Ustadz Abu Ihsan Al Maidany, M.A. – Ada Apa dengan Remaja

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

secara langsung Rodja TV saluran dan kajian Islam radio Raja Bogor 100 poin 1 FM dan Radio Rodja Bandung 104.3 MM dan Radio Rodja Bandung menebar cahaya sunnah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh para pemeran dimanapun anda berada Alhamdulillah di kesempatan pagi hari ini di hari selasa kita akan ikuti bersama kembali kajian rutin kami hadirkan ke layar kaca anda dan keluarga dari pembahasan rutin pembahasan Parenting tekan dibahas atau diambil dari buku Ada apa dengan remaja sebuah buku Parenting yang disusun oleh alwista dan al-maidani dan pada kesempatan setiap Selasa pagi ini disampaikan oleh penyusunnya langsung dijelaskan dipaparkan dari buku tersebut dan insya Allah kita akan mengambil faedah-faedah yang beliau sampaikan seperti biasa setelah materi kami akan sediakan sesi soal jawab bagi Anda yang ingin bertanya baik kami mohon maaf bagi Anda yang ingin bertanya Anda bisa mengirimkan pertanyaan melalui layanan pesan Whatsapp jadi nomor 081989 6543 baik kita akan simak bersama materi yang akan disampaikan kepada Lestari kami persilahkan oleh Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala merahmati kita semua pertama-tama kita bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas segala karunia dan nikmat yang Allah limpahkan kepada kita sholawat dan salam atas nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam keluarga beliau sahabat beliau dan umat beliau sampai hari kemudian para pemerhati raja kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah pada kesempatan Pagi ini kita kembali bertemu dan akan melanjutkan pembahasan yang kita angkat dari buku Ada apa dengan remaja kita sampai pada bab interaksi positif dengan remaja itu membuka hubungan dengan anak-anak remaja kita karena hubungan yang harmonis adalah kebahagiaan bagi mereka bagi para remaja Maka sebagai orang tua ya kita harus berusaha membina hubungan yang kuat ya dengan mereka dengan anak-anak remaja ini Demikian pula menjembatani terwujudnya hubungan yang kuat dan harmonis antara sesama anggota keluarga sebab hubungan yang kuat lagi harmonis dalam keluarga itu akan menjadi momen terindah bagi para remaja Ya sebaliknya hubungan yang tidak harmonis akan menyebabkan ketidaknyamanan sehingga anak berusaha untuk menjauh dari keluarga atau bahkan ia melawan orang tuanya maka orang tua ya hendaknya berusaha untuk membuka dan Membangun hubungan yang baik dengan mereka dengan anak-anak remaja perlu kita ingat bahwa pada usia remaja ini ya mereka anak-anak remaja ini sedang mencari jati diri atau identitas ya maka setiap orang yang ikut andil dalam membentuk jati dirinya dan berpartisipasi positif dalam bentuk kepribadiannya serta menganggapnya sebagai anak yang memiliki nilai value harga diri dan memperlakukannya sebagai anak yang memiliki arti maka hubungannya dengan orang tersebut akan menjadi baik dan kuat jika perkataan dan perilaku seperti ini akan menambah kuatnya hubungan maka sebaliknya hal yang berlawanan dengan perbuatan itu akan mengurangi dan melemahkan hubungan contohnya adalah menyepelekan sikap menyepelekan merendahkan suka mengungkit kesalahan-kesalahan ya dan sejenisnya hubungan tidak akan bertambah kuat ya dengan cara seperti itu dan juga tidak akan bertambah kuat dengan harta atau sesuatu yang bersifat materi lainnya namun akan bertambah dengan rasa menghargai dan menghormati ya penghargaan dan penghormatan maka orang tua sebagai orang tua ayah bunda harus berusaha untuk menciptakan hubungan yang harmonis dengan anak-anak remaja Lalu bagaimana caranya Dia membangun interaksi positif hubungan yang baik dengan anak-anak remaja ya Kita juga harus menyadari dan memalumi bahwa remaja bukan anak-anak ya mereka sudah hampir menjadi manusia dewasa Maka jangan diperlakukan lagi seperti anak-anak ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan di sini Bagaimana cara untuk membangun hubungan yang harmonis dengan anak remaja yang pertama adalah memahami mereka pahami remaja anda dengan lebih baik memahami remaja yaitu memahami sifat karakter dan tabiatnya kekurangan maupun kelebihannya sehingga kita mampu berinteraksi dengan secara tepat dengan anak remaja tersebut ya jadi perlu kita mengenali apapun itu kalau kita ingin mendekati sesuatu kita memahami sifat-sifatnya ya dengan itu kita akan mudah masuk ya kepadanya dekat dengannya itu yang pertama pahami remaja kita anak remaja kita dengan lebih baik ada ungkapan di sana Tak Kenal Maka Tak Sayang maka yang pertama adalah memang harus mengenali dan ini tidak mungkin jarak jauh ya kita harus dekat dengan mereka dan mereka harus dekat dengan kita Dan ini juga berkaitan dengan waktu juga memahami sesuatu apalagi memahami sifat dan karakter tabiat itu adalah sesuatu yang tidak nampak ya itu perlu waktu ya maka dari itu kita orang tua memang harus menyisihkan dan memberikan waktu untuk bersama mereka dekat dengan mereka yang kedua adalah jangan terfokus pada hal-hal negatif ya karena negatif itu pasti ada manusia tidak ada yang sempurna ya tidak ada yang perfect 100% tidak ada kekurangannya Itu nggak mungkin termasuk anak-anak remaja ya Maka jangan terlalu fokus pada hal-hal negatif pada dirinya seolah-olah dia nanti dimata-matai atau disoroti atau ya dia menjadi objek pengintaian pengawasan orang tua ya Misalnya dengan mengurusi persoalan sepele ya hal-hal yang kadang-kadang ya kita harus memberikan toleransi dan kesalahan-kesalahan yang kadang kala dilakukan oleh remaja ya tapi ya masih dalam batas yang wajar ya karena kita juga memahami mereka adalah manusia yang belum seutuhnya sempurna apalagi remaja kan ya masa transisi ya Jadi ada hal-hal yang memang kita harus kasih toleransi juga kepada mereka ada hal-hal serius yang mereka harus diluruskan tapi ya Intinya jangan terlalu fokus seolah-olah kita berhubungan dengan remaja itu selalu bicaranya tentang kesalahannya kesalahannya kesalahannya ada orang tua yang baru berhubungan dengan anak remajanya kalau anak remajanya dia dapati kesalahannya atau untuk membicarakan kesalahannya melulu ada orang tua seperti itu Jadi dia berhubungan dengan anak remajanya itu selalu isinya tentang kesalahan ya kalau membuka pembicaraan selalu tentang salahnya si anak ini gitu ya si remaja ini nah ini ya tentunya akan menumbuhkan stigma pada dirinya bahwa saya ini memang mungkin nggak ada baiknya Mungkin dia Nggak mengenali dirinya sebagai orang yang baik gitu ya atau positif karena selalu yang di Blow Up itu oleh orang tuanya hal-hal yang negatif ya maka ini ya kita harus seimbang juga manusia ada dua sisi Ya semua manusia ada dua sisi ada Sisi Gelap ada sisi terang ada hal-hal positif ada hal-hal negatif ya Nah demikian bukan artinya hal-hal negatif padanya kita abaikan sama sekali nggak bukan itu ya pasti ada dan perlu juga untuk kita tangani ya atau kita perbaiki cuma yang yang kita solati di sini adalah Iya sebagian orang tua terlalu fokus pada hal-hal negatif itu sehingga kalau bicara sama anaknya selalu tentang negatifnya sementara positifnya sama sekali tidak pernah diangkat bahkan si anak mungkin nggak tahu dirinya punya nilai-nilai positif gitu ya nah itu yang kita maksud di sini maka kadang-kadang hal-hal yang sepele itu ya tidak perlu dibesar-besarkan Nah kadang-kadang sebaliknya kebaikan-kebaikan yang kecil itu perlu dinampakkan artinya dibicarakan ataupun di Blow Up sehingga dia tahu kadang-kadang anak itu punya sisi positif dia enggak tahu Ya dia nggak mengerti ya dia belum menyadari begitu Itu Sisi positifnya maka di sini perlu orang tua ya apa namanya ya menyadarkan atau memberikan pemahaman kepada anak tersebut bahwa dia adalah sosok yang punya sisi positif dan itu menjadi kelebihannya karena banyak juga orang-orang yang punya kelebihan tapi dia tidak menyadarinya dia punya kelebihan ya Nah kalau ini tidak dibantu oleh para pendidiknya bisa jadi ke segala kelebihan ini menjadi Terpendam nah tentunya ini sangat disayangkan berapa banyak anak-anak yang punya bakat akhirnya Terpendam karena memang orang tuanya tidak pernah memblok ya Sisi positifnya itu ya sementara orang tua kalau bicara sama anak selalu yang salahnya saja begitu seolah-olah baru bicara sama anak kalau ketemu salahnya begitu ya Nah akhirnya Kalau dia akan cari jari-jari kesalahan anak supaya bisa bicara sama anak karena sebagian orang tua merasa wibawanya naik kalau menyoroti sisi negatif anak seolah-olah posisinya adalah anak selalu bersalah orang tua selalu benar nah seperti itu Nah ini Tentunya ya kita katakan cara pendidikan yang tidak benar ya tidak baik seperti itu ya [Musik] apa namanya setiap orang tentunya Juga tidak merasa nyaman ya kalau setiap ada misalnya kita teman kita kalau bicara sama kita selalu hal-hal negatif yang ada pada kita lama-lama ya kita juga menjauh juga darinya ya kita juga tidak merasa nyaman demikian juga anak ya apalagi remaja ya akalnya sudah mulai sempurna dia tidak merasa nyaman dengan orang-orang yang melakukan pendekatan dengan cara seperti itu wallahualam yang ketiga adalah sebagai orang tua kadang-kadang kita harus bersikap realistis maka berusahalah untuk realistis yaitu maksudnya adalah jangan terlalu muluk-muluk begitu ya memasang standar terlalu tinggi dan menjadikan orang lain sebagai pembandingnya dan kita membanding-bandingkan dia dengan orang lain dia bukan orang lain orang lain juga bukan dia ya kadang-kadang sebagian orang tua salah di dalam memberikan motivasi ya Coba lihat Si Fulan tapi nadanya itu konteksnya itu narasinya itu merendahkan dia ya dan memuji orang lain menghinakan dia mengangkat orang lain ya ini tentu akan apa ya kita katakan membuat Ya bisa saja hatinya terluka atau perasaannya tersinggung dan begitu ya nah jadi nggak perlu membanding-bandingkan anak kita dengan anak yang lainnya ya sebagaimana nggak ada saat seorang pun yang suka dibanding-bandingkan dengan orang lain karena Allah ya menciptakan manusia dengan rezekinya masing-masing yang berbeda-beda antara satu dengan yang lain ya Maka jangan terlalu muluk-muluk dengan membuat gambaran yang mana anak harus menjadi seperti itu seperti ini dan ya bukan seperti itu ini namanya tuntutan tanpa kita memberikan jalan sebagai orang tua hendaknya kita memahami anak kemudian mengarahkan kepada hal yang positif ya Nah demikian nabi tidak pernah menyatukan karakter sahabat mereka dengan karakternya masing-masing yang berbeda-beda satu sama lain nggak semua sahabat dijadikan seperti Abu Bakar Abu Bakar As Siddiq dijadikan rule model begitu ya semua harus seperti Abu Bakar enggak juga ya maka sahabat kita dapati berbeda-beda sifat dan karakternya dengan beragam karakter Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam membangun mereka ya membangun masing-masing sahabat itu dengan karakternya karakter Umar berbeda dengan karakter Abu Bakar karakter Usman berbeda dengan karakter Umar karakter Ali Bin Abi Thalib berbeda dengan karakter Utsman bin Affan jadi tidak bisa bisa meratakan manusia itu termasuk anak-anak kita juga ya tugas kita sebagai orang tua bukan membanding-bandingkan ya apalagi membanding-bandingkannya itu cenderungnya narasinya itu adalah merendahkannya gitu nadanya itu menyepelekan dan seolah-olah kamu ini enggak seperti yang saya harapkan saya harapkan seperti itu gitu ya nanti dia berkecil hati begitu ya Nah demikian karena mungkin dia tidak memiliki kemampuan ataupun ke yang kita katakan keahlian seperti anak tersebut atau kemampuan seperti anak tersebut yang mana anak yang lain juga tidak mungkin tidak bisa seperti anak kita itulah rezeki manusia Ya Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengatakan wallahu biduan Allah yang melapangkan dan menyempitkan rezeki ya dan kepadanya kamu akan dikembalikan usaha kamu itu berbeda-beda artinya manusia memiliki sifat yang berbeda-beda hanya saja kita sebagai pendidik Harus mengarahkannya kepada hal-hal yang positif maksudnya sejalan dengan syariat tidak menyimpang dari syariat itu saja yang perlu kita Kawal ya jadi nggak usah ya kita kadang-kadang orang tua coba lihat Si Fulan Ya jadilah seperti Si Fulan ya tentunya bukan seperti itu ya caranya Nah kalau kita ingin dia seperti Si Fulan maka kita harus mengenali Si Fulan itu dan mengenali anak kita juga begitu ya karena tantangan Setiap anak berbeda-beda wallahualam Maksudnya kita tahu paham Mbak maksud orang tua itulah memberi motivasi kadang-kadang dengan kata-kata seperti itu tapi hati-hati kadang-kadang kata-kata seperti itu justru bukan kata kata motivasi tapi kata-kata yang cenderung merendahkan memang under estimate anak kita ya merendahkan dia begitu Jadi kita harus harus jaga itu ya apa namanya [Tertawa] kita katakan cara kita di dalam menyampaikan sesuatu kepada anak ya Nah demikian wallahualam nah dalam hal ini Tentunya orang tua ya jangan terlalu muluk-muluk juga memasang target tinggi-tinggi gitu ya nah tentunya Ya semua orang ya ingin ya para orang tua ingin anaknya ya punya standar yang sangat tinggi begitu ya ya tapi ya realistis juga Apa usaha yang sudah kita lakukan untuk itu ya kadang-kadang ini seperti besar pasak daripada tiang ya kan begitu ya tuntutannya tinggi tapi jalan tidak diberikan pendidikan diabaikan hanya bisa menuntut dan menuntut ini kan tidak realistis namanya banyak orang tua yang terlalu banyak menuntut dan menuntut tapi dia tidak bentangkan jalannya dia tidak tuntun anak tersebut yang ada adalah tuntutannya kamu harus jadi gini ya Nah ini kan berat Ya bagi si anak begitu dan dia juga akan kebingungan itu akan menjadikan si anak kebingungan di dalam menghadapi masa depan mungkin si Ana tahu apa yang terpendam pada dirinya bakat ya dia bisa begini dia merasa pede kalau melakukan ini tapi karena tuntutan orang tua kadang-kadang dia jadi bingung itu ini mau mau apa saya ya maka biasanya orang tua yang terlalu banyak menuntut itu adalah orang tua yang tidak memahami Anaknya ya tidak memahami anaknya maka dia pun terlalu fokus kepada anak-anak orang lain begitu ya lalu dia ingin anaknya seperti itu gitu itu sama saja ya ceritanya dengan orang yang ingin sukses ya kita katakan membuka tambah udang jadi karena dia lihat para penambah udang itu kaya raya sukses ya maka dia pun ingin ya lalu dia buka tambah udang seperti orang-orang yang sukses Dengan tambaknya Cuma masalahnya adalah dia cuma lihat suksesnya aja dia nggak lihat Bagaimana caranya menempuh sukses itu ya orang-orang yang sukses itu dia bahkan mungkin tidur sama udangnya eh 24 jam itu dikeloni terus udangnya sementara dia enggak melakukan seperti itu tapi dia menuntut si udang itu untuk besar-besar seperti udang tetangga Nah ini kan tidak realistis namanya ya Nah sebagian orang tua seperti itu ingin anaknya Hafiz 30 juz seperti Si Fulan dan fulana misalnya ya dia tuntut anaknya untuk seperti itu tapi dia tidak kasih Jalan Anak itu tidak dibimbing juga dan tidak dimengerti sebenarnya bakat anak ini di mana begitu ya Ada anak yang memang secara hafalan dia nggak kuat ya tapi orang tua Terus menuntut Ya itu kan berat nanti anak bingung jadinya pahami dulu anak kita jadi manusia itu tidak memiliki kemampuan yang sama Ya wallahualam misalnya ya ketahanan belajar satu anak dengan yang lainnya nggak sama ya Nah maka ya Di sini perlu ya orang tua itu kadang-kadang ya harus realistis juga Nah demikian wallahualam ya Nah orang yang realistis dia akan memahami proses orang yang tidak realistis dia akan mengabaikan proses bagi dia ya ya yang menjadi fokus itu hanya hasil atau tujuan hasilnya bagaimana tapi dia tidak berpikir bagaimana proses untuk sampai kepada Hasil tersebut nah ini yang disebut tidak realistis wallahualam berikutnya adalah ini faktor kesehatan bagi anak remaja yaitu motivasi agar dia ya tidak mager gitu ya remaja yang kurang gerak ataupun malas Istilahnya ya ini ini PR juga ya bagi para orang tua khususnya menghadapi remaja yang malas Gitu ya ya males perlu disuntik musik motivasinya untuk ya apa ya kita katakan menyadari pentingnya ya kesehatan ya bahwa kesehatan itu dibangun dari dari kecil ya terutama menginjak masa remaja itu sudah mulai harus membangun kesehatannya begitu ya Nah ya ini perlu juga pengarahan dari orang tua motivasi dia agar suka berolahraga misalnya ya bukan di sini maksudnya olahraga hobi ya bukan Ya beda itu olahraga hobi olahraga profesi dengan olahraga memang untuk sehat itu harus dibedakan nggak sama 3 olahraga itu banyak orang-orang olahraga itu hobi ya biasanya ini ya Biaya yang keluar lebih besar daripada kesehatan yang didapat yang kedua olahraga profesi ya memang profesinya adalah olahragawan dia adalah olahragawan Ya ini nggak bisa disamakan dengan yang lain karena dia orientasi adalah dia mencari nafkah dengan olahraga itu ya terlepas dia dapat sehat atau tidak nah ini disebut atlet tentunya ya yang kita maksud dengan berolahraga di sini adalah olahraga memang untuk mendapatkan kesehatan kebugaran ya supaya kita ya kuat Gitu ya tidak mudah sakit misalnya imunitasnya ya kuat ya Nah itu dengan ya Salah satunya dia di samping menjaga makanan ya juga berolahraga jadi jangan salah kaprah di dalam Bab olahraga ini banyak orang-orang yang berolahraga itu hobi ya Nah ini biasanya melenceng dari tujuan maslahat dari olahraga itu ya Misalnya orang naik sepeda lah Gowes tapi itu lebih mengarah kepada hobi ya itu kesenangan akhirnya ya kadang-kadang Enggak dia enggak dapat sehat dapat cedera dapat nggak dapat apa-apa cuma dapat kepuasan dia karena dia hobi ada yang olahraga profesi ya jadi dia dapat dunia karena dia mengejar dunia dengan olahraga yang digelutinya itu Ya walaupun dia harus hancur-hancuran di situ kan begitu ya Nah demikian Nah jadi yang kita maksud disini adalah olahraga memang tujuannya untuk mencari sehat ya bukan cari penyakit atau bukan cari mudharat ya Nah demikian wallahualam Jadi jangan sampai mati di lapangan olahraga begitu yaitu itu harus kembali lagi kenapa ya mungkin olahraganya hobi atau dia salah dia meniru atlet ya atlet berolahraga sebagai profesi Nah maka ini yang perlu diluruskan ya pemahaman seperti ini karena kalau tidak ya bisa merugikan jatuhnya wallahualam demikian jadi anak remaja ini juga perlu diberi motivasi yang benar di dalam berolahraga untuk agar dia menjadi tumbuh menjadi remaja yang sehat ya sehat secara fisik gitu ya karena memang remaja itu memang salah satu keunggulannya adalah dia berada di fase yang terbaik pada sisi kekuatannya ya Yang mana mungkin akan menuju puncak dia setelah dewasa umur-umur ya lebih kurang 25 sampai 30 tahun itulah Puncak kekuatan ya pada seorang insan Puncak kekuatan itu maka itu harus dirangsang dari remaja begitu ya hingga dia menjadi orang yang kuat Gitu ya demikian karena di setelah itu ya itu sudah mulai terasa penurunan-penurunan 30 tahun ke atas apalagi 40 tahun ke atas ya mungkin sudah terjun bebas dan begitu ya sudah meluncur ke bawah gitu nggak seperti dulu lagi ya kekuatan ya di ketika dia berada di puncak kekuatannya maka para remaja ini ya ya Harus ya kita rangsang dia untuk suka berolahraga ya Nah demikian maka ikutlah dalam kegiatan dan permainan olahraga yang ia sukai ya dan diarahkan juga seperti yang kita sebutkan tadi ya Nah demikian wallahualam sebab melakukan olahraga dengan seimbang itu akan ya apa namanya menjaga kesehatan kita ya dan mengurangi emosi negatif yang berkembang ya Nah demikian wallahualam dan olahraga juga dapat membangun semangat kerjasama toleransi seperti Vitas dan akan menghilangkan kejenuhan dan kebosanan ya wallahualam maka nabi juga berolahraga nabi bergulat nabi berkuda ya tapi menganjurkan kita untuk berenang nabi kadang-kadang berlari berlomba lari bersama istri berjalan dan lain sebagainya ya Jadi kegiatan-kegiatan aktivitas-aktivitas yang sifatnya adalah membangun kesehatan wallahualam kemudian berikutnya adalah penuhi kebutuhannya ya memenuhi kebutuhan anak remaja sebab apabila kebutuhan dasar mereka tidak terpenuhi ini akan berpengaruh terhadap perkembangan alamiahnya maka memenuhi kebutuhan dasar remaja itu dengan seimbang secara seimbang akan berpengaruh terhadap perkembangan alamiahnya hal ini juga bisa membantu mewujudkan kesehatan jiwa dan keseimbangan dalam berbagai sendi kehidupan ya Nah demikian wallahualam bisa kita mungkin beda ya anak remaja putra dengan remaja putri ya remaja putri dia Mungkin ia sudah masa untuk merawat tubuhnya kan begitu remaja putra Dia membangun kekuatannya karena fitrahnya akan menuju ke situ ya Nah demikian wallahualam bisa remaja putri akan punya suami dan si remaja putra akan menjadi kepala keluarga demikian ya Jadi segala sesuatu itu memang harus dibangun ya dari mungkin dari dasar ya wallahualam maka penuhi kebutuhan-kebutuhan mereka akan hal itu ya Nah demikian baik kemudian kendalikanlah emosi kalau saya kita katakan mendidik anak tanpa marah seperti buku yang sudah kita bahas Apakah itu untuk anak-anak saja atau juga terhadap anak remaja yang kita katakan termasuk juga terhadap anak remaja ya termasuk juga terhadap anak remaja ya Karena tidak semua remaja siap untuk atau kita katakan dewasa akalnya matang akalnya untuk memahami marah kita sementara marah kepada orang yang tidak memahami marah kita itu adalah suatu kekonyolan maka di sini ya kadang-kadang kita tidak perlu ya memarahi anak-anak remaja ini ya Nah demikian ya bukan berarti ya Biasanya kita marah kan karena salah dia bukan berarti kita melakukan pembiaran atas kesalahan nggak ya tapi seperti yang kita ketahui bersama dan sudah kita bahas bersama bahwa orang yang salah tidak perlu marah dari kita tapi dia perlu nasehat bimbingan pelajaran ya pengarahan itu yang dia perlukan sebenarnya maka kendalikanlah emosi sebab biasanya seorang remaja akan meniru orang tuanya ya termasuk meniru marahnya Nah demikian maka ia hendaklah dia ini ya di kalau bisa dieliminir ya memarahi marah ini di dalam pendidikan ya di dalam Bab dunia pendidikan marah Ini harus dieliminir kalau bisa ya dibuang aja artinya nggak perlu ya masalah pendidikan diselesaikan dengan marah wallahualam ya ya kita dikejutkan juga ya ya dengan satu kasus ya termasuk besar juga seorang anak remaja membunuh ibunya ya karena ya Ini dia dapat mungkin Salah Asuhan dari kecil dari orang tuanya selalu menjadi objek kemarahan orang tuanya waktu masih kecil Mungkin dia ya namanya anak kecil yang nggak bisa berbuat apa-apa tapi ketika remaja nah ini jadi masalah ketika dia sudah mulai merasa ya Diam dia melihat dirinya sudah punya kekuatan nah ini akan menjadi bumerang sendiri ya bagi orang tua jadinya ya Yang yang akhirnya berbuah menjadi satu penyesalan ya wallahualam bisa jadi marah itu tidak menyelesaikan apa-apa sebenarnya ya kalaupun selesai kayaknya selesai tapi dia menimbulkan masalah-masalah yang lain itu dia marah ya wallahualam maka nabi marah itu juga nggak kepada sembarangan orang ya Nah demikian yang jelas nabi tidak pernah marah sama anak-anak bahkan remaja tapi nabi sering marah kepada sahabat-sahabat yang senior seperti Abu Bakar Umar ya Ali ya nabi pernah marah kepada mereka ya Kepada istri-istri beliau ya karena mereka bisa memahami para nabi maka jangan marah kepada orang yang tidak memahami marah kita itu adalah satu perbuatan yang sangat konyol dan anfaedah tidak perlu ya wallahualam Nah demikian yang Ya itu sudah kita bahas ini di dalam buku mendidik anak tanpa amarah ya yang berikutnya adalah perasaannya menjaga perasaan anak remaja ya karena akalnya sudah mulai sempurna dia punya perasaan yang lebih tajam daripada anak kecil Karena dia sudah mulai mengerti ya dia sudah mulai mengerti status Siapa orang yang ada di hadapannya ya maka kita perlu menjaga perasaannya maka Terimalah sepenuhnya remaja kita dengan segenap perilakunya yang terpenting di sinilah kita memberikan rasa aman kepadanya bahwa dia Aman berada di sisi kita bahwa kita bukan orang yang ingin ataupun bermaksud ingin mencelakakannya ya wallahualam Nah demikian Allahu a’lam ya maka jagalah perasaan anak terutama di dalam hal ya kita katakan kata-kata Ya ini perlu ya kita menjaga mereka di sini ya ya kadang-kadang kata-kata yang ya kita pilih mengucapkannya tapi menyakiti perasaannya ya wallahualam kemudian yang terakhir adalah temanilah dia artinya didampingi pendampingan ya anak remaja perlu didampingi ya karena melalui kebersamaan itulah kita bisa menunjukkan cinta bahwa kita adalah orang yang cinta kepadanya bahwa kita mencintainya karena kalau jarak jauh itu cinta itu tidak akan terasa Nah demikian ya cinta cinta itu perlu kedekatan juga kamu nggak bisa jarak jauh ya kita mencintai anak kita ya tapi selalu kita jaga jarak dengannya itu tidak akan tercipta cinta itu dan itu kan nggak bisa dipaksakan demikian dan Bersabarlah dengan perilakunya kadang-kadang ya apalagi anak remaja sekarang kita ya kesopanannya perlu di asah lagi kan begitu ya nah jadi ya kita katakan nggak akan mungkin dia bisa memperbaiki yang negatif kalau kita tidak bersamanya maka nabi sering mengajak anak-anak untuk berinteraksi dengan beliau misalnya mengajak mereka makan di hidangan beliau tujuannya adalah ingin tahu ya kira-kira dia udah bener nggak di meja makan adapnya ya ternyata ada seorang anak enggak Benarkah cara adapnya di meja makan Nabi meluruskannya itulah Perlunya kita melibatkan mereka mengajak mereka dan menemani mereka mendampingi mereka ya wallahualam Nah kadang-kadang kita juga perlu mendengarkan keluh kesahnya ya dan apa namanya tidak pelit dan bakhil untuk menyampaikan Nasehat ya bimbingan kepada mereka wallahualam Bishawab Nah itu kita katakan yang perlu dilakukan sebagai langkah awal ya menciptakan hubungan yang harmonis dengan anak-anak remaja wallahualam ya Nah berikutnya nanti kita akan bahas ya satu sub bab mendekati remaja itu perlu usaha ya nggak bisa dipaksakan juga ya namanya kedekatan itu kan nggak bisa dipaksakan ya memang harus dibangun ya pelan-pelan jadi perlu usaha itu ya wallahualam itu saja mungkin materi kita pada kesempatan pagi ini mudah-mudahan bermanfaat aku dulu kauli hadza astaghfirullahalakum beliau muslimin di kesempatan pagi hari ini interaksi positif kepada remaja diambil dari buku Ada apa dengan remaja yang disusun oleh wisata Medan sebagai penyampai atau pencerahnya langsung kecepatan pagi hari ini Baik untuk selanjutnya kami buka sesi interaktif sesi soal jawab bagi Anda yang ingin bertanya silahkan anda bisa mengirimkan pertanyaannya melalui layanan pesan Whatsapp jadi nomor 0819896543 dan tentunya kami harapkan untuk pertanyaan di sesuaikan dengan pembahasan kita di kesempatan pagi hari ini baik yang pertama dari dari penanya yang tidak disebutkan nama dan tempatnya Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh keinginan anak-anak ingin masuk ke salah satu fakultas yang yang yang sangat dia inginkan dan saya pun sebagai orang tua sangat mendukungnya dan sangat mendoakan supaya diterima namun qodarullah anak-anak tidak diterima di jurusan yang dia inginkan anak saya kecewa dan saya pun ikut kecewa namun kami mohon sarannya Apakah kami sarankan agar anak-anak memilih fakultas yang lain atau memilih jalur yang lain ataukah mencoba untuk di tahun depan agar bisa diterima di jurusan yang dia inginkan tersebut Ustadz ini perlu kita katakan apa ya [Musik] memahami bakat dan kemampuan anak kadang-kadang ada harus ada opsi-opsi gitu ya manusia memiliki kemampuan yang luar biasa Sebenarnya ya Jadi tidak stuck di satu pilihan saja gitu ya Nah demikian dan orang tua harus bisa membuka jalan bagi anak-anak gitu ya bagi anak-anak mereka gitu ya maka di situ ya pentingnya kita memahami anak kita gitu ya ya Sehingga ya apa ya kita katakan kita bisa memberikan opsi Yang banyak kepada anak begitu ya demikian ya kadang-kadang itulah hidup ya Tidak semua yang kita inginkan terwujud ya tapi manusia harus Cari jalannya ya eee ya tidak di bidang ini mungkin bisa di bidang yang yang lain ya ya demikian itu perlu ya di sini pengarahan dari para pendidiknya ya terutama orang tua di sini ya artinya supaya tidak berkecil hati atas apa yang terluput ya Nah demikian wallahualam habis tawaf Nah jadi perlu ya pendampingan di sini ya supaya dia juga tidak larut dalam kekecewaan kan begitu Oh rupanya saya punya keahlian lagi kemampuan lagi di bidang yang lain kan begitu ya Nah demikian wallahualam ya dan ya kita juga perlu apa ya kita katakan membangun motivasinya ya Nah jangan membuat dia putus asa atau larut dalam kekecewaan ya Nah demikian wallahualam bisa apa namanya ya sebagian orang tua ya kita ada yang memang begitu konsernya dengan kita katakan kemampuan dan bakat anak-anaknya ya Nah artinya betul-betul digali begitu ya sehingga dia bukan hanya satu dua bakat yang dia kenali pada anaknya bahkan mungkin lebih ya Nah ini sangat penting ya karena tantangan hidup juga makin makin berat ya persaingan juga makin ketat kan begitu ya jadi perlu ya kita katakan Sisi lebih pada anak itu yang perlu harus di apa namanya ditonjolkan begitu ya Nah demikian maka saat ini yang kita sebut tadi ya jangan berinteraksi dengan remaja itu harus terlalu fokus pada hal-hal negatif sehingga anak nggak tahu positifnya Nah demikian wallahualam Bishawab ya Nah demikian dan satu orang tua juga harus memberikan gambaran yang luas untuk menghadapi kehidupan misalnya ya nggak diterima di sini mungkin dia bisa berkecimpung di dalam bidang yang lain ya Nah demikian wallahualam bisa tidak dia tidak meneruskan studinya Mungkin dia bisa berkiprah ya di bidang yang lain begitu Nah demikian wallahualam bisa waktu ya sehingga dia tidak apa ya larut dalam keputus asaan atau kekecewaan gitu ya akhirnya mungkin jadi sesuatu yang negatif ya wallahualam ya tentunya setiap kehidupan pasti ada kegagalan orang tua untuk bisa memberikan motivasi ya untuk anak-anaknya Baik untuk selanjutnya kami ajukan kembali ada pertanyaan yang kedua Ustadz Bagaimana mengontrol anak yang sudah menggunakan HP karena anak perempuan saya 14 tahun itu menggunakan HP diberikan oleh ibunya sedangkan saya sudah bercerai dengan ibunya tersebut dan saya sangat tidak setuju 100% bahwa anak saya diberikan hp di umur tersebut mohon nasehatnya ya ini Masalah masalah umum yang umum ya sudah terjadi hari ini begitu ya pasti itu dikaitkan dengan anak handphone ini atau gadget lah kita katakan Ya masalah anak sekarang ini diidentikkan dengan masalah gadget ya dan memang itu kenyataannya hari ini ya menjadi fitnah yang besar bagi anak-anak hari ini adalah gadget tapi ya kita harus pahami juga ya artinya ini cobaan berat bagi anak-anak zaman sekarang ya kita mungkin beruntung dulu kita tidak diuji dengan gadget ya maka ya nggak bisa kita samakan ya Misalnya kita katakan Ayah dulu Ibu dulu enggak main gadget dia dulu Enggak ada gadget ya Nah sekarang kan enggak seperti itu wajah dunia ya Nah demikian ya Jadi ya memang perlu untuk gadget ini ya ya keteladanan sebenarnya Dan itu yang Memang agak susah dan apalagi di masa hari ini gadget itu sudah menjadi suatu kebutuhan ya Dan satu hal yang melekat dalam kehidupan manusia ya Agak repot memang kalau kita bicara gadget sementara kita pegang gadget gitu ya pada anak gitu apalagi sekarang ini ya gadget sudah menjadi kebutuhan pendidikan ini bertambah-tambah lagi ya kita katakan Ya kita ngomong gadget itu negatif itu juga nggak realistis karena pasti ada sisi positif jadi memang ini seperti makan buah simalakama tentang gadget ini kan begitu ya maka yang paling realistis di sini adalah kita mengarahkan mendampingi dan mengawasi itu dia diarahkan anak itu menggunakan Gadget untuk hal-hal yang positif Seraya diawasi dan ya kita katakan Ya dibimbing dia ya karena ini bisa menjadi hal yang sangat positif bisa menjadi hal yang sangat negatif begitu Nah demikian apalagi 14 tahun itu sudah remaja Iya remaja kita lihat remaja hari ini hampir nggak ada yang nggak pegang gadget gitu ya wallahualam bisa demikian ya kita tidak kasih gadget Dia mungkin ya cari yang lain Demikian wallahualam ya Nah kira-kira demikian [Musik] sangat mendasar pada hari ini apa-apa pasti dikaitkan dengan gadget dan selanjutnya kami ajukan kembali ada pertanyaan yang ketiga Saya sedang kebingungan karena Allah Saya hanya memiliki satu anak dan kebetulan anak yang sedang masuk Anak saya sedang masuk usia remaja Bagaimana cara kita menggali atau mengetahui potensi yang ada di dirinya jika tipe anak saya itu introvert jarang bicara dan lain-lain dan bagaimana membuat anak satu-satunya tapi memiliki karakter yang peduli dan peka kepada sesama karena di rumah dia tidak biasa berbagi seperti teman-teman yang lain yang memiliki saudara dan juga kurang kurang jiwa kompetitifnya Karena tidak ada pembanding di rumahnya dan juga kurang ada ambisi di sekolah misalnya ingin unggul dimana ingin unggul di mana tidak tahu ingin unggul dimana Tidak tahu saya pun jadi bingung mohon penjelasannya yaitu memang ya perlu dikasih adik kondisinya seperti itu ini mah tugas orang tua menjadi lebih berat sebenarnya Kenapa karena mau nggak mau dia harus menyediakan ya satu komunitas pergaulan bagi bagi si anak itu menjadi kebutuhannya juga manusia kan makhluk sosial disebut makhluk sosial pasti akan membuka hubungan dengan dunia luar Nah mungkin anak menjadi seperti itu memang enggak dikasih kesempatan sama orang tuanya Orang tuanya tidak membuka kesempatan juga dan tidak menuntun jalan untuk membuka hubungan Ya jadilah anak itu semakin tertutup gitu ya Dan ini juga berkaitan dengan riwayatnya juga begitu ya dari kecil memang sudah dikurung terus kan begitu ya ada orang tuh terlalu protektif sehingga anak itu menjadi penakut jadinya ya kita Rea listis saja memang anak itu perlu bergaul di luar kita tahu juga di luar itu banyak masalah ya memang itu satu pilihan yang sulit kita katakan maka di sini memang peran orang tua dia kasih pergaulan untuk anaknya kemudian dia perlu mengawasi pergaulan itu dan dia juga perlu menyaring hal-hal yang negatif yang didapat oleh anak dari pergaulan tersebut Nah demikian ya Sehingga si anak mengerti bergaul ya kenal manusia dan juga dia bisa selamat dari pengaruh negatifnya Nah sebagai orang tua boleh dikatakan tanda kutip males gitu ya Dan Mungkin dia nggak peduli ya Nah demikian istilahnya [Musik] apa ya kita katakan Ya dia terlalu takut dapat anak itu dapat pengaruh buruk dari lingkungan ya kemudian dia kurung itu dia proteksi demikian rupa sehingga si anak ini enggak ngerti enggak kenal manusia lebih buruk lagi ya dilemanya seperti itu akhirnya si anak Ya jadi introvert dan enggak bisa berbuat apa-apa gitu ya karena dia enggak mengerti dunia gitu ya sementara dia hidup di dunia ini agak eee dilematis hari ini gitu kita menjadi pergaulan yang baik itu memang nggak mudah bagi anak-anak ya kita perlu juga apa namanya ya kita katakan mencarinya ya begitu ya untuk anak-anak kita ya kemudian kita mengawasinya itu memang berat semua tas semua ada orang tua ya lebih kepada males untuk ya simpelnya begini ya udah anak tuh enggak usah bergaul aja begitu ya dikurung aja Nah demikian akhirnya enggak mengerti manusia dia dengan sifat-sifatnya kan begitu ya yang ya memang harus ya kita katakan orang tua sebagai tukang bersih-bersih gitu ya tukang bersih-bersih di sini itu orang tua Salah satu tugas orang tua tukang bersih-bersih gitu ya anak bergaul Di luar macam-macam dia dapatkan begitu ya ini itu ya tugas orang tuh di rumah membersihkannya begitu sehingga dia anak itu dapat faedah dari pergaulan dengan manusia kan begitu ya Dia Mengerti manusia ya dia bisa memahami ya manusia dan itu perlu berinteraksi dengan manusia ya tidak bisa orang itu enggak bergaul kemudian dia mengerti pergaulan itu mustahil kayaknya dia tidak pernah bergaul tapi dia mengerti pergaulan nah ini enggak mungkin begitu ya wallahualam bisa tidak bisa juga menyerap perkara-perkara positif dari orang lain itu yang membuat dia kita katakan mampet kemampuannya gitu Jadi anak itu bingung ini kemampuan karena nggak ada pembanding juga kan begitu ya dan dia juga nggak bisa mengambil sisi positif dari manusia dia bergaul dia akan mengambil semuanya positif dan negatif ya tugas orang tua bersih-bersih tadi yang positif ditetapkan yang negatif dibuang kan gitu ya Dan itu memang perlu ya kita katakan keterlibatan dan ya kerja keras dan partisipasi dari orang tua Nah demikian Ya intinya ya jangan malas lah kalau ya ya Demikian Ya ini terlepas Dia anak tunggal atau bukan anak tunggal sama aja ada juga yang bukan anak tunggal tapi ya bermasalah juga di dalam membangun interaksi dengan manusia begitu ya dia enggak ngerti manusia dan cenderung enggak memahami manusia ya Nah demikian wallahualam mungkin sampai di sini dulu pertemuan kita ya pada kesempatan siang ini atau pagi ini mudah-mudahan bermanfaat Subhanallah Astaghfirullah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Semoga menjadi keberkahan bagi kita semua dan bagi arisan apa yang telah disampaikan dan menjadi ilmu yang bermanfaat bagi kita dan ketika Allah mudahkan bagi kita untuk mendirikan anak kita menjadi anak yang sholeh dan sholehah ada beberapa pertanyaan yang belum sempat kami ajukan yang sudah masuk di layanan pesan Whatsapp kami mohon maaf karena terbatasnya waktu untuk sesi tanya jawab ini simak terus pembahasan Ada apa dengan remaja ini dan mungkin Anda juga bisa lebih detail mendapatkan materi di setiap Selasa ini dengan membaca bukunya ya dan mempelajarinya ya dan tentunya juga berusaha untuk mempraktekkannya secara benar kepada anggota keluarga kita demikian kami undur diri mohon maaf apabila ada kesalahan Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *