para pemirsa dan pendengar Rodja di manapun Anda berada beberapa saat lagi kami akan hadirkan ke ruang dengar anda dan keluarga anda kajian yang kami pancaluaskan dari Masjid Al Barkah Jalan Pahlawan Kampung Tengah Cileungsi atau Komplek Radio Rodja yang mudah-mudahan kita bisa mengambil faedahnya dan Kami mengucapkan selamat menyimak semoga bermanfaat dan kajian Islam bismillahirrahmanirrahim assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillahirobbilalamin Hamdan katsiron thayyiban mubarokan Assalamualaikum dan juga Para jamaah yang berada di masjid al-barkah pada kesempatan sore hari ini kembali kami hadirkan di ruang dengar anda dan layar televisi Anda satu kajian ilmiah dan penuh dengan faedah yang dapat kita ambil dari kajian sore hari ini sebagaimana biasanya kota Islam azan ya Allah pada kajian sore hari ini kita akan ikuti sebuah kajian yang mengambil pembahasan dari Kitab Bulughul Maram buah karena dari satu-satunya hajar sekolah ini rahimahullahu taala dan juga sebagaimana biasanya keyakinan yang disampaikan dan dipaparkan secara mendalam bersama guru kita Al Ustaz al fadil Zainal Abidin Dr Zainal Habib ini Syamsudin LC m m harullah Alhamdulillah beliau telah hadir di masalah Barkah dan kami informasikan pula sebelum kita simak kajian yang penuh dengan faedah ini dan kesempatan sore hari ini Insya Allah pada kesempatan sore hari ini beliau akan membahas satu tema dengan judul hikmah dibalik salat Jamak dan qashar dan kami informasikan kepada Anda semuanya para pemerhati Roja di manapun Antum berada setelah kajian disampaikan oleh Beliau kita akan simak pembahasan ini dan juga kita akan membuka sesi interaktif soal jawab bagi Antum yang ingin bertanya bisa mengirimkan petani melalui pesan singkat mulai chat wa di 0819 896 543 untuk selanjutnya kita simak bersama kajian kepada Ustaz kami persilakan valid al-fatil masqun mendekat lebih Barokah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] kita akan membahas hadis terakhir tentang jamak qashar hadis terakhir pembahasan tentang hukum salat jamak qasar hadis yang diturunkan oleh Imam Al Hafiz terakhir ini dari Jabir bin Abdullah Ibnu Amr Ibnu haram Ibnu Abdullah Ibnu Amr Ibnu haram adalah sahabat Mulia Rasulullah dan bapaknya juga Abdullah adalah sahabat Mulia Rasulullah beliau adalah sahabat yang paling terkecil yang hadir pada bersama ayahandanya ketika itu dan beliau hampir semua perang diikuti kecuali dua perang yaitu Badar sama Uhud karena diminta oleh ayahnya yang sudah ikut Perang Badar uhud untuk nunggui saudara-saudaranya yang semuanya perempuan 9 perempuan makanya ketika beliau menikah dia Pilih Janda daripada perawan meskipun Rasulullah SAW ketika itu memberikan masukan halal dia mengatakan kepada Rasulullah Ya Rasulullah Abdullah yaitu bapaknya wafat meninggalkan anak-anak perempuan kalau saya menikah gadis nanti bukan ngomong bukan bimbing malah jadi pesaing itu ya karena mudah sama muda ini menunjukkan watak Perempuan itu suka saingan istri dengan istri atau perempuan sesama perempuan itu persaingan sehat pada akhirnya meskipun mereka kaya perang Bubat akhirnya berakhir dengan Dengan Indah ini dialami oleh istri-istri Rasulullah SAW diberikan karunia Allah umur panjang 90 lebih dan akhirnya beliau meninggal tetapi yang 78 kalau 77 beliau aku meninggal oleh Ibnu Yusuf [Musik] ini adalah penumpang darah yang telah disinyalir diprediksi oleh Rasulullah akan ada di tengah umatku ini seorang Pendusta dan penumpang darah al-kadzab tidak lain adalah Muchtar yang mengaku jadi nabi yang mobil yaitu perempuan penumpang darah yang tidak lain adalah Ibnu Yusuf yang membunuh puluhan ribu dengan tangannya sendiri dengan algojonya tidak kurang dari 350.000 dan yang terakhir orang yang disembelih oleh Yusuf adalah sebelum dia disembelih dia salat berdoa ya Allah jadikanlah aku terakhir orang yang disembelih oleh setelah itu tidak ada seorangpun yang dibunuh oleh Kenapa tiap hari dia menjelang tidur terbayang-bayang seakan nyata didatangi Said bin Zubir baru tidur ditepuk kakinya sambil mengatakan wahai hajas Bagaimana tanggung jawabmu terhadap darahku Sampai Mati dari sejak dia membunuh itu sampai mati tidak pernah bisa tidur Allahu Akbar ini adalah orang yang sangat dikabulkan doanya oleh Allah berbuat Andaikan aku nanti meninggal dunia sebelum hajat hendaknya dia jangan menyolati jenazah saya dan dia akhirnya masa tuanya buta dan dialah yang meriwayatkan hadis Haji wadanya rasulullah yang lengkap dan tidak ada riwayat Haji Wada selengkap yang diriwayatkan oleh hajat Ibnu Yusuf yang dikeluarkan oleh imam muslim di dalam shahihnya Ibnu Abdullah Ibnu Amr Ibnu haram Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam [Musik] ketika melakukan kesalahan [Musik] bukan malah membela diri ya kan ada sebagian orang itu kalau salah bukan ngaku malah membela diri itu bukan umatnya nabi Muhammad yang terbaik dan mudah-mudahan yang hadir di sini sudah hafal yang saya tidak segan-segan untuk terus menyatakan dan mengatakan tidak ada Kitab Hadis yang paling mudah dihafal ketimbang karena memang ditulis oleh Beliau untuk disiapkan hafalan putranya lebih qadarullah putranya tidak ada minat untuk menghafal yang beliau bersedih kecewa tetapi kekecewaan itu akhirnya terobati dimana kitab ini akhirnya dihafal jutaan orang setelah putranya Masya Allah jadi ya Mana ada rumah yang gak ada bulughul maramnya mana ada majelis yang tidak pernah mengkaji belugul Maram dari mulai tingkatan yang senior yang Junior yang profesor yang akademisi semuanya [Musik] raja [Musik] seorang ulama yang Ya intinya musik itu yang di kalau mau ada yang membaca musaiyyah ada yang membaca musayyib mukhtas karena hadis ini diriwayatkan oleh Abu Zubair dari yang dia dinyatakan oleh para ulama faktor yang membuat Haditsnya Ibrahim sebetulnya dia adalah ulama yang sangat kapal ulama yang sangat senior bahkan guru-gurunya Masya Allah tetapi sangat terkenal di dunia per hadis dan pada zamannya Tapi dia itu tasawuf sama hafalannya error setelah perpustakaannya terbakar dan lagi-lagi ulama banyak terpengaruh bahkan kuncang hafalannya dikarenakan buku-bukunya hilang atau terbakar Kenapa Karena untuk mendapatkan buku Pada masa itu tidak mudah makanya Ibnul jauzi setelah kepergiannya ke Baghdad pulang lagi buku-bukunya diculik oleh anaknya yang durhaka itu yang sampai menjadi faktor Ibnul Chelsea masuk penjara karena anaknya sampai dia berdoa dulu Sampai akhirnya dia menulis khusus yang judulnya sama kemarin kita bahas Kenapa riwayat beliau riwayat beliau dari hijazini itu lemah karena riwayat yang dari ini rata-rata bukunya itu kebakar nya karena ada diantara para ulama mengandalkan hafalan tetapi diantara para ulama mengandalkan hafalan bahkan hafalan yang kuat kadang didukung dengan tulisan seperti Abu Bakar Muhammad Ibnu syekhri makanya temannya akrab yang namanya Saleh Ibnu kaisan Kenapa temanku Abu Bakar Muhammad Ibnu siap Az Zuhri lebih kuat ilmu ini ke penguasaan hadisnya karena beliau menulis aku tidak menulis hanya di sana ada suatu Jangan dibiarkan begitu saja akhirnya hilang sehingga hadits ini tidak bisa terangkat di sana ada suatu Jalan Abu Hatim meriwayatkan di dalam hilalnya punya kitab cukup besar sekali yang membukukan hadis-hadis cacat yang tidak diketahui kecacatannya kecuali pakarnya makanya sampai soal masalah ilah ini di antara para ulama ahli hadits ketika ditanya kenapa hadis ini Dhaif ya dhaif kenapa orang lain kalau dia jelasin nggak paham daripada nggak paham mendingan dijawab aslinya contoh aja Pak Kenapa motor saya kok bisa baik padahal kemarin muter-muter dia nggak paham motor paling juga mantu-mando ya jawaban simpelnya ya setelah saya perbaiki Pak selesai Kenapa bisa baik ya saya perbaiki itu makanya itu kata para ulama sebab yang membuat hadits itu cacat kopi yang sama tidak ada yang mengetahui kecuali ahlinya pakar mata uang Mbak ya bisa tahu ini mata uang asli sama palsu padahal sama-sama seperti itu ahli hadis bahkan lebih hebat daripada itu [Musik] sama setara dengan temannya abu ketika terjadi fitnah pada Muhammad Ibnu Ismail Bukhari dia termasuk berpasangan akhirnya menolak semua riwayat Imam Bukhari karena tertuduh apa jamiyah yang dia mengatakan lovely atau diisukan dia mengatakan lovebibil Qurani makhluk padahal tidak akhirnya Imam Al Bukhari menulis Kitab untuk membebaskan dirinya bahwa dia itu bukan cermiyah dengan satu kitab yang judulnya apa tapi dibilang oleh anaknya Abdurrahman Ibnu Abdul Hakim dia tidak sejalan dengan ayahnya ya ayahnya menular riwayatnya Imam Bukhari tapi dia tidak bahkan membela mati-matian di depan bapaknya Abu Hakim sama Abu Zul Ah ini Masya Allah dia sendiri mengatakan saya itu hafal hadits 200.000 seperti orang hafal surat al-ikhlas kalau kita menghafal surat al-ikhlas kayak ngapalin hadis 200.000 al-ikhlas saja bisa salah diselidiki oleh Beliau dan ulama lain tertuduh membuat Hadits palsu dan metruk sama palsu bedanya kemarin sudah saya sampaikan kalau matruk itu matruk sama palsu itu sama-sama muaranya satu yaitu Apa akibat kedustaan browi cuma kalau matruk berdusta di tengah manusia tapi belum pernah berdusta atas nama Rasulullah kalau Monggo pernah terbukti berdusta atas nama Rasulullah yang kemarin Abdul Wahab Ibnu Mujahid yang tertuduh yang hadisnya matur Kenapa karena dia tidak pernah mendengarkan hadis dari ayahnya Mujahid Tapi sok ngaku Saya mendengar saya meriwayatkan Padahal dia meriwayatkan dari ayahnya cuman berupa kitab saya mewarisi kitab ini dari ayah saya bahkan pernah dia agak emosi ditegur oleh ulama Kenapa kamu sekarang ini ngeklaim mendengar dari bapak Bapakmu padahal enggak pernah Siapa bilang pernah Bapak saya mengatakan bahwa saya adalah orang yang dhaif ya jangan riwayatkan hadis karena betul seperti anaknya Aslam Abdurrahman Bin Aslam Abdullah bin Aslam 3 anaknya yang satunya saya lupa itu seluruhnya anak-anaknya dalam masalah ilmu hadits tapi tafsir Masya Allah Abdullah bin Aslam Abdurrahman Bin Aslam itu pakar dalam masalah Tafsir tapi hadis makanya masalah ilmu hadits ini Tidak sembarangan orang makanya Pak Ketika ada seorang perawi majun entah itu yaitu orang ini tidak dikenal menjadi ahli hadits meriwayatkan hadis dari mana agama karena nggak mudah makanya yang menjadi pakar ilmu hadits itu manusia pilihan Coba aja syaratnya dan [Musik] Al Islam jadi orang dikatakan adil kalau lurus agamanya lurus etikanya dengan sendirinya dia akan bisa adil kepada sesama manusia cuman sayangnya kalau zaman sekarang saat berbicara masalah adil itu hanya adil kepada seluruh manusia dan Itu versinya adalah versi nafsu makanya ada orang yang adil itu definisikan nanti ialah ya zalim bareng-bareng itu kalau rata kan adil makanya Pencopet ketika membagi hasil jepretannya rata ambil ya kita closing hadits dan sanadnya kenapa dikatakan oleh Imam Ibnu Hajar afrojahu attabrani fil Ustadz Nadin lahir dan dari jalannya Abu Hakim Adanya siapa Khalid Al Adi yang dia itu tertuduh memalsukan Hadis Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan orang kalau sudah begini Pak meskipun dia tobat tetap hadits riwayatnya tidak bisa diterima makanya Imam Ahmad ketika ditanya wahai Imam Abu Abdullah Kenapa kamu tidak mau menerima hadisnya para Pendusta meskipun bertaubat jawabannya apa beliau seperti perawan berzina Apakah dia setelah tobat bisa mengembalikan keperawanannya begitu juga para ahli hadis atau para ahli bidah yang telah memalsukan hadis rasulullah meskipun tobat ini pendapat yang dikuatkan oleh Imam Ahmad wallahualam hadis ini meskipun sana tetapi kata Syekh Muhammad Ibnu Sholeh kita tidak mengatakan shohibul Matan artinya makna yang terkandung dalam hadis ini dalam Matan hadits ini adalah sebaik-baik umatku adalah ketika berbuat salah itu istri dan istighfar itu ada dua macam dirapatkan tanpa disertai dengan taubat maka ini statusnya hanya sekedar berdoa bisa dikabulkan Allah bisa tidak ya kadang-kadang kemungkinan besar nggak dikabulkan karena kadang ada orang yang Masya Allah melihat kemungkaran [Musik] makanya kata fudhal bin ayat istighfar yang tidak disertai dengan penyesalan itu namanya taubatul qadabin tobatnya para pendusta nah istighfar yang kedua adalah istighfar yang disertai dengan Taubah diiringi dengan taubat itulah yang disebut dengan istighfar yang jujur sinkron antara mulut hati dan tindakan Betul kata para ulama istighfarruna istighfar kita ini butuh istighfar lagi karena penuh dengan Kepalsuan ya astaghfirullahaladzim Astaghfirullahaladzim sambil menikmati apa wanita telanjang Astagfirullahaladzim sedang asyik di dalam kemungkaran ini adalah makanya istighfarnya orang-orang Muttaqin ada kesadaran yang tumbuh tidak terus-menerus berarti tidak ada unsur isror dan ada penyesalan itu istighfar yang shahih ketika diucapkan ada unsur penyesalan dan ketika diucapkan ada keinginan kuat untuk menghentikan tidak isror Tidak terus-menerus sehingga para ulama mengatakan [Musik] tidak ada satu dosa besar tidak ada dosa kecil kalau dilakukan terus-menerus dan tidak ada dosa besar kalau dilakukan dengan istighfar yang disertai dengan apa penyesalan Makanya intinya atau batun tobat itu nyesel ya makanya Allah lebihkan orang-orang Muttaqin Innal muttaqinadin [Musik] akhirnya itu pastinya penuh dengan apa penyesalan kesadaran dan ingin kuat untuk meninggalkan kemaksiatan dan kesalahan Kenapa karena mengiringi dengan membaca surat satu keyam satu juz satu kiam 2 juz ya kalau antum satu rakaatnya dua lembar berarti 10 rakaat 2 juz Kalau antum satu rakaatnya satu lembar berarti satu kiamnya nanti 10 rakaatnya berapa 1 juz itu ini Jangan cuman dia mulai tiap hari Inna kulhu ya nggak apa-apa sebetulnya cuman capek Antum itu itu terus jadi Allah menghadirkan menurunkan kepada untuk kita 114 surat agar kita itu berganti-ganti surat di dalam surat untuk penyegaran karena siapapun ketika berganti suasana akan apa hilangnya kejenuhan makanya Kenapa Rahasianya gerakan-gerakan salat yang berpotensi menjenuhkan Allah berikan dzikir lebih dari satu berdiri ya terus kemudian rukuk semua rata-rata diberikan alternatif lebih kenapa ketika seseorang itu salat satu bacaan monoton cenderung menjalankannya itu apa automatik menjalankan itu kebiasaan sehingga apa sadar Nggak sadar kebaca dan itu menghilangkan kefokusan ini karena biasanya kulhu ya cuman hatinya ke mana pikirannya ke mana bahkan direkat kedua aja tadi diingat-ingat rekat pertama tadi baca surat apa enggak ingat Apalagi setelah salat itu beratnya salat buka puasa dan ini intinya gini siapapun yang sekarang sedang dalam keadaan Safar dianjurkan untuk qashar dan itu hukumnya adalah sunnah muakkadah Adapun jamak tergantung kebutuhan karena keterkaitan utama Jamak itu bukan soal Safar atau tidak Safar tapi hajat atau tidak hajat beda dengan qasar keterkaitannya bukan soal hajat atau tidak hajat tetapi Safar makanya ada Safar ada qasar tidak ada Safar tidak ada qasar ada kesibukan ada jamak tidak ada kesibukan keperluan tidak ada jamak meskipun Antum Safar contoh Antum dalam keadaan Safar seperti saya mungkin tabligh akbar saya tabletnya di masjid dan tabletnya itu sampai isya nggak ada alasan saya itu jamak qashar kita salat bersama Kenapa kita salat berjamaah memungkinkan magrib sama Isya dengan apa jangan dengan alasan saya musafir terus gak ikut mereka kecuali Antum datang itu sudah dalam keadaan setelah salat jamak qasar hadir di masjid salat Antum boleh bilang walaupun lebih baik Antum ikut mereka tapi Antum boleh nggak ikut salat dengan alasan apa Ana sudah salat tapi Antum sekarang belum salat Ana belum salat magrib jam’an memungkinkan nggak saya salat sama mereka sangat mungkin bahkan ditunggu kemudian nanti tabletnya sampai Isya memungkinkan enggak Saya salat sampai isya dan salat isya nggak ada alasan buat saya untuk apa Ya ini yang harus kita luruskan contoh juga Antum sekarang pulang Merantau di kampung Antum sudah normal umpamanya Idul Fitri pulang 5 hari hari keduanya [Musik] Idul Fitri kembali kepada kesucian ya kembali kepada Fitrah fitrah hari kedua ketiga enggak kemana-mana Antum mendengarkan adzan di Masjid datang tidak ada alasan tidak ada kesibukan juga tidak ada uzur tidak ada hajat Antum jamak qashar ini perlu dicatat Tetapi kalau sekarang kita berada di dalam Safar intinya mau jamak meng-qasar mau buka mau puasa di situ dibolehkan karena dua-duanya adalah para sahabat Dulu ketika Safar dalam masalah puasa diantara kami ada yang buka dan ada yang puasa tidak mencatat yang buka kepada yang puasa yang puasa kepada yang buka begitu juga salat yang mutim yang menyempurnakan tidak mencela yang mengqasar dan juga sebaliknya Karena itu adalah tapi intinya qasar selalu dilazimkan oleh Rasulullah tapi jamak kadang-kadang dan Rasulullah SAW tidak jamak kecuali dalam kondisi-kondisi tertentu saat dibutuhkan makanya Imam Ibnu qayyim di dalam Kitab Zabur memberi catatan ketika perjalanannya memayahkan jadi jamak kalau qasar lazim kalau jamak kadang-kadang Rasulullah tidak pernah melazimkan jamak kecuali dua yaitu ketika di Arafah sama musafah Selain itu kadang-kadang dan kemarin saya telah tegaskan Safar dengan qasar tidak ada waktu yang permanen yang final yang disepakati oleh para ulama berapanya karena riwayat yang bervariatif ini hanya sekedar alternatif pilihan dan kondisi yang telah dialami Rasulullah Rasulullah tidak pernah mengatakan hanya sekian hari boleh jamak qashar lebih daripada itu tidak ada begitu juga tidak ada satu riwayat yang mematenkan hanya sekian cara kurang dari itu nggak boleh jamak qashar lebih dari itu baru boleh makanya dalam masalah waktu siapapun yang Safar selagi dia belum ada niat mukim punya hak qasar kalau memang hajat sama silahkan begitu juga cara cara ini tergantung urut contoh kemarin telah saya contohkan Antum ke Puncak hanya nganteri jalan-jalan Syekh hanya untuk tafasuh dan juga batamasya Terus balik berangkat pagi jam 07.00 sampai pulsa Alhamdulillah karena hari biasa sampai sono jam-jam 9 jam 12 balik lagi ke Cileungsi secara Urban orang ini dikatakan oleh siapapun tidak sabar beda dalam satu kondisi Antum Puncak sana ada acara daurah ada acara musker ada acara apapun dua tiga hari membawa bekal ganti pakaian bahkan juga kendaraan nginep maka semua orang kalau ditanya orang ini Safar nggak Iya ya udah makanya yang shahih menurut pendapat ibui Syaiful Islam Ibnu Taimiyah Ibnu hazm dan mutakhir seperti para ulama Syekh Muhammad Ibnu salah yang lainnya bahwa tidak ada cara yang final kurang tidak boleh qasar lebih sekian baru boleh qasar begitu juga waktu Sekian hari sekian waktu baru boleh qasar kurang tidak boleh enggak ada tergantung huruf makanya di dalam fakta kehidupan para sahabat ada yang men-qasar sampai 2 bulan setahun ada yang 6 bulan setahun ada yang 2 tahun yang kemarin juga saya hadapkan satu fakta kalau kita itu dengan cara yaitu baru boleh qasar kalau safarnya itu jaraknya 77 kg kurang 200 meter Antum kotor nggak maju dikit Mas mobilnya maju deh Ya kurang 200 meter 300 meter gitu ya yang mengatakan tadi Kalau lebih 4 hari atau 15 hari atau 20 hari pertanyaannya Kalau lebih setengah hari gimana dan faktanya juga ada sahabat yang 2 bulan masih kosor ada yang 6 bulan masih kosong ada yang 1 tahun masih qasar bahkan ada diantara mereka 2 tahun seperti riwayat-riwayat yang diturunkan oleh Imam di dalam Kitab Subulussalam jadi kita closing intinya untuk qasar Sunnah muakkadah untuk jamak adalah rukhsah sesuai dengan hajat kebutuhan tentang masalah jaraknya tidak ada cara tertentu tentang waktunya juga tidak ada waktu tertentu intinya Siapa saja yang pergi selagi tidak ada niat untuk mukim maka dia berarti apa ya musafir ya kalau nggak mungkin apa ya musafir nggak mungkin tengah-tengah kan ana musafir enggak mungkin juga enggak terus apa hilang Bingung nyeser masuk 6 bulan ada orang muter-muter Jakarta nyari alamat 6 bulan nggak mungkin ya kalau ini nggak masuk ya tolong diperhatikan ya ada orang bingung nyari alamat pagi sampai maghrib nyari alamat baru ketemu lihat Argo mobilnya jalan sudah sampai Masya Allah 500 km muter aja di Matraman lagi balik lagi Matraman dari mulai pagi sampai sore kita jalan udah hampir 400 karena asalnya dia itu bukan musafir Apa mungkin juga enggak apa bingung gitu nah baru ini kita definisikan cukup itu yang bisa saya sampaikan atas sampaikan Ustaz di kesempatan sore hari ini tentang hikmah dibalik salat Jamak dan qashar untuk berikutnya bagi Anda yang ingin bertanya Anda bisa bertanya mulai chat wa di 0819 8965 43 dan untuk para jamaah bisa yang dari Master warga bisa membuat pertanyaan dengan tertulis nanti kami akan bacakan pertanyaannya ada pertanyaan yang masuk tetapi di luar tema pembahasan kita di sore hari ini kita di Cianjur Imam Saya dari Cianjur dan ingin menanyakan Imam selalu melakukan doa pada setiap sujud pada rakaat dalam salat berjamaah Bagaimanakah hukumnya silahkan Imam selalu melakukan doa pada setiap sujud pada rakaat pada rakaat akhir dalam salat berjamaah sebagian para imam dan juga para musali malam-malam akan diri ketika sujud terakhir padahal anjuran untuk berdoa itu dari sujud rakaat pertama kedua ketiga kalau memang bangsa empat seperti itu juga oleh karena itu hendaknya orang yang sekarang ini melakukan itu menghentikan karena di dalam suatu hadis gerakan Rasulullah SAW antara rukuk sujud itu qoribun minat hampir sama kedua ketiga dan nanti membikin kader jamaah pertama kedua kan dia sudah hapalin tiba-tiba terakhir lama banget nanti ada sesuatu jangan-jangan ini Oleh karena itu kalau doa antum qoribun minasawah antara rakaat pertama kedua ketiga atau keempat itu dibikin sama karena Rasulullah SAW mengatakan secara mutlak Adapun ketika sujud mutlak Rasulullah nggak mengatakan Rasulullah hanya mengatakan bersungguh-sungguhlah di dalam berdoa wabarakallah dan pertanyaan berikutnya masih melalui CAT Wheels diberikan penjelasan terkait masalah tentang sekitar Ada yang orang yang mengatakan bahwasanya mencukupi dengan bacaan sujud saja dalam salat akan tetapi dalam sebuah hadis dikatakan bahwasanya doa seorang hamba itu dekat dengan Allah di saat sujud Apakah Bagaimanakah prakteknya dalam hal ini maksudnya doa gimana doa seorang hamba itu lebih dekat ketika dalam sejarah banyak orang yang mencukupkan ketika menjadi imam itu hanya membaca bacaan itu tidak menjadi dalil kromanya kuno Alhamdulillah saat paling dekat kita dengan Allah Apa yang harus kita lakukan berdoa menumpahkan hajat curhat Munajat oleh karena itu orang yang sedang sujud mau rakaat awal kedua ketiga atau keempat seharusnya suzukiyahnya untuk memperbanyak Munajat curhat mengadu lewat doa-doa yang terindahnya terbaiknya baik dari Alquran dan Sunnah bahkan mungkin dari kita sendiri karena Terutama ketika setelah tasawuf sebelum salam Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan hendaknya memilih-milih doa yang paling dia sukai kagumi makanya doa-doa ketika sujud ketika setelah tasyahud sebelum salam itu sifatnya doanya mutlak tidak harus dari Quran dan Sunnah makanya di sinilah Imam Ahmad Kenapa membolehkan berdoa dengan bahasa lokal kita termasuk mungkin bahasa Indonesia bahasa Jawa bahasa Padang karena potensi setelah tasawuf atau ketika sujud ini berdoa secara mutlak dan teksnya macam-macam makanya tidak harus jadi koran dan Sunnah contoh Antum minta dilancarkan pernikahan Antum karena bulan depan mau nikah tekinya mana Quran hadisnya nggak bisa bahasa Arab mendingan bahasa lokal daripada nanti keliru berdoa minta mobil bagus mewah karena keliru teksnya dapat bajaj kan sayang gitu kan karena salah teksnya mendingan Antum pakai Bahasa lokal Antum dan itu dibolehkan diantaranya yang menguatkan pendapatnya Imam Ahmad adalah syaikhul Islam membolehkan seorang berdoa dengan Apa doa bahasa lokal tidak harus bahasa Arab Makanya di sinilah Kenapa saat-saat Mustajab Terutama ketika setelah tasawuf ketika sujud ketiga doa diantaranya ya muqollibal Qulub itu memang ada dalilnya tapi Allahumma taubatan nasuha nggak ada dalilnya allahumma inna Nas aluka Khusnul Khotimah tidak ada teksnya di dalam Alquran dan Sunnah karena ini doa mutlak yang penting doa mutlak itu doa yang sejalan simetris dengan Apa Alquran dan sunnah dan tidak ada unsur doa isinya itu tiga atau dua yang seperti yang dikatakan oleh Rasulullah sawin ini siapa saja yang berdoa di dalam doanya tidak ada unsur dosa dan memutuskan silaturahmi nah silakan bikin teks sendiri yang penting enggak ada unsur Dosa sama memutuskan silaturahmi Ya Allah mudah-mudahan samber gledek Nah baru Enggak boleh ya Allah mudah-mudahan mati melet enggak boleh apalagi mendoakan pemimpin yang jelek-jelek itu Rasulullah SAW sendiri mengatakan diri kita sendiri aja nggak boleh doa buruk apalagi kepada orang lain allahualam ada pertanyaan [Musik] dari Jamaah kita yang berada di masjid al-barkah Ustad jika kita sudah qashar Magrib dan isya dan masih di masjid ketika Isya Apakah boleh ikut Isa berjamaah sudah qasar magrib dengan isyarat tapi masih di masjid lalu kemudian statusnya adalah sunnah tolong diperhatikan pada suatu kaidah orang itu hanya kewajiban salat sekali dalam satu hari dzuhur sekali Ashar sekali magrib sekali Isya sekali tidak ada dua kali Makanya Siapa yang dengan sengaja salat zuhur dua kali dalam sehari maka dia melakukan suatu kebid’ahan Kenapa karena dia melampaui batas Coba bayangkan Ketika masalah membasuh ini apa namanya wudhu Rasulullah SAW mengatakan apa setelah Rasulullah SAW menjelaskan membasuh wudhu itu mengatakan apa pamanzada yang melebihi itu lebih tiga kali maka dia telah berbuat buruk dan zalim sekali lah terus kemudian Apa statusnya salat yang kedua nah fillah seperti yang dilakukan oleh Muad Bin Jabal enggak mungkin Muat Bin Jabal salat dua kali yang isya dua-duanya wajib enggak mungkin salah satunya yang wajib dan yang wajib pastinya Bersama siapa Rasulullah yang kedua bersama kaumnya dia itu jadi imam sunnah makanya dari sini lahirlah satu hukum tentang masalah ijtimam orang wajib boleh mengikuti sunnah dan sebaliknya sunnah mengikuti yang wajib orang yang wajib salat wajib mengikuti sunnah dalilnya Muad Bin Jabal orang yang sekarang ini sunnah mengikuti wajib dalilnya ada orang yang masuk masjid kemudian belum salat Rasulullah menawarkan alayatasadda wa alahada Adakah Diantara Kalian mau sedekah dengan orang ini Akhirnya dia mendampingi salat ini dalil sunnah mengikuti wajib yang muat wajib mengikuti sunnah dua-duanya ada dengan demikian seorang ketika salat melakukan salat dan sudah salat kemudian mendapati jamaah silakan Antum ikut statusnya adalah sunnah dan itu Barokah pertama menambahi jumlah jamaah salat dan itu akan menambahi Apa doa para malaikat doa juga kaum muslimin Assalamualaikum dan kembali pertanyaan melalui jamaah kita yang berada di masjid Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustad Afwan ingin bertanya apabila kita Safar kemudian kita melakukan jamak ketika sampai di tempat tujuan lalu kemudian Kita bermalam Apakah tetap menjamah salat atau ikut dengan orang-orang yang salat berjamaah Ustaz Manakah yang lebih afdol tadi saya katakan ketika Antum sekarang ini sudah berada di suatu tempat yang sudah normal langsam kegiatannya juga normal maka Antum ikut berjamaah Tetapi kalau sekarang kegiatannya membutuhkan Antum untuk jamak qashar silahkan membutuhkan contoh Antum pergi ke Jepang di tugaskan oleh perusahaan untuk pelatihan disuruh otomatis tidak semudah di Indonesia untuk menunaikan salat lebih selamat Kenapa karena kegiatan pelatihannya dimungkinkan yang mengadakan adalah orang-orang kafir akan rabas waktu-waktu salat tidak mempertimbangkan waktu-waktu salat yang mereka pertimbangkan hanya waktu istirahat dan makan ya mereka hanya punya iman kalau kita punya isuma kalau ada acara pasti ada isoma mereka orang kafir ada cuman Ima istirahat sama makan rata-rata Alhamdulillah Makannya itu Masya Allah ini Subhanallah kehidupan kalau dzuhur pasti istirahat nah Untuk memanfaatkan untuk jamak qasar zuhur dengan Ashar takdim ketika istirahat maghrib magrib Isya begitu intinya Al Hajah Tetapi kalau sekarang ada jamaah apalagi dengan Antum qashar nanti jatuhnya sendirian salat sementara Antum memungkinkan untuk ke masjid Antum ke masjid salat karena aslinya dalam konteks dan kondisi apapun kita itu dianjurkan untuk apa firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang tentang masalah kaitannya dengan ya [Musik] Hudi dalam keadaan perang saja Allah masih menganjurkan berjamaah apalagi dalam keadaan normal itu adalah dalilnya hendaknya sekelompok berdiri di belakang kamu untuk salat walaupun secara umum Jika kamu mengadakan bepergian di muka bumi ini maka tidak ada dosa bagimu untuk qasar tapi tadi kalau dengan qasar itu akhirnya Antum salat sendirian sementara memungkinkan Antum untuk salat di masjid berjamaah karena menjaga salat jamaah baik dalam keadaan aman dan perang wajib itu [Musik] sampaikan pertanyaan kami akan kembali dari pendengar kita saat di Sumatera Barat dengan Fauzan mohon dimudahkan pertanyaan Anda dijawab karena sudah 1 tahun ini dalam keraguan dan belum ada jawaban yang Ana bisa pegang menjadi diyakini Seseorang yang bekerja di luar daerah dan menetap di sana yang berjarak kurang lebih 80 KM tapi setiap pekan Anda pulang ke rumah Bagaimanakah dengan Apakah anda sama-sama di rumah saya salat Bagaimanakah Saya salat di rumah sendiri sampai saya balik ke tempat bekerja puasa di luar tempat kerjanya yang jaraknya 80 KM dan setiap pekan dia balik ke rumah nah yang ditanyakan adalah ketika di rumah Bagaimana shalatnya mengikuti ketika dia tinggal di tempat bekerja kalau
Ustadz Dr. Zainal Abidin Lc, M.M. – Bulughul Maram
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply