bagi anda para pemirsa Roja TV yang telah kami hadirkan untuk Anda program acara kajian ilmiah secara langsung Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh innalham dan kafirullah Rasulullah dimanapun anda berada Alhamdulillah di kesempatan pagi hari ini kita dapat bersuara kembali dan kita akan ikuti bersama kajian ilmiah disiarkan secara langsung dari pembahasan rutin pembahasan buku Ada apa dengan remaja disampaikan oleh penyusunnya langsung penulisnya yaitu alwista Dabu Isan Al maidani Alhamdulillah beliau berkenan kembali untuk menyampaikan faedah dari buku tersebut dan Pada kesempatan ini akan membahas lanjutan dari pertemuan yang lalu mengawal perkembangan anak dan pembahasan mengenai mengawal perkembangan intelektual dan seperti biasa setelah materi kami akan sediakan sesi soal jawab bagi Anda yang ingin bertanya melalui chat di pesan Whatsapp ya di nomor 081989 6543 saya akan simak bersama materi yang akan disampaikan kepada Alwi Istan kami persilahkan Pelita Fortuner Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh para pemerhati raja kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah Alhamdulillah segala puji hanyalah milik Allah Arab semesta alam sholawat dan salam atas nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam keluarga beliau sahabat beliau dan segenap umat beliau sampai hari kemudian para pemerhati Roja kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah pagi ini seperti biasa kita akan melanjutkan [Musik] pembahasan kita masih bersama buku Ada apa dengan remaja kita sampai pada bab mengawal perkembangan anak maka perkembangan remaja tentunya dan bisa sampai pada sub judul perkembangan intelektual ya salah satu yang harus kita perhatikan pada anak adalah kemampuan dan kekuatan akal dan pikirannya ya perkembangan intelektualnya itu harus dicermati oleh orang tua karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan kepada manusia tiga kekuatan utama kekuatan fisik kekuatan akal dan kekuatan hati kekuatan akal Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah perintahkan kita untuk menjaga amanah akal maka Allah perintahkan kita untuk berpikir Allah suruh kita untuk membaca Allah suruh kita untuk tadabbur Allah larang kita dari hal-hal yang bisa memotokan akal contohnya minuman keras kemudian yang sejenisnya seperti narkotika dan juga hal-hal yang bisa mengganggu kerja otak misalnya pornografi maka nabi juga melarang marah latar bab jangan marah karena orang yang suka marah itu mengganggu kerja otaknya mengganggu Penjernihan pikirannya demikianlah Allah memerintahkan kita hal-hal yang semuanya itu adalah tujuannya untuk menjaga amanah akal ini karena itu nikmat yang sangat besar manusia mungkin kalah secara fisik kekuatan fisik dari makhluk-makhluk lainnya tapi mereka memiliki kelebihan yaitu mereka diberi akal pikiran mereka mampu berpikir Oleh karena itu kita wajib menjaga dan mengawal itu maka orang itu tidak boleh dengan sengaja merusak akalnya dan termasuk salah satu diantara doruriatul Hamzah adalah 5 perkara asasi yang harus dijaga adalah hifzul akal menjaga akal demikian pula anak-anak kita coba jagalah perkembangan akal mereka kekuatan akal dalam hal ini kita mengawal perkembangan intelektualnya Ya Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah memberikan kepada mereka menganugerahkan kepada mereka Kekuatan tersebut hanya saja Tergantung orang tua Apakah orang tua menjaga amanah tersebut atau menyia-nyiakannya atau bahkan merusaknya ya banyak ya kita lihat orang tua yang merusak akal anaknya dengan memberikan tontonan ataupun hal-hal yang bisa merusaknya ya maka Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengingatkan wajah orang-orang itu takut meninggalkan generasi-generasi yang lemah bukan hanya lemah fisik ya mungkin Secara fisik dia tidak lemah ya tapi mungkin Secara intelektual dia lemah akalnya lemah ya Maka jangan kerdik kerdilkan akal anak itu dengan hal-hal yang ya bisa mengganggu yang membuat otak anak itu jadi kerdil dengan ya kita salah satunya adalah dengan tontonan-tontonan yang ya merusak ya biasanya Masuk dari situ oleh karena itu Orang tua harus mengeksplorasi kemampuan intelektual anak ya coba perhatikan anak-anak Kita sebenarnya mereka punya kekuatan itu tapi dimentahkan dipendam oleh orang tua atau pendidik pendidiknya sehingga tidak berkembang padahal allah subhanahu wa ta’ala telah menitipkan kepada setiap Insan potensi yang besar karena Allah telah memilih manusia sebagai khalifah di atas muka bumi yang sempat dipertanyakan oleh malaikat kenapa engkau ya Allah menjadikan manusia Adam dan anak keturunannya sebagai khalifah di muka bumi dan salah satu yang Allah berikan kepada Adam adalah kemampuan berpikir malaikat tidak punya malaikat tidak punya kemampuan itu kemampuan akal manusia diberi kemampuan akal yang luar biasa ya maka jagalah rawatlah kemampuan yang luar biasa itu kemampuan akal yang luar biasa itu maka salah satu tugas orang tua adalah mengawal perkembangan intelektual anak ya terutama remaja karena akan dan intelektual merupakan pintu bagi masa depan kita tidak tahu seberapaku besar kekuatan akal pikiran manusia kemampuan otak manusia itu adalah sesuatu kekuatan yang masih misteri ya kalau kita lihat perkembangan-perkembangan kemajuan-kemajuan yang dihasilkan oleh otak manusia membuat kita tercengang mungkin seandainya kita hidup 100 tahun kemudian kita tidak bisa membayangkan bagaimana wajah dunia saat itu yang dihasilkan oleh kekuatan akal manusia kemampuan otak mereka ya maka ini merupakan pintu bagi masa depan bagi anak tersebut pada usia remaja perkembangan intelektual itu juga akan meningkat secara pesat ya ini adalah persimpangan jalan bagi pertumbuhan akal manusia yaitu pada masa remaja ini ditandai dengan semakin matangnya kemampuan berpikir dan berkembangnya kecerdasannya secara umum nampak perbedaannya Kenapa karena dia bukan anak-anak lagi dia bukan bocah kecil lagi ya diiringi dengan berkembangnya kemampuan berkonsentrasi yaitu dia bisa fokus maka anak-anak remaja yang susah fokus itu perlu di terapi itu tidak sewajarnya tidak lazimnya seperti itu harusnya ketika orang itu atau seseorang itu menginjak usia remaja maka kemampuan berkonsentrasinya juga akan naik dia bisa fokus baik itu secara kualitas maupun kuantitas maksudnya adalah kemampuan fokusnya konsentrasinya baik kemudian dia juga bisa melakukannya dalam waktu yang lama secara kuantitas dia bisa berkonsentrasi dalam waktu yang lama ini di ini seiring dengan kemampuan berpikirnya yang meningkat itu bisa kita lihat dari situ seberapa kuat anak itu untuk fokus pada sesuatu beberapa kuat dia berkonsentrasi jadi kita bisa lihat perkembangan akalnya dari situ ya dan bertambah pula kemerdekaan kebebasannya di dalam berpikir secara lebih detil dan matang yaitu dia mulai mengamati sesuatu itu dengan lebih detil kedetilannya di dalam mengamati suatu itu bertambah tidak seperti kanak-kanak lagi ya dan akan meningkat pula potensi untuk mengerjakan tugas-tugas intelektual yang berat yang memerlukan kekuatan pikiran ya kekuatan akal dia mampu untuk memecahkannya ya kalau kita lihat pelajaran matematika makin lama kan makin sulit ya yang mana perbedaannya ya antara satu materi pelajaran Matematika itu antara satu tingkatan dengan tingkatan yang lain adalah kedelainya para Matematika itu kan sebenarnya bentuk yang berbeda tapi nilai sama itu itu matematika sebenarnya Cuma seiring dengan perkembangan usia dibuat semakin rumit karena kemampuan berpikir orang ketika dia menginjak dewasa atau bertambah usia itu juga semakin meningkat ya Nah demikian ya misal saya kita Contohkan satu tambah satu sama dengan dua untuk otak anak kecil itu sudah rumit ya tapi bagi otak ya remaja itu suatu yang receh dan remeh tapi ada di sana ya nilai yang sama dengan itu satu tambah satu bukan sama dengan dua tapi nilai-nilai yang lain yang lebih rumit tapi sama saja sama dengan itu itu matematika ya bentuk berbeda tapi nilai sama Nah kenapa karena kemampuan anak ketika di usia-usia tertentu itu meningkat terutama remaja ya Nah demikian jadi dia mampu mengerjakan tugas-tugas intelektual yang berat yaitu remaja kemudian daya imajinasinya ya daya imajinasi remaja itu sangat luas dan tinggi ya dia mampu berimajinasi ya dan imajinasinya itu tidak sama dengan khayalan bukan menghayal beda dia berimajinasi sesuatu yang logis kadang-kadang kita bisa membedakan anak-anak dan remaja sama-sama berimajinasi tapi imajinasi imajinasi anak-anak itu kadang-kadang nggak logis Ya beda dengan anak yang sudah remaja gitu ya ini yang disebut dengan istilah mimpi dalam kesadaran pada perkembangan usia ini remaja cenderung menyukai beberapa hal misalnya dia tertarik kepada berita ya anak kecil mungkin nggak tertarik sama berita ya Tapi ketika menjelang dia usia remaja dia sudah mulai tertarik dengan berita kabar Karena dia sudah mulai meneliti dan menelaah karena kabar itu perlu diteliti dan ditelaah itu seiring dengan kemampuan intelektualnya bocahkan gak suka dengar berita ya bocah misalnya nggak senang dia dengan berita bocah biasanya mendengar kisah-kisah cerita-cerita tapi remaja beda ya dia lebih cenderung lebih suka untuk mendengarkan berita apalagi remaja-remaja hari ini yang dicekoki dengan berita-berita dari media sosial medsos apa tidak bertambah khusyuk ya mereka tertanam mereka dengan benda itu gitu seiring dengan minatnya yaitu kecenderungannya untuk mendengarkan berita lalu Apa peran orang tua yang dibutuhkan untuk mengawal perkembangan intelektual remaja ini yang pertama yang penting adalah di sini berusaha untuk memahami jenis kecerdasan anak dengan memperhatikan perilakunya tentunya ya memperhatikan perilaku anak dengan itu kita bisa mengenali potensi yang ada padanya kemampuan lalu berilah kesempatan kepadanya kepada remaja itu untuk mengembangkan kecenderungan intelektual dan dan juga kita katakan kecenderungan akademisnya tapi kemana ke arah yang positif yang diridhoi allah subhanahu wa ta’ala Nah di sinilah perlunya peran orang tua ya Karena tidak semua kecenderungan intelektual ya dan pilihan akan lebihnya itu positif ya tidak semua potensi yang yang dia miliki itu bisa diarahkan kepada hal yang positif Nah di sinilah tugas pendidik ya tugas orang tua untuk mengarahkan kecenderungan intelektual dan pilihan akademisnya itu ke arah yang positif yang diridhoi oleh Allah subhanahu wa ta’ala dan ini ini perlu waktu ya tidak bisa main patah-patah untuk mengarahkan kecenderungan intelektualnya itu ya ini perlu kesabaran juga nggak bisa ngerasa guru tuh Istilahnya ya tidak bisa juga kita bersikap otoriter misalnya karena ini sesuatu yang kadang-kadang nggak bisa dipaksakan ya dia bisa bilang iya di depan kita tapi tidak di belakang nah ini yang mengerikan ya ataupun yang tidak kita inginkan tentunya Nah demikian jadi disini perlu komunikasi Sebenarnya ya dengan si anak itu untuk mengawal kecenderungan intelektual dan apa yang menjadi pilihan akademisnya allahualam selanjutnya Arahkan anak itu untuk fokus Arahkan anak remaja ini untuk fokus pada pengembangan bakat dan potensi Ya Allah Subhanahu Wa Ta’ala membagi-bagi rezeki tidak ada satu orang yang menguasai semua bidang semua cabang ilmu ya tidak bahkan nabi sendiri mengatakan nabi umur di duniaku kamu lebih tahu urusan dunia kamu Artinya Nabi Seorang nabi tidak juga diberikan semua ilmu yang Allah bagi-bagi itu ya Nggak semua nggak ada orang yang menguasai semua ilmu pasti ada satu dua yang dominan pada dirinya ya Nah maka anak-anak kita juga sama seperti itu ya kita juga tentunya sama ya kita nggak menguasai semua bidang ya Sehingga semua perkara kita bicarakan semua perkara kita urusi tidak Nah maka arahkanlah anak remaja itu untuk fokus pada pengembangan bakat dan potensi ya dia sudah harus lebih menjurus ya maka sebaiknya ya penjurusan ini ya sebaiknya memang dimulai dari awal masa remaja di sekolah-sekolah atau pendidikan-pendidikan kita sehingga tidak terpecah konsentrasinya kepada hal-hal yang memang tidak diminatinya Atau Dia tidak punya potensi ke arah itu ini buang-buang waktu juga namanya ya demikian allahu alam bisa di luar sana ya kalau dibandingkan dengan sekolah-sekolah yang ada di Indonesia ini ya itu mata pelajaran jauh lebih banyak sekolah-sekolah di Indonesia ini dibandingkan dengan misalnya pendidikan-pendidikan di luar sana yang ternyata lebih simpel daripada yang ada di Indonesia mungkin ada sesuatu yang Perlu diperbaiki berkaitan dengan kurikulum ya terutama ya ketika anak itu sudah menginjak usia remaja yang harusnya dia bisa lebih terarah ya kepada suatu tujuan karena Sekali lagi Tidak tidak mungkin semua orang itu menguasai semua bidang ya kecuali ya orang itu memang diarahkan untuk menjadi buruh ya menjadi pegawai begitu yang semuanya ya sedikit-sedikit karena tugasnya apa namanya memang diarahkan untuk jadi pegawai gitu ya untuk menjadi pekerja maka dia nggak perlu penjurusan [Musik] wallahualam bisa jadi ini perlu ya sebenarnya jadi lakukan di dunia pendidikan kita ya yaitu penjurusan pengembangan bakat anak dimulai dari usia awal remaja seiring dengan sudah mulai nampak kemampuan intelektualnya yang kedua adalah jangan banding-bandingkan anak dengan orang lain dalam hal ini karena dia mungkin punya potensi berbeda dengan anak lain hanya saja orang tua yang nggak tahu atau memaksakan anak untuk menekuni satu Bidang yang tidak diminatinya Mungkin orang tua itu yang terobsesi dengan orang lain anak orang lain mungkin ya lalu dia ingin anaknya seperti itu sementara kondisi anaknya nggak seperti itu banyak orang tua juga yang Nggak mengenali anaknya sendiri ya sehingga dia memaksakan kehendaknya pada anak tersebut dan ini jadi beban bagi si anak sebenarnya Mungkin dia dengan berat hati ya mengikuti apa yang menjadi kemauan orang tuanya ya tapi ya tentunya potensi itu tidak sebesar kalau ya dia diletakkan pada bidangnya ya maka ada hadis nabi mengatakan jika satu urusan diserahkan yang kepada yang bukan ahlinya maka tunggu kehancurannya ya Nah ahlinya di sini adalah orang yang mempunyai potensi di bidang itu punya kemampuan punya bakat dan ini adalah rezeki yang Allah bagi-bagi kepada manusia maka satu cara yang sangat tidak baik dan salah ya di dalam mendidik anak adalah suka membanding-bandingkan anak ini dengan orang lain apalagi remaja dia akan memberontak ya apabila kita suka membanding-bandingkannya dengan orang lain ya Banyak orang tua yang enggak memahami anak remajanya begitu ya dan mohon maaf ada orang tua yang enggak menyadari anaknya sudah remaja dan terus memperlakukan anak itu seperti anak kecil ya Nah ini Tentunya salah orang tua itu harus menyadari kita sudah Sebutkan sebelumnya orang tua juga harus mengetahui fase-fase anak usia anak ya fase-fase usia anak anak ini sudah sampai di fase apa begitu ya kemarin kita sudah bahas juga remaja aja kita bagi menjadi 3 fase fase awal remaja fase Puncak remaja dan fase pradewasa itu masa akhir remaja yang mana dia yang akan meninggalkan masa remajanya menjadi satu orang yang dewasa yang lebih independen ya mustakil orang manusia yang bisa berdiri sendiri nah jadi itu aja kita bagi menjadi 3 fase nggak bisa kita samakan anak yang sudah sampai di akhir masa remaja dengan yang masih awal masa remaja ya maka Ini adalah cara yang sangat tidak mendidik ya membanding-bandingkan anak kita dengan anak orang lain ya Nah demikian itu lebih kepada keputus asaan orang tua ini ya karena dia merasa apa yang menjadi seleranya tidak terpenuhi begitu seleranya anaknya dan dia tidak mengenali anaknya ya Ini masalah maka dalam hal ini ya tentunya orang tua dan guru di sekolah itu harus bersinergi harus terus berkomunikasi dia apa namanya membicarakan tentang perkembangan anak-anak mereka di sekolah ya demikian wallahualam kemudian yang ketiga bangunlah hal-hal yang dapat mendukung kemajuannya dan menambah Khazanah keilmuannya untuk hal ini orang tua itu jangan pelit ya jangan pelit untuk mengeluarkan biaya misalnya yang yang bisa mendukung yang dapat mendukung kemajuan intelektualnya ya Misalnya menyediakan sarana dan prasarana alat-alat alat-alatnya misalnya menyediakan bahan-bahan bacaan itu yang penting sebenarnya karena jendela ilmu itu membaca ya jendela ilmu itu membaca Allah perintahkan di ayat pertama yang diturunkan kepada nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam adalah Iqro bacalah itu salah satu sarana prasarana yang harus kita lengkapi pada anak-anak kita apalagi remaja itu ya [Musik] rata-rata ya kita lihat orang-orang yang punya kemampuan intelektual yang tinggi itu karena banyak membaca maka ada istilahnya kutu buku kutu buku artinya itu ungkapan untuk orang yang suka baca gemar membaca dan alat-alat lainnya ya tools-tools lainnya yang mendukung kemajuan intelektualnya ya daripada kita membelikan alat-alat Entertainment yang kadang-kadang nggak mending justru mengerdilkan memendam yang mematahkan dan mengamputasi kemampuan intelektualnya kemajuan intelektualnya dan tidak menambah Khazanah keilmuannya alat-alat itu ya tapi kita kadang-kadang lebih senang melengkapi alat-alat Entertainment bagi anak hiburan yang maksudnya bagi anak di rumah daripada alat-alat edukasi gitu ya kita menginvestasikan harta kita untuk alat yang kita sesali sendiri yang yang menjadi sebab kita jengkel sama anak ya kita beri dia alat-alat hiburan lalu kita marah-marah kepadanya Kenapa karena dia menggunakan alat itu ini adalah satu kekonyolan juga sebenarnya kita yang belikan alat itu lalu kita marah-marah kepada anak tersebut karena dia menggunakan alat itu ya Nah ini ya tentunya kita menginvestasikan harta kita untuk anak dalam bentuk alat atau barang itu ya untuk hal-hal yang bisa memajukan ya kita katakan keilmuannya ataupun kemampuan intelektualnya ya jadi worth it begitu kita keluarkan dana yang atau biaya yang besar ya untuk hal-hal yang bisa mendukung edukasi anak demikian wallahualam jadi tidak mubazir tidak menjadi satu yang justru menjadi sebab kita bertengkar marah sama anak gitu kemudian yang keempat adalah memberikan motivasi untuk berkumpul dengan teman-temannya remaja-remaja lain dalam satu komunitas yang mewadahi bakat dan potensi intelektual mereka wawasan dan kecerdasan mereka dalam arti kata komunitas yang bisa mendukung ya meningkatkan kemampuan intelektualitasnya ini penting komunitas ini apalagi remaja dia akan mulai mencari Community itu kecenderungannya ya dia berteman sekarang bukan lagi sekedar berteman ya dia ada benefit di sana dari pertemanan itu tidak seperti bocah-bocah kecil ya yang berteman ya karena ingin rame-rame aja ya tapi remaja harusnya tidak seperti itu ya dia sudah harusnya memikirkan keuntungan apa yang saya dapatkan dari pergaulan itu nah ini sangat penting ya Nah maka Pilihlah komunitas ataupun lingkungan pergaulan yang apa mendukung dan mampu mewadahi bakat dan potensi intelektualnya ya misalnya ya dia punya kemampuan ya yang khusus dan spesial di dalam bidang IT misalnya ya maka perkenalkan apa namanya ya arahkanlah dia kepada komunitas yang mendukung itu contohnya Ini ya yang baik yang sholeh kan begitu ya yang juga mendukung kemampuan itu karena ada orang-orang yang punya kemampuan-kemampuan spesial gitu ya wallahualam kemudian yang kelima adalah jangan menghakimi ketidakmampuannya atau menyebutkan menyebutnya dengan kata-kata yang buruk yang menjatuhkan itu maksudnya yang menjatuhkannya yang bisa meruntuhkan mentalnya ya Nah Berilah kata-kata yang motivasi membangkitkan semangat ya Nah jangan mematahkan kita katakan mentalnya ataupun menjatuhkan mentalnya ya dengan kata-kata yang bernada vonis penghakiman atas ketidakmampuannya ya itu adalah suatu yang wajar manusia itu berkembang dulu dia tidak mampu sekarang dia mampu ya tentunya kemampuan itu dihasilkan dari tentunya latihan kan begitu ya dan terus berusaha Jangan membuat anak putus asa dan mendorongnya untuk terus mencoba dan mencoba wallahualam misalnya dalam hal yang sederhana menghafal Quran misalnya ya kadang-kadang ada orang tua yang menghakimi ketidakmampuan anak untuk menghafal Quran Dengan mengatakan apa ya kamu gini gitu kan begitu ya atau dengan kata-kata yang mengerdilkannya hendaknya sebaliknya ya beri dia kata-kata motivasi orang tua itu harus bisa jadi motivator bagi anaknya karena kata-kata orang tua itu bagi anak itu itu seperti apa ya kita katakan obat ya doping doping kalau itu buruk itu bisa jadi racun ya ketika orang tua menjatuhkan mental anak itu anak mental anak akan jatuh sejatuh-jatuhnya tapi motivasi yang diberikan oleh orang tua itu luar biasa doping luar biasa bagi anak itu untuk menumbuhkan dan meningkatkan kepercayaan dirinya maka di sini sangat dibutuhkan ya motivasi dari orang tua membangkitkan semangatnya ya terus mendukungnya gitu ya Nah demikian wallahualam itu yang bisa ya peran orang tua di sini ya di dalam mengawal perkembangan intelektual anak wallahualam demikian nanti akan kita lanjutkan dengan mengawal perkembangan bahasa yaitu kemampuan komunikasi Anak Manusia adalah makhluk yang berbicara hingga orang-orang mengatakan manusia itu adalah ya makhluk yang berbicara kita berbeda dengan yang lain karena kita bisa berkomunikasi dengan dengan cara yang terbaik daripada makhluk-makhluk yang lain makhluk lain juga berkomunikasi satu sama lainnya tapi tidak sebaik komunikasi diantara manusia tentunya dan salah satu yang kita katakan tanda ataupun indikasi kecerdasan seseorang adalah kemampuannya di dalam berbahasa di dalam berkomunikasi dan ini harus di awal ya perkembangan Kemampuan berbahasanya kemampuan berkomunikasi anak kita lihat sebagian anak bagus komunikasinya sebagian anak parah sebagai anak bahkan memang tidak ada kemampuannya sama sekali ya jeblok sama sekali ya memang tidak pernah diperhatikan tidak pernah di apa ya kita kata dikawal juga dibiarkan saja karena anak itu perlu perlu belajar bicara manusia perlu belajar bicara karena dia tidak bisa berbicara ketika lahirnya kalaupun ada itu adalah mukjizat ataupun kelebihan-kelebihan yang Allah berikan kepada segelintir orang demikian para pemerhati Roja kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah mudah-mudahan bermanfaat aku lalu kau lihat Terima kasih atas materi yang telah disampaikan pembahasan mengawal perkembangan intelektual khususnya kepada anak-anak remaja kita diambil dari buku Ada apa dengan remaja disusun oleh Allah Baik untuk selanjutnya kita masuk di stasiun soal jawab bagi Anda yang ingin sekali lagi Anda bisa mengirimkan pertanyaan melalui layanan pesan Whatsapp di nomor 0819 896543 Alhamdulillah sudah ada beberapa yang masuk yang pertama Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh tidak terlalu berharap kepada kemampuan intelektual anak karena nilai akademik yang kami lihat di sekolahnya itu selalu rendah dari semenjak SD hingga SMA sekarang bahkan pernah menjadi paling rendah maka saya Arahkan anak tersebut kepada minat pola fisik dan kebetulan anak suka dengan hal tersebut berharap bisa merubah masa depannya lebih baik Apakah rasa kekhawatiran akan masa depan anak dalam mencari nafkah nantinya karena keterbatasan intelektualnya tersebut merupakan suatu hal yang lumrah bagi orang tua ya orang tua memang harus terus merasa khawatir ya karena orang tua ya kita katakan punya tugas dan amanah yang berat itu ya dari Allah subhanahu wa ta’ala yaitu anak yang Allah berikan kepada mereka Maka perasaan khawatir ini memang harus ada Makanya Allah mengatakan di apa bukan khawatirannya rasa takut memang apalagi hari ini kalau kita tidak merasa takut itu aneh begitu ya kita semua lah siapapun ya tanpa pandang bulu hari ini ya tantangan kita sebagai orang tua itu sangat berat Ya mungkin kita bisa bayangkan bagaimana mereka nanti tanpa kita begitu ya ya remaja hari ini kan tidak sama seperti remaja dahulu ya demikian pula Apa yang akan mereka hadapi kedepannya tidak seperti kita hadapi hari ini ya kita lihat wajah dunia terus berubah-ubah ya manusia berubah zaman juga berubah ya ada nilai-nilai yang tidak boleh berubah tentunya ya nilai-nilai Iman atau agama tapi kehidupan ya tentunya berubah sesuai dengan perkembangan zamannya ya kalau dulu tidak ada handphone sekarang ada handphone ada masa-masa handphone itu barang mahal barang mewah sekarang barang biasa ya kita nggak tahu juga nanti kedepannya Bagaimana Oleh karena itu kalau ditanya khawatir yaitu memang sudah semestinya khawatir kita tidak boleh merasa berada di zona nyaman aman Wah saya aman sekarang enggak tantangannya makin lama makin besar ya Karena terus terang saja ya kemampuan akal yang tidak dibarengi dengan kekuatan hati ini bisa jadi musibah gelombang atheism yang melanda masyarakat Barat itu karena tidak seimbangnya antara kemampuan intelektual dengan kemampuan hati yaitu dengan kekuatan hati ya hingga ya itu menjadi malapetaka bagi mereka Nah sekarang ini ilmu pengetahuan itu sangat mudah diakses artinya manusia hari ini banyak tahunya Karena untuk mengakses ilmu pengetahuan itu sekarang ini mudah tapi hati-hati ada satu sisi manusia kekuatan yang berada di atas kekuatan akalnya ini kekuatan yang paling Superior yaitu kekuatan hati disinilah kita perlu yang mengawal anak-anak kita perkembangan ini kita bicarakan semuanya ya perkembangan intelektualnya dan lain-lain nanti kita akan bicara juga mengenai masalah perkembangan kejiwaannya yaitu hatinya ya yang atau yang lebih akrab dikenal dengan sebutan tazkiyatun Nufus artinya orang tua juga harus memberikan sentuhan-sentuhan tazkiyatun Nufus kepada anak itu memberikan kita katakan kekuatan pada hatinya ya hati anak itu sehingga dengan kekuatan hati itu ini modal besar untuk menjalani kehidupan Sebenarnya ya nah jadi 3 kekuatan tadi yang kita sebutkan yang harus kita persiapkan pada anak kekuatan fisik kekuatan akal dan kekuatan hati ya kalau ini sudah kita persiapkan mudah-mudahan ya anak itu bisa mencari kehidupannya dengan baik gitu ya bisa melanjutkan kiprah kita orang tuanya begitu wallahualam nah tentunya ya di dalam proses itu kita ya terus memupuk ya optimisme dan jangan merasa aman ya jangan merasa aman karena tantangannya berat gitu ya untuk mengawal anak ini ya menjaga amanah tiga kekuatan tadi itu tidak mudah juga gitu ya jangan sampai hatinya kotor karena kekuatan hati yang kotor itulah yang disebut dengan nafsu Nafsu amarah ya percuma nanti dia pintar tapi hatinya ternyata kekuatannya kekuatan negatif itu jadi musibah nanti ya Nah demikian ya Ada kekuatan yang lainnya tapi tidak punya kekuatan fisik ini tiga kekuatan yang saling mendukung satu sama lainnya Sebenarnya ya wallahualam Nah itu yang pertama yang kedua orang tua Jangan putus asa untuk menemukan potensi yang terpendam pada anak jangan fokus kepada misalnya nilai akademisnya memang mungkin tidak seperti yang kita harapkan mungkin ada bakat-bakat Terpendam lainnya yang potensi-potensi terpendam lah ini yang belum kita explore Maka jangan putus asa ya Coba lihat maka perlu orang tua dan para pendidik itu mengobservasi anak ya dan manusia itu adalah makhluk yang unik ya ya penuh dengan misteri kadang-kadang makanya sering kita dengar Orang yang sekolahnya jurusan ini nanti justru dia maju berkembang dan bahkan menjadi satu yang fenomenal di bidang yang lainnya gitu ya sering kita dengar itu Itulah misteri manusia begitu maka orang tua nggak boleh putus asa untuk terus menemukan potensi Terpendam pada anak-anak mereka ya Ya mungkin kita yang kurang observasi mungkin tadi kita sudah singgung juga tugas orang tua adalah ketika anak itu sudah nampak potensinya atau orang tua menemukan potensi ini pada anak dan siap untuk dikembangkan tugas orang tua adalah mengarahkannya kepada yang baik yang positif ya kita karena kita punya nilai-nilai agama nggak sembarangan kan begitu ya Nah sehingga potensi itu menjadi suatu yang buruk baginya nantinya ya wallahualam masih banyak yang berada di Bandung Semoga Allah menjaga Al Ustadz beserta keluarga dan kaum muslimin 12 tahun kelas 6 dari kecil Memang qodarullah kami menyadari banyak kesalahan dalam mendidiknya menjadikan anak keras dan suka melawan pada saat ini dan kami terus memperbaiki diri Allah di Puncak yang menurut saya menjadi satu masalah anak sudah tidak mau sekolah lagi dan mudah anak itu sangat berubah-rubah dan mudah tersinggung mohon jalan keluar terbaik Kristen untuk mengatasi masalah ini yang kami menyadari kesalahan di masa lalu tersebut Syukurlah kalau masih merasa salah ya tapi jangan merasa gagal itu sering saya sampaikan orang tua Jangan pernah merasa gagal tapi wajib wajib saya katakan wajib kita banyak salahnya itu Maka kalau kita saya umpamakan mendidik itu seperti kita menyusun puzzle ya puzzle itu kan yang menentukan apa puzzle pertama yang kita Letakkan itu ya kedua ketiga sesuai dengan urutannya gitu ya Sehingga di akhir tugas kita paling ringan ya tinggal meletakkan puzzle terakhir pada tempatnya gitu ya itu kalau bener gitu ya menyusut puzzle-nya dari awal masalahnya adalah ada orang yang menyusun puzzle ini asal-asalan dia asal taruh gitu ya Nah Ternyata apa ini Pasal salah susun bayangkan ya kita menyusun satu puzzle yang salah susun ini nggak karuan jadi bentuknya kan begitu ya lalu kita ingin memperbaikinya kira-kira Gimana caranya Apakah dengan sekali angkat puzzle ini selesai atau perlu dibongkar dan bongkar itu tergantung tingkat kesalahan kita di dalam menyusunnya dari awal tadi ya lalu gitu ya semakin ngawur dari awal semakin susah juga ini untuk apa ya kita ketemu memperbaiki puzzle yang salah susun ini begitulah kira-kira ilustrasinya ya artinya apa ketika kita sadar bahwasanya puzzle yang kita susun ini ada salah ya Salah kaprah dari awal dan enggak karuan bentuknya lalu kita ingin merubahnya kepada bentuk yang sebenarnya yang sebenarnya Inilah dia puzzle-nya maka perlu ya [Musik] sabar gitu ya membongkar dari awal menyusun lagi itu bukan pekerjaan yang mudah ya Nah demikian itu dia ya kira-kira ilustrasi yang bisa saya sampaikan di sini artinya ya perlu ya kita sadari ya kalau kesadaran itu sudah ada ya itu itu langkah awal Sebenarnya ya yaitu kita harus sabar untuk memulainya mungkin dari awal gitu ya nah memperbaiki itu tidak mudah dan sering juga kita sampaikan bahwa mendidik itu adalah riwayat ya pendidikan itu ada riwayatnya ya dan setiap fase-fase pendidikan anak itu ya harus bersambung sanad riwayatnya begitu ya nah misalnya nggak bersambung riwayatnya ketika anak itu dari menjalani masa transisi dari kanak-kanak kepada remaja ada missing link di situ ada mata rantai yang terputus ini repot memang jadi nggak nyambung gitu di sinilah kita Kenapa kita perlu terus mengkaji membahas masalah-masalah pada nanti karena ini masalah kita sebenarnya masalah generasi kita yang kita terus khawatir Wal yahsalabina lautan ya tugas kita berat ya Nah demikian apalagi ya seperti yang diceritakan di dalam pertanyaan itu Ya udah Salah kaprah dari awal mendidiknya dengan cara yang keras ya keras di sini bukan dalam tanda kutip yang tidak positif ya yang negatif begitu yang menimbulkan atau yang melahirkan trauma pada anak yang justru melahirkan hal-hal yang negatif pada anak gitu ya Nah ini memang untuk mengobati suatu yang luka itu susah ya pasti ada bekas luka juga apalagi anak itu yang sudah tertempa dengan pendidikan dengan cara yang keras tadi ya hati itu kalau sudah terbentuk itu ya susah untuk apa yang merecoverynya hati apalagi hati itu sudah kita katakan mengeras itu udah terbentuk dia seperti itu menjadi karakter yang melekat itu tapi tidak ada kata terlambat ya Ya seperti yang kita sebutkan Jangan pernah merasa gagal Ya kita harus terus ya memperbaiki gitu ya kalau perlu anak itu juga harus tahu ya bahwa kita sedang merevisi gitu ya kita merecovery apa yang yang sudah rusak atau atau salah kaprah itu Nah kalau ada hal yang perlu kita minta maaf kepada anak ya enggak berlebihan juga kalau orang tua minta maaf kepada anak gitu ya atau anak juga harus tahu ya proses yang kita rubah ini kita dulu melakukan proses yang salah sehingga anak itu juga bisa berproses bersama kita begitu dulu orang tua saya salah ini juga marah-marah suka bentak-bentak sekarang kita tunjukkanlah sekarang berubah mungkin itu bisa melembutkan hatinya dan faktor yang terakhir ya doalah ya itu Yang jangan lupa dilakukan oleh para orang tua ya berdoalah kepada Allah pemilik hati yang bolak-balikkan hati yang mudah-mudahan semuanya bisa menjadi baik yang begitu ya Allah demikian ya dan juga Faktor lingkungan yang mendukung itu perlu pendidikan itu perlu Lingkungan harus mendukung semuanya begitu semua elemen pendidikan itu harus mendukung baik itu yang di rumah maupun yang di sekolah wallahualam tanpa dukungan lingkungan itu kayaknya berat ya yang selanjutnya memiliki minat di bidang seni atau menggambar Namun kami tidak menyetujuinya atau tidak mendukungnya saat ini kami memasukkannya ke pondok pesantren Tahfidz dengan tujuan agar dia mencintai Alquran dan selamat meskipun di bidang meskipun di bidang apapun dia nantinya Namun setelah satu tahun berjalan motivasinya belum muncul juga ustadz dan dia tidak mampu mengikuti pelajaran yang ada Bahkan dia mengatakan yang dia gemari tidak dia dapatkan di pesantren jadi seolah-olah dia hanya menjalaninya saja karena memenuhi memenuhi keinginan kami jujur kami sangat galau dengan keadaan ini Ustadz mohon nasehatnya iya ini jadi dilematis juga ya ada hal-hal dasar yang menjadi bekal modal dasar bagi anak yaitu bekal agamanya ya dengan dalam porsi yang cukup baginya misalnya rukun Islam Rukun Iman kan begitu ya ini memang perlu ditanamkan sejak dini tidak berkaitan dengan bakat anak saya agama kalau rukun Islam Rukun Iman ini nggak berkaitan dengan bakat itu sudah kita bahas di dalam buku mencetak generasi Rabbani ya kita bicara di situ tentang menanamkan rukun iman dan melatih rukun Islam ya karena rukun Islam itu berkaitan dengan kegiatan fisik Adapun rukun iman itu berkaitan dengan kegiatan kalbu ya Nah itu sudah kita bicarakan waktu kita membahas buku mencetak generasi Rabbani nah ini tidak berkaitan dengan bakat bakat itu di luar itu sesuatu yang lebih spesial yang Allah berikan kepada tiap-tiap orang gitu ya misalnya tadi Disebut apa melukis ya tentunya tidak semua lukisan itu haram Ya ada juga lukisan yang boleh misalnya selain makhluk yang bernyawa itu kan boleh kan gitu kalau dia memang punya bakat ya mungkin bisa dikembangkan di situ sebagian anak punya bakat melukis yang memang di atas rata-rata begitu ya tapi di arah kala itulah fungsinya orang tua mendampingi Oh ini yang positif yang diridhoi allah ini yang ini begitu ya jangan yang ini begitu Jangan menggambar makhluk yang bernyawa karena tidak boleh kita menggambar makhluk yang bernyawa dia harus tahu itu kan begitu ya tapi ada kalau dia punya bakat spesial di situ ya ya apa namanya Kenapa tidak Oh gitu ya mungkin kemampuannya di atas rata-rata itulah dia keunikan manusia ya bakat-bakat yang Allah Subhanahu Wa Ta’ala tanamkan kepada mereka itu seiring dengan ayat sesungguhnya usaha kamu itu berbeda-beda kan begitu ya Nah demikian ada yang bakat [Musik] ada yang Bakat apa namanya tukang dan macam-macam ya Nah demikian wallahualam anak yang punya bakat seni ya tidak semua seni itu negatif kan begitu ya Nah bisa diarahkan kepada yang positif itulah tugas pendidik orang tua mengarahkan wallahualam bissawab Nah demikian ya berapa banyak hari ini orang yang mata pencahariannya itu dari hobinya dari minatnya dan dari potensi yang ada padanya begitu ya itulah dia sumber penghidupannya gitu ya wallahualam Nah demikian ada anak yang luar biasa bakat menulisnya di dalam menyusun kerangka tulisan itu luar biasa ada anak itu memang enggak bisa sama sekali sudah enggak ngerti sama sekali dan enggak bisa dia merangkai kata-kata apalagi menyusun suatu ya kerangka tulisan bukan di situ bidangnya begitu ya Ada anak yang public speakingnya luar biasa speechnya luar biasa ya tapi dalam hal-hal lain dia enggak mampu misalnya dalam ekstrak dia memang betul-betul enggak mau enggak bisa dipaksakan gitu nah jadi pengembangan bakat ini salah satu yang penting juga tapi jangan dicampur baurkan dengan tadi ya modal utama manusia dalam menjalani kehidupan dunia akhirat yaitu apa hal-hal yang dasar dalam agama itu nggak ada kaitannya dengan bakat begitu dan jadi yang Jangan jadikan Wah kamu belajar ini aja jangan mengembangkan bakat itu nggak bisa dibenturkan seperti itu salah begitu ya kalau hal-hal agamis itu ya memang harus ditanamkan dari kecil Kalau rukun iman itu ditanamkan kalau rukun Islam itu dilatih dibiasakan ya Nah demikian wallahualam itu lebih kepada sikap frustasi frustasi orang tua karena enggak ngerti anaknya mau diapain ya mungkin sampai di sini dulu kita lanjutkan pada pertemuan yang akan datang nah baik alhamdulillah Terima kasih bangsat atas sewaktu yang telah diluangkan dan ilmunya telah disampaikan dari materi Ada apa dengan remaja jawaban-jawaban juga dari pertanyaan yang masuk di layanan pesan Whatsapp masih ada beberapa pertanyaan yang belum kami ajukan Namun terbatasnya waktu Insya Allah mudah-mudahan di kesempatan Selasa yang akan datang kita tidak bisa melanjutkan pembahasan yang bermanfaat ini yaitu buku Ada apa dengan remaja demikian kami undur diri mohon maaf apabila ada kesalahan kami ditutup dengan doa cover dan majelis Subhana
Ustadz Abu Ihsan Al Maidany, M.A. – Ada Apa dengan Remaja
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply