dan Radio Rodja Bandung menyebar cahaya Sunda Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillah washolatu wassalamu ala rasulillah Nabina Muhammad pagi hari ini kita akan ikuti bersama kembali kajian ilmiah dalam pembahasan Ada apa dengan remaja sebuah buku Parenting disampaikan oleh penyusunnya langsung pada kesempatan pagi ini yaitu Allah dan seperti biasa bagi anda sekalian setelah materi kita akan bersoal jawab bagi Anda yang ingin bertanya Anda bisa mengirimkan pertanyaannya melalui layanan pesan Whatsapp di nomor 081989 6543 baik kita akan simak bersama pembahasan mengenai perkembangan psikologi anak yang diambil dari buku Ada apa dengan remaja tersebut kepada Ustadz kami persilahkan Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Assalamualaikum para pemerhati Roja kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah Alhamdulillah segala puji hanyalah milik Allah RAB semesta alam Shalawat dan salam atas nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam keluarga beliau sahabat beliau dan umat beliau sampai hari kemudian para pemerhati raja kaum muslimin dan muslimat Semoga Allah merahmati kita semua pada kesempatan Pagi ini kita kembali melanjutkan pembahasan yang kita angkat dari buku Ada apa dengan remaja kita sampai pada poin pembahasan yaitu mengawal perkembangan psikologi anak-anak remaja ya manusia tentunya memiliki hati dan perasaan manusia mampu mengungkapkan perasaan tidak seperti halnya mungkin hewan saja bisa mengungkapkan perasaan apalagi manusia ya lebih sempurna daripada hewan dan tentunya anak-anak kita juga memiliki perasaan ya Nah ini yang dikenal dengan psikologi seorang insan ataupun anak manusia ada pada mereka emosi ya emosi begitu yang positif emosi positif yaitu rasa gembira perasaan gembira ataupun emosi negatif yaitu perasaan sedih perkembangan psikologi pada usia remaja ini diantaranya terlihat pada kemampuan mereka anak-anak remaja ini untuk mengungkapkan emosi positif dan emosi negatif ini yaitu perasaan gembira dan perasaan sedih dengan sangat jelas pada anak-anak yang tidak normal ini tidak terlihat Ya seperti anak-anak yang terkena autis ya ada yang nggak bisa mengungkapkan gembira dan sedih dan tidak bisa membedakan gembira dan sedih ini satu kekurangan ya ataupun kelainan maka kita harus melihat ya perkembangan anak-anak kita di dalam hal kemampuannya mengungkapkan perasaan ya emosi ya yang positif maupun yang negatif ya dan cenderung anak-anak remaja pada usia remaja seperti itu menyukai kebebasan dia ingin bebas karena dia merasa sudah besar dan merasa semakin sempurna ya kemudian muncul kepercayaan diri ya muncul kepercayaan diri seiring dengan kekuatan fisik yang meningkat kekuatan akal juga meningkat maka muncul kepercayaan diri ya di dalam menangani atau melakukan atau melaksanakan pekerjaan-pekerjaan atau sesuatu yaitu terlihat pada anak-anak remaja artinya dia berusaha untuk melakukan [Musik] aktivitas-aktivitasnya sendiri ya Nah karena dia sudah besar dia merasa sudah besar dan dewasa dan kadang-kadang nah ini kita katakan remaja ya ya masih labil dan masih mencari jati diri kata orang-orang suka kadang-kadang suka mengacuhkan nasihat kedua orang tuanya ya dia merasa sudah besar ya kadang-kadang muncul egoism ataupun rasa kepercayaan diri berlebih ya Nah ini Ini ada pada manusia biasa ya Nah apalagi pada usia-usia remaja ya maka kadang-kadang dia suka mengacuhkan ya perkataan orang lain ataupun dia merasa punya pendapat sendiri Itu kira-kira Ungkapan yang lebih tepat ya dia merasa punya pendapat sendiri pandangan sendiri ya karena tuntutan dari perkembangan akalnya Sebenarnya ya maka para orang tua nggak perlu terkejut gitu ya Artinya mereka sampai pada usia mau berargumentasi begitu ya lain halnya anak-anak ya mereka enggak kepikiran mungkin dalam benak mereka untuk Aduh argumentasi tapi anak remaja sudah mulai berani menyatakan pendapat dan beradu argumentasi para orang tua tidak perlu terkejut dan merasa ini satu sikap penentangan atau dan lain sebagainya ini adalah suatu yang wajar pada anak remaja Ya hanya saja kita yang harus mengerti ya Nah artinya ketika dia mengacuhkan kata-kata kita artinya Dia mungkin perlu ya perlu argumentasi yang lebih lebih detail lebih kuat lebih jelas sehingga bisa diterima oleh akalnya karena dia bukan anak-anak lagi yang diomongin kemudian terima gitu ya dia tidak hanya terima kata-kata kita tapi dia ingin terima dari kita argumentasi kita maka orang para orang tua ketika menghadapi anak-anak remaja mereka harus siap dengan argumentasi ya ada kata-kata yang mungkin paling tidak disukai oleh para remaja atau anak-anak remaja adalah pokoknya Pokoknya pokoknya gitu kadang-kadang sebagai orang tua tidak mampu berargumentasi kepada anak-anak remajanya ya Nah di sinilah ya para orang tua ya harus menyiapkan diri tentunya ya ya untuk bisa memberikan argumentasi dan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bahkan ya semenjak anak itu eee kanak-kanak ya menjelang remaja nabi juga selalu menyampaikan argumentasi ya Misalnya kepada Al Hasan bin Ali ketika melarang beliau makan kurma zakat nabi menjelaskan argumentasinya karena kita keluarga Muhammad tidak halal memakan harta zakat ya Nah ini ya satu contoh ya dari Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bahwa ketika menghadapi remaja kita nggak bisa dengan Saya ini orang tua Dia anak saya Dia anak saya orang tua dia harus ikut kata-kata saya terima kata-kata saya hingga kita apa namanya ya Ada terkesan memaksakan ya Nah kita perlu juga memberikan argumentasi kepadanya karena akalnya sudah semakin matang dia tidak bisa terima begitu saja kata-kata kita dan kadang-kadang itu kita anggap ya kita nilai sebagai suatu pengacuhan ataupun apa namanya penolakan sebenarnya tidak harus kita Artikan seperti itu ya sebagian remaja kita lihat tidak langsung menerima perkataan orang tuanya bukan berarti dia menolak Tapi dia butuh diyakinkan gitu ya dengan argumentasi dan alasan-alasan kita dalil-dalil kita nah ini sebagian orang tua malas atau mungkin nggak bisa ya menyampaikan argumentasi ya ataupun keterangan lah kita katakan Kenapa dia menghendaki anaknya berbuat ini atau memerintahkan itu dan lain sebagainya ya Nah ya kadang-kadang orang tua main pokoknya Pokoknya aja Pokoknya pokoknya ya ya kepada anak-anak mungkin bisa ya tapi kepada remaja Harusnya kita latih dia untuk bisa berpikir kritis ya Nah itu juga untuk mengasah pertumbuhan perkembangan akalnya ya wallahualam Bishawab sehingga dia tidak menjadi orang yang suka bertaklid begitu ya tapi lebih mengajari dia untuk apa segala sesuatunya harus ada Dalil dan keterangannya nah ini adalah suatu apa kita kemampuan berpikir yang harus dibangun ya harus dibangun nah ini yang terjadi pada remaja ya ini mengawal perkembangan psikologinya termasuk ya cara berpikirnya dia sudah mulai ya apa namanya kita katakan mulai mencari ke argumentasi yang kuat untuk dia terima dia tidak mudah menerima begitu saja ini yang nampak pada anak-anak remaja ya jadi para orang tua kadang-kadang ya tidak usah terkejut dan langsung menanggapi negatif anak saya ini suka menentang ya suka apa namanya mengacuhkan perkataan saya mungkin ya perkataan kita itu dalam pandangannya kurang berbau buat begitu ya boleh jadi apalagi zaman sekarang kadang-kadang kita lihat anak-anak remaja itu ya mampu berpikir kritis Ya karena memang akses ilmu pengetahuan hari ini kan luar biasa luas ya maka orang tua juga jangan ketinggalan zaman begitu ya Nah sehingga para remaja ini melihat wah kata-kata orang tua saya ini tidak bisa langsung diterima ya harus saya uji dulu katanya Nah demikian wallahualam jadi sebagai orang tua yang menghadapi anak-anak remaja mereka juga harus siap untuk meneladani ya perkembangan dari kemampuan berpikir mereka wallahualam lalu bertambah pula ekspresi emosi secara umum ya seperti pada saat marah cemas khawatir perasaan takut kecewa tidak suka dan lain sebagainya ya nah jadi ini kita lihat apa namanya Bagaimana perkembangan-perkembangan psikologi yang kita sebutkan tadi pada anak-anak yang tidak normal ini tidak terlihat ini ya datar marah cemas khawatir takut kecewa dan Suka tidak suka itu datar saja kita kadang-kadang tidak bisa apa ya mendeteksi ataupun mengetahui ini anak sedang khawatir sedang cemas sedang marah nah datar saja nah ini ada Mungkin ada satu kelainan pada perkembangan psikologinya pada psikologinya ya wallahualam Nah di sini Apa peran orang tua yang dibutuhkan pada saat dia menghadapi anak-anak remaja di usia-usia seperti ini hendaknya para orang tua memberikan keteladanan yang baik saat berinteraksi ya dengan anak-anak remaja untuk memberikan kesan yang baik dan suasana yang menyenangkan ya karena ekspresi itu juga belajar ya seorang itu mengungkapkan ekspresinya sedih gembira suka khawatir takut dan sebagainya juga dia perlu belajar dari orang tuanya ya Anda demikian misalnya ya sebagian anak yang kalau ekspresi ketakutan itu kadang-kadang berlebihan ya ya panik kan dan lain sebagainya ya Nah ini Tentunya para orang tua yang membimbing dan apa namanya memberikan contoh dan teladan ketika menghadapi suasana walaupun itu perasaan takut Bagaimana mengungkapkan rasa takut ya bagaimana ya ekspresi cemas kan begitu ya Nah demikian allahualam Nah di sini kita para orang tua perlu memberikan kesempatan kepada remaja kita untuk ya bercerita tentang dirinya dan juga perasaannya ya supaya ya namanya manusia punya rasa ya jadi punya perasaan dia punya hati Nah disuruh dia ungkapkan ya emosi misalnya atau khawatir atau apa yang ada di dalam dirinya apa dalam jiwanya begitu ya Nah dan jangan terlalu banyak merespon sisi negatif perilaku anak remaja hingga Sampai dia berani mengakuinya sendiri ya Ya begitulah ya kita katakan manusia ya ada sisi-sisi yang yang ditutupinya termasuk anak remaja menjelang dewasa dia mendapati sesuatu yang lain yang tidak ditemukannya pada masa kanak-kanak ya Sebentar lagi dia dewasa memasuki dunia dewasa dan begitu ya Nah ada hal-hal yang dulu boleh sekarang enggak boleh kan begitu ya karena dia bukan anak-anak lagi dan yang nggak boleh ini ya itu masa peralihan tadi ya karena dia merasa ya saya kanak-kanak ini masih boleh Padahal dia sudah remaja kan begitu ya Nah ini kadang-kadang ada hal-hal yang sisi negatif pada perilaku anak remaja ya Nah demikian ya jangan eh terlalu reaktif artinya berlebihan reaksi kita ya biarkan dia apa namanya kadang-kadang anak remaja itu mengakuinya sendiri kan begitu wallahualam kemudian Diamlah terlebih dulu sebelum berbicara dengan anak remaja Jangan memberi nasehat Di saat dia marah misalnya atau dalam kondisi emosi tinggi misalnya ya Nah ini nggak baik ya demikian bukan hanya kepada remaja Sebenarnya kepada manusia secara umum ya ya ketika orang itu sedang marah dan emosi ya atau perasaannya sedang kacau ya jangan kita sampaikan nasihat itu pada momen-momen seperti itu ya reaksinya nanti kita nggak siap ya kita tahu dia marah lalu kita nasehati lalu dia tolak lalu kita katakan bahwa kamu ini anak Begini dan begini menolak orang tua ini kan nggak bener caranya itu nggak bener ya Ya wajarlah setiap orang ketika dia marah ataupun lagi kondisi yang tidak stabil kita beri nasihat pasti dia tolak lah ya Jangankan dia kita juga sama mungkin ya dan posisinya kan tidak enak di sini dia selaku anak begitu ya kita tutup untuk menerima nasihat Kita Sementara dia kondisi tidak siap menerima nasihat ketika dia tidak menerimanya lalu kita hujani dia dengan vonis dengan tahkim penghukuman penghakiman kita hakimi dia sebagai anak yang ini itu keras kepala nggak mau mendengar nasihat orang tua dan lain sebagainya atau kita merasa kecewa gitu ya Nah ini yang ya sebenarnya ya momennya ya momentum yang tidak tepat ya Nah hingga akhirnya membuat kita kecewa sendiri Tapi kalau maunya tepat dia Mungkin dia mau mendengarkannya ya dan beri nasihat itu ya Apa nama kita katakan Ya tepat porsinya tidak berlebihan ya tidak berlebihan ya kalau perlu ya kata-kata itu tidak perlu panjang-panjang ya karena nasehat itu berat ada pada dasarnya itu berat nggak seperti ilmu kalau ilmu yang kita bisa sampaikan kepadanya panjang-panjang mungkin sampai berjilid-jilid itu ilmu tapi kalau nasihat tidak ya kalau nasehat itu tidak ya tidak perlu berpanjang-panjang memberikan nasehat ya Nah demikian tapi Pilihlah kata-kata yang tepat yang to the point yang bisa diterima bisa dipahami ya kata-kata yang melembutkan hati itu nasehat yaitu nasehat bukan merendahkan ataupun menghinakan ataupun menjatuhkan Nah itulah Nasehat ya nah jadi momentum yang perlu kita perhatikan di situ maka Jangan memberi nasihat Di saat dia marah atau dalam keadaan emosinya tinggi ya Nah demikian juga wallahualam kemudian latih dia untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan menampakkan hal-hal positif yang menyenangkan mereka sehingga semakin tumbuh kedewasaan dan rasa percaya dirinya yaitu membangun rasa percaya diri ya pada anak-anak remaja dengan memberikan tugas dan tanggung jawab ya dan menampakkan hal-hal positif yang menyenangkan mereka ya artinya kata-kata motivasi ya kita beri tugas lalu kita kasih motivasi tidak penilaian yang baik atas apa yang sudah dilakukannya karena ini latihan ya ya tugas yang kita berikan ini adalah bentuk latihan itu jangan mengharapkan hasil dari tugas yang kita berikan itu karena kita ini sedang melatihnya untuk bisa melakukan tugas dengan baik nah ini kadang-kadang orang tua dia ingin hasilnya lalu dia marah-marah kalau anak itu melakukan tugasnya tidak baik atau tidak seperti yang diharapkannya Sebenarnya dia memberikan tugas kepada anak itu konteksnya apa mengangkat anak itu sebagai pegawainya atau pembantunya yang melaksanakan tugas-tugas yang dia berikan seperti dia berikan tugas kepada pegawainya atau anak buahnya atau pembantunya atau kita berikan tugas kepada anak-anak itu dalam konteks latihan untuk melatihnya membiasakannya melakukan tugas dan memberikan koreksi ataupun kita katakan perbaikan ya pembenahan kalau ada di sana hal-hal yang tidak semestinya atau tidak benar kan begitu Jadi tidak perlu kita ketika dia melaksanakan tugas itu tidak seperti yang kita harapkan lalu kita marah-marah lalu kita memberikan penilaian negatif kepada dia kepada anak remaja itu namanya juga kita sedang melatihnya ya tujuannya adalah ketika dia memasuki dunia yang sesungguhnya dia sudah matang gitu ya Nah artinya tugas itu bukan kita yang berikan tapi orang lain ya dalam kehidupan nyata di rumah kita sebagai orang tua melatih mereka ya bukan mempekerjakan mereka nggak walaupun ya kita mendapatkan ya keuntungan ya benefit dari tugas-tugas yang kita berikan kepadanya misalnya dia bisa melakukannya dengan baik ya Jangan lupa berikan apresiasi ya kepada mereka jadi perlu untuk membangun kepercayaan diri pada anak remaja supaya bisa mereka itu melakukan tugas dengan sebaik-baiknya dan bisa melewati masalah-masalah mereka sendiri berikan kepercayaan diri kepada mereka misalnya mereka ada masalah kadang-kadang sebagian orang tua ya terlalu apa namanya ya kita katakan khawatir terhadap anaknya dan mungkin karena terlalu sayang juga hingga semua masalah anak dia yang handle dia yang menyelesaikan kadang-kadang ada masalah-masalah anak itu kita latih dia untuk bisa menyelesaikan masalahnya sendiri ya Nah demikian ya tentunya dengan terus mendampingi mereka juga ya supaya ya nanti ya di kehidupan nyata ketika dia sudah tidak ada di tidak di samping kita lagi ya artinya dia sudah keluar dari rumah mereka sudah siap untuk menghadapi ya apa namanya kehidupan di luar rumahnya wallahualam jadi perlu ya melatih mereka bisa melakukan tugas dan tanggung jawab Nah demikian kemudian bersabar yang menghadapi anak remaja apalagi mengawal perkembangan psikologinya yang masih naik turun ya masih labil dan sangat labil ya itulah apa namanya psikologi remaja ya itu masih labil maka di sini para orang tua perlu banyak bersabar dalam memahami perasaan mereka karena keadaan psikologinya itu berubah dengan cepat Ini masa transisi ya maka perlu bersabar menghadapi mereka dan usahakan anak remaja Kita itu tetap merasa aman dan tenang di samping kita Jangan beri peluang dan celah untuk menjauhi kita atau bahkan lari dari kita itu sangat berbahaya ya jadi perlu dirangkul ya perlu di beri rasa aman ketika dan tenang ya ketika dia berada di samping kita Nah itu artinya mengayominya dan ini perlu kesabaran Ya karena kalau tidak ya kita merasa Aduh capek kali saya apa namanya meladeni anak remaja saya ini lalu kita menjaga jarak dan cenderung saudara terserahlah Ya kamu maunya apa gitu ya lalu orang tua itu pun menjauh nah ini sangat berbahaya bagi para remaja ya kita sudah sampaikan sebelumnya Ketika anak itu masuk usia remaja kita bukan lagi teman mereka kita adalah orang tua mereka berbeda ketika kita ketika dia masih bocah karena karena ya kita bolehlah menjadi temannya karena dia perlu teman ya Nah ketika dia remaja ya dia perlu sosok orang tua ya teman-temannya mungkin sudah banyak di luar sana dan betul-betul teman ya karena anak remaja Membangun hubungan dengan orang dengan dunia luar atau dengan orang lain itu tidak seperti anak-anak berteman beda itu beda karena mereka ya dengan kedewasaan mereka sudah mengerti saya berteman dengan orang ini untuk apa ya apa kepentingannya beda dengan kanak-kanak Ya sekedar supaya ramai-rame saja itu kanak-kanak ya nggak demikian tapi anak remaja tidak jadi dia memang sudah pilih teman-temannya ya circle-nya pun juga sudah lebih khusus gitu ya Nah tidak lagi seperti bocah kecil gitu ya jadi sosok yang perlu yang yang dia perlukan saat itu adalah sosok orang tua ya yang perlu hadir ya Di dalam kehidupannya Nah itulah kita orang tuanya Nah demikian maka di sini perlu Sabarlah ya menghadapi anak-anak remaja itu diayomi betul Gitu ya jangan kasih saya kita sebutkan tadi Jangan kasih celah dan peluang ya alasan bagi dia untuk menjauh untuk apa namanya menghindar dari kita itu nampak anak-anak remaja yang sudah mulai menghindar dari orang tuanya kalau ada gelagat seperti itu awas hati-hati waspada kalau ada gelagat anak remaja kita sudah mulai menjauh ataupun ya dia mulai merasa tidak nyaman bersama kita Nah itu perlu diawasi itu orang tua dalam kondisi seperti ini harus waspada ingat remaja itu bisa berubah secara cepat Ya beda dengan bocah karena karena nggak beda ya maka dari itu jangan kasih peluang baginya untuk menjauh dari kita ya Nah demikian wallahualam dalam hal ini perlu Bersabar ya menghadapi remaja-remaja tersebut kemudian tunjukkanlah perasaan cinta dan mengungkapkannya dengan berbagai cara dan berlaku adil dalam memperlakukan anak-anak remaja ini bagi yang memiliki lebih dari satu anak remaja ya ya mereka juga sangat sensitif dengan ketidakadilan Bahkan mereka bisa langsung mengambil sikap gitu ya ketika mereka diperlakukan tidak adil beda dengan bocah Ya mungkin belum belum mengetahui ya Belum sadar dia diperlakukan tidak adil Mungkin dia tidak berontak itu bocah Walaupun ada pertanyaan dalam hatinya atau apa namanya ketidaksukaan tapi dia belum bisa bersikap frontal gitu ya beda dengan remaja dan dibagi para orang tua yang memiliki lebih dari satu anak remaja ini harus betul-betul menegakkan rasa keadilan di tengah-tengah anak-anak remaja itu karena mereka bisa apa namanya bisa bersikap frontal ketika mereka diperlakukan tidak adil dan ini sangat berbahaya ini menjadi peluang baginya untuk menjauh dari kita Berapa banyak kita lihat anak-anak remaja yang akhirnya menjauh menjauhi orang tuanya karena memang mereka diperlakukan tidak adil maka nabi mengatakan ini dilubaina auladikum berlaku Adilah kamu kepada anak-anak kamu terutama pagi terhadap para remaja ini ya wallahualam ya mereka bisa nekat Istilahnya ya mereka bisa frontal bisa sangat reaktif terhadap ketidakadilan yang mereka dapatkan maka kita berusaha untuk bersikap ataupun memperlakukan mereka dengan seadil-adilnya dengan menunjukkan keadilan itu nyata bukan suatu yang terpendam karena keadaan itu perlu ditunjukkan jangan dirahasiakan jangan Disembunyikan ya demikian wallahualam Supaya apa anak-anak yang kita beri rasa keadilan itu dapat merasakannya ya dapat merasakannya contohnya pemberian jangan sembunyi-sembunyi ya saya ini Adil juga saya berikan juga ini tapi sembunyi-sembunyi ya kemudian yang satu ya terang-terangan ya Nah demikian ya tentunya anak yang lain yang melihat ini nggak adil ini katanya saya diberi kakak saya atau adik saya yang sama-sama remaja nggak ya jangan-jangan nanti dia diberi saya enggak juga begitu ya itu pikiran remaja juga seperti itu gitu ya Enggak karena karena lagi gitu ya Nah juga tunjukkanlah perasaan cinta ya dan mengungkapkannya dengan berbagai macam cara yang bisa kita tunjukkan perasaan cinta itu ya Nah demikian wallahualam sehingga cinta itu enggak bisa ya kita katakan dalam hati ya dia pasti tahu saya Saya mencintainya enggak cinta itu perlu diungkapkan ya Oleh karena itu ya ya kita mencintai saudara kita ya tapi bagaimana bagaimana caranya nabi menganjurkan ketika kita menyukai atau mencintai saudara kita maka kita katakan kepadanya kita Kabarkan kepadanya ini uhibbuka fillah aku mencintaimu karena Allah kenapa ada hadis seperti itu karena cinta itu perlu diungkapkan sebagaimana keadilan itu perlu ditunjukkan jangan dirahasiakan mana bagaimana orang tahu gitu ya ya bagaimana orang tahu rasa cinta kita bagaimana orang tahu keadilan yang kita tegakkan kalau kita sembunyikan ada hal yang perlu disembunyikan misalnya keikhlasan ya nggak perlu dinampakkan ya apa namanya hal-hal yang kita katakan merupakan amal hati gitu ya amal hati ya kita sembunyikan kan begitu ya nggak perlu kita ada ya amal-amal yang nggak perlu kita nampakkan begitu ya tapi ada hal-hal yang nggak bisa kita sembunyikan harus kita ungkapkan seperti misalnya rasa cinta kita ungkapkan antara suami istri juga ya harus ada pengungkapan begitu jangan diam-diam saja dia mengerti ini saya ini cinta sama dia ini saya ya dia pasti mengerti ya Dari mana kita tahu dia mengerti jangan-jangan sebaliknya dia nggak ngerti ya dia justru masih apa namanya kita katakan Ya masih ragu masih ada keraguan ngasih Fulan ini benar enggak mencintai saya demikian pula kepada anak-anak remaja ini ya perlu diungkapkan rasa cinta kita kepada mereka gitu ya untuk menjalin kedekatan dan menciptakan bonding antara kita orang tua dengan anak remaja tersebut wallahualam jadi ini perlu ditunjukkan dan diungkapkan yaitu perasaan cinta dan perlakuan adil ya wallahualam Nah ini semua Tujuannya adalah untuk menjaga perkembangan psikologi mereka ya Nah demikian wallahualam itu semua disayang nampak rasa keadilan kan begitu ya Nah wallahualam pemberian Juga misalnya ungkapan cinta juga demikian dan seterusnya wallahualam Tayib Nah demikian ya paratiroja kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah Ya kita harus mengawal perkembangan psikologi anak-anak kita ya Dan psikologinya apa namanya perkembangan kejiwaan atau perkembangan psikologi anak ini kan sesuatu yang enggak bisa kita apa ya kita ketahui ya kecuali dengan waktu yang agak lama bersama dengannya begitu ya artinya nggak bisa sekali bertemu kita tahu bagaimana perkembangan psikologinya tidak jadi di sini yang sangat diperlukan adalah kebersamaannya waktu bersama mereka ya quality time bersama anak-anak remaja itu ya Misalnya bisa kita apa namanya kita ketahui itu kita dapatkan itu kita lakukan itu dengan membuka pembicaraan yang serius ya yang lebih menjurus misalnya demikian wallahualam diskusi juga ya Ini juga anak remaja itu biasanya suka diajak diskusi karena mereka merasa orang yang mengajak mereka diskusi itu adalah orang yang menghargai kedewasaan Mereka kadang-kadang banyak orang tua memperlakukan anak remaja ini seperti bocah ya ajak dia diskusi kadang-kadang perlu beradu argumentasi dengan cara yang positif ya ya kita dengar argumentasinya kita sampaikan argumentasi kita itu perlu memandang mereka sebagai manusia dewasa walaupun mereka belum murni dewasa ya wallahualam itu saja mungkin materi kita pada kesempatan pagi ini berikutnya nanti kita akan bicarakan mengawal perkembangan sosial anak anak remaja ya mengawal perkembangan sosial yaitu Maksudnya di sini adalah mengawali ketika dia membuka dan menjalin hubungan dengan dunia luar ya dengan orang lain dengan siapapun itu dia perlu dibimbing dia perlu dituntun untuk ya apa namanya mampu ya berinteraksi menjalin habluminannas ya kepada orang-orang di luar kita selain orang tuanya wallahualam demikian saja Subhanallah [Musik] mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua dan tentunya Allah mudahkan bagi kita sebagai orang tua untuk atau dalam mendidik anak-anak remaja kita baik untuk selanjutnya kita akan ajukan beberapa pertanyaan dan Alhamdulillah sudah cukup banyak pertanyaan yang masuk di kesempatan pagi hari ini kami yang pertama Ustadz ada pertanyaan 6 ada dua pertanyaan mungkin kami akan gabungkan karena Senada Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Bagaimana caranya agar anak mau meninggalkan kebiasaan mendengar musik dan juga kebiasaan merokok dan bagaimana pula cara menghadirkan kepercayaannya kembali akan kemampuannya dan Apakah ada dua khusus untuk anak-anak kita agar anak kita kembali kepada jalan yang lurus atau pada jalan yang benar Ustaz Iya ada pepatah yang mengatakan tidak ada asap kalau nggak ada api ya artinya ada sebab itu anak itu melakukan hal-hal yang disebutkan Tadi ia mendengarkan musik Merokok itu kan sesuatu yang nggak dilakukannya waktu bocah pasti ya Nah itu titik baliknya harus Orang tua harus tahu itu maka saya katakan sering kita sampaikan juga bahwa pendidikan itu riwayat ya kalau ada satu fase yang putus gitu ya Nah ini di sini kecolongannya biasanya di situ Itu ada satu fase usia di mana kita kecolongan begitu Artinya kita tidak mengawalnya di situ nah disitulah celah Sebenarnya ya Nah dan juga bisa ketika orang tua itu membuka jarak antara dia dan anak remajanya atau dengan anaknya sehingga itu tadi ada peluang celah bagi mereka untuk ya sedikit menjauh gitu ya Nah di situlah perlu ya kebersamaan waktu pendampingan ya ya sehingga kita tahu itu kalau kita terus mendampinginya kita tahu ini Ini masalahnya dari mana kan gitu ya bisa dari pergaulan atau dari pergaulan itu dari pergaulan yang mana kan begitu ya Apakah sekolah atau pergaulan di lingkungan tetangga atau bahkan lingkungan keluarga sendiri kan gitu ya Nah kalau dikawal dia akan tahu itu di titik mana itu Masalahnya kan gitu ya seperti sirkuit ya yang kita tahu itu ini ya ini komponen yang nggak nyala ini ya ya di sini nih jadi kita juga memperbaikinya itu tepat gitu artinya tidak apa ya kita kita katakan Ya tidak melebar ke sana kemari begitu ya sehingga kita kambing hitamkan yang bukan kambing hitam begitu ya Nah kita kambing hitamkan sekolah ya ternyata dia mendapatkan kebiasaan yang buruk ini bukan dari sekolah kan begitu ya mungkin dari lingkungan tetangga nah kadang-kadang orang tua bisanya kalap saja ketika menghadapi masalah-masalah seperti ini kan begitu ya dan nggak mampu untuk menyelesaikannya dengan baik begitu ya dan cenderung akhirnya terjadi konfrontasi antara anak dan orang tua begitu ya Nah demikian dia atau ya kita ada orang tua yang mungkin dengan pressure ya memaksa anak untuk ini itu tapi cuma sebentar kemudian ya enggak lama kemudian anak itu balik kembali gitu ya merokok lagi ya dengar musik lagi kan begitu ya Nah demikian jadi perlu ya kita katakan pendekatan secara emosi dulu dengan anak itu ya Dan Kita mengetahui dari riwayat pendidikan di mana kira-kira kecolongannya begitu ya sehingga kita bisa apa ya kita katakan memperbaiki titik yang rusak itu misalnya pergaulan ya pergaulannya kan banyak ya lingkungan pergaulannya banyak sebenarnya ada komunitas kumpul-kumpulnya dan itu remaja kadang-kadang sekarang ini banyak komunitasnya kan begitu ya Nah kita bicara remaja hari ini ya Oh ini komunitas yang ini yang apa namanya yang menjadi penyebab ini ya maka kita juga bisa menjauhkannya dari sebab atau sumber-sumber masalah ya padanya yang ada padanya wallahualam ya Nah demikian ya tentunya perlu waktu juga untuk menyelesaikan masalah-masalah seperti ini jangan kesusu Istilahnya ya perlu sabar juga ya Nah Hidayah bukan di tangan kita ya kadang-kadang kita bisa saja memaksa atau bertindak keras tapi kadang-kadang banyaknya itu cuma sementara kan gitu ya anak dikerasi diancam ya tapi dia melakukan itu bukan atas kesadaran ya maka dia tunggu momen aja begitu kita melemah dia balik lagi dan banyak terjadi seperti itu gitu ya bahkan kalau ketik ini yang parah ya yang ini yang sangat berbahaya sebenarnya ketika dia balik lagi ya di ketika melihat kelemahan dan kelengahan orang tua yang mulai strength ketika tahu anaknya merokok misalnya dia strength gitu ya bersikap keras ya maksa anak itu untuk berhenti tapi bukan atas kesadarannya nah ketika dia lihat kita mulai melemah Ya namanya juga kita nggak bisa ketat terus ya Nah ketika dia balik kembali itu biasanya lebih daripada yang awal ini kita khawatirkan maka menyelesaikan masalah anak itu ya kadang-kadang ya jangan terlalu reaktif dan frontal juga gitu ya karena kita ingin memperbaiki ya bukan ingin dia berhenti sejenak atau sesaat kemudian dia balik lagi gitu ya yang perlu kita maintenance hatinya gitu ya hatinya sehingga ya yang menggerakkannya untuk berubah itu hatinya begitu Bukan kata-kata Kita bukan kata-kata Sakti kita enggak gitu ya kadang-kadang orang tua kan maunya instan gitu ya instan anak saya harus hari ini berhenti merokok begitu padahal dia udah merokok udah lama gitu ya kan susah itu ya tahulah ya kita candu merokok aja berhenti bertahun-tahun kan gitu ya baru bisa berhenti Nah demikian itu kalau sudah dalam ya nomor contohnya Ini ya ya allahualam Kalau doanya mungkin kita selalu mendoakan lah ya itu enggak perlu enggak perlu dibicarakan lagi kalau doa ya itu sudah menjadi suatu keniscayaan sebenarnya doa itu apapun kondisi anak kita baik dia buruk kita ya tetap kita doakan kita apalagi kondisinya buruk kan begitu ya Nah ya terlalu lah kalau kita lupa mendoakannya dalam kondisi-kondisi seperti itu wallahualam bisa demikian tapi kalau misalkan ee sebabnya itu Kompleks tadi itu tentunya lebih lama lagi saja iya singkirkan itu lebih banyak lagi gitu ya Nah demikian atau masalah yang sudah akumulatif Gitu ya bertumpuk-tumpuk Gitu ya Ini juga perlu sabar atau menyelesaikannya ya enggak bisa diselesaikan dalam waktu semalam Nah kalau kita ke susu ujung-ujungnya kita marah-marah aja nah marah-marah ini bahaya ini banyak hal-hal kasus-kasus besar terjadi karena ya itu tadi ya baru-baru ini kejadian ya karena juga anak itu sering dimarahin gitu ya jadi pelampiasan kemarahan orang tuanya Nah akhirnya meledak juga begitu ya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan itu bisa saja terjadi ya Allahu a’lam maka mendidik ini adalah kita mengambil Hatinya nggak ada antara orang tua dan anak Terima kasih banyak yang mudah-mudahan jawaban yang bermanfaat ya untuk kita semua selanjutnya ini ada pertanyaan dari hamba Allah yang berada di Setiabudi Bandung Terkadang ketika ada cerita-cerita yang membuat saya beristighfar dan akhirnya saya menyampaikannya kepada anak dan jadilah menasehati dan si anak merasa ibunya tidak seasik teman-temannya Bagaimana caranya kita menyelami anak remaja agar mau banyak bercerita dan betah berlama-lama dengan ibunya dibandingkan dengan teman-temannya karena Terkadang ingin menasehati ini baik ini tidak baik tapi jadinya salah di mata anak Ustadz syuk Iya ini perlu apa ya kemampuan ya berkomunikasi orang tua juga harus belajar cara berkomunikasi yang baik kan gitu ya Nah momen juga tadi kita sudah Sebutkan momennya juga kan gitu jangan terburu-buru kan begitu ya sabar ya dan Lihat kondisi suasana dirinya juga kan begitu ya ada momen manusia itu bisa mendengar misalnya apa ya sedang kenyang aja makan gitu ya atau masakan masakan yang disukainya dan begitu ya ketika kondisi hati seorang itu senang dia lebih mudah untuk mendengar orang lapar kita ajak bicara nggak nyambung dan ujungnya adalah dia menanggapi semua perkataan kita negatif karena dia sedang lapar makan dulu orang ngantuk kita ajak ngomong nggak mudeng dia Walaupun dia mengantuk pernah bicara sama kalau kita pernah bicara sama orang ngantuk aja seperti itu momennya yang salah itu contoh gitu Ya kita harus lihat momen momen momen yang tepat untuk berkomunikasi cara berkomunikasi ekspresi juga menentukan gitu ya ada orang tua itu ya agak berlebihan gitu ya sehingga anak itu juga nangis dia perlu remaja itu perlu alasan yang logis Sebenarnya ya kadang-kadang Ibu mendahulukan perasaan gitu daripada logika dalam hal ini juga mungkin berbeda antara remaja putri dan remaja putri anak kita ini Mas remaja putra atau remaja putri yaitu juga berbeda dalam menanganinya ya Nah demikian wallahualam ya Nah demikian dan juga kadang-kadang kita juga harus menyelami dunia remaja hari ini begitu ya tahulah minimal kan begitu ya Nah supaya kita bisa mengerti masuknya dari mana gitu tadi kita sebutkan Jangan beri celah baginya untuk menjauh ya jangan dikasih celah diberi celah anak-anak remaja hari ini untuk menjauh dari orang tua ya berusaha agar dia mau terus mendekat begitu ya dan yang penting adalah ya untuk membuat anak merasa nyaman dan mau jujur sama orang tuanya adalah ya kita jangan tidak siap menerima kejujurannya ya jangan tidak siap ya harus siap menerima kejujurannya karena di sana ada orang tua yang tidak siap menerima kejujuran anak-anaknya dengan reaksi Respon yang berlebihan yang tidak diinginkan sendiri oleh si anak itu kalau dia jujur gitu ya ini kan jadi Boomerang gitu jadi dia jadi serba salah mau jujur salah nggak Jujur salah Demikian Ya siap menerima kejujuran anak ya artinya apa di sini ya kita tugas kita memperbaiki kalau dia jujur Alhamdulillah Itu poin ya jangan buat dia kedepannya nanti untuk memilih tidak jujur gitu ya atau menyembunyikan gitu dan yang penting lagi adalah Jangan membuat malu mereka Jangan membuat malu ya wallahualam mungkin itu saja ya pertemuan kita pada kesempatan siang ini atau pagi menjelang siang ini mudah-mudahan bermanfaat atas waktu yang telah diluangkan untuk kami semua yang mudah-mudahan Masya Allah bermanfaat apa yang telah disampaikan oleh Ustadz dan tentunya kita termotivasi untuk terus membenahi diri kita sebagai orang tua dan memperbaiki jika ada kesalahan jangan merasa gagal yang sering disampaikan oleh saya sebagai orang tua dalam pendidikan anak tapi harus merasa bersalah ya dalam mendidik karena sehingga kita bisa terus memperbaiki dan tentunya Allah berikan kemudahan untuk memberikan anak-anak kita anak-anak yang sholeh dan sholehah yang demikian kami undur diri mohon maaf apabila kesalahan wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ustadz Abu Ihsan Al Maidany, M.A. – Ada Apa dengan Remaja
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply