Para pendengar dan pemirsa Rojak DVD manapun Anda berada TV yang telah kami hadirkan untuk Anda program acara kajian ilmiah secara langsung bismillah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah alhamdulillah para pemerhati Roja di manapun Anda berada Alhamdulillah di kesempatan siang yang berbahagia ini kembali kita akan simak program kajian ilmiah disampaikan oleh guru kita harus dalam pembahasan kajian rutin kitab talbis iblis tipu daya iblis dan di kesempatan ini pembahasan berkaitan dengan talbis iblis tipu daya iblis terhadap kaum Sufi terkait pengembaraan namun Berikut kita akan simak penjelasan dari kitab yang akan disampaikan enam kami yang bertugas mengucapkan selamat mendengarkan dan selanjutnya mempersilahkan kepada Ustad Falah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh innalhamdulillah nahmaduhu wanasta’inuhu wanastaghfiruh Muhammad para pemerhati raja yang dimuliakan Allah Alhamdulillah segala puji hanyalah milik Allah Rob semesta alam Shalawat dan salam atas nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam keluarga beliau sahabat beliau dan umat beliau sampai hari kemudian para pemerhati raja kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah pada kesempatan siang ini kita kembali melanjutkan pembahasan yang kita angkat dari buku televisi tulisan Ibnu jauzi kita sampai pada pembahasan atau pembicaraan tentang talbis iblis terhadap kaum Sufi terkait dengan sikap hidup mereka yang mengembara melakukan pengembaraan ya berjalan di muka bumi ya ini salah satu diantara kita katakan kebiasaan ya ataupun Salah satu ajaran yang diamalkan oleh kaum Sufi yaitu mereka keluar dari rumah mengembara ya dan seringkali Tanpa Tujuan yang jelas yang pasti ke pengembaraan itu bukan dalam rangka menuntut ilmu karena sudah kita sebutkan sebelumnya bahwa mereka menjauhi yang disebut dengan menuntut ilmu yang mereka menjauhi menuntut ilmu karena dianggap dapat memalingkan mereka dari ibadah jadi perjalanan ataupun pengembaraan mereka ini bukan untuk menuntut ilmu tapi untuk sesuatu yang kadang-kadang tidak jelas Tanpa Tujuan mengembara berkelana di muka bumi dan sebagian besar dari kaum Sufi melakukan pengembaraan itu untuk menyendiri untuk menyendiri atau mengasingkan diri dan Terkadang mereka pergi tanpa membawa bekal sama sekali karena untuk menguji tawakal kata mereka mereka melakukan itu dengan berdalih ingin menguji tawakal mereka kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala lalu mereka pergi berkelana mengembara tanpa membawa bekal dan tentunya yang menjadi akibat dari sikap seperti ini adalah banyak sekali kewajiban-kewajiban yang mereka abaikan ya Bahkan banyak diantara mereka juga yang menelantarkan keluarga ya lalu pergi mengembara di muka bumi dan sebagian besar dari mereka justru memang tidak berkeluarga sebagaimana yang kita Sebutkan sebelumnya ya mereka menjauhi yang namanya nikah dan bagi yang ya mungkin tidak punya keluarga ya Banyak sekali kewajiban yang terabaikan misalnya mereka mengembara dan akhirnya mereka mengabaikan misalnya Birrul Walidain ya kewajiban berbakti kepada orang tua menyambung silaturahim dan kewajiban-kewajiban duniawi lainnya dan ironinya mereka menganggap perbuatan ini sebagai bentuk ketaatan dan upaya pendekatan diri ya kepada Allah Subhanahu wa ta’ala untuk mencapai derajat kewalian ya padahal hakikatnya mereka justru termasuk orang-orang yang telah menyimpang dari tuntunan sunnah nabi Shallallahu Alaihi Wasallam ya berkaitan dengan melakukan perjalanan atau pengembaraan tanpa tujuan yang jelas ya maka Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam melarang ya kita melakukan tindakan seperti itu ya tidak dibenarkan juga ya melakukan perjalanan ke sana kemari tanpa ada tujuan atau tanpa keperluan yang jelas Ya seperti orang kebingungan ya menghabiskan waktu maka Kalaupun kita berjalan di muka bumi tentunya untuk tujuan mengambil pelajaran kul Shiro fil ardhi panduru diperintahkan untuk Nabar yaitu untuk melakukan tadabur ya ataupun penelitian dan [Musik] mengambil Ibrah dan sejenisnya itu untuk menuntut ilmu ya untuk mendapatkan faedah bukan berjalan tanpa tujuan ya berjalan ke sana kemari tanpa tujuan Ya seperti yang dilakukan oleh orang-orang yang mungkin tidak waras ya alias orang gila dia berjalan ke sana kemari tanpa tujuan ya kita dilarang melakukan seperti itu seperti orang yang gak ada kerjaan dan gak tau apa yang harus dikerjakan Nah demikian maka ya Abu Daud meriwayatkan ya dalam kitab Sunan dari Abu umamah dan riwayatnya ini adalah riwayat yang Hasan di dalamnya dari Abu umamah ya dari Abu umamah bahwa ada seseorang yang meminta izin kepada nabi Ia datang kepada nabi dan minta izin wahai Rasulullah izinkanlah aku mengembara di muka bumi dia ingin berpergian kesana kemari tanpa tujuan ya itu maksudnya mengembara mengembara tanpa tujuan maka Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda Ya Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda Inna Syiah atau fisabilillah pengembaraan umatku itu adalah berjihad di jalan Allah Subhanahu Wa Ta’ala ya ada tujuan yang jelas seperti berjihad menuntut ilmu berdakwah ya untuk membantu saudaranya yang jauh yang begitu ya atau untuk menyambung silaturahim maka kita boleh berjalan mengembara untuk melakukan tujuan-tujuan Mulia tersebut tapi tanpa tujuan yang jelas ya Nah ini tidak dibenarkan atau ini satu perkara yang sia-sia Ya sementara nabi mengatakan waktunya akan menghabiskan biayanya Oh ya hartanya ya dan juga akan menghabiskan tenaganya ya karena dia berjalan ke sana kemari Tanpa Tujuan Nah demikian ya jelas dia akan terluput dari hal-hal yang bermanfaat lainnya Ibnu jauzi mengatakan Ishak Bin Ibrahim bin Hani pernah meriwayatkan dari Imam Ahmad ya dari Ahmad Ibnu hambal bahwa suatu hari beliau ditanya tentang orang yang berkelana dan beribadah Apakah orang seperti ini yang lebih engkau sukai ataukah orang yang bermukim di sebuah Pemukiman ya kemudian maka Imam Ahmad menjawab pengembaraan bukanlah bagian dari ajaran Islam itu juga bukan merupakan amalan para nabi ataupun orang-orang Saleh sebelum kita tidak ada ya kita katakan ritual ataupun cara beribadah seperti itu atau beramal sholeh dengan cara seperti itu ya makan Imam Ahmad tadi menjawab bahwa penggembaran seperti itu bukanlah bagian dari ajaran Islam ya tentunya ya beliau lebih menyukai orang yang bermukim di sebuah Pemukiman kemudian dia menjalani kehidupan secara normal ya melaksanakan kewajiban-kewajibannya baik itu kewajiban dunia maupun kewajiban agama tentunya itu yang lebih baik ya daripada orang yang berkelana nggak ada tujuan ya kemudian dia tidak mendapatkan apapun dari situ ya wallahualam Demikian maka terkait dengan pengembaraan ya biasanya dilakukan seorang diri ya karena tadi kita sebutkan bahwa Banyak kaum sufi yang melakukan ini Tujuannya adalah untuk menyendiri atau menyepi ya sebenarnya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam telah melarang seseorang melakukan hal seperti ini ya mengembara seorang diri itu adalah sesuatu yang dilarang oleh Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam atau nabi mencela orang yang melakukannya diriwayatkan dari Amr Bin Shahih dari ayahnya dari kakeknya yaitu Abdullah bin Amr bahwa Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda orang yang hadits ini diriwayatkan oleh Abu Daud Tirmidzi Al Hakim Al Baihaqi Ahmad dengan sanad yang Hasan ya nabi mengatakan orang yang berpergian Sendirian itu setan ya dua orang yang berpergian adalah dua setan sepasang setan sedangkan tiga orang yang berpergian adalah rombongan ya yang tidak diganggu setan maka nabi mengatakan setan itu bersama orang yang sendirian ya terutama di dalam perjalanan ya maksud di dalam ayat hadits tersebut adalah orang yang bepergian sendirian maka dianjurkan kalau kita bepergian kita mencari rombongan atau mencari teman teman seperjalanan tidak bepergian sendirian Jadi pada dasarnya mengembara seorang diri itu sesuatu yang dicela ataupun tidak dianjurkan di dalam Islam Bahkan sebaliknya Islam menganjurkan kita ya untuk bepergian bersama rombongan ya tidak sendirian wallahualam nah kemudian termasuk talbis iblis terhadap mereka adalah berjalan sendirian di malam hari Ini bisa juga dilakukan oleh beberapa orang yang menjalani ritual-ritual tertentu ya untuk kita katakan tujuan-tujuan tertentu mereka berjalan keliling-keliling kota biasanya itu malam hari malam-malam ya kadang-kadang melintas gurun atau melintas hutan atau berjalan di tempat-tempat yang sepi di malam hari Tanpa Tujuan jelas ya bukan tujuannya untuk ziarah kubur ya untuk mengambil Ibrah ataupun mengingat kematian dengan berziarah kubur Ya seperti yang dilakukan oleh Nabi Shallallahu alaihi wasallam dan itu juga Nabi tidak mengembara ya beliau menghampiri perkuburan yang terdekat yaitu bake tidak berjalan jauh misalnya keluar kota Madinah untuk ziarah kubur dan dia lakukan itu memang di malam hari bukan di siang hari ya Jadi yang dilakukan oleh kaum Sufi ini bukan seperti yang dilakukan oleh Nabi yaitu berjalan di malam hari untuk ziarah kubur bukan tapi untuk mengembara kadang-kadang mereka ini berjalan sendirian di malam hari dan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam melarang kita untuk berjalan sendirian di malam hari riwayatkan dari Ibnu Umar radhiallahu anhuma Dia berkata Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda masa apabila orang-orang tahu ataupun bahaya yang mengancam pada kesendirian yaitu bahaya sendiri Maksudnya tidak ada seorangpun yang berjalan seorang diri pada malam hari selamanya karena bahaya yang mengancam mereka ya Banyak hal yang bisa terjadi ya ancaman-ancaman Baik itu dari alam gaib ya berupa gangguan jin maupun gangguan manusia yaitu orang-orang yang jahat ya kejahatan-kejahatan itu biasanya juga terjadi pada malam hari sangat rawan kejahatan apalagi bagi seorang wanita tentunya ya Nah maka nabi mengatakan Seandainya orang-orang tahu bahaya sendirian tidak ada seorangpun yang akan berjalan sendirian di malam hari selamanya ya maka ini juga pelajaran bagi kita untuk ya malam hari itu bukan untuk berkeliaran ya malam hari itu adalah waktu untuk beristirahat perjalanan kami jadikan yang tidur kamu itu sebagai sobat sebagai selimut yaitu sebagai waktu untuk istirahat ya Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjadikan waktu malam itu sebagai waktu istirahat ya maka gunakanlah untuk istirahat maka amal yang terbaik setelah kita mengerjakan salat Isya adalah pergi tidur ya Karena itu adalah waktu yang Allah berikan bagi kita untuk beristirahat tapi lain halnya dengan mereka mereka justru menggunakannya untuk berkeliaran ya Tanpa Tujuan yang jelas bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pernah bersabda kurangilah bepergian tatkala malam telah sepi tidak ada artinya adalah kurangilah bepergian atau menepi lah ya artinya Berhentilah ya karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebarkan dari kalangan makhlukNya apa saja baik itu hewan jin dan lain sebagainya yang dikehendakinya ya di sini juga diriwayatkan oleh Imam Bukhari di dalam adabul Mufrad dan hadis ini adalah hadis yang Hasan ya nah jadi hadits ini juga mengajarkan kepada kita ya supaya malam hari Ya baik itu perjalanan ya kita katakan darat laut ya kalau bisa perjalanan darat ya kalau bisa kita beristirahat pada malam hari ya karena terlalu kejahatan pada malam hari makhluk-makhluk Allah Ya baik itu dari jenis hewan ataupun yang lainnya berkeliaran di malam hari ya Ada bahaya yang mengancam di situ maka nabi mengatakan kurangilah ataupun Berhentilah menepi lah ya nanti sangat bermanfaat kalau kita misalnya berjalan keluar kota dengan kendaraan ya kalau bisa maka Berhentilah di malam hari Ya karena ya tentunya banyak ya juga kecelakaan terjadi karena mungkin pengemudi memaksakan dirinya dia sudah letih malam itu dia penat lalu dia paksakan lalu terjadilah hal yang tidak dikehendaki ya kecelakaan ataupun musibah-musibah lain ya maka begitu malam menjelang ya dalam menepi ya dalam menepi bisa kita lanjutkan lagi perjalanan di pagi hari ya waktu godat ya pagi-pagi apa namanya buta ataupun pagi-pagi sekali kita bisa melanjutkan perjalanan Ya ini juga untuk memberikan hak tubuh sebenarnya untuk beristirahat ya wallahualam karena ada ancaman baik itu dari kita katakan manusia akan begitu ya banyak mungkin juga para pelaku kejahatan beraksi pada malam hari hewan mungkin juga keluar dari sarang mereka pada malam hari ya kemudian juga tentunya makhluk gaib dari kalangan Jin ya mungkin juga menyebar di malam hari ya maka untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan maka menepilah Berhentilah beristirahatlah Nah jadi Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam juga di sini menyebutkan bahwa malam hari itu bukan waktu yang ideal untuk berjalan ya Ibnu jauzi mengatakan diantara Sufi ada yang menjadikan bepergian itu sebagai atau pengembaraan ya sebagai satu kebiasaan ya tradisi kegiatan yang rutin pada bepergian itu ya jika kita mengetahui hakikatnya menurut syariat tidak dikehendaki dilakukan terus-menerus kalau bisa nggak jangan sampai seumur hidup kita Safar terus kan begitu ya capek juga itu ada waktunya ya kita untuk apa namanya ya berhenti dari Safar Karena nabi mengatakan ya jadi Safar itu bukanlah sesuatu yang dikehendaki untuk dilakukan terus-menerus ya normalnya seperti itu ya kalaulah tuntutan pekerjaan kita juga tidak ingin bekerja dengan melakukan Safar terus-menerus ya karena apa Karena Safar itu adalah kita Atun Minal adab ya Safar itu adalah kita ahminal adab nabi mengatakan bepergian itu adalah bagian dari azab Safar itu bagian dari azab bagaimanapun nyamannya perjalanan Safar itu mungkin dengan kendaraan yang nyaman dengan kereta api yang nyaman dengan pesawat yang nyaman dengan kapal yang nyaman ya tetap ya Safar itu adalah azab ya tidak senyaman ya kita mungkin tentunya kita berada di rumah bersama keluarga di tengah-tengah keluarga tidak sama tentunya ya ditambah lagi kita harus berpisah dari keluarga ya jadi saver itu adalah bagian dari adab maka jika seseorang dari kamu telah menyelesaikan keperluannya karena dia safarkan untuk satu keperluan ya dari Safar tersebut ya Maka segeralah dia pulang ke tengah keluarganya ya segeralah dia pulang ke tengah keluarganya ya di Safar kita mungkin melihat hal yang macem-macem ya kita lihat wanita-wanita di luar sana ya itu dia tidak mungkin tidak ada pengaruh pada hati dari apa yang kita lihat Maka kalau sudah selesai urusannya ya segeralah pulang ya untuk berkumpul dan bertemu dengan keluarga ya wallahualam ke tengah-tengah keluarga Karena kita juga ada kewajiban terhadap anak istri ya kalau kita Safar terus ya karena tuntutan pekerjaan Lalu kapan waktu kita quality time kita bersama keluarga terutama bersama anak ya banyak orang-orang yang kita kata terlalu memaksakan diri bekerja hingga harus meninggalkan keluarga dalam waktu yang lama hanya demi mengejar dunia sehingga dia menjadi asing bagi anak-anaknya sendiri tidak bertemu pernah bertemu keluarga mungkin setahun sekali atau dua kali atau bahkan kurang ada yang bahkan sampai 2 tahun sekali baru pulang Nah ini Tentunya tidak dibenarkan ya karena istri juga punya hak ya kalau mau seperti itu maka bawa keluarga ya Bos serta mereka itu namanya kita apa ya pindah mukim kan begitu ya ke tempat kerja kita jangan kita bekerja Safar terus begitu ya sampai tua sampai pensiun udah pensiun pun cari lagi Safar lagi ya sebagian orang ya ada yang Wah saya mau Pendi pensiun Dini sudah dapat pensiun Dini habis pensiun baru satu dua bulan cari kerja lagi Safar lagi ya Nah sehingga ia ia menjadi asing justru menjadi asing di tengah keluarganya sendiri pelajaran berkumpul dan Jarang bertemu wallahualam maka perintah nabi Jika kamu sudah selesai hajatnya keperluannya dari Safar itu pulang segeralah pulang untuk bisa berkumpul bersama keluarga ya Nah kadang-kadang sebagian suami ya justru kita katakan Ya [Tertawa] [Musik] merasanya kita katakan merasa enak atau nyaman ya ya tidak berada di tengah-tengah keluarga kisah ya dengan keluarga ya lebih parah lagi kalau sudah terbiasa sendiri begitu ya Padahal dia sudah punya keluarga kalau masih single mungkin masih bisa masuk akal gitu ya orang single ya memang besar sendiri dan Walaupun dia itu juga nggak baik ya adanya dia Harus berpikir untuk membangun keluarga begitu Ya tidak asik mencari uang mencari dunia bersafar sendiri kemudian habis waktunya sampai tua seperti itu hingga akhirnya sampai tua dia juga nggak nikah bahkan sampai mati dia enggak nikah ada juga yang seperti itu ya wallahualam maka normalnya ya seorang itu jika sudah selesai urusannya dia kembali berkumpul bersama keluarganya ya Nah demikian wallahualam dengan kata lain siapapun yang menjadikan bepergian sebagai kebiasaannya berarti dia telah menyatukan antara menyia-nyiakan umur dan menyiksa diri sendiri menyia-nyiakan umur Maksudnya apa membuang-buang waktu yang kedua adalah dia menyiksa diri sendiri ya dia menyiksa diri sendiri maka dari itu ya dalam Islam orang itu bersabar untuk satu tujuan yang jelas tertentu yang paling utama bersafar itu tujuannya jihad dakwah menuntut ilmu ya kemudian mencari nafkah nah apabila urusan-urusan ini sudah selesai menuntut ilmunya sudah selesai Kembali Pulang ya atau misalnya dakwahnya sudah selesai maka dia kembali pulang ya untuk berkumpul kembali bersama keluarganya Nah demikian ya tapi apa yang dilakukan oleh konsumsi mereka justru merasakan nikmat itu ya pengembaraan itu ya pengembaraan seorang diri itu adalah suatu yang nikmat bagi mereka karena hakikatnya Mereka ingin lepas dari segala konsekuensi dunia yang mana itu suatu hal yang memang wajib kita penuhi karena kita sedang hidup di dunia maka tuntutan duniawi itu adalah sesuatu yang harus kita penuhi ya tapi orang-orang Sufi ini ingin lari dari kenyataan ya akhirnya mereka memilih cara seperti itu untuk melepaskan diri dari semua tuntutan-tuntutan itu maka mereka pun mengembara seorang diri akibatnya mereka tidak cari nafkah ya karena mereka mengembara Tanpa Tujuan bukan untuk kerja ataupun sebagainya ya mereka tidak mencari nafkah dan mereka juga tidak nikah ya karena sibuk mengembara tadi ya wallahualam bagaimana mereka bisa mencukupi kebutuhan duniawi mereka Apakah harus meminta-minta ada sebagian orang kita lihat ya para musafirin yang mengaku musafir katanya ya bukan orang yang terputus ya dari safarnya di tengah jalan bukan tapi memang sengaja nggak bawa bekal ya mereka orang-orang yang terputus dari safarnya kan begitu ya tapi mereka memang sengaja mengembara tanpa bekal akhirnya mereka meminta-minta di masjid-masjid mengaku dari sana dari sini ya dan lain sebagainya ya padahal keberadaan mereka di situ juga tanpa ada apa namanya tanpa ada tujuan bukan untuk satu pekerjaan atau kalaulah untuk pekerjaan tentunya mereka akan dijamin oleh orang yang menyuruh mereka bekerja kan begitu ya yang bisa di Indonesia ada pihak yang mengundang mereka ke sini untuk bekerja ya demikian tapi ada sebagian orang yang datang hanya untuk sekedar ya mengendara saja ketika dia kehabisan bekal dia minta-minta di masjid-masjid biasanya ya kalau kita bepergian untuk wisata ataupun untuk kita katakan jalan-jalan Istilahnya ya tentu kita sudah persiapkan semua bekal Ya baik itu apa namanya uang ataupun yang lainnya akan begitu ya bawa cover ya kadang-kadang lebih dari satu kan begitu ya karena kita mau jalan-jalan tujuannya itu memang kan begitu untuk kata orang sekarang healing kan gitu ya untuk tadabur alam kah atau sejenisnya tapi yang dilakukan oleh kaum Sufi ini mereka bepergian kadang-kadang nggak bawa bekal begitu bekal uang maupun bekal perlengkapan Jadi mereka jalan ke sana kemari seperti orang bingung tanpa ada ganti pakaian misalnya ya atau apa namanya ya kita katakan Ya seperti normalnya orang yang bepergian lah ya ada koper yang di situ segala perlengkapannya dia mau ganti bajunya dan lain sebagainya ya ya tapi mereka tidak ya kadang-kadang baju hanya yang melekat di badan gitu ya karena keliling ke sana kemari tanpa tujuan ya maka mereka pun ya terlihat kumuh kan begitu ya lusuh ya Nah demikian wallahualam cara seperti inilah yang tidak sesuai atau tidak dianjurkan oleh Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam itu salah satu talbis iblis ya terhadap kaum Sufi ya dan di sini Ya mungkin ada beberapa ayat yang dipelintir misalnya perintah untuk Zero fil art itu bukan perintah ya ini salah paham sebagai orang bukan perintah tuh jalan Tanpa Tujuan berkelana seperti orang bingung nggak tapi Tujuannya adalah untuk mengambil Ibrah dari ciptaan-ciptaan Allah ya dan itu bukan sepanjang waktu nggak ya tapi waktu-waktu tertentu yang dia pakai untuk tadabbur kemudian dia pulang kembali apabila dia rasa sudah cukup ya bukan selamanya atau dalam waktu yang panjang sehingga mengabaikan banyak kewajiban banyak hak-hak yang tidak terpenuhi karena itu Demikian Ya maka sekali lagi antara kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah ya pengembaraan itu bukan termasuk ajaran Islam ya mengembara ataupun tradisi mengembara seperti yang mungkin kita lihat sebagian orang yang melakukannya ya itu tidak sah dinisbatkan sebagai salah satu amal ya dalam Islam nabi tidak pernah melakukannya para sahabat juga tidak melakukannya ya kalaupun mereka kita dapati bersafar untuk satu tujuan yang yang penting ataupun yang jelas seperti ada orang yang berjalan selama satu bulan ya untuk menemui saudaranya sahabatnya untuk apa untuk minta nasehat ada yang ndak pergi berjalan jauh hanya untuk mendengar satu Hadis dari seorang perawi nenek untuk satu tujuan yang jelas ya Nah demikian wallahualam Nah jadi Demikian Ya salah satu diantara Sekian banyak talbis iblis ya di dalam Islam ya Nah demikian kemudian nanti kita akan bahas iblis terhadap kaum Sufi terkait mengarungi padang pasir yang luas tanpa perbekalan jadi kita katakan kalau yang kelasnya masih keliling-keliling kota jalannya itu mungkin masih dasar ya masih rendah mungkin diantara mereka ya untuk mencapai derajat misalnya yang lebih tinggi kewalian dan lain sebagainya mereka mengarungi padang pasir itu dan berjalan di padang pasir melintas padang pasir tidak semudah yang dibayangkan Ya itu sangat sulit banyak tantangannya dan yang lebih ya apa namanya lebih parah lagi mereka melakukan itu tanpa membawa bekal ya tanpa membawa bekal nah ini namanya sudah Uji Nyali Ini ya Bukan untuk ibadah lagi ya para pemerah kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah wallahualam ya Nah demikian para martiroja kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah ya Beberapa poin ya di dalam buku ini mudah-mudahan ia bermanfaat bagi kita semua dan semoga kita dijauhkan ya dari talbis iblis ya sehingga kita bisa berjalan di atas sunnah nabi Shallallahu Alaihi Wasallam dengan baik dan benar dan bisa Istiqomah di atasnya Subhanallah astaghfiruka wa atubu ilaika Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh Terima kasih jazakallah Khairan Barakallah penyampaian dari ilmu yang sangat bermanfaat demikian tadi fotonya program kajian ilmiah dalam pembahasan rutin kitab iblis tipu daya iblis berkaitan dengan tipu daya rilis terhadap kaum Sufi terkait pengembaraan atau berjalan di permukaan bumi Semoga apa yang telah kita simak dengarkan bersama dapat kita pahami dengan baik dan benar dan tentunya kita pun berusaha untuk mengamalkan dari ilmu kebaikan yang kita dapatkan namun yang bertugas mohon pamit undur diri mohon maaf atas segala khilafan Terima kasih jazakumullahu Khairan Barakallah fiikum atas kebersamaan anda wabillahi taufik wal hidayah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ustadz Abu Ihsan Al Maidany, M.A. – Talbis Iblis
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply