Ustadz Abu Yahya Badru Salam, Lc. – Tafsir Al Qur’an

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

para pemirsa dan pendengar rojadi manapun Anda berada beberapa saat lagi kami akan hadirkan ke ruang dengar anda dan keluarga anda kajian yang kami pancaluaskan dari Masjid Al Barkah Jalan Pahlawan Kampung Tengah Cileungsi atau Komplek Radio Rodja yang mudah-mudahan kita bisa mengambil faedahnya dan Kami mengucapkan selamat menyimak semoga bermanfaat Rodja TV Alquran dan kajian Islam warahmatullahi wabarakatuh [Musik] [Musik] [Musik] berfirman sesungguhnya orang-orang kafir tidak bermanfaat untuk mereka harta tidak pula anak-anak mereka dari azab Allah sedikitpun juga dan mereka itulah bahan bakarnya api neraka seperti halnya keadaan Firaun dan orang-orang sebelum mereka mereka mendustakan ayat-ayat kami maka Allah pun azab Allah berikan berikan kepada mereka adab disebabkan oleh dosa-dosa mereka dan Allah sangat keras siksanya ayat ini yang pertama adalah orang-orang kafir itu tidak bermanfaat sama sekali harta mereka anak-anak mereka sebanyak apapun itu tidak akan menolong mereka dari azab Allah sedikitpun juga maka dari itu akhi yang bisa menyelamatkan kita dari azab Allah hanya iman dan aman bukan dengan kekayaan bukan dengan kedudukan sama sekali tidak beda yang kedua sebaliknya orang-orang yang beriman mereka bisa mengambil manfaat dari harta dan anak-anak mereka karena orang kafir tidak bermanfaat harta dan anak-anak mereka makanya pemahaman kebalikannya apa orang yang beriman maka harta dan anak-anak mereka bermanfaat nanti di hari kiamat seorang mukmin ya dia bersedekah dengan hartanya maka ia bisa mengambil manfaat dari situ wayat ulama nya mendoakan orang tuanya itupun menjadi manfaat buat dia tapi ini hanya untuk orang yang beriman saja adapun orang kafir makanya Subhanallah betapa bahagianya orang-orang yang diberikan oleh Allah keimanan karena kita beriman kepada Allah semua yang kita infakkan jadi pahala selama ikhlas tapi orang kafir walaupun ikhlas ya tetap tidak diberikan pahala karena kekafiran mereka walaupun Allah Maha Adil ya orang kafir yang berbuat baik Allah berikan balasan di dunia saja kata Rasulullah di akhirat tak dikasih balasan apapun juga yang ada adalah api neraka naudzubillah faedah selanjutnya akhlak Islam Bayan penjelasan akan kekuasaan Allah yang sangat sempurna dimana harta anak-anak sama sekali tidak bisa menyelamatkan dari azab Allah sedikitpun juga dengan selain Allah selain Allah bisa bermanfaat untuk harta dengan kita berikan misalnya ya sedikit harta supaya kita bisa selamat dari kejahatannya tapi kalau Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak bisa Iya hanya keimanan yang bermanfaat nanti di hari kiamat faedah selanjutnya terhadap hati-hati orang-orang yang beriman atas orang-orang kafirin bahwa Sisinya apa kata beliau harta dan anak-anak mereka tidak bermanfaat untuk orang-orang kafir sedikitpun juga nanti di hari kiamat Billah kalau Allah menolong kita Allah membela kita pak sehebat apapun senjata orang kafir nggak ada manfaatnya sehebat apapun makarnya orang kafir nggak ada manfaatnya Iya tidak akan mampu melawan kehendak Allah Subhanahu Wa Ta’ala maka dari itulah seorang mukmin ya selalu tawakal kepada Allah dia yakin bahwa Pertolongan Allah itu dia yang paling kuat itu yang paling terbesar pada yang keenam ada yang kelima penetapan akan adanya api neraka bahwa neraka itu hak benar adanya karena Allah mengatakan di situ ya bahan bakar api neraka beda selanjutnya orang-orang yang mati di atas kekafiran pasti masuk neraka karena itu tempat mereka walau Adapun orang kafir yang masih hidup kita tidak bisa memastikan bahwa dia pasti masuk neraka Kenapa demikian karena kita tidak tahu ia matinya di atas apa beda dengan orang yang kita Yakin tahu bener dia mati di atas kekafiran dia masuk neraka tapi kalau orang kafir yang masih hidup kita tidak bisa memastikan Oh kamu pasti masuk neraka wallahualam orang-orang kafir itu Pak diberikan rezeki juga di dunia ini diberikan harta anak-anak tapi harta dan anak-anak itu pertama tidak memberikan faedah yang kedua kelak hartanya itu hanya akan menambah dosa buat dia semakin banyak harta mereka semakin berat dosanya di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala Ta’ala Allah kalau memberikan nikmat ya kepada seorang hamba sementara si hamba ini terus-menerus berbuat maksiat maka itu hakikatnya apa istidraj supaya tambah kesesatannya dan tambah keras sisanya makanya akhlak Islam Subhanallah ya harta yang kita raih harta yang Allah berikan kepada kita akibat maksiat maksiat kita itu yang musibah pada untuk hidup kita kalau kita dikasih sama Allah nikmat Coba kita langsung intropeksi saya dikasih nikmat ini karena apa karena maksiat atau karena apa taat ini Oh ternyata karena ketaatan Alhamdulillah tapi kalau kau ternyata karena kemaksiatan innalillah wa inna ilaihi rojiun bahwa orang-orang kafir di zaman sekarang itu nggak ada bedanya dengan orang kafir zaman dulu Pak makanya Allah mengatakan dalam ayat tadi apa kadang seperti halnya keadaan orang keadaan Firaun dan orang-orang sebelum mereka setelah Allah menyebutkan Sesungguhnya orang kafir itu tidak akan bermanfaat harta dan anak-anak mereka dan mereka itu menjadi bahan bakar api neraka Lalu Allah mengatakan sama dengan keadaan kadak di alifiraun seperti keadaan Firaun dan orang-orang sebelum mereka orang kafir dari dulu sampai sekarang sama aja mereka tidak beriman kepada Allah mereka benci kepada Hidayah kepada keimanan kepada Allah Azza wa Jalla beda selanjutnya Ana Firaun itu bahwasanya Firaun dan pengikut-pengikutnya apa itu maka pengikut Firaun demikian Pulau Firaun diazab di dunia sebagaimana Mereka pun akan dianggap nanti di akhirat saudara di dunia diazab di akhirat pun Dianggap beda yang selanjutnya lihat ini membantah pendapat yang mengatakan bahwa Firaun masuk Islam buktinya Allah mengatakan bahwa Firaun sama dengan orang-orang sakafir sebelum mereka Maka ini bantahan terhadap mereka yang mengatakan bahwa Firaun katanya sudah masuk Islam dimana ia menunjukkan kepada Allah dan Bahwasanya Allah itu benar-benar ada karena Allah mengatakan di ayat itu apa mereka mendustakan ayat-ayat Allah baik ayat-ayat yang sifatnya kauniyah maupun ayat-ayat yang sifatnya apa syar’i ya orang-orang kafir ketika melihat pemandangan yang indah itu tidak tidak menjadikan mereka beriman orang kafir ketika mereka membuat sebuah penelitian misalnya penelitian tentang angkasa anehnya mereka tidak membuat mereka beriman Kenapa karena itu Hatinya sudah tertutup artinya sudah apa tertutup atau sudah jelas ya pada mereka ayat-ayat Allah tanda-tanda kebesaran Allah kepada mereka tapi karena Hatinya sudah tertutup dari keimanan akhirnya mereka tetap tidak mau beriman makanya Percuma ya kita tadabur alam tapi ternyata tadabur alam tidak membuat kita semakin dekat kepada Allah percuma tidak ada manfaatnya tadabur alam seperti itu beda selanjutnya puasanya Allah tidak mungkin menzalimi manusia sedikitpun akan tetapi Allah menyiksa mereka disebabkan oleh dosa-dosa mereka Allah berfirman maka Allah pun siksa mereka disebabkan oleh dosa-dosa mereka tidak mungkin ya Allah tiba-tiba mengazab tanpa ada sebab nggak mungkin Allah menyiksa Allah mengazab semua pasti ada sebabnya sebabnya apa dosa maka ini menunjukkan betapa dosa itu ya akhlak Islam menimbulkan kesialan dalam hidup kita azab Allah di dunia macam-macam azab itu bukan sebatas apa namanya dikasih gempa ya tsunami atau gunung meletus azab Allah yang paling berat itu Pak adalah azab yang tak terlihat Apa itu adab yang tak terlihat Mas dijadikan hatinya itu berpaling dari Hidayah yang tak terlihat kalau kita kan terkadang hanya sebatas melihat azab Allah di dunia itu dalam Sesuatu yang tampak terlihat seperti gempa tsunami dan yang lainnya kalau itu kecil pak ada yang lebih berat yaitu tadi sudah kita sebutkan tak terlihat dia dan pelakunya tidak merasakan Apa itu gelapnya hati dia tidak mau dia dapat Hidayah nggak mau dia menerima hati Hidayah hatinya tidak lagi bisa membedakan mana yang Ma’ruf mana yang mungkar artinya sudah tidak mengingkari kemungkaran ya ini ini akan mengakibatkan adab yang keras nanti dalam api neraka selanjutnya arrodual Jabariyah aladzina bantahan terhadap kaum Jabariyah di mana mereka tidak menisbatkan perbuatan hamba kepada ya kepadanya karena orang Jabariyah menganggap apa perbuatan manusia itu semuanya sudah takdir Allah jadi manusia tidak boleh disalahkan katanya manusia berbuat maksiat kan sudah takdir Allah jadi jangan disalahin dong yang salah siapa yang salahnya mentakdirkan ini Subhanallah hakikatnya mereka itu orang-orang yang menghina Allah Subhanahu Wa Ta’ala seakan-akan Allah berbuat zalim kepada manusia dengan mentakdirkan manusia berbuat maksiat padahal allah subhanahu wa ta’ala memberikan kepada manusia apa Pak kemampuan dan itu semua kita rasakan Pak semua kita merasakan kemampuan untuk kekuatan untuk meninggalkan maksiat coba Antum tanya mampu nggak kita untuk meninggalkan maksiat meninggalkan minum arak mampu nggak meninggalkan zina mampu tidak mampu kemudian orang yang minum arak Padahal dia mampu dia marah lakukan dengan kehendak siapa kehendak dia dia udah tahu dan dia mampu meninggalkannya tapi dia malah minum Maka kalau Allah tidak Allah tidak zalim Karena manusia pun sudah diberikan oleh Allah apa ya kehendak dan kemampuan ini yang ditolak ditolak oleh kaum Jabariyah orang-orang Jabariyah mengatakan manusia itu tidak punya kehendak manusia tidak punya kemampuan dan ini tidak sesuai dengan kenyataan kita maka Allah Subhanahu Wa Ta’ala membantah kaum Jabariyah dengan firmannya maka Allah pun siksa mereka disebabkan oleh dosa-dosa mereka kata-kata dosa di sini dinisbatkan kepada siapa kepada mereka Artinya mereka yang berbuat dosa selanjutnya Allah keras sisanya ya keras siksanya sangat-sangat menyakitkan Kita takut kepada Allah orang yang menganggap remeh siksa Allah itu akibat daripada hatinya hitam dengan dosa biasanya makanya orang yang banyak dosa Pak dianggap siksa Allah itu kecil makanya dia tidak takut Kenapa karena tidak ada pengagungan lagi di hatinya kepada Allah beda dengan orang yang mengagungkan Allah yang takut kepada Allah Yang yakin bahwa siksa Allah sangat keras maka pada waktu itu dia takut untuk berbuat maksiat kepada Allah kemudian kita masuk ke ayat berikutnya Allah ta’ala berfirman Katakan Hai Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam kepada orang-orang kafir itu satu kebun Kalian pasti akan dikalahkan sehebat apapun kalian Sekuat apapun kalian kalian pasti akan dikalahkan Siapa yang mengalahkannya Pak Allah yang tak mungkin bisa dikalahkan Iya Allah akan membela kaum mukminin pasti walaupun terkadang di awal-awal kaum muslimin kalah dulu bisa jadi makanya kan Peperangan antara Rasulullah dengan orang kafir itu sudah berganti makanya ketika bertanya kepada bu Sufyan Bagaimana Peperangan antara kalian dengan orang itu itu Rasulullah SAW apa kata Abu Sufyan Al harbu bainana peperangan diantara kami silih berganti terkadang kami yang menang dan terkadang kami yang kalah Kenapa Rasulullah SAW tidak dijadikan perangnya itu menang terus kalau menang terus tertipu namun terkadang kaum mukminin jadikan oleh Allah kalah Supaya apa supaya mengambil pelajaran makanya sifat manusia itu pak ya kalau terus-menerus dikasih kemenangan terus menerus dikasih kesenangan itu biasanya tertipu maka hikmah Allah menjadikan kaum muslimin itu terkadang kalah terkadang ditindas ya dikuasai oleh orang-orang zalim Kenapa Allah lakukan itu padahal allah berjanji untuk menolong mereka dan janji Allah tidak mungkin tidak ditepati pasti Allah tepati Supaya apa untuk kebaikan kaum mukminin demikian pula sebagai apa Pak ujian kalau ingin melihat Siapa yang benar-benar beriman dan siapa yang imannya itu ya di tepi jurang maka orang yang imannya jujur ya sabar menghadapi ujian-ujian tersebut itulah hakikat Pertolongan Allah kepada dia Iya ketika kita dikasih oleh Allah kesabaran istikamah menghadapi berbagai macam kesulitan kesusahan itu hakikat daripada Pertolongan Allah kepada kita yang sangat besar karena kan kita ini selama ini memandang Pertolongan Allah itu hanya berupa kenikmatan saja kemenangan saja Pak itu salah besar Pertolongan Allah yang Hakiki yang paling besar itu justru apa dijadikan kita Istiqomah ketika kita apa namanya dikuasai oleh orang-orang zalim misalnya kita tetap sabar di atas sunnah itulah hakikat Pertolongan Allah kepada kita katakan kepada orang-orang kafir itu Kalian pasti dikalahkan dan kalian pasti akan dikumpulkan ke dalam neraka jahanam Tidak mungkin orang kafir itu diberikan oleh Allah kemenangan di dunia secara mutlak nggak mungkin karena kemuliaan itu hanya milik Allah berfirman kemuliaan demikian pula untuk rasulnya dan untuk kaum Mukminin kalau juga berfirman Allah telah menuliskan bahwa pasti aku menang demikian pula para rasul orang kafir itu pasti kalah walaupun di awal mereka menang dulu pasti di akhirnya kalah dan di hari akhirat lebih mengerikan lagi mereka akan dikumpulkan ke dalam neraka jahanam di hari kiamat Pak mereka sudah tak punya kemampuan apa-apa lagi kalau sekarang di dunia orang kafir Walah ya punya duit punya persenjataan mereka bisa melakukan apa saja sebagaimana kita lihat di zaman sekarang mereka punya persenjataan yang sangat canggih dan mereka terus berusaha untuk menyudutkan kaum muslimin dan mematikan Islam tapi Subhanallah Sampai detik ini nggak pernah berhasil Mereka ingin untuk memadamkan cahaya Allah dengan mulut-mulut mereka itu tapi Allah enggan kecuali untuk menyempurnakan cahayanya walaupun orang kafir itu tidak suka kata lihat Pak di zaman sekarang kenyataan Bagaimana Barat itu mereka sangat benci kepada Islam Amerika sangat benci kepada Islam Subhanallah Justru malah perkembangan Islam sangat pesat di sana di tempat mereka sendiri di Amerika di Eropa orang berbondong-bondong masuk Islam dan tidak bisa terbendung Padahal mereka sudah berupa berupa yang dulu 11 Desember yang menara kembar dihancurkan tuh Pak ya pakai pesawat itu Pak yang hakikatnya itu makar mereka ketika menara kembar Tuhan cur di awal-awal memang orang-orang kafir benci marah kepada orang Islam karena diisukan buat orang Islam yang melakukannya tapi Subhanallah Pak ternyata tidak sesuai dengan yang mereka inginkan justru semakin banyak orang jadi penasaran Pengen kenal Islam Apa itu Islam akhirnya mereka malah menemukan kebenaran pada Islam wajib sehebat apapun makarnya mereka mudah bagi Allah kecil bagi Allah Subhanahu Wa Ta’ala Firaun berusaha Gimana caranya memadamkan ya kebenaran Firaun ketakutan akan munculnya Nabi di kalangan Bani Israil maka dibunuh anak-anak lakinya laki-laki penuh Israel Supaya apa karena ketakutan itu tapi ternyata bagi Allah mudah Ya Allah suruh ibundanya Nabi Musa untuk menghitung di sungai ya lewatlah kau ke Istana Firaun diambil sama istrinya Firaun kalau Allah berkehendak untuk tetap ya memenangkan agamanya mudah bagi Allah subhanahu wa ta’ala dengan cara yang mereka tidak merasakan Allahu ala kulli syaiin Qodir banyak kewajiban kita pak adalah tetap istiqomah aja udah yakin Allah pasti akan apa menolong sehebat apapun makar mereka ingat bahwa sebaik-baik pemberi apa Apakah menghadapi makar orang kafir caranya bagaimana Pak dua terus bersabar dan terus bertakwa kalau berfirman wa intos biru jika kalian terus sabar dan terus bertakwa menjalankan perintah Allah menjauhi larangannya maka tidak akan membahayakan kalian ya tipu daya mereka sedikitpun juga nggak bakalan cuma ketika kita nggak sabar dan ketika kitanya nggak bertakwa di situlah makar orang kafir berhasil kemudian dan itu seburuk-buruknya tempat Apa itu itu api neraka baik kita ambil faedah dari ayat ini bahwasanya Rasulullah SAW itu hamba sahaya hambanya Allah pak di mana beliau pun mendapat perintah dari Allah makanya Allah berfirman apa yang disuruh mengatakan Rasulullah SAW banyak dalam Alquran ayat-ayat yang Allah mengatakan betul dan banyak lagi siapa yang disuruh mengatakan itu Rasulullah SAW diperintah oleh Allah yang menunggu perintah dari Allah dan rasul nggak berani melakukan kalau belum ada perintah dari Allah sebagai pernah saya jelaskan di sini baik kita adzan ikutan Islam untuk selanjutnya kita simak dikumandangkannya adzan untuk salat Isya bagi daerah Jakarta dan sekitarnya Allahu Akbar Allahu Akbar [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] ada pertanyaan mana yang lebih utama ketika ada kajian berlangsung di suatu masjid untuk menyimak dan mendengarkan [Musik] atau menyimak murojaah hafalan anak di bagian belakang masjid pertama tentunya ilmu itu tidak mungkin bisa dibandingkan dengan apapun juga Imam Ahmad berkata Al Ilmu itu tidak bisa dibandingkan dengan apapun juga kalau Niatnya apa lurus ya membantu hafalan anak bagus cuma hanya sekali kalau misalnya di masjid itu ada kajian yang bermanfaat dan di situ kita bisa mendapatkan ilmu padahal misalnya masih ada waktu lain untuk menyimak muroja hafalan anak banyak diantara kita menganggap bahwa hafalan lebih penting daripada menyimak kajian padahal sebetulnya menyimak kajian itu jauh lebih bermanfaat Kenapa karena kajian yang sifatnya ilmiah itu adalah ilmu yang kita butuhkan kebutuhan kita kepada ilmu melebihi kebutuhan kita kepada makanan dan minuman berapa Sudah berapa banyak sih ilmu kita selama ini ya maka sungguh kalau kita sudah merasa cukup dengan ilmu adalah ilmu saya udah banyak dia hakikatnya apa belum paham tentang betapa dalamnya lautan ilmu itu makanya kata para ulama semakin dalam ilmu seseorang semakin merasa dirinya tidak punya apa-apa dan semakin dangkal ilmu seseorang semakin merasa dirinya apa sudah dalam ilmunya pada hakekatnya cetek nah ini maka dari itulah kewajiban kita kita harus berusaha menganggap bahwa ilmu itu kebutuhan sama seperti Antum butuh kepada makan dan minum makan dan minum untuk kehidupan apa badan Sedangkan ilmu untuk kebutuhan apa kehidupan hati tidak mungkin hati bisa hidup tanpa tidak mungkin kita bisa paham tentang Allah mengenal Allah syariatnya kalau bukan dengan ilmu bagaimana kita akan bisa mencintai Allah takut kepada Allah sementara kita tidak punya ilmu tentang itu sementara kan masuk surga saja harus dengan amal dan amal tanpa ilmu Bagaimana akan lurus kita bersemangatlah untuk yang menuntut ilmu Allah demikianlah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh para pemirsa dan pendengar Rodja dimanapun anda berada kajian ilmiah yang telah kami hadirkan dan kami telah pancaluaskan dari Masjid Al Barkah

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *