Syaikh Prof. Dr. Abdurrazaq bin Abdul Muhsin – Hadits Hadits Perbaikan Hati

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

[Musik] yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa ta’ala pada pertemuan yang lalu kita telah menyebut hadis dari sahabat annoman bin basyirah Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda ala wa inna fillah seluruh anggota tubuh kalau rusak segumpal daging tersebut maka rusak pula seluruh anggota tubuh apakah segumpal daging tersebut adalah wahyu qolbu ketahuilah dia adalah kalbu kalbu adalah segumpal daging yang kecil yang berada dalam dada manusia ya tetapi sangat berbahaya pengaruhnya luar biasa jika dia baik maka badan seluruhnya ikut baik jika dia rusak maka seluruh anggota tubuh juga ikut rusak dan disebut dalam hadis ini kalbu itu disebut dengan mubram yang menunjukkan kecilnya organ ini kecil karena mengisyaratkan tentang segumpal daging yang kecil akhirnya meskipun dia kecil namun pengaruhnya luar luar biasa tidaklah seorang manusia melakukan gerakan atau dia diam ya Atau dia melakukan suatu kegiatan atau dia meninggalkan sesuatu kecuali mengikuti keinginan segumpal daging ini dan tidak mungkin ada anggota tubuh yang tidak nurut sama segumpal daging ini oleh karenanya jika kalbu seseorang itu baik maka yang berisi keimanan ilmu amal-amal hati ya maka pasti seluruh anggota tubuhnya juga ikut baik-baik berupa perkataan yang akan ikut baik perkataan yang Zahir maupun amal demikian juga keimanan akan menjadi baik oleh karenanya seorang hamba sangat perlu untuk memperhatikan kondisi kalbunya ya segumpal daging Ini dia berusaha perbaiki urusan membersihkan berusaha mensucikan menghilangkan kotoran-kotorannya dia harus perhatikan hal ini karena ini pengaruhnya Luar biasa ini antara doa yang terkait dengan hal ini yang diriwayatkan dari nabi Shallallahu Alaihi Wasallam adalah doa yang diriwayatkan dari sahabat Zaid bin Arqam Radiallahu anhu Beliau berkata karena Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda Allahumma Ya Allah Allahumma Ya Allah berilah ketakwaan kepada jiwakuruman sucikanlah jiwaku karena aku adalah sebaik-baik yang mensucikan jiwaku adalah pemilik jiwaku dan engkau yang mengurusi jiwaku [Musik] terkait dengan masalah ini maka ada perkara yang harus diperhatikan dan sangat penting diperhatikan oleh hati yaitu apa sih tujuan diciptakannya hati manusia tujuan tersebut ternyata adalah mentauhidkan Allah subhanahu wa ta’ala dan mengikhlaskan agama hanya untuk Allah subhanahu wa ta’ala maka Hati Harus mengecek sejauh mana dia mewujudkan tujuan ini maka terkait dengan hal ini maka ada dua model hati pertama model hati yang baik dan kedua model hati yang buruk Adapun model hati yang baik yaitu hati yang sibuk untuk menerbitkan Allah sibuk bertawakal kepada Allah memikirkan kebaikan memikirkan ilmu berusaha mewujudkan tauhid kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala kalau ada hati seorang seperti ini berarti dia telah meletakkan hatinya pada posisi yang tepat ketika itu hati yang seperti ini memiliki dua ciri atau Dua Wajah dua sisi sisi yang pertama atau ciri yang pertama hati tersebut semangat untuk mengejar kebenaran ya semangat untuk berilmu tentang kebenaran semangat untuk mengamalkan kebenaran tunduk kepada kebenaran dan berusaha mewujudkan tauhid Sisi kedua atau ciri kedua yaitu hati tersebut berpaling dari kebatilan Berusaha menjauh dari kebatilan dan selalu waspada jangan sampai terjerumus dalam kebatilan hati yang seperti ini yang memiliki ciri yang baik ini bisa dinamakan dengan Al qalbu Zaki yaitu hati yang suci atau alkohol hati yang bersih atau Al qalbu Salim yaitu hati yang selamat yang nama-nama ini menunjukkan akan selamatnya hati dari keburukan hati yang suci hati yang bersih maupun hati yang selamat bawa hati tersebut bersih dari dari kotoran dari keburukan dan dari penyakit-penyakit itu model hati yang pertama Adapun model hati yang kedua itu hati yang buruk yang selalu mencari kebatilan ya selalu berpaling dari tauhid tidak ingin menjalankan tauhid pada hati tersebut diciptakan untuk mengetahui kan Allah Subhanahu Wa Ta’ala hati yang seperti memiliki dua sisi memiliki dua ciri yang pertama itu semangat untuk melakukan kebatilan sibuk dengan kebatilan jauh dari tauhid Kemudian yang kedua berpaling dari kebenaran tidak menerima kebenaran hati ini tidak mau menerima kebenaran maka sesungguhnya pada hakikatnya ada dua penyakit yang menimpa hati yang buruk ini penyakit yang pertama adalah menjauh dari kebenaran penyakit kedua adalah semangat melakukan kebatilan dan masing-masing penyakit ini masing-masing Penyakit ini memiliki dampak-dampak yang sangat buruk dan hasil-hasil yang sangat jelek Shallallahu Alaihi Wasallam [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] yang menjadikan hati berpaling dari tauhid ada dua model kebatilan tersebut kebetulan yang pertama adalah kebatilan yang memalingkan hati dari kebenaran di mana kebenaran tersebut ikut menempati Space yang ada di hati tapi tidak melakukan penentangan dia hanya ikut mengisi hati ini seperti pemikiran-pemikiran kesedihan kegelisahan syahwat kesedihan yang timbul akibat relasi-relasi terkait dunia ini dia tidak menentang tauhid tapi dia mengisi hati ya Sehingga Space untuk tauhid semakin berkurang dalam hati ini kebatilan Model pertama Adapun kebetulan Model kedua yaitu kebatilan yang bukan hanya mengisi hati bahkan dia melawan Tauhid dia melawan Tauhid dia menentang dia contohnya adalah seperti pemikiran-pemikiran yang rusak kekufuran kemunafikan ini ini bukan hanya sekedar mengisi hati bahkan dia menolak tauhid maka model yang pertama dia hanya mengambil Space dari hati ini ini lebih ringan yang kedua lebih parah itu bukan cuma ngambil spesial bahkan menyerang tauhid menghilangkan tauhid dari hati seseorang adapun yang pertama apa Obatnya obatnya adalah memurnikan hati untuk mentauhidkan Allah subhanahu wa ta’ala dengan iman yang shahih mengingatkan bahwasanya hati ini diciptakan adalah untuk mentauhidkan Allah subhanahu wa ta’ala dan tidak sibuk dengan perkara-perkara yang lain oleh karenanya ketika ada kesedihan yang menimpa perkara dunia yang menyedihkan penderitaan maka seorang Ingat kepada tauhid memurnikan tauhidnya kembali agar semua itu keluar dari hatinya yang mengambil spesies dari hatinya bisa lepas dari dari hatinya dan di antara hadis-hadis yang datang terkait dengan hal ini adalah yang datang dari Ibnu Abbas radhiyallahu anhuma bahwasanya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ketika mendapati permasalahan yang berat penderitaan maka Beliau berkata mengucapkan kalimat tauhid Lailahaillallah robbul azim Lailahaillallah robbus samawati wa rabbul ardhi warobbilalamin sampai 3 kali Lailahaillallah Yang Maha Agung dan mahalim lailaha illallah tidak ada yang berhak disembah kecuali Allah sang pemilik Arsy yang agung lailaha illallah Sang Penguasa langit dan penguasa bumi dan penguasa arus yang mulia Rasulullah mengucapkan kalimat tauhid untuk menghilangkan penderitaan yang sedang dialami demikian juga dari asma binti umays radhiyallahu ta’ala anha Beliau berkata Rasulullah SAW berkata kepadaku kalimat maka aku ajarkan kepada engkau tentang doa-doa Yang hendaknya kau ucapkan atau kalimat-kalimat yang kau ucapkan tatkala engkau mengalami penderitaan atau sedang ditimpa dengan kesulitan Apakah kata tersebut Allahu Allahu robbi laa usrikubilah perkataan tauhid agar seorang yang penderitaan dirasakan dalam hatinya bisa lepas dari hatinya jadi dia menguatkan tauhidnya dengan benar sehingga kesedihan kegelisahan keluar dari dari hatinya agar Terusir dari hatinya sehingga tauhid mengambil Space yang banyak dalam hatinya demikian juga dari Abu Bakar radhiyallahu taala Anhu dari Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam Beliau berkata dakwatul makruh Allahumma rahmatan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan doanya orang yang sedang ditimpa dengan kesulitan dan penderitaan Allahumma rahmatan Ya Allah aku hanya mengharap kepada rahmatmu falaki jangan kau serahkan diriku kepada diriku sendiri meskipun Hanya Sekejap mata dan perbaikilah luruskanlah segala urusanku lai illa Anta tidak ada yang berhak disembah kecuali engkau jadi kalimat tauhid demikian juga dari Allah ta’ala bersabda dakwatun doanya Nabi Yunus ketika dia berdoa sementara dia berada dalam perut ikan paus apa doanya lailaha illa Anta subhanaka inti ini kuntu minadzalimin engkau dari segala kesyirikan ini kuntu minadzolimin sesungguhnya aku termasuk orang zalim kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam terkait doa ini tidak seorang muslim pun berdoa dengan doa ini ya dalam perkara apapun kecuali Allah akan kabulkan doanya hadis riwayat Tirmidzi maka seluruh doa-doa yang disebutkan dalam hadis-hadis tadi semuanya kalimat-kalimat iman dan kalimat-kalimat tauhid kalimat-kalimat ikhlas kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dan jauh dari kesyirikan segala bentuk kesyirikan baik Syirik besar maupun Syirik kecil maka ini dalil yang sangat tegas bahwasanya obat yang paling terbaik untuk menghilangkan atau membersihkan diri dari penderitaan gundah Gulana kegelisahan dan obat yang paling manjur untuk memperbaiki hati adalah memperbaharui iman dan mengulang-ulangi kalimat tauhid Lailahaillallah Lailahaillallah ya maka dengan iman dan kalimat tauhid tersebut maka rasa gelisah rasa berat yang ada dalam dada akan hilang ya kemudian akan sirna gundah Gulana dan penderitaan tidak ada yang bisa menghilangkan seperti kalimat Lailahaillallah kalimat al-ikhlas Bagaimana jika seorang mewujudkan tauhidnya kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dan dia tahu dia diciptakan untuk bertauhid kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala maka ini adalah obat yang paling manjur Karena hati jika dipenuhi dengan Tauhid dengan ikhlas ya kemudian disibukan dengan perkara yang agung ini hanya mikirin tauhid mikirin Bagaimana menggabungkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala maka seluruh penderitaan seluruh kegelisahan seluruh kesedihan seluruh kesulitan akan lepas dari dadanya maka berganti dengan kebahagiaan itu di puncak kebahagiaan yang luar biasa menjelaskan tentang hakikat hari ini bosnya obat yang terbaik untuk menghadapi segala penderitaan adalah tauhid bahkan obat ini juga ditempuh oleh musuh-musuh Allah selain wali-wali Allah subhanahu wa taala Ibnu yang menjelaskan tentang hal ini Beliau berkata Adapun musuh-musuh Allah maka Allah selamatkan mereka dari penderitaan dunia dan kesulitan dunia sebagaimana Allah sebutkan dalam Alquran tatkala mereka orang musyrikin sedang berlabuh di atas lautan ya di atas kapal di lautan kemudian diterpar dengan ombak yang dahsyat Ya Allah maka mereka pun berdoa kepada Allah dengan memurnikan agama bagi Allah itu mereka bertauhid ketika itu mereka tidak berdoa kepada selain Allah selamatkan mereka namun yang jadi masalah ketika Allah selamatkan mereka di daratan selamat bisa ke daratan kembali mereka kembali berbuat kesyirikan Adapun wali-wali Allah Subhanahu Wa Ta’ala perhatikan maka Allah selamatkan mereka dari penderitaan dunia dan penderitaan akhirat orang-orang musuh-musuh Allah hanya penderitaan dunia tetapi wali-wali Allah Allah selamatkan mereka dari penderitaan dunia dan penderitaan akhirat oleh karenanya apa yang dilakukan oleh Yunus Alaihissalam ketika mengalami penderitaan Dia segera Bersandar kepada tauhid dengan mengucapkan Lailahaillallah maka Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyelamatkan beliau dari kegelapan yang bertubi-tubi demikian juga para pengikut Rasul para pengikut-pengkut para rasul mereka juga Bersandar kepada tauhid maka Allah Subhanahu Wa Ta’ala selamatkan mereka dari azab yang menimpa kaum musyrikin di dunia dan juga apa yang Allah akan berikan azab yang akan Allah siapkan bagi kaum musyrikin di akhirat kelak Allah selamatkan wali-wali Allah subhanahu wa ta’ala dan ketika Firaun Bersandar kepada tauhid tidak bermanfaat Kenapa Sudah Terlambat dia sudah melihat kebinasan di mata dia kemudian dia akan tenggelam maka dia mengucapkan Lailahaillallah dia mengucapkan kalimat tauhid tapi tidak bermanfaat Kenapa karena iman diucapkan tatkala sudah melihat kematian di depan Maka tidak berlaku lagi inilah Sunnah Sunnah Allah yang berlaku pada hamba-hambanya oleh karenanya rahimahullah ta’ala tidaklah penderitaan dunia bisa dihilangkan dengan sebab seperti sebab tauhid oleh karenanya doa orang-orang yang terkena penderitaan semuanya dengan Tauhid Sebagaimana telah kita Jelaskan pada hadis-hadis yang kita sebutkan tadi semuanya mengucapkan Lailahaillallah Lailahaillallah lailallah demikian juga doanya Nabi Yunus Alaihissalam Yang Tidak seorangpun yang menderita membaca doa tersebut kecuali Allah akan hilangkan penderitaannya isinya juga apa tauhid oleh karenanya tidaklah menjurumuskan orang dalam penderitaan yang besar seperti kesyirikan tidak ada yang bisa menjerumuskan orang dalam penderitaan yang berat seperti kesyirikan dan tidak ada yang bisa menyelamatkan seorang penderitaan seperti tauhid maka tauhid adalah tempat sandaran makhluk tempat perlindungan makhluk dalam mengalami dalam menghadapi penderitaan yang mereka hadapi wabillah uta’ala [Musik] yang dirahmati Allah Subhanahu Wa Ta’ala Adapun obat dari penyakit yang kedua yaitu pemikiran-pikiran syubhat kemunafikan kekufuran yang menyerang Tauhid Dalam dada seorang maka obatnya Bagaimana yaitu dengan masuk Islam dengan masuk agama tauhid Allah mengatakan dan orang yang Allah lapangkan dadanya untuk masuk Islam maka dia berada di atas cahaya dari roknya Allah berikan saya dalam dadanya maka setiap orang yang menyimpang dari agama ini yang berpaling dari kebenaran maka sesungguhnya hatinya sakit tidak tidak ada kesembuhan kecuali dengan masuk Islam masuk dalam agama tauhid orang yang seperti ini yang berpaling dari agama tauhid maka dia sedang berada di puncak rasa haus tidak ada yang bisa menghilangkan rasa hausnya kecuali jika dia mengambil dari sumber air agama yang murni ini agama tauhid salah seorang yang pernah mualaf yang pernah tersesat kemudian dapat Hidayah masuk Islam berkata sesungguhnya orang-orang muslim dengan berbagai macam model agama mereka aliran mereka sesungguhnya mereka semuanya haus Bahkan mereka hampir-hampir binasa Bahkan mereka hampir-hampir binasa di Puncak rasaus yang mereka rasakan hal ini kenapa karena mereka tidak menemukan sesuatu yang bisa membahagiakan mereka aqidah-akidah yang mereka miliki Apakah akidah yang menyimpang atau aqidah karangan akal mereka tidak bisa menghilangkan kegelisahan hati mereka tidak bisa menghilangkan kehausan mereka maka demi Allah sungguh menakjubkan setiap mereka berusaha minum dari akidah mereka yang batil tersebut mereka semakin haus mereka semakin sengsara dan tidak laku kecuali aku dulu seperti mereka demi Allah aku tidak bisa hilang dahagaku kecuali setelah aku mengambil dari sumber air agama yang murni ini Fadillah Alhamdulillah yaitu Rob penguasa langit penguasa bumi dan penguasa alam semesta ini Tentunya yang dirahmati Allah Subhanahu Wa Ta’ala seorang terkadang ditimpa dengan penderitaan dengan kesulitan-kesulitan ditimpa dengan sebagian musibah yang atau ditimpa dengan hal-hal yang menyedihkan yang bisa mengganggu kehidupannya menyakiti hatinya memeras dadanya ya dan terkadang penderitaan tersebut menimbulkan kesedihan yang berkepanjangan kesedihan yang banyak kegelisahan kekhawatiran dan jika ini semua sudah sampai ke dalam lubuk hati yang paling dalam maka Hidupnya akan payah dia akan capek menghadapi ini semua ya dia tidak akan bisa hidup dengan normal ketika kita mengamati tentang bagaimana cara menghadapi penyakit seperti ini Bagaimana menghilangkan penyakit seperti ini apa Kesedihan Hati yang berkepanjangan kita melihat orang-orang menempuh jalan yang bermacam-macam yang bervariasi ya mereka berusaha menemukan obat Bagaimana bisa menghilangkan kepulauan hati akan tetapi ketahuilah tidak ada obat tidak ada kesembuhan tidak ada keselamatan dari itu semua kecuali dengan kembali kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dengan benar dengan kembali kepada Allah yang benar dengan mengingatnya mengagungkannya mengisi hati dengan tauhid dan iman dan bersandar bertawakal yang benar kepada Allah merendahkan diri kepada Allah menghinakan diri kepada Allah merasa butuh kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala maka jika seorang terpunuh ini semua dalam hatinya maka akan hilang seluruh penderitaan yang dia rasakan Allah telah menjanjikan hal ini Allah berfirman Dan ambil Solihin minta kalian Mukmin Falah Nuh yanahu hayatayibah wala najazianna biasani makan Siapa yang beramal saleh laki-laki maupun perempuan kemudian di dalam kondisi beriman maka kami akan memberikan dia kehidupan yang baik kehidupan yang menyenangkan dan kami akan balas dia di akhirat kelak dengan balas yang lebih baik amal yang mereka kerjakan Abdurrahman rahimahullah Alhamdulillah ayat yang tadi kita bacakan Beliau berkata Allah mengabarkan dan menjanjikan Siapa saja yang bisa menggabungkan antara iman dan amal saleh Allah akan berikan kepadanya kehidupan yang bahagia di dunia dan di akhirat Allah akan berikan balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan di dunia yaitu sebabnya jelas Kenapa mereka bisa dapat kehidupan bahagia pada kita tahu seorang mukmin kadang ditimpa dengan keburukan tidak selalu mendapatkan kesenangan maka beliau menjelaskan sebabnya jelas Beliau berkata Sesungguhnya orang beriman kepada Allah dengan iman yang sebenarnya yang Iman tersebut membuahkan amal saleh iman yang benar tersebut membersihkan meluruskan hati mereka memperbaiki akhlak mereka memperbaiki dunia mereka memperbaiki akhirat mereka semua orang beriman tersebut memiliki landasan-landasan yang kokoh dalam menghadapi seluruh yang akan menimpa mereka baik sebab-sebab keburukan maupun kebaikan mereka punya maksudnya mereka punya kaidah punya pondasi apapun yang mereka hadapi kebaikan dan keburukan mereka tahu bagaimana cara menyikapinya kemudian berkata maka Sikap mereka terhadap perkara-perkara yang menyenangkan yang datang kepada mereka yaitu mereka terima itu semua dari Allah subhanahu wa ta’ala mereka mensyukurinya Maka mereka menggunakan nikmat-nikmat tersebut pada perkara yang bermanfaat jika mereka menggunakan nikmat-nikmat tersebut sesuai dengan seperti ini yaitu menerima bersyukur menggunakan pada hal yang bermanfaat maka ini akan menimbulkan perkara-perkara yang dahsyat kebahagiaan yang luar biasa ya kesenangan mereka terhadap nikmat tersebut mereka harapan mereka terhadap keberkahan kenikmatan tersebut mereka juga berharap untuk mendapatkan pahala orang-orang yang bersyukur ini semua menimbulkan ya perkara yang lebih dahsyat daripada kebaikan-kebaikan itu sendiri Saya ingin mengatakan ketika Sikap seorang mukmin dapat kebaikan-kebaikan tentu kebaikan tersebutlah hal yang menyenangkan tapi sikap dia adalah menghadapi kebaikan tersebut menyikapinya dengan menerima dan bersyukur dan berharap pahala itu menimbulkan hal yang lebih dahsyat lagi daripada kebaikan-kebaikan itu sendiri terus bagaimana sikap mereka jika menghadapi perkara yang buruk maka mereka menyikapi perkara yang buruk yang tidak menyenangkan kegelisahan kekhawatiran mereka berusaha melawan melawan semampu mungkin untuk melawan presiden tersebut kalau tidak mampu melawan untuk menghilangkan secara total mereka berusaha untuk mengurangi berusaha mengurangi ya kalau tidak mungkin lagi dikurangi memang harus menghadapi Ya sudah mereka sabar kalian tidak bisa dilawan tidak bisa dikurangnya tidak ada cara lain kecuali bersabar dengan sikap mereka seperti ini ya maka itu dengan kesabaran mengharapkan pahala dari Allah subhanahu wa ta’ala menimbulkan perkara-perkara yang sangat dahsyat dalam dada mereka sehingga menghilangkan semua hal-hal yang dibenci tersebut hal tersebut yang dibenci tersebut menjadi hilang digantikan dengan perkara-perkara yang membahagiakan harapan-harapan yang indah berusaha mendapat ingin Tama ingin mendapatkan karunia Allah Tama ingin mendapatkan hal dari Allah subhanahu wa ta’ala dan inilah yang ditakdirkan diungkapkan oleh Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam tentang kondisi seorang mukmin dalam hadis yang shahih Rasulullah SAW bersabda aja Banda Amril Mukmin sungguh menakjubkan perkara seorang mukmin seluruh perkaranya adalah baik jika dia mendapati pakar-perkara yang menyenangkan dia bersyukur bahkan lebih baik baginya sabar kalau dia ditimpa dengan perkara yang menceritakan maka dia bersabar pakaian lebih baik baginya walaisalika ini tidak dialami oleh seorang pun kecuali dialami oleh seorang mukmin melanjutkan penjelasannya maka seorang yang beriman ya berlipat-lipat kesenangannya berlipat-lipat keberuntungannya Kenapa setiap yang dihadapi baik kebaikan maupun keburukan ya dia menghadapinya dengan iman yang benar dengan amal saleh ya maka ketika menghadapi kebaikan mendapati Kebaikan dia Bersyukur atas nikmat tersebut Kalau menghadapi keburukan maka dia bersabar maka dengan sikap ini ya Bersyukur atas nikmat yang datang bersabar di atas penderitaan yang datang akan menimbulkan kebahagiaan dan kesenangan dalam hatinya dan akan hilang penderitaan dan kegelisahan dan sempitnya dada hilang semuanya maka penderitaan hidup akan sirna maka sempurnalah kehidupannya di dunia dan ini sesuai dengan janji Allah Subhanahu Wa Ta’ala Siapa yang beriman Saleh tapi memberikan dia kehidupan yang yang baik terkumpul pada seorang mukmin ketika mendapatkan kenikmatan dan kesenangan dua nikmat nikmat apa nikmat yang pertama dia mendapatkan nikmat mendapatkan kenikmatan tersebut kesenangan tersebut nikmat yang kedua adalah nikmat Allah berikan Taufik kepadanya sehingga dia bisa mensyukuri ya nikmat tersebut dan ini nikmat yang kedua lebih besar daripada nikmat yang pertama nikmat bersyukur lebih besar dari nikmat ketika mendapatkan kenikmatan tersebut dengan demikian maka sempurnalah bagi dia nikmat Kemudian beliau melanjutkan Adapun orang yang seorang mukmin tatkala terkena kemudaratan hal yang tidak disukai maka pada dia terkumpul tiga kenikmatan nikmat yang pertama yaitu nikmat dikurangi atau dihilangkan dosa-dosa karena musibah yang dihadapi nikmat yang kedua nikmat dia mendapatkan derajat kesabaran yang itu lebih tinggi daripada nikmat yang pertama kemudian yang nikmat ketiga yaitu nikmat dia merasa ringan menghadapi kemunduran tersebut Kenapa karena kapan dia mengetahui pahala yang besar dan dia sudah terbiasa bersabar maka mudah bagi dia atau ringan bagi dia musibah yang dihadapi dan rasa berat yang dihadapi menjadi berkurang dengan imannya tersebut [Musik] warahmatullahi wabarakatuh [Musik] semuanya iman adalah tempat bersandar orang-orang yang beriman dalam Setiap perkara yang menimpa mereka baik berupa kebahagiaan kesedihan rasa takut atau ketika dalam kondisi aman atau mereka dalam kondisi lagi melakukan ketaatan atau ketika mereka terjun emas dalam kemaksiatan dan segala hal yang menimpa seorang manusia ya yang pasti menimpa setiap manusia maka iman adalah tempat sandaran mereka Kemudian beliau mencontohkan ketika seorang mukmin mendapati pakar-perka yang menyenangkan menggembirakan maka mereka segera Bersandar kepada iman dengan benar kepada Iman maka mereka pun memuji Allah mereka menyanjung Allah dan mereka menggunakan nikmat-nikmat tersebut pada perkara yang disukai oleh sang pemberian nikmat Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan ketika seorang mukmin mendapati perkara yang tidak menyenangkan kesedihan perkara yang mereka tidak suka maka mereka segera Bersandar kepada iman mereka dari berbagai macam Sisi mereka bisa Bersandar kepada iman mereka yang pertama diantaranya mereka menghibur dengan menghibur diri mereka dengan iman mereka dan manisnya iman mereka ya kemudian mereka ini pertama Jadi mereka ini adalah keimanan dengan manisnya Iman mengurangi kesedihan yang mereka rasakan kemudian juga mereka menghibur diri mereka dengan mereka tahu bahwasanya pahala dibalik musibah ini sangat besar sehingga mereka berusaha menghadapi kesedihan tersebut keikhlasan tersebut dengan dada yang lapang kemudian mereka berusaha untuk kembali kepada kehidupan yang tentram kehidupan yang penuh dengan keimanan yang bisa melawan kejadian-kejadian tersebut kemudian juga ketika mereka dalam kondisi takut orang-orang beriman Bersandar kepada keimanan maka ketika takut mereka segera kembali kepada keimanan mereka Maka jadilah mereka tenang dan kemudian mereka semakin kokoh dan mereka semakin kuat dan mereka timbul keberanian dalam diri mereka Maka hilanglah rasa takut tersebut yang menimpa mereka hal ini sebagaimana yang Allah firmankan tentang nabi dan para sahabatnya kata Allah subhanahu wa ta’ala alladzina qalallah yang ditakut-takuti oleh sebagian orang dengan mengatakan itu nabi dan para sahabat ditakut-takutin ada yang menakut-nakut-nakuti dengan berkata Sungguhnya orang-orang telah berkumpul untuk menyerang kalian maka takutlah kepada pasukan yang berkumpul tersebut apa kata Allah apakah nabi dan para sahabat menjadi takut kata Allah iman dan mereka semakin beriman dan mereka berkata cukuplah Allah bagi kami dan dia sebaik-baik tempat bersandar Apa hasilnya fungkalabuminallah maka mereka kembali dengan mendapatkan kenikmatan dari Allah dan karunia dari Allah subhanahu wa taala maka hilanglah rasa takut dari hati mereka ya kemudian justru digantikan dengan kekuatan iman dan manisnya iman dan kuatnya tawakal kepada Allah dan percaya kepada Allah dengan percaya kepada janji Allah Subhanahu Wa Ta’ala demikian juga ketika seorang mukmin atau seorang beriman dalam kondisi aman dan tentram maka kondisi mereka segera Bersandar kepada keimanan ketika mereka berharga kepada keimanan dalam kondisi ketentraman mereka Maka tidak menjadikan mereka sombong ya mereka tetap tawadhu ya mereka tahu semua ini dari Allah subhanahu wa ta’ala mereka Tapi semua karunia Allah subhanahu wa ta’ala dan kemudahan yang Allah berikan kepada mereka Maka mereka bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala ya yang telah memberikan kepada mereka sebab dan akibat berupa keamanan yang Allah anugerahkan kepada mereka dan jika dan mereka mengetahui jika mereka berhasil menang melawan musuh-musuh dan mereka mendapatkan kemuliaan maka itu semua dengan pertolongan Allah Subhanahu Wa Ta’ala bukan dengan kekuatan mereka bukan dengan kekuatan mereka kemudian ketika orang-orang beriman ini dalam ketaatan maka mereka segera Bersandar kepada keimanan ya ketika mereka dalam ketaatan diberi Taufik oleh Allah untuk beramal saleh maka mereka segera Bersandar kepada keimanan sehingga mereka mengakui semua dari nikmat Allah Subhanahu Wa Ta’ala ya dan mereka tidak menjadi sombong tidak menjadi ujub dan mereka tahu nikmat melakukan amal sholeh adalah nikmat yang lebih besar daripada nikmat kesehatan dan nikmat rezeki dan mereka berusaha agar Bagaimana bisa menyempurnakan nikmat ketaatan tersebut dan mereka berusaha atau orang beriman berusaha agar ketaatan yang telah mereka lakukan diterima oleh Allah subhanahu wa ta’ala dan agar ketaatan yang mereka lakukan tidak ditolak oleh Allah subhanahu wa ta’ala Allah tidak dikurangi pahalanya dari Allah subhanahu wa ta’ala maka mereka mohon kepada Allah yang telah memberikan dunia kepada mereka untuk bisa taat kepada Allah agar Allah menyempurnakan bagi mereka nikmat ketaatan tersebut dengan menerimanya ya Dan mereka minta kepada Allah yang telah memberikan dunia kepada mereka untuk melakukan amal saleh agar Allah subhanahu wa taala menyempurnakan amal saleh mereka sehingga tidak dikurangi pahalanya dan juga demikian jika ada seorang beriman terjerumus dalam kemaksiatan maka mereka segera Bersandar kepada keimanan apa yang mereka lakukan mereka segera bertobat kepada Allah ya kemudian mereka setelah bertobat mereka berusaha melakukan amal-amal Saleh untuk menambal dosa-dosa yang telah mereka lakukan Allah berfirman sesungguhnya orang-orang yang bertakwa jika mereka diganggu dengan was-was dari maka mereka segera Ingat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala seketika itu pula mereka bisa melihat kesalahan-kesalahan mereka maka kaum mukminin dalam segala kegiatan mereka segala tindak tanduk mereka sandaran mereka adalah iman ya bagaimana mereka bisa mewujudkan iman dan bagaimana mereka bisa menolak perkara yang bisa bertentangan dengan iman mereka mereka tolak semua yang bisa mengganggu iman mereka dan ini adalah karunia Allah kepada mereka dan nikmat dari Allah subhanahu wa ta’ala kepada mereka Dan demikianlah pemirsa kajian kita Pada kesempatan kali ini Insya Allah kita lanjutkan pada halaqah berikutnya wabillah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik] anda berada demikianlah program kajian ilmiah dalam format rekaman yang telah kami hadirkan untuk

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *