Ustadz Mahfudz Umri, Lc. | Prinsip Dasar Islam

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

Alquran dan kajian Islam kajian Islam ilmiah di Rodja TV dan radio Rodja jadi orang banyak Allah saja itu baru disebut dengan orang yang berpegang teguh kepada tali yang kokoh seperti firman Allah di Rodja TV dan radio Rodja Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillah washolatu wassalamu ala rasulillah ilaha illallah wahdahu la syarikalah muhammadar rasulullah fiikum jazakumullahu Khairan Terima kasih atas kebersamaan Antum semuanya di kesempatan Ahad pagi hari ini untuk bersama kami di saluran Tilawah Alquran dan kajian Islam guna mengikuti bimbingan dan pelajaran Bersama ustad Mahfud Umri alsilallah Sholihin Kota Bekasi dan Pada kesempatan kali ini kembali kita akan menghadirkan dari pembahasan prinsip dasar Islam bagi Anda yang bertanya seputar pembahasan ini nanti silahkan Kami tunggu pertanyaannya via telepon ino218236543 atau pesan singkat di 0819896543 selanjutnya ke para Ustaz kami persilahkan valetta Fadlan Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh para jemaah sekalian yang dirahmati Allah yang berada di masjid dan juga kepada pemirsa Rodja TV pendengar Raden Rodja dimanapun anda berada Semoga kita semua diberikan penjagaan oleh Allah subhanahu wa ta’ala Istiqomah di atas kebenaran dan diberikan rasa cinta kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kita masih membahas tentang konsekuensi dan tanda-tanda cinta kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam sampai pada poin yang ketiga halaman 99 yaitu orang yang menyatakan cinta maka konsekuensinya membenarkan apa yang beliau sampaikan yaitu yang disampaikan oleh Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam jadi ini sikap orang beriman ya orang beriman sikapnya harus apa Indah makan sesungguhnya perkataan orang beriman ketika mereka diajak kepada Allah dan rasulnya untuk menghukumi di antara mereka Allah menyampaikan begini nabi menyampaikan maka Apa kami dengar Kami taat itu perkataannya orang beriman kami dengar Kami taat artinya apa kita membenarkan apa yang disampaikan nabi tidak pantas bagi orang beriman lah kata perempuan ketika Allah dan rasulnya ya menetapkan satu perkara lalu memilih yang lainnya ya memilih yang lain yang tidak pantas Oleh karena itu para jamaah tadi surat an-nur ayat 51 ya dinamakan nomor Iman ketika diajak kepada Allah dan rasulnya maka mereka mengatakan apa kami mendengarkan kita surat an-nur ayat 51 ya kemudian Allah berfirman bahwa tidak pantas bagi orang mukmin baik laki atau perempuan surat al-ahzab ayat 36 tidak pantas bagi orang mukmin laki-laki atau perempuan ketika Allah menetapkan perkara dan rasulnya juga lalu memilih yang lain karena sesuai dengan selera tidak pantas demikian juga dalam surah an-nisa Allah berfirman padahal surat an-nisa dalam firman Allah surat an-nisa ayat 65 an-nur 36 an-nisa 65 itu menjadi perhatian kita ya kenapa ya karena yang disampaikan Rasulullah tidaklah kebenaran tidaklah kecuali kebenaran dan ingat bahwa semua yang disampaikan Allah dan rasulnya adalah sumber kehidupan bagi kita ya surat al-anfal ayat 20 ini harus selalu diingat diulang-ulang diingat supaya kita Yakin para jamaah dan rasul ketika mengajak kalian untuk apa untuk segala sesuatu yang memberikan kehidupan jadi kewajiban dan larangan yang diterangkan dalam Quran dan Sunnah dan hadis itu adalah sumber kehidupan Oleh karena itu kewajiban perintah larangan disebut apa syariat apa artinya masih ingat sumber mata air dunia dalam kamus bahasa Arab syariat artinya sumber mata air dan tidak tahu mata air adalah sumber kehidupan sehingga ketika kita semakin melakukan yang diwajibkan meninggalkan yang dilarang berarti semakin kita itu ya kehidupan [Musik] ya Sehingga jangan khawatir Jangan khawatir kita harus yakin para jemaah kita harus membenarkan ya akal tidak bisa pakai akal lakukan seandainya agama semata-mata akal maka bagian bawah sepatu lebih pantas diusap daripada bagian atasnya dan juga jangan pakai perasaan tapi akal dan perasaan digabung dan diikat dengan syariat ini ya Sehingga apa akal kita membenarkan syariat perasaan kita bisa merasakan nikmatnya syariat itu sebagai orang yang beriman kalau belum bisa merasakan nikmat paksakan sungguh-sungguhna karena salat berat awalnya berat-berat Akhirnya bisa menjadi ringan dengan izin Allah dengan pertolongan Allah Subhanahu Wa Ta’ala ya ini para jamaah ya maka sekarang kita harus membenarkan mungkin barangkali akal Kok belum nyambung perasaan Kok belum bisa nyentuh ya contoh sederhana adalah ketika lalat masuk dalam minuman akan akal dan perasaan berkecamuk tapi syariat celup satunya racun sayap satunya penawar minum apa saja yang datang dari nabi kita Benarkan Kenapa Abu Bakar dapat gelar As Siddiq karena beliau membenarkan Apa yang dibawa oleh Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam kemudian yang keempat menahan diri dari apa yang dilarang dan dicegah oleh Beliau menahan diri berarti menahan diri itu maknanya sabar memang diri itu mana sabar sehingga ulama membagi sabar tiga assobrusito atillah menahan diri sabar menjalankan ketaatan yang kedua sabar menahan diri berbuat maksiat yang ketiga [Musik] menahan diri sabar menghadapi takdir ketentuan Allah Subhanahu Wa Ta’ala ya mengeluh hanya kepada Allah innama astubasiyah Sesungguhnya aku memeluk Kesedihanku kesusahanku hanya kepada Allah ta’ala bukan kepada manusia bukan diumumkan saya begini saya begitu ketika kita mengeluhkan hanya kepada Allah maka bisa membuat manusia barangkali tergerak hatinya dan seterusnya maka di sini keempat konsekuensi cinta kita kepada Allah kepada rasul menahan diri dari yang dilarang dan dicegah oleh Beliau itu termasuk melakukan perintah dan sabar atas takdir Karena nabi menyampaikan in asal bakal hadis lengkapnya bisa diambil manfaat Al Mu’min Al qowiyu Khoirun wahabbu ilallah Minal Mukminin orang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah dibandingkan dengan orang mukmin yang lemah dan masing-masing dari pemimpin yang kuat dan yang lemah ada kebaikan berupa Iman tapi yang lebih baik yang kuat hendaklah kamu selalu semangat untuk melakukan apa saja yang ada manfaatnya berarti apa manfaatnya dan minta pertolongan kepada Allah jangan nyandarkan kepada kemampuan dirilah minta pertolongan Jangan lemah harus tegar kalau tidak sesuatu menimpa dirimu jangan mengatakan seandainya seandainya begini maka begitu tapi Katakanlah Allah telah mentakdirkan dan apa yang Allah takdirkan pasti terjadi apa yang Allah kehendaki pasti terjadi karena apa kata-kata seandainya itu akan membuka perbuatan syaiton akhirnya ketika menghadapi masalah ya bukan menyelesaikan masalah tapi model masalah dengan masalah dengan masalah baru tanpa masalah lagi tambah lagi kenapa karena tidak menggunakan petunjuk Allah Subhanahu Wa Ta’ala Bagaimana bisa petunjuk allah dan rasulnya tidak ada jalan lain kecuali harus sabar berada di majelis ilmu ya dengan demikian maka kita bisa sabar menghadapi ketaatan sabar tidak berbuat maksiat sabar menghadap takdir di sini Penulis ya ta’ala beliau membawa firman Allah dalam surat al-hasyr ayat ketujuh ada kumur Rasulullah apa saja ya apa saja yang Rasul bahwa Rasul berikan kepadamu sehingga di sini kalau perintah sesuai dengan kemampuan kalau larangan maka mutlak untuk meninggalkan kalau perintah sesuai dengan kemampuan satu Ambillah atau Kerjakanlah ini para jamaah ya sebagaimana nabi bersabda beliau bersabda faedah itu manusia apabila aku melarang kalian dari sesuatu tinggalkan jauhkan ijtihad ijtihad dulu ya tembok sini sampai tembok sana namanya yang nggak mungkin berdekatan Jadi kalau larangan itu dalam menyikapi larangan ini saya masih ini kemudian sekarang apa saja semampunya semampu disini Maksudnya apa bukan males-malesan Tapi maksimal upaya maksimal karena itu kehidupan [Musik] seperti tadi saya sampaikan ya dzikir kata Ibnu Taimiyah dzikir bagi seseorang bagaikan ikan dengan air kalau ikan lepas dari air yang mati ini majelis ilmu majelis dzikir idgham [Musik] kalau kalian melewati taman-taman surga singgah apa taman surga kalau tadi ikan sama air Coba kalau ikan nggak ada air mati atau ikannya lebih tinggi daripada air ya dia bisa cuman tidak bisa bergerak bebas maka Tambah air aquariumnya ditambah lagi sampai menggenang artinya apa semua perintah dan larangan Allah dan rasulnya adalah kehidupan bagi kita sehingga jangan merasa kita itu semakin mengerti agama semakin apa semakin susah justru semakin apa namanya mudah jangan sampai menjadi orang yang dimudahkan untuk susah kalau kita tidak mau dimudahkan untuk apa untuk susah susah dimudah ketika berusaha bangun salat subuh berusaha untuk menambah kebaikan datang ke majelis tidak akan dimudahkan datang untuk kepada kebaikan-kebaikan nah ini perlu yang namanya menahan diri ya kemudian yang kelima adalah beribadah sesuai dengan apa yang beliau syariatkan atau dengan kata lain wajib ittiba Kepada beliau Shallallahu Alaihi Wasallam para ulama ketika mereka yang diberikan Taufik kemampuan di dalam mengambil Fawaid dari Nas Quran atau sunnah sehingga mereka membuat satu pernyataan seperti Ibnu Islam ilmu Taimiyah ketika mendefinisikan ibadah itu apa ismunjami’un apa ibadah satu nama yang mencakup segala sesuatu yang dicintai dan diridhoi oleh Allah baik ucapan maupun perbuatan yang dhohir maupun yang batin dari definisi ini diambil dari satu nama yang mencakup segala sesuatu yang dicintai oleh Allah Siapa yang tahu dicintai oleh Allah dari mana Dari Quran dan Sunnah ketika kita Allahu Akbar dari mana Dari sunnah dan seterusnya Nah dengan demikian maka yang namanya ibadah itu hendaklah wajib untuk mengikuti Quran dan Sunnah terutama di sini khusus untuk mengikuti Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam baik ucapan maupun perbuatan yang dhohir maupun yang batin berapa kali kita dengarkan apa surat al-imran ayat 31 Allah aku n Amr balasannya maka Allah akan mencintai kalian dan akan mengampuni dosa-dosa kalian apa kata alasan Al bashri Beliau mengatakan beliau adalah kibarut tabiin tabiin besar orang yang menyatakan cinta kepada Allah diuji dengan surat Ali Imron ayat 31 ujiannya itu apa Saya cinta pada Allah Cinta Rasul yang kedua kata Ibnu Katsir orang yang menyatakan cinta kepada Allah tapi tidak dengan cara Nabi dalam mencintai Allah maka dia itu bohong berdusta lihat dalam tafsir Ibnu Katsir ya ketika menafsirkan Ali Imran ayat 31 ya Apakah kita wajib dalam beribadah sesuai dengan apa yang beliau syariatkan atau Islam ataupun nulis sudah sempurna tidak boleh ditambah dan tidak boleh dikurangi para jamaah dalam pepatah Arab disebutkan menambahkan sesuatu yang sudah menambahkan pada sesuatu yang sudah sempurna adalah sebuah kekurangan jadi cacat Kalau antum misalkan ada bayi ya bidan mengatakan Alhamdulillah Bu Pak bayinya sehat ya alhamdulillah berat badan panjang badan Alhamdulillah tidak mungkin ketika ada kembar siam dengan kepala dua pak Masya Allah Pak anak bapak hebat kepalanya dua mesti marah karena itu cacat berarti apa menambahkan sesuatu ada yang sudah sempurna itu cacat dan agama ini sudah sempurna Allah yang menyatakan bagimu agamamu untukmu dan aku rela Islam sebagai agama kalian orang Yahudi mengatakan kepada Umar Bin Khattab Seandainya ayat itu turun kepada kami kata orang Yahudi maka hari turunnya ayat itu kami jadikan sebagai hari besar hari raya kami peringati maka kata Imam Malik apa saja di hari itu Ketika Nabi menyampaikan itu sebagai syariat maka sampai sekarang juga sebagai syariat kepada Salman Al Farisi Inna nabiyakum alamakum nabi kalian ini yaitu Nabi Muhammad sudah mengajarkan semua urusan agama kalian sampai cara istinja apa kata Salman tidak tersisa sedikitpun yang mendekatkan kalian ke surga dan menjauhkan kalian dari neraka kecuali semua sudah disampaikan sehingga tidak perlu pengurangan tidak perlu penambahan para jemaah para ulama saja membahas ya ketika suami Allah ada juga Robbana Alhamdulillah dibahas para Jemaat ada hadis al-bara Ibnu Aziz sahabat diajarkan doa tidur diantara isinya mantu aku beriman baca aku beriman kepada kitab yang Kau turunkan dan kepada nabi yang kau utus nah sahabat yang diajarkan ini mengganti ya wabi nabi Rasul nikah Aladin kata-kata nabi diganti dengan apa dengan lafadz rasul yang tadi nabi mengajarkan bahwa ini akar katanya sama paham Rasulullah berdiri di atas dalil berhenti di atas dalil nggak boleh ditambah tidak boleh dikurang apalagi diganti terjemah ya kemudian disebut dengan bidah Hasanah dan Abdullah Ibnu Umar radhiyallah dan beliau adalah sahabat yang paling getol dengan sunnah menjaga sunnah nabi apa kata beliau setiap perbuatan bidah itu adalah kesesatan Meskipun orang melihatnya Hasanah artinya setiap bidah meskipun ada orang yang mengatakan apa perkataan Abdullah Ibnu Umar radhiyallahu Ta’ala anhuma karena itu dalam kita beribadah ya sesuai dengan apa yang dicontohkan oleh Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam jangan ditambah dan jangan dikurangi karena agama kita sudah sempurna para ada di masa nabi ya tiga orang datang kepada Nabi kepada keluarga Nabi menanyakan tentang ibadah nabi Setelah itu mereka merasa Aduh kalau gitu nggak ada apa-apanya kita dialah kata yang pertama saya akan salat terus tanpa tidur yang kedua Saya mau puasa terus tanpa berbuka yang ketiga Saya tidak mau kawin tidak mau menikahi wanita ketika nabi Mendengar hal itu maka beliau mengatakan Aku ini orang yang paling takut kepada Allah tapi aku salat juga aku tidur Aku puasa juga berbuka aku juga menikahi wanita apa kata beliau tidak suka dengan sunnahku maka tidak termasuk golonganku perhatikan di sini 3 orang tersebut Ya tentu tiga orang sahabat yang berjumpa dengan nabi yang satunya salat terus tidak mau tidur mengatasnamakan apa di sini salat ibadah bukan tidak perlu dijawab pasti ibadah yang kedua mengatakan apa puasa yang ketiga mengatasnamakan tidak mau nikah maka di sini nabi menutup ya barang siapa tidak senang tidak suka dengan sunnahku maka tidak termasuk golonganku sama dengan ketika dikasih pilihan misalkan nih air sama kopi nggak mau kopi Saya mau sambung air berarti ketika diajarkan sunnah ya nabi karena tidak sesuai dengan sunnah nabi shalatnya puasanya tadi dilingkari mengatasnamakan salat puasa sekarang juga sama mengatasnamakan bacaan Quran mengatasnamakan dzikir mengatasnamakan apa saja tapi ingat ketika ada yang mutlak biarkan dia mutlak jangan dikasih ikatan 1000 kali bisa begini ya Alfatihah seribu kali satu nafas bisa terbang ya terbang nyawanya Maka kalau tidak ada ikatan jangan diikat makanya perbuatan-perbuatan Bid’ah itu bisa terjatuh kepada perbuatan ketika diikat pertama dengan waktu [Musik] mengistimewakan waktu yang tidak diistimewakan oleh syariat kedua yaitu mengikat dengan tempat di mana syariat tidak mengikat dengan tempat mengatakan keutamaan masjid secara umum waktu juga demikian yang ketiga dengan bilangan adat bilangan itu tadi Barang siapa membaca sekian kali sekian kali ya Berdasarkan pengalaman dimudahkan rezekinya diberikan begini yang keempat dengan apa dengan kaifiyah cara misalkan menentukan cara sendiri dalam salat ya ada orang pengen khusyuk pakai perasaan Ya Allah terus begini ada tidak Loh kenapa di lambung pakai perasaan Bukankah ini tempat syahwat nafsu makan pakai perasaan tersebut ya mau korban karena dia suka dengan apa korban suka dengan keperkasaan nggak mau korban kambing atau sapi apa sehingga Harimau Atau Dia pengen besar biar daging bisa dibagi banyak korban gajah nggak bisa ya jadi sesuai Kenapa sudah ditetapkan nabi sabar di atas sunnah makanya Kata Ubay bin ka’ab sederhana aja sunnah tapi tidak sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW diutus oleh Allah untuk mengajarkan umat Islam tentang bagaimana cara yang benar dalam beribadah kepada Allah dan beliau Shallallahu Alaihi Wasallam telah menyampaikan semuanya terang benderang karena terangnya malamnya seperti siangnya maka tidak akanlah tidaklah binasa tidaklah menyimpang kecuali Oleh karena itu umat Islam wajib tiba kepada Rasulullah SAW agar mereka mendapatkan kecintaan Allah ya kejayaan dan dimasukkan ke dalam surga-nya itulah keberkahan sunnah sehingga Jangan sekali-kali meremehkan sunnah jika sunnah itu hukumnya Sunnah mustahab nafilah ya seperti ada ulama mengatakan syekhrur ziadah orang dulu ketika melihat yang hukumnya Sunnah kalau kita ini sunnah ini sunnah sama sih ini Sunda tapi intonasinya ini sunnah kalau dulu kalau sekarang kita apa ini Sunda itu berarti meremehkan Jangan meremehkan kalau belum bisa melakukan Jangan meremehkan ketika kita memuliakan sunnah akan dimuliakan Barang siapa yang memuliakan Allah akan Allah muliakan Barang siapa memuliakan Nabi Allah akan memuliakan menjagamu sehingga kalau memang kita mampu ya contoh Nabi kan suka dengan kaki kanan kita mampu pakai baju dengan tangan kanan sementara itu setiap hari orang yang mengagungkan bisa jadi belum bisa melakukan dan masih tidur yang dibenarkan atau males tapi tidak meremehkan Tapi orang yang meremehkan beda berarti [Tepuk tangan] itu kalau minum memang wajib tangan kanan nggak boleh dengan tangan kiri karena sama dengan setan [Musik] jangan kamu minum dengan tangan kiri karena setan makan tangan minum dengan tangan kiri Nah kalau yang namanya sama dengan setan itu hukumnya haram tapi kalau hanya sekedar sendal pakai dengan tangan kaki kanan atau pakai baju dengan tangan kanan itu hukumnya Sunnah tapi jangan remehkan buru-buru tangan kirinya masuk duluan kakinya begini buru-buru ya karena mau ngejar nasi uduk misalkan Ya buru-buru sudah dikirim Insya Allah ini kan sunnah Jadi kita apa tidak meremehkan sikap meremehkan kebaikan sekecil apapun nah ini ya kalau kita kalau kita tidak meremehkan insya Allah kita tidak diremehkan kalau kita memuliakan insya Allah kita dimuliakan ya yang dihinakan adalah Allah maka tidak ada yang bisa memuliakannya demikian Barang siapa yang mengagungkan Allah itu termasuk ketakwaan hati berarti di sini penting ketakwaan hati di sini penting harus di sini meskipun barangkali tangan masih belum mata masih belum ya artinya belum bisa sempurna telinga kita gelisah kita anggota badan tapi di sini tidak ingin tangan saya berbuat salah di sini tidak ingin mata saya berbuat salah di sini tidak ingin Telinga saya berbuat salah ketika terjerumus mata kita dalam kesalahan Ya Allah hatinya menangis hatinya teriak bukan malah berdansa menari senang ya kapan lagi.com Oleh karena itu di sini sikap kita kepada Sunda tuh Seperti apa ya jangan kita meremehkan hukumnya adalah wajib dan ditiba menunjukkan kecintaan seorang hamba kepada Allah ta’ala dan seterusnya tadi sudah saya sampaikan firman Allah dalam surah Ali Imran ayat 31 barangkali sampai di sini para jamaah semoga bermanfaat dan saya kembalikan kepada ikhwah yang ada di studio Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Terima kasih atas pelajaran dan bimbingan yang telah disampaikan di kesempatan kali ini semoga menjadi tambahan ilmu untuk kita semuanya dan selanjutnya bagi Anda yang bertanya seputar pembahasan kami berikan kesempatan untuk langsung menghubungi kami via telepon di 021 8236543 atau melalui pesan singkat di 0819896543 silahkan untuk telepon yang pertama halo halo silahkan Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh Bapak Dengan siapa ini di mana silahkan Pak Sulaiman pertanyaannya sekarang banyak bermunculan majelis-majelis dzikir ya [Musik] yang harus kita lakukan seperti apa jadi majelis ilmu apa yang harus kita ikuti Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh yang berzikir bersama itu pernah terjadi di masa sahabat ya Di mana Abu Musa Asy’ari melihat di dalam masjid ada orang dzikir dipimpin cabe rumiah takbirlah sekali pakai batu dihitung Abu Musa Ashari ini kok melakukan seperti ini di masjid Kenapa karena beliau tidak pernah mengalami di masa lalu seperti itu tidak ada akhirnya disampaikan kepada Abdullah bin Mas’ud karena beliau merasa lebih senior dalam ilmunya sehingga beliau tunggu sampai subuh di depan rumahnya ya nunggu kamu kenapa kamu apa yang kamu bawa kepada mereka tunggu kamu maka ketika Abdullah sudah datang ke masjid ya Beliau mengatakan kepada orang yang berzikir berbarengan itu berjamaah dipimpin itu dengan mengatakan apa ya Hitunglah kesalahan kalian aku jamin ya Abdus saya itukum Hitunglah kesalahan kalian aku jamin kebaikan kalian tidak akan disia-siakan Kenapa kalian melakukan sesuatu yang tidak pernah diajarkan nabi padahal para sahabat nabi masih hidup pakaiannya masih belum lusuh alat-alat minum makannya belum pecah artinya masih ada sahabat kemudian yang berikutnya dijadikan sebagai dalil Ya seperti hadis Apa hadis Bapak muslim yang artinya membaca Alquran bentuk jamak dianggap baca Quran bareng-bareng ya hadits ini para ulama menjadikan sebagai dasar tentang apa tentang keutamaan menuntut ilmu di masjid nah seperti majelis ilmu seperti yang akan kita lakukan mudah-mudahan ya kita berharap pada Allah sesuai dengan hadis itu sekarang yang tadi baca Quran Apakah kita bareng-bareng ya tidak Ketika Nabi menjelaskan Apakah bareng-bareng ia tidak kalau memang bareng-bareng ya Nah ini perlu menjadi perhatian bagi kita Allah berfirman Coba lihat ya ayat 1691 sesungguhnya pada penciptaan langit dan bumi dan pergantian siang dan malam ada tanda-tanda kebesaran Allah ya bagi siapa bagi orang-orang yang berakal bagi orang-orang yang berakal para jamaah buka firman Allah ta’ala 190 sama 191 Siapa orang-orang yang berdzikir di sini bentuk jamak berdzikir kepada Allah dalam keadaan berdiri duduk dan berbaring bukan ini juga bentuknya jamak tapi apakah dipahami orang dzikir bersama berdiri mungkin kebanyakan dikit bersama Apa ada orang sambil tiduran dikit bareng-bareng ada tidak tidak ada sehingga bentuk jamak di sini tidak diartikan bersama-sama bersama-sama dipimpin sudah diingkari oleh Abdullah majelis ilmu majelis itu membicarakan masalah hukum nikah dan talak ya masalah yang lain Nah dengan demikian ia dimaksud ilmu dan majelis ilmu tersebut kepada bapak yang bertanya memang nabi menyampaikan meskipun sahabat Abdul Umar barangkali Ashar itu subjektif ya Apa kata beliau Dina kafainamah hati-hati dengan agamamu jaga kamu baik-baik karena itu darah dagingmu ambil dari orang yang lurus lurus akidahnya lurus cara beragamanya jangan mengambil dari yang menyimpang bagaimana tanda-tanda ciri-ciri yang lurus kalau memahami ilmu itu seperti yang disampaikan yang dimaksud dengan ilmu apa yang difirmankan Allah disabdakan Nabi dan juga penjelasan dan perkataan para sahabat maka ilmu itu adalah Alquran As Sunnah yang dipahami oleh para sahabat itu ciri-cirinya kalau ada majelis ilmu yang memahami Quran dan hadis ya berdasarkan pemahaman salah Fuso oleh para sahabat tabiin itulah ya harus dicari ya demikian mudah-mudahan jelas jawabannya semua bermanfaat yang bertanya khususnya dan kita semuanya menyimak pada kesempatan pagi hari ini selanjutnya kami berikan kesempatan kembali masih di layanan Telepon 0218236543 halo halo atau Anda bisa mengirimkan melalui pesan singkat di 0819896543 untuk pertanyaan langsung halo ya silahkan halo halo Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh dengan bapak siapa di mana ini mohon maaf bapak silahkan pertanyaan disampaikan para Ustadz bagaimana ada ada anak kecil lewat di depan kita sholat baik Bapak Terima kasih atas pertanyaannya padahal memang kalau ada orang lewat depan kita harus kita cegah ya Yang bisa membatalkan salat ketika kita tidak pakai Sutra yaitu wanita kemudian keledai atau anjing hitam itu bisa membatalkan adapun yang lain harus di apa namanya ditahan ya kalau masih maksa boleh didorong tapi anak kecil namanya anak kecil gendong di atas nabi waktu beliau rukuk eh sujud sampai lama sujud dan juga tidak ada kemungkinan juga lewat depan nanti ya maka di sini yang kena hukum adalah pertama orang yang melewati para orang salat kedua orang yang sedang salat itu sendiri untuk mencegah tapi ini anak kecil ya tidaklah mempengaruhi kepada salat terhadap sah dan tidaknya salat atau tidak perlu pada orang tersebut karena yang harus dinilai adalah kalau orang dewasa di situ dan anak kecil juga tidak kena hukum belum ada hukum pada mereka Namun sebagai Thamrin pelajaran ya Seandainya kita tidak boleh Akhirnya sekarang anak-anak sudah tahu banyak tahu dengan disampaikan ilmu kalau ada orang salat dia berhenti mau lewat berhenti memang anak masih masih balita nggak paham karena sudah sekolah kelas 1 SD misalkan Berarti mau lari langsung berhenti mendadak langsung ngerem itu maksudnya Ya tapi misalkan dia kita tahu anak ini sudah tamyiz misalkan atau sudah balita di atas balita 5 tahun dia paham ya udah nggak papa kita kasih pelajaran ya sebagaimana anak kecil karena anak kecil nih masih duduk 3 tahun 2 tahun dipakaiin jilbab 4 tahun pakai jilbab sebagai pelajaran Thamrin kami ajak anak kecil kami puasa yaitu puasa muharram untuk apa pelajaran Thamrin ya demikian shalat padahal 7 tahun nah ini menunjukkan apa kalau anak kecil nggak ada nggak ada hukum bagi dia tapi sebagai pelajaran ya dicegah sebagai pelajar kalau melaksanakannya kecil jangan didorong kalau orang tua disuruh dorong tapi kadang juga orang nggak paham allahualam Selanjutnya kami berikan kesempatan terakhir untuk menghubungi kami via telepon di 0218236543 halo halo Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh [Musik] sudah silahkan Pak kita membaca shalawat itu aja yang kita tanyakan setelah adzan mendengarkan azan kita membaca shalawat kemudian doa gitu ya pak ya Baik terima kasih Pak atas pertanyaannya Apakah ada membaca sholawat ya setelah kita apa namanya mendengarkan adzan maka jawabannya Iya ada ya sebagaimana Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam beliau menyampaikan ya bahwa kita membaca shalawat kemudian membaca Allahumma yang diawali dengan membaca shalawat ya maka orang tersebut akan mendapatkan syafaatku pada hari kiamat ya jadi dimulai dengan Allahumma Sholli Ala Muhammad maka dia mendapatkan syafaat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sebagaimana dalam sebentar saya nyarikan hadis yang lengkap ya bahwa barangsiapa membaca shalawat kemudian setelah itu membacakan apa namanya Allahumma maka dia akan mendapatkan syafaat Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam memang di dalam beberapa riwayat Ya hanya disebutkan mengqalahin ayashma unida Allahumma robbah ya jadi orang yang mendengarkan adzan di Jawa lalu membaca Allah dan seterusnya maka dia mendapatkan syafaatku Nanti pada hari kiamat ya memang di dalam putaran yang lain memang disunnahkan untuk membaca shalawat ya kepada Nabi SAW ya barangkali sampai di sini semoga bermanfaat kurang lebihnya mohon maaf Syukron wajah ikhwan dan juga kepada Ikhwan studio dan juga kepada para jemaah yang mendengarkan Semoga Allah menjaga kita kurang lebihnya mohon maaf Subhanallah ilaha illa Anta Astaghfirullah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh meluangkan waktunya menyampaikan pembahasan yang bermanfaat di kesempatan pagi hari ini semoga Allah senantiasa menumpahkan kesehatan keberkahan rahmat dan Taufik untuk Ustadz keluarga dan tak lupa kami ucapkan terima kasih atas kebersamaan Antum semuanya khawatil Islam Semoga Allah memberikan kemudahan untuk kita bisa memahami pelajaran ini dan mengamalkannya kami yang bertugas mohon pamit undur diri kami akhiri Subhanallah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *