Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. | AYAT-AYAT AHKAM

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

saluran Tilawah Alquran dan kajian Islam kajian Islam ilmiah biroja TV dan radio rodjatukum di ayat Sesungguhnya aku telah datang pada kalian dengan membawa Ayah yakni arti mukjizat dari dan Sesungguhnya aku bisa mencipta untuk kalian hati membuat untuk kalian minat dari tanah kajian Islam ilmiah di Rodja TV dan radio Rodja Bogor 100 poin 1 FM dan Radio Rodja Bandung 104.3f Bogor dan Radio Rodja Bandung menebar cahaya Sunda Para pendengar dan pemirsa Rodja TV dimanapun anda berada [Musik] TV yang telah kami hadirkan untuk Anda program acara kajian ilmiah secara langsung Alquran dan kajian Islam Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillah solatu wassalamu ala rasulillah dimanapun anda berada dan pemirsa TV Rodja di manapun Anda Terima kasih atas kebersamaannya hingga pukul 9 lebih 45 menit waktu indonesia barat untuk tetap mengikuti serangkaian acara yang telah kami hadirkan ke layar kaca dan ruang dengar anda Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan keberkahan dan Taufik untuk kita semuanya untuk ilmu ini menjadi bekal yang bermanfaat dalam rangka keimanan dan ketakwaan pada Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak memuji dan bersyukur kepada Allah atas segala nikmat dan karunianya sholawat dan salam Semoga senantiasa terlimpahkan dan tercurahkan kepada nabi kita Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam untuk keluarganya untuk para sahabatnya dan berikutnya hingga akhir zaman Nanti pada kesempatan pagi menjelang siang ini kami hadirkan kajian ilmiah bersama guru kita Ustadz Allahu ta’ala untuk melanjutkan dan pembahasan ayat-ayat Ahkam dan bagi Anda yang bertanya seputar pembahasan ini nanti Silahkan di 0218236543 atau pesan singkat di 08198 96543 Baiklah kita simak bersama bimbingan dan pelajaran bersama beliau kabar Ustaz kami Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh pada kesempatan yang mulia ini setelah mengucapkan Hamdalah dan shalawat untuk Rasul kita Shallallahu salam marilah kita lanjutkan pembacaan dari kitab ahkamil Quran ya dan pada kesempatan yang mulai ini kita memasuki ayat yang ke-94 ayat 84 84 dari surat Ali Imran kita akan bacakan ayatnya kemudian tafsirnya dan hukum-hukumnya yang bisa kita ambil dari ayat yang mulia ini Allah ta’ala berfirman Nabila kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami bahwa Islam dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim Ismail Ishak Yakub dan anak cucunya dan apa yang diberikan kepada Musa Aisyah dan para nabi dari mereka kami tidak membeda-bedakan antara salah satu dari mereka dan kami tunduk kepadanya Surat Ali Imron ayat 84 di sini Allah Subhanahu Wa Ta’ala memerintahkan nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam untuk berkata dan mengumumkan kepada manusia Al Iman kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala sekali lagi di sini Allah Subhanahu Wa Ta’ala memerintahkan nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam ya untuk berkata dan mengumumkan kepada manusia tentang keimanan kepada Allah ta’ala beriman berfirman aku beriman kepada Allah artinya beriman kepada Allah sebagai Rabb dan sebagai sesembahan sebagai Mahfud yang berarti ibadah iman dan ini mencakup beriman kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dengan seluruh jenis tauhidnya masuk di dalamnya atau hidrofobia atau tauhid al asma wa sifat dalam firman Allah ta’ala Katakanlah kami beriman kepada Allah dan beriman kepada Allah azzawa merupakan salah satu Rukun Iman Allah ta’ala berfirman Rasul kita Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda tentang rukun iman kepada Allah kepada para malaikatnya kepada kitab-kitabnya para rasulnya hari akhir dan kau beriman kepada takdir yang baik dan yang buruk di sini Rasul kita Shallallahu Alaihi Wasallam menjawab pertanyaan Malaikat Jibril yang bertanya tentang keimanan Rasul kita Shallallahu Alaihi Wasallam menjelaskan tentang rukun iman ya diantaranya adalah Al imanu Billah beriman kepada Allah dan ini merupakan rukun yang pertama Apa yang dimaksud dengan iman iman menurut syariah menurut ahlussunnati Wal Jamaah adalah qauline adalah perkataan dengan lisan keyakinan dengan hati dan dibuktikan dengan anggota badan yang beramal dengan anggota badan dia bertambah dengan ketaatan berkurang dengan karena maksiat ya ini definisi yang diambil dari Alquran dan Sunnah dan dari Alquran dan sunnah nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam seseorang tidak cukup mengatakan aku beriman ya harus dibuktikan dengan amalan karena apa Karena di sana ada yang mengatakan kami beriman tapi tidak terbukti dalam amalannya di dalam surat al-baqarah ayat yang ke-8 dan ke-9 Allah ta’ala berfirman di antara manusia Ada yang berkata kami beriman kepada Allah dan hari akhir dan mereka itu bukan orang yang beriman mereka menipu Allah dan orang-orang yang beriman dan tentunya tidaklah mereka menipu melainkan menipu diri mereka sendiri dan mereka tidak mengetahui itu jadi di sana ada yang mengatakan kami beriman tetapi tidak beramal dengan apa yang diucapkan jadi keimanan itu harus dibuktikan dengan amalan kalau tidak maka seperti apa yang Allah sebutkan dalam surat al-baqarah ayat 8-9 tentang orang-orang munafik jadi Al Iman Laisa mujarab jadi keimanan itu bukan hanya sekedar ucapan dengan lisan ini Ndak cukup ya qauli Bil amal ya mesti dibuktikan dengan amalan Oleh karena itu adalah iman itu bukan hanya dengan tahalli dengan hiasan bukan hanya dengan angan-angan belaka akan tetapi iman itu apa yang ada dalam hati dan dibuktikan dengan amalan ini perkataan Al Hasan Al bashri kita kembali ke firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala Allah ta’ala ayat ini menerangkan tentang keimanan terhadap semua kitab yang diturunkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’Ala kepada para rasulnya jadi wajib beriman kepada seluruh kitab yang Allah turunkan kepada para rasulnya baik yang kita ketahui atau yang belum kita ketahui yang kita tahu namanya adalah Taurat Injil ya kemudian Zabur Alquran dan suhuf Ibrahim dan Musa yang disebutkan dalam Alquran beriman kepada apa yang Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak disebutkan namanya dalam kitab-kitabnya jadi ini menunjukkan wajibnya kita beriman kepada seluruh kitab yang diturunkan kepada para rasulnya kemudian Allah ta’ala berfirman wama uzila wama uzila Alaina dan apa yang diturunkan kepada kami maksudnya Alquran Allah ta’ala menyebutkan di sini lafal ya Dan kepada apa yang diturunkan kepada asbat asbat ini yang dimaksud adalah apa adalah Bani Israil karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjadikan Bani Israil itu asbak seperti kabilah-kabilah Ya seperti kabilah-kabilah yang ada di kaum Arab kenapa dari anak Nabi Yakub memiliki keturunan ya memiliki keturunan Nah maka mereka disebut dengan Al asbah Ya Allah Subhanahu Wa Ta’Ala menurunkan kitab-kitab kepada para nabi mereka maksudnya adalah kami beriman kepada apa yang diturunkan kepada para rasulnya orang-orang asbath yang di para rasul anak cucu Yakub perlu diketahui beriman kepada kitab merupakan salah satu rukun iman yang keenam yang tadi sudah dibacakan dalilnya dari Sabda Rasul kita Shallallahu Alaihi Wasallam kemudian kita lihat kaidahnya zaman amanah jadi Barang siapa yang beriman kepada sebagian kitab mengkufuri kitab yang lain maka artinya dia telah kufur kepada semua Kitab Taurat kaum Yahudi dan nasoro mereka mengklaim beriman kepada Taurat dan Injil akan tetapi mereka kufur terhadap Alquran padahal Alquran adalah Imamul qutub dan Kitab yang paling Agung maka maknanya mereka kufur terhadap Taurat dan Injil yang mereka klaim bahwa mereka itu beriman kepada keduanya ya karena kaidahnya orang yang kufur terhadap salah satu dari kitab Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang Allah turunkan kepada salah satu rasulnya maka maknanya dia telah mengkufuri semua kitab yang Allah turunkan kepada para nabi kemudian dimuliakan oleh Allah subhanahu wa ta’ala artinya dari satu dari para nabi beriman kepada sebagian beriman kepada kufur pada sebagian Nah kalau beriman kepada sebagian dan kufur kepada sebagian inilah namanya tafri membedakan satu dengan yang lainnya ya Dan ini sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta’ala dan surat an-nisa ayat 150 sampai 151 Allah subhanahu wa ta’ala berfirman yang kufur kepada Allah dan para rasulnya kemudian mereka ingin membeda-bedakan antara Allah dan para rasulnya kemudian mereka bilang mereka berkata kami beriman kepada sebagian dan kami kufur kepada sebagiannya Mereka ingin mengambil Jalan Tengah antara iman dan kafir ular mereka itu adalah orang kafir yang sebenarnya Dan kami siapkan untuk mereka orang-orang kafir azab yang menghinakan jadi keimanan itu kata di sini fauzanful Iman jadi keimanan itu menuntut ini beriman kepada semua nabi yang diutus oleh Allah subhanahu wa ta’ala dan menuntut beriman kepada semua kitab yang diturunkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’Ala kepada para rasulnya Oleh karena itu Allah ta’ala kemudian ayat-ayat dengan wannah artinya kami tunduk kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengikuti para nabinya mengamalkan syariatnya ini maksud dari keimanan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala ini makna dari ayat yang kita baca Sekarang kita akan membacakan 4 hukum yang bisa kita ambil faedahnya dari ayat yang mulia ini diambil dari ayat ini wajibnya mengucapkan ya mengucapkan keimanan tidak cukup dengan hati tidak cukup dengan hati sebagaimana yang dinyatakan oleh sebagian kaum murji’ah al-imanukarir Indah ahli sunnati Wal Jamaah iman itu sebagaimana yang sudah ditetapkan ya menurut Ahlussunnah Wal Jamaah adalah ucapan dengan lisan keyakinan dalam hati dan amal dengan anggota badan ya maka wajib mengucapkan tidak cukup hanya tasdiq dalam hati kenapa ya andal kufarkan karena orang-orang kafir ya yang dulu juga membenarkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam lagi Rasulullah tetapi mereka tidak mau mengucapkan bahwa dia adalah Rasulullah jadi pembenaran yang ada dalam hati mereka tidak memberikan manfaat sama sekali kepada mereka 33 membongkar hakikat ini [Musik] Sesungguhnya kami tahu bahwa apa yang mereka katakan itu sudah membuat sedih hatimu sesungguhnya hakikatnya mereka tidak mendustakan engkau akan tetapi orang-orang zalim itu kufur terhadap ayat-ayat Allah kemudian Allah ta’ala berfirman Man tetapi diri mereka itu sebenarnya yakin yakin Nah jadi pada hakekatnya hati mereka itu yakin kebenaran yang dibawa oleh para rasul kebenaran di bawah Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam Akan tetapi karena kezaliman dan karena kesombongan mereka mengingkari mursyidin maka Lihatlah Bagaimana akibat dari orang-orang yang membuat kerusakan Firaun yakin kepada Musa dan apa yang dibawa Nabi Musa Alaihissalam tetapi kufur dalam hatinya yakin tetapi kufur kalimat wasta y mereka itu yakin ini merupakan dalil bahwa mereka itu sebenarnya tahu tentang kebenaran para rasul dalam diri mereka dalam hati mereka dalam hati mereka yang paling dalam [Musik] mereka nggak ngikuti mereka para rasul karena sombong karena membangkang maka mereka menjadi orang-orang kafir walam yang vakum Jadi tasdik mereka dengan hati mereka pengakuan mereka tentang kebenaran itu tidak memberi manfaat kepada mereka [Musik] yang mengatakan bahwa iman itu hanya tasdiq pembenaran Dalam hati saja ini hukum yang pertama ya hukum yang kedua yang bisa kita ambil dari ayat yang mulia ini adalah yang kedua ini adalah wajibnya beriman kepada seluruh Rasul sebagaimana yang telah diulang dalam Alquran jadi wajib beriman kepada semua Rasul dari awal sampai akhir maka barangsiapa yang kafir kepada risalah ya salah satu Rasul dari mereka Maka hakekatnya dia telah kufur kepada semua para rasul hukum yang ketiga yang bisa kita ambil ayat yang beliau ini Rasul wajib beriman kepada semua kitab yang diturunkan oleh Allah kepada rasul sebagaimana wajibnya beriman kepada seluruh para rasul salah satu rukun iman begitu juga beriman kepada kitab merupakan rukun iman salah satu rukun iman ya dan hal tersebut sesuai dengan firman Allah ta’ala didasari dengan firman Allah ta’ala kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami Dan apa yang turunkan kepada Nabi Ibrahim Ismail Isra Yakub dan anak cucu mereka dan apa yang diberikan kepada Musa Aisyah dan para nabi dari Rob mereka kitab-kitab yang diturunkan kepada para nabi hukum yang terakhir diambil dari ayat ini orang yang beriman kepada sebagian kitab kufur kepada kitab yang lain dari kitab yang Allah turunkan kepada sebagian nabinya maka hakekatnya dia telah kufur kepada seluruh kitab tersebut karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah mengumumkan wajibnya beriman kepada seluruh kitab yang diturunkan kepada para rasul yang kufur kepada sebagiannya hakikatnya dia kufur kepada semua kitab karena semuanya turun dari sisi Allah demikian juga orang yang beriman kepada sebagian isi dari kitab yang satu yang pertama tadi semua kitab ini isi dari satu kitab kafir sebagian beriman kepada sebagian maka kita maka hakekatnya dia kufur kepada semuanya ya Ini contohnya Barang siapa yang mengatakan beriman kepada semua Quran Tetapi dia kufur kepada salah satu ayat saja atau satu huruf saja yang ada dalam Quran maka hakikatnya dia telah mengkufuri semua Quran karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala Apakah kalian beriman kepada sebagian kitab dan kufur kepada sebagian sebagiannya sama dan yang melakukan tidaklah yang melakukan Demikian Ya balasannya melainkan apa melainkan kehinaan di dalam kehidupan dunia dan pada hari kiamat akan dikembalikan kepada azab yang paling pedih dan Allah tidak lalai dari apa yang kalian perbuat ya jadi di dunia kehinaan di akhirat dikembalikan kepada yang paling keras ya jadi nggak boleh beriman kepada sebagian Alquran dan kufur kepada sebagiannya walaupun satu huruf saja maka maknanya kufur kepada semua Alquran ketika Bani Israil mengamalkan sebagian Taurat dan tidak mengamalkan sebagiannya maka Artinya mereka mengkufuri Taurat tersebut demikian juga orang yang mengamalkan sebagian Qur’an dan tidak mengamalkan sebagian yang lain ya tidak beriman kepada sebagiannya maka dia hakikatnya mengkufuri semua Quran yang membenarkan Alquran dalam hukum-hukum amal Amali ya Akan tetapi dia tidak membenarkannya dari sisi aqidah tauhid dalam Asmaul sifat kemudian mentakwilkannya mentahrifnya atau mengingkarinya dia kufur kepada semua Alquran karena Alquran itu semuanya hak lafalnya dan maknanya jadi perhatikan Quran semuanya hak lafalnya dan maknanya dari sisi Allah beriman kepada seluruh apa yang dicakup oleh Alquran apalagi masalah akidah dan masalah keimanan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala ini 4 hukum yang bisa kita baca dalam pertemuan yang singkat ini telah disampaikan semoga menjadi tambahan ilmu untuk kita semuanya selanjutnya akan memberikan kesempatan Silahkan di 0218236543 saya telepon kami buka kesempatan anda untuk bertanya langsung halo halo Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh Bapak Dengan siapa ini dimana mereka yakin dengan isi Alquran akan tetapi mereka disaat mengamalkan itu pilih-pilih gitu termasuk asuhan juga jadi mereka tahu hukumnya mereka tahu hadisnya tapi sama mengamalkan itu pilih-pilih mana yang cocok itu dari pandangan saya bagaimana Allah berkahi Antum dan keluarga Antum Nah jadi tadi sudah jelas kita tidak boleh memilih-milih membeda-bedakan antara satu dengan yang lainnya sebagaimana kita umat Islam ya tidak boleh membeda-bedakan antara satu kitab dengan kitab yang lainnya kita harus beriman kepada semua kitab yang diturunkan oleh Allah kepada para rasulnya jelas tadi Surat Ali Imran yang kita baca ayat 84 demikian juga ketika kita ya mengamalkan isi Alquran tidak boleh kita pilih-pilih tidak boleh kita beriman kepada salah satunya atau sebagiannya Ya sebagian yang lain cover ya Nah tadi dijelaskan dalam surat al-baqarah ayat 85 Allah ta’ala berfirman Apakah kalian beriman kepada sebagian kitab dan kufur kepada sebagian yang lain Jadi nggak boleh beriman kepada sebagian kitab kufur kepada sebagian yang lain dan orang yang melakukan hal ini diancam oleh Allah apa ancamannya ngeri sekali ancamannya kata Allah sama jadi balasannya yang melakukan hal itu diantara kalian adalah apa kehinaan di dalam kehidupan dunia kemudian di akhiratnya Allah Jelaskan [Musik] pada hari kiamat mereka akan dikembalikan kepada azab yang yang paling keras ya Allah Allah tidak lengah ya tidak lengah dari perbuatan kalian kalau tahu perbuatan kita semua ya makanya di sini berkata wakazali Alquran Orang yang mengambil hukum dari sebagian Quran kemudian meninggalkan yang lainnya sesungguhnya dia kafir kepada semua Alquran membenarkan Quran dari Ahkam Amalia ya kemudian yang lainnya dari sisi aqidah tidak dipakai misalkan ya ini sama sama juga pilih-pilih memilih yang cocok dengan hawa nafsunya ambil yang cocok dengan Awas tetapi yang tidak cocok dengan dirinya dia tidak mengamalkannya ya ini tidak benar dan tentunya azabnya itu sangat pedas sekali kita harus beriman ya harus beriman dan berusaha untuk mengamalkan semua isi Alquran dan tidak membedakan satu dengan yang lainnya ancamannya sangat jelas sekali dimana Allah subhanahu wa ta’ala berfirman [Musik] tidaklah ada balasan bagi orang yang melakukan yang demikian melainkan kehinaan di dunia Allah akan hinakan Allah timpakan kehinaan kemudian di akhirat dikembalikan kepada ini yang Allah Subhanahu Wa Ta’Ala ancamkan kepada siapapun yang nilah-milih isi Quran wallahualam Terima kasih atas Jawabannya dengan kesempatan kembali silahkan lihat telepon Kami tunggu di 0218236543 halo halo Assalamualaikum Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Ya Dengan siapa ini di mana tata cara kita beriman kepada Alquran mungkin pada umumnya kita sudah tahu dalam membaca artinya membaca Qurannya dan tafsirnya Bagaimana cara beriman kepada tata cara yang beriman kepada kitab Taurat atau bagaimana Tolong arahannya Pak Ustadz kita tidak salah dalam mengartikan beriman kepada kita melalui terdahulu pertanyaannya bagus Barakallah seperti yang Antum ketahui ya bahwa beriman kepada Alquran seperti yang tadi disebutkan ya kita tunaikan hak-hak Alquran ya Kita pelajari kita baca kita tadaburi dan kita amalkan karena Alquran punya hak dan kita jaga penafsirannya dari tafsir yang menyimpang ya dan sebagaimana yang disebut oleh para ulama Adapun beriman kepada kitab-kitab yang datang sebelum kita ya kita beriman kepada kitab Taurat Allah turunkan kepada Nabi Musa ya kitab Injil Allah turunkan kepada Nabi Isa ya Zabur kepada Nabi Daud ada suhuf Ibrahim dan suhu Musa kita beriman kepada apa yang Allah kabarkan kitab-kitab tersebut itu ada kitab tersebut itu ada dan Allah berikan kepada para nabi dan Allah habarkan dalam Alquran kita beriman tidak boleh kita nafikan ndak boleh kita katakan Allah nggak menurunkan Taurat kepadamu kita beriman dan kita pun dikasih tahu diberitahu dikasih informasi oleh Allah subhanahu wa ta’ala bahwa kitab-kitab tersebut sudah dirubah-rubah ya sudah di rubah-rubah Ya sudah diubah oleh mereka Nah kita beriman juga mau kitab-kitab mereka yang sekarang diubah oleh tangan-tangan mereka kemudian kalau ada kitab Injil atau Taurat ya dan seterusnya Apakah kita menolak semuanya jawabannya kita tawaf ya karena apa Karena kalimat diubah-ubah itu kan tidak semuanya ada beberapa ayat yang belum diubah oleh karena itu ketika datang keterangan dari mereka ketika datang ke mereka kalau menyelisihi Alquran dan Sunnah ditolak ya ditolak ya makanya ketika ada khabar Israil lihatkan kaidahnya Apa bedanya 3 kalau menyelisihi Alquran dan sulit ditolak kalau mendukung argon dan Sunnah ya berarti kita apa kita imani Quran dan Sunah dulu ya Alquran kita imani dan berarti itu benar tapi kalau kita nggak tahu kebenarannya ini salah atau benar maka kita tidak menolak juga kita tidak apa tidak juga menerima tidak tolak tidak menerima ini ketika kita berhadapan dengan hamba-habar Israil lihat nah jadi kita beriman kepada kitab yang diturunkan kepada mereka para Nabi sebelum Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam Dan kita pun dikasih informasi oleh Allah bahwa kitab-kitab itu sudah diubah-ubah oleh manusia dengan tangan mereka ya dan kita sebagai umat Islam tentunya memegang Quran pelajari Quran ya jangan kita mempelajari kitab-kitab tersebut ya memegang kitab tersebut karena nabi marah kepada salat pada sahabat yang ketika memegang kitab tersebut ya karena Kitab Alquran itu sudah sempurna mencakup semua kitab yang sebelumnya saya telepon 0218236543 silahkan halo Halo dengan siapa Di mana Bapak ini Assalamualaikum Bapak mohon maaf karena bapak sedang menyimak TV sehingga suaranya kembali masuk ke line telepon kami jadi sebaiknya dikecilkan dulu volume televisinya apa cukup mendengarkan tentang hadits yang saya pernah dengar gitu tentang gadis Bin Jabal yang ditugaskan ke Yaman Kalau nggak salah sebagai kodi Nah itu kan tentang masalah ijtihad begitu nah yang saya ingin tanyakan Bagaimana yang apa namanya mengambil isian itu dipakai untuk hal-hal yang seperti misalnya apa yasinan maulidan itu sebagai ijtihad Maksud saya apakah itu benar gitu Oh itu ini mereka berdalil bahwa yasinan maulidan itu adalah sebagai suatu ijtihad Apakah itu benar gitu oke baik demikian Terima kasih atas pertanyaannya ya Ini masuknya ke pelajaran Ushul fiqih ya ijtihad tentunya ada pembahasan khusus ya dan ijtihad itu keluar dari ulama ya ijtihad itu yang berijtihad adalah ulama ya bukan orang awam yang pertama kemudian ijtihad ya juga dilihat apakah menyelisi Quran dan Sunnah atau sesuai dengan Quran dan Sunnah ya itu yang perlu dilihat ya pengamalan Bid’ah yang dilakukan oleh sebagian saudara kita mengatasnamakan ijtihad itu supaya kurang tepat ya tidak dapat apa boleh pakai apa namanya dalil muadzin Jabal yang Ke Yaman ya itu jauh panggang daripada api ya karena yang dilakukan oleh mu’ad tentunya tetap sesuai dengan Quran dan Sunnah kemudian alat-alat ini milik kalimat sudah mumpuni dan muat adalah seorang ulama Alim dari kalangan sahabat ya Oleh karena itu ijtihadnya tepat ya adapun yang dilakukan oleh kaum muslimin atau sebagian saudara kita yang melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan sunnah kemudian mengatakan ini adalah hasil ijtihad ini tidak tepat ya karena nanti semua akan berkata demikian melakukan sesuai dengan kehendaknya ini ijtihad nih ya ini ijtihad ini tidak tidak dibenarkan tentunya ya mungkin ini saja barangkali yang bisa kami bahas ya mudah-mudahan manfaat dan terima kasih kepada semua para pendengar kepada semua yang bertanya ya Dan saya minta maaf atas keterbatasan ilmu yang saya miliki Dan Keterbatasan waktu kita membaca kitab ya mudah-mudahan bermanfaat saya akhiri Subhanallah Astaghfirullah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih atas kesediaan Ustaz untuk hadir di seluruh kami di kesempatan siang hari ini semoga Allah senantiasa menimpakan kesehatan keberkahan kemudahan untuk kita semuanya untuk bisa mengambil faedah dari pelajaran yang telah saya sampaikan demikianlah kajian kami kesempatan kali ini kami mohon maaf apabila ada kekurangan dalam menghadirkannya sampai akhirnya wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *