kitab yang sangat luar biasa berharga tentang masalah akidah arogapihi mualifuhu rahimahullah ta’ala masa Ilal aqidah Ardan mukhtasor Imam muzani memaparkan pembahasan-pembahasan akidah dengan ringkas kajian Islam ilmiah di Rodja TV dan radio Rodja bismillah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah alhamdulillah para pemerhati Roja di manapun Anda berada Alhamdulillah di kesempatan Sabtu Siang pekan pertama yang berbahagia ini kembali kita akan simak program kajian ilmiah disampaikan oleh guru kita ustadz Abdurrahman Toyib Elsa fidalullah dari kota Surabaya pembahasan di kesempatan ini masih melanjutkan kita takliko ala syarhi sunnah Lil imami al-muzani yang ditulis oleh fadilatul Syekh Profesor Doktor Abdul razad bin Abdul Muhsin Al Badar fidzahullah setelah penyampaian materi seperti biasa anda dapat bertanya secara langsung di lantai 3 atau Anda dapat mempersiapkan pertanyaan melalui pesan singkat di 08198965 43 Berikut kita akan simak penjelasan materi yang akan disampaikan Selanjutnya kami persilahkan kepada Al Ustadz Valet [Musik] Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Tepuk tangan] [Tepuk tangan] [Tepuk tangan] muslimin pemirsa TV raja dan pendengar raja-raja di mana saja berada rahimani wa rahimakumullah Alhamdulillah segala puji bagi Allah subhanahu wa ta’ala yang mempertemukan kita kembali dalam kajian kitab ta’lil katun ala Syari sunnah Lil Imam al-muzani atau Syarah penjelasan aqidah Imam Al muzani rahimahullah yang disusun yang disampaikan oleh Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa memberikan kepada kita ke istikamahan dalam belajar aqidah Salaf dan berpegang teguh dengannya sampai akhir hayat kita nanti langsung saja kita lanjutkan halaman 123 halaman 123 al-imam Al muzani as-syafii rahimahullah berkata Wahyu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Abu Bakar As Siddiq fahuwa Afdal halqi wa akhyaruhum ba’da Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam kata Imam al muzani rahimahullah ta’ala kita wajib mengatakan tentang keutamaan penggantinya Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam khalifahnya Rasul SAW yaitu Abu Bakar As Siddiq dan beliau adalah manusia yang paling mulia yang paling afdol setelah Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam yang kedua yang paling mulia setelah Abu Bakar As Siddiq adalah Al khalifah Rasyid Umar Bin Khattab NU yang digelari dengan Al Faruq keduanya Abu Bakar dan Umar adalah teman setia Rasul Shallallahu alaihi wasallam yang senantiasa membantu Rasul Shallallahu alaihi wasallam dan keduanya adalah yang menemani Rasul saw di alam kuburnya dan kita meyakini yang termulia setelah Abu Bakar adalah dzun Utsman bin Affan kemudian yang keempat adalah Ali bin Abi Thalib adalah kemudian setelah 4 tadi ada enam sahabat yang lain yang Rasul jamin masuk surga insya Allah akan kita sebutkan nama-namanya di Sarah kemudian kita berikan kepada para sahabat tersebut dari kecintaan sesuai dengan kadar yang telah Allah wajibkan untuk kita mengutamakan Mereka kemudian kita berikan kecintaan juga kepada para sahabat rasul saw yang lainnya kita wajib meyakini tentang keutamaan mereka wajib memuji menyebutkan kebaikan-kebaikan mereka tidak memperbincangkan perselisihan yang terjadi di antara mereka mereka adalah manusia terbaik di atas muka bumi ini setelah para nabi atau setelah Nabi mereka Allah meridhoi mereka sebagai sahabat nabinya dan Allah menjadikan para sahabat sebagai penolong agamanya paham merekalah imam-imam dalam agama ini dan mereka adalah tokoh-tokoh kaum muslimin radhiyallahu anhu ini raja dan pendengaran di Raja ahli Sunnah Wal Jamaah terhadap para sahabat Rasulullah halaman ini Memulai menjelaskan tentang akidah ahli sunnah wal jamaah yang berkaitan dengan para sahabat nabi Shallallahu Alaihi Wasallam yang pertama yang harus kita ketahui Apa definisi sahabat nabi kata para ulama Al muhabbatein atau pakar ulama ahli Sunnah seperti Al Imam Ibnu Hajar definisi Sahabat adalah Shallallahu Alaihi Wasallam namanya sahabat nabi adalah yang pernah berjumpa dengan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam tentunya semasa nabi masih hidup dan beriman kepada nabi shallallahu alaihi wasallam dan meninggal di atas keimanan itu definisi sahabat Nabi Shallallahu alaihi wasallam yang pernah berjumpa dengan nabi meskipun sesaat saja seperti yang juga disampaikan hal ini oleh Imam Ahmad rahimahullah dalam kitab beliau tidak dibatasi pernah berjumpa setahun atau dua tahun sebagaimana definisi sebagian orang-orang sesat dan menyesatkan maka harus kita pahami dulu Apa definisi sahabat anda bisa yang pernah berjumpa dengan Nabi SAW meskipun sesaat saja dan dia beriman dengan Nabi SAW dan meninggal di atas keimanan itu sahabat Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam dan Imam Al muzani menjelaskan juga tentang keutamaan dan kedudukan para sahabat Nabi SAW menjelaskan juga tentang keadilan para sahabat Rasulullah dan beliau juga menjelaskan tentang tingkatan derajat para sahabat sesuai dengan sunnah Rasul sesuai dengan petunjuk Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam para sahabat itu mutafahdil para sahabat mereka tidak satu derajat mereka bertingkat-tingkat kita yakini para sahabat semuanya manusia terbaik manusia yang paling mulia setelah para nabi para rasul rasul bersabda Khairun Nasir sebaik-baik manusia adalah generasi yaitu para sahabat mereka semuanya manusia-manusia yang mulia namun dari yang mulia ini ada yang paling mulia yaitu Abu Bakar Usman dan Ali radiallah sebagaimana para nabi juga bertingkat-tingkat derajat mereka kita yakini semua para nabi manusia yang termulia secara mutlak di atas muka bumi namun dari yang mulia tersebut ada yang paling mulia sebagaimana firman Allah kami utamakan sebagian para nabi atas sebagian yang lain surat al-isra ayat 55 demikian pula dalam surat al-baqarah itulah para rasul-rasul yang kami utamakan sebagian mereka di atas sebagian yang lain dan yang paling mulia diantara semua para nabi para rasul nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam Rasul bersabda hanya manusia ini sekali lagi para Anbiya mereka bertingkat-tingkat derajatnya demikian pula para sahabat rasul saw demikian pula secara umum orang-orang yang beriman ini juga termasuk bagian daripada akidah ahli sunnah wal jamaah yang berkaitan dengan masalah al-imam bahwasanya orang beriman bertingkat-tingkat derajatnya diantara mereka ada yang menzalimi diri mereka ada yang muktasi pertengahan ada yang berlomba-lomba dalam kebaikan demikian pula dengan para sahabat rasul saw mereka manusia-manusia yang paling mulia setelah para nabi para rasul namun dari yang paling mulia tersebut ada yang lebih mulia lagi dikatakan tadi oleh Imam al-muzani manusia yang paling mulia adalah Abu Bakar As Siddiq adalah NU sebagai khalifahnya Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam Kemudian yang kedua adalah al-khalifah Rasyid Umar Bin Khattab radhi Al Faruq badanmu sahabat rahimahullah menyebut pertama kali Abu Bakar As Siddiq sebagai sahabat rasul yang paling mulia secara mutlak kemudian baru al-khalifah Rasyid Umar Bin Khattab radiallah dan ucapan Imam al-muzani ini berdasarkan dalil-dalil yang sangat banyak sekali dari sunnah Rasul hadits Rasul dan juga dari ucapan para sahabat inilah sumber akidah Ahlussunnah Wal Jamaah kalau tidak firman Allah atas Sabda Rasul saw atau ucapan para Salafus Saleh inilah akidah ahlussunnah yang berdasarkan adal bukan sekedar pemikiran ataupun hasil rekayasa logika ataupun akal semata namun berdasarkan disini beberapa riwayat tentang aqidah ahli sunnah yang satu yang paling mulia dari para sahabat Abu Bakar kemudian Umar diantara dalilnya ucapan Abdullah bin Umar adalah kami berkata dikala Rasul masih hidup afdalu ummatin Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam semulia-mulia umat Nabi Muhammad SAW setelah Nabi Muhammad adalah Abu Bakar kemudian Omah kemudian Usman radiallah [Tepuk tangan] membenarkan ucapan para sahabat ini adalah juga Sunnah taqririyah pengingkaran pembenaran dari anda bisa Ali Bin Abi Thalib pernah ditanya oleh putranya yang bernama Muhammad bin Al hanafia ini lain ibu dengan Al Hasan Wal Husein ditanya oleh putranya Muhammad bin Al Hanafiah Ayahku siapa manusia terbaik setelah Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam tentunya dari umat ini kalau Abu Bakar Ali Bin Abi Thalib dengan lantang dengan jelas tegas mengatakan Abu Bakar radhiallah kemudian siapa lagi atau siapa setelah Abu Bakar As Siddiq yang paling mulia keyakinan ini adalah sikap ahlil terhadap Abu Bakar ini adalah bantahan kepada kelompok syiar rafidah yang mereka lebih mengutamakan Ali dibandingkan Abu Bakar Ali Bin Abi Thalib sendiri mengakui yang paling mulia setelah Rasul adalah Abu Bakar sekali lagi ini menunjukkan bahwasanya ahlil dari ajaran kelompok syiah kalau ada mungkin sebuah dari mereka itu karena ahli ini tujuan keji kepada Ali Bin Abi Thalib katanya kata mereka ahli adalah sejak Kenapa kok dituduh dalam hal ini Ali Bin Abi Thalib mengakui sendiri bahwasanya manusia terbaik dari umat ini adalah Abu Bakar yang ketiga nanti akan kita baca Bagaimana sikap keras Ali Bin Abi Thalib kalau ada yang mengutamakannya dibandingkan Abu Bakar aku kuatir Ali Bin Abi Thalib Ayahku akan mengatakan yang berikutnya adalah asma krotosumba Anta kemudian aku berkata apakah yang ketiga adalah engkau wahai Ayahku Ali Bin Abi Thalib menjawab makna dari kaum Muslim tawadhunya Al khalifah Rasyid Ali Bin Abi Thalib radiallah riwayat yang kedua ini diriwayatkan oleh Imam Al Bukhari ya dalam shahihnya dalam kitab Manaqib ini menunjukkan sekali lagi berbeda ajarannya dengan [Musik] sampai kepadaku ada sebagian orang yang mengutamakanku daripada Abu Bakar tidaklah ada seseorang yang mengutamakanku daripada Abu Bakar kecuali aku akan cambuk dia sebagai hukuman bagi seorang yang berdusta ini sekali lagi masihkah Kita percaya dengan kelompok yang mengaku-ngaku bahwasanya Ali Bin Abi Thalib lebih mulia daripada Abu Bakar mereka sangat luar biasa bencinya kepada Abu Bakar Ali Bin Abi Thalib mencintai mereka berdua dan nabiyyid wal mursalin bahkan telah Shahih bahwasanya Abu Bakar adalah manusia yang paling afdol secara mutlak setelah para nabi setelah para rasul Shallallahu Alaihi Wasallam sebagaimana dalam riwayat al-khalifah Rasyid Ali Bin Abi Thalib juga dari Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam beliau bersabda Abu Bakar Abu Bakar dan Umar kata Rasul adalah tuannya penduduk surga yang dewasa dari yang pertama sampai yang terakhir ini sekali lagi menunjukkan mereka berdua manusia terbaik setelah para nabi Para Rasul adalah tuannya penduduk surga dari kalangan para pemuda Namun kata Rasul Abu Bakar dari kalangan yang dewasa dari penduduk surga tuannya penduduk surga dari kalangan yang dewasa Jangan engkau kabarkan kepada mereka berdua hari Senin riwayat Imam Tirmidzi dan kemudian kata Imam al-muzani lagi fahuma wazira Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mereka adalah wazirnya Rasul saw Wazir nanti akan disampaikan artinya Al Mu’in yang membantu menolong dan yang memberikan masukan-masukan kepada rasul saw kalau istilah sekarang Muhajirin juga bisa berarti menteri yang membantu presiden dan sebagainya yang menyebut akan hal ini namun tidak Shahih alias ada dhaif-nya atau tidak pun ada ungkapan dalam sebuah hadis yang baik keduanya yaitu Abu Bakar yaitu Abu Bakar hari ini Shahih karena memang faktanya demikian Abu Bakar senantiasa menemani Rasul senantiasa membantu Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam kata-kata Al Wasir ini secara bahasa artinya al-mu’in Wal musyrik yang menolong dan yang memberikan masukan dan sudah masyhur dalam sejarah bahwasanya Rasul saw sering bermusyawarah dengan Abu Bakar mereka berdua sering menemani Rasul saw karena ini sekali lagi sudah masuk kisah-kisahnya dalam sejarah Nabi Shallallahu alaihi wasallam bersama mereka berdua atau kalau Ali Bin Abi Thalib radhi Umar Bin Khattab sampai kata Ali Bin Abi Thalib ketika meninggalnya Al khalifah Rasyid ketika ia beliau di tusuk oleh abulu Al majusi yang di keramatkan oleh bahkan juluki sebagai pahlawannya mereka nauzubillah membunuh alkhalifah terakhir masihkah dikatakan perselisihan diantara kaum muslimin sebagaimana perselisihan antara ulama mazhab yang empat nauzubillahimindzalik perbedaan kita masalah Ushuluddin masalah prinsip-prinsip agama dengan dengan mereka kata Ali Bin Abi Thalib adalah aku mengira engkau wahai wahai Umar bin akan dijadikan oleh Allah bersama dua sahabat rasul dan Abu Bakar As Siddiq yang mendahului beliau karena aku sering mendengar Rasul bersabda berkata jitu Ana Wa Abu Bakar aku datang bersama Abu Bakar aku masuk bersama Abu Bakar Ali Bin Abi Thalib lagi aku mendengar Rasul mengatakan ini sekali lagi dua sahabat rasul yang sangat dekat dengan aku berharap Allah menjadikanmu bersama mereka berdua inilah Abu Bakar dua sahabat yang senantiasa menemani Nabi SAW di kala susah maupun maupun dan dalam bab ini berkata Al Hafidz Abdullah dalam kitab beliau kasidah istilahnya kayak puisi-puisi ilmiah yang akhirnya itu dengan hak makanya dikatakan [Musik] [Musik] kata Abdullah bin Abi Daud astani ini putranya penulis Kitab Sunan Abi Dawud Beliau berkata waqul Inna Khairan nasi ba’da Muhammad manusia yang terbaik setelah Nabi Muhammad SAW adalah waziro kedua menterinya Rasul kedua sahabat dekatnya Rasul saw sejak dahulu yang ketiga Al khalifatul Rasyid Utsman al-ardjah ada dua makna kata yaitu yang lebih berat timbangan yang di hari kiamat dibandingkan sahabat yang lainnya Setelah atau makna yang kedua inilah pendapat yang receh dari ulama ahlussunnah bahwasanya yang lebih utama setelah Umar Bin Khattab adalah Utsman baru di awal-awal zaman salah itu ada sebagian yang berpendapat setelah yang utama adalah Ali dibandingkan Usman namun yang benar setelah Umar Bin Khattab yang paling utama adalah itu yang bersanding dengan Nabi SAW dikuburnya Aisyah yang mana keduanya Abu Bakar Umar dikubur bersama Rasul di kamarnya Aisyah radhiyallahu Ta’ala kemudian kauluhu Imam Al muzani berkata wanus kemudian yang ketiga sahabat yang paling mulia setelah al-baqarah ini adalah gelarnya Utsman bin Affan kalau Abu Bakar dengan As Siddiq Omar Al Faruq kemudian Utsman karena beliau pernah menikahi dua butir Rasul lama banget pertama ya Sekali lagi Utsman menikahi menikah menikahi putihnya rasa salam kemudian ketika telah meninggal dunia Rasul menikahkan lagi dengan yang kedua orang kaya dan Umu kemudian kauluh Summa Ali Bin Abi Thalib Rasulullah setelah Abu Bakar Omar Utsman baru yang keempat Yang Mulia dari semua sahabat Rasul adalah Ali bin Abi Thalib radiallah Firman keutamaan 4 sahabat tadi itu urutannya sama dengan urutan kekhalifahan mereka yang pertama Abu Bakar yang kedua Umar yang ketiga Utsman yang ke-4 baru Ali Bin Abi Thalib radiallah kata para ulama di antara Islam kalau masalah kekhalifahan ini sekali lagi setelah Abu Bakar Usman kemudian istilahnya mengacak-ngacak lagi urutan ini maka dia Adol Min Himari ahli dia lebih sesat daripada keledai karena ini para sahabat setelah Abu Bakar Umar Utsman dan Ali yang menjadi khalifah kalau ada yang mengatakan ahli yang berhak menjadi khalifah setelah Umar Bin Khattab ini Adapun perselisihan ulama tadi berkaitan dengan masalah keutamaan pribadi dari Utsman dan Ali mana yang lebih utama setelah Umar Bin Khattab Apakah Ali atau kaosman namun pendapat yang raja yang lebih utama sekali lagi dalam segi keutamaan pribadi mereka adalah Utsman bin Affan radiallah mengimani meyakini urutan-urutan ini ya Sekali lagi dengan saya yakinnya sebagaimana dalam riwayat yang sudah kita sampaikan tadi ini berbeda dengan kelompok syiah yang mereka lebih mendahulukan Ali Bin Abi Thalib dibandingkan Abu Bakar Bahkan mereka mengklaim dengan kedustaan mereka dan harus kita yakini sebagaimana kata Imam Syafi’i rahimallah Imam Syafi’i mengatakan aku belum pernah melihat sekelompok dari pengekor hawa nafsu yang lebih berdusta daripada tokoh syiar rafidah membuat kedustaan bahwasanya Rasul pernah membuat wasiat kepada Ali Bin Abi Thalib bahwasanya beliaulah khalifah setelah Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam ini semuanya kedustaan mereka nauzubillahmin tidak pernah ada wasiat Rasul kepada Ali Bin Abi Thalib untuk menjadi khalifah sepeninggal Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam yang merampas atau Abu Bakar merampas kekhalifahan Ali Bin Abi Thalib kemudian setelah 4 Khulafaur Rasyidin tadi yang paling utama dari sahabat-sahabat yang lain adalah 6 sahabat rasul yang dimasukkan dalam kategori 10 sahabat rasul yang dijamin masuk surga 10 sahabat yang dijamin masuk surga apa tidak ada yang lain ada cuma ada istilah ini karena Rasul menyebutkan 10 nama ini dalam satu redaksi al-hadits ya yaitu adalah hadis yang diriwayatkan oleh Rasul SAW bersabda Abu Bakar fil Jannah Abu Bakar di surgana [Musik] yang dikatakan oleh Rasul masuk surga dari sahabat beliau dalam satu hadis ini ada 10 orang yang diistilahkan dengan istilah al-asra al-mubasyah rasul yang pasti dijamin masuk surga meskipun ini bukan pembatasan ada sahabat yang lain yang langsung Rasul yang hadisnya masyhur dalam masalah 7000 atau 70.000 umat beliau Yang Maha masuk surga tanpa hisab tanpa adat kemudian berkata bahwa Doakan aku kepada Allah agar aku menjadi salah satu dari mereka kata Rasul Anta minum engkau termasuk dari mereka yang sekali lagi ada yang lainnya dari sahabat-sahabat yang juga dijamin oleh Rasul Ya Dengan Menyebut Nama mereka masuk surga di antara uksha Bilal dan yang lainnya [Musik] ada sebagian yang menyebut 10 sahabat yang dijamin masuk surga tersebut dalam bait-bait puisi atau syair-syair mereka diantaranya gaul seperti yang sudah kita isyaratkan tadi diantaranya oleh Abdullah bin Abi Daud atau putranya Imam Abi Dawud rahimahullah Beliau berkata dalam 4 bait syairnya syairnya ada puluhan ya diantaranya kata ibunya Abu Daud wakul Inna Khairan nasi ba’da Muhammad manusia termulia terbaik setelah Nabi Muhammad SAW adalah kedua wazirnya beliau sejak dahulu dua sahabat sudah terdahulu yaitu Abu Bakar Usman kemudian baru Usman al-ardja sesuai pendapat yang rajih warabi uhum Khoirul bariyati yang kedua bait puisi yang kedua yang kedua dan yang keempat adalah manusia terbaik setelah yang ketiga tadi setelah yang ketiga yaitu sekali hari fullchair yang senantiasa di atas kebaikan kebaikan beliau selamat baik yang ketiga wainnahum warahmatullahi mereka yang 4 ini Khulafaur Rasyid yang keempat ditambah yang lainnya yang tidak boleh dilakukan mereka itu ya berjalan bertempat tinggal di surga firdaus Siapa ya yang selain empat tadi saidun wasadun Wa Ibnu Alvin Waton jadinya kemudian ditambah Amir yaitu Abu Ubaidah dan yang ke-10 akidah ahli Sunnah Wal Jamaah 10 sahabat tadi pasti masuk surga dengan jaminan dari Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam kata Imam al muzani as-syafi rahimahullah dan kita berikan kepada setiap dari mereka kecintaan sesuai dengan kadar yang Allah wajibkan dari keutamaan mereka tentunya kecintaan kita kepada Abu Bakar tidak sama dengan kecintaan kepada saat bin Abi waqqaskan Abu Bakar yang paling mulia ya di mata Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam meskipun kewajiban kita mencintai semua para sahabat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kalau kita mau ringkas akidah ahli Sunnah terhadap para sahabat rasul saw yang pertama wajib mencintai mereka karena Rasul bersabda ayatul Iman hubbul Anshor tanda keimanan mencintai kaum Al Anshar yang kedua kewajiban kita memuji para sahabat rasul saw karena Allah dan Rasul memuji mereka dalam banyak ayat dalam banyak al-hadits wasabiqunal Muhajirin Muhammad atau dan orang-orang yang pertama lagi terdahulu masuk Islam dari kalangan Muhajirin dan yang mengikuti mereka dengan baik radhiyallahu Anhu Rasulullah waladzina Muhammad adalah utusan azan yang bersama beliau yaitu para sahabat dan lemah lembut di antara mereka ini pujian Allah yang sangat luar biasa kepada para sahabat maka kewajiban kita memuji para sahabat dan yang ketiga jaga hati tidak dengki kepada para sahabat dan menjaga lisan tidak mencaci-maki para sahabat ah Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam sebagaimana kata syaikhul Islam Ibni rahimahullah dalam aqidah wasithiyah oleh jamaah selama Rasulullah diantara prinsip aqidah ahli Sunnah menjaga hati menjaga lisan terhadap para sahabat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sebagaimana yang Allah firmankan dan orang yang datang setelah para sahabat mereka berdoa wahai RAB kami ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang mendahului kami dengan keimanan yaitu para sahabat salam yang pertama dan jangan engkau jadikan dalam hati kami kedengkian terhadap orang-orang yang yang beriman ini adalah akidah ahlussunnah terhadap para sahabat rasul SAW dan rasul bersabda suku ashabi jangan kalian mencaci maki para sahabat dalam riwayat yang lain Malaikat Allah para malaikat dan lakna semua manusia kewajiban kita mendoakan para sahabat dengan kebaikan rahimahullah kemudian yang ke-5 mengikuti jejak para sahabat Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam kecintaan kita kepada mereka tentunya berbeda-beda karena keutamaan mereka juga berbeda-beda kedudukan mereka berbeda-beda maka hal ini memotivasi seorang muslim untuk banyak membaca keutamaan-keutamaan para sahabat rasul Sallallahu Alaihi Wasallam kitab-kitab hadis ada pembahasan tentang Abu Bakar keutamaan Umar dan seterusnya dengan tujuan agar cinta kita kepada mereka terus bertambah semakin kita cinta kepada para sahabat semakin kita mengikuti jejak para sahabat para Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam Dan ini juga perintah Allah untuk kita kepada para sahabat seperti yang Allah firmankan dalam surat at-taubah ayat yang ke 100 tadi walladzina dan mengikuti mereka dengan baik demikian pula yang Allah firmankan dalam surat Luqman ayat-ayat yang ke-14 mungkinlah jalan orang-orang yang bertobat kepada kami rahimallah setiap para sahabat adalah orang yang senantiasa bertobat kepada Allah maka ini merupakan perintah Allah mengikuti jejak para sahabat Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam kemudian kata Imam al-muzani as-syafir rahimulla lagi summali syair ashabihim kemudian baru kecintaan kepada para sahabat-sahabat yang lainnya kemudian kita berikan kecintaan kepada semua para sahabat setelah yang ke-10 tadi setiap muslim mencintai semua para sahabat Rasul Ya karena mereka yang pertama kali mendahului dengan keislaman mereka yang menolong agama ini sampainya Islam kepada kita dengan karunia dari Allah kemudian karena jasa-jasa para sahabat kita mencintai mereka [Tepuk tangan] tadi ayatul Iman mencintai kaum orang-orang Al Anshor Para sahabat Al Anshor tidaklah yang mencintai mereka kecuali orang yang Mukmin kemudian karena mereka apa menolong agama ini dakwah dan menyebarkan Islam ini wasallam dan dikarenakan mereka kalah yang pertama kali melihat Nabi Shallallahu alaihi wasallam dan kata Abdullah bin Abbas atau yang lainnya dari para ulama Salaf kamu sesaat saja itu lebih baik dari amal ibadah salah seorang diantara kalian sepanjang hidupnya sebagaimana juga kata Rasul atas suku ashabi nafsihi seandainya Diantara Kalian menginfakkan satu tidak akan bisa menyamai satu mood sedekah dari sahabat atau bahkan separuhnya keutamaan para sahabat yang langsung melihat nabi tidak akan ada yang menandinginya dan mereka yang mendahului kita dengan mendengarkan hadits-hadis Rasul saw langsung dari Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam sebagaimana kebencian terhadap mereka tanda kemunafikan sebagaimana Rasul bersabda ayatul Iman hubbul Anshor yang kita sampaikan dari tanda keimanan mencintai kaum nifaq tanda kemunafikan membenci kaum Al Anshar Imam Bukhari sahabat al-azhar khususnya kecuali orang munafik mencintai para sahabat Allah akan cintai dia Muhammad siapa membenci mereka Allah akan membencinya hadis riwayat Muslim Imam Malik rahimahullah akan kafirnya kelompok syiar rafidah berdasarkan juga firman Allah menjadikan orang kafir murka kepada para sahabat kata Imam Ibnu Katsir dalam tafsir beliau tentang ayat ini surat al-fatah ayat yang terakhir diakhir dari ayat ini Imam Malik berdalil tentang kafirnya kelompok syiah karena mereka membenci para sahabat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Kita percaya dengan propaganda misionaris kelompok yang mengatakan perbedaan kita dengan mereka hanya perbedaan masalah fiqih sebagaimana 4 mazhab ahli Sunnah tentunya orang yang punya sedikit pengetahuan tentang hal ini akan menolak mentah-mentah propaganda tersebut perbedaan kita kaum muslimin dengan kelompok syiah ini perbedaan masalah Ushuluddin bahkan masalah berkata wanohibbu ashabah Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam kita wajib mencintai semua para sahabat rasul Sallallahu Alaihi Wasallam dari mereka jangankan mencintai para sahabat mencintai Rasul saja tidak boleh sampai mensejajarkannya dengan Allah rabbul alamin daripada berlebih-lebihan tidak boleh kita membenci satupun dari sahabat Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam kita wajib membenci orang yang membenci para sahabat dan yang mencela para sahabat ini kita terhadap para sahabat rasul kita apa membenci orang yang membenci para sahabat atau salah seorang dari sahabat Rasulullah bahkan Imam Ahmad dalam kitab Ushul sunnah Beliau mengatakan perintah kosong ahad dan ashabi Rasul Shallallahu alaihi wasallam yang merendahkan melecehkan memperolok mencela satu sahabat Rasul atau membencinya karena suatu sebab atau menyebutkan kejelekan-kejelekannya maka dia ahlil akan sampai dia mendoakan semua para sahabat rasul SAW dengan kebaikan jadi ini akidah ahlus sunnah yang sudah paten yang sudah membenci yang membenci para sahabat rasul saw bukan malah mentokohkannya bukan malah menyanjung memujinya tidak menyebut satupun dari para sahabat kecuali dengan kebaikan Rasul karena Allah memuji mereka mencintai para sahabat itu adalah bentuk mengamalkan agama wa Iman merupakan bentuk keimanan bentuk kebaikan ini juga merupakan ladang pahala ini juga merupakan ibadah qolbiyah ibadah hati ibadah batinnya mencintai para sahabat ibadah itu bukan hanya berupa yaitu ibadah anggota badan saja namun ada ibadah qolbiah ibadah yaitu mencintai para sahabat Rasul Shallallahu alaihi wasallam dan membenci orang-orang yang membenci para sahabat itulah dan ibadah itu ladang pahala itu adalah ibadah demikian pula hukum wanita sebaliknya membenci para sahabat itu adalah kekafiran itu adalah kemunafikan itu adalah kesesatan Maka sekali lagi Sungguh benar Imam Malik rahimahullah yang mengkafirkan kelompok syiah karena mereka membenci para sahabat Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam kata mereka semua manusia sepeninggal rasul itu murtad ya kecuali tiga saja mereka juga mengatakan aqidatu Navita Baro anak-anak Siapa yang dimaksud dengan empat berhala Abu Bakar Usman dan muawiyah [Musik] yang sekarang ketika mendikti orang yang mau masuk agama Syiah ini beredar di YouTube juga di Talking dedikte dengan kalimat syahadat asyhadu anna aba-aba ini ketika mendikti orang yang masuk agama Syiah dengan 4 kalimat syahadat yang keempat Aku bersaksi bahwasanya Abu Bakar Umar Utsman Aisyah dan Hafsah di neraka naudzubillahimindzalik sekali lagi masihkah mereka dianggap kaum muslimin sedangkan mereka mencaci-maki pahlawan-pahlawan Islam pertama Abu Bakar Umar Usman dan juga mencaci maki Ummul mukminin Aisyah ibu kita saja kalau dicaci maki orang kita luar biasa ya murkanya apalagi ini adalah ya Ummul mukminin isinya Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam [Musik] menyebutkan dalam ucapannya tadi tentang Salah satu hak para sahabat yang lain yaitu apa takdir memuji mereka menyebutkan keutamaan-keutamaan mereka ya sebagaimana misalnya Abu Bakar As Siddiq Bagaimana beliau berhasil memerangi akhlak Ridha misalnya sampai ada ungkapan dari Sebagian ulama Innallaha yang Allah menolong agama ini lewat perantara dua orang dia bekerja yang pertama lewat ya perantara Abu Bakar As Siddiq ketika beliau memerangi orang-orang yang murtad demikian pula keutamaan misalnya Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah banyak menjelaskan keutamaan-keutamaan mereka dan Allah memuji lahir batinnya para sahabat Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam [Tepuk tangan] bagi para fuqarah al-muhajirin yang mereka diusir dari rumah-rumah mereka dari harta mereka mereka hanya mengharapkan karunia dari Allah dan keridhoannya dan mereka menolong Allah dan rasulnya Allah tahu hati mereka udah kata Allah mereka adalah orang-orang yang jujur waladzinatabawa udara Wal Iman Amin dan orang-orang ansor yang telah menempati kota Madinah sebelum mereka dan yang telah beriman mereka mencintai orang-orang yang berhijrah kepada mereka dan mereka tidak mendapai dalam hati dada mereka dari apa yang mereka telah berikan dan mereka lebih mendahulukan kaum Muhajirin daripada diri mereka Meskipun mereka dalam kebutuhan ini sekali lagi pujian Allah kepada kaum Al Muhajirin dan kaum ansha dan para sahabat Rasul Shallallahu alaihi wasallam dan insya Allah kita akan lanjutkan pada pertemuan yang akan datang [Musik] jazakallahu Khairan Barakallah fiikumsalam atas penjelasan materi yang sangat bermanfaat di kesempatan ini berkaitan dengan penjelasan keutamaan sahabat nabi Raja dimanapun anda berada silahkan bagi Anda yang ingin bertanya secara langsung dalam telepon 021 8236543 atau pertanyaan melalui perasaan singkat di 08198 96543 baik kita awali pertanyaan dari pesan singkat di kesempatan ini dari Pak Iyan di Bogor Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustadz Mengapa para sahabat nabi banyak yang berbeda pendapat soal ilmu fiqih dan Bagaimana sikap kita terhadap perbedaan tersebut mohon penjelasannya jazakallahu Khairan yang pertama bahwasanya pembahasan masalah fiqih ijtihadi memang sudah ada khilaf sejak zaman para sahabat Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam karena perbedaan pemahaman mereka terhadap hari Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam dibenarkan oleh Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam contoh yang paling masyhur Rasul mengatakan tidaklah seorang dari kalian shalat Ashar kecuali di Bani sebagian sahabat memang salatnya kan secara tersurat ya hadist itu salat asar harus Apapun yang terjadi dan bagaimanapun kejadiannya harus salat di Bani quraizhah ada sebagian yang mengatakan ya mereka memahami lewat kalau bahasa kita yang tersirat tidaklah salah seorang diantara kalian salat ashar kalau memang itu ada pemahamannya kalau memang masih belum keluar waktunya kecuali dibanding artinya kalau memang waktu ya perkiraan nggak sampai ke Niko Ridho ketika waktu Ashar masih ada maka mereka pun salat di tempat ya di selain Bani artinya di sini kalau kita Bahasakan ada yang memahami secara tersurat ada yang memahami secara tafsiran Dan ketika mereka pulang kepada rasul-rasul pun tidak apa menyalahkan salah satu pihak tersebut karena memang inilah bahasa Arab Terkadang ada kelonggarannya ini kalau masalah fikih ijtihadi beda dengan masalah akidah tidak ada khilaf atau kalau mau ditekankan lagi masalah usul aqidah tidak ada khilaf diantara para sahabat masalah Allah di atas langit misalnya nggak ada khilaf diantara para sahabat rasul saw nama sifat Allah ya demikian pula masalah haramnya mengkudeta terhadap Pemimpin kaum muslimin dan seterusnya dari sekali lagi kesimpulannya ini karena apa ya keluasan bahasa bahasa Arab nah jazakallah yang disampaikan semoga bermanfaat untuk penanya dan kita semua yang menyimak nahdlatullah masih kami buka kesempatan bagi anda yang ingin bertanya secara langsung dalam telepon 021 8236543 Ya silakan halo ya baik ya assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh [Musik] dengan bapak siapa di mana Ya silakan Pak Abdul Hamid ada nggak para sahabat menggunakan metode sufi dalam mengamalkan agama pertanyaannya [Musik] baik terputus dan Alhamdulillah kita sudah bisa menangkap pertanyaan dari bapak dan kami persilakan pada ustadz tafadho ustadz 6 Iya di dalam sejarah tidak ada satupun sahabat rasul yang mengikuti ajaran atas saw ataupun asofi Sufi muncul tasawuf Muncul itu setelah zaman jauh dari zamannya para sahabat Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam kalau mau ditekankan ditegaskan lagi ini sebagaimana kata para ulama munculnya ajaran tersebut itu di zaman Imam Syafi’i rahimahullah ta’ala dan beliau termasuk yang boleh pasti dari ajaran tersebut diucapkan oleh Imam Syafi’i rahimahullah aku telah meninggalkan negeri Baghdad dan aku lihat di negeri Baghdad pada waktu itu sekelompok orang yang mereka beribadah kepada Allah kalau istilah kita dengan nyanyian dan musik dengan nasyid nasyid itu awal mulanya muncul kelompok ya Sufi tersebut jadi tidak ada di zaman para sahabat Ar Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam Terima kasih Syukron atas jawaban yang disampaikan semoga bermanfaat untuk penanya bapak yang berada di Jambi kita beralih ke pertanyaan melalui pesan singkat kembali dari hamba Allah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh yang beriman pada masa hidup Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam namun tidak pernah melihat beliau Apakah bisa dikatakan sebagai sahabat nabi juga mohon penjelasannya Syukron yang tidak pernah berjumpa langsung dengan Nabi SAW meskipun hidup di zaman Rasulullah maka dia bukan dalam kategori sahabat nabi namun dia sebagai atabiin sebagai muridnya para sahabat karena mereka bertemu dengan para sahabat dan mungkin berguru kepada para sahabat nabi Shallallahu Alaihi Wasallam semoga bermanfaat untuk penanya pertanyaan berikutnya masih dari pesan singkat kembali Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustadz Mengapa Ya maksudnya Apa ciri khusus dari kelompok rofidah secara Zahir supaya kita bisa lebih berhati-hati terhadapnya jazakallahu Khairan Iya kalau mungkin di sebagian tempat ada ya sebagaimana Kalau antum kelihatan orang-orang Iran yaitu ciri-ciri mereka kalau misalnya umroh haji dan sebagainya khasnya mereka demikian pakai baju-baju ala orang-orang syiah di Iran tersebut Adapun Kalau mungkin di negeri kita ya mungkin ada yang juga tapi Ya kita nggak tahu ya mungkin Bajunya sama dengan kita sebagainya ya nggak kelihatan kecuali kalau apa mungkin ada ungkapan-ungkapan mereka yang ya tadi keluar caci maki dan ada para sahabat atau yang semisalnya yang merupakan ciri khas kelompok syarat riba dan seperti yang sudah kita sampaikan mereka adalah manusia yang paling berdosa dia Sukabumi ini dan mereka punya akidah thapki ya menyembunyikan kekufuran mereka menampakan keimanan [Musik] disampaikan semoga bermanfaat untuk penanya pertanyaan berikutnya Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustadz Bagaimana generasi Salaf atau sahabat nabi bisa sampai pada kekuatan iman yang begitu besar dan kokoh dalam aqidah mereka yang bisa kita ambil contohnya Syukron yang pertama tidak terlepas dari bagaimana mereka Langsung menimba ilmu dari Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam mereka bagaimana langsung melihat turunnya Alquran kepada Nabi Shallallahu alaihi wasallam dan juga bagaimana perjuangan mereka dalam belajar kepada rasul Sallallahu Alaihi Wasallam istiqomahnya mereka belajar kepada Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam bahkan ada riwayat Bagaimana umat Khattab itu bergantian dengan sahabat yang lain untuk menghadiri Majelis Rasulullah kalau aku tidak datang engkau yang datang kemudian disampaikan kepada beliau Demikian pula sebaliknya mereka luar biasa perjuangannya artinya jangan hanya dilihat hasilnya saja namun perjuangan mereka luar biasa dalam apa Istiqomah di atas agama Allah Subhanahu Wa Ta’ala Bagaimana jawaban dari satu bulan perjalanan pisang atau dari Madinah ke negeri Syam hanya untuk mendapatkan satu hadis rasul saw yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Unnes yang belum beliau apa Dengarkan itu yang mereka apa dengan Allah Taufik petualangan dari Allah mereka bisa Istiqomah di atas Al Aqidah as shohiha maka kewajiban kita mendidik jejak para sahabat diantaranya tadi istiqomah dalam belajar akidah akidah salah demikian pula dengan kita terus memohon kepada Allah ya Allah [Musik] demikian pula dengan kita harus ada apa ya perasaan kita ini masih kurang dalam segala dalam masalah Iman masalah ilmu maka terus kita memotivasi diri kita untuk terus mengokohkan iman dan taqwa ilmu kita dengan terus Istiqomah belajar terutama masalah Al Aqidah Terima kasih jazakallahu Khairan Barakallah fiikumsalam atas jawaban yang disampaikan semoga bermanfaat untuk penanya dan kita semua yang menyimak dan itu merupakan pertanyaan kita terakhir di kesempatan ini mungkin ada sebagai iktitan atau penutup silahkan Ustadz sebagai kesimpulan saja seperti yang sudah kita sampaikan ada lima sikap dan akidah Ahlussunnah Wal Jamaah terhadap para sahabat yang pertama mencintai mereka memuji mereka para sahabat rasul salam menjaga hati tidak dengki menjaga lisan tidak mencaci maki satupun sahabat Rasul Shallallahu alaihi wasallam dan yang keempat mendoakan Mereka dengan kebaikan dan yang kelima mengikuti jejak para sahabat Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam Imam Ahmad rahimahullah dalam kitab beliau usul sunnah mengatakan di awal kitab Ushul sunnah Indana atau Rasul saw prinsip aqidah kami ahlussunnah Yaitu mengikuti jejak para sahabat rasul Sallallahu Alaihi Wasallam berpegang teguh dengan ajaran para sahabat rasul Sallallahu Alaihi Wasallam dan Imam Malik rahimahullah berkata dan yusliha akhir-akhir Ummah ilamah tidak akan mungkin memperbaiki generasi terakhir umat ini sesuai dengan apa yang memper memiliki generasi awal umat ini yaitu para sahabat para umat Islam akan jaya kalau mereka mengikuti ajaran para sahabat khususnya tentang masa terutama dalam masalah Al Aqidah Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjadikan kita sebagai pengikut Setia para sahabat rasul SAW dan semoga Allah mengumpulkan kita bersama Rasul para sahabat di surga kelak kurang lebihnya mohon maaf wa jazakumullah rabbil alamin wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih jazakallahu Khairan Barakallah fiikum kepada guru kita Ustadz Abdur atas ilmu yang sangat bermanfaat dan waktu luang yang telah diberikan untuk kita semua demikian tadi foto Islam mengajakumullah program kajian ilmiah dalam pembahasan rutin kita takliko ala syarhi sunnah Lil Imani Al muzani yang ditulis oleh Fadila pembahasan berkaitan dengan keutamaan sahabat nabi Semoga apa yang telah kita simak dengarkan dapat memberikan pemahaman mendalam bagi kita berkaitan dengan keutamaan sahabat Nabi Dan kita pun berusaha untuk mengambil pelajaran dari yang telah disampaikan Dan kita pun berusaha sekuat tenaga untuk mengamalkan dari ilmu kebaikan kita dalam kehidupan sehari-hari Semoga Allah subhanahu wa ta’ala selalu memberikan kemudahan bagi kita semua dalam beramal saleh Allahumma Amin kami yang bertugas mohon pamit undur diri mohon maaf atas segala khilafan Terima kasih jazakumullah atas kebersamaan anda wabillahi taufik wal hidayah Subhanallah wabihamdika Ashadualla ilaha illa Anta subhanaka aktivitas wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ustadz Abdurrahman Thoyyib, Lc. | Ta’liqah ‘ala Syarhissunnah lil Imam Al-Muzani
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply