para pemirsa dan pendengar rojadi manapun Anda berada beberapa saat lagi kami akan hadirkan ke ruang dengan anda dan keluarga anda kajian yang kami pancaluaskan dari Masjid Al Barkah Jalan Pahlawan Kampung Tengah Cileungsi atau Komplek Radio Rodja yang mudah-mudahan kita bisa mengambil faedahnya dan Kami mengucapkan selamat menyimak semoga bermanfaat Rodja TV saluran TV dan kajian Islam [Musik] [Musik] [Musik] itu di surat Ali Imran ayat 7 Allah ta’ala berfirman Audzubillah Allah yang telah menurunkan kepadamu Alkitab itu Alquran [Musik] diantara di Alkitab itu itu Alquran ada ayat-ayat muhkamat dan ada juga dan itu adalah merupakan Ummul Kitab dan ada ayat yang mutasyabihat adapun orang-orang yang ada di hatinya kecondongan kepada kesesatan maka mereka mengikuti apa-apa yang mutasyabihat karena mencari fitnah dan mencari takwilnya padahal tidak ada yang mengetahui takwilnya kecuali Allah dan orang-orang yang kokoh dalam ilmu mereka berkata kami beriman kepadanya semua berasal dari sisi dan tidak ada yang mengingatnya kecuali orang-orang yang punya pikiran saja di sini Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan Islam ia menyebutkan bahwa Allah telah menurunkan Alquran [Musik] dan Allah menyebutkan bahwa di dalam Alquran itu ada dua macam ayat yang pertama yaitu ayat apa itu ayat muhkamat yaitu mod menunjukkan kepada sebuah hukum atau mengabarkan Muhammad itu tidak ada problem untuk memahaminya karena jelas Kemudian yang kedua macam yang kedua itu ayat-ayat mutasyabihat ayat-ayat yang sama kata beliau kesamaran itu terkadang Dalam makna dimana maknanya nggak jelas atau kesabaran akibat karena ada pertentangan di mana ada orang menganggap ini kok ada dua ayat yang Saling bertabrakan tapi ini tidak mungkin Kenapa misalnya ada orang menganggap ini dua ayat bertabrakan padahal Alquran tidak mungkin saling Apa jawabnya karena memang dia belum punya ilmunya kata beliau pertentangan yang dianggap oleh sebagai orang ada adanya pertentangan tuh karena ada beberapa sebab yang pertama Iman jadi karena ilmunya kurang sehingga ia tidak tahu bagaimana tata cara mengkompromikannya apa atau pemahamannya yang dangkal tahu taksiran atau kurang dalam mentadaburinya atau memang tujuan atau maksud tujuannya sudah buruk sengaja memang mencari-cari apa ayat-ayat yang membenarkan hawa nafsunya maka saat itu ya akan ada tersangkaan bahwa ayat-ayat Alquran itu apa Saling bertabrakan ini jadi Allah menyebutkan dalam Alquran ada ayat yang muhkamat dan ada Ayat apa yang menyebutkan bahwa ayat-ayat Muhammad itu Ummul kita Kenapa Allah menyebutkan demikian bahwa ayat-ayat itulah yang merupakan induknya Alkitab itu untuk menjelaskan bahwa hendaknya ayat-ayat mutasyabihat itu dikembalikan kepada ayat-ayat muhkamat Kenapa karena ayat Muhammad itu bagaikan Ibu Pun induk ya berarti yang namanya yang lain harus dikembalikan kepada induk sebagaimana halnya anak-anak kembali kepada induknya dan yang dimaksud dengan Ummul Kitab artinya apa pokoknya rujukannya ini mana yang benar ya yang benar adalah bahwa kewajiban kita membawa ayat-ayat mutasyabihat kepada ayat-ayat apa [Musik] berbeda dengan manhajnya ahli bidah itu membawa ayat-ayat muhkamat kepada ayat-ayat apa sesuai dengan keinginan mereka maka kemudian Allah Subhanahu Wa Ta’ala ya menyebutkan setelahnya tentang sikap manusia dalam menghadapi ayat-ayat mutasyabihat Allah berfirman [Musik] orang-orang yang ada di hatinya kecondongan kepada kesesatan [Musik] apa yang terjadi Pak mereka mengikuti ayat-ayat mutasya kata beliau adalah artinya yang dimaksud dengan ayat ini itu orang-orang yang ada di hatinya kecondongan kepada kesesatan dan berpaling dari kebenaran di mana memang tujuannya sudah tidak ingin mendapatkan kebenaran akhirnya apa yang terjadi mereka akan berusaha mencari ayat-ayat yang seakan-akan mendukung pendapat mereka yaitu merupakan ayat-ayat dan kamu lihat mereka sengaja mencari ayat-ayat mutasyabihat untuk memukulkan satu sama lainnya Siapa mereka itu memang orang-orang yang hatinya sudah condong kepada apa kesesatan hatinya dipenuhi dengan hawa nafsu orang-orang yang memang sedang mencari pembenaran bukan mencari kebenaran beda ya antara orang yang mencari kebenaran dengan orang yang mencari apa pembenaran itu beda ya kata beliau dan yang lainnya mereka mencari ayat-ayat mutasyabihat tapi ada yang mencarinya banyak ada yang mencari sedikit para paha ulat [Musik] mereka sengaja mencari ayat-ayat mutasyabihat karena dua tujuan yang Allah sebutkan dalam ayat ini apa tujuannya yang pertama ibtiro Al fitnah sengaja untuk mencari fitnah fitnah yang dimaksud kata sengaja untuk menghalang-halangi manusia dari agama Allah tujuan yang kedua yaitu sengaja ingin mencari takwil tafsir sesuai dengan keinginan mereka Artinya mereka menafsirkan ayat-ayat itu sesuai dengan keinginan mereka bukan sesuai dengan keinginan Allah Subhanahu Wa Ta’ala makanya akhi mereka selalu ya ketika menafsirkan tuh gimana caranya supaya sesuai dengan hawa nafsu Oh maksud ayat ini begini begini begini Kalau antum tanya apa dasar kalian Siapa ulama yang mengatakan demikian pasti tidak akan mendapatkan murni dari pikirannya Kenapa karena memang tujuannya untuk supaya tafsirnya sesuai dengan hawa nafsu Illah [Musik] padahal tidak ada yang mengetahui takwilnya kecuali Allah saja dan orang-orang yang kokoh dalam keilmuan berkata kami beriman kepadanya semua berasal dari sisi [Musik] jadi ya perselisihan para ulama dalam wakaf berhentinya di mana Sebagian ulama tidak ada yang mengetahui takwilnya kecuali siapa Allah saja Sebagian ulama wakafnya sampai tidak ada yang mengetahui takwilnya kecuali Allah dan orang-orang yang kokoh keilmuan dalam tokoh dalam ilmu yang mengetahui takwilnya Allah dan orang-orang yang apa kokoh dalam ilmu kalau kita perhatikan dua pendapat ini seakan-akan bertabrakan berarti tidak ada yang mengetahui takwilnya kecuali siapa kalau yang kedua tadi apa tidak ada yang mengetahui takwilnya kecuali siapa Allah dan orang-orang yang kokoh dalam ilmu sebetulnya nggak bertabrakan sesuai dengan apa yang dimaksud dari kata takwil tadi kalau takwil maksudnya adalah tafsir maka yang lebih kuat yaitu waqaf pendapat yang kedua itu bahwasanya tidak ada yang mengetahui tafsirnya kecuali Allah dan orang-orang yang kokoh dalam ilmu Kenapa karena orang-orang yang kokoh dalam ilmu pun paham tafsirnya apabila orang yang kokoh dalam keilmuan tahu dia tafsir ayat-ayat mutasyabih dia tahu tidak tersembunyi atas mereka sudah kokoh ilmunya sudah sangat dalam keilmuannya tapi kalau makna takwil disini artinya apa sesuatu karena kan dalam bahasa Arab dalam Alquran Pak makna takwil itu ada beberapa makna yang pertama artinya apa tafsir contoh misalnya dalam Surat Yusuf ayat 36 ketika Iya Nabi Yusuf dipenjara ada dua orang pemuda yang ikut di penjara di situ Pak dan ternyata dua orang pemuda ini bermimpi di situ dia orang si Pemuda mengatakan ini arani dalam mimpiku Aku membawa di atas kepalaku itu roti lalu roti itu dimakan oleh burung nabi-nabi Tolonglah kabarkan kepada kami takwil mimpi kami tafsir maksud takwil di sini apa juga terkadang maknanya apa akibatnya akibat sesuatu contoh misalnya dalam surat [Musik] Dan tidaklah mereka kecuali Dan tidaklah mereka menunggu kecuali takwilnya Apa yang dimaksud dengan takwil dalam ayat ini artinya akibat sesuatunya ya kita ketika telah datang takwilnya itu akibatnya berkatalah orang-orang yang lupa Dulu di waktu di dunia itu meninggalkan ayat-ayat Allah sungguh dahulu di dunia telah datang para rasul kami dengan membawa kebenaran ya sekarang ketika Allah mengatakan wama ya’lam muta’ul illallah tidak ada yang mengetahui takwilnya kecuali Allah tergantung makna takwil itu apa kalau makna takwil disini artinya akibat sesuatu maka wakaf yang benar sampai kepada Allah tidak ada yang mengetahui takwilnya kecuali Allah tapi kalau makna takwil di sini artinya tafsir maka wakaf yang benar kata Syekh utsaimin kepada warashiquna dan tidak ada yang mengetahui takwilnya artinya tafsirnya kecuali Allah dan orang-orang yang kokoh dalam apa keilmuan jadi ada ayat-ayat muhkamat dan ada ayat-ayat apa kemudian kita mengambil faedah ayat ini kata diantara faedah yang bisa kita petik dari ayat yang mulia ini yang pertama bahwa Alquran itu kalamullah Firman Firman Allah bukan makhluk [Musik] Kenapa dalilnya karena Allah mengatakan di situ [Musik] dialah Allah yang telah menurunkan kepadamu Alkitab ada yang kedua isbatul penetapan ketinggian Allah Kenapa karena Allah mengatakan dialah Allah yang telah menurunkan sedangkan yang namanya turunkan dari atas ke bawah nggak mungkin dari bawah ke atas kalau bawah dari bawah ke atas namanya apa naik Kalau turun apa dari atas ke bawah Allah menurunkan Alquran kepada Rasulullah berarti itu menunjukkan Allah berada di mana di atas orang-orang yang tidak mau meyakini Allah berada di atas hanya karena hujjah akal mereka yang error mereka beralasan katanya kalau Allah berada di atas berarti Allah butuh tempat dong kita katakan jangan Samakan Allah dengan makhlukNya Allah berada di atas tidak ada konsekuensi butuh tempat karena Allah tidak serupa dengan apa makhlukNya cukup kita imani Allah berada di atas selesai dan Allah tidak butuh kepada tempat ada yang selanjutnya akan Islam yang bisa kita petik dari ayat ini bahwa Alquran itu terbagi menjadi dua ada ayat-ayat yang muhkamat dan ada ayat-ayat apa yang mana yang merupakan induknya Ummul Kitab yang merupakan pokoknya dan rujukannya yang menjadi pokoknya dan rujukannya yaitu ayat-ayat Muhammad kenapa Karena Allah mengatakan di situ [Musik] wajibnya mengembalikan ayat-ayat mutasyabihat kepada ayat-ayat muhkam wajibnya mengembalikan ayat-ayat mutasyabihat kepada apa ayat-ayat yang muhkamat ini akan Islam Jadi kalau misalnya ada ayat-ayat yang kita tidak paham yang samar bagi kita maka tafsirkan dengan ayat-ayat yang sudah sangat jelas walaupun tentunya kita yang belum paham tentang bagaimana cara menafsirkannya wajib untuk merujuk pada ulama pada para ulama yang Raskin yang telah kokoh keilmuannya Pak itu Insya Allah mereka Paham tentang makna-makna ayat Alquran makanya Syekh Abdurrahman menyebutkan bahwa kesabaran kesabaran suatu dalil itu sifatnya relatif samar bagi anda belum tentu sama buat orang lain ada yang samar buat orang awam tapi ada yang samar buat orang yang nggak paham bahasa Arab Tapi orang yang bisa bahasa Arab nggak sama ya makanya relatif yang namanya sifatnya apa kesamaan itu pada selanjutnya hikmatullah hikmah Allah dalam menjadikan Alquran itu menjadi dua macam ayat-ayat mutasyabihat dan ayat apa yang ngantuk silahkan cuci muka tidak diizinkan tidur di majelis taklim bukan tempat tidur tempat tidur itu kasur bahwa itu adanya ayat-ayat mutasyabihat itu menjadi sebuah ujian sebuah ujian dengan adanya ayat-ayat Muhammad dan ada ayat-ayat mutasyabihat akan terlihat Siapa yang mengikuti Wahyu Siapa yang mengikuti Hawa nafsu [Musik] Al Mukmin maka seorang mukmin yang mengikuti Wahyu dia tidak akan tersesat dengan adanya ayat Muhammad dan orang yang ada di hatinya kecondongan kepada hawa nafsu ya biasanya tersesat pertamaan Allah menguji hamba-hambanya dengan perintah dan larangan dan Allah pun ternyata menguji hamba-hambanya dengan adanya dalil-dalil yang Muhammad dan untuk apa tadi untuk memilah mana yang betul-betul hatinya betul-betul apa mengikuti Wahyu dan siapa yang mengikuti hawa nafsu semua ada hikmahnya orang condong kepada kesesatan diantara tanda orang yang condong kepada kesesatan Apa itu yaitu mencari-cari ayat-ayat yang mutasyabihat ayat-ayat yang sesuai dengan hawa nafsu RI Alquran baik dia mengikuti ayat mutasyabihat itu karena adanya tasawuf sebuah gambaran antara dia dengan ayat tersebut dengan dirinya di mana dia menganggap seakan ayat ini sesuai dengan keinginannya makanya Rasulullah SAW ketika menyimpati orang-orang khawarij Rasul mengabarkan orang khawarij itu suka apa namanya menjadikan Alquran sebagai hujjah untuk membenarkan pendapat mereka ada tambahan mereka membaca Alquran tapi tidak sampai ke kerongkongan maksudnya kata para ulama saking dangkalnya pemahaman mereka mereka mengira Alquran mendukung pendapat mereka justru ayat itu menghancurkan pendapat mereka menyebutkan tentang kaum khawarij seperti itu mereka mengira ayat Alquran mendukung pendapatnya gimana orang Kharisma mengkafirkan pelaku dosa besar lalu berhujjah dengan ayat wamalam yahkum Bima anzalallah Siapa yang tidak berhukum dan hukum Allah maka dia kafir mereka mengira ayat ini Pak mendukung pendapat mereka dan itu ayat yang selalu mereka dengung-dengungkan untuk mengkafirkan semua Hakim yang tidak berhukum dan hukum Allah demikian pula mengkafirkan setiap orang yang berbuat maksiat dosa besar karena orangnya berbuat dosa besar pun juga ada makna berhukum kepada hukum selain Allah padahal ayat itu tidak mendukung mereka sama sekali Kenapa demikian karena ayat-ayat yang lainnya dan penafsiran para sahabat tidak mendukung pendapat mereka kota Islam saudaraku sekalian dari sini orang muktazilah ketika mengatakan Alquran makhluk Cari ayat-ayat yang pas nih mau dapat ayat Allah mengatakan Allah menciptakan segala sesuatu sedangkan Alquran termasuk sesuatu berarti Alquran termasuk apa makhluk padahal ayat itu sudah dijelaskan dalam ayat yang lain bahwa Allah membedakan antara perintah dengan penciptaan Allah berfirman ketahuilah milik Allah perintah dan penciptaan di sini Allah membedakan antara perintah dengan penciptaan sedangkan Alquran termasuk yang mana dalilnya mana firman Allah demikianlah kami wahyukan kepada engkau ruh itu Alquran [Musik] dari perintah kamu Iya maka tampak bagi orang yang paham ilmu Pak bahwa ayat itu tidak mendukung mereka kita ambil faedah selanjutnya akhlak Islam [Musik] orang-orang yang mencari ayat-ayat mutasyabihat itu terkadang tujuannya untuk apa sih itu untuk menghalang-halangi manusia dari agama Allah supaya manusia tidak lagi percaya dengan Alquran makanya Allah mengatakan di situ Mereka menginginkan fitnah atau Terkadang mereka mengikuti ayat mutasyabihat itu Pak Untuk menafsirkan sesuai dengan keinginan mereka padahal sebab ayat-ayat yang sudah sangat jelas kalau mereka tafsirkan seenaknya tidak akan diterima maka dicarilah ayat-ayat yang sifatnya mutasyabihat Supaya apa supaya pas dengan keinginan mereka Ini saudaraku sekalian maka dari itulah kewajiban kita dalam hal masalah menafsirkan Alquran hati-hati tidak setiap ahli tafsir itu mengikuti kebenaran tidak setiap orang yang menafsirkan Alquran itu ya mengembalikan yang mutasyabih kepada yang Muhammad tidak apalagi kalau kita sudah tahu pemikirannya menyesatkan maka sudah dipastikan Pak tafsirnya tidak bisa dijadikan rujukan Makanya kalau antum mau membaca kitab tafsir kita lihat penulis tak penulis tafsir ini aqidahnya gimana nih kalau akidahnya Lurus manhajnya di atas aqidah sana seperti Ibnu Katsir Abu jafarnya lurus berdasarkan kepada apa tafsir Salafus tapi kalau penulis bukunya seorang ahli Bid’ah yang pemikirannya menyimpang kayak fahrurrozi ada tafsir yang para ulama mengatakan ya tafsir Rozi ini mengerikan Pak banyak sekali pemikir atau tafsir-tafsir yang disesuaikan dengan akal dia muktazilah Dan Dia yang mengatakan bahwa kalau dalil bertabrakan dengan akal maka dalil itu ditolak atau ditakwil sesuai dengan keinginan Kalau sudah manhajnya seperti itu pasti tafsirnya juga bakalan apa rusak iman apalagi kalau ternyata penafsirnya itu terindikasi syiah tambah lagi maka kewajiban kita hati-hati akun Islam karena ayat ini memang ayat-ayat Alquran Ini kata Ali Bin Abi Thalib terkadang mempunyai banyak beberapa Sisi yang dikira itu benar padahal tidak yaitu yang disebut dengan ayat-ayat tadi selanjutnya keutamaan kokoh dalam ilmu penting kita mengokohkan ilmu itu penting Jangan pernah kita merasa cukup dengan ilmu yang ada jangan terus kita Menggali Menggali Menggali supaya ilmu kita betul-betul apa kuat dan kokoh untung kalau ilmunya kokoh Insya Allah syubhat sekeras apapun Sekuat apapun gak bakal bergeming itu banyak orang yang ketika udah ngaji sunnah mulai ngaji sunnah eh tau-tau apa Terhempas sama syubhat Kenapa karena ilmunya nggak kokoh karena ilmunya nggak kokoh mudah terkena apa coba Ya saya tahu beberapa ikhwan yang tadinya Masya Allah rajin ngaji duduk di majelis taklim eh tahu-tahu terkena pemikiran takfiri kemudian menganggap kita murji’ah dan yang lainnya kenapa ya tadi akibat daripada dia nuntut ilmunya nggak kokoh Tapi orang yang paham kaidahnya kokoh dalam keilmuannya Insya Allah dia tidak akan terkena syubhat ya tidak akan terkena syubhat faedah yang ke-9 bahwa selayaknya seorang insan itu semangat supaya ilmunya kokoh bukan ilmunya banyak Karena beda antara ilmu yang banyak dengan ilmu yang kokoh ya ilmu yang banyak itu artinya apa banyak tahu tapi pondasinya kurang kuat tapi kalau orang yang pondasinya kuat [Musik] paham betul dia kuasai Maka insya Allah dia akan kokoh Makanya kalau menuntut ilmu itu Pak harus menguatkan dulu apanya pondasi Bagaimana caranya yaitu kita menguasai dasar-dasar ilmu belajar ilmu akidah kuasai dasar-dasarnya dulu Pak dengan cara mempelajari kitab-kitab yang sifatnya apa ia telah diringkas oleh para ulama Antum tahu kitab-kitab ringkasan itu semua isinya dasar Semua isinya kunci itu pak jadi jangan pernah menganggap remeh kitab dasar iya setelah dasarnya sudah kuat naik seperti Antum bikin inilah rumah ya kalau bikin rumah yang dikelompokkan apanya ya plapondasi jadi kuat baru bikin tiang kan Iya baru dibikin temboknya Setelah semua Oke baru dibikin atapnya nah seperti itu kita menuntut ilmu Allah subhanahu wa ta’ala yang rame cuman tabligh akbar kajian rutin atau jarang yang semangat gimana akan terbentuk dan akan kokoh ilmu kita nggak bisa yang kedua supaya kita kokoh keilmuan adalah dalam menuntut ilmu itu yang terpenting menguasai bukan gimana menghabiskan buku salah kalau habis buku sudah puluhan buku Habis tapi nggak ada yang dikuasai percuma ilmu kita tidak akan kokoh makanya Kenapa para ulama terdahulu sangat menekankan murid-muridnya untuk menghafal untuk apa mengapa karena dengan cara menghafal akan kokoh itu ilmu kita untuk belajar misalnya ilmu Hadis dari dasar dulu mulai dari kitab misalnya nuhbatul Fikar yang kecil ini kuasai dulu deh kalau bisa dihafal karena isinya apa sebagai kunci untuk naik ke tingkat selanjutnya dan belajar ilmu Nahwu misalnya untuk mulai dari kitab Jurumiyah kitab Jurumiyah ini ya yang nggak tebal tipis dia Pak gimana caranya kita kuasai bahwa kita kuasai betul jangan dulu pengen naik level Kalau belum kita kuasai apa kitab dasar itu ya jangan tergesa-gesa dalam menuntut ilmu kalau memang ilmu kita mau apa kemudian yang ketiga supaya ilmu kita kokoh apa sering murojaah sering apa mengulang kembali ilmu kita karena ilmu kalau jarang di muroja biasanya lupa jadi di sini beliau mengingatkan ya ilmu itu tidak sama dengan banyaknya pengetahuan cuma banyak pengetahuan tapi ilmunya di sini kita penting untuk mengukuhkan pondasi-pondasi ilmu kita Insya Allah kalau kokoh pondasinya ketika Antum membaca buku apapun paham Bagaimana harus bersikap selanjutnya an-nas orang yang kokoh ilmunya yakin nggak mungkin Alquran itu Saling bertabrakan orang yang kokoh ilmunya apa yakin Alquran tidak mungkin saling apa bertabrakan Kenapa karena semua berasal dari siapa Allah ketika mereka melihat ada dua ayat yang sering bertabrakan dia yakin ini sebetulnya ayat tidak bertabrakan cuma saya belum paham Gimana caranya supaya saya bisa paham nanya kepada ahlinya Bagaimana cara mengkompromikan dua ayat yang seakan bertabrakan ini Saya pernah Pak ada bapak-bapak setengah baya lah datang ke rumah dulu sekitar tahun 2000 dia bilang Ustadz Shahih Bukhari itu banyak hadis dhaifnya ini Bapak ahli hadits Apa Bukan ini kok tiba-tiba mengatakan saya Bukhari banyak hadis dhaifnya sementara ulama semua sepakat bahwa itu kitab yang paling sahih Apa alasan Bapak Bukhari dalam hadis-hadisnya bertabrakan dengan Alquran menurut Bapak bertabrakan sebetulnya Bapak kurang paham Coba sebutkan contohnya apa contohnya itu dan saya Bukhari ada hadis tentang menghajikan orang lain padahal kan ayat mengatakan bahwa seseorang tidak akan mendapatkan kecuali apa yang ia usahakan tidak akan memiliki kata saya Bapaknya yang nggak paham ayat itu meniadakan kepemilikan bukan meniadakan intisa mengambil manfaat jadi kok menurut Bapak ya bertabrakan jadi semua orang harus ngikutin pendapat Bapak gitu ya pokoknya [Musik] sudah masuk Isya untuk selanjutnya kita simak dikumandangkannya adzan untuk salat Isya bagi daerah Jakarta dan sekitarnya Allahu Akbar [Musik] Allahu Akbar Allahu Akbar Allah u Akbar asyhadualla ilaha illallah [Musik] asyhadual La Ila [Musik] Hai Asyhadu an na [Musik] Dar [Musik] [Musik] Allahu Akbar Allahu Akbar lai Lahai Allahumma sholli ala Muhammad wa ala ali Muhammad wa ala ali Muhammad Rodja TV demikian pemirsa TV Rodja dimanapun anda berada kajian ilmiah yang kami hadirkan secara langsung dari Masjid Al Barkah Jalan Pahlawan Kampung Tengah Cileungsi Bogor semoga yang kami hadirkan dapat memberikan manfaat wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ustadz Abu Yahya Badru Salam, Lc. – Tafsir Al Qur’an
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply