Radio Rodja Bandung 104 poin 3 MM radio Raja Bogor dan Radio Rodja Bandung menebar cahaya Sunda Para pendengar dan pemirsa Rodja TV dimanapun anda berada di program saya akan jazakumullah [Musik] secara langsung saluran dan kajian Islam Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillahirobbilalamin Hamdan katsiron thayyiban mubarokal mursalin Alhamdulillah kita bisa bertemu kembali dalam satu kajian ilmiah yang membahas kitab yang berjudul Islam Abu Abdillah Muhammad bin Abi Bakri Ibnu qayyim al-jauziyah dan sebagaimana biasanya kota Islam dalam bersama guru kita Al Ustadz Al Fadhil Abdul Taslim maha dan sebelum kita simak kajian ini kami informasikan kepada Anda semuanya yang bertanya setelah pantai sampaikan oleh beliau kami buka sesi interaktif bagian secara langsung bisa menghubungi kami di 0218236543 ataupun Anda dapat bertanya di 0819896543 [Musik] Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Shallallahu Alaihi Wasallam projectv dan radio Rojak dimanapun Antum berada Barakallah fiikum Alhamdulillah kita bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas semua limpahan nikmat dan karunianya sehingga di pagi hari ini dari pertemukan kembali dalam majelis ilmu yang mulia meskipun secara tidak langsung di kajian membahas kitab yang sangat bermanfaat membahas lanjutan kajian kita membahas kitab yang sangat bermanfaat kitab al-fawaid buah karya dari Al Imam Abu Abdillah ya kita masih melanjutkan pembahasan tentang mengenal Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang ini merupakan inti dari semua permasalahan keimanan dan tauhid kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala ya mengenal Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar kita mengetahui kemahandaan nama-namanya kemahaindahan sifat-sifatnya kemahaindahan kemaha tinggian perbuatan-perbuatannya akan menjadikan kita semakin mencintai Allah Subhanahu Wa Ta’ala semakin tunduk semakin takut dan Semakin berharap kepadaNya yang tentu ini merupakan inti dari hakikat keimanan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang dengan sebab ini akan semakin menyempurnakan ibadah ketundukan dan penghambaan diri kita kepadanya sebagaimana firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala sesungguhnya yang takut kepada Allah dengan sebenarnya diantara hamba-hambanya hanyalah orang-orang yang berilmu orang-orang yang mengenal orang-orang yang berilmu orang-orang yang mengenal mengetahui tentang keagungan nama-nama dan sifat-sifat Allah Subhanahu Wa Ta’ala di dalam pembahasan ini oleh Syekh Ali Hasan Al hal yang menyunting kitab ini memberikan judul makrifatullah Baina imanimu Wahyu mengenal Allah antara iman orang-orang yang bertauhid dan orang-orang yang berbuat syirik tentu saja secara asal setiap manusia fitrahnya ketika lahir di dunia pasti dia mengenal Allah dia mengenal Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam artian dia mengetahui Allah adalah penciptanya ini Fitrah setiap manusia yang tidak ada perubahan pada Fitrah yang Allah jadikan pada setiap makhluk ciptaanNya ini ya Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Alquran berfirman maka hadapkanlah wajahmu hadapkanlah dirimu untuk agama Allah subhanahu wa ta’ala yang lurus ini itu merupakan fitrah Allah yang Allah ciptakan makhluk di atasnya yang Allah ciptakan manusia di atas Fitrah tersebut tidak ada perubahan pada fitrah Allah tadi tentu saja roh ini menjadikan setiap makhluk yang lahir mengakui penciptaan Allah Subhanahu Wa Ta’ala seandainya manusia dibiarkan setelah lahir tidak ada yang mempengaruhi kebaikan atau keburukan dia akan pasti cenderung mengikuti fitrahnya Fitrah tersebut iblis Laknatullah Ali akan merusak dan berusaha memalingkan manusia dari Fitrah itu makanya Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengutus para nabi dan para rasul menurunkan kitab-kitab yang membawa petunjuk yang sempurna untuk mengembalikan manusia kepada Fitrah ini dan menyempurnakan Fitrah kebaikan yang sudah ada pada diri mereka ya Oleh karena itu di dalam sebuah hadits kursi riwayat Imam muslim Allah subhanahu wa ta’ala berfirman Sesungguhnya aku menceritakan hamba-hambaku dalam keadaan Hanif lurus cenderung kepada tauhid kemudian mendatangi mereka dan memalingkan mereka dari bernama Fitroh tersebut baik Oleh karena itu diterangkan di sini oleh Imam Ibnu qayyim rahimahullah ta’ala itu ada dua macamnya yang pertama makrifat mengenal yang bersifat sekedar menetapkan Allah adalah pencipta sekedar mengakui rububiyah Allah Subhanahu Wa Ta’ala ini adalah pengenalan terhadap Allah yang semua manusia mengakuinya baik yang taat maupun durhaka baik yang sholeh maupun tidak sholeh Mukmin maupun kafir orang yang beriman maupun orang kafir ini yang disebutkan di dalam ayat-ayat Alquran orang-orang musyrik kalau kita tanya siapa yang menciptakan mereka menciptakan langit dan bumi memberikan rezeki mereka menjawab Allah wala Insyaallah kalau kamu tanyakan kepada mereka Siapa yang menciptakan diri-diri mereka mereka akan mengatakan Allah wala Insyaallah kalau kamu tanyakan kepada mereka Siapa yang menciptakan langit dan bumi mereka akan mengatakan Allah ya sampai para ulama menjelaskan sewaktu Firaun dan bala tentaranya Firaun lakna mengaku sebagai Tuhan pada pengakuan ini bukan bersumber dari hatinya dalam hatinya dia mengakui tentang penciptaan alam semesta ini hanya satu-satunya milik Allah Subhanahu Wa Ta’ala pengaturan alam semesta rapi yang paling tinggi itu yang Allah sebut kan dalam Alquran wajah ya tentang kewajiban beribadah kepada Allah semata-mata Mereka menolak tentang penciptaan alam semesta yang hanya Allah subhanahu wa ta’ala yang maha kuasa melakukannya pengaturan alam semesta Mereka menolak ini Padahal jiwa-jiwa mereka meyakininya kenapa karena kezaliman dan kesombongan karena kezaliman dan kesombongan makanya pengetahuan yang ini belum cukup karena ini adalah Fitrah dalam hati manusia dari sinilah ketika menjelaskan sewaktu kita menafsirkan kalimat Lailahaillallah yang benar maknanya adalah tidak ada sesembahan yang benar selain Allah atau lama tidak ada sembahan yang benar selain Allah tidak ada yang disembah dengan benar selain Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena inilah itu artinya tidak ada Tuhan selain Allah yang kalau kita Artikan Tuhan tidak ada pencipta selain Allah tidak ada pengatur alam selain Allah tidak ada yang mematikan selain Allah tidak ada yang menghidupkan selain Allah tidak ada pemberi rezeki selain Allah ini meskipun benar secara asal maknanya tetapi ini bukanlah makna Lailahaillallah Karena setelah kita menetapkan tidak ada pencipta selain Allah tidak ada pelindung tidak ada pengatur pemberi rezeki yang menghidupkan semua rububiyah tidak ada yang punya selain Allah harusnya mengandung konsekuensi Setelah itu kita beribadah kepada Allah semata-mata tidak menyembah kecuali hanya kepada Allah tidak mau menggantungkan diri kecuali hanya kepada Allah tidak bersandar kecuali hanya kepada Allah tidak meminta kecuali hanya kepada Allah tidak berdoa kecuali hanya kepada Allah dan semua ibadah lahir dan batin makanya tidak cukup bukan berarti disalahkan dari segi maknanya tapi tidak cukup hanya mengakui rububiyah Allah karena ini diakui oleh orang-orang musyrik ternyata tidak memasukkan mereka ke dalam Islam jadi yang mereka ingkari adalah ibadah menetapkan ibadah hanya untuk Allah subhanahu wa ta’ala semata-mata ingat ketika Allah subhanahu wa ta’ala berfirman dalam Alquran menyebutkan tentang orang-orang musyrik yang menolak dakwah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mereka adalah orang-orang dikatakan kepada mereka ucapkan Lailahaillallah mereka menyombongkan diri dan mereka mengatakan Apakah kita harus meninggalkan sembahan kita karena penyair Yang gila itu ya tentu Mereka menuduh dusta kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam jadi yang mereka ingkari adalah mereka tolak adalah menjadikan sembahan itu hanya satu menjadikan kita menyerahkan tempat kita menyerahkan ibadah lahir dan batin hanya satu yaitu Allah subhanahu wa ta’ala semata-mata yang harusnya ini adalah konsekuensi dari tauhid rububiyah inilah yang mereka ingkari jadi ini jenis makrifat yang pertama mengenal yang pertama dan ini belum mencukupi seorang untuk masuk Islam karena ini pengenalan terhadap Allah jenis ini diakui oleh orang yang sholeh maupun yang durhaka yang beriman maupun yang kafir yang kedua mengenal Allah yang mewariskan yang melahirkan rasa malu kepadanya Mencintainya keterikatan hati dengannya Selalu Rindu untuk berjumpa dengannya selalu takut selalu kembali merasakan tenang ketika dekat dengannya dan selalu berpaling dari makhluk untuk mendekatkan diri kepadanya ya ini mengenal Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang dituntut dalam Islam dan inilah yang mayoritas kandungan dan isi alquran berisi ajakan kepadanya yang menjadikan orang yang semakin mendalaminya semakin sempurna tauhidnya semakin sempurna imannya dan semakin sempurna penghambaan dirinya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala ya inilah pengetahuan atau pengenalan Allah yang khusus yang aljari atau yang inilah yang dimaksud ketika ada pernyataan atau ucapan dari para ulama Salaf orang-orang yang soleh sebelum kita ketika menyebutkan mengenal Allah ketika membahas tentang makrifatullah Jadi maksudnya ketika para ulama salah memuji makrifatullah jenis yang kedua bukan yang sekedar fitrah saja tadi yang pertama ayat-ayat Alquran yang mayoritas isinya adalah tentang nama-nama dan sifat-sifat Allah Subhanahu Wa Ta’ala seperti yang diterangkan oleh syaikhul Islam Ibnu rahimahullah Alquran penjelasan tentang nama-nama dan sifat-sifat Allah lebihnya dibanding penjelasan tentang kenikmatan di surga makan minum dan pernikahan di surga Ya maksudnya adalah tujuannya untuk menjadikan kita Kenapa dengan pengenalan yang khusus pengenalan yang akan menjadikan kita semakin tunduk malu ketika berbuat maksiat kepadanya semakin mencintainya semakin takut Semakin berharap kepada Allah yang selalu disebutkan keutamaannya oleh para ulama Ahlussunnah Wal Jamaah dan dalam hal ini manusia tasawuf berbeda-beda bertingkat-tingkat karena ini menyangkut ya Sesuai dengan tingkatan Iman tingkatan tadabur terhadap Alquran tingkatan ilmu yang bermanfaat ya kita dapat yang kita jadikan bertempat di hati kita tentu dengan Taufik dari Allah subhanahu wa ta’ala makanya perbedaan tingkatan manusia dalam hal ini tidak ada yang bisa menghitung yang memperkenalkan dirinya kepada hamba-hambanya dan dialah yang menyingkap ya di dalam hati hamba-hambanya pengenalan tentang Allah itu tutup bagi hamba yang lain yakni Allah berikan kepada sebagian dan Allah tidak berikan hamba-hamba yang dipilihnya orang-orang yang beriman untuk mendapatkan ilmu yang sangat Agung ini yang itu Allah tidak berikan kepada yang lainnya Makanya kalau sekedar misalnya contoh mencintai Allah secara fitrah manusia akan mencintai Allah karena dia mengakui Allah yang memberikan menciptakan dia dari tidak ada menjadi ada Allah yang menyempurnakan sebab-sebab kelangsungan hidupnya dalam urusan dunianya Allah yang memberikan rezeki kepadanya makanya sudah pernah kita Jelaskan di dalam surat al-baqarah Allah menyebutkan orang musyrik pun mencintai Allah tapi apakah dengan kecintaan ini sudah menyelamatkan mereka dari kesyirikan jawabannya tidak kenapa karena mereka Menjadikan kecintaan kepada Allah sama dengan kecintaan kepada selainnya kecintaan kepada berhala Allah subhanahu wa ta’ala berfirman waminan nasi mayat dan diantara manusia ada orang-orang yang menjadikan tandingan-tandingan selain Allah sekutu-sekutu yang disembah selain Allah yang mereka mencintai sekutu-sekutu itu seperti mencintai Allah jadi pelaku Syirik juga mencintai Allah ta’ala berdasarkan ayat ini pelaku Syirik juga mencintai Allah tapi mereka ya dikatakan tidak dikatakan sudah beriman karena mereka masih menyamakan kecintaan kepada Allah dengan kecintaan kepada berhala makanya Allah lanjutkan setelah itu dan orang-orang yang beriman sangat besar kecintaan mereka kepada Allah inilah bedanya orang yang beriman sama orang-orang yang berbuat syirik karena mereka semakin mengenal Allah semakin mengenal kesempurnaan sifat-sifat Allah maka kecintaan mereka kepada Allah semakin besar pula melebihi kecintaan kepada yang lain dan dengan sebab ini mereka disebut sebagai orang yang beriman dan masing-masing dari para ulama Ahlussunnah Wal Jamaah ketika membahas tentang mengenal Allah ini masing-masing mengenal mengisyaratkan tentang ilmu mengenal Allah ini sesuai dengan kedudukannya dan sesuai dengan pengetahuan yang Allah Subhanahu Wa Ta’ala kepadanya di sinilah Kenapa kita harus merujuk kepada penjelasan para ulama Ahlussunnah Wal Jamaah agar kita bisa mengenal yang benar atau sesuai dengan dalil-dalil Alquran dan hadis-hadis yang shahih dari Rasulullah Shallallahu Alaihi sebagian kelompok dengan mengklaim merekalah yang paling mengenal Allah ternyata mereka menjelaskan tentang ilmu ini bukan berdasarkan dalil ada yang hanya lewat mimpi lewat perasaan lewat perenungan-perenungan yang tidak berdasarkan ilmu akhirnya muncul hal-hal yang aneh yang justru sangat jauh dari pemahaman Islam yang benar ya mereka menganggap mengatakan ada tersingkap nya tabir setelah mereka merenung padahal perenungannya itu Perlukah dasar ilmu kalau kita Ahlussunnah Wal Jamaah meyakini perenungan yang benar adalah merenungkan ayat Alquran merujuk kepada tafsirnya menukil pernyataan para sahabat radhiyallahu ta’ala anhum ajma’in dalam memahami ayat-ayat Alquran dengan maknanya kita baca penjelasan dalam tafsir Ibnu Katsir atau sebelumnya Tafsir Ibnu jarir atau tafsir para ulama yang mengikuti jalan mereka seperti tafsir maupun yang lainnya baru Kita Renungkan di situ ini kita akan dapatkan ilmu yang benar ya jadi kita mengetahui ketika para ulama masalah menjelaskan ilmu yang agung ini sesuai dengan kedudukan mereka dalam hal ini sesuai dengan ilmu yang Allah ajarkan kepada mereka ini pentingnya kita berusaha mengumpulkan penafsiran dari ucapan para ulama Salaf ketika menafsirkan ayat-ayat Alquran utamanya yang berhubungan dengan masalah akidah apalagi masalah mengenal Allah Subhanahu wa ta’ala ini bahkan manusia yang paling Riau Alaihi Wasallam membaca Ya Allah aku tidak mampu mengatasi pujian Sanjungan bagimu karena engkau adalah sebagai Engkau adalah sebagaimana pujian yang engkau peruntukkan bagi dirimu sendiri Subhanallah kalau Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tidak bisa membatasi pujian yang pantas bagi Allah maka tidak mungkin makhluk bisa selain beliau Shallallahu Alaihi Wasallam bisa melakukannya yang diriwayatkan oleh Imam al-bukhari dan muslim dari Anas bin Malik syafaat yang terkenal Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengabarkan ketika itu Allah mengilhamkan ya kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam membukakan bagi Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam pujian-pujian bagi Allah yang sekarang di dunia Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam tidak mengetahuinya Nabi SAW tidak mengingatnya tidak mengetahuinya nanti di akhirat bahwa Allah bukakan Berarti ada pujian-pujian bagi Allah yang tidak kita ketahui di dunia ini kita ingat ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menyebutkan tentang bertawasul dengan nama-nama Allah yang Maha indah dalam hadis yang shahih Allahumma inni as aluka Ya Allah aku memohon kepadaMu dengan semua nama-nama yang maha indah yang engkau miliki yang engkau namakan dirimu dengannya atau yang engkau turunkan di dalam kitabmu dalam Alquran atau yang engkau ajarkan kepada salah seorang hambaMu kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam dan atau ilmu yang engkau khususkan yang engkau sembunyikan pada ilmu gaib di sisimu yang Allah tidak ajarkan kepada manusia Subhanallah inilah mengenal Allah Subhanahu Wa Ta’ala Tapi tentu saja Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah menurunkan di dalam ayat-ayat Alquran ya kadar yang sesuai dengan kebutuhan manusia di dunia yang cukup dengan sebab ini menjadikan seorang hamba mencintai Allah Rindu Untuk selalu bertemu dan dekat dengannya merasakan tenang ketika berdzikir beribadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjadikan mereka termotivasi berlomba-lomba dalam mengerjakan ketaatan kepada Allah setelah mereka memahami ya ilmu yang yang sangat Agung ini baik kemudian ada tambahan penjelasan di sini abu-abul ma’rifah pintu Untuk mengenal Allah ini bagaimana pintunya ya karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjadikan dalam agama ini penjelasan tentang sebab-sebab kebaikan dengan lengkap dan sempurna al-qur’an adalah sebagai segala sesuatu apalagi untuk perkara yang paling penting ini mengenal Allah Subhanahu wa ta’ala ini memiliki dua pintu yang sangat luas pintu yang pertama ya at-tafakur wata’amulus memikirkan dan merenungkan mentadaburi ayat-ayat Alquran keseluruhannya karena mayoritas isi ayat-ayat Alquran adalah tentang nama-nama dan sifat-sifat Allah subhanahu wa ta’ala dan memiliki pemahaman yang khusus dari Allah tentang Allah dan rasulnya kita berdoa kepada Allah agar dimudahkan memahami Alquran makanya Alquran ini petunjuknya yang sempurna tidak akan bisa kita dapatkan kalau hanya sekedar membaca tanpa merenungkan di dalam Kitab satu lafal Imam Ibnu qayyim rahimahullah ta’ala ketika menjelaskan tentang bagaimana lengkapnya isi Alquran dalam memperbaiki hati kita menguatkan iman kita menyempurnakan syaratnya walakin nazalika maukufun ala fahmihi wa ma’rifatul murodi minhu akan tetapi keindahan Alquran ini tergantung dari bagaimana kita memahaminya dan mengetahui kandungan isinya jadi kita akan dapatkan ke makna keindahannya kalau tidak ya tidak Allah subhanahu wa ta’ala berfirman kita B Alquran yang kami turunkan kepadamu wahai Rasulullah penuh dengan keberkahan penuh dengan kebaikan yang berlimpah agar manusia merenungkan isinya dan agar orang-orang yang berakal bisa mengambil pelajaran darinya inilah cara kita mengambil renungan Alquran untuk mengeluarkan keindahannya agar keindahan al-qur’an bisa menghiasi hati kita kemudian menghiasi semua anggota badan kita jadi pintu yang pertama agar kita bisa mengenal Allah Subhanahu wa ta’ala dengan dengan benar yang akan melahirkan kesempurnaan iman dan kesempurnaan tauhid kita albatussani yang kedua at-tafakur ayatihil mashuda yang kedua memikirkan merenungkan tentang ayat-ayat Allah yang kita saksikan yakni tanda-tanda kekuasaan Allah di alam semesta merenungkan hikmah penciptaan Allah merenungkan ke Maha kuasanya kelembutannya kebaikan-kebaikannya keadilannya dan bagaimana Allah menegakkan keadilan pada penciptaan makhlukNya dan di bumi ini ada ayat-ayat ada tanda-tanda kekuasaan Allah bagi orang-orang yang yakin dan juga pada dirimu sendiri Apakah kamu tidak menyaksikannya ini yang kita lakukan ketika kita melihat indahnya ciptaan Allah kita akan berdalil yang diciptakannya seindah ini bagaimana yang menciptakannya yang dia adalah Jamil Maha indah tentu keindahannya Maha Sempurna keteraturan alam semesta menjadikan kita mengetahui Allah Subhanahu Wa Ta’ala Maha Sempurna ilmunya Maha Sempurna hikmahnya karena semua ini tidak akan Allah Subhanahu Wa Ta’ala ya bisa lakukan kalau bukan karena ilmunya yang maha sempurna dan hikmahnya yang Maha Tinggi hikmah artinya menempatkan segala sesuatu secara tepat pada tempatnya ini semua akan menjadikan kita semakin mengenal Allah dan semakin menetapkan sifat-sifat kesempurnaannya dan kesimpulan yang menghimpun semua ini yaitu memiliki fiqih pemahaman terhadap makna nama-nama Allah yang Maha indah memahami makna kemahagungnya kemaha sesempurnaannya serta kemaha esaan Allah dalam hal ini ya ini mentauhidkan Allah adalah nama-nama dan sifat-sifatnya kita harus punya pengalaman Apa makna nama-nama Allah yang Maha Indah Makanya selalu kita anjurkan ya untuk membaca kitab-kitab yang ditulis oleh para ulama adalah masalah ini Kitab yang ditulis oleh para ulama Ahlus Sunnah waljam seperti tentu banyak diantaranya Imam Ibnu Katsir rahimahullah ta’ala para ulama yang lainnya seperti yang juga dikumpulkan oleh ulama kita belakangan ya guru kita yang mulia Syekh Abdul razakh bin Abdul Muhsin Al Badar Asmaul Husna yang sudah ada terjemahannya ini kitab yang sangat Agung untuk kita bisa mengenal ilmu yang mulia ini Wal Amri kemudian memahami keterkaitan nama-nama dan sifat-sifat Allah dengan penciptaan dan dengan perintah yang diturunkan dalam syariatnya ini semua dibahas dalam kitab tadi kitab Asmaul Husna karya dari Syekh Abdul Rozak Hafidz Allah ta’ala ini menjadi orang yang Faqih tentang perintah-perintah Allah dan larangan-larangannya dia paham tentang Ketentuan takdir Allah Qada dan qadarnya dia paham tentang nama-nama dan sifat-sifat Allah Faqih Han filhuk syar’i dia memahami orang yang memahami yang punya fikih tentang hukum Agama dan hukum syariatnya hukum agama syadh dan syariatnya serta hukum milkauni Wal Qadri memahami hukum yang berhubungan dengan ketentuan yang Allah perlakukan bagi alam semesta ini inilah Sebabnya kenapa orang yang memahami agama berarti ciri-ciri orang yang Allah kehendaki kebaikan baginya sebagaimana sabda rasulullah shallallahu alaihi wasallam manyuri di lahubihi Khairan yufakihu fiddin barangsiapa yang Allah kehendaki baginya kebaikan Allah jadikan dia paham dalam urusan agamanya maka Subhanallah ya ini ilmu yang sangat Agung yang menjadikan kita semakin meraih kedudukan yang tinggi keimanan yang sempurna di sisi allah subhanahu wa ta’ala dengan tauhidnya dan ini adalah karunia Allah yang tentu Allah akan berikan kepada siapa yang dikehendakinya dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala Maha memiliki karunia yang agung tentu kita berdoa kepada Allah Karena semua ini di tangan Allah kita minta kepadanya tidak Bersandar kepada kemampuan diri kita sendiri setelah kita berdoa bersungguh-sungguh memohon karunianya apalagi yang masalah adalah masalah yang penting seperti ini kemudian kita usahakan sebab-sebab yang Allah syariatkan semoga dengan itu Allah Subhanahu Wa Ta’ala memiliki kita termasuk hamba-hamba yang mendapatkan keutamaan yang disebutkan di ayat ini yaitu fadlullah berikan kepada siapa yang dikehendakinya para pemerhati Rojak TV manapun Antum berada demikianlah kajian yang bisa kami bawakan di kesempatan pagi hari ini dari keterangan Imam Ibnu qayyim rahimahullah ta’ala dalam kitab beliau yang sangat Agung kitab al-fawaid Semoga kita bisa mengambil pelajaran mendapatkan ilmu yang bermanfaat yang akan mewariskan amalan sholeh yang menjadi sebab kemuliaan kita di dunia dan di akhirat untuk selanjutnya kita dengarkan pertanyaan-pertanyaan dari Antum dari hal-hal yang mungkin akan memperdalam materi atau hal-hal yang mungkin di luar dari tema yang kita bahas di kesempatan pagi hari ini Barakallah di kesempatan pagi hari ini satu materi yang sangat banyak faedah yang dapat kita ambil dari perjumpaan pagi hari ini dan sama adzan Ya Allah 21 8236543 ataupun Antum dapat bertanya melalui chat wa di 08198 baik terputus kita tunggu kembali Ya silakan Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa Ibu dan berada di mana [Musik] baik [Musik] [Musik] Terima kasih Ibu Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh pertanyaan yang bermanfaat dari ibu yang bertanya tadi Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa melimpahkan Taufik kebaikan bagi beliau keluarganya dan juga bagi kita semua yang saya tangkap dari pertanyaannya tadi seorang yang mendapatkan limpahan nikmat dari Allah subhanahu wa ta’ala kemudian dia tidak mensyukurinya kok kenapa bisa terjadi seperti itu ya mungkin itu yang saya paham dari pertanyaannya tadi ini juga termasuk karunia yang Allah berikan kepada siapa yang dipilihnya sekedar mendapatkan nikmat kita tahu bukan hanya orang yang muslim saja yang mendapatkan nikmat semua bahkan makhluk mendapatkan nikmat tapi bedanya orang mukmin dengan orang yang tidak beriman orang yang beriman dan orang yang tidak beriman adalah orang yang beriman dia pandai mensyukuri nikmat Allah sehingga dengan sebab itu Allah tambahkan nikmatnya bahkan Allah berikan kepada mereka nikmat yang khusus yaitu semakin dikuatkan imannya kita tahu pembahasan tentang nikmat Allah ada yang khusus ada yang umum sebagaimana rahmat Allah ada yang bersifat umum yakni bahkan binatang pun mendapatkannya orang kafir pun mendapatkannya dalam urusan-urusan dunia orang kafir juga diberikan sebab-sebab kelangsungan hidup mereka juga bisa menghirup udara untuk bernafas mendapatkan rezeki makan dan minum tapi untung nikmat yang atau Rahmat yang bersifat khusus seperti mengenal Islam apalagi mengenal sunnah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bisa belajar akidah yang benar mengenal keburukan Syirik untuk menjauhinya perbuatan bidah untuk menghindarinya ini kan merupakan rahmat Allah subhanahu wa ta’ala yang khusus makanya kita berusaha untuk merasa mulia dengan iman kita mengamalkan perintah Allah setiap kita dapatkan nikmat kita bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala kemudian Bahkan waktu kita mendapatkan cobaan bencana kita Apa kabar agar semua menjadikan semua ini menjadikan urusan kita selalu dalam kebaikan sebagaimana sabda rasulullah shallallahu alaihi wasallam dalam Hadits Shahih riwayat Imam muslim aljabarli Amril Mukmin Inna amrohullah yang beriman karena semua urusannya adalah kebaikan Kalau dia mendapatkan kesenangan maka dia akan bersyukur maka itu menjadi sebab kebaikan bagi dirinya sebaliknya ketika dia mendapatkan ujian atau cobaan dia bersabar maka itu mendapatkan keburukan dia bersabar maka itu menjadi sebab kebaikan bagi dirinya dan ini tidak akan bisa diraih kecuali oleh orang yang beriman maka Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa memudahkan kita memiliki keimanan yang dengan sebab itu Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan dijadikan kebaikan selalu selalu ada pada setiap urusan yang kita lakukan nah Barakallah jazakumullah pertanyaan berikutnya di 0218236543 kami persilahkan baik terputus kami itu kembali bagi Anda yang bertanya bisa langsung menghubungkan diri 021 82365436 silahkan Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa Bapak dan berada di mana di Bangka Belitung silahkan Pak satu ruangan itu kita juga dinamakan kita salat di sebuah ruangan di ruangan di kantor itu khusus dibuat untuk masalah di kantor tersebut cuman kalau sholatnya kita sering sendiri gitu yang saya tanyakan apakah kita itu sudah termasuk salat berjamaah gitu pertanyaan bapak yang baik sekali ya pertanyaan yang sangat besar dari beliau Ini yang dari Bangka Belitung tadi Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa memudahkan rahmatnya dan bagi beliau dan juga bagi kita semua ya melaksanakan salat di tempat yang seperti itu saja diperbolehkan dan tujuannya tentu disiapkan untuk kita melaksanakan salat berjamaah pada waktunya ketika adzan dikumandangkan Kita istirahat sejenak untuk bisa melakukan salat berjamaah di tempat tersebut kalau seandainya memang tempat tersebut jauh dari masjid ya Ini kantor ini tidak memiliki mushala yang masjid yang khusus misalnya untuk kantor terstruktur ada yang memiliki semua orang ada di kantor terus maka mungkin ada yang disiapkan sebagai ruangan untuk mushola maka ya kalau masih Memang jauh dari tempat kantor tersebut maka tidak mengapa kita salat di situ cuman pertanyaannya sekarang Apakah kalau dia salat sendiri dihitung sebagai sholat berjamaah kalau di yang pertama dia datang ke sana kalau sudah masuk waktu dia kumandangkan adzan dulu karena syariatkan meskipun seseorang itu sholat sendirian misalnya ada yang datang cuma dia sendiri yang salat mudah-mudahan Allah subhanahu wa ta’ala yang maha mengetahui tentunya niat yang memberikan balasan dari niatnya ingin melaksanakan salat berjamaah ternyata cuma dia sendiri yang yang melakukannya mudah-mudahan dia mendapatkan pahala niat Berjamaah dengan sebab Apa yang dilakukannya ini jazakumullah dan kembali kita angkat pertanyaan berikutnya mulai telepon di 0218236543 kami persilahkan bagi Anda yang bertanya Ya silakan Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa Bapak dan berada di mana dengan Rudi di Tangerang Pak Rudi Tangerang Assalamualaikum pak Ustad Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh [Musik] pertanyaannya kurang jelas Tadi siapa yang menemui dia pertanyaan sangat baik sekali dari Pak Rudi Kalau nggak salah ya yang ada di Karawang ya atau di Tangerang ya Bapak tadi yang Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa memudahkan Taufik dan kebaikan bagi Beliau juga untuk kita semua ada pertanyaan tadi yang kita tangkap dari pertanyaannya jika ada jin yang menemui seseorang atau menemuinya kemudian dia menanyakan beberapa hal kepada Jin tersebut Apakah diperbolehkan maksudnya menemui izin begini dalam bagaimana bentuknya Apakah dalam mimpi karena biasanya kan seorang manusia bisa mungkin mengganggunya atau mendatanginya lewat mimpinya atau setengah sadar keadaannya begitu atau mungkin lewat ketika dia meruqyah kemudian ada orang kemasukan Jin dia berdialog dengannya ini mungkin saja terjadi ya pertama tentu saja buat apa Dia menanyakan hal-hal kepada Jin tersebut kecuali kalau berhubungan Dia ingin mendakwahi Jin tersebut atau mungkin ingin setelah Jin yang masuk Islam dia ingin menanyai beberapa hal ini pun juga ya tentu kita lihat bisa kita percaya bisa tidak ya karena kita tahu di kalangan Jin sendiri ada yang muslim ada yang bersungguh-sungguh dengan Islamnya ya karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan dalam Alquran mesin itu diantara kami ada yang sholeh ada juga yang tidak ya ini ada yang kita bisa percaya ada juga yang tidak begitu maksudnya buat apa Dia menanyakan tentu kalau tidak ada keperluannya jangan ditanyakan apalagi untuk menanyakan perkara-perkara yang berhubungan dengan sesuatu yang sifatnya Ghaib ini tidak perlu kecuali kalau ada hubungannya dengan misalnya kita sedang menahan pasien yang kena sihir ada jin yang sudah kita masukkan Islam kita sekedar menanyakan misalnya tentang hal-hal yang berhubungan dengan sihir tersebut untuk kita lanjutkan terapinya itupun juga kita jadikan sebagai sandaran Hanya Sekedar Bertanya saja ya kalau pertanyaannya untuk hal-hal yang seperti ini ya Sesuai dengan sesuai dengan jenis pertanyaan tersebut Tapi kalau untuk hal-hal yang gaib atau bertanya meminta untuk perkara-perkara yang berhubungan dengan bergantung sehingga Bersandar kepada Jin tersebut bisa membawa kepada perbuatan syirik kepada perbuatan Syirik apalagi berlindung kepadanya dan seterusnya naudzubillahimindzalik Adapun kalau Sekedar Bertanya biasa ya Misalnya siapa namanya kemudian dia ah kenapa mengganggu orang ini ya sekarang ingin kita mengetahui sebabnya ini tidak mengapa ini juga termasuk hal yang mungkin boleh kita lakukan waktu kita meruqyah seseorang misalnya ya Allah bermuamalah sama jin menurut penjelasan syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah ta’ala adalah seperti bermuamalah dengan manusia kalau kita tanyakan perkara-perkara yang mengubah ya hukumnya mubah tapi kalau sampai menanyakan hal-hal yang saya pada tingkatan haram maka hukumnya bisa menjadi haram naudzubillahimindzalik namun sampaikan demikianlah jawaban yang telah kita simak bersama ada pertanyaan parodi di Tangerang kita angkat kembali pertanyaan di 021 82365436 silahkan Ya silakan Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh sama ibu kurang jelas ibu kami simak kurang jelas di sini atau bisa Ibu bergeser sedikit ke posisi yang lebih jelas agar kami bisa menyimak dengan baik ya [Musik] [Musik] antara manusia dengan manusia [Musik] itu dia salaman dan aku seperti manusia Terima kasih ibu Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Kami ulang Ustadz beliau bertanya apakah memang Jin bisa menyerupai manusia saat lalu kemudian bisa bersalaman dengan manusia Ustaz silakan ya Barakallah fiik pertanyaan sangat baik dan bermanfaat dari ibu yang bertanya tadi Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa memudahkan Taufik kebaikan bagi beliau dan juga untuk kita semua ya Kalau Jin menyerupakan diri mewujudkan dirinya sebagai manusia ini bisa dilakukannya dan termasuk hal yang Allah Subhanahu Wa Ta’ala berikan kemampuan itu bagi mereka karena dalam hadis-hadis yang shahih kita tahu Abu Hurairah radhiyallahu ta’ala Anhu ketika disuruh menjaga zakat oleh Rasulullah SAW ada jin yang kemudian datang mencuri zakat tersebut dan ditangkap oleh Abu Hurairah sebagaimana juga di dalam disebutkan di dalam riwayat-riwayat yang shahih lainnya menunjukkan hal ini mungkin terjadi ya seperti misalnya Jin yang ingin mengganggu manusia kemudian menyerupakan dirinya menampakkan dirinya dan ini sering mungkin kita dengar ya orang-orang yang ganggu baik di rumahnya atau di luar rumah ketika ada penampakan-penampakan seperti itu Ya tentu saja yang kita disyariatkan adalah berlindung kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala darinya apalagi yang tadi seperti ditanyakan yang saya pahami dari pertanyaan Ibu tadi ada yang datang kepada beliau kemudian menyerupakan diri dan mengaku kalau nggak salah tadi sebagai Tuhan begitu ya kita berlindung kepada Allah Ya Allah Maha Kuasa untuk membinasakannya bahkan kita bisa berdoa kepada Allah meminta agar dilindungi dan ditolong untuk menghadapi Jin tersebut karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala Maha Kuasa atas segala sesuatu jangan takut kita berlindung kepada Allah kita baca zikir perlindungan ya bahkan dengan izin Allah Subhanahu Wa Ta’ala kalau kita berdoa karena kita dizalimi oleh jin tersebut dan doanya orang yang terzalimi tidak dihalangi oleh Allah sebagaimana dijanjikan dalam hadis yang shahih kita doa untuk kebinasaan Jin tersebut bisa ya mungkin lebih baik kita doakan kalau dia mengganggu kita Allah binasakan dia kalau kecuali kalau dia mau bertobat masuk Islam maka Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memudahkan Hidayah baginya nah itu yang kita bisa lakukan yang jelas tidak perlu kita takut hal-hal yang seperti ini memang dilakukan oleh sebagian dari kalangan Jin Apalagi itu misalnya Jin yang diutus oleh tukang sihir untuk mengganggu kita dan keluarga bisa saja dia menampakkan dirinya maka senantiasa kita selalu berdoa dan meminta pertolongan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam menghadapi hal-hal yang seperti ini kita memperbanyak membaca Zikir pagi dan sore sebelum tidur kita berdzikir kemudian selalu membaca Alquran di rumah kita agar menjadikan setan atau jin yang jahat yang tinggal di rumah kita bisa lari dari rumah kita nah Barakallah sampaikan ustadz dan kita angkat pertanyaan satu malaikat chat wa yang sudah masuk dari pendengar kita di daerah Sulawesi Barat beliau bertanya Ustadz Bagaimanakah hukum bagi seorang guru yang mengajarkan hukum selain hukum-hukum Allah di dalam dunia pendidikan seperti misalnya mengajarkan pendidikan kewarganegaraan Indonesia Ustad silahkan ustad yang sangat baik sekali dari beliau yang berasal dari Sulawesi Barat Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa menjaga beliau dalam kebaikan dan juga untuk kita semua ya kalau itu berhubungan dengan masalah pengajaran terhadap ilmu-ilmu dunia ya selama tidak melanggar agama maka tidak mengapa kalaupun ada hal-hal yang kita khawatirkan melanggar agama kita Jelaskan yang sesuai dengan agama yang benar contoh masalah kewarganegaraan kewarganegaraan ini bukan sesuatu yang melanggar agama justru kita sampaikan kepadanya sampaikan kepada murid-murid kita bahwa dalam warga negara kita hendaknya memperlihatkan sikap-sikap Islam yang benar seperti kita taat kepada pemerintah mendoakan kebaikan kepada mereka Kalaupun kita menegur Maka jangan tegur terang-terangan jangan memberontak jangan mencaci kemudian kita laksanakan kewajiban kita sebagai warga negara dalam hal-hal yang dibolehkan dalam syariat misalnya kewajiban bertetangga tidak boleh mengganggu hal-hal yang bersifat umum Masya Allah agama Islam banyak menjelaskan yang berhubungan dengan kebaikan-kebaikan kita dalam hidup bermasyarakat Terangkan kepada murid-murid kita hal-hal yang seperti ini kalau ada dalam pelajaran-pelajaran tersebut yang sifatnya agak kita lihat agak menyimpang dari Islam kita luruskan kita benarkan dan secara umum ini tidak akan tidak akan bertentangan secara umum dari materi-materi yang ada Insya Allah ya kalaupun ada hal-hal yang kita khawatirkan kita Jelaskan supaya kita bisa menunaikan kewajiban kita dengan benar dalam dalam hal ini sampaikan Ustaz demikian jawaban untuk pendengar kita di Sulawesi Barat itu Pak Mawardi atas pertanyaannya sudah dijawab dan kita akan kembali bertanya mau telepon d0218236543 silakan ya ya Bapak Ibu sudah masuk silahkan Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa Bapak dan berada di mana dan menikahkan anaknya dan kami teman-teman kantor akan hadir semua cuma yang jadi masalah di acara itu ada yang mendengar syariat seperti musik apakah anda bisa hadir atau bagaimana tentang pohon penjelasan dan solusinya [Musik] Barakallah Terima kasih banyak dan kepada Ustaz kami pesanan tanggung jawab silahkan ustad Iya Barakallah sangat baik sekali dari beliau yang bertanya dari Sulawesi Selatan tadi ya semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa memudahkan limpahan rahmat dan keberkahan bagi beliau dan juga bagi kita semua ya hukum asalnya di dalam Islam hal-hal yang seperti ini kalau kita tahu ada kemungkaran dan kita tidak bisa mencegahnya maka tidak boleh kita menghadirinya itu yang dicontohkan di dalam sunnah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam juga perbuatan para sahabat radhiyallahu ta’ala anhuma’in dalam hadis yang shahih Rasulullah SAW bersabda maka akhir falaya jenis barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka janganlah dia duduk di pinggir hidangan yang diedarkan pada hidangan itu di depannya minuman keras diedarkan khamr dia tidak ikut minum tapi dia sekedar duduk Saya tidak boleh karena seperti membenarkan atau membolehkan hal tersebut ini dilarang dalam Islam Jadi apa yang dilakukannya dia menghindari kecuali kalau dia ingin hadir dan mengingkari atau menasehati kalau kondisinya seperti tadi maka yang dia lakukan adalah ya kalau dia sudah berjanji untuk hadir maka dia bisa hadir di saat-saat terakhir ketika acara sudah selesai atau kemungkaran sudah tidak ada lagi atau mungkin dia bisa hadir mungkin acaranya di waktu siang Dia hadir sore atau malam ya kalau memang dia perlu menjelaskan kepada Tuhan rumah tentang hal tersebut tentu dengan misalnya dengan tulisan atau apa yang dia bisa jelaskan maka itu lebih baik lagi tentu saja yang penting dia jangan hadir ketika ada kemungkaran tersebut supaya dia tidak terkena ancaman yang disebutkan di dalam di dalam hadis-hadis yang Shahih tentang masalah ini kita angka satu pertanyaan terakhir kesempatan pagi hari ini melihat telepon di 021 82365436 silahkan Ya silahkan bagi Anda yang bertanya Ya silakan Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa dan berada di mana Bapak dengan Pak Jaja di Kalideres baik silahkan Pak Jaja ucapkan terima kasih bahwasanya udah membacakan kitab sebelumnya jadi saya semakin semangat untuk hadir di majelis taklim Alhamdulillah pertanyaannya ada di majelis taklim yang mengajarkan doa-doa harian seperti doa keluar rumah lengkap dengan haditsnya misalnya ulama ini a’ud Apabila sampai habis nah terus saya tulis lagi di kertas terus saya bagikan ke saudara gitu untuk dibaca Apakah diperbolehkan Sementara saya masih dalam keadaan belajar itu saja Terima kasih Barakallah baik Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh dan kepada ya Barakallah fiik Masya Allah pertanyaannya sangat baik sekali dari Pak jajah tadi ya semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa memudahkan Taufik kebaikan bagi beliau penjagaan di dalam agama dalam kebaikan Agama sampai di akhir hayat untuk beliau dan juga untuk kita semua ya apa yang beliau lakukan ini tentu termasuk kebaikan beliau mendapatkan faedah tentang zikir yang disyariatkan di dalam Islam kemudian ditulis dibagi kepada keluarganya untuk bisa mengamalkannya Masya Allah ini kebaikan kita belajar pun tetap kita bisa menyampaikan faedah kepada orang lain kita sambil belajar tentu kita juga butuh untuk mengajarkan kepada keluarga kita sesuai dengan yang kita ketahui kalau itu berupa dzikir-zikir misalnya yang bisa diamalkan kita Tuliskan atau mungkin sekarang sudah lebih mudah lagi kita tinggal cari di internet kemudian dicetak agar bisa lebih baik bisa atau kita tulis sendiri juga tidak mengapa kemudian sampaikan kepada mereka agar mereka bisa mengamalkannya Masya Allah ini termasuk ikut menyebarkan ilmu menjadi sebab keberkahan kalau di keluarga kita berarti akan menjadi sebab keluar keberkahan di keluarga kita sesuai dengan kebaikan yang kita sebarkan untuk juga mereka ikut mengamalkannya maka Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa menjadikan kita semua ya bersemangat dalam menyebarkan ilmu agama sesuai dengan apa yang kita ketahui tentu saja yang bersumber dari ayat-ayat Alquran dan hadis-hadit yang shahih dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berdasarkan pemahaman para sahabat radhiyallahu ta’ala anhumain maka Barakallah pertanyaan yang terakhir dari perjumpaan kita di kesempatan pagi menjelang siang hari ini semoga bisa menjadi bekal kebaikan untuk dunia dan akhirat kita mohon maaf atas segala yang salah dan kurang berkenan kami cukupkan Sallallahu wasallam wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh kami ucapkan terima kasih banyak jazakumullah Khairan wabarakallah fiikum kepada Ustadz Abdul Taslim M.A hafizllahu ta’ala yang telah memberikan waktunya di kesempatan pagi hari ini Serta pembahasan materialnya telah beliau berikan untuk kita semua di pagi hari ini semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa menjaga beliau di sana dan bersama keluarga beliau dan juga semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala semakin meluaskan Firman beliau sehingga semakin banyak faedah ilmu yang dapat kita ambil dan setiap perjumpaan bersama beliau Insya Allah Allah amin saya juga akan bisa terima kasih banyak untuk rekan-rekan kami di Rojak Kendari serta Cileungsi atas kerjasamanya dan juga potong dari Allah subhanahu wa ta’ala acara yang dapat berjalan dengan lancar dan juga kami ucapkan terima kasih banyak untuk Anda semuanya para pemerhati Roja pemirsa Rodja dan pendengar Roja di manapun Antum berada yang menyimak kajian dari awal hingga akhir saya ucapkan terima kasih banyak atas persamaan Anda jazakumullah Khairan nantikan kembali Insya Allah hari Kamis yang akan datang untuk kita ikuti kegiatan pembahasan kita bahwa karya dari seekor Islam Syamsudin Abu Abdillah Muhammad bin Abi bakriem Ibnu untuk kita ikuti kelanjutan pembahasannya akan disampaikan yang penuh dengan faedah apa yang telah kita simak bersama dan kita dengarkan bersama ini semoga Allah mudahkan bagi kita untuk mengamalkannya Barakallah fiikum dan buat Anda semuanya Selamat beraktifitas semoga Allah mudahkan urusan Antum semua dan menjaga Antum semua dalam aktivitas hari ini wilayah taufik wal hidayah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ustadz Abdullah Taslim, M.A. | FAWAIDUL FAWAID
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply