar-kobar kemudian lidah apinya itu menyambar-nyambar rasa panas yang luar biasa sebagaimana sabda Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bahwasanya panas api di dunia itu hanya satu persen dari 99% panas apinya neraka sepanas-panas api yang ada di dunia bisa mencairkan bisa mencairkan besi atau mencairkan apa saja itu ternyata hanya satu persen dari panasnya api terang kita bayangkan begitu panasnya kompor dan itu hanya satu persen begitu panasnya api yang bisa mencairkan besi itu hanya satu persen dan neraka itu sekitar 99% Bagaimana lidah apinya dan saat itu kita melihat di atasnya kita melihat ke bawah Bagaimana Dahsyat yang neraka jahanam dan apinya menyamar-nyamar bagaimana kondisimu Pada saat itu wahai manusia seorang penyair apa katanya abad nafsidatu bersama ikhtiali bal-barosa sungguh diri enggan untuk bertobat lantas nanti apa lantas nanti alasanku apa saat hamba menghadap Allah Yang Maha Kuasa bahwa mereka bangkit dari kuburannya dalam keadaan mabuk dan bingung membawa dosa-dosa bagaikan sebesar gunung kan agar untuk dilewati diantara mereka ada yang jatuh dari sebelah kiri diantara mereka ada yang berjalan dan berhasil sampai ke surga disambut para bidadari yang cantik dan nilainya tiada yang cantik nilainya tiada tara Allah berkata Wahai kekasihku aku telah ampunkan dosamu dan jangan indahkan dan silahkan untuk diindahkan pokoklah yang lain juga mengatakan di atas neraka Rasulullah adalah membakar pelaku dosa dan orang-orang yang durhaka dan satu kaum yang masuk ke dalam neraka mereka peroleh sengsara dan kaum yang masuk surga peroleh bahagia dan kebenaran telah nyata dan tabir pun telah terbuka dan ratapan terus-menerus menerpa ditambah dengan sengsara yang tiada tara itulah syair yang disebutkan oleh penulis terkait dengan syarat dan itu merupakan bab pembahasan yang ketujuh pembahasan yang terakhir yang disebutkan oleh penulis yaitu Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberkati kita Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengampunkan dosa penulisnya dan dosa-dosa orang tuanya keluarganya dan juga demikian untuk kita dan keluarga kita dan mengumpulkan kita semuanya dalam surga kelak dan insya Allah pada pertemuan yang akan datang Saya akan Insyaallah saya akan singkat ringkas isi kitab yang telah kita baca dari awal sampai akhir kita akan review secara singkat supaya kita bisa supaya bisa memberi bentukan apa namanya tergambar pada kita bagaimana ringkasnya kitab Al kiamat ini karena memang dia sudah berjalan berapa tahun ya bisa setahun lebih kita membaca ini mungkin pembahasan-pembahasan yang lalu itu sudah lupa jadi Insya Allah kepada kadakan kita akan Sebutkan secara ringkas secara ringkas agar kita bisa mengetahui cara Global Apa isi kitab ini Demikian para pemirsa sekalian rahimahullah semoga bermanfaat dan silahkan pada host kita untuk melanjutkan nah syukuran jazakumullah Khairan materinya pada kesempatan pagi hari ini selanjutnya bagi Anda yang bertanya seputar pembahasan pada kesempatan pagi hari ini anda dapat bertanya melalui Layanan Telepon di 0218236543 atau mulai pesan singkat di 0819896543 pertanyaan pertama akan kita bacakan dari pesan Whatsapp ada dari bapak Andi Hakim di Padang Sidempuan Assalamualaikum izin bertanya Siapakah orang yang pertama kali melewati Siapakah orang yang pertama sekali melewati ya Allahu a’lam Saya tidak tidak disebutkan dalam kitab ini Dan juga saya tidak membacanya tak mengetahuinya Siapa yang pertama sekali Adapun Siapa yang pertama sampai ke laut Telaga yang telah kita bahas itu sudah jelas disebutkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam [Musik] ke Telaga Baru kemudian orang-orang Mukmin demikian juga orang yang pertama masuk ke surga itulah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam penduduk surga tidak akan bisa masuk surga kecuali dengan syafaat Rasulullah di mana beliau mohon kepada Allah untuk dibukakan pintu surga beliaulah yang orang yang pertama mengetuk pintu surga dan penjaga pintu surga bertanya siapa Rasulullah menyebutkan namanya dan kata penduduk kata penjaga pintu surga untuk Anda pintu ini dibuka disebutkan namun Siapakah orang yang pertama sekali meniti syuron Apakah dia adalah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam apakah yang yang meniti Sirat itu adalah orang-orang yang paling cepat-cepat duluan apa ya Jadi kalau pakai logika ya sebab kalau seandainya yang berjalan di luar Kalau yang kencang-kencangnya gimana ya kalau yang menyebrangnya cepat tuh gimana apakah pertama itu yang paling kencang paling kencang demikian kalau seperti itu logikanya ya pasti rasulullah yang pertama karena beliau yang paling kencang di atas seluruh makhluk di atas seluruh makhluk Allah yang paling kencang karena beliaulah saya Idul Anbiya pemimpin para nabi walau mursalin dan para rasul dialah yang memberikan syafaat seperti yang telah kita bahas dimana disaat manusia-manusia berada di padang mahsyar belum juga sedang menunggu keputusan Allah Subhanahu Wa Ta’ala sedang menunggu persidangan Allah Subhanahu Wa Ta’ala Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam yang datang ke hadapan Allah kemudian sujud dan dan memuji Allah Subhanahu Wa Ta’ala hingga Allah mengatakan ya Muhammad ilfa ya Muhammad angkat kepalamu salto Mintalah akan diberikan diperkenankan permintaanmu Mintalah syafaat maka kami akan izinkan engkau untuk memberi syafaat demikian Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Apakah beliau yang pertama Allahu a’lam kalau kita lihat dari kisah dari mulai mahsyar kemudian menuju haus kemudian sampai di surga sepertinya sih Rasulullah SAW tapi kan Bagaimanapun kita tidak bisa berbicara tentang masalah gaib apalagi masalah akhirat kecuali dengan adanya Hadis Rasulullah SAW yang menginfokan kalau seandainya tidak ada atau Minimal kita belum tahu maka kita hanya bisa katakan allahualam semoga bermanfaat bagi penanya selanjutnya yang anda bagiin bertanya silahkan dapat menghubungi layang telpon di 0218236543 atau menurut pesan singkat dan 0819896543 Pertanyaan selanjutnya akan kita angkat dari layanan Telepon Halo Halo Assalamualaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh tadi disebutkan bahwa bayangkan kalau antum berjalan di atas pilot dan kaki Anda sangat sakit saking tajamnya sirot itu nah Apakah orang yang baik amalnya nanti di hari kiamat Apakah juga akan merasakan sakit pada saat melintasi sirotol mustaqim atau hanya orang-orang yang akan masuk neraka yang merasakan sakit pada kakinya pada saat melancarkan kakinya di atas sirotol mustaqim Nah itu pertanyaan yang pertama pertanyaan yang kedua Bolehkah saya minta bantuan Jin supaya saya bisa terbang karena saya bercita-cita untuk bisa terbang Tanpa Sayap karena menurut saya bisa terbang itu dengan meminta bantuan Jin Tidak masalah karena tidak mensyirikan Allah kecuali kita menyembah Jin tersebut pertanyaan pertama apakah orang-orang baik itu akan merasakan sakit ketika melintasi Sirat atau hanya orang-orang yang masuk neraka saja status mereka dengan sakit Kemudian yang kedua Apakah boleh minta bantuan Jin agar bisa terbang Ustadz sedangkan dia tidak menyembah Jin silahkan Ustaz Iya Masya Allah pertanyaan Bapak dari Sulawesi sulit Apakah orang-orang Mukmin ketika ketika mereka melangkahkan kaki di Siroj ya mereka akan merasakan sakit juga ya apakah mereka merasakan sakit juga karena dia sangat tajam atau mungkin kalau lebih ekstrem lagi pertanyaannya apa nggak terbelah ke kaki Allahu a’lam ya Allah fisik orang yang beriman berbeda tentunya pada saat itu dengan orang-orang kafir terbukti dengan fisik yang kuat mereka dengan mudah bisa melintas dan dengan cepat melintas beda halnya dengan fisik orang-orang kafir mereka dengan sangat lambat melintas terkadang merangkak terkadang berbeda halnya dengan orang-orang maksiat ya karena ikhwah kembali sedikit kita ulang bahwasanya orang-orang kafir tidak akan melintas seperti yang telah kita bahas Sesungguhnya semua kalian akan melintasinya ini hanya untuk orang-orang Mukmin Adapun orang kafir dia sudah masuk lebih dahulu ke dalam neraka jahat adapun orang-orang yang Durjana Apakah mereka merasakannya Apakah orang-orang mukmin yang kuat imannya akan merasakannya allahualam ya info yang sampai kepada kita mereka cepat melintasnya lantas Apakah itu ber konsekuensi bahwasanya mereka tidak merasakan bagaimana melintasnya Allah hanya disebutkan melintasnya cepat Apakah konsekuensinya berarti bahwasanya dia nggak merasakan rasa sakitnya ketika melintas allahualam Hanya itu yang ada infonya yang sampai ke saya yang disebutkan dalam kitab ini kemudian Bolehkah kita terbang minta terbang minta tolong pada jin ya Coba kita perhatikan pada dasarnya pada dasarnya yang tidak dibolehkan itu adalah jika seorang berteman dengan jin dan dia memenuhi syarat-syarat Jin ini dan umumnya syarat-syarat jin itu agar dia mau berkhidmat kepada manusia syarat-syarat yang menjerumuskan manusia kepada kekufuran demikian yang menjerumuskan manusia pada kekufuran dia tidak akan berikan khidmat gratis begitu saja kalau ada yang bertanya lagi Oke seandainya nih oke Seandainya ya Seandainya jin itu mau membuat saya terbang tanpa ada tanpa ada persyaratan sama sekali kalau seperti itu ya Allahu a’lam tidak ada masalah sebagaimana Jin yang mengangkat tentara Nabi Sulaiman ya sebagaimana Jin ya yang diperintah oleh Nabi Sulaiman untuk membangun istana-istana Kalau anda merasa berkuasa bisa menguasai jin Anda bisa perintahkan dia bahwa saya terbang tanpa ada syarat apapun maka dibolehkan tapi yakin ya Anda menguasai Jin bukan Anda yang dikuasai oleh jin tapi ingat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam ketika sedang salat tiba-tiba beliau menjulurkan tangannya seperti mencekik hingga di akhir salat sahabat bertanya ya Rasulullah Kenapa Apa kata beliau tadi akan membakarku namun Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberiku kuasa dan aku cekik lehernya sehingga terasa di tanganku dingin lidahnya seandainya tidak memikirkan doa saudaraku Nabi Sulaiman Niscaya akan aku ikat dia di salah satu tiang masjid dan akan menjadi mainan anak-anak kota Madinah Ya Allah berilah aku kuasa yang tidak engkau berikan kepada siapapun setelahku Maha Pemberi dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan kuasa kepada Nabi Sulaiman untuk mengatur jin ada jin yang menyelam ada jin yang membangun dan seterusnya dan Rasulullah SAW tidak ingin melampaui apa yang pernah didapati oleh Nabi Sulaiman Alaihissalam yaitu menguasai Jin makanya jin itu dilepas oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam itu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam nabi tidak kemudian Apakah anda bisa menguasai jin silahkan dipikir ya silakan kita berpikir apakah mungkin itu terjadi yang jelas Rasulullah tidak melakukan apakah ada kuasa Yang lebih Yang lebih diberikan kepada kepada selain Rasulullah melebihi apa yang diberikan kepada Rasulullah jawabannya semoga bermanfaat bagi penanya selanjutnya akan kita bacakan dari pesan singkat Ustadz dari bapak Indra di Jakarta Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustadz Anda mau bertanya yang pertama Apakah anak bayi yang meninggal dunia bisa memberi syafaat untuk orang tuanya yang kedua apakah penduduk surga yang paling rendah bisa mengunjungi penduduk surga yang paling tinggi Ustaz Syukron silahkan Apakah anak yang meninggal sebelum balik tentunya ya akan memberikan syafaat pada orang tua dalam sebuah hadis ini sebenarnya kita akan bahas setelah ini karena kan perjalanan kita ini masih di atas shirat belum sampai ke surga setelah ini akan kita bahas surga dan neraka karena judul kita yaitu menuju negeri Abadi ada yang abadi masuk neraka ada yang abadi masuk ke dalam surga ini sekarang masih menuju nih semua masih menuju Apakah anak akan seorang anak yang meninggal sebelum baligh dia akan memberi syafaat kepada orang tuanya dalam sebuah hadits shahih dimana Rasulullah bersabda Allah Subhanahu Wa Ta’ala berkata kepada anak-anak ya anak-anak yang mereka itu berada di luar di luar di luar surga Allah berkata Hai kalian masuk kalau bahasa Medannya ngapain kalian di sini masuk masuk kalian masuk apa kata anak-anak ini ya Allah kami nggak mau masuk Loh kenapa nggak mau masuk kami nggak mau masuk sampai kami ketemu dengan orang tua kami Dan kami bawa orang tua kami masuk dalam surga apa kata Allah Ya sudah bahwa orang tuanya kalian masuk akhirnya dibawalah orang tua orang tua anak-anak yang meninggal ketika belum balik ini merekalah yang membawa orang tuanya ke dalam ke dalam surga ini merupakan salah satu syafaat syafaat anak yang belum meninggal belum balik makanya Rasulullah pernah mengatakan tidaklah seorang itu memiliki anak yang belum balik wafat 3 orang yang belum balik kecuali akan menjadi hijab Antara Dia adalah sahabat ada pertanyaan Rasulullah bagaimana Bagaimana semua Allah mengatakan dua juga sahabat ini ingin bertanya lagi kalau satu Bagaimana ya Tapi beliau nanya Malu bertanya yang satu Jadi intinya bahwasanya anak-anak kaum muslimin yang meninggal belum balik dia akan membawa orang tuanya ke dalam surga dalam satu riwayat Bahkan mereka membawa orang tuanya dalam surga mengikatnya dengan tali pusatnya itulah berupa syafaat yang diberikan anak yang belum balik kepada yang meninggal sebelum baligh kepada orang tuanya kalau misalnya kita pada pagi hari ini semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan kita ke istikamahan di atas sunnah Rasulullah Istiqomah Istiqomah dan sabar di atas kebenaran Istiqomah dan sabar di atas kebaikan dan sabar untuk meninggalkan kemaksiatan dan sabar menerima takdir Allah Subhanahu Wa Ta’ala Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengumpulkan kita semua nanti di negeri Abadi yaitu di surganya Allah Subhanahu Wa Ta’ala mohon maaf atas kekurangan saya untuk diri aku lupa lihat Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustadz atas nasehat-nasehat yang diberikan pada kesempatan pagi hari ini semoga kita semua dapat menjalankannya dan semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa memberikan perlindungan dan kesehatan untuk Ustadz beserta keluarga dan kami ucapkan Syukron jazakumullah Khairan bagi Anda yang sudah menyimak kajian pada kesempatan pagi hari ini kami mohon maaf apabila ada kesalahan kami undur diri Subhanallah wabihamdika asyhadu alla ilaha illa Anta Astaghfirullah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ustadz Ali Nur – Menuju Negeri Abadi
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply